of  

or
Sign in to continue reading...

Indonesia: Market Morning Update - 27 April

IM Insights
By IM Insights
5 years ago
Indonesia: Market Morning Update - 27 April

Masih


Create FREE account or Login to add your comment
Comments (0)


Transcription

  1. cnb cnbc Morning Update Statistik Perdagangan Saham di BEI Items Nilai transaksi (Rp miliar) Volume transaksi (jt shm) Net asing (Rp miliar) Net asing (jt shm) Kapitalisasi pasar (Rp tn) Avg 2014 Terakhir 3,717.6 4,269.8 4,641.5 4,961.9 176.0 942.3 -23.4 -135.4 4,545.6 5,012.9 Negara Indonesia Singapura Malaysia Thailand Korsel India Hongkong Jepang Australia Brasil Amerika Eropa Inggris 2,283 518 2,257 763 1,128 1,375 1,348 559 926 1 year 11.9% 0.3% 18.7% 27.8% 16.5% 15.8% -1.2% 47.0% 17.4% 1 day 0.5% -0.8% -0.1% 0.3% 0.7% 0.5% 0.1% -0.9% 0.2% YTD Index Penutupan -2.9% Agri -4.7% Basic Industry 3.6% Consumer 4.2% Finance -2.8% Infrastucture 5.2% Misc. Industry -1.5% Mining 6.4% Property 5.3% Trade 2,253 520 2,295 740 1,127 1,357 1,331 554 896 1 year 16.6% 3.8% 23.8% 29.5% 20.0% 18.8% -0.9% 54.6% 15.9% Terakhir 4,031.3 4,946.8 647.5 88.6 4,950.5 1 day 1.2% 0.3% 1.0% 0.2% 0.4% -2.0% 1.4% 0.8% 0.2% Global Market Wrap H-1 4,768.2 6,872.1 776.6 -910.3 4,934.4 YTD -4.2% -4.3% 5.4% 1.1% -2.9% 3.9% -2.8% 5.5% 2.0% Indeks Saham Penutupan 5,343 3,419 1,789 1,613 1,942 28,805 24,422 17,944 5,708 49,533 17,972 3,259 6,828 1 year 19.0% 12.5% -1.5% 23.0% 0.8% 42.6% 10.2% 23.5% 7.3% 3.6% 12.1% 11.8% 2.5% 1 day 0.1% -0.7% -0.5% 0.5% -0.2% 1.0% 0.4% -0.2% -0.4% 2.7% 0.6% 0.4% 0.1% YTD Index 2.2% JCI 1.6% FSSTI 1.6% KLCI 7.7% SET 1.8% KOSPI 4.7% SENSEX 3.5% HSI 2.8% NKY 7.7% AS30 -0.9% IBOV 0.8% DJI 8.5% SX5P 4.0% UKX Dual Listing (US$) Closing US$ 45.31 0.073 0.072 12,723 Negara Penutupan Indonesia Singapura Malaysia Thailand Korsel India Hongkong Jepang Australia Brasil Amerika Eropa Inggris 5,277 3,412 1,803 1,590 1,952 29,571 24,807 17,768 5,511 48,591 17,387 3,234 6,812 1 year 21.5% 11.4% 1.2% 25.0% 1.9% 43.0% 13.0% 18.6% 6.2% 1.6% 9.2% 13.0% 3.6% 1 day 0.3% 0.4% 0.4% 0.1% 0.9% 1.0% -0.4% 1.7% 0.8% 0.0% -1.6% -0.8% -0.6% YTD 1.0% 1.4% 2.4% 6.2% 1.7% 7.5% 5.1% 1.2% 2.1% -2.8% -2.4% 7.7% 3.7% Dual Listing (US$) IDR 2,882.4 928.7 914.2 Daily +/% chg 0.81 1.82% TLKM 0.00 -4.48% TINS 0.00 -1.56% ANTM *Rp/US$ Suku Bunga & Inflasi Items Deposito IDR 3 bln Kredit Bank IDR BI Rate (%) Fed Funds Target ECB Main Refinancing Domestic Yen Interest Call Latest Interest Inflation 7.44 14.87 7.75 6.96% 0.25 0.80% 0.05 -0.60% 0.07 2.40% Closing US$ 45.62 0.083 0.074 12,469 IDR 2,844.2 1,033.3 920.1 Daily +/% chg 0.79 1.76% 0.00 0.00% 0.00 1.56% Suku Bunga & Inflasi Real interest rate Items Deposito IDR 3 bln Kredit Bank IDR 7.68 BI Rate (%) 0.24 Fed Funds Target 0.06 ECB Main Refinancing 0.05 Domestic Yen Interest Call Harga Komoditas dlm US$ Penutupan Ret 1 (in USD) Minyak WTI / bbl 51.2 -49.0% CPO/ ton 638.9 -12.9% Karet/ kg 1.89 -13.7% Nikel/ ton 14,648 2.0% Timah/ ton 17,981 -20.1% Emas/tr. oz 1,222.2 -6.2% Batu Bara/ ton** 61.8 -25.4% Tepung Terigu/ ton*** 269.6 -7.5% Jagung/bushel 3.8 -12.6% Ethanol/gal 1,436.0 -27.3% Gas Alam/ mmbtu 2.7 -48.0% *) Europe-CIF ARA, 90-days-forward price, **) Sumber www.globalcoal.com Sumber : Bloomberg Equity | Indonesia | Research Daily Avg 2014 3,717.6 4,641.5 176.0 -23.4 4,545.6 Sektoral Penutupan Indeks Saham Index Statistik Perdagangan Saham di BEI H-1 Items 4,704.8 Nilai transaksi (Rp miliar) 4,715.9 Volume transaksi (jt shm) 605.5 Net asing (Rp miliar) 494.4 Net asing (jt shm) 5,006.4 Kapitalisasi pasar (Rp tn) Sektoral Index Agri Basic Industry Consumer Finance Infrastucture Misc. Industry Mining Property Trade JCI FSSTI KLCI SET KOSPI SENSEX HSI NKY AS30 IBOV DJI SX5P UKX TLKM TINS ANTM *Rp/US$ 27 April 2018 Latest Interest Inflation 7.50 14.54 7.75 8.36% 0.25 0.80% 0.05 -0.20% 0.07 2.40% Real interest rate 7.67 0.24 0.05 0.05 Harga Komoditas +/- Ret 1 day 2.4 4.5 0.0 -42.5 352.0 3.1 -0.6 0.0 0.0 0.0 0.0 dlm US$ Penutupan Ret 1 (in USD) 4.9% Minyak WTI / bbl 46.2 -51.7% 0.7% CPO/ ton 603.7 -14.8% 0.7% Karet/ kg 1.74 -25.3% -0.3% Nikel/ ton 14,731 4.5% 2.0% Timah/ ton 19,271 -11.8% 0.3% Emas/tr. oz 1,292.2 2.8% -1.0% Batu Bara/ ton** 61.8 -25.4% 0.0% Tepung Terigu/ ton*** 258.7 -15.7% -0.7% Jagung/bushel 3.7 -11.5% -0.7% Ethanol/gal 1,418.0 -19.3% 0.1% Gas Alam/ mmbtu 2.9 -42.1% *) Europe-CIF ARA, 90-days-forward price, **) Sumber www.globalcoal.com Sumber : Bloomberg +/- Ret 1 day 1.1 1.7 0.0 38.5 -292.0 10.9 -0.6 0.0 0.0 0.0 -0.1 2.4% 0.3% 0.9% 0.3% -1.5% 0.8% -1.0% 0.0% -0.7% -2.1% -2.2% Items Nilai transaksi (Rp miliar) Volume transaksi (jt shm) Net asing (Rp miliar) Net asing (jt shm) Kapitalisasi pasar (Rp tn) Avg 2016 5,296.5 4,957.8 65.7 -150.6 5,376.3 T erakhir 6,766.4 8,348.4 -1,305.7 94.4 6,588.1 H-1 5,835.6 5,953.8 -1,958.2 -376.1 6,778.4 1 day return YT D return Sektoral Index Penutupan Agri Basic Industry Consumer Finance Infrastucture Misc. Industry Mining Property Trade 1,649 772 2,412 1,040 1,040 1,225 1,812 477 910 1 year return -9.3% 26.3% -2.1% 17.1% -9.5% -19.1% 17.2% -6.1% -1.8% -2.5% -1.2% -3.1% -3.2% -3.1% -1.4% -3.5% -3.0% -2.5% 2.0% 12.0% -15.7% -8.8% -12.2% -11.3% 13.7% -3.7% -1.3% Indeks Saham Index Negara JCI FSSTI KLCI SET KOSPI SENSEX HSI NKY AS30 IBOV DJI SX5P UKX Indonesia Singapura Malaysia Thailand Korsel India Hongkong Jepang Australia Brasil Amerika Eropa Inggris Penutupan 1 year return 5,909 3,570 1,852 1,773 2,476 34,714 30,008 22,320 6,003 86,383 24,322 3,067 7,421 3.5% 12.6% 4.8% 13.2% 12.0% 15.6% 21.5% 15.9% 1.0% 33.6% 15.9% -3.9% 2.5% 1 day return YT D return -2.8% 0.1% 0.0% -0.4% 1.1% 0.6% -1.1% 0.5% -0.1% 1.6% 1.0% 0.9% 0.6% -7.0% 4.9% 3.1% 1.1% 1.4% 1.9% 0.3% -1.7% -2.2% 13.1% -1.6% -3.5% -3.5% Dual Listing (US$) TLKM TINS ANTM *Rp/US$ Closing US$ 26.83 0.059 0.034 13,921 IDR 1,867.5 825.7 471.8 +/- Daily % chg -1.51% -3.92% -30.00% -0.41 0.00 -0.01 Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat. Laporan kinerja emiten yang lebih baik dari ekspektasi menjadi katalis positif utama yang mendorong penguatan tersebut. Dow Jones mencatatkan penguatan +238 poin (+0,99%) pada level 24.322, S&P 500 menguat +27 poin (+1,04%) pada level 2.667 dan Nasdaq bertambah +115 poin (+1,64%) di level 7.117. Pagi ini indeks di bursa Asia dibuka menguat sedangkan rupiah dibuka menguat tipis +13 poin (+0,09%) di level 13.878. Technical Ideas Naiknya indeks bursa global dan regional serta naiknya harga komoditas akan menjadi sentimen positif di pasar. Selain itu pernyataan dari Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardoyo yang menyatakan adanya peluang kenaikan suku bunga acuan jika rupiah terus mengalami tekanan diprediksi akan menjadi tambahan sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 5.840 dan resistance di 5.970. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:     CPIN (Spec Buy, Support: Rp3.680, Resist: Rp3.840) INAF (Spec Buy, Support: Rp4.380, Resist: Rp5.175) SIDO (Buy on Weakness, Support: Rp720, Resist: Rp750) SIMP (Buy on Weakness, Support: Rp575, Resist: Rp605) News Highlight Suku Bunga & Inflasi Items Deposito IDR 3 bln Kredit Bank IDR BI 7-Days RR Fed Funds Target ECB Main Refinancing Domestic Yen Interest Call Latest Interest Inflation 5.70 13.86 4.25% 3.40% 1.75 2.40% 1.30% (0.07) 1.10% Real interest rate 0.01 1.73 (0.01) (0.08) Harga Komoditas dlm US$ (in USD) Minyak WTI / bbl CPO/ ton Karet/ kg Nikel/ ton Timah/ ton Emas/tr. oz Batu Bara/ ton Tepung Terigu/ ton Jagung/bushel Kedelai Tembaga Sumber : Bloomberg Penutupan Ret 1 year (%) 68.2 609.2 1.74 14,181 21,555 1,316.9 93.5 146.5 3.6 10.0 6,928.5 37.4% -5.0% -31.5% 54.5% 8.0% 4.2% 11.6% -7.0% 6.7% 9.2% 21.8% +/0.1 -2.0 0.0 95.5 90.0 -6.2 0.0 8.1 0.0 0.0 -41.3 Ret 1 day (%) 0.21% -0.33% 0.00% 0.68% 0.42% -0.47% 0.05% 5.84% 0.00% -0.20% -0.59% PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 245,68 miliar. Angka ini melesat 3.603% dibanding perolehan laba di periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp 6,63 miliar. Pertumbuhan angka penjualan terjadi di berbagai produk emas dan feronikel telah mendorong kinerja perusahaan. Kenaikan penjualan Antam terjadi pada emas, feronikel, bijih nikel, bijih bauksit, dan perak. Sedangkan batubara dan logam mulia lainnya mencatat penurunan penjualan. Penjualan emas misalnya melesat 253% menjadi Rp 4,08 triliun. Penjualan feronikel juga tercatat naik lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 972 miliar. Penjualan bijih nikel juga meroket 2.300% menjadi Rp 562 miliar dari sebelumnya Rp 23 miliar. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) Serapan belanja modal atau capital expenditure (capex) mulai terlihat meski jumlahnya masih kecil. PTPP mengantongi kontrak baru Rp 9,5 triliun sepanjang kuartal I 2018. Perolehan tersebut meningkat 44% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut sekitar 19% dari total target perusahaan tersebut di 2018 yaitu Rp 49,1 triliun. Selama bulan Maret, PTPP mendapatkan kontrak baru sebesar Rp 4,1 triliun. Sedangkan hingga akhir Februari lalu, pencapaian perusahaan ini Rp 5,2 triliun. Perolehan itu tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selama kuartal I-2017, kontrak baru PTPP hanya mencapai Rp 6,69 triliun. Refer to Important disclosures on the last of this report
  2. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) mulai membidik lahan baru di Jakarta dan sekitarnya sembari terus mengembangkan kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Tahun ini, perusahaan akan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 500 miliar untuk akuisisi lahan. Dalam menambah lahan baru, perseroan lebih tertarik untuk masuk ke wilayah barat dan selatan Jakarta. Sedangkan kawasan timur dianggap masih kurang memiliki prospek. Rencananya, untuk lahan-lahan yang luasnya cenderung kecil akan dikembangkan menjadi kawasan perumahan. Sedangkan lahan yang jumlahnya cukup luas akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu atau mixed use seperti Pondok Indah. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 10,55% pada kuartal I-2018 menjadi sebesar Rp 3,83 triliun di sepanjang kuartal I-2018. Tapi, laba emiten komponen ini turun 1,07% ke angka Rp 147,5 miliar. Manajemen mengatakan, penurunan laba ini disebabkan oleh kenaikan empat bahan baku utama AUTO. Hal yang memicu naiknya keempat bahan baku ini adalah kenaikan harga minyak yang signifikan. Namun, perusahaan telah mengantisipasi dengan beberapa strategi. Salah satunya adalah penyesuaian harga. AUTO juga akan berupaya untuk meningkatkan porsi ekspor meski ada beberapa tantangan seperti kompetisi yang ketat. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) membukukan laba bersih kuartal pertama 2018 sebesar Rp 929 miliar. Angka ini meningkat 259,5% secara year on year dari laba bersih kuartal pertama 2017 sebesar Rp 258,41 triliun. pendapatan AKRA pada kuartal pertama 2018 mencapai Rp 5,83 triliun. Hasil ini naik 34,33% yoy dari pendapatan kuartal pertama 2017 lalu sebesar Rp 4,34 triliun. Pendapatan AKRA selama kuartal pertama lalu disokong oleh perdagangan dan distribusi BBM, kimia dasar, dan lainnya sebesar Rp 5,58 triliun. Pendapatan dari pabrikan, adhesive, dan produk lainnya sebesar Rp 109,38 miliar. Pendapatan dari jasa logistik, pelabuhan dan transportasi, penyewaan tangki penyimpanan, dan lain-lain sebesar Rp 142,82 miliar. Adapun pendapatan tanah kawasan industri lainnya tercatat sebesar Rp 1,13 miliar. PT MNC Land Tbk (KPIG) terus berupaya memperbaiki kinerjanya yang sempat melorot di tahun lalu. Untuk mendukungnya, perusahaan akan menggelontorkan belanja modal hingga Rp 2,5 triliun tahun ini yang akan digunakan untuk proyek Lido sekitar Rp 1,3 triliun, MNC Bali Resort mungkin Rp 100 miliar, sisanya untuk Park Hyatt dan proyek yang di Surabaya. Perusahaan mengatakan, akhir tahun 2018, Park Hyatt diharapkan akan mulai beroperasi sehingga bisa memberikan tambahan pendapatan untuk kinerja 2018. Sementara untuk proyek yang di Surabaya, pada Mei 2018 nanti akan dilakukan grand opening. Terkait sumber pendanaan, perusahaan dengan kode saham KPIG itu akan mengandalkan pinjaman bank sebesar 70%. Sisanya, pendanaan akan berasal dari rights issue dan pendanaan internal perusahaan.
  3. Emiten T icker Recommendation Automotive : Astra International Astra Otoparts Mitra Pinasthika Mustika Selamat Sempurna ASII AUTO MPMX SMSM BUY BUY BUY BUY Banks : Bank Mandiri Bank Central Asia Bank Negara Indonesia Bank Tabungan Negara BMRI BBCA BBNI BBTN Cement : Indocement Tunggal Prakarsa Semen Baturaja Semen Indonesia Current price T arget Price Upside (+)/Downside (-) 7,075 1,740 1,190 1,460 9,800 2,500 1,300 1,500 38.52% 43.68% 9.24% 2.74% BUY HOLD BUY BUY 6,775 21,350 7,900 3,190 9,500 22,000 10,200 4,175 40.22% 3.04% 29.11% 30.88% INTP SMBR SMGR SELL SELL HOLD 17,500 3,750 9,275 15,000 375 11,500 -14.29% -90.00% 23.99% Construction : Adhi Karya Pembangunan Perumahan Waskita Karya Wijaya Karya Wijaya Karya Beton Waskita Beton Precast ADHI PTPP WSKT WIKA WTON WSBP BUY BUY BUY BUY BUY BUY 1,900 2,430 2,260 1,560 488 406 2,700 4,700 3,300 2,900 750 620 42.11% 93.42% 46.02% 85.90% 53.69% 52.71% Consumer : Indofood CBP Indofood Sukses Makmur Unilever Indonesia H.M. Sampoerna ICBP INDF UNVR HMSP HOLD BUY HOLD HOLD 8,050 6,750 45,000 3,650 9,300 9,700 58,300 4,100 15.53% 43.70% 29.56% 12.33% Healtcare : Kalbe Farma Siloam International Hospitals Mitra Keluarga Karyasehat Prodia Widyahusada KLBF SILO MIKA PRDA HOLD HOLD HOLD BUY 1,470 7,600 1,900 3,300 1,850 10,800 2,400 7,500 25.85% 42.11% 26.32% 127.27% Infrastructure : Jasa Marga Perusahaan Gas Negara Cikarang Listrindo JSMR PGAS POWR HOLD SELL BUY 4,220 2,210 1,160 6,150 2,100 1,580 45.73% -4.98% 36.21% Plantation : Astra Agro Lestari PP London Sumatera Bisi International AALI LSIP BISI BUY BUY BUY 12,600 1,260 1,920 18,500 1,900 2,100 46.83% 50.79% 9.38% Property : Agung Podomoroland Alam Sutera realty Bumi Serpong Damai Ciputra Development Lippo Karawaci Summarecon Agung APLN ASRI BSDE CTRA LPKR SMRA BUY BUY BUY BUY BUY BUY 214 358 1,720 1,100 450 905 420 420 2,400 1,355 1,420 1,340 96.26% 17.32% 39.53% 23.18% 215.56% 48.07% T elecommunication : Indosat Telkom Indonesia XL Axiata ISAT TLKM EXCL BUY BUY BUY 4,000 3,650 2,210 7,200 5,120 4,670 80.00% 40.27% 111.31% T elecommunication T ower : Sarana Menara Nusantara Tower Bersama TOWR TBIG HOLD HOLD 3,150 5,275 4,550 6,400 44.44% 21.33% Mining : Adaro Energy Tambang Batubara Bukit Asam United Tractors Vale Indonesia Medco Energi Internasional ADRO PTBA UNTR INCO MEDC BUY BUY BUY BUY BUY 1,995 3,060 34,975 3,200 1,175 2,900 3,900 42,000 4,500 1,370 45.36% 27.45% 20.09% 40.63% 16.60% Retail : Matahari Department Store LPPF SELL 10,775 9,900 -8.12% Industrial Estate : Surya Semesta Internusa Pura Delta Lestari Bekasi Fadjar Multi Pinasthika Jaya Real Property SSIA DMAS BEST MMLP JRPT BUY BUY BUY BUY BUY 535 169 264 585 810 750 270 380 655 1,350 40.19% 59.76% 43.94% 11.97% 66.67% sourc e : Fundamental IPOT
  4. Head Office PT INDO PREMIER SEKURITAS Wisma GKBI 7 /F Suite 718 Jl. Jend. Sudirman No.28 Jakarta 10210 – Indonesia p +62.21.5793.1168 f +62.21.5793.1167 INVESTMENT RATINGS BUY : Expected total return of 10% or more within a 12-month period HOLD : Expected total return between -10% and 10% within a 12-month period SELL : Expected total return of -10% or worse within a 12-month period ANALYSTS CERTIFICATION. The views expressed in this research report accurately reflect the analyst;s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report. DISCLAIMERS This reserch is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warraty nor accept any responsibility or liability as to its accruracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, fi nacial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.