of  

or
Sign in to continue reading...

Bank Syariah Indonesia: Laporan Tahunan 2021

IM Insights
By IM Insights
1 month ago
Bank Syariah Indonesia: Laporan Tahunan 2021

Amanah, Fatwa, Fiqh, Halal, Hawalah, Infaq, Islam, Kafalah, Miskin, Murabahah, Rahn, Salah, Salam, Shariah, Shariah compliant, Sukuk, Takaful, Ummah, Wakalah, Waqf, Zakat, Credit Risk, Daya, Financing Assets, General Takaful, Masih, Murabahah Receivables, Net Assets, Provision, Receivables, Reserves, Sales, Al-tamlik

Organisation Tags (50)



Create FREE account or Login to add your comment
Comments (0)


Transcription

  1. Energi Baru untuk Indonesia 2021 Laporan Tahunan
  2. Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Laporan Tahunan ini memuat pernyataan operasional , keuangan, proyeksi, penerapan strategi serta kebijakan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), yang digolongkan sebagai pernyataan ke depan dalam pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan. Pernyataan-pernyataan yang bersifat prospektif dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan prediksi kondisi yang akan datang di lingkungan bisnis BSI menjalankan kegiatan usaha. Karena itu, BSI tidak menjamin bahwa dokumen yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa hasil-hasil tertentu sesuai harapan. Laporan Tahunan ini disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang mudah dibaca dan dapat diunduh di situs resmi BSI, yaitu: https://www.bankbsi.co.id/. Penyusunan laporan ini terutama mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
  3. Energi Baru untuk Indonesia PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang lahir dari merger 3 (tiga) bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) baru berusia 1 (satu) tahun. Kelahirannya pada 1 Februari 2021 langsung diresmikan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara. Di usia yang masih belia, BSI telah menorehkan pencapaian yang menakjubkan. Rata-rata kinerja keuangan tumbuh tinggi. Integrasi kegiatan operasional dari bank legacy pun berjalan lancar. Bahkan BSI telah resmi membuka representative office di Dubai, yang merupakan pusat keuangan dunia. Semua itu berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas seluruh Insan BSI serta dukungan para pemangku kepentingan, sehingga Bank mampu memberikan manfaat besar. Atas dasar inilah, kami semua meneguhkan tekad, mengobarkan semangat, untuk membesarkan Bank Syariah Indonesia menjadi lebih kuat agar mampu menjadi Energi Baru Untuk Indonesia. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 1
  4. 5 tahun Kesinambungan Laporan Tahunan Pada tahun 2019 , BRIsyariah yang telah mencapai usia ke-11 tahun tak pernah henti bermuhasabah demi kemajuan dan berkembang bersama seluruh masyarakat Indonesia. Pertumbuhan yang berkelanjutan senantiasa menjadi goal BRIsyariah dalam beraktivitas dan menapaki bisnis ke depan. Di balik pertumbuhan yang berkelanjutan tersebut tentu ada banyak sekali elemen bisnis yang semuanya saling berkaitan dan bersinergi baik dalam hal operasional, kepatuhan, maupun segmen yang menjadi fokus bisnis BRIsyariah. Hijrah untuk Terbuka dan Lebih Amanah Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dengan sejumlah torehan prestasi yang cukup membanggakan, tahun 2017 BRISyariah memantapkan niat untuk hijrah menjadi Perusahaan Publik. Hijrah merupakan pilihan bagi BRISyariah untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi Perusahaan sekaligus ikut mendorong kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia. Untuk sampai pada tahapan tersebut, BRISyariah telah melakukan sejumlah persiapan baik dari sisi organisasi maupun kinerja usaha agar menjadi perusahaan yang menarik bagi investor. BRISyariah meyakini dengan menjadi Perusahaan Publik, perlibatan pemegang saham akan semakin besar, sehingga BRISyariah dituntut untuk lebih terbuka. Selain itu, BRISyariah juga berupaya untuk lebih amanah dalam menjaga kepercayaan dari investor dan pemangku kepentingan lainnya. Berinovasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan Menapak Esok dengan Digitalisasi BRIsyariah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah antara lain dengan pengembangan produk digital eksisting melalui integrasi dari iBank dan Mobile Banking, BRIS Online. Sejalan dengan hal itu, praktik tata kelola terbaik terus diimplementasikan untuk lebih memperkuat branding Solusi Keuangan yang Amanah. Selanjutnya, sebagai salah satu bank pelopor green banking, Perseroan terus memperkokoh landasan keberlanjutan antara lain melalui persyaratan pembiayaan yang pro lingkungan maupun penggunaan sumber daya yang efisien dalam operasional Bank. Seluruh strategi tersebut adalah kekuatan BRIsyariah untuk dapat mencapai visi menjadi bank syariah dan bank ritel modern yang terkemuka di Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi pada perekonomian bangsa dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah, dimana BRIsyariah memiliki fokus meningkatkan pembiayaan syariah untuk pembangunan Negeri. Inovasi dalam hal ini sangat berperan besar dan berlaku universal di tiap lini struktur organisasi BRIsyariah. Inovasi dalam hal operasional, misalnya. Untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, BRIsyariah berkomitmen memperkaya dan melengkapi fitur-fitur electronic banking (e-banking) dengan terus melakukan inovasi yang dilandasi pengalaman dan atau kebutuhan nasabah. Di tahun 2019 BRIsyariah meluncurkan i-Kurma, Kemaslahatan Untuk Rakyat Madani. i-Kurma, yang merupakan aplikasi digital untuk memproses pembiayaan mikro diluncurkan di milad BRIsyariah ke 11. i-Kurma akan mempercepat proses pencairan pembiayaan mikro. Tak hanya fitur, BRIsyariah juga selalu berupaya menghadirkan produk dan layanan baru yang dapat menggugah nasabah akan Solusi Keuangan yang Amanah. Sehingga secara langsung maupun tidak langsung, aktivitas yang dilakukan BRIsyariah senafas dengan yang diinginkan Pemerintah dan Otoritas Keuangan terkait, yakni adanya peningkatan inklusi keuangan dan merata di seluruh khalayak. 2018 2017 2019 2 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  5. 2021 2020 Energi Baru untuk Indonesia Menyebarkan Layanan untuk UMKM Di Pelosok Negeri BRIsyariah berkomitmen untuk terus memberikan layanan perbankan syariah yang amanah , melalui pengembangan teknologi dan inovasi digital guna kemudahan bagi para nasabah, utamanya untuk mencapai aspirasi dan visi misi menjadi bank ritel melalui digitalisasi, sebagai satu kesatuan dalam integrasi inklusi finansial Grup BRI yang dapat diandalkan. Di tengah pandemi COVID-19, BRIsyariah melakukan sejumlah langkah agar pertumbuhan bisnis Bank tetap sehat. Yang utama dilakukan adalah optimalisasi layanan perbankan digital sebagai langkah adaptive operations, selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta melakukan restrukturisasi sebagai pre-emptive strategies for sustainable financing portfolio. Selain itu, Bank juga meningkatkan dana murah yang sehat serta buffer likuiditas sebagai penerapan healthy liquidity management. Hasilnya di tahun 2020, selain kenaikan laba, BRIsyariah juga tumbuh di sisi aset, pembiayaan, dan dana pihak ketiga. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang lahir dari merger 3 (tiga) bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) baru berusia 1 (satu) tahun. Kelahirannya pada 1 Februari 2021 langsung diresmikan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara. Di usia yang masih belia, BSI telah menorehkan pencapaian yang menakjubkan. Rata-rata kinerja keuangan tumbuh tinggi. Integrasi kegiatan operasional dari bank legacy pun berjalan lancar. Bahkan BSI telah resmi membuka representative office di Dubai, yang merupakan pusat keuangan dunia. Semua itu berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas seluruh Insan BSI serta dukungan para pemangku kepentingan, sehingga Bank mampu memberikan manfaat besar. Atas dasar inilah, kami semua meneguhkan tekad, mengobarkan semangat, untuk membesarkan Bank Syariah Indonesia menjadi lebih kuat agar mampu menjadi Energi Baru Untuk Indonesia. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 3
  6. Kehadiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada tahun 2021 menjadi warna tersendiri bagi industri perbankan nasional. BSI yang merupakan penggabungan dari 3 (tiga) bank: : Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah, saat ini merupakan bank syariah terbesar di Indonesia. Di antara bank umum di Indonesia, BSI yang resmi beroperasi pada 1 Februari 2021, berada di posisi ke-7 dari sisi aset. Kehadiran BSI juga merupakan jawaban atas ekspektasi para pemangku kepentingan terhadap perbankan syariah, mengingat jumlah penduduk muslim di Indonesia yang mencapai 87% dari total penduduk. Mewujudkan Harapan Pemangku Kepentingan Usia belia tidaklah menghalangi BSI untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh stakeholder. Kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas seluruh Insan BSI di tahun pertama terbukti membuahkan hasil yang membawa manfaat. Hery Gunardi Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk 4 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 16 Desember 2020 Akta penggabungan 3 (tiga) bank: Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah untuk menjadi BSI ditandatangani.
  7. BSI akan memberikan energi baru untuk Indonesia , terutama melalui fungsi intermediasi yang dijalankan. BSI hadir dengan menggabungkan kekuatan atau kelebihan yang ada pada ketiga bank syariah besar menjadi satu, baik dari sisi permodalan, teknologi informasi, maupun produk dan solusi layanan yang mampu memenuhi kebutuhan nasabah sesuai prinsip syariah yang bersifat inklusif. BSI juga memiliki infrastruktur dan fundamental yang kuat. Total aset pada tahun 2021 mencapai Rp265 triliun. Jaringan cabang yang berjumlah 1.244 tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Bank juga didukung oleh jumlah karyawan yang mencapai 19.510 orang. Infrastruktur ini merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki oleh Bank untuk berkontribusi positif pada industri perbankan dan perekonomian nasional. Sebagai kado istimewa dari tahun kelahirannya yang pertama, BSI mendapatkan Authorization Letter berupa Licence Notice dari Dubai Financial Service Autority (DFSA). Otoritasasi ini menandai BSI dapat mengoperasikan Representative Office di Dubai, dan diresmikan pada kuartal I-2022. 1 November 2021 Operational merger yang disebut sebagai “Operational Day 1” atau “Customer Day 1” menjadi penanda terintegrasinya kegiatan operasional 3 (tiga) bank legacy menjadi sistem tunggal, yaitu BSI. 28 Januari 2022 1 Februari 2021 Licence Notice dari Dubai Financial Service Autority (DFSA) sebagai pertanda beroperasinya BSI di Dubai, salah satu pusat keuangan dunia. BSI secara resmi hadir dan diresmikan langsung oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 5
  8. Kinerja Keuangan Menyatukan Kekuatan sebagai Bank Syariah Terbesar di Tanah Air Integrasi Operasional Selesai 1 November 2021 1 .244 19.449 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu Jumlah Karyawan 38,24% BSI Pangsa pasar di Industri perbankan syariah berdasarkan aset per Desember 2021 2021 61,76% 38,24 % Perbankan Syariah Lain 7 # Peringkat #7 Peringkat Bank Umum di Indonesia Berdasarkan Aset 6 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  9. Pembiayaan tumbuh 9 ,32% yoy Rp 171,3 Triliun Sumber Pendanaan meningkat 11,04% yoy Rp 235,6 Triliun PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 7
  10. Fondasi Bank yang Kokoh 22 ,09 % 0,87 % Rasio Kecukupan Modal/ Capital Adequacy Rasio (CAR) lebih baik dibandingkan sebelumnya yang 18,24%. NPF Net, turun 0,25% yoy Rp 265,3 Triliun Aset tahun 2021 tumbuh 10,73% dibandingkan tahun 2020. Rp Rp Ekuitas tumbuh 15,04% dibandingkan tahun sebelumnya. 3,0 Triliun Laba bersih tumbuh 38,42% dibandingkan tahun sebelumnya. 8 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 25 Triliun
  11. Rp 17 ,8 Triliun Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib meningkat 5,19% dibandingkan tahun sebelumnya. Rp 26,5 Triliun Kas dan setara kas akhir tahun 2021 tumbuh 0,11% dibandingkan tahun 2020. 49,59% Laba komprehensif tahun berjalan menjadi Rp3,2 triliun dari Rp2,2 triliun. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 9
  12. Representative Office BSI di Dubai Setelah diterimanya Letter of Incorporation dari Dubai Internasional Financial Center (DIFC) pada 4 November 2021, BSI bersiap memperkuat posisi Indonesia di Kancah Global menjadi Bank dari Indonesia pertama yang memiliki kantor perwakilan di Kawasan Timur Tengah dengan telah beroperasinya BSI di Dubai pada tanggal 28 Januari 2022. Jumlah Rekening DPK Jumlah Nasabah DPK Pembiayaan Pembiayaan 21.374.779 1.142.469 10 17.966.481 951.829 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  13. Penyaluran Pembiayaan Rp 15 ,2 Triliun Infrastruktur Rp 4,5 Triliun Kesehatan Rp 3,6 Triliun Pendidikan Rp 39,4 Triliun UMKM Rp 9,1 Triliun Kredit Usaha Rakyat PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 11
  14. Daftar Isi 03 04 BSI Mewujudkan Harapan Pemangku Kepentingan Profil Perusahaan 70 Identitas Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Kinerja Keuangan 72 Sekilas Perusahaan 192 Tinjauan Ekonomi dan Industri 74 Jejak Langkah 193 • Ekonomi Global 76 Visi, Misi dan Budaya/NilaiNilai Perusahaan 193 • Ekonomi Nasional 194 • Tinjauan Industri Perbankan Nasional Dan Syariah 196 • Tinjauan Posisi Bank Syariah Indonesia di Industri Perbankan Syariah 198 Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha 199 • Wholesale Banking 201 • Segmen SME 202 • Segmen Konsumer 204 • Segmen Usaha Mikro 206 • Segmen Lainnya 208 Tinjauan Keuangan 209 Aset 212 Liabilitas 214 Ekuitas 214 Analisis Kualitas Aset Produktif dan Rasio Keuangan 215 Informasi Kinerja Keuangan Lainnya 217 Kemampuan Membayar Utang 221 Struktur Modal 222 Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal 223 Investasi Barang Modal 223 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi setelah Tanggal Laporan Akuntansi 223 Prospek Usaha 225 Perbandingan Antara Target dan Realisasi serta Proyeksi 1 (Satu) Tahun Mendatang 1 Energi Baru untuk Indonesia 2 Kesinambungan Tema 4 6 01 Ikhtisar Kinerja Bidang Usaha 80 Produk dan Layanan 89 Jaringan Bisnis dan Wilayah Operasi 16 Ikhtisar Keuangan 102 Struktur Organisasi 20 Ikhtisar Saham 104 Daftar Keanggotaan Asosiasi 22 Aksi Korporasi 105 Profil Dewan Komisaris 22 Informasi Penghentian Saham Sementara 114 Profil Dewan Pengawas Syariah 23 Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Lainnya 118 Profil Direksi 128 Profil Pejabat SEVP Penghargaan dan Sertifikasi 130 Profil Pejabat Eksekutif 24 30 12 78 Peristiwa Penting 139 Profil Regional CEO 02 141 Demografi Karyawan 147 Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Laporan Manajemen 38 Laporan Dewan Komisaris 48 Laporan Direksi 60 Laporan Dewan Pengawas Syariah 66 Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris atas Laporan Tahunan 2021 PT Bank Syariah Indonesia Tbk 180 Komposisi Pemegang Saham 183 Pemegang Saham Utama dan Pengendali 183 Struktur Korporasi 184 Entitas Anak dan Perusahaan Asosiasi 184 Kronologi Pencatatan Saham 185 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya 185 Kantor Akuntan Publik 186 Lembaga Profesi dan Penunjang Pasar Modal 188 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Website Perusahaan
  15. 226 Aspek Pemasaran 361 Komisaris Independen 231 Kepatuhan Pembayaran Pajak 368 Dewan Pengawas Syariah 231 Program Kepemilikan Saham Karyawan dan /atau Manajemen (ESOP/MSOP) 373 Direksi 385 Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi 231 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 392 Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi 232 Informasi Material Terkait dengan Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi dan Restrukturisasi 392 Remunerasi Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi 233 Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/ Berelasi 394 Organ dan Komite Di Bawah Dewan Komisaris 428 Organ dan Komite Di Bawah Direksi 07 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 517 Komitmen 517 Dasar Pelaksanaan 518 Metode dan Lingkup Due Diligent terhadap Dampak Sosial, Ekonomi  dan Lingkungan 518 Isu-isu Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan Penting 520 Anggaran Program CSR 521 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terkait Operasi Yang Adil 439 Internal Audit Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang Berpengaruh Terhadap Perusahaan 446 Sistem Pengendalian Internal 453 Manajemen Risiko 453 Akuntan Publik Perubahan Kebijakan Akuntansi 454 Fungsi Kepatuhan 456 Kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorsime (APU & PPT) 526 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terkait Lingkungan Hidup 467 Pemberian Dana Kegiatan Sosial Dan/Atau Politik 528 467 Perkara Penting 475 Hubungan Investor Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terkait Ketenagakerjaan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja 479 Akses Informasi dan Data Perusahaan 533 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Produk Dan Pelanggan 493 Kebijakan Anti Korupsi 539 496 Kode Etik 498 Pengelolaan Whistleblowing System Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Sosial Kemasyarakatan 500 Tata Kelola Terintegrasi 503 Pendapatan Non-Halal dan Penggunaannya 504 Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang Kepada Karyawan Dan/Atau Manajemen 504 Buyback Saham dan Buyback Obligasi 504 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan Tata Kelola Perusahaan 504 Transaksi Mengandung Benturan Kepentingan 333 Dasar Penerapan GCG 504 Penilaian Penerapan GCG 335 Struktur Tata Kelola 509 336 Pemegang Saham Penerapan Atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka 336 Rapat Umum Pemegang Saham 338 Pelaksanaan RUPS Tahun 2021 348 RUPS Tahun Sebelumnya 354 Dewan Komisaris 241 248 249 Informasi Kelangsungan Usaha 250 Prospek Usaha 251 Kontribusi kepada Negara 05 Penunjang Bisnis 254 Sumber Daya Manusia 260 Teknologi Informasi 266 Manajemen Risiko 06 08 551 Laporan Keuangan 713 Referensi SEOJK No. 10-SEOJK.03-2020: Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Syariah Indonesia dan Unit Usaha Syariah 718 Referensi SEOJK Nomor 16-SEOJK.04-2016: Laporan Tahunan Perusahaan Publik PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 13
  16. IKHTISAR KINERJA Bank berhasil membukukan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya , yang ditunjukkan oleh peningkatan sejumlah indikator keuangan, yang tersaji dalam laporan tahunan ini. 73 Penghargaan BSI memperoleh beragam penghargaan sepanjang 2021 sebagai bentuk pengakuan kinerja dari pihak luar, baik nasional maupun internasional.
  17. Ikhtisar Keuangan Posisi Keuangan Konsolidasian (Rp Juta) URAIAN Kas Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia Giro dan Penempatan pada Surat Berharga-Neto Investasi pada Surat Berharga-Neto Tagihan Akseptasi Piutang Murabahah Piutang Istishna Piutang Sewa Ijarah Cadangan kerugian penurunan nilai dan penyisihan kerugian Piutang Pinjaman Qardh- Neto 2021 2020* 2019 4.119.903 3.180.739 2.210.290 20.563.580 21.527.933 23.840.556 1.841.551 8.695.805 3.710.161 67.579.070 49.105.637 38.709.977 159.880 292.789 234.895 101.685.560 89.844.090 73.000.131 359 637 2.970 101.570 39.167 21.422 (3.450.506) (3.294.706) (1.939.242) 9.081.400 9.054.373 8.470.296 Pembiayaan Mudharabah-Neto 1.592.314 2.598.787 3.674.396 Pembiayaan Musyarakah-Neto 53.903.123 50.896.175 46.393.775 Aset yang Diperoleh Untuk Ijarah - Neto 901.565 1.509.461 2.251.266 Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Neto 4.055.953 3.397.075 1.876.250 Aset Pajak Tangguhan 1.445.324 1.109.281 808.511 Aset Lain-lain-Neto 1.708.435 1.624.281 2.031.373 - - - 265.289.081 239.581.524 205.297.027 Liabilitas Segera 608.554 989.362 665.220 Bagi Hasil yang Masih Harus Dibayar 158.478 170.010 200.900 Investasi pada Entitas Asosiasi TOTAL ASET SIMPANAN Giro Wadiah 22.411.614 30.822.613 16.428.240 Tabungan Wadiah 34.836.276 29.580.970 21.135.628 Total 57.247.890 60.403.583 37.563.868 Simpanan dari Bank Lain 115.938 806.560 106.895 Kewajiban Akseptasi 161.495 295.337 237.254 Pembiayaan yang Diterima Utang Pajak Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Estimasi Liabilitas Imbalan Kerja Liabilitas Lain-lain JUMLAH LIABILITAS 16 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 - - - 504.078 537.514 378.752 17.194 20.323 19.452 836.491 908.751 727.861 2.236.358 1.908.921 4.106.641 61.886.476 66.040.361 44.006.843
  18. Ikhtisar Kinerja (Rp Juta) URAIAN 2021 2020* 2019 DANA SYIRKAH TEMPORER Giro Mudharabah 13.318.627 5.370.452 11.880.204 Tabungan Mudharabah 65.102.491 59.008.934 48.064.346 Deposito Mudharabah 98.592.553 86.043.632 80.997.689 1.375.000 1.375.000 1.279.000 178.388.671 151.798.018 142.221.239 Modal disetor 20.564.654 3.142.019 2.989.022 Tambahan Modal Disetor (6.366.776) - - - 10.903.586 9.823.110 Keuntungan Revaluasi Aset Tetap 444.530 395.725 395.725 Pengukuran Kembali Program Imbalan Kerja Pasti 140.271 53.998 47.049 22.263 - 710 779.036 597.804 597.804 Sukuk Mudharabah Subordinasi JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER EKUITAS Ekuitas Merging Entities Keuntungan/(Kerugian) Surat Berharga - bersih Cadangan Umum Saldo Laba 9.429.956 6.650.013 5.215.525 · Tahun lalu 6.468.781 5.215.525 3.940.491 · Tahun berjalan 2.961.175 1.434.488 1.275.034 TOTAL EKUITAS TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS 25.013.934 21.743.145 19.068.945 265.289.081 239.581.524 205.297.027 * Disajikan kembali PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 17
  19. Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian (Rp Juta) URAIAN Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank Sebagai Mudharib Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Hak Bagi Hasil Milik Bank Pendapatan Operasional Lainnya Jumlah Pendapatan setelah Distribusi bagi Hasil, Imbalan dan Bonus Jumlah Beban Operasional Lainnya 2021 2020* 2019 17.808.432 16.929.592 15.739.431 4.378.807 5.004.254 5.363.576 13.429.625 11.925.338 10.375.855 3.012.246 2.776.701 2.418.234 16.441.871 14.702.039 12.794.089 8.782.773 7.955.227 7.166.873 Beban CKPN Aset Produktif dan Non Produktif - Neto 3.551.249 3.620.446 2.855.517 Laba Usaha 4.107.849 3.126.366 2.771.700 Pendapatan (Beban) Non Operasional- Neto (147.325) (121.169) (139.881) Laba Sebelum Beban Pajak 3.960.524 3.005.197 2.631.818 932.319 817.548 679.616 3.028.205 2.187.649 1.952.202 3.028.205 2.187.649 1.952.202 Beban Pajak Penghasilan Laba Bersih Laba (Rugi) Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada: · Pemilik Entitas Induk · Kepentingan Non Pengendali - - - 189.591 (36.503) (80.733 ) Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan Dapat Diatribusikan kepada: 3.217.796 2.151.146 1.871.469 · Pemilik Entitas Induk 3.217.796 2.151.146 1.871.469 - - - Laba Tahun Berjalan per Saham Dasar (dalam Rupiah penuh) 73,69 53,52 47,79 Laba per Saham Dilusian (dalam Rupiah penuh) 73,66 53,51 47,79 Jumlah Pendapatan Komprehensif Lain Bersih Setelah Pajak · Kepentingan Non Pengendali * Disajikan kembali Arus Kas (Rp Juta) URAIAN 2020* 2019 Arus Kas Aktivitas Operasi 18.676.808 12.187.412 7.457.737 Arus Kas Aktivitas Investasi (18.571.038) (11.747.901) (4.054.061) Arus Kas Aktivitas Pendanaan (77.929) (140.494) (10.660) Kas & Setara Kas Awal Tahun 26.514.431 26.215.414 22.872.398 Kas & Setara Kas Akhir Tahun 26.542.272 26.514.431 26.265.414 * Disajikan kembali 18 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  20. Ikhtisar Kinerja Rasio Keuangan (%) URAIAN Rasio Kecukupan Modal (CAR) 2021 2020 2019 22,09 18,24 18,71 Rasio Pembiayaan Bermasalah Gross 2,93 2,88 3,21 Rasio Pembiayaan Bermasalah Net 0,87 1,12 1,58 ROA 1,61 1,38 1,44 ROE 13,71 11,18 11,28 Margin Pendapatan Bersih (NIM) 6,04 6,04 3,97 Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 80,46 84,61 85,27 Cost to Income Ratio (CIR) 52,57 53,74 58,05 Cost Efficiency Ratio (CER) 52,07 50,56 53,61 Rasio Pembiayaan terhadap Dana Pihak Ketiga 73,39 74,52 76,15 Persentase Pelampauan BMPD 0,51 0,00 0,00 Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah 4,55 3,12 5,12 Giro Wajib Minimum (GWM) Valas 1,03 1,16 2,89 Posisi Devisa Netto 0,27 4,47 1,73 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 19
  21. Ikhtisar Saham Informasi Harga Saham HARGA PER SAHAM (Rp) TAHUN PEMBUKAAN TERTINGGI TERENDAH PENUTUPAN JUMLAH SAHAM BEREDAR (LEMBAR SAHAM) VOLUME TRANSAKSI (LEMBAR SAHAM) KAPITALISASI PASAR (Rp TRILIUN) 2021 Triwulan I 2.350 2.350 2.210 2.290 41.031.208.943 10.061.997.400 93,96 Triwulan II 2.180 2.370 2.150 2.300 41.128.868.743 3.808.326.000 94,60 Triwulan III 2.050 2.080 2.010 2.040 41.128.868.743 4.356.091.600 83,90 Triwulan IV 1.790 1.805 1.780 1.780 41.129.307.343 1.880.546.500 73,21 2020 * Triwulan I 190 210 190 196 9.716.113.498 732.856.900 1,90 Triwulan II 310 312 306 308 9.716.113.498 3.986.666.700 2,99 Triwulan III 750 760 725 750 9.716.113.498 15.807.047.400 7,29 Triwulan IV 2.290 2.370 2.200 2.250 9.900.508.698 15.875.453.300 22,28 2019 * Triwulan I 535 540 530 530 9.716.113.498 513.546.800 5,15 Triwulan II 500 510 500 505 9.716.113.498 575.097.000 4,91 Triwulan III 408 412 402 404 9.716.113.498 363.572.400 3,93 Triwulan IV 334 340 330 330 9.716.113.498 382.463.900 3,21 * PT Bank BRIsyariah Tbk Harga Penutupan (Rp/lembar) 2021 2019* Triwulan I 2.290 196 530 Triwulan II 2.300 308 505 Triwulan III 2.040 750 404 Triwulan IV 1.780 2.250 330 * PT Bank BRIsyariah Tbk 20 2020* PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  22. Ikhtisar Kinerja Volume Perdagangan (Lembar) 2021 2020* 2019* Triwulan I 10.061.997.400 732.856.900 513.546.800 Triwulan II 3.808.326.000 3.986.666.700 575.097.000 Triwulan III 4.356.091.600 15.807.047.400 363.572.400 Triwulan IV 1.880.546.500 15.875.453.300 382.463.900 * PT Bank BRIsyariah Tbk Kinerja Saham Volume Harga (Rp) 800.000.000 4.000 700.000.000 3.500 600.000.000 3.000 500.000.000 2.500 400.000.000 2.000 300.000.000 1.500 200.000.000 1.000 100.000.000 500 0 Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 0 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 21
  23. Aksi Korporasi Aksi korporasi BSI yang berpengaruh terhadap saham Bank , diuraikan dalam tabel di bawah ini. TANGGAL PELAKSANAAN AKSI KORPORASI PERUBAHAN NILAI NOMINAL SAHAM JUMLAH SAHAM BEREDAR HARGA SAHAM SEBELUM AKSI KORPORASI SESUDAH AKSI KORPORASI SEBELUM AKSI KORPORASI SESUDAH AKSI KORPORASI 9 Mei 2018 (Penawaran Umum Perdana Saham) - 7.092.762.898 9.716.113.498 500 545 2 November 20208 Desember 2020 (Exercise MSOP) - 9.716.113.498 9.900.508.698 1.235 1.460 1 Februari 2021 (Merger BRIS,BSM, dan BNIS) - 9.900.508.698 41.031.208.943 2.440 2.800 10 Mei 2021-18 Juni 2021 (Exercise MSOP) - 41.031.208.943 41.128.868.743 2.310 1.765 1 November 20219 Desember 2021 (Exercise MSOP) - 41.128.868.743 41.129.307.343 2.110 1.900 Informasi Penghentian Saham Sementara Hingga 31 Desember 2021, BSI tidak mengalami atau mendapat penghentian sementara dalam perdagangan saham Bank. 22 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  24. Ikhtisar Kinerja Ikhtisar Obligasi , Sukuk, atau Lainnya PENERBITAN NAMA OBLIGASI 2016 Sukuk Mudharabah Subordinasi 1 Tahun 2016 PT Bank Syariah Indonsia Tbk (d.h PT Bank BRIsyariah 2016 Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2016 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (d.h PT Bank Syariah Mandiri) NILAI OBLIGASI JATUH TEMPO SUKU BUNGA PERINGKAT DAN LEMBAGA PEMERINGKAT 2021 2020 Rp1 Triliun 16 November 2023 9,5% A+ (PT Fitch Ratings Indonesia) A (PT Fitch Ratings Indonesia) Rp375 Miliar 22 Desember 2023 10% AA (PEFINDO) AA(PEFINDO) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 23
  25. Penghargaan dan Sertifikasi PENGHARGAAN iNews Maker Awards 2021 2 Infobank-UMKM Millenial Summit 2021 World ’s Best Banks Forbes 2021 The 12th IICD Corporate Governance Award 2021 The Best in Emerging Synergetic Business Initiative I-News 20 April 2021 The Best Infobank 6 Mei 2021 The World’s Best Banks 2021 Forbes 24 Mei 2021 Top 50 MID CAPITALIZATION PUBLIC LISTED COMPANY Berita Satu & Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) 31 Mei 2021 10th Infobank Digital Brand Award 2021 10th Infobank Digital Brand Award 2021 10th Infobank Digital Brand Award 2021 10th Infobank Digital Brand Award 2021 Best Overall BUS Infobank 3 Juni 2021 Best Overall Tabungan BUS Infobank 3 Juni 2021 Best Overall Deposito BUS Infobank 3 Juni 2021 Best Overall KPR BUS Infobank 3 Juni 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  26. 10th Infobank Digital Brand Award 2021 18th Banking Service Excellence Awards 2021 13th Best Islamic Finance Awards 2021 13th Best Islamic Finance Awards 2021 Best Overall Kartu Debit BUS Infobank 3 Juni 2021 Golden Trophy Best Overall Performance Infobank 29 Juni 2021 Best Islamic Finance Bank Alpha South East Asia 05 Juli 2021 Best Islamic Finance SME Bank Alpha South East Asia 05 Juli 2021 13th Best Islamic Finance Awards 2021 13th Best Islamic Finance Awards 2021 26th Infobank Awards 2021 26th Infobank Awards 2021 Best Islamic Finance Retail Bank Alpha South East Asia 05 Juli 2021 Best Islamic Wealth Management Bank Alpha South East Asia 05 Juli 2021 The Strongest Performance Bank Infobank 7 September 2021 The Most Consistence Bank In Good Corporate Governance Infobank 7 September 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 3
  27. PENGHARGAAN 26th Infobank Awards 2021 Global Islamic Finance Awards 2021 Bisnis Indonesia Award 2021 10th Infobank Sharia Awards 2021 GIFA Market Leadership Award (Islamic Banking) 2021 Global Finance Foundation 14 September 2021 Bank Terbaik Sektor Bank Syariah Bisnis Indonesia 15 September 2021 The Best Performance 2020 Infobank 30 September 2021 10th Infobank Sharia Awards 2021 10th Infobank Sharia Awards 2021 Best Syariah 2021 Best Syariah 2021 The Best GCG 2020 Infobank 30 September 2021 Platinum Awards as Sharia Institution with Predicate “10 Years Excellent” Infobank 30 September 2021 Sukuk Mudharabah Subordinasi I BRI Syariah Tahun 2016 Majalah Investor 21 Oktober 2021 Bank Syariah Terbesar Majalah Investor 21 Oktober 2021 Platinum Trophy Infobank 7 September 2021 4 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  28. ISEF Award 2021 Nominal Pembiayaan Bus dengan Aset di atas Rp50 Triliun Bank Indonesia 30 Oktober 2021 BI Awards 2021 Bank Syariah Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik Bank Indonesia 24 November 2021 CNBC Indonesia Awards 2021 The Strongest Islamic Bank 2021 CNBC Indonesia 11 November 2021 Indonesia Best Brand Award 2021 The Most Valuable Brand in Indonesia category Sharia Banking SWA 25 November 2021 CGPI Awards 2021 Most Trusted Companies 2021 IICG 8 Desember 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 5
  29. PENGHARGAAN 6 Anugerah Syariah Republika 2021 Anugerah Syariah Republika 2021 Islamic Retail Banking Award 2021 Islamic Retail Banking Award 2021 Bank Syariah Terbaik Republika 8 Desember 2021 Bank Syariah Inovasi Digital Terbaik Republika 8 Desember 2021 The Strongest Islamic Retail Bank in Indonesia 2021 Cambridge International Financial Advisory 16 Desember 2021 The Strongest Islamic Retail Bank in Asia-Pacific 2021 Cambridge International Financial Advisory 16 Desember 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  30. SERTIFIKASI TANGGAL PEROLEHAN SERTIFIKASI PEMBERI /LEMBAGA SERTIFIKASI MASA BERLAKU 18 Mei 2021 ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu British standards institution 2023 20 Mei 2021 ISO 27001 Sistem Manajemen Keamanan Informasi British standards institution 2023 17 Desember 2021 ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) Tuvnord 2024 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 7
  31. Peristiwa Penting 1 FEBRUARI 8 4 FEBRUARI Bank Syariah Indonesia resmi beroperasi sebagai 1 (satu) entitas hasil merger 3 (tiga) bank syariah BUMN. Bank Syariah Indonesia memulai debut di pasar modal. BSI resmi masuk dalam jajaran 10 emiten dengan kapitalisasi pasar/capitalitation market terbesar. 23 APRIL 7 MEI BSI salurkan pembiayaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp8,6 triliun kepada lebih dari 60 ribu nasabah sebagai dukungan terhadap pemulihan ekonomi nasional. BSI meluncurkan produk pembiayaan perumahan “Griya Si Muda” yang menyasar segmen milenial dalam mewujudkan: “Muda punya rumah, hobi gak ngalah”. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  32. Ikhtisar Kinerja 3 MARET 16 MARET BSI menjajaki kerja sama sukuk global , peningkatan kapasitas SDM dan pelatihan di Uni Emirat Arab (UAE), serta struktur pembiayaan untuk pengembangan produk dengan Dubai Islamic Bank. Bank Syariah Indonesia memulai penjualan perdana SR-014. 20 MEI 26 MEI BSI meresmikan UPZ BSI untuk mengoptimalkan pengelolaan ZISWAF. BAZNAS RI resmi menunjuk UPZ BSI sebagai salah satu mitra strategis dalam menghimpun, mengelola dan menyalurkan zakat kepada mustahik. Forbes nobatkan BSI sebagai The World’s Best Banks 2021. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 9
  33. 10 4 JUNI 24 JUNI BSI berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan PT Pertamina (Persero) salurkan pembiayaan pertashop untuk pesantren. Hal ini mencakup bisnis pertashop serta fasilitas pembiayaan di lingkungan pesantren sebagai wujud komitmen membangun ekonomi umat bagi UMKM berbasis pesantren. BSI meluncurkan Inovasi fitur Know your customerBiometric untuk pembukaan rekening secara online dengan cepat, mudah dan seamless. Hal ini menjadi bagian dari transformasi digital dalam rangka menghadirkan kenyamanan & kemudahan bagi calon nasabah. 24 AGUSTUS 25 AGUSTUS BSI Gelar RUPSLB dan menyepakati perubahan susunan Dewan Komisaris. BSI gelar akad massal KPR Sejahtera dengan target penyaluran Rp1,1 triliun. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  34. Ikhtisar Kinerja 9 JULI 21 JULI BSI dan Plasticpay luncurkan vending machine sampah plastik dalam program “Gerakan Ekonomi Hijau”. BSI Salurkan lebih dari 3.000 hewan qurban di momen Idul Adha 1442 H. 2 SEPTEMBER 13 SEPTEMBER BSI bersama Kemensos RI melakukan percepatan penyaluran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Aceh. BSI meresmikan 13 kantor cabang digital di Gedung The Tower Jakarta untuk mewujudkan One Stop Financial Banking serta memberikan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi melalui kecepatan akses, ketepatan, serta keamanan dalam bertransaksi. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 11
  35. 12 22 SEPTEMBER 25 SEPTEMBER BSI menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 5 (lima) universitas terkemuka tentang program SSBM. BSI dan Dewan Masjid Indonesia jalin kerja sama untuk optimalkan peran masjid di tengah masyarakat. 1 NOVEMBER 4 NOVEMBER BSI resmi beroperasi dengan Single System. BSI juga meluncurkan layanan pembiayaan mitraguna online melalui aplikasi BSI Mobile, sehingga proses pembiayaan lebih cepat, mudah, aman dan tentunya sesuai prinsip syariah. BSI dapatkan Izin Prinsip Operasional di Dubai. BSI menerima letter of incorporation terkait operasional di Dubai. Dengan akta pendirian tersebut, BSI resmi menjadi bagian dari DIFC (Dubai International Financial Center) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  36. Ikhtisar Kinerja 19 OKTOBER BSI meresmikan 4700 Agen BSI Smart sebagai agen layanan keuangan tanpa kantor , dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai). 22 NOVEMBER 29 DESEMBER BSI gelar BSI Otoshow berkolaborasi dengan MUF Syariah untuk membidik pangsa pasar otomotif. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI UMKM Center di Provinsi Aceh sebagai dukungan nyata dalam mengembangkan usaha rakyat yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Fasilitas dan layanan tersebut akan menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam mendapatkan pelatihan, pembinaan, pembiayaan hingga membantu proses pemasaran produk. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 13
  37. LAPORAN MANAJEMEN Meskipun di tengah tantangan pandemi COVID-19 , BSI mampu merespons situasi dengan baik melalui beragam inisiatif strategis yang tepat. Rp265,3 Triliun Total aset yang dibukukan oleh Bank pada tahun buku 2021
  38. Adiwarman Azwar Karim * Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen * efektif menjabat per 7 Februari 2022 38 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  39. Laporan Manajemen Laporan Dewan Komisaris BSI hadir untuk melengkapi pilihan terhadap kebutuhan pelayanan jasa keuangan di negara dengan masyarakat yang majemuk ini . Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi dikotomi antara bank syariah dan bank konvensional, karena BSI hadir bukan hanya untuk umat Islam, tetapi untuk semua, demi kemajuan bersama. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 39
  40. Assalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya yang kami hormati, P uji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas berkah dan rahmatNya, sehingga PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) mampu menuntaskan peristiwa yang sangat fundamental, yaitu proses merger yang berlangsung dengan sangat baik. Dengan demikian, saat ini BSI telah memiliki standardisasi yang seragam dan dapat melayani nasabah melalui single system. Kehadiran BSI tidak terlepas dari dukungan pemerintah yang hingga kini terus dirasakan oleh Bank. Atas dukungan yang besar tersebut, kami senantiasa mendorong manajemen agar BSI mampu memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan, memberikan manfaat bagi perekonomian nasional serta menjadi katalisator bagi ekosistem syariah. BSI hadir untuk melengkapi pilihan terhadap kebutuhan pelayanan jasa keuangan di negara dengan masyarakat yang majemuk ini. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi dikotomi antara bank syariah dan bank konvensional, karena BSI hadir bukan hanya untuk umat Islam, tetapi untuk semua, demi kemajuan bersama. Kami berharap BSI menjadi lembaga penggerak dan dapat menyebarkan nilainilai Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam, sehingga mampu menjadi inspirasi bagi semua pihak. Kami akan selalu berupaya agar BSI mampu untuk terus memberikan kinerja terbaiknya serta senantiasa merangkul seluruh masyarakat dan memberikan nilai lebih bagi para pemangku kepentingan. Pandangan terhadap Kondisi Ekonomi dan Industri Dalam pandangan Dewan Komisaris, tahun 2021 merupakan tahun pemulihan bagi perekonomian Indonesia setelah pandemi COVID-19 memberikan efek yang sangat berat bagi perekonomian nasional. Bahkan pada semester II-2021 pertumbuhan ekonomi mencapai 7,07% (yoy), setelah mengalami kontraksi berturut-turut selama 4 (empat) kuartal. Namun pada kuartal III-2021, pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 3,51% (yoy). Hal tersebut, antara lain, merupakan implikasi dari pemberlakuan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 varian Delta di Tanah Air. Untuk sektor perbankan, di tengah kondisi ekonomi yang menantang, pertumbuhan industri perbankan syariah terbukti lebih tangguh (resilient). Dari sisi aset, Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK), pertumbuhan perbankan syariah berada di atas pertumbuhan perbankan nasional. Pada September 2021 misalnya, aset perbankan syariah tumbuh sebesar 12,24% (yoy), sedangkan perbankan nasional sebesar 7,46%. 40 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  41. Laporan Manajemen Di sisi kredit /pembiayaan, perbankan syariah berhasil tumbuh sebesar 7,48% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan perbankan nasional sebesar 2,26% (yoy). Begitu juga dari sisi DPK, perbankan syariah mampu tumbuh lebih tinggi dari perbankan nasional, yakni dengan pertumbuhan masingmasing 9,42% (yoy) dan 7,75% (yoy). Penilaian Kinerja Direksi Mengacu pada perkembangan kondisi ekonomi dan industri perbankan syariah, Dewan Komisaris menilai kinerja Direksi sangat efektif dalam merespons situasi yang ada. Setidaknya kami menilai telah terdapat 4 (empat) fokus strategi yang direalisasikan sepanjang tahun 2021. Pertama, integrasi operasional pasca legal merger. Kedua, mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Ketiga, mengelola efisiensi. Keempat, mendorong akselerasi kapabilitas digital. Inisiatif-inisiatif tersebut telah memberikan dampak positif bagi BSI. Dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Direksi, Dewan Komisaris meninjau pencapaian kinerja operasional dan keuangan dengan tetap mempertimbangkan kondisi perekonomian dan industri. Penilaian juga memperhatikan laporan atas kertas kerja self-assessment GCG Bank yang dilakukan secara berkala setiap semester, dimana hal tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.08/POJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 10/ SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Kriteria self-assessment Direksi terkait pelaksanaan GCG meliputi 3 (tiga) aspek, yaitu Governance Structure, Governance Process dan Governance Outcome. Ketiga aspek tersebut terbagi dalam beberapa indikator penilaian, yaitu Governance Structure terdiri dari 15 indikator, Governance Process terdiri dari 25 indikator, sedangkan Governance Outcome terdiri dari 14 indikator. Dari seluruh aspek tersebut, hasil self-assessment GCG BSI untuk semester I dan II tahun 2021, keduanya mendapatkan peringkat Komposit 2 (“Baik”). Pengawasan terhadap Perumusan dan Implementasi Strategi Berdasarkan SEOJK No.14/SEOJK.03/2021 tanggal 30 April 2021 tentang Rencana Bisnis Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, Dewan Komisaris wajib melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank, yang antara lain mencakup kebijakan dan strategi manajemen. Hasil pengawasan tersebut dituangkan dalam Laporan Pengawasan Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang disampaikan kepada OJK setiap semester. Penilaian Dewan Komisaris terhadap RBB berupa penilaian aspek kuantitatif maupun kualitatif terhadap realisasinya, termasuk penerapan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Pada tahun 2021, Dewan Komisaris telah membuat dan menyampaikan Laporan Pengawasan Realisasi RBB sebagai berikut: 1.Penilaian Dewan Komisaris tentang Pelaksanaan Rencana Bisnis berupa Penilaian Aspek Kuantitatif maupun Kualitatif terhadap realisasi rencana bisnis, termasuk penerapan prinsip syariah, terdiri dari: a. Laporan Kinerja BSI b. Teknologi Informasi (TI) c. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) d. Kepatuhan terhadap Prinsip Syariah e. Laporan Kinerja Kepatuhan f.Implementasi Good Corporate Governance (GCG) g. Sustainable Finance (SF) h. Pemenuhan Komitmen Hasil Pemeriksaan OJK dan Auditor Ekstern Lainnya i.Milestones Pencapaian BSI 2. Penilaian Dewan Komisaris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Bank secara umum, khususnya faktor permodalan (capital), rentabilitas (earnings), tata kelola yang baik, profil risiko, terutama risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas. 3. Penilaian Dewan Komisaris mengenai Upaya Perbaikan Kinerja Bank. Dewan Komisaris juga telah memberikan perhatian secara khusus terhadap jalannya kegiatan usaha Bank, salah satunya terkait operasional merger Bank di tengah masa pandemi. BSI harus mampu memastikan bahwa layanan kepada nasabah dapat berjalan dengan kualitas yang baik di tengah proses penggabungan operasional. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Dewan Komisaris memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Direksi atas pencapaian kinerja Bank yang sangat baik di 2021. Dewan Komisaris berpendapat bahwa Direksi mampu menghadapi tantangan perekonomian dan industri serta meraih peluang yang ada. * efektif menjabat per 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 41
  42. Integrasi budaya perusahaan atau proses “One Culture” dalam masa proses merger operasional turut menjadi perhatian Dewan Komisaris. Sinergi 3 (tiga) bank legacy dibutuhkan untuk optimalisasi pencapaian kinerja BSI ke depan agar Bank mampu menjadi 10 besar pemain global. Dewan Komisaris berharap “One Culture” dapat dibumikan ke dalam bentuk yang lebih konkret, seperti standard operating procedur (SOP) bahkan hingga mekanisme reward and punishment. Penerapan teknologi informasi (TI) juga menjadi bagian dari perhatian Dewan Komisaris, karena merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung terselenggaranya seluruh kegiatan usaha Bank. Oleh karena itu, Dewan Komisaris secara berkala (triwulanan) melakukan rapat dengan Direksi guna memonitor progres penyelesaian proyekproyek pengembangan TI termasuk pengembangan digital banking. Dewan Komisaris meminta kepada Direksi, antara lain untuk memastikan seluruh inisiatif strategis proyek TI tahun 2021 selesai dilaksanakan sesuai timeline yang telah ditetapkan, menetapkan project charter untuk setiap project, serta mengoptimalkan project committee sampai dengan level Direksi. Merujuk pada berbagai hal tersebut di atas, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah merumuskan rencana bisnis BSI dengan baik dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Bahkan dari sisi implementasi, berdasarkan pemantauan Dewan Komisaris, Direksi telah menjalankan segala sesuatunya dengan sangat baik, dari pemantauan hingga keterlibatannya yang maksimal, mengingat BSI merupakan entitas yang baru lahir. Ketiga, produk dan layanan keuangan syariah BSI harus kompetitif dan dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen nasabahnya, mulai dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), korporasi, hingga ritel. Keempat, BSI juga diharapkan dapat memfasilitasi nasabah agar cepat naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi negara. Dewan Komisaris menilai masih banyak ruang yang bisa dijangkau oleh Bank. Di antaranya, pengembangan ekonomi umat melalui sektor zakat, infak, sedekah, wakaf (Ziswaf), misalnya melalui masjid dan pesantren, pendampingan dan pengembangan UMKM, dan banyak hal lainnya bahkan dalam aspek pendidikan, di mana Bank dapat berkontribusi lebih melalui BSI University. Dari sisi global, Dewan Komisaris meyakini Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi perbankan syariah di dunia, yang ditandai dengan berdirinya BSI. Hal ini juga didukung oleh kemampuan perekonomian serta diakuinya moderasi beragama di Indonesia oleh dunia. Dewan Komisaris melihat bahwa prospek usaha yang telah disusun Direksi juga telah mengarah pada pemenuhan seluruh amanah di atas, sehingga kami meyakini bahwa Bank akan mampu mewujudkan visi dan misi yang dimilikinya sesuai harapan seluruh pemangku kepentingan. Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun oleh Direksi Pandangan Atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan Dewan Komisaris berpandangan bahwa prospek usaha yang telah disusun Direksi sesuai dengan dinamika perekonomian global dan nasional. Pertimbangan Dewan Komisaris mengacu pada proyeksi kondisi perekonomian dan industri perbankan ke depan, keunggulan-keunggulan yang dimiliki Bank serta tren pertumbuhan kinerja Bank. Dewan Komisaris meyakini bahwa pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia sangat besar, khususnya pada segmen ritel sebagaimana fokus pertumbuhan BSI ke depan. BSI telah menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) yang berasaskan transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi dan kewajaran, serta mematuhi seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan usahanya. Dewan Komisaris akan memastikan prospek BSI ke depan tetap sejalan dengan amanah dari Presiden Republik Indonesia. Pertama, BSI harus benar-benar menjadi bank syariah yang universal. Artinya, harus terbuka, inklusif, menyambut baik siapa pun yang ingin menjadi nasabah agar menjangkau lebih banyak masyarakat di Tanah Air. 42 Kedua, BSI mampu menarik minat generasi muda untuk menjadi nasabah dan turut berperan dalam memajukan ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia. Sebab, jumlah generasi muda Indonesia saat ini yang cukup besar menjadi peluang bagus bagi perwujudan hal tersebut. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Dewan Komisaris berpendapat bahwa secara proses, penerapan GCG di seluruh Bank telah berjalan dengan baik. Evaluasi efektivitas penerapan GCG telah dilaksanakan oleh BSI secara periodik (semesteran) melalui mekanisme self-assessment terhadap pelaksanaan tata kelola sesuai dengan Surat Edaran OJK No.10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Pelaksanaan self-assessment tersebut juga dilakukan sebagai upaya memastikan bahwa penerapan prinsip-prinsip GCG di lingkungan Bank telah dilaksanakan sebagaimana mestinya.
  43. Laporan Manajemen Hasilnya , pada semester I-2021 dan semester II-2021, selfassessment terhadap GCG BSI mendapatkan skor 2 atau masuk ke dalam kategori “Baik”. Efektivitas penerapan GCG Bank juga telah mendapat pengakuan dari pihak eksternal. BSI mendapatkan penghargaan sebagai “Indonesia Most Trusted Companies” dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2021 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). Whistleblowing System (WBS): Penerapan di Bank dan Peran Dewan Komisaris Sebagai bagian dari penerapan prinsip GCG, BSI juga telah menerapkan sistem pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS). Penerapan WBS bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan transparan, yaitu dengan menindaklanjuti pengaduan atau pengungkapan atas berbagai hal yang dapat mengakibatkan kerugian baik yang terkait keuangan maupun non keuangan, termasuk penurunan citra Bank. WBS telah dirancang untuk memastikan setiap pelanggaran di lingkungan Bank dapat segera ditindaklanjuti tanpa mengganggu proses bisnis yang sedang berlangsung demi menjaga reputasi Bank. Dewan Komisaris mencermati bahwa penerapan WBS berjalan dengan cukup baik. Pengaduan terhadap masalah dan pelanggaran dapat ditindaklanjuti, dan pengelola WBS dapat memastikan bahwa pihak pengadu (whistleblower) menyampaikan informasi dengan pengaduan yang dapat dipertanggungjawabkan. Sesuai sistem WBS yang diterapkan Bank, setiap Insan BSI ataupun pihak eksternal yang menjadi penyampai informasi akan mendapatkan perlindungan, sejalan dengan komitmen Bank untuk menegakkan etika, moral dan hukum. Dewan Komisaris senantiasa mendukung peningkatan efektivitas implementasi WBS dan mendorong pengelola WBS untuk dapat meningkatkan efektifitasnya. Hal itu merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan lingkungan kerja yang berintegritas dan menciptakan iklim transparansi terhadap sumber daya yang ada di Bank. Pelaksanaan WBS merupakan bagian dari pengawasan Dewan Komisaris, sehingga kami memiliki keterlibatan, baik langsung maupun tidak langsung dalam pengelolaan sistem tersebut. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat kepada Anggota Direksi Pengawasan Dalam fungsi pengawasan, Dewan Komisaris berpegang pada Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah disusun Direksi dan telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dewan Komisaris memastikan berbagai rencana dan strategi yang tertuang dalam RBB telah dilaksanakan oleh Direksi. Hal tersebut menjadi bagian yang sangat penting mengingat pelaksanaan rencana dan strategi tersebut akan sangat menentukan tercapainya target yang dituangkan dalam RBB. Terkait dengan mekanisme pengawasan, Dewan Komisaris telah melaksanakannya baik secara langsung maupun tidak langsung. Mekanisme secara langsung dilakukan melalui kunjungan ke tempat-tempat aktivitas Bank maupun ke unit-unit dengan melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Direksi. Sedangkan mekanisme secara tidak langsung dilakukan melalui rapat dengan mengundang Direksi. Pada tahun 2021, Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Direksi melakukan kunjungan lapangan ke Region 1 Aceh, Region IX Surabaya, Region X Banjarmasin dan Region XI Makassar. Pemberian Nasihat Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi telah terjalin dengan sangat baik dengan mengedepankan prinsip saling menghormati pada tugas dan wewenang masing-masing pihak. Dewan Komisaris berwenang untuk memberikan nasihat dan rekomendasi kepada Direksi terkait operasional dan finansial Bank. Dewan Komisaris secara rutin mengadakan pertemuan dengan Direksi, yaitu dalam rapat gabungan, untuk membahas berbagai hal terkait pengelolaan Bank yang dijalankan oleh Direksi. Dalam forum itu, Dewan Komisaris telah meminta penjelasan dari Direksi mengenai pencapaian kinerja Bank dan berbagai kendala yang dihadapi. Dewan Komisaris juga telah menyampaikan pandangan dan memberikan nasihat terkait hal tersebut. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 43
  44. Sepanjang tahun 2021 , Dewan Komisaris telah melaksanakan 35 kali rapat, yang terdiri dari 22 kali rapat internal Dewan Komisaris, 10 kali rapat Komisaris-Direksi dan 3 kali rapat gabungan Dewan Komisaris, DPS dan Direksi. Selain forum rapat gabungan, Dewan Komisaris juga melakukan rapat dengan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Rapat dengan tersebut telah dilakukan dengan mengundang Direksi atau grup terkait, untuk rapat Komite Audit telah dilakukan sebanyak 26 kali, Komite Pemantau Risiko sebanyak 49 kali, serta Komite Nominasi dan Remunerasi 5 (lima) kali. Di luar mekanisme rapat, Dewan Komisaris juga telah memberikan nasihat kepada Direksi secara langsung melalui surat menyurat. Hal ini dilakukan agar terdapat dokumentasi yang jelas dan baku serta lebih sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Penilaian Terhadap Komite Di Bawah Dewan Komisaris Dalam menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Sepanjang tahun 2021, Dewan Komisaris menilai ketiga komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam membantu Dewan Komisaris dengan baik. Komite Audit secara berkala telah melakukan pertemuan dengan Satuan Pengawas Internal untuk membahas rencana, realisasi, dan temuan audit. Hasil pertemuan tersebut secara periodik telah dilaporkan kepada Dewan Komisaris sebagai bagian dari mekanisme pengawasan yang dilakukan Dewan Komisaris. Komite Pemantau Risiko secara rutin melakukan pengawasan dari laporan yang disajikan oleh manajemen, khususnya yang terkait dengan eksposur risiko yang dihadapi oleh BSI. Sebagai bagian dari pengawasan tersebut, Komite Pemantau Risiko juga telah mengadakan pertemuan dengan grup terkait dan melakukan pemantauan secara langsung di lapangan. 44 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Begitu pula dengan Komite Nominasi dan Remunerasi yang telah melakukan penilaian terhadap kesesuaian organisasi BSI dengan tantangan yang akan dihadapi ke depan. Komite Nominasi dan Remunerasi juga telah melakukan penjaringan dan seleksi terhadap calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk direkomendasikan kepada RUPS. Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris Pada tahun 2021, BSI telah melakukan perubahan komposisi Dewan Komisaris sesuai hasil keputusan RUPS Luar Biasa pada tanggal 24 Agustus 2021, yaitu memberhentikan dengan hormat Mulya Effendi Siregar sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen serta memberhentikan dengan hormat Eko Suwardi sebagai Komisaris Independen. Selanjutnya mengangkat Adiwarman Azwar Karim sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen serta mengangkat Muhammad Zainul Majdi sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Perubahan tersebut merupakan usulan Pemegang Saham Pengendali Utama (PSPU) yang disampaikan kepada RUPS dalam surat PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk nomor CMB/823/2021 tanggal 25 Juni 2021 perihal Usulan Perubahan Susunan Dewan Komisaris, yang kemudian diputuskan oleh RUPS Luar Biasa BSI tanggal 24 Agustus 2021 sebagaimana tertuang dalam Akta Risalah RUPSLB Nomor 38, dan dinyatakan kembali dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.26 tanggal 8 September 2021, yang keduanya dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.
  45. Laporan Manajemen Dengan demikian , komposisi Dewan Komisaris BSI per 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Adiwarman Azwar Karim Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Muhammad Zainul Majdi Komisaris Independen Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen Muhammad Arief Rosyid Hasan Komisaris Suyanto Komisaris Masduki Baidlowi Komisaris Imam Budi Sarjito Komisaris Sutanto Penutup dan Apresiasi Dewan Komisaris sangat mengapresiasi atas capaian Direksi dalam menghadapi tantangan maupun menangkap peluang yang terjadi pada kondisi perekonomian dan industri di tahun 2021. Tidak lupa juga kami memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap karyawan atas kerja keras, kekompakan, dan dedikasinya sehingga BSI dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia serta berhasil memberikan kinerja terbaiknya. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pemegang saham, pemerintah, nasabah, mitra strategis, dan pemangku kepentingan lainnya atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada BSI. Kami berharap ke depan, sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga BSI mampu memenuhi bahkan melampaui ekspektasi seluruh stakeholders. Jakarta, 30 Maret 2022 Atas Nama Dewan Komisaris Adiwarman Azwar Karim Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 45
  46. Dewan Komisaris Dari kiri ke kanan : 1. M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen 2. Muhammad Zainul Majdi Wakil Komisaris Utama Komisaris Independen 3.Suyanto Komisaris 4. Adiwarman Azwar Karim Komisaris Utama Komisaris Independen 5. Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen 6.Sutanto Komisaris 7. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 8. Imam Budi Sarjito Komisaris 9. Masduki Baidlowi Komisaris
  47. 48 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  48. Laporan Manajemen Laporan Direksi Hery Gunardi Direktur Utama Penerapan kebijakan strategis Bank & bersikap agile menghadapi perkembangan kondisi merupakan kunci dalam menghasilkan kinerja yang lebih baik. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 49
  49. Assalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya yang kami hormati, P uji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas izin dan karuniaNya, tahun 2021 menjadi tahun bersejarah, karena kelahiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”), yang hadir dengan mengemban sebuah amanah besar untuk perkembangan perbankan syariah nasional dan memberikan energi baru untuk Indonesia. Merupakan kehormatan bagi saya, mewakili seluruh anggota Direksi untuk menyampaikan bahwa amanah tersebut dapat kami jalankan sepanjang tahun 2021 dengan pencapaian kinerja yang sangat baik di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Kami menyadari bahwa apa yang telah kami lakukan sepanjang tahun 2021 masih merupakan langkah awal bagi BSI untuk dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholders dan berkontribusi lebih dalam perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Akan tetapi kami optimis peluang BSI akan semakin terbuka luas untuk terus berkembang, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga penetrasi ke pasar global. Keberhasilan BSI dalam mencapai kinerja yang solid pada tahun 2021 tidak hanya terkait aspek keuangan, namun juga tercermin dalam rangkaian proses kehadiran BSI sebagai sebuah entitas besar hasil penggabungan 3 (tiga) bank: Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRIsyariah. Dalam hal ini, pencapaian dimaksud, antara lain berkenaan dengan merger dari sisi operasional dan integrasi untuk melahirkan tata kelola perusahaan yang baik, organisasi yang kuat serta mekanisme atau alur kerja yang tepat dan efisien, agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar sehingga BSI tetap dapat memberikan hasil yang maksimal dan pelayanan yang memuaskan bagi seluruh nasabah. 50 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  50. Laporan Manajemen Alhamdulilah , proses integrasi tersebut berjalan baik. Setelah resmi bergabung pada 1 Februari 2021 (Legal Day 1), Bank secara resmi berhasil mengoperasikan single system pada 1 November 2021 yang kami namai sebagai Operational Day 1 atau Customer Day 1. Dengan layanan sistem tunggal tersebut, BSI dapat melayani seluruh nasabah dari ketiga bank yang bergabung melalui produk dan layanan yang prima. Kini, semua telah menjadi 1 (satu) ekosistem di dalam BSI. Nyaris tidak ada hambatan berarti. Semua ini tentu saja berkat kerja keras tim merger serta seluruh pemangku kepentingan dalam memproses penggabungan serta mengintegrasikan aktivitas operasional, layanan, serta produk, sehingga saat ini BSI telah memiliki fundamental yang kuat untuk menatap masa depan. Energi Baru untuk Indonesia Kehadiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk menjadi warna tersendiri bagi industri perbankan nasional pada tahun 2021. BSI saat ini merupakan bank syariah terbesar di Indonesia, dan mampu bersaing dengan bank umum lainnya, dimana BSI berada di posisi ke-7 bank dengan aset terbesar di Indonesia. BSI akan memberikan energi baru untuk Indonesia, terutama melalui fungsi intermediasi yang dijalankan. BSI hadir dengan menggabungkan kekuatan atau kelebihan yang ada pada ketiga bank syariah besar menjadi satu, baik dari sisi permodalan, teknologi informasi, maupun produk dan solusi layanan yang mampu memenuhi kebutuhan nasabah sesuai prinsip syariah yang bersifat inklusif. BSI juga memiliki infrastruktur dan fundamental yang kuat. Total aset pada tahun 2021 mencapai Rp265 triliun. Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu yang berjumlah 1.244 tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Bank juga didukung oleh jumlah karyawan yang mencapai 19.449 orang. Infrastruktur ini merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki oleh Bank untuk berkontribusi positif pada industri perbankan dan perekonomian nasional. Kehadiran BSI juga merupakan jawaban atas ekspektasi para pemangku kepentingan terhadap perbankan syariah, mengingat jumlah penduduk muslim di Indonesia yang mencapai 87% dari total penduduk. Walaupun perbankan syariah sudah hadir selama 30 tahun di industri perbankan nasional, namun pangsa pasarnya masih di bawah 10%. Penyebab rendahnya daya serap pasar perbankan syariah antara lain adalah permodalan, jaringan dan literasi. Oleh karena itu, kehadiran bank syariah yang memiliki kemampuan baik dari sisi finansial maupun teknologi menjadi sangat penting, untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah dan meraih pangsa pasar syariah yang saat ini belum terjamah. Kemampuan BSI yang setara dengan bank-bank besar di Tanah Air akan mampu memberikan kontribusi besar bagi nasabah, masyarakat, industri perbankan, serta perekonomian nasional. Dengan modal serta jaringan kuat, BSI memiliki banyak kesempatan untuk mendistribusikan manfaat, baik dari sisi fungsi intermediasi maupun layanan jasa keuangan lainnya. Kendati demikian, BSI bukan merupakan bank yang eksklusif, karena terbuka bagi seluruh segmen. Siapa pun dapat menjadi nasabah atau mitra Bank, karena BSI merupakan bank syariah yang modern dan universal. BSI hadir untuk memberikan manfaat bagi nasabah, pemegang saham, serta para pemangku kepentingan lainnya. Perubahan Penting pada Bank Sekitar 7 (tujuh) bulan setelah merger secara legal rampung, BSI berhasil mengintegrasikan sistem dari ketiga bank legacy, yang menjadi bagian penting dari integrasi di bidang operasional, yaitu menjadi single system. Seluruh produk dan jasa telah dilayani dalam 1 (satu) sistem di bawah BSI. Begitu juga dengan sistem pelaporan. Selain itu, pada 2021 BSI telah mulai menunjukkan kehadirannya di luar negeri, melalui representative office di Dubai, Uni Emirat Arab. Hal ini tentu menjadi tahap awal bagi Bank untuk dapat menggarap potensi pasar global serta menjadi jendela alternatif bagi investor global untuk masuk ke Indonesia. BSI telah menerima letter of incorporation dari Dubai International Financial Center (DIFC) pada 4 November 2021, sebagai tanda BSI dapat beroperasi di Dubai. Langkah strategis ini menandai bahwa bank syariah terbesar di Tanah Air ini secara resmi dapat membuka pasar di wilayah Timur Tengah. Melalui akta yang diterima tersebut, BSI resmi menjadi bagian dari DIFC. Hal itu membuat BSI selangkah lebih dekat untuk mencapai tujuannya sebagai pemain kunci dalam industri perbankan syariah global.  PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 51
  51. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia , BSI berharap dapat meraih potensi pasar syariah di dunia yang selama ini belum tersentuh secara optimal oleh perbankan nasional. Melalui kehadiran di Dubai, Bank ingin menjadi pelaku utama dalam mendorong dan menumbuhkan ekonomi syariah Indonesia, sehingga Indonesia bisa menjadi tokoh utama dalam ekonomi syariah dunia. BSI akan terus melakukan upaya untuk turut mempercepat pemulihan ekonomi sejalan dengan program pemerintah, antara lain dengan melakukan restrukturisasi debitur terdampak COVID-19 agar tetap terus dapat menjalankan usaha, sesuai dengan kebijakan stimulus Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada sektor jasa keuangan khususnya terkait dengan restrukturisasi pembiayaan. Langkah ini juga menandai rekam jejak pertama BSI di pasar global. BSI akan menjadi bank dari Indonesia pertama yang memiliki kantor perwakilan di kawasan Timur Tengah.  Dengan ekspansi ini, BSI berharap dapat mewujudkan misinya sebagai “Top 10 Global Islamic Bank” berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025. Seiring dengan upaya tersebut, Bank juga akan terus menyalurkan pembiayaan, terutama kepada segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar lebih berkembang dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian bank, menerbitkan produk dan layanan yang inovatif sesuai trend pertumbuhan digitalisasi saat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi secara syariah, serta ekspansi bisnis lainnya untuk mencapai tujuan Bank sesuai visi dan misi BSI. Kondisi Perekonomian dan Industri Memasuki tahun 2021, kondisi perekonomian masih bergerak dinamis. Kinerja perekonomian nasional pada Triwulan I-2021 masih mengalami kontraksi, namun jauh lebih baik dibandingkan kondisi tahun sebelumnya. Memasuki Triwulan II-2021 terjadi pembalikan. Ekonomi nasional tumbuh sebesar 7,07% secara tahunan (year on year/yoy). Namun kembali bergerak turun menjadi 3,51% (yoy) pada Triwulan III-2021 karena konsumsi menurun dan aktivitas bisnis di berbagai sektor yang bergantung pada aktivitas fisik terhenti akibat penyebaran varian baru COVID-19, yaitu varian Delta di dalam negeri. Kondisi tersebut terjadi sebagai konsekuensi pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi yang dilakukan Pemerintah melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga aktivitas sosial dan ekonomi kembali melambat. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Upaya pengendalian yang dilakukan oleh pemerintah, termasuk percepatan vaksinasi yang masif, mampu meredakan pandemi. Aktivitas masyarakat pun kembali bergairah. Keberhasilan pengendalian pandemi tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, yang tercermin pada pertumbuhan ekonomi pada Triwulan IV-2021 tumbuh 5,1% (yoy). Pada periode ini, hampir seluruh sektor usaha telah tumbuh positif. Seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional, kinerja industri perbankan khususnya syariah, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun penghimpunan dana. Bahkan pangsa pasar perbankan syariah sudah mendekati 7% dalam perbankan nasional. 52 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Kinerja Usaha Tahun 2021 Kendala dan Tantangan Pandemi COVID-19 yang belum sepenuhnya terkendali masih menjadi tantangan bagi industri perbankan, begitu juga yang dialami oleh BSI. Bahkan pada tahun 2021 Indonesia sempat mengalami 2 (dua) kali lonjakan kasus COVID-19, yaitu pada Januari dan Juli. Kebijakan PPKM yang diterapkan oleh pemerintah untuk meredam tingkat penyebaran pandemi turut menurunkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga hal ini juga menekan kegiatan dunia usaha. Industri perbankan yang menjalankan fungsi intermediasi turut terdampak, seperti terjadinya perlambatan tingkat permintaan kredit. Terkait dengan industri, kehadiran bank digital dan financial technology (Fintech) yang mampu menghadirkan layanan keuangan dengan tingkat kecepatan inovasi tinggi menjadikan pemicu percepatan digitalisasi perbankan. Selain itu, tingkat kebutuhan nasabah terhadap layanan digital yang dapat diandalkan juga berkembang pesat, yang antara lain diakselerasi oleh kondisi pandemi, sehingga membuat nasabah lebih banyak melakukan transaksi perbankan melalui sistem online. Dari sisi internal, tantangan yang dihadapi oleh Bank terutama pada proses integrasi operasional. Di antaranya, berkenaan dengan jaringan dan layanan, produk, teknologi informasi dan infrastruktur, sumber daya manusia, dan kultur perusahaan.
  52. Laporan Manajemen Kebijakan dan Strategi 2021 Menjawab tantangan tersebut , BSI menetapkan beberapa strategi untuk terus tumbuh di era pandemi. Salah satunya adalah fokus ekspansi pada sektor-sektor usaha yang terbukti mampu bertahan di periode pandemi tahun sebelumnya, yaitu segmen konsumer dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terdapat tiga fokus utama BSI pada tahun 2021, yaitu mengoptimalkan pasar ritel, mendukung fokus pemerintah dalam pengembangan UMKM, dan peningkatan penetrasi pada sektor wholesale. Optimalisasi pasar ritel dilakukan melalui pertumbuhan pembiayaan konsumer, priority banking, peningkatan penetrasi produk digital dalam memenuhi kebutuhan nasabah serta penurunan cost of fund yang lebih efisien. Pada aspek digital, BSI terus melakukan inovasi produk dan layanan digital banking. Upaya ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat beragam serta merespons perkembangan yang terjadi di industri keuangan, khsusunya perbankan. Bank mengutamakan kecepatan, kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi melalui berbagai layanan digital yang ditawarkan. Sebagai upaya memperlancar integrasi operasional, Bank telah membentuk Project Management Office (PMO) yang berperan banyak dalam proses merger, baik dari proses awal seperti due dilligent, menganalisa aspek hukum, dan sebagainya hingga memetakan strategi ke depan. Hal ini dapat dicapai tentunya dengan adanya pelaksanaan manajemen proyek yang ketat dan disiplin. Upaya-upaya tersebut telah membuahkan hasil. Mulai 1 November 2021, BSI dapat beroperasi dengan satu core banking system, satu kode bank, satu pelaporan, dan satu e-channel untuk seluruh nasabah di Indonesia. Dalam segmen UMKM, BSI fokus pada penyaluran pendanaan termasuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah sebagai bentuk dukungan kami terhadap Pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Selain segmen konsumer dan UMKM tersebut, BSI juga meningkatkan penetrasi pada sektor Wholesale yang selama ini belum maksimal dijangkau oleh perbankan syariah, melalui kerjasama dengan berbagai institusi yang mendukung ekosistem industri syariah. Kebijakan dan strategi penting lainnya yang diambil oleh Bank adalah membuka cabang di Dubai, Uni Emirat Arab. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari visi BSI untuk “Menjadi 10 bank syariah terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar pada tahun 2025” dengan arah pengembangan BSI: Beyond Banking, Beyond Organic, dan Beyond Indonesia. Dalam strategi Beyond Indonesia, Dubai sebagai salah satu pusat keuangan syariah dunia menjadi footprint strategis untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dan United Arab Emirates serta Negara Timur Tengah lainnya. Ekspansi di Dubai diharapkan akan memberikan manfaat yang optimal sekaligus untuk menggali potensi bisnis skala global, yang antara lain adalah: 1.Memperluas investor base di skala global. 2. Menciptakan perspektif positif di pasar yang mendorong peningkatan market capitalization Bank Syariah Indonesia. 3. Menjadikan Bank Syariah Indonesia sebagai One-Stop Sharia Financial Solution berskala global. 4. Mendukung Bank Syariah Indonesia untuk mengembangkan ragam produk dan layanannya sesuai dengan global best practice. 5.Menciptakan talenta global sharia banker yang profesional dan berwawasan global 6.Memberikan dukungan nasabah wholesale dalam melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri khususnya di kawasan Timur Tengah. Dengan telah diterimanya letter of incorporation terkait operasional BSI di Dubai, maka BSI resmi menjadi bagian dari Dubai International Financial Center (DIFC). Selanjutnya, kehadiran BSI di Dubai akan menggarap bisnis global sukuk dan remitansi dengan menyasar segmen wholesale banking & retail banking. Peran Direksi: Perumusan Strategi dan Implementasi Kebijakan Dalam perumusan strategi Bank, sebagai top manajemen, Direksi memiliki peran penting untuk menentukan strategi yang akan dijalankan oleh Bank. Strategi tersebut merupakan rangkaian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan visi dan misi BSI secara jangka panjang. Direksi berperan merumuskan tujuan jangka panjang dan jangka pendek, membuat kerangka rencana dan kebijakan, serta mengatur sumber daya organisasi. Selain itu, Direksi juga merumuskan strategi khusus untuk mencapai target yang ditetapkan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 53
  53. Untuk memastikan seluruh kebijakan dan strategi berjalan sesuai yang direncanakan , Direksi membuat agenda rapat secara berkala dengan direktorat dan grup terkait. Hal ini bertujuan untuk memantau pencapaian target dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menentukan strategi untuk mengatasi kendala dan tantangan yang teridentifikasi. Selain itu, proses pemantauan implementasi strategi oleh Direksi dilakukan melalui laporan berkala yang dibuat oleh organisasi Bank, baik harian maupun bulanan. Dengan demikian, Direksi dapat memantau kondisi terkini bisnis Bank, termasuk pelaksanaan strategi yang telah ditentukan. Perbandingan Realisasi dan Target Meskipun masih dalam tahap intergrasi mengingat tahun buku 2021 merupakan tahun pertama setelah merger, Bank telah mampu mencapai kinerja yang sangat baik. Dari sisi laba bersih, BSI berhasil membukukan Rp3,02 triliun, tumbuh 38,42% secara tahunan atau year on year (yoy). Dibandingkan dengan target sebesar Rp2,9 triliun, realisasi ini mencapai 104,28%. Pencapaian di atas, antara lain berasal dari penurunan beban bagi hasil dengan cost of fund yang menurun, dari 2,68% pada 2020 menjadi 2,03% pada 2021. Selain itu, pendapatan fee based income mencapai Rp3,06 triliun atau 111,25% dari target. Kontribusi fee based income terhadap total pendapatan adalah sebesar 17,32%. Penyaluran dana Bank pada tahun 2021 mencapai sebesar Rp171,29 triliun, meningkat 9,32% yoy atau 102,65% dari target. Kualitas aset juga tetap terjaga, dengan non performing financing (NPF) sebesar 2,93% serta cash coverage sebesar 148,87%. Penyaluran pembiayaan kepada UMKM yang direalisasikan pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp39,37 triliun atau sebesar 23,05% dari total pembiayaan yang mencapai Rp171,29 triliun. Nominal penyaluran tersebut meningkat Rp4,38 triliun dibandingkan dengan posisi Desember 2020 yang sebesar Rp34,99 triliun atau 22,39% terhadap pembiayaan yang sebesar Rp156,70 triliun. Untuk penghimpunan dana, Bank membukukan Rp233,25 triliun pada tahun 2021, meningkat 11,12% yoy. Dibandingkan dengan target, realisasinya adalah 107,78%. Adapun komposisi dana murah (CASA) tercatat sebesar 57,91% dari total penghimpunan dana. Total aset yang dibukukan oleh Bank pada tahun buku 2021 mencapai Rp265,3 triliun, naik 10,73% secara yoy. Persentase Imbalan Penghimpunan dan Penyaluran Dana BSI menerapkan beberapa kebijakan untuk mendukung kinerja Bank, antara lain dengan memberlakukan pembatasan spesial nisbah. Dengan demikian, Bank dapat menurunkan cost of fund hingga 65 basis poin (bps) secara tahunan, dari 2,68% di Desember 2020 menjadi 2,03% pada tahun 2021. Di samping itu, untuk meningkatkan ekspansi pembiayaan, Bank juga memberikan special pricing untuk beberapa segmen yang menjadi fokus pertumbuhan. Secara blended yield, pembiayaan BSI turun dari 10,13% di tahun 2020 menjadi 9,57% di tahun 2021. Analisis Prospek Usaha 2022 dan Hal Penting yang Diperkirakan Terjadi pada Masa Mendatang Prospek Usaha Prospek usaha Bank pada tahun 2022 diharapkan semakin membaik seiring dengan kebijakan pemerintah yang terus berupaya mengendalikan COVID-19. Aktivitas masyarakat dan dunia usaha akan mendorong gairah perekonomian. Dengan demikian, fungsi intermediasi Bank berpotensi tumbuh seiring dengan naiknya tingkat permintaan dari pemulihan kegitan usaha. Didukung olah permodalan yang memadai, Bank optimistis mampu menjangkau pembiayaan yang lebih luas, bahkan hingga kebutuhan korporasi besar serta melayani beragam segmen. BSI akan lebih leluasa untuk melakukan ekspansi dan inovasi dari sisi produk serta layanan. Guna mendorong pengembangan kapabilitas dan pencapaian bisnis, Bank akan memaksimalkan pertumbuhan baik dari sisi organik dan non organik. Semua itu telah disiapkan oleh Bank, termasuk di dalamnya adalah mengembangkan produk dan layanan. Sejumlah inisiatif strategi telah disiapkan pada tahun 2022, di antaranya penguatan pada lini bisnis wholesale & transactional banking, retail banking, serta akselerasi kapabilitas digital. Bank juga menyiapkan strategi untuk menggarap potensi islamic ecosystem, penataan jaringan kantor, dan menggali peluang pertumbuhan non organik. Semua upaya pengembangan tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan pelayanan dan produk yang lebih lengkap kepada nasabah. Pada saat bersamaan, Bank juga menerapkan tingkat kehatihatian yang tinggi, sehingga pertumbuhan yang diraih akan berjalan secara berkesinambungan. 54 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  54. Laporan Manajemen Hal-hal Penting yang Diperkirakan Terjadi pada Masa Mendatang Saat ini , sekitar 53,8% masyarakat Indonesia didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z. Dalam 7 (tujuh) tahun ke depan, generasi tersebut berada pada rentang usia produktif dan merupakan generasi yang digital minded. Fenomena kehadiran bank digital dan fintech telah mengubah  perilaku nasabah dalam melakukan transaksi perbankan, dari semula lebih banyak offline seperti datang ke cabang atau anjungan tunai mandiri, menjadi online melalui sistem digital banking. Bahkan saat ini jumlah perusahaan fintech telah mencapai lebih dari 100 perusahaan yang terdaftar di OJK. Perkembangan ini ikut mempercepat perubahan perilaku tersebut. Industri perbankan harus beradaptasi. Perbankan didorong untuk memiliki kemampuan menghadirkan layanan keuangan dengan tingkat kecepatan inovasi yang tinggi. Menghadapi perkembangan tersebut, BSI terus melakukan inovasi produk dan layanan digital banking guna memenuhi kebutuhan nasabah, terutama milenial dan Gen Z, yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan dalam bertransaksi. Selain itu, tren yang juga sedang berkembang di masyarakat adalah semakin banyaknya komunitas-komunitas syariah, yaitu komunitas yang berkeinginan menjalankan gaya hidup yang halal (halal lifestyle) sesuai prinsip syariah. Beberapa di antaranya meliputi sejumlah komunitas pengajian, komunitas hijrah (Hijrah Fest), komunitas sedekah, komunitas sastra Islami, komunitas pengusaha muslim, komunitas penghafal Al-Qur’an, dan sebagainya. Pekembangan sosial tersebut merupakan bagian dari tren hijrah yang sedang berkembang di Indonesia saat ini. Berdasarkan data IDN Research Institute 2019, meskipun hijrah merupakan tidakan individu, namun banyak komunitas yang sering mengadakan kegiatan untuk menyebarkan kesadaran hijrah di masyarakat. Hasil penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa orang-orang yang melakukan hijrah sebagian besar akan mengubah perilaku sosial dalam mengonsumsi produk kebutuhan sehari-hari. Hal ini menjadi peluang bagi BSI untuk menggarap komunitas tersebut. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, namun pangsa pasar perbankan syariah masih berada di level 6%. Penyebabnya, antara lain masih kurangnya literasi dan inklusi keuangan syariah, yang masing-masing baru mencapai 8,9% dan 9,1%. Perbankan syariah jauh tertinggal dari perbankan konvensional yang tingkat literasi masyarakatnya telah mencapai 37,7% dan inklusi keuangannya mencapai 75,3%. Begitu juga dengan masih terbatasnya akses perbankan syariah, yang saat ini masih sangat rendah dibandingkan layanan keuangan konvensional. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang tersendiri bagi perkembangan perbankan syariah. BSI perlu menjawab peluang dan tantangan tersebut. Di antaranya, dengan mendorong kapabilitas digital untuk menjawab tantangan era digitalisasi termasuk fintech dan neobank konvensional, menggarap potensi islamic ecosystem yang sedang menjadi tren, penataan jaringan kantor, dan melakukan inorganic growth untuk memperkuat permodalan. Adapun beberapa hal yang dianggap penting oleh Bank atas perkiraan yang terjadi di masa akan datang antara lain adalah: 1.Banking Anywhere & Anytime Ke depan, mindset nasabah yang membutuhkan layanan praktis dan cepat dalam segala hal akan terus berkembang, tidak terkecuali pada sektor perbankan. 2. Agile Organization Secara internal, Bank akan lebih efisien dan fleksibel dalam kegiatan operasional agar lebih tanggap pada perubahan yang akan terjadi. 3. Value Proposition Untuk mampu bertahan Bank harus mempunyai nilai yang unggul dan berbeda. Nilai syariah yang menjunjung tinggi nilai kebaikan, dapat menjadi faktor penentu ke depannya. Penerapan Tata Kelola Perusahaan BSI berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik secara terintegrasi guna mendukung upaya Bank dalam mencapai tujuan serta visi, misi dan target yang telah ditetapkan. Penerapan tata kelola tersebut, baik secara sistem maupun prosedur telah dirumuskan sejak sebelum dimulainya proses merger dan terus diperbaiki seiring dengan berjalannya kegiatan usaha Bank. Dalam menyusun sistem tata kelola perusahaan, BSI mengambil best practice dari masing-masing bank legacy untuk kemudian disempurnakan dan diimplementasikan di BSI. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 55
  55. Secara prinsip , BSI menerapkan Three Lines Model guna membantu organisasi Bank dalam mengidentifikasi struktur dan proses yang paling efektif untuk mencapai tujuan perusahaan, serta memfasilitasi tata kelola dan manajemen risiko yang kuat. Selain memiliki organ pendukung, BSI juga memiliki hierarki ketentuan untuk mendukung pelaksanaan kegitan bisnis dan operasional Bank. Untuk membangun ketahanan dan pertumbuhan Bank secara berkelanjutan, salah satu yang dilakukan oleh BSI adalah dengan menerapkan GRC (governance, risk, compliance). Fungsi dari metode ini adalah untuk mengintegrasikan proses-proses pengelolaan bisnis dan risiko dalam rangka mencapai tujuan, yang mengacu pada panduan mencapai model GRC yang disusun oleh GRC Forum Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengembangan Teknologi Informasi Teknologi informasi (TI) sebagai salah satu kunci dalam melakukan inovasi produk dan layanan menjadi faktor penting yang terus dikembangkan BSI. Manfaat teknologi informasi antara lain adalah untuk efisiensi proses, enabler unit bisnis guna menunjang kebutuhan nasabah, serta sebagai alat dalam menghadapi persaingan bisnis dengan memperhatikan kebutuhan nasabah dan perubahan teknologi yang sesuai dengan rencana Bank. Setelah operational merger, BSI secara operasional dijalankan dengan satu business process, satu kode bank, dan satu core banking. Pengembangan TI tentu menjadi prioritas utama guna memastikan operasional dan bisnis Bank tetap berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, BSI telah menyiapkan roadmap sebagai panduan seluruh unit kerja di Bank dalam mempersiapkan strategi pengembangan TI. Dalam pengembangan TI, BSI memiliki komitmen yang tinggi untuk menghadirkan layanan yang maksimal dan memudahkan nasabah. Misalnya dengan pembukaan rekening yang dapat dilakukan melalui metode know your customer (KYC), sehingga memudahkan nasabah tanpa perlu datang ke cabang. Kemudian, terkait pengembangan mobile banking, Bank tidak hanya menghadirkan solusi finansial dengan menjadi “sahabat finansial”, tetapi juga ditujukan untuk menjadi “sahabat sosial” dan “sahabat spritual”. Pada tahun 2021, BSI fokus dalam menyatukan sistem yang digunakan untuk operasional bank termasuk yang bertujuan memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Selain itu, Bank fokus dalam penguatan kapasitas infrastructure, cybersecurity improvement, pengembangan product champion, pengembangan mobile banking super apps, serta persiapan infrastruktur API untuk open banking. 56 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Pengelolaan Sumber Daya Manusia BSI secara terus menerus akan melakukan review terhadap organisasi untuk mendukung key metric Bank, antara lain peningkatan customer base, profitabilitas, dan volume asset Bank. Pengembangan struktur organisasi bertujuan untuk memperbaiki proses bisnis yang dapat mempercepat dan memperbaiki pelayanan Bank terhadap nasabah. Berdasarkan hal tersebut, maka Bank lebih fokus pada segmen dan produk unggulan sehingga dapat berkontribusi secara langsung terhadap financial indicator. Dalam rangka membangun ketahanan dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan, Bank telah menetapkan Human Capital Roadmap untuk mendukung transformasi organisasi dan sumber daya manusia (SDM) BSI yang inovatif dan proaktif dalam menjawab tantangan serta perubahan di masa yang akan datang. Beberapa kegiatan yang mendukung tujuan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan, pendidikan lanjutan, menjaga work life balance, serta memberikan suasana kerja yang kondusif. Bank juga terus melakukan transformasi organisasi secara bertahap sejak legal merger. Di samping dalam menyatukan sistem yang digunakan untuk operasional, di tahun 2021 BSI juga fokus dalam melakukan penyeragaman budaya kerja. Sebagai bentuk apresiasi, manajemen telah melakukan penyesuaian remunerasi, pemberian token bonus di tengah tahun, serta pemberian employee stock allocation. Fokus transformansi organisasi dan SDM sepanjang 2021 terdiri dari 3 (tiga) hal, pertama melaksanakan integrasi kultur berlandaskan core values AKHLAK, kedua adalah aligning organisasi dan peningkatan produktivitas pegawai, dan fokus ketiga adalah akselerasi kapabilitas SDM. Inisiatif strategis ke depan, yaitu di tahun 2022, BSI akan membentuk susunan organisasi yang lebih ramping dan lincah dengan melakukan merger terhadap organisasiorganisasi masa transisi atau organisasi dari bank legacy sebelumnya, pada semester pertama. Tujuannya agar proses bisnis dapat dilaksanakan secara ringkas dan cepat. Untuk mendukung pencapaian visi BSI menjadi “Top 10 Global Islamic Bank”, BSI akan memperkuat segmen wholesale, investasi, dan kompetensi bisnis internasional.
  56. Laporan Manajemen Perubahan Komposisi Direksi Beserta Alasannya Sepanjang tahun 2021 , tidak terdapat perubahan komposisi Direksi. Berikut adalah susunan Direksi BSI per 31 Desember 2021. Direktur Utama Hery Gunardi Wakil Direktur Utama I Ngatari Wakil Direktur Utama II Abdullah Firman Wibowo Direktur Wholesale & Transaction Banking Kusman Yandi Direktur Retail Banking Kokok Alun Akbar Direktur Sales & Distribution Anton Sukarna Direktur Information Technology Achmad Syafii Direktur Risk Management Tiwul Widyastuti Direktur Compliance & Human Capital Tribuana Tunggadewi Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho Penutup dan Apresiasi Direksi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah atas arahan dan nasihatnya sehingga Bank dapat membukukan kinerja solid di tahun 2021 yang tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan untuk seluruh jajaran manajemen dan karyawan Bank Syariah Indonesia atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan kepada Bank. Direksi juga berterima kasih kepada Pemegang Saham atas kepercayaan yang telah diberikan dalam menjalankan kegiatan usaha Bank. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para pemangku kepentingan lain, seperti regulator, mitra kerja, serta nasabah. Semoga ke depannya BSI senantiasa mampu meningkatkan kinerja dan mampu menjadi bank kebanggaan serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia. Jakarta, 30 Maret 2022 Atas Nama Direksi Hery Gunardi Direktur Utama PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 57
  57. Direksi Dari kiri ke kanan : 1. 2. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy Kusman Yandi 3. 4. 5. Kokok Alun Akbar Direktur Retail Banking Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 Tiwul Widyastuti Direktur Risk Management Direktur Wholesale & Transaction Banking
  58. 6 . 7. Hery Gunardi Direktur Utama Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital 8. Ngatari Wakil Direktur Utama 1 9. Achmad Syafii Direktur Information Technology 10. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution
  59. 60 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  60. Laporan Manajemen Laporan Dewan Pengawas Syariah Dr . KH. Hasanudin, M.Ag Ketua Dewan Pengawas Syariah DPS telah melakukan penyeragaman standardisasi pemenuhan aspek syariah, sehingga pemenuhan aspek tersebut dalam aktivitas Bank berjalan maksimal dan optimal. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 61
  61. Assalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati, Bismillaahirrahmaanirrahiim Alhamdulillaahi Rabbil ‘Aalamin, Washshalatu Wassalamu ‘Ala Nabiyyina Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, Wa ‘Ala Aalihi Wa Shahbihi Ajma’in, Amma Ba’du. P uji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Sholawat dan serta salam semoga tercurah untuk Baginda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beserta seluruh keluarga dan kerabatnya. Pada kesempatan ini, perkenankan kami selaku Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) menyampaikan laporan pelaksanaan pengawasan terhadap kegiatan usaha selama tahun buku 2021. Dengan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tepat pada tanggal 1 Februari 2021, BSI lahir sebagai hasil penggabungan dari 3 (tiga) bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah. Kehadiran BSI merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Terlebih lagi, BSI hadir di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi setiap negara. Dengan kekuatan 3 (tiga) bank yang menjadi satu tersebut, terutama dari sisi aset, menjadikan BSI sebagai bank terbesar ketujuh di Indonesia. Dewan Pengawas Syariah (DPS) berpandangan, kekuatan aset dan permodalan BSI membuat ruang gerak Bank menjadi semakin leluasa dalam industri perbankan. Daya jangkau Bank juga semakin luas dengan sebaran jaringan kantor yang luas. Dengan posisi tersebut, bukan tidak mungkin cita-cita Bangsa yang telah lama yaitu menjadi pusat keuangan syariah dunia akan terwujud. Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia. Oleh karena itu, bagi kami, penggabungan ini merupakan momentum yang bagus dan menjadi awal dari awal dari cita-cita tersebut. 62 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  62. Laporan Manajemen Fokus Tahun 2021 Pada tahun 2021 , Dewan Pengawas Syariah (DPS) memiliki sejumlah fokus dalam pemenuhan aspek syariah sebagai rekomendasi kami kepada manajemen, baik terkait dengan operasional, maupun bisnis Bank. Dari sisi layanan, DPS menilai manajemen perlu mengakselerasi penataan ulang infrastruktur layanan, seperti jaringan, sistem dan juga anjungan tunai mandiri (ATM), yang merupakan kelanjutan proses dari penggabungan ketiga bank menjadi BSI dan pelaksanaan Qanun untuk wilayah Daerah Istimewa Aceh, agar masyarakat tetap dapat terlayani dengan baik meskipun terjadi efisiensi infrastruktur, migrasi sistem core banking menjadi single system, peningkatan fitur-fitur layanan digital bank, serta produk-produk BSI akibat adanya penggabungan ini. Dalam implementasi aspek syariah, DPS melakukan penyeragaman standardisasi pemenuhan aspek syariah. Dengan demikian, pemenuhan aspek tersebut dalam aktivitas Bank berjalan maksimal dan optimal. Hal ini mengingat Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan penggabungan dari tiga Bank yang memiliki standardisasi berbeda-beda. Terkait dengan produk, DPS mengkaji ulang produk-produk existing dan akan memberikan opini terhadap produk-produk baru. DPS membuat template akad yang dapat digunakan lintas produk sebagai standar dan telah disesuaikan dengan nilai-nilai Islami serta memenuhi kaidah-kaidah syariah. Setelah itu, DPS juga melakukan pengawasan atas implementasi perjanjian akad tersebut sehingga tidak ada kekeliruan dan memastikan nasabah mendapatkan produk sesuai dengan prinsip syariah. Dari sisi sumber daya manusia, DPS meminta kepada manajemen untuk meningkatkan kompetensi Insan BSI, khususnya yang berhadapan langsung dengan masyarakat untuk dapat memahami secara komprehensif mengenai prinsip-prinsip syariah melalui pelatihan yang memadai. Penyampaian prinsip-prinsip syariah itu juga harus dilakukan dengan akhlak yang baik sehingga mampu menciptakan citra positif di mata masyarakat. Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Tahun 2021 Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab, DPS telah melakukan pengawasan terhadap kegiatan bisnis BSI agar sesuai serta mematuhi prinsip-prinsip syariah di samping tentunya berbagai regulasi terkait. Kepatuhan tersebut mencakup kebijakan, produk, prinsip, alur aktivitas serta Standard Procedure Operational (SPO) dan Pedoman Teknis Operasional (PTO) Bank. Dalam kegiatan pengawasan, DPS dibantu oleh unit sharia compliance yang berada di bawah Direktur Kepatuhan serta Komite Syariah. Keduanya menjadi pelaksana awal bagi pengawasan kegiatan usaha serta produk Bank. Selanjutnya, DPS memberikan opini serta justifikasi hasil pengawasan terhadap implementasi produk-produk tersebut. Terdapat 37 Opini Syariah yang telah dikeluarkan DPS sepanjang tahun 2021, sebagaimana terinci dalam Bab Laporan Tata Kelola Perusahaan dalam laporan tahunan ini. Salah satu bentuk pengawasan terhadap implementasi produk tersebut dilakukan melalui uji petik ke beberapa kantor cabang Bank. Pada tahap awal, kegiatan uji petik dilakukan oleh unit sharia compliance untuk memetakan materi yang menjadi permasalahan untuk kemudian dilakukan pemberian nasihat dan arahan oleh DPS. Uji petik tersebut kami kami lakukan sebanyak 14 kali. 
 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 63
  63. Seluruh kegiatan pengawasan DPS telah dikoordinasikan dengan Direksi melalui rapat rutin . Rapat dihadiri oleh anggota Direksi dengan bidang tugas yang terkait dengan agenda yang dibahas pada rapat tersebut. Jumlah rapat koordinasi dengan Direksi telah kami lakukan sebanyak 21 kali sepanjang tahun 2021. Perubahan Komposisi Selain dengan Direksi, permasalahan-permasalahan terkait pemenuhan prinsip syariah khususnya yang menjadi fokus kami pada tahun 2021, juga kami sampaikan kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dilakukan pengawasan oleh Dewan Komisaris bersama dengan DPS. Komunikasi dan koordinasi tersebut kami lakukan baik secara tertulis maupun dalam bentuk rapat. Sepanjang tahun 2021, kami telah menerbitkan 2 (dua) surat kepada Dewan Komisaris dan 2 (dua) kali rapat koordinasi dengan Dewan Komisaris Bank dalam forum Rapat Gabungan (Ragab). Perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan surat Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia U-822/DSN-MUI/XII/2020 tanggal 23 Desember 2020 perihal rekomendasi Dewan Pengawas Syariah dan Surat Nomor U-034/DSN-MUI/I/2021 tanggal 15 Januari 2021 perihal Penjelasan DSN MUI yang telah merekomendasikan dan menetapkan nama-nama yang akan duduk dalam Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah Indonesia. Ke depan, DPS berharap manajemen dapat mengoptimalkan jumlah personel unit sharia compliance sebagai kepanjangan tangan DPS dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemenuhan aspek syariah, serta meningkatkan levelnya dalam organisasi Bank. Hal itu sejalan dengan besarnya kapasitas BSI, sehingga fungsi pengawasan kepatuhan terhadap aspek syariah Bank dapat terakomodir secara maksimal, efektif dan efisiensi waktu. Sebelum: Selain mengawasi kegiatan internal, DPS berserta unit sharia compliance berencana mengkaji peraturan-peraturan terkait perbankan syariah yang dirasa masih kurang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, agar dapat menjaga integritas Bank sebagai bank syariah. Kajian tersebut akan menjadi dasar bagi BSI menyampaikan masukan kepada regulator terkait regulasi perbankan syariah. Hal ini dilakukan agar BSI sebagai icon perbankan syariah di Indonesia dapat berkontribusi lebih terhadap perkembangan perbankan syariah pada umumnya dan penegakan prinsip syariah dalam tubuh regulasi perbankan syariah pada khususnya di Tanah Air. 64 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Pada tahun 2021, terdapat perubahan susunan DPS Bank Syariah Indonesia sesuai dengan hasil keputusan RUPS Tahunan pada tanggal 6 Mei 2021 yang tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No 42 tanggal 31 Mei 2021 yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, SH. Perubahan Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut: Ketua Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Anggota Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc Sesudah: Ketua Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Anggota Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc
  64. Laporan Manajemen Apresiasi DPS sangat mengapresiasi upaya keras manajemen BSI dalam mewujudkan Bank yang sehat dan senantiasa patuh terhadap prinsip-prinsip syariah . Hal itu diharapkan mampu menjadi fondasi bagi BSI untuk melayani dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia. Semoga manajemen selalu memegang teguh prinsip-prinsip syariah dalam menjalankan setiap aktivitas bisnisnya, termasuk dalam mengejar target kinerja. Meskipun demikian, kami memandang masih dibutuhkan upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan BSI. Kepercayaan merupakan hal yang sangat penting, agar pada gilirannya masyarakat akan memberikan dukungan dan andil untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia. Kami selaku Dewan Pengawas Syariah akan senantiasa berupaya mendorong dan mengawasi manajemen agar selalu mengimplementasikan aspek syariah dalam kegiatan bisnis Bank guna memberikan layanan dan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Kami mengharapkan segala masukan yang membangun dari para pemangku kepentingan agar BSI dapat hadir menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Jakarta, 30 Maret 2022 Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua Dewan Pengawas Syariah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 65
  65. Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris atas Laporan Tahunan 2021 PT Bank Syariah Indonesia Tbk Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun 2021 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk . Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Jakarta, 30 Maret 2022 Dewan Komisaris Adiwarman Azwar Karim Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Muhammad Zainul Majdi Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Komisaris Independen Komaruddin Hidayat Bangun S. Kusmulyono Sutanto Imam Budi Sarjito Masduki Baidlowi Suyanto Komisaris Independen Komisaris 66 M. Arief Rosyid Hasan PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Komisaris Independen Komisaris Komisaris Komisaris
  66. Laporan Manajemen Direksi Hery Gunardi Direktur Utama Ngatari Abdullah Firman Wibowo Anton Sukarna Kokok Alun Akbar Wakil Direktur Utama 1 Wakil Direktur Utama 2 Direktur Sales & Distribution Kusman Yandi Direktur Retail Banking Direktur Wholesale & Transaction Banking Tiwul Widyastuti Direktur Risk Management Achmad Syafii Direktur Information Technology Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 67
  67. PROFIL PERUSAHAAN BSI memiliki visi untuk menjadi Top 10 Global Islamic Bank , dengan misi Memberikan Akses Solusi Keuangan Syariah di Indonesia, Menjadi Bank Besar yang Memberikan Nilai Terbaik Bagi Para Pemegang Saham dan Menjadi Perusahaan Pilihan dan Kebanggaan para Talenta Terbaik Indonesia. 1.244 Jumlah Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu
  68. Identitas Perusahaan Nama Perusahaan PT Bank Syariah Indonesia , Tbk Dasar Hukum Pendirian • Berita Negara RI No. 43 28 Mei 1971 - Tambahan No. 242 • Berita Negara RI No. 85 23 Oktober 2009 - Tambahan No. 26142 • Berita Negara RI No. 96 1 Desember 2009 - Tambahan No. 27908 Bidang Usaha Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah Modal Dasar Rp Izin Usaha • Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.10/67/KEP.GBI/DpG/2008 tanggal 16 Oktober 2008 • Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.11/63/KEP.GBI/DpG/2009 tanggal 15 Desember 2009 Informasi Perubahan Nama Efektif berubah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk pada 1 Februari 2021 dari sebelumnya bernama PT Bank BRIsyariah Tbk karena adanya penggabungan usaha dengan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah 70 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 40.000.000.000.000 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Rp 20.564.653.671.500 Kode Saham BRIS
  69. Profil Perusahaan Call Center Bursa Efek Saham Perseroan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Mei 2018 Jumlah Karyawan 19 .449 Akses terhadap Perusahaan Alamat Kantor Pusat: Gedung The Tower, Jl. Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12930 Website https://www.bankbsi.co.id/ https://www.ir.bankbsi.co.id/ 14040 1500789 (khusus melayani nasabah perusahaan dan institusi) Media Sosial Facebook: Bank Syariah Indonesia Instagram: @banksyariahindonesia @lifewithbsi @BSIMobile Youtube: Bank Syariah Indonesia Twitter : @bsihelp @bankbsi_id Telepon (62-21) 30405999 Faksimili (62-21) 30421888 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 71
  70. Sekilas Perusahaan Penggabungan yang melahirkan Bank Syariah Indonesia ini bertujuan untuk menyatukan kelebihan dari ketiga bank syariah , sehingga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. 72 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  71. Profil Perusahaan I ndustri perbankan di Indonesia mencatat sejarah baru dengan hadirnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang secara resmi lahir pada 1 Februari 2021 atau 19 Jumadil Akhir 1442 H. Presiden Joko Widodo secara langsung meresmikan bank syariah terbesar di Indonesia tersebut di Istana Negara. BSI merupakan bank hasil merger antara PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengeluarkan izin merger tiga usaha bank syariah tersebut pada 27 Januari 2021 melalui surat Nomor SR-3/PB.1/2021. Selanjutnya, pada 1 Februari, Presiden Joko Widodo meresmikan kehadiran BSI. Komposisi pemegang saham BSI adalah: PT Bank Mandiri (Persero ) Tbk 50,83%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 24,85%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17,25%. Sisanya adalah pemegang saham yang masingmasing di bawah 5%. Penggabungan ini menyatukan kelebihan dari ketiga bank syariah, sehingga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi dengan perusahaan serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, Bank Syariah Indonesia didorong untuk dapat bersaing di tingkat global. BSI merupakan ikhtiar atas lahirnya bank syariah kebanggaan umat, yang diharapkan menjadi energi baru pembangunan ekonomi nasional serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Keberadaan Bank Syariah Indonesia juga menjadi cermin wajah perbankan syariah di Indonesia yang modern, universal, dan memberikan kebaikan bagi segenap alam (Rahmatan Lil ‘Aalamiin). Potensi BSI untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari kelompok bank syariah terkemuka di tingkat global sangat terbuka. Selain kinerja yang tumbuh positif, dukungan iklim bahwa pemerintah Indonesia memiliki misi lahirnya ekosistem industri halal dan memiliki bank syariah nasional yang besar serta kuat, fakta bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia ikut membuka peluang. Dalam konteks inilah kehadiran BSI menjadi sangat penting. Bukan hanya mampu memainkan peran penting sebagai fasilitator pada seluruh aktivitas ekonomi dalam ekosistem industri halal, tetapi juga sebuah ikhtiar mewujudkan harapan Negeri. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 73
  72. Jejak Langkah 74 2007 2008 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengakuisisi Bank Jasa Arta. • Bank Indonesia mengeluarkan izin usaha melalui suratnya no.10/67/ Kep.GBI/ DpG/2008. • Pada 17 November 2008 PT Bank BRIsyariah secara resmi beroperasi dengan mengubah kegiatan usaha yang semula beroperasional secara konvensional menjadi kegiatan perbankan berdasarkan prinsip syariah Islam. • Pada 19 Desember 2008 ditandatangani akta pemisahan unit usaha Syariah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk melebur ke dalam PT Bank BRIsyariah (proses spin off) yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2009. Grand launching BRIsyariah oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil pada 1 Juli 2009. • Peluncuran 7 nilai budaya kerja BRIsyariah: PASTI OKE, yaitu Profesional, Antusias, Penghargaan SDM, Tawakal, Integritas, Orientasi bisnis dan Kepuasan pelanggan. • Live Core Banking System SyIAR (Syariah Integrated & Automated Realtime) yang dilengkapi dengan aplikasi electronic Financing Originating System (efoS) dan Management Information System (MIS). 2015 2016 2017 • BRIsyariah ditunjuk oleh OJK sebagai Indonesia First Movers on Sustainable Banking. • BRIsyariah sebagai bank syariah pertama di Indonesia yang meluncurkan laku pandai Syariah BRISSMART. • BRIsyariah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai peserta lelang Surat Berharga Syariah negara (SBSN). BRIsyariah menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinasi I BRIsyariah tahun 2016 untuk memperkuat permodalan. • Bank syariah pertama yang menyalurkan KUR syariah sebesar Rp58,1 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 2.578 nasabah. • Bekerja sama dalam penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) untuk ASN dan swasta untuk pembiayaan KPR FLPP pada tahun 2017 dengan realisasi sebesar Rp950 miliar. • Ditunjuk oleh Kementerian Keuangan RI sebagai bank penerima pajak negara secara elektronik melalui Modul Penerimaan Negara (MPN) generasi kedua bagi nasabah korporasi maupun perorangan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 2009 2010
  73. Profil Perusahaan 2011 2012 2013 2014 Implementasi layanan syariah Bank BRIsyariah di 18 kantor cabang BRI . • BRIsyariah mengukuhkan diri sebagai bank syariah pertama di dunia yang memiliki layanan mobile banking di 4 (empat) market online, yaitu Blackberry App World, Google Play, Apple Store dan Nokia Store. • Peluncuran tabungan Impian BRIsyariah. •BRIsyariah mengembangkan program Sharia Officer Development Program (SODP) untuk menciptakan bankir-bankir yang memiliki kompetensi besar dalam perbankan syariah serta kesamaan pemahaman terhadap bisnis BRIsyariah. • Rebranding Tabungan BRIsyariah iB menjadi Tabungan Faedah BRIsyariah iB. • BRIsyariah disetujui oleh Bank Indonesia sebagai bank devisa. • Peluncuran internet banking BRIsyariah. • Implementasi aplikasi penunjang pembiayaan elektronik (Appel) untuk mendukung proses penyaluran pembiayaan secara cepat dan akurat. 2018 2019 2020 2021 BRIsyariah go public pada tanggal 9 Mei 2018 di Bursa Efek Indonesia, melakukan penawaran saham perdana (initial public offering) sebesar 2.623.350.600 kepada investor domestik maupun asing, dengan nilai nominal Rp500 per saham. • Pada milad ke-11, BRIsyariah mengembangkan inovasi teknologi untuk internal business process guna mempercepat layanan kepada nasabah, yaitu Kemaslahatan Untuk Rakyat Madani (i-Kurma). i-Kurma merupakan aplikasi digital untuk memproses pembiayaan mikro. • Dimulainya implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Aceh yang dilakukan oleh BRI dan BRIsyariah. BRIsyariah melakukan pengembangan i-Kurma. Gen 2 untuk semakin meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. i-Kurma Gen 2 ini merupakan pengembangan dari produk sebelumnya untuk mempercepat proses permohonan pencairan pembiayaan mikro. BRIsyariah bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah menjadi satu entitas yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI) pada 1 Februari 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442 H. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 75
  74. Visi TOP 10 GLOBAL ISLAMIC BANK Misi Memberikan akses solusi keuangan syariah di Indonesia . Melayani >20 juta nasabah dan menjadi top 5 bank berdasarkan asset (500+T) dan nilai buku 50 T di tahun 2025. Menjadi bank besar yang memberikan nilai terbaik bagi para pemegang saham. Top 5 bank yang paling profitable di Indonesia (ROE 18%) dan valuasi kuat (PB>2). Menjadi perusahaan pilihan dan kebanggaan para talenta terbaik Indonesia. Perusahaan dengan nilai yang kuat dan memberdayakan masyarakat serta berkomitmen pada pengembangan karyawan dengan budaya berbasis kinerja. 76 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  75. Profil Perusahaan Budaya /Nilai-Nilai Perusahaan Bank Syariah Indonesia didirikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang saat ini menjadi pemegang saham mayoritas Bank. Sejalan dengan hal itu, BSI menjadikan “AKHLAK” sebagai nilai perusahaan, selaras dengan Surat Edaran Kementerian BUMN No. SE-7/MBU/07/2020 yang mewajibkan setiap BUMN mengimplementasikan nilai-nilai utama (core values) tersebut sebagai dasar pembentukan karakter SDM. Amanah Kami memegang teguh kepercayaan yang diberikan Kompeten Kami terus belajar dan mengembangkan kapabilitas Harmonis Kami saling peduli dan menghargai perbedaan Loyal Kami berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara Adaptif Kami terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan Kolaboratif Kami membangun kerja sama yang sinergis PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 77
  76. Bidang Usaha Sesuai Anggaran Dasar A . Kegiatan usaha utama 1.Menghimpun dana dalam bentuk Simpanan berupa Giro, Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu berdasarkan Akad Wadi’ah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 2. Menghimpun dana dalam bentuk investasi berupa Deposito, Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu berdasarkan Akad Mudharabah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 3. Menyalurkan Pembiayaan bagi hasil berdasarkan Akad Mudharabah, Akad Musyarakah, atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 4.Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Murabahah, Akad Salam, Akad Istishna’, atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 5. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Qardh atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 78 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 6. Menyalurkan Pembiayaan penyewaan - barang bergerak atau tidak bergerak kepada Nasabah berdasarkan Akad Ijarah dan/atau - sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 7.Melakukan pengambilalihan utang berdasarkan Akad Hawalah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah 8.Melakukan usaha kartu debit dan/atau kartu pembiayaan berdasarkan prinsip syariah 9. Melakukan pemberian jasa pelayanan perbankan berdasarkan akad antara lain : i.Wakalah ii.Hawalah iii.Kafalah iv.Rahn 10.Membeli, menjual dan/atau menjamin atas risiko sendiri surat berharga pihak ketiga yang diterbitkan atas dasar transaksi nyata (underlying transaction) berdasarkan prinsip syariah 11. Membeli surat berharga berdasarkan prinsip syariah yang diterbitkan - oleh Pemerintah dan/atau Bank Indonesia
  77. Profil Perusahaan 12 .Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga -- atau antar pihak ketiga berdasarkan prinsip syariah 13. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan Nasabah berdasarkan prinsip syariah 14.Menempatkan dana pada, meminjam dana dari atau meminjamkan dana kepada Bank lain, baik menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya 15.Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat-surat berharga berdasarkan prinsip wadi’ah yad amanah atau prinsip lain berdasarkan prinsip syariah 16. Melakukan kegiatan penitipan termasuk penatausahaannya untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu akad berdasarkan prinsip syariah 17. Memberikan fasilitas letter of credit (L/C) berdasarkan prinsip syariah 18.Memberikan fasilitas garansi bank berdasarkan prinsip syariah 19. Melakukan fungsi sebagai wali amanat berdasarkan Akad Wakalah 20.Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan di bidang perbankan sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku 4.Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun berdasarkan prinsip syariah 5. Melakukan kegiatan dalam pasar modal sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan ketentuan peraturan perundang undangan di bidang pasar modal 6.Menyelenggarakan kegiatan atau produk bank berdasarkan prinsip syariah dengan menggunakan sarana elektronik 7. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat berjangka pendek berdasarkan prinsip syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar uang 8. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar modal 9. Menyediakan produk atau melakukan kegiatan jasa keuangan lainnya berdasarkan prinsip syariah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku Sesuai Dijalankan pada Tahun Buku Kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku 2021 telah sejalan dengan yang berada di Anggaran Dasar Bank. B. Kegiatan usaha penunjang yang mendukung kegiatan utama 1.Melakukan kegiatan valuta asing berdasarkan prinsip syariah 2.Melakukan kegiatan penyertaan modal pada Bank Umum Syariah atau lembaga keuangan yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah 3. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 79
  78. Produk dan Layanan Hingga berakhirnya tahun 2021 , Bank Syariah Indonesia menyediakan beragam produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan dan profil masing-masing nasabah. Produk dan layanan tersebut terbagi dalam 4 (empat) kategori yaitu individu, perusahaan, digital banking dan kartu. INDIVIDU BISNIS Bank Guarantee Under Counter Guarantee Instrumen penjaminan perbankan yang diterbitkan atas dasar permintaan dan kontra jaminan (counter guarantee) yang diterima baik dari bank ataupun non bank. BSI Bank Garansi Bank garansi yang dikhususkan kepada vendor/kontraktor dari PT PLN (PLN) dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan PLN. BSI Cash Management Saluran distribusi elektronik berupa layanan internet banking bagi nasabah perusahaan atau institusi untuk melakukan aktifitas terhadap rekeningnya di Bank dalam rangka pengelolaan keuangan dan monitoring arus kas dengan aman, cepat dan mudah. BSI Deposito Ekspor SDA Bersama membangun negeri dengan devisa ekspor. BSI Giro Ekspor SDA Layanan pembiayaaan kepemilikan rumah atau properti berhadiah porsi haji. BSI Giro Optima Rekening giro mudharabah dengan imbal hasil spesial berdasarkan tiering. BSI Giro Pemerintah Dana berkah untuk negeri. BSI Pembiayaan Investasi Fasilitas Pembiayaan Jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing). Giro Vostro Layanan pembukaan rekening giro dalam berbagai mata uang atas nama lembaga keuangan (financial institutions) Bank dan bukan Bank, koresponden domestik maupun internasional pada BSI. Jasa Penagihan Transaksi Trade Finance Antar Bank Jasa penagihan piutang atau tagihan jangka pendek under LC/SKBDN yang dimiliki oleh Nominated Bank kepada BSI yang kemudian menagih piutang tersebut kepada pihak yang berutang (issuing Bank) sesuai prinsip syariah. BSI dapat memberikan dana talangan kepada Nominated Bank berdasarkan berita akseptasi dari Issuing Bank ke Nominated Bank. Pembiayaan Yang Diterima (PYD) Pinjaman atau pembiayaan yang diterima Bank Syariah Indonesia dari bank atau pihak ketiga bukan bank yang dapat berasal dari dalam negeri (domestik) atau dari luar negeri dalam bentuk rupiah atau valuta asing. Bank Syariah Indonesia memberikan bagi hasil kepada pihak ketiga yang merujuk pada pada underlying aset PYD yang disepakati. SIF (Supply Infrastructure Financing) BPJS Kesehatan Layanan pembiayaan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP): Klinik Utama, Klinik Pratama, Dokter Praktik Perorangan, dan Praktik Dokter Gigi. BSI Cicil Emas Pembelian emas dengan angsuran tetap dan ringan tanpa risau dengan harga emas kemudian. BSI Gadai Emas Gadai emas merupakan produk pembiayaan atas dasar jaminan berupa emas sebagai salah satu alternatif memperoleh uang tunai dengan cepat. BSI Tabungan Haji Indonesia Tabungan perencanaan haji dan umrah berlaku untuk seluruh usia berdasarkan prinsip syariah dengan akad wadiah dan mudharabah. Tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi bulanan dan dilengkapi fasilitas kartu ATM dan fasilitas E-Channel apabila telah terdaftar di Siskohat (mendapat porsi). BSI Tabungan Haji Muda Indonesia Tabungan dalam bentuk Rupiah atau USD untuk perencanaan Ibadah Haji dan Umrah bagi anak. EMAS HAJI DAN UMROH 80 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  79. Profil Perusahaan INVESTASI Bancassurance Kerja sama pemasaran produk asuransi dengan perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia . BSI Deposito Valas Investasi berjangka yang dikelola dengan akad mudharabah yang ditunjukan bagi nasabah perorangan dan perusahaan dalam mata uang USD. Tersedia jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. BSI Reksa Dana Syariah Reksa dana syariah adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta. Dana ini selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam portofolio efek syariah oleh manajer investasi, menurut ketentuan syariah dan tidak bertentangan dengan prinsip syariat Islam. Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (Sukuk Wakaf Ritel) Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel) atau Sukuk Wakaf seri SWR001 merupakan investasi dana wakaf uang pada sukuk negara yang diterbitkan oleh pemerintah untuk memfasilitasi wakaf dalam program pemberdayaan ekonomi umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Deposito Rupiah Investasi berjangka yang dikelola dengan akad mudharabah yang ditujukan bagi nasabah perorangan dan perusahaan dalam mata uang rupiah. Tersedia jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Referral Retail Brokerage Merupakan layanan referral produk-produk investasi kepada nasabah potensial bekerjasama dengan perusahaan sekuritas. SBSN Ritel SBSN Ritel, terdiri dari Sukuk Negara Ritel dan Sukuk Tabungan  • Sukuk Negara Ritel adalah sukuk negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui agen penjual di pasar perdana dalam negeri. • Sukuk Tabungan adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan. PEMBIAYAAN Bilateral Financing Merupakan layanan pemberian fasilitas pembiayaan/financing dalam valuta rupiah atau valuta asing  untuk kebutuhan modal kerja jangka pendek maupun untuk tujuan lainnya kepada lembaga keuangan Bank dan/atau non bank. BSI Cash Collateral Fasilitas pembiayaan yang dijamin dengan agunan likuid, yaitu dijamin dengan Simpanan dalam bentuk deposito, giro, atau tabungan. BSI Distributor Financing Pembiayaan modal kerja dengan skema value chain adalah pembiayaan post financing (dana talangan untuk membayar terlebih dahulu invoice atas pekerjaan yang telah selesai) yang diberikan kepada supplier yang merupakan supplier khusus yang mengerjakan kontrak pekerjaan dengan bouwheer, dimana sumber pengembalian pembiayaan adalah pembayaran invoice dari bouwheer. BSI Griya Hasanah Layanan pembiayaaan kepemilikan rumah untuk ragam kebutuhan, sebagai berikut: 1. Pembelian rumah baru/ rumah second /ruko/rukan/apartemen 2. Pembelian kavling siap bangun 3. Pembangunan/renovasi rumah 4. Ambil alih pembiayaan dari bank lain (take over) 5. Refinancing untuk pemenuhan kebutuhan nasabah BSI Griya Mabrur Program pembiayaan kepemilikan rumah berhadiah porsi haji. BSI Griya Simuda Layanan pembiayaan kepemilikan rumah untuk usia muda memiliki rumah impian dengan plafond pembiayaan lebih tinggi dan angsuran ringan. BSI Griya Take Over Layanan take over dari KPR Bank lain. BSI KPR Sejahtera Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan hunian subsidi pemerintah dengan prinsip syariah. BSI KUR Kecil Fasilitas pembiayaan yang diperuntukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafon di atas Rp50 juta s.d Rp500 juta. BSI KUR Mikro Fasilitas pembiayaan yang diperuntukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafon di atas Rp10 juta s.d Rp50 juta. BSI KUR Super Mikro Fasilitas pembiayaan yang diperuntukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafon s.d Rp10 juta. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 81
  80. BSI Mitra Beragun Emas (Non Qardh) Pembiayaan untuk tujuan konsumtif maupun produktif yang menggunakan akad murabahah/ musyarakah mutanaqishah/ ijarah dengan agunan berupa emas yang diikat dengan akad rahn, dimana emas yang diagunkan disimpan oleh Bank selama jangka waktu tertentu. BSI Mitraguna Berkah Pembiayaan untuk tujuan multiguna tanpa agunan dengan berbagai manfaat dan kemudahan bagi pegawai payroll di BSI. BSI Multiguna Hasanah Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk: • Pembelian barang kebutuhan konsumtif seperti renovasi rumah, pembelian perlengkapan/ furniture rumah, dll. • Pembelian manfaat jasa seperti wedding organizer untuk pernikahan, perawatan di rumah sakit, pendidikan, jasa travel agent, dll. • Pengalihan/pemindahan utang pembiayaan konsumtif di lembaga keuangan lain yang memiliki underlying asset. BSI OTO Layanan pembiayaan kepemilikan kendaraan (mobil baru, mobil bekas dan motor baru) dengan cara mudah dan angsuran tetap. BSI Pensiun Berkah Pembiayaan yang diberikan kepada para penerima manfaat pensiun bulanan, di antaranya sebagai berikut: 1. Pensiunan ASN & Pensiunan Janda ASN. 2. Pensiunan BUMN/BUMD. 3. Pensiunan & Pensiunan Janda ASN/PNS yang belum memasuki TMT Pensiun namun telah menerima SK Pensiun. BSI Umrah Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan pembelian jasa paket perjalanan ibadah umrah melalui Bank yang telah bekerja sama dengan travel agent sesuai dengan prinsip syariah. Mitraguna Online Pembiayaan tanpa agunan untuk tujuan multiguna/apa saja dengan berbagai manfaat dan kemudahan bagi pegawai. BSI Prioritas Layanan eksklusif dengan fasilitas istimewa dari Bank Syariah Indonesia kepada nasabah perorangan terpilih. BSI Private Layanan eksklusif dengan fasilitas istimewa dari Bank Syariah Indonesia yang dibuat kepada nasabah perorangan yang memiliki saldo akumulatif minimal sebesar Rp5 miliar. Safe Deposite Box (SDB) Merupakan suatu wadah harta atau surat berharga, yang ditempatkan pada suatu ruang khazanah yang dirancang secara khusus dari bahan baja yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk menjaga keamanan barang yang disimpan dan kenyamanan penggunanya. PRIORITAS TABUNGAN 82 BSI Tabungan Bisnis Tabungan dengan akad mudharabah muthlaqah dalam mata uang rupiah yang yang dapat memudahkan transaksi segmen wiraswasta dengan limit transaksi harian yang lebih besar dan fitur free biaya RTGS, transfer SKN & setoran kliring masuk melalui teller dan net banking. BSI Tabungan Easy Mudharabah Tabungan dalam mata uang rupiah yang penarikan dan setorannya dapat dilakukan setiap saat selama jam operasional kas di kantor bank atau melalui ATM. BSI Tabungan Easy Wadiah Tabungan dalam mata uang Rupiah berdasarkan prinsip wadiah yad dhamanah yang penarikan dan setorannya dapat dilakukan setiap saat selama jam operasional kas di kantor bank atau melalui ATM. BSI Tabungan Efek Syariah Tabungan efek syariah dengan akad mudharabah muthlaqah merupakan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang diperuntukan untuk nasabah perorangan untuk penyelesaian transaksi efek di pasar modal. BSI Tabungan Haji Indonesia Tabungan perencanaan haji dan umrah berlaku untuk seluruh usia berdasarkan prinsip syariah dengan akad wadiah dan mudharabah. Tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi bulanan dan dilengkapi fasilitas kartu ATM dan fasilitas E-Channel apabila telah terdaftar di Siskohat (mendapat porsi). BSI Tabungan Junior Tabungan yang diperuntukkan bagi anak-anak dan pelajar yang berusia di bawah 17 tahun untuk mendorong budaya menabung sejak dini. BSI Tabungan Mahasiswa Tabungan dengan akad wadiah dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Swasta (PTN/PTS) atau pegawai/anggota perusahaan/lembaga/assosiasi/organisasi profesi yang bekerja sama dengan Bank. BSI Tabungan Payroll Produk turunan dari Tab wadiah/mudharabah reguler yang dikhususkan untuk nasabah payroll dan nasabah migran. BSI Tabungan Pendidikan Tabungan dengan akad mudharabah muthlaqah yang diperuntukan bagi segmen perorangan dalam merencanakan pendidikan dengan sistem autodebit dan mendapat perlindungan asuransi. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  81. Profil Perusahaan BSI Tabungan Pensiun Tabungan dengan pilihan akad wadiah yad dhamanah atau mudharabah muthlaqah diperuntukan bagi nasabah perorangan yang terdaftar di lembaga pengelola pensiun yang telah bekerja sama dengan bank . BSI Tabungan Prima Produk tabungan yang diperuntukan bagi segmen nasabah high networth individuals berakad mudharabah dan wadiah yang memberikan berbagai fasilitas serta kemudahan. BSI Tabungan Rencana Tabungan dengan akad mudharabah muthlaqah yang diperuntukan bagi segmen perorangan dalam merencanakan keuangannya dengan sistem autodebit dan gratis perlindungan asuransi. BSI Tabungan Simpanan Pelajar Tabungan dengan akad wadiah yad dhamanah untuk siswa yang diterbitkan secara nasional oleh bank-bank syariah di Indonesia, dengan persyaratan mudah dan sederahana serta fitur yang menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini. BSI Tabungan Smart Basic saving account dengan akad wadiah yad dhamanah merupakan literasi dari OJK dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BSI Tabungan Valas Tabungan dengan pilihan akad wadiah yad dhamanah atau mudharabah muthlaqah dalam mata uang dolar yang penarikan dan setorannya dapat dilakukan setiap saat atau sesuai ketentuan Bank. BSI TabunganKu Tabungan dengan akad wadiah yad dhamanah untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BSI Tapenas Kolektif Tabungan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang untuk karyawan atau tenaga kontrak pada suatu institusi berdasarkan suatu perjanjian kerja sama. TRANSAKSI BSI Giro Rupiah Titipan dana dari pihak ketiga yang dikelola dengan pilihan akad wadiah yad dhamanah atau mudharabah muthlaqah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan debit, cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindah bukuan untuk menunjang bisnis usaha perorangan maupun non perorangan dalam mata uang rupiah. BSI Giro Valas Titipan dana dari pihak ketiga yang dikelola dengan akad wadiah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindah bukuan untuk menunjang bisnis usaha perorangan maupun non perorangan dalam mata uang valas. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 83
  82. PERUSAHAAN CASH MANAGEMENT CMS Layanan transaksi meliputi transfer kepada rekanan atau pihak ketiga di bank BSI maupun bank lain (online, SKN, RTGS), transfer kepada pegawai (payroll), pembayaran kewajiban pajak, pembayaran dan pembelian produk Pertamina, pembayaran tagihan utilitas serta tagihan lainnya. OPBS (SO/DO) Pertamina BSI Pembayaran Pertamina adalah layanan pembayaran dan penerimaan atas produk Pertamina. Bersama dengan Pertamina, BSI hadir dengan layanan host to host untuk memudahkan mitra/pelanggan Pertamina dalam melakukan pemesanan dan atau pembayaran produk Pertamina melalui BSI Cash Management System dan Cabang BSI. TRESURI Transaksi Sukuk Melayani kebutuhan transaksi surat berharga syariah (sukuk): · Sukuk Negara · Sukuk Korporat Deposito On Call (DOC) Produk simpanan dengan jumlah tertentu dengan jangka waktu minimal 1 (satu) hari sampai dengan 28 (dua puluh delapan) hari kalender, dengan tingkat imbal hasil yang mengacu kepada penempatan harian di Bank Indonesia. Akad yang digunakan mudharabah mutlaqah. BSI Lindung Nilai Syariah Bank Syariah Indonesia melayani transaksi penjualan/pembelian valuta asing yang dilakukan dalam rangka memitigasi risiko perubahan nilai tukar atas mata uang tertentu di masa yang akan datang. Akad yang digunakan aqd’ al-tahaww al-basith dan al sharf. Transaksi Valuta Asing - Devisa Umum/ Telegraphic Transfer Bank Syariah Indonesia melayani transaksi pembelian/penjualan valuta asing sesuai dengan kebutuhan nasabah dengan tenor waktu tertentu. Transaksi today untuk penyerahan pada hari yang sama, transaksi tomorrow (Tom) untuk penyerahan setelah satu hari kerja dan transaksi spot untuk penyerahan setelah dua hari kerja. Mata uang yang ditransaksikan adalah USD, SAR, EUR, SGD, JPY, AUD, HKD, CHF, CAD, CNY dan GBP. Transaksi Valuta Asing - Uang Kertas Asing (Banknotes) Bank Syariah Indonesia melayani transaksi uang kertas asing (banknotes) baik untuk penarikan dan setoran maupun jual beli terhadap rupiah, dengan akad al sharf. SERVICE Wali Amanat Mewakili pemegang sukuk, serta dapat bertindak selaku agen pemantau, agen jaminan, dan agen escrow terkait dengan transaksi di pasar modal syariah. • Wali Amanat Memantau kewajiban emiten sesuai perjanjian perwaliamanatan penerbitan sukuk. •Agency Memantau kewajiban para pihak terkait layanan agen pemantau, agen jaminan, agen escrow pasar modal. Kustodian Tata kelola sesuai prinsip syariah dengan sistem kustodian yang modern dan terpercaya. Core Custody • Safekeeping  Konsep dari penyimpanan fisik efek, pencatatan efek dan rekonsiliasi. • Transaction Handling Service Penyelesaian transaksi efek yang telah terjadi pada tanggal transaksi, yang akan diselesaikan pada tanggal penyelesaian. • Corporate Action Fungsi kustodian sebagai corporate action antara lain yaitu jasa lain, termasuk menerima deviden, bunga dan hak-hak lain (corporate action) serta mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya (proxy). • Sub Registry (Government Bond) Layanan pembukuan, pencatatan dan pengadministrasian untuk transaksi obligasi pemerintah baik perusahaan maupun individu, baik secara langsung dengan nasabah dan/ atau melalui selling agent lain. • Income Collection Jasa untuk pengurusan atau penagihan hak-hak nasabah sehubungan dengan efek dan surat berharga yang disimpan di Bank Kustodian. • Portofolio Accouting Jasa atas pembukuan atau pencatatan portofolio aset milik nasabah. 84 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  83. Profil Perusahaan  Fund Services And Unit Link • Fund Accounting Pembukuan transaksi efek atau surat berharga dalam suatu portofolio dan melaporkannya ke nasabah. • Fund Administration Pencatatan atas kepemilikan unit penyertaan nasabah reksa dana dan atau unit link dan melaporkannya kepada investor dari pada produk tersebut. •Safekeeping Konsep penyimpanan efek adalah penyimpanan fisik efek, pencatatan efek dan rekonsiliasi. • Transaction Handling Service Penyelesaian transaksi efek yang telah terjadi pada tanggal transaksi, yang akan diselesaikan pada tanggal penyelesaian. • Income Collection Jasa untuk pengurusan atau penagihan hak nasabah  sehubungan dengan efek dan surat berharga yang disimpan di Bank Kustodian. • Reporting / Tax Hasil akhir atau jasa pelaporan yang dilakukan Bank Kustodian atas aset Reksa Dana yang dikirim kepada manager investasi dan/atau unit holder. Pembiayaan Investasi Fasilitas pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing). Penyelesaian Wesel Ekspor Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia kepada Nasabah (Eksportir) dalam rangka membantu pengurusan dokumen, penagihan piutang, serta membantu pemenuhan modal kerja nasabah.  Termasuk penyelesaian wesel ekspor single bank, documentary, non documentary, dan open account baik dilakukan secara collection (services)  maupun negosiasi/diskonto (financing). LC Issuance/SKDBN Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang diberikan kepada pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant) tidak dapat memenuhi kewajiban atau cidera janji (wanprestasi), Buyer Financing Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang diberikan kepada pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant) tidak dapat memenuhi kewajiban atau cidera janji (wanprestasi), Distributor Financing Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang diberikan kepada pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant) tidak dapat memenuhi kewajiban atau cidera janji (wanprestasi), Supplier Financing Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia dimana pihak yang berpiutang (supplier) mewakilkan kepada Bank untuk melakukan penagihan piutang.  Bank kemudian melakukan penagihan piutang kepada pihak yang berutang (buyer), atau pihak lain yang ditunjuk oleh pihak yang berutang. Bank Garansi Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang diberikan kepada pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant) tidak dapat memenuhi kewajiban atau cidera janji (wanprestasi), PEMBIAYAAN Investasi Terikat Syariah Mandiri Penempatan sejumlah dana yang bersumber dari pemilik dana investasi terikat yang dikelola oleh BSI sebagai jaminan atas pembiayaan yang diberikan kepada nasabah dengan jangka waktu tertentu berdasarkan akad mudharabah muqayyadah. Pembiayaan Investasi Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing). Refinancing Fasilitas pembiayaan untuk mendapatkan dana fresh money atas aset/objek eksisting calon nasabah untuk kebutuhan: • Akuisisi aset • Take over • Kebutuhan investasi lainnya Multifinance Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa pembiayaan kepada multifinance dengan pola channeling atau executing. Pembiayaan Rekening Koran Syariah Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa Pembiayaan Jangka Pendek untuk membiayai kebutuhan modal kerja seasonal.  Agency, Sindikasi dan Clubdeal Seiring berkembangnya usaha nasabah, seringkali diperlukan lebih dari satu bank dan/atau lembaga keuangan syariah untuk secara bersama-sama memenuhi kebutuhan keuangan nasabah yang besar. Dengan tenaga profesional kami di bidang sindikasi syariah, nasabah akan mendapat kepercayaan memperoleh fasilitas pembiayaan syariah dalam jumlah besar dan marjin/sewa/bagi hasil yang kompetitif tanpa harus berhubungan dengan banyak bank dan/atau lembaga keuangan syariah lain tetapi cukup dengan Bank Syariah Indonesia yang sekaligus akan membantu nasabah untuk mengoptimalkan pembiayaan yang diterima. Pembiayaan Modal Kerja Fasilitas pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing). PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 85
  84. SIMPANAN Giro SBSN Simpanan non saving account yang dikelola dengan akad mudharabah diperuntukkan kepada institusi yang memerlukan imbal hasil maksimal . Deposito DHE SDA Simpanan saving account yang bersumber dari dana DHE SDA milik nasabah di Bank atau bank lain. Giro DHE SDA Simpanan non saving account yang dikelola dengan akad mudharabah dan wadiah diperuntukkan kepada eksportir dalam rangka kegiatan perdagangan ekspor DHE SDA. Giro Optima Rekening giro mudharabah dengan imbal hasil spesial berdasarkan tiering. DIGITAL BANKING 86 BSI Mobile Solusi untuk kemudahan nasabah dalam bertransaksi, beribadah dan berbagi melalui beragam fitur dalam satu aplikasi.  BSI Mobile menemani nasabah 24 jam dan membuat segalanya menjadi lebih seimbang secara finansial, spiritual dan sosial. Buka Rekening Online Layanan pembukaan rekening online melalui BSI Mobile adalah solusi untuk nasabah yang ingin membuka rekening dengan mudah tanpa harus datang ke cabang. Solusi Emas Layanan kepemilikan emas melalui BSI Mobile dengan pembelian emas mulai dari Rp50.000.  Nasabah bisa beli, jual, transfer, serta tarik fisik emas dan gadai emas online dengan mudah dan aman tanpa perlu datang  ke cabang. BSI QRIS Layanan transaksi dengan scan kode QR Code yang menggunakan QR Code Indonesia Standard (QRIS) Bank Indonesia BSI Cardless Withdrawal Solusi praktis bagi nasabah dalam melakukan penarikan uang tunai tanpa kartu. Melalui BSI Mobile, tarik tunai tanpa kartu bisa dilakukan di seluruh ATM Bank Syariah Indonesia dan Indomaret. BSI Debit Card BSI Kartu Debit merupakan kartu ATM dari Bank Syariah Indonesia yang  dapat digunakan untuk bertransaksi di ATM dan EDC di jaringan GPN dan International (Visa). BSI Debit OTP BSI Debit OTP merupakan layanan transaksi berbasis  kartu debit  yang menggunakan  kode OTP sebagai PIN dalam setiap penggunaan transaksinya. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  85. Profil Perusahaan BSI ATM CRM BSI ATM CRM   (Cash Recycle Machine) atau   ATM Setor Tarik merupakan jenis ATM untuk melayani transaksi setor tunai, tarik tunai, transfer antar bank serta transaksi pembayaran atau pembelian bagi semua Nasabah Bank Syariah Indonesia. BSI Aisyah Aisyah adalah Asisten Interaktif Bank Syariah Indonesia yang akan membantu memberikan informasi produk, layanan, dan promo terbaru dari Bank Syariah Indonesia BSI Net Transaksi bisnis kini lebih mudah melalui layanan BSI Net kapanpun dan dimanapun. Berbagai kemudahan bertransaksi seperti melakukan transfer secara massal dan monitoring transaksi bisa anda lakukan di BSI Net. BSI JadiBerkah.id Jadiberkah.id adalah platform crowdfunding untuk zakat, infak, sedekah dan wakaf. Berbagai pilihan program ziswaf dapat anda temukan di platform Jadiberkah.id. BSI Merchant Business EDC Bank Syariah Indonesia merupakan layanan yang disediakan    Bank Syariah Indonesia kepada nasabah yang memiliki usaha untuk memberikan kemudahan transaksi pembayaran kartu ATM Debit kepada pelanggannya. BSI API Platform BSI API Platform adalah sebuah portal yang menyediakan layanan open banking untuk memudahkan proses integrasi antara layanan Bank Syariah Indonesia dengan aplikasi nasabah. BSI Smart Agent BSI Smart Agent merupakan Layanan Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) BSI untuk menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain dengan didukung sarana teknologi informasi. BSI Payment Point Layanan transaksi Payment Point di Bank Syariah Indonesia dapat dilakukan oleh nasabah di setiap outlet Bank Syariah Indonesia atau di ATM. Pembayaran dapat dilakukan melalui debit rekening maupun tunai (cash). Deposito Mobile Mudahnya investasi dengan deposito di BSI Mobile, kapanpun dan dimanapun, tanpa perlu datang ke cabang. Griya Hasanah Online Top Up Melalui BSI Mobile Pembiayaan BSI Griya Hasanah  Online Top Up  merupakan Pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia dalam bentuk penambahan pembiayaan dari pembiayaan eksisting Bank Syariah Indonesia untuk tujuan konsumtif nasabah. Pembiayaan Griya Hasanah  Online Top Up  menggunakan akad refinancing syariah dengan skema al-bai’ dalam rangka musyarakah mutanaqishah (MMQ). KARTU KARTU PEMBIAYAAN BSI Hasanah Card Classic BSI Hasanah Card Classic merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dan digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi serta berfungsi seperti kartu kredit. BSI Hasanah Card Classic dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang syariah card dan berbasis 3 (tiga) akad syariah antara lain: •Kafalah •Qardh •Ijarah Limit BSI Hasanah Card Classic Rp4 juta hingga Rp6 juta. BSI Hasanah Card Gold BSI Hasanah Card Gold merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dan digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi serta berfungsi seperti kartu kredit. BSI Hasanah Card Gold dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang syariah card dan berbasis 3 akad syariah antara lain: •Kafalah •Qardh •Ijarah Limit BSI Hasanah Card Gold Rp8juta hingga Rp 30 juta. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 87
  86. BSI Hasanah Card Platinum BSI Hasanah Card Platinum merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dan digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi serta berfungsi seperti kartu kredit . BSI Hasanah Card Platinum dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang syariah card dan berbasis 3 (tiga) akad syariah antara lain: •Kafalah •Qardh •Ijarah Limit BSI Hasanah Card Platinum Rp40 juta hingga Rp 900 juta. KARTU DEBIT BSI Debit GPN BSI Debit GPN, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dapat dipergunakan oleh nasabah di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh Indonesia (nasional). BSI Debit OTP Kartu ATM debit dimana sistem PIN menggunakan One Time Password (OTP) yang diregister melalui mobile banking. BSI Debit Visa BSI Debit Visa merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan logo Visa Worldwide yang dapat dipergunakan oleh nasabah di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh dunia (Internasional). Kartu BSI Debit Sabi BSI Debit SaBi, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang merupakan fasilitas bagi pemilik tabungan anak yang terafiliasi dengan orang tua. Kartu BSI Debit SaBi mendukung edukasi literasi keuangan bagi anak dengan limitasi khusus untuk menjaga keamanan anak dalam bertransaksi. Kartu Debit BSI SimPel BSI Debit SimPel, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang merupakan fasilitas bagi pemilik Tabungan Simpanan Pelajar. Kartu BSI Debit SimPel memiliki limit khusus agar para pelajar dapat bertransaksi dengan aman dan mudah. Kartu dapat dipergunakan oleh pelajar di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh Indonesia (nasional). Kartu Haji BSI Visa 88 Kartu Haji BSI Visa merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia yang diperuntukkan khusus bagi nasabah Tabungan Haji Indonesia untuk memberikan kemudahan bertransaksi saat nasabah melaksanakan ibadah di Tanah Suci. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  87. Profil Perusahaan Jaringan Bisnis dan Wilayah Operasi Jaringan bisnis dan wilayah operasi BSI didukung oleh kantor wilayah hingga kantor fungsional operasi , yang rinciannya dijelaskan di bawah ini. NO. 1 JENIS KANTOR Kantor Wilayah JUMLAH 10 2 Kantor Cabang (KC) 272 3 Kantor Cabang Pembantu (KCP) 972 4 Kantor Fungsional Operasional (KFO) Gadai 5 Kantor Fungsional Operasional (KFO) Mikro 6 Kantor Kas (KK) 44 3 74 7 Payment Point (PP) 8 KFNO 179 9 Konter Layanan Priority 10 Konter Layanan Gadai 530 11 Konter Layanan Mikro 244 12 Layanan Syariah Bank (LSB) 4.667 13 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) 2.618 0 60 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 89
  88. Nanggroe Aceh Darussalam Kalimantan Timur Kalimantan Barat Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Kepulauan Bangka Belitung Sumatera Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Bengkulu Jakarta Jawa Tengah Bali Sumatera Selatan Lampung Banten Jawa Barat Yogyakarta Jawa Timur 90 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Nusa Tenggara Barat
  89. Profil Perusahaan Kehadiran 1 .244 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu BSI di banyak provinsi sejalan dengan visi Bank untuk memberikan akses solusi keuangan syariah di Indonesia. Sulawesi Utara Sulawesi Barat Maluku Utara Gorontalo Maluku Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Sulawesi Selatan Nusa Tenggara Timur Papua Barat Papua PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 91
  90. KANTOR CABANG NO . 92 KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 1 KC Banda Aceh Diponegoro Jl. Diponegoro No. 6, Banda Aceh, Aceh (0655) 7551109, 7551558 (0651) 33945 2 KC Banda Aceh Ahmad Dahlan Jl. Ahmad Dahlan No. 111 (0651) 32313, 32314, 32301 (0651) 32317 3 KC Banda Aceh Daud Beureueh 2 Jl. T. Daud Beureuh No.172-174 (0651) 638 304-5 (0651) 638306 4 KC Banda Aceh T. Panglima Nyak Makam Jl. T. Panglima Nyak Makam No. 100 A - 100 D (0651) 22900 (hunting), 7410714, 32929, 33869, 23577, 32587 (0651) 31190 5 KC Sigli 2 Jalan Merdeka No. 6 (0653) 22450 (0653) 21306 6 KC Sigli 1 Jl. Prof. A Majid Ibrahim No. 6 - - 7 KC Lhokseumawe Merdeka 4 Jl. Merdeka No. 72D (0645) 47005, 47006 (0645) 47009 8 KC Langsa 1 Jl. Ahmad Yani No. 20-22, Kel. Gampong Jawa, Kec. Langsa Kota Langsa, Aceh (0641) 426135, 21357, 426451 (0641) 426051 9 KC Lhokseumawe Merdeka 1 Jl. Merdeka No. 24-25, Desa Simpang Empat, Kec. Banda Sakti, Kotif Lhokseumawe, Aceh (0645) 631146, 631147, 631148 (0645) 41555 10 KC Lhokseumawe Merdeka 2 Jl. Merdeka No.39-40 (0645) 401 85 (0645) 421 85 11 KC Bireuen Simpang IV JL. Medan - Banda Aceh, Simpang IV (0644) 21126, 22044 (0644) 22040 12 KC Kuala Simpang Jl. Tengku Panglima Polem No. 23 - 24 (0641) 333366 (0641) 333367 13 KC Langsa Darussalam Jl. Darussalam No. 1 (0641) 21033 (0641) 21170 14 KC Lhokseumawe Merdeka 3 Jl. Merdeka No. 1 (0645) 41906 (0645) 21306 15 KC Takengon Jl. Yos Sudarso No. 164, Takengon (0643) 21294 (0643) 21119 16 KC Langsa 2 Jl. Jend. A Yani No. 59 - - 17 KC Bireuen Chik Johan Jl. T.H Chik-Johan Alamsyah No. 1 - - 18 KC Meulaboh Imam Bonjol Jl. Imam Bonjol (0655) 7551961 (0655) 7551010 19 KC Simeulue Pertokoan Suak Tungkul Kavling 1 No. 5/6, Jl. Tgk. Diujung Sinabang, Simeuleu, Aceh. (0650) 21547 (0650) 21556 20 KC Meulaboh Nasional Jl. Nasional No. 107, Gampong Ujong Baroh, Kec. Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh (0655) 7551109, 7551558 (0655) 7551184 21 KC Blangpidie Jl. Persada No. 99A (0659) 91008, 91127 (0659) 91070 22 KC Kutacane Jl. Iskandar Muda No. 14 (0629) 21031 (0629) 21170 23 KC Tapaktuan Jl. Nyak Adam Kamil No. 42 (0656) 21456 (0656) 21088 24 KC Meulaboh Imam Bonjol 1 Jl. Imam Bonjol No. 28 - - 25 KC Batam Windsor Central Komplek Windsor Central Blok A No. 3-4, Jl. Pembangunan, Kota Batam (0778) 431331 (0778) 432727 26 KC Tanjung Pinang Jl. Basuki Rahmat No. 1-3, Kel. Tanjungpinang Timur, Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kep. Riau (0771) 313788 (0771) 313995 27 KC Batam Raden Patah Jl. Raden Patah No. 67, 69 dan 71 (0778) 7418200, 7418257, 7418258 (0778) 7418282 28 KC Batam Business Center Komplek Pertokoan Rafflesia Business Centre Blok E No. 8-9 (0778) 466749, 467229 - 594 (0778) 463462 29 KC Medan A Yani Jl. Jenderal Achmad Yani No. 100, Medan, Sumatera Utara (061) 4153866, 4151466 (061) 4511867 30 KC Medan Kampung Baru Jl. Brigjen Katamso No. 717 B, Medan, Sumatera Utara (061) 7878383 (061) 7872323 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  91. Profil Perusahaan NO . KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 31 KC Medan Aksara Jl. Letda Sujono No. 110, Kel. Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara (061) 7325939, 7325957 (061) 7332936 32 KC Lubuk Pakam Jl. Diponegoro No. 45-46 Pasar I, Kel. Lubuk Pakam, Kec. Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara (061) 7952555 (061) 7950419 33 KC Medan Adam Malik Jl. Adam Malik No.151/Jl. Makmur (061) 80088173, 80085057 (061) 80084526 34 KC Medan S Parman Jl. S. Parman No. 250 E/8 (061) 4556870, 4515683 (061) 4515671 35 KC Medan Gajah Mada Jl. Gajah Mada No. 7, Kel. Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan. Sumatera Utara (061) 4550755 (061) 4550766, 4537627 36 KC Binjai Jl. Sukarno Hatta No. 22-23, Kel. Tanah Tinggi, Kec. Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara (061) 8826396 (061) 8826138 37 KC Kabanjahe Komplek Raja Lahir Munte Blok E No. 1-2, Jl. Selamat Ketaren, Kel. Gung Leto, Kec. Kabanjahe, Kab. Karo, Sumatera Utara (0628) 21999 (0628) 21859 38 KC Pekanbaru Sudirman 1 Jl. Jend. Sudirman No. 450, Pekanbaru, Riau (0761) 849191, 849192, 849193, 849194 (0761) 849190, 31668 39 KC Dumai Jl. Jenderal Sudirman No. 162, Dumai, Riau (0765) 33555 (0765) 32379 40 KC Pekanbaru Harapan Raya Jl. Haji Imam Munandar No. 8, Kel. Tangkerang Utara, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau (0761) 862222 (0761) 849799 41 KC Duri Jl. Hangtuah, Kel. Balai Makam, Kec. Mandau, Kab. Bengkalis, Riau (0765) 598990 (0765) 598993 42 KC Pekanbaru Sudirman 2 Jl. Jend.Sudirman No. 484 (0761) 859694 , 859695, 859697, 859698 (0761) 839837, 859819 43 KC Panam Arengka Ruko Panam Raya Permai No. 83 Jl. HR Soebrantas KM 8,5 RT.005/002 (0761) 563804, 587556, 563944 (0761) 587556 44 KC Pekanbaru Arifin Ahmad Jl. Arifin Ahmad No. 7-9 (0761) 6700081 (0761) 6700085 45 KC Pematangsiantar Perintis Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1, Pematangsiantar, Sumatera Utara (0622) 435858, 435857, 435861 (0622) 435848 46 KC Rantau Prapat Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 4, Kel. Bakaran Batu, Kec. Rantau Selatan, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara (0624) 24880, 24205, 25186 (0624) 24653 47 KC Padangsidempuan Jl. Sudirman No. 130 A, Kel. Wek I, Kec. Padangsidempuan Utara, Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara (0634) 28200 (0634) 28103 48 KC Sibolga Jl. Sutoyo Siswomiharjo No. 22, Sibolga Utara, Sibolga, Sumatera Utara (0631) 24555 (0631) 26722 49 KC Pematangsiantar Kartini Jl. Kartini No. 6 G (0622) 435977, 435988 (0622) 435966 50 KC Bandar Lampung Diponegoro Jl. Diponegoro No. 189, Kel. Gotong Royong, Kec. Gotong Royong, Kota Bandarlampung, Lampung (0721) 258952, 258960 (0721) 263588 51 KC Baturaja Slamet Riadi Jl. Slamet Riadi No. 231, RT. 02/02, Kel. Kemalaraja, Kec. Baturaja Timur, Kab. Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan (0735) 325111 (0735) 322552 52 KC Bandar Jaya Komp. Pertokoan Central Niaga Bandar Jaya No. 1-3, Jl. Proklamator Raya, Yukum Jaya, Lampung Tengah, Lampung (0725) 529825, 529826 (0725) 529831 53 KC Metro A Yani Jalan Ahmad Yani (0725) 7851606 (0725) 7851605 54 KC Bandar Lampung Tanjung Karang Jl. Jend. Sudirman No. 62 (0721) 242528, 242517 (0721) 242432 55 KC Bandar Lampung Teluk Betung Jl. Diponegoro No. 6 (0721) 472651, 472644, 472639, 472642 (0721) 472644, 472639 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 93
  92. NO . 94 KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 56 KC Baturaja Rahman Hamidi Jl. Let. R Hamidi No. 30 RT 03 RW 01 (0735) 324888, 0735 323333, 0735 325522, 0735 325554 (0735) 324888 57 KC Bandar Lampung Kedaton Jl. Teuku Umar No. 17 RT 006 Lk.1 (0721) 253333, 265003, 267020 (0721) 265007 58 KC Bengkulu S Parman 1 Jl. S. Parman No. 15, Kel. Padang Jati, Kec. Ratu Samban, Kota Bengkulu, Bengkulu (0736) 342007 (0736) 346707 59 KC Bengkulu S Parman 2 Jl. S. Parman, No. 51 A & B (0736) 27688, 20938 (0736) 26448 60 KC Bengkulu Sudirman Jl. Jenderal Sudirman No. 41-43, RT 09 RW 13, (0736) 341996, 341997 (0736) 342760 61 KC Lubuk Linggau Jl. Yos Sudarso RT 03 No. 89 (0733) 7329623 / 14 / 16, 082881131705, 082881131704 - 62 KC Bengkulu Panorama Jl. Semangka RT. 15 RW. 05 (0736) 347932, 347963 (0736) 347935 63 KC Jambi Gatot Subroto Jl. Jend. Gatot Subroto No. 127 A-B, Kel. Sungai Asam, Kec. Pasar Jambi, Kota Jambi, Jambi (0741) 27730, 27726 (0741) 27733 64 KC Jambi Hayam Wuruk 1 Jl. Hayam Wuruk No. 73 - 74 (0741) 7552571, 7552572, 7552573 (0741) 7552574 65 KC Jambi RD Mataher Jl. Rd. Mataher No. 33 RT 10 (0741) 7555174, 7555194, 7555274, 7554914 (0741) 7554914 66 KC Jambi Hayam Wuruk 2 Jl. Hayam Wuruk No.32, RT.35 (0741) 444430 (0741) 43008 67 KC Padang Imam Bonjol Jl. Imam Bonjol No.17, Kel. Belakang Pondok, Kec. Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (0751) 21113, 20765 (0751) 24768 68 KC Bukittinggi Sudirman 1 Jl. Jenderal Sudirman No. 73, Bukittinggi, Sumatera Barat. (0752) 627633 (0752) 627637 69 KC Payakumbuh Jl. Ade Irma Suryani No. 3 D-E, Payakumbuh, Sumatera Barat. (0752) 796640 (0752) 93167 70 KC Padang Belakang Olo Jl. Belakang Olo No. 45 (0751) 841818, 841819 (0751) 841808 71 KC Bukittinggi Sudirman 2 Jl. Jend. Sudirman No. 16 B-C (0752) 31146  (hunting) (0752) 22378 72 KC Padang Ki Mangunsarkoro Jl. Kis Mangunsarkoro No. 39 (0751) 812660 (0751) 8957177 73 KC Bukittinggi Guru Hamzah Jl. Guru Hamzah No. 16A (0752) 626796 (0752) 626797 74 KC Palembang Demang Jl. Demang Lebar Daun No. 2311, Kel. Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan (0711) 421919 (0711) 419952 75 KC Pangkal Pinang Jl. Masjid Jamik No. 123, Pangkal Pinang, Kep. Bangka Belitung (0717) 432229 (0717) 431445 76 KC Prabumulih Sudirman 1 JL. Jend. Sudirman No. 7-8 Rt 01/10, Kel. Muara dua, Kec. Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (0713) 322888 (0713) 322565 77 KC Palembang Pasar 16 Ilir Pasar 16 Ilir, Jl. Masjid Lama No. 30-31, Palembang, Sumatera Selatan (0711) 377322 (0711) 353594 78 KC Palembang Simpang Patal Jl. R. Soekamto No. 6A, Kel. 8 Ilir, Kec. Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatera Selatan (0711) 819850 (0711) 811078 79 KC Palembang Sudirman Jl. Jend. Sudirman KM 3,5 (0711) 315999, 310751 (0711) 310752 80 KC Palembang Sukodadi Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II Km. 12 RT 14/03 Simpang Kades (0711) 5645022, 5645021, 5645023 - 81 KC Palembang A Rivai Jl. Kapten A Rivai, Ruko Taman Mandiri Blok A No. 1-2 (0711) 373444, 359927 (0711) 321 616 82 KC Prabumulih Sudirman 2 Jl. Jend. Sudirman RT 01/RW 02 (0713) 3300543 - 4 (0713) 3300541 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  93. Profil Perusahaan NO . KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 83 KC Jakarta Kebon Jeruk 1 Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua No. 54 D (Jl. Raya Kelapa Dua No. 1) RT 004/RW 003, Kel. Kelapa Dua, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat (021) 53662464, 53662465, 53662467 (021) 53662471, 53662472 84 KC Jakarta Cipulir Jl. Ciledug Raya Cipulir No. 123E, Jakarta Selatan (021) 7244664, 72786414, 72786361 (021) 72786360 85 KC Tangerang Ciledug Jl. HOS Cokroaminoto No. 69, Ciledug, Tangerang, Banten. (021) 73458147, 73458148, 73458149 (021) 73458150 86 KC Jakarta Cengkareng Ruko Mutiara Taman Palem Blok A2 No. 9-10, Jl. Kamal Raya Outering Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat (021) 54353515, 54353540 (021) 54353155 87 KC Jakarta Pluit Jl. Pangeran Tubagus Angke, Perum Taman Duta Mas Blok D/9 B, Kav. No. 1, Kel. Jelambar Baru, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat (021) 29388018, 22563967 (021) 29388019 88 KC Jakarta Barat Jl. Arteri Kelapa 2 No. 40A RT 013/RW 001 (021) 22123271, 5866388, 5865715, 586719 (021) 58901202 89 KC Jakarta Kebon Jeruk 2 Jl. Lapangan Bola No. 5 A-B (021) 53660288, 53660287 (021) 53660895 90 KC Jakarta Kelapa Gading 1 Komplek Graha Bulevar Blok KGC No. A-02 dan A-03, Jl. Boulevard Kelapa Gading, Kel. Kelapa Gading Timur, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara (021) 29375262, 29375261 (021) 29375197, 29375198 91 KC Jakarta Tanjung Priok 1 Jl. Enggano No. 42B - 42, Tanjung Priok, Jakarta Utara (021) 43906060, 43906055 (021) 43906058, 43906059 92 KC Jakarta Harco Mangga Dua Komplek Ruko Harco Blok C No. 11, Jl. Mangga Dua Raya, Kel. Mangga Dua Selatan, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta (021) 6128715 (021) 6120065 93 KC Jakarta Kelapa Gading 2 Jl. Boulevard Raya QA.I/1 Kelapa Gading Barat (021) 4500695, 4500694, 45841585 (021) 4514121 94 KC Jakarta Tanjung Priok 2 Jl. Kebon Bawang VII No. 22 RT 03/RW 06 (021) 43931555 - 95 KC Tangerang BSD Pahlawan Seribu Ruko Tol Boulevard Blok D, No. 20-21 Jl. Pahlawan Seribu (021) 53156565 (021) 53160099 96 KC Tangerang Bintaro Bintaro Trade Center, Jl. Jend. Sudirman Blok A1 No. 7 - 8, Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang, Banten (021) 7450120, 7453301, 7450296, 7450297 (021) 7450116 97 KC Tangerang BSD Pasar Modern Pasar Modern Timur BSD Blok A No. 19, 20, 21 BSD, Jl. Letnan Sutopo, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15111 (021) 6259000 (021) 6297427 98 KC Tangerang BSD ITC Jl. Pahlawan Seribu ITC BSD No. 21-23A (021) 53153155, 53153144-46 (021) 53161611 99 KC Tangerang Hasyim Ashari Jl. KH. Hasyim Ashari 8 A-C (021) 55781230, 55781231, 55781232 (021) 55781233 100 KC Cilegon Tirtayasa 1 Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 115 A, Cilegon, Banten (0254) 399444, 375648 (0254) 375645 101 KC Serang Jl. Ahmad Yani No. 175 C-D, Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang, Kab. Serang, Banten (0254) 222984, 210191 (0254) 222985 102 KC Cilegon A Yani Jl. Jend. Ahmad Yani No. 12 A-C (0254) 398777, 378793, 378792 (0254) 378704 103 KC Tangerang 2 Ruko Premium Bisnis Park Tangerang City Blok A No. 9 Jl. Jend Sudirman (021) 29239604 (hunting) (021) 29239606 104 KC Tangerang Daan Mogot Jl. Daan Mogot No. 39 (021) 5583554, 5583596, 5583595, 5583590 (021) 5583593 105 KC Cilegon Tirtayasa 2 Jl. SA Tirtayasa No. 62 (0254) 393277 (0254) 393288 106 KC Bekasi 1 Komplek Pertokoan Kalimalang Comm Center, Jl. A Yani A5 No. 6-7, Bekasi, Jawa Barat (021) 8853990, 8856368, 8840355, 8853991, 88855418 (021) 8856406 107 KC Bekasi Cikarang Ruko Cikarang Central City, Blok G No. 1-2, Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Jawa Barat (021) 89902076, 89902077 (021) 89906765 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 95
  94. NO . 96 KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 108 KC Bekasi Pondok Gede Jl. Jatiwaringin Raya No. 110 D-E, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. (021) 84970255, 84900806, 84900810 (021) 84970265 109 KC Bekasi 2 Komplek Sentra Niaga Jl. Jend. A. Yani Blok A6 No. 1-2 (021) 89469111 (021) 88966464 110 KC Karawang Jl. Panatayuda I No 68 (0267) 8490449 (hunting), 082817096715 / 16 / 17 / 18 / 29 / 30 / 31 / 32 (0267) 401505 111 KC Bekasi Square Jl. Ahmad Yani, Revo Town Mall No. 60-61 (021) 82437834 (021) 82437835 112 KC Jakarta Pemuda Komplek Graha Mas Pemuda, Blok AB1 dan AB2 Jl. Pemuda, Rawamangun (021) 47882680 / 81 / 82 / 83 (021) 47882684 / 85 113 KC Jakarta Rawamangun Jl. Paus Raya No. 86, Rawamangun, Jakarta Timur (021) 4711987 (021) 4711963 114 KC Jakarta Pondok Kelapa Ruko Komplek Billy & Moon Blok E No. 5A-5B, Jl. Raya Kalimalang, Pondok Kelapa, Jakarta Timur (021) 86903501 (021) 86903502 115 KC Jakarta Jatinegara Perkantoran Mitra Matraman Blok A1 No. 8-9, Jl. Matraman Raya No. 148, Jakarta Timur (021) 85904866 (021) 85905634 116 KC Jakarta Thamrin Jl. M. H. Thamrin No. 5, Jakarta Pusat. (021) 2300509, 39839000 (021) 39832939 117 KC Jakarta Sudirman Mayapada Tower II Lantai GF, Jl. Jend. Sudirman Kav. 27, Jakarta Selatan (021) 2500511, 2500533 (021) 2500422 118 KC Jakarta Bendungan Hilir Jl. Bendungan Hilir Raya No. 84 A - B (021) 57851054 - 56 (021) 57851038 119 KC Jakarta Abdul Muis Jl. Abdul Muis No. 2-4 (021) 381 0226 (021) 3810225 120 KC Jakarta Wahid Hasyim Jl. Wahid Hasyim No. 228 (021) 392 4588 (021) 3805272, 31903680 121 KC Bogor Pajajaran Sukasari Jl. Pajajaran No. 8, Kel. Baranangsiang, Kec. Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat (0251) 8350562, 8350563, 8350564 (0251) 8350565 122 KC Sukabumi Sudirman Jl. Jend. Sudirman Blok 112 RT 05/RW 001, Kel. Benteng, Kec. Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat (0266) 243888, 243897 (0266) 243898 123 KC Bogor Cibinong Ruko Graha Cibinong Blok D No. 2, Jl. Raya Bogor KM 43, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. (021) 87915703, 87915704 (021) 87919008 124 KC Bogor Pajajaran Bantarjati Jl. Pajajaran Raya No. 63 Kota Bogor (0251) 8337306, 8337620, 8337828 (0251) 8384968 125 KC Sukabumi A Yani Jl. A. Yani No. 29 (0266) 6247300 (0266) 6247400 126 KC Bogor Tanah Sareal Jl. Raya Sholeh Iskandar Ruko Permata No. 1 - 2 (0251) 8377001, 8345211, 8345225 (0251) 8345211 127 KC Bogor Ahmad Yani Jl. Ahmad Yani No. 19 (0251) 8312129, 8312130 (0251) 8312128 128 KC Sukabumi Martadinata Jl. R.E. Martadinata No. 37 RT 06/RW 07 (0266) 245688 (0266) 214281 129 KC Depok Margonda 2 Jl. Margonda Raya No. 209 (021) 77210117 (hunting) (021) 77210027 130 KC Depok Margonda 1 Ruko Depok Mas Blok A1-2, Jl. Margonda Raya No. 42, Depok, Jawa Barat (021) 7765231, 7765251, 7765289, 77213804 (021) 77202905, 77203598 131 KC Jakarta Cibubur Citra Gran Ruko Citra Gran Blok R-2 No. 8-9, Jl. Raya Alternatif, Cibubur, Jakarta Timur (021) 84300107, 84300108, 8449778 (021) 84590918 132 KC Depok Margonda 3 Margonda Aarden Office Park Blok 7-8 Jl. Margonda Raya No. 41 (021) 77210587, 77201155 (021) 77205754 133 KC Jakarta Fatmawati 2 Jl. RS Fatmawati No. 12 (021) 7696807, 7696808, 75902925, 75902930, 75902934 (021) 75902899, 75902983 134 KC Jakarta Hasanudin Jl. S. Hasanudin No. 57, Jakarta Selatan (021) 2701515, 2701505 (021) 7220362 135 KC Jakarta Mayestik Jl. Kyai Maja Blok D/1 Persil No. 6-6A, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (021) 7202451, 7202728, 7202509, 7394952 (021) 7220822 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  95. Profil Perusahaan NO . KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 136 KC Jakarta Warung Buncit Mampang Square Blok A5-6, Jl. Mampang Prapatan No. A6, Kel. Tegal Parang, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (021) 27534514, 27534515 (021) 27534505 137 KC Jakarta Fatmawati 1 Jl. Fatmawati No. 110 A RT 001/RW 004 (021) 27822722 - 138 KC Jakarta Pondok Indah Komp. Ruko Pondok Indah Kav. II No. 11 Blok UA, Jl. Taman Duta I Sektor II, Jakarta Selatan (021) 7662029, 7662030 (021) 7662028, 7665391 139 KC Tangerang Ciputat Jl. Ir. H. Juanda No. 111, RT 006/001, Kel. Cempaka Putih, Kec. Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten (021) 7425267 (021) 7423018 140 KC Jakarta Saharjo Jalan Saharjo No. 204A RT 04/05 (021) 8308768, 8292824, 8357309 (021) 8308769, 8357310 141 KC Jakarta Kalibata Jl. Raya Pasar Minggu No. 75, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan (021) 7940323, 7940341, 7940353 (021) 7940420 142 KC Bandung Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 24, Kel. Citarum, Kec. Cibeunying, Bandung, Jawa Barat (022) 84469443 (022) 4200011 143 KC Garut Jl. Ciledug No. 148-149, Kel. Kota Kulon, Kec. Garut Kota, Kab. Garut, Jawa Barat (0262) 243689, 243692 (0262) 233137 144 KC Bandung Asia Afrika Jl. Asia Afrika No. 174 RT 009/RW 004 (022) 7314546, 7323142, 7323143 (022) 7323141 145 KC Bandung Astana Anyar Jl. Kopo No. 61 A (022) 5209654, 022 5209768 (022) 5220566 146 KC Bandung Citarum Jl. Taman Citarum No. 4 (022) 7234255, 7234256 - 147 KC Bandung Suniaraja Jl. Suniaraja No. 82 (022) 4232584, 4231185, 4236614, 4232585, 4232586, 4232587 42386, 42389 - 148 KC Bandung Ahmad Yani Jl. Jendral Ahmad Yani No. 252, Kel. Kacapiring, Kec. Batununggal, Bandung, Jawa Barat (022) 7202688, 7231090, 0828 19030694 (022) 7271334 149 KC Purwakarta RE Martadinata Jl. Raden Edi Martadinata, RT 25/RW 05, Kel. Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kab. Purwakarta, Jawa Barat (0264) 231760 (0264) 231761 150 KC Cimahi Jl. Jend. Amir Machmud No. 118, Cibabat, Cimahi, Jawa Barat (022) 6632228 (022) 6632212 151 KC Cianjur Siliwangi Jl. Siliwangi No. 6, Kel. Pamoyanan, Kec. Cianjur, Kab. Cianjur, Jawa Barat (0263) 284648 (0263) 284677 152 KC Purwakarta Gandanegara Jl. Gandanegara No. 12 RT 30/RW 05 (0264) 8227010, 8227011 (0264) 8227012 153 KC Cianjur Abdullah Bin Nuh Jl. KH. Abdullah Bin Nuh No.40 RT 05/RW 08 (0263) 270097 (0263) 271909 154 KC Cirebon Dr Cipto Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 89, Cirebon, Jawa Barat (0231) 202760, 202092, 202093, 200423 (0231) 202067 155 KC Tasikmalaya Sutisna Senjaya Jl. Sutisna Senjaya No. 74-78, Kel. Empangsari, Kec. Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. (0265) 312995, 312999 (0265) 311199 156 KC Cirebon Sisingamangaraja Jl. Sisingamangaraja No. 28 (0231) 246063, 246064, 246065,246102, 246104 (0231) 246105 157 KC Tasikmalaya Masjid Agung Jl. Mesjid Agung No. 26, Blok Kaum Kaler (0265) 2354002, 2354003, 2354006 (0265) 2354007 158 KC Tasikmalaya A Yani Jl. Ahmad Yani No. 15 & 17 (0265) 325 859/-861/862 - 159 KC Cirebon Siliwangi Jl. Siliwangi No. 181 (0231) 231313 / 414 (0231) 207311 160 KC Purwokerto Karangkobar Jl. Karangkobar RT 03/RW 08 (0281) 622777 (0281) 627100 161 KC Purwokerto Sudirman 1 Jl. Jend. Sudirman No. 433, Purwokerto, Jawa Tengah. (0281) 641108, 641685 (0281) 625955 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 97
  96. NO . 98 KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 162 KC Cilacap A Yani Jl. A. Yani No. 97, Cilacap, Jawa Tengah. (0282) 531015, 531038 (0282) 535870 163 KC Purwokerto Sudirman 2 Jl. Jenderal Sudirman No. 626 RT 003/004 (0281) 632633, 632301, 634248 (0281) 638882 164 KC Semarang A Yani Jl. Jend. Ahmad Yani No. 152 (024) 8313247, 8315027 (024) 8313217 165 KC Semarang Pandanaran Jl. Pandanaran No. 90, Kel. Pekunden, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah (024) 3568891, 3568894 (024) 3568890 166 KC Kudus A Yani 1 Ruko Ahmad Yani No. 9, Jl. Ahmad Yani, Kab. Kudus, Jawa Tengah (0291) 439272 (0291) 439274 167 KC Pati Sudirman Jl. P. Sudirman No. 207, Plaza Pati Blok A1-A2, Kel. Pati Lor, Kab. Pati, Jawa Tengah (0295) 386699 (0295) 387799 168 KC Salatiga Jl. Diponegoro Ruko Salatiga Square No. 77-A6 dan 77-A7, Kel. Sidorejo Lor, Kec. Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah (0298) 328558, 328885 (0298) 314407 169 KC Kudus A Yani 2 Jl. A.Yani No .23 A-B, (0291) 444894 (0291) 444895 170 KC Semarang Mt Haryono Jl. MT. Haryono No. 655 A RT 01/RW 12 (024) 8317000 (024) 8313041 171 KC Pekalongan Wahid Hasyim Jl. KH. Wahid Hasyim No. 11A, Kel. Kauman, Kec. Kota Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah (0285) 434911, 434912 (0285) 434894 172 KC Tegal Gajahmada Jl. Gajahmada No. 90, Tegal, Jawa Tengah (0283) 325300, 325301 (0283) 351460 173 KC Kendal Soetta Jl. Raya Soekarno Hatta No. 325, Kel. Pegulon, Kec. Kendal, Kab. Kendal, Jawa Tengah (0294) 388173, 388175 (0294) 388172 174 KC Pekalongan Pemuda Masjid Syuhada, Jl. Pemuda No. 52-54 (0285) 434918, 434919 (0285) 434920 175 KC Tegal Sudirman Jl. Jenderal Sudirman No. 42 (0283) 350800 (0283) 350360 176 KC Pekalongan Yagis Jl. Bandung No. 60, RT 02/RW 04 (0285) 421282 / 292 (0285) 421272 177 KC Solo Slamet Riyadi 1 Jl. Slamet Riyadi No. 388, Solo, Jawa Tengah (0271) 710820 (0271) 742085, 742086 178 KC Solo Slamet Riyadi 2 Jl. Slamet Riyadi No. 318 (0271) 742555, 725222 (0271) 736718 179 KC Solo Veteran Jl. Veteran No. 120 (0271) 644800 (0271) 639339 180 KC Yogyakarta Sudirman Jl. Jend. Sudirman No. 42, Kel. Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Yogyakarta (0274) 555022 (0274) 555021 181 KC Yogyakarta Kusumanegara Jl. Kusumanegara No. 112 (0274) 417222, 417555, 450374 (0274) 417111 182 KC Yogyakarta Kolonel Sugiyono Jl. Kolonel Sugiono No. 104 (0274) 560066, 557117, 587117, 587337 (0274) 512235 183 KC Denpasar By Pass Jl. By Pass Ngurah Rai No. 27 A, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali (0361) 231999 (0361) 237100 184 KC Mataram Hasanudin Jl. Hasanudin No. 40, Mataram, Nusa Tenggara Barat (0370) 644888, 622300, 622700 (0370) 634999 185 KC Kupang JL. Sudirman No. 33, Kupang, Nusa Tenggara Timur. (0380) 834100, 823466, 828617 (0380) 826150 186 KC Denpasar Gatot Subroto Jl. Gatot Subroto No. 288 A - 288 B (0361) 429745 (0361) 429746 187 KC Mataram Pejanggik 1 Jl. Pejanggik No. 23 Cakranegara (0370) 644622, Anak Hunting: 644288, 644471, 622322 (0370) 622246 188 KC Mataram Cakranegara Jl. Panca Usaha No. 08 Cakranegara (0370) 643937, 643183, Area (0370) 643271, 643721 (0370) 643721 189 KC Bima Soetta 1 Jl. Soekarno Hatta No 53 - 55 (0374) 44447, 44443, 44433, 44461 (0374) 44447 190 KC Mataram Pejanggik 2 Jl. Pejanggik No. 103 (0370) 630833 (0370) 649271 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  97. Profil Perusahaan NO . KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 191 KC Bima Soetta 2 Jl. Soekarno Hatta No. 329 RT 01/RW 01 (0374) 44403, 44404 (0374) 44486 192 KC Denpasar Mahendradatta Jl. Mahendradatta No. 100x (0361) 9076993, 9078177 (0361) 9075268 193 KC Jember Sudirman Jl. P. B. Sudirman No. 41-43, Jember, Jawa Timur (0331) 411522 (0331) 411525 194 KC Banyuwangi Basuki Rahmat Jl. Basuki Rakhmat No. 30, Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur (0333) 418624, 418625, 418626, 418627 (0333) 418628 195 KC Jember A Yani Jl. Ahmad Yani No. 39, RT 002/RW 006 (0331) 489500 (0331) 487617 196 KC Banyuwangi A Yani Jl. A. Yani No. 95 (0333) 420 555 (0333) 424 015 197 KC Jember Trunojoyo Jl. Trunojoyo No 101 (0331) 482617 (0331) 482446 198 KC Kediri Hassanudin Ruko Hassanuddin Bussines Center Jl. Hasanuddin No. 21 (0354) 672114-5 (0354) 672685 199 KC Kediri Hayam Wuruk Jl. Hayam Wuruk No. 49, Kediri, Jawa Timur (0354) 672000 (0354) 672105 200 KC Madiun Agus Salim Jl. Agus Salim No. 120, Kel. Nambangan Lor, Kec. Mangunharjo, Kota Madiun, Jawa Timur (0351) 454000 (0351) 458300 201 KC Kediri Trade Center Ruko Hayam Wuruk Trade Centre Blok A.5 - A. 6, Jl. Hayam Wuruk (0354) 680977, 680966, 680952 (0354) 672627 202 KC Madiun S Parman Jl. S. Parman No. 44 (0351) 466247 (0351) 466073 203 KC Malang Sutoyo Jl. Letjen Sutoyo No. 77B, Kel. Lowokwaru, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur (0341) 402290 (0341) 495311 204 KC Blitar Jl. Cokroaminoto No. 10 RT 01/RW 02 (0342) 816999 (0342) 816777 205 KC Malang Suprapto Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 48 (0341) 359129, 359130 (0341) 359128 206 KC Probolinggo Jl. Soekarno Hatta, Ruko Grand Soetta Kav. 12C & 12D (0335) 4381866 - 207 KC Malang Dinoyo Jl. Raya Tlogomas No. 54 (0341) 578589, 2991170, 579488 (0341) 578598 208 KC Malang Soetta Jl. Soekarno Hatta Malang, Ruko Taman Niaga Kav. 12, 15 - 17 (0341) 4377979, 4352033, 4351102 (0341) 4373088 209 KC Pasuruan Sudirman Jl. Jend. Sudirman No. 77 (0343) 418955 (0343) 418956 210 KC Surabaya Darmo Jl. Raya Darmo No. 17, Surabaya, Jawa Timur (031) 5674848, 5679842, 5677062 (031) 5679841 211 KC Sidoarjo Jenggolo Komplek Ruko Sentral Jenggolo A3, Jl. Jenggolo No. 9, Pucang, Sidoarjo, Jawa Timur (031) 8946449, 8947231, 8921033, 8922129 (031) 8957429 212 KC Surabaya Basuki Rahmat Jl. Basuki Rachmat No. 17-19 (031) 99254882, 99254883, 99254885, 99254887 (031) 7385678 213 KC Surabaya Dharmawangsa Jl. Dharmawangsa No. 115 A (031) 5045082, 5045085, 5030222 (031) 5037222 214 KC Surabaya Merr 1 Ruko Business Park Kav.10 Jl. Dr. Ir. Soekarno No. 6 (Dahulu Jl. Semolowaru II C/10) (031) 59176869, 59176007 - 215 KC Surabaya Diponegoro Jl. Diponegoro No. 16D (031) 561 1223-1228 (031) 5676631 216 KC Surabaya Merr 2 Jl. Dr. Ir. Soekarno No. 370, 370A & 370B (031) 87852999 (031) 87852666 217 KC Sidoarjo Ahmad Yani Jl. A.Yani No.41 A-B (031) 8050261-4361 (031) 8054362 218 KC Pamekasan Jl. KH. Agus Salim No. 3A, Pamekasan, Jawa Timur. (0324) 331223, 331224, 331225 (0324) 331218 219 KC Gresik Kartini Jl. RA. Kartini No. 180, Gresik, Jawa Timur (031) 3972053 (031) 3972065, 3979791 220 KC Bojonegoro Jl. Panglima Sudirman No. 99A, Kab. Bojonegoro, Jawa Timur (0353) 892124, 892125 (0353) 892123 221 KC Surabaya Jemur Handayani Jl. Jemur Handayani No. 3, Kel. Jemur Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur (031) 8411230, 8411250 (031) 8411260 222 KC Gresik Dr Sutomo Jl. Dr. Sutomo No. 140 RT 002/RW 03 (031) 3980980 (031) 3980973 223 KC Jombang Wahid Hasyim Jl. Wahid Hasyim No. 9A 1-2 (0321) 874455 (0321) 874433 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 99
  98. NO . 100 KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 224 KC Balikpapan Sudirman 1 Jl. Jend. Sudirman No. 330, Balikpapan, Kalimantan Timur (0542) 413382, 414630 (0542) 412109 225 KC Samarinda Antasari Jl. Antasari No. 33 RT 02, Kel. Air Putih, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (0541) 7271271, 7271272, 7271273, 7271274 (0541) 7271276, 7271277, 7271278 226 KC Kutai Kartanegara Jl. KH. Akhmad Muksin RT. 01, Kel. Timbau, Kec. Tenggarong, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (0541) 665362, 665365 (0541) 665017 227 KC Bontang Jl. MT. Haryono No. 53, Kel. Gunung Elai (d/h Desa Bontang Baru), Kec. Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur (0548) 20007 (0548) 25005 228 KC Balikpapan Sudirman 2 Jl. Jend. Sudirman No. 30 (0542) 738668 , 737734, 731354, (0542) 737733 229 KC Samarinda Juanda Jl. Ir. Juanda No. 216 B (0541) 7771320 (0541) 7771326 230 KC Balikpapan Sudirman 3 Jl. Jend. Sudirman No. 5 (0542) 733456, 736157 (0542) 735495 231 KC Samarinda Bhayangkara Jl. Bhayangkara No. 33 (0541) 739997, 739998 (0541) 732653 232 KC Banjarmasin Lambung Mangkurat Jl. Lambung Mangkurat No. 16, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (0511) 3366408, 3366409 (0511) 3366426 233 KC Palangkaraya 2 Jl. Ahmad Yani No. 75, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (0536) 3222223 (0536) 3227000 234 KC Martapura Jl. A. Yani No. 20 Km. 37,4 Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, Kalimantan Selatan (0511) 4722713, 4722755 (0511) 4722714 235 KC Pangkalan Bun Jl. Sukma Arianingrat No. 14, Kel. Baru, Kec. Arut Selatan, Kab. Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah (0532) 25624, 25625 (0532) 25636 236 KC Tanjung Jl. Ir. Pangeran Haji Muhammad Noor No. 12, Desa Pembataan, Kec. Murung Pudak, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan (0526) 2024484 (0526) 2024494 237 KC Sampit Jl. M. T. Haryono No. 6, Kel. Mentawa Baru Hulu, Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (0531) 24222 (0531) 24400 238 KC Banjarmasin A Yani 1 Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 4 No. 385 (0511) 3259146, 3256946 (0511) 3251346 239 KC Palangkaraya 1 Jl. A.Yani No. 59 (0536) 3224862, 3224863, 3224864 (0536) 3224870 240 KC Banjarbaru Jl. A.Yani Km 35,5 (0511) 4774939, 6749031 (0511) 4774939 241 KC Banjarmasin A Yani 2 Jl. A. Yani KM 3 No. 147C (0511) 3257991-7922 (0511) 3257995 242 KC Palangkaraya 3 Jl. Ahmad Yani No. 56 RT 01/05 (0536) 3222569, 3222620 (0536) 3222932 243 KC Pontianak Abdurrachman Jl. Sultan Abdurrachman No. 23, Kel. Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (0561) 745004 (0561) 744774 244 KC Ketapang Jl. R. Soeprapto No. 88, Kel. Sampit, Kec. Delta Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat (0534) 34600 (0534) 34395 245 KC Sambas Jl. Gusti Hamzah No. 41, Dusun Kubu, Desa Durian, Kec. Sambas, Kab. Sambas, Kalimantan Barat (0562) 391900 (0562) 392200 246 KC Singkawang Jl. Alianyang No. 16 C-D, Kel. Melayu, Kec. Singkawang Barat, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (0562) 639866 (0562) 639865 247 KC Pontianak A Yani Jl. Jend. Ahmad Yani No. 34 C-D (0561) 746290, 746291, 746292, 746293, 746294 (0561) 746295 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  99. Profil Perusahaan NO . KANTOR CABANG ALAMAT NO. TELP FAKS 248 KC Pontianak Gusti Sulung Jl. Gusti Sulung Lalanang, Komp. Pontianak Mall Blok C No. 6-8 (0561) 737433 (0561) 761627, 767268 249 KC Makassar 1 Jl. Dr. Ratulangi No.79, Makassar, Sulawesi Selatan (0411) 833070 (0411) 833069 250 KC Mamuju Jl. Urip Sumoharjo No. 44, Mamuju, Sulawesi Barat (0426) 22651, 2703380 (0426) 21922 251 KC Bone Jl. Jend. Ahmad Yani No. 48, Watampone, Kel. Macanang, Kec. Tanette Riattang Barat, Kab. Bone, Sulawesi Selatan (0481) 28774 (0481) 28775 252 KC Makassar 2 Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 140 (0411) 8914670, 8914610, 8914130 (0411) 8914275 253 KC Makassar Veteran Jl. Veteran Selatan No. 295 B, (0411) 879365, 879132, 4091066 - 254 KC Palopo Jl. Andi Jemma No.150 (0471) 327432, 327225, 327360 - 255 KC Parepare Jl. Lahalede No.15 (0421) 22456, 26534, 24624 - 256 KC Makassar Pettarani Jl. Andi Pangeran Pettarani No.70 (0411) 430003, 434900 (0411) 425454 257 KC Manado Mega Mas Kawasan Mega Mas, Jl. Piere Tendean Boulevard Blok I D-1 No. 28, Manado, Sulawesi Utara (0431) 879444 (0431) 879492 258 KC Jayapura Komplek Perniagaan Kelapa Dua - Entrop Jl. Raya Kelapa Dua No. 1-2, Entrop, Jayapura, Papua (0967) 550965, 550966 (0967) 550968 259 KC Ternate Jatiland Ruko Jatiland Business Center No. 19-20, Ternate, Maluku Utara (0921) 3127220 (0921) 3127336 260 KC Sorong Jl. Ahmad Yani No. 21, Sorong, Papua Barat (0951) 323366 (0951) 323360 261 KC Ambon Jl. Pala No. 2, Kel. Uritetu, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Maluku (0911) 344572, 344337 (0911) 344582 262 KC Ternate Hasan Esa Jl. Hasan Esa No. 79B (0921) 3122162, 3122141, 3122169, 3128574 - 263 KC Manado Mantos Jl. Tendean (Boulevard) Ruko Mantos No. 11-12 (0431) 876166 (0431) 8881502 264 KC Palu Gajah Mada Jl. Wolter Monginsidi No. 77 Palu, Sulawesi Tengah (0451) 426222 (0451) 452108 265 KC Gorontalo Jl. Ahmad Yani No. 127, Gorontalo (0435) 828666 (0435) 830056 266 KC Luwuk Jl. Urip Sumoharjo No. 18C dan 18D, Kel. Simpong, Kec. Luwuk, Kab. Banggai, Sulawesi Tengah (0461) 21214, 22779, 0811 8671544 (0461) 325456 267 KC Kendari A Silondae 1 Jl. Abdullah Silondae No. 137, Kel. Korumba, Kec. Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (0401) 3128822, 3128245, 3128897 (0401) 3127478 268 KC Palu M Yamin Komplek Paluta Building Kav. 8 -10 Jl. Mohammad Yamin (0451) 424848, 424244 (0451) 422399 269 KC Kendari Mt Haryono Jl. MT Haryono No. 155 (0401) 3193494, 3192297 (0401) 3193493 270 KC Kendari Mandonga Jl. Syech Yusuf No. 12 (0401) 3131317, 3131318 (0401) 3131318, 3131319 271 KC Kendari A Silondae 2 Jl. Abdullah Silondae No. 123 RT 11/RW 03 (0401) 3129502 (0401) 3128420 272 KC Palu Wolter Monginsidi Jl. Wolter Monginsidi No. 133 C (0451) 487666, 487910 - PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 101
  100. Struktur Organisasi Dewan Pengawas Syariah Direktur Utama Hery Gunardi Wakil Direktur Utama 1 Ngatari Direktur Wholesale & Transaction Banking Direktur Sales & Distribution Direktur Retail Banking Kokok Alun Akbar Anton Sukarna Kusman Yandi Corporate Finance & Solution Institutional Banking Consumer Business 1 (Secured) Corporate Business 1 Government Project Corporate Business 2 SME Business Commercial Business Micro Business Wholesale Collection, Restructuring & Recovery Financing Risk Distribution Strategy Digital Strategy & Consumer Experience Portfolio Risk & Risk Integration Corporate Risk Consumer Business 2 (Unsecured) Retail Funding, Hajj & Umrah Digital Banking Development Market & Operational Risk Commercial Risk Card Business Wealth Management Transaction Banking Policy & Procedure SME & Micro Risk Regional Office Digital Business & Islamic Ecosystem Consumer Risk Pawning & Gold Business EBO 102 Tiwul Widyastuti Digital & Transaction Banking Consumer Banking EBO Direktur Risk Management PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Retail Collection, Restructuring & Recovery ERO
  101. Profil Perusahaan Dewan Komisaris Komite Audit Komite Pemantau Risiko Komite Nominasi & Remunerasi Komite Integrated Corporate Governance Wakil Direktur Utama 2 Abdullah Firman Wibowo Direktur Compliance & Human Capital Direktur Finance & Strategy Tribuana Tunggadewi Direktur Information Technology Ade Cahyo Nugroho Human Capital Achmad Syafii Operations Internal Audit Compliance Human Capital Strategy & Policy Strategic Planning & Performance Management Asset & Liabilities Management Financing Operational IT Strategic Planning Audit Policy & Counterpart Marketing Communication AML/APU PPT Human Capital Business Partner 1 Corporate Finance & Accounting Financial Institution Cash & Trade Operations IT Development Internal Audit 1 Office of Chief Economist Legal Human Capital Business Partner 2 Investor Relation Treasury & Global Market Customer Care IT Operations Internal Audit 2 Corporate Secretary & Communication Human Capital Services Enterprise Data Management Procurement Digital Banking & E-Channel Operations CISO Office Internal Audit 3 BSI Corporate University Change Management & Transformation Office Executive Legacy Officer (Operational) Executive Legacy Officer (IT) Executive Legacy Officer (Finance & Accounting Catatan: Direksi SEVP PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 103
  102. Daftar Keanggotaan Asosiasi NO . 104 ASOSIASI POSISI 1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) 2. Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN – MUI) 3. Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Ketua Umum 4. Islamic Financial Services Board (IFSB) Anggota 5. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) Anggota 6. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Wakil Bendahara 7. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota 8. Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia (ABAPERDI) Anggota 9. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Anggota
  103. Profil Perusahaan Profil Dewan Komisaris Adiwarman Azwar Karim * Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia :58 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen melalui RUPSLB tanggal 24 Agustus 2021 Riwayat Pendidikan • Master of Arts in Economics and Economics Policy, Boston University, United State of America (1990-1992) • Master of Business Administration in General Management, European University, Belgium (1989-1990) • Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (1983-1989) • Insinyur Pertanian Institut Pertanian Bogor (1982-1986) Pengalaman Kerja • Dewan Pengawas Syariah/DPS PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, (2020 - 2022). • Anggota Dewan Pengawas Syariah/DPS PT Veritra Sentosa Internasional, (2017 – 2021) • Founder, KARIM Consulting Indonesia (2013 - 2021) • Komisaris Independen Bank Sahabat Sampoerna (2012 – 2020) • Founder, KARIM Business Consulting (2001 – 2013) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan anggota Dewan Pengawas Syariah, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. * efektif menjabat per 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 105
  104. Muhammad Zainul Majdi * Wakil Komisaris Utama Komisaris Independen Warga Negara : Indonesia Domisili : Tangerang Usia : 49 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen melalui RUPSLB tanggal 24 Agustus 2021 Riwayat Pendidikan • Doktoral Universitas Al - Azhar Cairo Fakultas Usuluddin Jurusan Tafsir & Ilmu Al-Quran (2011) • Pasca Sarjana Universitas Al - Azhar Cairo Fakultas Usuluddin Jurusan Tafsir & Ilmu Al-Quran (2001) • Sarjana Universitas Al - Azhar Cairo Fakultas Usuluddin Jurusan Tafsir & Ilmu Al-Quran (1995) Rangkap Jabatan Rektor Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pengalaman Kerja • Rektor Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi (2003-Sekarang) • Gubernur Provinsi NTB (2013-2018) • Gubernur Provinsi NTB (2008-2013) • Anggota DPR-RI (2004-2008) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. * efektif menjabat per 7 Februari 2022 106 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  105. Profil Perusahaan Masduki Baidlowi Komisaris Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris melalui RUPSLB 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 Warga Negara : Indonesia Domisili : Jawa Barat Usia : 63 Tahun Riwayat Pendidikan • Sarjana Tarbiyah Sekolah Tinggi Tarbiyah Taruna (2004) • Sarjana Muda IAIN Sunan Ampel Fakultas Adab (1983) tanggal Rangkap Jabatan Ketua Bidang Informasi & Komunikasi (Juru Bicara Wakil Presiden) Pengalaman Kerja • Ketua Bidang Informasi & Komunikasi (Juru Bicara Wakil Presiden) (2019-Sekarang) • Komisaris PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021) • Anggota DPR RI Anggota Komisi IV Bidang Pertanian dan Kelautan(2007-2009) • Anggota Komisi I Bidang Politik Luar Negeri (2007-2007) • Anggota DPR RI Pimpinan Komisi X bidang Pendidikan (2004-2007) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 107
  106. Imam Budi Sarjito Komisaris Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris melalui RUPSLB 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 62 Tahun Riwayat Pendidikan • Doctor Economy Claremont Graduate School, USA (1995) • Master Economy University of Illinois USA (1990) • Sarjana Ekonomi Universitas Diponegoro (1982) tanggal Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Komisaris PT Bank BNI Syariah (2018-2021) • Direktur Kepatuhan Dan Risiko Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015-2018) • Komisaris PT Bank BNI Syariah (2012-2015) • Pempimin Divisi Enterprise Risk Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011-2015) • Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005-2011) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 108 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  107. Profil Perusahaan Sutanto Komisaris Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 58 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris melalui RUPSLB 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 tanggal Riwayat Pendidikan Sarjana Administrasi Niaga Universitas Diponegoro (1989) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Komisaris PT Bank BRIsyariah Tbk (2019-2021) • Kepala Audit Intern, Audit Intern Wilayah Bandung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2018-2019) • Inspektur, Kantor Inspeksi Semarang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2016-2018) • Inspektur, Kantor Inspeksi Banda Aceh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2015-2016) • Wakil Inspektur, Bidang Audit KP , KCK, UKLN & PA Audit Intern Kantor Pusat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2011-2015) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 109
  108. Suyanto Komisaris Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris melalui RUPSLB 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 . Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 59 Tahun Riwayat Pendidikan • Doctor Universitas Trisakti (2020) • Pasca Sarjana Universitas Pertahanan (2011) • Sarjana Ekonomi Universitas Balikpapan (1994) tanggal Rangkap Jabatan Staff Khusus Ka BIN di Badan Intelijen Negara Pengalaman Kerja • Staff Khusus Ka BIN (2020-Sekarang) • Komisaris PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021) • Agen Madya, pada Staff SDA - LH (2020) • Staff Ahli Ka BIN - Bidang SDA -LH (2019) • Direktur Asia Timur Tengah Pasifik pada Deputi I (2018) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 110 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  109. Profil Perusahaan M . Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris Independen melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021. Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 35 Tahun Riwayat Pendidikan • Pasca Sarjana Kebijakan Kesehatan - Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (2014) • Sarjana Pendidikan Dokter Gigi Universitas Hassanudin (2010) Rangkap Jabatan Komisaris PT Merial Health Pengalaman Kerja • Komisaris PT Merial Health (2018 - Sekarang) • Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri (2020 - 2021) • Tim Koordinator Relawan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 (2020) • Chairman/Co-founder MilenialFest (2020) • Pokja Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI (2019) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 111
  110. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Warga Negara : Indonesia Domisili : Jawa Barat Usia : 68 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris Independen melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021. Riwayat Pendidikan • Doktor di Ilmu Filsafat, Middle East Technical University, Ankara, Turki (1990) • Master di Bidang Filsafat dari Middle East Technical University, Turki (1986) • Sarjana Ushuluddin dari IAIN Syarif Hidayatullah (1981) Rangkap Jabatan Rektor di Universitas Islam Internasional Indonesia Pengalaman Kerja • Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) (2019 - sekarang) • Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Jakarta (2015 - sekarang) • Pengawas Yayasan Pendidikan Madania (2018-sekarang) • Komisaris Independen PT Bank BNI Syariah (2019-2020) • Anggota Timsel dan Calon anggota KPU RI dan Bawaslu RI (2017-2022) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 112 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  111. Profil Perusahaan Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris Independen melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 . Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 78 Tahun Riwayat Pendidikan • Program Doktoral Institute Pertanian Bogor, (2007) • Pasca Sarjana University of Southern California Los Angeles, USA (1974) • Sarjana Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (1970) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Komisaris Independen, PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021) • Ketua Komite Nasional Pemberdayaan Keuangan Mikro (PKMI) (2021) • Komisaris Independen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2019) • Komisaris Independen, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2010-2015) • Komisaris Independen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2005-2010) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 113
  112. Profil Dewan Pengawas Syariah Hasanudin Ketua Dewan Pengawas Syariah Warga Negara : Indonesia Domisili : Tangerang Jawa Barat Usia : 60 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021. Selanjutnya, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 42 tanggal 31 Mei 2021 Riwayat Pendidikan • Doktor Bidang Syariah UIN Syarif Hidayatullah (2008) • Magister Syariah IAIN/UIN Syarif Hidayatullah (1997) • Sarjana Syariah IAIN/UIN Syarif Hidayatullah (1989) Rangkap Jabatan • Anggota DPS UUS Bank Danamon • Ketua DPS PT Toyota Astra Finance Services • Ketua DPS PT Trimegah Asset Management • Ketua DPS PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) • Ketua Badan Pelaksana Harian DSN MUI Pengalaman Kerja • Ketua Badan Pelaksana Harian DSN MUI (2020- sekarang) • Ketua DPS PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (2018-sekarang) • Ketua DPS PT Trimegah Asset Management (2015-sekarang) • Ketua DPS PT Toyota Astra Finance Services (2014-sekarang) • Anggota Dewan Standard Akuntansi Syariah (DSAS) Ikatan Ahli Akuntan Indonesia (2012-2016) • Ketua dan Anggota DPS PT Bank BNI Syariah (2010-2021) • Anggota DPS UUS Bank Danamon (2002- sekarang) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 114 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  113. Profil Perusahaan Mohamad Hidayat Anggota Dewan Pengawas Syariah Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 54 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021. Selanjutnya, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sesuai Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 42 tanggal 31 Mei 2021 Riwayat Pendidikan • Doktor Bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah Universitas Trisakti (2014) • Magister Ilmu Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum: Institute of Business Law and Legal Management (2004) • Magister Bussiness Administration IPWI Jakarta (1999) • Sarjana Syariah IAIN / UIN Syarief Hidayatullah Jakarta (1992) Rangkap Jabatan • Anggota DPS UUS PT BTN Syariah • Ketua DPS UUS PT BRI Life Syariah • Ketua DPS UUS PT Manulife Syariah • Ketua DPS UUS PT Allianz Syariah Pengalaman Kerja • Ketua DPS PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021) • Ketua DPS PT Bank Syariah Mandiri Tbk (2019 – 2021) • Anggota DPS PT Bank Syariah Mandiri Tbk (1999 – 2019) • Anggota DPS UUS PT BTN Syariah (2018 – sekarang) • Ketua DPS UUS PT BRI Life Syariah (2017 – sekarang) • Ketua DPS UUS PT Manulife Syariah (2020 – sekarang) • Ketua DPS UUS PT Allianz Syariah (2020 – sekarang) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 115
  114. Oni Sahroni Anggota Dewan Pengawas Syariah Warga Negara : Indonesia Domisili : Depok, Jawa Barat Usia : 46 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021. Riwayat Pendidikan • Doktor Bidang Fiqih Muqaran (Perbandingan Madzhab) Universitas al-Azhar Kairo (2009) • Magister Bidang Fiqih Muqaran (Perbandingan Madzhab) Universitas al-Azhar Kairo (2005) • Serjana Bidang Syariah Islamiyah Universitas al-Azhar Kairo (2000) Rangkap Jabatan Anggota DPS PT BNP Paribas Investment Partners Pengalaman Kerja • Anggota DPS PT BNP Paribas Investment Partners (2016 – sekarang) • Anggota DPS PT Bank Syariah Mandiri (2020 - 2021) • Anggota DPS Maybank Islamic Berhard Syariah (2018-2020) • Anggota DPS UUS PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2017 - 2020) • Anggota DPS UUS PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (2012 – 2020) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 116 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  115. Profil Perusahaan Didin Hafidhuddin Anggota Dewan Pengawas Syariah Warga Negara : Indonesia Domisili : Bogor Usia : 70 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali ditunjuk sebagai melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021. Riwayat Pendidikan • Doktor Bidang Ilmu Agama/Pengkajian Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2001) • Diploma Bidang Bahasa Arab Universitas Madinah Saudi Arabia (1994) • Magister Sains Bidang Penyuluhan Pembangunan Institut Pertanian Bogor (1987) • Sarjana Syariah IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1978) Rangkap Jabatan • Ketua DPS PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Syariah • Ketua DPS PT BPRS Amanah Ummah Bogor • Ketua DPS PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Pengalaman Kerja • Ketua DPS PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Syariah (2014-sekarang) • Ketua DPS PT Bank BRIsyariah Tbk (2010-2020) • Ketua DPS PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (2010-sekarang) • Direktur Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor (2009-sekarang) • Ketua DPS PT BPRS Amanah Ummah Bogor (1992-sekarang) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 117
  116. Profil Direksi Hery Gunardi Direktur Utama Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 59 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Doktor Manajemen Bisnis, Universitas Padjadjaran (2021) • Master Finance and Accounting University of Oregon USA (1991) • Sarjana Administrasi Niaga Universitas 17 Agustus (1987) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021) • Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020) • Direktur Consumer & Retail Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020) • Direktur Bisnis & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019) • Direktur Bisnis Kecil & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (20182019) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 118 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  117. Profil Perusahaan Ngatari Wakil Direktur Utama 1 Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Selatan Usia : 56 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Wakil Direktur Utama I melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Sarjana Ilmu Pertanian, Bidang Studi Pertanian/Pengolahan Hasil Pertanian, Universitas Brawijaya (1985-1990) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk periode (2019-2021) • Pemimpin Wilayah Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bandung (2018-2019) • Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Jakarta 1 (2017-2018) • Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Makassar (2016-2017) • Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Banjarmasin (2016-2014) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 119
  118. Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 Warga Negara : Indonesia Domisili : Tangerang Selatan Usia : 57 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Wakil Direktur Utama II melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen, Ilmu – Ilmu Sosial (Banking Management), Universitas Gajah Mada (UGM) - (1993) • Sarjana Pertanian, Sosial Ekonomi Pertanian/Ekonomi Pertanian, Universitas Gajah Mada (UGM) - (1986) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Utama, PT Bank BNI Syariah (2017-2021) • Pemimpin Divisi Pengembangan Perusahaan Anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016-2017) • Senior Executive Vice President (SEVP) Business Risk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015–2016) • Pemimpin Divisi International PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011-2015) • Pemimpin Divisi Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (20102011) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 120 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  119. Profil Perusahaan Kusman Yandi Direktur Wholesale & Transaction Banking Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Selatan Usia : 56 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Wholesale Transaction Banking melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomika dan Bisnis S2 / Master of Business Administration (2009) • Perguruan Tinggi Universitas Negeri Riau, Fakultas Ekonomi, jurusan Akuntansi S1 / Sarjana Ekonomi (1989) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Wholesale Banking, PT Bank Syariah Mandiri (2015 – 2021) • Senior Executive Vice President of Wholesale Banking Directorate, PT Bank Syariah Mandiri (2015 – 2015) • Senior Executive Vice President of Wholesale, Treasury & International Banking Directorate, PT Bank Syariah Mandiri (2014 – 2015) • Executive Business Officer of Commercial and Business Banking Directorate, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013 - 2014) • Vice President/CBC Manager of Commercial Banking Centre, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-2013) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 121
  120. Kokok Alun Akbar Direktur Retail Banking Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Timur Usia : 55 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Retail Banking melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan Sarjana Pertanian Perlindungan Tanaman Universitas Pembangunan Nasional “ Veteran” (1989) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Bisnis Komersil, PT Bank BRIsyariah Tbk (2018 - 2020) • Kepala Divisi BUMN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2016 - 2018) • Wakil Kepala Divisi BUMN 2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2012- 2016) • Group Head Divisi Agribisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2010 - 2012) • Pemimpin Cabang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Muara Teweh (2008-2009) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 122 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  121. Profil Perusahaan Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution Warga Negara : Indonesia Domisili : Depok Usia : 51 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Sales & Distribution melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan Sarjana Teknologi Produksi Ternak, Institut Pertanian Bogor (1994) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021) • SEVP Distribution & Sales PT Bank Syariah Mandiri (2019-2020) • Regional Head – Region III/Jakarta PT Bank Syariah Mandiri (2018-2019) • Regional Head – Region VII/Indonesia Timur PT Bank Syariah Mandiri (2016-2018) • Group Head Commercial Banking Group PT Bank Syariah Mandiri tahun (2015-2016) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 123
  122. Achmad Syafii Direktur Information Technology Warga Negara : Indonesia Domisili : Kota Tangerang Usia : 54 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Information Technology melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Pascasarjana Manajemen Informatika STMIK Budi Luhur (2013) • Sarjana Teknik Informatika & Komputer STMIK Budi Luhur (2009) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur IT, Operation & Digital Banking PT Bank Syariah Mandiri (20202021) • Direktur IT & Operation PT Bank Syariah Mandiri (2017-2020) • Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (20162017) • Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016) • Departement Head Integration Hub & Common Application Service PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2015) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 124 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  123. Profil Perusahaan Tiwul Widyastuti Direktur Risk Management Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Risk Management melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 . Warga Negara : Indonesia Domisili : Bekasi Usia : 55 Tahun Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen International STIM Prasetya Mulya (2001) • Sarjana Pertanian Institut Pertanian Stiper (1989) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Risk Management PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021) • Group Head Commercial Risk 2 Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2018) • Group Head Corporate Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2018) • Komisaris PT Usaha Gedung Mandiri (2017-2020) • Departement Head Multi Industri I PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (20062010) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 125
  124. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 54 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Compliance & Human Capital melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Magister Hukum Bisnis, Universitas Indonesia (2002) • Spesialis Kenotariatan, Universitas Airlangga (1993) • Sarjana Hukum, Universitas Indonesia (1990) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Kepatuhan & Risiko, PT Bank BNI Syariah (2017-2021) • Senior Executive Vice President (SEVP) Risiko & Komunikasi, PT Bank BNI Syariah (2015-2017) • Senior Vice President (SVP) – Corporate Secretary, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011-2015) • Vice President (VP) – Wakil Corporate Secretary, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009-2011) • VP Wakil Pemimpin 2 Divisi Bidang GCG dan Biro Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011-2009) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 126 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  125. Profil Perusahaan Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Selatan Usia : 43 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan Pertama kali diangkat sebagai Direktur Finance & Strategy melalui RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 01 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Master in Business Administration bidang studi Business Administration dari Rotterdam School of Management, Erasmus University, Netherland (2011) • Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (2003) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Finance, Strategy & Treasury PT Bank Syariah Mandiri tahun (2018-2021) • Direktur Finance & Strategy PT Bank Syariah Mandiri (2017-2018) • SEVP Finance & Strategy PT Bank Syariah Mandiri (2016-2017) • Direktur Finance & Strategy PT Mandiri Tunas Finance (2015-2016) • SEVP/Deputy Director PT Mandiri Tunas Finance (2014-2015) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 127
  126. Profil Pejabat SEVP Wahyu Avianto Babas Bastaman SEVP Operations SEVP Financing Risk Warga Negara : Indonesia Domisili : Depok Usia : 49 Tahun Warga Negara : Indonesia Domisili : Bekasi Usia : 54 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan SK No. 2021/64316-SK/HC-BSI tanggal 1 Februari 2021 Dasar Hukum Pengangkatan SK No. 2021/64315-SK/HC-BSI tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen Universitas Indonesia (2004) • Sarjana Teknik Institut Teknologi Bandung (1995) Riwayat Pendidikan • Magister Industri Kecil Menengah Institut Pertanian Bogor (2009) • Sarjana Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (1992) Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • Direktur Keuangan PT Bank BNI Syariah (2018 – 2021) • Pemimpin Divisi Keuangan PT Bank BNI Syariah (2017 – 2018) • Koordinator Divisi Keuangan & Jaringan PT Bank BNI Syariah (2016 – 2017) • Pemimpin Divisi Strategi & Keuangan PT Bank BNI Syariah (2013 – 2016) • Pemimpin Divisi Perencanaan & Kinerja Strategis PT Bank BNI Syariah (2010 - 2013) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. 128 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • SEVP Bisnis SME dan Komersial PT Bank BNI Syariah (2020 - 2021) • Pemimpin Divisi BUMN dan Institusi Pemerintah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2020) • Pemimpin Divisi Risiko Kredit Menengah dan Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 – 2019) • Pemimpin Divisi Kredit Komersial PT Bank BNI Syariah (2016) • Wakil Pemimpin Divisi Risiko Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung.
  127. Profil Perusahaan Rosma Handayani Wawan Setiawan SEVP Human Capital SEVP Consumer Banking Warga Negara : Indonesia Domisili : Jakarta Usia : 52 Tahun Warga Negara : Indonesia Domisili : Tangerang Selatan Usia : 48 Tahun Dasar Hukum Pengangkatan SK No. 2021/64312-SK/HC-BSI tanggal 1 Februari 2021 Dasar Hukum Pengangkatan SK No. 2021/64317-SK/HC-BSI tanggal 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan •Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (2005) • Sarjana Hukum Perdata Universitas Indonesia (1993) Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen Keuangan PPM Graduate School of Management (2000) • Sarjana Teknik Sipil Universitas Indonesia (1997) Rangkap Jabatan Tidak Ada Rangkap Jabatan Tidak Ada Pengalaman Kerja • SEVP Human Capital PT Bank Syariah Mandiri (20182021) • SVP Human Capital Business Partner Supporting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017) • SVP Human Capital Services Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2017) • Chief Administration Officer CKB Logistics a Member of PT ABM Investama Tbk (2013-2015) • VP Organization Development Department PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2011-2013) Pengalaman Kerja • SEVP PT Bank Syariah Mandiri (2019-2021) • Senior Vice President, Micro Banking Group Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2019) • Vice President, Regional Retail Head Kantor Wilayah Sumatera II, Palembang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016) • Vice President, Deputy Regional Manager Kantor Wilayah Jateng – DIY, Semarang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015) • Vice President, Area Manager Bandung Braga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2014) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal hubungan keuangan maupun kekeluargaan dengan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 129
  128. Profil Pejabat Eksekutif NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Jakarta 1 Fiti Syam NAMA TEMPAT LAHIR Jakarta 5 TANGGAL LAHIR 16/09/1976 TANGGAL LAHIR 14/02/1970 JABATAN Corporate Business 1 Group Head JABATAN Government Project Group Head Astridiana Sjamanti AWAL BERGABUNG 03/09/2002 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Yogyakarta 2 Buyung Ichman Lukman TEMPAT LAHIR Jakarta 6 TANGGAL LAHIR 21/07/1967 TANGGAL LAHIR 07/03/1979 JABATAN Corporate Business 2 Group Head JABATAN SME Business Group Head Dedy Suryadi Dharmawan AWAL BERGABUNG 06/04/2017 TEMPAT LAHIR Jakarta Ivan Hartawan TEMPAT LAHIR Tangerang 7 TANGGAL LAHIR 07/12/1968 TANGGAL LAHIR 20/10/1969 JABATAN Commercial Business Group Head JABATAN Micro Business Group Head Mohammad Isnaeni AWAL BERGABUNG 01/07/2018 TEMPAT LAHIR Magelang Ida Triana Widowati TEMPAT LAHIR Mojokerto 8 TANGGAL LAHIR 10/05/1970 TANGGAL LAHIR 10/08/1974 JABATAN Institutional Banking Group Head JABATAN Pawning & Gold Business Group Head AWAL BERGABUNG 22/04/1998 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degreee 130 AWAL BERGABUNG 01/02/2010 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree 4 AWAL BERGABUNG 03/09/2002 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 3 AWAL BERGABUNG 01/09/2017 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Agus Suhendro AWAL BERGABUNG 01/01/2018 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree
  129. Profil Perusahaan NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Semarang 9 Elvera Melladiana NAMA TEMPAT LAHIR Bontang 13 TANGGAL LAHIR 19/09/1966 TANGGAL LAHIR 22/05/1978 JABATAN Executive Business Officer JABATAN • Corporate Finance & Solution Group Head • Executive Business Officer AWAL BERGABUNG 24/05/2010 Ferry Hendrawan AWAL BERGABUNG 25/09/2017 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Surabaya 10 Okky Fachrizal Achmad TEMPAT LAHIR Surabaya 14 TANGGAL LAHIR 24/10/1968 TANGGAL LAHIR 02/12/1978 JABATAN Executive Business Officer JABATAN Consumer Business 1 (Secured) Group Head AWAL BERGABUNG 01/06/2015 Praka Mulia Agung PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Jombang 11 Ali Muafa PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jayapura 15 TANGGAL LAHIR 02/07/1969 TANGGAL LAHIR 10/05/1974 JABATAN Executive Business Officer JABATAN Consumer Business 2 (Unsecured) Group Head AWAL BERGABUNG 25/04/1995 Dien Lukita Purnamasari PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Padang 12 Yoana Irawati AWAL BERGABUNG 01/03/2019 AWAL BERGABUNG 21/03/2001 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Bandung 16 TANGGAL LAHIR 25/01/1977 TANGGAL LAHIR 10/04/1973 JABATAN Executive Business Officer JABATAN Card Business Group Head AWAL BERGABUNG 13/03/2000 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree Rima Dwi Permatasari AWAL BERGABUNG 01/03/2016 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 131
  130. NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Padang Sidempuan 19 Jon Sujani Pasaribu NAMA TEMPAT LAHIR Bantul 23 TANGGAL LAHIR 24/07/1966 TANGGAL LAHIR 03/10/1970 JABATAN Wholesale Collection, Restructuring & Recovery Group Head JABATAN Digital Business & Islamic Ecosystem Group Head Wijayanto AWAL BERGABUNG 25/01/1994 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Bandung 20 Adjat Djatnika Basarah TEMPAT LAHIR Surabaya 24 TANGGAL LAHIR 12/04/1971 TANGGAL LAHIR 12/11/1969 JABATAN Distribution Strategy Group Head JABATAN Product & Transaction Banking Group Head Cera Wirastuti AWAL BERGABUNG 05/06/1995 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Tangerang 21 Vita Andrianty AWAL BERGABUNG 15/12/2008 AWAL BERGABUNG 01/07/2018 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Bandung 25 TANGGAL LAHIR 18/08/1981 TANGGAL LAHIR 14/04/1967 JABATAN • Retail Funding, Hajj & Umrah Group Head • Wealth Management Group Head JABATAN Portfolio Risk & Risk Integration Group Head M. Fanny Fansyuri AWAL BERGABUNG 01/09/2003 AWAL BERGABUNG 01/11/1999 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 22 Riko Wardhana TANGGAL LAHIR 30/10/1973 TANGGAL LAHIR 20/09/1977 JABATAN Digital Banking Development Group Head JABATAN Market & Operational Risk Group Head AWAL BERGABUNG 01/07/2018 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 132 TEMPAT LAHIR Jakarta 26 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Ferry Ardiansyah AWAL BERGABUNG 26/04/2010 PENDIDIKAN AKHIR Doctor
  131. Profil Perusahaan NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Madiun 27 Ana Nurul Khayati NAMA TEMPAT LAHIR Magetan 31 TANGGAL LAHIR 26/03/1972 TANGGAL LAHIR 27/07/1969 JABATAN Policy & Procedure Group Head JABATAN Commercial Risk Group Head AWAL BERGABUNG 13/01/2000 Ir Supriono PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Lampung Tengah 28 Asnah Faekhah PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Medan 32 TANGGAL LAHIR 26/02/1969 TANGGAL LAHIR 01/02/1967 JABATAN • Consumer Risk Group Head • SME & Micro Risk Group Head JABATAN Executive Risk & Recovery Officer M Kadarsyah AWAL BERGABUNG 01/04/2016 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Gombong 29 Rustanti Rachmi TEMPAT LAHIR Bandung 33 TANGGAL LAHIR 20/01/1967 TANGGAL LAHIR 12/04/1968 JABATAN Retail Collection, Restructuring & Recovery Group Head JABATAN Executive Risk & Recovery Officer Andri Vendredi AWAL BERGABUNG 01/11/1999 TEMPAT LAHIR Sumedang Diar Fitrada AWAL BERGABUNG 06/07/2009 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree 30 AWAL BERGABUNG 12/02/2018 AWAL BERGABUNG 06/06/2005 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Surabaya 34 TANGGAL LAHIR 07/06/1986 TANGGAL LAHIR 11/06/1968 JABATAN Corporate Risk Group Head JABATAN Executive Risk & Recovery Officer AWAL BERGABUNG 15/12/2010 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree Mochamad Samson AWAL BERGABUNG 01/08/2011 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 133
  132. NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Gombong 35 Suryo Kuncoro NAMA TEMPAT LAHIR Jakarta 39 TANGGAL LAHIR 07/09/1973 TANGGAL LAHIR 24/02/1971 JABATAN Executive Risk & Recovery Officer JABATAN Legal Group Head Irfan Lesmana AWAL BERGABUNG 01/10/2010 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Banyuwangi 36 Ali TEMPAT LAHIR Sukoharjo 40 TANGGAL LAHIR 15/11/1978 TANGGAL LAHIR 26/03/1971 JABATAN Executive Risk & Recovery Officer JABATAN Corporate Secretary & Communication Group Head Gunawan Arief Hartoyo AWAL BERGABUNG 08/10/2018 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 37 Rosalina Dewi T TEMPAT LAHIR Madiun 41 TANGGAL LAHIR 23/07/1979 TANGGAL LAHIR 01/06/1967 JABATAN Compliance Group Head JABATAN Head of Human Capital Business Partner 1 AWAL BERGABUNG 01/12/2008 TEMPAT LAHIR Padang Finorita Fauzi Tri Budi Tjahjono AWAL BERGABUNG 01/10/2018 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Blora 42 TANGGAL LAHIR 26/08/1968 TANGGAL LAHIR 17/05/1970 JABATAN AML/APU-PPT Group Head JABATAN Human Capital Services Group Head AWAL BERGABUNG 01/11/2017 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 134 AWAL BERGABUNG 27/12/1999 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 38 AWAL BERGABUNG 15/07/2016 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Bambang Sutrisno AWAL BERGABUNG 15/11/1995 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree
  133. Profil Perusahaan NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Surakarta 43 Andrianto Daru Kurniawan NAMA TEMPAT LAHIR Jakarta 47 TANGGAL LAHIR 31/03/1970 TANGGAL LAHIR 14/10/1974 JABATAN Human Capital Strategy & Policy Group Head JABATAN • Financial Institution Group Head • Financial Institution Group Head Ir Anna Kristanty AWAL BERGABUNG 30/01/1995 AWAL BERGABUNG 11/11/2019 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Bekasi 44 Dharmawan P. Hadad TEMPAT LAHIR Semarang 48 TANGGAL LAHIR 17/03/1966 TANGGAL LAHIR 16/12/1975 JABATAN BSI Corporate University Group Head JABATAN Enterprise Data Analytics Group Head Herrias Yusmawan AWAL BERGABUNG 01/03/2015 PENDIDIKAN AKHIR Doctor TEMPAT LAHIR Semarang 45 M. Misbahul Munir Priyo Hartono PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 49 TANGGAL LAHIR 06/05/1971 TANGGAL LAHIR 11/05/1976 JABATAN Strategic Planning & Performance Management Group Head JABATAN Change Management & Transformation Office Group Head Suhendar AWAL BERGABUNG 01/12/2018 AWAL BERGABUNG 26/08/2004 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Kediri 46 AWAL BERGABUNG 01/08/2021 TEMPAT LAHIR Bogor 50 TANGGAL LAHIR 16/11/1977 TANGGAL LAHIR 02/07/1975 JABATAN Corporate Finance & Accounting Group Head JABATAN Asset & Liabilities Management Group Head AWAL BERGABUNG 08/06/2015 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree Siddiq Rochmadi AWAL BERGABUNG 01/08/2013 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 135
  134. NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Bandung 51 Ahmad Safrizal NAMA TEMPAT LAHIR Boyolali 55 TANGGAL LAHIR 23/05/1967 TANGGAL LAHIR 15/05/1974 JABATAN Treasury & Global Market Group Head JABATAN Customer Care Group Head Dwi Hesti Mulyaningrum AWAL BERGABUNG 07/01/2019 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Cianjur 52 Yuwono TEMPAT LAHIR Jakarta 56 TANGGAL LAHIR 05/07/1980 TANGGAL LAHIR 08/04/1973 JABATAN Procurement Group Head JABATAN Digital Banking & E-Channel Operations Group Head AWAL BERGABUNG 04/03/2003 Arief Sunandar PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Palembang 53 Yan Rasdiansyah TEMPAT LAHIR Jayapura 57 TANGGAL LAHIR 13/01/1976 TANGGAL LAHIR 22/09/1964 JABATAN Financing Operations Group Head JABATAN IT Development Group Head Hikmat Dani Wijaya AWAL BERGABUNG 07/01/2019 TEMPAT LAHIR Jakarta Edhie Rosman AWAL BERGABUNG 01/10/2020 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Palembang 58 TANGGAL LAHIR 13/12/1966 TANGGAL LAHIR 01/12/1972 JABATAN Cash & Trade Operations Group Head JABATAN • IT Operations Group Head • Chief Information Security Officer AWAL BERGABUNG 06/03/2000 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 136 AWAL BERGABUNG 15/10/2019 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 54 AWAL BERGABUNG 01/08/2019 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Syafid Hidayat AWAL BERGABUNG 01/02/2012 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree
  135. Profil Perusahaan NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Jakarta 59 Bayu Isnandar NAMA TEMPAT LAHIR Bandung 63 TANGGAL LAHIR 09/07/1985 TANGGAL LAHIR 17/12/1971 JABATAN IT Strategic Planning Group Head JABATAN Executive Legacy Officer AWAL BERGABUNG 15/04/2018 Budi Aristianto PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 60 Mirza Manthovani PENDIDIKAN AKHIR Diploma 3 TEMPAT LAHIR Jakarta 64 TANGGAL LAHIR 30/11/1969 TANGGAL LAHIR 03/05/1972 JABATAN Executive Legacy Officer JABATAN Audit Policy & Counterpart Group Head AWAL BERGABUNG 01/10/1994 Indriati Tri Handayani PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Binjai 61 Zefri Ananta TEMPAT LAHIR Semarang 65 TANGGAL LAHIR 24/03/1969 TANGGAL LAHIR 19/06/1971 JABATAN Executive Legacy Officer JABATAN Internal Audit 1 Group Head AWAL BERGABUNG 04/06/1996 TEMPAT LAHIR Pamekasan Sam’on Hidayat. S. Si AWAL BERGABUNG 04/08/2014 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree Movianto PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 62 AWAL BERGABUNG 01/07/2011 AWAL BERGABUNG 25/03/2019 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Banyumas 66 TANGGAL LAHIR 28/08/1970 TANGGAL LAHIR 19/11/1971 JABATAN Executive Legacy Officer JABATAN Internal Audit 2 Group Head AWAL BERGABUNG 25/08/2014 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree Agus Subekti AWAL BERGABUNG 02/07/2020 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 137
  136. NO . NAMA TEMPAT LAHIR Jakarta 67 TANGGAL LAHIR 06/10/1975 JABATAN Internal Audit 3 Group Head Khoirul Huda S Riyadi AWAL BERGABUNG 01/09/2003 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 68 TANGGAL LAHIR 26/10/1978 JABATAN Marketing Communication Group Head Ivan AWAL BERGABUNG 01/03/2020 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Bogor 69 TANGGAL LAHIR 19/07/1990 JABATAN Chief Economist Banjaran Surya Indrastomo AWAL BERGABUNG 01/03/2021 PENDIDIKAN AKHIR Doctor 138 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  137. Profil Perusahaan Profil Regional CEO NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Cilegon 1 Dade Dermawan NAMA TEMPAT LAHIR Serang 4 TANGGAL LAHIR 22/01/1969 TANGGAL LAHIR 07/07/1971 JABATAN Regional CEO JABATAN Regional CEO AWAL BERGABUNG 31/07/1995 Mahendra Nusanto S PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 2 Firman Jatnika PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Bukit Tinggi 5 TANGGAL LAHIR 26/02/1970 TANGGAL LAHIR 16/05/1972 JABATAN Regional CEO JABATAN Regional CEO AWAL BERGABUNG 01/11/1999 Alhuda Dj PENDIDIKAN AKHIR Doctor TEMPAT LAHIR Purworejo 3 Imam Hidayat Sunarto AWAL BERGABUNG 15/07/2002 AWAL BERGABUNG 15/05/2000 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degree TEMPAT LAHIR Bandung 6 TANGGAL LAHIR 21/01/1970 TANGGAL LAHIR 17/09/1972 JABATAN Regional CEO JABATAN Regional CEO AWAL BERGABUNG 11/03/1996 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree Deden Durachman AWAL BERGABUNG 02/06/2000 PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degress PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 139
  138. NO . NAMA NO. TEMPAT LAHIR Palembang 7 Kemas Erwan Husainy NAMA TEMPAT LAHIR Bandung 9 TANGGAL LAHIR 29/10/1975 TANGGAL LAHIR 03/10/1978 JABATAN Regional CEO JABATAN Regional CEO AWAL BERGABUNG 21/02/2001 Ficko Hardowiseto PENDIDIKAN AKHIR Master Degree TEMPAT LAHIR Jakarta 8 Wisnu Sunandar PENDIDIKAN AKHIR Bachelor Degress TEMPAT LAHIR Bogor 10 TANGGAL LAHIR 01/10/1978 TANGGAL LAHIR 20/08/1980 JABATAN Regional CEO JABATAN Regional CEO AWAL BERGABUNG 01/09/2003 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree 140 AWAL BERGABUNG 16/03/2005 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Affan Mawardi AWAL BERGABUNG 01/10/2009 PENDIDIKAN AKHIR Master Degree
  139. Profil Perusahaan Demografi Karyawan Demografi karyawan yang ditampikan pada Laporan Tahunan ini terbagi menjadi 2 (dua) kelompok. Untuk data karyawan tahun 2021, yang ditampilkan adalah karyawan PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang merupakan hasil penggabungan antara PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah, 3 (tiga) entitas yang bergabung. Sedangkan untuk data tahun 2020 dan 2019, ditampilkan individual: PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah A. Komposisi Karyawan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun 2021 Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian TOTAL Pegawai Tetap % 17.462 62,48 Pegawai Kontrak 1.987 7,11 Alih Daya 8.501 30,42 27.950 100,00 Grand Total Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan* 2021 PENDIDIKAN PEGAWAI TOTAL SMU % 50 0,26 2.026 10,42 S1 16.515 84,91 S2 848 4,36 S3 10 0,05 19.449 100,00 Diploma Grand Total * Tidak termasuk alih daya Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia* 2021 USIA PEGAWAI TOTAL % 18-25 Tahun 1.822 9,37 26-35 Tahun 10.736 55,20 36-45 Tahun 5.654 29,07 Di atas 45 Tahun 1.237 6,36 19.449 100,00 Grand Total * Tidak termasuk alih daya PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 141
  140. Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Jabatan * LEVEL JABATAN 2021 POSISI JABATAN N2 Group Head, Regional Head, Project Manager N3 Dean, Area Manager, Dept Head, Manager N4 N5 N6 Staff/Pelaksana/Pegawai Dasar TOTAL % 83 0,43 429 2,21 Manager, Team Leader & Branch Manager, Sec, Head 2.320 11,93 Relationship Officer, Branch Manager (Cash Outlet Manager), Officer, ODP 6.389 32,85 10.228 52,59 19.449 100,00 Grand Total * Tidak termasuk alih daya Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender* GENDER PEGAWAI TOTAL Pria % 11.522 Wanita Grand Total 59,24 7.927 40,76 19.449 100,00 * Tidak termasuk alih daya B.1. Komposisi Karyawan PT Bank BRIsyariah Tbk Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian STATUS KARYAWAN 2020 JUMLAH 2019 % JUMLAH % Tetap dan Kontrak 6.157 81,95 4.611 77,73 Alih Daya 1.356 18,05 1.321 22,27 7.513 100,00 5.932 100,00 Jumlah Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan* JENJANG PENDIDIKAN 2020 JUMLAH SMA (SMA, D1, D2) JUMLAH % 37 0,60 56 1,21 478 7,76 527 11,43 S1 3.874 62,92 3.935 85,34 S2 86 1,40 92 2,00 S3 2 0,30 1 0,02 D3 (D3 dan D4) Penugasan BRI Qanun Aceh Jumlah 1.680 27,29 - - 6.157 100,00 4.611 100,00 * Tidak termasuk alih daya 142 2019 % PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  141. Profil Perusahaan Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia 2020 USIA JUMLAH <25 2019 % JUMLAH % 783 12,72 790 17,13 26-30 1.172 19,04 1.215 26,35 31-35 990 16,08 1.074 23,29 36-40 807 13,11 857 18,59 41-45 435 7,07 418 9,07 46-50 200 3,25 178 3,86 90 1,46 79 1,71 1.680 27,29 - - 6.157 100,00 4.611 100,00 >50 Penugasan BRI Qanun Aceh Jumlah Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Jabatan (Tidak termasuk alih daya) LEVEL ORGANISASI 2020 JUMLAH 2019 % JUMLAH % Executive Vice President - - - - Senior Vice President 3 0,05 4 0,09 Vice President 17 0,28 12 0,26 Senior Assistant Vice President 17 0,28 18 0,39 Assistant Vice President 41 0,67 38 0,82 Senior Manager 103 1,67 79 1,71 Manager 135 2,19 160 3,47 Assistant Manager 440 7,15 463 10,04 Officer 547 8,88 553 11,99 Officer 715 11,61 771 16,72 Senior Staff 620 10,07 545 11,82 1.402 22,77 1.592 34,53 437 7,10 376 8,15 Staff Junior Staff Penugasan BRI Qanun Aceh Jumlah 1.680 27,29 - - 6.157 100,00 4.611 100,00 Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender 2020 GENDER JUMLAH 2019 % JUMLAH % Pria 4.221 67,39 2.960 35,81 Wanita 2.043 35,81 1.651 64.19 6.264 100,00 4.611 100,00 Jumlah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 143
  142. B .2. Komposisi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian 2020 STATUS KARYAWAN 2019 JUMLAH Pegawai Tetap % % 8.130 94,76 8.106 94,78 450 5,24 446 5,22 8.580 100,00 8.552 100,00 Kontrak Jumlah JUMLAH Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan 2020 JENJANG PENDIDIKAN 2019 JUMLAH % JUMLAH % S3 2 0,02 0 0 S2 389 4,53 346 4,05 S1 7.275 84,79 7.283 85,16 Diploma 891 10,38 900 10,52 SD-SMU 23 0,27 23 0,27 8.580 100,00 8.552 100,00 Jumlah Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia 2020 USIA JUMLAH 2019 % JUMLAH % >50 205 2,39 178 2,08 >45-50 316 3,68 294 3,44 >40-45 803 9,36 650 7,60 >35-40 1.979 23,07 1.689 19,75 >30-35 3.230 37,65 3.348 39,15 >25-30 1.381 16,10 1.702 19,90 666 7,76 691 8,08 8.580 100,00 8.552 100,00 ≤25 Jumlah Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Jabatan LEVEL JABATAN 2019 % JUMLAH % Senior Management 46 0,54 49 0,57 Middle Management 892 10,40 847 9,90 Officer 3.381 39,41 2.958 34,59 Staff 4.254 49,58 4.690 54,84 7 0,08 8 0,09 8.580 100,00 8.552 100,00 Non Staff Jumlah 144 2020 JUMLAH PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  143. Profil Perusahaan Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender 2020 GENDER JUMLAH 2019 % JUMLAH % Pria 4.996 58,23 5.034 58,86 Wanita 3.584 41,77 3.518 41,14 8.580 100,00 8.552 100,00 Jumlah B.3. Komposisi Karyawan PT Bank BNI Syariah Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian Status Karyawan 2020 Jumlah Pegawai Tetap Kontrak Jumlah 2019 % Jumlah % 5.233 91,19 4.513 78,86 505 8,80 1.210 21,14 5.738 100,00 5.723 100,00 Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan Jenjang Pendidikan 2020 Jumlah Doktoral Pasca Sarjana Sarjana 2019 % Jumlah % 1 0,02 1 0,02 292 5,09 243 4,25 4.780 83,30 4.395 76,80 Diploma 4 77 1,34 59 1,03 Diploma 3 587 10,23 1.024 17,89 Sekolah Menengah Jumlah 1 0,02 1 0,02 5.738 100,00 5.723 100,00 Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia 2020 Usia Jumlah 2019 % Jumlah % >50 148 2,58 108 1,89 >40-49 536 9,34 495 8,65 >30-39 2.140 37,30 2.027 35,42 <30 2.914 50,78 3.093 54,05 5.738 100,00 5.723 100,00 Jumlah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 145
  144. Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Jabatan 2020 Level Jabatan Jumlah 2019 % Executive Manager Senior Manager Manager Jumlah % 29 0,51 28 0,49 200 3,49 159 2,78 495 8,63 437 7,64 Junior Manager 1.962 34,19 1.849 32,31 Clerk 3.052 3.250 56,79 5.723 100,00 Jumlah 5.738 100,00 Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender 2020 Gender Jumlah Jumlah % Pria 3.183 3.175 55,48 Wanita 2.566 2.548 44,52 5.723 100,00 Jumlah 146 2019 % 5.738 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 100,00
  145. Profil Perusahaan Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Biaya Pengembangan Kompetensi Hingga berakhirnya tahun buku 2021 , BSI telah merealisasikan anggaran pengembangan kompetensi karyawan sebesar Rp82,646 miliar. Adapun untuk tahun buku 2022, Bank mengalokasikan biaya sebanyak Rp 100 miliar. Rincian pengembangan kompetensi disampaikan dalam tabel di bawah ini. Pengembangan Kompetensi Karyawan NO. 1 LEVEL JABATAN Senior Manager JUMLAH PESERTA 168 BSI Corporate University Change & Culture Development Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai pada implementasi budaya perusahaan sesuai dengan nilai-nilai dalam AKHLAK BSI Corporate University General & Leadership Untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keahlian pemimpin Bank BSI Corporate University 93 Teknikal Skill Operations Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai segmen Marketing and Sales, Services, Branch Operation, Wholesale and Transaction Banking, dan Banking Operation BSI Corporate University 56 Teknikal Skill - Retail Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Small Medium Enterprise, Pawning, Consumer, dan Mikro BSI Corporate University 42 Teknikal Skill - Support Untuk mengembangan kompetensi segmen Finance and Accounting, Procurement, Fixed Asset, Change Management Office, IT, Wholesale and Retail Risk, Risk Management (Enterprise), Audit, Compliance dan Legal serta bidang Teknologi Informasi dan Support BSI Corporate University Teknikal Skill Wholesale Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Wholesale Banking (corporate dan commercial), Government, Special Asset Management, Treasury, & International Banking BSI Corporate University Certification & Socialization Untuk memastikan kompetensi pegawai sesuai dengan standar kompetensi kinerja pada jabatannya & untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai terkait ketentuan/peraturan baru terkait regulasi yang ada BSI Corporate University 6.426 Change & Culture Development Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai pada implementasi budaya perusahaan sesuai dengan nilai-nilai dalam AKHLAK BSI Corporate University 1.488 General & Leadership Untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keahlian pemimpin Bank BSI Corporate University Teknikal Skill Operations Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai segmen Marketing and Sales, Services, Branch Operation, Wholesale and Transaction Banking, dan Banking Operation BSI Corporate University 158 Middle Manager PENYELENGGARA Untuk memastikan kompetensi pegawai sesuai dengan standar kompetensi kinerja pada jabatannya & untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai terkait ketentuan/peraturan baru terkait regulasi yang ada 437 2 TUJUAN PELATIHAN Certification & Socialization 1.172 Total JENIS PELATIHAN 2.126 383 516 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 147
  146. Pengembangan Kompetensi Karyawan NO . LEVEL JABATAN Total 3 Manager JUMLAH PESERTA 148 Officer PENYELENGGARA Teknikal Skill - Retail Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Small Medium Enterprise, Pawning, Consumer, dan Mikro BSI Corporate University 546 Teknikal Skill - Support Untuk mengembangan kompetensi segmen Finance and Accounting, Procurement, Fixed Asset, Change Management Office, IT, Wholesale and Retail Risk, Risk Management (Enterprise), Audit, Compliance dan Legal serta bidang Teknologi Informasi dan Support BSI Corporate University 754 Teknikal Skill Wholesale Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Wholesale Banking (corporate dan commercial), Government, Special Asset Management, Treasury, & International Banking BSI Corporate University Certification & Socialization Untuk memastikan kompetensi pegawai sesuai dengan standar kompetensi kinerja pada jabatannya & untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai terkait ketentuan/peraturan baru terkait regulasi yang ada BSI Corporate University Change & Culture Development Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai pada implementasi budaya perusahaan sesuai dengan nilai-nilai dalam AKHLAK BSI Corporate University 2.145 General & Leadership Untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keahlian pemimpin Bank BSI Corporate University 3.644 Teknikal Skill Operations Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai segmen Marketing and Sales, Services, Branch Operation, Wholesale and Transaction Banking, dan Banking Operation BSI Corporate University 7.137 Teknikal Skill - Retail Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Small Medium Enterprise, Pawning, Consumer, dan Mikro BSI Corporate University 1.325 Teknikal Skill - Support Untuk mengembangan kompetensi segmen Finance and Accounting, Procurement, Fixed Asset, Change Management Office, IT, Wholesale and Retail Risk, Risk Management (Enterprise), Audit, Compliance dan Legal serta bidang Teknologi Informasi dan Support BSI Corporate University 1.762 Teknikal Skill Wholesale Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Wholesale Banking (corporate dan commercial), Government, Special Asset Management, Treasury, & International Banking BSI Corporate University Certification & Socialization Untuk memastikan kompetensi pegawai sesuai dengan standar kompetensi kinerja pada jabatannya & untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai terkait ketentuan/peraturan baru terkait regulasi yang ada BSI Corporate University 10.536 40.831 4 TUJUAN PELATIHAN 423 1.318 Total JENIS PELATIHAN 58.162 827 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  147. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Karyawan NO . LEVEL JABATAN JUMLAH PESERTA 91.068 BSI Corporate University General & Leadership Untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keahlian pemimpin Bank BSI Corporate University Teknikal Skill Operations Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai segmen Marketing and Sales, Services, Branch Operation, Wholesale and Transaction Banking, dan Banking Operation BSI Corporate University Teknikal Skill - Retail Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Small Medium Enterprise, Pawning, Consumer, dan Mikro BSI Corporate University 2.738 Teknikal Skill - Support Untuk mengembangan kompetensi segmen Finance and Accounting, Procurement, Fixed Asset, Change Management Office, IT, Wholesale and Retail Risk, Risk Management (Enterprise), Audit, Compliance dan Legal serta bidang Teknologi Informasi dan Support BSI Corporate University 2.349 Teknikal Skill Wholesale Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Wholesale Banking (corporate dan commercial), Government, Special Asset Management, Treasury, & International Banking BSI Corporate University Certification & Socialization Untuk memastikan kompetensi pegawai sesuai dengan standar kompetensi kinerja pada jabatannya & untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai terkait ketentuan/peraturan baru terkait regulasi yang ada BSI Corporate University Change & Culture Development Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai pada implementasi budaya perusahaan sesuai dengan nilai-nilai dalam AKHLAK BSI Corporate University General & Leadership Untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keahlian pemimpin Bank BSI Corporate University 18.874 Teknikal Skill Operations Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai segmen Marketing and Sales, Services, Branch Operation, Wholesale and Transaction Banking, dan Banking Operation BSI Corporate University 11.044 Teknikal Skill - Retail Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Small Medium Enterprise, Pawning, Consumer, dan Mikro BSI Corporate University Teknikal Skill - Support Untuk mengembangan kompetensi segmen Finance and Accounting, Procurement, Fixed Asset, Change Management Office, IT, Wholesale and Retail Risk, Risk Management (Enterprise), Audit, Compliance dan Legal serta bidang Teknologi Informasi dan Support BSI Corporate University 12.693 Staff PENYELENGGARA Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Pegawai pada implementasi budaya perusahaan sesuai dengan nilai-nilai dalam AKHLAK 9.500 5 TUJUAN PELATIHAN Change & Culture Development 208 Total JENIS PELATIHAN 119.383 164 116.745 173 2.309 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 149
  148. Pengembangan Kompetensi Karyawan LEVEL JABATAN NO . JUMLAH PESERTA 717 Total 6 JENIS PELATIHAN TUJUAN PELATIHAN PENYELENGGARA Teknikal Skill Wholesale Banking Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai terkait segmen Wholesale Banking (corporate dan commercial), Government, Special Asset Management, Treasury, & International Banking BSI Corporate University 3 General & Leadership Untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keahlian pemimpin Bank BSI Corporate University 1 Teknikal Skill Operations Untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pegawai segmen Marketing and Sales, Services, Branch Operation, Wholesale and Transaction Banking, dan Banking Operation BSI Corporate University 150.026 Lainnya Total 4 Grand Total 340.237 Rekapitulasi Program Pelatihan URAIAN SATUAN Program JUMLAH Satuan penuh Peserta Pelatihan Orang Rata-rata Hari Pelatihan Hari 1.079 340.237 2,57 Mandays/Orang Hari 7,11 Jumlah Jam Rata-rata Jam 20,53 Man Hour Jam 3.639 Man Day Hari 455 Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO. 1 2 150 NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN Adiwarman A Karim Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI AMBIDEXTROUS “Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” Kamis, 16 Desember 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk. Prof. Ric Roi Professor Leadership & Organization IMD Bussiness School Pembekalan Manajemen Risiko Level 1 Rabu & Jumat, 28 & 30 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk M.Zainul Majdi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA
  149. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 3 NAMA PESERTA Masduki Baidlowi JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Pelatihan Dasar-Dasar Perbankan Syariah Jumat, 20 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Karim Consulting Indonesia Pembekalan Manajemen Risiko Level 2 Selasa, 07 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank SyariahIndonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI AMBIDEXTROUS “Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” Kamis, 16 Desember 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk. Prof. Ric Roi Professor Leadership & Organization IMD Bussiness School Pelatihan Manajemen Risiko Kamis, 13 Januari 2021 R. Rapat Maximal Contribution Wisma Mandiri 1 Lantai 3 Peak Pratama Indonesia Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” Rabu, 14 April 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Refreshment Manajemen Risiko Untuk Dewan Komisaris Topic: a. Penerapan Secured Open Banking Menuju Percepatan Transformasi Digital Perbankan dan Mitigasinya Terhadap Risiko Operasional Fasilitator: Bapak Rico Usthavia Frans b. Pentingnya Cyber Security dalam Digitalisasi Bank (Operation Risk) Fasilitator: Bapak Novan Kamis, 17 Juni 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment of Strategic Business Post Merger” Kamis, 01 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 151
  150. Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 4 152 NAMA PESERTA Imam Budi Sarjito JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Pelatihan Pasar Modal untuk Dewan Komisaris dan Anggota Komite Kamis, 08 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute Bank Syariah Indonesia University PT Bank Syariah Indonesi Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan TELP (Top Executive Learning Program) Series 5 “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” Senin, 25 Oktober 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Drs. Suhardi Alius - Komisaris Jendral Polisi. (Purn) Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI AMBIDEXTROUS “Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” Kamis, 16 Desember 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk. Prof. Ric Roi Professor Leadership & Organization IMD Bussiness School Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” Rabu, 14 April 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Refreshment Manajemen Risiko Untuk Dewan Komisaris Topic: a. Penerapan Secured Open Banking Menuju Percepatan Transformasi Digital Perbankan dan Mitigasinya Terhadap Risiko Operasional Fasilitator: Bapak Rico Usthavia Frans b. Pentingnya Cyber Security dalam Digitalisasi Bank (Operation Risk) Kamis, 17 Juni 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” Kamis, 01 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  151. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 5 NAMA PESERTA Sutanto JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Pelatihan Pasar Modal untuk Dewan Komisaris dan Anggota Komite Kamis, 08 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt. Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI Rabu, 21 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan TELP (Top Executive Learning Program) Series 5 “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” Senin, 25 Oktober 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Drs. Suhardi Alius - Komisaris Jendral Polisi. (Purn) Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” Rabu, 14 April 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Refreshment Manajemen Risiko Untuk Dewan Komisaris Topic: a. Penerapan Secured Open Banking Menuju Percepatan Transformasi Digital Perbankan dan Mitigasinya Terhadap Risiko Operasional Fasilitator: Bapak Rico Usthavia Frans b. Pentingnya Cyber Security dalam Digitalisasi Bank (Operation Risk) Fasilitator: Bapak Novan Kamis, 17 Juni 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 153
  152. Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 6 154 NAMA PESERTA Suyanto JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Pelatihan Pasar Modal untuk Dewan Komisaris dan Anggota Komite Kamis, 08 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt. Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI Rabu, 21 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan TELP (Top Executive Learning Program) Series 5 “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” Senin, 25 Oktober 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Drs. Suhardi Alius - Komisaris Jendral Polisi. (Purn) Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” Rabu, 14 April 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” Kamis, 01 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pelatihan Pasar Modal untuk Dewan Komisaris dan Anggota Komite Kamis, 08 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  153. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 7 NAMA PESERTA M. Arief Rosyid Hasan JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt. Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI Rabu, 21 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan TELP (Top Executive Learning Program) Series 5 “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” Senin, 25 Oktober 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Drs. Suhardi Alius - Komisaris Jendral Polisi. (Purn) Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” Rabu, 14 April 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Business English Conversation (Upper Elementary) Selasa, 25 Mei s.d 28 September 2021 R. Rapat Maximal Contribution Wisma Mandiri 1 Lantai 3 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk English Today Indonesia Refreshment Manajemen Risiko Untuk Dewan Komisaris Topic: a. Penerapan Secured Open Banking Menuju Percepatan Transformasi Digital Perbankan dan Mitigasinya Terhadap Risiko Operasional Fasilitator: Bapak Rico Usthavia Frans b. Pentingnya Cyber Security dalam Digitalisasi Bank (Operation Risk) Fasilitator: Bapak Novan Kamis, 17 Juni 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 155
  154. Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 8 156 NAMA PESERTA Komaruddin Hidayat JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Pelatihan Pasar Modal untuk Dewan Komisaris dan Anggota Komite Kamis, 08 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt. Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI Rabu, 21 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSU Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan TELP (Top Executive Learning Program) Series 5 “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” Senin, 25 Oktober 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Drs. Suhardi Alius - Komisaris Jendral Polisi. (Purn) Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI AMBIDEXTROUS “Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” Kamis, 16 Desember 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk. Prof. Ric Roi Professor Leadership & Organization IMD Bussiness School Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  155. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Refreshment Manajemen Risiko Untuk Dewan Komisaris Topic: a. Penerapan Secured Open Banking Menuju Percepatan Transformasi Digital Perbankan dan Mitigasinya Terhadap Risiko Operasional Fasilitator: Bapak Rico Usthavia Frans b. Pentingnya Cyber Security dalam Digitalisasi Bank (Operation Risk) Fasilitator: Bapak Novan Kamis, 17 Juni 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” Kamis, 01 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pelatihan Pasar Modal untuk Dewan Komisaris dan Anggota Komite Kamis, 08 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt. Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI Rabu, 21 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Sosialisasi: “Tanggung Jawab Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) terhadap Tindakan Fraud Pegawai PUJK” Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Otoritas Jasa Keuangan Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI AMBIDEXTROUS “Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” Kamis, 16 Desember 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk. Prof. Ric Roi Professor Leadership & Organization IMD Bussiness School PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 157
  156. Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris NO . 9 158 NAMA PESERTA Bangun S. Kusmulyono JENIS PELATIHAN WAKTU PENYELENGGARAAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Sosialisasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka Rabu, 17 Februari 2021 via Online: Zoom Webinar Hadiputranto Hadinoto dan Partners (HHP) WEBINAR: Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris dalam Menjaga Kepatuhan Bank dalam Menuju Era Pengaturan Principle Based Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Zoom Webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” Kamis, 25 Maret 2021 via Online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” Rabu, 14 April 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” Kamis, 01 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt. Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI Rabu, 21 Juli 2021 via Online: Zoom Webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah Kamis, 12 Agustus 2021 via Online: Zoom Webinar OJK Institute BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Best Practices and The Future Banking Industry Sabtu, 25 September 2021 Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention PT Bank Syariah Indonesia Tbk McKinsey TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk Prof. Rhenald Kasali - Founder Rumah Perubahan Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI AMBIDEXTROUS “Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” Kamis, 16 Desember 2021 via Online: Zoom Webinar BSI Corporate University Pembicara: Bpk. Prof. Ric Roi Professor Leadership & Organization IMD Bussiness School PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  157. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Dewan Pengawas Syariah NO . 1 2 NAMA PESERTA Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Dr. H. Mohamad Hidayat JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN Webinar workshop pra Ijtima’ sanawi DPS tahun 2021 bidang Perbankan Syariah Senin & Selasa, 4&5 Oktober 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Webinar workshop pra Ijtima’ sanawi DPS tahun 2021 bidang Perasuransian Rabu, 6 Oktober 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Webinar Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS Tahun 2021 Kamis-Jumat, 2-3 Desember 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Rabu, 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar workshop pra Ijtima’ sanawi DPS tahun 2021 bidang Perbankan Syariah Senin & Selasa, 4&5 Oktober 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Webinar workshop pra Ijtima’ sanawi DPS tahun 2021 bidang Perasuransian Rabu, 6 Oktober 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Webinar Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS Tahun 2021 Kamis-Jumat, 2-3 Desember 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Rabu, 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar workshop pra Ijtima’ sanawi DPS tahun 2021 bidang Perbankan Syariah Senin & Selasa, 4&5 Oktober 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Webinar Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS Tahun 2021 Kamis-Jumat, 2-3 Desember 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi Rabu, 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar workshop pra Ijtima’ sanawi DPS tahun 2021 bidang Perbankan Syariah Senin & Selasa, 4&5 Oktober 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Webinar Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS Tahun 2021 Kamis-Jumat, 2-3 Desember 2021, melalui zoom webinar DSN-MUI Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI 3 Dr. H. Oni Sahroni, MA Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI 4 Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc PENYELENGGARA Narasumber: Bpk Syarief Hidayat Plt Direktur Direktorat Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK RI PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 159
  158. Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 1. 2 160 NAMA PESERTA Hery Gunardi Ngatari JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 202, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 22 April 2021, melalui zoom webinar Maisa Edukasi LSPP Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Leading with Question “Menjadi Pemimpin yang Transformasional melalui Pendekatan CARE Model Berbasis Neurosains” 29 September 2021, melalui zoom webinar Vanaya dan BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP Series 4 - “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  159. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 3 NAMA PESERTA Abdullah Firman Wibowo JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Top Executive Learning Program (TELP) series-5 dengan Tema “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk CEO Live series 4 dengan tema “Digital Infrastructure for SME Role on Economic Recovery” 16 November 2021, melalui zoom webinar Kompas Menghadiri Board Forum Q3 2021 Bank Mandiri “Sinergi Inovasi dan Solusi Industri Kesahatan di Masa Depan” 24 November 2021 di Auditorium Plaza Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI dengan Tema “Ambidextrous Leadership and How Can Grow and Nurture Leaders” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk The Finance Forum 10 Maret 2021, melalui zoom webinar The Finance TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Teams PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Teams BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” Senin, 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International Rabu, 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 161
  160. Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 4 162 NAMA PESERTA Kusman Yandi JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 Bank Syariah Indonesia University PT Bank Syariah Indonesia Tbk BSMR Level 5 Refreshment Program: Trending Fraud Risk in Digital Era 10 Maret 2021, melalui zoom webinar Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Banking Competency Center (BCC) Webinar FHCPI X Bank Mandiri Great start 2021 with “Drastic Action Leadership - Agile Leader for Day After Tomorrow” 5 Maret 2021, melalui zoom webinar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Digital Transformation Journey Sharing Session oleh Bank DBS 28 April 2021 di The Tower Lt. 6 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar co-creating Future Mandirian 2021: Developing Mandirian as Strategic Business & People Leaders 8 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Webinar EXPERD “Spiritual Leadership: Membangun Kehidupan Lebih Bermakna” 8 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Two days Leadership Sesson “Building Alignmet Force” 13 - 14 Juni 2021 di di The Tower Lt. 3 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar BUMN Muda Erick Thohir Menyapa “Fast Break Menuju Generasi Muda BUMN” 14 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk CEO Talk Kegiatan Indonesia Finance Learnung Institute (IFLI) dalam rangka Sinergi BUMN : “Prospek Perbankan Syariah After Merger” 17 Juni 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing: “Aku Pilih Bahagia” 23 Juni 2021, melalui zoom webinar BUMN & Perhutani Forestry Institute TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Masterclass Vol. 8: “Tough Learner: EscalatePerformance Through Active Learning” 7 Juli 2021, melalui zoom webinar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  161. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 5 NAMA PESERTA Kokok Alun Akbar JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah bersama OJK 12 Agustus 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 22 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk “Top Executive Learning Program (TELP) - Series V Tema: “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Terorisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar OJK - Membangun Optimisme Baru untuk Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional 26 November 2021 di OJK OJK “Top Executive Learning Program (TELP) Series VI Tema: Ambidextrous Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum Bank Syariah Indonesia: “Bagaimana Agar Pegawai Bank Terhindar sari Masalah Hukum?” 20 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Narasumber dalam acara RAKORNAS MUI, Tema: “Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi: Peluang Pembiayaan” 3 April 2021, webinar Manjelis Ulama Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Menghadiri Undangan dari BSU terkait Pelaksanaan Kegiatan Leadership Youth Forum dengan Tema “ Meningkatkan Agility Generasi Muda BSI di Era VUCA” 29 Agustus 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 163
  162. Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 6 164 NAMA PESERTA Anton Sukarna JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Keuangan Sosial dan Kesejahteraan Umat : Strategis Optimalisasi Peran Wakaf Uang dan Instrumen Keuangan Sosial Lainnya 24 Februari 2021, melalui zoom webinar IAEI TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Akselerasi Bisnis Otomotif melalui Skema Joint Financing “Kemudahan Proses Bisnis Joint Financing untuk Mendorong Performance BSI Oto di Cabang” 5 Mei 2021 di The Tower Lt. 6 PT Mandiri Utama Finance TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Two Days Leadership Session “ Strengtening Strategic Vision In Supporting Business 10 Oktober 2021 di Wisma Mandiri Lt. 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk “Top Executive Learning Program (TELP) - Series 5 Tema: “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Management Muhasabah 3 Desember 2021 di Mandapa Ritz Carlton Ubud Bali Corporate Secretary & Communication Group PT Bank Syariah Indonesia Tbk “Top Executive Learning Program (TELP) Series VI Tema: Ambidextrous Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum Bank Syariah Indonesia: “Bagaimana Agar Pegawai Bank Terhindar dari Masalah Hukum?” 20 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  163. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 7 NAMA PESERTA Achmad Syafii JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Digital Transformation Journey Sharing Session oleh Bank DBS 28 April 2021 di The Tower Lt. 6 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar co-creating Future Mandirian 2021: Developing Mandirian as Strategic Business & People Leaders 8 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP Series 4 - “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University CEO Forum Bank Anggota Perbanas “The Future of Banking - How Bank Stay Relevant” 30 September 2021, melalui zoom webinar PERBANAS TELS Vol.5 Bank Mandiri “Visionary Leadership: Kepemimpinan Efektif dalam Menangkap Potensi untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” Pembicara: Bpk Jerry Sambuaga (Wakil Menteri Perdagangan RI) 12 Oktober 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Webinar “Tantangan dan Peluang Perbankan Syariah dalam Menghadapi Era Digital” 14 Oktober 2021, online Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Top Executive Learning Program (TELP) series-5 dengan Tema “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University Webinar “Transformasi Digital Keuangan Syariah Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah” 1 Desember 2021, melalui zoom webinar Republika Webinar “Prospect & Challenges in Digital Banking in The New Normal Era” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar AIT Graduates Club Top Executive Learning Program (TELP) - Series VI dengan Tema “Ambidextrous Leadership and How Can Grow and Nurture Leaders” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 165
  164. Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 8 166 NAMA PESERTA Tribuana Tunggadewi JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Webinar “Masa Depan Ekonomi Berbasis Syariah Pasca Merger 3 Bank Syariah Terbesar Di Indonesia” 10 Februari 2021, melalui zoom webinar ILUNI FHUI Refreshment Sertifikasi Kepatuhan Level 3. 18-19 Februari 2021, melalui zoom webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt. 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Refreshment Workshop LHKPN bagi Perusahaan Anak 26 Februari 2021, melalui zoom webinar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Narasumber Webinar HKHPM: Strategi dan Tantangan Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia Pasca Merger Bank BUMN Syariah 17 Maret 2021, melalui zoom webinar HKHPM Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Seminar Nasional “Perempuan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif” 10 April 2021 di D’Colonel Cipanas Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI Pusat TELP (Top Executive Learning Program)Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Narasumber Webinar DPW IAEI DKI Jakarta dengan Tema “Peran Perempuan dalam Dimensi Ekonomi dan Bisnis Islam” 28 April 2021, melalui zoom webinar DPW IAEI DKI Jakarta Certified Human Resources Professional (CHRP) 2 Juni 2021-21 Agustus 2021, melalui zoom webinar Universitas Atma Jaya Webinar OJK Penerapan Governance, Risk & Compliance di Era Digital: Strategi dan Aksi 3 Juni 2021, melalui zoom webinar Otoritas Jasa Keuangan Refreshment Asesor Kompetensi 19 Juni 2021 di Sekretariat LSP Ekbisi Gedung Dhanapala lt.2 LSP Ekbisi TELP (Top Executive Learning Program)Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  165. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Direksi NO . NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Workshop PPATK terkait Penguatan Penegakan Hukum Tindak Pidana Pencucian uang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 15/PUU-XIX/2021 26 Agustus 2021, melalui zoom webinar PPATK – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Webinar AHCA Atma Jaya: Ready Toward 2022 : HC Priority & Key Agenda 18 September 2021, melalui zoom webinar AHCA Atma Jaya TELP (Top Executive Learning Program)Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar FKDKP “Tantangan dan Strategi Mengatasi Kejahatan Siber” 7 Oktober 2021, melalui zoom webinar FKDKP Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan Webinar CEO Talk Bank Mandiri: “Managing Corporate Risk in Uncertain Era” 19 Oktober 2021, melalui zoom webinar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk “Top Executive Learning Program (TELP) - Series V Tema: “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Terorisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PwC Webinar: “Global Culture Survey 2021: The link between culture and competitive advantage” 2 Desember 2021, melalui zoom webinar PwC “Top Executive Learning Program (TELP) Series VI Tema: Ambidextrous Leadership & How can Grow and Nurture Leaders” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum Bank Syariah Indonesia: “Bagaimana Agar Pegawai Bank Terhindar Dari Masalah Hukum?” 20 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 167
  166. Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 9 168 NAMA PESERTA Tiwul Widyastuti JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Digital Transformation Journey Sharing Session oleh Bank DBS 28 April 2021 di The Tower Lt. 6 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar co-creating Future Mandirian 2021: Developing Mandirian as Strategic Business & People Leaders 8 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  167. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Direksi NO . 10 NAMA PESERTA Ade Cahyo Nugroho JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk BSMR Level 5 Refreshment Program: Trending Fraud Risk in Digital Era 10 Maret 2021, melalui zoom webinar Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Banking Competency Center (BCC) TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program)Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Digital Transformation Journey Sharing Session oleh Bank DBS 28 April 2021 di The Tower Lt. 6 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar co-creating Future Mandirian 2021: Developing Mandirian as Strategic Business & People Leaders 8 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 22 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk “Top Executive Learning Program (TELP) - Series 5 Tema: “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 169
  168. Pengembangan Kompetensi SEVP NO . 1 2 170 NAMA PESERTA Wawan Setiawan Rosma Handayani JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt. 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 “Hubungan Agama, Bangsa dan Negara” 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Digital Transformation Journey Sharing Session oleh Bank DBS 28 April 2021 di The Tower Lt. 6 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar co-creating Future Mandirian 2021: Developing Mandirian as Strategic Business & People Leaders 8 Juni 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 “Alignment Of Strategic Business Post Merger” 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah 12 Agustus 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pemateri: Otoritas Jasa Keuangan Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI “Leading with Question” bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 “Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital” 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Virtual Assessment Center FBAC Bank Mandiri 25 Oktober 2021, melalui online: Microsoft Teams Bank Mandiri bekerja sama dengan PT Daya Dimensi Indonesia Top Executive Learning Program (TELP) Series 6 Tema: Ambidextrous Leadership and How Can Grow and Nurture Leaders 16 Desember 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk BSMR Level 5 Refreshment Program: Manajemen Risiko Operasional pada Kasus Kejahatan Siber Perbankan dan E-Commerce 10 Februari 2021, melalui zoom webinar Ikatan Bankir Indonesia (IBI) dan Banking Competency Center (BCC) Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  169. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi SEVP NO . NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Webinar FHCPI X Bank Mandiri Great start 2021 with ‘Drastic Action Leadership’ “Agile Leader for The Day After Tomorrow” 5 Maret 2021, melalui online: Microsoft Teams PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELS (Top Executive Leaders Sesion) “Memimpin Perubahan melalui Keberanian untuk Bermimpi” 17 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team PT Bank Mandiri (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 "Hubungan Agama, Bangsa dan Negara" 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar EXPERD “Spiritual Leadership: Membangun Kehidupan lebih bermakna” 8 Juni 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Two Days Leadership Session “Building Alignment Force” 13-14 Juni 2021 di The Tower Lt. 3 PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar BUMN Muda Erick Thohir Menyapa “Fast Break Menuju Generasi Muda BUMN” 14 Juni 2021, melalui zoom webinar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk CEO Talk Kegiatan Indonesia Finance Learning Institute (IFLI) dalam Rangka Sinergi BUMN “Prospek Perbankan Syariah After Merger” 17 Juni 2021, melalui zoom webinar PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing “Aku Pilih Bahagia” 23 Juni 2021, melalui zoom webinar BUMN & Perhutani Forestry Institute TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 "Alignment Of Strategic Business Post Merger" 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Masterclass Vol. 8: “Tough Learner: EscalatePerformance Through Active Learning” 7 Juli 2021, melalui zoom webinar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Bincang Kondisi Perbankan Terkini bersama Regulator dan Menteri Keuangan 9 Juli 2021, melalui zoom webinar Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Banking Competency Center (BCC) Webinar Learning and Development Forum Asia 2021 “Winning Today, Building for Tomorrow: How you can help company’s leaders drive the dual transformation” 15 Juli 2021, melalui zoom webinar IMD Webinar CEO Talk BRI “Cracking The Transformation Secret” 15 Juli 2021, melalui zoom webinar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 171
  170. Pengembangan Kompetensi SEVP NO . 172 NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Webinar CEO Talk BNI “People First: The Key Aspect Toward BUMN Go Global” 23 Juli 2021, melalui zoom webinar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Webinar Spesial Kemerdekaan “Bersyukur & Berbagi untuk Indonesia Tangguh” 27 Agustus 2021, melalui zoom webinar PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 "Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital" 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Webinar Coaching Style Leadership “Leading with Question” 29 September 2021, melalui zoom webinar PT Bank Syariah Indonesia Tbk Two Days Leadership Session (Day 1) “Strengthening Strategic Vision in Supporting Business” 10 Oktober 2021 di Wisma Mandiri Lt. 11 PT Bank Syariah Indonesia Tbk Two Days Leadership Session (Day 2) “Strengthening Strategic Vision in Supporting Business” 11 Oktober 2021 Wisma Mandiri Lt. 11 PT Bank Syariah Indonesia Tbk Top Executive Learning Program (TELP) – Series 5 “Peran Pemimpin dalam Mengantisipasi Ancaman Radikalisme” 25 Oktober 2021, melalui zoom webinar PT Bank Syariah Indonesia Tbk Top Excecutive Leaders Session (TELS) Vol.5 “Visionary Leadership: Kepemimpinan Efektif dalam Menangkap Potensi untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” 26 Oktober 2021, melalui zoom webinar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pelatihan Crisis Management Handling 1 Desember 2021 di The Tower Lt. 3 Asbisindo & IGICO Advisory Webinar “Global Culture Survey 2021: The Link Between Culture and Competitive Advantage” 2 Desember 2021, melalui zoom webinar PwC 16 Th Indonesia HR EXPO Virtual Conference “Monitoring & Tracking Remote Workforce Effectively (Track 14)” 9 Desember 2021, melalui zoom webinar HR Expo 16 Th Indonesia HR EXPO Virtual Conference “OKR: Obstacle and Effectiveness (Track 19)” 9 Desember 2021, melalui zoom webinar HR Expo Top Excecutive Learning Program (TELP) - Series 6 “Ambidextrous Leadership and How Can Grow Nurture Leaders” 16 Desember 2021, melalui zoom webinar PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum JAMDATUN “Bagaimana Agar Pegawai Bank Terhindar Dari Masalah Hukum?” 20 Desember 2021, melalui zoom webinar PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  171. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi SEVP NO . 3 4 NAMA PESERTA Wahyu Avianto Babas Bastaman JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA BSMR Level 5 Refreshment Program: Trending Fraud Risk in Digital Era 10 Maret 2021, melalui zoom webinar Ikatan Bankir Indonesia (IBI) dan Banking Competency Center (BCC) APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 "Hubungan Agama, Bangsa dan Negara" 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 "Alignment Of Strategic Business Post Merger" 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Leaders Alignment Session BSI 2021 “Leaders as Meaning Maker” 22 Februari 2021 di Wisma Mandiri Lt 11 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 1 “Islam Rahmat bagi Semesta Alam” 25 Maret 2021, melalui online: Microsoft Team BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk APU PPT Executive Forum: Urgensi Peran Direksi dalam Menunjang Efektivitas Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 31 Maret 2021, melalui zoom webinar LPPI Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia TELP (Top Executive Learning Program) Series 2 "Hubungan Agama, Bangsa dan Negara" 14 April 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Digital Transformation Journey Sharing Session oleh Bank DBS 28 April 2021 di The Tower Lt. 6 BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Narasumber Webinar OJK "Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan Kepailitan" 28 Mei 2021, melalui zoom webinar Otoritas Jasa Keuangan TELP (Top Executive Learning Program) Series 3 "Alignment Of Strategic Business Post Merger" 1 Juli 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Knowledge Sharing Forum: Peran Leader dalam Menguatkan Budaya Anti Gratifikasi 21 Juli 2021, melalui zoom webinar KPK, Compliance Group BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Coaching Leadership dengan Pak Hasnul Suhaimi Mei - September 2021, melalui zoom PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk TELP (Top Executive Learning Program) Series 4 "Antisipasi Korporasi Menghadapi Disrupsi Pandemi dan Digital" 27 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk Program Coaching Style Leadership untuk Direksi dan SEVP BSI "Leading with Question" bersama Vanaya Cendekia International 29 September 2021, melalui zoom webinar BSI Corporate University PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 173
  172. Pengembangan Kompetensi Komite Audit NO . 1 2 174 NAMA PESERTA Widuri Mentari Kusumawati Djoko Seno Adji JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Cyber Risk Management Fundamentals 2021 CRMS Indonesia Risk Beyond: Journey to The Frontier 2021 ERMA International Conference Aspek Legal Pengelolaan Perusahaan Grup di Indonesia dan Implikasinya terhadap Pelaporan Keuangan 2021 IAPI Enhacing Internal Audit Capability: A Strategy to Safeguard Goals of State and Regionally-Owned Corporations 2021 BPKP Tanggung Jawab Komite Audit Saat Perseroan Tersangkut Masalah Hukum Terkait Laporan Keuangan 2021 IAPI-IKAI-IIA ISO 37001 Beyond Certification_ Implementing Effective Anti Bribery Controls in Organization 2020 EY Risk Beyond: Reimagine The Future 2020 ERMA International Conference Pengelolaan Risiko Sistem Informasi dan Tantangannya untuk Lembaga Publik 2020 CRMS & LPS Sertifikasi Halal Supervisor 2019 LSP LP POM MUI Certification in Audit Committee Practices 2019 Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) Certified on Enterprise Risk & Governance (CERG-3120163) 2016 - 2021 Menjadikan Industri Jasa Keuangan Adaptif dan Antisipatif 2021 LPPI Mengelola Risiko Siber dalam Industri Digital 2021 LPP Pencegahan Penyuapan di Industri Jasa Keuangan 2021 OJK Masa Depan Bank Digital di Indonesia 2021 OJK Transformasi Perbankan di Era Digital 2021 OJK Strategi dan Tantangan Meningkatkan Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah 2021 OJK Penguatan Pengendalian Internal untuk Menciptakan Nilai 2021 LPPI Sertifikasi Kompetensi Auditor Level Kualifikasi Senior Auditor 2012 Qualified Internal Auditor 1999 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  173. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Komite Audit NO . 3 NAMA PESERTA M. Zacky Thayib JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Sosialisasi Aset Tertimbang Menurut Risiko Operasional 2021 LPPI Fraudulent Financial Statement 2020 The ACFE Indonesia Chapter Digital Governance for Digital Transformation 2020 Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Sertifikasi Kompetensi Auditor Level Manager 2015 LSPP Sertifikasi Kepatuhan & AML Level II 2015 LSPP Divisi Kepatuhan Certified Fraud Examiner (CFE) 2013 Association of Certified Fraud Examiner (ACFA) Sertifikasi Kompetensi Manajemen Risiko (SMR) Level III 2012 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) & Badan Nasional Sertifikasi Profesi Training PSAK 50 & 55 2010 Price Water House (PWC) Hotel Ambara Risk Based Audit 2009 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Quality Internal Audit (QIA) 1999 Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 175
  174. Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko NO . 1 2 176 NAMA PESERTA Kayim Hanuri Saifuddin Latief JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Cyber Risk Management Fundamentals 2021, Jakarta Center For Risk Management Sustainability Enterprise Risk Management Masterclass 2011, Kuala Lumpur Pinnacle Training Group Pelatihan Dasar-Dasar Perbankan Syariah 2018, Jakarta Risk Management for Bank Competencies Certificate Level III 2010, Jakarta LSPP Credit Risk Masterclass 2009, Singapore Euromoney Training Managing Oppurtunity and Risk in Crisis 2009, Jakarta Banker Association for Risk Management (BARa) Early Warning Signals: Liquidity and Refinancing Challenges 2008, Hongkong Fitch Training Political Shanghai Risk And Insurance 2007 Euromoney Training Indonesian School for Banking Leaders Educational Program (SESPIBANK) Batch XL-with comparison study to London and Abu Dhabi Banking Industry 2005, Jakarta Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Syndicated Loans, International Faculty of Finance 2004, London INSEAD Leadership Senior Training 2004, Jakarta INSEAD France Transformation Leadership from Within (Personal, Interpersonal, Organizational and Managerial Leadership Module) 2004, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Marketing Analysis, Strategic Marketing and Product Development 2002, Jakarta Citibank Managing Productivity 2001, Jakarta Citibank Bank Mandiri Advanced Leadership Course 2001, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Selling Commercial and Corporate Bank Services 2000, Jakarta Citibank Branch Manager Course 1998, Jakarta Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Oil and Gas Project Finance 1997, Singapore Euromoney Institute of Finance Cyber Risk Management Fundamentals, Center For Risk Management Sustainability 2021, Jakarta A to Z Sharia Banking 2021, Jakarta Karim Consulting Manager as a Coach 2013, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Great Leader Program Phase III 2011, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Training 4 DX (4 Dicipline for Excecution) 2010, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Transactional Banking Course 2010, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Coaching For Excellence 2010, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  175. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko NO . 3 NAMA PESERTA Bowo Setiyono WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN JENIS PELATIHAN PENYELENGGARA Enterprise Risk Management Course 2010, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Advance Trade Finance 2009, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Financial Modelling for Mergers & Acquisitions 2008, Honkong Euromoney Training Advance Corporate Credit Course 2008, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk SESPIBANK 2007, Jakarta Lembaga Pendidikan Perbankan Indonesia (LPPI) Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1, 2, 3 2006-2008, Jakarta Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Senior Leadership Training 2004, Jakarta INSEAD Marketing Analysis, Stretegic Marketing & Product Development 2001, Jakarta Citibank Selling Commercial & Corporate Bank Services 2000, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Credit Principles Implementation 1998, Jakarta Deutsche Bank Corporate Finance 1994, Jakarta Citibank RCC Risk Management (CRP) Refreshment 2021 TAP Kapital Indonesia Bank Risk Management (RM 1 & 2) Certifications 2021 LSPP General Banking (GB) Certifications 2021 LSPP Cyber Risk Management Fundamentals 2021 CRMS Indonesia Capital Buffer, Risk, and Competition: Does Business Group Matters? Evidences on Islamic Banks in ASEAN and MENA 2019, Singapore Federation of ASEAN Economic Associations (FAEA) Certified Risk Professional (CRP) 2018 International Islamic Risk Management Refreshment Program for Executive 2017 International Risk Management Refreshment Program for Executive, Master of Management Faculty of Economics and Business 2015 Training/Course on Bank Risk, Compensation, and Basel III Capital Regulation at Université de Limoges by Prof. Robert (Bob) De Young 2014 University of Kansas/Capitol Federal Professor in Financial Markets and Institutions Training for Trainers Risk Management Certification. Certified Trainer for Financial Risk Management 2005, Jakarta Indonesian Risk Management Certification Agency (BSMR) & Global Association of Risk Professionals (GARP) Risk Management Certification 2005 Indonesian Risk Management Certification Agency (BSMR) & GARP PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 177
  176. Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko NO . 178 NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Sertifikasi Manejemen Risiko Perbankan Level 4 2021 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah (LSPKS) Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko dengan Topik Bahasan “Optimalisasi Pengelolaan Risiko Hukum Dampak Restrukturisasi Kredit” 2016, Jakarta BSMR Sertifikasi Manejemen Risiko Perbankan Level 4 2016 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko 2015, Jakarta Muamalat Institute & Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko 2013, Jakarta PT Talents Indonesia Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko “Risk Based Bank Rating – RBBR“ 2011, Jakarta PT Talents Indonesia Sertifikasi Uji Kompetensi Manajemen Risiko Level IV 2010 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Sertifikasi Uji Kompetensi Manajemen Risiko Level II 2008 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Sertifikasi Uji Kompetensi Manajemen Risiko Level I 2006 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Banking Crime Mitigation Training 2011 Muamalat Institute Two Days Capital Market Master Class “Equity Analysis & Corporate Action for Corporate Secretary & Investor Relations” 2010, Lombok Indonesia Investor Relations Institute (I2RI) 2 Days Training Fraud Risk Management 2010, Jakarta Synergy Partner Consulting GCG Workshop Series “Strategi Korporasi dalam Pelaksanaan Whistleblowing System from Strategic to Operation” 2010, Jakarta MUC Consulting – Russel Bedford Pelatihan Manajemen Risiko Level IV 2009, Jakarta ORBIT Training “The Celestial Management“ 2009, Jakarta Bank Muamalat Indonesia Pelatihan Transaksi Luar Negeri Syariah Akt II/2006 2006, Jakarta Training “Communicating Sharia Products” 2005, Jakarta MarkPlus Institute of Marketing Pelatihan Sertifikasi Financial Advisor 2005 Unit Bancassurance BNI & International Association of Registered Financial Consultants PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  177. Profil Perusahaan Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko NO . NAMA PESERTA JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Indonesia Wealth Management and Financial Planning Masterclass 2005, Bandung Private Bankers Club In House Training Bank Syariah 2002, Jakarta Karim Business Consulting (KBC) Pelatihan Perbankan Syariah Lanjutan (Advance) 2002, Jakarta Karim Business Consulting (KBC) & BNI Pelatihan Perbankan Syariah 2001, Jakarta Institut Tazkia & BNI Pelatihan Operational Leadership Development Program (Seven Habits) 1999, Jakarta Dunamis Organization Services Pelatihan Management Development Training Program I Bank BNI (Brevet B) 1999, Jakarta PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan NO. 1. NAMA PESERTA Gunawan Arief Hartoyo JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Webinar Penguatan Anti Pencucian Uang Dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 25 Maret 2021, Via Zoom LPPI BSI One "Financing Risk" Culture 14 April 2021, Via Zoom BSI Corporate University Top Executive Learning Program Series 3 01 Juli 2021, Via Zoom BSI Corporate University Esprit de Corps 14 Agustus 2021, Via Zoom BSI Corporate University Pengembangan Kompetensi Audit Internal NO. 1. NAMA PESERTA Movianto JENIS PELATIHAN WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN PENYELENGGARA Webinar Digital Banking Sharing 18 Maret 2021, Via Zoom BSI Corporate University Cascading Culture Roadmap Socialization BSI One Culture 19 Maret 2021, Via Zoom ACT Consulting Webinar Penguatan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 25 Maret 2021, Via Zoom LPPI KSF Audit Investigasi 30 Maret 2021, Via Zoom BSI Corporate University Top Executive Learning Program Series 2: Hubungan Agama, Bangsa & Negara 14 April 2021, Via Zoom BSI Corporate University International Webinar: Global Sukuk "Prospects & Challenges" 27 Mei 2021, Via Zoom BSI Corporate University PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 179
  178. Komposisi Pemegang Saham Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan 5 % atau Lebih PEMEGANG SAHAM JUMLAH SAHAM PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 20,905,219,379 PERSENTASE KEPEMILIKAN 50.83 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10,220,230,418 24.85 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7,092,761,655 17.25 Pemegang Saham Lainnya 2,911,095,891 7.08 41,129,307,343 100.00 Total Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan PEMEGANG SAHAM JUMLAH SAHAM PERSENTASE KEPEMILIKAN Institusi Lokal 39.381.974.950 95,75% Institusi Asing 155.558.200 0,38% Individu Lokal 1.590.164.793 3,87% Individu Asing Total 1.609.400 0,00% 41.129.307.343 100,00% 20 Pemegang Saham Terbesar PEMEGANG SAHAM JUMLAH SAHAM PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 20.905.219.379 50,83% PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.220.230.418 24,85% PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 17,25% DPLK Bank Rakyat Indonesia-Saham Syariah 379.142.500 0,92% Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI 316.200.343 0,77% Dana Pensiun BRI 69.071.500 0,17% UL Equity Solid 61.199.400 0,15% JPMCB Na Re - Vanguard Emerging Markets 40.014.287 0,10% PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha 38.268.900 0,09% JPMCB Na Re-Vanguard Total International 36.876.117 0,09% PT Prudential Life Assurance - Go Kiong Hwoo 32.588.300 0,08% Reksa Dana Ashmore Dana Ekuitas Nusantara 26.760.400 0,07% PT Prudential Life Assurance - SEF 25.217.100 0,06% Kokok Alun Akbar 19.294.400 0,05% Fahmi Subandi 17.682.500 0,04% PT Prudential Life Assurance - REF 17.149.800 0,04% Reksa Dana Ashmore Dana Progresif Nusantara 16.117.900 0,04% Ngatari 15.000.000 0,04% Reksa Dana Ashmore Saham Sejahtera Nusantara 14.099.700 0,03% JPMCB Na Re-Vanguard Fiduciary Trust Company Institutional Total International S 12.355.900 0,03% 39.355.250.499 95,69 Total 180 PERSENTASE KEPEMILIKAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  179. Profil Perusahaan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris (Secara Langsung) NAMA Adiwarman Azwar Karim JABATAN JUMLAH SAHAM Komisaris Utama/ Komisaris Independen PERSENTASE KEPEMILIKAN 0 0 Muhammad Zainul Majdi Wakil Komisaris Utama 0 0 Suyanto Komisaris 0 0 Masduki Baidlowi Komisaris 0 0 Imam Budi Sardjito Komisaris 0 0 Sutanto Komisaris 1.500.000 0,003% Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen 0 0 M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen 0 0 Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 0 0 Kepemilikan Saham Direksi (Secara Langsung) NAMA Hery Gunardi JABATAN Direktur Utama JUMLAH SAHAM PERSENTASE KEPEMILIKAN 0 0 Ngatari Wakil Direktur Utama 1 15.000.000 0,036% Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 0 0 Kusman Yandi Direktur 0 0 Kokok Alun Akbar Direktur 19.294.400 0,046% Anton Sukarna Direktur 0 0 Achmad Syafii Direktur 0 0 Tiwul Widyastuti Direktur 0 0 Tribuana Tunggadewi Direktur 0 0 Ade Cahyo Nugroho Direktur 0 0 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 181
  180. Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah NAMA JABATAN PERSENTASE KEPEMILIKAN JUMLAH SAHAM Hassanudin Ketua 0 0 Mohamad Hidayat Anggota 0 0 Oni Sahroni Anggota 0 0 Didin Hafidhuddin Anggota 0 0 Kepemilikan Saham Berdasarkan Klasifikasi KEPEMILIKAN SAHAM JUMLAH PEMEGANG SAHAM JUMLAH SAHAM PERSENTASE KEPEMILIKAN NASIONAL 111 28 .033.696.684 68,16% Dana Pensiun Perseroan terbatas 28 468.744.100 1,14% Yayasan 16 321.406.443 0.78% Reksadana 91 153.313.601 0,37% Asuransi 30 177.515.315 0,37% Koperasi 9 2.063.300 0,01% Perorangan Indonesia Bank Sub Total 172.496 1.590.164.793 3,87% 4 10.225.235.507 24,86% 172.785 40.972.139.743 99.62% 70 155.558.200 0,38% ASING Badan Usaha Asing Perorangan Asing 182 69 1.609.400 0,00% Sub Total 139 157.167.600 0.38% TOTAL 172.924 41.129.307.343 100.00% PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  181. Profil Perusahaan Pemegang Saham Utama dan Pengendali PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 50,83% 24,85% 17,25% Struktur Korporasi Bank Syariah Indonesia tidak memiliki perusahaan anak sehingga informasi mengenai struktur korporasi tidak dapat disajikan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 183
  182. Entitas Anak dan Perusahaan Asosiasi Bank Syariah Indonesia tidak memiliki entitas anak dan perusahaan asosiasi sehingga rincian mengenai hal tersebut tidak dapat disajikan . Kronologi Pencatatan Saham TANGGAL 184 KETERANGAN NOMINAL SAHAM (Rp) JUMLAH SAHAM JUMLAH SAHAM BEREDAR BURSA 1 Januari 2018 Modal ditempatkan dan disetor penuh 500 0 3.958.000.000 - 2 Maret 2018 Berdasarkan RUPS tanggal 2 Maret 2018, telah dilakukan penambahan modal berupa: • Setoran tambahan modal sebesar Rp1 triliun. • Kapitalisasi laba ditahan sebesar Rp567.381.449. Tambahan modal menyebabkan adanya penambahan saham induk sebesar Rp1.567.381.449 500 3.134.762.898 7.092.762.898 - 9 Mei 2018 BRIsyariah melakukan penawaran umum perdana Saham dengan melepas sebanyak 2.623.350.600 saham baru atau sebesar 27.00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah penawaran umum perdana saham, termasuk saham yang dialokasikan untuk pelaksanaan program Employee Stock Allocation (ESA) sebesar 2.50% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham tersebut dengan nilai nominal Rp.500 per saham dan nilai penawaran Rp510 per saham. 500 2.623.350.600 9.716.113.498 8 Desember 2020 Penambahan Saham BRIsyariah melalui program kepemilikan saham MESOP tahun 2020 periode pelaksanaan sejak tanggal 1 November 2020 sampai dengan 14 Desember 2020 (30 hari bursa) sebesar 184.395.200 saham. 534 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 184.395.200 9.900.508.698 Dicatatkan di Bursa Efek Indonesia Dicatatkan di Bursa Efek Indonesia
  183. Profil Perusahaan Kronologi Pencatatan Efek Lainnya TAHUN PENERBITAN NAMA OBLIGASI NILAI EMISI TINGKAT BUNGA (PER TAHUN) TANGGAL JATUH TEMPO NAMA BURSA PERINGKAT OBLIGASI 2021 2020 A 2016 Sukuk Mudharabah Subordinasi 1 Tahun 2016 PT Bank Syariah Indonsia Tbk (d.h PT Bank BRIsyariah Rp1 Triliun 16 November 2023 9,5% A+ (PT Fitch Ratings Indonesia) A (PT Fitch Ratings Indonesia) 2016 Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2016 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (d.h PT Bank Syariah Mandiri) Rp375 Miliar 22 Desember 2023 10% AA (PEFINDO) AA(PEFINDO) Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Tanudireja, Wibisana, Rintis & Rekan Jl. Jend. Sudirman No.5, RW.4, Kuningan, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12920 Telp. : (021)50992901 Faks. : (021) 52905555 Website: www.pwc.com Jasa yang Diberikan: Audit Laporan Keuangan dan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 185
  184. Lembaga Profesi dan Penunjang Pasar Modal INSTITUSI PASAR MODAL PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Jl . Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Indonesia Telp. : (021) 5150515 Faks. : (021) 5254153 Website: www.idx.co.id Jasa yang Diberikan: Jasa Pencatatan Tahunan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Gedung Bursa efek Indonesia Tower 1 lt.5 Jl Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Indonesia No. Telp.: (021)5152855 Faks: (021)52991199 Website: www.ksei.co.id Jasa yang Diberikan: Pengelolaan Administrasi Efek (Saham dan Sukuk) BIRO ADMINISTRASI EFEK PT Datindo Entrycom Jl. Hayam Wuruk No. 28, Lantai 2, Jakarta 10120 Telp. : (021)3508077 Faks. : (021)3508078 Website: www.datindo.com Jasa yang Diberikan: Jasa Administrasi Saham LEMBAGA PEMERINGKAT PERUSAHAAN PT Fitch Ratings Indonesia Prudential Tower 20th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav. 79 Jakarta 12910 Telp. : (021) 57957755 Faks. : (021) 57957750 Website: www.fitchratings.co.id Jasa yang Diberikan: Pemeringkat Perusahaan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) Panin Tower - Senayan City, 17th Floor, Jl. Asia Afrikas Lot. 19 Jakarta 10270 Indonesia Telp. : (021) 72782380 Faks. : (021) 72782370 Website: www.pefindo.com Jasa yang Diberikan: Pemeringkat Perusahaan 186 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  185. Profil Perusahaan WALI AMANAT PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Gedung Grha BNI, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat 10220 Telp. : (021) 2511946 Faks. : (021) 2511214 KONSULTAN HUKUM Dewan Syam & Partners Law Firm Gedung Permata Kuningan Lantai 6, Jl. Kuningan Mulia Kav. 9C Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12980 Telp. : (021) 39838679 Jasa yang Diberikan: Pada tahun 2021, Bank tidak memiliki perjanjian atau kontrak bersifat tetap yang mengacu pada periode penugasan tertentu/ berkala (retainer) dalam rangka penggunaan/pemakaian jasa Konsultan Hukum, Penilai, dan Notaris sebagai Profesi Penunjang Pasar modal. SSF Law Firm & Partners Gedung Arva Lantai 3, Jl. Cikini Raya No. 60, Jakarta Pusat 10330 Telp. : (021) 3905930 Suhendra & Partners Up. Yandi Suhendra Taman Dutamas, Jl. Kusuma 1 Blok B1/18 Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat 11460 Telp. : 081901133888 James Purba & Partners Up. James Purba Wisma Nugraha Santosa, 8 Floor, Suit 807, Jl. Jenderal Sudirman, Kav, 7-8 Jakarta 10220 Telp. : (021) 570 3844 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 187
  186. Website Perusahaan Informasi yang termuat dalam website Bank Syariah Indonesia untuk para pemangku kepentingan telah memenuhi ketentuan yang diatur oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8 /POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik, di antaranya ialah mengenai: 1. Informasi Umum Mengenai Emiten atau Perusahaan Publik 2. Informasi bagi pemodal atau investor 3. Informasi Tata Kelola Perusahaan 4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Penyediaan informasi tersebut juga sebagai implementasi prinsip keterbukaan dalam pengelolaan perusahaan yang mengacu pada Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tanggal 30 April 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Seluruh informasi tersebut dapat diakses oleh publik melalui situs www.bankbsi.co.id. INFORMASI 188 LINK INFORMASI UMUM www.bankbsi.co.id Nama, alamat dan kontak kantor pusat/ perwakilan www.bankbsi.co.id Riwayat singkat perusahaan https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami Struktur organisasi https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami Struktur kepemilikan https://www.bankbsi.co.id/company-information/struktur-kepemilikan Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, dan ventura bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk tidak memiliki perusahaan anak Struktur Grup PT Bank Syariah Indonesia Tbk tidak memiliki perusahaan anak Profil Direksi, Dewan Komisaris, Komite dan Sekretaris Perusahaan https://www.bankbsi.co.id/company-information/direksidewan?corporateType=Dewan%20Direksi Nama dan alamat: Akuntan publik, pemeringkat efek, wali amanat, biro administrasi efek, dokumen Anggaran Dasar https://www.bankbsi.co.id/company-information/profil-penunjang INFORMASI BAGI INVESTOR https://ir.bankbsi.co.id/ Prospektus penawaran umum https://ir.bankbsi.co.id/misc/Prospektus/Prospektus-Hijrah.pdf Laporan Tahunan (5 tahun) https://ir.bankbsi.co.id/annual_reports.html Laporan Keuangan https://ir.bankbsi.co.id/financial_reports.html Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata acara yang dibahas dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS, tanggal pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan https://ir.bankbsi.co.id/general_meeting.html PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  187. Profil Perusahaan INFORMASI LINK Ikhtisar Saham https ://ir.bankbsi.co.id/stock_chart_interactive.html Informasi Obligasi https://ir.bankbsi.co.id/bond_info.html Informasi Dividen https://ir.bankbsi.co.id/dividend.html Informasi Aksi Korporasi https://ir.bankbsi.co.id/corporate_action.html Informasi Fakta Material https://ir.bankbsi.co.id/regulatory_filings.html INFORMASI TATA KELOLA PERUSAHAAN https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, dan Unit Audit Internal https://ir.bankbsi.co.id/misc/Piagam-Audit-Intern.pdf Pengangkatan/Pemberhentian atau kekosongan Sekretaris Perusahaan serta informasi pendukungnya https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/sekretaris_ perusahaan Piagam Unit Audit Internal https://ir.bankbsi.co.id/misc/Piagam-Audit-Intern.pdf Isi Kode Etik https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/ kode_etik Pengangkatan dan pemberhentian Komite Audit https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/ audit Uraian Prosedur Nominasi dan Remunerasi, apabila tidak dibentuk Komite Nominasi dan Remunerasi; 
 https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/ nominasi&remunerasi Kebijakan Manajemen Risiko
 https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/ kebijakan_management_resiko Kebijakan Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran (jika ada) https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/ whistle_blowing_system Kebijakan Anti Korupsi (jika ada) 
 https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/ kebijakan_anti_fraud INFORMASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr Lingkungan Hidup https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja
 https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr Tanggung Jawab Produk dan/atau Layanan serta Informasi Pendukungnya https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 189
  188. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Kinerja BSI terus tumbuh seperti ditunjukkan oleh kinerja segmen usaha Bank di masa pandemi Covid-19 . Bank juga mampu memberikan manfaat besar bagi para pemangku kepentingan. Kinerja BSI terus tumbuh seperti ditunjukkan oleh kinerja segmen usaha Bank di masa pandemi COVID-19. Bank juga mampu memberikan manfaat besar bagi para pemangku kepentingan. Rp 3,03 triliun Laba bersih tahun 2021 meningkat 38,42%
  189. Tinjauan Ekonomi dan Industri Kondisi perekonomian pada tahun 2021 masih bergerak dinamis , mengingat adanya varian baru COVID-19 pada pertengahan tahun. 3,69% Pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2021 192 1,87% Inflasi tahun 2021, lebih rendah dari tahun sebelumnya PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 13,94% Pertumbuhan aset perbankan syariah secara tahunan per Oktober 2021
  190. Analisis dan Pembahasan Manajemen EKONOMI GLOBAL Kinerja pemulihan ekonomi global di tahun 2021 berlangsung dengan baik di tengah tekanan Covid-19 varian Delta , disrupsi rantai pasok global, serta meningkatnya inflasi di sejumlah negara maju dan negara berkembang lainnya. Akselerasi pemberian vaksinasi Covid-19 yang mulai dilakukan oleh sebagian negara maju dan negara berkembang memberikan dampak positif bagi keberlanjutan proses pemulihan ekonomi. Pemulihan pandemi di banyak negara turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi global, yang tercermin pada menurunnya angka pengangguran di mayoritas negara anggota G20, PMI manufaktur yang terus berada di zona ekspansi, serta meningkatnya aktivitas perdagangan dunia. Beberapa perkembangan ini mendorong International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan perekonomian global dapat tumbuh di level 6,1% pada tahun 2021. Pemulihan tersebut diperkirakan berlangsung lebih seimbang, tidak hanya bertumpu pada negara maju, namun juga disertai dengan perbaikan ekonomi di negara berkembang. IMF juga memperkirakan bahwa negara berkembang akan mengalami pertumbuhan sebesar 6,8%, lebih tinggi dari negara maju yang sebesar 5,2%. Volume perdagangan dan harga komoditas dunia tetap tumbuh di tengah kekhawatiran disrupsi rantai pasok global akibat meningkatnya tensi geopolitik di beberapa kawasan seperti Timur Tengah dan Eropa, maupun terganggunya pasokan seiring rencana beberapa negara yang mulai beralih ke energi terbarukan dalam menanggulangi isu perubahan iklim. Pertumbuhan ekspor negara berkembang tetap positif didorong kenaikan harga komoditas dan menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global. Di sisi lain, dampak disrupsi rantai pasok juga menyebabkan tingginya inflasi di negaranegara maju yang mendorong tekanan normalisasi kebijakan moneter. Beberapa bank sentral negara maju seperti The Fed di AS, European Central Bank di Uni-Eropa, Bank of England di Inggris, serta Bank of Korea di Korea Selatan telah memulai program normalisasi moneternya di akhir kuartal III-2021. Pengurangan stimulus seperti tapering hingga kenaikan suku bunga acuan mulai dilakukan, sehingga memberikan risiko terhadap pasar keuangan negara berkembang, termasuk keluarnya aliran modal asing hingga tekanan terhadap nilai tukar. Namun demikian, indikator perekonomian global menunjukkan sinyal pertumbuhan positif di tahun 2021 seiring sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif. Sumber: IMF, Our World in Data, Bloomberg (2021) EKONOMI NASIONAL Perkembangan pemulihan ekonomi global yang positif mendorong kenaikan permintaan komoditas dan perdagangan antarnegara. Kondisi tersebut ikut mendukung pemulihan ekonomi domestik di tengah upaya penanganan pandemi gelombang kedua pasca masuknya Covid-19 varian Delta ke Indonesia. Puncak penambahan kasus tertinggi menyentuh angka 56.757/hari pada pertengahan Juli 2021 atau 4 (empat) kali lipat dibandingkan puncak kasus tertinggi sebelumnya pada awal tahun 2021. Hal ini mendorong pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga berjenjang (level) dalam mencegah penambahan kasus yang lebih masif ke depan. Selain itu, pemerintah juga mempercepat penyaluran vaksinasi Covid-19 guna melindungi masyarakat dari dampak penularan virus serta menahan penyebaran virus. Rasio penyaluran vaksinasi dengan dosis penuh tercatat telah menyentuh angka lebih dari 40% di akhir tahun 2021 atau naik 5 (lima) kali lipat dibandingkan periode sebelum masuknya varian Delta di bulan Mei 2021. Dampak gencarnya vaksinasi Covid-19 serta penerapan aturan protokol kesehatan yang ketat, membuat momentum pemulihan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tahun 2021. Berbagai indikator ekonomi sektor riil menunjukkan tren yang positif. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 193
  191. Indeks Mobilitas Masyarakat menunjukkan tren pemulihan pada akhir 2021 , tercermin dari laporan Google Mobility Index yang menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tumbuh 191% pada akhir 2021 dibandingkan periode saat diterapkannya PPKM pada awal Juli 2021. Selain itu, indikator konsumsi juga menunjukkan tren positif, tercermin dari indeks penjualan ritel Desember 2021 yang diperkirakan berada di level 216,28 atau mendekati level pra-pandemi yang sebesar 216,36 pada Februari 2020. Pemulihan ekonomi yang berjalan baik juga mendorong ekspektasi positif konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan. Indeks Keyakinan Konsumen Desember 2021 berada di level 118,34 atau lebih tinggi dibandingkan periode sebelum pandemi yang mencapai 117,65. Indeks manufaktur juga tumbuh dengan baik, tercermin dari indeks PMI manufaktur yang berada di level all time high, yaitu sebesar 57,2 pada Oktober 2021 setelah sempat terpukul dari Juli (40,1) hingga Agustus (43,7) akibat gelombang kedua Covid-19. Sektor eksternal masih tumbuh sangat kuat, yang tercermin dari tingginya angka pertumbuhan ekspor dan impor. Laju pertumbuhan ekonomi kuartal-IV 2021 diperkirakan dapat berada di atas level 5,02% (yoy), sehingga secara keseluruhan kinerja ekonomi tahun 2021 diperkirakan akan tumbuh sebesar 3,69%. Akselerasi pemulihan ekonomi domestik tidak hanya didukung oleh keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19, melainkan juga dukungan kebijakan stimulus ekonomi. Percepatan program vaksinasi di tahun 2021 serta program penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah terbukti efektif dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi. Inflasi domestik terjaga dalam level yang terkendali, sementara stabilitas pasar keuangan juga relatif terjaga dengan baik, tercermin pada stabilnya nilai tukar rupiah dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menyentuh All Time High pada tahun 2021. Di sisi lain, sektor perbankan juga menujukkan kinerja yang solid dengan tingkat kecukupan modal yang memadai, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh tinggi yang diikuti dengan mulai meningkatnya pertumbuhan kredit. 194 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Inflasi tumbuh 1,87% (yoy) pada tahun 2021 relatif lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun 2020, yang menunjukkan sinyal perbaikan tingkat permintaan dan konsumsi domestik. Inflasi tahun 2021 masih stabil seiring dengan sinergi pelaksanaan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat-daerah, dengan otoritas moneter. Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses pangan masyarakat, menjaga keterjangkauan harga, serta meningkatkan kelancaran arus distribusi. Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, pemerintah memberikan insentif fiskal sebagai stimulus bagi masyarakat, di antaranya insentif PPnBM untuk mobil, subsidi PPh bagi UMKM, serta PPh bagi karyawan. Demikian juga Bank Indonesia yang memberikan stimulus berupa relaksasi Loan to Value (LTV) maupun Financing to Value (FTV) untuk pembiayaan kepemilikan rumah guna mendorong bisnis properti. Selain itu, sejak bulan Maret 2021, Bank Indonesia juga mempertahankan suku bunga acuan (BI 7 Days Reverse Repo Rate) tetap rendah di level 3,5% untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik dalam koridor pemulihan. Sumber: IMF, Bloomberg, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia (2021) TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN NASIONAL DAN SYARIAH Kinerja industri perbankan sepanjang tahun 2021 tetap kokoh (resilient), yang ditunjukkan oleh fungsi intermediasi yang tetap baik dan risiko kredit yang terkendali di masa pandemi Covid-19. Total aset perbankan menyentuh Rp10.298 triliun pada Oktober 2021, atau tumbuh 10,16% (yoy). Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 12,19% (yoy) menjadi Rp7.608 sejalan dengan preferensi masyarakat yang menyimpan asetnya pada produk perbankan akibat ketidakpastian kondisi pandemi di Indonesia. Penyaluran kredit tetap tumbuh, tercermin dari kenaikan penyaluran kredit nasional sebesar 5,25% YoY sehingga total kredit berada di level Rp5.897 triliun pada akhir tahun 2021. Peningkatan kembali penyaluran kredit tersebut didukung pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat sejalan dengan pelonggaran pembatasan mobilitas yang disertai pemberian insentif oleh pemerintah dan regulator lain seperti Bank Indonesia dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional. Selama tahun 2021, pemerintah telah menyalurkan dana program PEN sebesar Rp658,6 triliun, yang sebagian di antaranya disalurkan melalui perbankan melalui skema subsidi margin serta penjaminan pada program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
  192. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tingkat kesehatan perbankan juga tetap terjaga sejalan dengan efisiensi dalam mendukung keberlanjutan bisnis di masa pandemi . Rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 25,67% pada Desember 2021, atau di atas ketentuan minimum BASEL III yaitu 10%. Di sisi lain, rasio likuiditas (AL/DPK) tetap stabil, yakni sebesar 35,12%. atau tumbuh 15,30% yoy sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk perbankan syariah didukung peningkatan infrastruktur dan layanan akses digitalisasi. Pangsa pasar DPK perbankan syariah terhadap DPK perbankan nasional tercatat menyentuh level 7,21%. Sementara itu, rasio efisiensi perbankan tetap baik, tercermin dari rasio Biaya Operasional/Pendapatan Operasional (BO/PO) sebesar 83,42%, atau lebih rendah dibandingkan posisi akhir tahun 2020 yang mencapai 86,44%. Rasio kualitas pembiayaan tetap terjaga didukung oleh insentif restrukturisasi pembiayaan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada masa pandemi Covid-19. Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tercatat sebesar 3,09% (gross). Sementara dari sisi pembiayaan, penyaluran pembiayaan naik Rp36 triliun dan menyentuh level Rp422 triliun pada Desember 2021, atau tumbuh 6,9% yoy. Pangsa pasar pembiayaan perbankan syariah terhadap perbankan nasional tercatat sebesar 7,15%. Kinerja industri perbankan yang positif pada 2021, tidak lepas dari dukungan perkembangan industri perbankan syariah nasional. Merger Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada Februari 2021 menjadi salah satu pendorong kinerja industri perbankan syariah. Konsolidasi ketiga bank syariah anak usaha BUMN tersebut menghasilkan bank syariah yang masuk ke jajaran 10 besar bank nasional. Merger tersebut juga mengubah lanskap industri perbankan syariah, di mana BSI menguasai 38% marketshare perbankan syariah nasional dengan aset sebesar Rp265,29 triliun pada akhir tahun 2021. Total aset perbankan syariah naik Rp85 triliun dan menyentuh level Rp694 triliun pada Desember 2021, atau tumbuh 13,94% (yoy). Penghimpunan dana juga mencatat kinerja positif, dimana DPK perbankan syariah naik Rp76 triliun ke level Rp549 triliun pada Oktober 2021, Tingkat kesehatan perbankan syariah juga terjaga dengan baik di masa pandemi Covid-19. Rasio CAR tercatat sebesar 25,71% pada Desember 2021 atau lebih tinggi dibandingkan CAR industri perbankan nasional. Namun demikian, rasio efisiensi perbankan syariah lebih baik dibandingkan nasional. Rasio Biaya Operasional/ Pendapatan Operasional (BOPO) tercatat sebesar 80,33% pada Oktober 2021, atau lebih rendah dibandingkan rasio BOPO industri perbankan nasional. Sementara itu, kualitas pembiayaan perbankan syariah juga menunjukkan kinerja yang positif. Tingkat rasio Non Performing Financing (NPF) gross membaik dari 3,2% di akhir 2020 menjadi 2,7% pada Desember 2021 atau lebih rendah dibandingkan industri perbankan nasional. Dukungan pemerintah melalui imbauan Kementerian BUMN serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap halal matter juga berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis perbankan syariah di tahun 2021. Sumber: OJK Oktober (2021) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 195
  193. TINJAUAN POSISI BANK SYARIAH INDONESIA DI INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH Sebagai perbandingan kinerja Bank Syariah Indonesia terhadap industri perbankan syariah dan perbankan nasional , berikut ini merupakan rincian kinerja Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan rata-rata industri perbankan. Tabel Kinerja Pertumbuhan Perbankan Nasional, Perbankan Syariah dan Bank Syariah Indonesia per Oktober 2021 INDIKATOR Aset (dalam %) BANK SYARIAH INDONESIA PERBANKAN SYARIAH PERBANKAN NASIONAL 10,73 13,94 10,16 Pembiayaan 9,32 6,90 5,25 Dana Pihak Ketiga 11,12 15,30 12,19 Ekuitas 38,42 16,20 32,74 Laba Bersih 15,04 11,46 15,75 Sumber: Internal BSI, SPI, dan SPS - Otoritas Jasa Keuangan (SPS OJK), Desember 2021 Pertumbuhan aset Bank Syariah Indonesia mencapai 7,97%, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan aset perbankan syariah dan perbankan nasional yang masing-masing sebesar 11,05% dan 8,27%. Di sisi lain, pertumbuhan pembiayaan Bank Syariah Indonesia mencapai 7,00%, atau di atas pertumbuhan perbankan nasional yang sebesar 3,27%, namun di bawah pertumbuhan perbankan syariah yang sebesar 7,86%. Demikian halnya dengan pertumbuhan dana pihak ketiga Bank Syariah Indonesia yang mencapai 7,50%, atau di bawah pertumbuhan perbankan syariah dan perbankan nasional yang masing-masing sebesar 8,52% dan 9,47%. Sementara itu, pertumbuhan laba bersih Bank Syariah Indonesia melonjak yang hingga 53,77%, jauh lebih tinggi dibandingkan perbankan syariah sebesar 24,50% dan perbankan nasional sebesar 26,36%. 196 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  194. Analisis dan Pembahasan Manajemen Grafik Pertumbuhan Kinerja Perbankan Nasional , Perbankan Syariah dan Bank Syariah Indonesia (dalam %) Aset 10,73 BSI Pembiayaan 9,32 13,94 10,16 Perbankan Syariah Perbankan Nasional Dana Pihak Ketiga 6,90 BSI Perbankan Syariah 5,25 Perbankan Nasional Laba Bersih 15,30 38,42 32,74 12,19 11,12 16,20 BSI Perbankan Syariah Perbankan Nasional BSI Perbankan Syariah Perbankan Nasional Ekuitas 15,57 15,04 11,46 BSI Perbankan Syariah Perbankan Nasional PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 197
  195. Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha Kinerja segmen usaha Bank pada tahun 2021 secara umum tumbuh sangat sangat baik . Segmen usaha mikro menjadi lini bisnis BSI dengan kenaikan laba tahun berjalan paling tinggi, yakni 217,92% yoy. 198 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  196. Analisis dan Pembahasan Manajemen Segmen operasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) dibagi menjadi 5 (lima): segmen wholesale, small and medium enterprise (SME) atau usaha kecil dan menengah (UKM), konsumer, mikro dan lainnya. Penjelasan kinerja masing-masing segmen usaha tersebut dijelaskan secara rinci di bawah ini. Wholesale Banking Segmen usaha wholesale melayani badan usaha seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak perusahaannya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan anak perusahaannya, lembaga negara, multinational company, bank dan lembaga keuangan bukan bank (termasuk modal ventura non linkage). Selain itu, termasuk dalam segmen ini adalah pembiayaan sindikasi, perusahaan terbuka, pemerintah daerah, rumah sakit, perguruan tinggi negeri dan swasta, serta surat berharga. Hingga berakhirnya tahun buku 2021, produk dan layanan yang disajikan oleh segmen usaha wholesale diurai dalam tabel berikut. PRODUK LAYANAN Pembiayaan Investasi Pembiayaan untuk tujuan investasi tempat usaha, modal usaha atau sarana produksi lainnya sesuai dengan prinsip Syariah Pembiayaan Modal Kerja Pembiayaan untuk keperluan modal kerja usaha dengan skema sesuai prinsip Syariah . Pembiayaan Supply Chain Pembiayaan yang diberikan kepada Mitra Usaha (supplier/buyer/kontraktor) dari nasabah-nasabah utama BSI Pembiayaan Trade Pembiayaan yang diberikan untuk keperluan Ekspor / Impor baik melalui penerbitan LC dan jaminan (Garansi Bank / SBLC) Kustodi Layanan penitipan efek, transaksi dan pengadministrasian berbagai efek syariah di pasar modal Wali Amanat Wali Amanat adalah Layanan untuk mewakili kepentingan pemegang sukuk dalam suatu penerbitan sukuk di pasar modal syariah Strategi Tahun 2021 1. Melakukan sinergi bisnis dengan Induk melalui pemanfaatan customer base, join-marketing dan sindikasi atau club-deal. 2. Pengembangan dan peningkatan value chain dengan BUMN. 3. Berperan sebagai pintu masuk produk BSI kepada perusahaan BUMN dan swasta besar dengan sektor terpilih. 4. Meningkatkan kolaborasi dengan segenap unit bisnis untuk memasarkan produk BSI 5. Meningkatkan peran sindikasi baik sebagai arranger, agent ataupun participant. Kinerja Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib bersih segmen usaha wholesale pada tahun 2021 sebesar Rp2,9 triliun, meningkat 24.27% dibandingkan pencapaian tahun 2020 yang Rp2,3 triliun. Sedangkan pendapatan usaha lainnya di segmen wholesale lebih rendah 4,57% menjadi Rp520,1 miliar pada 2021, dari Rp545,0 miliar pada tahun sebelumnya. Penyaluran pembiayaan meningkat sebesar 2,70% dari posisi tahun 2020 yang Rp48,0 triliun menjadi Rp49,4 triliun pada tahun 2021. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 199
  197. Tabel Kinerja Segmen Usaha Wholesale URAIAN (Rp juta) WHOLESALE 2021 Pendapatan pengelolaan dana Bersih 2020* 2.909.025 Pendapatan usaha lainnya 2.340.799 520.101 545.033 Beban usaha (1.516.453) (1.561.514) Beban CKPN (1.556.506) (1.077.840) (7.880) (9.219) 45.183.228 44.849.283 Pendapatan / (Beban) non Opr Piutang dan Pembiayaan Bersih *: Disajikan kembali Profitabilitas Meskipun sejumlah indikator kinerja tercatat mengalami penurunan, namun laba tahun berjalan segmen usaha Wholesale pada tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 54,04% menjadi Rp259,6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp168,6 miliar. Kinerja Profitabilitas Segmen Usaha Wholesale URAIAN (Rp juta) 2021 2020* Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan 348.287 237.258 Zakat (8.718) (5.717) Beban pajak (79.935) (62.990) Laba tahun berjalan 259.634 168.552 *: Disajikan kembali Rencana Strategis Tahun 2022 1.Pengembangan Customer Base, melalui perluasan sektor industri prioritas dan fokus kepada potensi bisnis perusahaan swasta nasional dan regional. 2. Pengembangan layanan transaksional yang inovatif dan end-to-end berbasis digital 3.Pengembangan comprehensive financial solution dalam ekosistem bisnis nasabah untuk menciptakan closed loop transaction 4. Pengembangan organisasi/jaringan untuk dapat menjangkau nasabah yang lebih luas 5. Mempercepat Proses Bisnis guna memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah 6. Pembukaan Representative Office BSI di DIFC Dubai sebagai salah satu pusat Halal Ekosistem Dunia dan Hub keuangan Syariah global 200 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  198. Analisis dan Pembahasan Manajemen Segmen SME Segmen SME Bank Syariah Indonesia melayani kegiatan usaha pembiayaan produktif kepada kepada badan usaha swasta berbentuk badan hukum dan non badan hukum , pendidikan dasar & menengah dan klinik. Termasuk menyalurkan pembiayaan melalui koperasi, pola linkage, dan/atau inti plasma. Hingga berakhirnya tahun buku 2021, produk dan layanan yang diberikan oleh segmen usaha ini diuraikan dalam tabel berikut. PRODUK URAIAN Investasi Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh BSI untuk pemenuhan kebutuhan investasi calon nasabah, baik investasi tempat usaha, kendaraan usaha atau alat-alat kebutuhan usaha. Termasuk investasi untuk pembangunan tempat usaha dan pembanguna kebun. Modal Kerja Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh BSI untuk pemenuhan kebutuhan modal kerja calon nasabah, baik modal kerja rekening koran, modal kerja usaha atau modal kerja berdasarkan kontrak. Termasuk modal kerja kepada lembaga keuangan seperti koperasi dan BMT. Strategi Tahun 2021 Dalam rangka menghadapi tantangan bisnis perbankan tahun 2021, Bank Syariah Indonesia menerapkan strategi dengan menyalurkan pembiayaan pada fokus sektor yang masih tahan di masa pandemi diantaranya ekosistem perkebunan kelapa sawit, koperasi BUMN/Swasta bonafit, Fintech Syariah, Lembaga Keuangan Syariah, value chain BUMN & Perusahaan Swasta, cluster industry, usaha/nasabah local champion. Di tahun 2021 BSI juga melakukan perbaikan kualitas portfolio pembiayaan existing diantaranya dengan melakukan build up pencadangan pembiayaan SME dalam rangka mengantisipasi potensi risiko di masa depan. Kinerja Pada tahun 2021, pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib bersih untuk segmen usaha SME tercatat sebesar Rp1,3 triliun, turun 21.71% dari posisi yang sama pada tahun sebelumnya yakni Rp1,7 triliun. Hal ini juga terjadi pada pendapatan usaha lainnya yang tercatat sebesar Rp283,1 miliar, menurun sebesar 26,80% dari Rp386,7 miliar pada tahun 2021. Sementara beban usaha tercatat mengalami penurunan sebesar 25,51% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp1,1 triliun menjadi Rp825,4 miliar. Begitu juga dengan penyaluran pembiayaan tahun 2021 yang sebesar Rp18,3 triliun, lebih rendah 27,02% dibandingkan posisi tahun 2020 yang mencapai Rp24,1 triliun menjadi Rp25,1 triliun. Tabel Kinerja Segmen Usaha SME (Rp juta) URAIAN Pendapatan pengelolaan dana Bersih Pendapatan usaha lainnya SME 2021 1.300.407 2020* 1.660.923 283.075 386.730 Beban usaha (825.360 ) (1.107.979 ) Beban CKPN (740.589 ) (579.841 ) (4.289 ) (6.541 ) 17.312.925 24.127.366 Pendapatan/(Beban) non Opr Piutang dan Pembiayaan Bersih *:Disajikan kembali PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 201
  199. Profitabilitas Sejalan dengan penurunan kinerja operasional , laba tahun berjalan segmen usaha SME ikut melemah. Pada tahun 2021, yang berhasil dibukukan sebesar Rp9,9 miliar. Dibandingkan dengan tahun 2020 yang mencapai Rp Rp251,0 miliar, terjadi penurunan 96,07%. Kinerja Profitabilitas Segmen Usaha SME (Rp juta) URAIAN 2021 Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan 2020* 13.244 Zakat Beban pajak Laba tahun berjalan 353.292 (332) (8.513) (3.040) (93.795) 9.872 250.985 *:Disajikan kembali Rencana Strategis Tahun 2022 Adapun strategi bisnis SME yang akan diterapkan di tahun 2022 secara umum yaitu SME tumbuh sesuai Risk Acceptance Criteria, target nasabah, dan fokus sektor yang telah ditetapkan sebagai berikut: 1. Fokus pada sektor unggulan dan memperluas ekosistem bisnis. 2. Peningkatan bisnis value chain dan fintech, serta ekosistem berbasis digital 3. Percepatan proses bisnis SME dan digitalisasi dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. Segmen Konsumer Segmen usaha konsumer saat ini difokuskan untuk tujuan konsumtif/multiguna (antara lain produk griya, multiguna, kendaraan, pensiunan, kartu pembiayaan, cicil emas dan gadai emas, pembiayaan program pemerintah). Hingga berakhirnya tahun buku 2021, produk dan layanan yang diberikan oleh segmen usaha Konsumer seperti diuraikan dalam tabel di bawah ini. PRODUK URAIAN BSI Griya Fasilitas pembiayaan untuk tujuan pembelian rumah tinggal/rumah toko/rumah kantor, maupun pembangunan rumah dengan kondisi rumah baru, rumah second, atau kavling siap bangun. BSI Oto Fasilitas pembiayaan untuk tujuan pemilikan kendaraan bermotor, baik roda 2 maupun roda 4. BSI KPR Sejahtera Fasilitas pembiayaan yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan dukungan FLPP dan disalurkan kepada MBR dalam rangka pemilikan rumah sejahtera susun. BSI Mitraguna Berkah Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada ASN dan pegawai tetap perusahaan/Lembaga negara/Yayasan/ badan usaha lainnya baik dilakukan dalam pengajuan massal maupun perorangan. BSI Pensiun/Pra Pensiun Berkah Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada para penerima manfaat pensiun bulanan melalui BSI sebagai kantor bayar, ataupun pegawai ASN yang akan memasuki masa pensiun. Strategi Tahun 2021 1. Fokus ekspansi bisnis konsumer pada segmen upper mass khususnya nasabah fixed income 2. Memperluas saluran pemasaran produk Griya dan Mitraguna melalui peningkatan kerjasama dengan developer, institusi, maupun pihak ketiga dengan proses maintenance yang lebih intensif. 3. Mengembangkan fitur produk eksisting dan digitalisasi proses pembiayaan dalam rangka mendukung pemasaran pembiayaan konsumer. 4. Meningkatkan penetrasi akusisi Kartu Pembiayaan Syariah kepada nasabah produk lainnya dan staff perusahaan nasabah untuk meningkatkan kualitas pemegang kartu serta meningkatkan Product Holding Ratio. 5. Memperluas saluran akuisisi Kartu Pembiayaan Syariah melalui kerjasama dengan e-commerce, channel digital, penggunaan tanda tangan elektronik dan persetujuan elektronik. 202 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  200. Analisis dan Pembahasan Manajemen Kinerja Hingga berakhirnya tahun buku 2021 , segmen usaha konsumer mencatatkan pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib sebesar Rp6,2 triliun, meningkat 35,67% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp4,6 triliun. Begitu juga dengan pendapatan usaha lainnya yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 27,82% menjadi Rp1,4 triliun dibandingkan dengan pembukuan tahun 2020 yang sebesar Rp1,1 triliun. Beban usaha tercatat meningkat sebesar 30,08% menjadi Rp3,9 triliun, dari posisi per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp3,1 triliun. Kemudian, untuk piutang dan pembiayaan segmen usaha konsumer Bank pada tahun 2021 sebesar Rp82,7 triliun, meningkat 27,30% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp65,0 triliun. Tabel Kinerja Segmen Usaha Konsumer URAIAN Pendapatan pengelolaan dana (Rp juta) KONSUMER 2021 6.225.037 Pendapatan usaha lainnya 2020* 4.588.279 1.365.552 1.068.337 Beban usaha (3.981.525 ) (3.060.777 ) Beban CKPN (1.085.395 ) (1.633.548 ) (20.691 ) (18.071 ) 85.749.598 67.972.492 Pendapatan/(Beban) non Opr Piutang dan Pembiayaan *:Disajikan kembali Profitabilitas Sejalan dengan peningkatan kinerja, laba tahun berjalan segmen usaha konsumer 2021 mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 178,16% menjadi Rp1,9 triliun dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya Rp670,8 miliar. Kinerja Profitabilitas Konsumer (Rp juta) URAIAN Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan Zakat 2021 2.502.978 2020* 944.220 (62.654 ) (22.752) Beban pajak (574.460 ) (250.681) Laba tahun berjalan 1.865.864 670.787 *:Disajikan kembali Kinerja Pawning (Gadai/Cicil Emas) Produk Gadai atau Cicil Emas yang merupakan produk unik dari Bank BSI mencatatkan pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib sebesar Rp425,58 miliar, meningkat 11,61% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp381,29 miliar. Begitu juga dengan pendapatan usaha lainnya yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 15,10% menjadi Rp71,99 miliar dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar Rp62,54 triliun. Beban usaha mengalami peningkatan sebesar 17,14% menjadi Rp209,89 miliar dari posisi per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp179,17 miliar. Kemudian, untuk piutang dan pembiayaan pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp4,6 triliun, meningkat 12,79% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,0 triliun. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 203
  201. Tabel Kinerja Pawning (Gadai/Cicil Emas) URAIAN Pendapatan pengelolaan dana Bersih (Rp juta) PAWNING 2021 425.582 Pendapatan usaha lainnya 2020* 381.299 71.986 62.539 Beban usaha (209.889) (179.173) Beban CKPN (2.545) (3.652) Pendapatan/(Beban) non Opr (1.091) (1.058) 4.581.481 3.901.669 Piutang dan Pembiayaan Bersih *:Disajikan kembali Profitabilitas Pawning (Gadai/Cicil Emas) Profitabilitas untuk Produk Gadai atau Cicil Emas pada tahun 2021 mencatatkan laba bersih sebesar Rp211,74 miliar, meningkat 14,65% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp184,68 miliar. Kinerja Profitabilitas Pawning (Gadai/Cicil Emas) URAIAN Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan Zakat (Rp juta) 2021 284.043 2020* 259.956 (7.110) (6.264) Beban pajak (65.191) (69.015) Laba tahun berjalan 211.742 184.676 *:Disajikan kembali Rencana Strategis Tahun 2022 1. Fokus target nasabah pada pegawai PNS/ASN, BUMN terpilih, RS terpilih, Swasta terpilih, dan Pensiunan 2.Memperluas channel pemasaran konsumer melalui platform digital, developer, maupun mitra pihak ketiga 3. Mempercepat proses bisnis dan meningkatkan customer solution untuk memenuhi kebutuhan nasabah 4. Memperkuat kolaborasi dengan bisnis wholesale dan funding untuk menggarap pegawai dari perusahaan atau instansi Segmen Usaha Mikro Segmen usaha mikro BSI untuk melayani nasabah individual dan pengusaha mikro, termasuk di dalamnya adalah penyaluran pembiayaan bersubsidi untuk mendukung program pemerintah dalam memberdayakan usaha masyarakat. Kemudian, produk simpanan dan layanan perbankan lainnya bagi kebutuhan masing-masing nasabah. Per 31 Desember 2021, produk-produk dan layanan yang ditawarkan oleh segmen usaha Mikro dijelaskan dalam tabel di bawah ini. 204 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  202. Analisis dan Pembahasan Manajemen Produk dan Layanan Segmen Usaha Mikro PRODUK URAIAN BSI Usaha Mikro Pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada nasabah individu atau badan usaha atau kelompok yang produktif dengan atau tanpa agunan dengan margin komersial (tanpa subsidi) KUR Kredit Usaha Rakyat yang selanjutnya disingkat KUR adalah Pembiayaan Modal kerja dan/atau investasi kepada nasabah individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup yang terdiri dari KUR. (Program Subsidi Margin dari Pemerintah) KUR Super mikro Penyaluran KUR yang diberikan kepada penerima KUR dengan jumlah sampai dengan Rp. 10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah) KUR Mikro Penyaluran KUR yang diberikan kepada penerima KUR dengan jumlah diatas Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) Strategi Tahun 2021 Rencana strategi sepanjang tahun 2021 yaitu fokus pada target pasar: 1. Berbasis komunitas (pasar, pedagang tahu/tempe, penjual bakso, dll). 2. Ekosistem halal (pesantren, masjid dan komunitas halal). 3. Nasabah binaan BUMN dan Kementerian (perdagangan, pariwisata/Be Kraf, Pemda, dll). 4. Trickle Down Business nasabah wholesale. 5.Kerjasama e-commerce. 6. Maintain nasabah eksisting. 7. Implementasi digitalisasi pembiayaan. Kinerja Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib segmen usaha mikro pada tahun 2021 mencapai Rp1,9 triliun, naik 54,81% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp1,3 triliun. Per 31 Desember 2021, pendapatan usaha lainnya di segmen mikro meningkat 13,07% menjadi Rp329,3 miliar dibandingkan dengan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp291,2 miliar. Begitu juga dengan beban usaha. Hingga akhir tahun 2021, nilai yang dibukukan sebesar Rp960,3 miliar, naik 15,07% dari capaian tahun 2020 yang sebesar Rp834,5 miliar. Kemudian, untuk penyaluran piutang dan pembiayaan pada tahun 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 13,64% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp14,4 triliun menjadi Rp16,3 triliun. Tabel Kinerja Segmen Usaha Mikro (Rp juta) URAIAN Pendapatan pengelolaan dana Pendapatan usaha lainnya MIKRO 2021 1.936.528 2020* 1.250.939 329.347 291.269 Beban usaha (960.273 ) (834.484 ) Beban CKPN (168.759 ) (329.217 ) (4.990 ) (4.927 ) 15.569.634 13.698.843 Pendapatan/(Beban) non Opr Piutang dan Pembiayaan *:Disajikan kembali Profitabilitas Laba tahun berjalan segmen usaha mikro tahun 2021 sebesar Rp843,7 miliar, tumbuh 217,92% dari tahun 2020 yang sebesar Rp265,4 miliar. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 205
  203. Kinerja Profitabilitas Segmen Usaha Mikro (Rp juta) URAIAN 2021 Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan 1.131.853 Zakat Beban pajak Laba tahun berjalan 2020* 373.580 (28.332) (9.002) (259.772) (99.182) 843.749 265.396 *:Disajikan kembali Rencana Strategis Tahun 2022 Adapun strategi Bank untuk menciptakan pertumbuhan pembiayaan segmen Mikro diantaranya menjaga kualitas aset produktif serta lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan dengan memanfaatkan stimulus pemerintah, memperkuat kompetensi aspek penunjang bisnis utama pada bidang teknologi berupa digitalisasi bisnis proses dan IT, penguatan sinergi bisnis dengan menyalurkan pembiayaan pada Fintech Syariah, E-commerce dan ekosistem halal. Segmen Lainnya Segmen usaha Lainnya merupakan segmen yang melayani produk-produk di luar pembiayaan, produk simpanan dan nonsimpanan. Sepanjang tahun 2021, Bank memiliki produk dan layanan dalam segmen usaha Lainnya yang mencakup: PRODUK LAYANAN Foreign Exchange E-Channel Securities Services Remmitance Giro, Tabungan, Deposito Custody Strategi Tahun 2021 Fokus pada peningkatan portofolio dana murah (CASA), peningkatan layanan digital, dan optimalisasi excess liquidity. Kinerja Pada tahun 2021, pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib bersih untuk segmen usaha lainnya mencapai Rp1,1 triliun turun sebesar 49,21% jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2020 yang sebesar 2,1 triliun. Pendapatan usaha lainnya juga mencatatkan pertumbuhan yang positif, yakni meningkat 5,94%, dari Rp485,3 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp514,2 miliar di tahun 2021. Kontribusi utama dari peningkatan tersebut berasal dari layanan digital banking. Beban usaha meningkat sebesar 7,82% dari akhir tahun buku 2020 yang sebesar Rp1,4 triliun, sehingga menjadi Rp1,5 triliun pada 2021. 206 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  204. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Kinerja Segmen Usaha Lainnya URAIAN Pendapatan pengelolaan dana Bersih (Rp juta) LAINNYA 2021 2020* 1.058.628 Pendapatan usaha lainnya 2.084.398 514.171 485.332 Beban usaha (1.499.162 ) (1.390.473 ) Beban CKPN - - (7.791 ) (8.209) - - Pendapatan / (Beban) non Opr Piutang dan Pembiayaan Bersih *:Disajikan kembali Profitabilitas Bank membukukan laba tahun berjalan segmen usaha lainnya pada tahun 2021 sebesar Rp49,1 miliar, menurun 94,10% dari pencapaian tahun 2020 yang sebesar Rp831,9 miliar. Penurunan tersebut akibat dari peningkatan hak pihak ketiga atas bagi hasil. Kinerja Profitabilitas Segmen Usaha Lainnya URAIAN Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan Zakat Beban pajak Laba tahun berjalan (Rp juta) 2021 65.846 2020* 1.171.048 (1.648) (28.218) (15.112) (310.900) 49.086 831.930 *:Disajikan kembali Rencana Strategis Tahun 2022 Fokus peningkatan portofolio dana murah dengan meningkatkan komposisi dana ritel, terus meningkatkan layanan digital melalui pengembangan Ekosistem Halal, dan optimalisasi excess liquidity dengan cara melakukan rekomposisi investasi surat berharga dengan fokus pada peningkatan komposisi investasi pada surat berharga Capital Market. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 207
  205. Tinjauan Keuangan Kinerja keuangan BSI pada tahun 2021 sangat solid , dengan laba bersih tumbuh 38,42%. Rp3,2 Triliun Rp265,3 Triliun Aset tumbuh10,73% yoy 208 Laba komprehensif tahun berjalan meningkat 49,59% yoy PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Rp25,0 triliun Ekuitas tumbuh 15,04% yoy
  206. Analisis dan Pembahasan Manajemen Uraian mengenai kinerja keuangan ini disusun berdasarkan Laporan Keuangan Bank yang disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, yang termasuk Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Laporan Keuangan diaudit oleh KAP Tanudireja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material ASET Total aset yang dibukukan oleh Bank pada tahun buku 2021 mencapai Rp265,3 triliun, naik 10,73% dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya yang sebesar Rp239,6 triliun. Peningkatan tersebut berasal dari pertumbuhan investasi pada surat berharga sebesar Rp18,5 triliun atau 37,62% dan pertumbuhan piutang & pembiayaan bersih sebesar Rp13,2 triliun atau 18,64%. Rincian Aset (Rp Juta) URAIAN Kas Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia Giro dan penempatan pada Bank Lain-Neto Investasi pada Surat Berharga-Neto Tagihan Akseptasi Piutang Net 2021 2020* 2019 4.119.903 3.180.739 2.210.290 20.563.580 21.527.933 23.840.556 1.841.551 8.695.805 3.710.161 67.579.070 49.105.637 38.709.977 159.880 292.789 234.895 98.336.983 86.589.188 71.085.281 Pinjaman Qardh- Neto 9.081.400 9.054.373 8.470.296 Pembiayaan Mudharabah-Neto 1.592.314 2.598.787 3.674.396 Pembiayaan Musyarakah-Neto 53.903.123 50.896.175 46.393.775 901.565 1.509.461 2.251.266 Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Neto 4.055.953 3.397.075 1.876.250 Aset Pajak Tangguhan 1.445.324 1.109.281 808.511 Aset Lain-lain-Neto 1.708.435 1.624.281 2.031.373 Aset yang Diperoleh Untuk Ijarah - Neto Investasi pada Entitas Asosiasi TOTAL ASET - - - 265.289.081 239.581.524 205.297.027 *: Disajikan kembali Kas Posisi kas Bank pada tahun 2021 mencapai Rp4,1 triliun. Dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp3,2 triliun, mengalami peningkatan 29,53%. Kas dengan mata uang rupiah mengalami peningkatan terbesar yaitu Rp3,0 triliun pada 2020 meningkat Rp1,1 triliun atau 36,23% sehingga pada 2021 kas rupiah mencapai Rp4,0 triliun. Sedangkan untuk kas valas mengalami penurunan dari 2020 sebesar Rp220,8 miliar menjadi Rp87,7 miliar pada 2021, turun sebesar Rp133,1 miliar atau 60,30%. Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia Pada tahun 2021 Bank mencatat giro dan penempatan pada Bank Indonesia sebesar Rp20,6 triliun, turun 4,48% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp21,5 triliun. Penurunan tersebut disebabkan tidak adanya penempatan pada instrumen Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) pada tahun 2021. Sementara pada tahun 2020 Bank melakukan penempatan pada instrumen SBIS sebesar Rp7 triliun. Selain SBIS, instrumen penempatan pada Bank Indonesia yang mengalami pergerakan yang signifikan yaitu peningkatan FASBIS sebesar Rp4,8 triliun atau 132,46% dan penurunan deposito berjangka sebesar Rp4,7 triliun atau 90,40%. Giro dan Penempatan pada Bank Lain-Neto Giro dan penempatan pada bank lain-neto pada tahun 2021 senilai Rp1,8 triliun, menurun 78,82% dari tahun 2020 senilai Rp8,7 triliun. Perubahan tersebut disebabkan oleh penurunan atas giro dan penempatan pada bank lain valas sebesar Rp5,9 triiliun atau 83,61% dari Rp7,1 triliun pada 2020 menjadi Rp1,2 triliun di tahun 2021. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 209
  207. Investasi pada Surat Berharga-Neto Bank membukukan investasi surat berharga-neto pada tahun 2021 , naik 37,59% menjadi Rp67,6 triliun dari pembukuan tahun 2020 yang sebesar Rp49,1 triliun. Pertumbuhan yang positif tersebut didorong oleh peningkatan biaya perolehan surat berharga yang diamortisasi meningkat sebesar Rp13 triliun atau 26,44% dengan peningkatan terbesar pada biaya perolehan yang diamortisasi pada instrumen sukuk Bank Indonesia dari Rp18,5 triliun pada 2020 menjadi Rp26,9 triliun pada 2021, meningkat Rp8,5 triliun atau 45,74%. Tagihan Akseptasi Tagihan akseptasi Bank pada tahun 2021 sebesar Rp159,9 miliar, menurun 45,39% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp292,8 miliar. Penyebabnya adalah penurunan LC ekspor SKBDN sebesar Rp89,8 miliar atau 51,03%. Piutang Pada tahun 2021, piutang Bank senilai Rp101,8 triliun, meningkat 13,24% dari tahun 2020 senilai Rp89,9 triliun. Perubahan tersebut akibat dari peningkatan atas penyaluran pembiayaan pada sektor konsumer, pedagangan, dan pertanian masing-masing meningkat sebesar Rp9,9 triliun atau 15,00%, Rp2,0 triliun atau 26,11%, dan Rp1,3 triliun atau 30,39%. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dan Penyisihan Kerugian Piutang Pada tahun 2021, CKPN dan penyisihan kerugian piutang Bank senilai Rp3,5 triliun, meningkat 4,73% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp3,3 triliun. Penyebabnya adalah peningkatan atas CKPN pada kolektibilitas NPF sebesar Rp452,067 miliar atau 32,97%. Hal tersebut dalam rangka untuk menjaga rasio coverage. Pinjaman Qardh Pada tahun 2021, pinjaman qardh-neto naik tipis 0,30% dari Rp9.054,4 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp9.081,4 miliar. Pergerakan tersebut didukung oleh peningkatan pada pembiayaan rahn sebesar Rp521,8 miliar atau 16,22%, Namun hal tersebut diimbangi dengan penurunan atas pinjaman qardh sebesar Rp423,2 miliar atau -7,41%. Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan mudharabah-neto Bank pada 2021 tercatat menurun 38,73%, menjadi Rp1,6 triliun dari pembukuan tahun 2020 yang sebesar Rp2,6 triliun. Hal ini, antara lain disebabkan oleh peningkatan pembiayaan mudhrabah pada sektor jasa usaha Rp10,5 miliar atau 39,64% dari Rp26,3 miliar menjadi Rp36,7 miliar. Namun peningkatan tersebut diikuti dengan penurunan pada sektor lain yaitu sektor lainnya dan sektor perdagangan dengan nilai masing-masing Rp850,1 miliar dan Rp158,7 miliar. 210 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Pembiayaan Musyarakah Total pembiayaan musyarakah-neto hingga akhir 2021 sebesar Rp53,9 triliun, meningkat 5,91% dibandingkan tahun 2020 yang Rp50,9 triliun. Kenaikan itu disebabkan oleh peningkatan pada sektor konstruksi sebesar Rp2,4 triliun atau 24,03% dan peningkatan pada sektor pertambangan sebesar Rp1,2 triliun atau 117,03%. Aset yang Diperoleh untuk Ijarah Aset Bank yang diperoleh untuk ijarah-neto tercatat Rp901,6 miliar. Dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp1,5 triliun, terjadi penurunan 40,27%. penurunan terjadi pada ijarah lainnya sebesar Rp184,8 miliar atau 48,31% dan penurunan atas ijarah instalasi sebesar Rp201 miliar atau 27,14%. Aset Tetap dan Aset Hak Guna Total aset tetap dan aset hak guna-neto pada tahun 2021 mencapai Rp4,1 triliun, naik 19,40% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp3,4 triliun. Hal itu disebabkan oleh peningkatan aset tetap bersih sebesar Rp605,3 miliar atau 22,13%. Aset Pajak Tangguhan Aset pajak tangguhan pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp1,4 triliun, lebih tinggi 30,29% dibandingkan tahun 2020 yang Rp1,1 triliun. Peningkatan terbesar terdapat pada CKPN aset produktif sebesar Rp240,5 miliar atau 46,60% dari Rp516,1 miliar di tahun 2020 menjadi Rp756,6 miliar di 2021. Aset Lain-lain Secara kumulatif, jumlah aset lain-lain-neto senilai Rp1,7 triliun, lebih tinggi 5,18% dibandingkan posisi tahun 2020 yang sebesar Rp1,6 triliun. Peningkatan terbesar terdapat pada piutang pendapatan surat berharga sebesar Rp105,1 miliar, peningkatan atas persediaan alat tulis kantor dan materai sebesar Rp55,5 miliar, dan peningkatan tagihan SKBDN kepada nasabah sebesar Rp37,3 miliar. LIABILITAS Total liabilitas Bank sampai dengan 31 Desember 2021 sebesar Rp61,9 triliun. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp66,0 triliun, turun 6,29%. Penurunan tersebut disebabkan oleh Simpanan dalam bentuk Giro Wadiah dari Rp30,8 triliun pada 2020 menjadi Rp22,4 triliun pada 2021. Meski demikian, tabungan wadiah mengalami peningkatan sebesar Rp5,3 triliun yaitu dari Rp29,6 triliun pada 2020 menjadi Rp34,8 triliun.
  208. Analisis dan Pembahasan Manajemen Rincian Liabilitas (Rp Juta) 2021 URAIAN 2020* 2019 Liabilitas Segera 608.554 989.362 665.220 Bagi Hasil yang Masih Harus Dibayar 158.478 170.010 200.900 SIMPANAN       Giro Wadiah 22.411.614 30.822.613 16.428.240 Tabungan Wadiah 34.836.276 29.580.970 21.135.628 Total 57.247.890 60.403.583 37.563.868 Simpanan dari Bank Lain 115.938 806.560 106.895 Kewajiban Akseptasi 161.495 295.337 237.254 Pembiayaan yang Diterima Utang Pajak Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Estimasi Liabilitas Imbalan Kerja Liabilitas Lain-lain JUMLAH LIABILITAS - - - 504.078 537.514 378.752 17.194 20.323 19.452 836.491 908.751 727.861 2.236.358 1.908.921 4.106.641 61.886.476 66.040.361 44.006.843 *: Disajikan kembali Penyaluran Dana Peningkatan Investasi BSI pada tahun 2021 meningkat sebesar 6,40% atau Rp4,7 triliun menjadi Rp78,4 triliun dari Rp73,7 triliun pada 2020. Komponen investasi yang mengalami peningkatan yaitu pada investasi surat berharga dengan kenaikan sebesar Rp18,5 triliun atau 37,59%. Sedangkan untuk Penempatan pada BI dan giro & penempatan pada bank lain mengalami penurunan masing-masing sebesar Rp6,8 triliun atau 43,33% dan Rp6,9 triliun atau 78,79%. Sementara itu, pembiayaan BSI pada tahun 2021 mengalami peningkatan yang cukup memuaskan yaitu sebesar Rp14,6 triliun atau 9,32%. Piutang murabahah dan pembiayaan musyarakah merupakan komponen pembiayaan yang mengalami peningkatan terbesar yaitu masing-masing sebesar Rp11,8 triliun atau 13,18% dan Rp4,2 triliun atau 7,88%. Rincian Penyaluran Dana (Investasi dan Pembiayaan) URAIAN Investasi Penempatan pada BI Giro dan Penempatan pada Bank Lain (Rp Juta) 2021 2020 2019 78.404.771 73.686.632 58.646.018 8.948.837 15.791.939 16.180.440 1.858.789 8.764.198 3.714.568 67.597.145 49.130.495 38.751.010 171.291.158 156.693.725 135.651.242 101.685.560 89.844.090 73.000.131 359 637 2.970 101.570 39.167 21.422 Qardh 9.419.231 9.280.855 8.565.226 Mudharabah 1.628.437 2.670.982 3.737.620 Musyarakah 57.554.436 53.348.533 48.072.607 Investasi pada Surat Berharga Pembiayaan Murabahah Istishna Piutang Sewa Aset Ijarah - Neto Total Penyaluran Dana 901.565 1.509.461 2.251.266 249.695.929 230.380.357 194.297.260 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 211
  209. Dana Pihak Ketiga dan Sumber Pendanaan Lainnya Sumber pendanaan BSI terdiri dari simpanan dan dana syirkah temporer . Untuk sumber pendanaan yang berasal dari simpanan, pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar Rp3,2 triliun atau 5,22% dengan rincian yaitu giro wadiah mengalami penurunan sebesar Rp8,4 triliun atau 27,29%,sedangkan tabungan wadiah mengalami peningkatan Rp5,3 triliun atau 17,77%. Untuk sumber dana yang berasal dari dana syirkah temporer mengalami peningkatan sebesar Rp26,6 triliun atau 17,52% dengan peningkatan terbesar secara berturut-turut berasal dari deposito mudharabah sebesar Rp12,6 triliun atau 14,58%, Kemudian giro mudharabah Rp8,0 triliun atau 148,00% dan tabungan mudharabah Rp 6,1 triliun atau 10,33%. Rincian Dana Pihak Ketiga dan Sumber Pendanaan Lainnya URAIAN Simpanan Giro Wadiah Tabungan Wadiah (Rp Juta) 2021 2020 2019 57.247.890 60.403.583 37.563.868 22.411.614 30.822.613 16.428.240 34.836.276 29.580.970 21.135.628 178.388.671 151.798.018 142.221.239 Giro Mudharabah 13.318.627 5.370.452 11.880.204 Tabungan Mudharabah 65.102.491 59.008.934 48.064.346 Deposito Mudharabah 98.592.553 86.043.632 80.997.689 1.375.000 1.375.000 1.279.000 235.636.561 212.201.601 179.785.107 Dana Syirkah Temporer Sukuk Mudharabah Subordinasi Total Sumber Pendanaan EKUITAS Total ekuitas Bank sampai dengan berakhirnya tahun buku 2021 sebesar Rp25,0 triliun, mengalami kenaikan sebesar 15,04% dibandingkan dengan tahun buku 2020 yang sebesar Rp21,7 triliun. Peningkatan ekuitas tersebut berasal dari pencapaian laba dengan peningkatan saldo laba Rp2,8 triliun atau 41,80%. Rincian Ekuitas (Rp Juta) URAIAN 2021 2020 2019 Modal Disetor 20.564.654 3.142.019 2.989.022 Tambahan Modal Disetor (6.366.776) - - Ekuitas merging entities - 10.903.586 9.823.110 Keuntungan revaluasi aset tetap 444.530 395.725 395.725 Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti 140.271 53.998 47.049 Keuntungan/(kerugian) Surat Berharga - bersih 22.263 - 710 779.036 597.804 597.804 Saldo Laba 9.429.956 6.650.013 5.215.525 - Tahun Lalu 6.468.781 5.215.525 3.940.491 - Tahun Berjalan 2.961.175 1.434.488 1.275.034 25.013.934 21.743.145 19.068.945 Cadangan Umum Total Ekuitas KINERJA LABA-RUGI Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank sebagai Mudharib Bank berhasil membukukan jumlah pendapatan pengelolaan dana oleh Bank sebagai mudharib pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2021 sebesar Rp17,8 triliun, naik 5,19% dari posisi tahun buku 2020 yang mencapai Rp16,9 triliun. Pencapaian tersebut didukung oleh peningkatan atas pendapatan dari jual beli sebesar Rp1,1 triliun atau 11,59% dan peningkatan atas pendapatan usaha utama lainnya sebesar Rp147,7 miliar atau 5,01%. 212 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  210. Analisis dan Pembahasan Manajemen Perkembangan Laba Rugi (Rp Juta) URAIAN Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank Sebagai Mudharib Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Hak Bagi Hasil Milik Bank Pendapatan Operasional Lainnya Jumlah Pendapatan setelah Distribusi bagi Hasil, Imbalan dan Bonus Beban Operasional Lainnya 2021 2020* 2019 17.808.432 16.929.592 15.739.431 4.378.807 5.004.254 5.363.576 13.429.625 11.925.338 10.375.855 3.012.246 2.776.701 2.418.234 16.441.871 14.702.039 12.794.089 8.782.773 7.955.227 7.166.873 Beban CKPN Aset Produktif and Non Produktif - Neto 3.551.249 3.620.446 2.855.517 Laba Usaha 4.107.849 3.126.366 2.771.700 Pendapatan (Beban) Non-Operasional- Neto (147.325) (121.169) (139.881) Laba Sebelum Beban Pajak 3.960.524 3.005.197 2.631.818 932.319 817.548 679.616 3.028.205 2.187.649 1.952.202 3.028.205 2.187.649 1.952.202 Beban Pajak Penghasilan Laba Bersih Laba (Rugi) Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada: · Pemilik Entitas Induk · Kepentingan Non Pengendali Jumlah Pendapatan Komprehensif Lain Bersih Setelah Pajak Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan - - - 189.591 (36.503) (80.773) 3.217.796 2.151.146 1.871.469 3.217.796 2.151.146 1.871.469 - - - 3.217.796 2.151.146 1.871.469 73,66 53,51 47,79 Dapat Diatribusikan kepada: · Pemilik Entitas Induk · Kepentingan Non Pengendali Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan Dapat Diatribusikan kepada: Laba per Saham Dilusian *: Disajikan kembali Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer Bank tahun 2021 senilai Rp4,4 triliun, turun 12,50% dibandingkan dengan tahun 2020 yang senilai Rp5,0 triliun. Hal tersebut akibat dari penurunan beban bagi hasil atas deposito mudharabah sebesar Rp521,2 miliar atau 13,07% dari Rp4,0 triliun pada 2020 menjadi Rp3,5 triliun pada 2021. Beban Usaha Sepanjang tahun 2021, beban usaha Bank tercatat Rp8,8 triliun, naik 10,40% dibandingkan dengan posisi tahun 2020 yang sebesar Rp7,9 triliun. Peningkatan ini, antara lain pada beban gaji & tunjangan sebesar Rp400,7 miliar atau 9,80% dan beban umum dan administrasi meningkat Rp506,6 miliar atau 14,63%. Pendapatan Operasional Lainnya Pada tahun buku 2021, pendapatan operasional lainnya Bank sebesar Rp3,0 triliun. Dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar Rp2,8 triliun, mengalami peningkatan sebesar 8,48%. Peningkatan terbesar terutama pada penerimaan kembali atas piutang dan pembiayaan yang telah dihapus buku yang meningkat Rp222,4 miliar atau 41,17% menjadi Rp762,5 miliar pada 2021 dari posisi tahun 2020 sebesar Rp540,2 miliar. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 213
  211. Laba Bersih Bank mencatatkan laba bersih tahun 2021 meningkat 38 ,42 % dari pembukuan tahun 2020 yang mencapai Rp2,2 triliun menjadi Rp3,0 triliun. Pertumbuhan yang positif tersebut merupakan hasil dari peningkatan pendapatan atas penyaluran dana sebesar Rp878,8 miliar atau 5,19% dan penurunan beban bagi hasil sebesar Rp625,4 miliar atau -12,50%. Laba Komprehensif Tahun Berjalan Laba komprehensif tahun berjalan Bank untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 sebesar Rp3,2 triliun. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni Rp2,2 triliun, mengalami kenaikan sebesar 49,59%. Kenaikan itu diakibatkan oleh peningkatan laba bersih sebesar Rp840,6 miliar atau 38,42% dan peningkatan jumlah pendapatan komprehensif lain bersih sebesar Rp226,1 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. ARUS KAS Bank membukukan kas dan setara kas pada akhir tahun buku 2021 sebesar Rp26,54 triliun, meningkat 0,11% dibandingkan tahun buku 2020 yang sebesar Rp26,51 triliun. Perubahan tersebut, antara lain didorong oleh peningkatan pada arus kas aktivitas operasi sebesar Rp6,5 triliun atau 53,25% yang diimbangi dengan penurunan atas arus kas aktivitas investasi sebesar Rp6,8 triliun atau 58,08%, Rincian Arus Kas (Rp Juta) URAIAN 2021 2020* 2019 Arus Kas Aktivitas Operasi 18.676.808 12.187.412 7.457.737 Arus Kas Aktivitas Investasi (18.571.038) (11.747.901) (4.054.061) Arus Kas Aktivitas Pendanaan (77.929) (140.494) (10.660) Kas & Setara Kas Awal Tahun 26.514.431 26.215.414 22.872.398 Kas & Setara Kas Akhir Tahun 26.542.272 26.514.431 26.265.414 *: Disajikan kembali Arus Kas dari Aktivitas Operasi Kas bersih dari aktivitas operasi pada tahun buku 2021 mencapai Rp18,7 triliun, mengalami peningkatan sebesar 53,25% dibandingkan tahun buku 2020 yang sebesar Rp12,2 triliun. Kenaikan arus kas operasi diperoleh dari aktivitas operasi yang berasal dari kenaikan dana syirkah temporer dari Rp9,5 triliun pada 2020 menjadi Rp26,6 triliun pada 2021, atau meningkat 180,47% setara dengan Rp17,1 triliun. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi hingga 31 Desember 2021 sebesar -Rp18,6 triliun, turun sebesar 58,08% dari pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar -Rp11,7 triliun. Hal tersebut didorong oleh aktivitas perolehan surat berharga yang lebih besar dibandingkan dengan penerimaan atas surat berharga dengan nominal Rp7,1 triliun. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Sepanjang tahun 2021, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan adalah sebesar -Rp77,9 miliar, meningkat sebesar 44,53% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang sebesar -Rp140,5 miliar. 214 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Peningkatan tersebut dikarenakan turunnya pembayaran atas liabilitas sewa dari -Rp241,3 miliar pada 2020 menjadi -Rp130,2 pada 2021, atau mengalami perbaikan sebesar Rp111,1 miliar atau 46,04%. Selain itu, pada 2021 tidak terdapat pembayaran dividen. ANALISIS KUALITAS ASET PRODUKTIF DAN RASIO KEUANGAN Analisis Kualitas Aset Produktif Kualitas aset produktif 2021 berhasil tercatat sebesar Rp 242,1 triliun atau meningkat 11,80% setara dengan Rp25,56 triliun, dari jumlah aset produktif pada 2020 yang sebesar Rp216,6 triliun. Peningkatan aset produktif terbesar terdapat pada tumbuhnya surat berharga yang diimiliki dan peningkatan pembiayaan berbasis piutang dan sewa dengan kenaikan masing-masing sebesar Rp18,5 triliun atau 37,64% dan Rp11,3 tiliun atau 11,31%. Adapun jumlah aktiva produktif dengan kualitas non performance (NPF) mengalami peningkatan Rp508,4 miliar atau 11,26%. Peningkatan tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan peningkatan total aktiva produktif. Peningkatan jumlah NPF terbesar terdapat pada pembiayaan berbasis piutang dan sewa sebesar Rp478,2 miliar atau 17,79%.
  212. Analisis dan Pembahasan Manajemen Analisis Rasio Keuangan Rasio keuangan BSI yang meliputi rasio kinerja secara umum mencatatkan kinerja yang baik di tahun 2021 . Perbandingan rasio Bank tahun 2020 dan 2021 disajikan sebagai berikut. Perkembangan Rasio Keuangan Utama URAIAN 2021 Laba (Rugi) terhadap Aset Laba (Rugi) terhadap Ekuitas Laba (Rugi) terhadap Pendapatan/Penjualan 2020 2019 1,14% 0,91% 0,95% 12,11% 10,06% 10,24% 17,00% 12,92% 12,40% Rasio Lancar 442,73% 372,54% 511,02% Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 247,41% 303,73% 230,78% Rasio Liabilitas terhadap Aset 23,33% 27,56% 21,44% Rasio Kecukupan Modal (CAR) 22,09% 18,24% 18,73% Rasio Pembiayaan Bermasalah Gross 2,93% 2,88% 3,21% Rasio Pembiayaan Bermasalah Net 0,87% 1,12% 1,58% ROA 1,61% 1,38% 1,44% ROE 13,71% 11,18% 11,28% Margin Pendapatan Bersih (NIM) 6,04% 6,04% 3,97% Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 80,46% 84,61% 85,27% Cost to Income Ratio (CIR) 52,57% 53,74% 58,05% Cost Efficiency Ratio (CER) 52,07% 50,56% 53,61% Rasio Pembiayaan terhadap Dana Pihak Ketiga 73,39% 74,52% 76,15% 0,51% 0,00% 0,00%       - GWM Rupiah 4,55% 3,12% 5,12%  - GWM Valas 1,03% 1,16% 2,89%  Posisi Devisa Netto 0,27%  4,47%  1,73%  Persentase Pelampauan BMPD Giro Wajib Minimum (GWM) INFORMASI KINERJA KEUANGAN LAINNYA Distribusi Bagi Hasil Berikut adalah laporan distribusi bagi hasil BSI dalam dua tahun terakhir. Laporan Distribusi Bagi Hasil (Rp Juta) 2021 No. Jenis Penghimpunan Dana 1 Liabilitas Kepada Bank Lain 2 Saldo Rata-rata Pendapatan yang akan dibagihasilkan A B 710.370 5.565 Giro Mudharabah 12.656.974 99.152 3 Tabungan Mudharabah 61.423.876 481.183 4 Deposito Mudharabah 96.431.076 755.423 5 Surat Berharga yang diterbitkan 1.375.000 23.496 6 Pembiayaan yang Diterima Total - - 172.597.296 1.365.696 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 215
  213. 2021 No . Jenis Penghimpunan Dana Saldo Rata-rata Pendapatan yang akan dibagihasilkan A B 1 Penempatan pada Bank Lain 316.296 45 2 Surat Berharga yang dimiliki 61.252.124 89.445 3 Piutang Murabahah 96.680.261 892.759 4 Piutang Istishna 383 19 5 Piutang Multijasa - - 6 Pembiayaan Gadai - - 7 Pembiayaan Mudharabah 1.920.441 14.461 8 Pembiayaan Musyarakah 53.251.122 374.234 9 Pembiayaan Sewa 1.139.043 13.163 10 Pembiayaan Lainnya - - 214.559.670 1.384.126 Total Sumber dan Penyaluran Zakat Sumber dana zakat Bank terdiri dari internal Bank dan eksternal Bank, yang berasal dari pegawai serta nasabah dan umum. Pada tahun 2021, Bank membukukan sumber dana zakat sebesar Rp158,9 miliar, meningkat 43,55% dari posisi yang sama tahun 2020 yakni Rp110,7 miliar. Kenaikan itu didukung oleh peningkatan yang merata yaitu peningkatan internal Bank dan eksternal Bank, masing-masing sebesar Rp27,5 miliar dan Rp20,7 miliar. Pada tahun 2021, Bank menyalurkan dana zakat ke lembaga lain sebesar Rp127,6 miliar, naik 21,58% dari realisasi tahun 2020 yang sebesar Rp105,0 miliar. Sementara itu, saldo awal zakat tahun 2021 sebesar Rp72,9 miliar meningkat Rp31,3 miliar sehingga saldo akhir dana zakat Bank pada 2021 menjadi Rp104,2 miliar atau naik sebesar 42,92% dari posisi tahun sebelumnya. Perkembangan Sumber dan Penyaluran Zakat (Rp Juta) 2021 URAIAN Sumber dana zakat Internal bank Eksternal bank Total Penerimaan Zakat Penyaluran dana zakat   2019   101.684   74.202 66.650 57.218 36.491 33.369 158.902 110.693 100.020       (127.611) (104.962) (69.367) Kenaikan dana zakat 31.291 5.731 30.653 Saldo awal dana zakat 72.911 67.180 36.528 104.202 72.911 67.180 Disalurkan ke lembaga lain Saldo Akhir Dana Zakat 216 2020 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  214. Analisis dan Pembahasan Manajemen Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan Sumber dana kebajikan Bank terdiri dari infak dan sedekah , denda, pendapatan non-halal dan lainnya. Hingga 31 Desember 2021, sumber dana kebajikan tercatat sebesar Rp72,6 miliar, naik 34,54% dari posisi yang sama tahun 2020 yakni sebesar Rp54,0 miliar. Peningkatan tersebut didorong oleh meningkatnya penerimaan atas infak dan sedekah sebesar Rp14,5 miliar atau 40,38%. Per 31 Desember 2021, Bank menggunakan dana kebajikan yang direalisasikan dalam bentuk penggunaan lainnya untuk kepentingan umum sebesar Rp59,5 miliar, melambat 22,50% dari realisasi tahun 2020 yang sebesar Rp76,8 miliar. Sementara itu, saldo awal dana kebajikan tahun 2021 sebesar Rp12,9 miliar. Dengan demikian, saldo akhir dana kebajikan Bank pada 2021 yaitu sebesar Rp26,0 miliar, naik sebesar 101,37% dari posisi tahun sebelumnya yaitu Rp12,9 miliar. Perkembangan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan No. URAIAN 1 Saldo awal dana kebajikan 2 Penerimaan dana kebajikan (Rp Juta) 2021 2019 12.900 35.739 81.560 Infak dan sedekah 50.280 35.816 18.505 Denda 14.329 10.838 15.895 7.898 6.798 2.420 Penerimaan non halal Lainnya 99 516 1.003 72.606 53.968 37.823 Dana kebajikan produktif - - - Sumbangan - - - Penggunaan lainnya untuk kepentingan umum 59.529 76.807 83.644 Total Penerimaan 3 2020 Penggunaan dana kebajikan Total Penggunaan 59.529 76.807 83.644 4 Kenaikan / penurunan dana kebajikan 13.077 (22.839) (45.821) 5 Saldo akhir dana kebajikan 25.977 12.900 35.739 KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG Bank Syariah Indonesia senantiasa berkomitmen untuk memenuhi hak-hak kreditur dengan melakukan pembayaran pokok pinjaman secara tepat waktu. Kemampuan Bank dalam memenuhi seluruh kewajiban, baik jangka panjang maupun jangka pendek diukur melalui beberapa rasio, antara lain rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas. Berikut ini adalah rasio keuangan perbankan untuk mengukur likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas Bank. Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek (Likuiditas Bank) Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pembiayaan, likuiditas aset, kewajiban dengan pihak ketiga, serta komitmen pembiayaan kepada debitur. Rasio pembiayaan terhadap pendanaan (Financing to Deposit Ratio/FDR) Bank tahun 2021 mencapai 73,39%, mengalami penurunan 1,13% jika dibandingkan dengan rasio FDR tahun 2020 yang mencapai 74,52%. Rasio FDR Bank sedikit di bawah dari yang ditetapkan regulator, yaitu batas bawah target FDR Syariah sebesar 80% dan batas atas sebesar 92%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun likuiditas Bank tinggi, namun efektivitas penyaluran pembiayaan perlu ditingkatkan. Tabel Likuiditas Bank RASIO Financing to Deposit Ratio (FDR) 2021 2020 2019 73,39% 74,52% 76,15% PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 217
  215. Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (Solvabilitas Bank) Bank mengukur solvabilitas melalui rasio permodalan bank. Bank memastikan kecukupan modal untuk dapat memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional yang tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR). Tabel Solvabilitas Bank 2021 RASIO Capital Adequacy Ratio (CAR) 22,09% 2020 2019 18,24% 18,71% Pada tahun 2021, rasio kecukupan modal Bank mencapai 22,09%, meningkat 3,85% dibandingkan dengan tahun 2020 yang mencapai 18,24%. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/POJK.03/2014, rasio kecukupan modal minimum dikaitkan dengan profil risiko Bank yang ditetapkan OJK adalah sebesar 9,99%. Dengan rasio kecukupan modal Bank berada pada tingkat 22,09%, struktur permodalan Bank memiliki kapabilitas untuk mengimbangi risiko pasar, risiko kredit dan risiko operasional dimana rasio tersebut lebih tinggi dari rasio kecukupan minimum OJK dan struktur modal Bank sudah memenuhi Peraturan OJK. Hal ini berarti bahwa Bank Syariah Indonesia telah mengelola dengan baik modal Bank dan memiliki kecukupan modal untuk melindungi dari risiko solvabilitas. Kemampuan Membayar Utang dari Efek yang Diterbitkan Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin berdasarkan peringkat dari efek yang diterbitkan Bank, yaitu Sukuk Subordinated Mudharabah 2016. Efek yang diterbitkan secara rutin dinilai oleh lembaga pemeringkat guna mendukung kelayakan efek. Kualitas efek sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan kemampuannya membayar bunga atau kupon selama jangka waktu penerbitan efek tersebut. Sukuk Subordinated Mudharabah yang diterbitkan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan Pefindo sebagai lembaga pemeringkat untuk tahun 2021. Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek yang Diterbitkan PERINGKAT KETERANGAN Sukuk Subordinated Mudharabah 2016 PEMERINGKAT 2021 2020 2021 2020 idAA (sy) A(idn) Pefindo Fitch 2021 2020 2019 Rentabilitas Bank Rentabilitas Bank Syariah Indonesia diukur melalui rasio-rasio berikut: Tabel Rasio Rentabilitas Bank RASIO Return on Assets (ROA) 1,61% 1,38% 1,44% Return on Equity (ROE) 13,71% 11,18% 11,28% Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 80,46% 84,61% 85,27% Pada tahun 2021, Bank Syariah Indonesia membukukan return on asset sebesar 1,61%, naik 0,23% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1,38%. Rasio return on equity juga mengalami kenaikan sebesar 2,53% dari 11,18% di tahun 2020, menjadi 13,71% di tahun 2021. Sementara rasio BOPO mengalami perbaikan, yaitu turun sebesar 4,15% dari 84,61% di tahun 2020 menjadi sebesar 80,46% di tahun 2021. 218 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  216. Analisis dan Pembahasan Manajemen Perkembangan Tingkat Kolektibilitas Perhitungan rasio pembiayaan bermasalah Bank pada tahun 2021 dan 2020 sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No . 18/SEOJK.03/2015 tanggal 8 Juni 2015 tentang transparansi dan publikasi laporan bank umum syariah dan unit usaha syariah. Tabel Rasio Non Performing Financing (NPF) 2021 RASIO 2020 PERUBAHAN NPF-Neto 0,87% 1,12% -0,25% NPF-Gross 2,93% 2,88% 0,05% Rasio pembiayaan bermasalah Bank secara gross (sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai) pada tahun 2021 sebesar 2,93%, meningkat 0,05% dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 2,88%. Sedangkan rasio pembiayaan bermasalah secara neto pada tahun 2021 sebesar 0,87%, mengalami perbaikan 0,25% dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar 1,12%. Kolektibilitas piutang dapat dilihat dari kelancaran pembayaran kredit yang disalurkan. Kredit yang telah disalurkan beserta klasifikasi kolektibilitasnya disajikan sebagai berikut. Tabel Kolektabilitas Piutang Berdasarkan Mata Uang dan Kolektabilitas Tahun 2021 (Rp Juta) 2021 URAIAN DALAM PERHATIAN KHUSUS LANCAR KURANG LANCAR DIRAGUKAN MACET JUMLAH RUPIAH Murabahah Istishna Ijarah Qardh 97.075.510 1.859.833 934.838 516.328 1.167.905 101.554.413 321 39 - - - 359 741.483 24.361 192.959 7.227 35.537 1.001.566 7.605.772 33.932 20.848 252.583 37.981 7.951.116 VALAS Murabahah - 131.146 - - - 131.146 Istishna - - - - - - Ijarah Qardh Total Piutang CKPN Piutang Bersih 1.568 - - - - 1.568 1.468.114 - - - - 1.468.114 106.892.768 2.049.312 1.148.644 776.138 1.241.422 112.108.284 (1.457.656) (352.326) (493.519) (412.234) (1.072.603) (3.788.337) 105.435.112 1.696.986 655.125 363.904 168.820 118.873.458 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 219
  217. Tabel Kolektabilitas Piutang Berdasarkan Mata Uang dan Kolektabilitas Tahun 2020 (Rp Juta) 2020 URAIAN DALAM PERHATIAN KHUSUS LANCAR KURANG LANCAR DIRAGUKAN MACET JUMLAH RUPIAH Murabahah 84.332.012 2.901.084 589.560 248.432 1.573.131 89.644.219 388 228 - - 21 637 Ijarah 1.302.638 101.940 7.785 26.033 86.690 1.525.086 Qardh 8.211.996 24.079 7.484 5.057 134.379 8.382.995 Istishna VALAS Murabahah 995 189.122 9.755 - - 199.872 - - - - - - 23.542 - - - - 23.542 Istishna Ijarah Qardh 897.860 - - - - 897.860 Total Piutang 94.769.432 3.216.452 614.583 279.523 1.794.220 100.674.210 CKPN (1.444.789) (565.920) (300.391) (123.690) (1.086.398) (3.521.188) Piutang Bersih 93.324.643 2.650.532 314.192 155.833 707.822 108.182.376 Tabel Pertumbuhan Kolektabilitas Piutang Berdasarkan Mata Uang dan Kolektabilitas PERTUMBUHAN URAIAN LANCAR DALAM PERHATIAN KHUSUS KURANG LANCAR DIRAGUKAN MACET JUMLAH RUPIAH Murabahah 15,11% -35,89% 58,57% 107,83% -25,76% 13,29% Istishna -17,33% -83,10% 0,00% 0,00% -100,00% -43,61% Ijarah -43,08% -76,10% 2.378,71% -72,24% -59,01% -34,33% Qardh -7,38% 40,92% 178,58% 4.894,34% -71,74% -5,15% VALAS Murabahah -100,00% -30,65% -100,00% 0,00% 0,00% -34,38% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Ijarah -93,34% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% -93,34% Qardh 63,51% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 63,51% Total Piutang 12,79% -36,29% 86,90% 177,67% -30,81% 11,36% 0,89% -37,74% 64,29% 233,28% -1,27% 7,59% 12,98% -35,98% 108,51% 133,52% -76,15% 9,88% Istishna CKPN Piutang Bersih Piutang bersih berdasarkan jenis, mata uang dan kolektabilitas pada tahun 2021 mencapai Rp118,9 triliun, meningkat 9,88% dibandingkan dengan tahun 2020 yang mencapai Rp108,2 triliun. Kontribusi terbesar kolektabilitas tahun 2021 masih didominasi oleh murabahah rupiah, yakni sebesar Rp101,6 triliun, meningkat 13,29% dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar Rp89,6 triliun. Secara komposisi, murabahah rupiah yang termasuk: kategori lancar sebesar Rp97,1 triliun, dalam perhatian khusus sebesar Rp1,9 triliun, kurang lancar sebesar Rp934,8 miliar, diragukan sebesar Rp516,3 miliar dan macet sebesat Rp1,2 triliun. 220 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  218. Analisis dan Pembahasan Manajemen STRUKTUR MODAL Kebijakan dan Alasan Pemilikan Kebijakan Tujuan dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuannya dalam mempertahankan kelangsungan usaha sehingga Bank dapat tetap memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya dan mempertahankan struktur permodalan yang optimal untuk mengurangi biaya modal . Struktur modal merupakan perimbangan antara penggunaan modal sendiri dengan pinjaman/liabilitas yang terdiri dari liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Rasio kecukupan modal – risiko kredit mencapai 22,11% di tahun 2021 atau turun sebesar 0,01% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 22,12%. Sementara untuk rasio kecukupan modal – risiko kredit, operasional dan pasar mencapai 22,09% di tahun 2021 atau meningkat 3,84% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 18,24%. Rasio kecukupan modal Bank pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar 9,99% sesuai dengan ketentuan dari peraturan No.21/POJK.03/2014 dengan Rasio Kecukupan Modal Minimum dikaitkan dengan profil risiko Bank. Tabel Struktur Modal (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain) 2021 URAIAN 2020 I KOMPONEN MODAL   A. Modal Inti (Tier 1) 23.173.019 20.423.407 3.142.019 4.379.632 18.547.128 11.690.223 18.547.128 22.263 -   1.1 Modal disetor   1.2 Cadangan Tambahan Modal:   1.2.1 Faktor Penambah   Potensi keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset keuanganyang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 20.420.394   Saldo surplus revaluasi aset tetap 444.530 395.725   Agio saham biasa 943.815 -   Cadangan Umum 779.036 597.804   Laba ditahan awal tahun setelah pajak 6.401.751 5.215.524   Laba tahun berjalan setelah pajak (100%) 3.028.205 2.187.649   Dana setoran modal   Opsi saham yang diterbitkan dalam rangka program kompensasi berbasis saham - 10.150.426 70.623 -   1.2.2 Faktor Pengurang 7.310.591 - 7.310.591 - - - 1.630.020 1.268.753 1.949.750 2.076.847 527.083 802.084 - -   Cadangan Tambahan modal lainnya (other disclosed reserves)   1.3 Cadangan Tambahan Modal:   1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama       B. Modal Pelengkap (Tier 2)   Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi persyaratan Tier 2   Agio / Disagio PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 221
  219. Tabel Struktur Modal (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain) 2021 URAIAN   Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dibentuk (paling tinggi 1.25% ATMR Risiko Kredit)   Cadangan tujuan     II Jumlah Modal Inti. Pelengkap dan Modal Pelengkap Tambahan III Aset Tertimbang Menurut Risiko Kredit IV Aset Tertimbang Menurut Risiko Operasional V Aset Tertimbang Menurut Risiko Pasar VI Jumlah Risiko - Aset Tertimbang VII VIII IX 2020 1.422.667 1.274.763 - - 25.122.769 22.497.241 113.643.146 101.719.501 - 20.569.561 103.913 1.035.985 113.747.059 123.325.047 Rasio Kecukupan Modal - Risiko Kredit 22,11% 22,12% Rasio Kecukupan Modal - Risiko Kredit dan Pasar 22,09% 21,89% Rasio Kecukupan Modal Minimum 22,09% 18,24% Rincian Struktur Modal Persentase struktur modal yang didanai dengan Surat Berharga Subordinasi yang Diterbitkan (sukuk) tahun 2021 adalah sebesar 0,52%, turun dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar 0,57%. Tabel Rincian Struktur Modal URAIAN Liabilitas, Dana Syirkah Temporer, Surat Berharga Subordinasi Yang Diterbitkan dan Ekuitas Liabilitas Dana Syirkah Temporer Surat Berharga Subordinasi Yang Diterbitkan (Sukuk) Ekuitas (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain) 2021 KOMPOSISI 2020 KOMPOSISI 265.289.081 100,00% 239.581.524 100,00% 61.886.476 23,33% 66.040.361 27,56% 177.013.671 66,72% 150.423.018 62,79% 1.375.000 0,52% 1.375.000 0,57% 25.013.934 9,43% 21.743.145 9,08% IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL Pada tahun 2021, BSI memiliki komitmen untuk investasi barang modal terkait dengan pembangunan gedung kantor cabang serta pengadaan perlengkapan komputer dan ATM sebesar Rp668,0 miliar, meningkat 406,88% dibandingkan komitmen di tahun sebelumnya yang sebesar Rp131,8 miliar. 222 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  220. Analisis dan Pembahasan Manajemen INVESTASI BARANG MODAL Pada tahun 2021 , realisasi investasi barang modal Bank sebesar Rp787,5 miliar. Dibandingkan dengan capaian tahun 2020 yang sebesar Rp1,1 triliun, realisasi tersebut lebih rendah sebesar 27,97% Adapun rincian realisasi investasi barang modal tahun buku adalah sebagai berikut: Realisasi Investasi Barang Modal JENIS INVESTASI Tanah (Rp Juta) 2021 2020 - 582.947 Bangunan 17.577 108.687 Instalasi 23.883 6.046 Kendaraan Bermotor Inventaris Kantor 2.799 4.886 334.699 212.872 Renovasi atas Aset Sewa 11.268 4.799 Aset dalam Penyelesaian 397.278 173.062 Total 787.504 1.093.299 INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTANSI BSI tidak memiliki informasi dan fakta material setelah tanggal laporan akuntan yang secara signifikan mempengaruhi kinerja Bank dan risiko usaha dimasa yang akan datang. PROSPEK USAHA Pandemi Covid-19 diproyeksikan masih berlangsung, seperti ditandai dengan munculnya varian Omicron pada awal tahun 2022. Situasi ini akan berdampak pada kinerja industri perbankan nasional. Kendati demikian, proses perbaikan dan pemulihan pada industri perbankan diprediksi masih tetap berlanjut. Penyaluran kredit dan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan tahun 2022 diproyeksikan tumbuh masing-masing pada kisaran 5,5% ±1% year on year (yoy) dan 7,5% ±1% yoy. BSI telah memiliki performa yang teruji di tahun 2021 dengan tercapainya berbagai milestone, diantaranya operational merger di bulan November 2021. Karena itu, Bank memiliki peluang untuk terus tumbuh dengan melihat berbagai peluang antara lain sebagai berikut: 1. Permodalan dan likuiditas Bank yang semakin baik menjadi peluang untuk melakukan kegiatan investasi untuk meningkatkan pendapatan Bank. 2. Bank memiliki infrastruktur yang memadai antara lain jaringan yang luas, sistem teknologi informasi (TI) dan digital yang mumpuni sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 3. Memanfaatkan sinergi dengan Bank Induk dalam meningkatkan bisnis dan layanan Bank. 4. Jaringan syariah di pasar global sehingga terdapat peluang untuk menggarap pasar luar negeri. 5. Masih terdapat ruang untuk meningkatkan penetrasi customer based dan pengguna aktif mobile banking. 6. Peluang untuk melakukan cross selling antarproduk perbankan syariah (seperti pembiayaan konsumer, kartu kredit, investasi surat berharga, dan segmen korporasi) 7. Terdapat segmen kelas menengah muslim yang tengah bertumbuh sehingga memiliki potensi untuk masuk ke segmen nasabah prioritas. 8. Besarnya potensi ekosistem halal yang saat ini belum dioptimalkan dengan baik oleh bank syariah. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 223
  221. Berdasarkan asumsi tersebut disertai dan adanya berbagai peluang , Bank Syariah Indonesia optimis untuk dapat senantiasa meningkatkan kinerjanya dalam jangka panjang. Dengan kata lain, Bank Syariah Indonesia memiliki prospek usaha yang sangat baik. Hal ini didasarkan pada kekuatan yang dimiliki oleh Bank Syariah Indonesia yaitu: 1. Memiliki struktur permodalan yang kokoh dengan biaya dana yang murah. 2. Memiliki likuiditas yang terjaga dengan baik. 3. Merupakan bank syariah terbesar baik dari sisi dana pihak ketiga, aset, dan pembiayaan serta merupakan bank syariah terbaik dari sisi keberlangsungan bisnis. 4.Mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam memperkuat Industri Keuangan Syariah. 5. Memiliki dukungan kuat dari pemegang saham dan sinergi dengan Bank Induk. 6. Memiliki jaringan di pasar global. 7. Memiliki reputasi yang baik dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima baik dari dalam dan luar negeri. 8. Mempunyai komitmen organisasi untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). 9. Memiliki komitmen untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme seluruh pegawai. 10. Memiliki struktur demografi kepegawaian yang didominasi pegawai berusia muda dan memiliki potensi untuk dikembangkan. 11.Jaringan kantor dan unit kerja yang sangat luas dengan memiliki sekitar 1.300 jaringan sehingga mempermudah nasabah untuk melakukan transaksi. 12.Berpengalaman/kokoh di segmen ritel, baik terkait payroll, Bank Operasional 2 (BO2), maupun di segmen korporasi. 224 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 13.Berpengalaman di bidang ekosistem halal antara lain haji, umroh, pesantren, pendidikan Islam, masjid, dan zakat, infak, sedekah, wakaf (Ziswaf). Berdasarkan peluang-peluang tersebut, BSI telah menyusun target jangka pendek tahun 2022 dan target jangka menengah tahun 2023-2024, yang diurai sebagai berikut: Target Jangka Pendek Tahun 2022 Pada tahun 2022, Bank Syariah Indonesia akan fokus pada: 1. Ekspansi pembiayaan pada segmen yang terbukti tahan di era pandemi. 2. Fokus pertumbuhan dana murah di antaranya melalui peningkatan kapabilitas transaksional dan intensifikasi kerja sama payroll dengan institusi. 3.Pengembangan digital business untuk meningkatkan layanan kepada nasabah baik nasabah institusi maupun nasabah ritel. Target Jangka Menengah Tahun 2023-2024 Target target jangka menengah dalam menjalankan kegiatan usaha Bank Syariah Indonesia akan berfokus pada: 1.Penguatan wholesale & transactional banking dengan fokus peningkatan customer base dan deepening relationship. 2.Penguatan retail banking dan turut menggerakkan ekonomi UMKM. 3. Meningkatkan ekspansi bisnis pada ekosistem halal dan pasar global. 4.Penataan jaringan kantor dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi.
  222. Analisis dan Pembahasan Manajemen PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI SERTA PROYEKSI 1 (SATU) TAHUN MENDATANG Target dan Realisasi Secara keseluruhan, kinerja Bank melampaui target yang telah ditetapkan pada tahun 2021. Total aset BSI pada tahun 2021 sebesar Rp265,3 triliun, atau sebesar 107,11% dari target sebesar Rp247,7 triliun. Kemudian, realisasi Dana Pihak Ketiga (DPK) tahun 2021 mencapai 107,78% dari target yang sebesar Rp216,4 triliun, atau sebesar Rp233,3 triliun. Begitu juga dengan pencapaian pembiayaan yang terealisasi 102,65% atau sebesar Rp171,3 triliun terhadap target sebesar 2021 yang sebesar Rp166,9 triliun. BSI membukukan pendapatan operasional tahun 2021 sebesar Rp16,3 triliun, atau sebesar 104,80% terhadap target 2021 yang sebesar Rp15,5 triliun. Sedangkan laba usaha Bank pada tahun 2021 Rp3,0 triliun, atau sebesar 104,28% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp2,9 triliun. Untuk struktur modal, BSI menargetkan pada tahun 2021 sebesar Rp24,4 triliun. Adapun realisasinya Rp25,0 triliun atau 102,46% dari target. Tabel Perbandingan Target, Realisasi (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain) TARGET REALISASI 2021 2021 Total Aset 247.669.044 265.289.081 107,11% Dana Pihak Ketiga 216.406.536 233.251.358 107,78% Pembiayaan 166.876.163 171.291.157 102,65% Pendapatan 15.501.243 16.244.533 104,80% 2.904.055 3.028.205 104,28% 24.414.194 25.013.934 102,46% URAIAN Laba Usaha Struktur Modal PENCAPAIAN (%) Proyeksi Tahun Buku 2022 Mengacu pada realisasi kinerja tahun 2021 serta mempertimbangkan kondisi yang akan berkembang pada tahun 2022, Bank telah menetapkan target usaha, seperti diuraikan dalam tabel di bawah ini. Tabel Proyeksi, Realisasi, dan Perubahan Proyeksi, Realisasi, dan Perubahan URAIAN NIM NPF Gross Cash Coverage FDR (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain) PROYEKSI 2022 5,5%-6,0% REALISASI 2021 6,04% 2,75%-2,95% 2,93% 145%-150% 148,87 74%-77% 73,39% PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 225
  223. ASPEK PEMASARAN Strategi Pemasaran Tahun 2021 Sebagai Bank Syariah hasil penggabungan (merger) dari tiga bank syariah terbesar di Tanah Air, yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan Bank BRIsyariah, Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi sebuah brand baru yang relative belum dikenal luas karena tergolong kembali menjadi pemain baru di ranah perbankan nasional. Karena itu, dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat dan melakukan serangkaian aktivitas untuk menciptakan product awareness hingga top of mind di benak masyarakat Indonesia sebagai Bank Syariah terpercaya. Dalam rangka meningkatkan awareness terhadap produk dan layanan Bank Syariah Indonesia, selama tahun 2021, BSI melakukan sejumlah strategi pemasaran dengan objective untuk mendukung pertumbuhan bisnis sebagai berikut: 1. Meningkatkan edukasi literasi perbankan syariah 2. Meningkatkan awareness terhadap produk BSI 3. Meningkatkan interest terhadap produk BSI Untuk mencapai objective tersebut, maka dilakukan 4 fokus strategi di tahun 2021 yaitu: 1. Mapping Target Consumer Mapping Target Consumer dibagi menjadi dua yaitu Target Business dan Target Audience. - Target Business merupakan segmen nasabah yang diharapkan bisa menghasilkan contribution margin lebih tinggi seperti: ASN, Pegawai BUMN, Pensiunan, Ekosistem Rumah Sakit, Pelaku UMKM, dan Professional. - Target audience merupakan kelompok masyarakat yang menjadi target utama komunikasi, yaitu Millennial. Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia, penduduk Indonesia pada generasi millennial (usia 24 – 39 tahun) sekitar 68.9 Juta orang. Sementara generasi Z (8 – 23 tahun) mencapai 75,4 juta orang. Hal ini menjadikan generasi millennial sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang signifikan. Berdasarkan mapping consumer diatas maka perlu strategi konten dan channel komunikasi yang berbeda. 2. Mapping Product Champion Sebagai hasil gabungan dari 3 bank syariah terbesar di Indonesia memiliki banyak sekali produk yang harus diperkenalkan kembali kepada masyarakat luas. Dari puluhan produk yang ada, salah satu strategi pemasaran yang dilakukan adalah dengan membuat mapping product champion, yaitu memilih beberapa produk yang dijadikan ‘hero product’. 226 Pemilihan ‘hero product’ menyesuaikan dengan target pertumbuhan bisnis. Di tahun pertama, Bank Syariah Indonesia memiliki target untuk peningkatan Fee Based Income (FBI) dan juga peningkatan pembiayaan Syariah. Berikut adalah ‘hero product’ yang menjadi bagian fokus strategi pemasaran di tahun 2021: - BSI Mobile - BSI Gadai Emas - BSI Griya - BSI OTO - BSI Mitraguna Berkah - BSI Hasanah Card PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Hero Product
  224. Analisis dan Pembahasan Manajemen 3 .Integrated Marketing Communications Integrated Marketing Communications dilakukan berdasarkan strategi mapping consumer dan mapping product champion. talkshow “HarMoney Aktivitas campaign ‘hero product’ dilakukan sesuai dengan target audience maupun target business yang sudah ditetapkan. Sebagai contoh, untuk produk BSI Mobile dan BSI Griya Simuda dengan target audience millennials, dilakukan serangkaian aktivitas promosi mulai dari Above The Line (ATL) melalui media televisi, koran/ majalah, cinema/ bioskop, videotron/ OOH, kemudian Below The Line (BTL) melalui online event (webinar, IG Live) dan offline event (open booth di Mall dan Sponsorship Event), dan didukung dengan kegiatan digital marketing (digital ads, kerjasama dengan KOL dan Publisher). - Program Life” Sementara produk BSI Mitraguna Berkah, yang memiliki target business lebih ke ASN/ Pegawai BUMN melakukan aktivitas promosi dengan kunjungan langsung ke nasabah ataupun ke satuan kerja (satker) perusahan terkait. 4. Tactical Program Selain meningkatkan awareness dan interest terhadap produk BSI, salah satu tujuan pemasaran adalah ikut meningkatkan literasi perbankan syariah. Karena itu, strategi pemasaran untuk meningkatkan literasi perbankan syariah yang dilakukan selama tahun 2021 adalah: HarMoney Life adalah sebuah program Talkshow ringan yang membawa topik-topik keuangan anak muda terkini berikut solusinya dipandu oleh host-host yang seru dan narasumber certified financial planner terpercaya, serta mendatangkan bintang tamu yang akan berbagi pengalaman mereka dan belajar bersama-sama penonton. Talkshow HarMoney Life sudah hadir dalam 2 season dan dapat ditonton di youtube official channel BSI. - Event online Ramadhan Fest Virtual festival terbesar di sepanjang bulan Ramadhan 1442 H dengan serangkaian acara mulai dari Kajian Islam & Talkshow dengan puluhan pembicara, music performance serta menghadirkan lebih dari 60 Exhibitor, serta dilengkapi promo special dari semua produk BSI. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 227
  225. - Special Campaign for Millenials : Gen-Sy (Generasi Syariah) Gen-Sy [Gen-Si] adalah sebuah generasi baru yang percaya bahwa keseimbangan hidup yang sebenar-benarnya ada dalam keuangan syariah. Melalui Gen-Sy, Bank Syariah Indonesia ingin mengajak milenial sekarang untuk mulai hidup seimbang. Seimbang antara waktu kerja dan keluarga, seimbang antara self-reward dan investment, hingga seimbang antara dunia dan akhirat. Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dalam pertumbuhannya menghadapi persaingan dengan perbankan nasional, baik bank syariah maupun konvensional dalam menentukan penguasaan pasar. Tabel Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan Perbankan Syariah (Oktober 2021) (Rp miliar, kecuali dinyatakan lain) PANGSA PASAR PERBANKAN SYARIAH Aset URAIAN OKTOBER 2020 231.756 250.236 7,97% Perbankan Syariah 585.337 650.006 11,05% 39,59% 38,50% Bank Syariah Indonesia 153.864 164.639 7,00% Perbankan Syariah 387.939 418.441 7,86% 39,66% 39,35% Bank Syariah Indonesia 202.838 218.044 7,50% Perbankan Syariah 467.941 507.820 8,52% 43,35% 42,94% Pangsa Pasar Pendanaan/DPK Pangsa Pasar Sumber: SPI dan SPS - Otoritas Jasa Keuangan (SPS OJK), Oktober 2021 228 PERTUMBUHAN Bank Syariah Indonesia Pangsa Pasar Pembiayaan OKTOBER 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  226. Analisis dan Pembahasan Manajemen Berdasarkan total aset , pangsa pasar Bank Syariah Indonesia Oktober 2021 sebesar 38,50% menurun 1,10% bps dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yang mencapai 39,59%. Meskipun demikian, total aset BSI berhasil tumbuh sebesar Rp18,48 triliun. Dari sisi pembiayaan, pangsa pasar BSI Oktober 2021 mengalami penurunan dari 39,66% di Oktober 2021 menjadi 39,35%. Sedangkan untuk pangsa pasar pendanaan/dana pihak ketiga pada Oktober 2021 mencapai 42,94%, turun dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 42,94%. Dari sisi pembiayaan, pangsa pasar BSI pada Oktober 2020 mengalami penurunan dari 39,66% menjadi 39,35% pada Oktober 2021. Sedangkan untuk pangsa pasar pendanaan/dana pihak ketiga pada Oktober 2021 mencapai 42,94%, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 43,94%. Diagram Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2021 ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK 38,24% 40,60% 42,52% BSI BSI BSI 2021 2021 2021 61,50% 60,65% 57,06% Perbankan Syariah Perbankan Syariah Perbankan Syariah Diagram Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2020 ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK 39,35% 39,71% 44,12% BSI BSI BSI 2020 2020 2020 60,41% 60,34% 56,65% Perbankan Syariah Perbankan Syariah Perbankan Syariah Tabel Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan Perbankan Nasional (Rp miliar, kecuali dinyatakan lain) PANGSA PASAR PERBANKAN SYARIAH Aset URAIAN PERTUMBUHAN 239,582 265,289 10.73% Industri Perbankan 608,898 693,795 13.94% 39.35% 38.24% Bank Syariah Indonesia 156,694 171,291 9.32% Industri Perbankan 394,626 421,862 6.90% 39.71% 40.60% Bank Syariah Indonesia 209,906 233,251 11.12% Industri Perbankan 475,796 548,584 15.30% 44.12% 42.52% Pangsa Pasar Pendanaan/DPK DESEMBER 2021 Bank Syariah Indonesia Pangsa Pasar Pembiayaan DESEMBER 2020 Pangsa Pasar PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 229
  227. Di tengah ketatnya persaingan di industri perbankan , Bank Syariah Indonesia juga menghadapi persaingan dengan seluruh perbankan nasional di Indonesia. Berdasarkan total aset, pembiayaan, dan pendanaan/dana pihak ketiga pangsa pasar BSI pada Oktober 2021 masing-masing sebesar 2,50%, 2,85% dan 2,96%. Pembiayaan BSI tumbuh sebesar 2,85% YoY dibandingkan periode sebelumya. Diagram Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan Industri Perbankan Nasional Oktober 2021 ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK 2,58% 2,90% 3,07% BSI BSI BSI 2021 2021 2021 97,42% 97,10% 96,93% Perbankan Nasional Perbankan Nasional Perbankan Nasional Diagram Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia dibandingkan dengan Industri Perbankan Nasional Oktober 2020 ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK 2,56% 2,80% 3,10% BSI BSI BSI 2020 2020 97,44% 97,20% 96,90% Perbankan Nasional Perbankan Nasional Perbankan Nasional Grafik Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Nasional 2,80% 2,90% 3,10% 3,07% 2,56% 2,58% Aset Oktober 2020 2020 Pembiayaan Pendanaan/ DPK Oktober 2021 Grafik Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah 39,35% 38,24% Aset Oktober 2020 39,71% 40,60% Pembiayaan 44,12% 42,52% Pendanaan/ DPK Oktober 2021 KEBIJAKAN DIVIDEN Kebijakan Dividen Pada tahun 2021, BSI tidak membagikan dividen sehingga informasi mengenai hal ini tidak dapat disampaikan. 230 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  228. Analisis dan Pembahasan Manajemen KEPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK Bank Syariah Indonesia memiliki peran sebagai pemotong /pemungut pajak sebagai bentuk kontribusi kepada Negara. BSI berperan aktif dalam melakukan pemotongan terhadap setiap objek pajak. Pada tahun 2021 pembayaran pajak Bank mengalami kenaikan yang di antaranya bersumber dari angsuran PPh Badan. Tabel berikut menyajikan rincian setoran pajak selama 2 (dua) tahun terakhir sebagai satu wujud kontribusi kepada Negara: Tabel Kepatuhan Pembayaran Pajak (Rp Juta) 2021 URAIAN 2020 PPh Pasal 4 ayat 2 757.207 913.287 PPh Pasal 21 344.891 304.268 PPh Pasal 22 6.137 3.226 PPh Pasal 23 16.618 17.262 PPh Pasal 25 937.370 736.320 PPh Pasal 26 1.674 1.039 PPh Pasal 29 398.449 354.277 15.260 8.637 2.477.606 2.338.316 PPN Jumlah PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN (ESOP/MSOP) • Employee Stock Allocation (ESA) adalah program pemberian saham Bank kepada pegawai terpilih yang jumlahnya ditetapkan oleh Direksi dan pelaksanaan pendistribusian serta penerbitan saham akan dilakukan 1 (satu) kali pada tanggal alokasi ESA. • Manajemen BSI telah menyetujui untuk melakukan pemberian Employee Stock Allocation (ESA) sebanyak 8.011.446 lembar saham kepada 13.734 pegawai sesuai dengan ketentuan internal. •Harga exercise Harga saham = Rp 1.790 /lembar saham REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM Pada 30 April 2018, Bank efektif melaksanakan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/ IPO) di Bursa Efek Indonesia dengan nama PT Bank BRIsyariah Tbk. Dari aksi korporasi tersebut, Bank mendapatkan dana sebesar Rp1,3 triliun yang digunakan untuk penyaluran pembiayaan, pengembangan sistem teknologi informasi dan pengembangan jaringan kantor. Seluruh rencana penggunaan dana hasil IPO tersebut telah direalisasikan seluruhnya pada tahun 2021 dan tidak ada perubahan. Tabel Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum No. NILAI (Rp Juta) PERUNTUKAN 1 1.049.754 Penyaluran pembiayaan 2 164.024 Pengembangan sistem teknologi informasi berupa IT ready for IPO, IT for business enabler dan digital banking solution. 3 98.414 Pengembangan jaringan kantor dengan jumlah 11 KC, 45 KCP dan 10 KK yang telah mendapatkan izin OJK dan telah beroperasi. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 231
  229. INFORMASI MATERIAL TERKAIT DENGAN INVESTASI , EKSPANSI, DIVESTASI, AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI Investasi Bank Syariah Indonesia (Bank BSI) memiliki investasi pada surat berharga yang mengalami peningkatan dari tahun 2020 ke tahun 2021 . Nilai investasi pada surat berharga disajikan sebagai berikut. Total Investasi pada Surat Berharga Berdasarkan Jenis dan Mata Uang URAIAN NILAI NOMINAL 2021 NILAI TERCATAT 2020 NILAI NOMINAL NILAI TERCATAT NILAI NOMINAL Nilai Wajar Melalui Laba Rugi Rupiah   Surat Berharga Syariah (SBSN) 108,984 111,415 7,512 7,846   Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPNS) 474,000 473,115 20,000 19,985   Sukuk Bank Indonesia 2,000,000 2,000,000 - -   Reksadana - - 10,000 10,450 2,582,984 2,584,530 37,512 38,281 2,802,282 2,812,973 48,289 52,886 189,750 194,783 - - 2,992,032 3,007,756 48,289 52,886 32,230,617 32,820,250 26,618,637 27,087,821 1,271,600 1,271,600 2,783,600 2,783,600 26,935,010 26,935,010 18,481,917 18,481,917 Total Nilai Wajar Melalui Laba Rugi     Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain Rupiah   Surat Berharga Syariah (SBSN)   Reksadana Total Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain     Biaya Perolehan Diamortisasi Rupiah   Surat Berharga Syariah (SBSN)   Sukuk Korporasi   Sukuk Bank Indonesia   Wesel Ekspor     204,786 204,786 89,219 89,219 60,642,013 61,231,646 47,973,373 48,442,557 753,245 771,899 592,828 596,771 1,314 1,314 Mata Uang Asing   Surat Berharga Syariah (SBSN)   Wesel Ekspor     Total Biaya Perolehan Diamortisasi   773,213 592,828 596,771 62,004,859 48,566,201 49,039,328   TOTAL INVESTASI PADA SURAT BERHARGA Cadangan Kerugian Penurunan Nilai TOTAL INVESTASI PADA SURAT BERHARGA BERSIH 232 754,559 61,396,572 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 67,597,145 49,130,495 (18,075) (24,858) 67,579,070 49,105,637
  230. Analisis dan Pembahasan Manajemen Ekspansi Selama tahun 2021 BSI tidak melakukan kegiatan Ekspansi . Divestasi Selama tahun 2021 BSI tidak melakukan kegiatan Divestasi. Akuisisi Selama tahun 2021 BSI tidak melakukan kegiatan Akuisisi. Restrukturisasi Selama tahun 2021 Bank tidak melakukan transaksi atau hutang dan/atau restrukturisasi modal. TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI/ BERELASI Transaksi material adalah setiap penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha tertentu; pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen usaha; sewa menyewa aset; pinjam meminjam dana; menjaminkan aset; dan/atau memberikan jaminan perusahaan; dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan yang dilakukan dalam satu kali atau dalam suatu rangkaian transaksi untuk suatu tujuan atau kegiatan tertentu (Bapepam LK Nomor: Kep-412/BL/2009) Transaksi Afiliasi Bank mendefinisikan afiliasi, sebagai berikut: 1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal; 2. Hubungan antara pihak dengan pegawai, Direktur, atau Komisaris dari pihak tersebut; 3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang sama; 4.Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut; 5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau 6. Hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama. Transaksi afiliasi adalah transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama perusahaan (Bapepam LK Nomor: Kep-412/BL/2009). Sampai dengan akhir tahun 2021, Bank tidak memiliki transaksi yang memenuhi kategori transaksi dengan pihak terafiliasi. Transaksi Benturan Kepentingan Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama yang dapat merugikan perusahaan dimaksud (Bapepam LK Nomor: Kep-412/BL/2009). Sampai dengan akhir tahun 2021, Bank Syariah Indonesia tidak memiliki transaksi material yang mengandung benturan kepentingan. Transaksi Pihak Berelasi Pihak-pihak berelasi yang mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan keuangan. Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan Bank jika: a. Perusahaan di bawah pengendalian Bank; b. Perusahaan asosiasi; c. Investor yang memiliki hak suara, yang memberikan investor tersebut suatu pengaruh yang signifikan; d. Perusahaan di bawah pengendalian investor yang dijelaskan dalam butir c di atas; e. Karyawan kunci dan anggota keluarganya; dan; f. Entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 233
  231. Nama dan Sifat Hubungan Berelasi Nama dan sifat hubungan berelasi disajikan sebagai berikut . Tabel Pihak Berelasi PIHAK BERELASI 234 SIFAT DAN HUBUNGAN Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan Pemegang Saham Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pemegang Saham Pengendali PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Pemegang Saham Pengendali PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pemegang Saham Pengendali PT BNI Life Insurance Pemegang Saham PT Mandiri Sekuritas Pemegang Saham DPLK Bank Rakyat Indonesia-Syariah Pemegang Saham Dana Pensiun Pusri Dapensri Entitas dan Lembaga Pemerintah KPPN Khusus Penerimaan Entitas dan Lembaga Pemerintah Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah Percetakan Negara Republik Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum BULOG Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum DAMRI Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum Jaminan Kredit Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum LPPNPI Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum Perhutani Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum Perumnas Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum Peruri Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum PNRI Entitas dan Lembaga Pemerintah Perum Produksi Film Negara Entitas dan Lembaga Pemerintah Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Adhi Commuter Properti Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Adhi Persada Beton Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Adhi Persada Gedung Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Adhi Persada Properti Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Amarta Karya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Aneka Tambang Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura Hotel Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura I (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura II (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura Kargo Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura Logistik Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura Solusi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Angkasa Pura Supports Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Antam Resourcindo Entitas dan Lembaga Pemerintah PT ASABRI (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Asei Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  232. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Pihak Berelasi PIHAK BERELASI SIFAT DAN HUBUNGAN PT Asuransi Askrida Syariah Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi BRI Life Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Jasa Raharja (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Jasindo Syariah Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Jiwa Taspen Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Takaful Keluarga Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Tri Pakarta Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT AXA Mandiri Financial Services Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bahana Artha Ventura Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bahana TCW Investment Management Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bank Mandiri Taspen Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Barata Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Berdikari Logistik Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bio Farma (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Biro Klasifikasi Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BNI Sekuritas Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Brantas Abipraya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BRI Asuransi Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bringin Girgantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bringin Rancang Sejahtera Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BRIngin Sejahtera Makmur Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Bukit Asam Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Celebes Railway Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Cimanggis Cibitung Tollways Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Citra Waspphutowa Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Cut Meutia Medika Nusantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Danareksa (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Djakarta Lloyd (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Elnusa Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Energy Management Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Fintek Karya Nusantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Gapura Angkasa Cab Solo Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 235
  233. Tabel Pihak Berelasi PIHAK BERELASI 236 SIFAT DAN HUBUNGAN PT Garuda Maintenance Facility Aeroasia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Graha Niaga Tata Utama Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Hakaaston Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Haleyora Powerindo Entitas dan Lembaga Pemerintah PT HK Realtindo Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Hutama Karya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Indonesia Comnets Plus Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Indonesia Kendaraan Terminal Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Indra Karya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Industri Kapal Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT INKA (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Infrastruktur Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Inhutani IV Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Inhutani IV Distrik Aceh Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Inka Multi Solusi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Inti Bumi Perkasa Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Inti Konten Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Istaka Karya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jalin Pembayaran Nusantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jamsostek (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jasa Armada Indonesia Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jasa Marga (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jasa Raharja Putera Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jasa Tirta Energi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Jiep (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kawasan Berikat Nusantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kawasan Industri Makassar (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT KBN Graha Medika Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kereta Api Logistik Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kimia Farma (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kimia Farma Apotek Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kimia Farma Trading & Distribution Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Kodja Terramarin Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Bandar Samudera Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Daya Listrik Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Industrial Estate Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Medika Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  234. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Pihak Berelasi PIHAK BERELASI SIFAT DAN HUBUNGAN PT Krakatau National Resources Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Pipe Industries Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Sarana Infrastruktur Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Tirta Industri Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Krakatau Wajatama Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Laras Astra Kartika Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Len Industri (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT LRT Jakarta Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Maintenance Facility Aero asia Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mandiri AXA General Insurance Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mandiri Capital Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mandiri Manajemen Investasi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mandiri Tunas Finance Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mandiri Utama Finance Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mega Eltra Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Mitra Transaksi Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Multi Terminal Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Nindya Karya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Nusantara Medika Utama Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Nusantara Regas Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Nusantara Terminal Service Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Nusantara Turbin Dan Propulsi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PAL Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PAL Marine Service (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PANN Pembiayaan Maritim (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Patra Telekomunikasi Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pegadaian (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pegadaian Galeri Dua Empat Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pelindo Husada Citra Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pemalang Batang Tol Road Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pengembang Pelabuhan Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Penjaminan Jamkrindo Syariah Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perikanan Nusantara (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara I Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara III Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 237
  235. Tabel Pihak Berelasi PIHAK BERELASI 238 SIFAT DAN HUBUNGAN PT Perkebunan Nusantara IV Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara VIII Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara X Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perkebunan Nusantara XIII Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Persero Batam Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Bina Medika IHC Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Drilling Services Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina EP Cepu Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Gas Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Hulu Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina International Shipping Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Lubricants Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Patra Niaga Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Pedeve Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Power Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Retail Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertamina Trans Kontinental Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pertani (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Peruri Digital Security Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Peruri Properti Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pesonna Optima Jasa Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pindad (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PNM Investment Management Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PNM Venture Capital Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pos Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pos Logistik Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PP (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PP Presisi Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT PP Urban Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Prima Armada Raya Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Prima Indonesia Logistik Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pupuk Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pupuk Iskandar Muda Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pupuk Kalimantan Timur Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pupuk Kujang Cikampek Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Entitas dan Lembaga Pemerintah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  236. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Pihak Berelasi PIHAK BERELASI SIFAT DAN HUBUNGAN PT Purna Sentana Baja Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Reasuransi Nasional Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Reasuransi Syariah Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Rekaindo Global Jasa Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Reska Multi Usaha Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Riset Perkebunan Nusantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Rumah Sakit Pelabuhan Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Rumah Sakit Pelni Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sahung Brantas Energi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sang Hyang Seri (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Semen Indonesia Beton Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Semen Padang (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sinergi Mitra Investama Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sinkona Indonesia Lestari Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sri Pamela Medika Nusantara Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sucofindo Advisory Utama Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Sucofindo Episi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Surabaya Industrial Estate Rungkut Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Taspen (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Telekomunikasi Selular Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Telkom Satelit Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Terminal Petikemas Surabaya Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Terminal Teluk Lamong Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Timah Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Tugu Pratama Indonesia Entitas dan Lembaga Pemerintah PT United Tractors Semen Gresik Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Varia Usaha Beton Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Wahana Sentana Baja Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Waskita Beton Precast Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Waskita Karya (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Wijaya Karya Beton Tbk Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Entitas dan Lembaga Pemerintah PT Wijaya Karya Realty Entitas dan Lembaga Pemerintah Karyawan Kunci Pengendalian Kegiatan Perusahaan PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 239
  237. Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Transaksi Seluruh transaksi yang dilakukan pada tahun 2021 dilakukan secara wajar (arm’s length) dan sesuai dengan persyaratan komersial normal dan sesuai peraturan perundang-undangan. Transaksi dilakukan atas dasar alasan kebutuhan Bank Syariah Indonesia dan bebas dari konflik kepentingan. Saldo aset, liabilitas, investasi tidak terikat, pendapatan usaha lainnya, beban administrasi, beban usaha lain, dan beban kepegawaian dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: Tabel Transaksi Pihak Berelasi URAIAN Aset Prosentase terhadap jumlah aset Liabilitas Prosentase terhadap jumlah Liabilitas Dana Syirkah Temporer Prosentase terhadap jumlah Dana Syirkah Temporer Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Sifat dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi entitas pemerintah antara lain adalah giro pada bank lain, liabilitas segera, simpanan dari bank lain, investasi pada surat berharga, surat berharga subordinasi yang diterbitkan, penempatan pada bank lain, simpanan nasabah, surat berharga, serta piutang dan pembiayaan. Kebijakan Mekanisme Review Atas Transaksi dan Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait Bank Syariah Indonesia memiliki kebijakan mengenai transaksi yang mengandung benturan kepentingan dan/ atau transaksi dengan pihak berelasi. Transaksi material diputuskan oleh Dewan Komisaris dan senantiasa dilakukan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian, serta telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan maupun peraturan perundang-undangan lain yang berlaku. Selain itu, transaksi material juga harus diputuskan oleh Dewan Komisaris secara Independen. Selama tahun 2021, tidak terdapat pelanggaran atas peraturan perundang-undangan terkait dengan transaksi dengan pihak berelasi serta tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan. Pernyataan Direksi bahwa Transaksi telah Memenuhi Prosedur Memadai dan Sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku Umum Dalam melakukan transaksi, khususnya dengan pihak berelasi, Bank telah memiliki prosedur sesuai dengan yang ditentukan oleh regulator. Dalam prosedur tersebut, Direksi menjadi bagian dari organisasi yang melakukan review terhadap rencana, realisasi dan evaluasi terhadap transaksi Bank. Dengan pertimbangan tersebut, Direksi memandang bahwa seluruh transaksi dengan pihak berelasi telah melalui prosedur yang memadai dan selaras dengan praktik bisnis yang berlaku umum serta berpedoman terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. 240 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 2021 2020 61.624.782 54.807.112 23,23% 22,88% 1.633.482 2.848.434 2,64% 4,31% 11.377.487 16.287.334 6,38% 10,73% Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk Memastikan Transaksi Dilakukan sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku umum, yang antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-lenght principle) Salah satu tugas penting Komite Audit adalah melakukan pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan sistem pengendalian intern (internal control system), termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. Selain itu, Komite Audit melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Bank untuk publik atau pemangku kepentingan lain serta menelaah ketaatan terhadap peraturan perundangundangan. Karena itu, transaksi dengan pihak berelasi menjadi bagian dari telaah dan pantauan Komite Audit. Sebagai organ di bawah Dewan Komisaris, Komite Audit menyampaikan laporan hasil kinerjanya kepada Dewan Komisaris yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan usaha Bank. Karena itu, peran Komite Audit dan Dewan Komisaris menjadi bagian penting dari upaya untuk memastikan bahwa transaksi yang dilakukan Bank sejalan dengan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum.
  238. Analisis dan Pembahasan Manajemen PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERPENGARUH TERHADAP PERUSAHAAN Sepanjang tahun 2021 , Bank Syariah Indonesia menghadapi sejumlah perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh pada Bank, yang dirangkum dalam tabel berikut ini. Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No. KETENTUAN DAMPAK 1 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3/SEOJK.03/2021 tentang Pelaporan dan Permintaan Informasi Debitur Melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan 1. Penyesuaian sandi referensi dengan integrasi pelaporan – ANTASENA mencakup informasi sektor ekonomi, rincian informasi fasilitas, golongan pihak ketiga, negara, dan jenis valuta. 2. Tambahan referensi untuk mengakomodir kredit atau pembiayaan yang direstrukturisasi dalam rangka kebijakan stimulus. 2 Peraturan Otoritas Jasa Nomor 7/POJK.04/2021 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal akibat Penyebaran Corona Virus Disease 2019 Pengaturan Kebijakan yang ditetapkan oleh OJK dalam rangka menangani dan mengantisipasi dampak Covid19 antara lain: 1. Penetapan tata cara pelaksanaan kegiatan di pasar modal; 2. Penetapan tata cara dan batas waktu penyampaian laporan berkala dan insidentil pelaku industri di pasar modal; 3. Penetapan tata cara pemberian izin, persetujuan, dan/atau pendaftaran di bidang pasar modal; 4. Penetapan jangka waktu berlakunya izin, persetujuan, pendaftaran, dan penggunaan dokumen di bidang pasar modal; 5. Pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan calon pihak utama pelaku industri di pasar; 6. Pemberian perintah kepada bursa efek, lembaga kliring dan penjaminan dan/atau lembaga penyimpanan dan penyelesaian untuk menetapkan peraturan dan/atau kebijakan yang mendukung terwujudnya stabilitas pasar modal; dan/atau 7. Penetapan kebijakan lainnya. Penerapan kebijakan dalam menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal akibat penyebaran Covid-19 berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2022. 3 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/ SEOJK.03/2021 tentang Rencana Bisnis Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 1. Kewajiban mendaftarkan ARO user APOLO untuk menyampaikan Laporan Pengawasan RBB, laporan realisasi RBB dan laporan RBB dengan mempedomani POJK No. 63/POJK.03/2020 Tentang Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan dan SEOJK No. 27/SEOJK.03/2020 tentang Pelaporan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah Melalui Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan. 2. Penyampaian Laporan Laporan Pengawasan RBB, laporan realisasi RBB dan laporan RBB melalui Sistem APOLO. 4 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/ SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Penyesuaian Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik sesuai kriteria Asean Corporate Governance Scorecards (ACGS). Pencantuman Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 241
  239. Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . 242 KETENTUAN DAMPAK 5 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/SEOJK.04/2021 tentang Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Ketentuan Terkait Pengelolaan Investasi dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona Virus Disease 2019. 1. Kewajiban penyesuaian komposisi portofolio efek reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang tidak disebabkan oleh tindakan transaksi yang dilakukan manajer investasi disesuaikan menjadi paling lambat 40 (empat puluh) hari bursa. 2. Kewajiban penyesuaian komposisi portofolio efek reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang disebabkan oleh tindakan transaksi yang dilakukan manajer investasi isesuaikan menjadi paling lambat 20 (dua puluh) hari bursa. 3. Ketentuan mengenai jangka waktu kewajiban reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif dengan dana kelolaan paling sedikit Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah) dalam jangka waktu 130 (seratus tiga puluh) hari bursa setelah pernyataan pendaftaran reksa dana menjadi efektif. 4. Ketentuan mengenai jangka waktu kewajiban reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif dengan dana kelolaan paling sedikit Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah) dalam angka waktu 160 (seratus enam puluh) hari bursa setelah pernyataan pendaftaran reksa dana menjadi efektif bagi reksa dana terproteksi, reksa dana dengan penjaminan, dan reksa dana indeks yang melakukan penawaran umum yang bersifat terbatas. 5. Persyaratan yang harus dipenuhi bagi manajer investasi dan agen penjual efek reksa dana yang melakukan kegiatan penjualan melalui sistem elektronik. 6. Ketentuan mengenai manajer investasi dapat meminta relaksasi jangka waktu penyesuaian portofolio efek kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila terjadi penurunan peringkat atas Efek bersifat utang dan/atau sukuk korporasi yang tidak ditawarkan melalui penawaran umum pada reksa dana. 7. Jangka waktu pemenuhan jaminan atas investasi reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif penyertaan terbatas pada efek bersifat utang dan/atau sukuk korporasi kepada Otoritas Jasa Keuangan. 8. Jangka waktu Otoritas Jasa Keuangan memberikan tanggapan dalam 180 (seratus delapan puluh) hari bursa, dalam hal permohonan manajer investasi atau agen penjual efek reksa dana terkait stimulus dan relaksasi ketentuan pengelolaan investasi. 6 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 20 /SEOJK.04/2021 tentang Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Ketentuan Terkait Emiten atau Perusahaan Publik dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona Virus Disease 2019. 1. Perpanjangan jangka waktu berlakunya laporan keuangan. 2. Perpanjangan jangka waktu berlakunya laporan yang dikeluarkan oleh penilai. 3. Pengaturan mengenai batas waktu penyelenggaraan rapat umum pemegang saham dalam rangka persetujuan pengunduran diri dan/atau pemberhentian sementara anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris diperpanjang selama 60 (enam puluh) hari setelah batas waktu berakhirnya kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (3) dan Pasal 10 ayat (4) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. 4. Pengaturan mengenai kondisi tertentu Perusahaan Terbuka dalam melakukan penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). 7 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/ POJK.03/2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ POJK.03/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. 1. Penyesuaian batas waktu stimulus penerapan kebijakan yang mendukung stimulus pertumbuhan ekonomi terhadap debitur yang terkena dampak penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) termasuk debitur usaha mikro, kecil, dan menengah berupa penilaian kualitas asset hingga 31 Maret 2023. 2. Penyesuaian batas waktu stimulus penyediaan dana pendidikan kurang dari 5% dari anggaran pengeluaran SDM bagi BUK atau BUS tidak hanya berlaku untuk tahun 2020 dan 2021, tetapi juga untuk tahun 2022. 3. Penyesuaian batas waktu stimulus penetapan kualitas Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) oleh BUK, BUS atau UUS yang diperoleh s.d. tanggal 31 Maret 2020 berdasarkan kualitas agunan yang diambil alih posisi akhir bulan Maret 2020 sampai dengan tanggal 31 Maret 2023. 4. Penyesuaian batas waktu stimulus Capital Conservation Buffer (CCB) berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2022. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  240. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . KETENTUAN DAMPAK 8 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/ POJK.03/2021 tentang Bank Umum. 1. Pengaturan tentang Sinergi Perbankan dalam Satu Kepemilikan untuk Pengembangan Perbankan Syariah. 2. Perubahan klasifikasi Bank dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI). 3. Penyesuaian pembentukan capital conservation buffer sehubungan dengan pengelompokan bank menjadi KBMI. 9 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum. 1. Penyesuaian mekanisme penerbitan produk baru dan/atau penyelenggaraan kegiatan yang dilakukan untuk kepentingan Bank sendiri. 2. Pengaturan Produk Bank Dasar 3. Pengaturan Produk Bank Lanjutan. 10 Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/23/ PBI/2020 tentang Sistem Pembayaran 1. Klasifikasi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran terdiri atas PJP dan PIP. 2. Pengaturan kewajiban melakukan penilaian risiko secara self-asessment terhadap rencana pengembangan aktivitas, pengembangan produk, dan/atau kerja sama yang berkaitan dengan penyelenggaraan sistem pembayaran berdasarkan kategori risiko untuk menentukan proses perizinan atau pelaporan. 11 Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/2/PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/8/PBI/2018 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor 1. Penyesuaian batasan rasio LTV/FTV untuk kredit properti (KP) / pembiayaan properti (PP) termasuk juga KP atau PP untuk pemilikan Properti Berwawasan Lingkungan atau KP atau PP konsumsi beragun properti berwawasan lingkungan. 2. Batasan rasio LTV/FTV untuk KP/PP dan batasan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) atau pembiayaan kendaraan bermotor (PKB) berlaku untuk jangka waktu sampai dengan 31 Desember 2021. 12 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (PADG) Nomor 23/5/PADG/2021 tentang Perubahan atas PADG Nomor 21/23/ PADG/2019 tentang Laporan Bank Umum Terintegrasi. 1. Penyesuaian pengaturan mengenai waktu implementasi Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT), yaitu: a. Periode penyampaian LBUT terdiri atas: i. Parallel run penyampaian laporan dan/atau koreksi laporan sejak data akhir bulan Desember 2019 sampai dengan data akhir bulan Juni 2021. ii. Implementasi penuh: penyampaian laporan dan/koreksi laporan sejak data Juli 2021. b. Pemberitahuan tertulis diberikan kepada bank yang terlambat dan tidak menyampaikan laporan dan/atau koreksi laporan sejak data akhir bulan Maret 2021 sampai dengan data akhir bulan Juni 2021. c. Penyesuaian waktu implementasi LBUT tersebut berlaku surut sejak data bulan September 2020. 13 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (PADG) Nomor 23/6/PADG/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/25/ PADG/2019 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor. 1. Penyesuaian batasan rasio LTV/FTV untuk kredit properti (KP)/ pembiayaan properti (PP) termasuk juga KP atau PP untuk pemilikan properti berwawasan lingkungan atau KP atau PP konsumsi beragun properti berwawasan lingkungan. 2. Batasan rasio LTV/FTV untuk KP/PP dan batasan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) atau pembiayaan kendaraan bermotor (PKB) berlaku untuk jangka waktu sampai dengan 31 Desember 2021. 14 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (PADG) Nomor 23/8/PADG/2021 tentang Perubahan atas PADG Nomor 21/18/ PADG/2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code Untuk Pembayaran. Perubahan batas nominal Transaksi QRIS yang sebelumnya dibatasi paling banyak Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah) per transaksi diubah menjadi paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) per transaksi. 15 Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/5/PBI/2021 tentang Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah 1. Penerapan SISMONTAVAR oleh Bank Indonesia untuk memperoleh data dan informasi transaksi valuta asing terhadap rupiah secara real time. 2. Kewajiban menyusun rencana tindak (action plan) terkait pemenuhan kewajiban koneksi atas transaksi valuta asing terhadap rupiah antara Bank dengan nasabah dan menyampaikannya ke Bank Indonesia paling lambat tanggal 02 Juli 2021. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 243
  241. Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . 244 KETENTUAN DAMPAK 16 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/7/PADG/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 1. Perluasan cakupan Surat Berharga Korporasi yang Dimiliki/Surat Berharga Syariah Korporasi yang Dimiliki yaitu dengan menambah komponen wesel ekspor dalam formula perhitungan RIM/RIM Syariah. 2. Pemberlakuan kembali Parameter Disinsentif Bawah secara bertahap dengan memperhatikan Non Performing Loan (NPL)/Non Performing Financing (NPF) dan KPMM. 3. Penambahan sumber data terkait wesel ekspor. 4. Penyesuaian Lampiran V yang memuat contoh perhitungan RIM/RIM Syariah dan PLM/PLM Syariah serta perhitungan sanksi kewajiban membayar. 17 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Nomor 23/11/PADG/2021 tentang Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah. 1. Penerapan SISMONTAVAR oleh Bank Indonesia untuk memperoleh data dan informasi transaksi valuta asing terhadap rupiah secara real time. 2. Kewajiban menyusun rencana tindak (action plan) terkait pemenuhan kewajiban koneksi atas transaksi valuta asing terhadap rupiah antara Bank dengan nasabah dan menyampaikannya ke Bank Indonesia paling lambat tanggal 02 Juli 2021. 18 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/3/PADG/2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 22/3/PADG/2020 Tentang Pelaksanaan Standardisasi Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah. 1. Istilah “Modul PBK” diubah menjadi “Materi Pelatihan” agar selaras dengan Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 2/554/LP.00.01/VII/2020. 2. Jenjang Kualifikasi SPPUR Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana yang tercantum dalam Lampiran 1 diubah agar sesuai dengan kebutuhan industri yaitu memisahkan Jenjang Kualifikasi SPPUR untuk penyelenggara transfer dana Bank dan penyelenggara transfer dana bukan Bank. 19 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (PADG) Nomor 23/4/PADG/2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 20/18/PADG/2018 Tentang Transaksi Swap Lindung Nilai Kepada Bank Indonesia 1. Kewajiban memenuhi ketentuan persyaratan dalam Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia; 2. Kewajiban melakukan konfirmasi atas: a. pengajuan Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia melalui sarana transaksi yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia; b. pengajuan perpanjangan Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia melalui sarana transaksi yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. 20 Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran 1. Perizinan pelaksanaan aktivitas penyedia jasa pembayaran. 2. Kewajiban melakukan edukasi dan pembinaan terhadap penyedia barang dan/atau jasa yang bekerja sama dengan BSI dalam rangka menjalankan aktivitas jasa sistem pembayaran. 3. Pengaturan kewajiban melakukan penilaian risiko secara self asessment terhadap rencana pengembangan aktivitas, pengembangan produk, dan/atau kerja sama yang berkaitan dengan penyelenggaraan sistem pembayaran berdasarkan kategori risiko untuk menentukan proses perizinan atau pelaporan. 4. Dalam Pelaksanaan aktivitas PJP, wajib memenuhi standar penyelenggaraan akses ke sumber dana yang ditetapkan BI, termasuk standar nasional untuk interkoneksi dan interoperabilitas pembayaran. 5. Pengaturan APMK. 6. Pengaturan uang elektronik. 21 Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/7/PBI/2021 tentang Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran Aktivitas penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran wajib terlebih dahulu mendapatkan penetapan dari bank Indonesia dan memenuhi persyaratan serta ketentuan yang diatur dalam PBI ini. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  242. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . KETENTUAN DAMPAK 22 Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/8/PBI/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/9/PBI/2019 tentang Laporan Bank Umum Terintegrasi 1. Penyesuaian pengaturan mengenai waktu implementasi Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT). a. Periode parallel run penyampaian laporan dan/atau koreksi laporan sejak data akhir bulan Desember 2019 sampai dengan data akhir bulan Desember 2021. b. Periode implementasi penuh: penyampaian laporan dan/koreksi laporan sejak data Januari 2022. 2. Pemberitahuan tertulis diberikan kepada bank yang terlambat dan tidak menyampaikan laporan dan/atau koreksi laporan sejak data akhir bulan Maret 2021 sampai dengan data akhir bulan Desember 2021. 3. Semua istilah Laporan Harian Bank Umum, Laporan Berkala Bank Umum, Laporan Berkala Bank Umum Syariah, Laporan Bulanan Bank Umum, Laporan Stabilitas Moneter dan Sistem Keuangan Bulanan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, dan Laporan Kantor Pusat Bank Umum yang sudah ada dalam ketentuan Bank Indonesia sebelum Peraturan Bank Indonesia ini berlaku, harus dimaknai sebagai Laporan Bank Umum Terintegrasi sejak data bulan Januari 2022. 23 Peraturan Bank Indonesia No. 23/13/ PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 1. Kewajiban melakukan pemenuhan RPIM dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. 2. Kewajiban pemenuhan RPIM dilakukan secara bertahap dengan ketentuan: a. paling sedikit sebesar 20% (dua puluh persen) pada posisi akhir bulan Juni 2022 dan posisi akhir bulan Desember 2022; b. paling sedikit sebesar 25% (dua puluh lima persen) pada posisi akhir bulan Juni 2023 dan posisi akhir bulan Desember 2023; dan c. paling sedikit sebesar 30% (tiga puluh persen) sejak posisi akhir bulan Juni 2024. 24 Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/11/ PBI/2021 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Sistem Pembayaran Kewajiban pemenuhan kebijakan dan pengaturan penerapan Standar Nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia 25 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/22/PADG/2021 tentang Rekening Giro di Bank Indonesia Pengaturan mengenai: 1. Nasabah yang dapat menjadi pemilik rekening giro meliputi pihak yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan diwajibkan untuk memiliki rekening di Bank Indonesia dan pihak yang menurut Bank Indonesia perlu memiliki rekening giro. 2. Jenis rekening giro meliputi rekening giro rupiah, rekening giro valas, dan rekening giro khusus. 3. Jenis status rekening giro yaitu aktif atau ditutup. 4. Pembukaan rekening giro. 5. Perubahan data dan rekening giro dilakukan apabila terdapat perubahan: nomor rekening giro atau nama rekening giro. 6. Perubahan status rekening giro. 7. Penutupan rekening giro. 8. Kewajiban pemilik rekening giro. 9. Tanggung jawab pemilik rekening giro. 10.Pembatasan rekening giro. 26 Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/14/ PBI/2021 Tahun 2021 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/18/ PBI/2015 tentang Penyelenggaraan Transaksi, Penatausahaan Surat Berharga, dan Settlement Dana Seketika 1. Pengaturan mengenai kepesertaan antara lain pihak yang dapat menjadi Peserta dan persyaratan menjadi peserta dalam penyelenggaraan Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS; 2. Pengaturan mengenai pelaksanaan kliring dan penjaminan, kewajiban, pelaporan, dan sanksi dalam pelaksanaan kliring dan penjaminan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 245
  243. Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . 246 KETENTUAN DAMPAK 27 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (PADG) Nomor 23/23/PADG/2021 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 20/4/PADG/2018 tentang Penyelenggaraan Penatausahaan Surat Berharga melalui Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System 1. Pihak yang dapat menjadi Peserta BI-SSSS serta fungsi dalam kepesertaan BI-SSSS; 2. Pemisahan kepesertaan dan perubahan status kepesertaan untuk pelaksana kliring dan penjaminan; 3. Kewajiban pelaksana kliring dan penjaminan, Sub-Registry yang merupakan lembaga penyelesaian dan penyimpanan, dan Peserta BI-SSSS yang menerima data hasil kliring atas transaksi surat berharga; 4. Penatausahaan surat berharga milik nasabah yang dilakukan oleh SubRegistry; 5. Pelaporan bagi pelaksana kliring dan penjaminan; 6. Penanganan keadaan tidak normal dan/atau keadaan darurat pada pelaksanaan kliring dan/atau penjaminan; dan 7. Pemantauan kepatuhan dan pengenaan sanksi administratif bagi pelaksana kliring dan penjaminan, Sub-Registry yang merupakan lembaga penyelesaian dan penyimpanan, dan Peserta BI-SSSS yang menerima data hasil kliring atas transaksi surat berharga. 28 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/17/PADG/2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia 1. Kewajiban memberikan informasi kepada konsumen mengenai fitur produk dan/atau jasa yang paling sedikit memuat biaya, manfaat, risiko, syarat dan ketentuan, dan konsekuensi secara akurat, terkini, jujur, jelas, tidak menyesatkan, dan etis serta memastikan telah memberikan informasi kepada konsumen mengenai penolakan, penundaan, atau persetujuan atas permohonan produk dan/atau jasa. 2. Untuk menyusun dan menyediakan ringkasan informasi produk dan/atau jasa yang memenuhi ketentuan PADG ini. 3. Pedoman melakukan pemasaran dan iklan Produk dan/atau jasa yang diawasi BI. 4. Kewajiban melakukan edukasi guna meningkatkan literasi konsumen dan/ atau masyarakat secara terencana, terukur dan berkelanjutan. 5. Kewajiban menyampaikan laporan rencana pelaksanaan edukasi dan laporan pelaksanaan edukasi secara tahunan. 6. Kewajiban Laporan Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen. 29 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/25/PADG/2021 tentang Penyelenggaraan Bank Indonesia-Fast Payment 1. Dalam hal Bank BSI akan menjadi peserta BI-FAST, maka BSI wajib memenuhi persyaratan sebagai Peserta BI-FAST sebagaimana diatur dalam PADG ini dan mengajukan permohonan tertulis disertai dengan dokumen pendukung untuk menjadi Peserta dengan terlebih dahulu meminta konsultasi kepada penyelenggara. 2. Memastikan tersedianya infrastruktur BI-FAST yang memperhatikan prinsip keamanan data dan sistem informasi. 3. Kewajiban menyusun dan menyampaikan laporan berkala berupa laporan hasil penilaian kepatuhan (LHPK) BI-Fast kepada Bank Indonesia secara tahunan paling lambat tanggal 31 Maret tahun berikutnya 4. Kewajiban melakukan pemeriksaan internal terhadap operasional BIFAST paling sedikit 1 (satu) tahun sekali. 5. Melakukan audit sistem informasi dan pengujian keamanan dengan mempedomani ketentuan PADG ini paling sedikit setiap 2 (dua) tahun sekali terhitung sejak menjadi peserta. 6. Kewajiban menyusun dan menyampaikan laporan tertulis hasil pengoperasian sistem cadangan kepada Penyelenggara paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah pelaksanaan pengoperasian sistem cadangan selesai dilakukan. 30 Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/16/ PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/3/PBI/2018 tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah Penyesuaian penghitungan GWM sehubungan dengan adanya BI-Fast. 31 Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/17/ PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah Penyesuaian penghitungan RIM & PLM sehubungan dengan adanya BI-Fast. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  244. Analisis dan Pembahasan Manajemen Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . KETENTUAN DAMPAK 32 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/26/PADG/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/25/PADG/2019 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor 1. Pelonggaran ketentuan Rasio LTV untuk KP, Rasio FTV untuk PP, dan Uang Muka untuk KKB atau PKB, dengan batasan Rasio LTV untuk KP, Rasio FTV untuk PP, dan Uang Muka untuk KKB atau PKB sebagaimana terakhir diatur dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/6/ PADG/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/25/PADG/2019 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor, diperpanjang menjadi berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2022. 2. Tidak terdapat perubahan batasan rasio LTV untuk KP, rasio FTV untuk PP, dan uang muka untuk KKB atau PKB dalam PADG Perubahan Ketiga LTV/FTV dan Uang Muka. 33 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Penyesuaian ketentuan Persetujuan Bangunan Gedung (PGB), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung (SBKBG) dalam penyelenggaraan bangunan gedung. 34 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 20/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021 Penerapan PPnBM terhadap pembiayaan kendaraan bermotor yang ditanggung oleh pemerintah. 35 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/ PMK.08/2021 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 98/ PMK.08/2020 tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Usaha Korporasi Melalui Badan Usaha Penjaminan yang Ditunjuk Dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Berkoordinasi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) untuk memenuhi persyaratan pelaksanaan Program PEN Penjaminan Korporasi khususnya yang dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah dalam hal akan melaksanakan Program PEN Penjaminan. 36 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan pemutusan Hubungan Kerja. 1. Penyesuaian pengaturan kebijakan mengenai waktu kerja, waktu istirahat, dan pemutusan hubungan kerja. 2. Penyesuaian uang kompensasi PKWT, upah kerja lembur uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. 37 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 21/PMK.010/2021 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Unit Hunian Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021 Penerapan insentif PPN dalam rangka meyesuaikan proses pembayaran PPN terhadap pembiayaan perumahan yang memenuhi persyaratan di tanggung pemerintah sebagaimana diatur dalam PMK No. 21/PMK.10/2021. 38 POJK No. 14/POJK.03/2021 Tentang Perubahan atas POJK No. 34/POJK.03/2018 Tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Penyesuaian terhadap cakupan, kriteria, tata cara, dan konsekuensi hasil akhir penilaian kembali sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan (POJK PKPU). 1. Penambahan LJK yaitu Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). 2. Pihak Utama yang tunduk pada ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini bagi Bank sebagai berikut : a.PSP; b. anggota Direksi; c. anggota Dewan Komisaris; dan d. Pejabat Eksekutif. 3. Penambahan kriteria/cakupan Pejabat Eksekutif pada Bank. 4. Penilaian kembali terhadap Pihak Utama dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam hal terdapat indikasi keterlibatan dan/atau bertanggung jawab terhadap permasalahan integritas, kelayakan keuangan, reputasi keuangan, dan/atau kompetensi yang terjadi pada LJK. 5. Penambahan cakupan penilaian kembali terhadap Pihak Utama Pengurus dan/atau Pihak Utama Pejabat 6. Penambahan Tata Cara Penilaian Kembali 7. Konsekuensi hasil akhir penilaian kembali 8. Pengenaan jangka waktu larangan terhadap Pihak Utama Pengendali, Pihak Utama Pengurus atau Pihak Utama Pejabat 9. Kriteria Pihak Utama Pengendali yang ditetapkan dengan predikat Tidak Lulus 10.Kriteria Pihak Utama Pengurus atau Pihak Utama Pejabat yang ditetapkan dengan predikat Tidak Lulus PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 247
  245. Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan No . 39 KETENTUAN Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (PLPS) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Rencana Resolusi Bagi Bank Umum. DAMPAK Kewajiban penyusunan Rencana Resolusi bagi Bank Sistemik dan Bank selain Bank Sistemik tertentu yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan dengan pokok pengaturan antara lain: 1. Penyusunan Rencana Resolusi; a. Rencana Resolusi (Resolution Plan) disusun oleh Bank dengan prinsip lengkap, akurat, terkini, dan utuh b. Bank wajib menyusun dan menyampaikan Rencana Resolusi kepada Lembaga Penjamin Simpanan c. Bank yang wajib menyusun dan menyampaikan Rencana Resolusi (Resolution Plan) mencakup: i. Bank Sistemik; dan ii. Bank selain Bank SIstemik tertentu yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan, dengan mempertimbangkan ukuran Bank, kompleksitas kegiatan usaha, dan keterkaitan dengan sistem keuangan. d. Bank menyusun Rencana Resolusi (Resolution Plan) paling sedikit memuat: i. ringkasan eksekutif; ii. gambaran umum Bank; dan iii. strategi resolusi PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI Akuisisi Terbalik Efektif pada tanggal 1 Februari 2021, BRIS melakukan penggabungan usaha dengan Bank Syariah Mandiri (“BSM”) dan BNI Syariah (“BNIS”) dimana BRI Syariah (“BRIS”) menjadi entitas yang menerima penggabungan sedangkan BSM dan BNIS bubar demi hukum. Transaksi merger Bank diperlakukan seperti akuisisi terbalik untuk tujuan akuntansi dengan mempertimbangkan beberapa faktor terkait kontrol atas Bank setelah penggabungan usaha, termasuk salah satunya yaitu pemegang saham BSM menjadi pemegang saham pengendali Bank. Transaksi merger Bank diperlakukan seperti akuisisi terbalik untuk tujuan akuntansi dengan beberapa alasan sebagai berikut: - Pemegang saham BSM menjadi pemegang saham pengendali Bank pada saat penyelesaian transaksi; - Komposisi organ pengatur Bank didominasi oleh exlegacy BSM; - Komposisi manajemen senior Bank didominasi oleh exlegacy BSM; - Komposisi total aset, total pendapatan, dan laba pada saat penggabungan didominasi oleh ex-legacy BSM. Dengan demikian, BSM dianggap sebagai pihak yang menerima bisnis dan BRIS (sebagai pihak yang mengakuisisi secara hukum) dianggap sebagai pihak yang diakuisisi untuk tujuan akuntansi. Laporan keuangan Bank merupakan keberlanjutan dari laporan keuangan BSM. 248 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Pada 1 Februari 2021, BRIS menerbitkan 31.130.700.245 saham dengan nilai nominal Rp500 kepada pemegang saham BSM dan BNIS (setara dengan Rp15.565.350 juta). Saham baru yang diterbitkan tersebut menghasilkan 51,18% kepemilikan pemegang saham BSM, 25,03% kepemilikan pemegang saham BNIS di entitas setelah penggabungan. Jumlah saham BRIS yang beredar per 1 Februari 2021 sebanyak 41.031.208.943 saham atau setara dengan Rp20.515.604 juta. Imbalan bersih yang dialihkan secara efektif yang timbul dari akuisisi terbalik sebesar Rp16.377.633 juta ditentukan dengan menggunakan nilai wajar saham BSM sebelum akuisisi, yaitu 599.437.496 saham dengan harga nilai wajar saham BSM sebesar Rp27.322 (rupiah penuh) per saham. Imbalan bersih dihitung berdasarkan jumlah saham yang harus dikeluarkan BSM kepada entitas induk yang sah untuk memberi pemilik entitas induk yang sah persentase kepemilikan yang sama dalam entitas gabungan (BSI). Selisih antara imbalan bersih yang secara efektif dialihkan dengan aset bersih yang diperoleh sebesar Rp11.003.573 juta dan sebesar Rp5.374.061 juta diakui sebagai “Selisih Nilai Transaksi Penggabungan Bisnis Entitas Sepengendali” dan disajikan sebagai bagian dari “Tambahan Modal Disetor” di bagian ekuitas laporan posisi keuangan. Sebagai akibat dari akuisisi terbalik, modal saham Bank disesuaikan untuk mencerminkan modal saham dari pihak yang melepas bisnis secara akuntansi sebesar Rp995.952 juta dengan penyesuaian terkait ke dalam akun “Tambahan modal disetor”.
  246. Analisis dan Pembahasan Manajemen Total tambahan modal disetor yang timbul dari akuisisi terbalik senilai Rp6 .370.013 juta merupakan penjumlahan antara selisih imbalan neto yang secara efektif dialihkan dengan nilai buku neto BNIS dan BRIS, ditambah dengan penyesuaian untuk mencerminkan modal Bank menurut hukum pada tanggal 1 Februari 2021. INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA Hal-hal yang Berpotensi Berpengaruh Signifikan terhadap Kelangsungan Usaha Pada tahun 2021, kasus positif Covid-19 di Tanah Air yang mulai menurun mendorong peningkatan mobilitas masyarakat sehingga memberikan sinyal positif bagi perekonomian nasional. Membaiknya perekonomian tersebut ikut mendorong perbaikan kinerja perbankan nasional, yang ditandai dengan tumbuhnya penyaluran kredit. Kendati demikian, pandemi Covid-19 masih terus harus diwaspadai sehubungan dengan munculnya varian baru, seperti Omicron. Sejak awal tahun 2022, virus tersebut mulai menjangkit banyak orang, sehingga kasus positif Covid-19 kembali meningkat. Dalam menyusun strategi usaha, BSI telah mempertimbangkan beragam potensi risiko, termasuk kemungkinan masih adanya dampak Covid-19. Karena itu, Bank meyakini mampu menjaga kelangsungan usaha, mengingat Bank mampu melewati masa pandemi dengan sejumlah pencapaian kinerja yang sangat baik. Pencapaian itu, antara lain ditunjukkan melalui peningkatan aset, dana pihak ketiga (DPK), tabungan, pembiayaan, laba dan lainnya. Dengan demikian, BSI tidak memiliki hal-hal yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha, karena mitigasinya telah disiapkan sejak awal. Optimisme tersebut juga didukung oleh kekuatan Bank di mana posisi BSI sebagai bank dengan aset terbesar ketujuh secara nasional, 1.365 jumlah jaringan outlet, lebih dari 19.000 pegawai dan jumlah nasabah di atas 15 juta serta fokus strategi yang telah dicanangkan untuk tahun 2022, yang mencakup: 1. Layanan keuangan terintegrasi 2. Digital: Superapps & Islamic Ecosystem 3. Penguatan Fundamental: IT & Digital, Risk Management, Human Capital 4. Peningkatan Kapabilitas Wholesale Transaction dan Kolaborasi dengan Retail Asesmen dilakukan dengan mengacu pada berbagai faktor antara lain analisis kekuatan kondisi keuangan maupun nonkeuangan serta pencapaian kinerja dan histori kinerja Bank. Berdasarkan hasil asesmen, Manajemen BSI tidak melihat adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap kemampuan Bank untuk melanjutkan usahanya, terlebih BSI merupakan gabungan dari 3 (tiga) bank legacy yaitu Bank BRI Syariah, Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri. Asumsi yang Digunakan dalam Melakukan Asesmen Asumsi yang mendasari manajemen dalam meyakini bahwa tidak terdapat hal-hal yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha, antara lain: 1. Kondisi perekonomian global, nasional dan industri perbankan yang mulai beranjak pulih dari krisis akibat Covid-19. 2. Posisi Bank sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dengan layanan keuangan terintegrasi, sehingga peluang berkembangnya menjadi sangat besar. 3.Penerapan Good Corporate Governace (GCG). 4. Kekuatan permodalan BSI. 5. Evaluasi kinerja BSI yang dilakukan secara periodik. 6. Stress test yang dilakukan BSI secara periodik dalam menghadapi beberapa skenario. Asesmen Manajemen atas Masalah tersebut Manajemen BSI senantiasa melakukan evaluasi dan penilaian atas kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya. Meskipun pada tahun 2021 secara umum semua kegiatan usaha dihadapkan pada tantangan pandemi Covid-19 dan proses integrasi pasca merger, BSI berkeyakinan memiliki sumber daya dan menerapkan strategi yang tepat untuk melanjutkan usahanya di masa mendatang. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 249
  247. PROSPEK USAHA Pandemi Covid-19 diproyeksikan masih berlangsung , seperti ditandai dengan munculnya varian Omicron pada awal tahun 2022. Situasi ini akan berdampak pada kinerja industri perbankan nasional. Kendati demikian, proses perbaikan dan pemulihan pada industiri perbankan diprediksi masih tetap berlanjut. Penyaluran kredit dan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan tahun 2022 diproyeksikan tumbuh masing-masing pada kisaran 5,5% ±1% year on year (yoy) dan 7,5% ±1% yoy. BSI telah memiliki performa yang teruji di tahun 2021 dengan tercapainya berbagai milestone, seperti dengan selesainya operational merger di bulan November 2021. Karena itu, Bank memiliki peluang untuk terus tumbuh dengan melihat berbagai peluang antara lain sebagai berikut: 1. Permodalan dan likuiditas Bank yang semakin baik menjadi peluang untuk melakukan kegiatan investasi untuk meningkatkan pendapatan dan kinerja Bank. 2. Bank memiliki infrastruktur yang memadai antara lain jaringan yang luas, sistem teknologi informasi (TI) dan digital yang mumpuni sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 3.Memanfaatkan sinergi dengan Bank Induk dalam meningkatkan bisnis dan layanan Bank. 4. Jaringan syariah di pasar global sehingga terdapat peluang untuk menggarap pasar luar negeri. 5. Masih terdapat ruang untuk meningkatkan penetrasi customer based dan pengguna aktif mobile banking. 6. Peluang untuk melakukan cross selling antarproduk perbankan syariah (seperti pembiayaan konsumer, kartu kredit, investasi surat berharga, dan segmen korporasi) 7. Terdapat segmen kelas menengah muslim yang tengah bertumbuh sehingga memiliki potensi untuk masuk ke segmen nasabah prioritas. 8. Besarnya potensi ekosistem halal yang saat ini belum dioptimalkan dengan baik oleh bank syariah. 250 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Berdasarkan asumsi tersebut disertai adanya berbagai peluang, Bank Syariah Indonesia optimistis untuk dapat senantiasa meningkatkan kinerjanya dalam jangka panjang. Dengan kata lain, Bank Syariah Indonesia memiliki prospek usaha yang sangat baik. Hal ini didasarkan pada kekuatan yang dimiliki oleh Bank Syariah Indonesia yaitu: 1. Memiliki struktur permodalan yang kokoh dengan biaya dana yang murah. 2. Memiliki likuiditas yang terjaga dengan baik. 3. Merupakan bank syariah terbesar baik dari sisi dana pihak ketiga, aset, dan pembiayaan serta merupakan bank syariah terbaik dari sisi keberlangsungan bisnis. 4.Mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam memperkuat Industri Keuangan Syariah. 5. Memiliki dukungan kuat dari pemegang saham dan sinergi dengan Bank Induk. 6. Memiliki jaringan di pasar global. 7. Memiliki reputasi yang baik dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima baik dari dalam dan luar negeri. 8. Mempunyai komitmen organisasi untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). 9. Memiliki komitmen untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme seluruh pegawai. 10. Memiliki struktur demografi kepegawaian yang didominasi pegawai berusia muda dan memiliki potensi untuk dikembangkan. 11.Jaringan kantor dan unit kerja yang sangat luas dengan memiliki lebih dari 1.300 jaringan sehingga mempermudah nasabah untuk melakukan transaksi. 12.Berpengalaman/kokoh di segmen ritel, baik terkait payroll, Bank Operasional 2 (BO2), maupun di segmen korporasi. 13.Berpengalaman di bidang ekosistem halal antara lain haji, umroh, pesantren, pendidikan Islam, masjid, dan zakat, infak, sedekah, wakaf (Ziswaf).
  248. Analisis dan Pembahasan Manajemen Berdasarkan peluang-peluang tersebut , BSI telah menyusun target jangka pendek tahun 2022 dan target jangka menengah tahun 2023-2024, yang diurai sebagai berikut. TARGET JANGKA PENDEK TAHUN 2022 TARGET JANGKA MENENGAH TAHUN 2023-2024 Pada tahun 2022, Bank Syariah Indonesia akan fokus pada: 1. Ekspansi pembiayaan pada segmen yang terbukti tahan di era pandemi. 2.Fokus pertumbuhan dana murah di antaranya melalui peningkatan kapabilitas transaksional dan intensifikasi kerja sama payroll dengan institusi. 3. Pengembangan digital business untuk meningkatkan layanan kepada nasabah baik nasabah institusi maupun nasabah ritail. Target jangka menengah dalam menjalankan kegiatan usaha Bank Syariah Indonesia akan berfokus pada: 1.Penguatan wholesale & transactional banking dengan fokus peningkatan customer base dan deepening relationship. 2.Penguatan retail banking dan turut menggerakkan ekonomi UMKM. 3. Meningkatkan ekspansi bisnis pada ekosistem halal dan pasar global. 4.Penataan jaringan kantor dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi. KONTRIBUSI KEPADA NEGARA Setiap tahunnya Bank membayarkan pajak sebagai bentuk kontribusi kepada Negara. Berikut adalah realisasinya. Realisasi Pembayaran Pajak (Rp Juta) URAIAN 2021 2020 PPh Pasal 4 ayat 2 757.207 913.287 PPh Pasal 21 344.891 304.268 PPh Pasal 22 6.137 3.226 PPh Pasal 23 16.618 17.262 PPh Pasal 25 937.370 736.320 PPh Pasal 26 1.674 1.039 PPh Pasal 29 398.449 354.277 15.260 8.637 2.477.606 2.338.316 PPN Jumlah PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 251
  249. FUNGSI PENUNJANG BISNIS Fungsi penunjang bisnis BSI memberikan dukungan penuh atas pencapaian kinerja usaha Bank pada tahun 2021 . 18 Pengembangan dan inovasi TI yang dilakukan oleh Bank sepanjang tahun 2021.
  250. Sumber Daya Manusia Bank terus melakukan transformasi organisasi secara bertahap sejak legal merger . Pada tahun 2021, fokus BSI antara lain melakukan penyeragaman proses bisnis dan budaya kerja. 254 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  251. Penunjang Bisnis P engelolaan sumber daya manusia (SDM) sangat penting bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”), mengingat SDM yang berkualitas dan andal dapat memberikan kontribusi penting terhadap upaya pencapaian visi dan misi Bank. Terlebih lagi, Bank menargetkan “Menjadi Top 10 Bank Syariah global berdasarkan kapitalisasi pasar dalam waktu 5 (lima) tahun”. Untuk mencapai target itu, SDM yang unggul menjadi salah satu keniscayaan yang harus dikelola dengan baik. Oleh karena itu, BSI memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengelolaan dan pengembangan kompetensi SDM melalui beragam strategi yang komprehensif, serta melakukan evaluasi dan monitoring kinerja karyawan untuk memperoleh talenta (talent pool) SDM yang berkualitas. Bank juga senantiasa berupaya menciptakan work life balance dan suasana kerja yang kondusif, sehingga diharapkan para SDM mampu memberikan kinerja terbaiknya. Organisasi Human Capital Organisasi Human Capital memiliki fungsi, tugas dan tanggung jawab pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di Bank mulai dari strategi, kebijakan, implementasi dan layanan kepegawaian, termasuk pelatihan & pengembangan SDM, sejalan dengan strategi dan rencana korporasi Bank Syariah Indonesia. Organisasi Human Capital memiliki tanggung jawab operasional meliputi: 1.Memimpin serta melaksanakan fungsi, tugas dan wewenang di bidang human capital sesuai dengan ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya. 2.Mengarahkan, mengkoordinasikan dan melakukan evaluasi atas kebijakan dan strategi dalam pelaksanaan sistem perekrutan, penempatan, mutasi dan pengembangan pegawai untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang secara komprehensif. 3.Mengarahkan, mengkoordinasikan dan melakukan evaluasi atas kebijakan hubungan kerja yang produktif antara Bank dengan pegawai, termasuk pegawai secara individu serta hubungan antarpegawai (employee relations) dalam rangka menciptakan hubungan industrial yang harmonis. 4.Menyusun dan memastikan pelaksanaan fungsi operasional unit kerja yang efektif dan responsif, serta Pengembangan sistem informasi human capital yang mutakhir, terintegrasi dan mudah digunakan oleh seluruh unit kerja. 5.Menyusun, mengkoordinasikan serta melakukan evaluasi pelaksanaan incentive system, benefits dan compensation sesuai dengan reward philosophy, strategi serta kemampuan Bank. 6. Pengembangan Pegawai: a. Menyusun, mengkoordinasikan serta melakukan evaluasi penyusunan strategi pengembangan human capital yang efektif melalui implementasi sistem pengembangan pegawai berbasis kompetensi secara efektif. b.Mengoordinasikan perumusan kebijakan dan strategi pengembangan pegawai untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, serta pelaksanaan sistem training sesuai kebutuhan Bank. c. Mengoordinasikan pengembangan strategi operasional yang mendukung akademi. d. Mengoordinasikan dan melakukan evaluasi atas implementasi strategi learning and development. e. Mengarahkan, mengoordinasikan dan melakukan evaluasi atas pelaksanaan sistem training sesuai kebutuhan Bank disajikan dengan produktivitas dan kualitas yang tinggi. Sedangkan fungsi-fungsi di bawah Organisasi Human Capital mencakup: a. Human Capital Strategy & Policy Mengelola dan mengarahkan penyusunan strategi dan produk kebijakan terkait pengelolaan sumber daya manusia serta pengelolaan pengembangan pegawai dalam rangka mendukung tercapainya visi, misi dan strategi perusahaan meliputi aktivitas organization development, talent development & acquisition, serta performance & reward management. b. Human Capital Services Mengelola dan mengarahkan kegiatan administrasi operasional pengelolaan sumber daya manusia yang mengacu kepada peraturan pemerintah, peraturan perusahaan dan kebijakan sumber daya manusia yang berlaku dengan tujuan untuk memastikan proses administratif dan layanan berjalan efektif dan efisien searah dengan visi, misi dan strategi perusahaan, meliputi proses pengelolaan payroll, menjaga hubungan industrial yang harmonis, pengelolaan Tenaga Alih Daya (TAD), serta pengelolaan human capital information system. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 255
  252. c . Human Capital Business Partner Mengelola dan mengarahkan implementasi dari strategi, kebijakan dan program terkait pengelolaan SDM berjalan sesuai dengan visi, misi dan strategi Bank. d. BSI Corporate University Menyediakan dan mengelola layanan pembelajaran dalam rangka pengembangan dan pelatihan untuk peningkatan kapabilitas pegawai (offline atau online), pengelolaan knowledge management serta penyusunan kebijakan dan program internalisasi budaya yang berkesinambungan guna mendukung pencapaian visi, misi dan sasaran strategis BSI. 3. Seleksi Officer Development Program (ODP)  Jalur pemenuhan pegawai kelompok jabatan officer dari kandidat eksternal dengan pendidikan minimal Strata Satu (S1) untuk dikembangkan menjadi pemimpin Bank di masa depan.  Pada tahun 2021 BSI telah merekrut sebanyak 119 orang melalui jenis program ODP dengan rincian sebagai berikut: a. ODP General b. ODP Information Teknologi (IT) c. ODP Risk d. ODP Wholesale e. ODP Whealth Management Fokus 2021 Pengembangan Karier Bank terus melakukan transformasi organisasi secara bertahap sejak legal merger. Pada tahun 2021, fokus BSI antara lain melakukan penyeragaman proses bisnis dan budaya kerja. Sebagai bentuk apresiasi, manajemen telah melakukan penyesuaian remunerasi, pemberian token bonus di tengah tahun, serta pemberian employee stock allocation. Adapun transformansi organisasi & SDM pada tahun 2021 fokus pada: • Integrasi kultur berlandaskan core values AKHLAK;. •Aligning organisasi dan peningkatan produktivitas pegawai. • Akselerasi kapabilitas SDM. Salah satu misi BSI dalam rangka mewujudkan visinya sebagai “Top 10 Bank Syariah Global” adalah menjadi perusahaan pilihan dan kebanggaan para talenta terbaik Indonesia. Upaya tersebut, antara lain direalisasikan melalui komitmen dalam pengembangan karier talenta terbaik di Bank. BSI telah melakukan penyelarasan mekanisme dalam penerapan talent development dengan tujuan mengisi program pengembangan yang tepat dari setiap jenjang jabatan di Bank. Selain itu, BSI juga melakukan talent identification untuk menyaring pegawai berpotensi untuk disiapkan sebagai successor dalam menempati posisi-posisi kunci. Pemenuhan Pegawai   Sistem pemenuhan kebutuhan pegawai yang andal merupakan salah satu proses kritikal, yang dimulai dengan proses identifikasi kebutuhan, kualifikasi yang dibutuhkan, mencari hingga menarik minat talenta terbaik di industri. Perencanaan pemenuhan kebutuhan pegawai dilakukan bersamaan dengan rencana strategis tahunan. Untuk mengisi kebutuhan tersebut, dilakukan melalui sumber internal maupun eksternal, dengan tetap mengutamakan sumber internal.   Adapun sumber pemenuhan pegawai melalui proses sebagai berikut:  1. Seleksi Reguler Jalur pemenuhan pegawai melalui kandidat dari: a. Baru lulus kuliah (fresh graduate); atau b. Memiliki pengalaman kerja maksimal 2 (dua) tahun untuk menempati jabatan pelaksana/staf di kantor pusat, regional office serta unit kerja di bawah koordinasinya. 2. Profesional Hire Jalur pemenuhan pegawai melalui kandidat dengan pengalaman kerja di bidang yang sesuai dengan kualifikasi seperti telah ditetapkan. Seleksi  professional hire  untuk menempati level jabatan officer/manager/ middle manager/senior manager disesuaikan dengan kebutuhan Bank. 256 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 Pengembangan karier pegawai dilaksanakan secara terstruktur sesuai dengan kelompok jabatan, mulai dari kelompok jabatan pelaksana sampai dengan kelompok jabatan senior manager. Pelaksanaannya melalui 2 (dua) jenjang, yaitu pengembangan karier jalur pelaksana dan jalur pimpinan. Pengembangan karier pegawai pelaksana untuk menjadi pegawai pimpinan dilakukan melalui proses seleksi Staff Development Program (SDP). Sementara pengembangan karier pegawai pimpinan dilakukan melalui mutasi/rotasi/ promosi atau penugasan pegawai (project assignment), seperti penugasan ke Kementerian BUMN atau ke induk perusahaan. Dalam rangka mendukung transformasi digital, Bank membuat talent management system yang digunakan untuk membantu proses pengelolaan data talenta serta sebagai salah satu dasar dalam pengambilan keputusan manajemen yang lebih cepat dan akurat. Selain itu, pada tahap awal, Divisi Human Capital Bank telah membuat kebijakan penempatan dan penugasan pegawai, yang salah satunya diatur mengenai panel kepegawaian yang mengatur terkait kewenangan pemutusan proses transaksi kepegawaian.
  253. Penunjang Bisnis Budaya Kerja Perusahaan Sistem Imbalan Sebagai bagian dari konglomerasi BUMN , BSI menjadikan Surat Edaran Kementerian Negara BUMN No. SE-7/ MBU/07/2020 tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara sebagai panduan dalam proses transformasi Sumber Daya Insani bagi Bank. Pedoman tersebut dilaksanakan secara sungguhsungguh, konsisten, dan konsekuen, sehingga melahirkan perilaku keseharian dan membentuk budaya kerja Bank yang selaras dengan nilai-nilai utama (core values) yang telah ditetapkan. Pengelolaan sistem imbalan adalah salah satu strategi Bank dalam memberikan imbalan kepada pegawai yang dapat bersifat finansial maupun non-finansial yang kompetitif, namun tetap sesuai dengan kemampuan Bank. Tema utama kebijakan sistem imbalan Bank Syariah Indonesia pada tahun 2021 adalah harmonisasi kebijakan dari bank legacy menjadi kebijakan Bank Syariah Indonesia sebagai dampak dari proses merger. Core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) yang diadopsi BSI diharapkan menciptakan culture fit, sehingga mampu mengakselerasi kinerja Bank. Ke depan, dengan budaya yang selaras di lingkungan BUMN dan afiliasinya, diharapkan memudahkan Insan BSI dalam proses talent mobility apabila dibutuhkan pemerintah untuk kepentingan bangsa dan negara. Dalam masa transformasi BSI, selain roll-out di jaringan kantor dan layanan harus berjalan dengan baik, BSI juga melaksanakan integrasi budaya (culture integration). Integrasi ini menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan komunikasi dan kerja sama yang lebih baik di antara pihak yang bergabung dan komitmen yang lebih besar untuk organisasi. Karena itu, proses internalisasi “BSI One Culture” menjadi sangat penting melalui program Culture Integration Activation (CIA). Kegiatan internalisasi tersebut melibatkan seluruh jajaran manajemen/pengurus Bank, dari jajaran Direksi, Senior Executive Vice President, Dewan Komisaris, serta Dewan Pengawas Syariah dan seluruh pegawai. Prosesnya berjalan secara intens (dilakukan secara harian, mingguan, maupun bulanan) berlandaskan core values AKHLAK seperti CIA Monthly Series, Taujih Pekanan Ber-AKHLAK dan Akhlak Is My Way. BSI menyediakan sarana komunikasi non kedinasan 2 (dua) arah secara terbuka di antara seluruh jajaran Bank, yaitu melalui BSI Club serta BSI Muda, sebagai wadah bagi generesi milenial dalam membangun/membentuk/aktivasi komunitas di unit kerjanya. Hal ini diharapkan menjadi pemersatu Insan BSI dalam rangka mendukung visi misi Bank. Bank telah melakukan survei internal terkait kegiatan internalisasi BSI One Culture di tahun 2021. Hasilnya, indeks internalisasi core values AKHLAK mencapai 97,7% (High Implementation Index). Sedangkan keselarasan personal values pegawai dan current culture terhadap “BSI One Culture” sebesar 96,9% (High Alignment Index). Reward diberikan oleh Bank dengan mengedepankan prinsip competitiveness dan fairness yang berbasis kinerja dan risiko dengan mempertimbangkan pelaksanaan best practice dalam industri perbankan. Untuk dapat mempertahankan posisi kompetitif di pasar, secara reguler, Bank berpartisipasi dalam Survei Gaji Tahunan (Annual Salary Survey) di industri perbankan di Indonesia yang dilaksanakan oleh lembaga survei independen yang kompeten. Tujuan pemberian reward adalah untuk mempertahankan posisi kompetitif di pasar, retention dan memotivasi pegawai terutama pegawai talenta. Selain itu, sebagai upaya menarik talenta terbaik di industri yang dibutuhkan Bank untuk mencapai tujuan bisnis dan menjaga kesinambungan usaha. Salah satu reward dalam bentuk finansial yang diberikan BSI kepada pegawai adalah bonus tahunan yang ditetapkan berdasarkan kinerja Bank, unit kerja dan pegawai. Bank juga memberikan penyesuaian gaji tahunan yang berpedoman pada peraturan pemerintah yang berlaku, Tunjangan Hari Raya (THR), uang pelaksanaan cuti tahunan, dan uang cuti besar yang diberikan setiap periode masa kerja 3 (tiga) tahunan. Untuk terus dapat memotivasi pegawai dalam mencapai target bisnis, Bank juga dapat memberikan program insentif khusus. Reward tersebut mempertimbangkan nominal yang kompetitif serta menjaga internal equity dan risiko. Reward yang bersifat non-finansial diberikan seperti distribusi program Employee Stock Allocation (ESA). BSI juga memberikan fasilitas bantuan yaitu beasiswa bagi anak pegawai yang meninggal dunia serta bantuan untuk pegawai yang mengalami musibah bencana alam dan kerusuhan. Apresiasi lain yang berbentuk non-finansial juga diberikan kepada unit kerja dan individu berdasarkan inovasi terbaik yang berdampak kepada kinerja Bank. Termasuk di dalamnya, pencapaian khusus unit atau individu yang memberikan dampak signifikan terhadap bisnis, kinerja maupun reputasi BSI. Apresiasi tersebut diberikan pada acara “BSI Excellence Award” sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari Bank. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 257
  254. Selain reward finansial dan non-finansial , Bank juga memberikan benefit lain kepada pegawai, yaitu berupa fasilitas kesehatan, hari cuti, pembiayaan pegawai, dan fasilitas lainnya sesuai lokasi kerja dan jabatan. Fasilitas kesehatan diberikan berupa asuransi kesehatan dengan cakupan yang luas dan benefit yang terus ditingkatkan hingga kebutuhan layanan khusus, termasuk penyakit kritis dan tindakan yang memerlukan alat canggih. 3. Pelatihan Pensiun Bank telah menyusun kebijakan atas program pelatihan atau pembekalan untuk pegawai yang akan memasuki masa purnabakti agar pelatihan tersebut dapat dilaksanakan secara terstruktur dengan kriteria peserta dan waktu yang jelas dan lebih terencana. Pelaksanaan pelatihan tersebut diikuti pula oleh pasangan pegawai. Penilaian Kinerja Kesejahteraan BSI memiliki beberapa program kesejahteraan sebagai bagian dari komitmen Bank terhadap penciptaan SDM yang berkualitas dan produktif, sehingga mampu memberikan kinerja terbaiknya, di antaranya: 1.Kesehatan Kesehatan pegawai merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan karena dinilai memiliki peranan penting dalam mendukung kinerja pegawai sebagai individu maupun perusahaan secara keseluruhan. Oleh karenanya, Bank senantiasa berupaya menunjang kualitas kesehatan seluruh pegawai dengan memberikan fasilitas general medical checkup dan fasilitas jaminan kesehatan kepada seluruh pegawai serta dengan mengikutsertakan pegawai dalam program BPJS Kesehatan. Dalam masa pandemi, pegawai mendapatkan pembaharuan informasi untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dari pakar kesehatan dalam forum “Taujih Pekanan Ber-AKHLAK”, sehingga pegawai dapat lebih termotivasi dalam menjaga kesehatannya masing-masing. Selain terhadap pegawainya, Bank juga memberikan fasilitas kesehatan kepada keluarga pegawai. Setiap individu diharapkan dapat menjaga kesehatannya dengan melaksanakan pola hidup sehat sedini mungkin. Di samping itu, Bank Syariah Indonesia juga memiliki BSI Club, yang salah satu kegiatannya adalah olah raga yang diselenggarakan secara berkala. BSI Club juga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan pegawai sekaligus media bagi pegawai untuk dapat bertukar pikiran guna meningkatkan kinerja Bank. 2.Promosi Bank memiliki sistem promosi baru yang mengacu kepada penilaian kinerja dan klasifikasi talent. BSI melakukan harmonisasi grading dan mekanisme promosi pada tahun pertama pasca merger. Dengan demikian, pelaksanaan promosi pada tahun 2021 bersifat selektif pada pegawai yang telah mendapatkan probation (Pj) sejak dari legacy. 258 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 BSI menerapkan sistem penilaian kinerja pegawai yang dilakukan secara transparan, dengan tujuan sebagai berikut: 1. Mendukung pencapaian sasaran organisasi melalui pencapaian kinerja pegawai. 2. Mengembangkan budaya kerja perusahaan yang positif dan berorientasi kepada pencapaian kinerja. 3.Meningkatkan engagement pegawai. Proses pengelolaan kinerja dilakukan secara berkesinambungan dengan memastikan adanya keselarasan, yaitu dari penetapan Corporate Goals diturunkan menjadi target dan sasaran unit kerja hingga level individu. Dengan demikian, keselarasan strategi dari korporat ke individu terjaga serta ada keterkaitan antara kinerja individu terhadap kinerja Bank. Siklus pengelolaan kinerja secara tahunan dimulai dari perencanaan kinerja (performance planning) untuk menyusun KPI (key performance indicator) pegawai, dilanjutkan dengan evaluasi yang dilakukan pada pertengahan tahun (mid year review) untuk melihat progres pencapaian KPI pegawai di periode tersebut. Selanjutnya, diakhiri dengan evaluasi akhir tahun (performance evaluation) untuk menilai kinerja pegawai sejak awal hingga akhir tahun periode. Dalam proses pengelolaan kinerja pegawai, Bank mengutamakan terciptanya komunikasi 2 (dua) arah antara pegawai dan manajer agar tercipta hubungan yang harmonis dengan pemberian saran perbaikan/umpan balik yang dapat diberikan oleh manajer untuk peningkatan kinerja pegawai, apabila diperlukan. Seluruh proses pengelolaan kinerja dilakukan secara online melalui sistem kepegawaian (Sistem Informasi Pegawai/SIP) sehingga pegawai dapat dengan mudah mengakses maupun memudahkan penyimpanan seluruh informasi tentang kinerja pegawai. Umpan balik pada penilaian kinerja akhir tahun akan dijadikan rencana pengembangan pegawai di tahun berikutnya. Remunerasi Dalam pengelolaan remunerasi pegawai, Bank menerapkan prinsip 3P yaitu: 1. Pay for Performance: pegawai diberikan kompensasi sesuai dengan kinerjanya. 2. Pay for Position: pegawai diberikan kompensasi sesuai dengan posisi/jabatannya. 3. Pay for Person: pegawai diberikan kompensasi sesuai dengan keahlian individunya.
  255. Penunjang Bisnis BSI senantiasa menaati seluruh aturan yang berlaku terkait remunerasi kepada pegawai . Besaran remunerasi yang diberikan telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan berada di atas standar upah minimum yang berlaku di wilayah operasional Bank. Bank senantiasa berupaya menjaga gap rasio gaji seluruh pegawai agar tidak terdapat perbedaan yang terlalu tinggi. Tingkat Turnover Karyawan Pada tahun 2021, jumlah karyawan yang tidak bekerja lagi di Bank sebanyak 604 orang atau 2,6% dari total karyawan yang berjumlah 19.449 orang . Penyebabnya beragam, dari pensiun alami, meninggal dunia, dan mengundurkan diri. Bank melakukan berbagai hal untuk membuat suasana kerja yang ideal. 2021 PENYEBAB Pensiun Alami 60 Meninggal Dunia 35 Mengundurkan Diri 509 Jumlah 604 Pelatihan & Pengembangan Kompetensi BSI secara berkesinambungan menyelenggarakan beberapa metode program pendidikan dan pelatihan untuk menunjang kegiatan operasional Bank. Setiap pegawai dijamin oleh Bank memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti setiap program pendidikan dan pelatihan yang dibuka sesuai dengan kebutuhan dan rencana pengembangan Bank. Rekapitulasi Program Pelatihan URAIAN SATUAN JUMLAH Program Satuan penuh 1.079 Peserta Pelatihan Orang Rata-rata Hari Pelatihan Hari 2,57 Mandays/Orang Hari 7,11 Jumlah Jam Rata-rata Jam 20,53 Man Hour Jam 3.639 Man Day Hari 455 340.237 Biaya Pengembangan SDM Bank mengalokasikan anggaran pelatihan pada tahun 2021 sebesar Rp120 miliar dengan realisasi Rp82,646 miliar. Demografi Karyawan Informasi mengenai hal ini disajikan dalam bab “Profil Perusahaan”. Perencanaan Pengelolaan SDM Tahun 2022 Untuk tahun 2022, pada periode Januari sampai Juni, BSI akan membentuk susunan organisasi yang lebih ramping dengan melakukan merger atas organisasi-organisasi transisi. Kemudian pada periode Juli sampai Desember, Bank akan melakukan transformasi organisasi yang lebih lean dan agile agar membuat proses bisnis menjadi ringkas dan cepat, serta memperkuat pada segmen wholesale, investasi, dan kompetensi bisnis internasional dalam rangka mencapai visi BSI menjadi Top 10 Global Islamic Bank. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 259
  256. Teknologi Informasi Seiring dengan perkembangan TI yang dilakukan secara berkesinambungan , Bank melakukan transformasi semua cabang tradisional perbankan menjadi bionic banking serta menginisiasi digital banking. 260 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  257. Penunjang Bisnis P T Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) menilai bahwa penerapan dan pengembangan teknologi informasi (TI) sangat penting, karena bertujuan untuk mendukung pencapaian visi Bank: “Menjadi Top 10 Bank Syariah global berdasarkan kapitalisasi pasar dalam waktu 5 (lima) tahun”. Melalui TI, BSI dapat senantiasa meningkatkan layanan prima (service excellent) bagi nasabah. Seiring dengan perkembangan TI yang dilakukan secara berkesinambungan, Bank melakukan transformasi semua cabang tradisional perbankan menjadi bionic banking serta menginisiasi digital banking. Bionic Banking dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi cabang yang didukung oleh TI. Sementara digital banking ditujukan untuk melayani existing customer dan menambah customer based melalui digital platform. Upaya tersebut merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan dan dukungan terhadap strategi Bank dalam menghadapi persaingan digitalisasi di industri keuangan, terutama perbankan. Profil Kepala TI Organisasi pengelolaan TI dipimpin oleh Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Achmad Syafii. Profil lengkapnya disajikan pada bab “Profil Perusahaan”. Organisasi Pengelola Organisasi pengelolaan TI di lingkungan BSI berada di bawah Direktorat IT & Operation, yang didukung oleh struktur di bawahnya: IT Operation Group (IOG), IT Strategic Planning Group (ISG), IT Development Group (IDG), dan CISO Office Group (CISO). IOG menjalankan tugas operasional TI, sementara aktivitas perencanaan strategi dilakukan oleh ISG. Sedangkan pengembangan TI dilakukan oleh IDG dan pengamanan informasi dijalankan oleh CISO.  Unit Kerja Financing Operations, Cash & Trade Operations, Customer Care, Digital Banking & E-Channel Operations menjalankan penerapan operasional perbankan sehari-hari. Namun demikian, implementasi operasional TI yang dimulai dari perencanaan, pengembangan dan penanganan masalah, menjadi tanggung jawab dari unit kerja IT Strategic Planning & Development, IT Operations dan CISO. Rincian pembagian peran dan tanggung jawab organisasi TI diurai dalam tabel berikut. UNIT KERJA PERAN DAN TANGGUNG JAWAB IT Operation Group  1. Memastikan ketersediaan infrastruktur TI dan kelangsungan operasional. 2. Melaksanakan business continuity management. 3. Menjaga ketersediaan jaringan untuk mengelola operasional. IT Strategic Planning Group 1. Memastikan perencanaan dan pelaksanaan proyek inisiatif strategis TI yang sesuai dengan rencana Bank. 2. Monitoring terhadap pelaksanaan project dan budgeting. IT Development Group 1. Memastikan pelaksanaan aktivitas pengembangan TI sesuai dengan rencana strategi bisnis dan rencana bisnis bank serta sesuai ketentuan Bank. 2. Memastikan pelaksanaan pengembangan TI mencakup mengelola spesifikasi fungsional dan teknis, mendefinisikan dan merancang solusi, mengelola developers, mengelola development dan unit testing, menyediakan support untuk application deployment/ releases sesuai dengan kebijakan dan prosedur TI   3. memastikan pelaksanaan perencanaan (design), pengembangan (development), system integration test dan perbaikan penyempurnaan platform. CISO Office Group  1. Bertanggung jawab terhadap keamanan informasi TI, termasuk di dalamnya berperan dalam proses perencanaan dan pengembangan TI dari sisi keamanan informasi. 2. Menangani insiden keamanan informasi (proteksi, respons, dan recovery cyber security). Financing Operation Group Bertanggung jawab terhadap fungsi administrasi pembiayaan, termasuk di dalamnya berperan terkait collateral valuation, compliance review, posting dan maintenance, dokumen safe keeping dan reporting. Cash & Trade Operation Group 1. Memastikan tersedianya serta terlaksananya operasional Bank, transaksi domestik & internasional, rekonsiliasi transaksi, serta rencana perbaikannya untuk mencapai operasional Bank yang prudent dan sesuai SLA. 2. Memastikan tersedianya kebijakan dan infrastruktur yang dibutuhkan terkait business continuity management operasional di Bank. 3. Menjadikan unit kerja strategic patner bagi unit lain untuk mendukung pencapaian target Bank. Customer Care Group 1. Bertanggung jawab terhadap peran layanan yang prima kepada pelanggan berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan. 2. Memastikan segala informasi perbankan dapat diterima oleh pelanggan. Digital Banking & E-Channel Operation Group 1. Memastikan pelaksanaan transaksi digital banking beserta rekonsiliasinya berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan. 2. Meningkatkan standar kualitas layanan operasional digital banking, baik dari sisi keandalan sistem dan service kepada nasabah. 3. Memastikan penyelenggaraan dukungan operasional digital banking untuk seluruh jaringan BSI. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 261
  258. Roadmap di Bidang TI Perencanaan dan pengembangan TI di BSI berkenaan dengan teknologi dan infrastruktur dalam rangka mendukung strategi Bank periode 2021-2023 . Di antara strategi tersebut, terkait dengan core banking system dan digital bank. Dalam mendukung strategi tersebut  , BSI menerapkan program yang tercantum dalam “7 IT Stars” (Strategic Action dan Programs) yang rinciannya adalah sebagai berikut: 1. Security, Risk and Fraud Menetapkan dan meningkatkan perimeter keamanan, manajemen risiko, penipuan & AML untuk melindungi transaksi dan proses nasabah dan perbankan. 2. Core system modernization Pelaksanaan inisiatif modernisasi core banking untuk menyederhanakan sistem yang telah ada, meningkatkan fungsi core, serta memungkinkan core banking generasi berikutnya mendukung produk dan layanan perbankan yang kaya/beragam. 3. Infrastructure & Connectivity Pembentukan dan peningkatan infrastruktur dan alat konektivitas, aplikasi serta hardware yang menggabungkan berbagai teknologi untuk mendukung bisnis Bank. 4. Integrated data management and monitoring  Pembentukan dan peningkatan enterprise data warehouse dan big data analisis untuk mengaktifkan data-as-a-service serta alat manajemen informasi yang digunakan karyawan untuk melakukan pemantauan dan pelaporan secara mandiri. 5. Organisation, Corporate Support & Internal Improvements   Pembentukan dan peningkatan fungsi inti perusahaan untuk mendukung operasional bank dan proses internal serta perbaikan organisasi. 262 6. Unified Platform & Customer 360 Penggunaan satu platform utama untuk menampung seluruh kapabilitas alur kerja yang dibantu oleh peningkatan pusat data dan layanan nasabah terpadu (customer relationship) pada area sales, marketing, dan campaign management untuk meningkatkan engagement pada nasabah. 7. Digital Expansion & Open Banking Peningkatan, dan perluasan jaringan distribusi digital, sales, layanan omnichannel termasuk dengan peningkatan kapabilitas integrasi dengan berbagai metode dan strategi untuk memungkinkan open banking dengan konektivitas tanpa batas dan aman secara internal dan eksternal. Pada tahu 2021, Bank telah mengimplementasikan “7 IT Stars”, seperti diuraikan melalui tabel di bawah ini: NO. 7 IT STARS  REALISASI PROYEK 1 Security, Risk and Fraud 1. License Software 2FA 2. Activate Antivirus Firewall Fortigate 3.Perangkat Security (Next Generation Firewall) DRC (2-set) 4. Repeat Order Perangkat WAF (Web Application Firewall) (Web DRC (2-set) 5.Upgrade ESET Endpoint Antivirus, ESET Proxy dan ESET Management Server (untuk kebutuhan Merger) 6.Refreshment DNS Server dan Security 7. Pengadaan Aplikasi Sanction Screening  8. Pengadaan HSM Data Center dan DRC  9. Fraud Application & Mitigation System (FAMS) 10.Refreshment Firewall Application DRC 11.Threat Intelligence 12.Endpoint Detection and Response   2 Core system modernization  1. 2. 3. 4. 5. 3 Infrastructure & Connectivity 1. Pengadaan Perangkat Router DC Kantor Cabang  2. Pengadaan Perangkat Router Replika DC DRC  3.Pengadaan Repeat Order Pengadaan Perangkat Router Internet (Perangkat Jaringan Komunikasi Internet DRC) 4. Pengadaan SAN Switch DC Sudirman 5.Pengadaan Desktop Management 6.Replacement dan upgrade Server 7.Upgrade lisensi virtualisasi server (Vmware) 8. Upgrade storage aplikasi digital banking dan aplikasi pendukung lainnya  9. Pengadaan Lisensi SQL Server dan License Windows Server 10.Pengadaan Perangkat Core Switch DC 1B & Core Switch DRC Fase II 11.Pengadaan Perangkat Jaringan Komunikasi Fase 1 berupa (Core Switch) DC Ragunan 12.Pengadaan Perangkat Router DC ATM  13.Critical Server, Storage, Network, License & Security 14.Infrastructure  Network Kantor Pusat & Kantor BSI Tebet 15.Refreshment Perangkat Network Kantor Cabang 16.License Elastic ELK 4 Integrated data management monitoring and monitoring  Real Time Data Replication 5 Organisation, Corporate Support & Internal Improvements   1.Pengadaan Upgrade License SIP  2.Integrasi & Enhancement Aplikasi Surrounding  3. Qanun Aceh (bantuan sosial, dan BSI Smart) PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 Core Banking T24 Konsolidasi Enhancement EXA  Treasury Core System  Pengembangan Program Rekonsiliasi Citynet Digital Value Chain
  259. Penunjang Bisnis NO . 7 IT STARS  REALISASI PROYEK 6 Unified Platform & Customer 360 1. 2. 3. 4. Swift Mandatory Acquisition Tools Transaksi Reksa Dana Online Enhancement Originating System (NOS) 7 Digital Expansion & Open Banking 1. Enhancement BSI Mobile 2. Enhancement Switching 3. BI - Fast Payment 4. Customer Online Onboarding – Biometric 5. Penambahan Mesin Perso Kartu 6.BSI Smart VA  Tata Kelola TI Dalam hal ini, penerapan pengembangan TI dan software di lingkungan Bank untuk mendukung penyelesaian sebuah proyek dengan menggunakan metode waterfall yakni pembagian fase dalam pengerjaan proyek dimulai dari requirement, design, development, testing, Release Control Board (RCB), deployment ke environment production, hingga post implementation Review (PIR). Seiring dengan berkembangnya kebutuhan dalam proyek, dari sebuah proyek, muncul metode manajemen proyek baru, yakni metode agile. Metode ini dijalankan dengan menggunakan pembagian sprint dengan target di setiap sprint.  Bank menerapkan metode agile pada produk digital channel, seperti BSI Mobile, BSI Netbanking, dan API. Alasan penggunaan metode tersebut karena produk digital dituntut untuk terus berinovasi dan lebih cepat dalam time to market agar value kepada nasabah meningkat. Pada metode agile, literasi dilakukan terus menerus selama product development life cycle. Framework yang digunakan oleh Bank dalam penerapan metode agile adalah Scrum. Investasi di Bidang TI Total investasi yang direalisasikan BSI pada tahun 2021 mencapai Rp. 229,4 Miliar. Anggaran tersebut untuk mendukung pemenuhan kapabilitas Digital Banking, Enterprise & Surrounding Application, Digitalisasi & Office Automation, Enhancement fitur pada aplikasi existing serta belanja infrastruktur TI dan perangkat security dalam rangka peningkatan kapasitas dan kapabilitas TI. Pengembangan dan Inovasi TI Tahun 2021 Pengembangan TI dilakukan secara berkesinambungan setiap tahun, yang diselaraskan dengan visi dan misi Bank. Berikut adalah daftar pengembangan dan inovasi yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2021. NO. URAIAN TUJUAN/MANFAAT STATUS 1 Customer Online Onboarding Biometric Verification (E-KYC) Mempercepat service level agreement (SLA) dan meningkatkan customer experience dalam proses pembukaan rekening BSI secara online melalui BSI Mobile, sehingga mendorong akuisisi nasabah baru BSI melalui kanal digital. Live 2 BSI Smart Virtual Account (VA) Peningkatan transaksi dan fee based income melalui kerja sama pemanfaatan virtual account dengan institusi pemerintahan, perusahaan dan pihak ketiga lainnya. Live 3 Treasury Core System Peningkatan kapabilitas sistem terkait transaksi treasury & global market. Live 4 Threat Intelligence         Sistem ini membantu tim keamanan TI untuk memahami motif, target, serta pola perilaku penjahat siber yang mencakup taktik atau teknik, dan prosedur yang digunakan. Live 5  BI-Fast Payment  Penyediaan infrastruktur SP Ritel yang lebih aman, efisien, tersedia secara realtime 24/7 untuk melayani transaksi pembayaran yang lebih cepat, mudah, murah serta aman dan andal. Live  6 Fraud Application & Mitigation System (FAMS) Sistem mempunyai fuzzy match dan parameter based juga digunakan dalam rangka membangun database blacklist/fraud yang terintegrasi sehingga meningkatkan kualitas screening pada incoming aplikasi yang masuk baik untuk produk pembiayaan maupun produk tabungan. Live 7 Penambahan License SIP  Penambahan License Sunfish untuk kebutuhan merger dan penambahan spesifikasi server, back Up data employee, data warehouse pegawai non aktif. Live 8 Pengadaan Perangkat Router DC Kantor Cabang Peningkatan kapabilitas network di kantor cabang BSI. Live PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 263
  260. NO . 264 URAIAN TUJUAN/MANFAAT 9 Pengadaan Perangkat Router Replika DC DRC  10 Pengadaan Desktop Management   Pengadaan ini diperlukan untuk operasional yang memerlukan mobilitas tinggi.  Live 11 Pengadaan SAN Switch DC Sudirman Pengadaan yang diperlukan untuk konektivitas server dan storage. Live 12 Activate Fortigate Firewall Peningkatan kapabilitas keamanan sistem BSI yang mampu melindungi dari serangan virus, malware, spam dan serangan jenis lainnya.   Live  13 Replacement dan Upgrade Server  Mengoptimalkan transaksi bisnis dan operasional, mengantisipasi lambatnya memproses transaksi yang sifatnya massal. Live 14 Upgrade lisensi virtualisasi server (Vmware) Untuk mempermudah dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan maintenance capacity dengan teknologi virtual server.  Live 15 Enhancement EXA  Untuk mendukung digitalisasi bisnis proses BSI. Live 16  License Software 2FA Untuk keamanan dalam mengakses aplikasi. Live 17 Pengadaan HSM Data Center dan DRC Meningkatkan kapabilitas keamanan hardware.  Live 18 Perangkat Security (Next Generation Firewall) DRC (2-set) Meningkatkan kapabilitas keamanan server. Live 19 Repeat Order Perangkat WAF (Web Application Firewall) (Web DRC (2-set) Meningkatkan kapasitas keamanan server . Live 20 Upgrade ESET Endpoint Antivirus , ESET Proxy dan ESET Management Server (Keb. Merger) Meningkatkan keamanan perangkat user. Live 21 Refreshment DNS Server dan Security Meningkatkan kapabilitas keamanan server . Live 22 Pengadaan Screening  Untuk meningkatkan kemampuan proses screening atas nasabah serta pelaporan. Live 23 Refreshment Firewall Application DRC Meningkatkan kapabilitas keamanan firewall. Live 24 Endpoint Detection and Response Meningkatkan kemampuan keamanan perangkat user. Live   25 Pengadaan Repeat Order Pengadaan Perangkat Router Internet (Perangkat Jaringan Komunikasi Internet DRC) Meningkatkan kapabilitas infrastruktur network BSI.  Live 26 Pengadaan Perangkat Router DC ATM  Meningkatkan kapabilitas infrastruktur network BSI. Live 27 Core Banking T24 Konsolidasi Mengimplementasikan single system core banking T24 atas konsolidasi 3 (tiga) Bank. Live 28 Enhancement EXA Single sistem untuk branch delivery system. Live 29 Pengembangan Program Rekonsiliasi Citynet Otomasi proses rekonsiliasi transaksi di BSI. Live 30 Digital value chain Sistem layanan transaksi supply chain management di BSI. Live 31 Upgrade storage aplikasi digital banking dan aplikasi pendukung lainnya Meningkatkan performance dan kapasitas layanan BSI. Live  32 Pengadaan Lisensi SQL Server dan License Windows Server Peningkatan kapabilitas infrastruktur BSI. Live 33 Pengadaan Perangkat Core Switch DC 1B & Core Switch DRC Fase II Peningkatan kapabilitas infrastruktur BSI.  Live 34 Pengadaan Perangkat Jaringan Komunikasi Fase 1 berupa (Core Switch) DC Ragunan Meningkatkan kapabilitas infrastruktur jaringan BSI. Live 35 Critical Server, Storage, Network, License & Security Meningkatkan performa dan kapasitas layanan BSI.  Live Antivirus Aplikasi Sanction Peningkatan kapabilitas network DC DRC.  STATUS PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 Live 
  261. Penunjang Bisnis NO . URAIAN TUJUAN/MANFAAT STATUS 36 Infrastructure  Network The Tower & BSI Tebet Meningkatkan kapabilitas infrastruktur BSI   Live 37 License elastic ELK Monitoring terhadap informasi dan event security  Live 38 Real Time Data Replication Memberikan solusi realtime data replication dan implementasi. Live 39 Integrasi & Enhancement Aplikasi Surrounding  Untuk penambahan media konsolidasi atas aplikasi surrounding system 3 (tiga) bank syariah. Live 40 Qanun Aceh (bansos, BSI Smart) Digitalisasi layanan keagenan Laku Pandai melalui aplikasi berbasis mobile dan web based. Aplikasi ini membantu percepatan penyaluran program bantuan sosial di Aceh dari pemerintah. Live 41 Swift Mandatory Pemutakhiran kapabilitas SWIFT sesuai dengan ketentuan dari regulator. Live 42 Acquisition Tools Digitalisasi proses akuisisi nasabah pembiayaan sehingga mempercepat proses pembiayaan nasabah mulai dari akuisisi hingga disbursement. Live 43 Enhancement BSI Mobile Peningkatan user aktif dan fee based transaksi digital. Live 44 Enhancement Switching Peningkatan user aktif dan fee based transaksi digital. Live 45 Penambahan Mesin Perso Kartu Untuk peningkatan income atas perluasan cabang BSI. Live 46 Transaksi Reksa Dana Online Sistem yang berfungsi untuk menampilkan serta mengolah portfolio nasabah untuk melakukan pengelolaan keuangan. Live 47 Enhancement Originating System (NOS) Pengembangan Nos pada proses pembiayaan nasabah sehingga dapat mempercepat proses pembiayaan Live Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengembangan SDM dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman karyawan serta penyelarasan strategi Teknologi Informasi dalam mendukung proses bisnis dan pengambilan keputusan IT Strategy di BSI.  Selain itu, program pelatihan dan pengembangan SDM untuk dapat membentuk personal yang berkualitas dengan memiliki keterampilan, kemampuan kerja, loyalitas kerja. Dalam hal ini peningkatan personal TI yang dilakukan dengan melakukan pelatihan, sertifikasi, BSMR,  webinar dan taujih.  Berikut adalah daftar pengembangan SDM TI yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2021.  NO. NAMA PELATIHAN 1 Product Management 2 Training dan Certified - IASA IT Architecture Core (CITA-F) 3 ISTQB Testing Certification 4 Togaf Framework 5 Business IT Alignment 6 Aligning IT and Business Strategy 7 Bootcamp Product Management  8 Business Process Modeling Using BPMN 9 Agile Scrum Master 10 Comptia Project  11 Digital Transformation Program 12 Implementing Governance Of Enterpriza IT (IT Governance): Concepts, Strategies, Techniques and  Tactick 13 IT Investment and IT Budgeting  14 Core Banking System  15 Design Thinking  16 Project Management Certification Preparation For PMP, CAPM, MPM and Project 17 Training API & Open Banking 18 Training Business Continuity Management Batch 1 19 IT Vendor Management 20 Sertifikasi Manajemen Risiko PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 265
  262. Manajemen Risiko Peringkat komposit profil risiko Bank tahun 2021 adalah “2 (dua)” dengan predikat risiko inheren “Low to Moderate”, dan predikat kualitas penerapan manajemen risiko adalah “Satisfactory”. 266 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  263. Penunjang Bisnis P T Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) memandang bahwa penerapan manajemen risiko merupakan bagian dari penerapan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta prinsip kehati-hatian dalam menjalankan kegiatan usaha. Kebijakan tersebut merupakan sangat penting untuk merespons dinamika eksternal, yaitu lingkungan usaha yang berkembang dengan pesat. 6. POJK No.57/POJK/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen pada Bank Umum yang Melakukan Layanan Nasabah Prima. 7. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2015 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum Syariah. 8. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2015 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Indikator Dasar bagi Bank Umum Syariah. 9. SEOJK No. 35/SEOJK.03/2015 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar Bagi Bank Umum Syariah. 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/ POJK.03/2014 tanggal 13 Juni 2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/ POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum Syariah. 12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/ POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. 13.SEOJK No. 10/SEOJK.03/2014 tanggal 11 Juni 2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 14.SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum. 15. Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 tanggal 30 November 2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Bank mengelola risiko dengan prinsip-prinsip yang sejalan dengan ketentuan dari regulator serta best practice di industri. Penerapan manajemen risiko yang tepat, diharapkan dapat melindungi Bank secara individu dan entitas afiliasi dari dampak perubahan di lingkungan usaha yang berpotensi menimbulkan kerugian. Dengan demikian, penerapan manajemen risiko juga diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan Bank. Bank menerapkan manajemen risiko yang mencakup empat pilar, yaitu tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen risiko, dan sistem pengendalian intern. Efektivitas penerapan manajemen risiko tersebut akan dikaji ulang secara berkala. A. Landasan Penerapan Manajemen Risiko Landasan penerapan manajemen risiko di lingkungan BSI mengacu pada ketentuan regulator antara lain: 1. SEOJK No.6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan ATMR untuk Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum. 2. SEOJK No.12/SEOJK.03/2018 tentang Penerapan Manajemen dan Pengukuran Pendekatan Standar untuk IRRBB Bagi Bank Umum. 3. SEOJK No.21/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Manajemen dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. 4.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 65 / POJK.03/2016 tanggal 23 Desember 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 5. POJK No.38/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. B. Struktur Organisasi Satuan Kerja Manajemen Risiko Satuan Kerja Manajemen Risiko di BSI yang terbagi menjadi 2 (dua) unit kerja, yaitu Market & Operational Risk Group serta Portfolio Risk & Risk Integration Group. Berikut adalah struktur organisasi dari masingmasing bagian tersebut. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 267
  264. 1 . Struktur Organisasi Market & Operational Risk Group Market & Operational Risk Group Head Sekretaris Operational Risk Analytics Department Head Operational Risk Tools & System Department Head Operational Risk Assurance Manager Market & Liquidity Risk Department Head Oprisk Tools & System Manager Operational Risk Assurance Market & Liq Risk Analytics Manager Market & Liq Risk Analytics Oprisk Tools & System Staff Operational Risk Analytics Manager Staff Oprisk Control Head Office Manager Market & Liq Risk Control Manager Oprisk Control Head Office Operational Risk Analytics Market & Liq Risk Analytics Oprisk Control Head Office Manager Market & Liq Risk Tools Manager Oprisk Control Branch Office Market & Liq Risk Tools Staff 2. Struktur Organisasi Portfolio Risk & Risk Integration Portfolio Risk & Risk Integration Secretary ERM Risk Tools & Analytics Risk Model Validation Portfolio Risk ERM Analytics Manager Risk Tools Manager Portfolio Analytic Manager Portfolio Monitoring Manager Risk Integration Manager Financing Limit Manager Risk Model Validation Manager ERM Analytic Risk Tools Portfolio Analytic Portfolio Monitoring Risk Integration Financing Limit Risk Model Validation Staff 268 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  265. Penunjang Bisnis 3 . Profil Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko a. Ferry Ardiansyah Group Head Market & Operational Risk Group Warga Negara Warga Negara Indonesia Domisili Banjarsari Rt 004/001 Banjarsari Ciawi Bogor Usia 44 Tahun Tempat, Tanggal Lahir Jakarta, 20 September 1977 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 2021/5046-SK/HC-BSI 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan • Pendidikan S3 Doktor Manajemen & Bisnis (Dr.) – Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (2020) •Pendidikan S2 Magister Manajemen (MM.) – Magister Manajemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor (2002) • Pendidikan S1 Teknologi Industri Pertanian (S.TP) – Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (1999) Riwayat Pekerjaan • Market & Operational Risk Group Head PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021 – sekarang) • Risk Management Division Head PT Bank BRI Syariah, Tbk. (2019 – 2021) • Corporate Planning & Strategic Division Head PT Bank BRI Syariah, Tbk. (2018 – 2019) Hubungan Afiliasi - b. M. Fanny Fansyuri Group Head Portfolio Risk & Risk Integration Warga Negara Warga Negara Indonesia Domisili Jakarta Usia 54 tahun Tempat, Tanggal Lahir Bandung, 14 April 1967 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 2021/5046-SK/HC-BSI 1 Februari 2021 Riwayat Pendidikan Pendidikan S1 Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran (1991) Riwayat Pekerjaan • Portfolio Risk & Risk Integration Group Head PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021 - sekarang) • Enterprise Risk Management Group Head PT Bank Syariah Mandiri (2015-2020) • Strategic and Performance Management Group Head PT Bank Syariah Mandiri (2014- 2015) Hubungan Afiliasi - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 269
  266. C . Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko diangkat dan diberhentikan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris. Pengangkatan dan pemberhentian tersebut sesuai Standar Prosedur Operasional Human Capital PT Bank Syariah Indonesia Tbk. D. Tugas dan Tanggung Jawab 270 Rincian tugas dan tanggung jawab Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko diuraikan secara rinci melalu penjelasan di bawah ini. 1. Market & Operational Risk Group Head a. Membuat, merekomendasikan, memutakhirkan, dan mensosialisasikan Kebijakan Manajemen Risiko pasar, operasional dan likuiditas dan ketentuan pelaksanaannya sesuai regulasi dan best practices dan sosialisasi atas kebijakan tersebut b. Mengimplementasi dan pengembangan manajemen risiko pasar, likuiditas dan operasional sesuai dengan regulasi dan risk appetite Bank, termasuk penerapan manajemen risiko di bidang teknologi informasi c.Memastikan ketersediaan limit manajemen risiko pasar, likuiditas dan operasional sesuai dengan regulasi dan risk appetite bank d. Memastikan ketersediaan kajian dan analisa risiko pasar, operasional dan likuiditas atas produk & aktivitas baru bank e.Melakukan pengukuran, pemantauan dan pelaporan risiko market, operasional dan likuiditas dalam penerapan manajemen risiko f. Memastikan pengembangan metodologi dan tools risiko market, operasional dan likuiditas sesuai dengan best practices dan regulasi yang berlaku serta kajian efektivitas implementasi risk management tools g.Memastikan kecukupan sistem informasi manajemen risiko dalam rangka pelaksanaan proses manajemen risiko pasar, likuiditas dan operasional PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 h. Memastikan pengembangan program risk culture dan risk awareness i. Memastikan terciptanya koordinasi yang erat dengan uker lainnya dalam rangka implementasi manajemen risiko di bidang risiko pasar, likuiditas dan operasional j. Memastikan ketersediaan materi dan tindak lanjut keputusan Komite Manajemen Risiko 2. Portfolio Risk & Risk Integration Group Head a. Membuat, merekomendasikan, memutakhiran dan mensosialisasikan Kebijakan Manajemen Risiko dan ketentuan pelaksanaannya sesuai regulasi dan best practices b.Mengimplementasikan dan mengembangkan portfolio risk sesuai dengan regulasi dan risk appetite Bank c. Memastikan ketersediaan kajian risiko atas produk & aktivitas baru bank d.Melakukan pengukuran, pemantauan risiko, ketersediaan limit risiko dalam penerapan manajemen risiko serta pengembangan program risk culture e. Membuat dan mengembangkan model, metodologi, analisa, serta validasi pengukuran risiko sesuai dengan best practices dan regulasi yang berlaku serta kajian efektivitas implementasi risk management tools f.Melakukan stress testing terhadap portfolio pembiayaan dan menyediakan rencana kontinjen yang menjadi acuan kondisi krisis g.Mengimplementasikan dan mengembangkan manajemen portofolio (portfolio guideline) h.Mengimplementasikan dan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Risiko Bank i. Membuat, mengkaji, dan melaporkan profil risiko, Tingkat Kesehatan Bank dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum j. Menyediakan materi dan tindak lanjut keputusan Komite Manajemen Risiko
  267. Penunjang Bisnis E . Komposisi Satuan Kerja Manajemen Risiko Komposisi Satuan Kerja Manajemen Risiko BSI diurai dalam tabel berikut. 1. Market & Operational Risk Group NO JABATAN JUMLAH 1 Group Head 1 Orang 2 Departement Head 3 Orang 3 Team Leader 6 Orang 4 Officer 10 Orang 5 Staff 3 Orang Total 23 Orang 2. Portfolio Risk & Risk Integration NO JABATAN JUMLAH 1 Group Head 1 Orang 2 Departement Head 3 Orang 3 Team Leader 5 Orang 4 Officer 8 Orang 5 Staff 2 Orang Total 19 Orang F. Sertifikasi Manajemen Risiko Bank terus mendorong peningkatan sumber daya manusia agar optimal dalam mendukung implementasi manajemen risiko. Upaya peningkatan kualitas tersebut antara lain dilakukan melalui pelaksanaan sertifikasi manajemen risiko yang sebagaimana tabel di bawah ini. 1. Market & Operational Risk Management NO JABATAN JUMLAH SERTIFIKASI LEMBAGA SERTIFIKASI 1 Group Head 1 orang Manajemen Risiko level 5 BNSP 2 Dept Head 3 orang Manajemen Risiko level 3 BNSP 3 Team Leader 5 orang • Manajemen Risiko level 3 (2 orang) • Manajemen Risiko level 2 (3 orang) BNSP 4 Officer 9 orang • Manajemen Risiko level 3 (1 orang) • Manajemen Risiko level 2 (2 orang) • Manajemen Risiko level 1 (6 orang) BNSP 2. Portfolio Risk & Risk Integration NO JABATAN JUMLAH SERTIFIKASI LEMBAGA SERTIFIKASI 1 Group Head 1 orang Manajemen Risiko level 4 BNSP 2 Dept Head 3 orang Manajemen Risiko level 3 BNSP 3 Team Leader 5 orang • Manajemen Risiko level 3 (1 orang) • Manajemen Risiko level 2 (3 orang) • Manajemen Risiko level 1 (1 orang) BNSP 4 Officer 8 orang • Manajemen Risiko level 3 (4 orang) • Manajemen Risiko level 2 (1 orang) • Manajemen Risiko level 1 (3 orang) BNSP PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 271
  268. G . Risk Governance Structure Bank merumuskan peran dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, komite-komite, Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), satuan kerja operasional (Risk-taking unit), Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dan satuan kerja pendukung lainnya. Satuan kerja yang melakukan fungsi pengendalian intern (SKAI) dan SKMR independen terhadap satuan kerja bisnis bank. Board of Commissioner Units/Function Risk Policy & Strategy Risk Oversight Risk Monitoring Committee Remuneration & Nomination Committee Audit Committee Board of Sharia Oversight Board of Director Business Committee ALCO IT Steering Committee Risk Management Committee Policy & Procedure Committee Human Capital Committee Identification, Measurement, Mitigation, Control Business Unit (Revenue Generating) Banking Operation Risk Taking Unit Operational Support Procurement Financial Strategy Human Capital Information Technology Legal Policy & Procedure Compliance (Satuan Kerja Kepatuhan) 1st Line of Defense Risk Owner Audit Internal Risk Management Unit 2nd Line of Defense Independent Risk Management 3rd Line of Defense Independent Assurance H. Pilar Penerapan Manajemen Risiko Bank menerapkan manajemen risiko yang mencakup 4 (empat) pilar seperti yang tergambar dalam bagan di bawah ini. Strong Risk Management Tata Kelola Risiko Kerangka Manajemen Risiko Proses Manajemen Risiko Sistem Pengendalian Intern Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian dan Sistem Informasi Manajemen Risiko Kaji Ulang Penerapan Manajemen Risiko Mencakup 10 Risiko yang Dihadapi Bank Umum Syariah 1. Tata Kelola Risiko Pengawasan aktif Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah. Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah memiliki tanggung jawab atas efektivitas penerapan manajemen risiko di BSI. 272 Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam memberikan persetujuan serta peninjauan berkala mengenai kebijakan manajemen risiko serta mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko. Direksi bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan manajemen risio dan eksposur risik yang diambil oleh Bank. Dalam menjalankan fungsi pengawasan atas penerapan manajemen risiko, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau Risiko, Komite Tata Kelola Terintegrasi dan Komite Audit, melalui forum rapat koordinasi yang diselenggarakan secara rutin oleh Dewan Komisaris dengan jajaran Direksi dan Pejabat Eksekutif Bank. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  269. Penunjang Bisnis Peran pengawasan aktif oleh Direksi dilakukan secara intensif melalui Komite Manajemen Risiko , Komite ALCO, IT Steering Committee, Komite Bisnis, Komite Pembiayaan, Komite Kebijakan dan Prosedur, Komite SDM, BCM Steering Committee, serta rapat-rapat koordinasi yang diselenggarakan secara rutin oleh Direksi (Rapat Dewan Direksi dan Rapat Direktur Bidang). Pengawasan aktif Dewan Pengawas Syariah dilakukan melalui rapat Dewan Pengawas Syariah secara periodik dengan seluruh jajaran eksekutif Bank dan selalu menjalin komunikasi yang konstruktif dengan Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Pengawas Syariah mengevaluasi kebijakan manajemen risiko yang terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah. 2. Kerangka Manajemen Risiko BSI memiliki struktur Kebijakan dan Prosedur secara hierarki, meliputi: a.Kebijakan b. Standar Prosedur (Bisnis dan Operasional) c. Manual Produk d. Petunjuk Teknis Operasional Bank memastikan seluruh kegiatan yang memiliki eksposur risiko memiliki kecukupan kebijakan dan prosedur sebagai acuan segenap unit kerja dalam melakukan kegiatan operasional sesuai fungsi dan tanggung jawabnya, termasuk penetapan limit risiko untuk melindungi Bank dari risiko yang berlebihan (excessive) dan melanggar prinsip kehatihatian (prudential banking). Kebijakan dan prosedur tersebut antara lain: a. Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Sistem Pengendalian Internal, Kebijakan dan Prosedur Bidang Operasional dan Jasa, Kebijakan Anti Fraud, SPB Penghimpunan Dana dan Jasa, SPO Transaksi Jasa, SPB Operasional Cabang, SPO Perlindungan dan Pengaduan Nasabah, SPO Human Capital, SPO Pengadaan Barang dan Jasa, SPO APU-PPT, SPO Teknologi Informasi, SPO Business Continuos Management (BCM), SPP Manajemen Risiko Operasional. b.Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Pengendalian Intern, Kebijakan dan Prosedur Bidang Pembiayaan & Treasury. c. SPB Pembiayaan Corporate, SPB Pembiayaan Commercial, SPB Pembiayaan SME, SPB Pembiayaan Micro, SPB Pembiayaan Consumer, SPB Portfolio Guideline, SPB Treasury and International Banking. 3. Proses Manajemen Risiko Bank menerapkan proses manajemen risiko yang meliputi kegiatan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen risiko yang memadai. Bank mengelola sepuluh jenis risiko yang melekat dalam operasional dan bisnis Bank yaitu risiko kredit, risiko operasional, risiko likuiditas, risiko pasar, risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko reputasi, risiko strategik, risiko imbal hasil dan risiko investasi. a. Identifikasi Risiko • Pelaksanaan identifikasi risiko atas produk dan aktivitas bank, termasuk penerapan manajemen risiko teknologi informasi • risiko atas produk dan aktivitas bank, termasuk penerapan Business Continuity Management b. Pengukuran Risiko • Penggunaan risk tools dalam pengukuran risiko antara lain scoring, financing riskrating, Value at Risk, Liquidity Gap dan Repricing Gap. • Pengukuran dan penetapan risk appetite •Pelaksanaan stress test risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas c. Pemantauan Risiko • Pemantauan limit risiko • Review atau pembuatan laporan risiko d. Pengendalian Risiko • Integrasi policy & risk tools ke dalam financing origination, customer on boarding, dan collection system • Pembentukan marketing asset & tracking asset jaminan • Penetapan limit risiko • Penerapan Business Continuity Management (BCM) e. Sistem Informasi Manajemen Risiko Dalam rangka mendukung proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko, Bank mengembangkan sistem informasi manajemen risiko. Sebagai bagian dari sistem informasi manajemen risiko, Bank menyusun laporan profil risiko yang dilakukan secara berkala oleh SKMR. Selain itu Bank juga mengembangkan beberapa system untuk memperkuat system informasi manajemen risiko: •Pengembangan & Implementasi Risk Management System • Pengembangan sistem Liquidity Coverage Ratio • Enhancement NPS & Pengembangan aplikasi workflow policy PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 273
  270. 4 . Kecukupan sistem pengendalian internal yang memadai Sistem pengendalian risiko mencakup kecukupan system pengendalian intern dan kecukupan kaji ulang oleh pihak independen yaitu Satuan Kerja Manajemen Risiko maupun Satuan Kerja Audit Intern. Bank menetapkan sistem pengendalian risiko terhadap seluruh pelaksanaan kegiatan operasional bank. Sistem pengendalian risiko dilakukan melalui: a. Penetapan struktur organisasi yang menggambarkan tugas dan tanggung jawab masing-masing unit b. Penetapan wewenang dan tanggung jawab untuk memantau kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur manajemen risiko, termasuk penetapan limit risiko c. Penetapan jalur pelaporan dan pemisahan fungsi antara satuan kerja operasional denan satuan kerja yang melaksanakan fungsi pengendalian Penyediaan prosedur yang lengkap untuk memastikan kepatuhan bank terhadap peraturan yang berlaku d. Pelaporan keuangan dan kegiatan operasional yang akurat dan tepat waktu e. Dokumentasi yang lengkap terhadap cakupan dan temuan audit serta dan tindaklanjutnya. Untuk memastikan kecukupan sistem pengendalian risiko, Bank melaksanakan kaji ulang secara berkala yaitu: a. Kaji ulang oleh SKMR terhadap metode, asumsi, dan variabel yang digunakan untuk mengukur dan menetapkan limit risiko b. Kaji ulang oleh SKAI terhadap keandalan kerangka manajemen risiko dan penerapan manajemen risiko oleh unit bisnis dan/atau unit pendukung 274 Dalam rangka menjaga efektifitas dan efisiensi operasional, keakuratan laporan keuangan, dan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku, BSI berupaya untuk melakukan pengendalian internal melalui pengawasan melekat yang menerapkan prinsip pengawasan ganda (dual control), pembagian tugas “check and balances”(segregation of duties), dan jejak audit (audit trail). Penerapan pada level organisasi antara lain melalui pemisahan fungsi unit front office, middle office dan back office serta penerapan 3 (tiga) pilar organisasi dalam proses pembiayaan, yaitu unit bisnis, unit risk assessment dan unit financing operation. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 I. Tinjauan Atas Efektivitas Sistem Manajemen Risiko Bank secara berkala melakukan evaluasi atas efektivitas system manajemen risiko. Hasil evaluasi digunakan untuk menyesuaikan dan memperkuat pengelolaan system manajemen risiko Bank. Evaluasi meliputi penyesuaian strategi, kebijakan manajemen risiko, kualitas penerapan manajeman risiko yang meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko, kecukupan proses manajemen risiko, kecukupan sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan sistem pengendalian risiko. J. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau Komite Pemantau Risiko atas Kecukupan Sistem Manajemen Risiko BSI senantiasa berupaya untuk mengelola risiko secara dinamis sejalan dengan perkembangan kondisi internal dan eksternal. Dewan Komisaris berpandangan bahwa penerapan manajemen risiko sudah berjalan dengan baik. Direksi dan Dewan Komisaris senantiasa melakukan evaluasi atas efetivitas pelaksanaan manajemen risiko. Hasil evaluasi digunakan untuk melakukan upaya penguatan pengelolaan risiko antara lain: 1. Sumber Daya Manusia (SDM) a. Meningkatkan kompetensi SDM untuk mendukung aktivitas Bank melalui internal maupun eksternal training serta melakukan magang di perusahaan induk. b.Meningkatkan risk awareness pegawai antara lain melalui e-learning dan refreshment ketentuan. c.Meningkatkan legal awareness bagi seluruh jajaran Bank. 2.Tools dan Metodologi Memperkuat dan mengembangkan tools, model, serta metodologi pengelolaan seluruh risiko yang lebih baik melalui pengembangan model rating, scoring, stress test, dan model risiko lainnya serta pengembangan metodologi control testing. 3.System Meningkatkan pengamanan IT system operasional.
  271. Penunjang Bisnis K . Budaya Risiko M.Profil Risiko Utama dan Pengelolaan Bank Syariah Indonesia juga senantiasa membangun budaya risiko yang kuat untuk memitigasi risiko-risiko yang berpotensi untuk mengganggu keberlanjutan perusahaan, antara lain melalui: a.Sosialisasi Risk Awareness untuk meningkatkan awareness pegawai agar senantiasa mengelola risiko masing-masing, melalui Podcast Risk Management. b. Penerapan nilai Core Value AKHLAK di lingkungan kerja BSI yang meliputi Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, melalui program rutin mingguan yang disampaikan oleh Jajaran Top Manajemen secara langsung kepada seluruh pegawai. Bank mengikutsertakan pejabat-pejabat pada level tertentu dalam Uji Kompetensi Manajemen Risiko (UKMR). Sampai dengan Desember 2021, jumlah pegawai yang telah memperoleh Sertifikat Manajemen Risiko adalah: SERTIFIKASI s.d. DESEMBER 2021 Tingkat 1 1.567 Tingkat 2 1.670 Tingkat 3 212 Tingkat 4 72 Tingkat 5 Total 22 3.543 L. Eksposur Permodalan dan Pengungkapan Risiko Permodalan Bank Syariah Indonesia melakukan perhitungan dan pemantauan eksposur permodalan sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku. Capital Adequacy Rasio (CAR) Bank Syariah Indonesia pada Desember 2021 sebesar 22,09%. BSI telah menghitung kecukupan permodalan dengan unsur modal penyangga/buffer. Hal ini menunjukkan bahwa BSI memiliki permodalan yang cukup untuk mengantisipasi dan menyerap kerugian yang timbul dari aktivitas bisnis operasional. 1. Risiko Kredit dan Risiko Investasi Bank mengelola risiko kredit dan investasi secara menyeluruh, sejak pembiayaan dan investasi diberikan sampai dengan pembiayaan berakhir. a.Organisasi Bank memiliki perangkat organisasi manajemen risiko kredit dan investasi untuk menjaga aktifitas pembiayaan Bank sesuai dengan prinsip kehati-hatian. Bank menetapkan 3 pilar organisasi dalam proses pembiayaan. Pilar pertama adalah unit bisnis yang melakukan inisiasi bisnis. Pilar kedua adalah unit risk assessment yang melakukan analisa risiko pembiayaan. Pilar ketiga adalah unit financing operation yang menjaga proses pencairan pembiayaan dilakukan secara independen. Bank menetapkan unit recovery yang berfungsi menangani pembiayaan bermasalah. Unit tersebut independen terhadap unit bisnis dan unit risk assessment yang memberikan pembiayaan. b. Kebijakan, Prosedur dan Limit Bank membuat kebijakan dan prosedur pembiayaan untuk mendukung pengelolan pembiayaan yang sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian, termasuk pemenuhan prinsipprinsip syariah. Kebijakan dan prosedur yang dimaksud terdiri atas Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Pembiayaan, Standar Prosedur Bisnis Pembiayaan, Standar Prosedur Bisnis Portfolio Guideline, Manual Produk dan Petunjuk Teknis Operasional untuk masing-masing segmen pembiayaan. Bank menetapkan limit inhouse BMPD, credit line, kewenangan memutus pembiayaan, portofolio sektor industri dan limit portofolio investasi surat berharga. Pada level transaksional, Bank menetapkan limit kewenangan memutus pembiayaan termasuk investasi surat berharga. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 275
  272. c . Proses Pengelolaan Risiko Bank melakukan pengelolaan risiko kredit melalui: 1) Arah ekspansi pembiayaan mengacu pada Portfolio Guideline, yang mencakup: a) Industry Class Pengelolaan risiko pembiayaan Bank diawali dengan menetapkan klasifikasi sektor industri yang akan menjadi target market. Bank membagi klasifikasi industri (industry class) ke dalam empat kelompok, yaitu menarik, netral, selektif, dan waspada. Bank menetapkan industry class untuk 98 sektor industri. Pembiayaan diarahkan pada sektor/ bidang usaha dengan klasifikasi menarik dan netral. b) Industry Limit Dalam rangka mengelola risiko konsentrasi dari portfolio pembiayaan, Bank menetapkan limit portfolio pembiayaan untuk masing-masing industri. Limit sektor industri tersebut ditetapkan berdasarkan pada kriteria industry class masing-masing sektor. c) Industry Acceptance Criteria Bank menetapkan Industry Acceptance Criteria sebagai salah satu proses dalam menentukan targeted customer pada suatu sektor industry serta untuk menyaring calon nasabah. Industry Acceptance Criteria merupakan kriteria seleksi awal nasabah yang dirumuskan berdasarkan critical factor dari masingmasing sektor industri yang diukur secara kuantitatif dan kualitatif. 2)Penetapan metode acquisition dan pengukuran risiko nasabah melalui originating system, Risk Acceptance Criteria, scoring pembiayaan ritel dan financing risk rating pembiayaan wholesale. 3) Early warning system dengan menggunakan watchlist tools yang dapat memberikan indikasi/deteksi secara dini kondisi nasabah sehingga Bank dapat menetapkan account strategy yang antara lain mencakup aktivitas collection, recovery maupun restrukturisasi. Termasuk di dalam early warning sistem 276 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 adalah portfolio alert yang bertujuan untuk memonitor kinerja portofolio pembiayaan dan kesesuaian terhadap limit risiko yang ditetapkan baik oleh internal Bank maupun regulator. 4)Pelaksanaan stress test terhadap kondisi ekstrim tetapi mungkin terjadi (plausible) baik secara berkala maupun insidentil yang bertujuan untuk mengantisipasi kondisi terburuk apabila terjadi perubahan kondisi eksternal seperti makro ekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja pembiayaan Bank. 5) Penetapan jangka waktu pembiayaan dengan mempertimbangkan jenis pembiayaan, imbal hasil, likuiditas dan potensi risiko. 6) Kajian/ Evaluasi kecukupan limit wewenang memutus pembiayaan. 7)Penetapan sistem pengendalian internal yang terintegrasi dalam sistem dan prosedur pembiayaan. d. Sistem Informasi Manajemen Risiko Bank memiliki Sistem Informasi Manajemen yang menyediakan data pengelolaan risiko kredit. Bank melaporkan eksposur risiko kredit secara rutin baik untuk pihak internal maupun eksternal. e.Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Pembiayaan Bank mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan dan prosedur secara tepat agar dapat mengidentifikasi , mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko kredit, termasuk risiko konsentrasi pembiayaan. Bank menetapkan limit untuk risiko penyediaan dana internal yang ditujukan untuk mengurangi risiko konsentrasi pembiayaan. f. Mekanisme Pengukuran dan Pengendalian Risiko Kredit Tujuan pengukuran risiko kredit adalah untuk mengkalkulasi eksposur risiko yang melekat pada kegiatan penyediaan dana sehingga Bank dapat memperkirakan dampaknya terhadap permodalan. Bank menggunakan metode statistik dan metode lainnya dalam pengukuran risiko kredit antara lain scoring, financing risk rating, stress test dan risk tools lainnya yang dikembangkan bank.
  273. Penunjang Bisnis Bank melakukan pengendalian risiko kredit antara lain melalui pengelolaan portfolio , penetapan limit konsentrasi, dan penetapan tingkat kewenangan dalam proses persetujuan penyediaan dana g. Definisi Tagihan Jatuh Tempo dan Tagihan Mengalami Penurunan Nilai Berdasarkan PSAK 60, aset keuangan yang telah jatuh tempo ditentukan Ketika debitur gagal melakukan pembayaran sesuai jadwal. Aset keuangan mengalami penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan bahwa peristiwa yang merugikan telah terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan dan peristiwa tersebut berdampak pada arus kas masa datang atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. h. Pendekatan Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Individual dan Kolektif Sesuai dengan PSAK 102 “Akuntansi Murabahah” dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI Revisi 2013), Bank menghitung CKPN individual untuk piutang murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK 102 “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi keuangan. Aset keuangan mengalami penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan bahwa peristiwa yang merugikan telah terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan dan peristiwa tersebut berdampak pada arus kas masa datang atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. Bank pertama kali menentukan apakah terdapat bukti obyektif penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan, dan secara individual atau kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual. Jika Bank menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka Bank memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko pembiayaan yang serupa dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. Aset keuangan yang penurunan nilainya dilakukan secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai telah diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif. Perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara kolektif dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko piutang yang sama dengan mempertimbangkan segmentasi piutang berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu (probability of default). i. Metode Statistik dalam Perhitungan CKPN Bank menggunakan metode analisis migrasi yang merupakan suatu metode analisis statistik, untuk menilai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang yang diberikan secara kolektif. Bank menggunakan data historis 5 (lima) tahun dalam menghitung Probability of Default (PD) dan Loss of Given Default (LGD). j. Pengukuran Risiko Kredit dengan Pendekatan Standar 1).Kebijakan penggunaan peringkat dalam perhitungan ATMR untuk risiko kredit menggunakan peringkat yang diterbitkan oleh Lembaga pemeringkat yang diakui oleh regulator sesuai Surat Edaran OJK No.37/SEOJK.03/2016 tentang Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang Diakui OJK. 2).Kategori portofolio yang menggunakan peringkat Kategori portofolio yang menggunakan peringkat adalah sesuai dengan Surat Edaran OJK No 34 /SEOJK.03/2015, yaitu didasarkan pada debitur atau pihak lawan transaksi. 3).Lembaga pemeringkat yang digunakan sesuai dengan Lembaga pemeringkat yang diakui oleh regulator sesuai Surat Edaran OJK No.37/SEOJK.03/2016 tentang Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang Diakui OJK. 
 4). Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk), antara lain transaksi lindung nilai syariah over the counter (OTC) dan transaksi repo atau reverse repo, baik atas posisi Trading Book maupun Banking Book. Bank saat ini tidak memiliki eksposur counterparty credit risk. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 277
  274. k . Pengungkapan Mitigasi Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar Mitigasi risiko dengan menggunakan pendekatan standar dapat menggunakan agunan, garansi, dan/atau penjaminan atau asuransi pembiayaan UMKM sesuai SEOJK No. 34/SEOJK.03/2015 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum Syariah. Seluruh dokumen agunan, garansi, dan/atau penjaminan atau asuransi pembiayaan UMKM yang digunakan harus memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan. Bank mempunyai kriteria untuk pemenuhan agunan, antara lain bersifat marketabilitas, bernilai ekonomis, dapat diikat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mempunyai legalitas sebagai barang jaminan l. Pengungkapan Sekuritisasi Aset Sampai dengan 31 Desember 2021, Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi aset. 2. Risiko Pasar Pengelolaan risiko pasar bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif pergerakan variabel pasar terhadap portofolio Bank. Bank terekspose Risiko pasar dari aktivitas tresuri dan investasi dalam bentuk surat berharga, pasar uang, dan forex (foreign exchange) serta produk e-mas karena terdapat persediaan emas. a.Organisasi Bank menerapkan prinsip segregation of duty dengan memisahkan fungsi front office, middle office, dan back office dalam pelaksanaan transaksi surat berharga dan forex. Unit bisnis atau unit tresuri menjalankan fungsi front office sebagai pelaksana transaksi tresuri. Front office berfungsi sebagai first line of defence yang melakukan transaksi. Unit manajemen risiko menjalankan fungsi second line of defence, yang melakukan fungsi review limit risiko, penyediaan tools pengukuran risiko, dan pemantauan eksposur risiko pasar. Unit kerja operasional yang menjalankan fungsi back office dengan melakukan settlement dan pembukuan transaksi. 278 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 b. Kebijakan, Prosedur dan Limit Bank menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Treasury dan Standar Prosedur Bisnis Treasury and International Banking serta ketentuan pengelolaan risiko pasar lainnya sebagai pedoman penerapan manajemen risiko pasar. Bank menetapkan limit risiko pasar mencakup Posisi Devisa Neto (PDN), Value at Risk (VaR), Posisi Terbuka, Stop Loss, Transaksi Tresuri, dan Cut Loss. c. Proses Manajemen Risiko 1)Risiko Benchmark Suku Bunga Bank terekspose Risiko Benchmark Suku Bunga atas portofolio surat berharga. Bank mengelola Risiko Benchmark Suku Bunga melalui : a. Identifikasi Risiko Benchmark Suku Bunga pada produk dan aktivitas bank. b. Pengukuran risiko menggunakan tools Value at Risk (VaR). VaR menggambarkan potensi kerugian maksimum akibat pergerakan yield surat berharga dalam kondisi pasar yang normal. Bank melakukan stress test untuk menguji ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi krisis dan mempersiapkan strategi yang diperlukan jika kondisi krisis. Bank melakukan 5 (lima) kali stress test risiko pasar sepanjang tahun 2021, termasuk dampak penyebaran Covid-19 terhadap eksposur risiko pasar Bank. Pengukuran kecukupan modal untuk mengcover risiko dilakukan menggunakan Standardized Model. c.Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara harian, mingguan dan bulanan. Pemantauan eksposur risiko setelah legal merger s.d. operational merger dilakukan pada masing-masing system yang digunakan bank legacy. Pemantauan eksposur risiko setelah operational merger telah dilakukan pada treasury system bank. d. Pengendalian risiko dilakukan melalui penetapan limit Value at Risk, Posisi Terbuka dan Stop Loss surat berharga serta melalui penjualan atau cut loss surat berharga. Bank melakukan mark to market atas surat berharga trading secara harian menggunakan harga pasar dari sumber yang independen.
  275. Penunjang Bisnis 2 ) Risiko Nilai Tukar Bank mengelola Risiko Nilai Tukar melalui : a. Identifikasi Risiko Nilai Tukar pada produk dan aktivitas bank. b. Pengukuran risiko menggunakan tools Value at Risk (VaR). Bank menjaga Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai limit yang telah ditetapkan. PDN Keseluruhan per 31 Desember 2021 sebesar 0,27% atau masih dalam batas limit internal bank maksimal 15%. Bank melakukan stress test untuk menguji ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi krisis dan mempersiapkan strategi yang diperlukan jika kondisi krisis terjadi. Bank melakukan 5 (lima) kali stress test risiko pasar sepanjang tahun 2021, termasuk dampak penyebaran Covid-19 terhadap eksposur risiko pasar Bank. Pengukuran kecukupan modal untuk mengcover risiko dilakukan menggunakan Standardized Model. c.Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara harian, mingguan dan bulanan. Pemantauan eksposur risiko setelah legal merger s.d. operational merger dilakukan pada masing-masing system bank legacy. Pemantauan eksposur risiko setelah operational merger telah dilakukan menggunakan treasury system bank. d. Pengendalian risiko dilakukan melalui penetapan limit Value at Risk, Posisi Terbuka dan Stop Loss valas serta melalui squaring posisi valas. d. Sistem Informasi Manajemen Risiko Bank memiliki Treasury core system yang dapat menyediakan data untuk pengukuran risiko pasar. Bank melaporkan eksposur manajemen risiko pasar secara rutin kepada pihak internal maupun eksternal. e.Pengelolaan Portofolio Trading Book dan Banking Book serta Metodologi Valuasi Risiko pasar trading book adalah potensi kerugian dari portofolio trading akibat perubahan indikator pasar yaitu yield surat berharga dan nilai tukar. Pengelolaan risiko pasar dilakukan dengan menerapkan prinsip segregation of duties antara unit front office (treasury), unit middle office (risk management) dan unit back office (treasury operation). Bank melakukan mark to market atas surat berharga trading secara harian menggunakan harga pasar dari sumber yang independen. Risiko pasar banking book adalah risiko penurunan profitabilitas dan nilai ekonomis modal karena terjadi perubahan tingkat imbal hasil pasar dan nilai tukar. Pengelolaan risiko pasar banking book dilakukan melalui review asset dan liabilities sehingga mendapatkan imbal hasil yang maksimal. 3. Risiko Likuiditas Bank mengelola risiko likuiditas untuk menjaga kecukupan atau ketersediaan dana untuk memenuhi kewajiban Bank. Bank terekspose Risiko Likuiditas dari aktivitas fungsional pembiayaan, tresuri dan investasi, serta pendanaan dan penerbitan surat berharga. a.Organisasi Bank melakukan pemisahan fungsi antara unit tresuri sebagai front office, unit manajemen risiko sebagai middle office, dan unit operation sebagai back office. b. Kebijakan, Prosedur dan Limit Bank menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Treasury dan Standar Prosedur Bisnis Tresury dan International Banking. Bank menetapkan limit risiko likuiditas yang mencakup Giro Wajib Minimum (GWM), Safety Level, Deposan Inti, Net Stable Funding Ratio (NSFR) serta Liquidity Coverage Ratio (LCR). Bank memiliki kecukupan likuiditas yang memadai. Cadangan likuiditas Rupiah per 31 Desember 2021 mencapai Rp41,18 Triliun atau di atas safety level minimal Rp5,3 Triliun. Cadangan likuiditas valas per 31 Desember 2021 USD135,70 Juta atau di atas safety level minimal USD59,3 Juta. Rasio kecukupan likuiditas atau LCR per 31 Desember 2021 mencapai 212,17% atau di atas limit minimal 130%. Rasio pendanaan stabil bersih atau NSFR per 31 Desember 2021 mencapai 139,46% atau di atas limit minimal 110%. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 279
  276. c . Proses Pengelolaan Risiko Dalam mengelola likuiditas, Bank: 1) Melakukan identifikasi risiko likuiditas pada produk dan aktivitas bank 2) Melakukan penempatan dana pada aset likuid berkualitas tinggi sebagai cadangan likuiditas 3) Melakukan pengukuran rasio-rasio likuiditas, proyeksi cashflow, liquidity gap, Liquidity Coverage Ratio (LCR), dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 4) Memelihara akses ke pasar uang antar Bank Syariah 5)Melakukan stress test risiko likuiditas secara berkala 6) Memantau rasio likuiditas secara rutin 7)Menetapkan action plan apabila terjadi kondisi krisis likuiditas 8) Memonitor pergerakan indikator eksternal antara lain nilai tukar USD/ IDR, yield, surat berharga pemerintah, tingkat imbal hasil pasar, harga emas, Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan informasi pasar terkini. d. Sistem Informasi Manajemen Risiko Bank memiliki Management Information System yang menyediakan data dan informasi untuk pengukuran risiko likuiditas. Bank menyampaikan laporan eksposur risiko likuiditas secara berkala baik kepada pihak internal maupun eksternal. e. Teknik Mitigasi Risiko Likuiditas termasuk Indikator Peringatan Dini Permasalahan dan Rencana Pendanaan Darurat Bank melakukan mitigasi risiko likuiditas dengan: 1. Memelihara akses ke pasar uang antar bank syariah 2. Menetapkan limit likuiditas. 3.Melakukan stress test risiko likuiditas secara berkala untuk mengetahui dampak perubahan faktor pasar maupun faktor internal terhadap likuiditas. 4. Menyusun dan melakukan review berkala terhadap Liquidity Contigency Plan (LCP) antara lain melalui penggunaan instrumen money market, penjualan surat berharga, peningkatan nisbah imbal hasil dana dan penggunaan fasilitas pinjaman dari Bank Indonesia. 280 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 f. Mekanisme Pengukuran dan Stress Test serta Pengendalian Risiko Likuiditas Bank melakukan pengukuran kecukupan likuiditas melalui proyeksi cashflow, liquidity gap, dan perhitungan core dana. Di samping itu bank melakukan penilaian profil risiko likuiditas dan pengukuran rasio-rasio likuiditas antara lain mencakup Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), rasio deposan terbesar, rasio aset likuid terhadap non core deposit (AL NCD), rasio aset likuid terhadap DPK (AL DPK). Untuk mengukur kecukupan likuiditas saat terjadi kondisi krisis sesuai skenario yaitu kejadian eksternal yang ekstrim tetapi mungkin terjadi, Bank melakukan stress test likuiditas secara berkala dan menetapkan contingency plan. 4. Risiko Operasional Pengelolaan risiko operasional bertujuan untuk meminimalisir eksposur risiko yang disebabkan faktor kesalahan manusia, ketidakcukupan prosedur internal, kegagalan sistem dan kejadian eksternal. Bank memiliki framework pengelolaan risiko operasional sebagaimana dijelaskan di bawah. a.Organisasi Bank mengelola risiko operasional di seluruh organisasi pada semua lini bisnis bank, baik di firstline unit, secondline unit, maupun thirdline unit. Bank menerapkan pemisahan tugas dan tanggung jawab (segregation of duties) melalui pemisahan fungsi maker, checker, approver/ otorisator, dan mekanisme dual control dalam setiap transaksi. Bank memiliki fungsi pengelola manajemen risiko operasional yang terpisah dari satuan kerja operasional. Di samping itu, terdapat organ pengawasan yang bertugas untuk memastikan penerapan manajemen risiko operasional di unit kerja Kantor Pusat dan cabang : 1) Regional Business Control (RBC) a)RBC merupakan organ pengawasan yang ditempatkan di region office untuk memantau dan memastikan penerapan kepatuhan, pengelolaan risiko operasional dan internal control di Kantor Wilayah, Area, dan Cabang.
  277. Penunjang Bisnis b ) Secara organisasi RBC bertanggungjawab kepada Regional Head, namun memiliki fungsi koordinasi (dotted line) kepada Unit Kerja Kantor Pusat, yaitu Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, dan Satuan Kerja Audit Intern 2) Desentralized Compliance & Operational Risk (DCOR) a) DCOR merupakan organ pengawasan yang ditempatkan di setiap Direktorat Kantor Pusat untuk memantau dan memastikan penerapan kepatuhan, pengelolaan risiko operasional dan internal control di unit kerja Kantor Pusat. b) Secara organisasi DCOR bertanggungjawab kepada Direktur Bidang, namun memiliki fungsi koordinasi (dotted line) kepada Unit Kerja Kantor Pusat, yaitu Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan. b. Kebijakan, Prosedur dan Limit Bank memiliki kebijakan dan prosedur manajemen risiko operasional yang menjadi acuan dalam penerapan manajemen risiko operasional di seluruh unit kerja, meliputi : 1) Kebijakan Manajemen Risiko Operasional 2) Standar Prosedur Pengendalian Manajemen Risiko Operasional 3)Petunjuk Teknis Operasional mengenai Operational Risk Management Tools 4)Petunjuk Teknis Operasional Regional Business Control (RBC) 5) Petunjuk Teknis Operasional Decentralized Compliance and Operational Risk (DCOR) Bank mengevaluasi Kebijakan, Standar Prosedur Manajemen Risiko Operasional dan Petunjuk Teknis Operasional secara berkala minimal satu tahun sekali sesuai dengan kebutuhan dan perubahan kondisi internal dan eksternal Bank. Bank menetapkan limit transaksi operasional dalam rangka menjalankan prinsip kehati-hatian tanpa menghambat kelancaran aktivitas operasional Bank. Bank mengevaluasi limit risiko operasional secara berkala, meliputi: 1)Limit Transaksi Operasional Kantor Pusat, Region, Area dan Branch 2)Limit Transaksi Electronic Channel (Internet Banking, ATM, dan Mobile Banking) 3)Limit Procurement 4) Limit Kustodian c. Business Continuity Management Bank menerapkan Business Continuity Management (BCM) untuk menjamin keberlangsungan operasional Bank pada saat terjadi disaster. Dalam rangka penguatan penerapan BCM, pada tahun 2021 Bank melakukan: 1) Revitalisasi Organisasi BCM 2) Pemutakhiran Standar Prosedur Operasional BCM 3)Pemutakhiran Business Impact Analysis (BIA) dan Risk Assessment (RA). 4) Pelaksanaan uji coba Business Continuity Plan (BCP) Kantor Pusat melalui Business Recovery Center (BRC) 5) Pelaksanaan uji coba Disaster Recovery Plan (DRP) untuk Information Technology (IT) secara Periodik 6)Penanganan Covid-19 telah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah d. Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam rangka mengantisipasi perkembangan digitalisasi, Bank mengembangkan produk dan layanan berbasis digital dengan memperhatikan identifikasi dan mitigasi risiko. Bank menerapkan manajemen risiko teknologi informasi melalui: 1) Pembentukan Komite Pengarah Teknologi Informasi (IT Streering Committee) 2) Penetapan rencana strategis IT yang searah dengan rencana strategis kegiatan usaha Bank 3) Pembentukan group CISO (Chief Information Security Officer) untuk memastikan keamanan penerapan teknologi informasi Bank, termasuk Digital Banking 4) Pendelegasian kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan operasional IT 5) Standardisasi perangkat jaringan komunikasi data dan software, pengelolaan kewenangan akses sistem, pengembangan layanan perbankan elektronik dari segi keamanan aksesibilitas dan DRP PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 281
  278. 6 )Pelaksanaan System Integration Test (SIT) dan User Acceptance Test (UAT) atas setiap pembuatan atau pengembangan sistem aplikasi baru untuk meminimalisasi potensi kegagalan sistem aplikasi 7)Pelaksanaan Penetration Test (PenTest) untuk menguji keamanan dan kehandalan sistem aplikasi dari potensi serangan cyber crime. 8)Pelaksanaan Release Control Board (RCB) untuk memastikan sistem yang akan diimplementasikan telah memenuhi standar pengembangan IT yang memadai baik dari aspek kecukupan infrastruktur IT, keamanan IT, proses bisnis maupun prosedur. e. Tools Pengelolaan Risiko Bank menerapkan Operational Risk Management Tools, yaitu: 1) Risk & Control Self Assessment Risk & Control Self Assessment (RCSA) merupakan tools untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan memitigasi risiko operasional. RCSA dilakukan secara mandiri oleh unit kerja dan direview oleh DCOR/ RBC. Bank menerapkan RCSA secara end to end process sehingga potensi risiko operasional dapat diidentifikasi secara menyeluruh dan dapat dilakukan mitigasi secara dini untuk meminimalisir potensi risiko operasional. RCSA dilakukan secara berkala setiap bulan. 2) Key Risk Indicator Key Risk Indicator (KRI) merupakan tools untuk mengidentifikasi secara dini indikatorindikator yang dapat meningkatkan eksposur risiko operasional dengan menetapkan treshold tertentu. Pemantauan KRI dilakukan oleh unit kerja setiap bulan. 3) Loss Event Database Loss Event Database (LED) merupakan tools untuk mencatat kejadian kerugian operasional yang dialami oleh Bank. Pencatatan dilakukan secara langsung pada saat terjadi insiden dan dilaporkan setiap bulan. 282 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 4) Control Testing Control Testing (CT) merupakan tools untuk menguji kecukupan kontrol operasional, dan menetapkan langkah perbaikan kontrol secara berkelanjutan. Bank telah menerapkan CT dalam proses bisnis pembiayaan gadai, pembiayaan mikro, operasional cabang, pembiayaan konsumer kendaraan, pembiayaan komersial dan pembiayaan korporasi. CT dilakukan oleh RBC dan DCOR melalui onsite review di unit kerja dan cabang secara berkala f. Sistem Informasi Manajemen Risiko Bank melaporkan hasil penerapan manajemen risiko operasional setiap bulan baik untuk pelaporan internal maupun eksternal kepada entitas utama dan kepada regulator. 1) Profil Risiko Operasional 2) Operational Risk Loss Control Metrics 3) Operational Risk Loss Incident 4) Laporan Penerapan Operational Risk tools unit Kerja meliputi: a. Laporan Profil Risiko Operasional Unit Kerja Kantor Pusat b. Laporan Profil Risiko Operasional Region office 5. Risiko Lainnya Bank mengelola risiko lainnya yang mencakup risiko hukum, risiko reputasi, risiko strategik, risiko kepatuhan, dan risiko imbal hasil. a.Organisasi Bank memisahkan unit kerja yang berperan mengelola risiko hukum, risiko reputasi, risiko kepatuhan, dan risiko stratejik dengan satuan kerja operasional lainnya. b. Kebijakan, Prosedur dan Limit Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko dan Standar Prosedur Manajemen Risiko untuk mendukung pengelolaan risiko lainnya, antara lain Standar Prosedur Pengendalian Hukum, Standar Prosedur Pengendalian Kepatuhan, Standar Prosedur Prosedur Pengendalian Know Your Customer (KYC), Anti Pencucian dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, Standar Prosedur Operasional Perlindungan dan Pengaduan Nasabah, Standar Prosedur Operasional Corporate Secretary, Standar Prosedur Operasional Rencana Korporasi (Corporate Plan), Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Rencana Bisnis Bank (RBB), dan Standar Prosedur Operasional Performance Management.
  279. Penunjang Bisnis c . Proses Pengelolaan Risiko Lainnya Bank mengelola risiko-risiko lainnya melalui: 1)Penanganan dan pemantauan eksposur risiko hukum, baik perkara pidana maupun non pidana. Pengendalian risiko hukum dilakukan antara lain dengan membentuk cadangan kerugian untuk mengantisipasi potensi kerugian akibat tuntutan hukum. Apabila diperlukan, Bank menggunakan jasa external lawyer dalam membantu penanganan kasus-kasus hukum yang mengandung tuntutan ganti rugi 2) Penyelesaian pengaduan nasabah melalui Complaint Handling Management dan pengukuran risiko reputasi melalui Publicity Effectiveness Level (PEL), serta pemantauan terhadap pemberitaan-pemberitaan di media 3)Evaluasi kinerja dan efektivitas strategi melalui performance review secara berkala dan berjenjang 4)Penerapan Sistem Informasi Kepatuhan (SIK) 5) Pelaksanaan fungsi internal sharia advisory untuk mengkaji dan menganalisas kesesuaian produk/aktivitas Bank dengan prinsip Syariah 6)Review imbal hasil pendanaan dan pembiayaan serta penerapan protokol penyesuaian nisbah spesial 6. Risiko Hukum a.Organisasi Bank memisahkan unit kerja dan menetapkan unit kerja yang berperan mengelola risiko hukum, termasuk memberikan advis hukum. b. Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum 1)Penanganan dan pemantauan eksposur risiko hukum, baik perkara pidana maupun non pidana. 2)Membentuk cadangan kerugian untuk mengantisipasi potensi kerugian akibat tuntutan hukum. Apabila diperlukan, Bank menggunakan jasa external lawyer dalam membantu penanganan kasus-kasus hukum yang mengandung tuntutan ganti rugi. 3)Penerapan Sistem Informasi Kepatuhan (SIK). 4) Pelaksanaan fungsi internal sharia advisory untuk mengkaji dan menganalisis kesesuaian produk/aktivitas Bank dengan prinsip Syariah. 7. Risiko Reputasi a.Organisasi Bank menetapkan unit kerja yang berperan mengelola risiko reputasi b. Kebijakan dan Mekanisme Pengendalian Risiko Reputasi 1)Bank menindaklanjuti dan mengatasi keluhan nasabah dan gugatan hukum yang dapat meningkatkan eksposur risiko risiko reputasi 2) Bank menetapkan mekanisme dalam melakukan tindakan pengendalian risiko reputasi. Pengendalian risiko reputasi dilakukan antara lain melalui: 3) Pencegahan kejadian yang dapat menimbulkan risiko reputasi, antara lain melalui: a) tindak lanjut dan penyelesaian keluhan nasabah serta perkara hukum yang berpotensi meningkatkan eksposur risiko b)penguatan komunikasi eksternal dan internal untuk mengendalikan potensi eksposur risiko reputasi c) komunikasi/edukasi secara rutin kepada pemangku kepentingan dalam rangka membentuk reputasi positif dan pemangku kepentingan 4) Pemulihan reputasi Bank setelah terjadi kejadian yang menimbulkan risiko reputasi, yaitu segala respon Bank untuk memulihkan reputasi dan mencegah terjadinya pemburukan risiko reputasi 5) Penyelesaian pengaduan nasabah melalui Complaint Handling Management dan pengukuran risiko reputasi melalui Publicity Effectiveness Level (PEL), serta pemantauan terhadap pemberitaan-pemberitaan di media. c. Pengelolaan Risiko Reputasi Saat Krisis 1)Bank membentuk Communication Command Center sebagai sarana formal koordinasi antar-unit kerja yang terlibat dalam penjagaan risiko reputasi pada kondisi krisis. Communication Command Center di bawah koordinasi Working Group ALCO menyiapkan dan mengkomunikasikan langkah preventif atas seluruh informasi yang masuk, memitigasi agar peristiwa tersebut tidak menurunkan reputasi perusahaan di mata publik. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 283
  280. 2 )Communication Command Center bekerja sebagai unit aksi cepat tanggap atas informasi peristiwa baik di kantor pusat maupun cabang, khususnya yang berpotensi menimbulkan risiko reputasi. Selain berfungsi sebagai Unit Reaksi Cepat, Communication Command Center juga membantu koordinasi lapangan. 8. Risiko Stratejik a.Organisasi Bank menetapkan unit kerja yang berperan mengelola risiko stratejik b. Kebijakan Mengidentifikasi dan Merespons Perubahan Lingkungan Bisnis 1) Bank memastikan bahwa proses manajemen risiko dapat meminimalisir kemungkinan dampak negatif dan ketidaktepatan pengambilan keputusan stratejik dan kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. 2) Bank melakukan identifikasi risiko stratejik dengan menggunakan beberapa informasi antara lain data dari regulatior/media massa dan laporan relaisasi terhadap target bisnis/ kinerja unit kerja. c. Mekanisme Mengukur Kemajuan dari Rencana Bisnis 1)Pengukuran risiko stratejik bertujuan untuk mengetahui potensi tidak terealisir atau tidak efektifnya pelaksanaan strategi usaha maupun rencana bisnis yang telah ditetapkan terutama yang berdampak terhadap modal bank. 2)Bank menggunakan indikator/parameter pengukuran risiko stratejik antara lain kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan bisnis, strategi berisiko tinggi dan strategi berisiko rendah, posisi bisnis bank, dan pencapaian rencana bisnis bank. 3)Bank melakukan stress test terhadap implementasi strategi untuk mengukur dampak negatif suatu peristiwa terhadap kinerja bisnis bank, baik secara keuangan maupun non keuangan. 284 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 9. Risiko Kepatuhan a.Organisasi Bank membentuk unit kerja yang independen dari unit kerja lainnya untuk mengelola risiko kepatuhan b. Strategi Pengelolaan dan Efektivitas Manajemen Risiko Kepatuhan 1)Penerapan Sistem Informasi Kepatuhan (SIK). 2) Pelaksanaan fungsi internal sharia advisory untuk mengkaji dan menganalisis kesesuaian produk/aktivitas Bank dengan prinsip Syariah. c. Mekanisme Pemantauan dan Pengendalian Risiko Kepatuhan 1) Bank memantau, mencatat, dan menatausahakan setiap aktivitas yang terekspos risiko kepatuhan termasuk jumlah potensi kerugian yang diakibatkan aktivitas dimaksud. Pencatatan dan penatausahaan tersebut dapat digunakan untik mengantisipasi potensi kerugian pada suatu periode dan aktivitas fungsional tertentu. 2)Bank mengendalikan risiko kepatuhan antara lain melalui system reminder laporan. 10.Risiko Imbal Hasil Risiko Imbal Hasil (Rate of Return Risk) adalah Risiko akibat perubahan tingkat imbal hasil yang dibayarkan Bank kepada nasabah, karena terjadi perubahan tingkat imbal hasil yang diterima Bank dari penyaluran dana, yang dapat mempengaruhi perilaku nasabah dana pihak ketiga Bank. a.Organisasi Unit Asset & Liabilities Management bersama unit kerja anggota Working Group ALCO termasuk Unit Market dan Operational Risk melakukan review tingkat imbal hasil pembiayaan dan pendanaan secara berkala. b. Strategi Menjaga Tingkat Imbal Hasil 1) Enhancement yield melalui penanaman dana bank pada aset produktif yang memberikan yield optimal. 2) Menjaga pertumbuhan pembiayaan tetap positif dengan risiko yang terukur. 3) Menjaga kualitas portofolio aset produktif khususnya pembiayaan. 4)Meningkatkan porsi dana murah yaitu tabungan dan giro terhadap total dana
  281. Penunjang Bisnis c . Mekanisme Pemantauan dan Pengendalian Pemantauan risiko imbal hasil dilakukan melalui: 1)Review tingkat imbal hasil pendanaan dan pembiayaan secara berkala. 2) Evaluasi kinerja melalui performance review secara berkala. Pengendalian risiko imbal hasil dilakukan melalui penetapan plafon nisbah spesial deposito dan price spesial pembiayaan. Besaran nisbah atau price spesial tersebut sejalan dengan pergerakan tingkat imbal hasil atau rate pasar. 11.Risiko Investasi a.Organisasi Bank memiliki perangkat organisasi manajemen investasi yang sejalan dengan pengelolan risiko kredit (lihat risiko kredit) b. Strategi Menjaga Kualitas Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Strategi menjaga kualitas pembiayaan berbasis bagi hasil sejalan dengan pengelolaan kualitas pembiayaan risiko kredit. c. Mekanisme Pemantauan dan Pengendalian Risiko 1) Bank melakukan pemantauan risiko investasi untuk mengetahui komposisi dan kondisi setiap nasabah atau counterparty pada seluruh portfolio bank. Bank menggunakan system/metodologi pemantauan risiko investasi angtara lain watchlist dan portfolio alert. 2) Bank melakukan pengendalian risiko investasi antara lain melalui pengelolaan portfolio, penetapan limit konsentrasi, penetapantingkat kewenangan dalam proses persetujuan penyediaan dana. N. Pengungkapan Kuantitatif a. Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank Tabel Struktur Permodalan Bank Syariah Indonesia Tahun 2019-2021 KOMPONEN MODAL 2021 2020 2019 MODAL: - Modal Inti - Modal Pelengkap Jumlah Modal Untuk Risiko Kredit, Risiko Operasional, dan Risiko Pasar Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Kredit Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Operasional Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Pasar Jumlah ATMR untuk risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar 23.173.019 20.420.394 18.041.193 1.949.750 2.076.847 2.109.432 25.122.769 22.497.241 20.150.625 113.643.146 101.719.501 89.060.498 103.913 1.035.985 10.299.027 - 20.569.561 8.197.161 113.747.059 123.325.047 107.556.686 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 285
  282. b . Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 1. Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) SUMATERA JAKARTA JAWA (3) (4) (5) 1 Tagihan Kepada Pemerintah 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional 4 Tagihan Kepada Bank 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 10.626.880 722.560 5.782.799 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 15.983.679 4.600.695 18.942.176 9 Tagihan Kepada Korporasi 9.278.924 15.881.043 17.967.644 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 361.901 176.709 721.922 11 Aset Lainnya 89.367 7.887.906 883.543 41.173.036 136.391.020 61.438.056 TOTAL NO. - 87.229.391 - 363 14.835.867 1.455.431 - - - 7.512 2.200.469 73.187 4.819.589 2.851.064 15.607.986 4.821 5.316 3.368 KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) 1 Tagihan Kepada Pemerintah 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional 4 Tagihan Kepada Bank 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 7 SUMATERA JAKARTA JAWA (3) (4) (5) - 68.196.312 - 680 17.730.763 2.083.466 - - - 12.273 9.180.886 200.962 5.614.791 3.372.435 18.118.704 34.740 29.714 367.638 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 11.079.647 649.364 4.766.331 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 10.891.330 3.853.790 12.338.475 9 Tagihan Kepada Korporasi 9.605.220 13.047.323 17.831.016 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 140.202 154.304 309.178 11 Aset Lainnya 132.241 6.190.577 1.100.081 37.511.124 122.405.468 57.115.851 TOTAL Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah: 1 Pengungkapan tagihan bersih dilakukan untuk eksposur aset di Neraca, eksposur di Transaksi Rekening Administratif (TRA) dan eksposure yang menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk). 2 Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada ketentuan mengenai pedoman perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk Risiko Kredit dengan menggunakan pendekatan standar. 3 Pembagian wilayah dilakukan berdasarkan kebijakan masing-masing Bank, sesuai laporan manajemen. Pembagian wilayah ditetapkan paling sedikit 3 (tiga) wilayah. Bank harus mengungkapkan dalam laporan, rincian tagihan bersih dari masing-masing wilayah. 4 Penentuan wilayah dilakukan berdasarkan lokasi proyek dari debitur. 286 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  283. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH KALIMANTAN SULAWESI & MALUKU BALI & NUSA TENGGARA IRIAN JAYA & PAPUA LUAR INDONESIA TOTAL (6) (7) (8) (9) (10) (11) - - - - - 87.229.391 - - - - - 16.291.661 - - - - - - 9 8.929 - - - 2.290.106 2.138.511 1.555.769 809.396 23.440 - 27.805.755 1.670 18.580 1.492 - - 35.247 2.336.415 4.363.603 977.403 271.068 - 25.080.728 2.189.482 2.955.375 2.078.908 132.909 - 46.883.224 7.820.925 1.370.135 586.956 262.719 - 53.168.346 76.581 97.879 29.966 1.449 - 1.466.407 15.547 34.616 5.762 2.217 - 8.918.958 14.579.140 10.404.886 4.489.883 693.802 - 269.169.823 31 DESEMBER 2020 TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH KALIMANTAN SULAWESI & MALUKU BALI & NUSA TENGGARA IRIAN JAYA & PAPUA LUAR INDONESIA TOTAL (6) (7) (8) (9) (10) (11) - - - 280.032 26.690 - - - - 16 16.243 - 2.486.315 1.844.620 18.828 39.220 2.078.868 - - 68.196.312 - - 20.121.631 - - - - - 9.410.380 1.019.910 29.181 - 32.485.956 5.912 - - 496.052 3.540.964 994.713 231.013 - 23.340.900 1.415.349 1.997.371 1.365.747 119.009 - 31.981.071 6.605.419 1.147.935 583.411 103.323 - 48.923.647 34.371 36.838 11.090 3.232 - 689.215 51.337 70.923 34.083 2.079 - 7.581.321 12.970.535 8.720.804 4.014.866 487.837 - 243.226.485 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 287
  284. c . Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 2. Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak 31 DESEMBER 2021 NO. TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) 1 Tagihan Kepada Pemerintah 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional 4 Tagihan Kepada Bank 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 9 Tagihan Kepada Korporasi 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 11 Aset Lainnya TOTAL < 1 TAHUN > 1 TAHUN S.D. 3 TAHUN > 3 TAHUN S.D. 5 TAHUN (3) (4) (5) 53.095.613 22.913.022 8.235.149 7.292.916 1.160.309 1.452.584 - - - 2.190.383 45.114 43.060 170.640 1.486.011 2.605.810 34.347 900 - 100.942 977.321 2.321.392 6.311.049 10.940.868 8.816.359 16.488.627 6.982.779 8.322.266 332.403 310.430 280.207 2.641.803 - - 88.658.723 44.816.754 32.076.827 31 DESEMBER 2020 NO. TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) 1 Tagihan Kepada Pemerintah 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional 4 Tagihan Kepada Bank 5 6 < 1 TAHUN > 1 TAHUN S.D. 3 TAHUN > 3 TAHUN S.D. 5 TAHUN (3) (4) (5) 46.856.581 11.518.324 8.522.815 9.419.203 3.966.094 596.827 - - - 9.167.085 116.742 92.157 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 206.949 2.011.686 3.615.962 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 174.831 127.311 33.473 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 118.265 1.063.512 2.191.822 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 9 Tagihan Kepada Korporasi 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 11 Aset Lainnya TOTAL 7.374.066 9.981.032 6.885.601 13.130.742 7.321.580 8.089.635 164.706 72.906 51.856 1.423.735 - - 88.036.163 36.179.187 30.080.148 Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak: 1 Pengungkapan tagihan bersih dilakukan untuk eksposur aset di Neraca, eksposur di Transaksi Rekening Administratif (TRA) dan eksposure yang menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk). 2 Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada ketentuan mengenai pedoman perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk Risiko Kredit dengan menggunakan pendekatan standar. 3 Pemetaan ke dalam skala waktu dilakukan berdasarkan sisa waktu sampai dengan jatuh tempo sesuai kontrak untuk pos Neraca, TRA dan eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan yang memiliki jatuh tempo kontraktual. Untuk pos Neraca, TRA dan eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan yang tidak memiliki jatuh tempo kontraktual (non maturity items) dimasukkan ke dalam kolom non-kontraktual. 288 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  285. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) > 5 TAHUN NON KONTRAKTUAL TOTAL (6) (7) (8) 2.985.607 - 87.229.391 6.385.852 - 16.291.661 - - - 11.549 - 2.290.106 23.543.294 - 27.805.755 - - 35.247 21.681.073 - 25.080.728 19.840.831 974.117 46.883.224 21.374.674 - 53.168.346 543.367 - 1.466.407 - 6.277.155 8.918.958 96.366.247 7.251.272 269.169.823 > 5 TAHUN NON KONTRAKTUAL TOTAL (6) (7) (8) 1.298.592 - 68.196.312 6.139.507 - 20.121.631 - - - 34.396 - 9.410.380 26.651.359 - 32.485.956 160.437 - 496.052 19.967.301 - 23.340.900 7.022.403 717.969 31.981.071 20.381.690 - 48.923.647 399.747 - 689.215 - 6.157.586 7.581.321 82.055.432 6.875.555 243.226.485 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 289
  286. d . Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 3. Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi NO. SEKTOR EKONOMI (1) (2) TAGIHAN KEPADA ENTITAS SEKTOR PUBLIK TAGIHAN KEPADA BANK PEMBANGUNAN MULTILATERAL DAN LEMBAGA INTERNASIONAL (3) (4) (5) 1 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan - 232.566 - 2 Perikanan - 522 - 3 Pertambangan dan Penggalian - - - 4 Industri Pengolahan - 1.176.341 - 5 Listrik, Gas, dan Air - 2.526.030 - 6 Konstruksi - 7.198.478 - 7 Perdagangan Besar dan Eceran - 341.088 - 8 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum - 40.862 - 9 Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi - 2.075.401 - 10 Perantara Keuangan - 1.672.732 - 11 Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan - 11.876 - 12 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - - - 13 Jasa Pendidikan - - - 14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial - - - 15 Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya - - - 16 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga - - - 17 Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - 18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - 19 Bukan Lapangan Usaha - - - 20 290 TAGIHAN KEPADA PEMERINTAH Lainnya 87.229.391 1.015.765 - Total 87.229.391 16.291.661 - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  287. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI TAGIHAN KEPADA BANK PEMBIAYAAN BERAGUN RUMAH TINGGAL PEMBIAYAAN BERAGUN PROPERTI KOMERSIAL PEMBIAYAAN PEGAWAI / PENSIUNAN TAGIHAN KEPADA USAHA MIKRO, USAHA KECIL, DAN PORTOFOLIO RITEL (6) (7) (8) (9) (10) TAGIHAN KEPADA KORPORASI TAGIHAN YANG TELAH JATUH TEMPO ASET LAINNYA (11) (12) (13) - - - 29.367 2.334.046 6.200.695 88.162 - - - - 1.429 913.286 632.324 30.428 - - - - 84 30.896 2.373.441 7.745 - - - - 805 1.225.062 5.776.422 229.024 - - - - 189 22.856 1.196.885 34.859 - - - 22.218 555 266.451 6.919.097 184.087 - - - - 9.172 7.868.778 5.790.696 259.250 - - - - 1.452 968.721 520.495 19.818 - - - - 592 316.138 2.643.362 8.696 - 110.282 - - - 17.160 3.018.493 6.691 - - - 11.537 952 408.686 2.677.971 16.176 - - - - - - 3.948 - - - - - 100 145.722 3.468.476 4.616 - - - - 13 258.741 4.285.003 1.931 - - - - 3.773 2.106.318 777.010 45.082 - - - - 1.719 162.125 66.386 3.243 - - - - - - - - - - - - - - - - - - 27.805.755 1.492 25.030.526 28.569.196 5.554.283 526.599 - 2.179.824 - - - 1.269.042 1.263.359 - 8.918.958 2.290.106 27.805.755 35.247 25.080.728 46.883.224 53.168.346 1.466.407 8.918.958 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 291
  288. NO . SEKTOR EKONOMI (1) (2) TAGIHAN KEPADA PEMERINTAH TAGIHAN KEPADA ENTITAS SEKTOR PUBLIK TAGIHAN KEPADA BANK PEMBANGUNAN MULTILATERAL DAN LEMBAGA INTERNASIONAL (3) (4) (5) 1 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan - 514.569 - 2 Perikanan - 791 - 3 Pertambangan dan Penggalian - - - 4 Industri Pengolahan - 2.143.447 - 5 Listrik, Gas, dan Air - 2.145.444 - 6 Konstruksi - 6.610.945 - 7 Perdagangan Besar dan Eceran - 341.088 - 8 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum - 412.925 - 9 Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi - 2.126.212 - 10 Perantara Keuangan - 2.568.787 - 11 Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan - 815.033 - 12 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - - - 13 Jasa Pendidikan - - - 14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial - 110.038 - 15 Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya - 1.560 - 16 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga - - - 17 Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - 18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - 19 Bukan Lapangan Usaha - - - 20 Lainnya 68.196.312 2.330.792 - Total 68.196.312 20.121.631 - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi: 1. Pengungkapan tagihan bersih dilakukan untuk eksposur aset di Neraca, eksposur di Transaksi Rekening Administratif (TRA) dan eksposure yang menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk). 2. Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada ketentuan mengenai pedoman perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk Risiko Kredit dengan menggunakan pendekatan standar. 3. Pembagian sektor ekonomi mengacu pada sektor ekonomi yang tercantum dalam Laporan Stabilitas Moneter dan Sistem Keuangan (LSMK), dengan tambahan sektor lainnya untuk sektor ekonomi dari tagihan bersih yang tidak dapat digolongkan dalam salah satu sektor yang ada. 292 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  289. Penunjang Bisnis 31 DESEMBER 2020 TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI TAGIHAN KEPADA BANK PEMBIAYAAN BERAGUN RUMAH TINGGAL PEMBIAYAAN BERAGUN PROPERTI KOMERSIAL PEMBIAYAAN PEGAWAI / PENSIUNAN TAGIHAN KEPADA USAHA MIKRO, USAHA KECIL, DAN PORTOFOLIO RITEL (6) (7) (8) (9) (10) - 8.748 - 31.055 2.299.254 - 81.096 - 6.974 629.732 - 643 - 2.127 35.405 - 29.525 2.399 1.787 1.334.656 TAGIHAN KEPADA KORPORASI TAGIHAN YANG TELAH JATUH TEMPO ASET LAINNYA (11) (12) (13) 5.398.600 45.389 - 478.096 1.686 - 1.185.340 33.710 - 5.199.115 141.588 - - 235 - 391 29.290 1.450.783 146.816 - - 6.830 223.765 241 433.846 7.272.937 7.445 - - 45.106 6.724 12.000 6.998.306 5.258.283 72.771 - - 10.784 - 2.334 754.500 463.970 4.102 - - 2.483 - 1.096 316.334 2.616.006 2.980 - 245.490 3.665 - 306 64.314 3.022.922 16.178 - - 8.950 262.721 1.107 309.400 1.832.736 6.613 - - 1.241 - 10.274 3.453 813 - - - 1.629 443 14.760 122.194 3.365.387 5.273 - - 4.698 - 2.061 166.299 3.313.402 811 - 781 21.298 - 2.338 1.006.816 657.438 9.922 - - 899 - 2.101 131.467 23.808 1.073 - - - - - - - - - - - - - - - - - - 32.258.126 - 23.249.948 16.697.826 6.219.938 192.858 - 9.164.109 - - - 647.979 1.164.073 - 7.581.321 9.410.380 32.485.956 496.052 23.340.900 31.981.071 48.923.647 689.215 7.581.321 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 293
  290. e . Pengungkapan Tagihan Dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 4. Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) 1 2 (2) Tagihan (3) (4) (5) 64.147.577 Tagihan yang mengalami penurunan nilai (impaired) 4.989.303 6.678.976 10.663.938 a. Belum jatuh tempo 4.627.402 6.502.267 9.942.016 361.901 176.709 721.922 CKPN - Individual 4 CKPN - Kolektif 5 Tagihan yang dihapus buku NO. 126.501 196.793 736.376 1.164.380 1.585.633 2.826.175 130.443 2.186.577 56.151 KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) Tagihan SUMATERA JAKARTA JAWA (3) (4) (5) 38.254.845 125.425.967 59.236.478 Tagihan yang mengalami penurunan nilai (impaired) 5.903.806 4.968.128 11.748.251 a. Belum jatuh tempo 5.763.604 4.813.824 11.439.073 140.202 154.304 309.178 b. Telah jatuh tempo 294 JAWA 138.780.247 3 2 JAKARTA 42.238.383 b. Telah jatuh tempo 1 SUMATERA 3 CKPN - Individual 4 CKPN - Kolektif 5 Tagihan yang dihapus buku PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 136.013 197.587 815.359 1.116.329 898.954 2.170.660 24.660 1.491.267 69.068
  291. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 TAGIHAN DAN PENCADANGAN BERDASARKAN WILAYAH KALIMANTAN SULAWESI & MALUKU BALI & NUSA TENGGARA IRIAN JAYA & PAPUA LUAR INDONESIA TOTAL (6) (7) (8) (9) (10) (11) 14.772.986 10.626.566 4.573.454 696.476 - 275.835.689 1.573.610 1.225.078 1.008.594 31.541 - 26.171.040 1.497.029 1.127.199 978.628 30.092 - 24.704.633 76.581 97.879 29.966 1.449 - 1.466.407 105.523 34.736 - - - 1.199.929 308.314 274.361 134.260 36.843 - 6.329.966 2.551 16.245 10.467 8.685 - 2.411.119 31 DESEMBER 2020 TAGIHAN DAN PENCADANGAN BERDASARKAN WILAYAH KALIMANTAN SULAWESI & MALUKU BALI & NUSA TENGGARA IRIAN JAYA & PAPUA LUAR INDONESIA TOTAL (6) (7) (8) (9) (10) (11) 13.168.950 8.830.759 4.071.596 505.377 - 249.493.972 3.338.515 1.325.956 1.183.747 39.710 - 28.508.113 3.304.144 1.289.118 1.172.657 36.478 - 27.818.898 34.371 36.838 11.090 3.232 - 689.215 34.276 31.094 2.048 13.346 - 1.229.723 350.344 217.586 169.055 9.226 - 4.932.154 72.867 6.072 1.009 231 - 1.665.174 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 295
  292. f . Pengungkapan Tagihan Dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 5. Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 DESEMBER 2021 TAGIHAN DAN PENCADANGAN BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI NO. SEKTOR EKONOMI (1) BELUM JATUH TEMPO TELAH JATUH TEMPO (3) (4) (5) 1 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 9.030.380 1.678.391 88.162 2 Perikanan 1.661.239 419.502 30.428 3 Pertambangan dan Penggalian 2.429.230 54.731 7.745 4 Industri Pengolahan 9.987.078 678.950 229.024 5 Listrik, Gas, dan Air 4.187.537 86.987 34.859 6 Konstruksi 14.953.293 4.058.521 184.087 7 Perdagangan Besar dan Eceran 15.173.251 3.525.117 259.250 8 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum 1.590.539 440.494 19.818 9 Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 5.214.681 2.188.976 8.696 10 Perantara Keuangan 5.094.126 229.189 6.691 11 Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 3.209.005 1.055.410 16.176 12 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 3.948 - - 13 Jasa Pendidikan 3.648.374 987.910 4.616 14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 4.642.567 623.970 1.931 15 Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya 3.026.999 807.847 45.082 16 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 241.303 98.332 3.243 17 Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - 18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - 19 Bukan Lapangan Usaha 88.314.260 7.770.306 526.599 20 296 (2) TAGIHAN YANG MENGALAMI PENURUNAN NILAI TAGIHAN Lainnya 103.427.879 - - Total 275.835.689 24.704.633 1.466.407 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  293. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) CKPN INDIVIDUAL CKPN - KOLEKTIF TAGIHAN YANG DIHAPUS BUKU (6) (7) (8) 141.210 336.936 2.411.116 - 93.965 - 4.784 51.398 - 767.714 759.022 - 6.644 436.800 - 25.819 1.344.811 - 67.190 811.348 - 2.910 68.330 - 107.190 319.974 - 11.874 90.587 - 17.124 121.425 - - 39 - 17.877 53.390 - 10.306 73.140 - 903 143.033 - - 12.879 - - - - - - - 18.384 1.558.768 3 - 54.121 - 1.199.929 6.329.966 2.411.119 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 297
  294. 31 DESEMBER 2020 TAGIHAN DAN PENCADANGAN BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI NO . SEKTOR EKONOMI (1) (2) TAGIHAN YANG MENGALAMI PENURUNAN NILAI TAGIHAN BELUM JATUH TEMPO TELAH JATUH TEMPO (3) (4) (5) 1 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 8.534.323 3.384.350 45.389 2 Perikanan 1.227.204 426.685 1.686 3 Pertambangan dan Penggalian 1.288.548 89.383 33.710 4 Industri Pengolahan 10.159.313 966.414 141.588 5 Listrik, Gas, dan Air 4.044.214 143.113 146.816 6 Konstruksi 14.682.969 1.445.873 7.445 7 Perdagangan Besar dan Eceran 13.183.184 3.992.057 72.771 8 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum 1.669.077 558.014 4.102 9 Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 5.237.029 2.489.066 2.980 10 Perantara Keuangan 6.521.060 367.744 16.178 11 Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 3.361.164 1.277.028 6.613 12 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 15.904 2.143 - 13 Jasa Pendidikan 3.530.606 1.106.451 5.273 14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 3.755.564 707.981 811 15 Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya 1.739.222 735.773 9.922 16 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 163.364 84.929 1.073 17 Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - 18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - 19 Bukan Lapangan Usaha 77.462.299 9.645.460 164.590 20 Lainnya 92.918.928 396.434 28.268 249.493.972 27.818.898 689.215 Total g. Pengungkapan Rincian Mutasi CKPN LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 6. Rincian Mutasi CKPN (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 NO. KETERANGAN (1) (2) 1 Saldo awal CKPN 2 Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode tahun berjalan (Net) 2.a Pembentukan CKPN pada periode tahun berjalan 2.b Pemulihan CKPN pada periode tahun berjalan 3 CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode tahun berjalan 4 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode tahun berjalan Saldo akhir CKPN 298 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 RINCIAN MUTASI CKPN CKPN INDIVIDUAL CKPN - KOLEKTIF (3) (4) 1.229.723 4.932.154 461.685 3.186.438 - - (505.024) (2.011.041) 13.545 222.415 1.199.929 6.329.966
  295. Penunjang Bisnis CKPN INDIVIDUAL CKPN - KOLEKTIF TAGIHAN YANG DIHAPUS BUKU (6) (7) (8) 70.902 507.009 12 9.332 55.705 - 7.925 35.738 - 769.465 645.735 - 6.576 301.492 - 3.267 562.117 - 85.616 602.207 37 6.014 68.857 - 112.578 119.055 - 77.693 149.827 - 26.412 121.030 - - 263 - 19.049 99.546 - 5.074 165.765 - 2.867 83.214 - 40 11.419 - - - - - - - 24.422 1.233.422 1.665.125 2.491 169.753 - 1.229.723 4.932.154 1.665.174 (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 NO. RINCIAN MUTASI CKPN KETERANGAN (1) (2) 1 Saldo awal CKPN 2 Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode tahun berjalan (Net) 2.a Pembentukan CKPN pada periode tahun berjalan 2.b Pemulihan CKPN pada periode tahun berjalan 3 CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode tahun berjalan 4 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode tahun berjalan Saldo akhir CKPN CKPN INDIVIDUAL CKPN - KOLEKTIF (3) (4) 907.750 2.981.148 123.651 3.440.975 - - (116.069) (1.489.969) 314.391 - 1.229.723 4.932.154 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 299
  296. h . Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 7. Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat LEMBAGA PEMERINGKAT NO. KATEGORI PORTOFOLIO STANDARD AND POOR’S AAA AA+S.DAA- A+S.DA- BBB+ S.D BBB- FITCH RATING INTERNASIONAL AAA AA+S.DAA- A+S.DA- BBB+ S.D BBB- MOODY’S INVESTOR SERVICE AAA AA1 S.D AA3 A1 S.D A3 BAA1 S.D BAA3 AAA (IDN) AA+(IDN) S.D AA-(IDN) A+(IDN) S.D A-(IDN) BBB+(IDN) S.D BBB-(IDN) PEMERINGKAT EFEK INDONESIA IDAAA IDAA+ S.D IDAA- IDA+ S.D IDA- IDBBB+ S.D IDBBB- (3) (4) (5) (6) (7) FITCH RATING INDONESIA (1) 1 (2) Tagihan Kepada Pemerintah 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional 4 Tagihan Kepada Bank 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 9 Tagihan Kepada Korporasi 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 11 Aset Lainnya TOTAL 300 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 PERINGKAT JANGKA PANJANG 90.000 - - 37.599.151 4.458.796 2.040.000 3.285.725 1.875.693 - - - - 888.750 15.165 36.911 - - - 2.242.465 4.340 5.437.546 2.055.165 5.565.101 39.479.184
  297. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN KATEGORI PORTOFOLIO DAN SKALA PERINGKAT PERINGKAT JANGKA PENDEK BB+ S.D BB- B+ S.D B- KURANG DARI B- A-1 A-2 A-3 KURANG DARI A-3 BB+ S.D BB- B+ S.D B- KURANG DARI B- F1+ S.D F1 F2 F3 KURANG DARI F3 BA1 S.D BA3 B1 S.D B3 KURANG DARI B3 P-1 P-2 P-3 KURANG DARI P-3 BB+(IDN) S.D BB-(IDN) B+(IDN) S.D B-(IDN) KURANG DARI B-(IDN) F1+(IDN) S.D F1(IDN) F2(IDN) F3(IDN) KURANG DARI F3(IDN) ID BB+ S.D IDBB- ID B+ S.D IDB- KURANG DARI IDB- IDA1 IDA2 IDA3 S.D IDA4 KURANG DARI IDA4 (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) TANPA PERINGKAT TOTAL (15) (16) - - - - - - - 49.540.240 87.229.391 - - - - - - - 4.631.447 16.291.661 - - - - - - - - - - - - - - - - 1.349.280 2.290.106 - - - - - - - 50.921.541 53.168.346 - - - - - - - 106.442.508 158.979.504 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 301
  298. LEMBAGA PEMERINGKAT NO . KATEGORI PORTOFOLIO STANDARD AND POOR’S AAA AA+S.DAA- A+S.DA- BBB+ S.D BBB- FITCH RATING INTERNASIONAL AAA AA+S.DAA- A+S.DA- BBB+ S.D BBB- MOODY’S INVESTOR SERVICE AAA AA1 S.D AA3 A1 S.D A3 BAA1 S.D BAA3 AAA (IDN) AA+(IDN) S.D AA-(IDN) A+(IDN) S.D A-(IDN) BBB+(IDN) S.D BBB-(IDN) PEMERINGKAT EFEK INDONESIA IDAAA IDAA+ S.D IDAA- IDA+ S.D IDA- IDBBB+ S.D IDBBB- (3) (4) (5) (6) (7) FITCH RATING INDONESIA (1) 1 (2) Tagihan Kepada Pemerintah 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional 4 Tagihan Kepada Bank 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 9 Tagihan Kepada Korporasi 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 11 Aset Lainnya TOTAL 302 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 PERINGKAT JANGKA PANJANG 155.204 - - 8.810.534 7.103.046 1.740.000 2.844.160 1.661.610 - - - - 4.140.816 6.472 47.872 - 216.141 270.000 2.199.112 486.370 11.615.207 2.016.472 5.091.144 10.958.514
  299. Penunjang Bisnis 31 DESEMBER 2020 TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN KATEGORI PORTOFOLIO DAN SKALA PERINGKAT PERINGKAT JANGKA PENDEK BB + S.D BB- B+ S.D B- KURANG DARI B- A-1 A-2 A-3 KURANG DARI A-3 BB+ S.D BB- B+ S.D B- KURANG DARI B- F1+ S.D F1 F2 F3 KURANG DARI F3 BA1 S.D BA3 B1 S.D B3 KURANG DARI B3 P-1 P-2 P-3 KURANG DARI P-3 BB+(IDN) S.D BB-(IDN) B+(IDN) S.D B-(IDN) KURANG DARI B-(IDN) F1+(IDN) S.D F1(IDN) F2(IDN) F3(IDN) KURANG DARI F3(IDN) ID BB+ S.D IDBB- ID B+ S.D IDB- KURANG DARI IDB- IDA1 IDA2 IDA3 S.D IDA4 KURANG DARI IDA4 (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) TANPA PERINGKAT TOTAL (15) (16) - - - - - - - 59.230.574 68.196.312 - - - - - - - 6.772.815 20.121.631 - - - - - - - - - - - - - - - - 5.215.220 9.410.380 - - 34.826 - - - 904 45.716.294 48.923.647 - - 34.826 - - - 904 116.934.903 146.651.970 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 303
  300. i . Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk): Transaksi Lindung Nilai Syariah Over The Counter LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 8. Risiko Kredit Pihak Lawan a. Transaksi Linding Nilai Syariah Over the Counter NO. VARIABEL YANG MENDASARI (1) (2) ≤ 1 TAHUN > 1 TAHUN - ≤ 5 TAHUN > 5 TAHUN (3) (4) (5) 1 Shariah compliant profit rate swap - - - 2 Shariah compliant foreign currency swap - - - 3 Lainnya - - - TOTAL - - - NO. VARIABEL YANG MENDASARI (1) 304 NILAI NOSIONAL (2) NILAI NOSIONAL ≤ 1 TAHUN > 1 TAHUN - ≤ 5 TAHUN > 5 TAHUN (3) (4) (5) 1 Shariah compliant profit rate swap - - - 2 Shariah compliant foreign currency swap - - - 3 Lainnya - - - TOTAL - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  301. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 TRANSAKSI LINDUNG NILAI SYARIAH OTC TAGIHAN LINDUNG NILAI SYARIAH KEWAJIBAN LINDUNG NILAI SYARIAH TAGIHAN BERSIH SEBELUM MRK MRK TAGIHAN BERSIH SETELAH MRK (6) (7) (8) (9) (10) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 31 DESEMBER 2020 TRANSAKSI LINDUNG NILAI SYARIAH OTC TAGIHAN LINDUNG NILAI SYARIAH KEWAJIBAN LINDUNG NILAI SYARIAH TAGIHAN BERSIH SEBELUM MRK MRK TAGIHAN BERSIH SETELAH MRK (6) (7) (8) (9) (10) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 305
  302. j . Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk): Transaksi Repo LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 8. Risiko Kredit Pihak Lawan b. Transaksi Repo (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 NO. TRANSAKSI REPO KATEGORI PORTOFOLIO (1) NILAI WAJAR SSB REPO KEWAJIBAN REPO TAGIHAN BERSIH ATMR (3) (4) (5) (6) (2) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - TOTAL - - - - 31 DESEMBER 2020 NO. (1) 306 TRANSAKSI REPO KATEGORI PORTOFOLIO NILAI WAJAR SSB REPO KEWAJIBAN REPO TAGIHAN BERSIH ATMR (3) (4) (5) (6) (2) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - TOTAL - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  303. Penunjang Bisnis k . Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk): Transaksi Reverse Repo LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 8. Risiko Kredit Pihak Lawan c. Transaksi Reverse Repo (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 NO. REVERSE REPO KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) TAGIHAN BERSIH NILAI MRK TAGIHAN BERSIH SETELAH MRK ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) (6) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - TOTAL - - - - 31 DESEMBER 2020 NO. REVERSE REPO KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) TAGIHAN BERSIH NILAI MRK TAGIHAN BERSIH SETELAH MRK ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) (6) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - TOTAL - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 307
  304. l . Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 9. Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit 31 DESEMBER 2021 NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) 0% 20% 25% 35% 50% 75% 100% 150% LAINNYA (3) (4) (5) (6) (8) (9) (10) (11) (12) (13) A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN 1 Tagihan Kepada Pemerintah 87.229.391 - - - - - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 605.620 6.205.905 - - 9.480.135 - - - 5.981.249 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - - - - - 4 Tagihan Kepada Bank 8.138 2.139.454 - - 115.718 - - - 485.750 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 620 7.677.574 7.385.463 12.742.096 - - - - 7.841.614 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - - - - 35.247 - 35.247 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 391 - - - 25.080.338 - - - 12.540.169 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 4.752.368 - - - 298.431 40.563.382 - - 30.571.752 9 Tagihan Kepada Korporasi 2.912.176 - - - 2.232.432 - 47.198.271 - 48.314.487 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 156 - - - - - 1.466.252 - 1.466.252 11 Aset Lainnya - - - - - - 4.799.055 - 4.799.055 95.508.860 16.022.933 7.385.463 12.742.096 37.207.054 40.563.382 53.498.825 - 112.035.575 Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 308 ATMR TAGIHAN BERSIH SETELAH MEMPERHITUNGKAN DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  305. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 BEBAN MODAL TAGIHAN BERSIH SETELAH MEMPERHITUNGKAN DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT (14) 0% 20% 25% 35% 50% 75% 100% 150% LAINNYA (15) (16) (17) (18) (20) (21) (22) (23) (24) ATMR BEBAN MODAL (25) (26) - 68.196.312 - - - - - - - - - 478.500 711.024 8.550.155 - - 10.860.452 - - - 7.140.257 571.221 - - - - - - - - - - - 38.860 48.966 9.080.865 - - 280.550 - - - 1.956.448 156.516 627.329 789 6.875.427 6.851.057 18.758.684 - - - - 9.653.389 772.271 2.820 15.290 - - - - - 480.762 - 480.762 38.461 1.003.214 388 - - - 23.340.512 - - - 11.670.256 933.620 2.445.740 4.230.715 - - - 236.894 26.147.513 - - 19.729.082 1.578.327 3.865.159 2.073.000 486.141 - - 2.199.112 - 43.308.306 35.731 44.558.687 3.564.695 117.300 338 - - - - - 688.876 - 688.876 55.110 383.924 - - - - - - 4.400.582 - 4.400.582 352.047 8.962.846 75.276.822 24.992.588 6.851.057 18.758.684 36.917.520 26.147.513 48.878.526 35.731 100.278.339 8.022.268 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 309
  306. 31 DESEMBER 2021 NO . KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) ATMR TAGIHAN BERSIH SETELAH MEMPERHITUNGKAN DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT 0% 20% 25% 35% 50% 75% 100% 150% LAINNYA (3) (4) (5) (6) (8) (9) (10) (11) (12) (13) B EKSPOSUR LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - 429 - - 26.367 - - - 13.269 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - - - - - - - - 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - - - - - - - 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 2.615 - - - - 1.266.427 - - 949.820 9 Tagihan Kepada Korporasi 5.780 - - - 10.033 - 809.654 - 814.671 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - 8.395 429 - - 36.400 1.266.427 809.654 - 1.777.760 Total Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi 31 DESEMBER 2021 310 NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) ATMR TAGIHAN BERSIH SETELAH MEMPERHITUNGKAN DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT 0% 20% 25% 35% 50% 75% 100% 150% LAINNYA (3) (4) (5) (6) (8) (9) (10) (11) (12) (13) C EKSPOSUR AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - - - - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - - - - - Total Eksposur Counterparty Credit Risk - - - - - - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  307. Penunjang Bisnis 31 DESEMBER 2020 BEBAN MODAL TAGIHAN BERSIH SETELAH MEMPERHITUNGKAN DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT (14) 0% 20% 25% 35% 50% 75% 100% 150% LAINNYA (15) (16) (17) (18) (20) (21) (22) (23) (24) ATMR BEBAN MODAL (25) (26) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 1.062 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 75.986 145.230 - - - - 1.220.719 - - 915.539 73.243 65.174 34.212 - - - - - 787.144 - 787.144 62.972 - - - - - - - - - - - 142.222 179.442 - - - - 1.220.719 787.144 - 1.702.683 136.215 31 DESEMBER 2020 BEBAN MODAL TAGIHAN BERSIH SETELAH MEMPERHITUNGKAN DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT (14) 0% 20% 25% 35% 50% 75% 100% 150% LAINNYA (15) (16) (17) (18) (20) (21) (22) (23) (24) ATMR BEBAN MODAL (25) (26) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 311
  308. m . Pengungkapan Tagihan Bersih Dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 10.Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit 31 DESEMBER 2021 TAGIHAN BERSIH DAN TEKNIK MRK NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) AGUNAN GARANSI ASURANSI PEMBIAYAAN (3) (4) (5) (6) A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN 1 Tagihan Kepada Pemerintah 87.229.391 - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.291.661 605.620 - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 7 2.263.310 8.138 - 27.805.755 621 - - 35.247 - - - Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 25.080.728 391 - - 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 45.614.182 5.050.799 - - 9 Tagihan Kepada Korporasi 52.342.879 2.912.176 - - 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.466.407 156 - - 11 Aset Lainnya Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 8.918.958 - - - 267.048.518 8.577.901 - - B EKSPOSUR LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank 26.796 - - - 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - - - 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - - 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - - 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 1.269.042 2.615 - - 9 Tagihan Kepada Korporasi 825.467 5.780 - - 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - 2.121.305 8.395 - - Total Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi 312 BAGIAN YANG DIJAMIN DENGAN TAGIHAN BERSIH C EKSPOSUR AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - Total Eksposur Counterparty Credit Risk - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  309. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 TAGIHAN BERSIH DAN TEKNIK MRK LAINNYA (7) BAGIAN YANG DIJAMIN DENGAN BAGIAN YANG TIDAK DIJAMIN TAGIHAN BERSIH AGUNAN (8)=(3)[(4)+(5)+(6)+(7) (9) (10) GARANSI ASURANSI PEMBIAYAAN LAINNYA (11) (12) (13) BAGIAN YANG TIDAK DIJAMIN (14)=(9)[(10)+(11)+ (12)+(13) 87.229.391 68.196.312 - - - 68.196.312 15.686.041 20.121.631 711.024 - - 19.410.607 - - - - - - 2.255.172 9.410.380 48.966 - - 9.361.414 27.805.134 32.485.956 789 - - 32.485.167 35.247 496.052 15.290 - - 480.762 25.080.337 23.340.900 388 - - 23.340.512 40.563.383 30.615.123 4.467.609 - - 26.147.514 49.430.703 48.102.290 2.073.000 - - 46.029.290 1.466.251 689.215 338 - - 688.877 8.918.958 7.581.321 - - - 7.581.321 258.470.617 241.039.180 7.317.404 - - 233.721.776 - - - - - - - - - - - - - - - - - - 26.796 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 1.266.427 1.365.948 145.230 - - 1.220.718 819.687 821.357 34.212 - - 787.145 - - - - - - 2.112.910 2.187.305 179.442 - - 2.007.863 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 313
  310. n . Pengungkapan Transaksi Sekuritisasi Aset LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 11.Transaksi Sekuritisasi Aset 31 DESEMBER 2021 TRANSAKSI SEKURITISASI ASET NO. EKSPOSUR SEKURITISASI NILAI ASET YANG DISEKURITISASI (1) 1 2 (2) Bank bertindak sebagai kreditur awal - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) (3) NILAI ASET YANG DISEKURITISASI YANG MENGALAMI PENURUNAN NILAI TELAH JATUH TEMPO BELUM JATUH TEMPO (4) (5) - Bank bertindak sebagai penyedia kredit pendukung: - - - a. Fasilitas penanggung risiko pertama - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - b. Fasilitas penanggung risiko kedua - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - 3 Bank bertindak sebagai penyedia fasilitas likuiditas - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - 4 Bank bertindak sebagai penyedia jasa - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - 5 Bank bertindak sebagai bank kustodian - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - 6 Bank bertindak sebagai pemodal - - - a. Senior trache - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - b. Junior trache - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - 31 DESEMBER 2020 TRANSAKSI SEKURITISASI ASET NO. EKSPOSUR SEKURITISASI NILAI ASET YANG DISEKURITISASI (1) 1 2 Bank bertindak sebagai kreditur awal - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) (3) TELAH JATUH TEMPO BELUM JATUH TEMPO (4) (5) - Bank bertindak sebagai penyedia kredit pendukung: - - - a. Fasilitas penanggung risiko pertama - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - b. Fasilitas penanggung risiko kedua - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - 3 Bank bertindak sebagai penyedia fasilitas likuiditas - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - 4 Bank bertindak sebagai penyedia jasa - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - 5 Bank bertindak sebagai bank kustodian - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - 6 314 (2) NILAI ASET YANG DISEKURITISASI YANG MENGALAMI PENURUNAN NILAI Bank bertindak sebagai pemodal - - - a. Senior trache - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - b. Junior trache - Jenis eksposur (contoh: tagihan beragun rumah tinggal) - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  311. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) PENGURANG MODAL LABA/RUGI DARI AKTIVITAS SEKURITISASI ATMR (6) (7) (8) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - PENGURANG MODAL LABA/RUGI DARI AKTIVITAS SEKURITISASI ATMR (6) (7) (8) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 315
  312. o . Pengungkapan Ringkasan Aktivitas Transaksi Sekuritisasi Aset Bertindak sebagai Kreditur Awal LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 12.Transaksi Sekuritisasi Aset dalam Hal BUS Bertindak Sebagai Kreditur Awal 31 DESEMBER 2021 NO. TRANSAKSI SEKURITISASI ASET KREDITUR AWAL UNDERLYING ASSET (1) NILAI ASET YANG DISEKURITISASI KEUNTUNGAN/ KERUGIAN PENJUALAN (3) (4) (2) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - 4 Tagihan Kepada Bank - - 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - 9 Tagihan Kepada Korporasi - - 10 Aset Lainnya - - TOTAL - - p. Pengungkapan Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 13.Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar a. Laporan Eksposur Aset di Laporan Posisi Keuangan 31 DESEMBER 2021 NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) TAGIHAN BERSIH ATMR SEBELUM MRK ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) 1 Tagihan Kepada Pemerintah 87.229.391 - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.291.661 6.196.192 5.981.249 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - 4 Tagihan Kepada Bank 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial 35.247 35.247 35.247 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 25.080.728 12.540.364 12.540.169 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 45.614.182 34.210.636 30.571.752 9 Tagihan Kepada Korporasi 52.342.879 51.226.663 48.314.487 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.466.407 1.466.408 1.466.252 11 Aset Lainnya 8.918.958 - 4.799.055 267.048.518 114.007.081 112.035.575 TOTAL 316 EKSPOSUR ASET NERACA PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 2.263.310 489.819 485.750 27.805.755 7.841.752 7.841.614
  313. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 TRANSAKSI SEKURITISASI ASET KREDITUR AWAL NILAI ASET YANG DISEKURITISASI KEUNTUNGAN/ KERUGIAN PENJUALAN (5) (6) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 EKSPOSUR ASET NERACA TAGIHAN BERSIH ATMR SEBELUM MRK ATMR SETELAH MRK (6) (7) (8) 68.196.312 - - 20.121.631 7.407.902 7.140.257 - - - 9.410.380 1.980.931 1.956.448 32.485.956 9.653.591 9.653.389 496.052 496.052 480.762 23.340.900 11.670.450 11.670.256 30.615.123 22.961.342 19.729.082 48.102.290 46.631.686 44.558.687 689.215 689.214 688.876 7.581.321 - 4.400.582 241.039.180 101.491.168 100.278.339 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 317
  314. LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A . RISIKO KREDIT 13.Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar b. Laporan Eksposur Tagihan Komitmen dan Kontinjensi di Laporan Komitmen dan Kontinjensi 31 DESEMBER 2021 NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) EKSPOSUR KOMITMEN DAN KONTINJENSI TAGIHAN BERSIH ATMR SEBELUM MRK ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - 4 Tagihan Kepada Bank 26.796 13.269 13.269 5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - - 6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - 7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - 8 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 1.269.042 951.782 949.820 9 Tagihan Kepada Korporasi 825.467 820.450 814.671 10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo TOTAL - - - 2.121.305 1.785.501 1.777.760 c. Laporan Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk) 31 DESEMBER 2021 NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) (2) TAGIHAN BERSIH ATMR SEBELUM MRK ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) 1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - 2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - 3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - 4 Tagihan Kepada Bank - - - 5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - 6 Tagihan Kepada Korporasi TOTAL 318 EKSPOSURE RISIKO KREDIT CCR PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 - - - - - -
  315. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 EKSPOSUR KOMITMEN DAN KONTINJENSI TAGIHAN BERSIH ATMR SEBELUM MRK ATMR SETELAH MRK (6) (7) (8) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 1.365.948 1.024.461 915.539 821.357 821.357 787.144 - - - 2.187.305 1.845.818 1.702.683 (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 EKSPOSURE RISIKO KREDIT CCR TAGIHAN BERSIH ATMR SEBELUM MRK ATMR SETELAH MRK (6) (7) (8) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 319
  316. LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A . RISIKO KREDIT 13.Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar d. Laporan Eksposure yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Penyelesaian (Settlement Risk) 31 DESEMBER 2021 NO. KATEGORI PORTOFOLIO (1) 1 2 EKSPOSUR RISIKO KREDIT SETTLEMENT RISK (2) NILAI EKSPOSUR FAKTOR PENGURANG MODAL ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) Delivery versus payment - - a. Beban modal 8% (5-15 hari) - - b. Beban modal 50% (16-30 hari) - - c. Beban modal 75% (31-45 hari) - - d. Beban modal 100% (lebih dari 45 hari) - - Non-delivery versus payment TOTAL - - - - - LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 13.Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar e. Laporan Eksposur Sekuritisasi NO. JENIS TRANSAKSI (1) (2) 31 DESEMBER 2021 31 DESEMBER 2020 EKSPOSUR SEKURITISASI EKSPOSUR SEKURITISASI FAKTOR PENGURANG MODAL ATMR SETELAH MRK FAKTOR PENGURANG MODAL ATMR SETELAH MRK (3) (4) (5) (6) 1 Fasilitas Pembiayaan Pendukung yang memenuhi persyaratan - - - - 2 Fasilitas Pembiayaan Pendukung yang tidak memenuhi persyaratan - - - - 3 Fasilitas Pembiayaan yang memenuhi persyaratan 4 Fasilitas Pembiayaan yang tidak memenuhi persyaratan - - - - 5 Pembelian Efek Beragun Aset yang memenuhi persyaratan - - - - 6 Pembelian Efek Beragun Aset yang tidak memenuhi persyaratan - - - - 7 Eksposur Sekuritisasi yang tidak tercakup dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum TOTAL 320 (dalam jutaan Rupiah) PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 - - - - - - - -
  317. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 EKSPOSUR RISIKO KREDIT SETTLEMENT RISK NILAI EKSPOSUR FAKTOR PENGURANG MODAL ATMR SETELAH MRK (6) (7) (8) - - - - - - - - - - - - - - - LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 A. RISIKO KREDIT 13.Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar f. Laporan Total Pengukuran Risiko Kredit (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 TOTAL ATMR RISIKO KREDIT 31 DESEMBER 2020 113.813.335 101.981.022 - - TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 B. RISIKO PASAR (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2021 NO. JENIS RISIKO (1) 1 31 DESEMBER 2020 BANK BANK BEBAN MODAL ATMR BEBAN MODAL ATMR (3) (4) (5) (6) (2) Risiko Benchmark Suku Bunga 2.985 37.312 2.574 32.173 a. Risiko Spesifik - - - - b. Risiko Umum 2.985 37.312 2.574 32.173 2 Risiko Nilai Tukar 5.328 66.601 25.712 321.400 3 Risiko Ekuitas 1) 4 Risiko Komoditas 1) 8.313 103.913 28.286 353.573 TOTAL Keterangan: 1) : Untuk BUS yang memiliki perusahaan anak yang memiliki eksposur risiko dimaksud PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 321
  318. r . Pengungkapan Profil Maturitas Rupiah LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 C. RISIKO LIKUIDITAS 1. LAPORAN PENGUNGKAPAN PROFIL MATURITAS RUPIAH 31 DESEMBER 2021 NO. POS-POS (1) I (2) JATUH TEMPO *) SALDO (3) ≤ 1 BULAN > 1 BULAN S.D. 3 BULAN > 3 BULAN S.D. 6 BULAN (4) (5) (6) LAPORAN POSISI KEUANGAN A.Aset 1.Kas 2. Penempatan pada Bank Indonesia 257.921.977 6.719.780 3.798.257 2.620.957 4.032.230 4.032.230 - - 19.997.470 - - - 3. Penempatan pada bank lain 561.799 - - - 4. Surat berharga yang dimiliki 66.958.932 - - - 101.050.824 393.279 269.410 604.968 - - - - 5.Piutang: a. Piutang murabahah (gross) b. Piutang salam c. Piutang istishna’ d.Piutang qardh 6. Pembiayaan bagi hasil: - 359 - - - 7.951.117 1.894.804 3.375.280 1.534.569 - a.Pembiayaan mudharabah 1.628.437 32.298 149.239 405.855 b. Pembiayaan musyarakah 54.377.076 - - 44.363 1.001.567 5.003 4.328 31.202 362.166 362.166 - - 233.467.740 138.798.892 95.220 81.040 a. Giro wadiah 20.059.039 20.059.039 - - b.Deposito mudharabah 94.363.263 360.403 89.793 79.919 c. Tabungan wadiah 34.824.777 34.824.777 - - d.Tabungan mudharabah 64.284.010 64.284.010 - - e.Lainnya 12.942.306 12.942.306 - - - - - - 3. Liabilitas kepada bank lain 1.195.887 693.183 4.530 499 4. Surat berharga yang diterbitkan 1.375.000 1.375.000 - - - - - - 4.423.458 4.260.174 897 622 7. Pembiayaan sewa 8. Aset lainnya B.Liabilitas 1. Dana pihak ketiga 2. Liabilitas kepada Bank Indonesia 5. Pembiayaan yang diterima 6. Liabilitas lainnya II LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 1. Kewajiban komitmen 2.008.487 - - - 2. Kewajiban kontinjensi 1.127.770 - - - 24.454.237 (132.079.112) 3.703.037 2.539.917 Selisih (A-B) 322 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  319. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 JATUH TEMPO *) SALDO > 6 BULAN S.D. 12 BULAN >12 BULAN (7) (8) (3) ≤ 1 BULAN > 1 BULAN S.D. 3 BULAN > 3 BULAN S.D. 6 BULAN > 6 BULAN S.D. 12 BULAN >12 BULAN (4) (5) (6) (7) (8) 33.917.801 210.865.182 224.277.979 36.535.760 16.231.691 14.591.523 9.111.278 147.807.727 - - 2.959.922 2.959.922 - - - - 19.997.470 - 16.195.526 9.537.087 1.978.516 3.179.923 1.500.000 - 549.605 12.194 1.624.699 1.624.699 - - - - 10.526.635 56.432.297 48.613.723 15.837.167 3.573.079 6.752.839 548.000 21.902.638 1.815.544 97.967.623 89.438.045 356.099 550.835 667.236 2.075.938 85.787.937 - - - - - - - - - 359 637 112 - 11 - 514 144.797 1.001.667 9.270.400 2.335.938 4.334.564 1.408.318 277.688 913.892 329.414 711.631 2.670.982 41.966 274.112 294.066 932.500 1.128.338 528.055 53.804.658 51.319.335 3.181.452 5.515.226 2.283.956 3.742.754 36.595.947 26.281 934.753 1.525.085 1.693 5.359 5.174 34.398 1.478.461 - - 659.625 659.625 - - - - 13.701.540 80.791.048 202.242.054 177.031.439 14.624.116 4.133.709 6.451.748 1.042 - - 21.242.916 21.242.916 - - - - 13.516.526 80.316.622 80.353.678 55.486.387 14.462.227 4.009.711 6.394.551 802 - - 29.458.369 29.458.369 - - - - - - 58.336.415 58.336.415 - - - - - - 4.953.829 4.953.829 - - - - - - - - - - - - 182.955 314.720 1.222.342 1.114.323 29.058 21.764 57.197 - - - 2.030.000 2.030.000 - - - - - - - - - - - - 2.059 159.706 4.644.505 4.409.200 132.831 102.234 - 240 - 2.008.487 1.946.681 33.278 - - 1.588 1.911.816 24.954 1.102.816 1.715.516 427.469 333.416 179.834 272.978 501.819 20.216.261 130.074.134 22.035.925 (140.495.679) 1.607.575 10.457.814 2.659.530 147.806.685 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 323
  320. s . Pengungkapan Profil Maturitas Valuta Asing LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 C. RISIKO LIKUIDITAS 2. LAPORAN PENGUNGKAPAN PROFIL MATURITAS VALUTA ASING 31 DESEMBER 2021 NO. POS-POS ≤ 1 BULAN > 1 BULAN S.D. 3 BULAN > 3 BULAN S.D. 6 BULAN (4) (5) (6) 7.367.104 264.667 545.806 746.882 87.673 87.673 - - 566.110 - - - 3. Penempatan pada bank lain 1.161.990 - - - 4. Surat berharga yang dimiliki 773.213 - - - 131.076 - - - - - - - (1) I JATUH TEMPO *) SALDO (2) (3) LAPORAN POSISI KEUANGAN A.Aset 1.Kas 2. Penempatan pada Bank Indonesia 5.Piutang: a. Piutang murabahah (gross) b. Piutang salam c. Piutang istishna’ - - - - 1.468.114 175.426 545.806 746.882 a.Pembiayaan mudharabah - - - - b. Pembiayaan musyarakah 3.177.360 - - - 1.568 1.568 - - - - - - 6.807.407 2.993.911 491 463 a. Giro wadiah 2.352.575 2.352.575 - - b.Deposito mudharabah 3.820.519 7.023 491 463 11.499 11.499 - - d.Tabungan mudharabah 254.357 254.357 - - e.Lainnya d.Piutang qardh 6. Pembiayaan bagi hasil: 7. Pembiayaan sewa 8. Aset lainnya B.Liabilitas 1. Dana pihak ketiga c. Tabungan wadiah 339.013 339.013 - - 2. Liabilitas kepada Bank Indonesia - - - - 3. Liabilitas kepada bank lain - - - - 4. Surat berharga yang diterbitkan - - - - 5. Pembiayaan yang diterima - - - - 29.444 29.444 - - 6. Liabilitas lainnya II LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 1. Kewajiban komitmen 324 1.119.394 - - - 2. Kewajiban kontinjensi 559.697 - - - Selisih (A-B) 559.697 (2.729.244) 545.315 746.419 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  321. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 JATUH TEMPO *) SALDO > 6 BULAN S.D. 12 BULAN >12 BULAN (7) (8) (3) ≤ 1 BULAN > 1 BULAN S.D. 3 BULAN > 3 BULAN S.D. 6 BULAN > 6 BULAN S.D. 12 BULAN >12 BULAN (4) (5) (6) (7) (8) 1.514.312 4.295.437 15.303.545 12.644.915 93.842 166.219 3.732 2.394.837 - - 220.817 220.817 - - - - 352.322 213.788 5.332.407 5.332.407 - - - - 1.161.990 - 7.090.093 7.090.093 - - - - - 773.213 596.771 - 87.411 - - 509.360 - 131.076 261 - - - - 261 - - - - - - - - - - - - - - - - - - 10.455 1.598 6.431 1.035 281 1.110 - - - - - - - - - - 3.177.360 2.029.198 - - 165.184 - 1.864.014 - - 23.543 - - - 3.451 20.092 - - - - - - - - 225.886 3.586.656 15.596.325 14.877.155 502.012 91.230 125.928 - - - 9.579.697 9.579.697 - - - - 225.886 3.586.656 5.315.618 4.596.448 502.012 91.230 125.928 - - - 122.601 122.601 - - - - - - 148.979 148.979 - - - - - - 394.055 394.055 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 35.375 35.375 - - - - - 3.926 8.736 8.039 697 - - - - 532.659 297.737 20.098 - 148.931 50.418 78.291 1.288.426 708.781 (292.780) (2.232.240) (408.170) 74.989 (122.196) 2.394.837 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 325
  322. t . Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk POSISI 31 DESEMBER 2021 DAN 2020 D. RISIKO OPERASIONAL 31 DESEMBER 2021 NO. PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN (1) (2) 1 Pendekatan indikator standar “PENDAPATAN BRUTO (RATA-RATA 3 TAHUN TERAKHIR)” BEBAN MODAL ATMR (3) (4) (5) - - - TOTAL O. Profil Risiko Profil risiko merupakan hasil penilaian terhadap risiko inheren dan kualitas penerapan mananjemen risiko dalam aktivitas operasional Bank. Penilaian profil risiko bertujuan untuk memberikan informasi kepada seluruh stakeholder mengenai kondisi risiko usaha dan potensi kerugian yang dihadapi Bank di masa yang akan datang dalam periode tertentu. Penilaian risiko dilakukan secara mandiri (self assessment). Peringkat komposit profil risiko Bank per 31 Desember 2021 adalah 2 dengan predikat risiko inheren Low to Moderate, dan predikat kualitas penerapan manajemen risiko adalah Satisfactory. NO. 326 RISIKO INHERENT RISK KUALITAS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO NET RISK 1. Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory 2 2. Risiko Pasar Low Satisfactory 1 3. Risiko Likuiditas Low Satisfactory 1 4. Risiko Operasional Moderate Satisfactory 2 5. Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory 2 6. Risiko Reputasi Low to Moderate Satisfactory 2 7. Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory 2 8. Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2 9. Risiko Investasi Moderate Satisfactory 2 10. Risiko Imbal Hasil Low to Moderate Satisfactory 2 Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021
  323. Penunjang Bisnis (dalam jutaan Rupiah) 31 DESEMBER 2020 “PENDAPATAN BRUTO (RATA-RATA 3 TAHUN TERAKHIR)” BEBAN MODAL ATMR (6) (7) (8) 10.970.433 1.645.565 20.569.561 Pada tahun 2021, Regulator menerbitkan beberapa peraturan yang berpengaruh terhadap aktivitas/ kegiatan Bank, yaitu: 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/ POJK.03/2021 tentang Bank Umum 2.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 13/ POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum 3.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 17/ POJK.03/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Keuangan No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 4.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 26/ POJK.03/2021 tentang Batas Maksimum Penyaluran Dana dan Penyaluran Dana Besar bagi Bank Umum Syariah 5. Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/5/PBI/2021 tentang Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah 6. Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran 7. Peraturan Bank Indonesia No. 23 /10/PBI/2021 tentang Pasar Uang. 8. Peraturan Bank Indonesia No. 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. 9. Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/16/PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/3/PBI/2018 tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 10.Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/17/PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 11.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 3/ SEOJK.03/2021 tentang Pelaporan dan Permintaan Informasi Debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan 12.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ SEOJK.03/2021 tentang Rencana Bisnis Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah 13.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/ SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik 14.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/ SEOJK.04/2021 tentang Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Ketentuan Terkait Pengelolaan Investasi dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona Virus Disease 2019. 15.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 24/ SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum 16. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (PADG) Nomor 23/8/PADG/2021 tentang Perubahan atas PADG Nomor 21/18/PADG/2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code Untuk Pembayaran. 17. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/11/ PADG/2021 tentang Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 327
  324. 18 . Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/17/PADG/2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia 19.Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 23/25/ PADG/2021 tentang Penyelenggaraan Bank Indonesia-Fast payment (BI-FAST) 20. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/26/PADG/2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/25/ PADG/2019 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PADG Perubahan Ketiga LTV/FTV dan Uang Muka). 21. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/27/PADG/2021 tentang Perubahan Ketujuh atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 20/10/PADG/2018 tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 22. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/28/PADG/2021 tentang Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/4/ PADG/2019 tentang Pelaporan Kegiatan Lalu Lintas Devisa Berupa Utang Luar Negeri dan Transaksi Partisipasi Risiko 23. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/29/ PADG/2021 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 20/15/ PADG/2018 tentang Penyelenggaraan Setelmen Dana Seketika Melalui Sistem Bank Indonesia-Real Time Gross Settlement 24. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/30/PADG/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 22/22/ 328 PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 PADG/2020 tentang Instrumen Operasi Pasar Terbuka 25. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23/31/PADG/2021 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 26.Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (PLPS) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Rencana Resolusi Bagi Bank Umum. Bank mengantisipasi terbitnya regulasi baru dengan: mengkinikan prosedur, kebijakan, dan limit Bank sesuai dengan regulasi terkini serta menyelaraskan mekanisme sistem pelaporan Bank dengan sistem pelaporan regulator. Mengantisipasi pemberlakukan ketentuan mengenai Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM), BSI mulai mengidentifikasi dan menetapkan strategi penyaluran pembiayaan Pembiayaan Inklusif Makroprudensial. Hal ini untuk memenuhi ketentuan rasio RPIM yang ditetapkan secara bertahap mulai tahun 2022 oleh regulator
  325. Penunjang Bisnis P . Rencana Pengembangan Manajemen Risiko Pengembangan manajemen risiko diselaraskan dengan perkembangan bisnis Bank, kondisi internal dan eksternal termasuk adanya regulasi baru. Rencana pengembangan manajemen risiko yang akan dilakukan pada tahun 2022 antara lain: 1.Organisasi Penguatan organisasi DCOR dan RBC melalui pembentukan organ Senior Operational Risk Head 2. Tools dan Metodologi Pengembangan dan penguatan risk tools dan metodologi melalui antara lain: a. Pengembangan metodologi portfolio guideline, CKPN, stress test. b.Implementasi portfolio & Risk Integration system c. Implementasi operational risk, market risk & Liquidity risk management system d.Implementasi rating system pembiayaan wholesale dan new Scoring Model e.Implementasi Anti Fraud Management System f. Pengembangan Pipeline Management System pada Wholesale Alliance Integrated System Q. Konsolidasi dan Integrasi Manajemen Risiko dengan Perusahaan Induk Bank melakukan konsolidasi penerapan manajemen risiko dengan perusahaan induk yang menjadi entitas utama dalam rangka mensinergikan dan mengintegrasikan penerapan manajemen risiko antara perusahaan anak dan perusahaan induk (Bank Mandiri). Konsolidasi dan integrasi ditujukan untuk penguatan pengelolaan risiko secara internal dan memenuhi ketentuan regulator. Konsolidasi dan integrasi penerapan manajemen risiko tersebut mencakup konsolidasi sistem akuntansi dan sistem informasi manajemen risiko, sinkronisasi arsitektur kebijakan dan prosedur operasional bank serta tools dan metodologi manajemen risiko. Secara berkala Bank bersama perusahaan induk menyelenggarakan Integrated Risk Management Forum dan Annual Integrated Risk and Governance Conference, serta forum konsultasi/ sharing dan diskusi lainnya sesuai kebutuhan. PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK • Laporan Tahunan 2021 329
  326. TATA KELOLA PERUSAHAAN Penerapan GCG mampu menciptakan keselarasan antara tujuan Bank dengan tujuan para pemangku kepentingan . Penerapan GCG di BSI menciptakan keselarasan antara tujuan Bank dengan tujuan para pemangku kepentingan dapat terjalin dengan baik, sehingga menciptakan iklim bisnis yang kondusif,
  327. Tata Kelola Perusahaan Sebagai wujud dari komitmen penerapan GCG , BSI telah melaksanakan penilaian mandiri untuk pelaksanaan tata kelola terintegrasi. 332 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  328. Tata Kelola Perusahaan DASAR PENERAPAN GCG PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) memiliki komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan di lingkungan Bank. BSI meyakini, melalui penerapan prinsip GCG, Bank akan menjalankan sistem perbankan yang sehat serta patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya di bidang syariah. Penerapan GCG juga menciptakan keselarasan antara tujuan Bank dengan tujuan para pemangku kepentingan terjalin dengan baik. Hal itu akan menciptakan iklim bisnis yang kondusif, sehingga BSI mampu mencapai tujuan usaha yang ditargetkan secara berkesinambungan. Untuk itu, implementasi GCG harus dilakukan secara terarah dan terencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku, berkesinambungan dan melibatkan seluruh elemen perusahaan. Penerapan prinsip-prinsip GCG di lingkungan BSI mengacu pada peraturan perundang-undangan, antara lain: A.Dasar 1. Al-Qur’an dan Al – Hadits. 2.Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berikut segala perubahannya. 3.Undang-Undang No.21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah berikut segala perubahannya. 4.Peraturan Bank Indonesia No.11/3/PBI/2009 tanggal 29 Januari 2009 tentang Bank Umum Syariah berikut segala perubahannya. 5.Peraturan Bank Indonesia No.11/33/PBI/2009 tanggal 07 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahannya. 6.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/ POJK.03/2016 Tahun 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. 7.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 5/ POJK.03/2016 Tentang Rencana Bisnis Bank. 8.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/ POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan berikut segala perubahanya. 9.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/ POJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahannya. 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 6/ POJK.03/2015 tentang Transparansi dan publikasi Laporan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahannya 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 65/ POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahan dan ketentuan pelaksanaannya berikut segala perubahannya. 12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/ POJK.03/2016 tentang Perubahan atas POJK No. 6/POJK.03/2015 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahanya 13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 10/ POJK.04/2017 tentang Perubahan atas POJK No. 32/POJK.04/2014 tentang rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka berikut segala perubahanya. 14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46 / POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum berikut segala perubahanya. 15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 39/ POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum berikut segala perubahannya. 16. Surat Edaran Bank Indonesia No.11/9/DPbS tanggal 07 April 2009 tentang Bank Umum Syariah berikut segala perubahannya. 17. Surat Edaran Bank Indonesia No.12/13/DPbS tanggal 30 April 2010 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahannya. 18.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39 / SEOJK.03/2016 Tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank. 19. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.10/ SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala perubahanya. 20.Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 10/ SEOJK.03/2017 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan BUS dan UUS berikut segala perubahanya. 21. Himpunan Fatwa Dewan Syariah (DSN). 22. Anggaran Dasar. 23. Kebijakan Manajemen Risiko. 24. Kebijakan Sistem Pengendalian Intern. 25.Pedoman Tata Kelola Teritegrasi Bank Mandiri dengan Perusahaan Anak. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 333
  329. B . Prinsip / Asas 1.Keterbukaan (Transparency) a.Mengungkapkan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan (stakeholders). b. Memiliki Kebijakan Perusahaan yang tertulis dan dikomunikasikan kepada stakeholders yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut. c.Menerapkan prinsip keterbukaan dengan tetap memperhatikan ketentuan perundangundangan yang berlaku dan rahasia jabatan. 2.Akuntabilitas (Accountability) a. Sasaran usaha dan strategi dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholders. b. Tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi masing-masing organ anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi serta seluruh jajaran di bawahnya yang selaras dengan visi, misi, nilai-nilai Perusahaan, sasaran usaha dan strategi Perusahaan. c.Masing-masing anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi maupun seluruh jajaran di bawahnya mempunyai kompetensi sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan. d. Check and balance system dilaksanakan dalam pengelolaan perusahaan. e. Kinerja berdasarkan ukuran yang disepakati secara konsisten dengan nilai perusahaan, sasaran usaha dan strategi serta reward and punishment system. 334 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 3. Pertanggungjawaban (Responsibility) Dalam menjalankan operasionalnya, Bank wajib bertanggung jawab dengan berpegang pada prinsip kehati-hatian dan menjamin kepatuhan terhadap prinsip syariah, peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial secara wajar. 4. Profesional (Professional) a. Menghindari dominasi yang tidak wajar oleh stakeholders dan tidak terpengaruh oleh kepentingan sepihak serta terbebas dari benturan kepentingan (conflict of interest). b. Mengambil keputusan secara obyektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun. 5. Kewajaran dan Kesetaraan (Fairness) a. Memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment). b.Memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholders untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan Bank. c. Memiliki kompetensi yang memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Kelima prinsip tersebut di atas disingkat dengan TARProF. Atas kelimat prinsip tersebut, Prinsip –prinsip Syariah diterapkan oleh Bank dijiwai oleh sifat-sifat luhur Rasulullah SAW dalam bermuamalah, yaitu kejujuran (shiddiq), edukasi kepada masyarkat (tabligh), kepercayaan (amanah), dan pengelolaan secara profesional (fathanah)
  330. Tata Kelola Perusahaan STRUKTUR TATA KELOLA Penetapan struktur tata kelola di BSI , antara lain mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Struktur Good Corporate Governance “BSI menggunakan Three Lines Model dalam membantu organisasi mengidentifikasi struktur dan proses yang efektif untuk memungkinkan pencapaian tujuan, dan memfasilitasi tata kelola dan manajemen risiko yang kuat.” Annual General Meeting Board of Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Remunerasi & Nominasi Komite Audit Board of Sharia Oversight Board of Director Business Committee ALCO IT Steering Committee Risk Management Committee Policy & Procedure Committee Human Capital Committee Identification, Measurement, Mitigation, Control Enterprise Risk Banking Procurement Management Operational (SKMR) Business Unit (Revenue Generating) Risk Taking Unit Operational Information Support Technology 1st Line Risk Owner Accountability & Reporting Legal Financial Strategy Human Capital Policy & Procedure Compliance (Satuan Kerja Kepatuhan) 2nd Line Independent Risk Management Delegation, Direction & Oversight Internal Audit 3rd Line Independent Assurance Alignment, Communication, Coordination & Collaboration Struktur GCG BSI secara garis besar terbagi atas Organ Utama dan Organ Pendukung, yang didukung dengan kebijakan dan prosedur. Struktur organisasi Tata Kelola Bank sebagai berikut: a. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS); b. Dewan Komisaris; c. Dewan Pengawas Syariah; d.Direksi; e. Komite-Komite di bawah Koordinasi Dewan Komisaris; dan f. Komite-Komite di bawah Koordinasi Direksi. Dewan Pengawas Syariah Organ Bank yang bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan prinsip syariah. Organ Utama BSI adalah sebagai berikut: Pelaksanaan Tata Kelola Bank dan Tata Kelola Terintegrasi yang baik antara lain diwujudkan dalam: 1.Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi; 2. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite-komite dan fungsi yang menjalankan pengendalian intern Bank; 3.Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; 4. Penerapan fungsi kepatuhan, audit intern, dan audit ekstern; 5. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank; dan 6. Penerapan fungsi manajemen risiko. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rapat Umum Pemegang Saham merupakan forum bagi Pemegang Saham untuk melakukan pembahasan dan pengambilan keputusan strategis dan penting, yang berkaitan dengan kepentingan usaha BSI dan didasarkan pada anggaran dasar serta peraturan perundang-undangan. Dewan Komisaris Dewan Komisaris adalah organ yang secara kolektif bertugas dan bertanggungjawab untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap berjalannya pengelolaan Perseroan serta memastikan terpenuhinya kepentingan para pemangku kepentingan berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola. Direksi Direksi adalah organ yang secara kolektif bertugas dan bertanggungjawab terhadap pengelolaan Perseroan sesuai dengan arah dan tujuan yang telah ditetapkan, serta bertindak atas nama Perseroan dalam urusan di dalam maupun di luar pengadilan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 335
  331. PEMEGANG SAHAM Hak Pemegang Saham Seluruh Pemegang Saham memiliki hak yang sama dalam memperoleh informasi terkait Perseroan . BSI juga memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh Pemegang Saham dalam memberikan informasi yang diperlukan oleh investor atau Pemegang Saham agar tidak terdapat informasi pihak dalam (inside information) yang hanya diketahui oleh Pemegang Saham Mayoritas. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, secara umum, Pemegang Saham memiliki hak untuk: 1. Menghadiri dan mengeluarkan suara dalam RUPS. 
 2. Menerima pembayaran Dividen dan sisa kekayaan hasil likuidasi. 
 3. Menjalankan hak lainnya berdasarkan Undang-undang. 
 4.Pemindahan hak atas saham sesuai ketentuan dalam Anggaran Dasar. 
 Informasi Pemegang Saham Utama dan Pengendali BSI merupakan salah satu entitas anak dari 3 (tiga) bank BUMN. Pemegang saham mayoritas Bank adalah PT Bank Mandiri Tbk (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), yang ketiganya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Hak Pemegang Saham terkait RUPS Mengacu pada Anggaran Dasar Bank Syariah Indonesia, peraturan perundang-undangan serta best practice, hak Pemegang Saham memiliki hak sebagai berikut: 1.Pemegang Saham baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPS. 2. Pemegang Saham dapat diwakili oleh Pemegang Saham lain atau pihak ketiga dengan surat kuasa dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Dalam RUPS tiap saham memberikan hak kepada pemiliknya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara. 4. Pemegang Saham yang berhak hadir dalam RUPS adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar Pemegang Saham Perseroan 1 (satu) hari kerja sebelum pemanggilan RUPS. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 50,83% 24,85% 17,25% RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memiliki wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan oleh undang-undang tersebut atau anggaran dasar. RUPS menjadi wadah bagi Pemegang Saham untuk menggunakan haknya, menjalankan wewenang, mengemukakan pendapat, memberikan suara serta meminta informasi tentang pengambilan keputusan strategis ataupun pengelolaan Perseroan. 336 Bank Syariah Indonesia membagi RUPS ke dalam 2 (dua) jenis, yaitu RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). RUPS Tahunan diselenggarakan setiap tahun, paling lambat 6 (enam) bulan sejak Tahun Buku Bank ditutup/berakhir. RUPSLB diselenggarakan sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan untuk membicarakan dan memutuskan mata acara rapat. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 5. Dalam hal terjadi ralat pemanggilan, Pemegang Saham yang berhak hadir dalam RUPS adalah Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam daftar Pemegang Saham Perseroan 1 (satu) hari kerja sebelum ralat pemanggilan RUPS. 6. Mengusulkan mata acara RUPS sesuai dengan 
ketentuan yang berlaku. 
 7. Memperoleh publikasi materi RUPS selambat- lambatnya pada 28 (dua puluh delapan) hari sebelum RUPS dilaksanakan. 

  332. Tata Kelola Perusahaan 8 . Memperoleh kesempatan untuk mengajukan 
pertanyaan dan/atau pendapat di tiap pembahasan 
mata acara RUPS. 
 9. Mendapatkan perlakuan yang sama dari BSI 
 10. Menominasikan calon Dewan Komisaris dan/ atau 
Direksi. 
 11.Mengangkat seorang anggota Direksi dan/atau 
Dewan Komisaris atau lebih untuk menambah jumlah anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang ada atau menggantikan anggota Direksi dan/ atau Dewan Komisaris yang diberhentikan sesuai ketentuan yang berlaku. 
 12. Memberhentikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada setiap waktu sebelum masa jabatannya berakhir melalui RUPS. 
 13.Memperoleh pembayaran dividen sesuai dengan tata cara dan ketentuan yang berlaku. 
 14. Melaksanakan hak dan/atau kewenangan lainnya berdasarkan Anggaran Dasar BSI dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk hak untuk berpartisipasi dalam otorisasi penambahan modal, perubahan anggaran dasar perusahaan, dan peralihan seluruh atau sebagian aset yang menyebabkan penjualan perusahaan. Tata Cara Pelaksanaan RUPS Pelaksanaan RUPS, antara lain mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham. Regulasi tersebut mengungkapkan, RUPS dapat dilakukan atas permintaan 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara, kecuali anggaran dasar menentukan jumlah yang lebih kecil. Sesuai dengan regulasi tersebut, tata cara atau proses penyelenggaraan RUPS mencakup: a.Pemberitahuan Direksi wajib menyampaikan pemberitahuan mata acara rapat dan surat tercatat dari Pemegang Saham kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman. b.Pengumuman Direksi menyampaikan pengumuman RUPS kepada Pemegang Saham paling lambat 15 (lima belas) hari terhitung sejak tanggal permintaan penyelenggaraan. Penyampaian pengumuman sedikitnya memuat: 1. ketentuan pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPS; 
 2. ketentuan pemegang saham yang berhak mengusulkan mata acara rapat; 
 3. tanggal penyelenggaraan RUPS; dan 
 4. tanggal pemanggilan RUPS. 
 c.Pemanggilan Pemanggilan RUPS kepada Pemegang Saham paling lambat 21 hari sebelum tanggal penyelenggaraan. Pemanggilan sedikitnya memuat: 1. Tanggal penyelenggaraan RUPS; 
 2. Waktu penyelenggaraan RUPS; 
 3. Tempat penyelenggaraan RUPS; 
 4. Ketentuan pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPS; 
 5. Mata acara rapat termasuk penjelasan atas setiap mata acara tersebut; 
 6.Informasi yang menyatakan bahan terkait mata 
acara rapat tersedia bagi pemegang saham sejak tanggal dilakukannya pemanggilan RUPS sampai dengan RUPS diselenggarakan; dan 
 7. Informasi bahwa pemegang saham dapat memberikan kuasa melalui e-RUPS. 
 d.Penyelenggaraan Pelaksanaan RUPS dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris. e. Risalah Rapat 1. Risalah RUPS disampaikan ke public paling lambat 2 (dua) hari keja setelah RUPS diselenggarakan. 2. Risalah RUPS disampaikan kepada OJK paling lambat 30 hari setelah RUPS diselenggarakan. Informasi yang disampaikan, sedikitnya memuat: a) Tanggal pelaksanaan RUPS, tempat pelaksanaan RUPS, waktu pelaksanaan RUPS, dan mata acara 
RUPS; 
 b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang 
hadir pada saat RUPS; c) Jumlah saham dengan hak suara yang sah yang 
hadir pada saat RUPS dan persentasenya dari jumlah seluruh saham yang mempunyai hak suara yang sah; 
 d) Ada tidaknya pemberian kesempatan kepada pemegang saham untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait mata acara rapat; 
 e) Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait mata acara rapat, jika pemegang saham diberi kesempatan; 
 f) Mekanisme pengambilan keputusan RUPS; 
 g) Hasil pemungutan suara yang meliputi jumlah suara setuju, tidak setuju, dan abstain untuk setiap mata acara rapat, jika pengambilan keputusan dilakukan 
 dengan pemungutan suara; 
 h) Keputusan RUPS; dan i) Pelaksanaan pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham yang berhak, jika terdapat keputusan RUPS terkait dengan pembagian dividen tunai. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 337
  333. PELAKSANAAN RUPS TAHUN 2021 Pada tahun 2021 , Bank menyelenggarakan RUPS sebanyak 2 (dua) kali yaitu, RUPS Tahunan pada tanggal 6 Mei 2021 dan dan RUPSLB pada 24 Agustus 2021. RUPS Tahunan Rangkaian Pelaksanaan RUPS PROSES TANGGAL REALISASI KETERANGAN Pemberitahuan 23 Maret 2021 Disampaikan kepada OJK melalui surat Nomor 01/719-3/DIR-CSG tanggal 23 Maret 2021 perihal Penyampaian Mata Acara RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Pengumuman 30 Maret 2021 • Pengumuman RUPST disampaikan melalui website Perseroan, website Bursa Efek Indonesia dan website KSEI. • Bukti pengumuman disampaikan kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia dalam bentuk surat nomor 01/148-3/CSG pada 30 Maret 2021. Pemanggilan 14 April 2021 • Pemanggilan RUPST disampaikan melalui website Perseroan, website Bursa Efek Indonesia dan website KSEI.Bukti pemanggilan disampaikan kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia dalam bentuk surat nomor 01/183-3/CSG pada 14 April 2021 • Saat pemanggilan, BSI telah menyerahkan Laporan Tahunan 3 Bank Peserta Penggabunngan Tanggal Pelaksanaan 6 Mei 2021 Penyampaian Risalah Ringkasan Risalah 10 Mei 2021 Ringkasan risalah disampaikan melalui website Perseroan, website Bursa Efek Indonesia dan website KSEI pada 10 Mei 2021 Akta Risalah 03 Juni 2021 Akta risalah disampaikan melalui surat nomor 01/1251-3/DIR-CSG dan 01/1150-3/DIR-CSG ke OJK pada tanggal 03 Juni 2021 PENGUMUMAN UNDANGAN PELAKSANAAN PENYAMPAIAN HASIL RUPS 30 Maret 2021 14 April 2021 6 Mei 2021 6 Mei 2021 Mata Acara/Agenda Agenda bahasan pada RUPS Tahunan adalah sebagai berikut: 1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 dari ketiga Bank Peserta Penggabungan, yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRIsyariah, termasuk penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2020. 2. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2020. 3. Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas, dan benefit lainnya) bagi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk Tahun Buku 2021, sebagaimana telah diangkat berdasarkan Akta No.38 tanggal 14 Januari 2021 yang dibuat oleh dan di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris Di Jakarta, dan penetapan Tantiem kepada Dewan Komisaris dan Direksi serta Bonus bagi Dewan Pengawas Syariah dari ketiga Bank Peserta Penggabungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. 4. Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2021. 5. Persetujuan Perubahan Susunan Dewan Pengawas Syariah sesuai rekomendasi Dewan Syariah Nasional MUI. 6. Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. 338 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  334. Tata Kelola Perusahaan Daftar Peserta RUPS Pada RUPS Tahunan tanggal 6 Mei 2021 , peserta yang hadir adalah: Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat Keputusan rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka dilakukan pemungutan suara. Untuk mata acara 1,2,3,4 dan 5 Rapat, sesuai dengan ketentuan pasal 16 ayat 2 huruf a angka (3) Anggaran Dasar Perseroan, Keputusan RUPS sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili dalam RUPS, kecuali Undang-Undang dan/atau Anggaran Dasar Perseroan menentukan bahwa keputusan adalah sah jika disetujui oleh jumlah kuorum keputusan yang lebih besar. Untuk mata acara 6 Rapat, sesuai dengan ketentuan Pasal 16 ayat 2 huruf b angka (2) Anggaran Dasar Perseroan, Keputusan RUPS sah jika disetujui oleh para pemegang saham lainnya dan/atau wakil mereka yang sah, yang bersama-sama mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS. Direksi: Direktur Utama : Hery Gunardi Wakil Direktur Utama I : Ngatari Wakil Direktur Utama II : Abdullah Firman Wibowo Direktur Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadewi Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho Direktur Wholesale & Transaction Banking: Kusman Yandi* Direktur Retail Banking : Kokok Alun Akbar* Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna* Direktur Information Technology : Achmad Syafii* Direktur Risk Management : Tiwul Widyastuti* Dewan Komisaris: Komisaris Utama Merangkap Komisaris : Mulya Effendi Siregar Independen Komisaris Independen : Bangun S. Kusmulyono Komisaris Independen : Komaruddin Hidayat Komisaris Independen : Eko Suwardi Komisaris Independen : Muhammad Arief Rosyid Hasan Komisaris : Suyanto* Komisaris : Masduki Baidlowi* Komisaris : Imam Budi Sarjito* Komisaris : Sutanto* Dewan Pengawas Syariah: Ketua Anggota Anggota : Mohamad Hidayat : Didin Hafidhuddin : Oni Sahroni* * hadir dalam Rapat melalui media video telekonferensi di ruang Rapat Direksi Wisma Mandiri I Lantai 3. Kehadiran Pemegang Saham RUPS Tahunan tersebut telah dihadiri oleh Pemegang Saham dan/atau Kuasa Pemegang Saham sejumlah 39.711.464.410 saham. Hak suara yang sah untuk jumlah saham tersebut setara dengan 96,7835592% dari seluruh hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, yaitu 41.031.208.943 saham, dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 13 April 2021 pukul 16.15 WIB. Kesempatan Mengajukan Tanggapan dan Hasil Pemungutan Suara dalam Rapat Dalam RUPS, para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait mata acara rapat dan/atau usulan keputusannya namun tidak terdapat pemegang saham atau kuasanya yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat (tanggapan) dalam rapat. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 339
  335. Pihak Independen dalam Penghitungan Suara BSI menggunakan pihak independen , yaitu Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan PT Datindo Entrycom dalam melakukan penghitungan dan/atau memvalidasi suara. Adapun pemberian suara secara elektronik dilakukan melalui system eASY KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Agenda, Keputusan dan Realisasi Agenda 1: Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 dari ketiga Bank Peserta Penggabungan, yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRIsyariah, termasuk penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2020. Keputusan: 1.Menyetujui Laporan Tahunan termasuk Laporan Tugas dan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, terhadap: - PT Bank BRIsyariah Tbk.; - PT Bank Syariah Mandiri, selaku Bank Peserta Penggabungan yang telah berakhir demi hukum pada Tanggal Efektif Penggabungan; dan - PT Bank BNI Syariah, selaku Bank Peserta Penggabungan yang telah berakhir demi hukum pada Tanggal Efektif Penggabungan. 2.Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) PT Bank BRIsyariah Tbk., yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. 3. Mengesahkan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh: - Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, & Surja (firma anggota jaringan Global Ernst & Young), sebagaimana laporannya Nomor: 00019/2.1032/ AU.1/07/1681-1/1/I/2021 Tanggal 26 Januari 2021, dengan opini “menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material”, untuk PT Bank BRIsyariah Tbk. - Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC), sebagaimana laporannya Nomor: 00012/2.1025/AU.4/07/0229-3/1/I/2021 Tanggal 18 Januari 2021, dengan opini “menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material” untuk PT Bank Syariah Mandiri, selaku Bank Peserta Penggabungan yang telah berakhir demi hukum pada tanggal efektifnya penggabungan. 340 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 - Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, & Surja (firma anggota jaringan Global Ernst & Young), sebagaimana laporannya Nomor: 00013/2.1032/ AU.1/07/1681/1/1/I/2021 Tanggal 20 Januari 2021, dengan opini “menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material”, untuk PT Bank BNI Syariah, selaku Bank Peserta Penggabungan yang telah berakhir demi hukum pada tanggal efektifnya penggabungan. 4. Atas disetujuinya Laporan Tahunan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta disahkannya Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, maka Rapat menyetujui untuk memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap: - Seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank BRIsyariah Tbk. yang telah diberhentikan dengan hormat dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank BRIsyariah Tbk., tanggal 15 Desember 2020 sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank BRIsyariah Tbk., Nomor 92 tanggal 15 Desember 2020 yang dinyatakan kembali terakhir dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perubahan Nama PT Bank BRIsyariah Tbk Nomor 38 tanggal 14 Januari 2021, yang keseluruhannya dibuat oleh dan dihadapan Jose Dima Satria, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam suratnya Nomor : AHU-AH.01.03-0061498 tanggal 1 Februari 2021, sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan terhadap PT Bank BRIsyariah Tbk. yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan PT Bank BRIsyariah Tbk.; - Seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri yang telah berakhir demi hukum terhitung sejak efektifnya Penggabungan ke dalam Perseroan, sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan terhadap PT Bank Syariah Mandiri yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan PT Bank Syariah Mandiri; dan
  336. Tata Kelola Perusahaan - Seluruh anggota Direksi , Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank BNI Syariah yang telah berakhir demi hukum terhitung sejak efektifnya Penggabungan ke dalam Perseroan, sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan terhadap PT Bank BNI Syariah yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan PT Bank BNI Syariah. 5. Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) juga diberikan kepada: - Putu Rahwidhiyasa yang menjabat sebagai Direktur PT Bank Syariah Mandiri sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan tanggal 12 Februari 2020. - Bambang Widianto yang menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2020. - Toni Eko Boy Subari yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan tanggal 21 Oktober 2020. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 0 2.300 39.711.462.110 39.711.464.410 = 0% = 0,0000058 % = 99,9999942 % = 100,0000000 % Realisasi: Telah direalisasikan. Agenda 2: Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2020. Keputusan: 1. Terhadap laba bersih BRIS tahun buku 2020 sebesar Rp248.054.169.851,- (dua ratus empat puluh delapan miliar lima puluh empat juta seratus enam puluh sembilan ribu delapan ratus lima puluh satu Rupiah), digunakan sebagai berikut: - Pembentukan Cadangan Wajib sebesar 20% dari Laba Bersih Tahun Buku 2020 atau sebesar Rp49.610.833.970,- (empat puluh sembilan miliar enam ratus sepuluh juta delapan ratus tiga puluh tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh rupiah). - Setelah dikurangi Cadangan Wajib atau sebesar Rp198.443.335.881,- (seratus sembilan puluh delapan miliar empat ratus empat puluh tiga juta tiga ratus tiga puluh lima ribu delapan ratus delapan puluh satu rupiah) ditetapkan sebagai Laba Ditahan. 2. Terhadap laba bersih BSM tahun buku 2020 sebesar Rp1.434.487.932.284,- (satu triliun empat ratus tiga puluh empat miliar empat ratus delapan puluh tujuh juta sembilan ratus tiga puluh dua ribu dua ratus delapan puluh empat Rupiah), digunakan sebagai berikut: a. Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih BSM untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp1.434.487.932.284,(satu triliun empat ratus tiga puluh empat miliar empat ratus delapan puluh tujuh juta sembilan ratus tiga puluh dua ribu dua ratus delapan puluh empat Rupiah), yaitu sebagai berikut: - Sejumlah 2,13% dari Laba Bersih BSM atau sebesar Rp30.599.349.000,- (tiga puluh miliar lima ratus sembilan puluh sembilan juta tiga ratus empat puluh sembilan ribu rupiah) disisihkan sebagai cadangan wajib BSM; - Sejumlah 97,87% dari Laba Bersih BSM atau sebesar Rp1.403.888.583.284,- (satu triliun empat ratus tiga miliar delapan ratus delapan puluh delapan juta lima ratus delapan puluh tiga ribu dua ratus delapan puluh empat rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan BSM. b. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara alokasi laba bersih BSM tersebut di atas, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. c. Terhadap laba bersih BNIS tahun buku 2020 sebesar Rp505.106.545.043,- (lima ratus lima miliar seratus enam juta lima ratus empat puluh lima ribu empat puluh tiga rupiah), diusulkan untuk digunakan sebagai berikut : -Pembentukan Cadangan Wajib sebesar Rp101.021.309.009,- (seratus satu miliar dua puluh satu juta tiga ratus sembilan ribu sembilan Rupiah) juta atau sebesar 20% dari Laba Bersih Tahun Buku 2020. Dengan demikian total cadangan wajib setelah pencadangan ini adalah menjadi Rp555.037.030.380,- (lima ratus lima puluh lima miliar tiga puluh tujuh juta tiga puluh ibu tiga ratus delapan puluh Rupiah) atau setara dengan 19,00% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor BNIS per tanggal 31 Desember 2020. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 341
  337. - - Tidak membagikan dividen kepada pemegang saham yang tercatat sebelum pelaksanaan penggabungan efektif . Sisa Laba Bersih Perusahaan Setelah Pajak (Earning After Tax) Tahun Buku 2020 BNIS, sebesar Rp404.085.236.034,(empat ratus empat miliar delapan puluh lima juta dua ratus tiga puluh enam ribu tiga puluh empat rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan.” Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 0 2.300 39.711.462.110 39.711.464.410 = 0% = 0,0000058 % = 99,9999942 % = 100,0000000 % Realisasi: Telah direalisasikan. Agenda 3: Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas, dan benefit lainnya) bagi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk Tahun Buku 2021, sebagaimana telah diangkat berdasarkan Akta No.38 tanggal 14 Januari 2021 yang dibuat oleh dan di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris Di Jakarta, dan penetapan Tantiem kepada Dewan Komisaris dan Direksi serta Bonus bagi Dewan Pengawas Syariah dari ketiga Bank Peserta Penggabungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Keputusan: 1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan, dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, untuk: a. Menetapkan tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta bonus bagi anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. b. Menetapkan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri, dan pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk periode 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal efektif penggabungan. 2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan, dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. untuk: a. Menetapkan tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta bonus bagi anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BNI Syariah untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. 342 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 b. Menetapkan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank BNI Syariah, dan pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk periode 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal efektif penggabungan. 3. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan, dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk: a. Menetapkan tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta bonus bagi anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BRIsyariah Tbk. untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. b. Menetapkan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank BRIsyariah Tbk., dan pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk periode 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal efektif penggabungan. 4. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham Pengendali Mayoritas dan diketahui oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, selaku Pemegang Saham Pengendali Lainnya untuk menetapkan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah, dan pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk periode sejak tanggal efektif penggabungan sampai dengan akhir tahun buku 2021.
  338. Tata Kelola Perusahaan Hasil Perhitungan Suara : Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 32.845.400 4.100 39.678.614.910 39.678.619.010 = = = = 0,0827101 % 0,0000103 % 99,9172796 % 99,9172899 % Realisasi: Telah direalisasikan. Agenda 4: Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2021. Keputusan: 1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PricewaterhouseCoopers) dan Akuntan Publik M. Jusuf Wibisana untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. 2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PricewaterhouseCoopers) dan/ atau Akuntan Publik M. Jusuf Wibisana, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Apabila terdapat pergantian Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan Komisaris memberikan laporan ke Pemegang Saham Pengendali. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 17.269.300 3.000 39.694.192.110 39.694.195.110 = = = = 0,0434869 % 0,0000076 % 99,9565055 % 99,9565131 % Realisasi: Telah direalisasikan. Agenda 5: Persetujuan Perubahan Susunan Dewan Pengawas Syariah sesuai rekomendasi Dewan Syariah Nasional MUI. Keputusan: 1. Memberhentikan dengan hormat Mohamad Hidayat dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan. 2. Memberhentikan dengan hormat Hasanudin dari jabatannya sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan. 3. Menyetujui pengangkatan Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan. 4. Menyetujui pengangkatan Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan. 5. Menyatakan susunan Dewan Pengawas Syariah Perseroan menjadi sebagai berikut: Ketua : Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Anggota : Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota : Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc 6. Perubahan susunan Dewan Pengawas Syariah tersebut berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat, dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2024, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk memberhentikannya sewaktu-waktu. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 163.961.800 3.400 39.547.499.210 39.547.502.610 = 0,4128828 % = 0,0000086 % = 99, 5871087 % = 99, 5871172 % Realisasi: Telah direalisasikan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 343
  339. Agenda 6 : Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Keputusan: 1. Menyetujui perubahan Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan, sehubungan dengan pemindahan alamat Kantor Pusat Perseroan dari yang semula berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Pusat dan dengan alamat Jalan Abdul Muis Nomor 2-4 menjadi berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Selatan dan dengan alamat Gedung The Tower Jalan Gatot Subroto Kavling 12, sebagai berikut : Semula : Perseroan Terbatas ini bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk., berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Pusat, selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini cukup disebut dengan “Perseroan.” Menjadi : Perseroan Terbatas ini bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk., berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini cukup disebut dengan “Perseroan.” 2. Perubahan Pasal 1 ayat (1) tersebut di atas, berlaku efektif terhitung sejak Tanggal Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dengan sebelumnya telah memperoleh persetujuan pemindahan alamat kantor pusat dari Otoritas Jasa Keuangan. 3. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan keputusan mata acara ini, termasuk untuk: - Menyatakan satu atau lebih keputusan yang diputuskan dalam mata acara Rapat ini dalam satu atau lebih akta Notaris baik secara sekaligus atau terpisah, dan - Mengajukan permohonan persetujuan dan/atau memberitahukannya kepada instansi berwenang. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 163.961.800 3.300 39.547.499.310 39.547.502.610 = = = = 0,4128828 % 0,0000083 % 99,5871089 % 99,5871172 % Realisasi: Telah direalisasikan RUPS Luar Biasa Rangkaian Pelaksanaan RUPS PENGUMUMAN UNDANGAN PELAKSANAAN PENYAMPAIAN HASIL RUPS 16 Juli 2021 2 Agustus 2021 24 Agustus 2021 24 Agustus 2021 Mata Acara/Agenda Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan. 344 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  340. Tata Kelola Perusahaan Daftar Peserta RUPS Peserta yang menghadiri RUPS Luar Biasa yang digelar pada 24 Agustus adalah : Direksi: Direktur Utama Wakil Direktur Utama I Wakil Direktur Utama II Direktur Compliance & Human Capital Direktur Finance & Strategy Direktur Wholesale & Transaction Banking Direktur Retail Banking Direktur Sales & Distribution Direktur Information Technology Direktur Risk Management Dewan Komisaris: Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris : Hery Gunardi : Ngatari* : Abdullah Firman Wibowo* : Tribuana Tunggadewi : Ade Cahyo Nugroho : Kusman Yandi* : Kokok Alun Akbar* : Anton Sukarna* : Achmad Syafii* : Tiwul Widyastuti* : Mulya Effendi Siregar* : Bangun S. Kusmulyono* : Komaruddin Hidayat* : Eko Suwardi : Muhammad Arief Rosyid Hasan : Suyanto* : Masduki Baidlowi* : Imam Budi Sarjito* : Sutanto* Dewan Pengawas Syariah: Ketua: Dr. KH. Hasanudin, M.Ag* Anggota: Dr. H. Mohamad Hidayat* Anggota: Dr. H. Oni Sahroni, MA* Anggota: Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc* * hadir dalam Rapat melalui media video telekonferensi Kehadiran Pemegang Saham Rapat tersebut telah dihadiri sejumlah 38.945.927.134 saham atau merupakan 94,6924346% dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan Perseroan yang seluruhnya berjumlah 41.128.868.743 saham dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 Juli 2021 yang diterbitkan PT Datindo Entrycom sebagai Biro Administrasi Efek Perseroan. Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat Keputusan rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka dilakukan pemungutan suara. Pengambilan keputusan melalui pemungutan suara wajib dilakukan dengan memperhatikan ketentuan pasal 16 ayat 2 huruf a angka (3) Anggaran Dasar Perseroan, Keputusan RUPS sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili dalam RUPS, kecuali Undang-Undang dan/atau Anggaran Dasar Perseroan menentukan bahwa keputusan adalah sah jika disetujui oleh jumlah kuorum keputusan yang lebih besar. Kesempatan Mengajukan Tanggapan dan Hasil Pemungutan Suara Dalam Rapat Dalam RUPS, para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait mata acara rapat dan/ atau usulan keputusannya. Setelah Notaris selesai melakukan validasi dalam mata acara, terdapat 1 (satu) pertanyaan dan 1 (satu) pendapat dari pemegang saham. Pihak Independen BSI menggunakan pihak independen yaitu Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan PT Datindo Entrycom dalam melakukan perhitungan dan/atau memvalidasi suara. Adapun pemberian suara secara elektronik dilakukan melalui system eASY.KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 345
  341. Agenda , Keputusan dan Realisasi Agenda 1: Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan. Keputusan: 1. Memberhentikan dengan hormat Mulya Effendi Siregar sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan terhitung mulai tanggal penutupan Rapat dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan. 2. Memberhentikan dengan hormat Eko Suwardi sebagai Komisaris Independen Perseroan terhitung mulai tanggal penutupan Rapat dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan. 3.Mengangkat Adiwarman Azwar Karim sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan terhitung mulai tanggal penutupan Rapat dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2024, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan. Adiwarman Azwar Karim baru dapat melaksanakan tugasnya sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) 346 4. Mengangkat Muhammad Zainul Majdi sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan merangkap Komisaris Independen Perseroan terhitung mulai tanggal penutupan Rapat dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2024, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktuwaktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan. Muhammad Zainul Majdi baru dapat melaksanakan tugasnya sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). 5. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan, untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya. Terhitung mulai tanggal penutupan Rapat, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut : DEWAN KOMISARIS: Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris DIREKSI: Direktur Utama Wakil Direktur Utama I Wakil Direktur Utama II Direktur Compliance & Human Capital Direktur Finance & Strategy Direktur Wholesale & Transaction Banking Direktur Retail Banking Direktur Sales & Distribution Direktur Information Technology Direktur Risk Management Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : Realisasi: Telah direalisasikan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 : Adiwarman Azwar Karim : Muhammad Zainul Majdi : Komaruddin Hidayat : Bangun S. Kusmulyono : Muhammad Arief Rosyid Hasan : Suyanto : Masduki Baidlowi : Imam Budi Sarjito : Sutanto : Hery Gunardi : Ngatari : Abdullah Firman Wibowo : Tribuana Tunggadewi : Ade Cahyo Nugroho : Kusman Yandi : Kokok Alun Akbar : Anton Sukarna : Achmad Syafii : Tiwul Widyastuti 132.495.085 162.984.700 38.650.447.349 38.813.432.049 = = = = 0,3402027 % 0,4184897 % 99,2413076 % 99,6597973 %
  342. Tata Kelola Perusahaan Rekapitulasi Kehadiran Berikut adalah rekapitulasi kehadiran Dewan Komisaris , Direksi berserta Dewan Pengawas Syariah dalam RUPS yang dilaksanakan pada tahun 2021. NO. NAMA JABATAN KEHADIRAN 1 Adiwarman Azwar Karim Komisaris Utama 100% 2 Muhammad Zainul Majdi Wakil Komisaris Utama 100% 3 Suyanto Komisaris 100% 4 Masduki Baidlowi Komisaris 100% 5 Imam Budi Sardjito Komisaris 100% 6 Sutanto Komisaris 100% 7 Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen 100% 8 M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen 100% 9 Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 100% 10 Hery Gunardi Direktur Utama 100% 11 Ngatari Wakil Direktur Utama 1 100% 12 Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 100% 13 Kusman Yandi Direktur 100% 14 Kokok Alun Akbar Direktur 100% 15 Anton Sukarna Direktur 100% 16 Achmad Syafii Direktur 100% 17 Tiwul Widyastuti Direktur 100% 18 Tribuana Tunggadewi Direktur 100% 19 Ade Cahyo Nugroho Direktur 100% 20 Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua Dewan Pengawas Syariah 50% 21 Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota Dewan Pengawas Syariah 100% 22 Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Dewan Pengawas Syariah 100% 23 Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc Anggota Dewan Pengawas Syariah 100% PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 347
  343. RUPS TAHUN SEBELUMNYA Pada tahun 2020 , Bank menyelenggarakan RUPS sebanyak 3 (tiga) kali: RUPST pada 28 Februari 2020, RUPSLB pada 5 November 2020, dan RUPSLB pada 15 Desember 2020. Berikut adalah keputusan dan realisasinya. RUPS Tahunan 28 Februari 2020 Pihak Independen BRI Syariah menggunakan pihak independen yaitu Notaris Fathia Helmi, S.H dan PT Datindo Entrycom dalam melakukan perhitungan dan/atau memvalidasi suara. Agenda, Keputusan dan Realisasi Agenda 1 Keputusan: 1. Menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku 2019. 2. Mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan yang terdiri dari Neraca dan Laporan Laba/Rugi Perseroan untuk Tahun Buku 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan pendapat “wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana tertuang dalam laporannya tertanggal 3 Februari 2020 No. 00045/2.1032/ AU.1/07/0240- 1/1/II/2020. 3. Menerima Laporan Pertanggung jawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan (Initial Public Offering/IPO). 4. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris periode tahun 2019 atas tindakan pengurusan dan pengawasan mereka yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2019, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Auditor Independen tersebut di atas, kecuali perbuatan tindak pidana. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 0 0 7.614.830.115 7.614.830.115 = = = = 0% 0% 100 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan. Agenda 2 1. Menyetujui atas Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2019 sebesar Rp74.015.918.727, dilakukan pembayaran Zakat sebesar 2,5% dari Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2019 atau sebesar Rp1.850.397.968 yang dibebankan dalam Tahun Buku 2020. 2. Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2019 sebesar Rp74.015.918.727, dengan pembagian sebagai berikut: a. Penyisihan cadangan Perseroan sesuai Pasal 70 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebesar 20% dari Laba Bersih Tahun Buku 2019 atau sebesar Rp14.803.183.745. b. Sisanya sebesar 80% dari Laba Bersih Tahun Buku 2019 atau sebesar Rp59.212.734.982 ditetapkan sebagai Laba Ditahan Perseroan. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 0 0 7.614.830.115 7.614.830.115 Realisasi: Telah direalisasikan. 348 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 = = = = 0% 0% 100 % 100 %
  344. Tata Kelola Perusahaan Agenda 3 Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham Pengendali (Bank BRI) untuk menetapkan besarnya Tantiem untuk Tahun Buku 2019 serta menetapkan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas, tunjangan, dan/atau benefit lainnya) bagi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2020, dengan memperhatikan kondisi keuangan Perseroan. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 0 0 7.614.830.115 7.614.830.115 = = = = 0% 0% 100 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan. Agenda 4 1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan pada Tahun Buku 2020 dan memberikan kuasa dan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan biaya jasa dan persyaratan-persyaratan lain yang diperlukan sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik tersebut untuk tujuan dan kepentingan Perseroan. 2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti yang telah memperoleh pengakuan dan terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia untuk melaksanakan audit atas buku-buku Perseroan Tahun Buku 2020 dan memberikan kuasa dan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan biaya jasa dan persyaratan-persyaratan lain yang diperlukan sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik tersebut, dalam hal terdapat penggantian Kantor Akuntan Publik. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 1.850.000 0 7.612.980.115 7.614.830.115 = = = = 0,0242947 % 0% 99.9757053 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan. RUPS Luar Biasa 5 November 2020 Pihak Independen BRI Syariah menggunakan pihak independen yaitu Notaris Fathia Helmi, S.H dan PT Datindo Entrycom dalam melakukan perhitungan dan/atau memvalidasi suara. Agenda, Keputusan dan Realisasi Agenda 1 Keputusan: Menyetujui Perubahan Susunan Pengurus Perseroan sebagai berikut: 1. Memberhentikan dengan hormat Tuan Parman Nataatmadja sebagai Komisaris Utama Perseroan, tertanggal 2309-2020 disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Utama. 2. Membatalkan keputusan pengangkatan Nyonya Ernie Tisnawati Sule sebagai Komisaris Independen Perseroan yang tertuang pada berita acara RUPS Tahunan Perseroan dengan akta nomor 64, tanggal 29-04-2019 (dua puluh sembilan April dua ribu sembilan belas) dibuat di hadapan Fathiah Helmi, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta. Pembatalan keputusan tersebut mulai efektif sejak tanggal 12 Agustus 2020. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 349
  345. 3 . Dengan adanya perubahan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama : Komisaris Independen : Eko Suwandi Komisaris Independen : Komisaris : Sutanto Direksi Direktur Utama : Ngatari Direktur Bisnis Komersil : Kokok Alun Akbar Direktur Bisnis Ritel : Fidri Arnaldy Direktur Operasional : Fahmi Subandi Dirketur Kepatuhan : Yana Soeprianan 4. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan agenda Rapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan memberitahukan susunan Dewan Komisaris dan Direksi kepada Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 9.463.900 41.400 7.524.445.115 7.533.950.415 = = = = 0,01114028 % 0,0004873 % 99,9944876 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan RUPS Luar Biasa 15 Desember 2020 Pihak Independen BRI Syariah menggunakan pihak independen yaitu Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn dan PT Datindo Entrycom dalam melakukan perhitungan dan/atau memvalidasi suara. Agenda, Keputusan dan Realisasi Agenda 1 Keputusan: 1. Menyetujui penggabungan PT Bank Syariah Mandiri (“BSM”) dan PT Bank BNI Syariah (“BNIS”) dengan Perseroan (dimana Perseroan akan menjadi Bank Hasil Penggabungan). 2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk melakukan setiap dan seluruh tindakan sehubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan Penggabungan dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan (“AD”) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Meratifikasi dan menyetujui segala dan setiap tindakan yang telah dan akan dilakukan oleh Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan tanpa ada yang dikecualikan sehubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan Penggabungan dengan memperhatikan AD Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 0 0 8.495.209.972 8.495.209.972 Realisasi: Telah direalisasikan 350 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 = = = = 0% 0% 100 % 100 %
  346. Tata Kelola Perusahaan Agenda 2 Keputusan : 1. Menyetujui Rancangan Penggabungan berikut seluruh perubahan atau tambahannya yang telah dipersiapkan dan diterbitkan/diumumkan secara bersama-sama oleh Perseroan, BSM dan BNIS. 2. Meratifikasi dan menyetujui segala dan setiap tindakan yang telah dan akan dilakukan oleh Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan tanpa ada yang dikecualikan sehubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan Rancangan Penggabungan berikut seluruh perubahan atau tambahannya dengan memperhatikan AD Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 9.463.900 41.400 8.485.704.672 8.495.209.972 = = = = 0,1114028 % 0,0004873 % 99,8881099 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan Agenda 3 Keputusan: 1. Menyetujui konsep Akta Penggabungan antara Perseroan dengan BSM dan BNIS, yang dibuat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah dipersiapkan secara bersama-sama oleh Perseroan, BSM dan BNIS. 2. Memberikan kewenangan dan kuasa dengan hak substitusi, baik sebagian maupun seluruhnya kepada Direksi Perseroan untuk menandatangani Akta Penggabungan berikut seluruh perubahan atau tambahannya (jika ada) serta dokumendokumen terkait lainnya, termasuk menetapkan waktu pelaksanaan penandatanganan Akta Penggabungan; serta untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan konsep Akta Penggabungan, termasuk untuk menghadap atau hadir di hadapan Notaris; mengajukan permohonan persetujuan dan/ atau melakukan pemberitahuan kepada pihak/pejabat yang berwenang untuk memperoleh persetujuan dari OJK; memperoleh persetujuan dan/ atau diterimanya pemberitahuan, termasuk dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”); menghadap kementerian, badan pemerintahan atau pihak lain; memberikan, mendapatkan dan/atau menerima keterangan dan/atau dokumen apa pun; membuat, menyebabkan dibuatnya, memberi paraf pada dan/atau menandatangani dokumen apa pun, termasuk amandemen, perubahan, variasi dan tambahan apa pun atas dokumendokumen tersebut; dan untuk melaksanakan tindakan lainnya yang mungkin diperlukan tanpa ada yang dikecualikan. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 9.463.900 41.400 8.485.704.672 8.495.209.972 = = = = 0,1114028 % 0,0004873 % 99,8881099 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 351
  347. Agenda 4 Keputusan : 1. Menyetujui perubahan dan penyesuaian seluruh pasal Anggaran Dasar Perseroan, serta untuk menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan usulan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, termasuk namun tidak terbatas. a. Mengubah Nama Perseroan menjadi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk. sehingga mengubah ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar Perseroan; b.Meningkatkan Modal Dasar Perseroan menjadi Rp40.000.000.000.000,00 (empat puluh triliun Rupiah) yang terbagi atas 80.000.000.000 (delapan puluh miliar) saham dengan nilai nominal masing-masing saham Rp500,00 (lima ratus Rupiah), sehingga mengubah ketentuan Pasal 4 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan; c.Meningkatkan Modal Disetor dan Ditempatkan Perseroan menjadi Rp20.515.604.471.500,00 (dua puluh triliun lima ratus lima belas miliar enam ratus empat juta empat ratus tujuh puluh satu ribu lima ratus Rupiah) yang terbagi atas 41.031.208.943 (empat puluh satu miliar tiga puluh satu juta dua ratus delapan ribu sembilan ratus empat puluh tiga) saham, sehingga mengubah ketentuan Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan; 352 d. Mengubah dan menyesuaikan kembali seluruh pasal anggaran dasar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta untuk menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan usulan perubahan Anggaran Dasar Perseroan. 2. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan keputusan Rapat ini, termasuk untuk (i) menyatakan satu atau lebih keputusan yang diputuskan dalam Rapat dalam satu atau lebih akta Notaris baik secara sekaligus atau terpisah; (ii) menyusun dan menyatakan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dalam Akta Notaris; (iii) membuat, menyusun, memperbaiki, mengubah dan/atau memodifikasi (termasuk dengan cara menambah dan/atau mengurangi) kalimat- kalimat dan/atau kata-kata yang digunakan di dalam akta Notaris yang bersangkutan, dan menandatangani akta-akta tersebut; (iv) mengajukan pemberitahuan dan/atau permohonan persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut kepada i instansi- instansi yang berwenang yang relevan mengenai satu atau lebih keputusan yang dimuat dalam Rapat; dan (v) melakukan tindakan-tindakan lain yang diperlukan dan/atau disyaratkan guna melaksanakan dan menyelesaikan hal-hal tersebut di atas serta guna mencapai maksud dan tujuan dari keputusan- keputusan yang diambil oleh Pemegang Saham berdasarkan dan sebagaimana yang tercantum dalam Rapat, termasuk tindakan-tindakan yang dikuasakan kepada penerima kuasa dan menyelesaikan segala sesuatu yang berkaitan dengan setiap atau seluruh hal tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, menghadap atau hadir di hadapan Notaris atau pihak lain; memberikan, mendapatkan dan/ atau menerima keterangan dan/atau dokumen apa pun; maupun membuat, menyebabkan dibuatnya, memberi paraf pada dan/atau menandatangani dokumen apa pun, tanpa ada yang dikecualikan. 3. Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan hasil pelaksanaan program opsi saham untuk Manajemen dan Karyawan (MESOP) sebagaimana diputuskan dalam Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa PT Bank BRIsyariah tanggal 8 Januari 2018 Nomor 8, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H, Notaris di Jakarta Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : Realisasi: Telah direalisasikan PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 0 0 8.495.209.972 8.495.209.972 = = = = 0% 0% 100 % 100 %
  348. Tata Kelola Perusahaan Agenda 5 Keputusan : 1. Menyetujui pemberhentian seluruh Anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan yang berlaku efektif pada tanggal efektif penggabungan, yang mana acquit et de charge Anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang bersangkutan akan diberikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2020. 2. Menyetujui pengangkatan anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan sebagai Bank Hasil Penggabungan, sebagai berikut: Direksi Direktur Utama Wakil Direktur Utama 1 Wakil Direktur Utama 2 Direktur Wholesale & Transaction Banking Direktur Retail Banking Direktur Sales & Distribution Direktur Information Technology Direktur Risk Management Direktur Compliance & Human Capital Direktur Finance & Strategy : Hery Gunardi : Ngatari : Abdullah Firman Wibowo : Kusman Yandi : Kokok Alun Akbar : Anton Sukarna : Achmad Syafii : Tiwul Widyastuti : Tribuana Tunggadewi : Ade Cahyo Nugroho Dewan Komisaris Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen yang mana pengangkatan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut akan berlaku efektif pada Tanggal Efektif Penggabungan dan setelah mendapat persetujuan / dinyatakan lulus dalam penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit & proper test) yang dilakukan oleh OJK, serta akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan Perseroan yang diselenggarakan di tahun 2024, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu Dewan Pengawas Syariah Ketua : Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota : Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Anggota : Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc : Mulya E. Siregar : Suyanto : Masduki Baidlowi : Imam Budi Sarjito, : Sutanto : Bangun Sarwito Kusmulyono : M. Arief Rosyid Hasan : Komaruddin Hidayat : Eko Suwandi 3. Menyetujui dalam hal Direksi dan/ atau Dewan Komisaris Perseroan sebagai Bank Hasil Penggabungan kemudian dinyatakan tidak disetujui/dinyatakan tidak lulus dalam penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit & proper test) yang dilakukan oleh OJK, maka pengangkatan Anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan sebagai Bank Hasil Penggabungan dianggap tidak pernah berlaku efektif, dan karenanya Perseroan tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk membatalkan pengangkatan yang telah dilakukan Perseroan sebelumnya. 4.Menyetujui dalam hal Dewan Pengawas Syariah Perseroan sebagai Bank Hasil Penggabungan kemudian tidak memperoleh rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia atau tidak mendapatkan persetujuan atas hasil wawancara yang dilakukan oleh OJK, maka pengangkatan Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan sebagai Bank Hasil Penggabungan dianggap tidak pernah berlaku efektif, dan karenanya Perseroan tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk membatalkan pengangkatan yang telah dilakukan Perseroan sebelumnya. 5. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan keputusan mata acara ini, termasuk untuk (i) menyatakan satu atau lebih keputusan yang diputuskan dalam mata acara Rapat ini dalam satu atau lebih akta Notaris baik secara sekaligus atau terpisah; (ii) melakukan tindakan-tindakan lain yang diperlukan dan/atau disyaratkan guna melaksanakan dan menyelesaikan hal-hal tersebut di PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 353
  349. atas serta guna mencapai maksud dan tujuan dari keputusan-keputusan yang diambil oleh Pemegang Saham berdasarkan dan sebagaimana yang tercantum dalam Rapat , termasuk tindakan- tindakan yang dikuasakan kepada penerima kuasa dan menyelesaikan segala sesuatu yang berkaitan dengan setiap atau seluruh hal tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, menghadap atau hadir di hadapan Notaris atau pihak lain; memberikan, mendapatkan dan/atau menerima keterangan dan/atau dokumen apa pun; maupun membuat, menyebabkan dibuatnya, memberi paraf pada dan/atau menandatangani dokumen apa pun, tanpa ada yang dikecualikan. Hasil Perhitungan Suara: Suara yang Tidak Setuju : Suara Abstain : Suara Setuju : Total Suara Setuju : 9.463.900 41.500 8.485.704.572 8.495.209.972 = = = = 0,1114028 % 0,0004885 % 99,8881087 % 100 % Realisasi: Telah direalisasikan Rekapitulasi Kehadiran NO. NAMA JABATAN KEHADIRAN 1 Parman Nataatmadja Komisaris Utama 100% 2 Eko Suwardi Komisaris Independen 100% 3 Ernie Tisnawati Sule Komisaris Independen 100% 4 Sutanto Komisaris 100% 5 Ngatari Direktur Utama 100% 6 Kokok Alun Akbar Direktur 100% 7 Fidri Arnaldy Direktur 100% 8 Fahmi Subandi Direktur 100% 9 Yana Soeprianan Direktur 100% 10 Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc Ketua Dewan Pengawas Syariah 100% 11 M. Gunawan Yasni Anggota Dewan Pengawas Syariah 100% DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi, termasuk memastikan Bank Syariah Indonesia menerapkan GCG pada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi. Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS dengan terlebih dahulu mengikuti proses fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) sesuai perundang-undangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku. Kewenangan dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah jelas seperti diamanatkan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Dewan Komisaris juga telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang dievaluasi dan dimutakhirkan secara berkala. Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pertanggungjawaban tersebut merupakan perwujudan akuntabilitas pengawasan atas pengelolaan perusahaan dalam rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG. Dewan Komisaris memiliki pemahaman dan kompetensi yang memadai, sehingga dapat menghadapi permasalahan yang timbul dalam kegiatan usaha Bank, membuat keputusan secara independen, mendorong peningkatan kinerja Bank, serta dapat secara efektif melakukan penelaahan dan memberikan masukan konstruktif terhadap kinerja Direksi. 354 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  350. Tata Kelola Perusahaan Tugas dan Tanggung Jawab Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Tata Tertib Dewan Komisaris serta peraturan perundang-undangan yang berlaku , Dewan Komisaris bertugas, antara lain: 1. Melakukan pengawasan terhadap pengurusan 
Bank yang dilakukan Direksi serta memberi nasihat kepada Direksi termasuk mengenai rencana kerja, pengembangan Bank, pelaksanaan ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan RUPS dan/atau RUPS Luar Biasa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 
 2. Melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar dan keputusan RUPS secara efektif dan efisien serta terpeliharanya efektivitas komunikasi antara Dewan Komisaris dengan Direksi, Auditor Eksternal dan Otoritas Pengawas Bank atau Pasar Modal. 
 3. Menjaga kepentingan Bank dengan memperhatikan kepentingan para Pemegang Saham dan bertanggung jawab kepada RUPS. 
 4. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tahunan tersebut. 
 5.Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Bisnis Bank tahunan yang diusulkan Direksi dan mengesahkan 
sesuai ketentuan pada Anggaran Dasar. 
 6. Memonitor perkembangan kegiatan Bank. 
 7. Memberikan pendapat dan saran kepada Pemegang 
Saham mengenai masalah yang dianggap penting bagi
kepengurusan Bank. 
 8.Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila terjadi
gejala menurunnya kinerja Bank dengan disertai saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh.
 9. Memberitahukan kepada Bank Indonesia paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak ditemukannya: (a) pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan perbankan; dan (b) suatu kondisi yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank. 
 10.Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan Publik yang akan melakukan pemeriksaan atas pembukuan Bank. 
 11.Melakukan tugas pengawasan lainnya yang ditetapkan oleh RUPS. 
 12. Memberikan tanggapan atas laporan berkala Direksi. 
 13.Wajib membentuk Komite-komite dan memastikan bahwa Komite tersebut telah menjalankan tugasnya secara efektif sesuai dengan peraturan perundangan
yang berlaku. 
 14. Mengkaji dan menyetujui kebijakan-kebijakan yang 
menurut peraturan perundangan yang berlaku wajib memerlukan persetujuan Dewan Komisaris. 
 Hak dan Wewenang 1. Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan tertulis atas keputusan Direksi untuk tindakan-tindakan sebagai berikut: a.Membeli, menjual, menyewakan atau dengan cara lain mendapatkan atau melepaskan hak atas barang-barang tidak bergerak, termasuk bangunanbangunan dan hak-hak atas tanah serta perusahaanperusahaan yang melebihi jumlah tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris; b. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama Perseroan yang melampaui pembatasan nilai rupiah dari waktu ke waktu yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, dengan ketentuan bahwa mengambil uang dari rekening pinjaman atau utang yang telah dibuat tidak dianggap sebagai pinjaman untuk maksud ketentuan ini; c. Menggadaikan, menjaminkan atau dengan cara lain mempertanggungkan kekayaan Perseroan yang melampaui pembatasan nilai rupiah yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris; d. Mengikat Perseroan sebagai penjamin (borg atau avalist) yang melampaui pembatasan nilai rupiah yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris; e. Mencatatkan saham-saham Perseroan di Pasar Modal; f. Tidak menagih lagi, mengalihkan atau melepaskan hak untuk menagih atas piutang pokok macet yang telah dihapusbukukan, dengan ketentuan dari waktu ke waktu RUPS menetapkan jumlah hapus tagih yang dapat dipergunakan, baik untuk hapus tagih piutang pokok macet yang telah dihapus buku maupun hapus tagih atas selisih antara nilai pokok dengan nilai pengaiihan atau pelepasan hak atas piutang pokok macet yang telah dihapus buku. 2. Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam kerja kantor berhak memasuki bangunan-bangunan dan halamanhalaman atau tempat-tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh Bank dan berhak memeriksa semua pembukuan, surat, dan alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi. 3. Tindakan dalam hal sebagaimana tersebut pada ayat (2), harus dijalankan dalam kapasitas sebagai Dewan Komisaris dan wajib dilaporkan dalam rapat Dewan Komisaris tentang tindakan-tindakan tersebut. 4. Jika dianggap perlu, Dewan Komisaris berhak meminta bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan tugasnya untuk jangka waktu terbatas dengan beban Bank. 5. Setiap Komisaris berhak meminta penjelasan tentang segala hal dari Direksi maupun dari seluruh jajaran di bawahnya dan Direksi wajib memberikan penjelasan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 355
  351. 6 . Setiap Komisaris berhak untuk menghadiri rapat-rapat yang diselenggarakan oleh Direksi atau unit-unit di bawahnya tanpa ikut memberikan keputusan. 7. Dewan Komisaris dengan suara terbanyak setiap waktu berhak memberhentikan untuk sementara waktu seorang atau lebih anggota Direksi, apabila mereka terbukti bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar atau terbukti melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan mendesak bagi Bank. 8. Pemberhentian sementara tersebut harus diberitahukan secara tertulis kepada yang bersangkutan disertai alasan yang menyebabkan tindakan itu 9. Dalam waktu 30 hari setelah tangga! pemberhentian sementara itu, Dewan Komisaris diwajibkan untuk memanggil RUPS yang akan memutuskan apakah anggota Direksi yang bersangkutan akan diberhentikan seterusnya atau dikembalikan kepada kedudukannya, di mana yang bersangkutan diberi kesempatan untuk hadir dan membela diri. Masa Jabatan Dewan Komisaris Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu terhitung sejak ditutupnya RUPS yang mengangkatnya atau yang ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-3 (tiga) setelah pengangkatannya. Kendati demikian, tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan anggota Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya berakhir dengan menyebut alasannya. Pemberhentian tersebut berlaku sejak penutupan RUPS, kecuali apabila ditentukan lain oleh RUPS. Kriteria Anggota Dewan Komisaris Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris adalah orang perseorangan yang memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan selama menjabat : 1. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik 2. Cakap melakukan perbuatan hukum 3. Dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat : a. Tidak pernah dinyatakan pailit b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan dengan sector keuangan; dan d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat - Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan -Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan 356 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Komisaris kepada RUPS; dan -Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari OJK tidak memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada OJK. 4.Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang undangan. 5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perseroan 6. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada periode berikutnya 7.Memenuhi persyaratan-persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. 
 Proses Nominasi dan Pemilihan Dewan Komisaris Kebijakan dalam proses dan pemilihan Dewan Komisaris mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di antaranya adalah Undang-Undang Nomor 40 tahun Nomor 40 tahun 2017 tentang Perseroan Terbatas, Undang-Undang Noor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27 /POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, serta peraturan lain termasuk dari Bank Indonesia. Dalam Proses nominasi dan pemilihan Dewan Komisaris dilakukan melalui usulan anggota Direksi kepada RUPS dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite Remunerasi dan Nominasi. Sebelum dilakukan pembahasan tentang pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris dalam RUPS telah disediakan informasi tentang profil calon anggota Dewan Komisaris yang baru maupun yang diangkat kembali. Pedoman Tata Tertib Kerja (Board Charter) Dewan Komisaris Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman dan Tata Tertib kerja sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan. Pedoman tersebut telah dimutakhirkan secara berkala. Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Nomor: KEP.KOM/001/2021. Dengan adanya pedoman ini, diharapkan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris akan lebih terarah dan efektif serta dapat digunakan sebagai salah satu alat penilaian kinerja Dewan Komisaris. Pedoman tersebut mengatur berbagai aspek mengenai Dewan Komisaris antara lain mencakup ketentuan mengenai:
  352. Tata Kelola Perusahaan Tata Tertib Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencakup : 1. Ketentuan Umum 2. Struktur Dewan Komisaris 3. Tugas Dewan Komisaris 4. Kewajiban Dewan Komisaris 5. Hak dan Wewenang Dewan Komisaris 6. Informasi Kerahasiaan Bank dan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) 7. Komite-komite dan Lembaga penunjang lainnya 8. Jenis dan Kuorum Rapat 9. Peserta Tamu Rapat Dewan Komisaris 10. Pimpinan Rapat 11. Bahan Rapat 12. Keputusan Rapat 13. Risalah Rapat 14. Penyelenggaraan Rapat 15. Sekretaris Dewan Komisaris 16. Pembidangan Tugas Rutin 17. Waktu Kerja Komisaris 18. Penandatanganan Dokumen 19. Perjalanan Dinas 20. Pendidikan Berkelanjutan 21. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris 22.Perubahan 23.Penutup Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS dengan terlebih dahulu mengikuti tahap fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) sesuai perundang-undangan dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku. Dewan Komisaris memiliki keahlian untuk dapat melaksanakan tanggung jawab yang diamanahkan. Hingga berakhirnya tahun buku 2021, susunan Dewan Komisaris BSI adalah: Komposisi Dewan Komisaris NAMA JABATAN DASAR PENGANGKATAN TANGGAL EFEKTIF PERIODE JABATAN Adiwarman Azwar Karim Komisaris Utama/Komisaris Independen RUPSLB tanggal 24 Agustus 2021 7 Februari 2021 2021-2024 Muhammad Zainul Majdi Wakil Komisaris Utama RUPSLB tanggal 24 Agustus 2021 7 Februari 2021 2021-2024 Suyanto Komisaris RUPSLBRUPS LB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Masduki Baidlowi Komisaris RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Imam Budi Sarjito Komisaris RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Sutanto Komisaris RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Komaruddin Hidayat Komisaris Independen RUPSLB tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 357
  353. Program Orientasi Dewan Komisaris Baru Mengingat latar belakang anggota Dewan Komisaris beragam , BSI selalu mengadakan program pengenalan bagi anggota Dewan Komisaris baru. Melalui program tersebut, anggota Dewan Komisaris dapat saling mengenal dan menjalin kerja sama sebagai satu tim yang solid, komprehensif dan efektif sebagai ajang memberikan pengenalan mengenai kondisi Bank Syariah Indonesi secara umum. Sejalan dengan Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual), Program pengenalan Dewan Komisaris meliputi: 1. Pengenalan Korporasi terkait Corporate Strategy 2. Pelatihan Perbankan Syariah 3. Pelatihan GCG Perusahaan Terbuka Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Dewan Komisaris Berdasarkan Anggaran Dasar Bank Syariah Indonesia, Dewan Komisaris berhak mengundurkan diri dari jabatannya, dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Seorang anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir dengan memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut kepada Perseroan paling lambat 30 (tiga puluh) hari 2. Apabila sampai dengan tanggal yang diminta oleh anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan atau dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender setelah diterimanya surat permohonan pengunduran diri tidak ada keputusan dari RUPS, maka anggota Dewan Komisaris tersebut berhenti sejak tanggal diminta tersebut di atas atau dengan lampaunya kurun waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal surat permohonan pengunduran diri diterima Perseroan. 3.Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan dalam jangka waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) hari.kalender setelah diterimanya surat pengunduran diri 4. Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan menyampaikan kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya permohonan pengunduran diri Dewan Komisaris hasil penyelenggaraan RUPS sebagaimana dimaksud dalam butir b ayat ini. 5. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif, anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan tetap berkewajiban menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan Anggaran Dasar ini dan peraturan perundangundangan yang berlaku. 6. Terhadap anggota Dewan Komisaris yang mengundurkan diri sebagaimana tersebut di atas tetap dapat dimintakan pertanggungjawabannya sebagai anggota Dewan Komisaris sejak pengangkatan yang bersangkutan hingga tanggal disetujuinya pengunduran dirinya dalam RUPS. 7. Pembebasan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris yang mengundurkan diri diberikan setelah RUPS Tahunan membebaskannya. Pembidangan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Agar peran Dewan Komisaris berjalan secara efektif, Bank membagi tugas di antara anggota Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan pembagian tugas Direksi. Pembagian tugas itu ditujukan agar pelaksanaan tugas masing-masing anggota Dewan Komisaris secara teknis pada aspek yang dibidangi dapat berjalan lancar, efektif dan efisien, sesuai tanggung jawab dan wewenang masing-masing. Dengan demikian, terdapat kejelasan peran, baik secara kolektif maupun individual. Pembidangan Tugas Dewan Komisaris NAMA 358 JABATAN PERIODE JABATAN BIDANG TUGAS Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama/Komisaris Independen 2021 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi - Komite Pemantau Risiko Adiwarman Azwar Karim** Komisaris Utama/Komisaris Independen 2021-2024 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi - Komite Pemantau Risiko Muhammad Zainul Majdi** Wakil Komisaris Utama/ Komisaris Independen 2021-2024 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi Suyanto Komisaris 2021-2024 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi Masduki Baidlowi Komisaris 2021-2024 - Komite Remunerasi dan Nominasi - Komite Pemantau Risiko Imam Budi Sarjito Komisaris 2021-2024 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  354. Tata Kelola Perusahaan NAMA PERIODE JABATAN JABATAN BIDANG TUGAS Sutanto Komisaris 2021-2024 - Komite Remunerasi dan Nominasi - Komite Pemantau Risiko Eko Suwardi * Komisaris Independen 2021 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen 2021-2024 - Komite Remunerasi dan Nominasi - Komite Pemantau Risiko M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen 2021-2024 - Komite Audit - Komite Remunerasi dan Nominasi Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 2021-2024 - Komite Remunerasi dan Nominasi - Komite Pemantau Risiko * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris Kriteria hubungan afiliasi anggota Dewan Komisaris meliputi: 1. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lainnya; 2. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi; dan 3. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris dengan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali. Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN: NAMA JABATAN HUBUNGAN KELUARGA DENGAN: DEWAN KOMISARIS DIREKSI PEMEGANG SAHAM UTAMA/ PENGENDALI DEWAN KOMISARIS DIREKSI PEMEGANG SAHAM UTAMA/ PENGENDALI Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama/ Komisaris Independen x x x x x x Adiwarman Azwar Karim Komisaris Utama/ Komisaris Independen x x x x x x Muhammad Zainul Majdi Wakil Komisaris Utama x x x x x x Suyanto Komisaris x x x x x x Masduki Baidlowi Komisaris x x x x x x Imam Budi Sarjito Komisaris x x x x x x Sutanto Komisaris x x x x x x Eko Suwardi* Komisaris Independen x x x x x x Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen x x x x x x M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen x x x x x x Komaruddin Hidayat Komisaris Independen x x x x x x √: Ya, x: Tidak * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Rangkap Jabatan Dewan Komisaris Kebijakan Bank telah memiliki ketentuan internal yang mengatur kebijakan rangkap jabatan Dewan Komisaris. Dalam pedoman tersebut, anggota Dewan Komisaris hanya dapat merangkap jabatan sebagai: 1. Anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada 1 (satu) lembaga/perusahaan bukan lembaga keuangan;
 2. Anggota Dewan Komisaris atau Direksi yang melaksanakan fungsi pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak lembaga 
keuangan bukan Bank yang dimiliki oleh Bank; 
 3. Anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada 1 (satu) perusahaan yang merupakan pemegang saham 
Bank; 
 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 359
  355. 4 . Pejabat pada paling banyak 3 (tiga) lembaga nirlaba; atau 
 5. Perangkapan jabatan Dewan Komisaris lainnya yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dari 
waktu ke waktu. 
 Setiap anggota Dewan Komisaris tidak ada yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan rangkap jabatan. Rangkap Jabatan oleh anggota Dewan Komisaris saat ini masih diperbolehkan oleh ketentuan rangkap jabatan. Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris NAMA JABATAN JABATAN PADA PERUSAHAAN/ INSTANSI LAIN NAMA INSTANSI Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama/Komisaris Independen Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Adiwarman Azwar Karim** Komisaris Utama/Komisaris Independen Nihil Nihil Muhammad Zainul Majdi** Wakil Komisaris Utama/ Komisaris Independen Rektor Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Suyanto Komisaris Staf Khusus Kepala BIN Badan Intelijen Negara Masduki Baidlowi Komisaris Ketua Bidang Informasi & Komunikasi Juru Bicara Wakil Presiden Imam Budi Sarjito Komisaris Nihil Nihil Sutanto Komisaris Nihil Nihil Eko Suwardi* Komisaris Independen Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen Nihil Nihil M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen Komisaris PT Merial Health Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Pengelolaan Benturan Kepentingan Benturan Kepentingan (Conflict Of Interest) adalah kondisi dimana anggota Jajaran Bank dalam menjalankan tugas dan kewajibannya mempunyai kepentingan di luar kepentingan dinas, baik menyangkut kepentingan pribadi, keluarga, maupun kepentingan pihak-pihak lain yang memungkinkan anggota Jajaran Bank tersebut kehilangan obyektivitasnya, dengan ruang lingkup bahwa Jajaran Bank : a. Wajib menghindarkan diri dari kegiatan yang dapat menimbulkan benturan kepentingan b.Bertindak terhormat dan bertanggung jawab serta bebas dari pengaruh yang memungkinkan hilangnya obyektivitas dalam pelaksanaan tugas atau mengakibatkan Bank kehilangan bisnis dan/atau reputasi c. Dilarang menyalahgunakan corporate identity Bank. Corporate identity hanya dapat digunakan untuk kepentingan Bank dan dengan seizin Bank 360 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Bank wajib memiliki kebijakan pengelolaan benturan kepentingan, yang paling sedikit memuat : a. identifikasi, mitigasi, dan pengelolaan atas benturan kepentingan termasuk yang berasal dari transaksi dengan pihak afiliasi dan transaksi intra group; b. larangan bagi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris mengambil tindakan yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan Bank; dan c. kewajiban mengungkapkan apabila terjadi benturan kepentingan dalam setiap pengambilan keputusan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Kebijakan Pelaporan Sesuai dengan POJK nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, penyampaian laporan kepemilikan dan setiap perubahan kepemilikan atas saham wajib dilakukan paling lambat 3 (tiga) hari sejak terjadinya kepemilikan atau perubahan kepemilikan atas Perusahaan.
  356. Tata Kelola Perusahaan Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris KEPEMILIKAN SAHAM (LEMBAR) NAMA JABATAN BANK SYARIAH INDONESIA BANK LAIN LEMBAGA KEUANGAN NON BANK PERUSAHAAN LAIN Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama/Komisaris Independen - - - - Adiwarman Azwar Karim** Komisaris Utama/Komisaris Independen - - - - Muhammad Zainul Majdi** Wakil Komisaris Utama - - - - Suyanto Komisaris - - - - Masduki Baidlowi Komisaris - - - - Imam Budi Sardjito Komisaris - - - - Sutanto Komisaris 1.500.000 - - - Eko Suwardi* Komisaris Independen - - - - Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen - - - - M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen - - - - Komaruddin Hidayat Komisaris Independen - - - - * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 KOMISARIS INDEPENDEN Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lain dan/atau pemegang saham pengendali. Selain itu tidak memiliki hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak independen. Mengacu pada Peraturan OJK Nomor 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, jumlah Komisaris Independen minimal 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Hingga berakhirnya tahun buku 2021, jumlah Komisaris Independen BSI ada 5 (lima) dari 9 (sembilan) anggota Dewan Komisaris. Kriteria Independensi Komisaris Independen Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 kriteria tentang Komisaris Independen yang juga digunakan Bank adalah sebagai berikut: KRITERIA MULYA EFFENDI SIREGAR* ADIWARMAN MUHAMMAD AZWAR ZAINUL KARIM MAJDI EKO SUWARDI* BANGUN M. ARIEF KOMARUDDIN SARWITO ROSYID HIDAYAT KUSMULYONO HASAN Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab unt uk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada periode berikutnya. √ √ √ √ √ √ √ Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik tersebut. √ √ √ √ √ √ √ PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 361
  357. MULYA EFFENDI SIREGAR * KRITERIA ADIWARMAN MUHAMMAD AZWAR ZAINUL KARIM MAJDI BANGUN M. ARIEF KOMARUDDIN SARWITO ROSYID HIDAYAT KUSMULYONO HASAN EKO SUWARDI* Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut. √ √ √ √ √ √ √ Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupung tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perusahaan. √ √ √ √ √ √ √ √: iya, x: tidak * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Pernyataan Komisaris Independen Seluruh anggota Komisaris Independen telah memenuhi aspek independensi sebagaimana yang tertuang dalam ketentuan Pasal 25 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Rapat Dewan Komisaris Kebijakan Sesuai dengan Tata Tertib Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk, kebijakan Rapat Dewan Komisaris adalah sebagai berikut : 1. Rapat Dewan Komisaris diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. 2. Rapat Dewan Komisaris sebagaimana disebut dalam ayat 1 huruf a adalah sah dan berhak mengambil keputusankeputusan mengikat apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh Komisaris, dengan catatan risalah rapat ditandatangani oleh seluruh Komisaris yang hadir dalam rapat dan yang menerima kuasa. 3. Seorang Komisaris dapat diwakili dalam rapat hanya oleh seorang Komisaris Iainnya berdasarkan kuasa tertulis yang diberikan khusus untuk keperluan itu. 4. Kuasa tertulis Komisaris yang tidak hadir kepada Komisaris Iainnya diperhitungkan sebagai kehadiran 5. Seorang Komisaris hanya boleh menerima kuasa dari 1 (satu) orang Komisaris Iainnya. 6. Ketidakhadiran secara fisik Komisaris di dalam Rapat Dewan Komisaris sebagaimana disebut dalam ayat 1 sebanyak maksimal 3 (tiga) kali berturut-turut dalam setahun, kecuali telah terdapat kesepakatan sebelumnya mengenai peran dan keterlibatannya dalam fungsi pengawasan Dewan Komisaris. 7. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama, dan dalam hal Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan, maka Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh seorang anggota Komisaris yang ditunjuk khusus oleh Komisaris Utama untuk maksud tersebut dan apabila Komisaris Utama tidak melakukan penunjukan, maka rapat dipimpin oleh Komisaris yang ditunjuk oleh para Komisaris lainnya. 8. Keputusan Rapat Dewan Komisaris diambil secara musyawarah dan mufakat dari para peserta yang hadir. Dalam hal musyawarah dan mufakat tidak dapat dilaksanakan, maka keputusan diambil dengan suara terbanyak (voting). Frekuensi dan Kehadiran Rapat Rincian tingkat kehadiran rapat Dewan Komisaris sepanjang tahun 2021, baik rapat internal maupun rapat gabungan serta kehadiran pada RUPS disampaikan melalui tabel di bawah ini: Rapat Internal Dewan Komisaris Nama 362 Rapat Gabungan Dewan Komisaris Rapat Gabungan Dewan Komisaris, dengan Direksi DPS dan Direksi Kehadiran di RUPS Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Jumlah RUPS Jumlah Kehadiran % Mulya Effendi Siregar* 12 12 100 7 7 100 1 1 100 2 2 100 Adiwarman Azwar Karim 7 7 100 5 5 100 1 1 0 0 0 0 Muhammad Zainul Majdi 7 7 100 5 5 100 1 1 0 0 0 0 Suyanto 21 21 100 10 10 100 2 2 100 2 2 100 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  358. Tata Kelola Perusahaan Rapat Internal Dewan Komisaris Nama Rapat Gabungan Dewan Komisaris Rapat Gabungan Dewan Komisaris , dengan Direksi DPS dan Direksi Kehadiran di RUPS Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Jumlah RUPS Jumlah Kehadiran % Masduki Baidlowi 21 20 95 10 10 100 2 2 100 2 2 100 Imam Budi Sarjito 21 21 100 10 10 100 2 2 100 2 2 100 Sutanto 21 21 100 10 10 100 2 2 100 2 2 100 Eko Suwardi* 12 12 100 7 7 100 1 1 100 2 2 100 Bangun Sarwito Kusmulyono 21 21 100 10 10 100 2 2 100 2 2 100 M. Arief Rosyid Hasan 21 21 100 10 10 100 2 2 100 2 2 100 Komaruddin Hidayat 21 21 100 10 10 100 2 2 100 2 2 100 * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Agenda Rapat Dewan Komisaris TANGGAL AGENDA 4 Februari 2021 Penetapan Susunan Anggota Komite 4 Februari 2021 a. Struktur Organisasi BSI b. Pemenuhan SDM di KP dan Jaringan BSI 18 Februari 2021 Evaluasi Kinerja Mandiri Syariah periode 31 Januari 2021 22 Februari 2021 Update Anggota RUPS Tahunan dan Usulan Anggota Komite Audit BSI 24 Februari 2021 Annual Audit Plan 2021 24 Februari 2021 Hasil Audit PWC tahun 2020 10 Maret 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Information Technologi & Operation 10 Maret 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Human Capital & Culture 25 Maret 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 28 Februari 2021 22 April 2021 Penunjukkan Ketua RUPS 22 April 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 31 Maret 2021 27 Mei 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 30 April 2021 18 Juni 2021 Evaluasi Kinerja BSI Per 31 Mei 2021 22 Juli 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 30 Juni 2021 2 Agustus 2021 Persiapan RUPSLB 24 Agustus 2021 26 Agustus 2021 a. Pembahasan Susunan Anggota Komite b. Evaluasi Kinerja BSI 30 Juli 2021 23 September 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 31 Agustus 2021 28 Oktober 2021 Evaluasi Kinerja 30 September 2021 PT BSI Tbk 10 November 2021 Usulan RBB tahun 2022-2024 25 November 2021 Evaluasi Kinerja BSI Oktober 2021 23 Desember 2021 Evaluasi Kinerja BSI November 2021 Agenda Rapat Dewan Komisaris dan Direksi TANGGAL AGENDA 18 Februari 2021 Evaluasi Kinerja Mandiri Syariah (BSI) periode 31 Januari 2021 25 Maret 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 28 Februari 2021 22 April 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 31 Maret 2021 27 Mei 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 30 April 2021 22 Juli 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 30 Juni 2021 26 Agustus 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 30 Juli 2021 23 September 2021 Evaluasi Kinerja BSI periode 31 Agustus 2021 28 Oktober 2021 Evaluasi Kinerja 30 September 2021 PT BSI Tbk 10 November 2021 Usulan RBB tahun 2022-2024 25 November 2021 Evaluasi Kinerja BSI Oktober 2021 23 Desember 2021 Evaluasi Kinerja BSI November 2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 363
  359. Tata Cara dan Frekuensi Pemberian Nasihat Pemberian nasihat Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan baik secara formal dalam rapat , maupun secara informal. Rapat dimaksud dalam mekanisme pemberian nasihat tersebut, yakni: 1. Rapat Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang terdiri dari Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko, 
dan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi. 
 2. Rapat Dewan Komisaris, yang terdiri atas: a. Rapat Dewan Komisaris yaitu rapat internal Dewan Komisaris dan/atau dengan mengundang Direktur bidang yang terkait. 
 b. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi yaitu Rapat Dewan Komisaris bersama – sama dengan Direksi. 
 c. Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Dewan Pengawas Syariah. 
 Pemberian nasihat kepada Direksi juga dilakukan melalui surat disposisi ke Direksi, melakukan evaluasi dan pemberian arahan kepada Direksi baik triwulan maupun tahunan atas Laporan Kepatuhan dan hasil assessment GCG. Sedangkan untuk pengawasan, Dewan Komisaris dapat secara rutin melakukan kunjungan ke cabang. Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Berdasarkan Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang dilakukan oleh Direksi, serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan rencana jangka panjang Perseroan, rencana kerja Perseroan serta ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS, serta peraturan perundang undangan yang berlaku, kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Rekapitulasi Arahan dan Rekomendasi Dewan Komisaris NO 1 TEMA Kinerja SARAN/MASUKAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris mengapresiasi atas pencapaian kinerja keuangan PT Bank Syariah Indonesia per 30 November 2021, antara lain pencapaian yang signifikan pada: a Kinerja keuangan bottom line yakni perolehan Laba Bersih Setelah Pajak sebesar sebesar Rp2.780 M (104,21% dari target November 2021) b Cash Coverage tumbuh (delta growth) YoY tumbuh Rp845 M (43,64%). c Kualitas pembiayaan terkendali dengan baik walaupun dalam masa pandemic Covid, dengan NPF Gross sebesar 3,00% tumbuh negatif namun telah mencapai 100,29% target 30 November 2021 sebesar 3,01% d Pembiayaan yang tumbuh (YoY) 6,34% sebesar Rp9.931 M menjadi Rp165.642 M (100,95% dari target November 2021) e Pendapatan Margin/Bagi Hasil dari aktivitas Non Pembiayaan (Penempatan pada Surat Berharga) yang tumbuh 10,56% (YoY) sebesar Rp265 Miliar menjadi sebesar Rp2.719 M per 30 November 2021 f Fee Based Income (FBI) yang tumbuh negatif (YoY) sebesar Rp159 M (- 5,70%) menjadi Rp2.634 M (104,42% dari target November 2021) Diharapkan pertumbuhan positif ini dapat berlanjut pada bulan berikutnya. 2 3 364 Pembiayaan DPK Dewan Komisaris meminta kepada Direksi dan SEVP agar sebagai berikut: a Pembiayaan Bankwide tumbuh positif secara YtD maupun MtM, Untuk pertumbuhan secara segmen Wholesale secara YtD masih negatif, diharapkan pada akhir Desember 2021 minimal bisa zero growth dengan pipeline yang tersedia, artinya posisi pembiayaan Wholesale sama dengan posisi per Desember 2020. b Percepatan recovery pembiayaan SME melalui pembenahan bisnis proses, peningkatan kompetensi, dan penyesuaian RAC c Untuk pembiayaan kendaraan/OTO, perlu dipastikan keselarasan RAC antara BSI dengan MUF dan MTF agar mendapatkan calon nasabah yang berkualitas bagi kedua belah pihak d Pencapaian Rasio dan RPIM setiap bulan agar disampaikan dalam laporan kinerja bulanan Dewan Komisaris meminta kepada Direksi dan SEVP sebagai berikut: a Kinerja pencapaian DPK agar tetap dapat dijaga jangan sampai menurun menjelang tutup tahun 2021. b Agar dievaluasi penurunan Dana Wadiah dalam tiga bulan terakhir terutama penurunan Giro Wadiah, sementara Tabungan Wadiah terus meningkat secara sustain. c Menjelang akhir tahun agar diantisipasi banyak penarikan dana dari nasabah-nasabah besar antara lain untuk menurunkan eksposur pembiayaan ditempat lain. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  360. Tata Kelola Perusahaan Rekapitulasi Arahan dan Rekomendasi Dewan Komisaris NO 4 TEMA NPF SARAN /MASUKAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris meminta kepada Direksi dan SEVP sebagai berikut: a 5 6 Peningkatan Kinerja Mobile Banking Write Off Untuk mencapai penurunan FaR (excl / include Covid), agar dilakukan: 1) Monitoring khusus terhadap kol 2 segmen retail karena sebagian besar nasabah merupakan nasabah program restru Covid-19, meskipun dalam tiga bulan terakhir Kol 2 segmen Retail terus membaik. 2) Untuk segmen Wholesale, walaupun NPF per November 2021 sudah turun menjadi 4,85% (di bawah 5 %), efektifitas monitoring kuallitas pembiayaan dengan penggunaan Watchlist Tools terus dioptimalkan terutama kepada nasabah-nasabah terdampak COVID dan Nasabah Non Sektor Unggulan. Dewan Komisaris meminta kepada Direksi dan SEVP sebagai berikut: a Optimalisasi penggunaan mobile banking nasabah. b Perlu adanya edukasi dan pemberian insentif ke nasabah untuk meningkatkan volume dan FBI dari transaksi mobile banking c Meningkatkan kemitraan dengan pelaku utama ekosistem ekonomi/keuangan khususnya yang memiliki traction tinggi untuk mengembangkan fiturfitur transaksi yang menjadi preferensi nasabah. d Ekosistem Islam (pesantren, masjid, ziswaf, dll) tidak hanya menarik bagi lembaga jasa keuangan syariah, tetapi juga non syariah, sehingga BSI perlu mempercepat penetrasi layanan terhadap ekosistem Islam kepada seluruh nasabahnya e Menyiapkan strategi untuk mengantisipasi penurunan FBI dari penurunan tarif transfer antar Bank dan/atau adanya tarif yang murah dari fintech Dewan Komisaris meminta kepada Direksi dan SEVP sebagai berikut: a Pembentukan Cadangan dilakukan terutama untuk mengantisipasi turunnya kualitas pembiayaan ex restru Covid, disarankan agar terus menjadi perhatian kecukupannya sejalan dengan perkembangan kualitasnya dari waktu ke waktu. b Upaya recovery ex WO agar terus diupayakan seoptimal mungkin terutama dari segmen Wholesale yang s/d November 2021 baru mencapai sebesar Rp210 M atau 63,85% dari target yang ditetapkan sebesar Rp329 M c Sesuai dengan rekomendasi KAP, agar dalam pembentukan CKPN, manajemen memperhatikan pemenuhan prosedur dan kelengkapan dokumentasi. d Perolehan FBI agar terus dioptimalkan khususnya dari Collection Ex WO segmen Wholesale yang masih tumbuh negatif secara YoY. Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Kebijakan Pendidikan Berkelanjutan sesuai dengan tata tertib Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk adalah: 1. Rencana pendidikan berkelanjutan untuk seluruh Komisaris dan anggota Komite-Komite penunjang tertuang dalam Rencana Program Kerja Dewan Komisaris; 2. Dalam hal pendidikan berkelanjutan dilakukan di luar program kerja yang telah ditetapkan sebelumnya agar disampaikan dalam Rapat Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan Rapat; 3. Komisaris dan anggota Komite Penunjang yang telah melakukan pendidikan berkelanjutan harus menyampaikan laporan hasil pendidikannya di dalam Rapat Dewan Komisaris atau di dalam rapat Komite penunjang. 4. Hal-hal lain yang menyangkut akomodasi/fasilitas dan protokoler selama pendidikan berkelanjutan mengacu kepada peraturan internal Bank yang berlaku. Realisasi Pengembangan Kompetensi Disampaikan secara rinci pada bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris A. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Berdasarkan RUPS Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui self assessment. Hasilnya dilaporkan dan dipertanggungjawabkan dalam dalam RUPS. Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
 Prosedur penilaian kinerja Dewan Komisaris yang dilaksanakan melalui RUPS adalah sebagai berikut: 1. Dewan Komisaris menyampaikan laporan kinerja Dewan Komisaris untuk dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS. 
 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 365
  361. 2 . Kinerja Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan yang sesuai dengan tugas serta kewajiban Dewan Komisaris. 
 3. Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Dewan Komisaris secara self assessment menjadi salah satu dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham untuk memberhentikan dan/atau menunjuk kembali Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja tersebut merupakan sarana penilaian serta peningkatan efektivitas Dewan Komisaris. 
 Pihak yang Melakukan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2021 secara mandiri (self assessment). Kriteria dan Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris NO. INDIKATOR PENCAPAIAN 1 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berjala minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun. 10% 100% 2 Dewan Komlsarls menyelenggarakan Rapat bersama Direksi secara berkala minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun. 10% 100% 3 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat bersama Dewan Pengawas (DPS) secara berkala minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. 10% 100% 4 Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun 10% 100% 5 Dewan Komisaris melakukan kunjungan ke cabang/wilayah dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. 10% 100% 6 Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap Kinerja Bank Syariah Indonesia secara berkala, minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun. 10% 100% 7 Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank kepada Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. 10% 100% 8 Dewan Komisaris mereview, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal yang wajib mendapat persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan 10% 100% 9 Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate Governance pada seluruh jenjang organisasi 10% 100% 10 Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan tugas dna fungsinya dengan baik dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku. 10% 100% Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Komite di bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut : • Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite. • Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite • Penyampaian Hasil Review kepada Dewan Komisaris • Pembuatan dan Penyampaian Laporan Komite yang tepat waktu 366 BOBOT PENILAIAN PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  362. Tata Kelola Perusahaan B .Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Melalui Self Assessment GCG Sesuai Ketentuan OJK Penilaian kinerja Dewan Komisaris ini merujuk pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Metode penilaian dilakukan secara mandiri (self assessment) secara periodik, yaitu setiap semester dan hasilnya dilaporkan kepada OJK untuk mendapatkan persetujuan. Kriteria dan Hasil Penilaian Komite Audit Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap Bank, terutama dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan, sistem pengendalian internal (Internal Control System), serta efektivitas pemeriksaan oleh internal dan auditor eksternal. Sepanjang tahun 2021, Komite Audit telah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 26 (dua puluh enam) kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain: 1. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal maupun auditor eksternal, dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan auditor 2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik dan KAP untuk audit tahun buku 2020. Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris melaksanakan bidang yang berkaitan dengan remunerasi dan nominasi terhadap anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Sepanjang tahun 2021, Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Komite Remunerasi dan Nominasi telah melaksanakan rapat sebanyak 5 (lima) kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain : 1. Pengusulan Remunerasi Pengurus PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 2. Usulan Perubahan Pengurus PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Prosedur Pelaksanaan Penilaian Pelaksanaan assessment kinerja Dewan Komisaris termasuk dalam pelaksanaan self assessment GCG Bank yang dilakukan secara berkala setiap semester. Dengan demikian, prosedurnya mengikuti penilaian GCG Bank. Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Kriteria self assessment Dewan Komisaris terkait pelaksanaan GCG dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok: Governance Structure, Governance Process dan Governance Outcome. Governance structure terdiri dari 14 indikator, Governance Process ada 17 indikator sedangkan governance outcome mencapai 6 (enam) indikator. Pihak yang Melakukan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
 Pihak yang melakukan self assessment GCG (di dalamnya termasuk penilaia Dewan Komisaris) adalah Direksi dan Dewan Komisaris yang harus mendapatkan persetujuan dan pengawasan dari OJK. Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Hasil penilaian self assessment pelaksanaan Good Corporate Governance tahun 2021 adalah peringkat 2 (“Baik”). Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris dan Dasar Penilaiannya Hingga berakhirnya tahun buku 2021, Dewan Komisaris memiliki 3 (tiga) komite sebagai penunjang dalam menjalankan fungsi pengawasan. Komite-komite tersebut adalah: 1. Komite Audit 
 2. Komite Remunerasi dan Nominasi
 3. Komite Pemantau Risiko 
 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 367
  363. Komite Pemantau Risiko Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab jawab melakukan pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi terkait manajemen risiko Bank . Sepanjang tahun 2021, Komite Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan rapat sebanyak 49 (empat puluh sembilan) kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain : 1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank. 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen risiko. DEWAN PENGAWAS SYARIAH Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan prinsip syariah. Dengan demikian, produk dan jasa yang ditawarkan serta kegiatan operasional Bank harus sejalan dengan prinsip syariah. DPS juga memastikan implementasi pelaksanaan fatwa Dewan Syariah Nasional di Bank. Dalam melaksanakan tugasnya, DPS bekerja sama dengan Satuan Kerja Kepatuhan (SKKP) dan Satuan Kerja Audit Intenal (SKAI) untuk memastikan pelaksanaan kepatuhan bank terhadap prinsip syariah. DPS diangkat dan disahkan melalui RUPS sesuai dengan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Tugas dan Tanggung Jawab Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah diuraikan sebagai berikut: 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah adalah memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan Prinsip Syariah, meliputi antara lain: a. Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk yang dikeluarkan Bank; b. Mengawasi proses pengembangan produk baru Bank agar sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia; c. Meminta fatwa kepada Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia untuk produk baru Bank yang belum ada fatwanya; d. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan Prinsip Syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank; dan 2. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah dari satuan kerja Bank dalam rangka pelaksanaan tugasnya. 3. Menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah secara semesteran. Komposisi dan Dasar Pengangkatan Pada tahun 2021, Dewan Pengawas Syariah BSI berjumlah 4 (empat) orang yang terdiri atas 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 3 (tiga) orang anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Komposisi Dewan Pengawas Syariah NAMA JABATAN DASAR PENGANGKATAN TANGGAL EFEKTIF PERIODE JABATAN Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua Akta No. 42 tanggal 31 Mei 2021 6 Mei 2021 2021-2024 Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota Akta No. 42 tanggal 31 Mei 2021 6 Mei 2021 2021-2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Akta No. 42 tanggal 31 Mei 2021 1 Februari 2021 2021-2024 Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc Anggota Akta No. 42 tanggal 31 Mei 2021 1 Februari 2021 2021-2024 Mekanisme Pengunduran Diri Dewan Pengawas Syariah Berdasarkan PBI No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah Bagian Keempat Dewan Pengawas Syariah Paragraf 1 Persyaratan Dewan Pengawas Syariah, Pasal 45 (1) disebutkan “Usulan pengangkatan dan/atau penggantian anggota Dewan Pengawas Syariah kepada Rapat Umum Pemegang Saham dilakukan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.” 368 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  364. Tata Kelola Perusahaan Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Syariah Kebijakan 1 . PBI No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah Bagian Keempat Dewan Pengawas Syariah Paragraf 1 Persyaratan Dewan Pengawas Syariah, Pasal 44 yang berbunyi “Jumlah, kriteria, rangkap jabatan dan persyaratan lain bagi Dewan Pengawas Syariah tunduk kepada ketentuan Bank Indonesia terkait.” Paragraf 4 Aspek Transparansi Dewan Pengawas Syariah, Pasal 50 yang berbunyi “Anggota Dewan Pengawas Syariah wajib mengungkapkan rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah pada lembaga keuangan syariah lain dalam laporan pelaksanaan GCG sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia ini.” 2. SE BI No. 12/13/DPbS tanggal 30 April 2010 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, Bagian E. Dewan Pengawas Syariah point 13 yang berbunyi “Anggota Dewan Pengawas Syariah dilarang merangkap jabatan sebagai konsultan di seluruh BUS dan/atau UUS. Yang dimaksud dengan “konsultan” adalah meliputi konsultan, penasihat atau yang dapat dipersamakan dengan itu, baik individu maupun perusahaan, termasuk pemilik dari perusahaan yang memberikan jasa konsultasi bagi BUS dan/atau UUS. Dalam hal konsultan berbentuk perusahaan maka pegawai/perorangan yang bekerja pada perusahaan tersebut, namun tidak bertugas sebagai konsultan bagi BUS dan/atau UUS, tidak dikategorikan sebagai konsultan. Yang dimaksud dengan “jasa konsultasi” adalah terbatas pada jasa konsultasi terkait kegiatan usaha perbankan syariah. “ Rekapitulasi Rangkap Jabatan NAMA Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Dr. H. Mohamad Hidayat JABATAN Ketua Anggota JABATAN PADA PERUSAHAAN/ INSTANSI LAIN NAMA INSTANSI Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon Indonesia Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra Finance Services Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Trimegah Asset Management Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multigriya Finansial (Perssero) Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi BRI Life Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Anggota Dewan Pengawas Syariah PT BNP Paribas Investment Partners Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc Anggota Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) BPRSyariah Ketua Dewan Pengawas Syariah BPRS Amanah Ummah Bogor Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Rapat Dewan Pengawas Syariah Frekuensi dan Tingkat Kehadiran NAMA JABATAN JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN TINGKAT KEHADIRAN (%) Hasanudin Ketua 32 32 100% Mohamad Hidayat Anggota 32 32 100% Oni Sahroni Anggota 32 32 100% Didin Hafidhuddin Anggota 32 32 100% PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 369
  365. Agenda Rapat TANGGAL 370 AGENDA 10 Februari 2021 1 . Rapat Perdana DPS BSI dengan CSG 12 Februari 2021 1. Annual Audit Plan, PAB Paylater, Direct Debit dan Deposito Mobile Banking 18 Februari 2021 1. Rapat DPS terkait Penyampaian Daftar Inventaris Masalah dengan DPS 23 Februari 2021 1. Master Ammendment Agreement (MAA) dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) Group 2 Maret 2021 1. Asuransi Kesehatan Pegawai 2. Taujih DPS terkait Komitment Melaksanakan Kewajiban Ibadah 18 Maret 2021 1. Pembahasan Lanjutan mengenai Asuransi Kesehatan Pegawai 25 Maret 2021 1. Mitraguna Online 8 April 2021 1. Layanan Syariah Point 22 April 2021 1. Hasanah Card Contactless 2. Wakalah Bil Istitsmar 3. Smart Virtual Account (VA) (VA Debit) 5 Mei 2021 1. Laporan Keuangan BSI Periode Maret 2021 19 Mei 2021 1. Hasanah Card Contactless 2. Hasanah Corporate Card 3 Juni 2021 1. Forfaiting 2. Wakalah Bil Istitsmar 3. Smart Virtual Account (VA) (VA Debit) 7 Juni 2021 1. Tindak Lanjut Pembahasan PT. SHA Solo 10 Juni 2021 1. Cicil Emas Melalui BSI Mobile 2. Pengalihan Aset Pembiayaan Penisun Bank Mantap dalam rangka Qanun LKS Aceh 16 Juni 2021 1. Produk Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antar Bank (SIPA) 30 Juni 2021 1. Pengajuan Alternatif Pengalihan Nasabah Bank Mantap 2. Top Up Gadai Melalui BSI Mobile 7 Juli 2021 Harmonisasi Akad MMQ 28 Juli 2021 1. Pengaduan Nasabah KC Bengkulu S Parman 1 dan KC Bukittinggi Guru Hamzah 2. Permohonan Skema Ijarah Bil Ijarah (Ijarah Muwazi) 4 Agustus 2021 1. DIM Akad Murabahah 18 Agustus 2021 · Pembahasan Atas Rencana Pengajuan Izin Layanan EDC Merchant Azquirer 1 September 2021 1. Penggunaan Working Space BMRI dan BNI dalam Rangka Collection 2. Taujih DPS mengenai Nama Masjid BSI 22 September 2021 1. Bagi Hasil Fasilitas Pembiayaan Musyarakah PT. Intan Baruprana Finance 2. Skema Pembiayaan Sindikasi a.n PT. Adhi Jalintim Riau 3. Sinergi 3 PSP 4. Teknologi Virtual Private cloud dan Mandiri Cloud oleh BSI 29 September 2021 1. Multifinance PT. Bima Multifinance dan PT. Intan Baruprana Finance 2. Taujih DPS terkait Busana Pegawai 13 Oktober 2021 1. Digital Value Chain (DGV) 2. Layanan QRIS CPM, Cross Border dan TTS (Tarik, Transfer, Setor) 27 Oktober 2021 1. Penyusunan Draft Master Template Akad 2. Bank Garansi Rokok 3. Potensi Bancassurance 4. Revitalisasi MP BSI Mitra Kopkar 3 November 2021 1. Layanan BSI Prioritas 2. Rekening Dana Investor (RDI) 3. Pembatalan Transaksi Pembiayaan BSI Paylater (Hawalah dan Kafalah) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  366. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat TANGGAL AGENDA 10 November 2021 1 . Setoran Awal Haji Reguler Melalui BSI Mobile dan BSI NET 2. Pembatalan Transaksi Paylater 3. Layanan BI Fast 17 November 2021 1. Layanan BI Fast 2. Respon & Follow Up DPS Atas Combined Sharia Assurance 24 November 2021 1. Dana Tanazul BPJS Kesehatan 2. Pengaduan Nasabah Region IX Surabaya 3. Issue Dukungan PT Zurich Insurance Selaku Takaful perihal : Induk dari Asuransi PT ZGTI Terhadap LGBT 10 Desember 2021 1. Layanan Capital Market Services di BSI 2. Kepemilikan Aset yang Dijadikan Objek Pembiayaan Refinancing (Yayasan Alma Ata) 3. Laporan Tindak Lanjut Hasil Temuan DPS 20 Desember 2021 1. Permohonan Masukan dan Ekspektasi (DPS Concern) Terhadap Penyusunan Annual Audit Plan (AAP) BSI Tahun 2022 2. Perjanjian Kerja Sama BSI dengan Kementerian Sosial Bantuan Sembako dan Bansos PKH dan E-Warong 29 Desember 2021 1. Rapat DPS terkait Pembahasan Issue-Issue pada Draft Template Harmonisasi Akad 2. Silaturahmi dengan PT Zurich General Takaful Indonesia (ZGTI) Pelaksanaan Tugas Dewan Pengawas Syariah Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah dilakukan dengan cara antara lain: 1. Melakukan pengawasan terhadap proses pengembangan produk baru Bank; dalam bentuk: a.Meminta penjelasan dari pejabat Bank yang berwenang mengenai tujuan, karakteristik, dan akad yang digunakan dalam produk baru yang akan dikeluarkan; b. Memeriksa apakah terhadap akad yang digunakan dalam produk baru telah terdapat fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia. 1) Mereview sistem dan prosedur produk baru yang akan dikeluarkan terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah; dan 2) Memberikan pendapat syariah atas produk baru yang akan dikeluarkan. c. Mereview sistem dan prosedur produk baru yang akan dikeluarkan terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah; dan d. Memberikan pendapat syariah atas produk baru yang akan dikeluarkan. 2. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan Bank. a. Menganalisis laporan yang disampaikan oleh dan/ atau yang diminta dari Direksi, pelaksana fungsi audit intern dan/atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank; b. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi yang akan diperiksa dengan memperhatikan kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah dari masing-masing kegiatan; c. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik (sampel) untuk mengetahui pemenuhan Prinsip Syariah sebagaimana dipersyaratkan dalam SOP, antara lain: 1) ada tidaknya bukti pembelian barang, untuk akad murabahah sebagai bukti terpenuhinya syarat jual-beli murabahah; 2) ada tidaknya laporan usaha nasabah, untuk akad mudharabah/musyarakah, sebagai dasar melakukan perhitungan distribusi bagi hasil; d.Melakukan inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan dan/atau konfirmasi kepada pegawai Bank dan/atau nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf c., apabila diperlukan; e. Melakukan review terhadap SOP terkait aspek syariah apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan dimaksud; f. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank; dan g. Melaporkan hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah kepada Direksi dan Dewan Komisaris. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 371
  367. Rekapitulasi Arahan dan Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah NO . 372 JUDUL NO. REGISTER TANGGAL OPINI DPS 1 Opini DPS tentang Produk Paylater dengan Akad Hawalah Bil Ujrah 01/BSI/DPS/OPINI/II/2021 03-March-2021 2 Opini DPS tentang Produk Paylater dengan Akad Kafalah Bil Ujrah 02/BSI/DPS/OPINI/II/2021 12-February-2021 3 Opini DPS tentang Bank Syariah Indonesia Debit Online 03/BSI/DPS/OPINI/III/2021 02-March-2021 4 Opini DPS tentang Pembukaan Deposito BSI Mobile 04/BSI/DPS/OPINI/II/2021 12-February-2021 5 Opini DPS tentang Konsep Master Amendment Agreement (MAA) dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) Group 05/BSI/DPS/OPINI/II/2021 24-February-2021 6 Opini DPS tentang Pengesahan Template Akad Al-Ba’I, IMBT, dan Hibah PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA) 06/BSI/DPS/OPINI/II/2021 03-March-2021 7 Opini DPS tentang Pembiayaan Mitraguna Berkah Melalui Media Digital Mobile Banking (Mitraguna Online) 07/OPINI/DPS-BSI/IV/2021 15-April-2021 8 Opini DPS tentang Syariah Point 08/OPINI/DPS-BSI/IV/2021 08-April-2021 9 Opini DPS terkait Laporan Keuangan BSI Periode Maret 2021 09/OPINI/DPS-BSI/V/2021 05-May-2021 10 Opini DPS tentang Hasanah Card Contactles 10/BSI/DPS/OPINI/V/2021 24-May-2021 11 Opini DPS tentang BSI Hasanah Corporate Card 11/BSI/DPS/OPINI/V/2021 24-May-2021 12 Opini DPS tentang Pengesahan Template Line Facility dan Simplifikasi Template Akad Musyarakah 12/BSI/DPS/OPINI/V/2021 28-May-2021 13 Opini DPS tentang Cicil Emas Melalui BSI Mobile 13/BSI/DPS/OPINI/VI/2021 11-June-2021 14 Opini DPS tentang BSI Smart Virtual Account - VA Debit 14/BSI/DPS/OPINI/VI/2021 11-June-2021 15 Opini DPS tentang BSI Investment Wakalah Bil Istitsmar (WBI) 15/BSI/DPS/OPINI/VI/2021 11-June-2021 16 Opini DPS tentang Pengalihan Aset Pembiayaan Pensiun Bank Mantap dalam Rangka Qanun LKS Aceh 16/BSI/DPS/OPINI/VI/2021 16-June-2021 17 Opini DPS tentang Kesesuaian Syariah pada Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah antar Bank (SiPA) 17/BSI/DPS/OPINI/VI/2021 23-June-2021 18 Opini DPS tentang Top Up Gadai Emas Melalui BSI Mobile 18/BSI/DPS/OPINI/VII/2021 07-June-2021 19 Opini DPS tentang Tindak Lanjut Rencana Pengalihan Aset Pembiayaan Pensiun Bank Mantap dalam Rangka Qanun LKS Aceh 19/BSI/DPS/OPINI/VII/2021 13-July-2021 20 Opini DPS terkait BSI Islamic Forfaiting 20/OPINI/DPS-BSI/VII/2021 16-July-2021 21 Opini DPS terkait Dukungan Teknis BSI Kepada BMRI dan BNI Dalam Rangka Penyelesaian Portofolio Bisnis terkait Implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah pada Provinsi Aceh 21/BSI/DPS/OPINI/IX/2021 09-September-2021 22 Opini DPS terkait Kesesuaian Syariah pada Layanan EDC Merchant BSI 22/DPS/BSI/OPINI/IX/2021 09-September-2021 23 Opini DPS terkait Pengesahan Template Akad Qardh dengan Jaminan Gadai (Rahn) Emas Melalui Sistem Elektronik 23/BSI/DPS/OPINI/IX/2021 14-September-2021 24 Opini DPS terkait Penggunaan Teknologi Virtual Private Cloud Mandiri Cloud oleh Bank Syariah Indonesia 24/BSI/DPS/OPINI/IX/2021 22-September-2021 25 Opini DPS terkait Sindikasi Pembiayaan Preservasi Jalan Non Tol Jalur Lintas Timur (Jalintim) Riau Menggunakan Skema Refinancing dengan Akad al-ijarah al-Muntahiyah bi al-tamlik 25/DPS/BSI/OPINI/IX/2021 22-September-2021 26 Opini DPS terkait Sinergi Bank Syariah Indonesia dengan Pemegang Saham Pengendali 26/BSI/DPS/OPINI/IX/2021 22-September-2021 27 Opini DPS terkait Kegiatan Partnership Bancassurance 27/BSI/DPS/OPINI/X/2021 27-October-2021 28 Opini DPS terkait Layanan QRIS CPM, Cross Border dan TTS (Tarik, Transfer, Setor) 28/BSI/DPS/OPINI/X/2021 13-October-2021 29 Opini DPS terkait Pembatalan Transaksi Pembiayaan BSI Paylater (Akad Kafalah dan Akad Hawalah) pada BSI Mobile 29/BSI/DPS/OPINI/IX/2021 13-October-2021 30 Opini DPS terkait Layanan BSI Prioritas untuk Nasabah dengan Akad Wadiah 30/BSI/DPS/OPINI/X/2021 13-October-2021 31 Opini DPS terkait Rekening Dana Investor 31/BSI/DPS/OPINI/X/2021 13-October-2021 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  368. Tata Kelola Perusahaan Rekapitulasi Arahan dan Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah NO . 32 JUDUL NO. REGISTER Opini DPS terkait Harmonisasi Template Akad Segment Retail dan Wholesale PT Bank Syariah Indonesia, Tbk TANGGAL OPINI DPS 32/BSI/DPS/OPINI/X/2021 01-October-2021 33 Opini DPS terkait Sistem Digital Value Chain 33/DPS/BSI/OPINI/XI/2021 Nov-21 34 Opini DPS terkait Pembayaran Setoran Awal Haji Melalui BSI Mobile & BSI NET 34/BSI/DPS/OPINI/XI/2021 Nov-21 35 Opini DPS terkait Layanan Transaksi BI Fast (Individual Transfer) 35/DPS/BSI/OPINI/XI/2021 24-November-2021 36 Opini DPS terkait Issue Dukungan PT Zurich Insurace (ZI) Selaku Induk dari PT Zurich General Takaful Indonesia (ZGTI) terhadap LGBT (Lesbian, Gay,Biseksual dan Transgender) 36/BSI/DPS/OPINI/XI/2021 24/11/21 37 Opini DPS terkait Pengesahan Template Akad al-Ijarah alMuntahiyah bi al-Tamlik (IMBT) Refinancing PT. Adhi Jalintim Riau 37/BSI/DPS/OPINI/XII/2021 13 Desember 2021 Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah Kinerja DPS BSI sepanjang tahun 2021 tidak terlepas dari dukungan luar biasa manajemen BSI dan semua pihak terkait sehingga DPS BSI dapat melaksanakan berbagai tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Hal ini ditunjukkan dengan pencapaian penyelenggaraan rapat DPS, penerbitan Opini DPS dan pelaksanaan Pengawasan Syariah (Uji Petik) DPS. Penilaian kinerja DPS dilakukan melalui Self Assesment GCG yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan pada Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Pelaksanaan Self Assessment GCG ini dilaksanakan secara periodik setiap semester yang dilaporkan kepada OJK untuk mendapatkan persetujuan. Serta pemenuhan penyampaian Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah yang disampaikan secara semesteran kepada Departemen Perbankan Syariah OJK dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. DIREKSI Direksi adalah organ utama yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Bank Syariah Indonesia, sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan. Direksi dapat mewakili BSI, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Direksi secara umum bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, anggaran dasar dan/atau keputusan RUPS. Pelaksanaan tugas tersebut dipertanggungjawabkan pada RUPS. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan, dengan tetap memperhatikan dan tunduk pada ketentuan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS. Pembidangan Tugas NAMA JABATAN BIDANG TUGAS Hery Gunardi Direktur Utama - Ngatari Wakil Direktur Utama 1 - Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 - Kusman Yandi Direktur Wholesale & Transaction Banking Kokok Alun Akbar Direktur Retail Banking Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution Achmad Syafii Direktur IT & Operations Tiwul Widyastuti Direktur Risk Management Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 373
  369. Hak dan Wewenang Direksi Direksi memiliki hak dan wewenang antara lain : 1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat dalam kepengurusan Perseroan. 2.Mengatur ketentuan tentang pekerja Perseroan termasuk penetapan upah, pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pekerja Perseroan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. 3. Mengangkat dan memberhentikan pekerja Perseroan berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku 4.Mengatur pendelegasian kekuasaan Direksi untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan kepada seorang atau beberapa anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada seorang atau beberapa pekerja Perseroan, baik sendiri maupun bersama-sama atau kepada badan lain 5. Mengangkat dan memberhentikan Kepala Satuan Kerja Audit Intern dengan persetujuan Dewan Komisaris, 6. Menghapusbukukan piutang macet dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar ini dan yang selanjutnya dilaporkan. 7. Tidak menagih lagi pokok, margin, ujrah, dan bagi hasil lainnya di luar pokok yang dilakukan dalam rangka restrukturisasi dan/atau penyelesaian piutang serta perbuatan-perbuatan lain dalam rangka penyelesaian bagi hasil Perseroan, dengan kewajiban melaporkan kepada Dewan Komisaris yang ketentuan dan tata cara pelaporannya ditetapkan oleh Dewan Komisaris. 8. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai pengurusan maupun pemilikan kekayaan Perseroan, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan Perseroan, serta mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian, dengan pembatasanpembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS. Masa Jabatan Direksi Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu terhitung sejak ditutupnya RUPS yang mengangkatnya atau ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-3 (tiga) setelah pengangkatannya. Namun, tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan anggota Direksi sebelum masa jabatannya berakhir dengan menyebut alasannya. Pemberhentian seperti itu berlaku sejak penutupan RUPS tersebut kecuali apabila ditentukan lain oleh RUPS. Setelah masa jabatannya berakhir anggota Direksi dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya, namun RUPS dapat menetapkan lebih dari 2 (dua) periode masa jabatan. 374 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Kriteria Direksi Persyaratan anggota Direksi wajib memenuhi ketentuan: 1. Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas 2. Peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal, dan 3. Peraturan perundang-undangan lain yang berlaku yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi adalah orang perseorangan yang berdomisili di Indonesia dan memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan selama menjabat: 1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik 2. Cakap melakukan perbuatan hukum 3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat: a. Tidak pernah dinyatakan pailit; b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit; c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat: i.Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan ii. Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS; dan iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari OJK tidak memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada OJK. 4. Tidak sedang menduduki jabatan yang berdasarkan peraturan perundang undangan dilarang untuk dirangkap dengan jabatan Anggota Direksi, kecuali menandatangani surat pernyataan bersedia mengundurkan diri dari jabatan tersebut jika terpilih sebagai Anggota Direksi; 5.Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan; dan 6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perseroan
  370. Tata Kelola Perusahaan Tata Tertib Kerja (Charter) Direksi Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi Bank Syariah Indonesia berpedoman pada Tata Tertib Direksi yang disahkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi nomor 01/006-KEP/DIR tanggal 1 Februari 2021 tentang Tata Tertib Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Adapun isi dari Tata Tertib Direksi antara lain mengatur hal-hal sebagai berikut: 1. Kewenangan Bertindak 2. Organisasi dan Pembidangan Tugas 3. Kebijakan Umum 4. Etika dan Waktu Kerja 5. Pengaturan Rapat 6.Komite 7. Senior Executive Vice President 8.Korespondensi 9.Lain-lain 10.Perubahan 11.Penutup Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Pengurus Bank wajib memenuhi persyaratan integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan. Guna memenuhi persyaratan integritas, calon anggota Direksi Bank harus memiliki akhlak dan moral yang baik, komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan operasional Bank. Untuk memenuhi persyaratan kompetensi, anggota Direksi wajib memiliki pengetahuan yang memadai di bidang perbankan dan relevan dengan jabatannya, memiliki pengalaman dan keahlian di bidang perbankan dan/atau bidang keuangan dan memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan strategis dalam rangka pengembangan Bank yang sehat. Komposisi Direksi NAMA JABATAN DASAR PENGANGKATAN TANGGAL EFEKTIF PERIODE JABATAN Hery Gunardi Direktur Utama Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Ngatari Wakil Direktur Utama 1 Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Kusman Yandi Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Kokok Alun Akbar Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Anton Sukarna Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Achmad Syafii Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Tiwul Widyastuti Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Tribuana Tunggadewi Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Ade Cahyo Nugroho Direktur Akta Berita Acara RUPSLB no. 92 tgl 15 Desember 2020 1 Februari 2021 2021-2024 Program Orientasi Bagi Direksi Baru Direksi yang telah diangkat dalam RUPS wajib mengikuti program orientasi. Program orientasi dilakukan dengan menyampaikan materi-materi terkait Bank (tata kelola perusahaan, strategi dan kinerja bank, manajemen risiko dan materi lainnya) yang dikoordinasikan oleh Corporate Secretary. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 375
  371. Program orientasi Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah dilaksanakan pada 28 Juli tahun 2021 . Hubungan Afiliasi Direksi Kriteria hubungan afiliasi anggota Direksi meliputi: 1. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan anggota Direksi lainnya; 2. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan Dewan Komisaris; dan 3. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali. Tabel Hubungan Afiliasi Direksi HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN: NAMA JABATAN DIREKSI DEWAN KOMISARIS PEMEGANG SAHAM UTAMA/ PENGENDALI HUBUNGAN KELUARGA DENGAN: DIREKSI DEWAN KOMISARIS PEMEGANG SAHAM UTAMA/ PENGENDALI Hery Gunardi Direktur Utama x x x x x x Ngatari Wakil Direktur Utama 1 x x x x x x Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 x x x x x x Kusman Yandi Direktur x x x x x x Kokok Alun Akbar Direktur x x x x x x Anton Sukarna Direktur x x x x x x Achmad Syafii Direktur x x x x x x Tiwul Widyastuti Direktur x x x x x x Tribuana Tunggadewi Direktur x x x x x x Ade Cahyo Nugroho Direktur x x x x x x √: Ya, x: Tidak Rangkap Jabatan Direksi Kebijakan Kebijakan rangkap jabatan Direksi telah diatur dalam pedoman Direksi. Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada Bank, perusahaan dan/atau lembaga lain, kecuali: 1.Direksi yang bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan pada perusahaan anak Bank, menjalankan tugas 
fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh Bank; 
 2. Direksi menduduki jabatan pada 2 (dua) lembaga nirlaba; dan/atau 
 3. Perangkapan jabatan Direksi lainnya yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dari waktu ke 
waktu. 
 376 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  372. Tata Kelola Perusahaan Selama tahun 2021 tidak ada anggota Direksi yang memiliki rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris , Direksi atau Pejabat Eksekutif pada 1 (satu) pada Bank, perusahaan dan/atau lembaga lain yang dapat menimbulkan potensi benturan kepentingan. Tabel Rangkap Jabatan Direksi NAMA JABATAN JABATAN PADA PERUSAHAAN/INSTANSI LAIN NAMA INSTANSI Hery Gunardi Direktur Utama Nihil Nihil Ngatari Wakil Direktur Utama 1 Nihil Nihil Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 Nihil Nihil Kusman Yandi Direktur Nihil Nihil Kokok Alun Akbar Direktur Nihil Nihil Anton Sukarna Direktur Nihil Nihil Achmad Syafii Direktur Nihil Nihil Tiwul Widyastuti Direktur Nihil Nihil Tribuana Tunggadewi Direktur Nihil Nihil Ade Cahyo Nugroho Direktur Nihil Nihil Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Direksi Anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis mengenai maksud tersebut kepada Perseroan sekurangan 30 hari kalender sebelum tanggal efektif pengunduran dirinya. Jabatan anggota Direksi berakhir apabila:
 1. Pengunduran dirinya telah efektif; 2. Meninggal dunia; 3. Masa jabatannya berakhir; 4. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS; 5. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga; atau 6. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengelolaan Benturan Kepentingan Apabila terjadi sesuatu hal di mana kepentingan Bank bertentangan dengan kepentingan pribadi salah seorang anggota Direksi, maka Bank akan diwakili oleh anggota Direksi lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan dan dalam hal Bank mempunyai kepentingan yang bertentangan dengan kepentingan seluruh anggota Direksi, maka dalam hal ini Bank akan diwakili oleh Dewan Komisaris atau seorang yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Dalam hal tidak ada anggota Dewan Komisaris maka RUPS mengangkat seorang atau lebih untuk mewakili Bank dalam menjalankan tugas tersebut. Rapat Direksi Kebijakan Rapat Direksi merupakan forum untuk membahas, mengoordinasikan dan menyelesaikan agenda-agenda Bank. Rapat Direksi dihadiri oleh Direksi yang dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali sebulan atau setiap waktu bilamana diperlukan oleh seorang atau atau lebih anggota PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 377
  373. Direksi atau atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah. Rapat Direksi dapat dihadiri oleh peserta lainnya sesuai kebutuhan Bank. Frekuensi dan Kehadiran Rapat RAPAT INTERNAL DIREKSI NAMA JABATAN RAPAT GABUNGAN DENGAN DEWAN KOMISARIS KEHADIRAN DI RUPS JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN % JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN % JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN % Hery Gunardi Direktur Utama 43 42 97 10 9 90 2 2 100 Ngatari Wakil Direktur Utama 1 43 41 95 10 10 100 2 2 100 Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 43 42 97 10 10 100 2 2 100 Kusman Yandi Direktur 43 42 97 10 10 100 2 2 100 Kokok Alun Akbar Direktur 43 42 97 10 10 100 2 2 100 Anton Sukarna Direktur 43 41 95 10 10 100 2 2 100 Achmad Syafii Direktur 43 42 97 10 9 90 2 2 100 Tiwul Widyastuti Direktur 43 43 100 10 10 100 2 2 100 Tribuana Tunggadewi Direktur 43 43 100 10 10 100 2 2 100 Ade Cahyo Nugroho Direktur 43 37 86 10 10 100 2 2 100 Agenda Rapat Internal Direksi Rincian agenda dan keputusan/rekomendasi rapat internal Direksi disampaikan dalam tabel di bawah ini: TANGGAL 378 AGENDA KEPUTUSAN/REKOMENDASI 9 Februari 2021 1. Update Progress Roll Out 2. Corporate Plan & Rencana Bisnis Bank (RBB_ 2021-2023 dan Persiapan Rapat Kerja BSI 2021 3. Update Culture Integration Program 1. Pastikan agar dalam menjalankan fungsinya sebagai tim dengan surat keputusan penugasan kepada masing-masing anggota. 2. Rapat Direksi menyepakati pelaksanaan rapat kerja nasional (Rakernas). 3. Program agar dijalankan sesuai dengan strategi dan timeline yang direncanakan. 16 Februari 2021 1. Rencana Persiapan RUPS Tahunan 2. Update Kinerja Januari 2021 3. Update Portofolio Quality Review Pembiayaan BSI 4. Update Organisasi Roll-out 1. RUPS Tahunan serta seluruh agenda disetujui oleh Direksi untuk dapat dilaksanakan. 2. Unit kerja agar mencari strategi untuk bisa terus menurunkan Cost of Fund (CoF). 3. Program agar dijalankan sesuai dengan strategi dan timeline yang direncanakan. 4. Pastikan tugas dan SOP dari tim sudah jelas dan mereka memahami pekerjaannya. 24 Februari 2021 1. Clearance Meeting Audit BSM 31 Januari 2021 2. Usulan Rakerwil BSI 2021, Direktur Supervisi, Update Penataan Jaringan (Region, Area dan Branch) 3. Update Monitoring Penurunan Nisbah Spesial Deposito Rupiah 4. Usulan Migrasi Nasabah Cabang Model A Via Digital dan Auto Migration 1. Radir menerima laporan hasil audit dari PwC dan meminta kepada unit terkait untuk menindak lanjuti sesuai dengan masukan yang disampaikan. 2. Pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang baik. 3.kewenangan Group Head, Regional Head dan Area Manager, kewenangan tersebut dialihkan/menjadi kewenangan Direktur Sales & Distribution 4. Proses migrasi digital disetujui untuk diimplementasi. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  374. Tata Kelola Perusahaan TANGGAL AGENDA KEPUTUSAN /REKOMENDASI 2 Maret 2021 1. Strategi Pertumbuhan CASA 2021 1. Target Instansi pemerintah agar dapat difokuskan pada kementerian. 9 Maret 2021 1. Progres Proyek Overseas 2. Kinerja BSI: Update Profit and Loss 3. Kajian Kerjas ama dan Business Model Kartu Hasanah 4. Usulan Pembentukan Struktur Organisasi CISO (Chief Information Security Officer) 1. Tim Proyect Overseas dan Tim Legal agar memperhatikan proses dan komunikasinya. 2. Carikan jalan agar ekses likuiditas bisa dialirkan ke pembiayaan. 3. agar membuat program optimalisasi aktifasi Hasanah Card. 4. Direksi menerima usulan terkait pembentukan CISO office 16 Maret 2021 1. Strategi Promosi Produk BSI 2. Strategi Bisnis Pembiayaan, Pendanaan, dan Fee Based Income 1. BSI agar memiliki standar pelaksanaan event dengan standar yang sangat baik. 2. agar terus dipantau dan dilaporkan business plan dan strateginya. 23 Maret 2021 1. Hasil Audit Laporan Keuangan BNIS Dan BRIS Per Januari 2021 2.Proyeksi Quality BSI 2021 3. Agenda Pembahasan Laznas BSI 1. Direksi menerima laporan hasil audit dan meminta kepada unit terkait untuk menindak lanjuti sesuai dengan masukan yang disampaikan. 2. Perbaikan qualitas pembiayaan agar menjadi perhatian semua pihak di BSI. 3. Direksi menyetujui usulan. 30 Maret 2021 1. Rencana Kegiatan Ramadhan 1442 H 2.Rencana Corporate Action: Right Issue dan Bancassurance 3. Sinergi BSI dengan Pemegang Saham Pengendali 1. Direksi menyetujui pelaksanaan Kegiatan Ramadhan 1442H. 2. agar ditindaklanjuti proses kajiannya dan melanjutkan dengan proses penunjukkan underwriter. 3. Review & perpanjangan untuk segera diproses dan ditindak lanjuti. 6 April 2021 1. Update Roll-out Makassar 2. Update Rencana Pendirian Bullion Bank Indonesia 1. Tetapkan solusi jika ada kendala. 2. segera bentuk working group. 13 April 2021 1. Laporan Kinerja Maret 2021 2. Penyelenggaraan RUPS Tahunan 3. Overseas Branch Update 4. Usulan Struktur Organisasi Bansos 5. Linkage Target Update 1. Pertajam fokus strategi BSI 2021. 2. Dalam agenda Mata Acara Ke 1 agar dilaksanakan secara online. 3. Agar tim memastikan kewenangan persetujuan pendirian Representative Office & Securities Company. 4. Organisasi Government Project kedepan diharapkan mengerjakan berbagai proyek dalam rangka mendukung program pemerintah lainnya. 5. Menyetujui penyesuaian target. 20 April 2021 1. Update Ekosistem Pesantren dan Strategi Dana Murah (CASA) 2. Pipeline Pembiayaan Corporate & Commercial Banking 3. Usulan Program Peningkatan Registered User & Active User BSI Mobile 1. Proses realisasi terhadap target, agar dapat dibuat tim task force khusus. 2. Pertumbuhan pembiayaan agar terus dapat ditingkatkan setiap bulannya. 3. Rapat Direksi menyetujui usulan program yang disampaikan. 27 April 2021 1. Penataan Jaringan Kantor Regional Office I Aceh 2. Pembelian Aset BRI di Aceh dan Permohonan Nama Masjid di The Tower 1. Diperhatikan proses migrasi data. 2.Agar review kembali jika diperlukan dapat dilakukan perjanjian. 11 Mei 2021 1. Update Persiapan Operasional Idul Fitri 1. Atas pemaparan tersebut, Rapat Direksi menerima laporan untuk operasional dan meminta untuk menjaga keamanan baik dari sisi fisik gedung maupun kelancaran transaksi. 24 Mei 2021 1. Laporan Kinerja April 2021 2.Update Right Issue dan Bancassurance 1. agar memantau week by week terhadap pertumbuhan. 2. kajian agar dilakukan lebih komprehensif dan lebih mendalam. 2 Juni 2021 1. Penataan Jaringan kantor RO I Aceh dan Layanan Syariah Bank (LSB) 1. Terhadap cabang agar dilakukan analisa terhadap potensi daerah kantor cabang tersebut. 9 Juni 2021 1. Penyaluran Program Bantuan Sosial (Bansos) 2. Laporan Kinerja Mei 2021 1. Proses penyaluran agar dapat memenuhi kebutuhan petugas pendamping sesuai usulan. 2. agar diperhatikan SDM dan penggunaan IT terhadap proses implementasinya. 15 Juni 2021 1. Update Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 1. agar dipastikan penyalurannya tepat guna, tepat sasaran dan sesuai dengan segmentasi yang telah ditentukan. 22 Juni 2021 1. Revisi Rencana Bisnis Bank 2021-2023 2. Retail Collection Strategy & Organization 1. Direksi menyutujui usulan perubahan. 2. agar dilakukan review kembali terhadap organisasi tersebut. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 379
  375. TANGGAL 380 AGENDA KEPUTUSAN /REKOMENDASI 29 Juni 2021 1. Pembayaran dan Tugas Pembantuan Pendistribusian & Pendayagunaan Zakat Perusahaan 2. Usulan Program Qurban 1442 H/2021 M 1. BSI diharapkan memiliki icon program sosial. 2. Tema program untuk disesuaikan, gunakan tone yang lebih soft dan menyesuaikan kondisi prihatin pandemi saat ini. 6 Juli 2021 1. Pengalihan Portofolio Bank Mantap ke BSI RO I Aceh 2. Usulan Operasional Kantor BSI Selama Pandemi Covid-19 1. Unit kerja agar memastikan bahwa portfolio yang dilakukan sesuai dengan yang telah ditetapkan. 2. Penyediaan makan siang untuk pegawai WFO sesuai. 13 Juli 2021 1. Linkage Target Update Rencana Penyelenggaraan RUPS Luar Biasa 2. Update Ekonomi Makro dan Antisipasi Dampak PPKM Darurat 3. Laporan Kinerja BSI per Juni 2021 4. Update Availability ATM dan BSI Mobile 5. Pemenuhan RCEO RO Aceh 1. Direksi menyetujui penyelenggaraan RUPSLB. 2. agar ditambahkan perkembangan konsumsi penjualan/ pembelian. 3. agar dapat dijaga sehingga tidak lebih besar. 4. Mobile Banking ditargetkan tidak ada gangguan masal. 5. Keputusan penugasan tersebut berlaku efektif sesuai Sertijab. 21 Juli 2021 1. Pemenuhan RCEO RO Makassar 2. Review Pejabat N3 di Regional Aceh 3. Tingkat Kesehatan BSI per Juni 2021 4.Penanganan Open Item Pasca Rollout 5. Update Tindak Lanjut Qanun Aceh 1. Rapat Direksi meminta untuk melakukan seleksi dari kandidat untuk diwawancara. 2. Keputusan penugasan tersebut berlaku efektif sesuai sertijab. 3. agar memperhatikan celah dan hal yang dapat meningkatkan rentabilitas. 4. Lakukan pelaporan terhadap progress penyelesaian dalam rapat Direksi. 5. Agar tetap menyampaikan informasi kepada OJK terkait proses peralihan portofolio. 27 Juli 2021 1. Perluasan Ruang Lingkup Audit Keuangan 31 Desember 2021 (Pemeriksaan Atas Proses Migrasi Data) 2. Portofolio Guideline per Juni 2021 1. Agar menjadi bagian dari scope of work audit. 2. Portofolio pembiayaan sebaiknya mayoritas tersalurkan pada industri menarik. 3 Agustus 2021 1. Pemenuhan RCEO 11 Makassar 2. Perubahan Struktur Organisasi Bankwide 1. Berdasarkan hasil wawancara, diputuskan RCEO 11 Makassar setelah dilakukan BAST. 2. Direksi menyetujui surat keputusan struktur organisasi. 10 Agustus 2021 1. Strategi Peningkatan Giro 2. Strategi Peningkatan Fee Based Income (FBI) 3. Partisipasi BSI di Expo Dubai 2020 1. Fokus nasabah giro agar fokus pada optimalisasi potensi ekosistem. 2. Seluruh unit kerja terkait agar memperhatikan pencapaian dari masing-masing segmen usahakan seluruhnya dapat mencapai target. 3. Rapat Direksi menyetujui keikutsertaan BSI. 18 Agustus 2021 1. Laporan Kinerja BSI Per Juli 2021 2. Pengadaan Kalender & Agenda BSI 2022 1. Segmen pembiayaan agar dapat fokus peningkatan booking pembiayaan baru. 2. agar berkoordinasi dengan Tim terkait dengan jumlah kalender dan buku agenda yang dibutuhkan oleh nasabah. 1 September 2021 1. Macroeconomic Update & Industry Outlook 2. Update Financing Factory 3. Update Vaksin Pegawai dan Keluarga 4. Usulan Penggunaan Dana Talangan RupaRupa: Case Al-Baraqah 1. Kajian ekonomi agar dibuat lebih mendalam dan detail. 2. untuk masuk lagi ke Radir untuk update. 3. untuk menyusun aturan dan kebijakan terkait pegawai. 4. untuk segera menjalankan fungsi legal. 7 September 2021 1. Update Masjid Bakauheni 2. Update Kualitas Pembiayaan Agustus 2021 3. Update Persiapan Operation Day One 1. Desain Masjid agar didiskusikan bersama dengan arsiteknya. 2. KPI pembiayaan agar ditargetkan untuk positif tumbuh. 3. untuk membuat check list atas progress yang belum selesai. 14 September 2021 1. Laporan Kinerja BSI per Agustus 2021 1. agar mengambil langkah-langkah strategis dengan melakukan Working Group bersama Unit terkait untuk memonitor dan menjaga pertumbuhan pembiayaan. 21 September 2021 1. Pembahasan Strategi Layanan Syariah Bank (LSB) BSI 1. Strategi agar disusun kembali. 5 Oktober 2021 1. Tindak Lanjut Muhasabah BSI 2. Draft RKAP 2022 dan Prognosis RBB 2021 3. Audit Planning Meeting PwC 1. Sub Stream agar dipindahkan ke Stream. 2. Agar disusun strategi untuk menjaga kualitas pembiayaan. 3. Radir menerima laporan hasil audit dan meminta kepada unit kerja terkait untuk menindak lanjuti sesuai dengan masukan yang disampaikan. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  376. Tata Kelola Perusahaan TANGGAL AGENDA KEPUTUSAN /REKOMENDASI 12 Oktober 2021 1. Update PMO Operational Day 1 2. Laporan Kinerja BSI September 2021 & RBB 2022-2024 1. Agar tim membuat surat kepada ketiga Bank Induk (PSP). 2. Proyeksi agar dibuat lebih challenging, karena kinerja BSI menjadi perhatian banyak pihak. 19 Oktober 2021 1. Action Plan Hasanah Card 2. Action Plan OTO 3. Action Plan SME 4. Update Operational Day One 5. NLE Bea Cukai 6. Laporan CGPI 2020 1. Potensi Hasanah Card di Aceh agar dilakukan benchmark dengan bisnis kartu yang dimiliki oleh Bank Induk. 2. Fokus program referral hanya pada Kantor Cabang yang besar dan potensial. 3. agar mengawal pipeline dan rutin menyampaikan laporan pada Regional. 4. Terkait konsolidasi sinergi, agar dapat dipantau progressnya sehingga penyelesaiannya dapat 100%. 5. PKS untuk dapat dipastikan proses dan waktunya. 6. Story line materi perlu diperhatikan sesuai dengan tema penilaian. 26 Oktober 2021 1. Update Operational Day One 2. Laporan CGPI 2020 1. agar mengkoordinasikan media cover, placement, KOL dan lainnya. 2. Roadmap agar sejalan dengan corporate plan. 2 November 2021 1. Action Plan Fee Based Income 1. agar mulai melakukan penjajakan terkait dengan potensi mata uang. 9 November 2021 1. Update RBB 2022-2024 2. Update Action Plan OTO 3. BSI Excellence Award 1. Guidance pertumbuhan kinerja BSI 2022 dapat disesuaikan dengan data dari OJK dan Bank Indonesia. 2. Action plan cabang tumbuh agar fokus di cabang-cabang yang memiliki kinerja tinggi. 3. Penyerahan penghargaan atau awarding disampaikan pada Milad BSI. 16 November 2021 1. Laporan Kinerja BSI per Oktober 2021 2. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2022 3. Update Implementasi BSI One Culture 1. Pembukaan Tabungan online agar didorong pertumbuhannya secara optimal. 2. agar menyesuaikan Program yang disusun dalam RAKB 2022. 3. Dalam Hasil survey perlu sejalan dengan pencapaian kinerja. 23 November 2021 1. Update Implementasi BSI One Culture 2. Update Service Excellence 1. agar membuat guidance terkait penanganan area. 2. Service standar BSI perlu dibangun mulai dari peningkatan product knowledge, SLA, kebersihan banking hall dan lainnya. 30 November 2021 1. Strategi Tabungan dan Giro serta Proyeksi Akhir Tahun 2. Update Collection dan Proyeksi Akhir Tahun 3. Proyeksi Kolektibititas Akhir Tahun 4. Kecukupan CKPN (Retail & Wholesale) 5. Strategi Wholesale & Proyeksi Akhir Tahun (Pembiayaan dan Transaction Banking Wholesale) 6.Strategi Fee Based Income Akhir Tahun 1. agar menyampaikan presentasi dengan data analisis yang tajam dan komprehensif dengan penjelasan pencapaian pertumbuhan bisnis secara detail. 2. Terhadap nasabah yang telah dilakukan recovery, agar dapat segera dibukukan penyelesaiannya. 3. agar memperhatikan pergerakan Nasabah high risk,. 4. Terhadap CKPN/Coverage Hasanah Card agar ditambahkan. 5. Helpdesk call center Cash Management System agar dapat segera di finalisasi prosesnya. 6. agar memperhatikan strategi pencapaian gap realisasi terhadap target yang telah ditetapkan. 7 Desember 2021 1. Update BSI Excellence Award 2. Penyelesaian Tagihan Rupa-Rupa yang Dibuku Pra-Merger 3. Update Program Bansos 1. Masing-masing kriteria agar dapat diperjelas rinciannya. 2. Beban kedepannya agar dipertimbangan untuk menjadi beban cabang. 3. Seluruh komunikasi dan berbagai keputusan agar dipastikan berdasarkan surat resmi. 14 Desember 2021 1. Laporan Kinerja BSI per November 2021 2. Update Virtual Account 3. Persiapan Operasional Akhir Tahun 4. Update Cash Management System 1. agar menyusun strategi atau action plan terhadap segmensegmen pembiayaan yang belum mencapai target yang ditetapkan. 2. Dorong kembali ekosistem halal. 3. agar diperhatikan agar end of day nya tidak mundur. 4. Perlu dilakukan benchmark dengan Bank Pesaing, agar dibuat list requirement yang perlu dimiliki. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 381
  377. TANGGAL AGENDA 21 Desember 2021 1 . Review Program Kartu Debit & kartu Hasanah 2. Update Operational Excellence 3. Update Project BI FAST 4. Target RKAP BSI 2022 1. Dalam rangka peningkatan volume, agar dapat ditingkatkan kembali himbauan penggunaan hasanah card kepada pegawai BSI. 2. agar membuat dashboard dalam rangka memantau progress indikator sehingga dapat berjalan dengan pencapaian yang terukur sesuai target. 3. perlu mengkaji dan menggali potensi lainnya agar tidak kehilangan jumlah nominal. 4. Target bisnis dapat dijalankan dengan infrastruktur yang baik 28 Desember 2021 1. Prognosa Kinerja BSI Akhir tahun 2021 2. Review Sanksi Hasil Audit 3. Update Virtual Account 1. Prognosa kinerja tabungan untuk menjadi perhatian agar tidak menjadi turun. 2. perlu melakukan setting rule dan mendefinisikan dengan jelas sanksi. 3. Terhadap penyelesaian kendala agar disampaikan updatenya. Agenda rapat Direksi bersama Dewan Komisaris disajikan pada bagian “Rapat Gabungan Dewan Komisaris” dalam Laporan Tahunan ini. Pengembangan Kompetensi Direksi Kebijakan Direksi melakukan berbagai pendidikan dan pelatihan dapat menyampaikan dimateri hasil pendidikannya didalam rapat dan/atau sarana penyampaian lain. Hal-hal lain yang menyangkut akomodasi atau fasilitas dan protokoler selama pendidikan berjalan mengacu kepada peraturan internal Bank yang berlaku. Realisasi Realisasi pengembangan kompetensi Direksi disajikan secara lengkap pada bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Pelaksanaan Tugas dan Keputusan Direksi Selama tahun 2021, Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya antara lain : 1. Menyusun dan mengimplementasikan Corporate Plan 2. Menggelar Rapat Direksi 3. Menggelar Rapat persetujuan Komite Pembiayaan, menyalurkan pembiayaan kepada pihak terkait sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku. 4. Menyusun RAKP Bisnis Perseroan Tahun 2022. 5. Menyusun RAKP Sustainability Perseroan Tahun Buku 2022. 6. Menggelar Rapat dengan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan. 7. Melakukan hapus buku piutang pokok yang macet, dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan selanjutnya dilaporkan kepada Dewan Komisaris. 382 KEPUTUSAN/REKOMENDASI PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 8. Mewakili Bank melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam berbagai bidang mencakup bisnis dan support. 9. Melaksanakan kegiatan edukasi, literasi dan inklusi dalam rangka peningkatan produk dan layanan Bank Syariah (Literasi Keuangan Syariah). 10.Mengatur ketentuan tentang kepegawaian Perseroan termasuk gaji, pensiun, promosi, pelatuhan, jaminan hari tua, jaminan kesehatan dan lainnya. 11.Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai pengurusan maupun pemilikan kekayaan Perseroan, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan Perseroan, serta mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian, dengan pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundangundangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS. 12.Melakukan kegiatan lainnya termasuk namun tidak terbatas pada penjelasan diatas sesuai dengan Anggaran Dasar dan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Adapun keputusan yang telah dikeluarkan oleh Direksi selama tahun 2021, antara lain : 1. Struktur Organisasi BSI 2. Tata Tertib Direksi 3. Pembidangan Tugas dan Wewenang Anggota Direksi & SEVP. 4. Alternate Direksi dan SEVP. 5. Komite Manajemen Risiko 6. Komite Bisnis 7. Komite Aset & Liabilitias 8. Komite Pengarah Teknologi & Informasi 9. Komite Sumber Daya Manusia 10. Komite Policy & Procedure 11. Penempatan dan Penetapan Pegawai 12. Penetapan Tim Roll Out 13. Struktur Organisasi Project Darussalam (Qonun). dan lainnya.
  378. Tata Kelola Perusahaan Penilaian Kinerja Direksi Evaluasi kinerja Direksi yang dilakukan oleh Pemegang Saham diselenggarakan di dalam proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Penilaian dilakukan berdasarkan pencapaian indikator kinerja kunci (KPI) yang telah disetujui sebelumnya oleh Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi. A. Penilaian Berdasarkan KPI Prosedur Penilaian Pencapaian kinerja Direksi dilaporkan kepada pemegang saham melalui RUPS. Kriteria Evaluasi Kinerja Direksi Kriteria evaluasi kinerja Direksi berdasarkan Key Performance ndicator (KPI), yaitu: 1. PBV (Price to Book Value) 2. Laba Bersih BSI 3. Peringkat Tingkat Kesehatan Bank 4.Aset 5.Jumlah Customer Digital 6. Pelaksanaan Inisiatif Strategis Proses Merger 7. Employee Productivity Pihak yang Melakukan Assessment
 Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris serta RUPS. Dasar penilaian kinerja mengacu kepada indikator kinerja kunci (KPI). Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta pencapaian kinerja pada periode 2021 akan disampaikan dan dipertanggungjawabkan di dalam RUPS yang akan dilaksanakan pada tahun 2022. Hasil Penilaian Kinerja Direksi Hasil penilaian kinerja Direksi BSI tahun 2021 sebesar 110,04 dengan rincian sebagai berikut: NO. 1 PERSPEKTIF Financial BOBOT (%) 60,00 KPI BOBOT (%) DESEMBER 2021 TARGET KETERANGAN SIFAT PENCAPAIAN (%) SKOR PBV (Price Book to Value) 20 Minimal 12,5 Mendukung road map menjadi Top 10 Global Sharia Bank in Market Cap Max 121,40 24,28 2 Laba Bersih BSI 20 Rp2.904 miliar Laba setelah dikurangi pajak dan zakat Max 104,27 20,85 3 Peringkat Tingkat Kesehatan Bank 10 2 Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank Min 100,00 10,00 4 Aset 10 Rp247,67 triliun Aset BSI Desember 2021 Max 107,11 10,71 5 Customer 10,00 Jumlah Customer Digital 10 3 juta User register BSI Mobile Desember 2021 Max 115,19 10,00 6 Internal Process 20,00 Pelaksanaan Inisiatif Strategi Proses Merger 20 Oktober 2021 Selesainya project roll out jaringan dan rekening pada 31 Oktober 2021 Max 153,40 24,00 7 People Development 10,00 Employee Productivity 10 Rp153 juta Laba bersih/ pegawai Max 101,95 10,20 TOTAL 100 110,04 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 383
  379. B . Penilaian Kinerja Direksi Melalui Self Assessment GCG Sesuai Ketentuan OJK
 Penilaian Direksi terkait dengan GCG mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum serta No.10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Pelaksanaan Self Assessment GCG ini dilaksanakan secara periodik setiap semester yang dilaporkan kepada OJK untuk mendapatkan persetujuan. Hasil penilaian disampaikan kepada OJK bersamaan dengan penilaian penerapan GCG Bank. fungsi penerapan manajemen risiko secara berkala/ insidentil karena perubahan kondisi eksternal dan internal bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan dan profil risiko. Selama tahun 2021, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi Pelaksanaan assessment kinerja Dewan Komisaris termasuk dalam pelaksanaan self assessment GCG Bank yang dilakukan secara berkala setiap semester. Dengan demikian, prosedurnya mengikuti penilaian GCG Bank. Kriteria Penilaian Kinerja Direksi Kriteria Self Assessment Direksi terkait pelaksanaan GCG dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok: Governance Structure, Governance Process dan Governance Outcome. Governance structure terdiri dari 14 indikator, Governance Process terdiri dari 25 indikator sedangkan governance outcome terdiri dari 14 indikator. Pihak yang Melakukan Penilaian Kinerja Direksi Pihak yang melakukan Self Assessment GCG adalah Direksi dan Dewan Komisaris yang harus mendapatkan persetujuan dan pengawasan dari OJK. Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi dan Dasar Penilaiannya Dalam melaksanaan tugas kepengurusannya, Direksi dibantu oleh komite di bawah Direksi atau disebut juga Komite Eksekutif sebanyak 7 (tujuh) Komite, yaitu:
 1. Komite Manajemen Risiko 2. IT Steering Committeee 3.Komite Policy and Procedure 
 4. Komite Bisnis 
 5. Komite Pembiayaan/Penanganan Pembiayaan Bermasalah 
 6.Komite Human Capital 
 7. Komite Asset dan Liabilities/Asset and Liability Committee 
(ALCO) 
 384 Prosedur Penilaian Selama tahun 2021, Direksi menilai bahwa komitekomite di bawah Direksi telah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Kriteria dan Hasil Penilaian Komite Manajemen Risiko Komite Manajemen Risiko merupakan komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam menjalankan PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 IT Steering Committeee IT Steering Committee (ISC) merupakan komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam penetapan IT strategic plan dan IT budgeting, penetapan proyek IT strategic dan pengamanan IT, dengan susunan keanggotaan, tugas, kewenangan dan tanggung jawab serta untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab, dengan mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundangan yang berlaku. Selama tahun 2021, IT Steering Committee telah melaksanakan tugasnya dengan baik Komite Policy and Procedure 
 Komite Policy and Procedure merupakan komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam merekomendasikan/ menetapkan kebijakan dan prosedur di luar kebijakan manajemen risiko dan pemutakhirannya yang akan diterbitkan. Selama tahun 2021, Komite Policy and Procedure telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Komite Kebijakan Pembiayaan/Penanganan Pembiayaan Bermasalah merupakan komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam membahas penyusunan Kebijakan Pembiayaan, terutama yang berkaitan dengan perumusan prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan Selama tahun 2020, Komite Kebijakan Pembiayaan/Penanganan Pembiayaan Bermasalah telah melaksanakan tugasnya dengan baik Komite Bisnis 
 Komite Bisnis merupakan komite yang bertugas untuk membantu Direksi dalam fungsi bisnis termasuk marketing, relationship management berdasarkan target market/target customer yang telah ditetapkan dan melakukan analisa serta pemutusan. Selama tahun 2021, telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Komite Human Capital 
 Human Capital Committee merupakan komite yang bertugas untuk membantu Direksi dalam memastikan penerapan Kebijakan Human Capital dilaksanakan secara optimal serta sesuai dengan arah dan strategi perusahaan. Selama tahun 2021, Human Capital Committee telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
  380. Tata Kelola Perusahaan Komite Asset dan Liabilities /Asset and Liability Committee 
(ALCO) Asset and Liability Committee (ALCO) merupakan komite yang bertugas untuk membantu Direksi dalam memastikan pencapaian tingkat profitabilitas yang optimum serta risiko likuiditas yang terkendali, melalui penetapan kebijakan dan strategi aset dan liabilitas (assets and liabilities management). Selama tahun 2021, Asset and Liability Committee (ALCO) telah melaksanakan tugasnya dengan baik KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah Dan Direksi Keberagaman Dewan Komisaris NAMA JABATAN PERIODE USIA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN/ KEAHLIAN PENGALAMAN Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen 2021 65 Tahun L • Program Doctor Consumer Economics – Human Ecology, The Ohio State University • Pasca Sarjana Agricultural Economics, The Ohio State University • Sarjana Fakultas Pertanian Bidang Keahlian Sosial Ekonomi Pertanian, Institute Pertanian Bogor • Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (2010-sekarang) • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri (20172021) • Deputi Komisioner Pengawas Perbankan 1 Otoritas Jasa Keuangan (2014-2017) • Asisstant Gubernur Bank Indonesia (2013) • Direktur Eksekutif DPNP Bank Indonesia (2012-2013) Adiwarman Azwar Karim** Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen 20212024 58 tahun L • Master of Arts in Economics and Economics Policy • Master of Business Administration in General Management • Sarjana Ekonomi • Sarjana Ekonomi Agrikultur • Dewan Pengawas Syariah PT Manulife Aset Manajemen Indonesia • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Veritra Sentosa Internasional • Founder, KARIM Consulting Indonesia • Founder, KARIM Business Consulting • Komisaris Independen Bank Sahabat Sampoerna Muhammad Zainul Majdi** Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen 20212024 49 tahun L • Doktoral Tafsir & Ilmu Al-Quran • Magister Tafsir & Ilmu Al-Quran • Sarjana Tafsir & Ilmu Al-Quran • Rektor Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi • Gubernur Nusa Tenggara Barat (2008-2018) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 385
  381. Keberagaman Dewan Komisaris NAMA 386 JABATAN PERIODE USIA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN / KEAHLIAN PENGALAMAN Suyanto Komisaris 20212024 59 tahun L • Magister Strategi Perang Semesta • Sarjana Ekonomi Pembangunan • Staf Khusus Kepala BIN di Badan Intelijen Negara • Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri • Agen Madya, pada Staf Ahli, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Badan Intelijen Negara • Staf Ahli Kepala BIN bidang SDA-LH • Direktur Asia Timur Tengah Pasifik pada Deputi I Badan Intelijen Negara • Pejabat Pembuat Komitmen bidang Teknologi Badan Intelijen Negara • Kepala Biro Umum Badan Intelijen Negara • Kasubdit Eropa II, Sub Direktorat Eropa II Direktorat Amerop pada Deputi Intelijen Luar Negri Badan Intelijen Negara • Dewan Analis Strategis Badan Intelijen Negara Masduki Baidlowi Komisaris 20212024 63 tahun L • Sarjana Tarbiyah • Sarjana Sastra Arab • Ketua Bidang Informasi & Komunikasi (Juru Bicara Wakil Presiden) • Komisaris PT Bank Syariah Mandiri • Anggota DPR RI anggota Komisi IV bidang pertanian dan Kelautan • Anggota Komisi I Bidang politik Luar Negeri • Anggota DPR RI Pimpinan Komisi X bidang Pendidikan Imam Budi Sarjito Komisaris 20212024 62 tahun L • Doktor Ekonomi • Master Ekonomi • Sarjana Ekonomi • Komisaris PT Bank BNI Syariah • Direktur Kepatuhan dan Risiko Perusahaan BNI • Komisaris PT Bank BNI Syariah • Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management • Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis BNI • Wakil Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis BNI Sutanto Komisaris 20212024 58 tahun L • Sarjana Administrasi Niaga Universitas Diponegoro • Komisaris PT Bank BRI Syariah • Kepala Audit Intern, Audit Intern Wilayah Bandung • Inspektur, Kantor Inspeksi Semarang • Inspektur, Kantor Inspeksi Banda Aceh • Wakil Inspektur, Bidang Audit KP , KCK, UKLN & PA Audit Intern Kantor Pusat PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  382. Tata Kelola Perusahaan Keberagaman Dewan Komisaris NAMA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN / KEAHLIAN JABATAN PERIODE USIA PENGALAMAN Eko Suwardi* Komisaris Independen 2021 58 Tahun L • Program Doctor Bussiness in Acounting, Queensland University of Technology (2005) • Pasca Sarjana Accounting, California State University (1994) • Sarjana Ekonomi, Universitas Gadjah Mada (1987) • Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (2016-sekarang) • Komisaris Independen PT Bank BRISyariah (2017-2021) • Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sistem Informasi FEB UGM (2012-2016) • Wakil Dekan Bidang Keuangan Aset dan SDM FEB UGM (2008-2012) • Ketua Satuan Audit Internal UGM (20052008) Bangun Sarwito Kusmulyono Komisaris Independen 20212024 78 thun L • Doktor Manajemen Lingkungan • Master Business Administration • Sarjana Teknik Kimia • Komisaris Independen, PT Bank Syariah Mandiri • Ketua Komite Nasional Pemberdayaan Keuangan Mikro (PKMI) • Komisaris Independen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • Komisaris Independen, PT Bank Negara Indonesia Tbk • Komisaris Independen, PT Bank Rakyat Indonesia, (Persero) Tbk M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen 20212024 35 tahun L • Magister Kebijakan Kesehatan • Kedokteran Gigi • Komisaris PT Merial Health • Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri • Tim Koordinator Relawan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 •Chairman/Co-founder MilenialFest • Pokja Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 20212024 68 tahun L •Post-Doctorate Research Program • Doktor Filsafat • Magister Filsafat • Sarjana Ushuluddin • Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) • Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Jakarta • Pengawas Yayasan Pendidikan Madania • Anggota Timsel dan Calon anggota KPU RI dan Bawaslu RI • Komisaris Independen BNI Syariah * Sudah tidak efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 24 Agustus 2021 Berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 387
  383. Keberagaman Dewan Pengawas Syariah NAMA 388 JABATAN PERIODE USIA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN / KEAHLIAN PENGALAMAN Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua 20212024 60 tahun L • Doktor Syariah • Magister Syariah • Sarjana Syariah • Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multigriya Finansial (Perssero) • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Trimegah Asset Management • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra Finance Services • Anggota Dewan Standard Akuntansi Syariah (DSAS) Ikatan Ahli Akuntan Indonesia • Ketua dan Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BNI Syariah • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah Bank Danamon Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota 20212024 54 tahun L • Doktor Islamic Economics and Finance • Magister Ilmu Hukum • Magister Bussiness Administration IPWI Jakarta (1999) • Sarjana Syariah • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia • Ketua Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT BRI Life • Badan Pengurus Harian Dewan Syariah Nasional (BPH DSN) MUI Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota 20212024 46 tahun L • Doktor bidang Fiqh Muqaran • Magister bidang Fiqh Muqaran • Sarjana bidang Syariah Islamiyah • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT BNP Paribas Investment Partners • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  384. Tata Kelola Perusahaan Keberagaman Dewan Pengawas Syariah NAMA Prof . DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc JABATAN Anggota PERIODE USIA 20212024 70 tahun PERIODE USIA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN/ KEAHLIAN L • Doktor Ilmu Agama/ Pengkajian Islam (Zakat) • Diploma Bidang Bahasa Arab •Magister Penyuluhan Pembangunan • Sarjana Syariah JENIS KELAMIN PENDIDIKAN/ KEAHLIAN PENGALAMAN • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Syariah • Ketua Dewan Pengawas Syariah BPRS Amanah Ummah Bogor • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) • Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank BRI Syariah Tbk • Direktur Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor Keberagaman Direksi NAMA JABATAN PENGALAMAN Hery Gunardi Direktur Utama 20212024 59 tahun L • Doktor Manajemen Bisnis • Master Finance and Accounting • Sarjana Administrasi Niaga • Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri • Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • Direktur Consumer & Retail Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • Direktur Bisnis & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • Direktur Bisnis Kecil & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Ngatari Wakil Direktur Utama 1 20212024 56 tahun L • Sarjana Ilmu Pertanian, Bidang Studi Pertanian/ Pengolahan Hasil Pertanian • Direktur Utama PT Bank BRIsyariah, Tbk periode • Pemimpin Wilayah Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bandung • Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Jakarta 1 • Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Makassar • Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Banjarmasin PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 389
  385. Keberagaman Direksi NAMA 390 JENIS KELAMIN PENDIDIKAN / KEAHLIAN 57 tahun L •Magister Manajemen, Ilmu – Ilmu Sosial (Banking Management) • Sarjana Pertanian, Sosial Ekonomi Pertanian/ Ekonomi Pertanian • Direktur Utama, PT Bank BNI Syariah • Pemimpin Divisi Pengembangan Perusahaan Anak, PT Bank Negara Indonesia Tbk • Senior Executive Vice President (SEVP) Business Risk, PT Bank Negara Indonesia Tbk • Pemimpin Divisi International, PT Bank Negara Indonesia Tbk • Pemimpin Divisi Treasury, PT Bank Negara Indonesia Tbk 20212024 56 L • Master of Business Administration • Sarjana Ekonomi Akuntansi • Direktur Wholesale Banking, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) • Senior Executive Vice President of Wholesale Banking Directorate (Pejabat Eksekutif), PT Bank Syariah Mandiri (BSM), • Senior Executive Vice President of Wholesale, Treasury & International Banking Directorate (Pejabat Eksekutif), PT Bank Syariah Mandiri (BSM), • Executive Business Officer of Commercial and Business Banking Directorate (Pejabat Eksekutif), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Direktur 20212024 55 L • Sarjana Pertanian Perlindungan Tanaman • Direktur Bisnis Komersil PT Bank BRIsyariah Tbk • Kepala Divisi Bisnis BUMN PT Bank Rakyat Indonesia • Wakil Kepala Divisi Bidang BUMN 2, Divisi Bisnis BUMN 2 PT Bank Rakyat Indonesia • Group Head Divisi Agribisnis PT Bank Rakyat Indonesia Direktur 20212024 51 tahun L • Sarjana Teknologi Produksi Ternak • Direktur Distribution & Sales PT Bank Syariah Mandiri • SEVP Distribution & Sales PT Bank Syariah Mandiri (2019-2020) • Regional Head – Region III/Jakarta PT Bank Syariah Mandiri • Regional Head – Region VII/Indonesia Timur PT Bank Syariah Mandiri • Group Head Commercial Banking Group PT Bank Syariah Mandiri JABATAN PERIODE USIA Abdullah Firman Wibowo Wakil Direktur Utama 2 20212024 Kusman Yandi Direktur Kokok Alun Akbar Anton Sukarna PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 PENGALAMAN
  386. Tata Kelola Perusahaan Keberagaman Direksi NAMA JABATAN PERIODE USIA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN / KEAHLIAN PENGALAMAN Achmad Syafii Direktur 20212024 54 tahun L •Magister Manajemen Informatika • Sarjana Teknik Informatika & Komputer • Direktur IT, Operation & Digital Banking PT Bank Syariah Mandiri • Direktur IT & Operation PT Bank Syariah Mandiri (2017-2020) • Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • E4 -Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • DH Integration Hub & Common Application Services PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Tiwul Widyastuti Direktur 20212024 55 tahun P •Magister Manajemen International • Sarjana Pertanian • Direktur Risk Management PT Bank Syariah Mandiri • Group Head Commercial Risk 2 Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • Komisaris PT Usaha Gedung Mandiri • Group Head Corporate Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk • Departement Head Multi Industri I PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Tribuana Tunggadewi Direktur 20212024 54 tahun P • Magister Ilmu Hukum • Spesialis Kenotariatan • Sarjana Hukum • Direktur Kepatuhan & Risiko PT Bank BNI Syariah • Senior Executive Vice President (SEVP) Risiko & Komunikasi PT Bank BNI Syariah • Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • Vice President (VP) Wakil Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009-2011) • VP Wakil Pemimpin 2 Divisi Bidang GCG dan Biro Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Ade Cahyo Nugroho Direktur 20212024 43 tahun L • Magister Bisnis Administrasi • Sarjana Akuntansi • Direktur Finance, Strategy & Treasury PT Bank Syariah Mandiri • Direktur Finance & Strategy PT Bank Syariah Mandiri • SEVP Finance & Strategy PT Bank Syariah Mandiri • Direktur Finance & Strategy PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance • SEVP/Deputy Director PT Mandiri Tunas Finance PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 391
  387. NOMINASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Kebijakan Proses Nominasi dan Pemilihan Dewan Komisaris Bank Syariah Indonesia menerapkan prosedur dan kebijakan yang mengacu pada : 1. Undang-Undang Perseroan Terbatas; 2. Peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal; 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan; dan 4. Peraturan perundang-undangan lain yang berlaku yang terkait dengan kegiatan usaha Bank. Prosedur Nominasi Dewan Komisaris Pengangkatan Dewan Komisaris Bank Syariah Indonesia wajib memenuhi persyaratan pada saat diangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Proses nominasi dan pemilihan Dewan Komisaris dilakukan melalui usulan pemegang saham kepada RUPS dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Komisaris serta Komite Remunerasi dan Nominasi. Sebelum pembahasan tentang pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris dalam RUPS, disediakan informasi tentang profil calon Dewan Komisaris yang baru. REMUNERASI DEWAN KOMISARIS, DEWAN PENGAWAS SYARIAH DAN DIREKSI Kebijakan Kebijakan Tata Kelola Remunerasi Dewan Komisaris mengacu/berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 59/POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Prosedur Penetapan Secara garis besar prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dilakukan melalui tahapan berikut: 1. Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang berlaku bagi Dewan Komisaris. 2. Selanjutnya Komite Remunerasi dan Nominasi akan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris. 3. Dewan Komisaris menyampaikan usulan rekomendasi remunerasi berupa gaji/honorarium dan tantiem kepada Pemegang Saham Pengendali untuk mendapat persetujuan RUPS. Direksi Pengangkatan Direksi Bank Syariah Indonesia wajib memenuhi persyaratan pada saat diangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Proses nominasi dan pemilihan Direksi dilakukan melalui usulan pemegang saham kepada RUPS dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi. Sebelum pembahasan tentang pengangkatan dan pemberhentian Direksi dalam RUPS, disediakan informasi tentang profil calon Direksi yang baru. Komite Nominasi dan Remunerasi Membuat Kajian Penyusunan Remunerasi Dewan Komisaris Pembahasan Remunerasi Rapat Umum Pemegang Saham Menetapkan Remunerasi Struktur Remunerasi Kebijakan remunerasi dan fasilitas lainnya (remuneration package) yang ditetapkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Kebijakan remunerasi dan fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS antara lain meliputi: 1. Remunerasi yaitu penghasilan dalam bentuk keuangan (non natura) antara lain gaji, tunjangan (ene t), kompensasi dalam bentuk saham, bonus dan bentuk remunerasi lainnya; dan 
 2. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak dalam bentuk keuangan (natura) bagi Dewan Komisaris dan Direksi, antara lain: - Tunjangan Hari Raya 
 - Tunjangan Purna Jabatan 
 - Tunjangan Perumahan dan Utilities 
 392 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  388. Tata Kelola Perusahaan - Fasilitas kendaraan dan tunjangan transportasi 
 - Fasilitas Kesehatan 
 - Fasilitas Club Membership dan Anggota Perkumpulan 
Profesi 
 - Fasilitas Biaya Komunikasi 
 - Fasilitas Kantor Non Inventaris 
 - Fasilitas Perjalanan Dinas 
 - Fasilitas Bantuan Humum 
 - Izin Cuti 
3. fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak dalam bentuk keuangan (natura) bagi Dewan Pengawas Syariah, antara lain: - Tunjangan Hari Raya 
 - Tunjangan Purna Jabatan 
 - Fasilitas Kesehatan 
 - Fasilitas Perjalanan Dinas 
 Indikator Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah Dalam penetapan remuneration package tersebut Komite Remunerasi dan Nominasi telah memperhatikan: 1. Kinerja keuangan. 
 2. Pemenuhan pembentukan penyisihan penghapusan 
aktiva. 
 3. Kewajaran dengan peer group. 
 4. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang BUS. 
 Jumlah nominal remunerasi yang diterima Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi selama tahun 2021, adalah sebagai berikut. Rincian Remunerasi JUMLAH PENERIMA DALAM 1 (SATU) TAHUN JENIS REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DIREKSI NOMINAL (RpJUTA) ORANG DPS NOMINAL (Rp JUTA) ORANG NOMINAL (Rp JUTA) ORANG Honorarium 9 9.959.125.000 10 25.712.500.000 4 2.046.000.000 Tunjangan Perumahan - - 10 1.874.400.000 - - Tunjangan Transportasi 9 1.991.825.000 - - - - Tunjangan Hari Raya - - - - - - Tantiem 9 6.749.204.778 10 20.862.401.902 4 1.165.760.059 Transportasi - - 10 3.558.833.333 - - Asuransi Purna Jabatan 9 2.489.781.250 10 2.489.781.250 4 511.500.000 Kesehatan 9 396.615.418 10 1.863.852.526 4 77.620.390 Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 393
  389. Kelompok Jumlah Remunerasi JUMLAH REMUNERASI JUMLAH DEWAN KOMISARIS JUMLAH DPS JUMLAH DIREKSI Di atas Rp2 miliar 9 - 10 Di atas Rp1 miliar-Rp2 miliar - 1 - Di atas Rp500 juta-Rp1 miliar - 3 - Rp500 juta ke bawah - - - Keterangan : Diterima dalam bentuk keuangan (non natura) ORGAN DAN KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris Bank Syariah Indonesia memiliki Sekretaris Dewan Komisaris yang diangkat dan diberhentikan serta bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Sekretaris Dewan Komisaris bertugas mengelola kesekretariatan Dewan Komisaris. Tugas dan Tanggung Jawab Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: 1. Menyiapkan undangan rapat kepada seluruh peserta untuk ditandatangani oleh Komisaris Utama atau salah seorang anggota Dewan Komisaris lainnya; 2. Menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam rapat; 3. Mendistribusikan bahan rapat kepada seluruh peserta rapat; 4. Mencatat dan mengadministrasikan keputusan rapat; 5. Menyimpan konsep risalah rapat; 6. Menjaga kerahasian keputusan rapat sampai dengan keputusan diumumkan; 7. Menyampaikan risalah rapat kepada seluruh anggota rapat dan pejabat lain yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisaris; 8.Membuat catatan dan memonitor tindak lanjut perkembangan pelaksanaan keputusan-keputusan rapat serta melaporkan tindak lanjutnya kepada Dewan Komisaris. KOMITE AUDIT Komite Audit merupakan organ di bawah Dewan Komisaris. Pembentukannya bertujuan membantu pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris, terutama terkait dengan informasi keuangan, sistem pengendalian intern (internal control system), efektivitas pemeriksaan oleh internal dan eksternal auditor, efektifitas pelaksanaan manajemen risiko (bersama-sama dengan Komite Pemantau Risiko) serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. 394 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Dasar Pembentukan Pembentukan Komite Audit merupakan bagian dari penerapan prinsip-prinsip GCG yang mengacu pada sejumlah regulasi. Di antaranya adalah: 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK No. 55/ POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum 2. Peraturan Bank Indonesia No.11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah 3.Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/ POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Komite Audit. 4. Peraturan perundang–undangan dan regulasi terkait lainnya. Tugas dan Tanggung Jawab Sesuai dengan Piagam Komite Audit, tugas dan tanggung jawab Komite Audit diuraikan sebagai berikut: 1. Ketua Komite bertugas dan bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi atas seluruh kegiatan komite audit untuk memenuhi tujuan komite sesuai dengan pembentukannya, diantaranya bertanggung jawab untuk hal-hal sebagai berikut: a. Menentukan rencana kerja tahunan. b.Menentukan jadwal rapat tahunan. Membuat laporan berkala mengenai kegiatan komite audit serta hal-hal yang dirasakan perlu untuk menjadi perhatian Dewan Komisaris. c.Membuat laporan berkala mengenai kegiatan Komite serta hal-hal yang dirasakan perlu untuk menjadi perhatian Dewan Komisaris. d. Membuat Self Assesment mengenai efektivitas dari kegiatan Komite. e. Menunjuk anggota Komite Audit non Dewan Komisaris atau menunjuk pihak ketiga lainnya sebagai sekretaris Komite untuk mencatat Rapat Komite dan membuat Risalah Rapat Komite.
  390. Tata Kelola Perusahaan 2 . Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap hal-hal sebagai berikut: a.Perencanaan dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan sistem pengendalian intern (internal control system), termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. b. Efektifitas kinerja internal dan eksternal auditor. c. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. d. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. e.Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikan. f. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukkan akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa. g. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal. h. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. i. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 3. Komite Audit juga memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, menyusun konsep dan analisa yang berhubungan dengan fungsi komite audit dan melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Dewan Komisaris, yang meliputi: a. Laporan Keuangan i. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Bank Syariah Indonesia Tbk., seperti laporan keuangan, proyeksi dan informasi keuangan lainnya. ii. Mempelajari secara mendalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan serta Rencana Jangka Panjang PT Bank Syariah Indonesia Tbk. iii. Mempelajari secara mendalam laporan keuangan interim dan tahunan baik yang diaudit maupun yang tidak diaudit. b. c. iv.Mempelajari secara mendalam perubahan angka/nilai yang signifikan pada pos-pos Neraca dan Rugi/laba. v. Mempelajari secara mendalam pos-pos Aktiva Lain dan Pasiva Lain. vi. Mempelajari secara mendalam laporan Realisasi Rencana Kerja dan Anggaran serta meneliti pospos yang mempunyai perbedaan yang signifikan. vii.Melakukan pertemuan secara berkala dengan unit kerja terkait dan Auditor Ekstern yang memeriksa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. untuk meminta tambahan informasi dan klarifikasi dalam bidang akuntansi dan keuangan. viii. Melaporkan secara berkala atas hasil pemantauannya dan memberi masukan atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris. Internal Control Melakukan pemantauan dan evaluasi atas efektivitas pelaksanaan dan hasil pemeriksaan oleh Satuan Kerja Audit Intern dan Auditor Ekstern atas penerapan sistem pengendalian intern (Internal control system). i. Mempelajari dan memastikan bahwa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. telah memiliki sistem pengendalian intern (internal control system) yang baku sesuai dengan praktek yang berlaku. ii. Mempelajari secara mendalam laporan hasil pemeriksaan Satuan Kerja Audit Intern dan Auditor Ekstern yang memeriksa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. guna memastikan bahwa pengendalian intern (internal control) sudah dilaksanakan dengan benar. iii. Melakukan pertemuan berkala dengan unit-unit kerja yang terkait dengan sistem pengendalian intern (internal control system) dan pelaksanaannya. iv.Melakukan pemantauan dan mengevaluasi terhadap pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan audit hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, Satuan Kerja Audit Intern, Dewan Pengawas Syariah, dan Auditor Ekstern. v.Melaporkan secara berkala atas hasil pemantauannya dan memberi masukan atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris. Internal Audit. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Intern. i. Mengevaluasi rencana kerja tahunan Satuan Kerja Audit Intern. ii. Mempelajari secara mendalam semua temuan yang signifikan dari hasil pemeriksaan internal auditor. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 395
  391. iii . Mengevaluasi program dan cakupan audit dalam rangka pelaksanaan rencana kerja tahunan Satuan Kerja Audit Intern. iv. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit oleh Satuan Kerja Audit intern untuk memastikan bahwa program audit sudah berjalan dengan cakupan yang benar. v. Melakukan pertemuan berkala dengan Satuan Kerja Audit Intern guna membahas temuantemuan audit yang signifikan serta memberikan masukan yang dianggap perlu dalam pelaksanaan pemeriksaan oleh Satuan Kerja Audit Intern. vi. Meminta bantuan Satuan Kerja Audit Intern untuk melakukan pemeriksaan/investigasi khusus apabila terdapat temuan audit dan atau informasi yang berkaitan dengan pelanggaran hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. vii. Melaporkan secara berkala atas hasil pemantauannya dan memberi masukan atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris. d. External Audit i. Mempelajari secara mendalam semua temuan yang signifikan dari hasil pemeriksaan eksternal auditor serta institusi pemeriksa lainnya. ii. Mempelajari nama dan atau reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan diundang untuk mengikuti tender. iii.Mempelajari kemungkinan keterkaitan KAP yang akan diundang mengikuti tender, termasuk para pejabat dan staf Kantor Akuntan Publik tersebut dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk., yang meliputi: (1)Hubungan sebagai rekanan jasa non-audit bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (2)Hubungan sebagai pemegang saham PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. dalam jumlah material/menentukan. (3) Hubungan keluarga dekat dengan karyawan kunci dalam bidang akuntansi dan keuangan di PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. (4)Salah seorang pejabat dan atau auditor Kantor Akuntan Publik yang diundang mengikuti tender adalah mantan karyawan kunci dalam bidang akuntansi dan keuangan di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. yang berhenti kurang dari 1 (satu) tahun. (5)Salah seorang karyawan kunci bidang akuntansi dan keuangan di PT Bank Syariah Indonesia Tbk adalah mantan pejabat/ auditor Akuntan Publik yang diundang mengikuti tender yang berhenti kurang dari 1 (satu) tahun. 396 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 iv. Mempelajari dan memastikan bahwa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. memiliki tata cara yang baku dan sesuai dengan peraturan/ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan pemilihan Kantor Akuntan Publik. v. Mempelajari dan memastikan bahwa proses pelaksanaan pemilihan Kantor Akuntan Publik sudah berjalan dengan benar sesuai dengan tata cara yang baku. vi.Mempelajari Request for Proposal dan Terms of Reference yang dikirimkan kepada Kantor Akuntan Publik yang sudah ditetapkan sebagai calon eksternal auditor PT Bank Syariah Indonesia Tbk. vii.Mempelajari perencanaan dan cakupan audit yang disampaikan Kantor Akuntan Publik yang sudah dipilih/ditunjuk, guna memastikan bahwa perencanaan dan cakupan audit tersebut sesuai dengan Request for Proposal dan Terms of Reference serta sudah mempertimbangkan semua risiko yang dianggap penting. viii. Komite Audit memberikan rekomendasi mengenai penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). ix. Melakukan komunikasi secara berkala dengan Kantor Akuntan Publik yang sedang memeriksa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. guna membahas hal-hal yang perlu untuk dikomunikasikan, antara lain sebagai berikut: (1) Progres pelaksanaan pemeriksaan. (2) Temuan-temuan penting. (3) Perubahan peraturan/ketentuan dalam pencatatan akuntansi dan keuangan dari institusi yang berwenang. (4) Penyesuaian-penyesuaian yang terjadi berdasarkan hasil pemeriksaan. (5)Kendala/hambatan yang dijumpai dalam pelaksanaan pemeriksaan. x.Melaporkan secara berkala atas hasil pemantauannya dan memberi masukan atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris Wewenang Adapun wewenang yang dimiliki oleh Komite Audit adalah: 1.Memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris mengenai laporan keuangan dan atau hal-hal lain yang disampaikan Direksi. 2. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan pihak-pihak lain di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. serta Kantor Akuntan Publik yang memeriksa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. untuk memperoleh informasi, klarifikasi serta meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.
  392. Tata Kelola Perusahaan 3 . Meminta laporan hasil pemeriksaan internal auditor dan eksternal auditor serta institusi pengawas/pemeriksa lainnya, 4. Meminta internal auditor dan atau eksternal auditor untuk melakukan pemeriksaan/investigasi khusus, apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi kecurangan, pelanggaran hukum dan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. 5. Mengakses catatan atau informasi tentang karyawan, dana, aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya. Piagam Komite Audit Bank Syariah Indonesia telah memiliki Piagam Komite Audit yang diterbitkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Direksi dan Dewan Komisaris BSI Nomor 01/003-SKB/Dirkom tentang Penetapan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit PT Bank Syariah Indonesia. Piagam tersebut menjadi acuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab audit secara transparan, kompeten, objektif dan independen, sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan diterima oleh semua pihak yang berkepentingan. Isi Piagam Komite Audit, secara umum meliputi: 1. Visi, Misi dan Fungsi 2. Kedudukan & Ruang Lingkup 3. Kewenangan, Tugas, Tanggung Jawab dan Komunikasi serta hubungan internal audit dengan unit kerja yang melakukan fungsi pengendalian 4. Persyaratan Internal Auditor 5. Kode Etik Auditor 6. Aktivitas Internal Audit 7. Risiko Audit dan Perlindungan Hukum Komposisi Komite Audit Anggota Komite Audit PT Bank Syariah Indonesia Tbk diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 01/178-KEP/ DIR tentang Penetapan Susunan Anggota Komite Audit PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang efektif per 30 Agustus 2021. Rinciannya adalah sebagai berikut: NAMA JABATAN MASA JABATAN Eko Suwardi* Ketua merangkap anggota Komisaris Independen 2021 Muhammad Zainul Majdi** Ketua merangkap anggota Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Anggota 2021 Adiwarman Azwar Karim** Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Anggota 2021-selesai Imam Budi Sarjito Komisaris Anggota 2021-selesai Suyanto Komisaris Anggota 2021-selesai M. Arief Rosyid Hasan Komisaris Independen Anggota 2021-selesai Widuri Meintari Kusumawati Pihak Independen Anggota 2021-selesai Djoko Seno Adji Pihak Independen Anggota 2021-selesai M. Zacky Thayib Pihak Independen Anggota 2021-selesai 2021-selesai * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 397
  393. Profil Komite Audit Eko Suwardi Ketua merangkap anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Muhammad Zainul Majdi Ketua merangkap anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Mulya Effendi Siregar Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Adiwarman Azwar Karim Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Imam Budi Sarjito Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Suyanto Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. M. Arief Rosyid Hasan Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Widuri Meintari Kusumawati Anggota Warga Negara Indonesia Domisili Jakarta Usia 44 tahun Tempat, Tanggal Lahir Klaten, 11 Mei 1977 Dasar Penunjukan Keputusan Direksi No. 01/178-KEP/DIR Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2016) • Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (2000) • Diploma (D3) Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (1998) Sertifikasi • • • • Cyber Risk Management Fundamentals (2021), CRMS Indonesia 2021 Sertifikasi Halal Supervisor oleh LSP LP POM MUI, 2019 Certification in Audit Committee Practices, Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) 2019 Certified on Enterprise Risk & Governance (CERG-3120163), 2016-2021 Riwayat Pekerjaan • • • • Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk ( 2020– 2021) Anggota Komite Audit di PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk ( 2015 – 2019) Anggota Komite Audit di PT Sarana Multigriya Finansial ( 2017-2020) Capital Expenditure Analyst di Komite Pengkajian Perencanaan dan Risiko PT Telkom Indonesia Tbk (2004-Sekarang ) Anggota Tim Kerja Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko di PT Telkom Indonesia Tbk (2014 -2019) Anggota Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko di PT Telkom Indonesia Tbk (2004 - 2013) Compliance Officer di PT Bank Syariah Mandiri (2003 – 2004) Asisten Staf Ahli Pasar Modal di Departemen Keuangan Bank Indonesia (2000-2002) • • • • 398 Rangkap Jabatan Merangkap sebagai: Capital Expenditure Analyst di Komite Pengkajian Perencanaan dan Risiko PT Telkom Indonesia Tbk Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  394. Tata Kelola Perusahaan Djoko Seno Adji Anggota Warga Negara Indonesia Domisili Bogor Usia 62 tahun Tempat , Tanggal Lahir Bogor, 27 Mei 1959 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No. 01/178-KEP/DIR tanggal efektif 30 Agustus 2021 Riwayat Pendidikan • Sarjana Ekonomi Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (2001) • Akademi Akuntansi Indonesia Jakarta (1985) Sertifikasi • Qualified Internal Auditor (QIA) • Sertifikasi Kompetensi Level I pada Bidang Manajemen Risiko Perbankan • Sertifikasi Kompetensi Auditor (Level Senior Auditor) Riwayat Pekerjaan • Internal Auditor Bank Mandiri (2000-2015) • Internal Auditor Bank Exim (1989-1999) • Pegawai Bank Exim 1981-1988) Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. M. Zacky Thayib Anggota Warga Negara Indonesia Domisili Bogor Usia 58 tahun Tempat, Tanggal Lahir Bandung, 31 Oktober 1963 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No. 01/178-KEP/DIR tanggal efektif 30 Agustus 2021 Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (1998) • Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Padjajaran (1986) Sertifikasi • • • • Sertifikasi Kompetensi Auditor Level Manager (LSPP) Sertifikasi Kepatuhan & AML Level II (LSPP) Divisi Kepatuhan Certified Fraud Examiner (CFE) dari Association of Certified Fraud Examiner (ACFA) Sertifikasi Kompetensi Manahemen Risiko Riwayat Pekerjaan • • • • • • • • • • Learning Consultant (LC) Mandiri University Group (2018-2019) Regional Business Control Head (RBCH) Bank Mandiri Region 4 Jakarta Thamrin (2017-2018) Regional Business Control Head (RBCH) Bank Mandiri Region 1 Medan (2015-2017) Department Head Internal Audit Bank Mandiri (2010-2015) Regional Internal Control Head (RICH) Bank Mandiri Region 9 Banjarmasin (2008-2010) Regional Internal Control Head (RICH) Bank Mandiri Region 3 Jakarta Kota (2006-2008) Investigator Bank Mandiri (1998-2006) Pegawai Pimpinan Biro Pengawasan (1996-1998) Pegawai Pimpinan Cabang Bank Exim Imam Bonjol (1994-1996) Pegawai Pimpinan Bank Exim di Biro Kredit Jangka Pendek & Menengah (1990-1993) Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 399
  395. Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman NAMA JABATAN PENDIDIKAN PENGALAMAN Eko Suwardi * Ketua • Doctor Bussiness in Acounting • Sarjana Accounting • Sarjana Ekonomi Bidang pendidikan, dan audit perbankan. Muhammad Zainul Majdi** Ketua merangkap anggota • Doktor bidang Usuludin • Magister bidang Usuludin • Licence (Lc) bidang Usuludin Bidang pemerintahan, dan perbankan. Mulya Effendi Siregar* Anggota • Doctor Consumer Economics • Pasca Sarjana Agricultural Economics • Sarjana Fakultas Pertanian Bidang Keahlian Sosial Ekonomi Pertanian Bidang pengawasan bank syariah dan regulasi di bidang syariah. Adiwarman Azwar Karim** Anggota • Master of Arts in Economics and Economics Policy • Master of Business Administration in General Management • Sarjana Ekonomi • Sarjana Ekonomi Agrikultur Bidang pengawasan bank syariah dan regulasi di bidang syariah. Imam Budi Sarjito Anggota • Doktor bidang Ekonomi • Magister bidang Ekonomi • Sarjana bidang Ekonomi Bidang kepatuhan, manajemen risiko, perencanaan strategis di perbankan. Suyanto Anggota • Magister bidang Strategi Perang Semesta • Sarjana Ekonomi Pembangunan Bidang intelijen dan birokrasi M. Arief Rosyid Hasan Anggota • Magister bidang Kebijakan Kesehatan • Kedokteran Gigi Bidang kebijakan kesehatan dan organisasi. Widuri Meintari Kusumawati Anggota • Magister bidang Akuntans • Sarjana Akuntansi Bidang audit dan manajemen risiko. Djoko Seno Adji Anggota • Sarjana bidang Manajemen • Sarjana bidang Hukum • Diploma bidang Akuntansi Bidang audit perbankan. M. Zacky Thayib Anggota • Magister bidang Manajemen • Sarjana bidang Akuntansi Bidang pengawasan, audit dan investigasi di perbankan. * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Independensi Komite Audit 400 ASPEK INDEPENDENSI EKO SUWARDI* MUHAMMAD ZAINUL MAJDI** MULYA EFFENDI SIREGAR* ADIWARMAN AZWAR KARIM** IMAM BUDI SARJITO Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di perusahaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 M. ARIEF WIDURI M. DJOKO SUYANTO ROSYID MEINTARI ZACKY SENO ADJI HASAN KUSUMAWATI THAYIB
  396. Tata Kelola Perusahaan M . ARIEF WIDURI M. DJOKO SUYANTO ROSYID MEINTARI ZACKY SENO ADJI HASAN KUSUMAWATI THAYIB ASPEK INDEPENDENSI EKO SUWARDI* MUHAMMAD ZAINUL MAJDI** MULYA EFFENDI SIREGAR* ADIWARMAN AZWAR KARIM** IMAM BUDI SARJITO Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ atau sesama anggota Komite Audit √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √: Iya, x: Tidak * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Rangkap Jabatan Anggota Komite Audit NAMA RANGKAP JABATAN DI: JABATAN BANK SYARIAH INDONESIA PERUSAHAAN/LEMBAGA LAIN Eko Suwardi* Ketua • Komisaris Independen Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada Muhammad Zainul Majdi** Ketua merangkap anggota • Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Rektor IAIH Pancor Mulya Effendi Siregar* Anggota • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Adiwarman Azwar Karim** Anggota • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi • Anggota Komite Pemantau Risiko - Imam Budi Sarjito Anggota •Komisaris • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi - Suyanto Anggota •Komisaris • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi • Staf Khusus Kepala BIN M. Arief Rosyid Hasan Anggota • Komisaris Independen • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi • Ketua Ekonomi Masjid PP DMI • Wakil Kepala Badan Ekonomi Syariah KADIN • Ketua Komite Pemuda PP MES • Ketua Dewan Pembina ISYEF • Wakil Sekjen DPP HIPMI Widuri Meintari Kusumawati Anggota - Capital Expenditure Analyst di Komite Pengkajian Perencanaan dan Risiko PT Telkom Indonesia Tbk Djoko Seno Adji Anggota - - M. Zacky Thayib Anggota - - * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 401
  397. Rapat Komite Audit Sepanjang tahun 2021 , Komite Audit menyelenggarakan 26 kali rapat. Rinciannya diuraikan melalui tabel di bawah ini. Agenda Rapat NO. 402 TANGGAL AGENDA PESERTA 1 18 Maret 2021 Strategi & Program Kerja Digital Banking Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 2 26 Maret 2021 Pembahasan Terkait Pembentukan Laznas BSI Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 3 29 Maret 2021 Rapat mengenai Hasil Laporan Keuangan Audited BNIS dan BRIS per Januari 2021 Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 4 31 Maret 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Accounting & Finance Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 5 31 Maret 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Treasury Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 6 29 April 2021 Pembahasan Terkait RUPS Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  398. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat NO . TANGGAL AGENDA PESERTA 7 5 Mei 2021 Pembahasan Materi Rilis Laporan Keuangan Triwulan I tahun 2021 Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 8 20 Mei 2021 Laporan Realisasi Audit bulan Jan-April 2021 Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 9 17 Juni 2021 Progres Pengembangan Informasi Teknologi BSI (Termasuk Digital Banking) s.d 31 Mei 2021 Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 10 18 Juni 2021 Update Step Up Price Pembiayaan Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 11 8 Juli 2021 Complaint Handling Management oleh: 1) Customer Care Group 2) Penanggungjawab War Room Komite Audit Ketua: Eko Suwardi, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 12 15 Juli 2021 Sustainable Finance (SF): Sustainability Report 2020 dan Progress Implementasi Strategi SF (RAKB) S1 2021 Komite Audit Ketua: 1) Imam Budi Sarjito, Komisaris 2) Suyanto, Komisaris 3) M. Arief Rosyid Hasan, komisaris Independen 4) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 5) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 6) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 13 28 Juli 2021 Laporan Publikasi Triwulan II 2021 Komite Audit Ketua: 1) Imam Budi Sarjito, Komisaris 2) Suyanto, Komisaris 3) M. Arief Rosyid Hasan, komisaris Independen 4) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 5) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 6) M. Zacky Thayib, Pihak Independen PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 403
  399. Agenda Rapat 404 NO . TANGGAL AGENDA 14 12 Agustus 2021 Laporan Realisasi Audit bulan Mei-Juni 2021 Komite Audit Ketua: 1) Imam Budi Sarjito, Komisaris 2) Suyanto, Komisaris 3) M. Arief Rosyid Hasan, komisaris Independen 4) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 5) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 6) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 15 30 Agustus 2021 Penyesuaian Honorarium KAP Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 16 16-September 2021 Update Daftar Keterlambatan Laporan BSI Kepada Pihak Ketiga per Feb - Agustus 2021 (Termasuk Koreksi/ Perbaikan Laporan) Penyebab dan Mitigasinya Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 17 16 September 2021 Laporan Penanganan Open Items Pasca Merger Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 18 14 Oktober 2021 Audit Plan BSI Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 19 14 Oktober 2021 Laporan Kesiapan menjelang Efektif Integrasi Operasi mulai 1 November 2021, serta Kendala/Main Issues dan Solusinya paska Roll Out di Wilayah Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 PESERTA
  400. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat NO . TANGGAL AGENDA PESERTA 20 27 Oktober 2021 Laporan Publikasi Triwulan III Tahun 2021 Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 21 4 November 2021 Laporan Audit Triwulan III Tahun 2021 Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 22 17 November 2021 Usulan RAKB Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 23 2 Desember 2021 Permohonan Masukan dan Ekspektasi Dewan Komisaris terkait Penyusunan Annual Audit Plan 2022 Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 24 2-Des-2021 Progres Implementasi Penanganan Agunan Terintegrasi dari Seluruh Unit Operation PT Bank Syariah Indonesia Tbk Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen 25 23 Desember 2021 PwC : Hard Close Meet 1. Update status audit 2021 s.d pertengahan Desember 2021 2. Update status reviu pembiayaan menggunakan Balance November 2021 3. Update status Provisi dan Cadangan menggunakan Balance November 2021 Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 405
  401. Agenda Rapat NO . 26 TANGGAL 23 Desember 2021 AGENDA PESERTA Burning Issues Region Aceh Komite Audit Ketua: M. Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Imam Budi Sarjito, Komisaris 3) Suyanto, Komisaris 4) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 5) Widuri Meintari Kusumawati, Pihak Independen 6) Djoko Seno Adji, Pihak Independen 7) M. Zacky Thayib, Pihak Independen Frekuensi dan Tingkat kehadiran NAMA JABATAN JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN TINGKAT KEHADIRAN (%) Eko Suwardi* Ketua 14 14 100 Muhammad Zainul Majdi** Ketua merangkap anggota 12 12 100 Mulya Effendi Siregar* Anggota 14 14 100 Adiwarman Azwar Karim** Anggota 12 12 100 Imam Budi Sarjito Anggota 26 26 100 Suyanto Anggota 26 26 100 M. Arief Rosyid Hasan Anggota 26 26 100 Widuri Meintari Kusumawati Anggota 26 26 100 Djoko Seno Adji Anggota 26 26 100 M. Zacky Thayib Anggota 26 26 100 * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas NO. REALISASI KEGIATAN (TUGAS) 1 Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal maupun auditor eksternal, dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan auditor 2 Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik dan KAP untuk audit tahun buku 2020. KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan organ yang dibentuk oleh Dewan Komisaris. Komite tersebut berfungsi untuk membantu tugas Dewan Komisaris, terutama yang berkenaan dengan kebijakan remunerasi dan nominasi Bank. Dasar Pembentukan Pembentukan Komite Nominasi dan Remunersi merupakan bagian dari penerapan prinsip-prinsip GCG yang mengacu pada sejumlah regulasi. Di antaranya adalah: 1. Peratuan Otoritas Jasa Keuangan POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. 2. Peraturan Bank Indonesia No.11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi & Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. 4. serta peraturan perundang – undangan dan regulasi terkait yang berlaku. 406 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  402. Tata Kelola Perusahaan Tugas dan Tanggung Jawab Komite bertugas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan hal-hal sebagai berikut : 1. Terkait dengan fungsi remunerasi a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai struktur remunerasi, kebijakan remunerasi dan besaran remunerasi; b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Syariah; 2. Terkait dengan fungsi nominasi: a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai: i. Komposisi jabatan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Syariah. ii. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi. iii. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Syariah. b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Syariah berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi. c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ atau anggota Dewan Pengawas Syariah. d. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Syariah, kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai Pihak Independen yang akan menjadi anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. f. Menyusun program pengembangan kemampuan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ atau anggota Dewan Pengawas Syariah. 3.Menyusun konsep dan analisa yang berhubungan dengan fungsi Komite Remunerasi dan Nominasi. 4.Membantu Dewan Komisaris dalam penetapan kebijakan umum Sumber Daya Insani. 5.Membantu Dewan Komisaris memperoleh dan menganalisa data bakal calon Direksi dari talent pool pejabat satu tingkat di bawah Direksi. 6.Membantu Dewan Komisaris dalam memberikan rekomendasi tentang opsi kepada Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah dan Pegawai, antara lain opsi saham serta pengawasan pelaksanaannya. 7.Memiliki data base dan talent pool calon-calon anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah. 8. Ketua Komite bertugas dan bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan pelaksanaan rapat Komite dan mengusulkan agenda serta materi rapat. 9. Anggota Komite bertugas dan bertanggung jawab dalam: a. Menyelenggarakan rapat secara teratur; b. Mempelajari materi rapat terlebih dahulu; c. Menghadiri rapat; d. Memberikan kontribusi dan berperan aktif; e. Membuat risalah rapat (sekretaris). Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki wewenang: 1.Meminta PT Bank Syariah Indonesia Tbk. untuk melakukan survey sesuai kebutuhan Komite Remunerasi dan Nominasi. 2. Meminta informasi hal-hal yang diperlukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan telah memiliki piagam yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Bersama Direksi dan Dewan Komisaris Nomor 01/001-SKB/Dirkom tentang Penetapan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Syariah Indonesia. Piagam Komite Nominsi dan Remunerasi mengatur sejumlah hal yang meliputi: 1. Latar Belakang 2. Definisi 3.Tujuan 4. Fungsi, Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab 5. Keanggotaan dan Tata Tertib 6. Sistem Remunerasi dan Nominasi 7.Penutup PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 407
  403. Komposisi Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No . 01/179-KEP/DIR tentang Penetapan Susunan Keanggotaan Komite Nominasi & Remunerasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk efektif per 30 Agustus 2021. Komposisinya adalah sebagai berikut: NAMA JABATAN MASA JABATAN KETERANGAN Komaruddin Hidayat Ketua merangkap anggota 2021-selesai Komisaris Independen Adiwarman Azwar Karim** Anggota 2021-selesai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Muhammad Zainul Majdi** Anggota 2021-selesai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen B.S. Kusmulyono Anggota 2021-selesai Komisaris Independen Suyanto Anggota 2021-selesai Komisaris Masduki Baidlowi Anggota 2021-selesai Komisaris Imam Budi Sarjito Anggota 2021-selesai Komisaris Sutanto Anggota 2021-selesai Komisaris M. Arief Rosyid Hasan Anggota 2021-selesai Mulya Effendi Siregar* Anggota 2021 Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Eko Suwardi* Anggota 2021 Komisaris Independen Andrianto Daru Kurniawan Sekretaris 2021-selesai Komisaris Independen Group Head yang membawahi Human Capital (ex. Officio) sebagai Sekretaris dan Non Member Voting. * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Profil Komite Remunerasi dan Nominasi Komaruddin Hidayat Ketua merangkap anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Adiwarman Azwar Karim Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Muhammad Zainul Majdi Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. 408 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 B.S. Kusmulyono Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Suyanto Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Masduki Baidlowi Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. M. Arief Rosyid Hasan Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
  404. Tata Kelola Perusahaan Andrianto Daru Kurniawan Sekretaris Warga Negara Indonesia Domisili Bogor Usia 50 tahun Tempat , Tanggal Lahir 31 Maret 1970 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No. 01/179-KEP/DIR yang berlaku efektif pada 30 Agustus 2021. Riwayat Pendidikan • Magister bidang Aktuaria Universitas Indonesia (2000) • Sarjana Matematika Universitas Gadjah Mada (1993) Riwayat Pekerjaan • • • • Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. Human Capital Division Head PT Bank BNI Syariah (2017-2021) Treasury & International Division Head PT Bank BNI Syariah (2017) Operation Division Head PT Bank BNI Syariah (2012-2017) Enterprise Risk & Policy Management Division Head PT Bank BNI Syariah (2011- 2012) Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman NAMA JABATAN PENDIDIKAN PENGALAMAN/KEAHLIAN Komaruddin Hidayat Ketua merangkap anggota • Doktor Filsafat Ankara Turki (1990) • Magister Filsafat • Sarjana Usuludin Bidang pengawasan perbankan syariah dan pendidikan. Adiwarman Azwar Karim Anggota • Master of Arts in Economics and Economics Policy • Master of Business Administration in General Management • Sarjana Ekonomi • Sarjana Ekonomi Agrikultur Bidang pengawasan bank syariah dan regulasi di bidang syariah. Muhammad Zainul Majdi Anggota • Doktor bidang Usuludin • Magister bidang Usuludin • Licence (Lc) bidang Usuludin Bidang legislatif, pemerintahan dan pendidikan. B.S. Kusmulyono Anggota • Doktor Manajemen Lingkungan • Master Business Administration • Sarjana Teknik Kimia Bidang manajemen dan pengelolaan perbankan. Suyanto Anggota • Magister bidang Strategi Perang Semesta • Sarjana Ekonomi Pembangunan Bidang intelijen dan birokrasi. Masduki Baidlowi Anggota • Sarjana Riwayat Pendidikan • Sarjana Muda Sastra Arab • Studi Islam Klasik Bidang organisasi, birokrasi dan legislatif. Imam Budi Sarjito Anggota • Doktor bidang Ekonomi • Magister bidang Ekonomi • Sarjana bidang Ekonomi Bidang kepatuhan, manajemen risiko, perencanaan strategis di perbankan. Sutanto Anggota Sarjana Administrasi Bidang audit perbankan. M. Arief Rosyid Hasan Anggota • Magister bidang Kebijakan Kesehatan • Kedokteran Gigi Bidang kebijakan kesehatan dan organisasi. Mulya Effendi Siregar* Anggota • Doktor bidang Usuludin • Magister bidang Usuludin • Licence (Lc) bidang Usuludin Bidang pemerintahan, dan perbankan. Eko Suwardi* Anggota • Doctor Bussiness in Acounting • Sarjana Accounting • Sarjana Ekonomi Bidang pendidikan, dan audit perbankan. Andrianto Daru Kurniawan Anggota • Magister bidang Aktuaria • Sarjana bidang Matematika Bidang Matematika Bidang Aktuaria * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 409
  405. Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi ADIWARMAN MUHAMMAD IMAM M . ARIEF MULYA ANDRIANTO B.S. MASDUKI EKO AZWAR ZAINUL SUYANTO BUDI SUTANTO ROSYID EFFENDI DARU KUSMULYONO BAIDLOWI SUWARDI* KARIM** MAJDI** SARJITO HASAN SIREGAR* KURNIAWAN ASPEK INDEPENDENSI KOMARUDDIN HIDAYAT Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di perusahaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ atau sesama anggota Komite Audit √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √: Iya, x: Tidak * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Rangkap Jabatan Anggota Komite NAMA 410 RANGKAP JABATAN DI: JABATAN BANK SYARIAH INDONESIA PERUSAHAAN/LEMBAGA LAIN Komaruddin Hidayat Ketua merangkap anggota • Anggota Komite Pemantau Risiko • Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Adiwarman Azwar Karim** Anggota • Anggota Komite Audit • Anggota Komite Pemantau Risiko - Muhammad Zainul Majdi** Anggota • Ketua merangkap Anggota Komite Audit • Rektor IAIH Pancor (2010-sekarang) B.S. Kusmulyono Anggota - Suyanto Anggota - Masduki Baidlowi Anggota • Anggota Komite Pemantau Risiko • Staf khusus Wakil Presiden sekaligus Juru Bicara Wakil Presiden • Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) • Ketua Majelis Ulama Indonesia • Ketua Yayasan MMD Initiative Imam Budi Sarjito Anggota • Anggota Komite Audit - Sutanto Anggota • Anggota Komite Pemantau Risiko - PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  406. Tata Kelola Perusahaan NAMA RANGKAP JABATAN DI : JABATAN BANK SYARIAH INDONESIA PERUSAHAAN/LEMBAGA LAIN M. Arief Rosyid Hasan Anggota • Anggota Komite Audit • Ketua Ekonomi Masjid PP DMI • Wakil Kepala Badan Ekonomi Syariah KADIN • Ketua Komite Pemuda PP MES • Ketua Dewan Pembina ISYEF • Wakil Sekjen DPP HIPMI Mulya Effendi Siregar* Anggota • Anggota Komite Audit Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Eko Suwardi* Anggota • Ketua Komite Audit Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada Andrianto Daru Kurniawan Sekretaris Group Head Human Capital Strategy & Policy Group - * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Sepanjang tahun 2021, Komite Remunerasi dan Nominasi menyelenggarakan 5 (lima) kali rapat. Rinciannya diuraikan melalui tabel di bawah ini. Agenda Rapat No. Tanggal Agenda Peserta 1 15 Maret 2021 Pembahasan Remunerasi Management Pasca Merger Ketua: Komaruddin Hidayat, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Eko Suwardi, Komisaris Independen 3) B.S. Kusmulyono, Komisaris Independen 4) Suyanto, Komisaris 5) Masduki Baidlowi, Komisaris 6) Sutanto, Komisaris 7) Imam Budi Sarjito, Komisaris 8) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 9) Andrianto Daru Kurniawan, Grup Head yang membawahi Human Capital (ex. Officio) sebagai Sekretaris dan Non Member Voting 2 12 April 2021 Pembahasan Usulan Direksi pada Surat No. 01/765-3/DIR-HCP, Tanggal 12 April 2021 Perihal Usulan Remunerasi Pengurus PT Bank Syariah Indonesia Tbk Ketua: Komaruddin Hidayat, Komisaris Independen Anggota: 1) Mulya E. Siregar, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Eko Suwardi, Komisaris Independen 3) B.S. Kusmulyono, Komisaris Independen 4) Suyanto, Komisaris 5) Masduki Baidlowi, Komisaris 6) Sutanto, Komisaris 7) Imam Budi Sarjito, Komisaris 8) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 9) Andrianto Daru Kurniawan, Grup Head yang membawahi Human Capital (ex. Officio) sebagai Sekretaris dan Non Member Voting 3 9 Agustus 2021 Perubahan Susunan anggota Dewan Komisaris Ketua: Komaruddin Hidayat, Komisaris Independen Anggota: 1) B.S. Kusmulyono, Komisaris Independen 2) Suyanto, Komisaris 3) Masduki Baidlowi, Komisaris 4) Sutanto, Komisaris 5) Imam Budi Sarjito, Komisaris 6) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 7) Andrianto Daru Kurniawan, Grup Head yang membawahi Human Capital (ex. Officio) sebagai Sekretaris dan Non Member Voting 4 23 Agustus 2021 Perubahan Susunan anggota Dewan Komisaris Ketua: Komaruddin Hidayat, Komisaris Independen Anggota: 1) B.S. Kusmulyono, Komisaris Independen 2) Suyanto, Komisaris 3) Masduki Baidlowi, Komisaris 4) Sutanto, Komisaris 5) Imam Budi Sarjito, Komisaris 6) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 7) Andrianto Daru Kurniawan, Grup Head yang membawahi Human Capital (ex. Officio) sebagai Sekretaris dan Non Member Voting PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 411
  407. Agenda Rapat No . 5 Tanggal 29 November 2021 Agenda Usulan Ketentuan Tambahan Mengenai Tunjangan, Fasilitas dan Benefit Pengurus PT Bank Syariah Indonesia Tbk Peserta Ketua: Komaruddin Hidayat, Komisaris Independen Anggota: 1) Adiwarman Karim, Komisaris Utama/Komisaris Independen 2) Zainul Majdi, Wakomut/Komisaris Independen 3) B.S. Kusmulyono, Komisaris Independen 4) Suyanto, Komisaris 5) Masduki Baidlowi, Komisaris 6) Sutanto, Komisaris 7) Imam Budi Sarjito, Komisaris 8) M. Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen 9) Andrianto Daru Kurniawan, Grup Head yang membawahi Human Capital (ex. Officio) sebagai Sekretaris dan Non Member Voting Frekuensi dan Tingkat kehadiran NAMA JABATAN JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN TINGKAT KEHADIRAN (%) Komaruddin Hidayat Ketua merangkap anggota 5 5 100 Adiwarman Azwar Karim** Anggota 1 1 100 Muhammad Zainul Majdi** Anggota 1 1 100 B.S. Kusmulyono Anggota 5 5 100 Suyanto Anggota 5 5 100 Masduki Baidlowi Anggota 5 5 100 Imam Budi Sarjito Anggota 5 5 100 Sutanto Anggota 5 5 100 M. Arief Rosyid Hasan Anggota 5 5 100 Mulya E. Siregar* Anggota 3 3 100 Eko Suwardi* Anggota 3 3 100 Andrianto Daru Kurniawan Anggota 5 5 100 * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Kebijakan Suksesi Direksi Salah satu tugas dari Komite Remunerasi dan Nominasi adalah menyusun suatu sistem nominasi bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah yang akan menjadi bagian dari kebijakan GCG dari Bank serta akan menjadi pedoman Dewan Komisaris dan RUPS dalam menetapkan nominasi anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah. Prinsip Dasar 1. Persyaratan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah. Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2. Pencalonan dan Pengajuan calon Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan pengawas Syariah. Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah diajukan melalui seleksi dengan memperhatikan persyaratan yang telah ditetapkan. Prosedur Seleksi 1. Komite Remunerasi dan Nominasi mengidentifikasi calon yang memenuhi kriteria. 2. Dewan Komisaris atas dasar saran dari Komite Remunerasi dan Nominasi menyapaikan usulan calon Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan pengawas Syariah kepada RUPS. 3. Pelaksanaan seleksi dilaksanakan sebelum masa jabatan berakhir atau diminta Dewan Komisaris atau bila ada kekosongan jabatan. 412 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  408. Tata Kelola Perusahaan Pelatihan dan /atau peningkatan kompetensi Bank Syariah Indonesia senantiasa mendorong Komite Remunerasi dan Nominasi untuk melakukan pengembangan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan. Informasi lengkap mengenai hal ini disampaikan dalam bab “Profil Perusahaan”. Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Pelaksanaan tugas yang telah dilakukan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi di tahun 2021, antara lain : 1. Pengusulan Remunerasi Pengurus PT Bank Syariah Indonesia Tbk 2. Usulan Perubahan Pengurus PT Bank Syariah Indonesia Tbk. KOMITE PEMANTAU RISIKO Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan khususnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko. Dasar Pembentukan Pembentukan Komite Pemantau Risiko merupakan bagian dari penerapan prinsip-prinsip GCG yang mengacu pada sejumlah regulasi. Di antaranya adalah: • Peratuan Otoritas Jasa Keuangan POJK No. 55/ POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. • Peraturan Bank Indonesia No.11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. • Peraturan perundang-undangan dan regulasi terkait yang berlaku. Tugas dan Tanggung Jawab 1. Ketua Komite bertugas & bertanggung jawab dalam memimpin rapat Komite dan mengusulkan materi rapat. 2. Anggota Komite bertugas & bertanggung jawab dalam: a. Menyelenggarakan rapat secara teratur. b. Mempelajari materi rapat terlebih dahulu. c. Menghadiri rapat d. Memberikan kontribusi dan berperan aktif dalam rapat. 3. Ketua dan Anggota Komite secara bersama-sama melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang meliputi hal-hal sebagai berikut: a. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris dalam penyusunan dan perbaikan kebijakan manajemen risiko yang berkaitan dengan pengendalian risiko dibidang pengelolaan asset & liability, likuiditas, perkreditan dan operasional sebelum mendapat persetujuan Dewan Komisaris. b. Melakukan diskusi dengan Direksi atau unit kerja yang terkait dengan masalah yang manajemen risikonya periu atau sedang dibahas. c. Memastikan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko dalam kegiatan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. d. Mempelajari kebijakan dan peraturan-peraturan internal yang terkait manajemen risiko yang dibuat Direksi. e. Memastikan telah dipertimbangkannya segala risiko yang penting dalam produk-produk PT Bank Syariah Indonesia Tbk. yang baru dan segala dampak karena adanya perubahan atau kejadian yang signifikan baik yang berasal dari internal maupun eksternal PT Bank Syariah Indonesia Tbk. f. Melakukan pembahasan laporan triwulanan profil risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk. g. Menyampaikan masukan kepada Dewan Komisaris atas hal-hal yang perlu mendapat perhatian dan yang perlu dibicarakan dengan Direksi, agar Direksi melakukan tindak lanjut dari hasil evaluasi manajemen risiko oleh Komite. h. Secara proaktif menyelenggarakan rapat dengan Direksi dalam rangka mengantisipasi akan adanya risiko, khususnya apabila ada peristiwa penting, peraturan eksternal yang mempengaruhi bidang usaha PT Bank Syariah Indonesia Tbk. i. Melakukan evaluasi terhadap perkembangan atas perubahan struktur organisasi sampai dengan satu tingkat di bawah Direksi yang sedang dijalankan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. j. Monitoring adanya informasi negatif terhadap nasabah-nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk. yang dapat menyebabkan meningkatnya risiko kredit. Wewenang Wewenang yang dimiliki oleh Komite Pemantau Risiko adalah: 1. Ketua dan Anggota Komite dapat menghadiri Rapat Risk Management Committee sebagai undangan. 2. Ketua dan Anggota Komite dapat meminta laporanlaporan internal yang berkaitan dengan pengendalian risiko di bidang pengelolaan ‘asset & liability’, pembiayaan, treasury dan operasional, antara lain menyangkut: a. Exposure risiko. b. Kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur serta penetapan limit-limit. c. Realisasi pelaksanaan pengendalian risiko dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan. d. Laporan berkala profil risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 3. Bekerja sama dengan Komite Audit secara umum dan secara khusus untuk meminta Internal Audit untuk melakukan pemeriksaan terhadap bidang-bidang tertentu yang eksposur risikonya memburuk. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 413
  409. Piagam Komite Pemantau Risiko Komite Pemantau Risiko Perseroan telah memiliki piagam yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Bersama Direksi dan Dewan Komisaris Nomor 01 /002-SKB/Dirkom tentang Penetapan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko PT Bank Syariah Indonesia. Piagam Komite Pemantau Risiko mengatur sejumlah hal yang meliputi: 1. Latar Belakang 2. Pemantau Risiko 3. Definisi, Visi & Misi, Tanggung Jawab dan Wewenang 4. Struktur Keanggotaan 5.Kerahasiaan 6. Imbal Jasa Anggota Komite 7. Rapat Komite 8.Perubahan 9.Penutup Komposisi Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.01/180KEP/DIR tentang Penetapan Perubahan Keanggotaan komite Pemantau Risiko PT bank Syariah Indonesia yang berlaku efektif per 30 Agustus 2021. Komposisinya adalah sebagai berikut: NAMA JABATAN MASA JABATAN KETERANGAN Bangun S. Kusmulyono Ketua merangkap anggota 2021-selesai Komisaris Independen Adiwarman Azwar Karim** Anggota 2021-selesai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Komaruddin Hidayat Anggota 2021-selesai Komisaris Independen Sutanto Anggota 2021-selesai Komisaris Masduki Baidlowi Anggota 2021-selesai Mulya Effendi Siregar* Anggota 2021 Kayim Hanuri Anggota 2021-selesai Komisaris Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Pihak Independen Saifuddin Latief Anggota 2021-selesai Pihak Independen Bowo Setiyono Anggota 2021-selesai Pihak Independen Delyuzar Syamsi Anggota 2021-selesai Pihak Independen * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Profil Komite Pemantau Risiko Bangun S. Kusmulyono Ketua merangkap anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Adiwarman Azwar Karim Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Komaruddin Hidayat Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. 414 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  410. Tata Kelola Perusahaan Sutanto Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Masduki Baidlowi Anggota Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Kayim Hanuri Anggota Warga Negara Indonesia Domisili Jakarta Usia 63 tahun Tempat, Tanggal Lahir Cirebon. 7 Desember 1958 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No.01/180-KEP/DIR Riwayat Pendidikan • Master of Science in Agricultural Economics dari Texas A&M University at College Station, Texas USA, (1992) • Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (1982) Riwayat Pekerjaan • Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Syariah Mandiri (2016-2020) • Department Head of Business Process & System Reengineering di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2014) • Department Head of Credit Policy and Procedure di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007-2013) • Regional Risk Manager Regional Area I Medan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2007) • Department Head of Syndication and Structured Finance di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (20012005) • Division Head of Corporate Banking-Structured Finance, Trade Service & Cash Management di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2000-2001) • Division Head of Structured Finance di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2000) • Team Merger Corporate Banking di PT Bank Mandiri (Persero) 1998-1999 • Department Head of Syndication Loan di PT Bank Bumi Daya (Persero) (1997-1999) • Senior Account Manager in Corporate Banking Unit di PT Bank Bumi Daya (Persero) (1992-1997) • the Job Training di Bank Bumi Daya New York Agency (1992) • Section Head of Export and Import (Branch) di PT Bank Bumi Daya (Persero) (1986-1988) • Section Head of Credit (Branch) di PT Bank Bumi Daya (Persero) (1986-1988) • Section Head of Accounting (Branch) di PT Bank Bumi Daya (Persero) (1985-1986) • Credit Analyst (Branch) di PT Bank Bumi Daya (Persero) (1983-1984) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. Saifuddin Latief Anggota Warga Negara Indonesia Domisili Bekasi, Jawa Barat Usia 63 tahun Tempat, Tanggal Lahir Kudus, 17 Maret 1958 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No.01/180-KEP/DIR Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen dari STIE – IPWI, Jakarta (1997) • Sarjana Kehutanan dari Institut Pertanian Bogor (1981). PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 415
  411. Riwayat Pekerjaan • Mediator Tetap di Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS-SJK), (2021 - Sekarang) • Pengawas di Yayasan Kesejahteraan Bank Bumi Daya, (2021 - Sekarang) • Anggota Komite Pemantau Risiko, PT Bank Syariah Mandiri (2019-2020) • Komisaris PT Estika Yasakelola (2015- 2021) • Sekretaris Perusahaan dan Mediator di Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI), (2015-2019) • Konsultan PT Primakelola Agrobisnis Agroindustri, Bogor (2014) • Senior Relationship Manager Urusan Kredit Perkebunan dan Kehutanan di Bank Bumi Daya, (1983-1990). • Biro Pemasaran di PT Inhutani I (Persero), (1982-1983). • Direktorat Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) di Direktorat Jenderal Kehutanan, Departemen Pertanian (1981-1982) • Department Head of Wholesale & Treasury Banking School, Learning Center Group, Directorate Compliance & Human Capital di PT Bank Mandiri (Persero), (2009-2014) • Department Head of Relationship Management, Corporate Banking Directorate di PT Bank Mandiri (Persero), (2003-2009) • Senior Manager of Management & Administration Department, Corporate Banking Directorate di PT Bank Mandiri (Persero) (1999-2003) • Team Merger Corporate Banking di PT Bank Mandiri (Persero) (1999) • Pemimpin Bagian Kredit, Urusan Kredit Korporasi, Bank Bumi Daya (1996-1999) • On the Job Training, Bank Bumi Daya New York Agency (1992) • Kepala Bagian Kredit, Bank Bumi Daya Cabang Jakarta Kebayoran Falatehan (1991-1995) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. Bowo Setiyono Anggota Warga Negara Indonesia Domisili Yogyakarta Usia 46 tahun Tempat, Tanggal Lahir Purworejo, 5 November 1975 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No.01/180-KEP/DIR Riwayat Pendidikan • Doktor bidang Ekonomi Perbankan dari Université de Limoges, France (2015) • Magister bidang Keuangan dari University of New South Wales (2004) • Sarjana bidang Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (1999) Riwayat Pekerjaan • Komite Pemantau Risiko di PT BRI Syariah Tbk (2019 - 2021) • Deputi Direktur di MM FEB UGM Kampus Jakarta (2016 - sekarang) • Dosen Tetap di FEM UGM (Financial Management, Portfolio Management, Risk Management, Bank/ Financial Institution Management) (2001 - sekarang) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. Delyuzar Syamsi Anggota 416 Warga Negara Indonesia Domisili Jakarta Usia 57 tahun Tempat, Tanggal Lahir Medan, 3 Juni 1964 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi No.01/180-KEP/DIR Riwayat Pendidikan • Master of Administration Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (2009) • Sarjana Manaejmen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (1990) PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  412. Tata Kelola Perusahaan Riwayat Pekerjaan • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Hubungan Afiliasi Direktur di PT Induk Harta Insan Karimah (holding company 11 BPRS) (2019 - sekarang) Dosen Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Pamulang (2016 - sekarang) Asesor LSP Keuangan Syariah (2016 - sekarang) Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank BNI Syariah (Juli 2017-Januari 2021) Executive Director di Muamalat Institute (September 2015-Maret 2016) Head of Enterprise Asset Management Division Project Manager pengadaan Muamalat Tower (20 lantai plus 4 basement) di PT Bank Muamalat Indonesia (Januari 2015-Agustus 2015) Head of Network and General Service Division di PT Bank Muamalat Indonesia (2012-2014) General Manager of Kuala Lumpur Branch di PT Bank Muamalat (2011-2012) Corporate Secretary dan Head of Corporate Secretary Division di PT Bank Muamalat Indonesia (20092011) Asisten Direktur Funding dan Layanan di PT Bank Muamalat Indonesia (2006-2009) Assistant Vice President, Branch Manager PT Bank BNI Syariah Prima di Wisma Kyoei Prince, Jakarta (2004 - 2006) Branch Manager PT Bank BNI Syariah Banjarmasin (2003-2004) Operational Manager di PT Bank BNI Syariah Malang (2001-2003) Senior Credit Policy Manager Divisi Pengembangan Bisnis Kartu (BNI Card Center) di BNI (1999-2001) Trainee International Banking Officer (IBO) Angkatan 6 untuk BNI Cabang Hong Kong (1997- 1998) Analis Kredit - Divisi Korporasi Satu di PT Bank BNI Kantor Besar, Jakarta (1995-1997) Pengelola Nasabah Kecil di PT Bank BNI Kantor Cabang Jalan Sutomo Medan, 199 Analis Kredit Middle – PT Bank Bank BNI Kantor Wilayah 01 Medan (1993) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali. Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman NAMA JABATAN PENDIDIKAN PENGALAMAN/KEAHLIAN Bangun S. Kusmulyono Ketua merangkap anggota • Doktor Manajemen Lingkungan • Master Business Administration • Sarjana Teknik Kimia Bidang manajemen dan pengelolaan perbankan. Adiwarman Azwar Karim** Anggota • Master of Arts in Economics and Economics Policy • Master of Business Administration in General Management • Sarjana Ekonomi • Sarjana Ekonomi Agrikultur Bidang pengawasan bank syariah dan regulasi di bidang syariah. Komaruddin Hidayat Anggota • Doktor Filsafat Ankara Turki • Magister Filsafat • Sarjana Usuludin Bidang pengawasan perbankan syariah dan pendidikan. Sutanto Anggota Sarjana Administrasi Bidang audit perbankan. Masduki Baidlowi Anggota • Sarjana Riwayat Pendidikan • Sarjana Muda Sastra Arab • Studi Islam Klasik Bidang organisasi, birokrasi dan legislatif. Mulya Effendi Siregar* Anggota • Doktor bidang Usuludin • Magister bidang Usuludin • Licence (Lc) bidang Usuludin Bidang pemerintahan, dan perbankan. Kayim Hanuri Anggota • Master of Science in Agricultural Economics • Sarjana Pertanian Bidang manajemen risiko dan kredit perbankan. Saifuddin Latief Anggota • Magister Manajemen • Sarjana Kehutanan Bidang keuangan dan manajemen risiko perbankan. • Doktor bidang Science Economiques • Magister bidang Commerce in Finance • Sarjana bidang Ekonomi Bidang manajemen dan ekonomi. • Master of Administration • Sarjana Manajemen Bidang manajemen risiko perbankan. Bowo Setiyono Delyuzar Syamsi Anggota * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 417
  413. Independensi Komite Pemantau Risiko ADIWARMAN MULYA KOMARUDDIN MASDUKI AZWAR SUTANTO EFFENDI HIDAYAT BAIDLOWI KARIM ** SIREGAR* ASPEK INDEPENDENSI BANGUN S. KUSMULYONO KAYIM SAIFUDDIN BOWO HANURI LATIEF SETIYONO DELYUZAR SYAMSI Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di perusahaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ atau sesama anggota Komite Audit √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √: Ya, x: Tidak * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Rangkap Jabatan anggota Komite NAMA 418 RANGKAP JABATAN DI: JABATAN BANK SYARIAH INDONESIA PERUSAHAAN/LEMBAGA LAIN Bangun S. Kusmulyono Ketua merangkap anggota • Anggota Komite Audit • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi - Adiwarman Azwar Karim** Anggota • Anggota Komite Audit • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi - Komaruddin Hidayat Anggota • Ketua merangkap anggota Komite Remunerasi dan Nominasi • Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Sutanto Anggota • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi - Masduki Baidlowi Anggota • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi • Staf khusus Wakil Presiden sekaligus Juru Bicara Wakil Presiden • Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) • Ketua Majelis Ulama Indonesia • Ketua Yayasan MMD Initiative Mulya Effendi Siregar* Anggota • Anggota Komite Audit • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Kayim Hanuri Anggota - Saifuddin Latief Anggota - PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 • Mediator Tetap Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS-SJK) • Pengawas Yayasan Kesejahteraan Bank Bumi Daya
  414. Tata Kelola Perusahaan NAMA JABATAN RANGKAP JABATAN DI : BANK SYARIAH INDONESIA PERUSAHAAN/LEMBAGA LAIN Bowo Setiyono Anggota - Deputi Direktur MM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Kampus Jakarta Delyuzar Syamsi Anggota - • Direktur PT Induk Harta Insan Karimah • Asesor LSP Keuangan Syariah * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Rapat Komite Pemantau Risiko Sepanjang tahun 2021, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 47 kali rapat. Rinciannya diuraikan dalam tabel di bawah ini. Agenda Rapat NO. TANGGAL AGENDA PESERTA 1 11 Februari 2021 a. Laporan Kepatuhan dan Laporan Tata Kelola Terintegrasi Semester II 2020 b. Program atau Rencana Kerja Kepatuhan 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 2 11 Februari 2021 a. Laporan APU PPT & Progress MER (Mutual Evaluation Review) b. Program atau Rencana Kerja APU PPT 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 3 11 Februari 2021 Laporan Tingkat Kesehatan Bank Semester II 2020: Profil Risiko, GCG, Rentabilitas dan Capital. Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 4 11 Februari 2021 Program atau Rencana Kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 5 4 Maret 2021 Rencana Bisnis Bank (RBB) BSI 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 419
  415. Agenda Rapat NO . 420 TANGGAL AGENDA PESERTA 6 4 Maret 2021 Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 7 4 Maret 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Risk and Financing Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 8 9 Maret 2022 Roadmap Perbankan Syariah OJK dengan Strategi BSI Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 9 9 Maret 2023 Kerjasama BSI dengan BPKH Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 10 18 Maret 2021 Strategi dan Program Kerja Pembiayaan SME and Micro (UMKM) Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 11 18 Maret 2021 Pengajuan Struktur Organisasi CISO Office Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  416. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat NO . TANGGAL AGENDA PESERTA 12 18 Maret 2021 Update Project Overseas Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 13 8 April 2021 Progres Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR Segmen Retail Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 14 8 April 2021 Pemenuhan dan Pengembangan SDM 3 Pilar Segmen Retail Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setyono - Delyuzar Syamsi 15 8 April 2021 Perkembangan Kulitas Pembiayaan dan Recovery Segmen Retail Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setyono - Delyuzar Syamsi 16 15 April 2021 Progress Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR Segmen Wholesale Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 17 22 April 2021 Permohonan Persetujuan Securities Company - Subsidiary BSI di Dubai Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 421
  417. Agenda Rapat NO . 422 TANGGAL AGENDA PESERTA 18 29 April 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Product Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 19 29 April 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Stream Distribution (termasuk progres ROLL OUT) Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 20 5 Mei 2021 Laporan Pelaksanaan Kepatuhan DymFK Triw I/2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 21 5 Mei 2021 Laporan APU PPT & Progress MER (Mutual Evaluation Review) Triw I/2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 22 20 Mei 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Compliance & Legal Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 23 20 Mei 2021 Laporan Progres Integrasi Operasional (IMO) Brand & Communication Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  418. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat NO . TANGGAL AGENDA PESERTA 24 20 Mei 2021 Update progress pemindahan Kantor Pusat di The Tower Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 25 20 Mei 2022 Update Valuasi Capital Market Saham BSI Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 26 27 Mei 2021 Progress Qonun Aceh PT Bank Syariah Indonesia Tbk Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 27 3 Juni 2021 Laporan Progress Roll Out di Wilayah - Wilayah dan Solusinya Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 28 10 Juni 2021 Laporan Progres Implementasi dan Pengembangan operational Risk Tools (RSCA, LED, KRI & Control Testing) Termasuk Progress Pengembangan IT Security dan Digital Risk Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 29 10 Juni 2021 Pembiayaan BSI Griya Kepada Pihak Terkait A.N. Khoerul Wajid Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 423
  419. Agenda Rapat NO . 424 TANGGAL AGENDA PESERTA 30 1 Juli 2021 Progress Implementasi Strategi Marketing Communication (Marcomm) Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 31 8 Juli 2021 Progres Implementasi Human Capital Strategy per Juni 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 32 28 Juli 2021 Revisi Kebijakan Pembiayaan Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 33 29 Juli 2021 Laporan Tingkat Kesehatan Bank Semester I 2021 (Profil Risiko, GCG, Rentabilitas dan Capital) Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 34 29 Juli 2021 Laporan Produk dan Aktivitas Baru Bank Semester I 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 35 5 Agustus 2021 Laporan APU PPT & Progress MER (Mutual Evaluation Review) Triw II/2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  420. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat NO . TANGGAL AGENDA PESERTA 36 5 Agustus 2021 Laporan Pelaksanaan Kepatuhan DymFK Triw II/2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 37 12 Agustus 2021 Pembahasan Kinerja RO I (Aceh), RO IV (Jakarta 1), RO V(Jakarta 2), dan RO VIII(Semarang) dengan Agenda : - Kinerja Region (RO I, IV, V, VIII) dan permasalahan dalam pencapaian Kinerja - Permasalahan pelaksanaan operasional selama masa transisi/Roll Out Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 38 19 Agustus 2021 Progres Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR Segmen Retail: 1. Perkembangan Portfolio Pembiayaan 2. Perkembangan Kualitas Pembiayaan (Kualitas Pembiayaan Ex Restru COVID ditampilkan tersendiri). 3. Rasio pembiayaan UMKM 4. Perkembangan Pembentukan CKPN dan Cash Coverage 5. Perkembangan Recovery Ex WO 6. Pemenuhan SDM Tiga Pilar Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 39 19 Agustus 2021 Rapat Komite Pemantau Risiko Topic: Progres Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR Segmen Wholesale: 1. Perkembangan Portfolio Pembiayaan 2. Perkembangan Kualitas Pembiayaan (Kualitas Pembiayaan Ex Restru COVID ditampilkan tersendiri). 3. Perkembangan nasabah kategori Watchlist 4. Perkembangan Pembentukan CKPN dan Cash Coverage 5. Perkembangan Recovery Ex WO 6. Pemenuhan SDM Tiga Pilar Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Mulya E. Siregar - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 40 8 September 2021 Corporate Strategy PT Bank Syariah Indonesia Tbk Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 41 9 September 2021 Update Ketentuan Regulator terbaru: Kewajiban dan Dampaknya terhadap Bank Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 425
  421. Agenda Rapat NO . 426 TANGGAL AGENDA PESERTA 42 9 September 2021 Portfolio Guideline Pembiayaan BSI 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 43 22 September 2021 Portfolio Quality Review Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 44 7 Oktober 2021 Laporan Progres Pemenuhan dan Pengembangan SDM Triwulan III/2020 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 45 15 Oktober 2021 Pembahasan Permohonan Persetujuan Dewan Komisaris untuk Pemberian Pembiayaan kepada Pihak terkait atas nama PT Mitra Transaksi Indonesia Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 46 21 Oktober 2021 Laporan AML-CFT Triwulan III Tahun 2021 & Update Persiapan MER Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 47 21 Oktober 2021 Laporan Pelaksanaan Kepatuhan Triwulan III Tahun 2021 Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  422. Tata Kelola Perusahaan Agenda Rapat NO . TANGGAL AGENDA PESERTA 48 18 November 2021 Progres Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR Segmen Wholesale Triw III/21 dan Prognosa Desember 21: 1. Perkembangan Portfolio Pembiayaan 2. Perkembangan Kualitas Pembiayaan (Kualitas Pembiayaan Ex Restru COVID ditampilkan tersendiri). 3. Perkembangan nasabah kategori Watchlist 4. Perkembangan Pembentukan CKPN dan Cash Coverage 5. Perkembangan Recovery Ex WO Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi 49 18 November 2021 Rapat Komite Pemantau Risiko Progres Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR Segmen Retail Triwulan III/21 dan Prognosa Desember 21: 1. Perkembangan Portfolio Pembiayaan 2. Perkembangan Kualitas Pembiayaan (Kualitas Pembiayaan Ex Restru COVID ditampilkan tersendiri). 3. Perkembangan nasabah kategori Watchlist 4. Perkembangan Pembentukan CKPN dan Cash Coverage 5. Perkembangan Recovery Ex WO Peserta Rapat: - Bangun S. Kusmulyono - Adiwarman A Karim - Sutanto - Komaruddin Hidayat - Masduki Baidlowi - Kayim Hanuri - Saifuddin Latief - Bowo Setiyono - Delyuzar Syamsi Frekuensi dan Tingkat kehadiran NAMA JABATAN JUMLAH RAPAT JUMLAH KEHADIRAN TINGKAT KEHADIRAN (%) Bangun S. Kusmulyono Komisaris Independen 49 49 100 Adiwarman A Karim* Komisaris Utama / Komisaris Independen 10 10 100 Sutanto Komasaris 49 49 100 Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 49 49 100 Masduki Baidlowi Komisaris 49 49 100 Mulya Effendi Siregar* Komisaris Utama / Komisaris Independen 39 39 100 Kayim Hanuri Pihak Independen 49 49 100 Saifuddin Latief Pihak Independen 49 49 100 Bowo Setiyono Pihak independen 49 49 100 Delyuzar Syamsi Pihak Independen 49 49 100 * Sudah tidak efektif menjabat per tanggal 24 Agustus 2021 berdasarkan Hasil RUPSLB PT Bank Syariah Indonesia Tbk. ** Efektif menjabat sejak tanggal 7 Februari 2022 Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Bank Syariah Indonesia senantiasa mendorong Komite Manajemen Risiko untuk melakukan pengembangan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan. Informasi lengkap mengenai hal ini disampaikan dalam bab “Profil Perusahaan”. Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas NO. REALISASI KEGIATAN (TUGAS) 1 Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank. 2 Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen risiko. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 427
  423. ORGAN DAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI SEKRETARIS PERUSAHAAN Sekretaris Perusahaan memiliki peran penting dalam menjembatani kepentingan antara perusahaan dengan pemegang saham , regulator serta pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya. Peran tersebut terutama bertujuan menciptakan komunikasi yang baik, serta menjaga persepsi terhadap citra BSI. Karena itu, Bank telah membentuk Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) yang merupakan mandat dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Mengacu pada regulasi tersebut, fungsi utamanya antara lain memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk memenuhi peraturan perundang-undangan di pasar modal serta menjadi penghubung Bank dengan pemangku kepentingan. Empat Pilar Tata Kelola Bank telah memiliki 4 (empat) pilar tata kelola yang menjadi landasan Sekretaris Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya, terutama di bidang komunikasi: Pilar 1: Tata Kelola Kepatuhan (Compliance) Tata kelola kepatuhan (compliance) berhubungan dengan regulasi, penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS, publikasi laporan keuangan Bank dalam rangka transparansi, penyusunan materi internal (rapat Direksi, Komisaris) dan eksternal. 428 Pilar 2: Tata Kelola Komunikasi Sekretaris Perusahaan berperan sebagai pintu gerbang informasi bagi seluruh pemangku kepentingan (stakekolders), baik internal, nasabah, pemegang saham, regulator, media, serta lainnya. Tata kelola komunikasi dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan persepsi positif stakeholders terhadap citra dan reputasi positif perusahaan, termasuk menjalankan fungsi edukasi dan sosialisasi bank syariah kepada publik. Pilar 3: Tata Kelola Kesekretariatan Tata kelola kesekretariatan dimulai dari penciptaan, pencatatan, penyimpanan, pemusnahan dan pelaporan dokumentasi. Selain itu Tata kelola kesekretariatan juga mencakup fungsi kerumahtanggaan dan protokoler. Pilar 4: Tata Kelola Manajemen Dalam hal tata kelola manajemen, Sekretaris Perusahaan memantau (monitoring) dan mengatur proyek strategis pengurus dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) agar berjalan sesuai dengan harapan. Fungsi tata kelola manajemen menitikberatkan pada dukungan terhadap implementasi pelaksanaan GCG dan asistensi terhadap seluruh kegiatan pengurus dan DPS. Profil Sekretaris Perusahaan Gunawan Arif Hartoyo Sekretaris Perusahaan Warga Negara Indonesia Domisili Tangerang Usia 50 Tahun pada akhir Tahun Buku 2021 Tempat, Tanggal Lahir Sukoharjo, 26 Maret 1971 Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi Nomor 01/185-KEP/DIR tanggal 31 Agustus 2021 Riwayat Pendidikan • Magister Management dari Universitas Gadjah Mada (2018) • Sarjana Ekonomi dari Universitas Airlangga (1995) Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan, sejalan dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014. Riwayat Pekerjaan · Group Head Corporate Secretary & Communication PT Bank Syariah Indonesia (2021-sekarang) · Project Leader Roll Out Branch PT Bank Syariah Indonesia (2021-sekarang) · Region Head RO VI / Jakarta 1 PT Bank Syariah Indonesia (2021) · Region Head RO V / Jawa 2 PT Bank Syariah Mandiri (2018-2021) · Group Head Distribution Strategy PT Bank Syariah Mandiri (2016 2018) · Kepala Divisi Network PT Bank Syariah Mandiri (2015 – 2016) Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal keuangan maupun kekeluargaan dengan anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan Pemegang Saham Utama maupun Pemegang Saham Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
  424. Tata Kelola Perusahaan Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Compliance & Human Capital. Dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya, organisasi Sekretaris Perusahaan terbagi ke dalam 6 (enam) bidang aktivitas, yaitu: 1. Aktivitas Bank sebagai perusahaan terbuka, termasuk melaksanakan tata kelola perusahaan khususnya yang terkait dengan ketentuan pasar modal. 2. Aktivitas Komunikasi Korporasi. 3. Aktivitas Kesekretariatan. 4.Aktivitas Stakeholder Management. 5.Aktivitas Corporate Social Responsibility. 6. Aktivitas Pengurus Bank. Untuk menjalankan aktivitas tersebut, Sekretaris Perusahaan memiliki beberapa departemen di bawahnya. Sekretaris Perusahaan tetap melakukan koordinasi dan supervisi langsung terhadap pelaksanaan fungsi dan tugas masing-masing departemen. Corporate Secretary & Communication Secretary Corporate Communication Sustainable Finance & Sponsorship Capital Market Assurance Corporate Affairs Office of the Board Corporate Branding & Content Development Manager Media & Communication Manager Sustainable Strategy & Planning Capital Market Corporate Event Corporate Management Corporate Branding Internal Communications Sustainable Program Implementation & Monitoring Policy Assurance Archive Management Board Operations Manager Content Development External Communications Sponsorship Staff Integrated Security Management Stakeholder Management Relationship Manager Board Operations Staff Staff Media Relation Staff Staff Staff Social Media Executive Secretary Board Secretary Staff Tugas dan Fungsi Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, Sekretaris Perusahaan berpedoman pada Kebijakan dan Standar Prosedur Corporate Secretary. Tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan oleh Bank adalah: FUNGSI Tata Kelola Kepatuhan RINCIAN TUGAS 1.Menjadi host penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham. 2. Memastikan berjalannya fungsi Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite dan DPS serta jajaran yang mendukung di bawahnya. 3. Menyiapkan daftar pemegang saham, daftar khusus anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan keluarganya dalam kepemilikan saham, hubungan bisnis, serta peran lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan (stakeholders management). 4. Menghadiri dan membuat risalah rapat Direksi dan Dewan Komisaris. 5. Memberikan masukan kepada Direksi Bank untuk menjalankan ketentuan/undang-undang yang berlaku, antara lain tentang Perseroan, obligasi, saham perbankan syariah, pasar modal beserta peraturan pelaksanaannya. 6. Mengarahkan pemuatan publikasi transparansi sesuai ketentuan regulasi perbankan. a. Mengawal korespondensi Bank dengan cara: Memberikan advice kebahasaan/review terhadap dokumen korporat Bank. b. Mengelola dokumen, khususnya dokumen korporat termasuk pengelolaan pusat arsip. c. Menjaga dan mengoordinasikan kegiatan pengelolaan dokumen kantor pusat, regional office, area/branch office ataupun outlet lainnya serta memberikan advice terkait pengelolaan dokumen dimaksud. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 429
  425. FUNGSI RINCIAN TUGAS Tata Kelola Komunikasi Korporat 1 . Menetapkan strategi komunikasi dalam rangka meningkatkan reputasi positif Bank. 2. Membuat strategi penyebaran informasi kepada stakeholders internal dan eksternal. Termasuk menyampaikan program dan kegiatan Bank serta mengelola manajemen isu dan krisis melalui pemberitaan. 3. Menjadi penghubung antara Bank dan pihak eksternal yang mewakili masyarakat. 4. Mengikuti perkembangan pasar dan kondisi eksternal Bank, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang perbankan syariah ataupun isu-isu industri syariah secara umum. 5. Mengarahkan penyusunan alat dan komunikasi media marketing yang efektif dan tepat sasaran. 6.Mengelola stakeholdesr dan menyelenggarakan beberapa aktivitas yang bertujuan untuk keterbukaan informasi, seperti paparan publik. 7. Menjalin hubungan baik dengan media massa untuk memperoleh pemahaman publik tentang perusahaan agar tercipta citra dan reputasi positif. 8. Melakukan edukasi, sosialisasi dan literasi perbankan syariah kepada masyarakat. Corporate Branding dan Sustainable Finance 1. Menjaga dan meningkatkan citra melalui konsistensi dan standardisasi dalam implementasi Corporate Identity Bank. 2. Menyusun dan mengoordinasikan penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Laporan RAKB serta Laporan Keberlanjutan sesuai dengan format yang telah ditetapkan oleh regulator untuk membangun, memelihara dan mengembangkan citra perusahaan. 3. Mengomunikasikan RAKB kepada pemegang saham dan seluruh organisasi di Bank. 4.Menyusun monitoring dan reviu pelaksanaan program keuangan berkelanjutan untuk dilaporkan secara berkala kepada Direksi. 5. Mempublikasikan kegiatan atau aksi keuangan berkelanjutan untuk meningkatkan awareness dan citra positif Bank dalam berbagai saluran komunikasi, antara lain media cetak, elektronik, video, dll. 6. Menjaga dan mengkoordinasikan kegiatan CSR agar tetap sejalan dengan program Corporate Planning Bank sebagai bentuk tanggung jawab sosial. 7. Melaksanakan program RAKB terkait bisnis. 8. Mengelola proses dan kinerja corporate branding dan RAKB yang efektif dalam memberikan kontribusi optimal terhadap persepsi positif stakeholders dan shareholders untuk peningkatan brand equity, serta berkontribusi terhadap peningkatan awareness dan bisnis Bank. Pelaksanaan Tugas Tahun Buku Sepanjang tahun buku 2021, Sekretaris Perusahaan telah melaksanakan fungsi dan tugas, yang rinciannya berikut ini: 1.Menyelenggarakan dan mendokumentasikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. 2. Menyelenggarakan dan menghadiri serta membuat risalah rapat Direksi serta rapat gabungan Direksi dengan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah. 3. Menyiapkan informasi daftar pemegang saham, daftar khusus dari anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan keluarganya dalam kepemilikan saham, hubungan bisnis, dan peran lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan. 4. Menjalankan fungsi kepatuhan Bank terhadap pasar modal. 5. Melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. 6. Dokumentasi data legalitas Perusahaan, antara lain akta RUPS, akta Perubahan Anggaran Dasar, akta Perubahan Susunan Pengurus, tanda domisili perusahaan, dan dokumen legalitas lainnya. 7. Mengadministrasikan dan mendistribusikan seluruh surat masuk yang ditujukan kepada BSI atau kepada Unit Kerja terkait untuk ditindak lanjuti. 8.Menyelenggarakan corporate event dan atau berpartisipasi dalam event yang dilaksanakan pihak ketiga dalam bentuk sponsorship. 9.Menyelenggarakan event dengan media. 10. Menerbitkan siaran pers. 430 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 11. Menggelar kegiatan edukasi, literasi dan inklusi keuangan syariah. 12. Menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun 2020 sesuai POJK No. 51 Tahun 2017 yang telah diserahkan kepada OJK. Sustainable finance terkait bisnis, yang mencakup: product and services, governance, dan capacity building. Sektor bisnis yang diutamakan adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur (khususnya pada program-program pemerintah). Pengembangan Kompetensi Bank Syariah Indonesia senantiasa mendorong Sekretaris Perusahaan untuk melakukan pengembangan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan. Tujuan dari kegiatan ini, antara lain untuk meningkatkan pemahaman serta pemutakhiran terhadap perkembangan di bidang industri maupun regulasi yang relevan. Informasi lengkap mengenai hal ini disampaikan dalam bab “Profil Perusahaan”. KOMITE MANAJEMEN RISIKO Komite Manajemen Risiko memiliki wewenang untuk menyusun kebijakan manajemen risiko serta perubahannya, termasuk strategi pengelolaan risiko yang meliputi: risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, risiko likuiditas, risiko reputasi, risiko hukum, risiko stratejik, risiko kepatuhan, risiko imbal hasil, dan risiko investasi. Strategi tersebut harus sejalan dengan visi, misi, strategi, risk appetite Bank, dan contigency plan.
  426. Tata Kelola Perusahaan Komite ini juga serta memutakhirkan dan menyempurnakan penerapan manajemen risiko secara berkala /insidentil akibat perubahan kondisi eksternal dan internal Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan dan profil risiko. Anggota komite adalah Direksi, SEVP, dan Kepala Unit Kerja terkait. Tugas dan Tanggung Jawab Rincian tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko adalah: 1. Memantau profil risiko dan pengelolaan seluruh risiko dlam rangka menetapkan risk appetite, strategi pengelolaan risiko 
yang terintegrasi serta kecukupan modal. 2. Menetapkan metodologi, skenario, evaluasi, termasuk kondisi stress dalam pengukuran risiko dan contigency plan. 3. Melakukan penyempurnaan penerapan manajemen risiko secara berkala maupun insidentil sebagai tindak lanjut perubahan kondisi internal dan eksternal yang memengaruhi kecukupan permodalan dan profil risiko Bank. 
 4. Melakukan pembahasan strategis dalam lingkup manajemen risiko termasuk memastikan integrasinya dengan 
perusahaan induk. 
 5. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang memiliki kondisi khusus (seperti keputusan pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan rencana bisnis Bank yang telah ditetapkan). 
 6. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang bersifat operasional. Profil Anggota Komite Risk Management Director Ketua Komite merangkap Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Finance & Strategy Director Wakil Ketua Komite merangkap Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Wholesale & Transaction Banking Director Permanent Voting Member Struktur Keanggotaan FUNGSI Ketua Risk Management Director Wakil Ketua Finance & Strategy Director Sekretaris 1 Group Head Portfolio Risk & Risk Integration Sekretaris 2 Group Head Market & Operational Risk FUNGSI Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. PEJABAT Retail Banking Director Permanent Voting Member PEJABAT 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Risk Management Director Finance & Strategy Director Wholesale & Transaction Banking Director Retail Banking Director Sales & Distribution Director Information Technology & Operation Director Treasury SEVP Consumer Business SEVP Operation SEVP Permanent Non Voting Member Compliance & Human Capital Director/Pejabat Compliance Group Non Permanent Voting Member Director/SEVP Pemateri Contributing Non Voting Member Group Head/Pejabat Setara Pemateri dan Group Head/Pejabat Setara lain yang terkait Invitee SEVP/Group Head Internal Audit Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Sales & Distribution Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Information Technology & Operation Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 431
  427. Treasury SEVP Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Senior Executive Vice President” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Consumer Business SEVP Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Senior Executive Vice President” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Operations SEVP Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Senior Executive Vice President” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Group Head Portfolio Risk & Risk Integration Sekretaris 1 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko” yang terdapat dalam bab “Pendukung Bisnis Manajemen Risiko” di Laporan Tahunan ini. IT STEERING COMMITTEE IT Streering Committee dibentuk untuk membantu Direksi dalam penetapan rencana strategis di bidang teknologi informasiatau information technology (IT), penganggaran IT, penetapan proyek strategis IT dan pengamanan IT. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab komite ini mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan dan peraturan perundangan yang berlaku. Tugas dan Tanggung Jawab IT Steering Committee adalah komite yang beranggotakan Direksi/SEVP bertugas dan bertanggungjawab untuk: 1. Menetapkan rencana strategis IT (IT Strategic Plan) yang searah dan sesuai dengan rencana strategis kegiatan usaha Bank. 
 2. Menetapkan kerangka acuan strategis untuk mengelola sumber daya IT. 
 3. Menetapkan strategi dan rencana tindakan atas proyek-proyek beserta anggarannya. 
 4. Menetapkan strategi pengamanan IT dan manajemen risiko penggunaan IT. 5. Memastikan dan memonitor pelaksanaan proyek IT sesuai dengan rencana strategis IT, anggaran IT dan delivery project IT. 
 6. Menetapkan prioritas dan alokasi anggaran IT yang telah diputuskan oleh Direksi. 
 7. Memutus atau memberikan arahan terkait perencanaan, pengembangan dan penambahan sistem IT yang bersifat strategis. 8. Membahas dan menyelesaikan permasalahan yang bersifat strategis dalam ruang lingkup IT dan arahan investasi bidang IT. 
 9. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang bersifat operasional di bidang IT. 
 Struktur Keanggotaan FUNGSI Ketua President Director Wakil Ketua 1. Vice President Director 2 2. Information Technology & Operations Director Sekretaris 1 Group Head Strategic Planning Sekretaris 2 Group Head IT Development Group Head Market & Operational Risk Sekretaris 2 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko” yang terdapat dalam bab “Pendukung Bisnis Manajemen Risiko” di Laporan Tahunan ini. Pelaksanaan Tugas Tahun Buku Selama tahun 2021, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan tugasnya melalui rapat dengan pembahasan mengenai evaluasi portfolio guideline, control testing, tingkat kesehatan Bank serta profil risiko Bank. 432 PEJABAT FUNGSI PEJABAT Permanent Voting Member 1. 2. 3. 4. 5. Permanent Non Voting Member Compliance & Human Capital Director/pejabat Compliance Group Non Permanent Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri 2. Director/SEVP terkait Materi Contribution Non Voting Member Group Head Pemateri dan/atau Group Head/Pejabat setara lain terkait materi Invitee SEVP/ Group Head Internal Audit PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 President Director Vice President Director 2 Information Technology & Operation Director Finance & Strategy Director Risk Management
  428. Tata Kelola Perusahaan Profil Anggota Komite Pesident Director Ketua Komite merangkap Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Vice Pesident Director Wakil Ketua Komite merangkap Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Information Technology & Operation Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Finance & Strategy Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Group Head IT Development Sekretaris 2 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Pejabat Eksekutif” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Pelaksanaan Tugas Tahun Buku Selama tahun 2021, IT Steering Committee telah melaksanakan tugasnya melalui rapat dengan membahas progress inisiatif IT strategis serta memberikan arahan terkait perencanaan, pengembangan dan penambahan sistem IT yang bersifat strategis. KOMITE POLICY & PROCEDURE Komite Policy & Procedure beranggotakan Direksi/SEVP. Komite ini berwenang merekomendasikan/menetapkan kebijakan dan prosedur, termasuk ketentuan produk dan/atau ketentuan lain yang tidak menjadi ruang lingkup komite di bawah Direksi lainnya. Tugas dan Tanggung Jawab Tugas dan tanggung jawab Komite Policy & Procedure adalah: 1. Membahas dan merekomendasikan penyesuaian/penyempurnaan kebijakan. 
 2. Menetapkan pemutakhiran prosedur Perseroan di luar kebijakan dan standar prosedur human capital dan kebijakan 
manajemen risiko, dan yang menjadi ruang lingkup tanggung jawab Komite lain di bawah Direksi. 
 Struktur Keanggotaan FUNGSI PEJABAT Ketua Risk Management Director Wakil Ketua Compliance & Human Capital Director Sekretaris 1 Group Head Policy & Procedure Sekretaris 2 Group Head Portfolio Risk & Risk Integration FUNGSI PEJABAT Risk Management Director Permanent Voting Member Permanent Voting Member 1. Risk Management Director 2. Compliance & Human Capital Director 3. Sales & Distribution Director Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini Permanent Non Voting Member Group Head Compliance Non Permanent Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri 2. Director/SEVP terkait Materi Contribution Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri 2. Group Head/ Pejabat Setara terkait Pemateri Group Head Strategic Planning Sekretaris 1 Invitee Non Voting 1. Director terkait materi yang dibahas 2. SEVP/ Group Head Internal Audit Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Pejabat Eksekutif” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 433
  429. Profil Anggota Komite Risk Management Director Ketua Komite merangkap Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Compliance & Human Capital Director Ketua Komite merangkap Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Sales & Distribution Director Permanet Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Group Head Policy & Procedure Sekretaris 1 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Pejabat Eksekutif” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. KOMITE BISNIS Komite Bisnis dibentuk untuk membantu Direksi/SEVP dalam menjalankan fungsi untuk menetapkan strategi dan pengembangan bisnis Bank secara terintegrasi, menetapkan produk dan jasa/aktivitas andalan serta strategi dan efektivitas marketing communication. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Bisnis bertugas dan bertanggung jawab untuk: 1. Mengevaluasi dan menetapkan strategi bisnis Bank. 
 2. Membahas dan menetapkan pengembangan bisnis secara terintegrasi, termasuk pengembangan produk, tarif, prosedur 
terkait, limit eksposure risiko, infrastruktur sarana dan prasarana serta teknologi pendukung bisnis. 
 3. Membahas dan menetapkan strategi bisnis yang menjadi fokus Bank, antara lain melalui anchor client Bank. 
 4. Memantau dan mengevaluasi hasil kerja inisiatif strategi bisnis/proyek. 
 5. Membahas dan menyelesaikan permasalahan bisnis yang bersifat strategis termasuk aliansi antar unit kerja Bank dan aliansi dengan perusahaan induk serta sister company. 
 6. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang bersifat bisnis opersional. 
 7. Mengomunikasikan dan memastikan seluruh ketetapan/keputusan komite dilaksanakan sesuai keputusan kepada seluruh jajaran internal Perseroan yang terkait. Struktur Keanggotaan FUNGSI Ketua President Director Wakil Ketua Vice President Director 1 Sekretaris 1 Group Corporate Finance Solution Sekretaris 2 Group Head Consumer Business 1 FUNGSI Pelaksanaan Tugas Tahun Buku Selama tahun 2021, Komite Policy & Procedure telah melaksanakan tugasnya antara lain melakukan pembuatan, penyesuaian atau penyempurnaan kebijakan-kebijakan serta standar prosedur yang berlaku di Bank. 434 PEJABAT Permanent Voting Member 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Permanent Non Voting Member Compliance & Human Capital Director/Pejabat Compliance Group Non Permanent Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri 2. Director/SEVP terkait materi Contribution Non Voting Member Group Head/Pejabat Setara Pemateri dan Group Head/ Pejabat Setara lain yang terkait Invitee SEVP/ Group Head Internal Audit Group Head Portfolio Risk & Risk Integration Sekretaris 2 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Pejabat Eksekutif” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. PEJABAT PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 President Director Vice President Director 1 Wholesale & Transaction Banking Director Retail Banking Director SEVP Consumer Banking Sales & Distribution Director Risk Management Director SEVP Financing Risk
  430. Tata Kelola Perusahaan Profil Anggota Komite President Director Ketua Komite merangkap Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Vice President Director 1 Wakil Ketua Komite merangkap Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Wholesale & Transaction Banking Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Retail Banking Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Sales & Distribution Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Risk Management Director Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Direksi” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. SEVP Consumer Banking Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Senior Executive Vice President” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. SEVP Financing Risk Permanent Voting Member Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Senior Executive Vice President” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Group Head Corporate Finance Solution Sekretaris 1 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Pejabat Eksekutif” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Group Head Consumer Business 1 Sekretaris 2 Profil lengkap disajikan pada bagian “Profil Pejabat Eksekutif” yang terdapat dalam bab “Profil Perusahaan” di Laporan Tahunan ini. Pelaksanaan Tugas Tahun Buku Selama tahun 2021, Komite Bisnis telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui rapat dengan membahas antara lain pengembangan bisnis secara terintegrasi, permasalahan bisnis yang bersifat strategis, kebijakan strategi bisnis, serta mengevaluasi implementasi atas strategi bisnis yang telah ditetapkan. KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA Komite Sumber Daya Manusia dibentuk untuk membantu Direksi dalam menjalankan fungsi pengelolaan, pengembangan dan Kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sejalan dengan visi, misi dan strategi Bank, serta penanganan kasus kepegawaian. Tugas dan Tanggung Jawab Komite SDM bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama yaitu: 1.Menyusun strategi dan kebijakan human capital termasuk budaya perusahaan, kompensasi dan benefit. 
 2. Menetapkan alokasi anggaran pembelajaran. 
 3. Membahas/merekomendasikan kebijakan dan menetapkan prosedur dan sistem operasional pengelolaan human capital. 
 4. Menetapkan arahan strategis dan kebijakan sistem operasional pengelolaan human capital, termasuk budaya dan nilai perusahaan. 
 5.Menetapkan arah strategis pengembangan sistem informasi human capital. 
 6. Menetapkan dan mengembangkan organisasi sesuai kebutuhan bisnis Bank. 
 7.Menetapkan individual performance management & rewards, talent & succession management serta employee relations. 
 8. Membahas dan menyelesaikan permasalahan pengelolaan human capital yang bersifat strategis. 
 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 435
  431. Struktur Keanggotaan Sales & Distribution Director Permanent Voting Member FUNGSI PEJABAT Ketua President Director Wakil Ketua Compliance & Human Capital Director