IslamicMarkets uses cookies.
About our cookie policy.
  of  

or
Sign in to continue reading...

Bank Muamalat Indonesia: Annual Report 2018

IM Insights
By IM Insights
4 months ago
Bank Muamalat Indonesia: Annual Report 2018

Amanah, Dinar, Fatwa, Halal, Hawalah, Infaq, Islam, Islamic banking, Kafalah, Mal, Murabahah, Rahn, Salah, Shariah, Shariah compliant, Sukuk, Takaful, Ulema, Ummah, Wakalah, Waqf, Zakat, Credit Risk, Daya, Financing Assets, Masih, Murabahah Receivables, Net Assets, Participation, Provision, Receivables, Reserves, Sales

Create FREE account or Login to add your comment
0 Comments


Transcription

  1. Penguatan Ekosistem Bisnis Syariah Strengthening Sharia Business Ecosystems 2018 Laporan Tahunan Annual Report Laporan Tahunan 2018 Annual Report www .bankmuamalat.co.id 1
  2. Kesinambungan Tema Theme Continuity 2015 2017 Embracing Change , Energizing Growth Standing Firm Stepping Confidently The Amanah Towards Greater Prosperity “Perubahan” menjadi kata kunci yang tepat untuk menggambarkan dinamika yang berlangsung di Bank Muamalat Indonesia sepanjang tahun 2015. Perubahan yang dilakukan di seluruh tingkatan organisasi dan aspek operasional Bank Muamalat Indonesia. Perubahan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di pasar perbankan dan lingkungan ekonomi makro. Perubahan yang diarahkan untuk menjadikan Bank Muamalat Indonesia menjadi lebih baik, lebih dinamis, lebih bersih dan lebih efisien. Perubahan yang diwujudkan melalui serangkaian inisiatif yang komprehensif sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang Bank Muamalat Indonesia yang baru disusun. Perjalanan Bank Muamalat Indonesia selama hampir seperempat abad di tahun 2016 memasuki tahap pembangunan budaya perusahaan dan infrastruktur Bank. Keduanya merupakan landasan yang harus diutamakan agar ke depannya Bank Muamalat Indonesia memiliki fondasi yang kokoh dan dapat mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Sebagai inti dari pertumbuhan Bank, transformasi keduanya merupakan langkah strategis yang tepat untuk memantapkan langkah menjadi bank syariah terbaik dan 10 bank terbesar di Indonesia dengan kehadiran regional yang kuat. Dengan bermodalkan komitmen kuat, Indonesia optimis untuk mewujudkan Visi 2017 di mana Bank Muamalat Indonesia akan memfokuskan kegiatan usahanya pada sektor ritel. Sepanjang tahun 2017, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (“Bank Muamalat Indonesia” atau “Bank”) telah berhasil mencatatkan performa yang positif dan berkelanjutan. Bank Muamalat Indonesia adalah bank syariah pertama dan satu-satunya yang memiliki cabang penuh di luar negeri. Sebagai pelopor industri perbankan syariah di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia senantiasa meningkatkan performa bisnisnya melalui layanan prima di seluruh jaringan usaha serta mengembangkan produk dan jasa yang mampu mengakomodir kebutuhan nasabah baik perorangan maupun korporasi. “Change” is an appropriate keyword to describe the dynamics of Bank Muamalat Indonesia throughout 2015. Changes that occurred at all levels of the organization and operational aspects. Changes to adjust to ongoing developments in the market and business environment. Changes in order to become better, more agile, cleaner and more efficient. Changes that took place through a series of comprehensive initiatives forming part of Bank Muamalat Indonesia’s newly formulated long-term growth strategy. 2 2016 The journey of Bank Muamalat Indonesia for nearly a quarter century in 2016 entered the stage of development of corporate culture and Bank’s infrastructure. Both serve as the foundation that shall be put forward so that Bank Muamalat Indonesia will have a robust foundation to achieve sustainable growth. As the core of the Bank’s growth, the transformation of both aspects are the appropriate strategic measure to become the best Islamic bank and top 10 bank in Indonesia with strong regional presence. Armed with unwavering commitment, Bank Muamalat Indonesia is optimistic to achieve Vision 2017 in which Bank Muamalat Indonesia will shift its business activity to retail sector. Throughout 2017, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (“Bank Muamalat Indonesia” or “Bank”) managed to achieve positive and sustainable performance. Bank Muamalat Indonesia is the country’s first sharia bank and the only one with overseas branch offices. As the pioneer in the sharia banking industry in Indonesia, Bank Muamalat Indonesia continues to improve its business performance by providing primary services across all of its business network and grow its products and services to accommodate the needs of individual or corporate customers. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  3. Penguatan Ekosistem Bisnis Syariah Strengthening Sharia Business Ecosystems Bank Muamalat Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan yang amanah terhadap nasabah serta seluruh pemangku kepentingan . Bank Muamalat Indonesia terus menjaga konsistensinya dalam membangun perekonomian umat melalui “Penguatan Ekosistem Bisnis Syariah” dengan melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan nilai. Komitmen Bank Muamalat Indonesia dalam menjaga konsistensinya ini, merupakan upaya menuju keberkahan untuk kepentingan bersama. Bank senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita untuk menjadi pusat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Sepanjang tahun 2018, secara umum kinerja Bank sesuai target yang dicanangkan. Bank juga mulai meluncurkan kampanye dengan tagar #AyoHijrah. Tagar #AyoHijrah ini adalah sebuah gerakan untuk mengajak umat terutama umat muslim agar lekat dengan Bank Syariah. Sementara itu, Bank Muamalat Indonesia juga telah membentuk Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances, yang bertugas khusus untuk menjalin sinergi Bank dengan organisasi-organisasi Islam dan seluruh elemen umat Islam. Hal ini diyakini akan mendorong peningkatan literasi keuangan syariah pada komunitas-komunitas Islam sekaligus turut serta dalam upaya pertumbuhan pembiayaan baik di segmen ritel maupun korporasi. Melalui sinergi diatas, diharapkan peran Bank Muamalat Indonesia dalam membangun dan melayani umat semakin baik dan tentunya berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Bank. Bank Muamalat Indonesia memposisikan diri sebagai bank utama dalam melayani kebutuhan produk keuangan pada ekosistem bisnis syariah. Hal tersebut meliputi pelaku industri halal, haji dan umrah, amal usaha organisasi Islam, pelaku industri lainnya yang berbasis komunitas muslim, serta potensi transaksi dari Negara Timur Tengah, sehingga menjadikan Bank Muamalat Indonesia sebagai One Stop Solution bagi rantai usaha terkait. Sebagai bank murni syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia telah memiliki berbagai macam produk dan layanan untuk hampir seluruh segmentasi pasar dalam rangka memenuhi kebutuhan kegiatan perekonomian umat. 2018 Bank Muamalat Indonesia has a strong commitment in providing trustworthy services to customers and all stakeholders. Bank Muamalat Indonesia will continue to maintain its consistency in building the people’s economy through “Strengthening Sharia Business Ecosystems” by carrying out various strategies to increase value. It has been the commitment of Bank Muamalat Indonesia to maintain its consistency in order to achieve blessing for the common interest. The Bank has always been committed to realize its goals to become the center of the sharia economic ecosystem in Indonesia. Throughout 2018, in general the Bank’s performance was in line with the target set. The Bank had also began to launch a campaign with #AyoHijrah hashtag. #AyoHijrah is a movement aiming to invite people, especially Muslims, to migrate to Islamic banks. Meanwhile, Bank Muamalat Indonesia has also formed a work unit namely the Islamic Enterprise and Alliances, which main duty is to synergize the Bank with Islamic organizations and all elements of the Moslems community. This synergy is believed to be able to encourage Islamic financial literacy in Islamic communities and also participation in order to grow financing in both the retail and corporate segments. Laporan Tahunan 2018 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. dapat diunduh di situs kami atau scan QR code ini 2018 Annual Report PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. can be downloaded on our site or scan this QR code w w w. b a n k m u a m a l a t . c o . i d Laporan Tahunan 2018 Annual Report Through the synergy mentioned above, it is expected that the role of Bank Muamalat Indonesia in developing and serving the people will improving and certainly have a positive impact toward the Company’s business growth. Bank Muamalat Indonesia positions itself as the main bank in serving the needs of financial products in the sharia business ecosystem. These include the halal industry players, hajj and umrah industry, charity efforts by Islamic organizations, other industry players based on the Moslems community, and potential transactions from the Middle East, thus making Bank Muamalat Indonesia a One Stop Solution for the related business chains. As the first pure sharia bank in Indonesia, Bank Muamalat Indonesia has had a variety of products and services for almost all market segments in order to meet the economic needs of the people. 3
  4. Daftar Isi Table of Content Kesinambungan Tema 2 Daftar Isi 4 Theme Continuity Table of Content Ikhtisar Kinerja 2018 6 2018 Performance Highlights Ikhtisar Data Keuangan Penting 8 Kilas Peristiwa 12 Event Highlights Penghargaan dan Sertifikasi 14 Awards and Certifications Jejak Langkah Laporan Manajemen 16 18 Summary of Important Financial Data Milestone Management Report Laporan Dewan Pengawas Syariah 20 Sharia Supervisory Board Report Laporan Dewan Komisaris 24 Board of Commissioner Report Laporan Direksi 32 Board of Directors Report 42 Statement of Members of the Board of Commissioners and Board of Directors on the Responsibility for the 2018 Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk . Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2018 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Profil Perusahaan 44 Company Profile Informasi Umum dan Identitas Perusahaan 46 General Information and Company Identity Riwayat Singkat Bank Muamalat Indonesia 48 Brief History of Bank Muamalat Indonesia Bidang Usaha 50 Line of Business Wilayah Operasi 60 Operation Areas Struktur Organisasi 62 Organization Structure Visi, Misi dan Nilai-Nilai Muamalat 64 Vision, Mission and Muamalat Values Tinjauan Rencana dan Strategi 66 Review of Plan and Strategy Profil Dewan Pengawas Syariah 72 Sharia Supervisory Board Profile Profil Dewan Komisaris 75 Board of Commisioners Profile Profil Direksi 80 Board of Directors Profile Profil Pejabat Eksekutif 85 Management Executive Profile Profil Komite Audit 92 Audit Committee Profile Profil Komite Nominasi dan Remunerasi 94 Remuneration and Nomination Committee Profile Profil Komite Pemantau Risiko 95 Risk Oversight Committee Profile Profil Komite Tata Kelola Terintegrasi 96 Integrated Governance Commitee Profile Profil Komite Tata Kelola Perusahaan 97 Corporate Governance Commitee Profile Demografi Karyawan dan Pengembangan Kompetensi 98 Employee Demographics and Competency Development Shareholders’ Composition Komposisi Pemegang Saham 106 Daftar Entitas Asosiasi dan Afiliasi 112 Associates and Affiliates Struktur Entitas Asosiasi dan Afiliasi 114 Structures of Associates and Affiliates Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Saham 115 Chronology of the Issuance and Listing of Shares Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Efek Lainnya 115 Chronology of the Issuance and Listing of Other Securities Lembaga dan Profesi Penunjang 116 Supporting Institution and Profession Wilayah Operasional 118 Operational Area Informasi pada Situs Web Perusahaan 133 Information Available at Corporate Website Analisis dan Pembahasan Manajemen 134 Management Discussion and Analysis Tinjauan Industri 136 Industry Review Tinjauan Operasional 140 Operational Review Aspek Pemasaran 160 Marketing Aspect Prospek Usaha 2019 162 2019 Business Prospects Strategi Pengembangan Usaha 2019 163 2019 Business Development Strategy Tinjauan Keuangan 165 Fungsi Penunjang Bisnis 188 Financial Review Business Support Functions Sumber Daya Manusia dan Pengelolaan Talenta 190 Human Capital and Talent Management Teknologi Informasi 201 Information Technology Tata Kelola Perusahaan 206 4 Corporate Governance Pendahuluan 208 Introduction Landasan dan Penerapan Kebijakan GCG 208 GCG Foundation and Principles Prinsip GCG 210 GCG Principles Pernyataan Tata Kelola Perusahaan 213 Corporate Governance Statement GCG Objectives Tujuan Penerapan GCG 214 Roadmap GCG 214 GCG Roadmap Self-Assessment Penerapan Good Corporate Governance 216 Good Corporate Governance Self Assessment Rekomendasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan 220 Recommendations for Implementing the Corporate Governance Guidelines Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola Perusahaan 234 Socialization of Corporate Governance Policy Struktur dan Mekanisme GCG 234 GCG Structure and Mechanism Transparansi Informasi Tentang Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Direksi 342 Information Transparancy concerning Sharia Supervisory Board, the Board of Commissioners and the Board of Directors Sekretaris Perusahaan 345 Corporate Secretary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  5. Audit Internal 349 Internal Audit Sistem Pengendalian Intern (SPI) 353 Internal Control System (ICS) Audit Ekstern 355 External Audit Fungsi Anti Fraud 356 Anti-Fraud Function Whistleblowing System Whistleblowing System 361 Fungsi Kepatuhan 363 Compliance Function Inisiasi Anti Gratifikasi 370 Initiation of Anti-Gratification Keterbukaan Informasi 370 Disclosure of Information Kode Etik 373 Code of Conduct Manajemen Risiko 373 Risk Management Perkara Hukum 419 Legal Cases Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 420 Corporate Social Responsibility Informasi Lain 421 Other Information Pendapatan Non Halal dan Penggunaanya 425 Non-Halal Revenue and Its Utilization Penerapan Tata Kelola Terintegrasi 425 Integrated Governance Application Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 436 Corporate Social Responsibility Prinsip Umum dan Kebijakan Penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 438 Tanggung Jawab Sosial Bidang Lingkungan Hidup 440 Environmental Social Responsibility Tanggung Jawab Sosial Bidang Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja 441 Employment, Health, and Workplace Safety Social Responsibility Tanggung Jawab Sosial Bidang Pemberdayaan Sosial Kemasyarakatan 454 Community Empowerment Sosial Responsibility Tanggung Jawab Sosial Lingkup Tanggung Jawab Terhadap Produk/Jasa Serta Konsumen 456 The Social Responsibility for Products/Services and Consumers Laporan Keuangan Laporan Tahunan 2018 Annual Report 462 CSR General Principle and Implementation Policy Financial Report 5
  6. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights 01 6 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  7. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights Shiekh Zayed Mosque , Abudhabi-United Arab Emirates Laporan Tahunan 2018 Annual Report 7
  8. Ikhtisar Data Keuangan Penting Summary of Important Financial Data IKHTISAR KEUANGAN Financial Highlights Keterangan Dalam jutaan Rupiah , kecuali dinyatakan lain In million of Rupiah, unless stated otherwise 2018 2017 Neraca (Rp miliar) Total Aktiva 2016   57.227 2015*   61.697 2014*   55.786   57.141 Description 2013*   62.410  Balance (Rp billion) 53.707 Total Assets Total Aktiva Produktif 47.459 46.543 45.872 47.147 49.864 47.501 Earning Assets Pembiayaan 33.559 41.288 40.010 40.706 42.865 41.612 Financing Penempatan Surat Berharga 12.185 3.821 3.836 4.510 4.927 3.597 Securities 6 30 30 29 28 39 Placement 45.636 48.686 41.920 45.078 51.206 41.790 Third Party Fund 3.601 5.573 3.900 4.872 5.051 5.279 Demand Deposits Penyertaan Dana Pihak Ketiga Giro Tabungan 14.201 12.929 11.939 12.454 14.768 11.871 Saving Deposits Deposito 27.834 30.185 26.081 27.751 31.070 24.640 Time Deposits 3.922 5.545 3.619 3.519 3.896 3.241 Total Equity           Income Loss (Rp billion)  Total Ekuitas Laba Rugi (Rp miliar) Pendapatan Pengelolaan Dana Oleh Bank sebagai Mudharib 3.220 3.710 3.801 4.949 5.215 4.334 Revenue from Fund Management as Mudharib (2.163) (2.541) (2.302) (2.854) (3.352) (2.163) Third Parties’ Share on Return of Temporary Syirkah Funds 1.057 1.169 1.499 2.095 1.863 2.171 Bank’s Share in Profit Sharing Pendapatan Operasional Lainnya 349 476 325 312 314 441 Other Operating Revenue Penyisihan Penghapusan Aktiva 352 (8) (47) (253) (173) (663) Provision for Losses Expense Other Operating Expenses Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Hak Bagi Hasil Milik Bank (1.722) (1.614) (1.709) (2.011) (1.853) (1.656) Laba Operasional Beban Operasional Lainnya 69 43 86 167 150 293 Operating Income Laba (Rugi) Non-Operasional 23 17 31 (58) (51) (54) Non Operating Income (Loss) Income Before Tax Laba Sebelum Pajak 46 60 116 109 99 239 Laba Bersih 46 26 81 74 59 165 Net Income           Key Financial Ratio (%) Rasio Keuangan Penting (%) Rasio Kecukupan Modal 12,34% 13,62% 12,74% 12,00% 13,91% 14,05% Capital Adequacy Ratio (CAR) Aktiva Tetap Terhadap Modal 78,90% 43,30% 48,02% 48,31% 48,05% 24,35% Fixed Assets to Capital Aktiva Produktif Bermasalah 2,74% 3,79% 3,34% 3,87% 4,71% 3,63% Non Performings Earning Assets Pembiayaan Bermasalah Kotor 3,87% 4,43% 3,83% 7,11% 6,55% 4,69% Non Performing Financing (NPF) Gross Pembiayaan Bermasalah Bersih 2,58% 2,75% 1,40% 4,20% 4,85% 1,56% Non Performing Financing (NPF) Nett Tingkat Pengembalian Aset 0,08% 0,11% 0,22% 0,20% 0,17% 0,50% Return on Assets (ROA) Tingkat Pengembalian Ekuitas 1,16% 0,87% 3,00% 2,78% 2,20% 11,41% Return on Equity (ROE) Margin Pendapatan Bersih 2,22% 2,48% 3,21% 4,09% 3,36% 4,64% Net Income Margin (NIM) Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 98,24% 97,68% 97,76% 97,36% 97,33% 93,86% Operating Expenses to Operating Revenues Pembiayaan Terhadap Dana Pihak Ketiga 73,18% 84,41% 95,13% 90,30% 84,14% 99,99% Financing to Deposits Ratio (FDR) Giro Wajib Minimum (GWM) 5,41% 5,10% 5,58% 5,10% 5,12% 5,10% Statutory Reserves Posisi Devisa Netto 0,40% 0,21% 0,18% 13,50% 2,59% 8,01% Net Open Position (NOP) * Restatement 8 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  9. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights IKHTISAR SAHAM Stock Highlights Keterangan Description Kepemilikan / Ownership Jumlah Nominal Persentase Amount Percentage Jumlah Saham Number of Shares Modal Dasar Authorized Capital Saham Seri A (nilai nominal Rp200) Series A (amount Rp200) 826.649.175 165.329.835.000 1,91% Saham Seri B (nilai nominal Rp100) Series B (amount Rp100) 42.346.701.650 4.234.670.165.000 98,09% Jumlah Total 43.173.350.825 4.400.000.000.000 100% Jumlah saham Seri A Total Series A 826.649.175 165.329.835.000 8,10% Jumlah Saham Seri B Total Series B 9.381.053.160 938.105.316.000 91,90% 10.207.702.335 1.103.435.151.000 100% Saham Seri A (nilai nominal Rp200) Series A (amount Rp200) - - - Saham Seri B (nilai nominal Rp100) Series B (amount Rp100) 32.965.648.490 3.296.564.849.000 100% Jumlah Total 32.965.648.490 3.296.564.849.000 100% Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Issued and Fully Paid-up Capital Jumlah Total Saham dalam Portepel Shares in Portfolio Saham Bank Muamalat Indonesia tidak diperjualbelikan di bursa efek dalam negeri maupun bursa efek internasional. Bank Muamalat Indonesia telah mendapatkan izin sebagai Bank Devisa dan terdaftar sebagai perusahaan publik yang tidak listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Laporan Tahunan 2018 Annual Report Shares of Bank Muamalat Indonesia are not traded in local or international stock exchanges. Bank Muamalat Indonesia has obtained a license as a Foreign Exchange Bank and registered as a public company that is not listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). 9
  10. IKHTISAR SUKUK SUBORDINASI MUDHARABAH Subordinated Mudharabah Sukuk Highlights Keterangan Description Sukuk Subordinasi Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Bank Muamalat Indonesia Tahun 2013 * Shelf-Registration Subordinated Mudharabah Sukuk I Tranche II Bank Muamalat Indonesia 2013* Sukuk Subordinasi Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I Bank Muamalat Indonesia Tahun 2012* Shelf-Registration Subordinated Mudharabah Sukuk I Tranche I Bank Muamalat Indonesia 2012* 700.000.000.000 800.000.000.000 Emisi Issuance Value Tanggal Terbit Maret 2013 Juni 2012 Date of Issuance March, 2013 June, 2012 Jatuh Tempo Maret 2023 Juni 2022 Maturity Date March, 2023 June, 2022 Call Option Tahun Ke-5 Maret 2018 March, 2018 June, 2017 9,6% 10,3% 7,79% 8,82% 7,6% 8,23% 15,79% 17,12% 20 20 Call Option on the 5th Year Yield Yield Rata-Rata Kupon untuk Pembayaran Average Coupon Paid Pembayaran Kupon Terakhir Last Payment of Coupon Nisbah Tahun Ke-1 s/d Ke-5 Profit Sharing in 1st and 5th Year Jumlah Pembayaran Number of Payment *: Bank Muamalat Indonesia telah melakukan Opsi Beli untuk Sukuk Subordinasi Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I Bank Muamalat Indonesia Tahun 2012 pada Juni 2017, serta tahap II Tahun 2013 pada Maret 2018 sehingga seluruh kewajiban terhadap sukuk tersebut telah selesai. Juni 2017 *: Bank Muamalat Indonesia has exercised a Buy Option for Shelf-Registration Subordinated Mudharabah Sukuk I Tranche I Bank Muamalat Indonesia 2012 in June 2017 and Tranche II 2013 in March 2018, so that all obligations to the sukuk had been fulfilled. PERINGKAT SUKUK SUBORDINASI MUDHARABAH BANK MUAMALAT INDONESIA Rating of Subordinated Mudharabah Sukuk of Bank Muamalat Indonesia Pemeringkat Rating Agency PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) *: Berdasarkan pemeringkatan terakhir yang terhadap Bank Muamalat Indonesia oleh Pefindo. 10 dilakukan 2018* 2017 2016 2015 2014 id A- id A- id A id A id A+ *: Based on the latest ranking made by Bank Muamalat Indonesia by Pefindo. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  11. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights Laporan Tahunan 2018 Annual Report 11
  12. Kilas Peristiwa Event Highlights Januari | January Februari | February Maret | March April | April Bank Muamalat Indonesia raih penghargaan Platinum di ajang Indonesia Corporate Social Responsibility Award  (ICSRA)– II- 2018 yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review. Penghargaan ini merupakan bentuk pengukuhan atas komitmen Bank Muamalat Indonesia dalam membantu peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi dan sosial untuk masyarakat Indonesia yang lebih baik. Bank Muamalat Indonesia merangkul jama’ah Ustadz Yusuf Mansur bersama ribuan jama’ahnya mendatangi kantor pusat Bank Muamalat Indonesia di Muamalat Tower, Jalan Prof. Dr. Satrio kav. 18, Kuningan, Jakarta untuk bersamasama membuka rekening. Pembukaan tabungan ini menurut Yusuf Mansur adalah merupakan jalan awal bagi masyarakat yang ingin agar industri perbankan syariah di Indonesia menjadi kuat. Bank Muamalat Indonesia mempersembahkan Peluncuran Buku Biografi Bertepatan dengan Milad Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin ke-75 selaku Dewan Pengawas Syariah, dalam acara tersebut sekaligus dilaksanakan peluncuran buku biografi yang berjudul “Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin Penggerak Umat Pengayom Bangsa”. Bank Muamalat Indonesia raih penghargaan di ajang Digital Brand Awards  - 2018 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank. Penghargaan ini merupakan bentuk pengukuhan atas komitmen Bank Muamalat Indonesia sebagai brand berkualitas yang memperluas cakupannya secara konsisten ke ranah digital. During 75th anniversay of Prof.DR.KH Ma’ruf Amin, Bank Muamalat Indonesia launches Biography book as the Sharia Supervisory Board entitled “Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin, the Advocate of Nation-Trustees ”. Bank Muamalat Indonesia achieved an award at the Digital Brand Awards-2018 event organized by Infobank Magazine. This award is an establishment of Bank Muamalat Indonesia’s commitment as an excellent brand that widens its capacity consistently to the digital world. Bank Muamalat Indonesia achieved the Platinum award at the Indonesia Corporate Social Responsibility Award (ICSRA)-II-2018 organized by Economic Review Magazine. This award is an establishment of Bank Muamalat Indonesia’s commitment in enhancing the standard of education, economy and social values ​​ for a better Indonesian community. Bank Muamalat Indonesia embraced Ustadz Yusuf Mansur’s congregation. Along with thousands of his congregation to visit the Bank Muamalat Indonesia headquarters in Muamalat Tower, on the road Prof. Dr. Satrio Kav 18, Kuningan, Jakarta to jointly open an account. The opening of this savings account, according to Yusuf Mansur, is an initial way for people who want the Islamic banking industry in Indonesia to be strong. April | April Mei | May Juni | June Juli | July Bank Muamalat Indonesia Dukung Kebijakan Bank Indonesia Luncurkan Kartu Shar-E Debit Berlogo Gerbang Pembayaran Nasional. Bertempat di Muamalat Tower, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (“Bank Muamalat”) hari ini meluncurkan kartu Shar-E Debit Reguler berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Inisiatif ini sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Bank Indonesia untuk mewujudkan interkoneksi antar switching dan interoperabilitas (saling dapat dioperasikan) sistem pembayaran nasional. Bank Muamalat Indonesia bersama tujuh bank lain yang tergabung dalam the First Movers on Sustainable Banking (First Movers) meluncurkan Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI). Acara tersebut turut disaksikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup. Inisiasi ini merupakan bentuk konsistensi dari kegiatan yang telah dimulai oleh Bank Muamalat Indonesia bersama tujuh bank lain selama dua tahun berjalan. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2018 pada 28 Juni 2018 di Hotel JS Luwansa. Bank Muamalat Indonesia mulai mengoperasikan Mobil Prestasi Muamalat, sebuah mobil perpustakaan keliling yang dioperasikan oleh Human Initiative, menyajikan 1,000 koleksi buku, mulai dari fiksi hingga non-fiksi. Mobil perpustakaan keliling juga menyajikan story telling performances dan diharapkan bisa keliling ke sekolah-sekolah yang membutuhkan setidaknya 2 minggu sekali. Bank Muamalat Indonesia supported Bank Indonesia’s policy to launch Shar-E debit card with the national payment gateway as its logo. Located in Muamalat Tower, PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk has launched regular debit Shar-E card with a national payment gateway (GPN) as its logo. This initiative is a form of support for Bank Indonesia to realize interconnection between switching and interoperability (mutual operation) of the national payment system. Bank Muamalat Indonesia along with seven other banks that are members of the First Movers on Sustainable Banking (First Movers) launched the Indonesian Sustainable Finance Initiative (IKBI). The event was also validated by the Financial Services Authority (FSA) and the Directorate General of the Ministry of Environment. This initiative is a manifestation project that have been cosistently initiated by Bank Muamalat Indonesia with seven other banks for two years. 12 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk summoned an Annual General Meeting of Shareholders 2018 on 28 June 2018 at JS Luwansa Hotel. Bank Muamalat Indonesia began to operate Mobil Prestasi Muamalat, a mobile library car operated by the Human Initiative, presenting 1,000 collections of books, ranging from fiction to non-fiction. Mobile library cars also offer story telling performances and are expected to be able to travel to schools that require at least 2 weeks. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  13. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights Agustus | August September | September Oktober | October Demi memperlancar arus finansial fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, Bank Muamalat Indonesia siap menjalin sinergi dengan BPJS kesehatan dalam hal untuk fasilitas pembiayaan syariah program Supply Chain Financing (SCF). Bank Muamalat Indonesia fasilitasi pembayaran Damm Jemaah Haji Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjalin kerjasama dengan dengan AlRajhi Bank Malaysia (ARBM) dalam hal pengiriman uang (remmitance) dari dan ke Arab Saudi. Salah satu fiturnya adalah pembayaran damm bagi jemaah haji asal Indonesia. Kegiatan CSR Bank Muamalat Indonesia menerima penghargaan Top CSR Award oleh Top Business Magazine untuk kegiatan CSR berupa pemberdayaan ekonomi bagi pembuat gula semut dan piring tradisional yang telah dilakukan di Jembrana, Bali. In order to facilitate the financial flow of BPJS as a health insurance, Bank Muamalat Indonesia is ready to establish synergies with BPJS in terms of the supply chain financing (SCF) sharia financing facility. Bank Muamalat Indonesia facilitates Indonesian Hajj pilgrims to pay Damm. This commitment was realized by cooperating with Al-Rajhi Bank Malaysia (ARBM) in terms of remittances to and from Saudi Arabia. One of its features is payment of dams for Indonesian Hajj Pilgrims. Oktober | October November | November Ajak masyarakat hidup berkah, Bank Muamalat Indonesia rilis kampanye #AyoHijrah. Bank Muamalat Indonesia salurkan donasi berupa 150 unit rumah bantuan kepada korban Gempa Lombok dengan konsep Recycle House,  dimana bagian dari rumah yang dibangun memakai bahan reruntuhan dari rumah terdahulu yang masih bisa digunakan. Keseluruhan bantuan yang diberikan selama masa recovery gempa Lombok mencapai lebih dari Rp3,9 miliar. Invite the community to live within a blessing, Bank Muamalat Indonesia releases the #AyoHijrah campaign. Bank Muamalat Indonesia has donated 150 housing aid units to victims of the Lombok Earthquake with the concept of the Recycle House, where a part of the house was built using materials from the previous house which could still be used. The overall assistance provided during the earthquake recovery period in Lombok reached more than Rp3.9 billion. Laporan Tahunan 2018 Annual Report PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2018 di Muamalat Tower. PT Bank Muamalat Indonesia recently held 2018 extraordinary shareholders general meeting at Muamalat Tower. Bank Muamalat Indonesia’s CSR activities received Top Business Magazine’s Top CSR Award for CSR activities in the form of economic empowerment for ant sugar makers and traditional dishes makers who have been carried out in Jembrana, Bali. Desember | December Luncurkan Kartu 1hram, Bank Muamalat Indonesia Gandeng VISA. Acara grand launching kartu tersebut berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan di Bekasi. In colaboration with VISA, Bank Muamalat Indonesia has launched 1hram Card. The grand launching took place in one of the shopping centers in Bekasi. Bank Muamalat Indonesia ikut serta dalam pembiayaan sindikasi proyek pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur. Jalan tol ini merupakan yang pertama dibangun di Pulau Kalimantan. Bank Muamalat Indonesia participated in the syndicated financing of the BalikpapanSamarinda toll road development project in East Kalimantan. This toll road is the first to be built on Kalimantan Island. 13
  14. Penghargaan dan Sertifikasi Awards and Certification Q1 Platinum Award CSR Indonesia Corporate Social Responsibility Award 2018 , Economic Review Platinum Award Corporate Secretary & Corporate Communication Golden Award Information Technology Economic Review & Indonesia-Asia Institute Award, Economic Review Economic Review & Indonesia-Asia Institute Award, Economic Review Q2 Golden Award The Best Digital Brand 20132017 kategori Bank Umum Syariah Peringkat 1 Kartu Debit Bank Umum Syariah Product Brand Share Debit Digital Brand Awards 2018, Infobank Digital Brand Awards 2018, Infobank Peringkat II kategori Satisfaction, Experience, & Loyalty Index 2018 Bank Umum Syariah Satisfaction Loyalty Engagement 2018, Infobank 14 Peringkat II kategori Satisfaction Index 2018 Satpam, Customer Service, Teller, Fisik, & ATM Bank Umum Syariah Peringkat I kategori Engagement Index 2018 Bank Umum Syariah Satisfaction Loyalty Engagement 2018, Infobank Golden Award Human Capital Kategori Bank Tbk Indonesia Human Capital Awards 2018, Economic Review Satisfaction Loyalty Engagement 2018, Infobank PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  15. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights Q3 Peringkat I Enterprise Risk Management Kategori Sharia Bank 2 Besar Bank Swasta Tbk-Terbaik di Indonesia 2018 Buku II Asset >Rp25 Triliun Indonesia Enterprise Risk Management Awards 2018, Economic Review The Best Rank in Category of Corporate Social Marketing Anugerah Perusahaan Tbk Indonesia 2018, Economic Review Best Mobile Application Sharia Financial Mobile Application Best Choice Award, Infobrand Corporate Social Initiative Award 2018, SWA Magazine Layanan Pembayaran Zakat via Teknologi Perbankan BAZNAS Award, BAZNAS Q4 Top CSR 2018 atas program Pembinaan UMKM & Koperasi Best Islamic Financial Institution Indonesia Top CSR 2018, Top Economic Global Finance Award 2018, Global Finance Best Active Terminal Bank Syariah Fastest Growing Income Sharia Bank ATM Bersama Award 2018, ATM Bersama Anugerah Syariah Republika 2018, Republika Laporan Tahunan 2018 Annual Report 15
  16. Jejak Langkah Milestones 1991 1993 2003 Bank Muamalat Indonesia merupakan bank syariah pertama di Indonesia yang berdiri pada 1 November 1991 atau 24 Rabi ’us Tsani 1412 H. Terdaftar sebagai perusahaan publik. Menerbitkan Sukuk Subordinasi Mudharabah I sebesar Rp200 miliar sebagai sukuk pertama yang diterbitkan oleh lembaga perbankan di Indonesia. Bank Muamalat Indonesia, the first sharia bank in Indonesia, established on November 1, 1991 or Rabiuts Tsani 24, 1412 H. 1994 1992 Mulai beroperasi pada 1 Mei 1992 atau 27 Syawal 1412 H dan menjadi pelopor bisnis keuangan syariah lainnya. Began operating on May 1, 1992 or Syawal 27, 1412 H on Islamic calendar and become the pioneer in other sharia financial businesses. 1991-1992 Become a public company. Memperoleh izin sebagai Bank Devisa pada 27 Oktober 1994. On October 27, 1994 granted license as Foreign Exchange Bank. 2000 Bank Muamalat Indonesia melakukan perubahan atau pergantian nama menjadi Bank Syariah Muamalat Indonesia yang disahkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Juni 2000. Bank Muamalat Indonesia changed its name to Bank Syariah Muamalat Indonesia which was ratified in the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated June 22, 2000. 1993-2000 Successfully issued Mudharabah Subordinated Sukuk I of Rp200 billion, as the first sukuk issued by an Indonesian bank. 2004 Peluncuran produk Shar-e yang merupakan tabungan instan pertama di Indonesia melalui ribuan jaringan online Kantor Pos di seluruh Indonesia, yakni System Online Payment Point (SOPP). The launch of Shar-e product as the first instant saving in Indonesia through thousands of Post Office online network called System Online Payment Point (SOPP) throughout Indonesia. 2007 Pendirian Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF) bersama dengan Boubyan Bank dan International Leasing and Investment Company (ILIC) sebagai multifinance syariah pertama di Indonesia. Establishment of Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF) with Boubyan Bank and International Leasing and Investment Company (ILIC) as the firts sharia multifinance in Indonesia. 2003-2007 16 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  17. Ikhtisar Kinerja 2018 2018 Performance Highlights 2008 2013 2018 • Menerbitkan Sukuk Subordinasi Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2013 senilai Rp700 miliar. Pada Bulan Oktober 2018, Bank Muamalat Indonesia meluncurkan kampanye #AyoHijrah yang mengajak masyarakat untuk berhijrah, khususnya dalam hal layanan perbankan syariah. Kampanye #AyoHijrah dilandasi oleh cita-cita Bank yang ingin menjadi pusat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Bank Muamalat Indonesia ingin turut membangun industri halal di dalam negeri yang diselaraskan dengan perkembangan teknologi digital. Penerbitan Sukuk Subordinasi Mudharabah II sebesar Rp314 miliar. The Issuance of Mudharabah Subordinated Sukuk amounted to Rp314 billion. • Bank kembali menggunakan nama Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2008 sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 23 April 2008. The Bank changed its name back to PT Bank Muamalat Indonesia Tbk in 2008 in accordance with the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated April 23, 2008. Issuance of Shelf-Registration Mudharabah Subordinated Sukuk I Tranche II 2013 of Rp700 billion. 2014 Memulai proses transformasi Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia begins its transformation. 2009 2015 Pembukaan kantor cabang internasional pertama di Kuala Lumpur, Malaysia. Peresmian Muamalat Tower sebagai kantor pusat Bank Muamalat Indonesia. The opening of the first international branch office in Kuala Lumpur, Malaysia. The Inauguration of Muamalat Tower as the Head Office of Bank Muamalat Indonesia. 2011 2016 Peluncuran produk Shar-e Gold Debit Visa. Launch of Shar-e Gold Debt Visa Card. Meluncurkan Muamalat Mobile Banking dan meresmikan Lounge Umroh di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta. 2012 Launch of Muamalat Mobile Banking and Inaugurate Umroh Lounge at Terminal 2 of Soekarno Hatta International Airport. • 2017 Bank Muamalat Indonesia melakukan rebranding atau perubahan logo. Bank Muamalat Indonesia engaged in a rebranding with a logo change. • Menerbitkan Sukuk Subordinasi Mudharabah Berkelanjutan I Tahap 1 Tahun 2012 senilai Rp800 miliar. Issuance of Shelf-Registration Mudharabah Subordinated Sukuk I Tranche I 2012 of Rp800 billion. 2008-2012 In October 2018, Bank Muamalat Indonesia has launched the #AyoHijrah campaign inviting people to migrate to Islamic banking services, #AyoHijrah campaign is embodiment of the Bank ideals to be the center of the Islamic economic ecosystem in Indonesia. Bank Muamalat Indonesia wants to support domestic halal industries aligned with the development of digital technology. Pada bulan Juli 2017, Bank Muamalat Indonesia menerbitkan Medium Term Notes Syariah (MTNS) dengan total nilai Rp200 miliar, yang terdiri dari Rp100 miliar MTNS subordinasi dengan tenor 5 tahun dan Rp100 miliar MTNS dengan tenor 3 tahun. In July 2017, Bank Muamalat Indonesia issued a total of Rp200 billion Medium Term Notes Sharia (MTNS), consisting of Rp100 billion subordinated MTNS with 5-year tenor and Rp100 billion with 3-year tenor. 2013-2017 Laporan Tahunan 2018 Annual Report 17
  18. Laporan Manajemen Management Report 02 18 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  19. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Kuwait Grand Mosque , Kuwait City Laporan Tahunan 2018 Annual Report 19
  20. Laporan Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Report Prof . Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin Ketua Dewan Pengawas Syariah Chairman of the Sharia Supervisory Board 20 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  21. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Sepanjang tahun 2018 , Dewan Pengawas Syariah (DPS) telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk memastikan aktivitas operasional Bank Muamalat Indonesia telah sesuai dengan nilai-nilai syariah serta prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Dalam memastikan kedua hal tersebut, DPS terlibat aktif dalam serangkaian kegiatan rapat, baik rapat internal DPS maupun rapat bersama Dewan Komisaris, Direksi ataupun jajaran Manajemen Senior di bawah Direksi. Throughout 2018, the Sharia Supervisory Board has completed their duties and responsibilities to assure Bank Muamalat Indonesia has been operated in accordance with Sharia values as well as the principles of Good Corporate Governance. To meet those requirements, the Sharia Supervisory Board has been actively involved in a series of meeting, including their internal meeting, meetings with the Board of Commissioners, Board of Directors as well as meetings with the Senior Management below the Board of Directors. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bismillaahirrohmaanirrohiim Alhamdulillaahi Rabbil Aalamin, Wa Shalatu Wa Salamu Ala Nabiyyina Muhammad, Wa Ala Aalihi Wa Shahbihi Wa Sallam, Amma Badu. Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Sholawat dan serta salam semoga tercurah untuk Baginda Rasulullah SAW, beserta seluruh keluarga dan kerabatnya. We have no words but praise and gratitude for what God has provided for all of us. Peace be upon the Messenger of Allah and his family and his companions. Selaras dengan perkembangan perekonomian di tahun 2018 ini yang dinamis, Dewan Pengawas Syariah memberikan apresiasi atas optimisme tinggi seluruh stakeholders PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dalam upaya meningkatkan kinerja Bank. Dengan penerapan model bisnis yang fokus dan konsisten, serta partisipasi dari seluruh stakeholder, Insha Allah kinerja Bank Muamalat Indonesia pada tahun mendatang senantiasa menjadi lebih baik. Puji Syukur kami panjatkan, atas karunia dan ridha yang telah diberikan Allah SWT, Bank Muamalat Indonesia sebagai pioneer Bank Syariah di Indonesia mampu bertahan dan berkembang melalui kinerja yang tetap positif di 2018. In view of dynamic economic development in 2018, the Sharia Supervisory Board would like to appreciate high optimism expressed by the stakeholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk in an effort to increase the Bank’s performance. By implementing the focused and consistent business model, along with the stakeholders’ participation, Bank Muamalat is expecting to do better in the coming years. We sincerely thank Allah for His blessing and grace that Bank Muamalat as the pioneer of Sharia Bank in Indonesia has been able to survive and thrive on continually positive performance during 2018. Dewan Pengawas Syariah, sebagai pihak independen yang mendapat amanah untuk menjaga kepatuhan Bank atas pemenuhan aspek syariah, secara periodik melakukan onsite supervision untuk memastikan kepatuhan syariah pada operasional Bank. Di samping itu, Dewan Pengawas Syariah juga melakukan review atas produk yang akan dikeluarkan termasuk akad serta operasionalisasi produk-produk tersebut. The Sharia Supervisory Board, as the independent party, who has the mandate to preserve the Bank’s governance to fulfill the sharia’s aspects, has periodically had on-site supervision to ensure the sharia compliance on the operational of the Bank. In addition, the Sharia Supervisory Board has also conducted reviews of new products including its contracts and operationalization of the products. Selain itu, Dewan Pengawas Syariah juga telah melakukan review terhadap, Standard Operating Procedure (SOP) dan kebijakan di Bank, sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan rekomendasi dan opini syariah. Secara singkat, kegiatan yang dilakukan Dewan Pengawas Syariah sepanjang tahun 2018 dapat dilaporkan sebagai berikut: Furthermore, the Sharia Supervisory Board has also reviewed the Standard Operating Procedure (SOP) and policies of the Bank as part of considerations in providing recommendations and sharia-based opinions. In brief, the activities of Sharia Supervisory Board in 2018 to be reported as follows: Laporan Tahunan 2018 Annual Report 21
  22. Rapat Bulanan Monthly Meeting Rapat bulanan dilakukan sebanyak paling sedikit sekali di setiap bulannya yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota Dewan Pengawas Syariah secara lengkap . Pada rapat bulanan tersebut dilakukan pembahasan terkait dengan hal-hal yang memerlukan opini DPS untuk memastikan kesesuaian dengan aspek syariah, misal skema yang diterapkan untuk dapat dijadikan sebagai produk atau program yang solutif dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Adapun skema yang dibahas diantaranya adalah: 1. Skema Perjumpaan Utang (Bai’ Al Muqashah). 2. Skema Keagenan pada Inisiatif ILHAM (Investasi Logam Mulia HAlal Muamalat). 3. Praktek Perjumpaan Utang pada Fasilitas LF Murabahah Revolving. 4. Skema Percepatan Transaksi 2nd Leg Repo Syariah. 5. Program Tabungan Berhadiah Wakaf. 6. Mekanisme Pemberian Bonus pada Produk Deposito. 7. Mekanisme Pertukaran Asset Underlying Mudharabah Muqayyadah. 8. Skema MMQ Refinancing Pencairan Bertahap. 9. Program Hadiah atas Pembelian Sukuk Pemerintah. 10. Perbaikan Proses Pembiayaan KPR Renovasi dengan Pencairan Bertahap. Monthly meeting had been held at least once a month, attended by the Chairman and Members of the Sharia Supervisory Board. The monthly discussed on the topic which required Sharia Supervisory Board opinion to ensure the compatibility with the sharia aspect, for example the applied scheme to be used as the or program solution on facing complex challenges. The schemes discussed include: Uji Petik Assessment Untuk menjalankan tugas dan fungsi pengawasan DPS terhadap produk rumah program dan aktifitas Bank yang telah dan sedang berjalan, maka DPS melakukan uji petik atau audit di beberapa kantor cabang yang telah ditetapkan. Selama tahun 2018, pelaksanaan uji petik telah dilakukan di beberapa kantor cabang yaitu: Kantor Cabang Kalimalang pada tanggal 07-09 Februari 2018 Kantor Cabang Bintaro Jaya pada tanggal 13-15 Februari 2018 Kantor Cabang Roxy pada tanggal 07-09 Maret 2018 Kantor Cabang Arthaloka pada tanggal 14-15 Maret 2018 Kantor Cabang Semarang pada tanggal 11-13 April 2018 Kantor Cabang Serang pada tanggal 8-10 Agustus 2018 Kantor Cabang Medan Balai Kota pada tanggal 12-14 September 2018 Kantor Cabang Lampung pada tanggal 3-5 Oktober 2018 Kantor Cabang Surabaya Darmo pada tanggal 5-7 Desember 2018 Kantor Cabang Cilegon pada tanggal 12-14 Desember 2018 In performing Sharia Supervisory Board’s duty and supervisory function toward home base products and activities of the Bank which had and have been running, Sharia Supervisory Board had conducted random assessment or audit in several designated branches. In 2018, the assessment had been conducted in the following branches: 1. Kalimalang Branch Office on February 07-09, 2018 2. Bintaro Jaya Branch Office on February 13-15 2018 3. Roxy Branch Office from March 7, 2018 4. Arthaloka Branch Office on March 14-15, 2018 5. Semarang Branch Office on April 11-13, 2018 6. Serang Branch Office on August 8-10, 2018 7. Medan Balaikota Branch Office on September 12-14, 2018 8. Lampung Branch Office on October 3-5 2018 9. Surabaya Darmo Branch Office on December 5-7, 2018 10. Cilegon Branch Office on December 12-14, 2018 Adapun pengawasan DPS terhadap proses pengembangan produk dan akifitas baru Bank adalah sebagai berikut: 1. Layanan Gerai Reksa Dana Syariah. 2. Tabungan iB Hijrah (Saving Account-i) dengan akad qardh untuk KC Kuala Lumpur. 3. Giro iB Hijrah (Current Account-i) dengan akad qardh untuk KC Kuala Lumpur. Sharia Supervisory Board supervisions on the Bank’s product development and new activities are as follows: 1. Sharia Mutual Fund Outlet Services. 2. iB Hijrah Savings (Savings Account-i) with a qardh contract for KC Kuala Lumpur. 3. Giro iB Hijrah (Current Account-i) with a qardh contract for KC Kuala Lumpur. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, dengan ini Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia menyatakan bahwa kegiatan operasional atas produk-produk dan jasa yang dikeluarkan Bank Muamalat Indonesia selama periode tahun 2018 secara umum telah sesuai dengan fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia dan opini yang dikeluarkan oleh Dewan Pengawas Syariah. Based on our review, the Sharia Supervisory Board of Bank Muamalat Indonesia hereby declares that the operating activities over the products and services of Bank Muamalat Indonesia which had been released during 2018 are generally in compliance with the fatwas issued by the National Sharia Board of the Indonesian Council of Ulama (MUI) and also the opinions issued by the Sharia Supervisory Board. Menyambut tahun 2019, Dewan Pengawas Syariah berharap agar Bank Muamalat Indonesia dapat terus menjaga Welcoming 2019, the Sharia Supervisory Board has high hopes for Bank Muamalat Indonesia to continually committed to the 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 22 1. Debt Encounter Scheme (Bai ’Al Muqashah). 2. Agency Scheme on ILHAM initiative (Investment in Precious Metals HAlal Muamalat). 3. Debt Encounter Practices at the LF Murabahah Revolving Facility. 4. Scheme of Accelerated Transactions in 2nd Leg Repo Sharia. 5. Savings Program with Waqf Prizes. 6. Bonus Mechanism on Deposit Products. 7. Mechanism of Exchange on Asset Underlying Mudharabah Muqayyadah. 8. Scheme of Gradual MMQ Refinancing. 9. Prize Program for Government’s Sukuk Purchases. 10. Improvement of the Financing Process on Renovation KPR with Gradual Disbursements. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  23. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders komitmen bisnis yang telah dijalankan sejauh ini serta mampu meningkatkan kinerjanya semaksimal dan sebaik mungkin dengan tetap menjaga pemenuhan prinsip kehati-hatian dan prinsip syariah dalam menjalankan kegiatan operasionalnya . business practices, which has been embraced while endeavoring to improve its performance to the maximum aimed for the best possible result, by continuing to maintain the utmost awareness and sharia-compliance in conduction its operation. Pada kesempatan ini Dewan Pengawas Syariah juga senantiasa mengingatkan manajemen Bank Muamalat Indonesia agar tetap berkomitmen untuk menjaga pemenuhan prinsip-prinsip syariah serta kepatuhan atas peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mudah-mudahan semua hal yang kita lakukan untuk memajukan Bank Muamalat Indonesia mendapat pertolongan Allah SWT serta curahan keberkahan-Nya. Semoga kita juga selalu berada dalam taufik dan hidayah serta inayahNya untuk dapat mencapai kesuksesan di dunia maupun di akhirat kelak dan kepada-Nyalah kita selalu berserah diri. The Sharia Supervisory Board would like to take this opportunity to continually remind the management of Bank Muamalat Indonesia for their commitment to consistently adhering to sharia principles as well as compliance on the prevailing laws and regulations. We are hoping that every effort we make to grow Bank Muamalat Indonesia would be worthy of Allah’s help and blessing. May we always be blessed with His direction and guidance in order to achieve a success in the world and hereafter. To Him alone we shall completely surrender. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin Ketua Dewan Pengawas Syariah Chairman of the Sharia Supervisory Board Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Anggota Member Laporan Tahunan 2018 Annual Report Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin Ketua Chairman Dr. H. Oni Sahroni, M.A. Anggota Member 23
  24. Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners Report Ilham A . Habibie Komisaris Utama / Komisaris Independen President Commissioner / Independent Commissioner 24 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  25. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Dewan Komisaris menilai bahwa fokus utama Bank Muamalat Indonesia adalah peningkatan permodalan dan perbaikan kualitas aset . Untuk itu, Dewan Komisaris mendorong manajemen untuk mempercepat realisasi penambahan modal. Selain itu, upaya peningkatan pendapatan Bank juga menjadi fokus penting. The Board of Commissioners considers the main focus of Bank Muamalat Indonesia are to strengthen Bank’s capital along with asset quality improvement. Therefore, the Board of Commissioners encourage the management to accelerate the realization of capital injection. Furthermore, the effort to increase the Bank’s revenue has also been an important focus. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bismillaahirrohmaanirrohiim Alhamdulillaahi Rabbil Aalamin, Wa Shalatu Wa Salamu Ala Nabiyyina Muhammad, Wa Ala Aalihi Wa Shahbihi Wa Sallam, Amma Badu. Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Honorable Shareholders and Stakeholders, Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Semesta Alam yang telah melimpahkan nikmat, rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Atas seijin-Nya pula PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dapat melalui tahun 2018 dengan capaian kinerja yang positif. Melalui buku laporan ini, manajemen mencoba merangkum dan mendokumentasikan perjalanan dan pencapaian PT Bank Muamalat Indonesia Tbk di tahun 2018. All praise be to Allah, Lord of the worlds, who has always blessed us with bountiful grace and mercy. It is due to His permission that PT Bank Muamalat Indonesia Tbk has been able to achieve positive performance in 2018. In this report, the management is trying to summarize and document the journey and achievements of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk in 2018. Laporan Tahunan ini juga menjadi bagian dari pertanggungjawaban kami selaku Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan Bank di sepanjang tahun 2018. Selanjutnya perkenankanlah kami selaku Dewan Komisaris PT Bank Muamalat Indonesia Tbk untuk menyampaikan pokok-pokok Laporan Pengawasan terhadap operasional Bank di tahun buku 2018. This Annual Report is part of our accountability as the Board of Commissioners in supervising the management of the Bank in 2018. Furthermore, please allow us, the Board of Commissioners of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk to submit the key points of the Supervision Report on the operating of the Bank for the fiscal year of 2018. Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris dan Hubungan Kerja dengan Direksi The Board of Commissioners’ Supervisory Function and Working Relationship with the Board of Directors Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi terbangun melalui kesamaan pandangan untuk mencapai visi Bank. Hal ini mengacu kepada Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), di mana badan hukum Perseroan Terbatas memiliki 3 (tiga) organ utama, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berfungsi menjadi forum pengambilan keputusan pemegang saham; Direksi yang melakukan pengurusan dan pengelolaan Bank; serta Dewan Komisaris yang mengawasi pengelolaan Bank yang dilakukan Direksi. The working relationship between the Board of Commissioners and the Board of Directors is built on the basis of common understanding to achieve the Bank’s vision. This refers to the Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Company (PT), stated that the legal entity of Limited Liability Company encompasses 3 (three) main organs, namely the General Meeting of Shareholders (RUPS) that serves as a forum where shareholders making decisions; the Board of Directors that administers and manages the Bank; and the Board of Commissioners that supervises the management process. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 25
  26. Sebagaimana tertuang dalam ketentuan perundang-undangan tersebut , Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas jalannya pengurusan maupun usaha PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, memberi nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa Bank melaksanakan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Selama tahun 2018, Dewan Komisaris melakukan evaluasi intensif dan mendalam terhadap pencapaian kinerja, pengembangan dan penanganan permasalahan bisnis, GCG, serta pengelolaan sumber daya manusia dan sistem informasi dan teknologi. As stated in the Law, the Board of Commissioners assumes the responsibility of supervising the management of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, giving advices to the Board of Directors and ensures that the Bank is performing the Good Corporate Governance. During 2018, the Board of Commissioners has conducted an intensive and robust evaluation on the business performance achievement, business development and issues handling GCG practice, as well as human resources development and information and technology systems. Penilaian Atas Kinerja Direksi Assessment of the Board of Directors Dewan Komisaris menilai bahwa manajemen telah melakukan berbagai upaya yang baik dalam mewujudkan pencapaian sepanjang tahun 2018. Dari sisi finansial, Direksi telah berusaha dengan keras guna mencapai target yang telah disusun di awal tahun 2018. Total aset Bank Muamalat Indonesia tercatat sebesar Rp57,23 Triliun atau 104,05% dari target yang telah dicanangkan, sementara dari sisi pembiayaan tercatat pada akhir tahun 2018 sebesar Rp33,56 Triliun atau 99,99% dari target yang ditetapkan. The Board of Commissioners was of the opinion that the management has made every determined effort to fulfill its achievements in 2018. Financially, the Board of Directors has strived to achieve the targets set at the beginning of 2018. The total asset of Bank Muamalat Indonesia is Rp57.23 Trillion or 104.05% of the planned target while the financing had been booked amounting to Rp33.56 Trillion or around 99.99% of the target by year end of 2018. Pada sisi PBT tercatat sebesar Rp46 Miliar pada akhir tahun atau 0,5% dari target yang disusun. Dari sisi rasio-rasio Direksi juga telah mencatatkan nilai yang cukup baik. Jika dilihat dari nilai NPF, pada akhir tahun tercatat Bank Muamalat Indonesia memiliki nilai NPF gross sebesar 3,87%, hal ini telah mendekati target yang telah ditetapkan. Dari sisi pencapaian rentabilitas, realisasi Return on Equity (ROE) dan Return on Asset (ROA) lebih rendah bila dibandingkan dengan target yang ditetapkan. ROE berada di level 1,16% dan ROA sendiri tercatat sebesar 0,08% atau lebih rendah dibandingkan dengan target yang masing-masing sebesar 2,53% dan 0,27%. PBT was recorded at Rp46 Billion by year-end or 0.5% of the target. In terms of ratios, the Board of Directors had also achieved good result. By the end of the year Bank Muamalat Indonesia’s NPF gross was at 3.87%, which was closed to the planned target. As for profitability, the realization of both Return on Equity (ROE) and Return on Asset (ROA) has surpassed the target. ROE was at 1.16% and ROA itself was recorded at 0.08% or lower than the target respectively by 2.53% and 0.27%. Pengawasan Terhadap Implementasi Strategi Perusahaan Supervision of the Company’s Strategy Implementation Selain pengawasan atas pencapaian kinerja seperti yang telah dijelaskan di atas, Dewan Komisaris juga melakukan pengawasan terhadap implementasi strategi Bank yang dilakukan Direksi. Pengawasan atas implementasi strategi oleh Direksi juga dilakukan pada lingkup pelaksanaan prinsip GCG untuk memastikan bahwa pengelolaan Bank secara keseluruhan berjalan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Other than the above-mentioned supervision of business performance, the Board of Commissioners had also supervised the strategy implementation performed by the Board of Directors. The supervision of the strategy implementation by the Board of Directors also focused on how the GCG principle was undertaken. This is to ensure that the Bank’s overall management had been performed in-line with the prevailing laws and regulations. Dewan Komisaris turut mengawasi langkah-langkah strategis yang akan dilakukan oleh manajemen Bank dalam peningkatan permodalan di tahun 2019 serta optimalisasi biaya untuk penurunan Biaya Operasional. The Board of Commissioners also oversees the strategic measures taken by the management on the capital increase at the beginning of 2019 while optimizing costs to reduce Operating Expenses. Peningkatan permodalan menjadi prioritas utama karena bertujuan untuk menjawab tantangan jangka panjang dalam hal perbaikan kualitas aset dan peningkatan profitabilitas. Meskipun demikian, hingga Desember 2018, KPMM tercatat sebesar 12,34%, lebih rendah dibandingkan dengan target yang telah ditentukan yaitu sebesar 18,79%. Oleh karena itu, Dewan Komisaris mendukung manajemen sepenuhnya untuk meningkatkan permodalan di tahun 2019 mendatang. Capital increase has been a major focus as it is aimed to respond to future challenges including asset quality improvement and profitability raise. However, until December 2018, the minimum capital requirement (KPMM) had reached 12.34%, lower than the planned target of 18.79%. For that reason, the Board of Commissioners fully encourages the management to work on capital increase in 2019. 26 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  27. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Sesuai komitmen selama tahun 2018 , Dewan Komisaris melihat bahwa manajemen masih berupaya untuk mengoptimalisasi biaya melalui penurunan Beban Operasional. Hingga akhir tahun 2018, manajemen berhasil menurunkan Beban Operasional hingga mencapai Rp3,86 triliun atau lebih rendah dari yang ditargetkan yaitu sebesar Rp4,89 triliun. Namun demikian, untuk Pendapatan Operasional tercatat sebesar Rp3,57 triliun atau masih lebih rendah dibandingkan target yaitu sebesar Rp5,06 triliun. Sehingga pencapaian rasio efisiensi sebagaimana ditunjukkan oleh rasio BOPO tercatat pada level 95,36% atau lebih rendah dari yang ditargetkan yaitu sebesar 96,58%. In accordance with the 2018 commitment, the Board of Commissioners has seen the management striving to do cost optimization by decreasing the Operating Expenses. By the end of 2018, the management had successfully reduced the Operating Expenses of Rp3.86 trillion or lower than the targeted amount of Rp4.89 trillion. However, Operating Income was recorded at Rp3.57 trillion or lower than the target of Rp5,06 trillion. Thus, the achievement of the efficiency ratio as shown by BOPO was amounting to 95.36% or lower than target of 96.58%. Dewan Komisaris melihat manajemen telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan rencana bisnis yang telah disusun. Hingga bulan Desember 2018, Aset Bank Muamalat Indonesia mencapai 104,05% dari target DPK sebesar 106,04%. Sementara itu, di tengah proses pengetatan untuk pembiayaan, hingga Desember 2018, Bank Muamalat Indonesia berhasil menyalurkan pembiayaan 99,99%. Dengan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Financing to Deposit Ratio (FDR) berada pada level 73,20% atau lebih rendah dibandingkan dengan target sebesar 78%. Dari sisi kualitas aktiva, rasio pembiayaan bermasalah telah membaik meskipun belum sesuai dengan target. The Board of Commissioners observes that the management has made the best endeavors to put the business plan into realization. By December 2018, Bank Muamalat Indonesia’s asset had reached 104.05% of the third party funds’ (DPK) target scores at 106.04%. On the other hand, amid the austere financing process, until December 2018 Bank Muamalat Indonesia had successfully distributed 99.99% of the planned target amounting to Rp33.16 trillion. This indicates that the financing to deposit ratio (FDR) marks 73.20% or lower than the planned target of 78%. As for asset quality, the ratio of non-performing financing has improved while it has not met the target. Pandangan Atas Prospek Usaha yang Disusun Direksi Judgment on Business Prospect Designed by the Board of Directors Tahun 2019 akan menjadi tahun optimis bagi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Hal ini tercermin dari beberapa target yang telah disusun oleh Direksi yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris. Untuk itu, Dewan Komisaris memberikan saran kepada Direksi untuk periode tahun 2019 agar tetap berada dalam arah, panduan, kebijakan, dan rambu-rambu GCG serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan operasional Bank. 2019 will be an optimistic year for PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. This is reflected in several targets designed by the Board of Directors which approved by the Board of Commissioners. In this regard, the Board of Commissioners has advised the Board of Directors to remain in the direction, policy, and guidelines of GCG while conducting business operations in 2019 by taking into account the prudence principal. Dewan Komisaris melihat Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2019, arah kebijakan Bank Muamalat Indonesia akan fokus pada 3 (tiga) hal utama, yaitu: 1. Penyelesaian pembiayaan bermasalah dan peningkatan permodalan (Bad Bank and Capital). 2. Perbaikan proses dan pertumbuhan yang sehat serta berkesinambungan (Good Bank). 3. Pengembangan bisnis dengan berfokus kepada lembaga/ organisasi/komunitas Islam (New Bank). In view of the Bank Business Plan (RBB) prepared for 2019, the Board of Commissioners learns that Bank Muamalat Indonesia will focus on 3 (three) main points as follows: 1. Settlement of non-performing financing and capital increase (Bad Bank and Capital). 2. Process improvement and healthy and sustainable growth (Good Bank). 3. Business development focusing on Islamic institution/ organization/community (New Bank). Dewan Komisaris menilai bahwa salah satu yang menjadi fokus utama adalah meningkatkan permodalan bank dan juga perbaikan kualitas aset. Untuk itu, Dewan Komisaris mendorong manajemen untuk mempercepat terealisasinya rencana penambahan modal pada tahun 2019 ini. Selain itu, upaya peningkatan pendapatan Bank juga menjadi fokus penting. Dewan Komisaris mendorong manajemen untuk melakukan strategi percepatan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan strategi optimalisasi modal dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. The Board of Commissioners considers that one of the main focuses is a capital increase along with asset quality improvement. With this in mind, the Board of Commissioners encourages the management to speed up the realization of capital increase in 2019. Furthermore, the effort to increase the Bank’s revenue has also been a matter of serious attention. The Board of Commissioners is urging the management to implement strategies of business growth acceleration in-line with strategies of capital optimization while proceeding with the utmost caution. Dewan Komisaris juga menilai bahwa perlunya peningkatan penyaluran dana serta perbaikan kualitas portofolio pembiayaan secara Bank Wide. Melalui sinergi tersebut, diharapkan peran Bank Muamalat Indonesia dalam membangun dan melayani umat semakin baik yang pada gilirannya juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Bank Muamalat Indonesia. The Board of Commissioners also suggests the need for increased funding and improvement on the quality of Bank Wide financing portfolio. Through the synergy, it is expected that the role of Bank Muamalat Indonesia in creating and serving the people could be better of which in turn would have positive impact to the business growth of Bank Muamalat Indonesia. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 27
  28. Merujuk kepada Rencana Bisnis Bank yang telah disusun oleh manajemen , secara komprehensif manajemen telah berusaha untuk bisa memaksimalisasi seluruh kemampuan yang ada guna kepentingan Bank. Dari sisi aset, Manajemen berupaya untuk melakukan perbaikan kualitas pembiayaan dan juga meningkatkan likuiditas Bank dengan melakukan perbaikan pada proses pemberian pembiayaan dan reprofiling pada sisi funding. Referring to the Bank Business Plan designed by the management, comprehensively the management had tried to maximize its all capability for the good of the Bank. From the asset side, the management continued to do every possible action to improve financing quality and to increase Bank’s liquidity by enhancing the financing process and funding reprofiling. Dari sisi liabilitas dapat dilihat bahwa manajemen telah berupaya untuk dapat meningkatkan rasio dari CASA yang dimiliki oleh Bank dengan cara melakukan reprofiling dan fokus untuk menggarap segmen Institusi Islam agar dana yang dimiliki dapat ditempatkan pada Bank Muamalat Indonesia. Pada sisi Equitas, Manajemen telah berupaya untuk bisa menguatkan struktur permodalan baik dengan menggandeng calon investor baru bagi Bank ataupun transaksi lainnya. In terms of liabilities, the management had put a lot of effort to increase the Bank’s CASA ratio by reprofiling and focusing on Islamic Institutions to pursue them to put their fund in Bank Muamalat Indonesia. As for equity, the management has done their best to reinforce the capital structure either by finding potential investors or generating other transactions. Dengan mempertimbangkan hal diatas tentunya kami sangat yakin ke depannya Bank mampu tetap berada pada jalur yang tepat guna terus tumbuh dan mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang. By taking those into consideration, we believed the Bank will be on the right track to grow and achieve its short and long-term vision and mission. Pandangan Atas Penerapan GCG di Lingkungan Bank Muamalat Indonesia Overview of GCG Implementation at Bank Muamalat Indonesia PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memiliki tanggung jawab moral untuk dapat menerapkan prinsip GCG, dengan harapan dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia. Selain itu, pengembangan organisasi Perusahaan juga selalu mengedepankan kesesuaian dengan prinsip GCG yaitu prinsip transparency, accountability, responsibility, professional dan fairness. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk carries moral responsibility to implement the GCG principles with the intention to contribute and provide benefits to the growth of sharia banking industry in Indonesia. Additionally, the organization expansion has always appropriateness the GCG principles, of which transparency, accountability, responsibility, professional and fairness. Bank Muamalat Indonesia telah menerapkan Good Corporate Governance (GCG) sesuai dengan prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Struktur organisasi Bank Muamalat Indonesia telah diselaraskan dengan fokus bisnis Bank dan secara regular telah di-review dan dievaluasi menyesuaikan kebutuhan Bank. Komposisi anggota Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah juga telah sesuai dengan regulasi dan skala bisnis serta kebutuhan Bank. Bank Muamalat Indonesia juga melakukan GCG review secara periodik guna mengidentifikasi kelemahankelemahan dalam penerapan GCG. Bank Muamalat Indonesia has implemented the Good Corporate Governance (GCG) compliant with the required GCG principles and regulations. The organization structure at Bank Muamalat Indonesia has been aligned with its business focus and regularly reviewed and evaluated to meet the Bank’s needs. The composition of the Board of Commissioners, the Board of Directors, and the Sharia Supervisory Board has also been in line with relevant regulation and business scope as well as the Bank’s need. In addition, Bank Muamalat Indonesia periodically reviews GCG practice to identify weaknesses in its implementation. Pada aspek manajemen risiko, hasil penilaian secara selfassessment atas profil risiko Bank Muamalat Indonesia posisi 31 Desember 2018 yaitu pada peringkat 3 (tiga), dimana peringkat risiko inheren dinilai Moderate dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) dinilai pada peringkat Fair. In terms of risk management, the result of the self-assessment of the risk profile of Bank Muamalat Indonesia by December 31, 2018 was graded 3 (three), whereas the inherent risk rating is considered Moderate and the Quality of Risk Management Implementation (KPMR) is considered Fair. Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dengan melakukan rapat rutin bulanan bersama Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi untuk mendukung pelaksanaan tugas Direksi. Dalam rangka mendukung terciptanya budaya kepatuhan, Bank pun telah melaksanakan penyusunan kebijakan dan prosedur internal. The Board of Commissioners has supervised on the Board of Directors duties and responsibilities implementation through monthly meeting with the Board of Directors, as well as provided advice to the Board of Directors in terms of fulfilling their obligations. In the effort of establishing compliance culture, the Bank has developed internal policy and procedure. 28 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  29. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Dewan Komisaris menilai seluruh upaya yang dilakukan oleh manajemen Bank Muamalat Indonesia selama tahun 2018 telah membawa perubahan yang positif dan terefleksi dalam pencapaian target . Namun, untuk menuju visi jangka panjang tentunya masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan untuk membenahi Bank Muamalat Indonesia dan memperkuat eksistensinya di kancah Perbankan Nasional. The Board of Commissioners is of the opinion that during the course of 2018 the management of Bank Muamalat Indonesia have taken concrete actions to bring a positive impact, as reflected in the target achievement. However, there is still a lot of works needed to be done to enhance Bank Muamalat Indonesia and to strengthen its existence in the National Banking Industry. Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris Assessment of Performance of the Board of Commissioners’ Committees Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan dibantu oleh 4 (empat) organ penunjang yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi serta Komite Tata Kelola Perusahaan. Komite-komite tersebut telah menyelenggarakan rapat-rapat sesuai ketentuan dan kebutuhan Bank serta telah memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sesuai dengan fungsinya. The Board of Commissioners in performing its supervision function have been supported by 4 (four) supporting organs namely the Audit Committee, the Risk Oversight Committee, the Nomination and Remuneration Committee, and the Corporate Governance Committee. The committees have held meetings as per requirement and needs of the Bank, as well as making recommendations to the Board of Commissioners in-line with its function. Secara kualitatif, Dewan Komisaris telah melakukan penilaian atas kinerja dari 4 (empat) organ penunjang Dewan Komisaris, mencakup keaktifan Komite dalam menjalankan tugasnya, proses dokumentasi, dan rekomendasi yang diberikan. Atas segala dedikasi dan pelaksanaan tugas yang telah dijalankan, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Komite. Qualitatively, the Board of Commissioners had assessed the performance of the 4 (four) supporting organs, including the intensive activity of the Committees in performing their job, documentation process, and recommendations. For their hard work and dedication, the Board of Commissioners conveyed their appreciation to all members of the Committees. Pandangan Dewan Komisaris Atas Penerapan Whistleblowing System (WBS) The Board of Commissioners’ Overview on the Whistleblowing System (WBS) Praktik penerapan GCG di lingkup PT Bank Muamalat Indonesia Tbk juga dilakukan melalui pengembangan Sistem Pelaporan Pelanggaran, atau Whistleblowing System (WBS). Sistem ini memungkinkan pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, untuk dapat melaporkan kecurangan yang terjadi dalam proses bisnis Bank. Sistem ini juga memungkinkan pelapor untuk terlindungi identitasnya, selama laporan yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan. The implementation of GCG practice at PT Bank Muamalat Indonesia Tbk has also been done through the development of Violation Reporting System known as the Whistleblowing System (WBS). This system allows stakeholders, both internal and external, to report any violation during the business operation processes. The system also enables the whistleblower to remain anonymous as long as the submitted report is reliable. Bank telah memiliki kebijakan pelaksanaan Whistleblowing System sebagaimana diatur dalam Kebijakan GCG dan Prosedur Anti Fraud yang mencakup: Perlindungan Kepada Whistleblower, Sistem Pelaporan dan Mekanisme Tindak Lanjut Laporan Whistleblower, Pengaduan Indikasi Fraud, Contact Center Whistleblowing System. The Bank has created a policy on the WBS implementation as defined in the GCG Policy and Anti-Fraud Procedure which included Protection for the Whistleblower, Report and Followup Mechanism System, Whistleblower Report, Fraud Indication Report, and Whistleblowing System Contact Center. Implementasi WBS di Bank Muamalat Indonesia memberikan kepastian kepada siapapun bagian dari Bank untuk bisa berpartisipasi. Dewan Komisaris beranggapan dengan adanya sistem dan peraturan ini akan berdampak positif bagi Bank. Di samping itu, Dewan Komisaris turut berperan dalam mekanisme WBS yang telah tertuang dalam pedoman. Tidak hanya melakukan pemantauan, Dewan Komisaris diberikan wewenang untuk menindaklanjuti pelaporan yang masuk dengan tingkat dan batasan tertentu. The implementation of WBS at Bank Muamalat Indonesia has provided assurance to anyone in the Bank to actively participate. The Board of Commissioners is of the opinion that WBS would have positive impact to the Bank. More to the point, the Board of Commissioners has taken a part in WBS mechanism defined in the guideline. Other than to supervise, the Board of Commissioners has also been authorized to follow up any incoming reports to a certain degree. Per 31 Desember 2018, Dewan Komisaris mencatat tidak adanya laporan yang masuk melalui mekanisme WBS yang telah diterapkan Bank Muamalat Indonesia. As per December 31, 2018, the Board of Commissioners has noted that there was no report received in WBS as implemented by Bank Muamalat Indonesia. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 29
  30. Perubahan Komposisi Dewan Komisaris di Tahun 2018 Change in Composition of the Board of Commissioners in 2018 Pada tahun 2018 Bank Muamalat Indonesia menyetujui pengangkatan saya sebagai Komisaris Utama berdasarkan RUPS Tahunan pada tanggal 28 Juni 2018 . Pada 26 Maret 2019, saya, Ilham Akbar Habibie dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan kepatutan dari OJK. Sementara itu, pemberhentian dengan hormat Bapak Anwar Nasution juga telah diterima melalui RUPS Tahunan pada tanggal 28 Juni 2018. Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan terhadap Bank Muamalat Indonesia selama ini. Perubahan Dewan Komisaris tersebut menjadi salah satu upaya yang ditempuh guna bisa meningkatkan produktifitas dan juga daya saing dari Bank Muamalat Indonesia ke depannya. In 2018 Bank Muamalat Indonesia has appointed me as President Commissioner based on the Annual General Meeting of Shareholders on June 28, 2018 and on March 26, 2019, I, Ilham Akbar Habibie have passed the OJK Fit and Proper Test. In the meantime, Mr. Anwar Nasution’s honorable dismissal has also been accepted through the Annual GMS on June 28, 2018. The Board of Commissioners would like to express its appreciation for his contributions to Bank Muamalat Indonesia during his tenure. The change in the Board of Commissioners‘ composition is one of the efforts to increase productivity and competitiveness of Bank Muamalat Indonesia in the future. Selanjutnya segenap jajaran Dewan Komisaris berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan senantiasa mengedepankan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk kepentingan Para Pemegang Saham dan Para Pemangku Kepentingan Lainnya. Furthermore, all members of the Board of Commissioners have committed to perform the mandate by always prioritizing the principles of Good Corporate Governance for the benefit of the Shareholders and other Stakeholders. Penutup Closing Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham, juga kepada regulator, para pemangku kepentingan, serta Direksi dan karyawan, atas seluruh kerjasama yang telah terjalin dengan baik. Semoga Bank Muamalat Indonesia terus dapat berkembang dan bertumbuh untuk mewujudkan visinya, dan terus melaju menjadi yang terdepan dalam industri perbankan syariah yang dapat memberikan faedah bagi semua pihak, sehingga pada akhirnya akan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dan segenap pemangku kepentingan khususnya untuk pertumbuhan perekonomian syariah di Indonesia. The Board of Commissioners would like to express deepest gratitude to shareholders, regulator, stakeholders, as well as the Board of Directors and employees, for their good cooperation. May Bank Muamalat Indonesia continue to evolve and grow to accomplish its vision, and sustainably continued to become a leader in the national sharia banking industry by contributing benefit to the environment, thus, at the end it could provide value added to the shareholders and stakeholder for the growth of sharia economy in Indonesia. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ilham A. Habibie Komisaris Utama / Komisaris Independen President Commissioner / Independent Commissioner 30 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  31. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders 4 1 2 Ilham A . Habibie Komisaris Utama / Komisaris Independen President Commissioner / Independent Commissioner 4 Mohamed Hedi Mejai* Komisaris Commissioners 1 2 Iggi Haruman Achsien Komisaris Independen Independent Commissioner 3 5 3 Edy Setiadi Komisaris Independen Independent Commissioner 5 Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh* Komisaris Commissioners *Efektif setelah memperoleh persetujuan uji kemampuan dan kepatutan dari OJK. *Effective after passing the Fit and Proper Test from OJK. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 31
  32. Laporan Direksi Board of Directors Report Achmad K . Permana Direktur Utama President Director 32 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  33. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Kami bersyukur karena Bank Muamalat Indonesia mampu untuk bertahan dan melalui tahun 2018 yang penuh tantangan dengan baik . Ini merupakan hasil dari sinergi dan kerja keras seluruh karyawan dengan semangat agar Bank Muamalat Indonesia sebagai bank syariah pertama di Indonesia dapat senantiasa eksis dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Di tahun 2018, kami meluncurkan kampanye #AyoHijrah yang merupakan gerakan untuk mengajak umat Islam agar lekat dengan bank syariah. We are grateful that Bank Muamalat Indonesia had managed to survive and paced through a very challenging year in 2018. This was a result from synergy and hard work from of all employee with a spirit to continue to persist as the first sharia bank in Indonesia and contribute to the growth of sharia economy in Indonesia. In 2018, we launched #AyoHijrah campaign, which encourage people to be closely connected to Sharia Bank. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bismillaahirrohmaanirrohiim Alhamdulillaahi Rabbil Aalamin, Wa Shalatu Wa Salamu Ala Nabiyyina Muhammad, Wa Ala Aalihi Wa Shahbihi Wa Sallam, Amma Badu. Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Honorable Shareholders and Stakeholders, Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Semesta Alam yang telah melimpahkan nikmat, rahmat dan karunia-nya kepada kita semua. Puji syukur kami panjatkan karena berkat rahmat Allah SWT, Bank Muamalat Indonesia berhasil melalui tahun 2018 dengan baik. Suatu kehormatan bagi saya atas nama Direksi untuk menyajikan Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia untuk tahun buku 2018. Praise be to Allah, Lord of the worlds, who has always blessed us with bountiful grace. We are immensely grateful that Bank Muamalat Indonesia has left 2018 considerably well. On behalf of the Board of Directors, I am honored to present the 2018 Annual Report of Bank Muamalat Indonesia. Pencapaian yang ditorehkan Bank di tahun 2018, seperti yang tertuang dalam Laporan Tahunan ini, merupakan gambaran dari upaya-upaya inisiasi strategis yang telah dilakukan manajemen, yang diharapkan mampu memberikan dampak yang positif terhadap kinerja Bank ke depan secara berkelanjutan. Selanjutnya perkenankanlah kami selaku Direksi PT Bank Muamalat Indonesia untuk menyampaikan pengelolaan Bank di tahun buku 2018. All achievement the Bank had accomplished in 2018, as seen in the Annual Report, illustrates every strategic initiative the management has endeavored in order to generate a positive impact on the Bank’s sustainable performance going forward. We, the Board of Directors, would like to report on the Bank’s performance in the fiscal year of 2018. Ulasan Makro Ekonomi Macroeconomics Review Isu ekonomi global dengan topik perang dagang Antara Amerika dan China banyak menjadi ulasan utama ekonomi seluruh negara di dunia pada tahun 2018. Pergerakan dua negara adidaya ini sepanjang tahun 2018 menjadi acuan pelaku ekonomi guna melangkahkan kaki ke depan. Dari sisi Amerika sepanjang tahun 2018 isu kenaikan suku bunga menjadi pemicu utama bagi para pelaku ekonomi. Sepanjang tahun 2018 The Fed sudah beberapa kali menaikkan suku bunga acuannya, terakhir pada 19 Desember 2018 The Fed kembali meningkatkan suku bunganya dari sebelumnya 2,25% menjadi 2,5%. The Fed menjelaskan bahwa kenaikan suku bunga ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk memperkuat posisi ekonomi Amerika. The trade war between the US and China in the global economy setting has been a popular subject of economic review around the globe in 2018. What the two superpower countries undertook along 2018 has been a significant reference for economic agents to determine the future measures. The issue of increasing interest rate in the US during 2018 was a significant trigger for economic agents to consider. During the year, The Fed has raised its reference rate several times. On December 19, 2018 it raised its interest rate from 2.25% to 2.5%. The Fed explained that the increase was one of the ways to strengthen the American economy. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 33
  34. Selain itu , efek dari peningkatan perekonomian Eropa juga terus dipantau secara ketat. Rencana pemerintah Inggris untuk segera mengimplementasi hasil para referendum tentunya juga banyak menjadi headline bagi ekonom. Dengan gejolak ekonomi dunia ini juga sangat berpengaruh pada perekonomian banyak negara salah satunya Indonesia. Sepanjang tahun 2018 gejolak rupiah sangat dipengaruhi oleh keadaan ekonomi global. Selama lebih hampir dari 10 bulan terakhir nilai tukar rupiah tertekan oleh mata uang asing terutama US Dollar. Namun di tengah tekanan ekonomi global pada kondisi ekonomi Indonesia, geliat ekonomi masih membukukan pertumbuhan positif pada akhir tahun ini. In addition, the effect of the increasing interest rate on European economy has been intensively monitored. The British government’s plan to implement the referendum result has unquestionably become a matter of concern for economists. The global economic turmoil had also impacted greatly on the economy of many countries including Indonesia. It is evident that during 2018 Rupiah had been highly fluctuated due to the global economy. For the last ten months Rupiah exchange rate had been depressed by foreign currency especially the US Dollar. Despite the global economic pressure on Indonesian economy, we can still recorded a positive growth at the end of the year. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 telah sukses mencatatkan stabilitas dan pertumbuhan dengan nilai positif. Hingga Q-4 2018 pertumbuhan ekonomi domestik mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,18% yoy atau lebih baik dari pencapaian pada tahun 2017. Pertumbuhan positif ekonomi Indonesia ini bukanlah hal mudah, jalan berliku telah ditempuh baik Pemerintah, Regulator dan Pelaku Perekonomian untuk tetap menjaga momen pertumbuhan di tahun 2018. Salah satu jalan terjal yang harus dihadapi adalah fluktuasi nilai tukar rupiah. Dengan perkembangan yang cenderung menguat menjelang akhir tahun 2018, Rupiah secara rerata keseluruhan tahun 2018 tercatat mengalami depresiasi sebesar 6,05%. Increasing economy in 2018 had successfully recorded stability and positive growth. Until Q-4 2018 the domestic economy has signified a 5.18% growth yoy or higher than that of the previous year. Indonesia’s positive economic growth was not something taken for granted. The Government, the Regulator and the Economic Agents have done every possible effort to support each other to maintain the growth in 2018. One of the hardest paths is the fluctuating Rupiah exchange rate. In a relatively positive growth towards the end of 2018, Rupiah has largely depreciated by 6.05% on average. Selain tekanan dari nilai tukar, tingkat inflasi juga masih tetap rendah dan terkendali. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi pada Desember 2018 tercatat sebesar 3,13%, di bawah target yang dicanangkan pemerintah yaitu sebesar 3,5%±1% (yoy). Inflasi ini yang terkendali sejalan dengan konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan mengarahkan ekspektasi inflasi. Aside from exchange rate pressure, the inflation rate has been fairly low and under control. Referring to data released by BPS (the Central Statistics Agency), the inflation in December 2018 was recorded at 3.13%, which is still below the target set by the government of 3.5%±1% (yoy). The controlled inflation was in-line with the consistent policy of Bank Indonesia to maintain stability of exchange rate and to direct inflation expectations. Bank sebagai lembaga agregator keuangan terdampak dengan semua kontraksi yang terjadi pada perekonomian. Bank Muamalat Indonesia sebagai lembaga finansial yang terkait dengan pelaku pasar secara langsung telah terdampak. Namun, tingginya nilai pertumbuhan ekonomi Indonesia ini juga telah membuka celah pada pelaku industri di dalamnya untuk bisa terus tumbuh. Being the financial aggregator, Bank certainly affected by all contractions in the economy. As a financial institution, Bank Muamalat Indonesia which directly linked to market players had been also affected. On the other side, the value of economic growth that remains high in Indonesia had provided any industry players with the opportunity to grow. Ke depannya Bank Muamalat Indonesia berharap momentum pertumbuhan ekonomi secara nasional ini bisa terus berdampak positif bagi Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia senantiasa melakukan monitoring pada perkembangan perekonomian baik global, nasional maupun perkembangan di industri perbankan dalam merumuskan strategi bisnis yang tepat. Hasil dari pelaksanaan strategi yang efektif telah membuahkan hasil dengan pencapaian kinerja yang cukup baik di 2018. Bank Muamalat Indonesia expects to benefit positively from the momentum of national economic growth in the future. Bank Muamalat Indonesia will continue to monitor the economic development both in global and national scale as well as the banking industry in order to devise the appropriate business strategies. The effective strategies have been fruitfull of the 2018 good performance. Kebijakan Strategis Tahun 2018 Strategies Policies in 2018 Sejak resmi beroperasi pada 1 Mei 1992 atau 27 Syawal 1412 H, Bank Muamalat Indonesia terus berinovasi dan mengeluarkan produk-produk keuangan syariah antara lain melalui pendirian Asuransi Syariah (Asuransi Takaful), Dana Pensiun Lembaga Keuangan Muamalat (DPLK Muamalat) dan Multifinance Syariah (Al-Ijarah Indonesia Finance) yang seluruhnya menjadi terobosan di Indonesia. Officially operating in May 1, 1992 (27 Syawal 1412 H), Bank Muamalat Indonesia has continued to be innovative. One of which is by releasing sharia-compliant financial products namely Sharia Insurance (Asuransi Takaful), Muamalat Pension (DPLK Muamalat) and Sharia Multifinance (Al-Ijarah Indonesia Finance) that collectively constitute a breakthrough in Indonesia. 34 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  35. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Selain itu , produk Bank yaitu Shar-e yang diluncurkan pada tahun 2004 juga merupakan tabungan instan pertama di Indonesia. Sedangkan produk Shar-e Gold Debit Visa yang diluncurkan pada tahun 2011, telah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kartu Debit Syariah dengan teknologi chip pertama di Indonesia yang didukung dengan layanan e-channel seperti internet banking, mobile banking, ATM, dan cash management. Seluruh produkproduk tersebut menjadi pionir produk syariah di Indonesia dan menjadi tonggak sejarah penting di industri perbankan syariah. In addition, Shar-e released in 2004 has the first instant saving product in Indonesia. More to the point, Shar-e Gold Debit Visa, released in 2011, has received an award from the Indonesian World Records Museum (MURI) as the first chip-based Sharia Debit Card in Indonesia supported by e-channel services such as the Internet banking, mobile banking, ATM, and cash management. Those are pioneer of sharia products in Indonesia which indicates an important milestone in the course of Islamic banking industry. Pada tahun 2018 ini langkah strategis yang ditempuh oleh Bank Muamalat Indonesia diprioritaskan pada 3 (tiga) fokus utama. fokus pertama, yaitu Bad Bank dan permodalan, Bank Muamalat Indonesia berinisiatif untuk melakukan penyelesaian pembiayaan bermasalah secara agresif dan upaya peningkatan modal. Bank Muamalat Indonesia telah menempuh beberapa inisiatif guna memenuhi target ini salah satunya adalah dengan upaya menggandeng beberapa calon investor strategis untuk menanamkan modalnya ke Bank Muamalat Indonesia. Back in 2018 Bank Muamalat Indonesia has taken strategic measures by prioritizing 3 (three) main focuses. The first focus, on Bad Bank dan Capital, Bank Muamalat Indonesia have initiated to take aggressive settlement upon non-performing financing along with efforts to raise capital. Bank Muamalat Indonesia has taken several initiatives to achieve the target by inviting more strategic investors to invest in Bank Muamalat Indonesia as one of the efforts. Fokus Kedua yaitu Good Bank, Bank Muamalat Indonesia berinisiatif untuk melakukan perbaikan proses dan pertumbuhan bisnis yang sehat serta berkesinambungan. Perbaikan dilakukan pada aspek segmen Risiko dan Operasional khususnya dalam proses-proses penyaluran pembiayaan. Pada tahun 2018 upaya pertumbuhan bisnis difokuskan kepada pembiayaan segmen ritel yang dikhususkan pada pembiayaan perumahan. Kemudian, sebagai penyeimbang Bank secara Bank Wide, volume pertumbuhan pada pembiayaan segmen korporasi tetap dijaga agar tetap tumbuh sesuai dengan target Bank. Selain itu, upaya peningkatan produktivitas sales juga dilakukan untuk mengoptimalkan upaya peningkatan pendapatan. The second focus was on Good Bank, in which Bank Muamalat Indonesia has initiated to conduct process improvement as well as healthy and sustainable business growth. The improvement had been implemented in the Risk Management and Operational aspects, in particular at financing distibution processes. During the course of 2018 the business growth has focused on financing retail segments in particular at mortgage loan. Furthermore, to keep the Bank’s balance in Bank Wide basis, volume growth of corporate segment had been maintained to in-line with the Bank’s target. In addition, efforts to increase sales productivity had also been carried out for revenue optimization. Fokus ketiga terkait dengan New Bank, yaitu pengembangan bisnis yang fokus kepada Lembaga/Organisasi/Komunitas Islam. Saat ini Bank Muamalat Indonesia telah memiliki Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances (IEA), yang dibentuk khusus untuk menjalin kerja sama dan sinergi antar Bank dengan organisasi-organisasi Islam dan seluruh elemen umat Islam. Unit kerja ini mulai beroperasi secara penuh di tahun 2018. Fokus utama unit kerja ini adalah terus mengelola dana haji yang ada di Bank Muamalat Indonesia dan juga mengajak masyarakat Islam melalui lembaga-lembaga Islam untuk bergabung dan menjalin bisnis syariah dengan Bank Muamalat Indonesia. The third focus lies in New Bank, which developing business with focus on Institutions/Organizations/Islamic Communities. At this moment, Bank Muamalat Indonesia has a working unit named Islamic Enterprise and Alliances (IEA), specially designed to establish cooperation and synergy between Bank Muamalat Indonesia and Islamic organizations and all Muslim elements. The unit has fully operated in 2018. Its main focus is to maintain of Hajj funds at Bank Muamalat Indonesia as well as encouraging Muslims through Islamic institutions to join and establish sharia business with Bank Muamalat Indonesia. Pencapaian Kinerja Perseroan 2018 The Company’s 2018 Performance Dalam kondisi yang penuh tantangan di sepanjang tahun 2018, secara umum kinerja Bank Muamalat Indonesia sesuai dengan target. Kunci utama Bank Muamalat Indonesia dalam mencapai semua target adalah sinergi dari seluruh karyawan Bank Muamalat Indonesia dengan semangat agar Bank Muamalat Indonesia sebagai bank syariah pertama di Indonesia dapat senantiasa eksis dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Pada tahun ini juga Bank meluncurkan kampanye #AyoHijrah, yang merupakan sebuah gerakan untuk mengajak seluruh umat agar lekat dengan Bank Syariah. In a very challenging condition throughout 2018, in general, the performance of Bank Muamalat Indonesia was in-line with the targets. The main key of the achievement was the synergy and hard work of all employees of Bank Muamalat Indonesia driven by the spirit to and contribute to the growth of sharia economy in Indonesia. In 2018, Bank Muamalat Indonesia had launched a campaign #AyoHijrah, which represents a movement to encourage all people, to be closely connected to Sharia Bank. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 35
  36. Bank Muamalat Indonesia juga telah membentuk Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances , yang bertugas khusus untuk menjalin sinergi antara Bank dan organisasi-organisasi Islam serta seluruh elemen umat Islam. Hal ini diyakini akan mendorong peningkatan literasi keuangan syariah pada komunitas-komunitas Islam sekaligus turut serta dalam upaya pertumbuhan pembiayaan baik di segmen ritel maupun korporasi. Melalui sinergi tersebut, diharapkan peran Bank Muamalat Indonesia dalam membangun dan melayani umat semakin baik dan berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia had established a working unit namely Islamic Enterprise and Alliances, with its main responsibility to create synergy between the Bank and Islamic organizations and all Muslim elements. This is to boost the Islamic financial literacy in Islamic communities as well as to contribute to the growth of financing, both in retail and corporate segments. Through this synergy, Bank Muamalat Indonesia is expected to be able to develop and provide better service for the people which could positively lead to the business growth of Bank Muamalat Indonesia. Beberapa fokus strategi yang diterapkan Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2018 terbukti telah mendatangkan iklim positif terhadap roda usaha. Parameternya bisa dilihat dari performa keuangan yaitu aset Bank yang terus terjaga, proses corporate action yang terus berjalan, penyelesaian pembiayaan bermasalah yang secara signifikan masih terus berjalan dan posisi funding yang lebih baik. Saat ini, reprofiling funding nasabah dilakukan dengan menitikberatkan kepada CASA, salah satu caranya adalah dengan meningkatkan nasabah haji dan umroh. A number of strategy focuses implemented by Bank Muamalat Indonesia in 2018 had been proven to bring a positive contribution to the business climate. The parameter was affected by its financial performance where the Bank’s assets had been well-maintained, on-going corporate action process, aggressive settlement of non-performing financing, and better funding position through funding reprofiling by emphasizing CASA, one of which is by increasing the number of hajj and umrah customers. Bank Muamalat Indonesia memposisikan diri sebagai bank utama dalam melayani kebutuhan produk keuangan pada ekosistem bisnis syariah. Hal tersebut meliputi pelaku industri halal, haji dan umrah, amal usaha organisasi Islam dan pelaku industri lainnya yang berbasis komunitas muslim, serta potensi transaksi dari Negara Timur Tengah, sehingga menjadikan Bank Muamalat Indonesia sebagai One Stop Solution bagi rantai usaha terkait. Sebagai bank murni syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia telah memiliki berbagai macam produk untuk hampir seluruh segmentasi pasar dalam rangka memenuhi kebutuhan kegiatan perekonomian umat. Selain itu, Bank Muamalat Indonesia juga memposisikan diri sebagai partner utama dalam ekosistem bisnis syariah terkait dengan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah dan regulator, asosiasi perbankan, dan kompetitor. Bank Muamalat Indonesia has set its position as the main bank in providing financial products at sharia business ecosystem. Those things covered the halal industry players, hajj and umrah providers, donations of Islamic organizations, and other industry players on the basis of Muslim communities, not to mention potential transactions from Middle East Countries which making Bank Muamalat Indonesia as the One Stop Solution for the respective business chains. As the first purely sharia bank in Indonesia, Bank Muamalat Indonesia has offered a variety of products to most of market segments in facilitating Muslims’ economic needs. Bank Muamalat Indonesia also positions itself as the main partner in the sharia business ecosystem with other stakeholders such as the government and regulators, banking associations, and competitors. Bank Muamalat Indonesia juga berkomitmen untuk senantiasa merealisasian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan sesuai target yang dicanangkan. Salah satu komitmen yang telah diwujudkan oleh Bank Muamalat Indonesia untuk meningkatkan green portfolio guna menciptakan pembiayaan berkelanjutan adalah dengan menerapkan manajemen risiko sosial dan lingkungan. Bank Muamalat Indonesia has the commitment to continuously realizing the Sustainable Financial Action Plan based on the prepared target. One of the commitments Bank Muamalat Indonesia has made to increase the green portfolio to create sustainable financing by implementing social and environmental risk management. Perbandingan Target dan Pencapaian Target and Achievement in Comparison Secara keseluruhan Direksi Bank Muamalat Indonesia menilai pencapaian Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2018 sudah sesuai dengan yang dicanangkan pada rencana bisnis bank yang disusun. Dilihat dari sisi aset, Bank Muamalat Indonesia membukukan sebesar Rp57,3 Triliun atau 104,3% dari target yang ditetapkan, nilai aset ini turun 7,1% dari tahun sebelumnya. Penurunan aset ini telah sesuai dengan strategi dari Bank Muamalat Indonesia untuk merasionalisasikan nilai asetnya. Pada sisi financing, Bank Muamalat Indonesia membukukan jumlah financing sebesar Rp33,56 triliun atau sesuai dengan target yang telah dicanangkan oleh Bank. Pada In overall, the Board of Directors of Bank Muamalat Indonesia was of the opinion that Bank Muamalat Indonesia’s achievement in 2018 was in-line with the Bank’s business plan prepared in advanced. Bank Muamalat Indonesia recorded a total asset of Rp57.3 Trillion or 104.3% of the target set, which was 7.1% lower than the previous year. The asset reduction was in-line with Bank Muamalat Indonesia’s strategy to rationalize the asset value. As for the financing, Bank Muamalat Indonesia recorded Rp33.56 Trillion or in-line with the Bank’s target. In terms of liability, Bank Muamalat Indonesia has successfully generated third-party fund of Rp45.64 Trillion or 106.04% of 36 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  37. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders sisi liabilitas Bank Muamalat Indonesia telah menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp45 ,64 Triliun atau sebesar 106,04% dari target yang telah ditetapkan oleh Bank. Dari sisi profit, Bank Muamalat Indonesia membukukan laba sebesar Rp46 Miliar atau 30,5% dari target yang dicanangkan. the target set by the Bank. From the profit side, Bank Muamalat Indonesia has booked Rp46 billion profit or 30.5% of the target. Secara umum, Bank Muamalat Indonesia telah berhasil mencatatkan performa yang positif dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja senantiasa dilakukan oleh manajemen guna menggapai hasil yang lebih baik. Penerapan kebijakan strategis dan tepat sasaran menjadi kunci utama Bank Muamalat Indonesia dalam menjalankan roda usahanya. Segenap manajemen optimis bahwa untuk ke depannya Bank Muamalat Indonesia senantiasa membukukan prestasi dan kinerja yang positif serta memenuhi harapan para pemegang saham. In general, Bank Muamalat Indonesia has successfully booked a positive and sustainable performance. The management has always conducted performance reviews to achieve better results. The implementation of strategic and appropriate policies remains the main key to Bank Muamalat Indonesia’s successful business. The management has been very optimistic that Bank Muamalat Indonesia would continue to book achievements and positive performance while continuing to fulfill the shareholders’ expectations. Prospek Usaha 2019 Business Prospect in 2019 Tahun 2019 akan menjadi tantangan besar bagi Bank Muamalat Indonesia untuk segera kembali kepada pertarungan sebenarnya di dunia perbankan baik dalam industri Syariah maupun industri perbankan secara umum. Untuk itu Bank Muamalat Indonesia senantiasa bersiap untuk mengahadapi tantangan kedepan dan juga terus berusaha untuk bisa melayani ekonomi Indonesia dengan sebaik mungkin. Untuk menghadapi persaingan pada tahun 2019 Bank Muamalat Indonesia telah menyusun beberapa rencana strategis yang akan diterapkan guna menghadapi persaingan usaha kedepannya. 2019 will become serious challenges for Bank Muamalat Indonesia to prepare the real fight in the banking industry in Sharia-based and overall competition banking industry. To confront the challenges in 2019, Bank Muamalat Indonesia have formulated several strategic plans which would be implemented to face the future business competition and continues to strive for serving the economy of Indonesia. Adapun Rencana Bisnis Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2019 akan diprioritaskan pada 3 (tiga) fokus utama. Pertama Bad Bank and Capital, yaitu suatu inisiatif yang mengarah pada perbaikan portofolio pembiayaan secara masif dan upaya peningkatkan permodalan yang juga masih akan terus digulirkan. Kedua melalui strategi Good Bank yaitu sebuah inisiatif untuk bisa menjadi One Stop Solution untuk kebutuhan produk dan jasa keuangan dalam ekosistem bisnis syariah di Indonesia. Untuk mencapainya, beberapa inisiatif yang akan dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia diantaranya adalah meningkatkan produktivitas di semua unit bisnis baik ritel maupun korporat dan komersial, akselerasi pendanaan dengan sumber dana murah, dan upaya penurunan cost of fund. Inisiaif ketiga yaitu pada sisi New Bank. Untuk mewujudkan inisatif ini Bank Muamalat Indonesia melalui Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances, yang dibentuk khusus untuk menjalin sinergi Bank dengan organisasi-organisasi Islam dan seluruh elemen umat Islam, akan turut mendorong peningkatan literasi keuangan syariah pada komunitas-komunitas Islam sekaligus turut serta dalam upaya pembentukan ekosistem bisnis syariah. Bank Muamalat Indonesia juga akan menguatkan diversifikasi produk yang ditargetkan dapat merangkul nasabah baru. The business plan of Bank Muamalat Indonesia in 2019 would prioritize 3 (three) main focuses. Firstly, Bad Bank and Capital, an initiative that leads to massive improvement in the financing portfolio and continues the effort to strengthen the Bank capital. The second focus would be Good Bank, an initiative to become a One Stop Solution for every need for financial products and services in Indonesia’s Sharia business ecosystem. To achieve it, several initiatives to be executed by Bank Muamalat Indonesia would include productivity improvement in all business units, both retail and corporate as well as commercial, the acceleration of funding with lower margin, and the effort to reduce the cost of fund. The third focus would be on New Bank. To accomplish it, Bank Muamalat Indonesia through a working unit called Islamic Enterprise and Alliances, which have been formed specifically assigned to establish synergy between the Bank and Islamic organizations as well as Muslim elements, to support Islamic finance literacy among Islamic communities and at the same time to contribute to the Sharia business ecosystem. Bank Muamalat Indonesia would also strengthen product diversification to embrace more customers. Sementara itu, dalam menghadapi perkembangan teknologi khususnya di dunia perbankan, pengembangan Digital Banking juga menjadi hal utama. Bank Muamalat Indonesia senantiasa mempersiapkan diri untuk mengembangkan Digital Banking dengan memperkuat IT Enterprise Architecture untuk platform Digital Banking. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak perbedaan posisi Bank Muamalat Indonesia dengan kondisi di industri perbankan, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan kerjasama dengan Fintech sebagai sarana untuk menangkap potensi bisnis yang ada di masyarakat. In the mean time, in order to confront with technology development in the banking industry, the expansion of Digital Banking remains important. Bank Muamalat Indonesia have continuously prepared to develop Digital Banking using the IT Enterprise Architecture for Digital Banking platform. Hence, to alleviate differences between Bank Muamalat Indonesia’s condition with the banking industry in general, Bank Muamalat Indonesia would intitiate partnership with Fintech to grab business potentials among the society. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 37
  38. Penerapan Tata Kelola Perusahaan Tahun 2018 Implementation of Good Corporate Governance in 2018 Implementasi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) di Bank Muamalat Indonesia sejalan dengan nilai korporasi dan prinsip syariah yang dikembangkan di lingkungan Bank Muamalat Indonesia. Direksi meyakini penerapan GCG secara baik dan konsisten akan mampu meningkatkan daya saing dan kinerja Bank serta kepercayaan dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan keyakinan tersebut, Direksi berkomitmen untuk melakukan upaya perbaikan dan peningkatan terhadap pelaksanaan GCG Bank secara berkesinambungan. The implementation of Good Corporate Governance (GCG) principles at Bank Muamalat Indonesia have been in-line with corporate values and Sharia principles nurtured in Bank Muamalat Indonesia. The Board of Directors believed that the implementation of good and consistent GCG value would increase the stakeholders’ trust. With this believe, the Board of Directors have commited to conduct sustainable improvement and progression on the Bank’s GCG implementation. Dari aspek struktur GCG, Bank telah berupaya optimal untuk meningkatkan dan menyempurnakan struktur GCG yang dimilikinya. Struktur GCG yang terdiri dari organ utama yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi telah berjalan sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. RUPS sebagai wadah pemegang saham dalam pengambilan keputusan penting telah diselenggarakan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan memperhatikan aspek transparansi. Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi telah menjalankan perannya masing-masing dengan baik. Organ pendukung yaitu komite-komite di bawah Dewan Komisaris, komite-komite di bawah Direksi dan seluruh unit-unit kerja di Bank Muamalat Indonesia juga telah menjalankan fungsinya dengan baik. From the aspect of GCG structure, the Bank has done every possible approaches to improve and refine its GCG structure. The GCG structure consisted of the main organs namely General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, and the Board of Directors which have been performing in accordance to its function and responsibility. GSM as a forum where Shareholders take important decision had been conducted in accordance with the prevailing regulations and transparency aspects. The Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, and the Board of Directors have performed their roles properly. The supporting organs comprised of committees under the Board of Commissioners, committees under the Board of Directors and all working units at Bank Muamalat Indonesia had also performed their responsibility appropriately. Dari aspek proses GCG, Direksi telah berupaya mengelola Bank dengan kewenangan yang dimiliki dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta senantiasa menghindari benturan kepentingan. Direksi secara transparan telah mengkomunikasikan arah bisnis dalam mencapai visi dan misi Bank kepada karyawan dan pemangku kepentingan. Direksi juga memperkuat fungsi manajemen risiko, fungsi kepatuhan dan fungsi audit internal untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian internal. On the aspect of GCG process, the Board of Directors had strive to manage the Bank based on its relevant authorities with great responsibility and prudential as well as to continuously avoid conflict of interest. The Board of Directors transparently communicate with employees and stakeholders on the business direction to achieve the Bank’s vision and mission. The Board of Directors had also strengthened the Bank’s risk management, compliance, and internal audit functions to intensify internal supervision and control. Direksi berkomitmen menyelesaikan seluruh temuan dari audit internal, audit eksternal dan hasil pengawasan OJK serta berupaya melakukan perbaikan berdasarkan rekomendasi yang diberikan. Direksi akan terus berupaya menjaga dan meningkatkan penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan menyempurnakan implementasinya. Transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, profesional dan kewajaran senantiasa menjadi pedoman best practice Bank dalam mengaktualisasikan bisnis syariah yang sehat dan berkesinambungan serta kompetitif dalam persaingan. The Board of Directors have committed to resolve all findings from the internal audit, external audit and supervision of OJK while resuming improvements based on the recommendations. The Board of Directors would continue to maintain and improve the implementation of GCG principles and strive the implementation to perfection. Transparency, accountability, responsibility, professionalism and fairness have always been best practice guideline for the Bank to actualize a healthy and sustainable Sharia business as well as to be competitive in the industry. Pengembangan SDM Berkualitas Quality Human Resources Development Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset berharga yang menentukan keberlangsungan pertumbuhan usaha. Bank Muamalat Indonesia selalu berusaha untuk menggali potensi setiap karyawan secara optimal baik untuk kemajuan karyawan itu sendiri maupun untuk kontribusi optimal bagi pencapaian strategi Bank. The Human Capital are valuable asset to establish sustainable business growth. Bank Muamalat Indonesia have always been strived to explore the employees’ potential to the best possible result for their own development, as well as the optimum contribution of the Bank’s goals. 38 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  39. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Manajemen telah merancang roadmap dari sisi SDM disusun dalam 3 (tiga) tahapan, meliputi: Tahap I (2018–2019) yang berfokus pada Optimalisasi, peningkatan Produktivitas dan Efisiensi Karyawan (Staff Optimization, Productivity & Efficiency), Tahap II (2019–2020) yang berfokus pada Peningkatan Kapabilitas dan Infrastruktur SDM (Improve Capability & Infrastructure), dan Tahap III (2020–2021) yang bertujuan pada Investasi dan mulai menunjukkan sesuatu yang berbeda (Invest & Begin to Differentiate). The management have designed the roadmap for its human capital in 3 (three) phases, as follows: Phase I (2018–2019) focuses on Staff Optimization, Productivity & Efficiency, Phase II (2019–2020) which would focus on Improving Capability & Infrastructure, and Phase III (2020–2021) Invest and Begin to Differentiate. Bank Muamalat Indonesia selalu menempatkan SDM sebagai mitra strategis. Paradigma ini terbentuk dari adanya pemahaman bahwa SDM merupakan unsur penggerak terpenting dari seluruh operasional bisnis yang dilaksanakan oleh Bank. Berbagai pencapaian dan pertumbuhan kinerja yang diperoleh hingga saat ini merupakan wujud nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan Bank. Bank Muamalat Indonesia have considered its personnel as a strategic partner. This paradigm have been based on the understanding that human capital as the most important engine of the entire business operations in the Bank. Various achievements and performance growth which have been achieved was part of the realization of the hard work and sincere dedication of the employees. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Corporate Social and Environment Responsibility Bank memiliki komitmen yang tinggi terhadap pelestarian lingkungan hidup dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Bagi Bank, pelestarian terhadap lingkungan memiliki arti lebih dari sekadar perwujudan tanggung jawab. Dalam aktivitas seharihari, Bank selalu memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dengan mengacu pada kebijakan Bank tentang pedoman 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle serta upaya Bank dalam mendukung pelestarian alam. The Bank is highly committed to preserve the environment and Corporate Social Responsibility (CSR). For the Bank, environmental conservation constitutes more than just manifestation of responsibility. In everyday activities, the Bank constantly conforms to environmental conservation referring to the Bank’s policy of 3R, Reduce, Reuse, and Recycle while promoting every endeavor to support environmental care. Bank memiliki komitmen kuat untuk senantiasa memastikan setiap kegiatan, semaksimal mungkin dapat berdampak positif terhadap lingkungan. Selain itu, Bank juga terus berupaya untuk membina hubungan baik dengan masyarakat, yang merupakan landasan pokok bagi keberhasilan jangka panjang Bank. Pelaksanaan tanggung jawab sosial Bank pada aspek sosial kemasyarakatan diarahkan pada program-program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang juga ditujukan untuk memberdayakan potensi ekonomi masyarakat. The Bank has a strong commitment to assure that every activity would be positively influential to the environment at its best. In addition, the Bank would continue to build a good relationship with community as it would be the basic foundation for the Bank’s success in the long run. The CSR execution have been directed to support programs that generate benefit for the community by empowering their economic potentials. Perubahan Komposisi Direksi di Tahun 2018 Change in the Composition of the Board of Directors in 2018 Komposisi Direksi Bank Muamalat Indonesia mengalami perubahan dalam rangka menciptakan competitiveness sehingga kedepannya Bank Muamalat Indonesia mampu terus tumbuh dan dapat terus bersaing di dunia perbankan Indonesia. Adapun pengangkatan komposisi anggota Direksi Bank Muamalat Indonesia yang baru dilakukan melalui RUPS dan baru telah dinyatakan efektif setelah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari OJK. Perubahan Direksi terjadi pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 11 Oktober 2018 yang mengesahkan pengunduran diri Bapak Indra Y. Sugiarto dari jabatan beliau sebagai Corporate Banking Director Bank Muamalat Indonesia. The composition of the Board of Directors at Bank Muamalat Indonesia has changed in order to create competitiveness so that Bank Muamalat Indonesia will be able to keep on growing and competing in Indonesia’s banking industry. The appointment of member of Bank Muamalat Indonesia’s was carried out at the General Meeting of Shareholders and will be effective after Fit and Proper Test by OJK. The change in the Board of Directors took place at the Extraordinary General Meeting on October 11, 2018 that accepted Mr. Indra Y. Sugiarto’s resignation from his previous position as the Corporate Banking Director of Bank Muamalat Indonesia. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 39
  40. Pada kesempatan ini , saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Indra Y. Sugiarto atas kontribusinya selama masa jabatannya di Bank Muamalat Indonesia. Selanjutnya segenap jajaran Direksi berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan senantiasa mengedepankan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk kepentingan Para Pemegang Saham dan Para Pemangku Kepentingan Lainnya. On this opportunity, I would like to express my gratitude to Mr. Indra Y. Sugiarto for his contribution during his tenure in Bank Muamalat Indonesia. Furthermore, all members of the Board of Directors genuinely committed to take the mandate by consistently prioritizing the principle of Good Corporate Governance to serve the best interest of Shareholders and other Stakeholders. Penutup Closing Akhir kata, atas nama seluruh jajaran Direksi, saya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang selalu mendukung kinerja Bank Muamalat Indonesia. Terutama kepada Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah atas pengawasan serta nasihat-nasihatnya yang membangun. Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemegang saham dan regulator yang telah membimbing langkah kami agar tetap menjadi Bank yang menjalankan usaha dengan integritas dalam menyiarkan nilai tambah dari prinsipprinsip syariah. At last, on behalf of the Board of Directors, allow me to express my deepest appreciation to every party who have done their best to support Bank Muamalat Indonesia’s performance. Our genuine gratitude also goes to the Board of Commissioners and the Sharia Supervisory Board for their thorough supervision and constructive advices. We would also like to take this opportunity to express our highest appreciation to shareholders and regulators who have supported and directed our way to remain as the Bank with integrity on extending added values of Sharia principles. Kepada seluruh karyawan Bank Muamalat Indonesia, ijinkan saya atas nama Direksi mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menghadapi setiap tantangan. Kami berharap bahwa seluruh karyawan dapat terus berperan serta dan saling bahu membahu mengoptimalkan Metamorfosa Muamalat. Kami meyakini bahwa fondasi yang telah terbangun saat ini akan membawa Bank Muamalat Indonesia untuk tumbuh lebih pesat dan bersaing lebih jauh dalam industri perbankan nasional ke depan. On behalf of the Board of Directors, I would like to thank all employees at Bank Muamalat Indonesia for their truthful dedication and hard work in overcome any challenges. We extremely hope that all employees would be able to contribute and support each other to optimize Muamalat’s Metamorphosis. We do believe that the strong established foundation would take Bank Muamalat Indonesia to grow rapidly and confidently to compete in the national banking industry going forward. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Achmad K. Permana Direktur Utama President Director 40 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  41. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders 2 7 1 Achmad Kusna Permana Direktur Utama President Director 5 Andri Donny Direktur Kepatuhan Compliance Director Laporan Tahunan 2018 Annual Report 4 3 2 Hery Syafril Direktur Keuangan Finance Director 6 Avianto Istihardjo Chief Risk Officer 6 1 5 3 Purnomo Budiwibowo Soetadi Direktur Bisnis Ritel Retail Banking Director 7 Irvan Yulian Noor Chief Corporate Banking Officer 8 4 Awaldi Direktur Operasi Operation Director 8 Riksa Prakoso Chief Human Capital Officer 41
  42. Surat Pernyataan Dewan Komisaris Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2018 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk . Statement of Members of the Board of Commissioners and Board of Directors on the Responsibility for the 2018 Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk tahun 2018 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. We, the undersigned, testify that all information contained in the 2018 Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk has been presented in their entirety and are fully responsible for the accuracy of the contents of the Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness. Dewan Komisaris Board of Commissioners Ilham A. Habibie Iggi H. Achsien Komisaris Utama / Komisaris Independen President Commissioner / Independent Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Edy Setiadi Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh* Mohamed Hedi Mejai* Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner *Efektif setelah memperoleh persetujuan uji kemampuan dan kepatutan dari OJK 42 *Effective after passing the Fit and Proper Test from OJK PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  43. Laporan kepada Pemegang Saham Report to Shareholders Surat Pernyataan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2018 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk . Statement of Members of the Board of Commissioners and Board of Directors on the Responsibility for the 2018 Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk tahun 2018 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. We, the undersigned, testify that all information contained in the 2018 Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk has been presented in their entirety and are fully responsible for the accuracy of the contents of the Annual Report of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness. Direksi Board of Directors Achmad K. Permana Direktur Utama President Director Purnomo B. Soetadi Hery Syafril Direktur Bisnis Ritel Retail Banking Director Direktur Keuangan Finance Director Awaldi Andri Donny Direktur Operasi Operations Director Direktur Kepatuhan Compliance Director Laporan Tahunan 2018 Annual Report 43
  44. Profil Perusahaan Company Profile 03 44 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  45. Profil Perusahaan Company Profile Nasir ol Molk mosque (pink Mosque), Shiraz - Iran Laporan Tahunan 2018 Annual Report 45
  46. Informasi Umum dan Identitas Perusahaan General Information and Company Identity Nama Perusahaan Company Name PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Nama Inisial Initial Name Bank Muamalat Indonesia Tanggal Pendirian dan Beroperasi Komersial Date of Establishment and Commercial Operation Didirikan pada 1 November 1991 / Resmi beroperasi pada 1 Mei 1992 Established on November 1, 1991 / Official operational since May 1, 1992 Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment Akta No. 1 tanggal 1 November 1991 Masehi atau 24 Rabiul Akhir 1412 H, dibuat di hadapan Yudo Paripurno, S.H., Notaris, di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-2413.HT.01.01 Tahun 1992 tanggal 21 Maret 1992 dan telah didaftarkan pada kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 30 Maret 1992 di bawah No. 970/1992 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 34 tanggal 28 April 1992 Tambahan No. 1919A. Deed No. 1 dated November 1, 1991 AD, or Rabiul Akhir 24, 1412 H, made before Yudo Paripurno, S.H., Notary in Jakarta. The Deed of Establishment was ratified by the Justice Minister with Decision Letter No. C2-2413.HT.01.01 Year 1992 dated March, 21, 1992, and registered at Central Jakarta District Court on March 30, 1992 with registration No. 970/1992, and anounced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 34 dated April 28, 1992 Supplement No. 1919A. Bidang Usaha Line Business Perbankan Syariah Sharia Banking Kepemilikan Saham Share Ownership Islamic Development Bank (IDB) : 32.74% Boubyan Bank : 22.00% Atwill Holdings Limited : 17.91% National Bank of Kuwait : 8.45% IDF Investment Foundation : 3.48% BMF Holdings Limited : 2.84% Reza Rhenaldi Syaiful : 1.67% Dewi Monita : 1.67% Andre Mirza Hartawan : 1.66% KOPKAPINDO : 1.39% Pemegang Saham Lainnya : 6.19% / Other Shareholders Modal Dasar Authorized Capital Rp4.400.000.000.000 / (Empat Triliun Empat Ratus Miliar Rupiah) Rp4,400,000,000,000 / (Four Trillion Four Hundred Billion Rupiah) Modal Ditempatkan Issued Capital Rp1.103.435.151.000 (Satu Triliun Seratus Tiga Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Lima Juta Seratus Lima Puluh Satu Ribu Rupiah) Rp1,103,435,151,000 (One Trillion One Hundred Three Billion Four Hundred Thirty-five Million and One Hundred Fifty-one Thousand Rupiah) Jumlah Karyawan Number of Employees 4.131 orang (2018) 4,131 people (2018) Jaringan Layanan Service Network • 276 Total Kantor Layanan: ūū 83 Kantor Cabang ūū 150 Kantor Cabang Pembantu ūū 43 Kantor Kas • 710 ATM Muamalat • 97 Mobile Branch Muamalat • 120.000 Jaringan ATM Bersama dan ATM Prima Jaringan Kantor Luar Negeri Overseas Offices Kantor Cabang Kuala Lumpur, Malaysia Kuala Lumpur Branch Office, Malaysia Entitas Asosiasi dan Afiliasi Subsidiaries and Affiliates PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) Baitulmaal Muamalat (BMM) Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Muamalat Muamalat Institute PT Syarikat Takaful Indonesia 46 • 276 Total Number of Offices: ūū 83 Branch Offices ūū 150 Sub-Branch Offices ūū 43 Cash Offices • 710 ATM Muamalat • 97 Mobile Branch Muamalat • 120,000 ATM Bersama and ATM Prima Network PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  47. Profil Perusahaan Company Profile Alamat dan Kontak Perusahaan Head Office Address and Contact Information PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Muamalat Tower Jalan Prof . DR. Satrio Kav. 18 Jakarta 12940 Tel. : 021 - 8066 6000 Fax. : 021 - 8066 6001 Email      Situs Web Website Laporan Tahunan 2018 Annual Report : info@bankmuamalat.co.id : corporate.affairs@bankmuamalat.co.id www.bankmuamalat.co.id 47
  48. Riwayat Singkat Bank Muamalat Indonesia Brief History of Bank Muamalat Indonesia Bank Muamalat Indonesia memulai perjalanan bisnisnya sebagai Bank Syariah pertama di Indonesia pada 1 November 1991 atau 24 Rabi ’us Tsani 1412 H. Pendirian Bank Muamalat Indonesia digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan pengusaha muslim yang kemudian mendapat dukungan dari Pemerintah Republik Indonesia. Sejak resmi beroperasi pada 1 Mei 1992 atau 27 Syawal 1412 H, Bank Muamalat Indonesia terus berinovasi dan mengeluarkan produk-produk keuangan syariah antara lain melalui pendirian Asuransi Syariah (Asuransi Takaful), Dana Pensiun Lembaga Keuangan Muamalat (DPLK Muamalat) dan Multifinance Syariah (Al-Ijarah Indonesia Finance) yang seluruhnya menjadi terobosan di Indonesia. Bank Muamalat Indonesia commenced its journey as the first Sharia Bank in Indonesia on November 1, 1991, or Rabi’us Tsani 24, 1412 H. The establishment of Bank Muamalat Indonesia was instigated by Indonesian Council of Ulema (MUI), the Association of Indonesian Moslem Intellectuals (ICMI) and local moslem businessmen who later gained supports from the Government of Republic of Indonesia. Since it officially began operating on May 1, 1992 or Syawal 27, 1412 H, Bank Muamalat Indonesia keeps on innovating and releasing sharia financial products such as Sharia Insurance (Asuransi Takaful), Muamalat financial institution pension fund (DPLK Muamalat) and Sharia multifinance company (Al-Ijarah Indonesia Finance), all of which are breakthroughs in the country. Selain itu produk Bank yaitu Shar-e yang diluncurkan pada tahun 2004 juga merupakan tabungan instan pertama di Indonesia. Produk Shar-e Gold Debit Visa yang diluncurkan pada tahun 2011 tersebut mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kartu Debit Syariah dengan teknologi chip pertama di Indonesia serta layanan e-channel seperti internet banking, mobile banking, ATM, dan cash management. Seluruh produk-produk tersebut menjadi pionir produk syariah di Indonesia dan menjadi tonggak sejarah penting di industri perbankan syariah. In addition to these, Bank’s product Shar-e launched in 2004 which was also the first instant saving in Indonesia. The Shar-e Gold Debit Visa launched in 2011 obtained an award from the Indonesian Museum of Records (MURI) as the first Sharia Debit Card with the chip technology in Indonesia; as well as a comprehensive e-channel services such as internet banking, mobile banking, ATM and cash management services. All these products are pioneers of sharia products in Indonesia and have become the most significant milestone in sharia banking industry. Pada 27 Oktober 1994, Bank Muamalat Indonesia mendapatkan izin sebagai Bank Devisa dan terdaftar sebagai perusahaan publik yang tidak listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank telah melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 5 (lima) kali dan merupakan lembaga perbankan pertama di Indonesia yang mengeluarkan Sukuk Subordinasi Mudharabah. Aksi korporasi tersebut semakin menegaskan posisi Bank Muamalat Indonesia di peta industri perbankan Indonesia. On October 27, 1994, Bank Muamalat Indonesia obtained its Foreign Exchange Bank license and was listed as a public company without being listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). the Bank has conducted 5 (five) instances of Right Issue with Pre-emptive Right, and is the first bank in Indonesia to issue a Subordinated Mudharabah Sukuk. The corporate action set the position of Bank Muamalat Indonesia in the Indonesia banking industry. Seiring kapasitas Bank yang semakin diakui, Bank semakin melebarkan sayap dengan terus menambah jaringan kantor cabangnya di seluruh Indonesia. Pada tahun 2009, Bank mendapatkan izin untuk membuka kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia dan menjadi bank pertama di Indonesia serta satu-satunya yang mewujudkan ekspansi bisnis di Malaysia. Hingga saat ini, Bank telah memiliki 276 kantor layanan termasuk 1 (satu) kantor cabang di Malaysia. Operasional Bank juga didukung oleh jaringan layanan yang luas berupa 710 unit ATM Muamalat, 120.000 jaringan ATM Bersama dan ATM Prima, 97 Mobil Kas Keliling (mobile branch) serta jaringan ATM di Malaysia melalui Malaysia Electronic Payment (MEPS). As there is more acknowledgment on the Bank’s capacity, Bank Muamalat Indonesia expanded its business by adding more branch offices all over Indonesia. In 2009, the Bank obtained a license to operate a branch office in Kuala Lumpur, Malaysia and become the first and still only bank in Indonesia to expand its business in Malaysia. To date, the Bank has operated 276 offices to serve its customers including 1 (one) branch office in Malaysia. The Bank operation is also supported by a wide service network consisting of 710 unit of Muamalat ATMs, 120,000 ATM Bersama and ATM Prima Networks, 97 mobile branch units, and a network of more ATMs in Malaysia through Malaysia Electronic Payment (MEPS). Menginjak usianya yang ke-20 pada tahun 2012, Bank Muamalat Indonesia melakukan rebranding pada logo Bank untuk semakin meningkatkan awareness terhadap image sebagai Bank Syariah Islami, Modern dan Profesional. Bank pun terus mewujudkan berbagai pencapaian serta prestasi yang diakui baik secara nasional maupun internasional. Hingga saat ini, Bank beroperasi bersama beberapa entitas anaknya dalam memberikan layanan terbaik yaitu Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF) yang memberikan layanan pembiayaan syariah, (DPLK On its 20th anniversary in 2012, Bank Muamalat Indonesia conducted rebranding on its logo to enhance the image awareness as a Islami, Modern, and Professional Sharia Bank. The Bank also continues to realize varied achievements and attainments acknowledged in both Indonesia and the world. Until today the Bank operates together with several subsidiaries in providing the best services, i.e. Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF) which provides sharia financing service, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK Muamalat) which provides pension 48 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  49. Profil Perusahaan Company Profile Muamalat ) yang memberikan layanan dana pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan, dan Baitulmaal Muamalat yang memberikan layanan untuk menyalurkan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS). funds service, and Baitulmaal Muamalat which provides services of disbursing Zakat, Infak and Sadaqah (ZIS). Sejak tahun 2015, Bank Muamalat Indonesia bermetamorfosa untuk menjadi entitas yang semakin baik dan meraih pertumbuhan jangka panjang. Dengan strategi bisnis yang terarah Bank Muamalat Indonesia akan terus melaju mewujudkan visi menjadi “The Best Islamic Bank and One of the Top 10 Bank in Indonesia with Strong Regional Presence”. Since 2015, Bank Muamalat Indonesia altered into a better entity that achieves a long-term growth. With a well-directed business strategy Bank Muamalat Indonesia continues to move ahead, actualizing its vision to be “The Best Islamic Bank and One of the Top 10 Bank in Indonesia with Strong Regional Presence”. Perubahan Nama dan Status Badan Hukum Change of Name and Status of Legal Entity Bank Muamalat Indonesia resmi berdiri pada 1 November 1991 atau 24 Rabi’us Tsani 1412 H dengan nama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Bank Muamalat Indonesia pernah melakukan perubahan atau pergantian nama menjadi PT Bank Syariah Muamalat Indonesia Tbk yang disahkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Juni 2000 merujuk SK Dir BI No. 32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah yang menentukan kewajiban mencantumkan kata “Syariah” setelah kata “Bank”. Bank kembali menggunakan nama Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2008 sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 23 April 2008 dan merujuk pada UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah Pasal 5 ayat 4 di mana pencantuman kata “Syariah” setelah kata “Bank” hanya berlaku bagi Bank yang mendapatkan izin usaha setelah berlakunya UU Perbankan Syariah No. 21 Tahun 2008. Bank Muamalat Indonesia was officially established on November 1, 1991, or Rabi’us Tsani 24, 1412 H, under the name PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Bank Muamalat Indonesia had its name changed to PT Bank Syariah Muamalat Indonesia Tbk based on the resolution of Extraordinary General Meeting of Shareholders on June 22, 2000, pursuant to the Decision Letter of the Board of Directors of Bank Indonesia (BI) No. 32/34/ KEP/DIR dated May 12, 1999, on Commercial Bank Operating based on the Sharia Principles. The Decision Letter regulates the obligation to utilize the word “Syariah” after the word “Bank”. The Bank returned to utilizing the name Bank Muamalat Indonesia in 2008 based on the resolution of Extraordinary General Meeting of Shareholders dated April 23, 2008 and referring to Sharia Banking Act of Law No. 21 Year 2008, Article 5 Paragraph 4 which regulates that the use of the word “Syariah” following the word “Bank” applies only to Banks that secure their business after the enactment of Sharia Banking Act (Law No. 21 Year 2008). Brand Perusahaan Company Brand Identitas brand Peseroan terdiri dari simbol, huruf logo dan warna. Secara sederhana, huruf “Dal-Yaa’-Nuun” memiliki dua makna, yaitu pertama adalah “Ad Diin” yang berarti agama, dan kedua adalah “Madaniyah” yang mewakili niat-niat luhur Bank Muamalat Indonesia untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur sesuai konsep Islam. Warna hijau pada huruf-huruf tersebut merepresentasikan nilai universal yang segar, memiliki kesesuaian dengan gambaran dunia Islam sehingga relevan menggambarkan nilai Islami. Sementara warna ungu pada nama Bank Muamalat, merepresentasikan makna kedewasaan dan kemapanan yang sesuai dengan nilai profesional. The Bank brand identity comprises a symbol, letters for the logo and colors. Put it simple, the letters “Dal-Yaa’-Nuun” have two meanings: “Ad Diin” which means religion or the way, and “Madaniyah,” which represents the noble intention of Bank Muamalat Indonesia to help promote prosperous and just society based on the Islamic concept. The green color for the letters represents universal value connected with the color, namely freshness, and often used to represent Islamic world, thus, the color is relevant with the Bank’s mission to operate based on Islamic values. The purple color used for the name Bank Muamalat represents the meaning of maturity and wellestablished state, in line with the values of professionalism. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 49
  50. Bidang Usaha Line of Business Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Business Activities Based on the Article of Association Sebagaimana yang tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan , maksud dan tujuan Bank Muamalat Indonesia adalah yaitu menyelenggarakan usaha perbankan berdasarkan prinsip Syariah. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Bank menerapkan prinsip Syariah dalam melakukan kegiatan usaha sebagai berikut: 1. Menghimpun dana dari masyarakat meliputi: a. Bentuk simpanan berupa: i. Giro berdasarkan prinsip Wadi’ah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. ii. Tabungan berdasarkan prinsip Wadi’ah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. iii. Bentuk lainnya berdasarkan akad Wadi’ah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. b. Bentuk investasi berupa: i. Deposito berjangka berdasarkan akad Mudharabah atau akad lainnya yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. ii. Tabungan berdasarkan akad Mudharabah atau akad lainnya yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. iii. Bentuk lain berdasarkan akad Mudharabah atau akad lainnya yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. 2. Menyalurkan pembiayaan: a. Untuk transaksi jual beli berdasarkan akad antara lain: As mentioned in the Company’s Article of Association, the purpose and objective of Bank Muamalat Indonesia is to conduct banking business based on Sharia principles. To achieve these aims and objectives, the Company applies Sharia principles in conducting business activities as follows: i. Murabahah; ii. Istishna; iii. Salam; iv. Akad lain berdasarkan prinsip Syariah. b. Untuk transaksi bagi hasil berdasarkan akad antara lain: i. Mudharabah; ii. Musyarakah; iii. Akad lain berdasarkan prinsip Syariah. c. Penyewaan barang benda bergerak atau tidak bergerak berdasarkan akad antara lain: i. Ijarah; ii. Ijarah muntaiva bittamlik; iii. Akad lain berdasarkan prinsip Syariah. d. Untuk transaksi pinjam meminjam berdasarkan: i. Akad Qardh; ii. Akad lain berdasarkan prinsip Syariah. 3. Melakukan pemberian jasa pelayanan berbankan berdasarkan akad antara lain: i. Wakalah; ii. Hawalah; iii. Kafalah; iv. Rahn. 4. Membeli, menjual dan/atau menjamin atas risiko sendiri surat berharga pihak ketiga yang diterbitkan atas dasar transaksi nyata (underlying transaction) berdasarkan prinsip Syariah; 50 1. Collecting funds from community which include: a. Deposit in the form of: i. Current account based on the principle of Wadi’ah or other contracts that do not conflict with sharia principles. ii. Savings based on the principle of Wadi’ah or other contracts that do not conflict with Sharia principles. iii. Other forms are based on the Wadi’ah contract or other contracts that do not conflict with Sharia principles. b. Form of investment: i. Time deposits are based on Mudharabah agreements or other contracts that do not conflict with Sharia principles. ii. Savings based on Mudharabah agreements or other contracts that do not conflict with Sharia principles. iii. Other forms based on Mudharabah agreements or other contracts that do not conflict with Sharia principles. 2. Distributing financing: a. For sale and purchase transactions based on contracts, such as: i. Murabahah; ii. Istishna; iii. Salam; iv. Other contracts are based on Sharia principles. b. For profit sharing transactions based on contracts, such as: i. Mudharabah; ii. Musyarakah; iii. Other contracts are based on Sharia principles. c. Lease of movable or immovable property based on a contract including: i. Ijarah; ii. Ijarah muntaiva bittamlik; iii. Other contracts are based on Sharia principles. d. For lending and borrowing transactions based on: i. Qardh contract; ii. Other contracts are based on Sharia principles. 3. Providing services based on contract, among others: i. Wakalah; ii. Hawalah; iii. Kafalah; iv. Rahn. 4. Purchasing, selling and/or guaranteeing on their own risk third party securities issued on the basis of underlying transactions based on Sharia principles; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  51. Profil Perusahaan Company Profile 5 . Membeli surat berharga berdasarkan prinsip Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah dan/atau Bank Indonesia; 6. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga atau antar pihak ketiga berdasarkan prinsip Syariah; 7. Memindahkan uang untuk kepentingan sendiri dan/atau nasabah berdasarkan prinsip Syariah; 8. Menerima pembayaran tagihan atas surat berharga yang diterbitkan dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga berdasarkan prinsip Syariah; 9. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan suratsurat berharga berdasarkan prinsip Wadi’ah yad Amanah atau prinsip lain berdasarkan prinsip Syariah; 10. Melakukan kegiatan penitipan termasuk penatausahaannya untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak dengan prinsip Wakalah; 11. Memberi fasilitas letter of credit (L/C) berdasarkan prinsip Syariah; 12. Memberikan fasilitas garansi bank berdasarkan prinsip Syariah; 13. Melakukan kegiatan usaha kartu debet, charge card berdasarkan prinsip Syariah; 14. Melakukan kegiatan wali amanat berdasarkan akad Wakalah; dan 15. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan Bank sepanjang disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan dan mendapatkan fatwa Dewan Syariah Nasional. 5. Purchasing securities based on Sharia principles issued by the Government and/or Bank Indonesia; 6. Receiving payments from bills for securities and performing calculations with third parties or between third parties based on Sharia principles; 7. Transferring money for their own interests and/or customers based on Sharia principles; 8. Receiving bill payments for securities issued and calculating with or between third parties based on Sharia principles; Kegiatan Usaha Lain Other Scope of Business 1. Melakukan kegiatan valuta asing berdasarkan prinsip Syariah. 2. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada Bank umum Syariah atau Lembaga keuangan yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip Syariah. 3. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan Pembiayaan berdasarkan prinsip Syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya. 4. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun berdasarkan prinsip Syariah. 5. Melakukan kegiatan dalam pasar modal sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah dan ketentuan peraturan perundangan di bidang pasar modal. 6. Menyelenggarakan kegiatan atau produk bank berdasarkan prinsip Syariah dengan menggunakan sarana elektronik. 7. Menerbitkan, menawarkan, dan memperdagangkan surat berjangka pendek berdasarkan prinsip Syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar uang. 8. Menerbitkan, menawarkan, dan memperdagangkan surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip Syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar modal. 9. Menyediakan produk atau melakukan kegiatan usaha Bank umum Syariah lainnya yang berdasarkan prinsip Syariah. 1. Conducting foreign exchange activities based on Sharia principles. 2. Conducting capital participation activities in Sharia public banks or financial institutions conducting business activities based on Sharia principles. 3. Conducting temporary capital participation activities to overcome due to failure of Financing based on Sharia principles provided that they must withdraw their investments. 4. Acting as founder and manager of pension funds based on Sharia principles. 5. Doing activities in the capital market as long as it does not conflict with Sharia principles and the rules and regulations in the capital market sector. 6. Organizing bank activities or products based on Sharia principles using electronic means. 7. Publishing, offering and trading short-term letters based on Sharia principles, either directly or indirectly, through the money market. 8. Publishing, offering and trading long-term securities based on Sharia principles, either directly or indirectly, through the capital market. 9. Providing products or conducting other Sharia Commercial Bank business activities based on Sharia principles. Produk dan Layanan Products and Services Sebagai perusahaan yang berkecimpung dalam industri perbankan, Bank Muamalat Indonesia yang menjalankan usahanya berdasarkan prinsip Syariah, menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menjalankan kegiatan usaha pokok As a company engaged in the banking industry, Bank Muamalat Indonesia runs its business based on Sharia principles, performs its function as a bank by carrying out basic business activities, such as raising funds from the public and redistributing them Laporan Tahunan 2018 Annual Report 9. Providing a place to store goods and securities based on the principles of Wadi’ah yad Amanah or other principles based on Sharia principles; 10. Conduct safekeeping activities including administration for the benefit of other parties based on a contract with the principle of wakalah; 11. Providing letter of credit (L/C) facilities based on Sharia principles; 12. Providing bank guarantee facilities based on Sharia principles; 13. Conducting debit card business activities, charge cards based on Sharia principles; 14. Conducting trustee activities based on Wakalah contract; and 15. Carrying out other activities normally carried out by the Bank as long as they are approved by the Financial Services Authority and obtain the fatwa of the National Sharia Board. 51
  52. yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dalam bentuk pembiayaan . Disamping melakukan transaksi antar bank berdasar Prinsip Syariah, Bank juga melakukan transaksi pembayaran dan perdagangan nasional dan internasional, yang mencakup jasa kiriman uang, inkaso/ collection, transaksi valuta asing, dan pembiayaan eksporimpor dalam bentuk letter of credit (L/C) yang memberikan pendapatan imbal jasa/komisi kepada Bank. in the form of financing. In addition to carrying out interbank transactions based on Sharia Principles, the Company also conducting payment transactions and national and international trade, which includes remittance services, collection, foreign exchange transactions and export-import financing in the form of letters of credit (L/C) provide fee income/commission to the Bank. Produk Penghimpunan Dana Fund Collection Products Produk penghimpunan dana Bank adalah sebagai berikut: a. Tabungan iB Hijrah Tabungan dalam mata uang Rupiah yang dapat digunakan untuk beragam jenis transaksi, memberikan akses yang mudah, serta manfaat yang luas. Tabungan iB Hijrah kini hadir dengan dua pilihan kartu ATM/ Debit yaitu: Kartu Shar-E Reguler, Shar-E Gold, dan Shar-E ihram. b. Tabungan iB Hijrah Valas Tabungan dalam denominasi valuta asing US Dollar (USD) dan Singapore Dollar (SGD) bertujuan untuk melayani kebutuhan transaksi dan investasi yang lebih beragam. c. Tabungan iB Hijrah Haji Tabungan haji dan umrah dalam mata uang Rupiah dan valuta asing US Dollar yang dikhususkan bagi Nasabah masyarakat muslim Indonesia yang berencana menunaikan ibadah Haji dan Umrah. d. Tabungan iB Hijrah Rencana Tabungan iB Hijrah Rencana merupakan tabungan berjangka dalam mata uang Rupiah, memiliki setoran rutin bulanan dan tidak bisa ditarik sebelum jangka waktu berakhir kecuali penutupan rekening serta pencairan dana hanya bisa dilakukan ke rekening sumber dana. Tabungan iB Muamalat Rencana dapat membantu mewujudkan berbagai rencana Nasabah di masa yang akan datang. e. TabunganKu iB Tabungan syariah dalam mata uang Rupiah yang sangat terjangkau bagi Nasabah dari semua kalangan Masyarakat. f. Tabungan iB Hijrah Prima Tabungan iB Muamalat Prima merupakan tabungan yang didesain bagi Nasabah yang ingin mendapatkan bagi hasil maksimal dan kebebasan bertransaksi. g. Tabungan iB Hijrah Bisnis Tabungan iB Hijrah Bisnis adalah produk tabungan yang digunakan untuk mengakomodir kebutuhan bisnis nasabah Non-Individu dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi yang didukung oleh fasilitas Cash Management System. h. Deposito iB Hijrah Deposito syariah dalam mata uang Rupiah dan US Dollar yang fleksibel dan memberikan hasil investasi yang optimal bagi Nasabah. Deposito Mudharabah diperuntukan bagi Nasabah perorangan dan institusi yang memiliki legalitas badan. i. Giro iB Hijrah Attijary Giro syariah dengan akad Wadiah dalam mata uang Rupiah dan US Dollar yang memudahkan semua jenis 52 The Company’s fund collection products are as follows: a. IB Hijrah Savings Savings in Rupiah that can be used for various types of transaction provide easy access, and broad benefits. IB Hijrah Savings now comes with two choices of ATM/ Debit cards namely: the Shar-E Card Regular, Shar-E Gold, and Shar-E Ihram. b. Hijrah Valas iB Savings Savings denominated in foreign currencies US Dollar (USD) and Singapore Dollar (SGD) aim to serve the needs of more diverse transactions and investments. c. IB Savings Hajj Savings Hajj and Umrah savings in Rupiah and US Dollar foreign currencies are reserved for Customers of the Indonesian Moslem community who plan to perform Hajj and Umrah services. d. IB Hijrah Savings Plan IB Hijrah Savings Plan is a time deposit in Rupiah, has a monthly routine deposit and cannot be withdrawn before the expiration period unless the account closure and disbursement of funds can only be made to the fund source account. The Muamalat iB Savings Plan can help realize various Customer plans in the future. e. TabunganKu iB Islamic savings in Rupiah are very affordable for customers from all walks of life. f. IB Hijrah Prima Savings Muamalat Prima iB Savings is a savings designed for customers who want to get maximum profit sharing and freedom of transaction. g. IB Savings Business Move IB Savings Business migration is a savings product that is used to accommodate the business needs of NonIndividual customers by providing convenience and convenience in transactions supported by the Cash Management System facility. h. IB Hijrah deposit Islamic deposits in Rupiah and US Dollar are flexible and provide optimal investment results for the Customer. Mudharabah deposits are intended for individual customers and institutions that have legal entities. i. IB Hijrah Attijary A Sharia-based current account with Wadiah contract in Rupiah and US Dollar currency which facilitates all PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  53. Profil Perusahaan Company Profile kebutuhan transaksi bisnis maupun transaksi keuangan personal Nasabah . Giro ini diperuntukan bagi Nasabah perorangan dan intitusi yang memiliki legalitas badan. j. Giro iB Hijrah Ultima Giro syariah dengan akad Mudharabah dalam mata uang Rupiah dan US Dollar yang memudahkan semua jenis kebutuhan transaksi bisnis maupun transaksi keuangan personal Nasabah. Giro ini diperuntukan bagi Nasabah perorangan dan intitusi yang memiliki legalitas badan. k. Dana Pensiun Muamalat DPLK Muamalat dapat diikuti oleh Nasabah yang berusia minimal 18 tahun, atau sudah menikah, dengan pilihan usia pensiun dan iuran pensiun yang terjangkau, yaitu minimal Rp20.000 (dua puluh ribu Rupiah) per bulan dan pembayarannya dapat didebet secara otomatis dari rekening Bank Muamalat Indonesia atau dapat ditransfer dari bank lain. Produk Pembiayaan types of business transaction needs and Customer’s personal financial transactions. This current account is intended for individual and institutional clients which are legal entities. j. IB Hijrah Ultima Current Account A Sharia-based current account with Mudharabah agreement in Rupiah and US Dollar currency which facilitates all types of business transaction needs and Customer’s personal financial transactions. This current account is intended for individual and institutional clients who have legal entities. k. Muamalat Pension Fund The Muamalat Pension Fund can be followed by Customers who are at least 18 years old, or already married, with a choice of retirement age and affordable pension contributions, which is a minimum of Rp20,000 (twenty thousand Rupiah) per month and the payment can be debited automatically from the Bank Muamalat Indonesia account or can be transferred from another bank. Financing Products Dana yang dihimpun oleh Bank sebagian besar disalurkan dalam bentuk pembiayaan, baik untuk usaha produktif maupun untuk keperluan konsumtif. Bank juga melakukan penempatan dana bekerjasama dengan mitra strategis dengan melakukan pembiayaan chanelling maupun executing melalui Lembaga Keuangan Mikro Kecil yaitu, BMT (Baitul Maal Wa-Tamwil), Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dan perusahaan pembiayaan. Untuk menjaga posisi likuiditas jangka pendek, Bank juga melakukan penempatan dana pada bank lain serta pembelian suratsurat berharga berdasarkan Prinsip Syariah. Bank juga meningkatkan intensitas pembiayaan yang ditujukan pada pasar yang selama ini mempunyai kinerja pembiayaan yang baik dengan mengalokasikan porsi yang lebih besar kepada UMKM dalam realisasi portfolio pembiayaan. Most of the funds collected by the Company are channeled in the form of financing, both for productive businesses and for consumptive purposes. The Company also conducts fund placements in collaboration with strategic partners by conducting channel financing and executing through Small Microfinance Institutions such as, BMT (Baitul Maal WaTamwil), Syariah Rural Banks (BPRS) and finance companies. To maintain a short-term liquidity position, the Company also places funds in other banks and purchases securities based on Sharia Principles. The Company also increases the intensity of financing aimed at the market, which so far has good financing performance by allocating a larger portion to MSMEs in the realization of the financing portfolio. Produk pembiayaan yang disalurkan oleh Bank adalah sebagai berikut: The financing products distributed by the Company are as follows: a. KPR iB Muamalat KPR iB Muamalat adalah pembiayaan yang akan membantu Nasabah untuk memiliki rumah tinggal/ apartemen baru (indent/ready stock) maupun secondary. Pembiayaan ini juga dapat digunakan untuk pengalihan take over KPR dari bank lain, pembangunan, dan renovasi rumah tinggal. Diperuntukan bagi perorangan (WNI) cakap hukum yang berusia minimal 21 tahun atau maksimal 55 tahun untuk karyawan, dan 60 tahun untuk wiraswasta atau profesional pada saat jatuh tempo pembiayaan. a. KPR iB Muamalat KPR iB Muamalat, or iB Muamalat house mortgage is a financing facility to help customers purchase a new landed house/apartment unit (indent/ready stock) or a secondary landed house/apartment unit. This financing scheme is also available for mortgage take over from another bank, house construction, and home renovation. The product is designed for legalconscious Indonesian citizen with minimum age 21 years old and maximum age of 55 years old for employees, and 60 years old for entrepreneurs or professionals at the time of the maturity date. b. iB Muamalat Multiguna A Financing facility to meet the needs of customers in purchasing halal goods (other than land, buildings, cars and gold) and leasing services that are permitted by sharia such as Umrah, holiday, and others. b. iB Muamalat Multiguna Pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan Nasabah dalam pembelian barang halal (selain tanah, bangunan, mobil dan emas) serta sewa jasa yang dibolehkan secara syariah seperti Umrah, wisata dan lainnya. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 53
  54. c . d. e. f. g. h. i. j. k. l. m. 54 iB Muamalat Koperasi Karyawan Pembiayaan yang diberikan kepada koperasi karyawan untuk disalurkan kepada para anggotanya (karyawan BUMN/PNS/swasta) dengan tujuan pembelian barang halal. Diperuntukan bagi para anggota koperasi karyawan dan diajukan secara berkelompok. iB Muamalat Pensiun Pembiayaan yang diberikan kepada para pensiunanPNS/ TNI/ Polri/BUMN/BUMD/Swasta untuk pembelian barang konsumtif yang halal (termasuk rumah tinggal dan kendaraan bermotor) atau sewa jasa halal (seperti keperluan pendidikan anak, Umrah, wisata, dan lainnya) dengan ketentuan pembayaran manfaat pensiun wajib dialihkan melalui Bank Muamalat Indonesia. Pembiayaan Autoloan (Via Multifinance) Pembiayaan yang diberikan kepada end user dengan tujuan pembelian kendaraan bermotor (mobil dan motor) melalui perusahaan multifinance yang bekerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia. iB Modal Kerja Reguler Pembiayaan jangka pendek yang diperuntukkan bagi Nasabah Perorangan atau Badan Usaha untuk memenuhi kebutuhan Modal Kerja Asset Lancar. iB Modal Kerja Proyek Pembiayaan produktif yang diperuntukkan bagi Nasabah untuk memenuhi kebutuhan Modal Kerja Proyek atas pembangunan, pemeliharan, atau pengadaan. dll. iB Modal Kerja Konstruksi Developer Pembiayaan modal kerja khusus bagi Developer guna pembangunan property residensial/non residensial, sarana & prasarana perumahan, dll. iB Modal Kerja Lembaga Keuangan Syariah Pembiayaan yang diberikan bagi Lembaga Keuangan Syariah (seperti BPRS, Modal Ventura, KopSyah.) untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang akan disalurkan kembali ke enduser dengan pola executing. iB Investasi Reguler Pembiayaan jangka panjang yang disediakan dalam rangka pemenuhan pembelian asset tetap, pembelian mesin produksi, atau investasi lainnya selain properti dalam rangka peremajaan, perluasan, peningkatan kapasitas usaha, dan/atau pendirian unit usaha baru (business expansion). iB Properti Bisnis Pembiayaan yang disediakan kepada nasabah untuk memenuhi kebutuhan akan pembelian Properti Bisnis sebagai investasi ataupun untuk peremajaan/renovasi dan pembangunan properti bisnis baru diatas lahan milik nasabah. iB Muamalat Usaha Mikro Pembiayaan dalam bentuk modal kerja dan investasi yang diberikan kepada pengusaha mikro baik untuk perorangan maupun badan usaha non hukum. iB Rekening Koran Muamalat Pembiayaan jangka pendek untuk modal kerja yang bersifat fluktuatif dengan perputaran transaksi yang cepat dengan penarikan dana yang dapat dilakukan sesuai kebutuhan melalui Cek atau Bilyet Giro. c. iB Muamalat Koperasi Karyawan A financing facility for employee cooperative to channel to the members of the cooperative (SOE employees/ civil servants/private employees) for a purchase of halal products. The financing facility is for the members of a cooperative with the proposal submitted as a collective. d. iB Muamalat Pensiun A financing facility for retired civil servants/soldiers/ police officers/ SOE and Region-owned Enterprise employees/ private employees for a purchase of halal consumptive goods (including home and motor vehicles) or halal rental services (such as for children education, Umrah, holiday, and others). The provisions include the payment of the pension benefit must be transferred via Bank Muamalat Indonesia. e. Pembiayaan Autoloan (Via Multifinance) Financing provided to end users with the aim of purchasing motorized vehicles (cars and motorbikes) through multi-finance companies in collaboration with Bank Muamalat Indonesia. f. iB Modal Kerja Reguler Short-term financing intended for Individual Customers or Business Entities to fullfill Current Asset Working Capital needs. g. iB Modal Kerja Proyek Productive financing that is intended for Customers to fulfill Project Working Capital needs for construction, maintenance or procurement, etc. h. iB Modal Kerja Konstruksi Developer Special working capital financing for developers to build residential / non-residential property, housing facilities, infrastructure, etc. i. iB Modal Kerja Lembaga Keuangan Syariah Financing facilities to be given to Islamic Financial Institutions (such as BPRS, venture company, KopSyah.) to fulfill working capital needs that will be channeled back to the end-users with a financing executing model. j. iB Investasi Reguler Long-term financing of which is provided in the context of fulfilling fixed asset purchases, purchasing machinery, or other   non-property investments in the context of rejuvenation, expansion, increasing business capacity, and / or the establishment of new business units (business expansion). k. iB Properti Bisnis Financing is provided for customers to fulfill the need to purchase Business Property as an investment or for renovation and construction of new business properties on the customer’s land. l. iB Muamalat Usaha Mikro Financing in the form of working capital and investment provided to micro entrepreneurs both for individuals and non-legal business entities. m. iB Rekening Koran Muamalat Short-term financing for fluctuating working capital with fast transaction turnover with withdrawals of funds that can be done as needed through checks or bilyet giro. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  55. Profil Perusahaan Company Profile Layanan Services 1 . 1. International Banking (Remittance) Perbankan Internasional (Remittance) a. Kas Kilat Adalah layanan yang diberikan Bank kepada nasabah Masyarakat lainnya, untuk menerima kiriman uang, baik tunai maupun non-tunai khususnya dari WNI yang bermukim di luar negeri (Tenaga Kerja Indonesia atau Ekspatriat). b. Incoming Muamalat Remittance iB Adalah kiriman uang masuk dalam denominasi valuta asing yang ditujukan kepada penerima, baik untuk diterima tunai ataupun dikreditkan ke rekening penerima yang merupakan nasabah Bank. c. Outgoing Muamalat Remittance iB Adalah kiriman uang keluar dalam denominasi valuta asing yang ditujukan kepada penerima, baik untuk diterima tunai ataupun dikreditkan ke rekening penerima pada bank lain, baik di dalam maupun di luar negeri, sesuai dengan instruksi pengirim melalui Bank. Trade Finance Produk dan layanan Trade Finance adalah sebagai berikut: a. Ekspor Produk dan layanan transaksi ekspor yang diberikan kepada Nasabah/eksportir Bank meliputi: i. Advising L/C Layanan yang diberikan Bank untuk meneruskan/ menyampaikan L/C kepada Beneficiary yang tercantum dalam L/C baik secara langsung maupun melalui second (2nd) Advising Bank. ii. Outward Bills Layanan yang diberikan Bank untuk menangani dokumen L/C Ekspor berupa: pengujian dokumen L/C Ekspor, Pengiriman dokumen kepada Issuing Bank atau Pihak yang ditunjuk, Penerimaan pembayaran hasil ekspor dan kegiatan lainnya yang masih terkait dengan penanganan dokumen L/C Ekspor. iii. Negotiation Dana talangan yang diberikan oleh Bank kepada Beneficiary atas Presentasi dokumen L/C Ekspor (Post Shipment Financing). Negosiasi dapat dilakukan baik menggunakan fasilitas ataupun tanpa fasilitas Nasabah. iv. L/C Transfer Layanan yang diberikan oleh Bank untuk menerbitkan L/C Transfer berdasarkan L/C yang diterima oleh Bank dari Issuing Bank. Laporan Tahunan 2018 Annual Report a. Flash Cash A service provided by the Bank to customers/other communities, to receive money transfers, both cash and non-cash, especially from Indonesian citizens living abroad (Indonesian Workers or Expatriates). b. Incoming Muamalat Remittance iB An incoming money transfers that are denominated in foreign currencies addressed to the recipient, either to be received in cash or credited to the recipient’s account which is a Bank customer. c. Outgoing Muamalat Remittance iB An outgoing money transfer service in the denomination of foreign currencies intended for recipients, either to be received in cash or credited to the recipient’s account at another bank, either in Indonesia or abroad, in accordance with the instructions of the sender through the Bank. Trade Finance Trade Finance products and services are as follows: a. Export Export transaction products and services provided to Bank Customers/exporters are as follows: i. Advising L/C Services provided by the Bank to forward/submit L/C to Beneficiaries listed in L/C either directly or through the second (2nd) Advising Bank. ii. Outward Bills Services provided by the Bank to handle Export L/C documents in the form of: Examine of Export L/C documents, Delivery of documents to Issuing Bank or Nominated Parties, Receipt of payment of export proceeds and other activities that are still related to handling Export L/C documents. iii. Negotiation Advanced credit provided by the Bank to the Beneficiary for the presentation of the Export L/C document (Post Shipment Financing). Negotiations can be done using either facilities or without Customer facilities. iv. Transfer L/C Services provided by the Bank to issue L/C Transfers based on L/C received by the Bank from the Issuing Bank. 55
  56. b . Impor Produk dan layanan transaksi impor yang diberikan kepada Nasabah/Importir Bank meliputi: i. Letter of Credit (L/C) Bank Muamalat Indonesia memiliki layanan penerbitan L/C yaitu penerbitan pernyataan oleh Bank atas permintaan Nasabah untuk keuntungan pihak lain (Beneficiary), yang oleh karenanya Bank mengikatkan diri untuk membayar kepada Beneficiary apabila Beneficiary dapat memenuhi permintaan/persyaratan yang dinyatakan dalam L/C tersebut. Terdapat beberapa macam L/C berdasarkan jangka waktu pembayarannya yaitu: 56 b. Import Import transaction products and services provided to Bank Customers/Importers include: i. Letter of Credit (L/C) Bank Muamalat Indonesia has an L/C publishing service, namely the issuance of a statement by the Bank at the Customer’s request for the benefit of another party (Beneficiary), which is why the Bank binds itself to pay to the Beneficiary if the Beneficiary can fulfill the request/requirements stated in the L/C. There are several types of L/C based on the payment period, namely: ūū Sight L/C L/C yang mewajibkan Issuing Bank untuk melaksanakan pembayaran kepada Beneficiary, segera setelah dokumen-dokumen yang disediakan Beneficiary telah memenuhi syaratsyarat sebagaimana dinyatakan dalam LC. ūū Usance L/C L/C di mana pada saat dokumen-dokumen yang disediakan Beneficiary telah memenuhi syaratsyarat sebagaimana dinyatakan dalam L/C, Issuing Bank berkewajiban untuk memberikan akseptasi draft yang menyatakan bahwa Issuing Bank akan membayar kepada Beneficiary dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang. ūū Usance Payable at Sight (UPAS) L/C L/C yang mewajibkan Issuing Bank untuk melaksanakan pembayaran kepada Beneficiary segera setelah dokumen-dokumen yang disediakan Beneficiary telah memenuhi syaratsyarat sebagaimana dinyatakan dalam L/C. Di sisi lain Applicant akan melakukan pembayaran kepada Issuing Bank dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang. ūū Usance Payable at Usance (UPAU) L/C Usance L/C di mana Issuing Bank akan melakukan pembayaran kepada Beneficiary atas Draft (tagihan) yang sudah diterima sesuai akseptasi Bank kepada Beneficiary. Di sisi lain, Applicant akan melakukan pembayaran kepada Issuing Bank dalam jangka waktu tertentu yang akan datang yang sudah disepakati. ūū Sight L/C L/C that requires the Issuing Bank to carry out payments to the Beneficiary, as soon as the documents provided by the Beneficiary have fulfilled the conditions stated in the L/C. ii. Surat Berdokumen dalam Negeri (SKBDN) Pada dasarnya produk dan layanan yang disediakan untuk eksportir dan importir, dapat juga digunakan untuk mendukung perdagangan dalam negeri. Yang membedakannya adalah acuan best practice yang digunakan, di mana transaksi ekspor/impor menggunakan standar internasional yang diatur dalam UCP DC (Uniform Custom Practice on Documentary Collection), sementara untuk transaksi dalam negeri mengikuti Peraturan Bank Indonesia. Oleh karena itu SKBDN lazim juga disebut sebagai L/C Lokal. ii. Surat Berdokumen dalam Negeri (SKBDN) Basically the products and services provided for exporters and importers can also be used to support domestic trade. What distinguishes it is the best practice reference used, where export/ import transactions use international standards regulated in the UCP DC (Uniform Custom Practice on Documentary Collection), while for domestic transactions follow Bank Indonesia Regulations. Therefore SKBDN is also commonly referred to as Local L/C. ūū Usance L/C L/C where when the documents provided by the Beneficiary have fulfilled the conditions stated in the L/C, the Issuing Bank is obliged to accept a draft stating that the Issuing Bank will pay the Beneficiary within a certain period of time in the future. ūū Usance Payable at Sight (UPAS) L/C L/C which requires the Issuing Bank to carry out payments to the Beneficiary as soon as the documents provided by the Beneficiary have fulfilled the conditions stated in the L/C. On the other hand the Applicant will make a payment to Issuing Bank for a certain period of time in the future. ūū Usance Payable at Usance (UPAU) L/C Usance L/C where Issuing Bank will make a payment to the Beneficiary for the Draft (bill) that has been received according to the Bank’s acceptance to the Beneficiary. On the other hand, the Applicant will make a payment to Issuing Bank within a certain period of time that has been agreed upon. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  57. Profil Perusahaan Company Profile iii . Bank Garansi Bank Garansi adalah penerbitan pernyataan oleh Bank atas permintaan nasabah (pihak terjamin) untuk menjamin kewajiban nasabah karena ketidakmampuan nasabah untuk menjalankan kewajibannya dengan baik (wanprestasi) kepada pihak yang menerima jaminan berdasarkan suatu perjanjian yang telah dibuat antara nasabah dengan pihak yang menerima jaminan. Bank Garansi yang dapat diterbitkan oleh Bank Muamalat Indonesia antara lain: • • • • • • • • Bid Bond (Jaminan Penawaran) Performance Bond(Jaminan Pelaksanaan) Advance Payment Bond (Jaminan Uang Muka Retention Bond (Jaminan Pemeliharaan) Payment Bond (Jaminan Pembayaran) Custom Bond Shipping Guarantee Counter Guarantee iii. Bank Guarantee Bank Guarantee is the issuance of a statement by the Bank at the request of the customer (guaranteed party) to guarantee the obligations of the customer because of the inability of the customer to carry out his obligations properly (default) to the party receiving a guarantee based on an agreement made between the customer and the party receiving the guarantee. Bank Guarantees that can be issued by Bank Muamalat Indonesia include: • • • • • • • • Bid Bond Performance Bond Advance Payment Bond Retention Bond Payment Bond Custom Bond Shipping Guarantee Counter Guarantee iv. Klaim Bank Garansi Adalah layanan yang diberikan oleh Bank atas permintaan beneficiary untuk melakukan penagihan kepada Issuing Bank ketika applicant tidak dapat menjalankan kewajibannya dengan baik (wanprestasi) kepada pihak beneficiary. iv. Bank Guarantee Claims A service provided by the Bank at the request of the beneficiary to collect from Issuing Bank when the applicant cannot carry out his obligations properly (default) to the beneficiary. v. Standby L/C Standby L/C adalah merupakan suatu bentuk penjaminan dari Bank Penerbit Standby L/C kepada Beneficiary terhadap kemungkinan terjadinya wanprestasi/default atas diri applicant (pihak yang dijamin/pemohon Standby L/C). v. Standby L/C Standby L/C is a form of guarantee from the Standby Issuing Bank L/C to the Beneficiary of the possibility of default/default on the applicant (guaranteed party/applicant for Standby L/C). vi. Deposito Plus Adalah program pemasaran deposito yang dikombinasikan dengan SKBDN. Melalui program ini, nasabah yang menempatkan deposito di Bank, akan dimungkinkan untuk memiliki kendaraan secara langsung. vi. Deposit Plus A deposit account marketing program combined with SKBDN. Through this program, customers who place deposits at the Bank, it will be possible to have a vehicle directly. vii. LC Murabahah LC Murabahah adalah fasilitas pembiayaan modal kerja yang diberikan kepada debitur importir untuk pembayaran atau pelunasan L/C atau SKBDN baik Sight (atas unjuk) maupun Usance (berjangka) yang diterbitkan melalui Bank Muamalat Indonesia. vii. LC Murabahah LC Murabahah is a working capital financing facility granted to importer debtors for the payment of L/C or SKBDN, both Sight and Usance (futures) issued through BMI. viii. Buyer Financing Adalah pembiayaan jangka pendek yang diberikan oleh Bank dalam rangka menjaga kemampuan Nasabah dalam pembelian bahan baku/barang dagangan secara tepat waktu kepada supplier/ penjual sehingga kredibilitas nasabah di mata supplier/penjual terjaga. viii. Buyer Financing A short-term financing provided by the Bank in order to maintain the ability of the Customer to purchase raw materials/merchandise in a timely manner to the supplier/seller so that the customer’s credibility in the eyes of the supplier/seller is maintained. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 57
  58. ix . AR Financing Adalah suatu produk pembiayaan jangka pendek dengan pemberian dana talangan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja berdasarkan piutang usaha perusahaan dari transaksi perdagangan atau penjualan barang dan jasa. ix. AR Financing A short-term financing product by providing advanced funds to meet working capital requirements based on the company’s business receivables from trade transactions or sales of goods and services. x. Value Chain Financing Pembiayaan kepada Nasabah melalui pembiayaan vendor maupun distributor. x. Value Chain Financing Financing to Customers through vendor and distributor financing schemes. skema Layanan 24 Jam a. ATM Muamalat ATM Muamalat dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memudahkan anda melakukan info saldo, cetak 5 transaksi terakhir, pembayaran tagihan, pembelian pulsa isi ulang, pembelian tiket, pembayaran premi asuransi, transfer antar bank, pembayaran uang sekolah dan pembayaran ZIS. b. Muamalat Mobile Muamalat Mobile adalah aplikasi yang meliputi lokasi ATM/Cabang, Info Produk, Call Center 1 500 016, Bahasa, Kiblat, Jadwal Sholat dan Aplikasi haji dan Umroh. Mobile Banking Muamalat menawarkan kemudahan dalam bertransaksi secara real time, aman dan praktis menggunakan perangkat Smartphone  Nasabah melalui koneksi Internet (Android, IOS, Blackberry, dan Windows Phone) dengan fitur yang bisa diakses adalah pemindahbukuan, transfer antar Bank, cek saldo, pembayaran Tagihan, pembelian serta IO Transaksi terakhir dan Mutasi Rekening. Untuk dapat menggunakan layanan Mobile Banking, nasabah hanya perlu mengunduh aplikasi Mobile Banking Muamalat dari application store dengan kata kunci “Muamalat Mobile” dan melakukan registrasi dan aktivasi di ATM/ Cabang terdekat. c. Internet Banking Muamalat Layanan ini bertujuan untuk memudahkan Nasabah Ritel (Individu) dalam melakukan transaksi finansial seperti pemindahbukuan, transfer antar bank, pembayaran tagihan  dan pembelian pulsa serta transaksi non finansial seperti cek saldo, 5 transaksi terakhir dan cek mutasi. Melalui fitur transaksi Debit Online di Internet Banking Muamalat, Nasabah dapat berbelanja di mitra merchant-merchant Bank Muamalat Indonesia secara lebih mudah, praktis dan aman. d. Cash Management System Layanan ini lebih berkonsentrasi pada nasabah korporat. Dalam layanan ini, Bank Muamalat Indonesia menyelenggarakan penerimaan/koleksi pemasukan dana (collection), pembayaran/pengeluaran dana (disbursement) serta mengelola likuiditas perusahaan. 58 24-Hour Service a. Muamalat ATM Muamalat ATM has various features to make it easier for you to do checking balance, printing the last 5 transactions, bill payment, top up prepaid phone credit, insurance premium payments, interbank transfers, school fee payment and ZIS payments. b. Muamalat Mobile Muamalat Mobile is an application that includes the location of ATMs/Branches, Product Info, Call Center 1 500 016, Languages, Qibla, Prayer Schedules and Applications for Hajj and Umrah. Muamalat Mobile Banking offers convenience in transacting in real time, safely and practically using a customer’s Smartphone device via an Internet connection (Android, IOS, Blackberry, and Windows Phone) with accessible features such as transfers, bank transfers, balance checks, bill payments, purchase and the latest IO Transaction and Account Mutation. To be able to use the Mobile Banking service, customers only need to download the Muamalat Mobile Banking application from the application store with the keyword “Muamalat Mobile” and register and activate at the nearest ATM/Branch. c. Muamalat Internet Banking This service aims to facilitate Retail Customers (Individuals) in conducting financial transactions such as book-entry, inter-bank transfers, bill payments and credit purchases as well as non-financial transactions such as check balances, the last 5 transactions and check mutations. Through the Debit Online transaction feature on Muamalat Internet Banking, Customers can shop at Bank Muamalat Indonesia merchant partners more easily, practically and safely. d. Cash Management System This service concentrates more on corporate customers. In this service, Bank Muamalat Indonesia organizes receipts/collection of funds (collection), payment/ disbursement and managing company liquidity. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  59. Profil Perusahaan Company Profile e . SalaMuamalat Merupakan layanan Phone Banking 24 jam melalui telepon 1500016/(021) 1500016 (jika dihubungi melalui telepon seluler) yang memberikan kemudahan kepada Nasabah setiap saat dan di manapun nasabah berada untuk memperoleh informasi mengenai produk, saldo dan informasi transaksi, transfer antar rekening Bank Muamalat Indonesia hingga maksimal Rp50.000.000 (lima puluh juta Rupiah) serta pembayaran ZIS. Laporan Tahunan 2018 Annual Report e. SalaMuamalat It is a 24-hour Phone Banking service via telephone 1500016/(021) 1500016 (if contacted via cellular telephone) that provides convenience to the Customer at any time and wherever the customer is located to obtain information about products, balance and transaction information, transfers between Bank Muamalat Indonesia accounts up to a maximum of Rp50,000,000 (fifty million Rupiah) and ZIS payments. 59
  60. Wilayah Operasi Operation Areas Nanggroe Aceh Darussalam East Kalimantan Kuala Lumpur North Sumatera West Kalimantan Riau ISL Riau Jambi Sumatera Kalimantan West Sumatera South Sumatera Central Kalimantan DKI Jakarta Bengkulu Central Java South Kalimantan West Nusa Tenggara Jawa Lampung Banten West Java D .I. Yogyakarta Dalam Negeri Domestic Jaringan Operasi Network Operation Dalam Negeri Domestic Jaringan Operasi Network Operation Sumatera 49 Jawa Timur, Bali, & Nusa Tenggara 35 Banten 14 Kalimantan 18 Jakarta 41 Sulawesi 25 Jawa Barat 48 Papua & Maluku 11 Jawa Tengah & DIY 34 60 Luar Negeri Foreign Kuala Lumpur East Java Bali Jaringan/Jumlah Kantor Cabang Network/ Number of branch Offices 1 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  61. Profil Perusahaan Company Profile North Sulawesi North Maluku Gorontalo West Papua Sulawesi Central Sulawesi Papua Maluku Papua South Sulawesi South East Sulawesi East Nusa Tenggara Jenis Kantor Kantor Pusat Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu Kantor Kas Kantor Luar Negeri Jumlah Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2018 2017 1 Offices 2016 1 1 Head Office 83 83 83 Branch Offices 150 152 202 Sub Branch Offices 43 43 78 Cash Offices 1 1 1 Overseas Office 276 278 363 Total 61
  62. Struktur Organisasi Organization Structure Achmad K . Permana President Director Andri Donny Hery Syafril Riksa Prakoso Awaldi Compliance Director Finance Director Chief Human Capital Officer Operation Director Tindomora Siregar Dyah Ekowati Tugiantoro M. Ade Kurniawan Head of Internal Audit Head of Compliance Head of Accounting & Tax Head of HC Strategy Moch. Darmawan Muhammad Ilham Indu Dewi Head of Corporate Legal Head of Financial Control Denny Riyanto Head of Special Asset Management Vacant Head of Corporate Strategy & Planning Hayunaji Head of Corporate Affairs* Sulistyowati Pelaksana Tugas DPLK DPLK Muamalat Teten Kustiawan Head of Baitulmaal Muamalat Baitulmaal Muamalat Wita Hanayori Head of HC Services Head of Retail Banking Operation Wisaksana Djawi Anton Hendrianto M. Harris Head of Business Finance & Intelligence Head of Learning & Talent Management Head of Corporate Banking Operation Afrid Wibisono Vino Y. Lamantu Marjuki Head of HCBP Business Function Head of Information Technology Direktur Utama Al Ijarah Indonesia Finance Esti Budiarti Novi Wardi Head of HCBP Operation & Support Function Head of Operation Control Wenda R. Nabiel Syahrial Nawawi Excecutive Director Muamalat Institute 62 Setiawan Sabri Head of Operation Strategy & Service Quality Head of Corp. Real Estate & Procurement PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  63. Profil Perusahaan Company Profile Berikut struktur organisasi Bank per 31 Desember 2018 sesuai SK No . 021/B/DIR-KPTS/ VIII/2018 tanggal 20 Agustus 2018 tentang Penyempurnaan Struktur Organisasi PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. The following is the Company’s organizational structure as of December 31, 2018 according to Decree No. 021/B/DIR-KPTS/VIII/2018 dated 20 August 2018 concerning the Improvement of the Organizational Structure of PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. Avianto Irvan Yulian Noor Purnomo B. Soetadi Chief Risk Officer Chief Corporate Banking Officer Retail Banking Director Susantyo Irawan Irlan Purnama Vacant Vinny Rika Anwar Wang Wardhana Head of Risk Underwriting Head of Transactional Banking Head of Global Market Head of Retail Banking Product Head of Wealth Management & E-Business Affiatty Sofia Mantini Resnumurti Wibisono Lily Liana Supriati N. Pernamawati Aznovri Kurniawan Head of Retail Risk Underwriting Head of Corp. Financing Linkage & Syndication Head of Corporate Banking Head of Marketing Comm. & Priority Segmentation Head of Retail Banking Strategy Setiabudi Head of SAM Risk Underwriting Catur Andayani Yudhiarto A. Head of Corporate Banking Strategy, Product and Support Takaful Insurance Head of Enterprise Risk Underwriting PT Asuransi Tafakul Umum Agus A. Amir Ari Purnomo Head of Islamic Enterprise & Alliances Head of Distribution & Network Dicky Zakiudin Head of Retail Collection Management PT Asuransi Tafakul Keluarga Edian Fahmy PT Asuransi Tafakul Keluarga Head of Operational Risk Management *Merangkap Fungsi sebagai Corporate Secretary. *Also act as Corporate Secretary. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 63
  64. Visi , Misi dan Nilai-Nilai Muamalat Vision, Mission and Muamalat Values Visi Vision Menjadi Bank Syariah Terbaik dan Termasuk dalam 10 Besar Bank di Indonesia dengan Eksistensi yang Diakui Tingkat Regional. To be the Best Islamic Bank and One of the Top 10 Banks in Indonesia with Strong Regional Presence. Misi Mission Membangun lembaga keuangan Syariah yang unggul dan berkesinambungan dengan penekanan pada semangat kewirausahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, keunggulan sumber daya manusia yang Islami dan profesional serta orientasi investasi yang inovatif untuk memaksimalkan nilai kepada seluruh pemangku kepentingan. To develop an excellent and sustainable Islamic financial institution with emphasis on entrepreneurial spirit based on the prudent principle and excellent and professional human resources with strong adherence to Islamic values, and oriented towards innovative investment to optimize values which benefit all stakeholders. Persetujuan Manajemen atas Visi dan Misi Bank Approval of the Management of the Bank’s Vision and Mission Visi, Misi & Nilai Bank telah mendapatkan dukungan dan persetujuan bersama dari Dewan Komisaris dan Direksi, berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 238/DIR/ KPTS/V/2016. The Bank’s vision and mission and corporate values were mutually approved by the Board of Commissioners and the Board of Directors based on BOD Decision Letter No. 238/DIR/KPTS/V/2016. Nilai-Nilai Muamalat Muamalat Values Nilai-nilai Bank Muamalat Indonesia sebagai cara kerja yang harus dilaksanakan oleh seluruh karyawan Muamalat diyakini mampu mengantarkan Bank Muamalat Indonesia mencapai visi misinya. Nilai Utama Bank Muamalat Indonesia adalah Islami – Modern – Profesional, yang kemudian diturunkan menjadi 5 Perilaku Utama dimana nilai Islami diturunkan menjadi Integritas, nilai Modern diturunkan menjadi Terbuka dan Tanggap, serta nilai Profesional diturunkan menjadi Kompeten dan Prima. Ke 5 perilaku utama tersebut untuk selanjutnya diturunkan masing-masing memiliki 7 indikator perilaku dan 11 Do’s and Dont’s sebagai panduan karyawan dalam penerapan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan kerja sehari-hari. The values of ​​ Bank Muamalat Indonesia as a way of working that should be implemented by all employees is believed to be capable of delivering Muamalat Bank Muamalat Indonesia achieve the vision and mission. The Core values of Bank Muamalat Indonesia are Islami – Modern – Professional. These Core values are expanded into five main behaviours. Islami value translates into Integrity, Modern value translates into Openness and Responsiveness, and Professional value translates into Competence and Excellence. Each of these five main behaviours becomes the basis for seven behaviours indicators and 11 Do’s and Don’ts which employees use as the guideline in performing their daily tasks. 64 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  65. M COMPETENT and responsible for duties and obligations think positive and OPEN to change N process oriented and service Excellent RESPONSIVE and innovative in providing solutions ER PROFES L A N OD IO Profil Perusahaan Company Profile maintain INTEGRITY in every activity according to Islamic teachings , ethics and applicable rules ISLAMI Muamalat IDEAL Nilai Utama Muamalat / Muamalat Core Values Islami Modern Professional Perilaku Utama / Main Behaviours Integritas Integrity Terbuka Open Tanggap Responsive Kompeten Competent Prima Excellent Menjaga integritas dalam setiap aktivitas sesuai ajaran Islam, etika dan aturan yang berlaku. Berpikir positif dan terbuka terhadap perubahan. Tanggap dan inovatif dalam memberikan solusi. Kompeten dan bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban. Berorientasi pada proses dan layanan prima. Maintain integrity in every activity according to the teachings of Islam, ethics and rules that apply. Think positive and open to change. Responsive and innovative in providing solutions. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Competent and responsible for task and duties. Process oriented and excellent services. 65
  66. Tinjauan Rencana dan Strategi Corporate Plans and Strategies Untuk senantiasa memastikan arah pertumbuhan bisnis , Bank Muamalat Indonesia telah menyusun visi dan misi. To always ensure the direction of business growth, Bank Muamalat Indonesia has prepared a vision and mission Building a superior and sustainable Vision sharia financia institution with emphasis on the spirit of entrepreneurship based Prudential To be the Best Islamic Bank and One of the Top 10 Banks in Indonesia with Strong Regional Presence Principles, Excellence in Islamic Human Resources and Professionals Mission and Innovative Investment Orientations to Maximize Value to All Stakeholders Visi Bank Muamalat Indonesia adalah “Menjadi bank syariah terbaik dan termasuk dalam 10 bank terbesar di Indonesia dengan eksistensi penguasaan yang diakui di tingkat regional”. Sementara itu yang menjadi Misi dari Bank Muamalat Indonesia adalah “Membangun lembaga keuangan syariah yang unggul dan berkesinambungan dengan penekanan pada semangat kewirausahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, keunggulan sumber daya manusia yang islami dan profesional serta orientasi investasi yang inovatif untuk memaksimalkan nilai kepada seluruh pemangku kepentingan”. Bank Muamalat Indonesia’s vision is “To be the Best Islamic Bank and One of the Top 10 Banks in Indonesia with Strong Regional Presence.” Meanwhile the mission of Bank Muamalat Indonesia is “Building a superior and sustainable sharia financial institution with emphasis on the spirit of entrepreneurship based Prudential Principles, Excellence in Islamic Human Resources and Professionals and Innovative Investment Orientations to Maximize Value to All Stakeholders”. Untuk mencapai visi dan misi tersebut, maka telah disusun rencana jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, yaitu sebagai berikut: To achieve the vision and mission, a short-term, medium-term and long-term plan has been prepared, namely as follows: 3 (three) main focuses, namely: Bad Bank, Good Bank, and New Bank for Short-Term Plan sustainable business growth As the largest Islamic Medium-Term Plan Bank in Indonesia with high efficiency and profitability performance Bank Muamalat Indonesia is projected to be the best Sharia Bank and included in the top 10 banks in Indonesia with an existence recognized at the regional level 66 Long-Term Plan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  67. Profil Perusahaan Company Profile 1 . Rencana Jangka Pendek Bank akan melanjutkan inisiatif-inisiatif strategis yang telah dibangun di tahun sebelumnya. Langkah -langkah strategis yang akan ditempuh oleh Bank Muamalat Indonesia pada Tahun 2019 akan diprioritaskan pada 3 (tiga) fokus utama, yaitu sebagai berikut: Bad Bank and Capital (Penyelesaian pembiayaan bermasalah dan penguatan permodalan), Good Bank (Perbaikan proses dan pertumbuhan bisnis yang sehat serta berkesinambungan), New Bank (Pengembangan bisnis dengan fokus kepada Lembaga/Organisasi/Komunitas Islam dan Pemanfaatan kesempatan bisnis dari ekosistem bisnis nasabah eksisting. 2. Rencana Jangka Menengah Pencapaian target dalam jangka menengah adalah Bank Muamalat Indonesia sebagai Bank syariah terbesar di Indonesia dengan kinerja efisiensi dan profitabilitas yang tinggi. Hal tersebut untuk mencapai visi jangka menengah sebagai Top 15 Bank di Indonesia dan sekaligus menjadi Bank syariah terbesar di Indonesia dengan kinerja efisiensi dan profitabilitas yang sejajar dengan perbankan kelas dunia. 1. Short Term Plan The Bank will continue strategic initiatives that have been built in the previous year. The strategic steps that will be taken by Bank Muamalat Indonesia in 2019 will be prioritized in 3 (three) main focuses, namely: Bad Bank and Capital (Settlement of problematic financing and strengthening of capital), Good Bank (Improved processes and healthy business growth and continuous), New Bank (Business development with a focus on Islamic Institutions/ Organizations/Communities and Utilizing business opportunities from the existing customer’s business ecosystem. 3. Rencana Jangka Panjang Selanjutnya, untuk rencana jangka panjang, Bank Muamalat Indonesia diproyeksikan dapat menjadi Bank Syariah terbaik dan termasuk dalam 10 besar bank di Indonesia dengan eksistensi yang diakui di tingkat regional. 3. Long Term Plan For the long-term plan, Bank Muamalat Indonesia is projected to be the best Sharia Bank and included in the top 10 banks in Indonesia with an existence recognized at the regional level. Warrant Account Saving-Account Time Deposits Haji & Umrah Products Priority Service and Products Insurance & DPLK Syariah Foreign exchange and Remittance Debit card NSICCS, VISA, NPG 2. Medium Term Plan The target achievement in the medium term is Bank Muamalat Indonesia as the largest Islamic Bank in Indonesia with high efficiency and profitability performance. This is to achieve the medium-term vision as the Top 15 Bank in Indonesia and at the same time become the largest Islamic Bank in Indonesia with the performance of efficiency and profitability that are in line with world-class banking. CONSUMER & PERSONAL BANKING Mortgage Multipurpose financing Pension Auto loan Multifinance Umroh & Hajj Financing Working Capital E-Banking (ATM, Mobile, Internet, Payment features) Rational Market Competitors Associations Regulators & Government Trade Service Trade Financing Virtual Account Cash Management Payroll E-Banking (ATM, Mobile, Internet, Payment features) Laporan Tahunan 2018 Annual Report Hajj & Umrah Industry Islamic Organisation Socioeconomic & Community Based Halal Industry Start up Fintech GCG Countries MICRO, SME & WHOLESALE BANKING Business Mortgage Working Capital Investment Financing Collective Financing (Koperasi) Asset Refinancing Multipurpose financing Time Deposits Current Account Insurance & DLPK Syariah Priority Service and Products International Trasactions Foreign exchange and remittance 67
  68. Untuk mencapai misi tersebut , maka Bank Muamalat Indonesia harus menentukan rencana pembangunan jangka pendek. Rencana-rencana tersebut tidak hanya untuk memenuhi target di tahun 2019, tapi juga harus mendukung pada keberlanjutan fase berikutnya. Oleh karena itu, pada tahun 2019 Bank Muamlat telah menentukan tema, yaitu: “Membangun Dan Melayani Ekonomi Umat Dalam Ekosistem Bisnis Syariah Menuju Pertumbuhan Yang Berkelanjutan”. To achieve this mission, Bank Muamalat Indonesia must determine short-term development plan. These plans are not only to meet the target in 2019, but also must support the sustainability of the next phase. Therefore, in 2019 Bank Muamlat has determined the theme, namely: “Building and Serving the Economy of the Ummah in Sharia Business Ecosystems Towards Sustainable Growth”. Bank Muamalat Indonesia memposisikan diri sebagai bank utama dalam melayani kebutuhan akan produk keuangan pada ekosistem bisnis syariah, yang terdiri dari pelaku industri halal, haji dan umrah, amal usaha organisasi Islam, pelaku industri lainnya yang berbasis komunitas muslim, serta potensi transaksi dari Negara timur tengah, sehingga menjadikan Bank Muamalat Indonesia sebagai One Stop Solution bagi rantai usaha terkait. Sebagai bank pertama murni syariah di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia telah memiliki berbagai macam produk untuk segala segmentasi pasar, yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan kegiatan perekonomian umat. Selain itu, Bank Muamalat Indonesia juga memosisikan diri sebagai partner utama dalam ekosistem bisnis syariah terkait dengan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah dan regulator, asosiasi perbankan, dan kompetitior. Meskipun fokus Bank Muamalat Indonesia berada pada ekosistem bisnis syariah, Bank Muamalat Indonesia tidak akan meninggalkan pasar rasional yang cenderung sensitive akan harga. Dengan semangat #AyoHijrah, Bank Muamalat Indonesia akan merangkul seluruh kalangan untuk memakai produk perbankan syariah. Bank Muamalat Indonesia positions itself as the main bank in serving the needs of financial products in the sharia business ecosystem, which consists of halal, hajj and umrah industry, business charity Islamic organizations, other industry players based on Moslem communities, as well as potential transactions from Middle Eastern countries, thus making Bank Muamalat Indonesia a One Stop Solution for the related business chain. As the first pure sharia bank in Indonesia, Bank Muamalat Indonesia has had a variety of products for all market segmentation, which can be used to meet the economic needs of the people. In addition, Bank Muamalat Indonesia also positions itself as the main partner in the Islamic business ecosystem associated with other stakeholders such as the government and regulators, banking associations, and competitors. Although Bank Muamalat Indonesia’s focus is on the Sharia business ecosystem, Bank Muamalat Indonesia will not leave the rational market that tends to be price sensitive. With the spirit of #AyoHijrah, Bank Muamalat Indonesia is going to embrace all groups to use Islamic banking products. Arah Kebijakan Bank Bank Policy Direction Sejalan dengan tema yang telah dijelaskan di atas, maka arah kebijakan Bank Muamalat Indonesia untuk Tahun 2019 adalah penetrasi bisnis kepada seluruh elemen umat Islam dari hulu ke hilir, pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, transformasi sistem teknologi dan informasi, serta menjaga tingkat pembiayaan bermasalah di level yang rendah. Keseluruhan arah kebijakan tersebut dapat divisualisasikan melalui gambar berikut: As described above, the direction of Bank Muamalat Indonesia’s policy for 2019 is business penetration of all elements of Moslems from upstream to downstream, sustainable business growth, transformation of technology and information systems, and maintaining a low level of problematic financing . Overall policy direction it can be visualized through the following picture: Strategy 2019 Enablers 2019 Key Action Build and serve the economy of ummah in the sharia business ecosystem towards sustainable growth Bad Bank & Capital Recovery of conditions after corporate action Increase capability in collection ATMR's efficiency Good Bank New Bank Productivity increase Increase low-cast funding Fee-based income optimization Reduction in operational costs Digital banking Build a sharia business ecosystem Product diversification Grab Low Hanging Fruit Business Wholesale Banking Retail Banking Finance Compliance Risk IT & Operation Human Capital Strong Value Prosition Islamic 68 Modern Professional PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  69. Profil Perusahaan Company Profile Langkah-Langkah Strategis yang Akan Ditempuh Bank Strategic Steps Taken by the Bank Rencana Bisnis Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2019 ini akan diprioritaskan pada 3 (tiga) fokus utama, yaitu: The Bank Muamalat Indonesia Business Plan in 2019 will be prioritized in 3 (three) main focuses, namely: 1. Bad Bank and Capital Setelah melakukan serangkaian aksi korporasi dan langkah penguatan permodalan yang dilakukan pada tahun 2018, Bank Muamalat Indonesia akan fokus pada pemulihan (recovery) secara agresif dari portfolio bad bank yang dimilikinya. Untuk penanganan pembiayaan bermasalah, Bank Muamalat Indonesia akan melanjutkan perbaikan proses collection dan memperbaharui sistem penagihan khususnya untuk segmen ritel. Sedangkan untuk segmen Corporate dan Commercial, manajemen akan meningkatkan produktivitas tim dan melakukan sinergi antara pihak bisnis Good Bank dan Bad Bank dalam upaya menekan angka pembiayaan bermasalah. Sementara itu, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan optimalisasi terhadap aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR), untuk memberikan ruang dalam penguatan modal yang dimiliki perusahaan. Selain itu, sesuai dengan keputusan RUPSLB tanggal 11 Oktober 2018, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan penambahan modal selain dengan mekanisme Penawaran Umum Terbatas VI yang diantaranya adalah dengan menerbitkan Sukuk Subordinasi hingga senilai Rp2 triliun di masa yang akan datang. 1. Bad Bank and Capital After conducting a series of corporate actions and measures to strengthen capital carried out in 2018, Bank Muamalat Indonesia will focus on aggressive recovery from its bad bank portfolio. For handling troubled financing, Bank Muamalat Indonesia will continue to improve the collection process and renew the billing system, especially for the retail segment. While for the Corporate and Commercial segment, management will increase team productivity and create synergies between Good Bank and Bad Bank business parties in an effort to reduce the number of problematic financing. Meanwhile, Bank Muamalat Indonesia will optimize risk-weighted assets (RWA), to provide space for strengthening the company’s capital. In addition, in accordance with the decision of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated October 11, 2018, Bank Muamalat Indonesia will make additional capital in addition to the mechanism of the Limited Public Offering, which includes issuing Subordinated Sukuk up to Rp2 trillion in the future. 2. Good Bank Sejalan dengan tema Rencana Bisnis Bank, Bank Muamalat Indonesia akan menjadi one-stop-solution untuk kebutuhan produk dan jasa keuangan dalam ekosistem bisnis syariah di Indonesia. Untuk mencapainya, beberapa inisiatif yang akan dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia diantaranya adalah meningkatkan produktivitas di semua unit bisnis baik ritel maupun corporate dan commercial, akselerasi pendanaan dengan sumber dana murah, dan upaya penurunan cost of fund. Beberapa upaya untuk meningkatkan pendapatan lainnya adalah, Bank Muamalat Indonesia akan fokus pada pendapatan berbasis biaya (fee-based income) dari segala segmentasi, khususnya pada segmen bisnis transactional banking dan pemanfaatan dana haji secara optimal. Selain itu, upaya peningkatan kapabilitas digital banking akan dilakukan untuk mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat melayani kebutuhan dan memudahkan umat dalam bertransaksi dan menggunakan produk Bank Muamalat Indonesia. Selain meningkatkan pendapatan, upaya yang dilakukan adalah melakukan pengurangan biaya yang sudah ditargetkan kepada unit masing-masing yang menjadi prioritas kebijakan manajemen di tahun 2019. 2. Good Bank In line with the theme of the Bank’s Business Plan, Bank Muamalat Indonesia will be a one-stop-solution for the needs of financial products and services in the Sharia business ecosystem in Indonesia. To achieve this, several initiatives that will be carried out by Bank Muamalat Indonesia include increasing productivity in all business units both retail and corporate and commercial, accelerating funding with cheap funding sources, and efforts to reduce the cost of funds. Some efforts to increase other revenues are, Bank Muamalat Indonesia will focus on fee-based income from all segments, especially in the transactional banking business segment and the optimal utilization of the Hajj fund. In addition, efforts to improve digital banking capabilities will be carried out to keep up with technological developments so that they can serve the needs and facilitate the people in making transactions and using Bank Muamalat Indonesia products. In addition to increasing revenue, efforts are made to reduce costs that have been targeted at each unit which is a management policy priority in 2019. 3. New Bank Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances, yang dibentuk khusus untuk menjalin sinergi Bank dengan organisasiorganisasi Islam dan seluruh elemen umat Islam, akan turut mendorong peningkatan literasi keuangan syariah pada komunitas-komunitas Islam sekaligus turut serta dalam upaya pembentukan ekosistem bisnis syariah. Dalam upaya menangkap peluang bisnis yang sesuai dengan perkembangan trend yang terjadi dalam industri keuangan 3. New Bank The Islamic Enterprise and Alliances work unit, which was formed specifically to establish a synergy of the Bank with Islamic organizations and all elements of Moslems, will also contribute to the improvement of Islamic financial literacy in Islamic communities while participating in efforts to establish a sharia business ecosystem. In an effort to get business opportunities that are in line with the development of trends in the financial and banking industry and support Laporan Tahunan 2018 Annual Report 69
  70. dan perbankan serta menunjang bisnis perusahaan , Bank Muamalat Indonesia akan menguatkan diversifikasi produk yang ditargetkan dapat merangkul nasabah baru. Selain itu, Bank Muamalat Indonesia akan fokus pada ekosistem usaha nasabah eksisting dan memanfaatkannya untuk mendapatkan sumber pendapatan baru melalui cross selling dan bundling produk. Beberapa strategi yang ditetapkan adalah sebagai berikut: the company’s business, Bank Muamalat Indonesia will strengthen the diversification of targeted products that can embrace new customers. In addition, Bank Muamalat Indonesia will focus on the existing customer business ecosystem and use it to obtain new sources of income through cross selling and product bundling. Some of the strategies set are as follows: a. Memfokuskan Pembiayaan Konsumer kepada Karyawan, guru, dokter yang bekerja di amal-amal usaha milik Organisasi Islam yang telah bekerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia; b. Pembiayaan SME kepada beberapa sektor perdagangan ritel berbasis komunitas Islam, Jasa keuangan syariah, jasa perjalanan haji dan umroh; c. Melakukan Strategic Partnership dengan asosiasi bisnis berbasis syariah, seperti Asosiasi Penyelenggara Haji & Umroh, komunitas-komunitas bisnis Islam, dll; d. Melakukan Strategic Partnership dengan Pengelola Fintech berbasis Peer to Peer Financing untuk dapat mengembangkan ekspansi pembiayaan. a. Focusing on Consumer Financing to employees, teachers, doctors who work at business charities belonging to Islamic Organizations that have collaborated with Bank Muamalat Indonesia; b. SME financing to several retail trade sectors based on the Islamic community, sharia financial services, hajj and umrah travel services; c. Conduct Strategic Partnerships with sharia-based business associations, such as the Association of Hajj & Umrah Organizers, Islamic business communities, etc .; d. Conduct Strategic Partnership with Peer to Peer Financing-based Fintech Managers to develop financing expansion. Sejalan dengan strategi dalam menangkap potensi nasabah baru, Bank Muamalat Indonesia meluncurkan gerakan kampanye bertemakan #AyoHijrah dengan semangat untuk mengajak nasabah konvensional untuk pindah menggunakan produk syariah dan meningkatkan transaksi nasabah syariah dalam penggunaan produk syariah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari gerakan #AyoHijrah diantaranya adalah sebagai berikut: In line with the strategy to capture the potential of new customers, Bank Muamalat Indonesia launched a campaign movement themed #AyoHijrah with the enthusiasm to invite conventional customers to change and use sharia products and increase sharia customer transactions in the use of Islamic products in their daily lives. The objectives of the #AyoHijrah movement include the following: 1. Akusisi nasabah yang berbasis bisnis syariah 2. Menambah jumlah rekening (NoA) dari segmentasi menangah ke atas 3. Meningkatkan aktivitas transaksi nasabah 4. Menaikkan FBI 5. Meningkatkan kepedulian dan image brand Bank Muamalat Indonesia 6. Penetrasi pasar yang lebih baik 7. Perbaikan proses bisnis dan fasilitas E-Channel 1. Customer acquisition based on sharia business 2. Adding the number of accounts (NoA) from upper class segment 3. Increase customer transaction activities 4. Raise the FBI 5. Increasing Bank Muamalat Indonesia’s brand awareness and image 6. Better market penetration 7. Improved business processes and E-Channel facilities Melalui sinergi dan strategi terhadap ekosistem bisnis syariah tersebut, diharapkan peran Bank Muamalat Indonesia dalam membangun dan melayani umat semakin baik yang pada gilirannya juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Bank Muamalat Indonesia. Dalam menghadapi perkembangan teknologi khususnya di dunia perbankan, pengembangan Digital Banking menjadi hal utama. Bank Muamalat Indonesia mempersiapkan diri untuk mengembangkan Digital Banking dengan melalui perkuatan IT Enterprise Architecture untuk platform Digital Banking. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak perbedaan posisi Bank Muamalat Indonesia dengan kondisi di industri perbankan, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan kerjasama dengan Fintech sebagai sarana untuk menangkap potensi yang ada di masyarakat. Through synergy and strategy towards the sharia business ecosystem, it is expected that the role of Bank Muamalat Indonesia in developing and serving the people will be better which in turn will also have a positive impact on the growth of Bank Muamalat Indonesia’s business. In facing technological developments, especially in the banking world, the development of Digital Banking is the main thing. Bank Muamalat Indonesia prepares itself to develop Digital Banking by strengthening IT Enterprise Architecture for the Digital Banking platform. Therefore, to reduce the impact of differences in the position of Bank Muamalat Indonesia with conditions in the banking industry, Bank Muamalat Indonesia will cooperate with Fintech as a means to capture the potential that exists in the community. 70 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  71. Profil Perusahaan Company Profile Laporan Tahunan 2018 Annual Report 71
  72. Profil Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Profile Prof . Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin Ketua Chairman Warga Negara Indonesia. Berdomisili di Jakarta. Lahir di Tangerang, Banten, pada 11 Maret 1943 dan saat ini berusia 75 tahun. Lulus dari Universitas Ibnu Chaldun dan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang Jawa Timur. He is an Indonesian citizens who is currently live in Jakarta. Born in Tangerang, Banten, on March 11, 1943 and currently 75 years old, K.H. Ma’ruf Amin Graduated from Ibnu Chaldun University and Tebu Ireng Islamic Boarding School, Jombang, East Java. Beliau kembali dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Muamalat Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 23 Juni 2014 dan sejak tahun 2002 telah diamanahi sebagai DPS BMI dan menduduki posisi ketua pada tahun 2009. He was again entrusted to be the Chairman of the Sharia Supervisory Board (DPS) of Bank Muamalat Indonesia through the General Meeting of Shareholders (RUPS) June 23, 2014 and since 2002 has been entrusted as a DPS BMI and held the position of chairman in 2009. Saat ini beliau aktif menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015–2020, Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (DSN), Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdhatul Ulama periode 2015–2020, anggota Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah (KPJKS) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan anggota Komite Nasional Keuangan Syariah yang dipimpin oleh Presiden RI. Currently he is actively serving as Chairperson of the Indonesian Ulama Council (MUI) for the 2015-2020 period, Chairman of the Daily Sharia National Board (DSN), Rais’ Board of Management for the 2015-2020 Nahdhatul Ulama, member of the Sharia Financial Services Development Committee (KPJKS ) which was initiated by the Financial Services Authority (FSA) and a member of the National Islamic Finance Committee led by the President of the Republic of Indonesia. 72 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  73. Profil Perusahaan Company Profile Dr . H. Oni Sahroni, M.A. Anggota Member Warga Negara Indonesia. Berdomisili di Jakarta. Lahir di Serang pada 26 November tahun 1975 dan saat ini berusia 43 tahun. Memperoleh gelar Doktor bidang Fikih Muqaran dari Universitas Al-Azhar, Kairo pada tahun 2010. Indonesian citizens. Based in Jakarta. Born in Serang on November 26, 1975 and currently 43 years old. Obtained a Doctor of Fiqih in Muqaran from Al-Azhar University, Cairo in 2010. Menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 29 Juni 2016 dan telah mendapat persetujuan dari OJK pada tanggal 2 Februari 2017. Served as a member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since his appointment at the Annual General Meeting of Shareholders on June 29, 2016 and has been approved by OJK on February 2, 2017. Beliau saat ini aktif sebagai anggota Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (DSN), dosen Fikih Ekonomi di Universitas Indonesia dan Syariah Economic & Banking Institute (SEBI), tim ahli Syariah ISRA (International Shari’ah Research Academy for Islamic Finance) Bank Negara Malaysia sejak 2015 dan anggota Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sejak 2016. He is currently active as a member of the Daily Sharia National Board (DSN), lecturer in Economic Fiqh at the University of Indonesia and the Syariah Economic & Banking Institute (SEBI), a team of ISRA Sharia experts (International Shari’ah Research Academy for Islamic Finance) Bank Negara Malaysia since 2015 and member of the Sharia Accounting Standards Board (DSAS) of the Indonesian Institute of Accountants (IAI) since 2016. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 73
  74. Drs . H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Anggota Member Warga Negara Indonesia. Berdomisili di Jakarta. Lahir di Pati pada 15 Juli 1974 dan saat ini berusia 44 tahun. Memperoleh gelar Magister Ekonomi dan Keuangan Syariah dari Universitas Indonesia pada tahun 2007. Indonesian citizens. Based in Jakarta. Born in Pati, July 15, 1974 and currently 44 years old. Obtained a Masters in Economics and Islamic Finance from the University of Indonesia in 2007. Menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 29 Juni 2016 dan telah mendapat persetujuan dari OJK pada tanggal 2 Februari 2017. Served as a member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since his appointment at the Annual General Meeting of Shareholders on June 29, 2016 and has been approved by OJK on February 2, 2017. Beliau saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Fatwa dan Bidang Pengkajian Majelis Ulama Indonesia (MUI), Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (DSN), Katib Syuriah Bidang Bahtsul Masail PBNU, Tenaga Ahli Konsultan Fikih LPPOM-MUI dan Dosen Fikih Muamalah pada Pascasarjana Kajian Timur Tengah dan Islam (PSKTTI) Universitas Indonesia. He currently serves as Deputy Secretary General of the Fatwa and Assessment Division of the Indonesian Ulama Council (MUI), Deputy Secretary of the National Sharia Board (DSN) Daily Executive Board, Bahtsul Masail Katib Syuriah PBNU, LPPOMMUI Jurisprudence Consultant and Muamalah Jurisprudence Lecturer at the Postgraduate Middle East and Islamic Studies (PSKTTI) University of Indonesia. 74 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  75. Profil Perusahaan Company Profile Profil Dewan Komisaris Board of Commissioners Profile Ilham A . Habibie Komisaris Utama / Komisaris Independen President Commissioner / Independent Commissioner Warga Negara Indonesia, lahir di Aachen, Jerman 16 Mei 1963. Menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tanggal 28 Juni 2018 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK pada 26 Maret 2019. Indonesian citizen, born in Aachen, Germany May 16, 1963. Served as President Commissioner of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. since he was appointed by the General Meeting of Shareholders on June 28, 2018 and get an effective decision from OJK on March 26, 2019. Memperoleh gelar Diploma Ingenieur dari Technisce Universitat Munchen pada tahun 1987 dengan predikat Cum Laude. Gelar Doktor Ingenieur didapatnya dari Technisce Universitat Munchen pada tahun 1994 dengan predikat Summa Cum Laude. Serta gelar MBA yang diperolehnya dari Graduate School of Business University of Chicago pada tahun 2003. Obtained an Ingenieur Diploma from Technisce Universitat Munchen in 1987 with the title Cum Laude. Ingenieur’s Doctoral degree was obtained from Technisce Universitat Munchen in 1994 with the title of Summa Cum Laude. And the MBA he obtained from the University of Chicago’s Graduate School of Business in 2003. Saat ini menjabat sebagai Chairman di PT Orbit Ventura Indonesia, sebagai Komisaris Independen pada PT Inter Media Capital Tbk, sebagai Chairman PT Industri Mineral Indonesia dan sebagai Chairman PT Ilthabi. Currently he is serving as Chairman of PT Orbit Ventura Indonesia, an Independent Commissioner at PT Inter Media Capital Tbk, as Chairman of PT Industri Mineral Indonesia, as and as Chairman of PT Ilthabi. Beliau juga turut aktif dalam organisasi diantaranya ICMI sebagai Vice Chairman, ICC Indonesia sebagai President, Masyarakat Ekonomi Syariah sebagai Member of Board of Trustees, The International Islamic Forum for Science, Technology and Human Resources Development (IIFTIHAR), sebagai Secretary General. He is also actively involved in several organization such as ICMI as Vice Chairman, ICC Indonesia as President, Sharia Economic Community as a Member of the Board of Trustees, The International Islamic Forum for Science, Technology and Human Resources Development (IIFTIHAR), as Secretary General. Selain itu beliau mendapat beberapa penghargaan diantaranya Satyalancana Wira Karya, Adikarsa Pemuda pada tahun 1997 dari Republik Indonesia, AFEO Honorary Fellow (ASEAN Federation of Engineering Organization) pada tahun 2009. In addition, he received several awards including Satyalancana Wira Karya, Adikarsa Pemuda in 1997 from the Republic of Indonesia, AFEO Honorary Fellow (ASEAN Federation of Engineering Organization) in 2009. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 75
  76. Iggi Haruman Achsien Komisaris Independen Independent Commissioner Warga Negara Indonesia , lahir di Indramayu, 3 Februari 1977. Menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 23 Juni 2014 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 25 November 2014. An Indonesian citizen, born in Indramayu, February 3, 1977. He has been an Independent Commissioner of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since being appointed at the Annual General Meeting of Shareholders on June 23, 2014 and received an effective decision from OJK on November 25, 2014. Memperoleh gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan sebagai lulusan terbaik dengan predikat Cum Laude. Telah menyelesaikan program Global Leadership Executive MBA di SBM ITB dan Aalto University, Finlandia. Obtained a Bachelor degree from the Faculty of Economics, University of Indonesia. The Department of Management of Financial Concentration as the best graduate with the title Cum Laude. Has completed the Global Leadership Executive MBA program at SBM ITB and Aalto University, Finland. Beliau memiliki pengalaman di industri keuangan di bidang perbankan syariah, pasar modal, dan juga asuransi. Aktif terlibat dalam industri keuangan syariah dan dikenal sebagai pioneer dalam penerbitan Obligasi Syariah (Sukuk) di Indonesia dengan penerbitan pertama Obligasi Syariah Mudharabah Indosat tahun 2002. Juga ikut terlibat bersama Kementrian Keuangan dalam proses penerbitan Sukuk Negara tahun 2008. He has experience in the financial industry in the field of Islamic banking, capital markets and insurance. Actively involved in the Islamic finance industry and was known as a pioneer in the issuance of Sharia Bonds (Sukuk) in Indonesia with the first issuance of Indosat Syariah Mudharabah Bonds in 2002. Also involved with the Ministry of Finance in the 2008 State Sukuk issuance process. 76 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  77. Profil Perusahaan Company Profile Edy Setiadi Komisaris Independen Independent Commissioner Warga Negara Indonesia , 61 tahun. Menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 September 2017 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 2 Maret 2018. Indonesian citizen, 61 years old. Served as Independent Commissioner of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since being appointed at the Extraordinary General Meeting of Shareholders on September 20, 2017 and received an effective decision from OJK on March 2, 2018. Menempuh pendidikan dan lulus pada tahun 1981 dari Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran, Bandung. Beliau melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Agriculture Economics dari Universitas Ohio dan lulus pada tahun 1991. He studied and graduated in 1981 from the Faculty of Animal Husbandry, Padjajaran University, Bandung. He continued his studies and earned a Master of Agriculture Economics from Ohio University and graduated in 1991. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun pada sektor jasa keuangan di Indonesia, sejak tahun 1997 sampai dengan tahun 2000 beliau memegang jabatan dengan penempatan di kantor perwakilan Bank Indonesia yang berada di Tokyo, Jepang. Kembali ke Indonesia pada tahun 2000 beliau melanjutkan kiprah berkarirnya di Bank Indonesia sampai dengan Desember 2013. Dalam kurun waktu 13 tahun tersebut, beliau dipercaya untuk mengemban berbagai posisi strategis di Bank Indonesia, diawali sebagai Analis Eksekutif di bidang Human Resources (2000-2001) lalu beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Human Resources pada tahun 2001-2002, selanjutnya beliau menjadi memimpin seluruh Departemen Human Resource dengan jabatan sebagai Executive Human Resources Officer selama 2 tahun (2002-2004). He has more than 20 years of experience in the financial services sector in Indonesia, from 1997 to 2000 he held positions with placements at Bank Indonesia representative offices located in Tokyo, Japan. Returning to Indonesia in 2000, he continued his career with Bank Indonesia until December 2013. In the past 13 years, he was trusted to carry out various strategic positions at Bank Indonesia, starting as an Executive Analyst in the field of Human Resources (2000-2001) and then he served as Head of the Human Resources Division in 2001-2002, then he became the head of the entire Human Resource Department with a position as Executive Human Resources Officer for 2 years (2002-2004). Pada tahun 2004 sampai 2007 karirnya terus meningkat dan menduduki jabatan sebagai Direktur Syariah Banking, dilanjutkan sebagai Direktur Human Resource di tahun 2007 hingga 2010, Direktur Credit, Rural Bank dan SME (2010-2012), dan terakhir posisinya di Bank Indonesia adalah sebagai Direktur Eksekutif Syariah Banking sejak tahun 2012 sampai Desember 2013. From 2004 to 2007 his career continued to increase. He held the position of Director of Syariah Banking, continued as Director of Human Resources in 2007 to 2010, Director of Credit, Rural Bank and SME (2010-2012), and finally his position at Bank Indonesia was as Executive Director Sharia Banking from 2012 to December 2013. Di awal tahun 2014 sampai akhir tahun 2017, beliau meniti karirnya di sebuah lembaga jasa keuangan independen yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aktif sebagai Head of Syariah Banking (Januari 2014-April 2015), dan menjabat sebagai Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank OJK pada April 2015 hingga Desember 2017. In early 2014 to end of 2017, he is consistently pursued his career in an independent financial services institution, the Financial Services Authority (FSA). Active as Head of Syariah Banking (January 2014 April 2015), and served as Deputy Commissioner of the OJK Non-Bank Financial Industry in April 2015 to December 2017. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 77
  78. Mohamed Hedi Mejai Komisaris Commissioners Warga Negara Perancis . Lahir di Zarzis 16 Oktober 1969. Beliau menduduki posisi Komisaris Bank Muamalat Indonesia sejak penunjukannya berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 20 September 2017 dan dan saat ini sedang dalam proses akhir Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari OJK. French citizen. Born in Zarzis, October 16, 1969. He has held the position of Commissioner of Bank Muamalat Indonesia since his appointment based on received of the Extraordinary GMS on September 20, 2017 and is currently in the final process of the Fit and Proper Test of the OJK. Selama karirnya di industri perbankan, Mohamed Hedi telah menduduki beragam posisi manajemen senior, sebagai CEO pendiri Injazat Technology Fund, lembaga pendanaan teknologi modal ventura pertama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) yang didirikan di Dubai, UEA. Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif yang menangani Bank Investasi di Bahrain. Beliau juga menduduki posisi CEO dan Board Member dari Oryx Capital di Dubai, UEA. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Departemen Investasi dari IDB Group di Arab Saudi. Beliau juga menjadi anggota dewan pada beberapa bank dan lembaga pendanaan di kawasan MENA, CIS dan Eropa. During his career in the banking industry, Mohamed Hedi has held various senior management positions, as CEO of the founder of Injazat Technology Fund, the first venture capital technology funding agency in the Middle East and North Africa (MENA) region which was established in Dubai, UAE. He also served as Executive Director in charge of Investment Banks in Bahrain. He also holds the position of CEO and Board Member of Oryx Capital in Dubai, UAE. Currently, he serves as Director of the Investment Department of the IDB Group in Saudi Arabia. He is also a board member of several banks and funding institutions in the MENA, CIS and Europe regions. Beliau menyelesaikan program Private Equity and Venture Capital dari Harvard Business School, AS dan IDB-Management Development Program di London Business School, Inggris. Beliau memiliki gelar Master’s untuk Development Studies (Development Economics International Law) dari SOAS, University of London, Inggris, dan gelar MBA dari EDHEC, Prancis. Beliau berkewarganegaraan Prancis dan menguasai Bahasa Arab, Inggris, dan Prancis. He completed the Private Equity and Venture Capital program from Harvard Business School, USA and the IDB-Management Development Program at London Business School, England. He has a Master’s degree in Development Studies (Development Economics International Law) from SOAS, University of London, UK, and an MBA from EDHEC, France. He is a French citizen and masters Arabic, English and French. 78 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  79. Profil Perusahaan Company Profile Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh Komisaris Commissioners Warga Negara Kuwait . Lahir di Kuwait 25 April 1966. Beliau ditunjuk oleh Boubyan Bank sebagai Komisaris PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk tanggal 30 Maret 2017 dan efektif setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatuhan dari OJK. Kuwaiti citizen. Born in Kuwait, April 25, 1966. He was appointed by Boubyan Bank as Commissioner of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk which was appointed at the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk on March 30, 2017 and effective after passing the Fit and Proper Test from OJK. Beliau meraih gelar Sarjana di bidang Administrasi Bisnis (Business Administration) Jurusan Keuangan (Finance) dari Kuwait University (1987). Sejak Oktober 2012 hingga saat ini beliau menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer untuk Corporate Banking & Treasury Group, Financial Control & Legal Affairs pada Boubyan Bank. Sebelumnya sejak Oktober 2005 sampai September 2012 beliau menjabat sebagai Regional Manager – Kuwait dari National Bank of Abu Dhabi. Sebelum itu beliau bekerja pada National Bank of Kuwait sebagai Head of Domestic Corporate Banking Division – Corporate Banking Group (Mei 2003 sampai September 2005), Executive Manager, Unit Head – Wholesale Group #2 Corporate Banking Group (April 2002 sampai Mei 2003) dan sebagai Senior Manager, Corporate Banking Division – Wholesale Department (April 1998 sampai Maret 2002). He earned a Bachelor’s degree in Business Administration in the Department of Finance from Kuwait University (1987). Since October 2012 until now he has served as Deputy Chief Executive Officer for Corporate Banking & Treasury Group, Financial Control & Legal Affairs at Boubyan Bank. Previously from October 2005 to September 2012 he served as Regional Manager - Kuwait from National Bank of Abu Dhabi. Prior to that he worked at National Bank of Kuwait as Head of Domestic Corporate Banking Division - Corporate Banking Group (May 2003 to September 2005), Executive Manager, Head - Wholesale Group Unit #2 Corporate Banking Group (April 2002 to May 2003) and as Senior Manager, Corporate Banking Division Wholesale Department (April 1998 to March 2002). Laporan Tahunan 2018 Annual Report 79
  80. Profil Direksi Board of Directors Profile Achmad K . Permana Direktur Utama President Director Warga Negara Indonesia, 52 tahun. Menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 September 2017 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 27 Februari 2018. Indonesian citizen, 52 years old. Served as President Director of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since being appointed at the Extraordinary General Meeting of Shareholders on September 20, 2017 and obtaining an effective decision from OJK on February 27, 2018. Memperoleh gelar sarjana di bidang Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Beliau pernah menempati posisi strategis di Bank Bali Indonesia sejak tahun 1993 hingga tahun 2000 dengan posisi terakhirnya sebagai Chief General Manager area Bali. Kemudian beliau melanjutkan kiprahnya di industri jasa keuangan multinasional sebagai Vice President di The Hongkong and Shanghai Bank Corporation (HSBC) dari April 2000 – Desember 2005 dan memimpin berbagai lini bisnis seperti VP Jakarta area (2000-2001), VP Produk (2001-2002) serta VP Kartu dan Produk Aset (2002-2005). Obtained a bachelor’s degree in Agriculture, Bogor Agricultural Institute. He has held a strategic position at Bank Bali Indonesia since 1993 until 2000 with his last position as the Chief General Manager of the Bali area. Then he continued his work in the multinational financial services industry as Vice President at The Hongkong and Shanghai Bank Corporation (HSBC) from April 2000 - December 2005 and led various business lines such as VP Jakarta area (2000-2001), VP Products (2001-2002) and VP Cards and Asset Products (2002-2005). Mengawali tahun 2006, beliau didelegasikan dan dipercaya untuk memberikan kontribusi di HSBC Salinas-Monterey di California, kembali ke Indonesia pada April 2006 beliau menjabat sebagai Head of Amanah Retail Banking HSBC sampai dengan Juli 2006. Beliau juga pernah menduduki posisi senior sebagai Executive Vice President dan Head of Syariah Business di Bank Danamon (Juli 2006-Juni 2009) dan Bank Permata (Juli 2009 - Desember 2013). Posisi terakhir beliau menjabat sebagai Direktur Syariah Banking di Bank Permata sejak January 2014 yang lalu. Early in 2006, he was delegated and trusted to contribute to HSBC Salinas-Monterey in California, returned to Indonesia in April 2006 he served as Head of Amanah HSBC Retail Banking until July 2006. He also held senior positions as Executive Vice President and Head of Syariah Business at Bank Danamon (July 2006-June 2009) and Bank Permata (July 2009 - December 2013). His last position was serving as Director of Syariah Banking at Permata Bank since January 2014. 80 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  81. Profil Perusahaan Company Profile Hery Syafril Direktur Keuangan Finance Director Warga Negara Indonesia , lahir di Medan pada 8 September 1969. Menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 7 September 2015 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 21 Maret 2016. Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia. Pengalaman berkarir sebagai Akuntan Publik - Ernst & Young (1993-2003), Chief Financial Officer & Legal Entity Controller - JP Morgan Indonesia (JP Morgan Chase Bank Jakarta Branch & PT JP Morgan Securities Indonesia) pada tahun 2003-2009, Controller - PT Bank Rabobank International Indonesia (20092012), CFO & Finance Director–PT Bank QNB Indonesia Tbk (2012-2015). Laporan Tahunan 2018 Annual Report An Indonesian citizen, born in Medan on September 8, 1969. He has served as Finance Director of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since his appointment at the Extraordinary General Meeting of Shareholders on September 7, 2015 and received an effective decision from OJK on March 21, 2016. He holds a Bachelor of Accounting from the University of Indonesia. Career experience as Public Accountant - Ernst & Young (1993-2003), Chief Financial Officer & Legal Entity Controller - JP Morgan Indonesia (JP Morgan Chase Bank Jakarta Branch & PT JP Morgan Securities Indonesia) in 20032009, Controller - PT Bank Rabobank International Indonesia (2009-2012), CFO & Finance Director - PT Bank QNB Indonesia Tbk (2012-2015). 81
  82. Purnomo Budiwibowo Soetadi Direktur Bisnis Ritel Retail Banking Director Warga Negara Indonesia , lahir di Tegal pada 13 Juli 1968. Menjabat sebagai Direktur Bisnis Retail PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 7 September 2015 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 21 Maret 2016. An Indonesian citizen, born in Tegal on July 13, 1968. He has been serving as Retail Banking Director of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since being appointed at the Extraordinary General Meeting of Shareholders on September 7, 2015 and obtaining an effective decision from OJK on March 21, 2016. Meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Padjajaran pada tahun 2012. Pengalaman berkarir di Perbankan diantaranya sebagai Assistant Vice President - Branch Manager Standard Chartered Bank, Medan Branch (2002), Vice President - Regional Head Standard Chartered Bank, Jakarta Region (2003-2004), Senior Vice President - Pemimpin Wilayah Regional II Jawa Barat, Bank Danamon (2005-2008), Senior Vice President - Pemimpin Divisi Retail Banking Network Distribution, Bank Danamon (2009-2011), Executive Vice President bertanggung jawab dan melakukan supervisi pada Divisi Change Management Office, Divisi Customer Management & Marketing dan Divisi Product Management Consumer Banking, Bank Negara Indonesia (20112015). He received his Doctor of Economics from Padjajaran University in 2012. His career experience in Banking included Assistant Vice President - Standard Manager of Chartered Bank Branch, Medan Branch (2002), Vice President - Standard Chartered Bank Regional Head, Jakarta Region (2003-2004) , Senior Vice President - Regional II Regional Leader of West Java, Bank Danamon (2005-2008), Senior Vice President - Head of Retail Banking Network Distribution Division, Bank Danamon (20092011), Executive Vice President is responsible and supervises the Customer Division Management & Marketing and Product Management Consumer Banking Division, Bank Negara Indonesia (2011-2015). 82 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  83. Profil Perusahaan Company Profile Awaldi Direktur Operasi Operation Director Warga Negara Indonesia , lahir di Pasaman, Sumatera Barat pada 18 Agustus 1966. Menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Bank Muamalat Indonesia sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 23 Mei 2016 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 24 Maret 2017. Saat ini menjabat sebagai Direktur Operasi sejak 1 Maret 2018. An Indonesian citizen, born in Pasaman, West Sumatera on August 18, 1966. He has served as Director of Human Resources at Bank Muamalat Indonesia since his appointment at the Extraordinary General Meeting of Shareholders on May 23, 2016 and obtaining an effective decision from OJK March 24, 2017. Currently served as Director of Operations since March 1, 2018. Mendapat sertifikat dari Organization Development - Ateneo De Manilla University 1994, Career Management Ateneo De Manilla University 1995, Competency Assessment (OPQ32)-SHL Singapore 2012 dan Bank Risk Management Level 5 - LSPP Jakarta 2016. Received certificates from Organization Development - Ateneo De Manilla University 1994, Career Management - Ateneo De Manilla University 1995, Competency Assessment (OPQ32) - SHL Singapore 2012 and Bank Risk Management Level 5 - LSPP Jakarta 2016. Beliau juga telah mengikuti Training Program di HR Executive Program Michigan Business School 2003, Competitive Advantage Through People - Australian Institute Management 2005, Coaching and Leadership Training - CIMB Leadership Institue KL 2007, HR Leadership Workshop - HSBC Hong Kong 2010, Rewards and Talent Management Training Tower Watson Bangkok 2010, Asia Pacific Leadership Training - Tower Watson Singapore 2014, Principle of Sharia Banking & Sharia Banking Product - Muamalat Institute 2015, ASEAN Global Leadership Program - 8 May 2017-12 May 2017, US Berkeley dan Refreshment Risk Management Certification - LSPP IBI Jakarta 2018. He has also participated in Program Training at the HR Executive Program - Michigan Business School 2003, Competitive Advantage Through People - Australian Institute Management 2005, Coaching and Leadership Training - CIMB Leadership Institution KL 2007, HR Leadership Workshop - HSBC Hong Kong 2010, Rewards and Talent Management Training - Tower Watson Bangkok 2010, Asia Pacific Leadership Training - Tower Watson Singapore 2014, Principle of Sharia Banking & Sharia Banking Products - Muamalat Institute 2015, ASEAN Global Leadership Program - 8 May 2017-12 May 2017, US Berkeley and Refreshment Risk Management Certification - LSPP IBI Jakarta 2018. Beliau meraih gelar Sarjana dari Fakultas Psikologi UGM (Unversitas Gadjah Mada) Yogyakarta serta Magister Manajemen/MBA dari IPMI Jakarta dan Monash University. Berpengalaman dalam bidang sumberdaya manusia diantaranya pernah menjabat berbagai posisi sebagai Head of HR - Bank Niaga (2000-2008), Director of Commerce Leadership Institute - CIMB (2008-2009), Head of HR & HR Project Manager for Business Transformation – Bank Ekonomi HSBC Group (2010-2011), Director of Towers Watson Indonesia (2012-2015). He holds a Bachelor’s degree from the Faculty of Psychology UGM (Gadjah Mada University) Yogyakarta and a Masters in Management/ MBA from IPMI Jakarta and Monash University. Experienced in the field of human resources including having held various positions as Head of HR - Bank Niaga (2000-2008), Director of Commerce Leadership Institute - CIMB (2008-2009), Head of HR & HR Project Manager for Business Transformation - Bank Ekonomi HSBC Group (2010-2011), Director of Towers Watson Indonesia (2012-2015). Laporan Tahunan 2018 Annual Report 83
  84. Andri Donny Direktur Kepatuhan Compliance Director Warga Negara Indonesia , lahir di Kotabumi, Lampung pada tahun 1971. Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 29 Juni 2016 dan telah mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 27 Juni 2016. An Indonesian citizen, born in Kotabumi, Lampung in 1971. Served as Director of Risk Compliance and Management of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since his appointment at the Annual General Meeting of Shareholders on June 29, 2016 and obtaining an effective decision from OJK on June 27, 2016. Meraih gelar Sarjana Geofisika dan Metereologi dari Institut Teknologi Bandung. Berkarir di Bank Muamalat Indonesia sejak bergabung melalui Muamalat Executive Development Program pada tahun 1996 dan sejak tahun 1997 telah menduduki berbagai posisi antara lain Branch Manager, Product Development, Treasury, Assistant Director Corporate Planning, Pelaksana Harian Corporate Secretary, Head of Corporate Planning Division, Pelaksana Tugas Head of Risk Management Division, Head of Finance & Strategy Division, Head of Strategic Change Management Division, Head of Strategic Planning Division. He holds a Bachelor of Geophysics and Meteorology from the Bandung Institute of Technology. He started his career at Bank Muamalat Indonesia since joining Muamalat Executive Development Program in 1996 and since 1997 has held various positions including Branch Manager, Product Development, Treasury, Assistant Director of Corporate Planning, Daily Executive Corporate Secretary, Head of Corporate Planning Division, Executive Task of Head of Risk Management Division, Head of Finance & Strategy Division, Head of Strategic Change Management Division, Head of Strategic Planning Division. 84 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  85. Profil Perusahaan Company Profile Profil Pejabat Eksekutif Senior Senior Management Executive Profile Avianto Istihardjo Chief Risk Officer Warga Negara Indonesia berusia 48 tahun , merupakan lulusan Jurusan Akuntansi Universitas Indonesia dan Magister Manajemen jurusan Manajemen Risiko dari universitas yang sama. Saat ini menjabat sebagai Chief Risk Officer Bank Muamalat Indonesia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 23 tahun di industri perbankan termasuk di bidang manajemen risiko di Indonesia dan Singapura. An Indonesian citizen aged 48 years, graduated from Accounting Department at the University of Indonesia and a Master in Management majoring in Risk Management from the same university. Currently serving as Chief Risk Officer of Bank Muamalat Indonesia. He has more than 23 years of experience in the banking industry including in the areas of risk management in Indonesia and Singapore. Sebelumnya beliau menempati posisi manajerial senior pada beberapa Bank seperti PT Bank OCBC NISP Tbk, Citibank NA, PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (Member HSBC Group), dan terakhir sebagai Executive Director di Corporate Credit Group di DBS Bank Singapore. Menjabat sebagai Chief Risk Officer Bank Muamalat Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 007/HCE/KEP/IV/2018 tanggal 12 April 2018. Previously he served senior managerial position at several Banks such as PT Bank OCBC NISP Tbk, Citibank NA, PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (Member HSBC Group), and most recently as Executive Director at Corporate Credit Group at DBS Bank Singapore. Served as Chief Risk Officer of Bank Muamalat Indonesia in accordance with Directors Decree No. 007/HCE/KEP/ IV/2018 dated 12 April 2018 Laporan Tahunan 2018 Annual Report 85
  86. Irvan Yulian Noor Chief Corporate Banking Officer Warga Negara Indonesia lahir di Surabaya pada 24 Juli 1973 . Meraih gelar sarjana dari Universitas Airlangga, Jurusan Keuangan tahun 1995 dengan predikat Cum Laude. Saat ini menjabat sebagai Chief Corporate Banking Officer Bank Muamalat Indonesia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 23 tahun di bidang commercial dan corporate banking pada industri perbankan di Indonesia. An Indonesian citizen born in Surabaya in July 24, 1971. Received a bachelor's degree from Airlangga University, Department of Finance in 1995 with Cum Laude. Currently he serves as Bank Muamalat Indonesia's Chief Corporate Banking Officer. He has more than 23 years of experience in commercial and corporate banking in the banking industry in Indonesia. Mengawali karirnya sebagai Assistant Managerial Commercial Banking di PT Bank Niaga Tbk, beliau melanjutkan karirnya di posisi manajerial pada beberapa Bank seperti PT Bank Mandiri Tbk, Citibank NA, PT Bank ICBC Indonesia Tbk, PT Bank ANZ Indonesia dan terakhir sebagai Executive Director dan Country Head di Standard Chartered Bank Indonesia. Menjabat sebagai Chief Corporate Banking Officer Bank Muamalat Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 0018/HCE/TAP/LMP/ II/2019 tanggal 19 Februari 2019. Started his career as Assistant Managerial Commercial Banking at PT Bank Niaga Tbk, he continued his career in managerial positions at several banks such as PT Bank Mandiri Tbk, Citibank NA, PT Bank ICBC Indonesia Tbk, PT ANZ Bank Indonesia and most recently as Executive Director and Country Head at Standard Chartered Bank Indonesia. Served as Bank Muamalat Indonesia's Chief Corporate Banking Officer in accordance with Directors Decree No. 0018/HCE/TAP/LMP/II/2019 date February 19, 2019. 86 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  87. Profil Perusahaan Company Profile Riksa Prakoso Chief Human Capital Officer Warga Negara Indonesia berusia 47 tahun , merupakan lulusan Universitas Padjadjaran, Jurusan Hubungan Internasional tahun 1995. Saat ini menjabat sebagai Chief Human Capital Officer Bank Muamalat Indonesia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia di industri perbankan di Indonesia. An Indonesian citizen, 47 years old, is a graduated from Padjadjaran University, Department of International Relations in 1995. Currently he serves as the Chief Human Capital Officer of Bank Muamalat Indonesia. He has more than 20 years of experience in developing and managing human resources in the banking industry in Indonesia. Mengawali karirnya sebagai Management Trainee di PT Bank Niaga Tbk, beliau melanjutkan karirnya di posisi manajerial pada beberapa Bank seperti PT Bank Permata Tbk, PT Bank BII Maybank Tbk dan terakhir sebagai Head of Human Capital PT Bank Mega Syariah Tbk. Berkarir di Bank Muamalat Indonesia sejak 2015 sebagai Head of Human Capital Strategy, kini Beliau menjabat sebagai Chief Human Capital Officer sejak Maret 2018. Riksa Prakoso juga menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Bank Muamalat Indonesia sejak bulan Mei 2016 yang diperbaharui melalui Surat Keputusan Direksi No. 025/DIRKPTS/VIII/2018 tanggal 9 Agustus 2018. Starting his career as a Management Trainee at PT Bank Niaga Tbk, he continued his career in managerial positions at several Banks such as PT Bank Permata Tbk, PT Bank BII Maybank Tbk and finally as Head of Human Capital PT Bank Mega Syariah Tbk. Performs at Bank Muamalat Indonesia since 2015 as Head of Human Capital Strategy, now he serves as Chief Human Capital Officer since March 2018. Riksa Prakoso also serves as a Member of the Nomination and Remuneration Committee of Bank Muamalat Indonesia since May 2016 which was updated through Decree of the Board of Directors No. 025/DIR-KPTS/ VIII/2018 dated 9 August 2018. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 87
  88. Profil Pejabat Eksekutif Management Executive Profile NAMA NAME TANGGAL BERGABUNG JOIN DATE JABATAN SAAT INI CURRENT POSITION USIA AGE PENDIDIKAN TERAKHIR LAST EDUCATION INSTITUSI PENDIDIKAN INSTITUTION M . Harris 1-Nov-91 Head of Corporate Banking Operation 58 S1 Universitas Sumatera Utara Achmad Faiz 22-Apr-92 Branch Manager - Rawamangun Branch 52 S1 UPN Veteran Jakarta Fauzi 23-Jul-92 Branch Manager - Tanjung Pinang Branch 52 S1 Universitas Andalas Maemunah Nurdiana 2-Sep-93 Branch Manager - Mangga Dua Branch 50 S1 Universitas Sebelas Maret Surakarta Ismupdalifah 2-Sep-93 Branch Manager - Tendean Branch 50 S1 Universitas Indonesia Rina Kanthi 1-Apr-94 Branch Manager - Tasikmalaya Branch 52 S1 STIE YPKP Bandung 13-Mar-95 Branch Manager - Surabaya Branch 48 S1 Universitas Muhammadiyah Malang 3-Jul-95 Branch Manager - Bandung Branch 48 D3 Politeknik Negeri Bandung Rizma Imam Puji Raharjo Setiabudi 15-Oct-95 Head of SAM Risk Underwriting 54 S1 Universitas Brawijaya Nabilah 1-Oct-96 Branch Manager - Mayjen Sungkono Branch 50 S1 Universitas Airlangga Surabaya Budi Santoso 1-Mar-96 Branch Manager - Solo Branch 45 S1 STIE Stikubank Bambang Setiawan 3-Jun-96 Branch Manager - Roxy Branch 52 S2 Universitas Pancasila Ana Hastuti 18-Sep-96 Branch Manager - Pancoran Branch 42 S1 STIE Adhy Niaga Donny Havianto 1-Dec-96 Branch Manager - Cilegon Branch 44 S1 Sekolah Tinggi Manajemen Labora Dyah Ekowati 7-May-97 Head of Compliance 47 S1 Institut Pertanian Bogor Sofian Asmat 1-Jul-97 Branch Manager - Tangerang City Branch 47 S2 Universitas Tanjungpura Ahmad Salihin 8-Sep-97 Region Head - Regional Jateng & DIY 45 S1 Universitas Hasanuddin Makassar Warno 8-Sep-97 Branch Manager - Samarinda Branch 44 S1 Universitas Balikpapan Sugeng Hernowo 1-Feb-99 Branch Manager - Kudus Branch 42 D3 Politeknik Negeri Semarang Anshar 12-Jun-99 Branch Manager - Semarang Branch 47 S1 Universitas Hasanuddin Suriyansyah 1-Apr-01 Branch Manager - Balikpapan Branch 44 S1 Universitas Lambung Mangkurat Budi Sulaksana 21-Apr-01 Branch Manager - Denpasar Branch 43 S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta Sahlan 1-May-01 Branch Manager - Cirebon Branch 41 S1 Universitas Sumatera Utara Arie Boentaram 17-May-01 Branch Manager - Kedoya Branch 40 S1 UPI YAI Jakarta 2-Jan-03 Branch Manager - Melawai Branch 40 S1 Universitas Brawijaya Eka Shanti Sistina Ribut Budi Putro Utomo 10-Aug-03 Branch Manager - Palangkaraya Branch 39 S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Alan Januar Ahmed 11-Aug-03 Branch Manager - Kediri Branch 41 S1 Universitas Airlangga Syaifullah Asyik 2-Dec-03 Branch Manager - Mas Mansyur Branch 41 S2 Universitas Gadjah Mada M. Nahdhudin Al Asady 2-Jan-04 Branch Manager - Cipulir Branch 41 S1 IAIN Walisongo Giat Waluyo 7-Jan-04 Branch Manager - Purwokerto Branch 42 S1 Universitas Jendral Soedirman Fitrawan 7-Jan-04 Branch Manager - Kendari Branch 37 S1 Universitas Haluoleo Nasrulloh 1-Mar-04 Branch Manager - Mataram Branch 39 S2 Universitas Negeri Jember T. Abdullah Suherman 23-Apr-04 Branch Manager - Ambon Branch 38 S1 Universitas Padjadjaran 88 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  89. Profil Perusahaan Company Profile NAMA NAME Vynna Primayanti TANGGAL BERGABUNG JOIN DATE 9-Jun-04 USIA AGE PENDIDIKAN TERAKHIR LAST EDUCATION INSTITUSI PENDIDIKAN INSTITUTION Branch Manager - Jember Branch 37 S1 Institut Teknologi Sepuluh Nopember JABATAN SAAT INI CURRENT POSITION Akbar Sulaiman Karib 31-Dec-04 Branch Manager - Gorontalo Branch 39 S1 Universitas Hasanuddin M . Helmi 24-Jan-05 Branch Manager - Bengkulu Branch 42 S1 Universitas Andalas Padang Syuhardiman 24-Jan-05 Branch Manager - Padang Branch 43 S1 Universitas Andalas Efrida Yanti Siregar 18-Mar-03 Branch Manager - Plt. Padang Sidempuan Branch 40 S1 Universitas Sumatera Utara Muhammad Amin 18-Apr-05 Branch Manager - Pematangsiantar Branch 39 S1 Universitas Islam Bandung Wendy Hilman Natsir 26-Sep-05 Branch Manager - Cianjur Branch 40 S1 Universitas Padjadjaran Hendhi Purnama 10-Oct-05 Branch Manager - Pondok Indah Branch 37 S1 Institut Agama Islam Negeri Sunan Gunung Djati Syaskowar Yuldiansyah 26-Apr-06 Branch Manager - Tegal Branch 36 S1 Universitas Lampung Bambang Haryo Nugroho 1-Aug-06 Branch Manager - Palu Branch 34 S1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yeyen Djannati 26-Aug-06 Branch Manager - Kalimas Bekasi Branch 38 S1 Universitas Muslim Indonesia Makassar Christinawulansari Elok Jatiwaluyaningtias 1-Sep-06 Branch Manager - Jayapura Branch 37 S1 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Sumardi 1-Sep-06 Branch Manager - Sorong Branch 38 S1 UPN Veteran Jatim Syarifuddin 1-Sep-06 Branch Manager - Kupang Branch 39 S1 Universitas Negeri Makassar Rifyal Fajri 18-Dec-06 Branch Manager - Jambi Branch 36 S1 STT Telkom Bandung Betha Muhammad Zaky 1-Feb-07 Branch Manager - Banjarmasin Branch 38 S1 Institut Pertanian Bogor Kaspul Anwar Tang 15-Jan-07 Branch Manager - Pontianak Branch 36 S1 Universitas Mulawarman Samarinda Mohamad Haerudin 23-Mar-07 Branch Manager - Pangkal Pinang Branch 34 S1 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Mohammad Badrudin 13-Aug-07 Branch Manager - Sukabumi Branch 38 S1 Institut Pertanian Bogor Muhammad Husein Sucipto 1-Mar-08 Branch Manager - Lampung Branch 34 S1 Universitas Sriwijaya Yayan Hadiyanto 23-Jun-08 Branch Manager - Pekalongan Branch 38 S2 Universitas Gadjah Mada Wisnu Satria Bharata 13-Sep-08 Branch Manager - Makassar Branch 33 S1 Universitas Negeri Semarang M. Asrul 31-Oct-08 Branch Manager - Mamuju Branch 34 S1 Universitas Negeri Makassar Defi Supriyatin 1-May-09 Branch Manager - Ciledug Branch 33 S1 Institut Teknologi Bandung Angga Furi Utami 11-May-09 Branch Manager - Fatmawati Branch 34 S1 Institut Pertanian Bogor Danang Rokhmad Sulendra 15-Jun-09 Branch Manager - Malang Branch 33 S1 Universitas Negeri Surabaya Latifah Rahim 13-Jul-09 General Manager - Kuala Lumpur Branch 55 S1 Eastern Michigan University, USA Edian Fahmy 1-Jul-10 Head of Operational Risk Management 52 S2 ABFI Perbanas Priyastiti Nawa Agustina 3-Oct-11 Region Head - Regional Jakarta 2 50 S1 STIEKN Jaya Negara Isvenita Andrianty 7-Nov-11 Branch Manager - Arthaloka Branch 49 S1 Universitas Nasional Indonesia Firmansyah Safari 3-Jan-12 Branch Manager - Serang Branch 37 S1 Universitas Islam Bandung Head of Accounting & Tax 52 S2 Universitas Budi Luhur Tugiantoro 12-Sep-12 Laporan Tahunan 2018 Annual Report 89
  90. NAMA NAME TANGGAL BERGABUNG JOIN DATE JABATAN SAAT INI CURRENT POSITION USIA AGE PENDIDIKAN TERAKHIR LAST EDUCATION INSTITUSI PENDIDIKAN INSTITUTION Catur Andayani 1-Oct-12 Head of Enterprise Risk Management 49 S2 Universitas Indonesia Wahid Fitrian 15-Oct-12 Branch Manager - Palembang Branch 37 S1 Universitas Sriwijaya Wisaksana Djawi 14-Jul-14 Head of Business Finance & Intelligence 43 S2 University of Kent Affiatty Sofia Mantini 13-Oct-14 Head of Retail Risk Underwriting 55 S1 Universitas Padjajaran Irlan Purnama 17-Nov-14 Head of Transactional Banking 47 S2 Middlesex University Yudhiarto Adityabrata Hardjosubroto 26-Jan-15 Head of Corporate Banking Strategy, Product & Support 51 S1 Universitas Indonesia Resnumurti Wibisono 21-Jan-15 Head of Corporate Financing Linkage & Syndication 48 S2 STIE Nusantara Setiawan Sabri 23-Jan-15 Head of Operation Strategy & Service Quality 50 S1 Erasmus University Wiwiet Aldian 1-Jun-15 Region Head - Regional Jabar 40 S1 Universitas Budi Luhur Tindomora Siregar 22-Jun-15 Head of Internal Audit 60 S2 The University of Brimingham Supriati Nugroho Pernamawati 22-Jul-15 Head of Marketing Communication & Priority Segmentation 44 S1 Universitas Sebelas Maret Pandu Angga Ikhsana 1-Sep-15 Branch Manager - Bogor Branch 36 S1 Institut Teknologi Bandung Syahrial Nawawi 1-Sep-15 Head of Corporate Real Estate & Procurement 50 S2 Universitas Indonesia Melur Musdalifah 4-Jan-16 Branch Manager - Matraman Branch 38 S1 Universitas Sahid Ari Purnomo 25-Jan-16 Head of Distribution & Network Management 45 S2 Swinburne University Mochamad Darmawan 2-May-16 Head of Corporate Legal 50 S1 Universitas Islam Jakarta Vino Yudessa Lamantu 9-May-16 Head of HCBP Business Function 40 S1 Universitas Islam Indonesia Agus Andipratama Amir 19-May-16 Head of Islamic Enterprise & Alliances 42 S1 University of South Australia Wita Hanayori 13-Jun-16 Head of Retail Banking Operation 45 S1 Universitas Padjajaran Muhammad Ade Kurniawan 1-Aug-16 Head of HC Strategy 36 S1 Universitas Persada Indonesia YAI Esti Budiarti 18-Jul-16 Head of HCBP Operation & Support Function - Plt. 39 S1 Universitas Indonesia Deny Hindarto 1-Aug-16 Branch Manager - Klender Branch 49 S2 The IPMI Business School Arief Nur Yusuf 1-Oct-16 Branch Manager - Kalimalang Branch 48 S1 Universitas Merdeka Malang Miky Mardiansyah Pino Branch Manager - Medan Sudirman Branch 43 S1 Universitas Sumatera Utara Muhammad Ilham 1-Sep-16 Head of Financial Control 47 S1 Universitas Andalas Sulistyanto Hibrizie 3-Oct-16 Branch Manager - Yogyakarta Branch 49 S1 Universitas Gadjah Mada Vita Rusdianti 1-Dec-16 Branch Manager - Karawang Branch 30 S1 Universitas Bakrie Arsianti Tabrin Putri 1-Dec-16 Branch Manager - Kemayoran Branch 45 S1 Universitas Trisakti Dewi Fathia 1-Dec-16 Branch Manager - BSD Branch 45 S1 STIE Kampus Ungu Syahrul Effendi 5-Dec-16 Branch Manager - Langsa Branch 41 S1 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Melinawati Amran 1-Dec-16 Branch Manager - Cengkareng Branch 45 S1 Universitas Persada Indonesia YAI 90 25-Aug-16 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  91. Profil Perusahaan Company Profile NAMA NAME TANGGAL BERGABUNG JOIN DATE JABATAN SAAT INI CURRENT POSITION USIA AGE PENDIDIKAN TERAKHIR LAST EDUCATION INSTITUSI PENDIDIKAN INSTITUTION Aznovri Kurniawan 2-Jan-17 Head of Retail Banking Strategy 43 S2 Institut Teknologi Bandung Cahya Adi 2-Jan-17 Branch Manager - Depok Branch 40 S1 Perbanas Institute Novi Wardi 9-Jan-17 Head of Operation Control 44 S2 Universitas Trisakti Dwi Poedji Widodo 3-Jan-17 Branch Manager - Ternate Branch 47 S2 STIE Malangkucecwara Malang Uki A Wibowo 9-Jan-17 Branch Manager - Bintaro Jaya Branch 44 S1 Universitas Sam Ratulangi Lily Liana 16-Jan-17 Head of Corporate Banking 50 S1 University of Western Sydney Tris Reviandi 1-Mar-17 Branch Manager - Gadjahmada Branch 46 S1 Perbanas Institute Agung Prambudi 20-Feb-17 Region Head - Regional Jakarta 3 49 S1 Universitas Brawijaya Raldi Musaran 2-May-17 Branch Manager - Pluit Branch 36 S1 Unika Atmajaya Yasa Adimulya 10-May-17 Branch Manager - Puri Indah Branch 42 S1 STEKPI 5-Jun-17 Head of Corporate Risk Underwriting 50 S1 Universitas Padjajaran Head of HC Services 46 S2 Sekolah Tinggi Manajemen PPM Head of Learning & Talent Management 40 S2 Universitas Bina Nusantara Susantyo Irawan Indu Dewi Anton Hendrianto 28-Aug-17 3-Jul-17 Aufrieda Artsiana Dewi 1-Aug-17 Region Head - Regional Jatim, Bali & Nusra 49 S1 Universitas Airlangga Neneng Siti Rahmah Niar 15-Sep-17 Branch Manager - KPO Muamalat Tower 46 S1 STIE Adhy Niaga Ahmad Safril Ilham 26-Oct-17 Region Head - Regional Sulawesi, Maluku & Papua 42 S2 Universitas Hasanuddin Makassar Yusra 4-Dec-17 Region Head - Regional Sumbagut 53 S1 Universitas Syiah Kuala Prasetyo Nur Cahyo 1-Dec-17 Branch Manager - Kelapa Gading Branch 35 S1 Universitas Bina Nusantara Ade Koes Djafri 2-Jan-18 Branch Manager - Medan Branch 50 S2 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Titied Desdya 23-Jan-18 Branch Manager - Pekanbaru Branch 45 S1 Universitas Bung Hatta Marjuki 12-Feb-18 Head of Information Technology 56 S2 PPM Denny Riyanto 2-Apr-18 Head of Special Asset Management 49 S1 Universitas Gadjah Mada Vinny Rika Anwar 26-Mar-18 Head of Retail Banking Product 43 S1 Institut Pertanian Bogor Dicky Zakiudin 16-Apr-18 Head of Retail Collection Management 48 S1 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Wang Wardhana 4-Jun-18 Head of Wealth Management & E-Business 46 S2 La Trobe University Bambang Waringin 2-May-18 Branch Manager - Aceh Branch 47 S1 Universitas Syiah Kuala Muhammad Nurwahyu Ishak 20-Sep-18 Branch Manager - Manado Branch 29 S1 Institut Manajemen Telkom Hayunaji 17-Dec-18 Head of Corporate Affairs 47 S1 Universitas Indonesia Dendy Awara Rezka 17-Dec-18 Region Head - Regional Jakarta 1 45 S1 Universitas Trisakti Danie Maulana Lutfie 17-Dec-18 Branch Manager - Batam Branch 38 S1 Universitas Jenderal Soedirman Laporan Tahunan 2018 Annual Report 91
  92. Profil Komite Audit Audit Committee Profile Ketua : Chairman: Iggi H. Achsien (Komisaris Independen) Iggi H. Achsien (Independent Commissioners) Profil disajikan pada halaman 76 The profile is presented on page 76 92 Anggota : Member : Achmad Arifin (Pihak Independen) Achmad Arifin (Independent Party) Warga Negara Indonesia. Lahir di Tegal 25 Maret 1954, Meraih gelar sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1987. Indonesian citizens. Born in Tegal March 25, 1954. He earned his bachelor degree at the Faculty of Economics, University of Indonesia in 1987. Beliau berpengalaman di industri perbankan bidang operasional maupun internal audit di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. maupun sebagai Kepala Divisi Internal Audit pada PT Bank Mutiara Tbk. Disamping itu beliau juga aktif sebagai pengurus Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB) dan sebagai Assessor Bidang Internal Audit dibawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). He has experienced in banking industry in the operational and internal audit fields at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. and as Head of Internal Audit Division at PT Bank Mutiara Tbk. Besides, he is also active as a board of the Bank’s Internal Auditor Association (IAIB) and as an Internal Audit Sector Assessor at under auspices of the National Professional Certification Agency (BNSP). Menjabat sebagai Anggota Komite Audit Bank Muamalat Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 023/DIR-KPTS/VIII/2018 tanggal 9 Agustus 2018. Served as a Member of the Audit Committee of Bank Muamalat Indonesia in accordance with Directors Decree No. 023/DIR-KPTS/VIII/2018 dated 9 August 2018. Herbudhi S. Tomo (Pihak Independen) Herbudhi S. Tomo (Independent Party) Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta, 20 Mei 1966. Memperoleh gelar Doktor Ilmu Ekonomi dengan konsentrasi Ekonomi dan Keuangan Syariah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti pada tahun 2015, setelah sebelumnya memperoleh gelar Magister Ilmu Ekonomi dengan konsentrasi Ekonomi dan Keuangan Syariah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti pada tahun 2012. Beliau menamatkan pendidikan Strata Satu (S-1) sebagai Sarjana Pertanian dengan konsentrasi ekonomi pertanian dan sumber daya alam dari Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor pada tahun 1991. An Indonesian citizen, born in Jakarta, May 20, 1966. He obtained a Doctor of Economics in concentration in Islamic Economics and Finance from the Faculty of Economics and Business, Trisakti University in 2015, after previously obtaining a Masters in Economics with a concentration in Islamic Economics and Finance from the Faculty Economics and Business, Trisakti University in 2012. He completed his undergraduate degree (S1) as a Bachelor of Agriculture with a concentration in agricultural economics and natural resources from the Faculty of Agriculture, Bogor Agricultural Institute in 1991. Selain menjabat sebagai Anggota Komite Audit Bank Muamalat Indonesia (BMI), beliau juga beraktifitas di Asbisindo, yaitu Perkumpulan Bank-Bank Syariah Indonesia, sebagai Direktur Eksekutif untuk periode 2018 -2021. Beliau memiliki pengalaman praktisi perbankan syariah selama lebih dari 20 tahun, di awali dengan berkarir di Bank Muamalat Indonesia sejak tahun 1991 melalui Muamalat Officer Development Program angkatan 1 sebagai the best trainee. Selanjutnya berbagai posisi jabatan diraih beliau seperti Account Officer Beside serving as a Member of the Audit Committee of Bank Muamalat Indonesia (BMI), he also engages in Asbisindo, namely the Indonesian Islamic Banks Association, as Executive Director for the period 20182021. He has experience of sharia banking practitioners for more than 20 years, starting with a career at Bank Muamalat Indonesia since 1991 through the 1st class of Muamalat Officer Development Program as the best trainee. Furthermore, various positions were held by him such as Account Officer for PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  93. Profil Perusahaan Company Profile Divisi Pembiayaan Korporasi , Pemimpin Cabang BMI Surabaya, General Manager Kantor Pusat Operasional BMI, Kepala Divisi Satuan Kerja Restrukturisasi Pembiayaan, Kepala Divisi Jaringan dan Aliansi serta Asisten Direktur bidang Pembiayaan, dengan posisi terakhir sebagai Direktur Bisnis Ritel pada tahun 20052007. Kemudian beliau mendapatkan amanah dari pemegang saham BMI untuk menjabat sebagai Direktur Utama selama 7 tahun (2007-2014) di PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) yang merupakan anak perusahaan dari BMI, bergerak dibidang pembiayaan multiguna berbasis syariah. Corporate Financing Division, Surabaya BMI Branch Leader, General Manager of BMI Operational Head Office, Head of Financing Restructuring Work Unit Division, Head of Network and Alliance Division and Assistant Director of Financing, with his last position as Retail Banking Director in 2005-2007. Then he received a mandate from BMI shareholders to serve as President Director for 7 years (2007-2014) at PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) which is a subsidiary of BMI, engaged in multipurpose sharia-based financing. Sejak tahun 2015 beliau mendirikan perusahaan konsultan keuangan Syariah yaitu @hst-Consulting yang bergerak dibidang konsultan keuangan dan pelatihan perbankan syariah. Di bidang konsultan keuangan melayani permintaan dari GIZ (Deutsche Gessellchaft fur Internationale Zusammenarbeit GmbH) Jakarta Office, yaitu lembaga bantuan keuangan milik Pemerintah Jerman untuk mendukung program Pemerintah Indonesia di bidang program sosial, Bappenas, PT Pos Indonesia, PT Pegadaian. Selain itu dibidang pelatihan juga melayani ke LPPI (Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia), Muamalat Institut, Universitas Azzahra, Universitas Trisakti, STIE Tazkia, Universitas Yarsi. Pada Periode 2017-2018, beliau juga berkiprah sebagai Investment Advisor pada PT OSO Manajemen Investasi, sebuah perusahaan manajemen invetasi. Since 2015 he has established a Sharia financial consulting firm, namely @hst-Consulting, which is engaged in financial consulting and sharia banking training. In the field of financial consultants serving requests from GIZ (Deutsche Gessellchaft fur Internationale Zusammenarbeit GmbH) Jakarta Office, namely the German government financial assistance agency to support the Indonesian Government’s programs in the field of social programs, Bappenas, PT Pos Indonesia, PT Pegadaian. In addition, in the field of training also serves the LPPI (Indonesian Banking Development Institute), Muamalat Institut, University of Azzahra, Trisakti University, STIE Tazkia, Yarsi University. In the 2017-2018 Period, he also worked as an Investment Advisor at PT OSO Investment Management, an investment management company. Di bidang kegiatan organisasi profesi, beliau juga berkiprah KADIN (Kamar Dagang dan Industri) sebagai Wakil ketua pada komite urusan negara-negara Timur Tengah pada tahun 2006-2010. Selanjutnya tahun 2012-2014 beliau juga aktif di organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai anggota bidang pengembangan perbankan, multifinance dan pegadaian. Kemudian sejak tahun 2015 beliau juga aktif di organisasi Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) sebagai wakil ketua bidang penelitian dan pengembangan multifinance dan pegadaian. Selanjutnya diikuti pada tahun 2016, beliau juga masuk kedalam anggota kelompok kerja bidang perbankan dan keuangan pada Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia. In the field of professional organization activities, he also engages in KADIN (Chamber of Commerce and Industry) as Deputy Chair of the Middle East countries affairs committee in 2006-2010. Furthermore, in 2012-2014 he was also active in the organization of the Sharia Economic Community (MES) as a member of the field of banking development, finance and pawnshops. In 2015 he has also been active in the organization of the Association of Islamic Economic Experts (IAEI) as vice chairman of finance and pawnshops in research and development. While 2016, he was also a member of the banking and financial working group at the National Economic and Industrial Committee (KEIN) of the Republic of Indonesia. Di samping karir dan organisasi profesional diatas, beliau juga telah mengikuti berbagai pelatihan perbankan syariah Baik di dalam negeri maupun luar negeri (Dubai, Jeddah, Kuwait, Kuala Lumpur, Singapore, Brunei), serta sertifikasi manajemen risiko dari BSMR (Badan Sertifikasi Manajemen Risiko) di tahun 2008. Besides the career and professional organizations above, he also has participated in various sharia banking trainings both domestically and abroad (Dubai, Jeddah, Kuwait, Kuala Lumpur, Singapore, Brunei), as well as risk management certification from the BSMR (Risk Management Certification Agency) in 2008. Menjabat sebagai Anggota Komite Audit Bank Muamalat Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 023/DIRKPTS/VIII/2018 tanggal 9 Agustus 2018. Served as a Member of the Audit Committee of Bank Muamalat Indonesia in accordance with Directors Decree No. 023/DIRKPTS/VIII/2018 dated 9 August 2018. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 93
  94. Profil Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee Profile Ketua : Chairman: Iggi H. Achsien (Komisaris Independen) Iggi H. Achsien (Independent Commissioners) Profil disajikan pada halaman 76 The profile is presented on page 76 Anggota: Member: Mohamed Hedi Mejai (Komisaris) Mohamed Hedi Mejai (Commissioners) Profil disajikan pada halaman 78 The profile is presented on page 78 Edy Setiadi (Komisaris) Edy Setiadi (Commissioners) Profil disajikan pada halaman 77 The profile is presented on page 77 Riksa Prakoso (Pejabat Eksekutif Senior) Riksa Prakoso (Senior Management Executive) Profil disajikan pada halaman 87 The profile is presented on page 87 94 Sri Juni Kuntari (Pihak Independen) Sri Juni Kuntari (Independent Party) Warga Negara Indonesia. Lahir di Jakarta 8 Juni An Indonesian citizen. Born in Jakarta on June 8, 1957, lulus sebagai Psikolog dari Fakultas Psikologi 1957, graduated as a Psychologist from the Faculty Universitas Padjadjaran tahun 1981 dan menyelesaikan of Psychology, Padjadjaran University in 1981 and pendidikan Magister Psikologi bidang Manajemen completed her Masters in Psychology in Human Sumber Daya Manusia (SDM) dari Universitas Indonesia Resource Management from the University of Indonesia tahun 2006. Berpengalaman sebagai Konsultan Senior in 2006. She has been a senior consultant for change Manajemen Perubahan & Pengembangan organisasi management & organizational development in the selama 16 tahun di perusahaan global Accenture dan 6 company global Accenture for 16 years and 6 years as HR tahun selaku konsultan SDM di Daya Dimensi Indonesia, consultant at Daya Dimensi Indonesia, representative perwakilan Dimensions of the Development Dimensions International (DDI) International (DDI). Pengalamannya menjadi praktisi company. Her experience as a practitioner was as Head ialah sebagai Head of Human Resources di PT Donggi of Human Resources at PT Donggi Senoro LNG, a joint Senoro LNG, perusahaan patungan milik Pertamina, venture owned by Pertamina, Mitsubishi Corporation, Mitsubishi Medco Korea Gas and Medco Indonesia. She is also actively Indonesia. Aktif di Himpunan Psikologi Indonesia joined in the Indonesian Psychology Association and sampai sekarang menjadi anggota Majelis Kode Etik recently become a member of the Ethics Council for the untuk daerah Jakarta. Menjabat sebagai Anggota Jakarta area. Served as a Member of the Nomination Komite Nominasi dan Remunerasi Bank Muamalat and Remuneration Committee of Bank Muamalat Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. Indonesia in accordance with Directors Decree No. 025/ 025/DIR-KPTS/VIII/2018 tanggal 9 Agustus 2018. DIR-KPTS/VIII/2018 dated 9 August 2018. perusahaan Corporation, Development Korea Gas dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  95. Profil Perusahaan Company Profile Profil Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Profile Ketua : Chairman: Edy Setiadi (Komisaris) Edy Setiadi (Commissioners) Profil disajikan pada halaman 77 The profile is presented on page 77 Anggota: Member: Iggi H. Achsien (Komisaris Independen) Iggi H. Achsien (Independent Commissioners) Profil disajikan pada halaman 76 The profile is presented on page 76 Abdulsalam Mohammed Joher Al-Saleh (Komisaris) Abdulsalam Mohammed Joher Al-Saleh (Commissioners) Profil disajikan pada halaman 79 The profile is presented on page 79 Dece Kurniadi (Pihak Indepeden) Dece Kurniadi (Independent Party) Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tanggal 30 An Indonesian citizen, born in Jakarta on December Desember 1971, dan mendapatkan gelar sarjana dari 30, 1971, and obtained a bachelor’s degree from Universitas Islam Indonesia pada fakultas hukum dan Law Faculty at the Islamic University of Indonesia mendapatkan gelar Master Management pada bidang and obtained a Master of Management degree in Keuangan Syariah di Universitas Indonesia. Sebelum Islamic Finance at the University of Indonesia. Before menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko serving as a member of the Bank Muamalat Indonesia Bank Muamalat Indonesia, beliau telah berpengalaman Risk Monitoring Committee, he had experience in di industri perbankan syariah selama lebih dari 20 tahun, the Islamic banking industry for more than 20 years, diantaranya berkiprah selama 9 tahun dalam perbankan including taking part in 9 years in Islamic banking at syariah di Bank Muamalat Indonesia untuk berbagai Bank Muamalat Indonesia for various segments with segmen dengan posisi terakhir sebagai Pimpinan Cabang the last position as Branch Manager in 2006. Then di tahun 2006. Kemudian beliau menjabat sebagai he served as an Associate Partner in Sharia Banking Associate Partner di Konsultan Perbankan Syariah Consultants at “SHG-SAM & Rekan”, an Associate di “SHG-SAM & Rekan”, Associate Partner di Islamic Partner at the Islamic Finance Initiative, and he is still Finance Initiative, dan sampai saat ini masih menjadi a Lecturer in the Finance and Banking Administration Dosen Program Vokasi Administrasi Keuangan dan Vocational Program at the University of Indonesia, Perbankan di Universitas Indonesia, Dosen beberapa Lecturer in several Islamic Banking courses at the mata kuliah Perbankan Syariah di Politeknik Negeri Polytechnic Negeri Jakarta as well as members and Jakarta serta sebagai anggota dan instruktur di Lembaga instructors at the Indonesian Banking Development Pengembangan Perbankan Indonesia - BI. Institute - BI. Selain itu beliau juga menjabat sebagai Commisioner Furthermore, he also serves as Commissioner and dan Pratama Finance Advisor at PT Wichindo Pratama Balikpapan Balikpapan dan instruktur pada Muamalat Institute and instructor at Muamalat Institute which is an yang merupakan afiliasi Bank Muamalat Indonesia yang affiliate of Bank Muamalat Indonesia, which focuses as fokus sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan a professional sharia economic and financial education syariah profesional. Pada tahun 2016 beliau juga pernah institution. In 2016 he was also a member of the menjadi Anggota POKJA IPMP Komite Ekonomi dan National Economic and Industrial Committee’s IPMP Industri Nasional (KEIN) sampai dengan Februari 2017. POKJA (KEIN) until February 2017. Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko He served as a Member of the Risk Monitoring Bank Surat Committee of Bank Muamalat Indonesia in accordance Keputusan Direksi No.024/B/DIR-KPTS/VIII/2018 tanggal with Directors Decree No. 024/DIR-KPTS/VIII/2018 dated 9 Agustus 2018. 9 August 2018. Abdulwahhab Abed (Pihak Independen) Abdulwahhab Abed (Independent Party) Finance Advisor Muamalat di PT Indonesia Wichindo sesuai dengan Warga Negara Saudi Arabia, lahir di Saudi Arabia. Saudi Arabian citizen, born in Saudi Arabia. Obtained Memperoleh Finance- a Bachelor’s degree in Corporate Finance-Accounting Accounting dan Master of Business Administration and the Master of Finance Business Administration (MBA) Finance di McCallum Graduate School of (MBA) at McCallum’s Graduate School of Business, Business, Bentley College, Waltham MA. Menjabat Bentley College, Waltham MA. Served as a Member sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko Bank of the Risk Monitoring Committee of Bank Muamalat Muamalat Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Indonesia in accordance with Directors Decree No. 024/ Direksi No.024/B/DIR-KPTS/VIII/2018 tanggal 9 Agustus DIR-KPTS/VIII/2018 dated 9 August 2018. gelar sarjana Corporate 2018. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 95
  96. Profil Komite Tata Kelola Terintegrasi Integrated Governance Committee Profile Ketua : Chairman: Iggi H. Achsien (Komisaris Independen) Iggi H. Achsien (Independent Commissioner) Profil disajikan pada halaman 76 The profile is presented on page 76 Anggota: Member: Dr. H. Oni Sahroni, M.A. (Anggota Dewan Pengawas Syariah) Dr. H. Oni Sahroni, M.A. (Member of the Sharia Supervisory Board) Profil disajikan pada halaman 73 The profile is presented on page 73 96 Sri Hartati Rahayu (Pihak Independen) Sri Hartati Rahayu (Independent Party) Warga Negara Indonesia, lahir di Majalengka 21 Indonesian citizen, born in Majalengka December Desember 1971, lulus Sarjana Hukum (SH) Fakultas 21, 1971. She graduated with a Bachelor of Law (SH) Hukum dari Universitas Padjadjaran tahun 1995 dan Faculty of Law from Padjadjaran University in 1995 Paska Sarjana Hukum Perbankan dan Keuangan (LL.M and a Postgraduate Degree in Banking and Finance in Banking & Banking Laws) dari the London School of Law (LL.M in Banking & Banking Laws) from the Economics and Political Science, United Kingdom tahun London School of Economics and Political Science , 1999. Berpengalaman bekerja di industri perbankan United Kingdom in 1999. She has experienced working baik sebagai Tenaga Ahli (Specialist) atau Konsultan in the banking industry both as a Specialist or Legal Hukum, General Counsel dan Corporate Secretary Consultant, General Counsel and Corporate Secretary di beberapa bank nasional serta cabang Bank Asing at several national banks and branches of Foreign seperti Citibank N.A., HSBC, PT Bank Permata Tbk, Banks such as Citibank NA, HSBC, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Ekonomi Tbk serta pernah menjabat sebagai PT Bank Ekonomi Tbk and has served as a Member of Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko di the Audit Committee and Risk Monitoring Committee PT Bank DBS Indonesia. at PT Bank DBS Indonesia. Beliau saat ini adalah Pendiri dan managing Partner She is currently the Founder and managing Partner of Kantor Konsultan Hukum Rahayu & Partners Law Rahayu & Partners Law Legal Consultants Office which Office berkedudukan di Jakarta Selatan dan Anggota is based in South Jakarta and a Member of the Risk Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan Risiko PT Planning Evaluation and Monitoring Committee of PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Served as a Member of the Integrated Governance Terintegrasi Bank Muamalat Indonesia sejak sesuai Committee of Bank Muamalat Indonesia since in dengan Surat Keputusan Direksi No. 027/B/DIR-KPTS/ accordance with Directors Decree No. 027/B/DIR-KPTS/ VIII/2018 tanggal 9 Agustus 2018. VIII/2018 dated 9 August 2018. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  97. Profil Perusahaan Company Profile Profil Komite Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Committee Profile Ketua : Chairman: Edy Setiadi (Komisaris Independen) Edy Setiadi (Independent Commissioner) Profil disajikan pada halaman 77 The profile is presented on page 77 Anggota: Member: Iggi H Achsien (Komisaris Independen) Iggi H Achsien (Independent Commissioner) Profil disajikan pada halaman 76 The profile is presented on page 76 Mohamed Hedi Mejai (Komisaris) Mohamed Hedi Mejai (Commissioner) Profil disajikan pada halaman 78 The profile is presented on page 78 Sri Hartati Rahayu (Pihak Independen) Sri Hartati Rahayu (Independent Party) Profil disajikan pada halaman 96 The profile is presented on page 96 Laporan Tahunan 2018 Annual Report 97
  98. Demografi Karyawan dan Pengembangan Kompetensi Employee Demographics and Competency Development Demografi Karyawan Employee Demographics Per 31 Desember 2018 , jumlah karyawan Bank mencapai 4.131 orang, mengalami penurunan dibandingkan jumlah karyawan per 31 Desember 2017 yang sebanyak 4.444 orang. In December 31, 2018, the number of employees of the Bank reached 4,131 people, a decrease compared to the number of employees as of December 31, 2017 which amounted to 4,444 people. Profil demografi karyawan Bank dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini. The demographic profile of Bank employees is shown in the following tables and charts. Pergerakan jumlah karyawan dalam 5 (lima) tahun terakhir 2014 = 6.619 orang 2015 = 6.389 orang 2016 = 4.727 orang 2017 = 4.444 orang 2018 = 4.131 orang Changes in the number of the employees during the last 5 (Five) years 2014 = 6,619 people 2015 = 6,389 people 2016 = 4,727 people 2017 = 4,444 people 2018 = 4,131 people Demografi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi Employee Demographics Based on Organizational Level 2018 No. Level LakiLaki Male Perempuan Female 2017 Jumlah Total % LakiLaki Male Perempuan Female 2016 Jumlah Total % LakiLaki Male Perempuan Female Jumlah Total % 1 BOC 5 - 5 0.1% 5 - 5 0.1% 4 - 4 0.1% 2 BOD 5 - 5 0.1% 6 - 6 0.1% 7 - 7 0.1% 3 DPS 3 - 3 0.1% 3 - 3 0.1% 3 - 3 0.1% 4 Chief 3 - 3 0.1% - - - 0.0% - - - 0.0% 98 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  99. Profil Perusahaan Company Profile 2018 No . Level LakiLaki Male Perempuan Female 2017 Jumlah Total % LakiLaki Male Perempuan Female 2016 Jumlah Total % LakiLaki Male Perempuan Female Jumlah Total % 5 Head of L1 26 9 35 0.8% 33 9 42 0.9% 29 6 35 0.7% 6 Head of L2 97 27 124 3.0% 100 28 128 2.9% 80 22 102 2.2% 7 Head of L3 22 6 28 0.7% 18 8 26 0.6% 32 10 42 0.9% 8 Head of Subsidiaries 5 1 6 0.1% 2 1 3 0.1% 3 - 3 0.1% 9 Business Manager 9 4 13 0.3% 15 2 17 0.4% 13 5 18 0.4% 10 Region Head 5 4 9 0.2% 7 4 11 0.2% 7 3 10 0.2% 11 Region Operation Manager 7 3 10 0.2% 6 2 8 0.2% 7 2 9 0.2% 12 Region CCPC Manager - - - 0.0% 5 4 9 0.2% 4 - 4 0.1% 13 Region RFC Manager 5 4 9 0.2% 3 1 4 0.1% 4 4 8 0.2% 14 Branch Manager 61 21 82 2.0% 61 19 80 1.8% 53 19 72 1.5% 15 Branch Operation Manager 52 30 82 2.0% 51 32 83 1.9% 50 32 82 1.7% 16 Sub Branch Manager 92 50 142 3.4% 92 48 140 3.2% 91 43 134 2.8% 17 Sub Branch Operation Supervisor 78 69 147 3.6% 79 58 137 3.1% 85 46 131 2.8% 18 Other Officer 752 405 1.237 29.9% 751 475 1,226 27.6% 786 466 1,252 26.5% 19 Clerical 1.186 987 2.173 52.6% 1,402 1,093 2,495 56.1% 1,556 1,242 2,798 59.2% 20 NBS 18 - 18 0.4% 21 - 21 0.5% 13 - 13 0.3% 2,431 1,700 4,131 100.0% 2,660 1,784 4,444 100.0% 2,827 1,900 4,727 100.0% Jumlah Total Laporan Tahunan 2018 Annual Report 99
  100. Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan Employees Demographics Based on Educational Level (orang) (people) 2018 Pendidikan Education No. 1 S2-S3 2 S1 3 4 Laki-Laki Male Perempuan Female 2017 Jumlah Total % Laki-Laki Male Perempuan Female 2016 Jumlah Total LakiLaki Male % Perempuan Female Jumlah Total % 112 37 149 3.6% 109 38 147 3.3% 109 42 151 3.2% 2,101 1,487 3,588 86.9% 2,267 1,550 3,817 85.9% 2,477 1,727 4,204 88.9% Diploma 200 175 375 9.1% 263 195 458 10.3% 217 130 347 7.3% Dibawah Diploma 18 1 19 0.5% 21 1 22 0.5% 24 1 25 0.5% 2,431 1,700 4,131 100.0% 2,660 1,784 4,444 100.0% 2,827 1,900 4,727 100.0% Below Diploma Jumlah Total Demografi Karyawan Berdasarkan Status Karyawan Employees Demographics Based on Employment Status (orang) (people) No. 1 2 Status Karyawan Employment Status Permanen Permanent Kontrak Contract Jumlah Total 2018 Laki-Laki Male Perempuan Female 2017 Jumlah Total % LakiLaki Male Perempuan Female 2016 Jumlah Total 96.2% 2,480 1,675 4,155 93.5% 2,437 1,715 4,152 87.8% 69 88 157 3.8% 180 109 289 6.5% 390 185 575 12.2% 2,431 1,700 4,131 100.0% 2,660 1,784 4,444 100.0% 2,827 1,900 4,727 100.0% (people) 2018 Kurang dari hingga 30 tahun % 3,974 (orang) 1 Jumlah Total 1,612 Employees Demographics Based on Age Usia Age Perempuan Female 2,362 Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia No. Laki-Laki Male % Laki-Laki Male Perempuan Female 2017 Jumlah Total % Laki-Laki Male Perempuan Female 2016 Jumlah Total % Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total % 446 626 1,072 26.0% 699 811 1,510 34.0% 1,269 1,201 2,470 52.3% 1,559 909 2,468 59.7% 1,557 825 2,382 53.6% 1,199 572 1,771 37.5% 426 165 591 14.3% 404 148 552 12.4% 359 127 486 10.3% 2,431 1,700 4,131 100.0% 2,660 1,784 4,444 100.0% 2,827 1,900 4,727 100.0% Less than 30 years 2 31 tahun - 40 tahun 31 – 40 years 3 Lebih dari 40 tahun More than 40 years Jumlah Total 100 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  101. Profil Perusahaan Company Profile Demografi Karyawan Berdasarkan Masa kerja Employees Demographics Based on Years of Service (orang) (people) Masa Kerja Years of Service No. 2018 Laki-Laki Male Perempuan Female 2017 Jumlah Total % Laki-Laki Male Perempuan Female 2016 Jumlah Total % Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total % 1 <1 204 192 396 9.6% 323 193 516 11.6% 305 186 491 10.4% 2 1-2 414 252 666 16.1% 404 227 631 14.2% 674 319 993 21.0% 3 3-5 612 417 1,029 24.9% 963 695 1,658 37.3% 994 798 1,792 37.9% 4 6 - 10 769 552 1,321 32.0% 581 404 985 22.2% 477 341 818 17.3% 5 > 10 432 287 719 17.4% 389 265 654 14.7% 377 256 633 13.4% 2,431 1,700 4,131 100.0% 2,660 1,784 4,444 100.0% 2,827 1,900 4,727 100.0% Jumlah Total Demografi Karyawan Berdasarkan Gender Employees Demographics Based on Gender (orang) (people) Gender Laki-laki Male Perempuan Female Jumlah Total 2018 2017 2016 2,431 59% 2,660 60% 2,827 59.8% 1,700 41% 1,784 40% 1,900 40.2% 4,131 100% 4,444 100% 4,727 100.0% Statistik Demografi Karyawan Bank Mualamat Indonesia Employees Demographics Statistics of Bank Muamalat Indonesia’s Employees Klasifikasi Berdasarkan Gender Clasification Based on Gender Perempuan Female 1,700 41% Laki-laki Male 2,431 59% Laporan Tahunan 2018 Annual Report 101
  102. Clasification Based on Generation Segment Klasifikasi Berdasarkan Segmen Generasi Generation Y 3 ,338 Baby Boomers 28 81% 1% Generation X 765 18% Clasification Based on Years of Service Klasifikasi Berdasarkan Masa Kerja 6-10 Years 1,321 32% 3-5 Year 1,029 25% > 10 Years 719 17% 1-2 Year 666 16% < 3 Months 156 4% < 1 Year 240 6% Clasification Based on Employment Status Klasifikasi Berdasarkan Status Karyawan Permanent 3,894 87% Non FTE 340 8% 102 Contract 157 3% Probation 80 2% PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  103. Profil Perusahaan Company Profile Clasification Based on Work Location Klasifikasi Berdasarkan Lokasi Kerja 1 ,107 1,097 MALE 394 27% 27% 365 FTE % TOTAL % 581 378 229 713 18% Jabodetabek 14% 662 368 Head Office FEMALE 435 733 Jawa Klasifikasi Berdasarkan Tingkat Pendidikan 208 352 93 115 Sumatera Kalimantan 170 5% 9% 208 SulaMPua 27 KL 14 1% 13 Clasification Based on Educational Level S2 148 4% S3 1 0% BelowDiploma 19 0% S1 3,588 Diploma 375 87% 9% Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan dan Kategori Pelatihan di Tahun 2018 Competency Development Based on Job Levels and Training Categories in 2018 Tingkat Partisipasi Peserta Pelatihan Training Participation Level Deskripsi Description Total (Training) Total (Training + MK-One) Total Employee* 4.426 4.426 # of Trained 4.356 4.401 Trained % 98,4% 99,4% # of Attendance 26.842 100.350 Total days 23.123 32.311 5,22 7,30 Average Man days Laporan Tahunan 2018 Annual Report 103
  104. Training Segment Classification Klasifikasi Segmen Pelatihan Deskripsi Description Jumlah Total Program 203 Batch 587 Learning Days 962 Jenis Pelatihan Berdasarkan Kategori Type of Training Based on Category Kategori Pelatihan Training Category Peserta Participants Corporate Business (Ex. Corporate Funding Training & Financing Analytic Training) 306 Retail Banking Business (Ex. Strike the Barriers & Regional Sales Workshop) 2.580 Core (Ex. INTRA, Foundation & RMC) 1.637 Leadership (Ex. Leaders as Coach & Mentoring) 513 Operation (Ex. Front Liners Development Program) 788 Support (Ex. Internal Audit Training) 7.816 Soft Skill (ILDP Training) 6.226 Creative Learning 6.976 Jumlah Total 26.842 Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Direktorat Directorate Board Number of Training Participants Based on Directorate Total Employee Trained Untrained 8 8 0 CEO Directorate 141 141 0 Corporate Banking Directorate 276 276 0 Finance Directorate 39 39 0 Human Capital Directorate 58 58 0 Operation Directorate 1.617 1.617 0 Retail Banking Directorate 2.070 2.045 25 128 128 0 Compliance Directorate 36 36 0 Trainee Program 53 53 0 4.426 4.401 25 Risk Directorate Jumlah Total 104 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  105. Profil Perusahaan Company Profile Number of Training Based on Job Level Jumlah Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan Total Employee Role Trained Untrained Staff 2 .647 2.636 11 Junior Management / Professional 1.537 1.524 13 185 184 1 46 46 0 Non Grade 9 9 0 Non Banking Staff 2 2 0 4.426 4.401 25 Middle Management Professional Senior Management BMI Total Jumlah Pelatihan Berdasarkan Wilayah Number of Training Based on Region Total Employee Region Kantor Pusat Non Operasional (KPNO) Trained Untrained 1.133 1.129 4 Jakarta 1 283 279 4 Jakarta 2 284 282 2 Jakarta 3 276 275 1 Jawa Barat 361 359 2 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta 369 368 1 Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara 449 443 6 Kalimantan 224 224 0 Sulawesi, Maluku & Papua 403 400 3 Sumatera Bagian Selatan 314 313 1 Sumatera Bagian Utara 304 303 1 26 26 0 4.426 4.401 25 Foreign Branches BMI Total Biaya Pengembangan Kompetensi Competency Development Cost Remark 2018 Persentase Biaya pengembangan yang dikeluarkan terhadap Biaya Tenaga Kerja (BTK) Percentage of Development Costs Issued on Workforce Costs (BTK) Uraian lengkap terkait kebijakan Bank dalam mengelola dan mengembangkan kompetensi SDM dapat dilihat pada pembahasan Sumber Daya Manusia di bab Fungsi Penunjang Bisnis dalam laporan tahunan ini. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 1,81% 2017 2,23% A full description of the Bank’s policies in managing and developing HR competencies can be seen in the discussion of Human Resources in the Business Support Function chapter in this annual report. 105
  106. Komposisi Pemegang Saham Shareholders Composition Komposisi Kepemilikan Saham Bank Muamalat Indonesia Bank Muamalat Indonesia ’s Shareholder Composition Kepemilikan Saham Bank Muamalat Indonesia per 31 Desember 2018. Bank Muamalat Indonesia share ownership on 31 Desember 2018. Pemegang Saham Shareholders Jumlah Saham Total of Shares Persentase Percentage (%) ISLAMIC DEVELOPMENT BANK 3.341.894.294 32.74% BANK BOUBYAN 2.245.694.513 22.00% ATWILL HOLDINGS LIMITED 1.828.090.034 17.91% NATIONAL BANK OF KUWAIT 862.755.656 8.45% IDF INVESTMENT FOUNDATION 355.461.941 3.48% BMF HOLDINGS LIMITED 289.985.977 2.84% REZA RHENALDI SYAIFUL 170.527.590 1.67% DEWI MONITA 170.250.000 1.67% ANDRE MIRZA HARTAWAN, MBA, IR. 169.500.000 1.66% KOPERASI PERKAYUAN APKINDO-MPI (KOPKAPINDO) 142.012.245 1.39% 631.530.085 6.19% MASYARAKAT (MASING-MASING <5%) PUBLIC (EACH < 5%) JUMLAH MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR PENUH PAID UP CAPITAL SAHAM DALAM PORTEPEL 10.207.702.335 32.965.648.490 SHARES IN PORTEPEL JUMLAH 43.173.350.825 TOTAL 100.00% Keterangan: Nilai Nominal Saham A Rp200 Nilai Nominal Saham B Rp100 Information: Share A nominal value Rp200 Share B nominal value Rp100 Komposisi Pemegang Saham Bank Muamalat Indonesia per 31 Desember 2018 Composition of Shareholder in Desember 31, 2018. 6.19% 1.39% 1.66% 1.67% 32.74% 1.67% 2.84% 3.48% Islamic Development Bank Bank Boubyan Atwill Holdings United National Bank of Kuwait 8.45% IDF Investment Foundation BMF Holdings Limited Reza Rhenaldi Syaiful Dewi Monita Andre Mirza Hartawan, MBA, Ir. Koperasi Perkayuan Apkindo-MPI (KOPKAPINDO) Masyarakat (Masing-masing <5%) 17.91% 22.00% 106 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  107. Profil Perusahaan Company Profile Kepemilikan Saham Bank Muamalat Indonesia oleh Dewan Komisaris dan Direksi Share ownership of Bank Muamalat Indonesia by the Board of Commissioners and Directors Kepemilikan Saham Bank Muamalat Indonesia oleh Dewan Pengawas Syariah , Komisaris dan Direksi Share ownership of Bank Muamalat Indonesia by the Sharia Supervisory Board, Commissioners and Directors Nama Name Jabatan Position Jumlah Saham (lembar) Number of shares (sheet) Persentase Kepemilikan (%) Ownership Percentage (%) Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board KH. Ma’ruf Amin Oni Sahroni Sholahudin Al Aiyub Ketua Nihil Nihil Chairman Nil Nil Anggota Nihil Nihil Member Nil Nil Anggota Nihil Nihil Member Nil Nil Nihil Nihil Nil Nil Dewan Komisaris Board of Commissioners Ilham A. Habibie Mohamed Hedi Mejai Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh Iggi Haruman Achsien Edy Setiadi Komisaris Utama President Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Nihil Nihil Nil Nihil Nihil Nil Nil Nihil Nihil Nil Nil Nihil Nihil Nil Nil Direktur Utama Nihil Nihil President Director Nil Nil Direktur Nihil Nihil Director Nil Nil Direktur Nihil Nihil Director Nil Nil Direktur Nihil Nihil Director Nil Nil 15.415 0,0001510% 15.415 0,0001510% Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Direksi Board of Directors Achmad Kusna Permana Hery Syafril Purnomo Budiwibowo Soetadi Awaldi Andri Donny Direktur Kepatuhan Compliance Director Jumlah Total Nihil = tidak memiliki saham Laporan Tahunan 2018 Annual Report Nil = do not own shares 107
  108. Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Composition of Shareholders of Bank Muamalat Indonesia Based on Status Rincian Komposisi Pemegang Saham Bank Muamalat Indonesia Berdasarkan Status Details of the Composition of Shareholders of Bank Muamalat Indonesia Based on Status Status Pemegang Saham Shareholder Status Jumlah Saham (lembar) Number of Share (sheet) Jumlah Pemilik Number of Owner Persentase Kepemilikan Ownership Percentage (%) Investor Domestik / Domestic Investor Ritel Domestik / Domestic Retail • Individu / Individual 337.154 804.435.440 7.89% • Pemerintah Daerah / Local Government 495 4.565.715 0.05% • Koperasi / Cooperative 770 149.350.185 1.46% • Yayasan / Foundation 447 86.010.865 0.84% 15 85.552.570 0.84% 6 10.848.540 0,11% Institusi Domestik / Domestic Institution • Dana Pensiun / Pension Fund • Asuransi / Insurance • Bank 14 20.755.365 0.20% • Perseroan Terbatas / Company 226 15.920.450 0.15% • Badan Usaha Lain / Other Business Entity 113 106.380.790 1.04% 339.240 1.283.819.920 12.58% • Badan Usaha / Business Entity 6 8.923.882.415 87.42% Jumlah Investor Asing / Number of Foreign Investor 6 8.923.882.415 87.42% 339.246 10.207.702.335 100,00% Jumlah Investor Domestik / Number of domestic Investor Investor Asing / Foreign Investor Ritel Asing / Foreign Retail Institusi Asing / Foreign Institution Jumlah / Total 108 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  109. Profil Perusahaan Company Profile Informasi Tentang Pemegang Saham Information About Shareholders Islamic Development Bank (32,74%) Islamic Development Bank (32.74%) Islamic Development Bank (IDB) menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia mulai tahun 1999. IDB merupakan lembaga keuangan internasional yang didirikan menurut Declaration of Intent yang dikeluarkan oleh Konferensi Menteri Keuangan negara-negara Muslim yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang diadakan di Jeddah pada Dzulqa’dah 1393 H atau Desember 1973. Hasil Konferensi tersebut kemudian dilanjutkan dengan Pelantikan Dewan Gubernur pada bulan Rajab 1395 H atau pada Juli 1975. Bank secara resmi kemudian dibuka pada tanggal 15 Syawal 1395 H atau pada 20 Oktober 1975. The Islamic Development Bank (IDB) became a shareholder of Bank Muamalat Indonesia since 1999. IDB is an international financial institution established according to the Declaration of Intent issued by the Conference of Finance Ministers of Moslem countries belonging to the Organization of the Islamic Conference (OIC) held in Jeddah on Dzulqa’dah 1393 H or December 1973. The results of the Conference were then followed by the Inauguration of the Board of Governors in the month of Rajab 1395 H or in July 1975. The Bank was officially opened on 15 Syawal 1395 H or on 20 October 1975. IDB didirikan dengan tujuan untuk mendorong pembangunan ekonomi dan kemajuan sosial dari negara anggota dan masyarakat muslim secara individu maupun bersama-sama sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Melalui piagamnya, Islamic Development Bank (IDB) diberi mandat untuk mendorong pembangunan sosial ekonomi dari negara-negara anggota dan komunitas Muslim di negara-negara non-anggota, sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah (Hukum Islam). Sejak berdirinya di 1395 H (1975), keanggotaan dalam lembaga telah berkembang jauh dan telah ada beberapa peningkatan sisi modal berdampingan dengan permintaan untuk lebih banyak sumber daya dari negara-negara anggota untuk membiayai operasinya. Selama lebih dari satu dekade sekarang, IDB berperingkat AAA oleh tiga Pemeringkat utama (Standard & Poor’s, Moody’s, dan Fitch), memfasilitasi mobilisasi sumber daya dari pasar untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan meningkat dari negara- negara anggota. IDB was established with the aim of encouraging the economic development and social progress of individual member countries and Moslem communities in accordance with sharia principles. Through its charter, the Islamic Development Bank (IDB) is mandated to encourage socio-economic development of member countries and Moslem communities in non-member countries, in accordance with the principles of Sharia (Islamic Law). Since its establishment in 1395 H (1975), membership in institutions has expanded considerably and there has been some increase in the capital side alongside the demand for more resources from member countries to finance its operations. For more than a decade now, IDB has been ranked AAA by three major Ratings (Standard & Poor’s, Moody’s, and Fitch), facilitating the mobilization of resources from the market to meet the increasing financing needs of member countries. Dalam aktivitasnya IDB banyak berpartisipasi dalam pemberian modal dan pembiayaan untuk proyek- proyek produktif dan perusahaan. Selain itu, IDB juga aktif memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara anggota dalam bentuk lain untuk pembangunan ekonomi dan sosial. Selain itu, IDB sejauh ini juga banyak memberikan bantuan dana khusus untuk tujuan tertentu di antaranya dana untuk bantuan kepada komunitas muslim di negara non-anggota. In its activities, IDB participated in the provision of capital and financing for productive projects and companies. In addition, IDB also actively provides financial assistance to member countries in other forms for economic and social development. In addition, so far the IDB has provided special financial assistance for certain purposes including funds for assistance to the Moslem community in non-member countries. National Bank of Kuwait Group (30,45%) National Bank of Kuwait Group (30.45%) 1. National Bank of Kuwait (8,45%) Didirikan pada tanggal 19 Mei 1952, National Bank of Kuwait lahir melalui Keputusan Amiri Decree dengan modal dasar KD 435.349.762/500 (Empat Ratus Tiga Puluh Lima Juta Tiga Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Kuwait Dinar dan Lima Ratus Fils), terdiri dari 4.353.497.625 (Empat Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Tiga Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Dua Puluh Lima) saham dengan nilai masingmasing Seratus Fils. National Bank Kuwait masuk menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2012 setelah membeli sebagian saham Boubyan Bank di Bank Muamalat Indonesia yakni sejumlah 88.702.981 (Delapan puluh delapan juta tujuh 1. National Bank of Kuwait (8.45%) Founded on May 19, 1952, National Bank of Kuwait was born through the Amiri Decree with authorized capital KD 435,349,762/500 (Four Hundred Thirty Five Million Three Hundred Forty Nine Thousand Seven Hundred Sixty Two Kuwait Dinars and Five Hundred Fils) , consisting of 4,353,497,625 (Four Billion Three Hundreds Fifty Million Four Hundreds Ninety Seven Thousand Six Hundred Twenty Five) shares with the value of each Hundred Fils. Laporan Tahunan 2018 Annual Report National Bank Kuwait became one of the shareholder of Bank Muamalat Indonesia in 2012 after purchasing a portion of Boubyan Bank shares in Bank Muamalat Indonesia, amounting to 88,702,981 (Eighty eight million 109
  110. ratus dua ribu sembilan ratus delapan puluh satu ) lembar saham atau setara dengan 6,00% (enam persen) kepemilikan saham Bank Muamalat Indonesia dan dilanjutkan dengan menambah porsi kepemilikannya menjadi 8,45% (delapan koma empat puluh lima persen) di tahun 2013. seven hundred two thousand nine hundred eighty one) shares or equivalent to 6, 00% (six percent) of the share ownership of Bank Muamalat Indonesia and continued with adding the portion of ownership to 8.45% (eight point forty five percent) in 2013. Selama bertahun-tahun, NBK menjadi lembaga keuangan terkemuka dan berpengaruh di Kuwait dan di seluruh Timur Tengah. NBK saat ini beroperasi melalui jaringan internasional yang besar yang meliputi pusat-pusat keuangan dan bisnis terkemuka di dunia di 16 negara. Kekuatan NBK bertumpu pada profitabilitas yang konsisten, kualitas aset tinggi, dan kapitalisasi yang kuat. NBK menawarkan spektrum penuh jasa keuangan dan investasi yang inovatif dan solusi bagi individu, perusahaan dan nasabah institusi. NBK saat menikmati pangsa pasar yang dominan dengan basis klien yang besar dan terus berkembang lokal dan regional. Selama tahun 2014 telah dianugerahi peringkat tertinggi di antara bank-bank regional oleh lembaga pemeringkat internasional; Moody’s (Aa3), Standard & Poor’s (A+) dan Fitch Ratings (AA-), dan masuk dalam peringkat di antara daftar 50 (lima puluh) bank teraman di dunia versi Global Finance. Over the years, NBK has become a leading and influential financial institution in Kuwait and throughout the Middle East. Curently NBK operates through a large international network which includes the world’s leading financial and business centers in 16 countries. The strength of NBK relies on consistent profitability, high asset quality, and strong capitalization. NBK offers a full spectrum of innovative financial and investment services and solutions for individuals, companies and institutional customers. NBK enjoys a dominant market share with a large and growing local and regional client base. During 2014 it was awarded the highest ranking among regional banks by international rating agencies; Moody’s (Aa3), Standard & Poor’s (A +) and Fitch Ratings (AA-), and ranked among the 50 (fifty) safest banks in the world by Global Finance. 2. Boubyan Bank (22,00%) Boubyan Bank adalah Bank Kuwait yang didirikan pada tahun 2004 melalui Keputusan Amiri Decree No. 88 dengan modal disetor 100 juta Dinar Kuwait. Menjadi pemegang saham PT Bank Mumalat Indonesia Tbk sejak tahun 2005, dalam aktivitasnya, Boubyan Bank menjalankan semua kegiatan bisnis perbankan (keuangan dan komersial) sesuai dengan peraturan Bank Sentral Kuwait. 2. Boubyan Bank (22,00%) Boubyan Bank is a Kuwait Bank established in 2004 through Decree Amiri Decree No. 88 with a paid-up capital of 100 million Kuwaiti Dinars. Being a shareholder of PT Bank Mumalat Indonesia Tbk since 2005, in its activities, Boubyan Bank runs all banking business activities (financial and commercial) in accordance with the regulations of the Central Bank of Kuwait. Pemegang saham utama Boubyan Bank yang memiliki kontrol lebih dari 5% per 31 Desember 2018 sesuai dengan annual report Boubyan Bank tahun 2018 adalah sebagai berikut: a. National Bank of Kuwait S.A.K 59,15% b. The Commercial Bank of Kuwait S.A.K 11,19% Boubyan Bank’s main shareholders that have more than 5% control as of December 31, 2018 in accordance with the 2018 Boubyan Bank annual report are as follows: a. National Bank of Kuwait S.A.K 59.15% b. The Commercial Bank of Kuwait S.A.K 11,19% Saudi Economic and Development Company (Sedco) Group (24,23%) Saudi Economic and Development Company (Sedco) Group (24.23%) SEDCO Group adalah kelompok perusahaan investasi terkemuka di bidang investasi ekuitas, real etate dan bisnis lainnya yang didirikan pada tahun 1976. Berkedudukan di Jeddah, Arab Saudi, lingkup aktivitas SEDCO Group berkembang tidak saja di wilayah Arab Saudi namun juga mulai menyebar ke seluruh dunia. SEDCO Group is a leading group of investment companies in the field of equity investment, real etates and other businesses which was founded in 1976. Located in Jeddah, Saudi Arabia, the scope of SEDCO Group’s activities developed not only in Saudi Arabia but also began to spread throughout the world. Kepemilikan SEDCO Group di Bank Muamalat Indonesia adalah sejak tahun 2005 melalui tiga perusahaan anggota Group yaitu Atwill Holdings Limited, BMF Holdings Limited dan IDF investment Foundation dengan total kepemilikan 24,23%, sebagai berikut: SEDCO Group’s ownership in Bank Muamalat Indonesia has started since 2005 through three Group member companies namely Atwill Holdings Limited, BMF Holdings Limited and IDF investment Foundation with a total ownership of 24.23%, as follows: 110 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  111. Profil Perusahaan Company Profile 1 . Atwill Holdings Limited (17,91%) Atwill Holdings Limited adalah perusahaan yang berkedudukan di Trident Trust Company (BVI) Limited, Trident Chambers, PO BOX 146, Road Town, Tortola, British Virgin Islands. Perusahaan ini menjadi pemegang saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak tahun 2005. Sejak awal pendiriannya, perusahaan ini didirikan dengan tujuan menjadi perusahaan investasi besar. Dari waktu ke waktu Atwill Holdings Limited terus mengembangkan sayap bisnisnya. Saat ini, Atwill Holding Limited menanamkan investasinya tidak hanya pada pasar dalam negeri tapi juga bagian belahan dunia lainnya. 2. IDF Investment Foundation (3,48%) Menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia sejak tahun 2005, IDF Investment ditetapkan sebagai badan hukum independen berdasarkan Art 552. Perusahaan ini berdomisili di Vaduz, Kerajaan Liechtenstein dan didirikan dengan tujuan pemerataan kekayaan bagi individu dan organisasi dan terus mengembangkan kemajuan bagi seluruh masyarakat dunia. 3. BMF Holdings Limited (2,84%) BMF Investment adalah perusahaan yang berkedudukan di Trident Trust Company (BVI) Limited, Trident Chambers, PO BOX 146, Road Town, Tortola, British Virgin Islands. Menjadi pemegang saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sejak tahun 2005, Perusahaan ini didirikan dengan tujuan menjadi perusahaan investasi besar. Dari waktu ke waktu BMF Investment terus mengembangkan sayap bisnisnya. 1. Atwill Holdings Limited (17,91%) Atwill Holdings Limited is a company based in Trident Trust Company (BVI) Limited, Trident Chambers, PO BOX 146, Road Town, Tortola, British Virgin Islands. The company has been a shareholder of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since 2005. Since its establishment, the company was built with the aim of becoming a large investment company. From time to time Atwill Holdings Limited continues to expand its business. At the moment, Atwill Holdings Limited invests not only in the domestic market but also in other parts of the world. Pemegang Saham Lainnya (12,58%) Other Shareholders (12,58%) Pemegang saham lainnya yang memegang 12,58% kepemilikan Bank Muamalat Indonesia merupakan badan usaha maupun perorangan. Pemegang saham lainnya berbadan hukum maupun perorangan yang tersebar di seluruh Indonesia. Other shareholders holds 12.58% ownership of Bank Muamalat Indonesia which are business entities and individuals. Other shareholders are legally incorporated and individuals are spread throughout Indonesia. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2. IDF Investment Foundation (3,48%) Being a shareholder of Bank Muamalat Indonesia since 2005, IDF Investment was established as an independent legal entity based on Art 552. The company is domiciled in Vaduz, Kingdom of Liechtenstein and was established with the aim of equitable distribution of wealth for individuals and organizations and continues to develop progress for the entire world community. 3. BMF Holdings Limited (2,84%) BMF Investment is a company based in Trident Trust Company (BVI) Limited, Trident Chambers, PO BOX 146, Road Town, Tortola, British Virgin Islands. Being a shareholder of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk since 2005, the company was established with the aim of becoming a large investment company. From time to time BMF Investment continues to expand its business. 111
  112. Daftar Entitas Asosiasi dan Afiliasi List of Association and Affiliate Entities Al-Ijarah Indonesia Finance Al-Ijarah Indonesia Finance PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) didirikan pada bulan November 2006 di Jakarta dan memulai operasionalnya pada tanggal 27 Agustus 2007. Perusahaan keuangan syariah yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan keuangan masyarakat Indonesia. Modal awal yang disetorkan adalah sebesar Rp105 miliar, yang ditempatkan sama rata oleh tiga lembaga keuangan terkemuka Indonesia dan Timur Tengah, yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Boubyan Kuwait, International Leasing & Investment Company (ILIC). PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) was established in November 2006 in Jakarta and began its operations on August 27, 2007. Islamic finance companies were established to meet the financial financing needs of the Indonesian people. The initial paid-in capital was Rp105 billion, which was placed equally by the three leading financial institutions in Indonesia and the Middle East, namely Bank Muamalat Indonesia, Kuwait Boubyan Bank, International Leasing & Investment Company (ILIC). ALIF pada mulanya didirikan untuk melayani kebutuhan pembiayaan bagi komunitas bisnis Indonesia dan Asia Tenggara, dengan menawarkan pembiayaan minimal sebesar Rp2 miliar per transaksi dan jasa konsultasi keuangan. Krisis ekonomi global yang dimulai tahun 2010 lalu telah mendorong ALIF untuk mengubah fokus bisnis pada pembiayaan ritel. Hal ini di samping untuk meningkatkan sumber pendanaan, juga untuk mengambil manfaat dari pertumbuhan sektor konsumsi yang sangat besar di Indonesia dewasa ini dan di masa mendatang. At the beginning ALIF was originally established to serve the financing needs of the business community of Indonesia and Southeast Asia, by offering a minimum financing of Rp2 billion per transaction and financial consulting services. The global economic crisis began in 2010 has prompted ALIF to change its business focus on retail financing. This is in addition to increase funding sources, also to take advantage of the huge consumption sector growth in Indonesia today and in the future. Saat ini ALIF menawarkan berbagai jenis produk pembiayaan, mulai dari pembiayaan komersial untuk investasi barang modal untuk keperluan usaha seperti mesin dan alat berat maupun pembiayaan konsumtif (ritel) seperti mobil dan sepeda motor. Semua produk pembiayaan tersebut didasarkan pada prinsip keuangan syariah dengan menggunakan skema pembiayaan Ijarah Muntahia Bittamlik (Sewa dan Beli), dan Murabahah (Jual dan Beli). Currently ALIF offers various types of financing products, ranging from commercial financing for investment in capital goods to business needs such as machinery and heavy equipment and consumer (retail) financing such as cars and motorbikes. All of these financing products are based on the principles of Islamic finance using the Ijarah Muntahia Bittamlik (Rental and Buy) financing scheme, and Murabahah (Selling and Buying). Baitulmaal Muamalat (BMM) Baitulmaal Muamalat (BMM) Bank Muamalat Indonesia pada tahun 1994 membentuk unit pengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta dana sosial kebajikan yang kemudian disebut Baitulmaal. Unit yang awalnya didirikan atas dasar tanggung jawab Bank Muamalat Indonesia terhadap pemberdayaan ekonomi mikro ini, pada tanggal 16 Juni 2000 diresmikan sebagai yayasan Baitulmaal Muamalat. In 1994, Bank Muamalat Indonesia formed a Zakat, Infaq, and Alms (ZIS) fund management unit, as well as a charity fund which was later called Baitulmaal. The unit which was originally founded on the basis of the responsibility of Bank Muamalat Indonesia towards micro-economic empowerment, was officially inaugurated on June 16, 2000 as the Baitulmaal Muamalat foundation. Kemudian, sesuai tuntutan masyarakat akan lembaga amil zakat yang independen dan profesional, dan UU No.38 tahun 1999, pada tanggal 22 Desember 2000 badan hukum Yayasan Baitulmaal Muamalat dikukuhkan sebagai lembaga amil zakat nasional oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Moreover, according to the demands of the community for an independent and professional amil zakat institution, and Law No.38 of 1999, on December 22, 2000 the Baitulmaal Muamalat Foundation was confirmed as a national amil zakat institution by the Minister of Religion of the Republic of Indonesia. Baitulmaal Muamalat memfokuskan kegiatannya dalam 3 aspek: 1. Mengelola dana-dana sosial sesuai prinsip syariah Islam. 2. Mengembangkan komunitas yang mandiri, tumbuh dan berkarakter. 3. Menjadi mediator pengembangan usaha dan lembaga keuangan mikro syariah. Baitulmaal Muamalat focuses its activities in 3 aspects: 112 1. Manage social funds according to Islamic sharia principles. 2. Develop a community that is independent, growing and characterized. 3. Become a business development mediator and Sharia microfinance institution. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  113. Profil Perusahaan Company Profile Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memfungsikan dan memanfaatkan jaringan kantor layanan Bank Muamalat Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara , Indonesia. Baitulmaal Muamalat telah mendapat kepercayaan dari badan internasional seperti Islamic Development Bank dan menjadi model pemberdayaan di Indonesia yang menjalankan fungsi Corporate Social Responsibility Bank Muamalat Indonesia. These activities are carried out by functioning and utilizing the Bank Muamalat Indonesia service office network which is spread throughout Indonesia. Baitulmaal Muamalat has won the trust of international institution such as the Islamic Development Bank and has become a model of empowerment in Indonesia that carries out the function of the Corporate Social Responsibility of Bank Muamalat Indonesia. Layanan pembayaran BMM dengan nomor rekening Bank Muamalat Indonesia sebagai berikut: 1. Zakat: 301.00711.99 2. Infaq-sadaqah: 301.00719.53 3. Bantuan Kemanusiaan: 301.00721.63 BMM payment service with account number Bank Muamalat Indonesia as follows: 1. Zakat: 301.00711.99 2. Infaq-sadaqah: 301.00719.53 3. Humanitarian Assistance: 301.00721.63 DPLK Muamalat DPLK Muamalat Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Muamalat, merupakan suatu badan hukum yang didirikan oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk pada tanggal 12 September 1997 dan disahkan berdasarkan SK Menteri Keuangan Nomor Kep-485/ KM.17/1997 tanggal 10 Oktober 1997. Program pensiun yang dilaksanakan adalah Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP). DPLK Muamalat menawarkan kemudahan perencanaan keuangan masa depan bagi karyawan maupun pekerja mandiri dan pengelolaan dana nasabahnya dilakukan secara profesional sebagai investasi jangka panjang dalam wujud rekening pribadi nasabah. Sehingga, apapun profesi nasabah, bisa mendapat jaminan kesinambungan penghasilan selama masa pensiun kelak jika telah menjadi peserta DPLK Muamalat. Muamalat Financial Institution Pension Fund (DPLK), is a legal entity established by PT Bank Muamalat Indonesia Tbk on September 12, 1997 and ratified based on Decree of the Minister of Finance Number Kep-485/KM.17/1997 dated October 10, 1997. Pension plan implemented is a Defined Contribution Pension Program (PPIP). Muamalat Pension Fund offers the convenience of future financial planning for employees and independent workers and the management of customer funds is done professionally as a long-term investment in the form of a customer’s personal account. So, whatever the profession of the customer, can be guaranteed a continuity of income during the retirement period if he has become a participant in the Muamalat Pension Fund. Beragam pilihan umur pensiun, pengelolaan dana secara syariah, beragam paket investasi dengan hasil pengembangan yang kompetitif, fleksibel, jaringan luas dan akses 24 jam menjadi faktor keuntungan bagi nasabah untuk mempersiapkan lebih dini masa pensiunnya di DPLK Muamalat. A wide selection of retirement age, sharia fund management, a variety of investment packages with competitive, flexible, extensive network development and 24-hour access are some of the advantageous factors for customers to prepare for their retirement early in the Muamalat Pension Fund. Keuntungan bagi perusahaan yang mengikutsertakan karyawannya sebagai peserta DPLK di antaranya adalah tidak dibebankan pajak (Pph 25), sebagai sarana untuk mempersiapkan pesangon/dana pensiun karyawannya (sesuai UU Nomor 13 Th 2003 tentang Ketenagakerjaan) serta dapat melaporkan ke Kementerian Keuangan sebagai badan yang telah menyelenggarakan dana pensiun. There are several benefits for companies who joined their employees as DPLK participants such as, free tax (Pph 25), as a means of preparing severance/pension funds for their employees (according to Law Number 13 Th 2003 on Manpower) and can report to the Ministry of Finance as the organizing agency pension fund. Muamalat Institute Muamalat Institute Muamalat Institute (MI) didirikan pada tahun 1999, namun cikal bakalnya telah ada sejak tahun 1992 dengan nama Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Perbankan Syariah (LPPBS). Pendirian Muamalat Institute adalah dalam rangka: Muamalat Institute (MI) was founded in 1999, but it had its beginning in 1992 as an education institution called Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Perbankan Syariah (LPPBS), or Education Institution for Sharia Banking Development. Muamalat Institute has the following objectives: 1. Improving the economic life of the community, especially Moslems in Indonesia through the establishment of institutions based on sharia principles. 2. Developing and promoting sharia financial institutions in Indonesia so that they can become one of the foundations of the national economy. 1. Meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat, khususnya umat Islam di Indonesia melalui pendirian lembagalembaga berdasarkan prinsip syariah. 2. Menumbuhkembangkan dan mensosialisasikan lembaga keuangan syariah di Indonesia sehingga dapat menjadi salah satu fondasi perekonomian bangsa. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 113
  114. 3 . Mencetak tenaga-tenaga profesional berkualitas yang menguasai prinsip-prinsip ekonomi syariah sehingga dapat lebih berperan serta dalam pengembangan ekonomi Indonesia. 4. Mengembangkan, mensosialisasikan dan memberikan pendidikan mengenai sistem ekonomi syariah kepada masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam. Untuk dapat mencapai hasil tersebut MI memberikan jasa di bidang riset, pelatihan, konsultasi, dan publikasi. 3. Generating quality professionals with excellent knowledge of Sharia economic principles so that they can play an important role in the economic growth of the country. PT Syarikat Takaful Indonesia PT Syarikat Takaful Indonesia PT Syarikat Takaful Indonesia (Perusahaan) berdiri pada 24 Februari 1994 atas prakarsa Tim Pembentukan Asuransi Takaful Indonesia (TEPATI) yang dimotori oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) melalui Yayasan Abdi Bangsa, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Syarikat Takaful Malaysia Bhd. (STM), PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri, Departemen Keuangan RI, serta beberapa pengusaha muslim Indonesia. Melalui dua perusahaan operasionalnya, yaitu PT Asuransi Takaful Keluarga dan PT Asuransi Takaful Umum, Perusahaan melayani kebutuhan masyarakat Indonesia akan jasa asuransi dan perencanaan keuangan yang berlandaskan prinsip syariah. PT Syarikat Takaful Indonesia (Company) was established on February 24, 1994 on the initiative of the Formation Team of Takaful Insurance Indonesia (TEPATI) which was led by the Indonesian Moslem Intellectuals Association (ICMI) through Abdi Bangsa Foundation, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Syarikat Takaful Malaysia Bhd. (STM), PT Tugu Mandiri Life Insurance, Republic of Indonesia Ministry of Finance, and severalother Indonesian Moslem entrepreneurs. Through its two operational companies, namely PT Asuransi Takaful Keluarga and PT Takaful Umum Insurance, the Company serves the needs of the Indonesian people for insurance and financial planning services based on sharia principles. 4. Developing, promoting and educating regarding the Islamic economic system to the Indonesian people, especially Indonesian Moslem society. To be able to achieve these results MI provides services in the fields of research, training, consulting and publications. Struktur Entitas Asosiasi dan Afiliasi Bank Muamalat Indonesia Asociation Entities and Afiliation Structure of Bank Muamalat Indonesia Atwill Holdings Limited (17,91%) IDF Invesment Foundation (3,48%) BMF Holdings Limited (2,84%) Islamic Development Bank (32,74%) National Bank of Kuwait Group (30,45%) Pemegang Saham Lainnya (Other Shareholder) (12,58%) SEDCO Group Bank Muamalat Indonesia (100%) PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) 114 PT Syarikat Takaful Indonesia Baitulmaal Muamalat (BMM) Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Muamalat Muamalat Institute PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  115. Profil Perusahaan Company Profile Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Saham Chronology of the Issuance and Listing of Shares Keterangan Information Penawaran Umum Saham Perdana Public Offering of Initial Shares Penawaran Umum Terbatas I Seri Saham B dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Share B Limited Public Offering I with Pre-emptive Rights Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Tanggal Date Jumlah Lembar Saham yang Dikeluarkan Amount of Share to be Taken Out 28 /10/1993 2.489.090 22/06/1998 17.504.936 22/06/2000 400.000 29/10/2002 276.975.562 28/04/2005 498.743.597 28/10/2010 820.251.749 26/05/2011 78.352.338 Capital Addition without Pre-Emptive Rights Penawaran Umum Terbatas II Seri Saham C dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Limited Public Offering II Series C with Pre-emptive Rights Penawaran Umum Terbatas III Seri Saham C dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Limited Public Offering III Series C with Pre-emptive Rights Penawaran Umum Terbatas IV Seri Saham C dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Limited Public Offering IV with Pre-emptive Rights Pembagian Saham Bonus (Rasio 15:1) Distribution of Bonus Shares (Ratio of 15: 1) Pemecahan Nilai Saham/Stock Split - Saham Seri A dan B (Rp1.000) menjadi Saham Seri A (Rp200) Saham Seri C (Rp500) menjadi Saham Seri B (Rp100) 21/11/2012 Stock Split - Series A and B Shares (Rp1,000) become Series A Shares (Rp200) - Jumlah saham yang dikeluarkan berdasarkan modal disetor menjadi: 7.391.784.490 Jumlah saham dalam portepel: 21.781.566.375 The number of shares issued is based on paid-in capital being: 7,391,784,490 - The number of shares in the portfolio: - Series C Shares (Rp500) become Series B Shares (Rp100) 21,781,566,375 Penawaran Umum Terbatas V Saham Seri B dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Series B Limited V Public Offering with Pre-emptive Rights 07/11/2013 2.815.917.885 Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Efek Lainnya Chronology of the Issuance and Listing of Other Securities Hingga akhir tahun 2018, Bank tidak menerbitkan Efek dalam bentuk apapun selain yang telah dipaparkan pada Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Saham di atas. Dengan demikian, tidak terdapat informasi tentang nama efek lainnya, tahun penerbitan efek lainnya, tingkat bunga/imbalan efek lainnya, tanggal jatuh tempo efek lainnya, nilai penawaran efek lainnya, nama bursa dimana efek lainnya dicatatkan, dan peringkat efek. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Until the end of 2018, the Bank does not issue Securities in any form other than those described in the Chronology of the Issuance and Listing of Shares mentioned earlier. Thus, there is no information about other securities names, other securities issuance years, interest rates/other securities benefits, other securities maturity dates, other securities offer values, names of exchanges where other securities are listed, and rating of securities. 115
  116. Lembaga dan Profesi Penunjang Supporting Institution and Profession Daftar Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal List of Capital Market Supporting Institutions and Professionals Lembaga Penunjang Suporting Institution Kustodian Custodian Biro Administrasi Efek Securities Administration Bureau Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Kantor Akuntan Publik Public Accountant Firm Wali Amanat Trustee Pemeringkat Efek Alamat Address Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Gedung Bursa Efek Jakarta Tower I, 5th Floor Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 PT Datindo Entrycom Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120 Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, 1st Tower Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Senayan, Kebayoran Baru Jakarta 12190 Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Partner/Akuntan : Doli Diapary Siregar, CPA Menara Kuningan Lt. 11 Jl. HR. Rasuna Said Kav. 5 Jakarta 12940, Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Gedung BRI 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210 PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Rating Agency Profesi Penunjang Supporting Institution Konsultan Hukum Legal Consultant Notaris Notary Daftar Penting Lainnya Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham Alamat Biro Administrasi Efek: Trading Information and Listing of Shares Address of the Securities Administration Bureau Hubungan Investor Investor Relations 116 Panin Tower Senayan City 17th Floor Jl. Asia Afrika Lot.19 RT.1/RW.3, Gelora Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12220 Alamat Address Assegaf Hamzah & Partners Capital Place, Level 36 & 37 Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 18 Jakarta 12710, Indonesia Phone   : +62 21 2555 7800 Fax         : +62 21 2555 7899 Email     : www.ahp.co.id Makes & Partners Menara Batavia, 7th Floor Jl KH. Mas Mansyur Kav.126 Karet, Jakarta Pusat Jakarta 10220, Indonesia T  | (62 21) 574 7181 F  | (62 21) 574 7180 W | www.makeslaw.com Ashoya Ratam S.H., Mkn. Jl. Suryo No. 54, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12180 Other Important List PT Datindo Entrycom Puri Datindo – Wisma Sudirman Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120 Tel: +62 21 3508077 (hunting) Fax: +62 21 3508078 Email: corporatesecretary@datindo.com Investor Relations Tel.: +62 21 – 8066 6000 Fax.: +62 21 – 8066 6001 Email: Investor.relations@bankmuamalat.co.id PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  117. Profil Perusahaan Company Profile Laporan Tahunan 2018 Annual Report 117
  118. Wilayah Operasional Operational Area Nama Kantor Office Name Alamat Address Kota / Kabupaten City/ District Propinsi Province Telepon Telephone Kategori Category BINTARO JAYA Ruko Emerald Avenue 2 Blok EB/B No. 16-18, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan Tangerang Banten (021)22211090 BUMI SERPONG DAMAI Jl. Pahlawan Seribu Sektor IV Kav.D7 Blok RD No.73 Ruko Perkantoran BSD Serpong Tangerang 15310 Tangerang Selatan Banten (021) 5371036-37 CABANG PEMBANTU MERDEKA Jl. Merdeka Raya No. 101C Cimone Raya, Karawaci Tangerang Banten (021) 5581052/ 5581067/ 5581015 CABANG PEMBANTU PAMULANG Jl. Raya Pamulang Blok SH 19/9 Tangerang Selatan 15417 Tangerang Selatan Banten (021) 7428865 CABANG PEMBANTU VETERAN BINTARO Jl. Veteran Raya No.17 KM-3 Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta (021) 7352225/42 KANTOR KAS KARAWACI Jl. Borobudur Raya Blok M No. 28, Desa Bencongan, Kec. Curug, Tangerang Tangerang Banten (021) 55652521-20 KANTOR KAS CIKUPA Jl. Boulevard Ruko Citra Raya Blok H-1 No. 17 R, Desa Cikupa , Kec. Cikupa, Tangerang Tangerang Banten (021) 082817097484/85/59405380 KANTOR KAS AL AZHAR Jl. Puspitaloka III/2 BSD Serpong Tangerang Selatan Tangerang Selatan Banten (021) 5381944 CENGKARENG Komp. Ruko Mutiara Taman palem Blok A3 No. 32-33, Jl. Kamal Raya Outer Ring Road Cengkareng Timur, Jakarta Barat 11730 Jakarta Barat DKI Jakarta (021) 54350004 CABANG PEMBANTU DAAN MOGOT TGR Jl. Daan Mogot No. 32 E, Kel. Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang Tangerang Banten (021) 55732952 CILEGON Ruko Monalisa JL. Raya Serang Cilegon No.8 RT 001 RW 001 Kel/Kec Cibeber Cilegon Banten 42423 Cilegon Banten (0254)397699/394295 GAJAH MADA Jl. Zainul Arifin No. 1 B-C Kel. Petojo Utara Kec. Gambir Jakarta Pusat Jakarta Pusat DKI Jakarta (021) 6336363 KEDOYA Jl Kedoya Raya No 2 Rt/ Rw 002/007, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat Jakarta Barat DKI Jakarta (021) 5655155, 2933583637 MANGGA DUA Ruko Mall Mangga Dua No. 5, Jl. Arteri Mangga Dua Jakarta 10730 Jakarta Pusat DKI Jakarta (021) 62201187 CABANG PEMBANTU TJ. PRIOK Komp. Pertokoan Enggano Megah Jl. Enggano No. 11 W Tanjung Priok Jakarta Utara 14310 Jakarta Utara DKI Jakarta (021) 43909042 PLUIT Komp. Mega Mall Pluit, Jl. Pluit Indah Raya No. 81-82, Jakarta Utara Jakarta Utara DKI Jakarta (021) 66670001 PURI INDAH Sentra Niaga Puri Indah Blok T3, No. 12A-14 Jakarta Barat DKI Jakarta (021) 5817259 118 CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  119. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone ROXY Ruko Roxy Mas Blok B1 No. 7 Jl. KH. Hasyim Ashari, Jakarta Barat 10150 Jakarta Pusat DKI Jakarta (021) 6325614 CABANG PEMBANTU SLIPI Jl. KS Tubun No. 146, Petambuaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat Jakarta Pusat DKI Jakarta (021) 5326744-45 CABANG PEMBANTU TANAH ABANG Pasar Regional Tanah Abang Blok A Loss F No. 68 Lantai B2 Jl. Fachrudin Tanah Abang, Kampung Bali, Jakarta Pusat 10250 Jakarta Pusat DKI Jakarta (021) 23572380/ 23570004 SERANG Jl. Ahmad Yani No. 91 Kel. Sumur Pecung Kec. Serang Kota Serang, Banten Serang Banten 0254-229180 CABANG PEMBANTU BALARAJA Jl. Raya Serang Jakarta KM 22, Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, Banten Tangerang Banten 082818932088 TANGERANG CITY Tangerang City Business Park Blok F No. 56, Jl. Jend Sudirman No. 1 Kota Tangerang Tangerang Banten (021) 55782368/55782528 ARTHALOKA Gedung Arthaloka Jl. Jend. Sudirman Kav.2, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat Jakarta Pusat DKI Jakarta 021-2511414 BOGOR Jl. Pajajaran No. 165 RT 03 RW 05 Kel. Bantarjati, Kec. Bogor Utara Bogor Jawa Barat 0251 - 8320111 CABANG PEMBANTU IPB DARMAGA Jl. Raya Dramaga RT 02 RW 01 Kel. Babakan, Kec. Dramaga Kab. Bogor Jawa Barat 0251 - 8622856 CABANG PEMBANTU CIBINONG Cibinong City Center Blok A/22, Jl Tegar Beriman No. 01 RT 05 RW 12, Pakansari, Cibinong, Bogor Kab. Bogor Jawa Barat 021 - 29231065 KANTOR KAS CILEUNGSI Jl. Raya Narogong Cileungsi KM 22,5 RT 01 RW 05 Kp. Cibeureum Desa Cileungsi Kidul, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor Kab. Bogor Jawa Barat 021 - 82480928 CILEDUG Ruko CBD Ciledug Blok D.2 No. 19-20 Karang Tengah, Tangerang 15157 Tangerang Banten 021 - 7310230 CIPULIR Jl. Ciledug No. 23 dan 23 A Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-7228242 KANTOR KAS DARUNNAJAH Komp. Pesantren Darunnajah Jl. Ululjami Raya Rt.001/004 no 86 , Pesanggrahan Jaksel 12230 Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-7376085 DEPOK Jl. Margonda Raya No. 187 RT 002 RW 015 Kel. Kemirimuka Kec. Beji Kota Depok Jawa Barat Depok Jawa Barat 021 - 77202588 CABANG PEMBANTU CIKEAS Rukan Transyogi No. 11 Jl. Transyogi Cibubur, Kel. Nagrak Kec. Gn. Putri Bogor 16967 Bogor Jawa Barat 021 - 82481997 CABANG PEMBANTU CIMANGGIS Jl. Raya Bogor Km 29 No. 9B RT 004 RW 001 Kel. Mekarsari Kec. Cimanggis Kota Depok Jawa Barat Depok Jawa Barat 021 - 87713174 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Kategori Category CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE 119
  120. Nama Kantor Office Name Alamat Address Kota / Kabupaten City/ District Propinsi Province Telepon Telephone Kategori Category CABANG PEMBANTU UNIVERSITAS INDONESIA Gedung B Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Depok Jawa Barat Depok Jawa Barat 021 - 78849177 KANTOR KAS KRANGGAN Jl. Transyogi Cibubur Komp. Ruko Kranggan Permai Blok XVI No.11 RT 002 RW 016 Kel. Jatisampurna Kec. Jatisampurna Kota Bekasi Jawa Barat Bekasi Jawa Barat 021 - 8444694 FATMAWATI Jl. RS. Fatmawati No. 15 B-D Jaksel 12420 Jakarta Selatan DKI Jakarta 021 7662479-82 CABANG PEMBANTU CINERE Jl. Cinere Raya Blok A No. 37, Depok, Jawa Barat Depok Jawa Barat 021 7532201, 021 7532195-96 CABANG PEMBANTU UIN Komp. Masjid Fatahillah UIN Syarif Hidayatullah Jl. Ir. H. Juanda Ciputat Tangerang Tangerang Selatan Banten 021 7442464-65 KANTOR KAS PB SUDIRMAN Komplek YYS Pendidikan PB Soedirman, Jl. Pendidikan I Cijantung Pasar Rebo Jaktim Jakarta Timur DKI Jakarta 021 8413728 MUAMALAT TOWER Muamalat Tower, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Jakarta Jakarta DKI Jakarta 021-80666000 PANCORAN Wisma Haroen, Jl Raya Pasar Minggu No. 2 B-C, Pancoran, Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021 - 7973654 CABANG PEMBANTU CONDET Ruko Mutiara Faza Jl. Raya Condet Kelurahan Gedong Kec. Pasar Rebo Jakarta Timur Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 87798827 CABANG PEMBANTU PASAR MINGGU Jl. Raya Ragunan No. 26, Kel. Pasar Minggu, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021 - 78848710 KANTOR KAS CAWANG Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati Jl. Dewi Sartika No. 136 Jakarta 13630 Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 80871489 KANTOR KAS TEBET Jl. Tebet Baru Dalam No. 57, Tebet, Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021 - 8353571 MELAWAI Jl. Melawai Raya No. 72, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-7200489 KANTOR KAS MAYESTIK Jl. Kyai Maja No. 51B, Kramat Pela Kebayoran Baru 12130 Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-72798707 KANTOR KAS AL AZHAR YPI Al Azhar Jl. Sisingamangaraja Kby Baru Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-7253404 PONDOK INDAH Ruko Plaza 1 Jalan Metro Pondok Indah Sektor II Blok UA Kav 19 Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021 7501708 WOLTER MONGINSIDI Jl. Wolter Monginsidi No. 123 D-E Rt/Rw 001/02, Kel. Rawa Barat, Kec. Keb. Baru , Jakarta Selatan - 12180 Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-7226767/0217226868/021-7227272 CABANG PEMBANTU KEMANG Jl. Kemang Raya No. 72C, Kel. Bangka, Kec. Mampang Prapatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 021-7195670 120 CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  121. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Alamat Address Kota / Kabupaten City/ District Propinsi Province Telepon Telephone BUARAN KLENDER Ruko Buaran Indah Blok C No. 9-11 Jl. Raden Inten Buaran Klender Jakarta Timur 13470 Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 86609797 CABANG PEMBANTU DUREN SAWIT Jl. Pahlawan Revolusi Blok GG No. 2, Kel. Pondok Bambu, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 8605906 KALIMALANG Ruko Duta Permai Plaza Blok B II No. 20-22 Jl. KH. Noer Ali (d/h Jl. Raya Kalimalang Jakasampurna - Bekasi Barat) Bekasi Jawa Barat 021-8840867 CABANG PEMBANTU UJUNG MENTENG Ruko Inkopau Blok A No. 23 Jl Raya Bekasi Km 25 Ujung Menteng, Cakung Jakarta Timur 13960 Jakarta Timur DKI Jakarta 021-46827868 CABANG PEMBANTU PONDOK GEDE Jl Raya Pondok Gede No. 50B, Kav. N0.9, Kel. Jatirahayu, Kec. Melati, Bekasi Bekasi Jawa Barat 021-84938042 CABANG PEMBANTU JATIASIH Komp. Ruko CBS No. 5 Jl. Raya Jatiasih RT 002/04, Jatirasa, Jatiasih, Bekasi Bekasi Jawa Barat 021-82401324 CABANG PEMBANTU JUANDA Jl. Ir. H. Juanda No. 60 Margajaya, Bekasi 17141 Bekasi Jawa Barat 021-8850966 CABANG PEMBANTU PONDOK KOPI Jalan Nusa Indah Raya Blok 40 No. 15 Perumnas Klender Jakarta Timur Bekasi Jawa Barat 021-86610490 CABANG PEMBANTU BINTARA Jl. Bintara Raya Komplek Ruko Bintara Bisnis Center No. 8, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat Jakarta Timur DKI Jakarta 021-86906904 KANTOR KAS KEMANG PRATAMA Komplek YPI Al Azhar Kemang Pratama Bojong Rawalumbu, Bekasi 17116 Bekasi Jawa Barat 021-82400251 KANTOR KAS ASRAMA HAJI PONDOK GEDE Jl. Raya pondok Gede Kel. Pinang Ranti Kec. Makasar Jaktim 13560 Jakarta Timur DKI Jakarta 021-8011233 KALIMAS BEKASI Jl. Chairil Anwar Ruko Kalimas Blok C. 29-30 Margahayu Bekasi Timur Bekasi Jawa Barat 021 - 8826566 KANTOR KAS CIKARANG Ruko Sentra Cikarang Blok A No. A7 Desa Sukaresmi, Cikarang Selatan Kab. Bekasi 17530 Bekasi Jawa Barat 021 - 89900638 KARAWANG Jl. Tuparev No. 297, Karawang Barat, Kab. Karawang, Jawa Barat Karawang Jawa Barat 0267-8452333 KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Kelapa Gading Blok LA/6 No. 34,35 Jakarta 14240 Jakarta Utara DKI Jakarta 021 - 45856969 KEMAYORAN MGK Office Tower B, Jl.Angkasa Kav. B/6 Kota Baru Kemayoran Jakarta Pusat Jakarta Pusat DKI Jakarta 021 - 65867770 MATRAMAN Jl.matraman Raya No.148 Ruko Mitra Matraman Blok A1 No.1-2 Matraman Jakarta Timur 13150 Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 85913534/85913552 KANTOR KAS AR RAHMAN Komp.masjid Ar Rahman Jl.dr. Saharjo No.100 Menteng Atas – Jakarta Selatan 12960 Jakarta Selatan DKI Jakarta 021 - 8282730 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Kategori Category CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH KANTOR KAS CASH OFFICE 121
  122. Kota / Kabupaten City/ District Nama Kantor Office Name Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone KANTOR KAS KEMENKEU Gd. Auditorium Dhanapala Jl. Wahidin Raya No. 1, Komplek Kementrian Keuangan, Jakarta Pusat Jakarta Pusat DKI Jakarta 021 - 42883774/42885956 RAWAMANGUN Jl. Paus No. 83 B-C Kel. Jati, Kec. Pulo Gadung Jakarta Timur 13220 Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 47864444 CABANG PEMBANTU RAWAMANGUN Jl. Sunan Giri No. 1 Rawamangun Jaktim 13220 Jakarta Timur DKI Jakarta 021 - 4706725 KANTOR KAS AL FURQON Jl. Kramat Raya No. 45 Kel. Kramat, Kec. Senen Jakarta Pusat 10450 Jakarta Pusat DKI Jakarta 021 - 3157577 DENPASAR Jl. Teuku Umar No. 82 Denpasar,Bali Denpasar Bali 0361255474 CABANG PEMBANTU NEGARA Jl. Gatot Subroto no. 11, Negara, Jembrana, Bali Jembrana Bali 0365-43324 CABANG PEMBANTU DIPONEGORO Jl. Raya Kuta No. 66F, Badung, Bali JEMBER Jl. PB. Sudirman No. 35 Jember CABANG PEMBANTU GENTENG Jl. Diponegoro No. 19 Genteng Banyuwangi Banyuwangi Jawa Timur 0333 846997 CABANG PEMBANTU SITUBONDO Jl. A. Yani No. 197 A Situbondo Situbondo Jawa Timur 0338 670766 Badung Jember Bali Jawa Timur KANTOR KAS BONDOWOSO JL. AHMAD YANI NO. 82 BONDOWOSO Bondowoso Jawa Timur 0332 431450 KEDIRI Jl. Hasanuddin No. 26 Kel. Dandangan Kediri 64122 Kediri Jawa Timur 0354-671801-04 Jawa Timur Jl. Kol Marhadi No. 20 Madiun CABANG PEMBANTU PONOROGO Jl. Soekarno Hatta Kav 35 dan 37 Ponorogo CABANG PEMBANTU NGANJUK Jl Gatot Subroto No 52 Nganjuk Nganjuk Jawa Timur 0358-331900 CABANG PEMBANTU BLITAR Komplek Ruko Merdeka Timur Center Blok A-3 Kel. Kepanjen Lor Ke. Kepanjen Kidul Blitar Blitar Jawa Timur 0342-807867 CABANG PEMBANTU TULUNG AGUNG Jl Supriyadi No 43 Tulungagung Tulungagung Jawa Timur 0355-328500 KH. MAS MANSYUR Jl.kh.mas Mansyur 171 Surabaya Madiun Ponorogo Surabaya Jawa Timur Jawa Timur Jawa Timur CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU 0333 412136 CABANG PEMBANTU MADIUN SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU 0351-493400 SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU 0352-488400 SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA 0313545250 MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU LAMONGAN Jl Lamongrejo No 115 Lamongan Lamongan Jawa Timur 0322 316201 - 321086 CABANG PEMBANTU SUMENEP Komplek Ruko Raden Arya Wiraraja Kav. Blok A, Jl. Trunojoyo No. 214, Sumenep, Madura. Sumenep Jawa Timur 0315950192/3 KANTOR KAS SEPANJANG Jalan Raya Ngelom 83 Taman Sepanjang Sidoarjo Sidoarjo Jawa Timur 0317880311 KUPANG Jl. Jend. Sudirman No. 88 E-F Kupang Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) MALANG 122 Jl Kertanegara No 2 Malang Malang Jawa Timur 0380 - 829554/556 0341556020 CASH OFFICE MAIN BRANCH 0331 410433 Jl. Adi Sucipto No. 40 A, Banyuwangi KANTOR KAS CABANG UTAMA 0361-4727471 CABANG PEMBANTU BANYUWANGI Banyuwangi Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  123. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone CABANG PEMBANTU PASURUAN Jl Panglima Sudirman No 34 F Pasuruan Pasuruan Jawa Timur 0343-416262 CABANG PEMBANTU PROBOLINGGO Jl. Sukarno Hatta No. 275 Kav 4 Kel. Tisnonegaran Probolinggo, Jawa Timur Probolinggo Jawa Timur 0335-430016 CABANG PEMBANTU KEPANJEN Jl. Raya Sumedang No. 108 Kepanjen Malang Malang Jawa Timur 0341-393800 CABANG PEMBANTU BATU Jl KH Agussalim Ruko Sukar Makmur Kav I No. 100 Batu Malang Batu Jawa Timur 0341-592544 MATARAM Jl. Pejanggik No. 27 Cakranegara-Mataram Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) 0370646060 CABANG PEMBANTU TALIWANG-KSB Jl. Ahmad Yani No. 37 Taliwang (84355) Taliwang Nusa Tenggara Barat (NTB) KANTOR KAS MASBAGIK Komplek Masjid Jami’ AlAkbar Masbagik (83661) Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB) 0376631898 SURABAYA Jl.raya Darmo 81 Surabaya Surabaya Jawa Timur 0315611230 CABANG PEMBANTU JOMBANG JL. Merdeka No.18A, Kelurahan Candimulyo, Kec. Jombang, Kab. Jombang Jombang Jawa Timur (0321) 870021 CABANG PEMBANTU MOJOKERTO Jl. Gajah Mada No. 98 D Mojokerto Mojokerto Jawa Timur (0321) 381638 CABANG PEMBANTU KERTAJAYA JL. Kertajaya No. 139 Kel. Airlangga, Kec.Gubeng, Kota Surabaya Surabaya Jawa Timur (031) 5016464 CABANG PEMBANTU RUNGKUT Jl. Rungkut Kidul Industri No. 49A Surabaya Surabaya Jawa Timur (031) 8419030 0370626856 KANTOR KAS GRESIK Jl. Dr. Soetomo No.86, Gresik KANTOR KAS SIDOARJO Jl. Kh. Mukmin No.11 B6 Sidoarjo Sidoarjo Jawa Timur (031) 8958570 SURABAYA SUNGKONO Jl. Mayjend Sungkono No. 107, Kel.dukuh Pakis, Kec. dukuh Pakis, Surabaya 60224 Surabaya Jawa Timur 0315666983 BANDUNG Jl. Buah Batu No. 276 A Bandung 40265, Kel. Cijagra Kec. Lengkong Bandung Jawa Barat 022 7305919, 7309229 CABANG PEMBANTU SALMAN Jl. Gelap Nyawang No. 4 Bandung 40132, kel. Lebak Siliwangi, Kec. Coblong Bandung Jawa Barat 022 2530521 CABANG PEMBANTU PASIRKALIKI Jl. Pasirkaliki 205B (lama 153A), Kel. Pasirkaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung Bandung Jawa Barat 022 2035859 CABANG PEMBANTU GARUT Jl. Ciledug No. 247 Garut, Kel. Kota Kulon, Kec. Garut Kota Garut Jawa Barat 0262 243399 CABANG PEMBANTU CIMAHI Jl. Amir Machmud No. 315 Ds. Cigugur Tengah, Kec. Cimahi, Kota Cimahi Cimahi Jawa Barat 022 6643920 CABANG PEMBANTU PURWAKARTA Jl. RE Martadinata No. 39, Kel. Nagritengah, Kec. Purwakarta, Kota Purwakarta Purwakarta Jawa Barat 0264 8222999 CABANG PEMBANTU UJUNG BERUNG Ruko Tritan Point Blok B5-15 Jl. AH Nasution, Kel. Cipadung Wetan, Kec. Panyileukan Bandung Jawa Barat 022 63721824 - 7832086 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Gresik Jawa Timur (031) 3988233 Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE 123
  124. Nama Kantor Office Name Alamat Address Kota / Kabupaten City/ District Propinsi Province Telepon Telephone CABANG PEMBANTU CICADAS Jl. Ahmad Yani No. 778 Kel. Cicaheum, Kec. Kiaracondong. Bandung Jawa Barat 022 7277839 CABANG PEMBANTU SUBANG Jl. Otista No. 94 Subang, Kel. Karang Anyar, Kec. Subang Subang Jawa Barat 0260 421666 CABANG PEMBANTU VETERAN Jl. Veteran No. 46B, Kel. Kebon Pisang, Kec. Sumur, Kab Bandung Bandung Jawa Barat 022 4214261 CABANG PEMBANTU PADALARANG Jl. Raya Cimareme No. 340 B, Ds. Cimareme, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat. Bandung Jawa Barat 022 6867783 CABANG PEMBANTU SOREANG Soreang Square No.1 Jl. Raya Soreang, Ds. Cingcin, Kec. Soreang, Kab. Bandung Bandung Jawa Barat 022 5896172 KANTOR KAS KOPO Jl. Kompleks Pertokoan Kopo Mas Regency N-9 Rt 01 Rw 02 Kel. Margasuka, Kec. Babakan Ciparay, Kodya Bandung. Bandung Jawa Barat 022 5430297 KANTOR KAS ISTIQOMAH Jl. Citarum No. 1 Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kodya Bandung 40115 Bandung Jawa Barat 022 4234156 KANTOR KAS DARUT TAUHID Jl. Geger Kalong Girang Baru No. 04, Kel. Isola, Kec. Sukasari, Kodya Bandung 40153 Bandung Jawa Barat 022 2007952 CIANJUR Jl. Ir. H. Djuanda No. 88, Kp. Salakopi RT 03 RW 18, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur Cianjur Jawa Barat (0263) 280950 CABANG PEMBANTU CIPANAS Jl. Raya Cipanas (Depan Pasar Cipanas) No. 134 E Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur Cianjur Jawa Barat (0263) 520268 CIREBON Jl. Siliwangi No. 60 Cirebon 45121 Cirebon Jawa Barat 0231 200828 CABANG PEMBANTU KUNINGAN Jl. Siliwangi No. 124 Kuningan 45511 Kuningan Jawa Barat 0232 879664 CABANG PEMBANTU PLERED Jl. Ir.H. Juanda (Jalan Cirebon-Bandung) No. 51 RT 01 RW 04 Kel. Weru Kidul, Kec. Weru Kab. Cirebon Cirebon Jawa Barat 0231 325541 CABANG PEMBANTU INDRAMAYU Jl. Jend. Sudirman No. 170 Rt. 003 Rw. 007, Kel. Karanganyar, Kec. Indramayu, Kab. Indramayu Indramayu Jawa Barat 0234 5278815 CABANG PEMBANTU MAJALENGKA Jl. KH.Abdul Halim No. 81 RT/RW 03/11 Kab. Majalengka Majalengka Jawa Barat 0233 8286427 CABANG PEMBANTU ARJAWINANGUN Jl. Palimanan - Jakarta KM 02 Ds. Junjang RT/RW 05/03 Kab. Cirebon Cirebon Jawa Barat 0231 357007 CABANG PEMBANTU SUMBER Jl. Dewi Sartika No. 10 A, Kel. Tukmudal, Kec. Sumber, Kab. Cirebon Cirebon Jawa Barat 0231 322775 SUKABUMI Jl. Jend. Sudirman No. 77 Kota Sukabumi Sukabumi Jawa Barat 0266 245888 124 Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  125. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone CABANG PEMBANTU CIBADAK Jl. Siliwangi No. 132 RT 01/ RW 17, Kel. Cibadak, Kab. Sukabumi Sukabumi Jawa Barat 0266 536257 TASIKMALAYA Jl. HZ. Mustofa No. 294 Kota Tasikmalaya Tasikmalaya Jawa Barat (0265) 326 900 CABANG PEMBANTU SINGAPARNA Jl. Raya Timur Singaparna No. 148, Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya Tasikmalaya Jawa Barat (0265) 546 750 KANTOR KAS CIAMIS Jl MR Iwakusumasumantri Ruko No 9 Kabupaten Ciamis 46211 Ciamis Jawa Barat (0265) 777 998 KUDUS Jl.Ahmad Yani No. IV/4 Kabupaten Kudus. Panjunan Kudus, Jawa Tengah Kudus Jawa Tengah 0291-4251545 CABANG PEMBANTU PATI Komplek Puri Plaza No.A-8, Jl Koloner Sunandar, Pati 59111 Pati Jawa Tengah 0295-387796 PEKALONGAN Jl. Hayam Wuruk No. 142 Pekalongan, RT 001/RW 011, Sampangan Pekalongan Jawa Tengah 0285-411222 CABANG PEMBANTU PEMALANG Jl. Jend. Sudirman Timur, No. 32 Pemalang Pemalang Jawa Tengah 0284-324767 CABANG PEMBANTU BATANG Jl. Pangeran Diponegoro Ruko Srikandi Blok.A Nomor 3 Batang Batang Jawa Tengah 0285-7907511 KANTOR KAS PEKAJANGAN Jl Raya Pekajangan No 74 Pekajangan Kab Pekalongan Pekalongan Jawa Tengah 0285-785787 PURWOKERTO Komp. Ruko Satria Plaza Blok A5 Jl. Jend. Sudirman Purwokerto 53111 Banyumas Jawa Tengah 0281-642345, 0281642347, 0281-642350, 0281-626273 CABANG PEMBANTU CILACAP Jl. Gatot Soebroto No. 104 A - RT 05 RW 09 Kel. Sidanegara Kec Cilacap Tengah, Kab Cilacap 53223 Cilacap Jawa Tengah 0282-5253195-96-98 CABANG PEMBANTU PURBALINGGA Jl. Jend. Sudirman No. 189, Purbalingga,Rt 01 Rw 01 Kel. Bancar, Kec. Purbalingga, Kab. Purbalingga, Propinsi Jawa Tengah Purbalingga Jawa Tengah 0281-895415 KANTOR KAS KROYA Jl. Jend.Sudirman No.18, RT 14 RW 04 Kelurahan Kroya Kecamanan Kroya - Kab. Cilacap Cilacap Jawa Tengah 0282-492532 SEMARANG Jl. Sugiyopranoto No. 102 Semarang 50246 Semarang Jawa Tengah 024-3564134 CABANG PEMBANTU MAGELANG Jl. Tentara Pelajar No. 54 Ruko C, Kel. Cacaban, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah Magelang Jawa Tengah 0293-313358 CABANG PEMBANTU KENDAL Jl. Soekarno Hatta No. 242 Kendal 51313 Kendal Jawa Tengah 0294-382700 CABANG PEMBANTU SALATIGA Jl. Sukowati No 19 C Salatiga Salatiga Jawa Tengah 0298-315937 CABANG PEMBANTU WONOSOBO JL. RSU No. 10 Wonosobo Wonosobo Jawa Tengah 0286-325197 KANTOR KAS MASJID BAITURRAHMAN Jl. Pandanaran No. 126 Semarang 50134 Semarang Jawa Tengah 024-8445285 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE 125
  126. Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone KANTOR KAS SRONDOL Jl. Setiabudi No. 106 B Semarang SOLO Jl. Slamet Riyadi No. 314 Solo, 57141 Surakarta Jawa Tengah 0271-743457 CABANG PEMBANTU SUKORHAJO Jl. A. Yani No. 54 B Kartasura Sukoharjo Sukoharjo Jawa Tengah 0271-780962 Semarang Jawa Tengah Jl. Pandanaran No. 55 Kel. Siswodipuran Boyolali CABANG PEMBANTU WONOGIRI Jl. Achmad Yani No. 166 Kabupaten Wonogiri Wonogiri Jawa Tengah 0274-324021 CABANG PEMBANTU KLATEN Jl. Pemuda Utara No. 80 Rt. 03/01, Bareng, Klaten Tengah, Kabupaten Klaten Klaten Jawa Tengah 0272-323244 CABANG PEMBANTU SRAGEN Jl. Raya Sukowati 133 Sragen Sragen Jawa Tengah 0271-8823199 Jawa Tengah KANTOR KAS 024-7477699 CABANG PEMBANTU BOYOLALI Boyolali Kategori Category CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU 0276-323484 SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU CABANG PEMBANTU KARANGANYAR Jl. Lawu 356 Karanganyar Karanganyar Jawa Tengah 0271-6497033 TEGAL Ruko Gajah Mada Town Square No. 3 - 4 Jl. Gajah Mada Tegal Tegal Jawa Tengah 0283-354807 YOGYAKARTA Jl. Margo Utomo (P. Mangkubumi) No. 50 Yogyakarta Yogyakarta DI Yogyakarta 0274-544416 CABANG PEMBANTU WIROBRAJAN Jl. Kapt. Piere Tendean 56A Yogyakarta 55252 Yogyakarta DI Yogyakarta 0274-414666 CABANG PEMBANTU BANTUL Jl. Jend. Sudirman No. 40, Bantul,Yogyakarta Bantul DI Yogyakarta 0274-367121, 367183 KANTOR KAS BANTUL Rsu Pku Muhammadiyah Bantul, Jl. Jend. Sudirman 124 Bantul, Yogyakarta Bantul DI Yogyakarta 0274-368801 KANTOR KAS UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang KM 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Sleman DI Yogyakarta 0274-898505 KANTOR KAS UNIVERSITAS GAJAH MADA Masjid Kampus UGM, Jl. Tevisia 1 Bulaksumur, Yogyakarta 55281 Sleman DI Yogyakarta 0274-548777 KANTOR KAS AMIKOM Kampus STMIK AMIKOM, Jl. Ring Road Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283 Sleman DI Yogyakarta 0274-4477663 KANTOR KAS YOGYA TIMUR Jl. Laksda. Adisucipto 130/30 Ambarukmo Blok I Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta DI Yogyakarta 0274-4533881 KANTOR KAS GODEAN Jl. Godean Km. 4.5 No. 63 Kenteng RT/RW 06/02 Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta Sleman DI Yogyakarta 0274-580893 BALIKPAPAN Jl. Jend. Sudirman Komp. Klandasan Permai Blok A No. 6-7 Balikpapan Selatan 76112, Kaltim Balikpapan Kalimantan Timur (0542) 731881 CABANG PEMBANTU TANAH GROGOT Jl. RA Kartini No. 28, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur Balikpapan Kalimantan Timur (0543) 23434 CABANG PEMBANTU KILO Jl. Soekarno Hatta Km 2,5 Rt. 15 No. 23 Kel. Gn. Samarinda, Balikpapan 76125, Kaltim Balikpapan Kalimantan Timur (0543) 417682 126 SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  127. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone KANTOR KAS MT. HARYONO Jl. MT. Haryono No. 185 E Balikpapan, Kaltim Balikpapan Kalimantan Timur (0542) 878742 BANJARMASIN Jl. Ahmad Yani Km. 5,2 No.1 BanjarmasinKalimantan Selatan (KP.70249) Banjarmasin Kalimantan Selatan 0511-3264050 CABANG PEMBANTU BANJARBARU Jl. Ahmad Yani Km.36 Banjarbaru - Kalimantan Selatan (Berjarak 2 Ruko Dari Lokasi Existing) Banjarbaru Kalimantan Selatan 0511-4773199 CABANG PEMBANTU BARABAI Jl. Pangeran Muhammad Noor, Barabai, Kab. Hulu Sungai Tengah-Kalimantan Selatan Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan 0517-43681 CABANG PEMBANTU KAYUTANGI Ruko Graha Budi Kav. 03, Jl. Trans kalimantan (Jl. Tembus Handil Bakti) Kel. Berangas Timur, Kec. Alalak, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan Banjarmasin Kalimantan Selatan 0511-4321196 PALANGKARAYA Jl. Diponegoro No. 17 Palangkaraya 73111, Palangka Raya, Kalimantan Tengah Palangka Raya Kalimantan Tengah 0536-3227092 CABANG PEMBANTU SAMPIT JL. Ais Nasution No. 8 Sampit Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 0531-30954 CABANG PEMBANTU PANGKALAN BUN Jl. P. Antasari Kab. Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah 0532-22234 PONTIANAK Jl. Sultan Syarif Abdurrahman no.62 A, Kel. Parit Tokaya, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, 78121, Prop. Kalimantan Barat Pontianak Kalimantan Barat 0561-731756 SAMARINDA Jl. Pahlawan Blok F No. 3A-B Kel. Dadi Mulya Kec. Samarinda Ulu Samarinda, 75123 Samarinda Kalimantan Timur (0541)745511-735697 CABANG PEMBANTU BONTANG Jl. MT Haryono No.15 RT.29 RW.09 Kel. Api-Api Kec. Bontang Utara, Bontang 75311 Bontang Kalimantan Timur (0548)-21322-5105906/07 CABANG PEMBANTU SANGATTA Jl. Yos Sudarso II No. 27 Rt. 22 Kec. Sangatta Utara , Kab. Kutai Timur 75611 Kutai Timur Kalimantan Timur (0549)-5506227-226 CABANG PEMBANTU TARAKAN Jl. Jend. Sudirman RT. 40 No. 23 Kel. Karang Anyar Kec. Tarakan Barat, Tarakan 77111 Tarakan Kalimantan Utara (0551)-37001 CABANG PEMBANTU BERAU Jl. Aminuddin Kel. Bugis Kec. Tanjung Redeb Kab. Berau Berau Kalimantan Timur (0554)-2027043-24442 KANTOR KAS MULAWARMAN Jl. Tanah Grogot, Kel. Gn. Kelua Fak.Ekonomi Universitas Mulawarman, Kec. Samarinda Ulu, 75123 Samarinda Ulu Kalimantan Timur (0541)-204136 AMBON Jl. AM. Sangadji No. 45, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Propinsi Maluku Ambon Maluku 0911 - 314444 GORONTALO Jl. Nani Wartabone No. 26, Kota Gorontalo, Propinsi Gorontalo Gorontalo Gorontalo 0435-831747 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Kategori Category KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH 127
  128. Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone CABANG PEMBANTU LIMBOTO Jl. Jend. Sudirman Kel. Kayubulan, Kec. Limboto, Kab. Gorontalo (Samping Apotik Kimia Farma Limboto/Depan Polres Limboto) Limboto Gorontalo 0435-881477 CABANG PEMBANTU BOALEMO Jl.Husin Dj. Rahman Desa Limbato Kec. Tilamuta Kab. Boalemo Boalemo Gorontalo 0443-211110 JAYAPURA Ruko Pasific Permai Blok C no. 33 Dok II Jayapura Papua,99114 Jayapura Papua 0967 551777 CABANG PEMBANTU TIMIKA Jl. Poros Cendrawasih Kel. Kwamki, Distrik Mimika Baru, Timika - Papua Timika Papua 0901 323999 CABANG PEMBANTU MERAUKE Jl. Raya Mandala Bampel Distrik Merauke Kab. Merauke Merauke Papua 0971 324995 CABANG PEMBANTU ABEPURA Jl. Raya Abepura Kel.Vim Distrik Abepura Abepura Papua 0967 586777 KENDARI Jl.Dr. Sam Ratulangi No. 170 Kendari 93111 Kendari Sulawesi Tenggara 0401 3129903 CABANG PEMBANTU KOLAKA Jl. Chairil Anwar No. 28 Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Utara Kolaka Sulawesi Tenggara 0405 2323947 CABANG PEMBANTU BAU-BAU Jl. Betoambari No. 50A, Kel. Lanto, Kec. Batu Poaro, Kota Baubau Bau-Bau Sulawesi Tenggara 0402 2822577 CABANG PEMBANTU BOMBANA Jl Yos Sudarso Kelurahan Lantawonua Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana Bombana Sulawesi Tenggara 0816 248049 CABANG PEMBANTU UNAHA KONAWE Jl. Sapati Kel. Ambekairi Kec. Unaaha Kab Konawe Sultra Konawe Sulawesi Tenggara 0408 2422444 MAKASAR Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 12, Kel. Kunjung Mae, Kec. Mariso Kota Makassar Makassar Sulawesi Selatan 0411 832777 CABANG PEMBANTU PALOPO Jl. Jend. Sudirman No. 43 Palopo Kab. Luwu, Kota Palopo Palopo Sulawesi Selatan 0471 326623 CABANG PEMBANTU PARE-PARE Jl. Sultan Hasanuddin Ruko Sultan Hasanuddin Petak No. 3 Pare-pare Parepare Sulawesi Selatan 0421 28061 CABANG PEMBANTU BONE Jl. Ahmad Yani No. 169 Kab. Bone Bone Sulawesi Selatan 0481 27555 CABANG PEMBANTU GOWA Jl. KH. Wahid hasyim Kompleks Ruko Balla Lompoa Plaza Blok C No 2 Sungguminasa kabupaten Gowa Gowa Sulawesi Selatan 0411 8220375 CABANG PEMBANTU MAROS Jl. Jend. Sudirman No.18-20 Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan Maros Sulawesi Selatan 0411 373888 CABANG PEMBANTU PETTARANI Jl. AP. Pettarani Ruko No. 10 D, Makassar, Sulawesi Selatan Makassar Sulawesi Selatan 0411 432422 KANTOR KAS PANGKEP Jl. Kemakmuran Komp. Ruko Abadi Blok A/3 Pangkajene Kepulauan Sulawesi Selatan 0410 2312049 KANTOR KAS ATHIRAH 128 Jl. Kajaolalido No. 22, Makassar Makassar Sulawesi Selatan 0411 3690499 Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  129. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone KANTOR KAS PENGAYOMAN Jl. Pengayoman Ruko Jasper III NO 17 Makassar Makassar Sulawesi Selatan 0411 441100 KANTOR KAS DAYA Jl. Perintis Kemerdekaan Km 12 Daya, Komp. Bukit Katulistiwa Ruko Blok A No. 7, Kodya Makassar Makassar Sulawesi Selatan 0411 4772200 MAMUJU Jl. Urip Sumoharjo No. 53 Mamuju Mamuju Sulawesi Barat 0426 22467 CABANG PEMBANTU WONOMULYO Jl. Jend. Sudirman No. 91, Kel. Sidodadi, Kec. Wonomulyo, Kab. Polewali Mandar Mamuju Sulawesi Barat 0428 52393 MANADO Jl. Piere Tendean No. 101 Boulevard Manado Kode Pos 95114 - Sulut Manado Sulawesi Utara 0431-877778 PALU JL. Prof. Moh. Yamin Kompleks Perkantoran D'Vatulemo No. 2-3 Palu Sulawesi Tengah 0451 457555,671 CABANG PEMBANTU PALU BARAT Jl. Sis Aljufri No. 44 C, Kel. Siranindi, Kec. Palu Barat,Kota Palu Sulawesi Tengah Palu Barat Sulawesi Tengah 0451 429444 - 4244444 CABANG PEMBANTU LUWUK Jl. Urip Sumoharjo No. 30 C, Luwuk, Sulawesi Tengah Luwuk Sulawesi Tengah 0461 21666 SORONG Ruko H.Lasedi Jl.Jend Sudirman No.2a-2b Depan Pasar Bersama Sorong Sorong Papua Barat 0951 332777 CABANG PEMBANTU AIMAS Jl. Klamono Km.19 Depan Alun-Alun Aimas Kab. Sorong Aimas Papua Barat 0951 3123593 CABANG PEMBANTU MANOKWARI Jl. Trikora Wosi, Depan Transito Kab. Monokwari, Prov. Papua Barat Manokwari Papua Barat 0986 212555 TERNATE Jl.Hasan Esa No.19,Kel. Takoma Ternate Ternate Maluku Utara 0921 3124458 CABANG PEMBANTU LABUHA BACAN Jl. Oesman Syah LabuhaBacan Halmahera SelatanMaluku Utara Halmahera Maluku Utara 0927 2321053 CABANG PEMBANTU TIDORE Jl Nusantara, Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara Tidore Maluku Utara 0921 3161734 BENGKULU Jl. S.Parman No. 62 C-D Padang Jati Kota Bengkulu Bengkulu Bengkulu (0736)348100 CABANG PEMBANTU CURUP Jl. Merdeka No. 732 Pasar Baru Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong Rejang Lebong Bengkulu (0732)22290 CABANG PEMBANTU MANNA Jl. Jendral Sudirman No. 81 Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Bengkulu Selatan Bengkulu (0739)21289 CABANG PEMBANTU ARGA MAKMUR Jl. Sutan Syahrir No. 10 Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara Bengkulu Utara Bengkulu (0737)521682 JAMBI Jl. Sultan Agung No. 01 Kel. Murni Kec. Telanai Pura, Kota Jambi Jambi Jambi 0741-7551241 CABANG PEMBANTU MUARA BUNGO Jl.M. YAMIN NO. 14, Kec. Pasar Muara Bungo, Kab. Muara Bungo,Jambi Bungo Jambi 0747-321778 LAMPUNG Jl. Raden Intan No. 92 C-D Bandar Lampung Bandar Lampung Lampung 0721242123 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Kategori Category KANTOR KAS CASH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH 129
  130. Nama Kantor Office Name Kota / Kabupaten City/ District Alamat Address Propinsi Province Telepon Telephone CABANG PEMBANTU BANDAR JAYA Jl. Proklamator No. 138 A Bandar Jaya, Lampung Tengah Lampung Tengah Lampung 0725527400 CABANG PEMBANTU METRO Jl. Jend. Sudirman No. 282 B Metro Metro Lampung 07257850500 Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU CABANG PEMBANTU PRINGSEWU Jl. Ahmad Yani No. 189 Pringsewu CABANG PEMBANTU ZA PAGAR ALAM Jl. ZA Pagar Alam No. 12 Bandar Lampung Bandar Lampung Lampung 0721787324 CABANG PEMBANTU KOTABUMI Jl. Jend. Sudirman Lingkungan 6 Rt. 001, Rw. 006, Kotabumi Lampung Utara Lampung 072422402 CABANG PEMBANTU ANTASARI Jl. P. Antasari No. 134 Bandar Lampung Bandar Lampung Lampung 0721709030 CABANG PEMBANTU PANJANG Jl. Laksamana Yos Sudarso No. 68, Kel. Panjang Utara, Bandar Lampung Bandar Lampung Lampung 072131997 CABANG PEMBANTU AL KAUTSAR Jl. Soekarno Hatta, Rajabasa, Bandar Lampung Bandar Lampung Lampung 0721709097 PADANG Jl. Rasuna Said No. 107 Padang Padang Sumatera Barat 0751 - 7054106 CABANG PEMBANTU BUKITTINGGI Jl a.yani no 99 D kelurahan benteng psr atas bukittinggi Bukittinggi Sumatera Barat 0752 - 302006 CABANG PEMBANTU PAYAKUMBUH Jl. Soekarno Hatta No. 87 Payakumbuh Payakumbuh Sumatera Barat 0752 - 796757 CABANG PEMBANTU SOLOK Jl. M.Yamin No. 87 Kel. Pasar Pandan Air Mati, Kec. Tanjung Harapan Kota Solok Solok Sumatera Barat 0755 - 20011 PALEMBANG Jl. Kapten A.Rivai Komplek Ruko Taman Mandiri Palembang Palembang Sumatera Selatan (0711)351239 CABANG PEMBANTU KAYU AGUNG Jl. Mochtar Saleh No. 169-170, Kayu Agung, Kab. Ogan Kemering Ilir Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan (0712)323371 CABANG PEMBANTU PLAJU Komp. RS Muhammadiyah Palembang Jl. Jenderal A.Yani 13 Ulu Palembang Palembang Sumatera Selatan (0711)511107 CABANG PEMBANTU BATURAJA Jl. Jendral A.Yani No.324 Kel.Kemalaraja Kec. Baturaja Timur Kab.OKU Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan (0735)321811 CABANG PEMBANTU ENIM Jl. Jend. Sudirman Talang Jawa Atas, Muara Enim 31315 Muara Enim Sumatera Selatan (0734)421848 KANTOR KAS PATAL Jl. R. Sukamto 8 Ilir Timur No. 2 Palembang Palembang Sumatera Selatan (0711)355844 PANGKAL PINANG Jl. Ahamad Yani Dalam Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang Pangkalpinang Bangka Belitung (0717) 422812 - 422783 CABANG PEMBANTU TANJUNG PANDAN Jl. Jend.Sudirman No.28, Pangkal Lalang, Kota Tanjungpandan - Kab. Belitung, Prov. Kepulauan Bangka Belitung 33412 Belitung Bangka Belitung (0719) 21513 CABANG PEMBANTU SUNGAILIAT Komp. Ruko Permata Indah Blok B No.6-7 Jl. Jend. Sudirman No. 30, Kota Sungailiat, Kab. Bangka, Prov. Kepulauan Bangka Belitung 33215 Bangka Bangka Belitung (0717) 95912 130 Pringsewu Lampung 072923001 SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE KANTOR KAS CASH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  131. Profil Perusahaan Company Profile Nama Kantor Office Name Alamat Address Kota / Kabupaten City/ District Propinsi Province Telepon Telephone CABANG PEMBANTU KOBA Jl. Soekarno Hatta II, Simpang Perlang, Kec. Koba, Kab. Bangka Tengah Bangka Tengah Bangka Belitung (0718) 4222222 BANDA ACEH Jl. Tgk H.M Daud Beureueh No. 174 A-B, Banda Aceh Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) 0651-635654/55 CABANG PEMBANTU PEUNAYONG Jl. TP. Polem No. 68 Peunayong Banda Aceh Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) 0651-26140 BATAM Komp. Ruko Palm Spring BTC Blok B1 No. 20-21 Batam Kepulauan Riau Batam Kepulauan Riau 0778 - 468395 LANGSA Jln. Ahmad Yani No.1-2 Kota Langsa Langsa Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) 0641-426584 CABANG PEMBANTU LHOKSEUMAWE Jln. Merdeka No. 2-3 Kel. Simpang Empat, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe Lhokseumawe Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) 0645-631616 MEDAN - BALAIKOTA Jl. Balai Kota No. 10 D-E, Medan Medan Sumatera Utara 061-4535353 CABANG PEMBANTU ISKANDAR MUDA Jl. Iskandar Muda No. 75 Medan Medan Sumatera Utara 061-4551653 CABANG PEMBANTU BINJAI Kompleks Binjai Supermall Blok GR-05, Binjai Medan Sumatera Utara 061-8823434 CABANG PEMBANTU SUKARAMAI Jl. A.R. Hakim No. 70A-70B, Kel. Sukaramai I, Kec. Medan Area, Kota Medan Medan Sumatera Utara 061-7367476 CABANG PEMBANTU SERDANG Jl. HM Yamin No. 237, Medan Medan Sumatera Utara 061-4144343 CABANG PEMBANTU STABAT Jl. KH. Zainul Arifin No. 52 B-C, Stabat Langkat Sumatera Utara 061-8912323 MEDAN SUDIRMAN Jl. Sudirman No. 25 A, Kel. Jati, Kec. Medan Maimun, Medan, Sumatera Utara Medan Sumatera Utara 061-4579343 PADANG SIDEMPUAN Jl. Baginda Oloan/ Gatot Subroto No. 08 Padangsidempuan 22718 Padang Sidempuan Sumatera Utara 0634-22999 CABANG PEMBANTU RANTAU PRAPAT Jl. A.Yani No.171 Rantau Prapat Kab. Labuhan Batu Labuhan Batu Sumatera Utara 0624-327100 CABANG PEMBANTU PANYABUNGAN Jl. Willem Iskandar No. 173 Panyabungan 22912 Mandailing Natal Sumatera Utara 0636-321234 PEKANBARU Jl. Jend. Sudirman No. 411 Kota Pekanbaru, Propinsi Riau Pekanbaru Riau 0761 - 862915 CABANG PEMBANTU KAMPAR Jl. Jend. Sudirman No. 7 Bangkinang Kampar Riau 0762 - 20908 PEMATANG SIANTAR Jl. Sangnawaluh/Asahan Komp. Megaland Blok A No. 6 dan 7, Pematangsiantar Pematang Siantar Sumatera Utara 0622-26662 CABANG PEMBANTU KISARAN Jl. Cokroaminoto No. 245 Kisaran Asahan Sumatera Utara 0623-43558 TANJUNG PINANG Jl. DI. Panjaitan Blok A No. 3/3A Km. 9 Tanjung Pinang - Kepulauan Riau Tanjung Pinang Kepulauan Riau 0771-441999 KUALA LUMPUR Suite 1.03-1.05 Ground Floor No. 67, Wisma Goldhill Jalan Raja Chulan 50200 Kuala Lumpur Malaysia Malaysia 0 Laporan Tahunan 2018 Annual Report Kategori Category CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG PEMBANTU SUB BRANCH OFFICE CABANG UTAMA MAIN BRANCH CABANG UTAMA MAIN BRANCH 131
  132. Tabel Jaringan Kantor Selama 3 Tahun Terakhir Table of Office Network for the Past 3 Years Jenis Kantor Kinds of Office 2018 Kantor Pusat Headquarters Kantor Cabang Utama Main Branch Offices Kantor Cabang Pembantu Sub Branch Office Kantor Kas Cash Office Kantor Luar Negeri Foreign Office Jumlah Total Wilayah Operasional Entitas Asosiasi dan Afiliasi 2016 1 1 1 83 83 83 150 152 202 43 43 78 1 1 1 276 278 363 Operational Area of Associations and Affiliates Al-Ijarah Indonesia Finance Menara Palma lantai 25 , Jl. HR. Rasuna Said Blok X2 Kav. 6 Kuningan Baitulmaal Muamalat (BMM) Ruko Mitra Matraman Blok A1 No.27, Jl. Matraman Raya, RT.1/RW.4, Kb. Manggis, Matraman DPLK Muamalat Gedung Muamalat Tower Lt 10 Jalan Prof Dr Satrio Kav 18 Karet Kuningan Muamalat Institute Jl.Tanjung Duren Raya No.7 A-B-C, Jakarta Barat Grogol Petamburan PT Syarikat Takaful Indonesia Graha Takaful Indonesia Jl. Mampang Prapatan Raya No. 100 132 2017 Jakarta Selatan, 12950 Indonesia 021-57957552/53 Kota Jakarta Timur, 13150 Indonesia (021) 85918138 Jakarta Selatan, 12940 Indonesia  (021) 80666000 Jakarta Barat,11470 Indonesia 021-56980556 Jakarta 12790 Indonesia (021) 799 1234 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  133. Profil Perusahaan Company Profile Informasi Pada Situs Web Perusahaan Information on Company Website Peraturan OJK No . 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik mendorong transparansi informasi pada situs web dari emiten atau perusahaan publik di Indonesia. Bank memiliki situs web resmi dengan alamat www.bankmuamalat. co.id yang telah dilengkapi dengan berbagai informasi seputar korporasi, meliputi diantaranya: 1. Informasi Perusahaan, yang menjelaskan tentang sejarah singkat, visi dan misi, organisasi, struktur grup hingga profil tim manajemen. 2. Lini Usaha, memberikan gambaran tentang kemampuan Bank dalam bidang Industri Perbankan. 3. Hubungan investor, mencakup informasi untuk investor seperti informasi saham dan dividen, laporan tahunan, laporan keuangan, hingga informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 4. Keterbukaan informasi melalui berita dan rilis media. 5. Tata Kelola Perusahaan, meliputi perangkat-perangkat lunak/softstructure Tata Kelola Perusahaan, penilaian penerapan Tata Kelola Perusahaan, hingga informasi terkait Audit Internal. 6. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, yang memberikan informasi tentang kebijakan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, serta laporan keberlanjutan. 7. Kanal informasi karir yang memberikan informasi lowongan pekerjaan di Bank kepada masyarakat luas. OJK Regulation No. 8/POJK.04/2015 concerning the Website of the Issuer or Public Company encourages the transparency of information on the website of the issuer or public company in Indonesia. The Company has an official website with the address www.bankmuamalat.co.id which is equipped with various information about the corporation, including: 1. Company information, which explains brief history, vision and mission, organization, group structure to the profile of the management team. 2. Business lines, provides an overview of the Company’s ability in the Banking Industry field. 3. Investor relations, including information for investors such as stock and dividend information, annual reports, financial reports, and information on the General Meeting of Shareholders (GMS). 4. Information disclosure through news and media releases. 5. Corporate Governance, covering the Corporate Governance software/softstructure, evaluating the implementation of Corporate Governance, to information related to Internal Audit. 6. Corporate Social Responsibility, which provides information about Corporate Social Responsibility policies and programs, as well as sustainability reports. 7. Career information channels that provide information on job vacancies in the Company to the general public. Situs web Bank menjadi portal digital resmi korporasi yang dapat diakses secara terbuka, dengan tujuan memberikan informasi yang komprehensif tentang Bank kepada khalayak luas. The Bank’s website is the official digital portal of the corporation that can be accessed openly, with the aim of providing comprehensive information about the Company to a broad audience. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 133
  134. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis 04 134 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  135. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis The Great Mosque of C órdoba, Spain Laporan Tahunan 2018 Annual Report 135
  136. Tinjauan Industri Industrial Review Kondisi Ekonomi Dunia Conditions of the World Economy Ekonomi global tumbuh melandai dan tidak seimbang , disertai ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi. World Bank memperkirakan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tumbuh kuat pada 2018 diperkirakan akan mengalami konsolidasi pada tahun 2019. Namun, ekspektasi inflasi AS tetap tinggi sehingga the Fed diprakirakan akan melanjutkan kebijakan kenaikan suku bunga. The global economy is declining and unbalanced, accompanied by uncertainties in the global financial market that remain high. The World Bank estimates that the economy of the United States (US) that grew strong in 2018 is expected to experience consolidation in 2019. However, expectations of US inflation remain high so that the Fed is predicted to continue the policy of raising interest rates. Di Eropa, pertumbuhan ekonomi cenderung melambat di tengah inflasi yang dalam tren meningkat. Normalisasi kebijakan moneter di Eropa yang saat ini dilakukan melalui pengurangan pembelian aset keuangan diperkirakan masih akan terus berlanjut. Di negara emerging markets, pertumbuhan ekonomi Tiongkok juga terus melambat disebabkan berlanjutnya proses deleveraging di sistem keuangan dan pengaruh ketegangan hubungan dagang dengan AS. Economic growth tends to slow amid rising inflation in Europe. The normalization of monetary policy in Europe which is currently carried out through a reduction in the purchase of financial assets is expected to continue. In emerging market countries, China's economic growth also continues to slow due to the continuing deleveraging process in the financial system and the influence of tensions between trade relations with the US. Pertumbuhan ekonomi dunia yang melandai dan risiko memburuknya hubungan dagang antar negara akan berdampak pada tetap rendahnya volume perdagangan dunia. Sejalan dengan itu, harga komoditas dunia menurun, termasuk harga minyak dunia yang kembali menurun akibat prospek meningkatnya pasokan. With the world economic growth going down and the risk of deteriorating trade relations between countries will have an impact on the remaining low volume of world trade. Furthermore, world commodity prices declined, including world oil prices which declined again due to the prospect of rising supply. International Monetary Fund (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dalam laporan World Economic Outlook (WEO) edisi Oktober 2018. Lembaga internasional yang berbasis di Washington, AS, itu memperkirakan perekonomian global akan tumbuh 3,7% di tahun 2018 dan 2019, sama dengan pertumbuhan yang dicatatkan tahun 2017. Pada bulan April 2018, dengan memperhatikan momentum perekonomian dunia secara luas membuat IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,9% untuk tahun 2018 dan tahun 2019. Namun, mempertimbangkan perkembangan yang terjadi sejak saat itu, angka tersebut tampaknya terlalu optimistis, dan pertumbuhan telah stabil di 3,7%. International Monetary Fund (IMF) revised the decline in the world economic growth projection in the October 2018 edition of the World Economic Outlook (WEO) report. This international institution based in Washington, USA, estimates that the global economy will grow 3.7% in 2018 and 2019, as it is recorded in 2017. In April 2018, the momentum of the world economy broadly made the IMF estimate growth of 3.9% for 2018 and 2019. However, considering the developments that have taken place since then, the figure seems too optimistic, and growth has stabilized at 3.7%. 136 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  137. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Pertumbuhan ekonomi global terbukti tidak seseimbang yang dibayangkan sebelumnya oleh banyak ekonom . Bukan saja karena beberapa risiko yang diperkirakan IMF dalam WEO sebelumnya benar-benar terjadi, tetapi juga adanya kemungkinan guncangan baru yang muncul. Global economic growth proved not to be as balanced as previously by many economists. Not only because some of the risks that the IMF expects in the previous WEO have actually occurred, but also the possibility of new shocks appearing. Di beberapa negara maju, pertumbuhan ekonomi didorong oleh kebijakan yang tampaknya tidak berkelanjutan (sustainable) dalam jangka panjang. Keprihatinan ini mendesak para pembuat kebijakan untuk mulai bertindak. Di Amerika Serikat, misalnya, perang dagang antara Negeri Paman Sam dengan Tiongkok membuat IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu tahun depan. In some developed countries, economic growth is driven by policies that appear to be sustainable in the long term. This concern urged policy makers to start acting. In the United States, for example, the trade war between Uncle Sam and China made the IMF reduce the growth forecast of the two largest economies in the world next year. Perekonomian AS diperkirakan akan tumbuh 2,9% tahun 2018 dan 2,5% di 2019 dari perkiraan sebelumnya yang hanya 2,7%. Tiongkok sendiri diproyeksikan menambah produk domestik bruto (PBD) hingga 6,6% di tahun 2018 dan 6,2% di 2019 perkiraan sebelumnya yang hanya 6,4%. The US is expected to grow 2.9% in 2018 and 2.5% in 2019 from previous estimates that only 2.7% expected. While China itself is projected to increase its gross domestic product (PBD) to 6.6% in 2018 and previous estimates that only 6.2% in 2019 from 6.4% previously estimated. Secara umum, proyeksi pertumbuhan ekonomi negara maju tahun 2018 dan 2019 lebih rendah 0,1 poin persentase dibandingkan perkiraan yang dibuat pada pertengahan tahun 2018. Revisi negatif untuk negara berkembang lebih dalam, yaitu masingmasing -0,2 dan -0,4 poin persentase untuk tahun 2018 dan 2019. In general, the projected economic growth of developed countries in 2018 and 2019 is lower by 0.1 percentage points compared to estimates created in middle 2018. Negative revisions for developing countries are deeper, namely -0.2 and -0.4 percentage points for 2018 and 2019, respectively. Sebelumnya, IMF memperkirakan perekonomian emerging market akan tumbuh 4,9% tahun 2018 dan 5,1% di tahun 2019. Namun, proyeksi tersebut di revisi menjadi 4,7% untuk 2018 dan 2019. Previously, IMF estimated that the emerging market economy would grow 4.9% in 2018 and 5.1% in 2019. However, this projection was revised downward to 4.7% for 2018 and 2019. Kondisi Ekonomi Makro Indonesia Indonesia Macroeconomic Conditions World Bank dalam laporan triwulanan perekonomian Indonesia edisi Desember 2018, mencatat Indonesia telah berhasil bertahan di tengah gejolak global yang besar berkat fundamental ekonomi makro yang kokoh dan koordinasi kebijakan yang kuat. World Bank in its December 2018 edition of the Indonesian economy quarterly report, notes that Indonesia has managed to survive in the middle of huge global turmoil thanks to solid macroeconomic fundamentals and strong policy coordination. Dengan kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas ekonomi makro, ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,2% pada kuartal ketiga 2018. Pertumbuhan investasi tetap menjadi pendorong utama ekonomi, dengan ditunjang oleh peningkatan investasi konstruksi dibanding kuartal sebelumnya. Sementara konsumsi masyarakat sedikit menurun, namun dengan ditunjang oleh lonjakan konsumsi pemerintah tingkat konsumsi secara keseluruhan dapat dipertahankan. With monetary and fiscal policies that preserve macro economic stability, Indonesian economy recorded a growth of 5.2% in the third quarter of 2018. Growth in investment remains a key driver of the economy, supported by an increase in construction investment compared to the previous quarter. While private consumption slightlydeclined, however, supported by a surge in government consumption overall consumption level can be maintained. Koordinasi Pemerintah dalam hal kebijakan moneter, fiskal dan nilai tukar telah membantu Indonesia melewati gejolak eksternal yang terjadi. Melanjutkan reformasi struktural yang dapat mengurangi kerentanan domestik akan semakin meningkatkan ketahanan ekonomi serta mendorong kemampuan mengelola gejolak global dengan lebih baik apabila hal tersebut kembali terjadi di masa depan. In terms of monetary, fiscal, and exchange rate, fiscal and exchange rate have helped Indonesia through external turbulence occurs. Continuing structural reforms that can reduce domestic vulnerability will further enhance economic resilience and encourage the ability to better manage global upheavals if this happens again in the future. Pertumbuhan PDB riil tahunan diproyeksikan naik menjadi 5,2% untuk tahun 2018 dan 2019, sedikit lebih tinggi dari tahun 2017. Permintaan domestik yang lebih kuat masih didominasi oleh investasi, dan diperkirakan akan lebih besar dari pada hambatan sektor eksternal, di tengah melambatnya pertumbuhan global dan berlanjutnya ketidakpastian kebijakan perdagangan global. Annual real GDP growth is projected up to be 5.2% for 2018 and 2019, slightly higher than in 2017. In the middle of global growth and uncertainty about global trades policies, stronger domestic demand is still dominated by investment, and is expected to be greater than external sector constraints. Di kuartal ketiga 2018, defisit transaksi berjalan sedikit naik menjadi 2,7% dari PDB. Faktor yang berkontribusi termasuk tingginya harga minyak mentah hingga Oktober serta berlanjutnya pertumbuhan kuat investasi peralatan. Rupiah terdepresiasi hingga bulan Oktober, dan mencapai titik terendah Rp15.237 per USD pada 30 Oktober 2018. Untuk periode tahun 2018 hingga September, Rupiah terdepresiasi 8,2% secara nominal dan 7,6% secara riil. In the third quarter of 2018, the current account deficit rose slightly to 2.7% of GDP. Contributing factors included high crude oil prices until October and continued strong growth in the investment of equipment. The Rupiah depreciated until October, and reached a low of Rp15,237 per USD on 30 October 2018. For the period 2018 to September, the Rupiah depreciated 8.2% in nominal and 7.6% terms in real terms. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 137
  138. Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Desember 2018, terjadi inflasi sebesar 0,62% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,39. Dari 82 kota IHK, 80 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 2,09% dengan IHK sebesar 135,96 dan terendah terjadi di Banda Aceh sebesar 0,02% dengan IHK sebesar 128,20. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 0,15% dengan IHK sebesar 134,89 dan terendah terjadi di Kendari sebesar 0,09% dengan IHK sebesar 128,48. In December 2018 the Central Statistics Agency (BPS) recorded that inflation was 0.62% with the Consumer Price Index (CPI) of 135.39. Of the 82 CPI cities, 80 cities experienced inflation and 2 cities experienced deflation. The highest inflation occurred in Kupang at 2.09% with CPI of 135.96 and the lowest occurred in Banda Aceh at 0.02% with CPI of 128.20. While the highest deflation occurred in Sorong by 0.15% with CPI of 134.89 and the lowest occurred in Kendari at 0.09% with CPI of 128.48. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 1,45%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,22%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,13%; kelompok sandang sebesar 0,08%; kelompok kesehatan sebesar 0,20%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,10%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,28%. Inflation occurs because of an increase in prices as indicated by the increase in all expenditure group indices, namely: foodstuffs by 1.45%; processed foods, beverages, cigarettes and tobacco by 0.22%; housing, water, electricity, gas and fuel by 0,13%; clothing by 0,08%; health by 0.20%; education, recreation and sports by 0,10%; and the transportation, communication and financial services by 1.28%. Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Desember) 2018 dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Desember 2018 terhadap Desember 2017) masing-masing sebesar 3,13%. Komponen inti pada Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 0,17%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Desember) 2018 dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Desember 2018 terhadap Desember 2017) masing-masing sebesar 3,07%. Whereas the inflation rate for the calendar year (JanuaryDecember) 2018 and the year-on-year inflation rate (December 2018 to December 2017) are 3.13% respectively. The core component in December 2018 experienced inflation of 0.17%. The inflation rate is the core component of the calendar year (JanuaryDecember) 2018 and the inflation rate for core components yearon-year (December 2018 to December 2017) is 3.07%, respectively. Kondisi Industri Perbankan Conditions of Banking Industry Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sektor jasa keuangan Indonesia hingga akhir 2018 menunjukkan kondisi yang stabil dengan kinerja intermediasi yang berada pada level positif. Kinerja sektor jasa keuangan selama tahun 2018 cukup baik ditopang oleh fundamental ekonomi domestik yang masih terjaga, fundamental kinerja emiten yang relatif stabil, serta didukung oleh berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, OJK dan Bank Indonesia (BI). The Financial Services Authority (FSA) noted that Indonesia's financial services sector until the end of 2018 has showed a stable condition with intermediation performance at a positive level. The performance of the financial services sector during 2018 was quite well supported by domestic economic fundamentals that were still maintained, the issuer's fundamental fundamentals were relatively stable, and supported by various policies issued by the Government, OJK and Bank Indonesia (BI). Berdasarkan pantauan OJK, meskipun diwarnai oleh peningkatan tekanan di pasar, profil risiko Sektor Jasa Keuangan secara umum terkelola dengan baik. Kecukupan tingkat permodalan dan Likuiditas LJK domestik berkontribusi terhadap ketahanan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di tengah meningkatnya tekanan di pasar keuangan. Based on OJK's monitoring, although it was marked by increasing pressure on the market, the risk profile of the Financial Services Sector was generally well managed. Adequacy of capital and liquidity levels of domestic LJK contributed to the resilience of the Financial Services Institution (LJK) amid increasing pressure on the financial market. Menurut OJK, kinerja fungsi intermediasi sektor jasa keuangan selama 2018 berjalan cukup baik. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan kredit per November 2018 yang tumbuh 12,01% year-on-year, serta diiringi tingkat kesehatan yang cukup baik tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan sebesar 23,32% serta rasio Non-Performing Loan (NPL) gross dan net perbankan tercatat masing-masing 2,67% dan 1,14%. According to the OJK, the performance of the intermediary function of the financial services sector during 2018 was relatively good. This can be seen from credit growth as of November 2018 which grew 12.01% year-on-year, and was accompanied by a fairly good level of health reflected in the bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) of 23.32% and the ratio of Non-Performing Loans (NPL) gross and net banking were recorded at 2.67% and 1.14% respectively. Pada Industri Keuangan Non-Bank, pembiayaan yang disalurkan perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 5,14% year-onyear dengan tingkat Non-Performing Financing (NPF) berada pada level 2,83% (gross) dan 0,79% (nett). Pembiayaan yang disalurkan melalui Fintech juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan nilai outstanding pembiayaan sebesar Rp3,9 triliun serta rasio NPF yang rendah yaitu 1,2%. Pada Industri Pasar Modal, penghimpunan dana di pasar modal masih cukup tinggi mencapai Rp162,3 triliun. Jumlah ini cukup positif di tengah tekanan ekonomi global. In the Non-Bank Financial Industry, financing channeled by finance companies grew by 5.14% year-on-year with the level of Non-Performing Financing (NPF) at the level of 2.83% (gross) and 0.79% (nett). Financing channeled through Fintech also shows significant growth with an outstanding financing value of Rp3.9 trillion and a low NPF ratio of 1.2%. In the Capital Market Industry, raising funds in the capital market is still quite high, reaching Rp162.3 trillion. Looking at the global economic pressures, this amount is relatively positive. 138 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  139. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Industri jasa keuangan syariah juga tumbuh positif selama 2018 tercermin dari pertumbuhan aset perbankan syariah dan pembiayaan syariah (BUS + UUS), serta aset Industri Keuangan Non-Bank syariah per Oktober 2018 masing-masing tumbuh 7,09% ,9,52% dan 0,59%. Sementara itu, per 18 Desember 2018, NAB Reksa Dana Syariah, Sukuk Negara dan Sukuk Korporasi meningkat masing-masing 20,98% , 17,20% dan 40,48%. The Sharia financial services industry also grew positively during 2018 reflected in the growth of sharia banking assets and sharia financing (BUS + UUS), as well as sharia Non-Bank Financial Industry (IKNB) assets as of October 2018, each growing at 7.09%, 9.52 % and 0.59%. Meanwhile, in December 18, 2018, NAB of Sharia Mutual Funds, State Sukuk and Corporate Sukuk increased by 20.98%, 17.20% and 40.48% respectively. Kinerja sektor jasa keuangan yang cukup baik ini didukung oleh berbagai macam inisiatif yang di luncurkan OJK baik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi maupun menyediakan sumber dana pembiayaan jangka panjang. Untuk mendorong peningkatan peran serta keuangan syariah dalam mendukung penyediaan sumber dana pembangunan, OJK memfasilitasi pendirian Bank Wakaf Mikro (LKM Syariah) dan pelaksanaan kegiatan sosialisasi terkait keuangan syariah bekerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Terdapat 41 Bank Wakaf Mikro dengan nilai pembiayaan sebesar 9,72 milliar dan melibatkan 8.373 debitur. The good performance by the financial services sector is supported by various initiatives launched by OJK both to support economic growth and provide long-term funding sources. To encourage participation in sharia finance in supporting the provision of development funding sources, OJK facilitated the establishment of Micro Waqf Banks (LKM Sharia) and carried out socialization activities related to Islamic finance in collaboration with the Sharia Economic Community (MES) and the National Islamic Finance Committee (KNKS). There are 41 Micro Waqf Banks with a financing value of 9.72 billion and involving 8,373 debtors. Untuk mendukung pembiayaan pembangunan jangka panjang, OJK memberikan izin pendanaan melalui KIK-EBA terkait infrastruktur, dengan nilai sekuritisasi sebesar Rp7,44 triliun serta KIK-DIRE dengan nilai sekuritisasi sebesar Rp0,62 triliun. OJK juga mendorong emiten infrastruktur untuk fund raising di Pasar Modal di mana tercatat 24 penawaran umum yang dilakukan 22 Emiten sektor infrastuktur melakukan fund raising melalui Pasar Modal dengan total nilai emisi Rp28,05 triliun. To support long-term development financing, the OJK granted funding permits through KIK-EBA related to infrastructure, with the value of securitization amounting to Rp7.44 trillion and KIK-DIRE with a securitization value of Rp0.62 trillion. OJK also encourages infrastructure issuers for fund raising in the Capital Market where there are 24 public offerings made by 22 Issuers in the infrastructure sector through fund raising through the Capital Market with a total emission value of Rp28.05 trillion. Posisi Bank Muamalat Indonesia dalam Industri Perbankan Syariah Bank Muamalat Indonesia’s Position in the Sharia Banking Industry Bank Muamalat Indonesia sebagai pioneer di industri perbankan syariah Indonesia memiliki posisi yang unik dan sekaligus menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi pengembangan bisnisnya. Sebagai pioneer Bank Muamalat Indonesia menginisiasi beberapa lembaga keuangan maupun nonkeuanganyang memiliki kaitan terhadap industri keuangan syariah di Indonesia. Bank Muamalat Indonesia memiliki peran yang cukup besar dalam pendirian Multifinance Syariah, Asuransi Syariah, DPLK yang beroperasi sesuai praktik syariah, hingga pendirian lembaga pelatihan maupun lembaga zakat dan sosial. As a pioneer of Indonesian Sharia Banking, Bank Muamalat Indonesia has a unique position and yet at the same time it is also become challenges for the development of its business. As a pioneer, Bank Muamalat Indonesia has initiated several financial and non-financial institutions which related to the Islamic finance industry in Indonesia. Beside the establishment of zakat and social training institutions, Bank Muamalat Indonesia also has a significant role in the Sharia Multifinance Foundation, Sharia Insurance, DPLK which operates according to sharia practices. Bank Muamalat Indonesia juga menjadi bank syariahpertama dan satu-satunya yang memiliki cabang penuh di luar negeri. Namun, Bank Muamalat Indonesia tidak akan cukup berpuas diri hanya dengan status sebagai pelopor industri perbankansyariah di Indonesia saja, tetapi akan senantiasa meningkatkan performa bisnisnya melalui layanan prima di seluruh jaringan kantornya dan senantiasa mengembangkan produk serta jasa yang dapatmendukung kebutuhan nasabah baik perorangan maupun korporasi. Bank Muamalat Indonesia yakin, dengan dukungan pemerintah, otoritas, maupunbank sentral, penetrasi industri perbankan syariah akan semakin tinggi dan Bank Muamalat Indonesia akan senantiasa mempersiapkan diri untuk dapatbersaing dalam kompetisi antar perbankan syariah dan juga perbankan nasional. Bank Muamalat Indonesia was the first Islamic bank and the only one that has a full branch abroad. However, it was not stopped Bank Muamalat Indonesia to develop and improve its business performance through excellent service throughout its office networks and constantly developing products and services which will support the needs of both individual and corporate customers. Bank Muamalat Indonesia believes that with the support of the government, authorities and central banks, the penetration of the Islamic banking industry will be even higher and Bank Muamalat Indonesia will always prepare itself to compete between Sharia banking and national banking. Bank Muamalat Indonesia akan terus berupaya untuk meningkatkan market share nya di industri perbankan syariah. Dengan Aset Rp57,2 triliun di Desember 2018, market share tercatat sekitar 12%. Dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih agresif pada tahun-tahun mendatang, market share Bank Muamalat Indonesia diharapkan akan meningkat sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap masyarakat. Untuk meningkatkan kontribusi ini Bank Muamalat Indonesia telah berkomitmen untuk bisa terus tumbuh dan juga melakukan penetrasi pasar yang lebih agresif pada tahun-tahun kedepan. Bank Muamalat Indonesia will continue to increase its market share in the Islamic banking industry. With the total assets of Rp57.2 trillion in December 2018, the market share was recorded around 12%. Since it is predicted that there will be more aggressive growth in the coming years, Bank Muamalat Indonesia’s market share is expected to increase so that it can provide a more optimal contribution to society. To do so, Bank Muamalat Indonesia is committed to grow continuously and also make a more aggressive market penetration in the years ahead. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 139
  140. Tinjauan Operasional Operational Review Sejak resmi beroperasi pada 1 Mei 1992 atau 27 Syawal 1412 H , Bank Muamalat Indonesia terus berinovasi dan mengeluarkan produk-produk keuangan syariah seperti Asuransi Syariah (Asuransi Takaful), Dana Pensiun Lembaga Keuangan Muamalat (DPLK Muamalat) dan multifinance syariah (Al-Ijarah Indonesia Finance) yang seluruhnya menjadi terobosan di Indonesia. Selain itu produk Bank yaitu Shar-e yang diluncurkan pada tahun 2004 juga merupakan tabungan instan pertama di Indonesia. Sedangkan produk Shar-e Gold Debit Visa yang diluncurkan pada tahun 2011, mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kartu Debit Syariah dengan teknologi chip pertama di Indonesia serta layanan e-channel seperti internet banking, mobile banking, ATM, dan cash management. Seluruh produk-produk tersebut menjadi pionir produk syariah di Indonesia dan menjadi tonggak sejarah penting di industri perbankan syariah. Since its official operation on May 1, 1992 or Shawwal 27, 1412 H, Bank Muamalat Indonesia keeps on innovating and issuing sharia financial products such as Sharia Insurance (Asuransi Takaful), Muamalat financial institution pension fund (DPLK Muamalat) and sharia multifinance company (AlIjarah Indonesia Finance), which became a breakthroughs in Indonesia. In addition to these, Bank’s product Shar-e launched in 2004 which was also the first instant saving in Indonesia. The Shar-e Gold Debit Visa launched in 2011 obtained an award from the Indonesian Museum of Records (MURI) as the first Sharia Debit Card with the chip technology in Indonesia; as well as a comprehensive e-channel services such as internet banking, mobile banking, ATM and cash management services. All these products are pioneers of sharia products in Indonesia and have become the most significant milestone in sharia banking industry. Bank Muamalat Indonesia menjalankan usaha dan kegiatannya di bidang perbankan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam Akta No. 35 tanggal 16 Oktober 2017. Maksud dan tujuan Bank Muamalat Indonesia adalah sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan, yaitu menyelenggarakan usaha perbankan berdasarkan prinsip Syariah. Bank Muamalat Indonesia conducts its business and activities in the banking sector in accordance with the Company’s Articles of Association as set forth in the deed No. 35 dated October 16, 2017. The purpose and objective of Bank Muamalat Indonesia is as stated in the Company’s Articles of Association, which is to conduct banking business based on Sharia principles. Kegiatan usaha Bank Muamalat Indonesia berdasarkan segmen usaha diklasifikasikan menjadi Segmen Ritel, Korporasi, Perbankan Internasional, dan Tresuri. Penjelasan terkait rincian setiap kegiatan usaha Bank Mumalat Indonesia diuraikan sebagai berikut: The operations of Bank Muamalat Indonesia based on business segment are classified into Retail, Corporate, Treasury and International Banking Segments. The details of each business activity of Bank Mumalat Indonesia are described as follows: 140 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  141. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Segmen Ritel Retail Segment Tahun 2018 , pasar ritel kian menunjukkan pertumbuhan minat terhadap berbagai produk dan gaya hidup halal. Bank Muamalat Indonesia menyikapi fenomena ini dengan semakin menajamkan fokus pelayanan ke pasar ritel. Berbagai fitur dan layanan yang dikemas khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar ritel pun diluncurkan. The retail market in 2018 showed a growing interest in various halal products and lifestyles. In response to the phenomenon, Bank Muamalat Indonesia has been working to sharpen its focus of service on retail market. A variety of features and services have been specially designed to meet the demand of retail market. Melalui jaringan kantor cabang Bank Muamalat Indonesia di seluruh kota besar di Indonesia yang disupervisi secara terpusat oleh Distribution & Network Management, produk dan layanan segmen ritel dapat mudah diakses seluruh masyarakat. Produk-produk ritel Bank Muamalat Indonesia meliputi produk penghimpunan/pengelolaan dana dan investasi serta pembiayaan konsumer dan SME, masing-masing didukung layanan e-banking demi kemudahan dan kenyamanan Nasabah. The products and services for retail market are accessible to public at Bank Muamalat Indonesia branch offices in all big cities across Indonesia owing to central supervision by the Distribution & Network Management. Retail products offered by Bank Muamalat Indonesia include fund collection/ management and investment as well as consumer financing and SME, each supported by e-banking service for the convenience of the customers. Organisasi Retail Banking Bank Muamalat Indonesia telah memiliki struktur yang kuat dan komprehensif. Retail Banking Strategy yang merancang strategi pengembangan bisnis perbankan ritel secara menyeluruh, dan Distribution & Network Management yang mengawasi langsung performa seluruh kantor cabang di seluruh Indonesia. Bidang pengembangan produk dan layanan untuk produk Consumer Liabilities, Consumer Financing dan SME ditangani Retail Banking Product. Pengelolaan dana investasi serta layanan e-banking ditangani oleh Wealth Management & E-Business Management. Pemasaran seluruh produk dan layanan Bank Muamalat Indonesia didukung oleh Marketing Communication & Priority Segmentation sebagai unit yang mengelola marketing kampanye dan brand image Bank Muamalat Indonesia, baik kepada Nasabah ataupun masyarakat luas, agar sel untuk mempermudah Nasabah/masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap tentang produk ritel. Retail banking organization at Bank Muamalat Indonesia is based on a strong and comprehensive structure. Retail Banking Strategy designs business development strategy for retail banking comprehensively, and Distribution & Network Management that supervises directly the performance of all branch offices throughout Indonesia. The product and service development for Consumer Liabilities, Consumer Financing and SME is handled by the Retail Banking Product. The management of investment as well as e-banking service is under Management & E-Business Management. The marketing of all products and services of Bank Muamalat Indonesia is supported by the Marketing Communication & Priority Segmentation as a unit that manages campaign marketing and brand image of Bank Muamalat Indonesia, either to customers or wider public market to help them access complete information about retail products. Adapun jaringan kantor Bank Muamalat Indonesia di tahun 2018 adalah 276 kantor, 97 Mobile Branch dan 710 ATM. Up to 2018, Bank Muamalat Indonesia has run 276 offices, 97 Mobile Branches and 710 ATMs. Kantor Kas Cash Office 43 Kantor CabangUtama Sub Branch Office 83 Kantor Cabang Pembantu Main Branch Office 150 Laporan Tahunan 2018 Annual Report 141
  142. Mobile Branch 97 ATM 710 Pada tahun 2018 , di segmen ritel membentuk unit tersendiri yang menangani Komunitas Islam (Islamic Community), yaitu Islamic Enterprise Alliances (IEA). Dengan struktur tersebut, pengembangan produk dan layanan perbankan dapat terus dilakukan, didukung oleh teknologi digital dan program pemasaran yang efektif. In 2018, the retail segment formed a unit to deal with Islamic Community called the Islamic Enterprise Alliances (IEA). The structure allows the banking products and services to be consistently developed, with support of digital technology and effective marketing program. Produk Ritel Retail Products Pembiayaan SME SME Financing SME Business merupakan salah satu segment pembiayaan yang masih terus tumbuh sejalan dengan target regulator agar perbankan Nasional memiliki porsi pembiayaan sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di 2018 sekurangkurangnya 20%. Untuk itu Bank Muamalat Indonesia selalu melakukan inovasi pengembangan produk-produk pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan Nasabah, sebagai berikut: The SME Business has been a financing segment that continues to grow in line with regulator target so that national banking possesses a portion of financing for UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises) in 2018 at least 20%. With this in mind, Bank Muamalat Indonesia have constantly made innovation in the financing products that meet costumers’ need as follows: Tujuan Pembiayaan Financing Purposes Produk Pembiayaan Financing Products Modal Kerja Reguler dan Proyek Modal Kerja Regular Working Capital and Project Yaitu pembiayaan jangka pendek (kurang dari 4 tahun) untuk memenuhi kebutuhan modal kerja nasabah. Modal Kerja Konstruksi Developer Working Capital Construction Developer Working Capital Namely financing short-term (less than 4 years) to meet the working capital needs of the customer. Modal Kerja Lembaga Keuangan Syariah SRB and Cooperatives Working Capital 142 Keterangan Produk Product Description Diperuntukkan bagi pembiayaan atas aset lancar (persediaan & piutang) dengan jangka waktu maksimum 12 bulan. Serta pembiayaan modal kerja pelaksanaan proyek dengan jangka waktu maksimum 24 bulan Intended for the financing of current assets (inventories and receivables) with a maximum period of 12 months. As well as working capital financing of the project with a maximum period of 24 months Pembiayaan bagi developer untuk pembangunan properti yang akan diperjualbelikan kembali dengan jangka waktu maksimum 24 bulan Financing for developers for the construction of the property be bought back within a maximum period of 24 months Pembiayaan modal kerja bagi Lembaga Keuangan Syariah (BPRS, Modal Ventura, dan Koperasi Syariah) untuk disalurkan kepada end user dengan pola eksekuting. Jangka waktu maksimum 60 bulan Working capital financing for Islamic Financial Institutions (BPRS, Ventura Capital, and Koperasi Syariah) to be channeled back to the end user with a financing executing model. A maximum period of 60 months PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  143. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tujuan Pembiayaan Financing Purposes Investasi Yaitu pembiayaan jangka panjang (hingga maksimum 60 bulan) guna membantu pengembangan usaha nasabah, melalui pembelian aset tetap. Investment Long-term financing (at maximum of 60 months) to help customers to develop their businesses, through the purchase of fixed assets. Lainnya Produktif More Productive Produk Pembiayaan Financing Products Investasi Properti Bisnis Property Business Investment Keterangan Produk Product Description Pembiayaan untuk pembelian atau pembangunan properti bisnis yang terkait langsung dengan usaha nasabah. Adapun jangka waktu yang dapat diberikan maksimum 120 bulan. Financing facilities for purchases or building property business related to the customer’s business. The time period that can be given of 120 months. Investasi Reguler (Non-Properti Bisnis) Pembiayaan untuk pembelian barang-barang investasi penunjang usaha selain properti bisnis dengan jangka waktu maksimum 60 bulan. Regular Investment (Non-Property Business) Financing facilities for the purchase of investment goods to support business other then property business with a maximum period of 60 months. Asset Refinance Pembiayaan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja ataupun investasi produktif lainnya. Maksimum jangka waktu adalah 60 bulan. asset Refinance This funding can be used for working capital requirements or other productive investments. The maximum period is 60 months. Selain pengembangan produk, di tahun 2018, juga dilakukan pengembangan program-program pemasaran seperti program pembiayaan Properti Bisnis Angsuran Super Ringan (Probis ASR), program Back to Back beragunan Deposito atau Tabungan Prima Berhadiah (TPB) serta program pembiayaan Modal Kerja dengan tenor 36 bulan. In addition to product development, development of marketing programs were also conducted, namely Properti Bisnis Angsuran Super Ringan (Probis ASR), Back to Back with Time Deposit or Tabungan Prima Berhadiah (TPB) as the collateral and Modal Kerja (Working Capital) financing with 36 months tenor. Kampanye #AyoHijrah #AyoHijrah Campaign Bank Muamalat Indonesia sebagai Bank yang memiliki positioning kuat sebagai Bank Syariah murni dan satu-satunya di Indonesia yang memberikan kontribusi fundamental terhadap ekosistem ekonomi syariah dan turut membangun industri halal di Indonesia. Hal tersebut salah satunya diwujudkan dengan melakukan peluncuran campaign #AyoHijrah di tahun 2018. Campaign ini merupakan suatu ajakan Bank Muamalat Indonesia kepada seluruh masyarakat untuk berhijrah dalam hal pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan layanan perbankan syariah agar hidup lebih berkah dan bagi yang sudah berhijrah ke Bank Muamalat Indonesia semakin istiqamah. With strong positioning as a purely Sharia bank and the only bank in Indonesia that makes a fundamental contribution to Sharia economic ecosystem, Bank Muamalat Indonesia has actively participated in building halal industry in Indonesia. A 2018 campaign labeled #AyoHijrah confirms this commitment. The campaign encourages the entire community to shift from traditional to Sharia-based financial management in order to live a more blessed life and expects Bank Muamalat Indonesia costumers to remain steadfast in their determination to live a Sharia-based lifestyle. Consumer Liabilities Consumer Liabilities Sebagai upaya dalam rangka mendukung campaign #AyoHijrah dan memberikan layanan yang lebih berkah untuk nasabah dan masyarakat, Bank Muamalat Indonesia melakukan rebranding terhadap pendanaan produk ritel dengan nama baru sebagai berikut: 1. Tabungan iB Hijrah 2. Tabungan iB Hijrah Prima 3. Tabungan iB Hijrah Rencana 4. Tabungan iB Hijrah Valas 5. Tabungan iB Hijrah Haji 6. Tabungan iB Hijrah Bisnis 7. Giro iB Hijrah Attijary 8. Giro iB Hijrah Ultima 9. Deposito iB Hijrah In an endeavor to support the #AyoHijrah campaign and provide more blessing services for customers and wider public market, Bank Muamalat Indonesia has done a rebranding of its retail financing product under the following names: 1. Tabungan iB Hijrah 2. Tabungan iB Hijrah Prima 3. Tabungan iB Hijrah Rencana 4. Tabungan iB Hijrah Valas 5. Tabungan iB Hijrah Haji 6. Tabungan iB Hijrah Bisnis 7. Giro iB Hijrah Attijary 8. Giro iB Hijrah Ultima 9. Deposito iB Hijrah Bank Muamalat Indonesia dengan campaign #AyoHijrah semakin mempermudah nasabah yang ingin berumrah dan mendaftar Haji melalui Bank Muamalat Indonesia. Nasabah bisa mendapatkan kesempatan umrah gratis dengan memiliki Tabungan iB Hijrah Haji di Bank Muamalat Indonesia melalui program Rezeki Haji Berkah. Ketika berada di tanah suci, nasabah mendapatkan kemudahan dan keuntungan dari kartu Ihram yaitu: 1. Bebas biaya tarik tunai di ATM Bank Al Rajhi 2. Subsidi belanja hingga 15% 3. Tarik tunai dilengkapi dengan menu Bahasa Indonesia The #AyoHijrah campaign has clearly offered ample opportunity for customers who want perform umrah (lesser pilgrimage) and register for Hajj with Bank Muamalat Indonesia. The customers may be entitled to free umrah by having an iB Hijrah Haji saving account at Bank Muamalat Indonesia under the Rezeki Haji Berkah program. During their stay in the holy land, customers will enjoy all the benefits and privileges of Ihram card, i.e.: 1. Free withdrawal at ATM Bank Al Rajhi 2. Up to 15% shopping subsidy 3. Easy ATM withdrawal owing to Bahasa Indonesia menu Laporan Tahunan 2018 Annual Report 143
  144. Tidak hanya di tanah suci , ketika kembali ke tanah air pun, Nasabah dapat menikmati layanan dari Tabungan iB Hijrah Wadiah dengan benefit bebas biaya layanan dan bebas biaya kartu dengan jenis kartu GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Not only in the Holy Land, upon arrival in the homeland, customers will take advantage of services offered by Tabungan iB Hijrah Wadiah with service-free benefit and free card fee of GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Produk andalan lainnya yang ditawarkan kepada nasabah antara lain Produk Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah yaitu produk yang menawarkan hadiah yang diinginkan sesuai dengan nominal penempatan dana dan jangka waktu yang dapat dipilih nasabah. Another major product available for costumers includes Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah which is a product that offers desired prizes in proportion to the amount of deposited fund and the period a customer has selected. Untuk transaksional, di tahun 2018 juga Bank Muamalat Indonesia juga telah berupaya untuk peningkatan transaksi nasabah dengan mensosialisasikan penggunaan kartu Debit dan menambah promo/diskon di lebih banyak merchant halal di Indonesia. As for transactional operation, throughout 2018 Bank Muamalat Indonesia has also been making every determined effort to increase customers’ transaction by promoting the use of Debit card and offering more promo/discounts in more halal merchants in Indonesia. Bagi para pebisnis yang sering melakukan transaksi bisnis, Bank Muamalat Indonesia menawarkan Giro iB Hijrah yang mendukung transaksi halal Anda dengan fasilitas bebas biaya transfer, bebas biaya buku Cek & Bilyet Giro dan bebas biaya Pick Up Service. For business people who frequently make business transaction, Bank Muamalat Indonesia offers Giro iB Hijrah that support halal transaction with benefits including free transfer fee, free admin fee of Check & Bilyet Giro and free Pick Up Service fee. Di tahun 2019, Bank Muamalat Indonesia akan lebih menggencarkan campaign #AyoHijrah dengan menciptakan produk-produk unggulan yang dibutuhkan oleh komunitas muslim (Islamic Community). In 2019 Bank Muamalat Indonesia will be working more intensely to promote the #AyoHijrah campaign by creating reliable products that are in the best interests of Islamic Community. Pembiayaan Konsumer Consumer Financing Pembiayaan Konsumer merupakan segmen pembiayaan terbesar di Retail Banking dimana porsinya lebih dari 70% terhadap produk Ritel.Per 31 Desember 2018, total portofolio Pembiayaan Konsumer per sebesar Rp10,42 triliun. Produkproduk Pembiayaan Konsumer yang menjadi andalan yaitu: Consumer Financing is a Funding segment The Retail Banking where portions of more than 70% of the product Ritel. Per December 31, 2018, the total portfolio of Consumer Funding per Rp10.42 trillion. Funding Consumer products are a mainstay, namely: 1. Pembiayaan KPR Produk utama segmen konsumer adalah pembiayaan Kepemilikan Rumah (KPR) dengan porsi lebih dari 75% dari seluruh portofolio Consumer. Hal ini sejalan dengan strategi manajemen untuk segmen retail dengan pertimbangan: a. Kebutuhan akan penyediaan perumahan sangat tinggi karena merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. b. Memberikan efek positif yang secara langsung dapat dirasakan dan dinikmati oleh nasabah dan keluarga, serta kenyamanan untuk mendapatkan pembiayaan secara syariah. c. OJK memberikan insentif berupa pembebanan rasio Aktiva Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) yang lebih rendah dibanding pembiayaan lain sehingga akan mempengaruhi tingkat kesehatan bank. 2. Pembiayaan Multiguna Pembiayaan Multiguna ditujukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan nasabah baik terhadap barang maupun jasa yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Penyerapan pembiayaan multiguna banyak digunakan untuk pemenuhan kebutuhan antara lain pembiayaan dana untuk Umrah, pendidikan, pembiayaan wisata, pembelian barang/perabot rumah tangga, dll. 3. Pembiayaan Pensiun Bank Muamalat Indonesia telah menjadi mitra bayar PT. Taspen untuk mengelola gaji pensiun PNS sehingga seiring dengan hal tersebut, Bank Muamalat Indonesia memberi kemudahan bagi para pensiunan yang pembayaran pensiunnya melalaui Bank Muamalat Indonesia untuk memperoleh pembiayaan. 1. KPR Funding The main product is the consumer segment Owners financing (mortgages) with a share of more than 75% of all consumer portfolios. This is in line with the management strategy for the retail segment with the following considerations: a. The need for housing is very high because it is a basic requirement for the community. b. Provide positive effects that can be directly felt and enjoyed by customers and families, as well as convenience to get financing in sharia. c. OJK provides incentives in form of lower Risk Weighted Assets (RWA) ratio compare to other financing so it will affect the bank’s health level. Selain memenuhi kebutuhan pensiunan dengan pembiayaan, misi terpenting adalah memberikan kesempatan kepada para pensiunan untuk dapat ber-bank syariah sehingga dapat memperoleh keberkahan. In addition to meeting the needs of pensioners with financing, the most important mission is to provide opportunities for pensioners to be able to partner with sharia banks so as to obtain blessings. 144 2. Multipurpose Financing Multipurpose financing is intended to meet all customers’ needs both to goods or services which are not contrary to Islamic principles. Absorption of multipurpose financing is widely used for the fulfillment of needs, among others, the financing funds for Umrah, education, travel financing, purchase of goods/household furniture, etc. 3. Retirement Financing
 Bank Muamalat Indonesia has become a partner of PT Taspen to manage pension fund of civil servants in line with this, Bank Muamalat Indonesia provides convenience for pensioners who pay pension through Bank Muamalat Indonesia to obtain financing. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  145. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis 4 . Pembiayaan Chanelling Selain pembiayaan yang sifatnya langsung (direct financing), Bank Muamalat Indonesia juga menyalurkan pembiayaan secara Business to Business melalui kerjasama dengan Koperasi Karyawan dan Multifinance. a. Chanelling Koperasi Karyawan Kerjasama dengan Koperasi Karyawan ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan anggota Koperasi yang merupakan karyawan Bank tempat Koperasi tersebut bernaung. 4. Channeling Financing In addition to its financing (direct financing), Bank Muamalat Indonesia also channel financing Business to Business in cooperation with the Cooperative Employees and Multifinance. a. Channeling Cooperative Employees Cooperation with Employee Cooperation aims to meet the needs of members of the cooperative who are the Bank employees where cooperative is established. Saat ini Bank Muamalat Indonesia telah bekerjasama dengan Koperasi-Koperasi dari BUMN/BUMD serta koperasi-koperasi perusahaan swasta yang besar yang bonafiditasnya dapat diyakini. b. Chanelling Multifinance Kerjasama dengan Multifinance ditujukan untuk mempermudah akses nasabah dalam memenuhi kebutuhan akan kepemilikan kendaraan. Saat ini Bank Muamalat Indonesia telah bekerjasama dengan lebih dari 5 Multifinance besar yang berskala nasional dengan dapat optimal untuk penyaluran pembiayaan kepemilikan kendaraan. Currently, Bank Muamalat Indonesia has cooperated with the cooperatives of SOE/ ROE and cooperatives of trusted private companies. b. Channeling Multifinance Cooperation with Multifinance intended to facilitate access to customers in meeting the needs of vehicle ownership. Currently, Bank Muamalat Indonesia has cooperated with more than 5 major national Multifinance to be optimal for channeling financing vehicle ownership. Terkait dengan Pembiayaan Konsumer, tahun ini Bank Muamalat Indonesia memfokuskan untuk melakukan penyempurnaan seluruh aspek pembiayaan, baik kebijakan maupun proses, salah satunya adalah dimulainya inisiasi untuk pengembangan Financing Originating System yang lebih baik. Semua penyempurnaan itu untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan juga menjaga kualitas pembiayaan. Related to Consumer Financing, Bank Muamalat Indonesia this year focused on perfecting all aspects of financing, both policy and process, one of which is the initiation of development better Financing Originating System. All refinement was to provide the best service for our customers and also maintain the quality of financing. Selain itu sejalan dengan visi misi Bank Muamalat Indonesia dalam pengembangan ekonomi umat, maka Bank Muamalat Indonesia meningkatkan kerjasama dengan institusi atau Islamic Organization dengan beberapa program yang menarik, untuk peningkatan penyerapan pembiayaan. Furthermore in line with the vision and mission of Bank Muamalat Indonesia in community economic development, Bank Muamalat Indonesia enhance cooperation with institutions or Islamic Organization with some interesting programs, to increase the absorption of financing. Islamic Enterprise & Alliances Islamic Enterprise & Alliances Islamic Enterprise & Alliances (IEA) terdiri dari beberapa proposisi yaitu Haji dan Umrah, Pendidikan, Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), Rumah Sakit, Masjid, Islamic Micro Finance Institution, Islamic Organization dan  Remittance. The Islamic Enterprise & Alliances (IEA) is composed of several propositions namely Hajj and Umrah, Education, Zakat, Infaq and Sadaqat (ZIS), Hospital, Mosque, Islamic Micro Finance Institution, and Islamic Organization and Remittance. Segmen IEA ini merupakan salah satu fokus dari strategi bisnis Bank Muamalat Indonesia di tahun 2018, dimana IEA berkontribusi meningkatkan dana pihak ketiga Bank melalui produk-produk Funding murah (tabungan dan giro). The IEA segment has been one of major focuses of Bank Muamalat Indonesia business strategy in 2018 in which the IEA has contributed to the increase of third party fund through affordable Funding (saving and current account). Pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Pembiayaan Yang Diterima (PYD) terbesar didapatkan dari proposisi Pendidikan, Islamic Micro Finance Institution, ZIS dan Masjid, melalui program Solusi Edukasi Bank, Program terpadu Bank dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan program-program pemberdayaan Masjid. The highest achievement of third party funds and funds borrowings has been collected from Education, Islamic MFI, Zakat fund, Infaq and Sadaqat (ZIS) and Mosque, through programs of Solusi Edukasi the Bank, Integrated Program of the Bank’s with LAZ (Amil Zakat Agency) and programs of Mosque Empowerment. Bank Muamalat Indonesia juga telah menjalin kerjasama dengan Al Rajhi Bank Malaysia untuk bisnis SAR remittance. SAR remittance ini akan melayani kebutuhan travel Haji dan Umrah sebagai salah satu stakeholder proposisi Haji dan Umrah. Bank Muamalat Indonesia has also cooperated with Al Rajhi Bank Malaysia in SAR remittance. This remittance will serve needs of Hajj and Umroh Travel Agents as one of proposition stakeholders of Hajj and Umrah. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 145
  146. Di 2019 , IEA akan menfokuskan ke proposisi Pendidikan, ZISWAF, Masjid, Islamic Organization dan Haji & Umrah lewat program-program sebagai berikut: 1. Penyempurnaan Solusi Pendidikan Sekolah 2. Program Wakaf 3. Digital platform untuk masjid 4. Program pembiayaan untuk Islamic Organization yang lebih menarik 5. Program SAR remittance untuk memperkuat proposisi Haji dan Umrah In 2019 the IEA will focus on propositions of Education, ZISWAF, Mosque, Islamic Organization and Hajj and Umrah through the following programs: 1. Improvement of School Education Solution 2. Wakaf program 3. Digital platform for Mosque 4. Financing program for Islamic Organizations in a more attractive way 5. SAR remittance program for strengthening the proposition of Hajj and Umrah Wealth Management dan e-Business Management Wealth Management and e-Business Management Selama tahun 2018, Wealth Management & E-Business Management telah melakukan berbagai inisiatif strategis dengan beberapa pencapaian di bidang produk investasi, bancassurance dan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran dalam rangka meningkatkan pertumbuhan bisnis Bank Muamalat Indonesia, antara lain: 1. Di bidang Rencana Produk Investasi/Inisiatif Baru a. Produk Reksa Dana Syariah Proses peluncuran Produk Reksa Dana Syariah telah memasuki tahap pengajuan dokumentasi untuk mendapatkan pengesahan atas rencana layanan penjualan reksa dana berbasis syariah kepada OJK Pengawas Perbankan. Adapun informasi atas inisiatif ini sudah dicantumkan di dalam rencana bisnis bank (RBB) tahun 2018. During 2018, the Wealth Management & E-Business Management has done a variety of strategic initiatives resulting in several achievements in investment, Bancassurance and payment system service in order to increase the business growth of Bank Muamalat Indonesia: Bank Muamalat Indonesia dalam menjalankan penjualan reksa dana nantinya akan bekerja sama dengan salah satu APERD yang berbasis on-line, dimana Bank Muamalat Indonesia menjadi Gerai (sub-agent) dari APERD tersebut. Hal ini akan menjadikan Bank Muamalat Indonesia sebagai Bank pertama yang menjual reksa dana dengan sistem tersebut. To put up the mutual fund for sale, Bank Muamalat Indonesia will be in partnership with one of online APERDs in which Bank Muamalat Indonesia serves as a sub-agent of the APERD. This will make Bank Muamalat Indonesia the first bank that sells mutual fund using the system. b. Produk Obligasi Pemerintah Berbasis Syariah Bank Muamalat Indonesia sudah menjadi Agen Penjual Sukuk Ritel (SUKRI) sejak tahun 2010 yang ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pada tahun 2018 triwulan pertama sudah berhasil menjual Sukuk Ritel (Sukri) seri 010. b. Sharia-based Government Bond Bank Muamalat Indonesia has been a sale agent of Sukuk Ritel (SUKRI) since 2010 officially appointed by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Bank Muamalat Indonesia has successfully sold the Series 010 Sukri in the first quarter of 2018. Selain menjadi Agen Penjual Sukuk Ritel, Bank Muamalat Indonesia telah mengaktifkan penjualan Obligasi Pemerintah di pasar sekunder. In addition to being a sale agent of Sukuk Ritel, Bank Muamalat Indonesia has activated the sale of government bond in the secondary market. 2. Di bidang Rencana Produk Bancassurance a. Customer Gathering Sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap Nasabah, sepanjang tahun 2018 Bank Muamalat Indonesia telah melaksanakan Customer Gathering event yang tersebar di seluruh Region. 2. Bancassurance Product Plan a. Customer Gathering To appreciate its customers, Bank Muamalat Indonesia has held a Customer Gathering during 2018 in all regions. Tema yang diangkat pada Customer Gathering event ini sangat beragam dan disesuaikan dengan profil dan kebutuhan Nasabah di tiap-tiap Region, diantaranya konsep & keunggulan asuransi syariah, economic outlook, sharia wealth management & financial planning, kesehatan, dan lain-lain. Every gathering carried different topic adjusted to the profile and the need of customers in each region. The topics include the concept and the primacy of Sharia insurance, economic outlook, Sharia wealth management & financial planning, health, and so on. Kegiatan Customer Gathering ini diharapkan dapat memberikan added value bagi Nasabah Bank Muamalat Indonesia dan pada akhirnya akan meningkatkan loyalitas Nasabah. The customer gathering is expected to create added value for Bank Muamalat Indonesia customers and will, in turn, boost their loyalty. 146 1. Investment Product Plan/New Initiative a. Sharia Mutual Funds The Sharia mutual fund is now in the process of submitting necessary documentation for OJK approval upon the plan of selling Sharia-based mutual funds. The information on this initiative is included in the 2018 bank business plan (RBB). PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  147. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis b . Customer Reward Di samping Customer Gathering, Bank Muamalat Indonesia juga melaksanakan program Customer Reward berupa pemberian hadiah bagi Nasabah yang membeli produk Bancassurance. b. Customer Reward Bank Muamalat Indonesia has also carried out a program called Customer Reward in which a customer is rewarded for having purchased Bancassurance. Karena tingkat kesadaran asuransi Nasabah dan masyarakat Indonesia pada umumnya masih rendah, maka perlu dirancang program yang menarik bagi Nasabah, salah satunya dengan pemberian gimmick sebagaimana disebutkan di atas. As customers and the public relatively lack awareness of insurance, an interesting program needs to be designed for customers, one of which is the free gimmick aforementioned. Sales Campaign & Award Keberhasilan pemasaran produk Bancassurance tidak lepas dari kontribusi sales team Cabang Bank Muamalat Indonesia. Oleh karena itu, untuk meningkatkan semangat dan motivasi sales team dalam memasarkan produk Bancassurance, pada tahun 2018 telah dilaksanakan sejumlah program campaign dan award yang dibuat khusus bagi sales team dengan performa terbaik, di antaranya: Hongkong Trip, Dubai Trip, Exclussive Sharia Training di Bali, insentif reguler, dan banyak program lainnya. c. Sales Campaign & Award The success of Bancassurance cannot be away from the contribution of the sales team at Bank Muamalat Indonesia branch offices. For this reason, to boost the morale and motivation of the sales team in marketing Bancassurance, a number of campaign and award programs were specially designed in 2018 for the sales team with the best performance including: Hongkong Trip, Dubai Trip, Exclusive Sharia Training in Bali, regular incentive, and other appealing programs. d. Bidding Pemilihan Mitra Asuransi Bank Muamalat Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan rangkaian produk Bancassurance yang lengkap sehingga dapat memenuhi seluruh kebutuhan perencanaan keuangan Nasabah. Untuk itu, pada tahun 2018 Bank Muamalat Indonesia melaksanakan proses bidding pemilihan mitra asuransi dan telah terpilih beberapa perusahaan asuransi yang akan menjadi mitra Bank Muamalat Indonesia dalam bisnis Bancassurance. d. Bidding of Insurance Partner Selection Bank Muamalat Indonesia is committed to offering a series of complete Bancassurance product that meet all financial needs of customers. In response to this, Bank Muamalat Indonesia held bidding in 2018 to select insurance partner and decided on some insurance companies that will be in partnership with Bank Muamalat Indonesia in Bancassurance. Seluruh mitra asuransi akan menyediakan produk unggulan masing-masing yang tentunya sesuai dengan profil dan kebutuhan Nasabah, sehingga Nasabah akan memiliki akses terhadap produk asuransi terbaik dari masing-masing mitra asuransi melalui jaringan distribusi Bank Muamalat Indonesia. All insurance partners will provide their best products that certainly meet the profile and need of customers so that customers will have access to the best insurance products from each of the insurance partner through Bank Muamalat Indonesia’s distribution network. 3. Di bidang Penyelenggaraan Jasa Sistem Pembayaran Bank Muamalat Indonesia juga senantiasa melakukan berbagai upaya guna mendukung Bank Indonesia dan OJK dalam meningkatkan transaksi non-tunai demi mewujudkan cashless society. Dengan tetap fokus mewujudukan Bank Muamalat Indonesia sebagai transactional banking account, sepanjang tahun 2018 jumlah pengguna Mobile Banking Muamalat Alhamdulillah meningkat sebesar 87% jika dibandingkan dengan jumlah pengguna tahun 2017. Selain daripada itu, pengembangan fitur e-Channel terus dilakukan seperti penambahan fitur pembayaran tagihan dan pembelian token listrik PLN, penambahan yang telah dapat dilakukan di Mobile Banking dan Internet Banking Bank Muamalat Indonesia sehingga memberi dampak positif pada meningkatkan jumlah transaksi keuangan nasabah sehari-hari. Pengembangan fitur ini Alhamdulillah mampu memenuhi kebutuhan nasabah yang pada akhirnya meningkatkan kesetiaan nasabah yang tercermin pada peningkatan saldo rata-rata rekening nasabah di Bank Muamalat Indonesia. 3. Payment System Service Bank Muamalat Indonesia has also made every effort to support Bank Indonesia and OJK in incerasing noncash transaction to make cashless society possible. While focusing on making Bank Muamalat Indonesia a transactional banking account, throughout 2018 the number of Mobile Banking Muamalat has increased by 87% as compared to the previous year. Besides, the e-Channel feature continues to be developed including a new feature of bill payment and prepaid token of PLN, and additions made in the Mobile Banking and Internet Banking of Bank Muamalat Indonesia so as to generate positive impact on the increasing number of financial transcation made by customers on daily basis. The development of those features has providentially been able to meet customers’ need that will result in their increased loyalty as reflected in the increased balance of most customers’ saving account at Bank Muamalat Indonesia. Di samping itu, layanan Automatic Teller Machine (ATM) juga terus dioptimalkan kinerjanya, salah satunya adalah dengan meluncurkan fitur auto infak di layanan ATM. Layanan ini telah mempermudah dan mendorong nasabah Bank Muamalat Indonesia untuk menyalurkan infak secara cepat dan mudah kepada lembaga Baitul Mal Muamalat (BMM) dan telah memberikan peningkatan transaksi infak yang signifikan sejak diluncurkan yakni lebih dari 2800%. Pemilihan lokasi di luar kantor untuk penempatan ATM tetap menjadi perhatian agar tetap memfasilitasi kebutuhan transaksi nasabah secara praktis dan menyeluruh. On the other side, the performance of Automatic Teller Machine (ATM) service has continued to be optimized, one of which is by the release of auto-infak feature in the ATM. The feature has allowed Bank Muamalat Indonesia customers to enjoy the convenience of giving infak quickly and easily to Baitul Mal Muamalat (BMM) and has obviously contributed to the significant increase of infak transaction since its release amounting to 2800%. The location selection of ATMs outside the office is still a major concern in order to facilitate practical and complete transactions for customers. c. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 147
  148. Per Desember 2018 , Bank Muamalat Indonesia memiliki jumlah ATM sebanyak 710 unit dan 97 unit Mobile Branch yang tersebar di seluruh Indonesia untuk melayani kebutuhan nasabah Bank Muamalat Indonesia. By December 2018, Bank Muamalat Indonesia has owned 710 units of ATM and 97 units of Mobile Branch spread all over Indonesia to serve the best interest of Bank Muamalat Indonesia customers. Memasuki tahun 2019, Wealth Management & E-Business Management senantiasa terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk investasi, bancassurance dan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran sebagai bagian dari optimalisasi layanan yag diberikan kepada nasabah Bank Muamalat Indonesia. Welcoming 2019, the Wealth Management & E-Business Management will continue to improve the quality and quantity of investment products, Bancassurance and the implementation of payment system service that serves as part of service optimization offered to Bank Muamalat Indonesia customers. 1. Produk investasi berencana untuk meluncurkan beberapa produk baru, antara lain: a. Investasi Emas Memberikan layanan kepada nasabah untuk dapat memiliki investasi emas di Bank Muamalat Indonesia secara mudah dan aman dalam bentuk unit emas. 1. New investment products planned to be released are as follows: a. Gold Investment Offering service to customers to acquire gold investment at Bank Muamalat Indonesia easily and securely in the form of gold b. Penjualan Produk Obligasi Pemerintah Berbasis Syariah Secara Online & Offline Bank Muamalat Indonesia sudah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia menjadi Mitra Distribusi (MIDIS) dalam menjual Produk Sukuk Ritel (SR011) pada Triwulan I tahun 2019. Selain itu, Bank Muamalat Indonesia juga akan menjadi MIDIS untuk penjualan produk Sukuk Tabungan secara Online. Kementerian Keuangan akan melakukan penawaran produk Sukuk Tabungan sebanyak 4 (empat) kali dalam tahun 2019. b. Sales of Sharia-based Government Bond via Online & Offline Bank Muamalat Indonesia is appointed by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia to become a Distribution Partner (MIDIS) in selling Sukuk Ritel (SR011) in the first quarter of 2019. Moreover, Bank Muamalat Indonesia will also be a MIDIS in selling Sukuk Tabungan via online. The ministry of Finance will offer Sukuk Tabungan product 4 (four) times in 2019. c. Penjualan Produk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Pasar Lelang Memberikan layanan alternatif investasi SBSN melalui pasar lelang yang diselenggarakan oleh Pemerintah dengan menyediakan beberapa alternatif produk investasi syariah yang menarik dan aman. c. Sales of State Sharia Securities (SBSN) in the Auction Market Offering alternative service in the form of SBSN investment via auction market run by the government by providing some alternatives of Sharia-based investment products that are interesting and secure d. Sistem integrasi pada Wealth Management Menyiapkanlaporankonsolidasipadasistemwealthmanagement untuk semua produk-produk Wealth Management sehingga memberikan nilai tambah bagi nasabah. d. Integration system in the Wealth Management Preparing consolidation report in the wealth management system for all Wealth Management products so as to offer extra values for custumers 2. Produk Bancassurance juga tidak ketinggalan akan melakukan berbagai inisiatif dan produk di tahun 2019, antara lain: a. Pengembangan Wealth Management System Sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan terhadap Nasabah dan mengoptimalkan fee based income dari pemasaran produk Bancassurance, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan pengembangan Wealth Management System yang terintergasi untuk seluruh produk dan layanan Wealth Management. 2. Various initiatives and products in Bancassurance will be made in 2019, are as follows: b. Sertifikasi Internal Wealth Management Bank Muamalat Indonesia berkomitment untuk senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan kepada Nasabah dalam memasarkan produk Bancassurance. Untuk itu, di tahun 2019 akan dilaksanakan program Sertifikasi Internal Wealth Management bagi seluruh sales team Bank Muamalat Indonesia. b. Certification of the Internal Wealth Management Bank Muamalat Indonesia is consistently committed to prudence, transparency, and protection for its customers when marketing Bancassurance product. In this regard, there will be a certification program of Internal Wealth Management for all sales team at Bank Muamalat Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dan pemahaman sales team, khususnya mengenai produk Wealth Management, sehingga dapat meminimalisir terjadinya misselling atau kesalahan dalam menjelaskan fitur dan manfaat produk kepada Nasabah. The program is aimed at improving the sales team’s capability and understanding, especially on Wealth Management product so that misselling can be minimized and misinformation when describing product features and benefits can be avoided. 148 a. Development of the Wealth Management System In attempt to improve the service to customers as well as optimize the fee based income of Bancassurance product, Bank Muamalat Indonesia will develop the Wealth Management System integrated with all products and services of the Wealth Management. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  149. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis c . Pelaksanaan Program untuk Nasabah dan Sales Team Salah satu kunci kesuksesan pemasaran produk Bancassurance adalah tersedianya program-program yang menarik, baik untuk Nasabah maupun sales team. Karena itulah Bank Muamalat Indonesia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang telah dilaksanakan di tahun 2018, untuk selanjutnya merancang program-porgram yang lebih baik dan menarik di tahun 2019. c. Program Implementation for Customers and Sales Team One of the keys to successful marketing of Bancassurance is the availability of enticing programs, offered either to customers or the sales team. Consequently, Bank Muamalat Indonesia will conduct a thorough evaluation of the programs implemented in 2018 so that better and more enticing programs can be arranged in 2019. 3. Pengembangan Jasa Sistem Pembayaran e-Channel Dalam rangka terus memberikan layanan terbaik di e-Channel, Bank Muamalat Indonesia selalu melakukan inovasi mengikuti kemajuan teknologi sehingga memberikan kemudahan dan peningkatkan keamanan bertransaksi di e-Channel yang pada gilirannya akan meningkatkan akuisisi nasabah baru, loyalitas serta meningkatkan transaksi payment dan purchase bagi Bank. 3. Development of e-Channel Payment System Service In order to provide the best service on e-Channel, Bank Muamalat Indonesia always makes innovations in response to technological advance. The innovation is expected to offer convenience and increased security when making transaction on e-Channel that will, in turn, generate new customers, loyalty, and increase the payment and purchase transcation for the Bank. Ke depan, Bank Muamalat Indonesia terus berupaya melakukan penambahan produk dan layanan baru terkait e-Channel, baik berupa penambahan biller-biller yang sesuai syariah serta berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan berbasis tekhnologi keuangan dalam hal pertukaran biller (cross biller) maupun sharing online merchant. In the long run, Bank Muamalat Indonesia will continue to create new products and services on e-Channel, either by inviting more Sharia-compliant billers or by collaborating with companies based in financial technology in terms of exchange of biller (cross biller) and sharing online merchant. Beberapa pengembangan yang akan dilakukan, antara lain: a. Meningkatkan kemudahan aksesibilitas nasabah dalam menjangkau layanan Mobile Banking dan Internet Banking seperti single login, penyempurnaan manajemen user id dan password, penggunaan biometric, sehingga memberikan kemudahan bagi nasabah dengan tetap memperhatikan keamanan data nasabah. Selain itu Bank Muamalat Indonesia juga sedang mempersiapkan fitur transfer dana melalui social media dan juga melakukan pengembangan pembukaan rekening secara online, yang memungkinkan calon nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang Bank Muamalat Indonesia, A number of developments to be carried out are: a. Improving the easy access for customers to Mobile Banking and Internet Banking including single login, better management of user id and password, use of biometric, with the aim of providing customers with convenience while keeping their private data secure. In addition, Bank Muamalat Indonesia is also working on a feature of fund transfer via social media as well as developing ways to open account online, that will not require prospective customers to visit Bank Muamalat Indonesia office. b. Melengkapi fitur layanan transaksi di e-Channel yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah seperti penambahan biller-biller utility payment dan billerbiller yang popular, serta payment by QR code yang merupakan fasilitas layanan pembayaran di Mobile Banking Muamalat untuk memberikan kemudahan nasabah melakukan pembayaran di merchant-merchant yang bekerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia. b. Completing the transaction service features on e-Channel adjusted to customers’ need such as the inclusion of utility payment billers and popular billers, and payment by QR code that serves as a payment service facility available on Mobile Banking Muamalat to offer convenience to customers when making payments in the merchants in conjunction with Bank Muamalat Indonesia. c. Program dan promosi yang menarik agar nasabah semakin meningkatkan transaksinya di e-Channel Muamalat. c. Creating enticing program and promotion so that customers are encouraged to make more transactions via Muamalat e-Channel. Di samping itu, Bank Muamalat Indonesia tetap terus meningkatkan performa ATM-nya untuk memberikan perlayanan optimal baik bagi nasabah Bank Muamalat Indonesia maupun masyarakat pada umumnya. On the other hand, Bank Muamalat Indonesia will continue to improve the performance of its ATM to offer the best possible service both for existing customers and wider public market. Marketing Communication dan Priority Segmentation Marketing Communication and Priority Segmentation Untuk menunjang perkembangan bisnis dan memperkuat brand image layanan Muamalat Prioritas, tahun 2018 layanan ini berpindah divisi. Yang sebelumnya di bawah pengelolaan Divisi Wealth Management, kini bergabung dengan Divisi Marketing Communication & Priority Segmentation. Perpindahan divisi ini bertujuan memperkuat brand image dan fokus membangun apresiasi serta menjawab kebutuhan Nasabah high net worth individual (HNWI). To support the business development and highlight the brand image of Muamalat Prioritas, the service was shifted into another division in 2018. The service was previously under Wealth Management division but is now under Marketing Communication & Priority Segmentation division. The shift aims to reinforce the brand image and to focus on building appreciation while trying to respond to customers’ need of high net worth individual (HNWI). Laporan Tahunan 2018 Annual Report 149
  150. Sejak Muamalat Prioritas diperkenalkan pada 30 Januari 2017 , sampai akhir Desember 2018 telah lebih dari 3.000 Nasabah dikonversi menjadi Nasabah Muamalat Prioritas dengan total kelolaan dana Rp4,6 Triliun. Jumlah yang tersebar di seluruh cabang ini meningkat 120% dibandingkan dengan total Nasabah pada tahun 2017 atau 160% secara year on year. Perkembangan layanan Muamalat Prioritas di tahun 2018 cukup signifikan, bahkan mampu berkontribusi 10 % dari total dana pihak ketiga Bank Muamalat Indonesia. Tahun 2019 Muamalat Prioritas dicanangkan tumbuh 50% dari tahun 2018, dengan kontribusi meningkat menjadi sekitar 15 % dari total portofolio dana pihak ketiga Bank Muamalat Indonesia. Since its release on January 30, 2017, Muamalat Prioritas has successfully enticed more than 3,000 customers by the end of December 2018 with total fund management amounting to Rp4.6 trillion. The number spreading all over the branch offices has increased by 120% as compared to the total customers in 2017 or 160% year on year. The development of Muamalat Prioritas service in 2018 has been significant, and even contributed 10 % of the total third party fund at Bank Muamalat Indonesia. In 2019 Muamalat Prioritas is expected to grow 50% from 2018, with increased contribution to 15% of the total portfolio of the third party fund at Bank Muamalat Indonesia. Layanan Muamalat Prioritas juga ditawarkan untuk menunjang gerakan #AyoHijrah yang dicanangkan oleh Manajemen pada tahun 2018. Gerakan #AyoHijrah adalah gerakan yang mengajak Nasabah maupun masyarakat luas untuk terus meningkatkan diri dalam setiap aspek kehidupan. Muamalat Prioritas is also offered to sustain the #AyoHijrah campaign launched by the management back in 2018. The #AyoHijrah initiative is a movement that encourages both existing customers and the public to improve the quality of life in all aspects. 1. Layanan Muamalat Prioritas Untuk menjawab kebutuhan Nasabah dalam rangka retensi dan meningkatkan jumlah Nasabah serta meningkatkan pertumbuhan dana dan fee based income maka Layanan Muamalat Prioritas ditawarkan secara lebih luas ke seluruh wilayah kerja Bank Muamalat Indonesia. 1. Muamalat Prioritas In response to customers’ need in terms of retention and improving the number of customers as well as increasing the growth of fund and fee based income, Muamalat Prioritas service is offered for a wider market to all regions of Bank Muamalat Indonesia. Dalam rangka memberikan nilai tambah bagi Nasabah, Muamalat Prioritas senantiasa menyempurnakan layanan dengan berbagai penawaran sebagai berikut: In attempt to provide extra value for customers, Muamalat Prioritas consistently works on improving the service in the form of the following offer: a. Syariah Financial Solution, membantu mewujudkan target pengembangan finansial Nasabah dengan menawarkan serangkaian produk pengelolaan keuangan, pengelolaan investasi dan proteksi yang sesuai prinsip syariah. a. Syariah Financial Solution, helps with the realization of customers’ financial management target by offering them a number of financial management product, investment management and protection on the basis of Sharia principles. b. Personalized and Convenience Access, menawarkan layanan pribadi yang memberikan kenyamanan akses bertransaksi. i. Kartu Shar-E Debit Prioritas dengan desain ekslusif sebagai identitas Nasabah Muamalat Prioritas yang dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di jaringan merchant VISA di seluruh dunia dan jaringan GPN di Indonesia ii. Dedicated Relationship Manager yang dihadirkan khusus untuk membantu mengoptimalkan perencanaan pengelolaan keuangan dan investasi Nasabah iii. Call Center Dedicated Line yang siap memberikan layanan informasi melalui telepon 24/7 di SalaMuamalat 1500016 pilihan 1 iv. Electronic Channels yang dapat diakses setiap saat sesuai preferensi transaksi Nasabah melalui Muamalat Mobile Banking, Muamalat Internet Banking dan Muamalat ATM b. Personalized and Convenience Access, offers personal service that facilitates convenience of access when making transactions. i. Shar-E Debit Prioritas card appearing in exclusive design as the identity of Muamalat Prioritas customers that is useful for making transactions in the VISA merchant network all over the world and GPN network in Indonesia ii. Dedicated Relationship Manager that is specially designed to help customers with their financial planning management and investment iii. Call Center Dedicated Line that is guarantees information centre via telephone 24/7 using SalaMuamalat 1500016 of Option 1 iv. Electronic Channels that is accessible at any time based on customers transaction preference via Muamalat Mobile Banking, Muamalat Internet Banking and Muamalat ATM c. 150 Preferential and Convenience Service, memberikan layanan istimewa untuk kenyamanan dan privasi Nasabah i. Priority Meeting Room* ii. Priority Business Lounge* iii. Priority Private Dealing Room* iv. Safe Deposit Box* v. Priority Lane** vi. Priority Parking Lot** c. Preferential and Convenience Service, provides customers with special service for their convenience and security i. Priority Meeting Room* ii. Priority Business Lounge* iii. Priority Private Dealing Room* iv. Safe Deposit Box* v. Priority Lane** vi. Priority Parking Lot** *tersedia di Cabang Muamalat Tower *available in Muamalat Tower branch ** tersedia di sejumlah cabang utama **available in a number of main branches PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  151. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis d . Loyalty and Rewards, menawarkan layanan apresiasi untuk melengkapi gaya hidup Nasabah dan keluarga d. Loyalty and Rewards, offers appreciative service to enhance customers’ and family lifestyle e. Regional Capability, memberikan layanan istimewa dengan memanfaatkan kapabilitas regional Bank Muamalat Indonesia i. Malaysian Desk ii. Education Concierge di Bank Muamalat Indonesia Kuala Lumpur iii. Priority Meeting Room di Bank Muamalat Indonesia Kuala Lumpur e. Regional Capability, offers special service by making use of the capability of regional Bank Muamalat Indonesia i. Malaysian Desk ii. Education Concierge at Bank Muamalat Indonesia Kuala Lumpur iii. Priority Meeting Room at Bank Muamalat Indonesia Kuala Lumpur 2. Berikut adalah rencana Perseroan yang akan direalisasikan pada tahun 2019: a. Penambahan Muamalat Prioritas Center Untuk terus meningkatkan Preferential dan Convenience Service serta memberikan kenyamanan bertransaksi Nasabah Muamalat Prioritas, pada tahun 2019 Bank Muamalat Indonesia merencanakan penambahan Muamalat Prioritas Center di 4 (empat) kota besar di Indonesia yaitu Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. Penambahan Muamalat Prioritas Center ini merupakan kelanjutan dari rencana 2018 yang baru akan direalisasikan tahun 2019. 2. The following are the Company’s plan to be implemented in 2019: a. Provision of More Muamalat Prioritas Center In order to improve the Preferential and Convenience Service as well as offer convenience to Muamalat Prioritas customers when making transaction, in 2019 Bank Muamalat Indonesia is planning to open more Muamalat Prioritas Centers in 4 (four) big cities of Indonesia including Bandung, Surabaya, Medan and Makassar. The provision is a follow-up to the 2018 plan. plan, that will be realized in 2019. b. Penambahan Fitur dan Manfaat Layanan Muamalat Prioritas Dalam rangka mengapresiasi Nasabah Muamalat Prioritas, Bank Muamalat Indonesia senatiasa mengupayakan peningkatan kualitas layanan di tahun 2019 khususnya dalam hal Syariah Financial Solution serta Loyalty and Reward Programs: i. Penambahan fitur layanan e-mail notifikasi, laporan konsolidasi rekening ii. Penambahan layanan special remittance fees dan bebas tarik/setor bank notes iii. Penambahan kerja sama dengan rumah sakit bertaraf international dan biro perjalanan iv. Penambahan kerja sama dengan beberapa pengelola airport lounge b. Addition of Features and Benefits of Muamalat Prioritas To appreciate Muamalat Prioritas customers, Bank Muamalat Indonesia is continually endeavoring to improve the service quality in 2019 especially in Syariah Financial Solution and Loyalty and Reward Programs: i. Addition of e-mail notification, account consolidation repot ii. Addition of special remittance fees and free deposit/withdraw of bank notes iii. Addition of partnership with international standard hotel and travel agencies iv. Addition of partnership with some airport lounge organizers Segmen Korporasi & Komersial Corporate & Commercial Segments Saat ini Segmen Korporasi dan Komersial masih menjadi tulang punggung pertumbunan Bank Muamalat Indonesia. Hal ini merupakan tahapan yang harus dilalui Bank Muamalat Indonesia, untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar, sehingga memiliki skala keekonomian yang memadai. Currently the Corporate and Commercial Segments are still the backbone of the growth of Bank Muamalat Indonesia. This is a stage that must be passed by Bank Muamalat Indonesia, to gain a greater market share, so that it has an adequate economic scale. Pendanaan Funding Di sisi penghimpunan dana, segmen korporasi dikelola oleh Corporate Funding Division yang merupakan unit kerja di Bank yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana pihak ketiga dari nasabah segmen Korporasi dan commercial. In terms of fund collection, the corporate segment is managed by the Corporate Funding Division, which is a work unit in the Bank that is responsible for managing third party funds from Corporate and commercial segment customers. Corporate Funding berhasil melakukan rekomposisi dana pihak ketiga yang mengarah pada sumber dana berbiaya rendah dan stabil. Peningkatan jumlah nasabah dan peningkatan CASA menjadi salah satu fokus utama kegiatan di 2018. Menjaga likuiditas Bank juga merupakan salah satu fokus utama. Keberhasilan penyebaran resiko konsentrasi dibuktikan dengan bertambahnya jumlah NOA. Selain daripada itu, Bank juga berusaha meningkatkan loyalitas nasabah CASA melalui penyediaan layanan transaksional dan berbagai program yang menarik. Corporate Funding successfully recomposes third party funds that lead to low-cost and stable funding sources. Increasing the number of customers and CASA are one of the main focuses of activities in 2018. Maintaining bank liquidity is also another the main focuses. The successful spread of concentration risk is evidenced by the increase in the number of NOA. Furthermore, the Bank also seeks to increase CASA customer loyalty through the provision of transactional services and various attractive programs. Selama tahun 2018, Bank berusaha mengintensifkan kerjasamanya dengan berbagai Publik Sektor, BUMN dan SOE (State-owned Enterprise) dengan cara melakukan During 2018, the Bank sought to intensify its collaboration with various Public Sectors, BUMN and SOE (State-owned Enterprise) by collaborating both in the form of fund placements and Laporan Tahunan 2018 Annual Report 151
  152. kerjasama baik dalam bentuk penempatan dana maupun layanan transaksional . Bank juga terus berinovasi selain untuk meningkatkan layanan dan mempermudah transaksi nasabah dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan nasabah. Bank berusaha selalu memberikan layanan one stop service dan terus berinovasi sesuai dengan kebutuhan nasabah. transactional services. The Bank also continues to innovate in addition to improving services and facilitating customer transactions while paying attention to aspects of customer protection. The Bank strives to always provide one stop service and continues to innovate according to customer needs. Sebagai salah satu bank syariah terkemuka di Indonesia, Bank semakin memperoleh kepercayaan dari perusahaan-perusahaan skala nasional, BUMN, maupun perusahaan publik lainnya. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan jumlah nasabah korporasi yang mempercayakan penempatan dana dana transaksinya kepada Bank. As one of the leading Islamic banks in Indonesia, the Bank is increasingly gaining trust from national scale companies, stateowned companies, and other public companies. It is reflected in the growth in the number of corporate customers who entrust the placement of funds for their transaction funds to the Bank. Pada tahun 2018, penghimpunan CASA kembali menjadi fokus target Corporate Funding. Selain melanjutkan program-program pada tahun sebelumnya, Bank menambah keragaman layanan elektronik channel. Industri eCommerce, juga menjadi salah satu target market Bank di 2018. Perguruan Tinggi Islam, Rumah Sakit Islam, dan lembaga-lembaga ke-islaman yang berskala nasional, tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan dana korporasi. In 2018, again, the collection of CASA became the focus of the target of Corporate Funding. In addition to continuing the programs in the previous year, the Bank added a variety of channel electronic services. The eCommerce industry is also one of the Bank’s target markets in 2018. Islamic universities, Islamic hospitals, and Islamic institutions that are national scale, remain the backbone of the growth of corporate funds. Sementara itu, penghimpunan deposito diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada nasabah-nasabah besar dan mendorong turunnya biaya dana. Penetrasi nasabah-nasabah korporasi dari sisi penghimpunan dana, juga menjadi pintu masuk bagi Bank untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan skala korporasi dalam penggunaan layanan Bank yang lebih luas. Meanwhile, the collection of deposits is directed at reducing dependence on large customers and driving down the cost of funds. Penetration of corporate customers in terms of fundraising, also serves as an entry point for the Bank to cooperate with corporate scale companies in the use of broader Bank services. Kerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan berbasis syariah, juga menjadi andalan Bank dalam penghimpunan dana murah di tahun 2018. Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting bagi Bank sehingga peningkatan keahlian, kompetensi, dan engagement karyawan, semakin gencar dilakukan di 2018. Collaboration with sharia-based financial institutions is also a mainstay of the Bank in the collection of low-cost funds in 2018. Human resources are a very important asset for the Bank so that the improvement of employee expertise, competency and engagement is increasingly carried out in 2018. Produk dan Layanan Cash Management Cash Management Products and Services Layanan cash management, saat ini merupakan layanan standar yang dibutuhkan oleh nasabah Korporasi. Layanan ini akan mempermudah nasabah untuk menangani transaksi uang kas hariannya (baik tunai maupun non-tunai), dan memungkinkan nasabah melakukan rekonsiliasi atas penerimaan dan pembayaran yang dilakukan. Untuk meningkatkan hubungan antara Bank Muamalat Indonesia dengan nasabahnya terutama dalam peningkatan value added dalam kegiatan operasional nasabah, Bank Muamalat Indonesia telah menghadirkan layanan yang memudahkan nasabah dalam menjalankan operasional bisnisnya baik untuk tata kelola Cash In, Cash Out ataupun untuk optimalisasi dana. Cash management services are currently standard services needed by corporate customers. This service will make it easier for customers to handle their daily cash transactions (both cash and non-cash), and allow customers to reconcile receipts and payments made. To improve the relationship between Bank Muamalat Indonesia and its customers, especially in increasing value added in customer operations, Bank Muamalat Indonesia has provided services for customers to carry out their business operations both for the management of Cash In, Cash Out or for fund optimization to be easier. 1. Muamalat Cash Management Layanan elektronik yang berbasis web service sehingga memudahkan nasabah melakukan transaksi di mana saja dan kapan saja tentu dengan tingkat keamanan yang mumpuni baik dengan mekanisme dual kontrol dalam setiap transaksi yang dilengkapi dengan penggunaan Mpasscode yang berlaku untuk satu kali transaksi. Muamalat Cash Management juga mempelopori fitur-fitur baru seperti pengelolaan akses oleh nasabah, adanya transaksi tunda serta transaksi yang dijalankan otomatis terjadwal, Di samping fitur utama seperti e-Tax, Payroll, RTGS, SKN dan lainnya. 1. Muamalat Cash Management Web-based electronic services that help customers to make transactions anywhere and anytime, of course, with a good level of security with a dual control mechanism in each transaction equipped with the use of Mpasscode which is valid for one transaction. Muamalat Cash Management also pioneered new features such as managing access by customers, delaying transactions and automatically scheduled transactions, in addition to key features such as e-Tax, Payroll, RTGS, SKN and others. 2. Virtual Account Layanan yang membantu nasabah dalam mengelola tagihan kepada pihak lain, yang juga memudahkan mitra nasabah dalam melakukan pembayaran kewajiban bukan hanya melalui channel Bank Muamalat Indonesia tetapi bisa melalui semua channel perbankan. Dengan keunggulan munculnya nama 2. Virtual Account Services that help customers manage bills to other parties, which also make it easier for customer partners to do their obligation to pay not only through Bank Muamalat Indonesia channels but also through all banking channels. With the advantages of the emergence of customer 152 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  153. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis mitra nasabah serta jumlah tagihan walaupun menggunakan e-channel bank lain , layanan ini biasa digunakan dalam kegiatan ZIS, e-Commerce, Fintech, Pendidikan, Pengelolaan Gedung, Organisasi Kemasyarakatan, Layanan Publik dan lain sebagainya. Di mana monitoring atas transaksi finansial tersebut bisa dilakukan melalui Muamalat Cash Management. partner names and the number of bills even though using other bank e-channels, this service is commonly used in ZIS activities, e-Commerce, Fintech, Education, Building Management, Community Organizations, Public Services and so on. Thus monitoring of financial transactions can be done through Muamalat Cash Management. 3. Pickup Service Layanan yang membantu nasabah dalam tata kelola uang tunai, sehingga nasabah bisa memanfaatkan layanan ini untuk memasukan uang tunai kedalam rekening di Bank Muamalat Indonesia tanpa harus datang langsung ke bank, selain memberikan kemudahan dalam melakukan setoran jugamemberikan rasa aman dalam menjalankan transaksi tunai. 3. Pickup Service Services that help customers in cash management, so that customers can use this service to enter cash into Bank Muamalat Indonesia’s account without having to come directly to the bank, besides providing easy deposits, it also provides a sense of security in carrying out cash transactions. 4. Liquidity Management Layanan yang membantu nasabah dalam tata kelola rekening, sehingga nasabah bisa mengatur jumlah dana yang ada disetiap rekening secara otomatis, baik dalam rangka memusatkan atau mendistribusikan dana untuk setiap rekeningnya. 4. Liquidity Management Services that help customers in account management, so customers can manage the amount of funds available in each account automatically, both in order to centralize and distribute funds for each of their accounts. 5. Escrow Account Dalam menjalankan bisnisnya nasabah dan mitranya bisa memanfaatkan layanan ini sehingga pengunaan rekening bisa digunakan sesuai kesepakatan. Bank akan menjalankan setiap transaksi atas nama nasabah pengelola rekening yang setiap penggunaannya disesuaikan dengan kesepakatan nasabah dan mitranya, sehingga kepercayaan antara pelaku bisnis bisa terus dijaga dengan layanan ini. 5. Escrow Account In carrying out its business customers and partners can use this service so that the use of accounts can be used as agreed. The bank will carry out every transaction on behalf of the account management customer, each of which is adjusted to the agreement of the customer and its partners, so that trust between business people can continue to be maintained with this service. Pembiayaan Korporasi dan Komersial Corporate and Commercial Financing Dari sisi Pembiayaan Korporasi dan Komersial Bank Muamalat Indonesia mengalami koreksi sebesar 18% dibandingkan tahun sebelumnya yang ditutup pada posisi Rp26,6 triliun menjadi Rp21,8 triliun di tahun 2018. Hal ini sejalan dengan fokus Bank dalam untuk memperbaiki kualitas pembiayaan di tahun 2018 salah satunya dengan upaya pengalihan beberapa asset berkualitas rendah kepada pihak lain. In terms of Corporate and Commercial Financing, Bank Muamalat Indonesia has been corrected 18% as compared to the previous year of Rp26.6 trillion into Rp21.8 trillion in 2018. This is in line with the focus of the Bank to improve the quality of financing in 2018 one of which is by transferring some lowquality assets to other parties. Untuk meningkatkan kualitas Pembiayaan Korporasi dan Komersial, dilakukan perbaikan dan peningkatan baik dari sisi produk serta sumber daya manusianya dengan melengkapi kemampuan masingmasing personil dengan keahlian yang spesifik. Program sertifikasi dan pembelajaran berkesinambungan telah dilakukan dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang terbaik. To improve the quality of Corporate and Commercial Financing, the products and human resources are enhanced by providing them with appropriate ability and specific skills. Certification program and continuous learning have been carried out with the aim of producing the best human resources. Menghadapi tahun 2019, Pembiayaan Korporasi dan Komersial akan tetap fokus untuk menumbuhkan pembiayaan berkualitas tinggi diantaranya melalui pembiayaan pada proyek BUMN, korporasi local, dengan skema sindikasi, linkage, serta value chain. Melanjutkan strategi Pembiayaan Korporasi dan Komersial di tahun sebelumnya, Bank Muamalat Indonesia tetap berkomitmen untuk konsentrasi kepada aset ekonomi yang produktif seperti sektor infrastruktur dan agrikultur sejalan dengan fokus program pemerintah. Di samping itu, Pembiayaan Korporasi dan Komersial juga diberikan kepada sektor layanan seperti pendidikan dan kesehatan. Welcoming 2019, the Corporate and Commercial Financing will keep focusing on raising high-quality financing among which are through financing of BUMN (state-owned Enterprises) projects, Local corporation, syndication scheme, linkage, and value chain. To maintain continuity of the previous year Corporate and Commercial Financing strategy, Bank Muamalat Indonesia is strongly committed to concentrating on productive economic assets such as infrastructure and agriculture compliant with the focus of government program. In addition, Corporate and Commercial Financing is also provided to service sector including education and health. Tresuri dan Perbankan Internasional Treasury and International Banking Layanan perbankan internasional sangat dibutuhkan untuk memperlancar transaksi perdagangan dan keuangan lintas negara. Kesulitan bertransaksi karena perbedaan geografis, jarak, budaya dan sistem moneter antara dua pihak yang berbeda negara akan selalu hadir. Bank Muamalat Indonesia menghadirkan solusi untuk menyelesaikan transaksi dengan lebih mudah dan cepat, dengan biaya yang efisien. Bank Muamalat Indonesia memastikan International banking services are needed to facilitate crossborder trade and financial transactions. Difficulty in transacting because of geographical differences, distance, culture and the monetary system between two different countries will always be present. Bank Muamalat Indonesia presents a solution for completing transactions more easily and quickly, at an efficient cost. Bank Muamalat Indonesia ensures its smoothness through Laporan Tahunan 2018 Annual Report 153
  154. kelancarannya melalui jasa penukaran mata uang asing , transfer luar negeri dan pembiayaan perdagangan. foreign exchange services, foreign transfers and trade financing. Selain itu, pada saat ini Bank Muamalat Indonesia juga memiliki cabang di Kuala Lumpur, yang memberikan layanan perbankan secara penuh. In addition, at present Bank Muamalat Indonesia also has a branch in Kuala Lumpur, which provides full banking services. Remitansi Remittance Pada layanan Remittance, Bank Muamalat Indonesia telah mengembangkan layanan pengiriman uang bekerja sama dengan Bank-Bank Lokal di berbagai negara dimana bermukim para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) seperti Malaysia dan Saudi Arabia. Pada tahun 2018, pendapatan fee based income dari Remittance mencapai Rp4.251.273.365,32 Saat ini Bank Muamalat Indonesia memiliki 4 produk unggulan pada layanan perbankan internasional sebagai berikut: Bank Muamalat Indonesia has developed a remittance service in collaboration with Local Banks in various countries where Indonesian Workers (TKI) reside, such as Malaysia and Saudi Arabia. In 2018, Remittance’s fee-based income reached Rp4, 251,273,365,32. Currently Bank Muamalat Indonesia has 4 superior products in international banking services as follows: 1. Kas Kilat Adalah layanan yang diberikan Bank kepada nasabah/ Masyarakat lainnya, untuk menerima kiriman uang, baik tunai maupun non tunai khususnya dari WNI yang bermukim di luar negeri (Tenaga Kerja Indonesia atau Ekspatriat). 2. Incoming Muamalat Remittance iB Adalah kiriman uang masuk dalam denominasi valuta asing yang ditujukan kepada penerima, baik untuk diterima tunai ataupun dikreditkan ke rekening penerima yang merupakan nasabah Bank. 3. Outgoing Muamalat Remittance iB Adalah kiriman uang keluar dalam denominasi valuta asing yang ditujukan kepada penerima, baik untuk diterima tunai ataupun dikreditkan ke rekening penerima pada bank lain, baik di dalam maupun di luar negeri, sesuai dengan instruksi pengirim melalui Bank. 1. 2. 3. Quick Cash Is a service provided by the Bank to customers/other communities, to receive money transfers, both cash and non-cash, especially from Indonesian citizens living abroad (Indonesian Workers or Expatriates). Incoming Muamalat Remittance iB It is money transfers that are denominated in foreign currencies that are addressed to the recipient, either to be received in cash or credited to the recipient’s account which is a Bank customer. Outgoing Muamalat Remittance iB It is remittances out in the denomination of foreign currencies intended for recipients, either to be received in cash or credited to the recipient’s account at another bank, both at home and abroad, in accordance with the instructions of the sender through the Bank. Secara umum, Bisnis Internasional Bank tahun 2018 ditujukan untuk memperdalam penetrasi market di Malaysia, Saudi Arabia, serta memperluas negara asal remitansi. Dalam rangka mencapai target tersebut, sejumlah program kerja telah disiapkan, antara lain: 1. Pengembangan Remittance di Korea, dimana Bank Muamalat Indonesia akan bekerja sama dengan Kookmin Bank. 2. Peningkatan layanan bagi transaksi Remittance nasabah Bank di Malaysia melalui special arrangement program, kerjasama layanan dengan Switching Company dan Remittance Company (RemCo) serta Financial Technology (Fintech) provider. 3. Program Peningkatan Transaksi Remittance Commercial dan Multicurrency. In general, the Bank’s International Business in 2018 is aimed at deepening market penetration in Malaysia, Saudi Arabia, and expanding the home country of remittance. In order to achieve these targets, a number of work programs have been prepared, including: 1. Remittance development in Korea, where Bank Muamalat Indonesia will work with Kookmin Bank. 2. Improved services for Bank customers’ Remittance transactions in Malaysia through special arrangement programs, service cooperation with the Switching Company and Remittance Company (RemCo) and Financial Technology (Fintech) providers. 3. Program for Increasing Commercial Remittance Transactions and Multicurrency. Tresuri Treasury Program & Kegiatan Programs & Activities Segmen bisnis Tresuri terus berupaya untuk mendorong perannya sebagai bisnis unit, yakni untuk men-generate fee based income dengan risiko yang terukur, baik berupa laba transaksi valuta asing, maupun capital gain transaksi Sukuk. Sepanjang tahun 2018, unit bisnis Tresuri telah menjalankan program kegiatan sebagai berikut: 1. Business Corner Agenda (Multicurrency, Remittance & Treasury Forex Products) 2. Dukungan pada peningkatan fitur Cash Management System (CMS) yaitu transaksi Forex & Remittance 3. Dukungan pada peningkatan Layanan Transaksi Saudi Riyal (SAR) kepada Nasabah Segmen Travel Haji & Umroh melalui kerjasama dengan Al Rajhi Bank Malaysia 4. Program Tarif Spesial Setor/Tarik Bank Notes USD bagi nasabah Segmen Travel Haji & Umroh The Treasury business segment continues to push for its role as a business unit, namely to generate measured risk-based fee-based income, whether in the form of foreign exchange transaction profits, or capital gains for Sukuk transactions. Throughout 2018, the treasury business unit has carried out the following program activities: 1. Business Corner Agenda (Multicurrency, Remittance & Treasury Forex Products) 2. Support for improving the Cash Management System (CMS) feature, namely Forex & Remittance transactions 3. Support for upgrading Saudi Riyal Transaction Services (SAR) to Hajj & Umrah Travel Segments Customers through collaboration with Al Rajhi Bank Malaysia 4. Special Deposit Notes/Bank Notes USD Program for customers of Hajj & Umrah Travel Segments 154 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  155. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis 5 . Courtesy Visit Program ke Counterparty Interbank dan Nasabah 6. Peningkatan Layanan Market Review dengan Memperluas Cakupan ke Nasabah Cabang Kuala Lumpur 7. Optimalisasi Cash Ratio dan Pengelolaan Bank Notes Cabang Selindo 8. Penyempurnaan Prosedur dan Juknis Tresuri 9. Penyempurnaan organisasi Tresuri 5. Courtesy Visit Program to Interbank Counterparty and Customers 6. Improved Market Review Services by Extending Coverage to Kuala Lumpur Branch Customers 7. ash Ratio Optimization and Management of Selindo Branch Notes 8. Improvement of Treasury Procedures and Guidelines 9. Completion of the Treasury organization Terkait dengan strategi pemasaran di Tresuri, Bank Muamalat Indonesia telah menjalankan program sebagai berikut: 1. Berkolaborasi dengan Unit Bisnis Corporate & Ritel dalam Courtesy Visit ke nasabah (Cross Selling) 2. Mengintensifkan pengiriman Daily Market Review kepada nasabah 3. Meningkatkan Daily Call Update kepada nasabah 4. Refreshment produk - produk Tresuri melalui kegiatan Business Corner Agenda, Sharing Session dan Roadshow ke cabang 5. Meningkatkan pemasaran produk Multicurrency kepada nasabah 6. Penyempurnaan Struktur Tarif Setor dan Tarik Bank Notes Nasabah Regarding the marketing strategy at Treasury, Bank Muamalat Indonesia has run the program as follows: 1. Collaborate with Corporate & Retail Business Units in Courtesy Visit to Customers (Cross Selling) 2. Intensify the delivery of the Daily Market Review to customers 3. ncrease Daily Call Updates to customers 4. Refreshment of Treasury products through Business Corner Agenda activities, Sharing Sessions and Roadshows to branches 5. Improve marketing of Multicurrency products to customers 6. mprovement of Customer Deposit and Bank Notes Withdrawal Structure Aset Liability Management Aset Liability Management Fungsi utama Tresuri sebagai pengelola Aset dan Liabilityas (aset and liability management) dan pengelola likuiditas telah dilaksanakan dengan aktifitas dan inisiatif sebagai berikut: 1. Likuiditas dapat dijaga pada tingkat yang memadai baik untuk pemenuhan rasio Giro Wajib Minimum (GWM), rasio Penyangga Likuiditas Makropudensial (PLM), maupun pencadangan likuiditas untuk kebutuhan arus kas harian di kantor-kantor cabang. 2. Kelebihan likuiditas dikelola sebagai cadangan likuiditas sekunder pada portofolio investasi, melalui penempatan pada instrumen investasi berisiko rendah dan moderat. Instrumen investasi berisiko rendah antara lain adalah Fasilitas Bank Indonesia Syariah (Fasbis), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), dan Sukuk Bank Indonesia (SukBI). Sedangkan instrumen investasi berisiko moderat antara lain Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (SIMA). 3. Mengelola Medium Term Notes (MTN) yang diterbitkan oleh Bank Muamalat Indonesia dan masih beredar sampai saat ini yaitu MTN Syariah senilai Rp100 miliar dan MTN Syariah Subordinasi senilai Rp100 miliar dengan rincian sebagai berikut: The main functions of treasury as managers of assets and liabilities (assets and liability management) and liquidity managers have been carried out with the following activities and initiatives: 1. Liquidity can be maintained at an adequate level of good for the fulfillment of Statutory Reserves (GWM), Liquidity Buffer ratio Makropudensial (PLM), and backup liquidity for current needs daily cash in the branch offices. 2. Excess liquidity is managed as liquidity reserves secondary on the investment portfolio, through placement on a low-risk investment instruments and moderate. Low-risk investment instruments, among others Amenities Bank Indonesia Sharia (FASBIS), SBI Indonesia Syariah (SBIS), and Bank Indonesia Sukuk (SukBI). While the moderate-risk investment instruments including Interbank Mudharabah Investment Certificate (SIMA). 3. Manage Medium Term Notes (MTN) issued Bank Muamalat Indonesia and still outstanding until today is worth Rp100 billion Islamic MTN and MTN Subordinated Sharia worth Rp100 billion with details as follows: NAMA MTN Name of MTN I MTN Syariah I Bank Muamalat Indonesia Tahun 2017 MTN Syariah I Bank Muamalat Indonesia in Year 2017   Kode MTN | MTN Code BBMI01XXMS   Nominal Penerbitan | Nominal of Publishing 100,000,000,000   Tanggal Penerbitan | Date of Publishing 25/07/2017   Tanggal Jatuh Tempo | Maturity Dates 25/07/2020   Tenor | Tenor 3 Tahun | Years   Ekuivalen Bagi Hasil | Equivalent of the Profits Indikasi Bagi Hasil adalah Rp1.080.000 untuk setiap Rp10.000.000 p.a An indication for the result is Rp1,080,000 for every Rp10,000,000 p.a NAMA MTN Name of MTN II MTN Syariah Subordinasi I Bank Muamalat Indonesia Tahun 2017 MTN Syariah Subordination I Bank Muamalat Indonesia in Year 2017   Kode MTN | MTN Code BBMISB01XXMS   Nominal Penerbitan | Nominal of Publishing 100,000,000,000   Tanggal Penerbitan | Date of Publishing 25/07/2017   Tanggal Jatuh Tempo | Maturity Dates 25/07/2022   Tenor | Tenor 5 Tahun / Years   Ekuivalen Bagi Hasil | Equivalent of the Profits Laporan Tahunan 2018 Annual Report Indikasi Bagi Hasil adalah Rp1.250.000 untuk setiap Rp10.000.0000 p.a An indication for the result is Rp1,250,000 for every Rp10,000,000 p.a 155
  156. 4 . Menyelenggarakan rapat ALCO secara rutin di mana pada tahun 2018 telah diselenggarakan sebanyak 12 kali. Dalam setiap rapat ALCO telah dilakukan pembahasan berbagai isu terutama yang berkaitan dengan: a. Kondisi eksternal, seperti BI 7 Days Reverse Repo Rate, tingkat inflasi, nilai tukar, cadangan devisa, dan issueissue terkini yang dapat mempengaruhi bisnis bank. b. Kondisi internal seperti financial performance, gap analysis, serta manajemen aset dan kewajiban untuk mengelola risiko – risiko yang mungkin terjadi. c. Rapat ALCO menghasilkan keputusan terkait kebijakan penghimpunan dana, penyaluran dana, Fund Transfer Pricing (FTP), dan kebijakan lain sesuai dengan agenda rapat. 4. Organize regular ALCO meeting where the 2018 has been held 12 times. In ALCO meetings have been conducted every discussion of particularly issues related to: Rencana & Strategi di Tahun 2019 2019’s Plans and Strategies a. External conditions, such as BI 7 Days Reverse Repo Rate, inflation rates, exchange rates, foreign exchange reserves, and issueissue Current that may affect the bank’s business. b. Internal conditions such as financial performance, gap analysis, and management of assets and liabilities for manage risks - risks that may occur. c. ALCO meetings result in decisions related to policy raising funds, disbursement of funds, Fund Transfer Pricing (FTP), and other policies in accordance with the agenda meeting. Kegiatan/Inisiatif Activities/Initiatives No. Strategi Strategies Reorganisasi dan mengoptimalkan masing - masing fungsi kerja di Tresuri Reorganize and optimize each work function in the Treasury 1 Memperkuat struktur organisasi Tresuri yang terintegrasi dan reliable Meningkatkan koordinasi dengan unit strategis lain seperti Corplan, ERM dan sebagainya. Improve coordination with other strategic units such as Corplan, ERM and so on.   Strengthening the integrated and reliable Treasury organizational structure     Meningkatkan peranan Tresuri pada komite pembiayaan sehubungan dengan pricing dan bundling produk Tresuri sesuai dengan profil nasabah pembiayaan     Improve the role of the Treasury in the finance committee in connection with pricing and bundling Treasury products in accordance with the financing profile of the customer   Meningkatkan sinergi ALMA dengan unit pengelolaan likuiditas Improve ALMA synergy with the liquidity management unit       Treasury Sales fokus pada target volume transaksi dan Dealing Room fokus pada target Fee Based Income Treasury Sales focuses on transaction volume targets and Dealing Room focus on Fee Based Income targets 2 Peningkatan Fee Based Income dan Volume Transaksi Penempatan Treasury Sales di beberapa cabang yang memiliki potensi bisnis yang besar seperti Semarang, Solo, Medan. Placement of Treasury Sales in branches with potential large businesses such as Semarang, Solo, Medan.   Increased Fee Based Income and Transaction Volume Orientasi nasabah tidak hanya terfokus pada segmen korporasi dan komersial, namun mulai penetrasi pada segmen ritel dan prioritas     Customer orientation not only focuses on the corporate and commercial segments, but begins penetration in the retail and priority segments               Usulan mirroring Fee Based Income Treasury melalui penetapan target revenue kepada unit bisnis dan cabang Proposed mirroring Fee Based Income Treasury through setting revenue targets to business units and branches Usulan penguatan covenant pembiayaan kepada unit bisnis terkait sehingga setiap transaksional valas nasabah pembiayaan melalui BMI Proposed strengthening of financing covenants to related business units so that each customer transactional foreign exchange is funded through BMI Sosialisasi fasilitas hedging ke nasabah yang memiliki resiko terhadap fluktuasi kurs Socialization of hedging facilities to customers who are at risk of exchange rate fluctuation   3       Meningkatkan transaksi surat berharga baik di pasar perdana maupun sekunder Menjadi peserta lelang di pasar perdana Increase securities transactions in both the primary and secondary markets   156 Become a securities auction participant at the primary market Kolaborasi dengan unit Wealth Management dalam peningkatan transaksi surat berharga nasabah di pasar sekunder Collaboration with Wealth Management units to increase customer securities transactions on the secondary market PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  157. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Kegiatan /Inisiatif Activities/Initiatives No. Strategi Strategies Kolaborasi dengan unit Learning HC dalam menyelenggarakan training secara rutin sesuai dengan kebutuhan Tresuri 4     Peningkatan kompetensi sumber daya manusia Tresuri Collaboration with Learning HC units in conducting regular training in accordance with Treasury requirements To increase competency of Treasury human resources   Sertifikasi Tresuri sesuai dengan persyaratan regulator sesuai dengan masing - masing level kompetensi   Aktif dalam organisasi Tresuri antar bank guna peningkatan image positif BMI dan jumlah counterparty Treasury certification is in accordance with regulator requirements according to each competency level To be acvtively involved in interbank Treasury organizations to increase the positive image of BMI and number of counterparties     Manajemen ALMA yang lebih terukur 5 More measurable ALMA management Penghitungan, Pemberian, Pemantauan, dan Evaluasi pricing Calculation, Pricing, Monitoring and Pricing Evaluation Pengelolaan gap ALMA           ALMA gap management Pengelolaan Likuiditas yang sehat Liquidity of Healthy Management Bank Muamalat Indonesia Cabang Kuala Lumpur Branch of Bank Muamalat Indonesia Kuala Lumpur Selain melalui penyediaan produk dan layanan, kegiatan perbankan internasional, Bank Muamalat Indonesia juga melakukan pengoperasian Cabang Kuala Lumpur. In addition to providing products and services, international banking activities, Bank Muamalat Indonesia also operates the Kuala Lumpur Branch. Dengan status sebagai full branch , kantor Cabang Kuala Lumpur dapat melayani nasabah Interbank, Korporasi dan Ritel di Malaysia melalui berbagai macam produk dan layanan jasa perbankan dalam denominasi Rupiah ataupun Dollar AS. Berdasarkan data akhir tahun 2018, kantor Cabang Kuala Lumpur membukukan penghimpunan dana sebesar ekuivalen Rp1,410 triliun (82,26% merupakan dana pihak ketiga). Sementara portofolio penyaluran pembiayaannya tercatat sebesar ekuivalen Rp677,6 miliar, yang seluruhnya berada dalam kategori kolektibilitas lancar dengan NPF 0%. With its status as a full branch, the Kuala Lumpur Branch office can serve Interbank, Corporate and Retail customers in Malaysia through a variety of banking products and services in Rupiah or US Dollar denominations. Based on data from the end of 2018, the Kuala Lumpur Branch office posted a collection of funds equivalent to Rp1,410 trillion (82.26% is third party funds). While the financing portfolio is equivalent to Rp677.6 billion, all of which are in the category of current collectability with NPF 0%. Keberadaan Cabang Kuala Lumpur memang diharapkan menjadi salah satu pendukung bagi Bank Muamalat Indonesia untuk mendapatkan pendanaan dari pasar luar negeri. Sementara di sisi pembiayaan, diarahkan untuk membiayai perusahaan-perusahaan yang memiliki prospek baik dan daya tahan yang kuat terhadap gejolak ekonomi makro, termasuk usaha yang mempunyai kaitan antara Indonesia dan Malaysia. Kuala Lumpur branch is undeniably expected to support Bank Muamalat Indonesia in order to gain funding from overseas market. As for financing, it is directed to finance companies that demonstrate good prospects as well as strong endurance throughout macroeconomic turmoil, including business activities that link Indonesia to Malaysia. Selain aktivitas Corporate Banking yang direpresentasikan melalui penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan, serta layanan berbasis jasa, seperti Tresuri dan Remittance. Cabang Kuala Lumpur pun melayani kebutuhan nasabah ritel individu, melalui produk tabungan dan deposito serta layanan pengiriman uang ke Indonesia, terutama bagi para Warga Negara Indonesia di Malaysia. In addition to Corporate Banking activities which are represented through fund raising and financing distribution, as well as service-based services, such as Treasury and Remittance, The Kuala Lumpur branch also serves the needs of individual retail customers, through savings and deposit products and money transfer services to Indonesia, especially for Indonesian citizens in Malaysia. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 157
  158. Tinjauan Operasional Operational Review Operasional kantor Cabang Kuala Lumpur , saat ini diperkuat dengan 27 karyawan yang berkompeten dan masing-masing memiliki keahlian di bidang perbankan guna menunjang aktivitas bisnis dan pelayanan kepada seluruh Nasabah. The operations of the Kuala Lumpur Branch Office are currently strengthened by 27 competent employees and each has expertise in the banking sector to support business activities and services to all Customers. Rencana dan Kebijakan Tahun 2018 2018 Plans and Policies Sejalan dengan strategi Bank wide, Rencana dan Kebijakan Bank Muamalat Indonesia di Kuala Lumpur tahun 2018, yaitu tetap berkomitmen untuk terus memaksimalkan positioning sebagai satu-satunya Indonesian Bank yang beroperasi di Malaysia, melalui strategi funding dan fee base income. Along with the Bank wide strategy, Bank Muamalat Indonesia’s Plan and Policy in Kuala Lumpur in 2018, which is to remain committed to continue to maximize positioning as the only Indonesian Bank operating in Malaysia, through a funding strategy and fee base income. Program, Projects & Initiative 2018: Program, Projects & Initiative 2018: 1. Treasury Business Disebabkan situasi ekonomi yang tidak menentu secara makro maupun regional baik di Indonesia dan Malaysia, jumlah volume transaksi forex Cabang Kuala Lumpur di tahun 2018 tercatat mengalami penurunan sebanyak Rp3,45 triliun yaitu dari Rp23,29 triliun di tahun 2017 menjadi Rp19,84 triliun di tahun 2018. Namun, penurunan volume transaksi ini tidak menyebabkan penurunan forex income, bahkan sebaliknya pendapatan forex mengalami peningkatan sebesar 19.60 % yaitu dari Rp7,4 miliar di tahun 2017 menjadi Rp8,85 miliar di tahun 2018. 1. Treasury Business Due to the uncertain macro and regional economic situation both in Indonesia and Malaysia, the Kuala Lumpur Branch’s forex transaction volume in 2018 was recorded to have decreased by Rp3.45 trillion, from Rp23.29 in 2017 to Rp19.84 trillion in 2018. However, the decline in transaction volume did not cause a decline in forex income, on the contrary, forex income increased by 19.60%, from Rp7.4 billion in 2017 to Rp8.85 billion in 2018. 2. Funding Business Pada tahun 2018, Cabang Kuala Lumpur berhasil mencatatkan jumlah funding kelolaan sebesar Rp1,410 triliun atau naik 26.46% dari tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1,115 triliun. Peningkatan funding tertinggi diperoleh dari produk Time Deposit nasabah corporate yang meningkat sebesar Rp342 miliar. Hal ini sejalan dengan strategi Bank wide yang fokus pada strategi peningkatan funding, dimana Cabang Kuala Lumpur menjadi salah satu contributor utama bagi Bank Muamalat Indonesia. Komposisi kelolaan total funding business Kuala Lumpur adalah corporate deposit sebesar 80%, interbank/FI sebesar 17% dan individu sebesar 3%. 2. Funding Business In 2018, the Kuala Lumpur Branch managed to record the managed funding amounting to Rp1,410 trillion, up 26.46% from 2017 which was recorded at Rp1.115 trillion. The highest funding increase was obtained from corporate customer Time Deposit products which increased by Rp342 million. This is in line with the Bank wide strategy that focuses on the strategy of increasing funding, where the Kuala Lumpur Branch is one of the main contributors to Bank Muamalat Indonesia. The composition of Kuala Lumpur’s total funding business management is a corporate deposit of 80%, interbank/FI of 17% and individuals of 3%. 3. Financing Business Walaupun situasi makro ekonomi dan liquiditas tidak mendukung di tahun 2018, Cabang Kuala Lumpur masih tetap membukukan kenaikan sebesar 10% pada portfolio pembiayaannya, dengan total financing kelolaan Rp677 juta dan kolektibilitas Lancar. Dari segi sektor exposure, 45% dari jumlah aset pembiayaan pada tahun 2018 disalurkan ke sektor energi atau renewal energy dengan portfolio pembiayaan ini berupa pembiayaan modal kerja atau pembiayaan jangka pendek, yang sesuai dengan objektif Bank untuk menurunkan dependensi terhadap financing asset aset jangka panjang. 3. Financing Business Although the macroeconomic and liquidity situation has not been supportive in 2018, the Kuala Lumpur Branch still posted a 10% increase in its financing portfolio, with total financing under management of Rp677 million and Current collectibility. In terms of sector exposure, 45% of total financing assets in 2018 are channeled to the energy sector or renewal energy with this financing portfolio in the form of working capital financing or short-term financing, which is in line with the Bank’s objective to reduce dependency on long-term asset financing. 158 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  159. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis 4 . Operasional Dari sisi operasional, di tahun 2018 ini, Bank Muamalat Indonesia cabang Kuala Lumpur fokus pada tiga pengembangan operasional, yakni: a. Pengembangan sistem untuk kemudahan transaksi forex dan money market dengan menggunakan aplikasi Quantum. b. Pengembangan standard operation procedures untuk operasional Cabang Kuala Lumpur c. Pengembangan dan konversi produk, akad dan tax yang sesuai dengan kebijakan dan aturan Bank Negara Malaysia 4. Operational On the operational side, in 2018, the Kuala Lumpur branch of Bank Muamalat Indonesia focused on three operational developments, namely: a. Developing a system for easy forex and money market transactions using the Quantum application. b. Development of standard operation procedures for Kuala Lumpur Branch operations c. Product development and conversion, contracts and taxes that are in accordance with Bank Negara Malaysia policies and rules Secara keseluruhan, kinerja tahun 2018 memperlihatkan peningkatan positif dibandingkan dengan tahun 2017. Hal ini ditandai dengan kenaikan aset, kelolaan funding dan fee base income serta tercapainya target Net Profit (Loss) pada posisi Rp23 miliar dengan actual achievement Rp26,72 miliar (116.21%). Overall, the performance of 2018 showed a positive increase compared to 2017. This was shown by an increase in assets, managed funding and fee base income and the achievement of the target of Net Profit (Loss) in the position of Rp23 billion with actual achievement of Rp26.72 billion (116.21 %). Strategi Pemasaran Marketing Strategy 1. Bank Muamalat Indonesia berkomitmen untuk terus memaksimalkan positioning sebagai satu-satunya Indonesian Bank yang mendapatkan izin beroperasi di Malaysia; 2. Fokus pada bidang layanan yang memfasilitasi berbagai transaksi bagi Nasabah Bank dan non Bank baik di Malaysia maupun Negara ASEAN lainnya; 1. Bank Muamalat Indonesia is committed to continue to maximize its position as the only Indonesian Bank that has permission to operate in Malaysia; 2. Focus on services that facilitate various transactions for Bank and non-Bank customers in both Malaysia and other ASEAN countries; Rencana & Kebijakan tahun 2019: 2019 Plans & Policies: 1. Sejalan dengan strategi Bank wide, BMI terus berupaya untuk memaksimalkan positioning Bank Muamalat Indonesia di Kuala Lumpur sebagai satu-satunya Indonesian Bank yang mendapatkan izin beroperasi di Malaysia 2. Bank Muamalat Indonesia senantiasa aktif dan terus menggarap segmen yang berkaitan dengan berbagai transaksi bagi Nasabah Bank dan non Bank baik di Malaysia maupun Negara ASEAN lainnya; 1. Along with the Bank wide strategy, BMI continuously striving to maximize the positioning of Bank Muamalat Indonesia in Kuala Lumpur as the only Indonesian Bank that obtains permission to operate in Malaysia 2. Bank Muamalat Indonesia is always active and continuously working on segments related to various transactions for Bank and non-Bank Customers in both Malaysia and other ASEAN Countries; Laporan Tahunan 2018 Annual Report 159
  160. Aspek Pemasaran Marketing Aspect Strategi Pemasaran Marketing Strategy Untuk terus memberikan produk dan layanan terbaik , Bank Muamalat Indonesia melakukan pendekatan human customer centric, sebagai strategi dalam mengembangkan produk dan layanan maupun pemasarannya, terutama di segmen Konsumer dan Ritel, yang dirancang berdasarkan pemahaman atas kebutuhan atau keinginan para nasabah Bank Muamalat Indonesia. Dinamika persaingan yang semakin ketat dan perkembangan teknologi yang pesat menuntut bank untuk senantiasa berinovasi dalam berbagai hal baik produk, layanan, maupun strategi pemasaran agar senantiasa dapat memenuhi kebutuhan nasabah. In order to keep on offering the best product and service, Bank Muamalat Indonesia has taken a human customer centric approach as a strategy for developing product and service and how they are marketed, especially for Consumer and Retail segment, clearly designed on the basis of understanding of Bank Muamalat Indonesia customers’ need. The dynamics of an increasingly fierce competition, coupled with rapid technological advance, has required Bank to continually make innovation in products, service, and strategy of marketing so that customers’ need can be met. Strategi pemasaran didasari atas pemahaman akan kebutuhan dan keinginan para nasabah (voice of customer). Guna menggali pemahaman tersebut, dilakukan pendekatan secara langsung kepada customer melalui program customer engagement untuk mendapatkan customer insight yang kemudian diterjemahkan menjadi produk atau layanan yang dibutuhkan. Kemudian dikomunikasikan melalui program pemasaran dan media yang fokus pada masing-masing target segmen nasabah yang dituju dengan saluran distribusi yang sesuai bagi masingmasing target segmen tersebut. Marketing strategy is based on the good understanding of the voice of customer. To gain such understanding, the management is making a direct approach to customers through customer engagement program to obtain customer insight that will subsequently be interpreted into products or service they actually need. The result is then communicated through marketing and media program that focus on each segment of customers targeted using the appropriate distribution channel for each segment. Di samping itu juga dilakukan sinergi antara sektor Konsumer dan Ritel dengan sektor Business Banking dengan pendekatan value chain model. Di mana dalam suatu mata rantai bisnis yang memberikan nilai tambah pada masing-masing tahapan antara lain dengan mengidentifikasi produk dan layanan Bank Muamalat Indonesia yang dibutuhkan agar dapat mempermudah proses dalam pengembangan bisnis. Aktivitas promo bersama partner strategis juga menjadi salah satu strategi promosi yang cukup efektif dalam meningkatkan awareness dan akuisisi nasabah baru. On the other hand, synergy between Consumer and Retail sectors with Business Banking sector is established by adopting value chain model approach. In this sense, a business chain is able to give an extra value to each stage one of which is by identifying relevant product and service of Bank Muamalat Indonesia in order to facilitate the process of business development. Promotional activities with strategic partner also serve as a promotional strategy that has proven to be effective in increasing the awareness and acquiring new customers. Program pemasaran yang dijalankan bersifat nasional maupun lokal yang didesentralisasikan kepada setiap Kantor Wilayah. Sehingga jenis program pemasaran yang dilaksanakan dapat berbeda di setiap wilayah sesuai dengan fokus segmen maupun potensi yang ada di masing-masing wilayah tersebut. Marketing program implemented nationally and locally is decentralized to every regional office. Consequently, marketing program may be different in each and every region according to either their segment focus or the potential found in the region. Bank Muamalat Indonesia akan terus melakukan optimalisasi dan pengembangan dari produk, program, dan layanan dari tahun sebelumnya. Bank Muamalat Indonesia akan lebih fokus untuk melakukan promosi dan pemasaran melalui digital media sesuai dengan era modernisasi yang sedang berlangsung tanpa meninggalkan traditional promotion yang sudah lebih diketahui dan diakses oleh nasabah dan masyarakat, mengedepankan layanan yang excellent, serta ikut aktif berperan dalam memberikan edukasi tentang perbankan syariah yang mudah dimengerti oleh masyarakat untuk segala umur melalui interaksi langsung. Bank Muamalat Indonesia will continue to optimize and develop product, program, and service better than the previous year. Bank Muamalat Indonesia will be more focused on promotion and marketing using digital media in line with the modern era without ignoring traditional promotion customers have already known and made use of, offering excellent service, and actively participating in educating the public of all age about Sharia banking in clear-cut language with direct interaction. 160 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  161. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Perubahan Perilaku Konsumen Change in Consumer Behavior Bank telah menganalisa dan menyesuaikan strategi terhadap perubahan perilaku konsumen akibat perubahan teknologi baru . Untuk menyesuaikan strategi bisnisnya dengan perubahan teknologi, Bank berupaya untuk memperbaharui infrastruktur teknologi informasinya. Salah satu yang paling penting adalah menyesuaikan Muamalat Mobile Banking maupun Internet Banking dengan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Saat ini, nasabah lebih mengutamakan kecepatan dalam transaksi dan mulai mengurangi transaksi fisik dengan cabang. Oleh karenanya, optimalisasi pada Muamalat Mobile Banking maupun Internet Banking merupakan langkah yang perlu diambil oleh Bank. Bank has analyzed and adjusted the strategy to the change in consumer behavior as a result of technological advance. To align the business strategy with the technological change, Bank is making serious effort to renew the infrastructure of its information technology. One of the most important things is adjusting the Muamalat Mobile Banking and its Internet Banking to current technology that customers really need. At present, customers prefer speed in transaction and have started to reduce physical transaction at branch office. It is therefore vital that Bank optimize the Muamalat Mobile Banking and its Internet Banking. Perubahan Metode Pembiayaan Change in Financing Method Beberapa perbaikan telah dilakukan oleh Perseroan dari waktu ke waktu guna meningkatkan kualitas pembiayaan yang diberikan serta kecepatan proses yang dilakukan, seperti diperkuatnya struktur manajemen risiko Perseroan, yang diikuti dengan diperkuatnya komite pembiayaan, serta adanya sentralisasi organisasi yang memproses pembiayaan guna meningkatkan baik kualitas maupun kecepatan proses pembiayaan. The company has made several improvements from time to time in order to advance the quality of financing offered and the speed of process taken. It is apparent that the structure of risk management at the company has been reinforced, followed by the strengthened financing committee, and the centralized organization that processes financing so as to improve both the quality and speed of financing process. Pada segmen Ritel telah menggunakan system inisiasi pembiayaan yang dikembangkan secara mandiri oleh Bank. Melalui system ini memberikan kemudahan dalam tracking status aplikasi pembiayaan yang masuk/diproses hingga melakukan perekaman/pencatatan secara digital yang pada akhirnya dapat dijadikan bahan monitoring dan review oleh Bank. Selanjutnya Bank akan terus melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas system inisiasi ini menjadi Financing Originating System (FOS) yang lebih handal dengan bekerjasama pihak III (IT vendor/ consultant) yang telah berpengalaman. In retail segment initiation system is implemented that is developed independently by Bank. The system enables Bank to easily track the status of financing application submitted/ processed so that digital recording/documenting is made from which Bank finally monitor and review them. Furthermore, Bank is making endeavor to improve the capacity and quality of the initiation system into Financing Originating System (FOS) that is more reliable by working in tandem with experienced third party (IT vendor/consultant). Dalam hal peningkatan kemampuan analisa katrakter dan kapasitas Nasabah yang mengajukan pembiayaan, Bank telah menggunakan Sistem Layanan Informasi Kredit (SLIK) dari OJK, sebagai pengganti SID BI Checking, dan menggunakan PEFINDO tools. To improve the analysis of character and capacity of the customers who have applied for financing, Bank have implemented credit information service system called Sistem Layanan Informasi Kredit (SLIK) provided by OJK, to replace the SID BI Checking, and use of PEFINDO tools. Pengaruh Produk baru New Products Influance Perseroan telah menerbitkan produk baru salah satunya yaitu KPR iB Angsuran Super Ringan. Produk tersebut memiliki kinerja yang cukup baik karena value proposition yang selaras dengan kebutuhan nasabah. Melalui penerbitan produk tersebut, pembiayaan dengan segmen ini berhasil ditumbuhkan dengan lebih baik. The company has released new products one of which is KPR iB Angsuran Super Ringan. The product has shown relatively good performance since the value proposition is in line with customers’ need. The release of the product allows the financing at this segment to grow better. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 161
  162. Prospek Usaha 2019 2019 Business Prospect Berdasarkan hasil Survei Proyeksi Indikator Makro Ekonomi (SPIME) Bank Indonesia periode triwulan IV-2018, memprediksikan bahwa perekonomian Indonesia pada tahun 2019 akan tumbuh sedikit melambat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. PDB tahun 2019 diprediksi tumbuh 5,15% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan prediksi pertumbuhan tahun 2018 sebesar 5,16%. Perlambatan kinerja perekonomian tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, dimana perekonomian global diperkirakan masih menghadapi tingginya risiko ketidakpastian. Selain itu, invetasi asing diperkirakan tumbuh relatif terbatas khususnya pada semester I, sejalan dengan adanya siklus politik di tahun 2019. Based on the survey results Projections Macro Economic Indicators (SPIME) Bank Indonesia during the fourth quarter of 2018, predicted that Indonesia’s economy in 2019 will grow slightly slower than the previous year. GDP in 2019 is predicted to grow 5.15% (yoy), slightly lower than the 2018 growth forecast of 5.16%. Slowing economic performance is more influenced by external factors, where the global economy is expected to still face higher risks of uncertainty. In addition, foreign investment is expected to grow relatively limited, especially in the first half, in line with the political cycle in 2019. Kendati demikian, responden SPIME memiliki optimisme yang cukup terhadap prospek perekonomian Indonesia tahun 2019. Sebanyak 27,0% responden memprediksi bahwa ekonomi tahun 2019 akan tumbuh di atas 5,25%. Optimisme ini dipengaruhi oleh prediksi terhadap faktor domestik yang positif, antara lain konsumsi swasta dan pengeluaran Pemerintah yang meningkat. Nevertheless, respondents SPIME have enough optimism in the outlook for the Indonesian economy in 2019. A total of 27.0% of respondents predict that the economy in 2019 will grow at above 5.25%. This optimism is affected by a prediction of positive domestic factors, among others, private consumption and increased government spending. Pada tahun 2019 akan menjadi tantangan besar bagi Bank untuk segera kembali kepada pertarungan sebenarnya pada dunia perbankan baik pada pasar Bank Syariah, dan juga persaingan pada pasar Bank secara keseluruhan di Indonesia ataupun Dunia. Untuk itu Bank Muamalat Indonesia senantiasa bersiap untuk mengahadapi tantangan kedepan dan juga terus berusaha untuk bisa melayani ekonomi Indonesia dengan sebaik mungkin. Untuk menghadapi persaingan pada tahun 2019 Bank Muamalat Indonesia telah menyusun beberapa rencana strategis yang akan diterapkan guna menghadapi persaingan usaha kedepannya. 2019 will be a major challenge for the bank to immediately return to the actual combat in the banking world to markets Islamic Bank, and also competition on the market in its entirety, in Indonesia and the World. For that Bank Muamalat Indonesia always prepared to confront the challenges ahead and continue to strive to serve the Indonesian economy as quickly as possible. To compete at the 2019 Bank Muamalat Indonesia has developed several strategic plans that will be implemented in order to face future competition. Adapun Rencana Bisnis Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2019 akan diprioritaskan pada 3 (tiga) fokus utama, pertama; Bad Bank and Capital, yaitu suatu inisiatif yang mengarah pada perbaikan porfolio pembiayaan secara masif dan juga upaya peningkatkan permodalan juga masih akan terus digulirkan. The Business Plan of Bank Muamalat Indonesia in 2019 will prioritize three (3) main focus, first; Bad Bank and Capital, which is an initiative that led to the massive improvement of the financing portfolio and capital improvement efforts are still going to continue in effect. Kedua; melalui strategi Good Bank yaitu sebuah inisiatif untuk bisa menjadi one stop solution untuk kebutuhan produk dan jasa keuangan dalam ekosistem bisnis syariah di Indonesia. Untuk mencapainya, beberapa inisiatif yang akan dilakukan oleh Bank diantaranya adalah meningkatkan produktivitas di semua unit bisnis baik ritel maupun korporat dan komersial, akselerasi pendanaan dengan sumber dana murah, dan upaya penurunan cost of fund. Second; through a strategy of Good Bank is an initiative to be turned one stop solution for the needs of financial products and services in the business ecosystem of sharia in Indonesia. To achieve this, several initiatives will be undertaken by Bank Muamalat Indonesia which are improving productivity in all business units both retail and corporate and commercial, funding accelerated with cheap funds, and efforts to reduce the cost of funds. Ketiga; yaitu pada sisi New Bank. Untuk mewujudkan inisatif ini Bank Muamalat Indonesia telah membentuk Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances, yang dibentuk khusus untuk menjalin sinergi Bank dengan organisasi-organisasi Islam dan seluruh elemen umat Islam, akan turut mendorong peningkatan literasi keuangan syariah pada komunitas-komunitas Islam sekaligus turut serta dalam upaya pembentukan ekosistem bisnis syariah. Bank Muamalat Indonesia juga akan menguatkan diversifikasi produk yang ditargetkan dapat merangkul nasabah baru. Third; ie on the side of the New Bank. To realize the initiative of Bank Muamalat Indonesia has formed a working unit Islamic Enterprise and Alliances, which was formed specifically to establish synergies Bank with Islamic organizations and all elements of the Moslems, will also boost financial literacy sharia in Islamic communities as well participated in the effort the establishment of sharia business ecosystem. Bank Muamalat Indonesia will also strengthen the diversification of products targeted to embrace new customers. Sementara itu, dalam menghadapi perkembangan teknologi khususnya di dunia perbankan, pengembangan Digital Banking juga menjadi hal utama. Bank mempersiapkan diri untuk mengembangkan Digital Banking dengan melalui perkuatan IT Enterprise Architecture untuk platform Digital Banking. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak perbedaan posisi Bank dengan kondisi di industri perbankan, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan kerjasama dengan Fintech sebagai sarana untuk menangkap potensi yang ada di masyarakat. Meanwhile, in the face of technological developments, especially in the banking world, the development of Digital Banking also be the main thing. Bank prepare to develop Digital Banking through the strengthening of IT Enterprise Architecture for Digital Banking platform. Therefore, to reduce the impact of differences in the position of Bank Muamalat Indonesia to conditions in the banking industry, Bank Muamalat Indonesia will be cooperating with Fintech as a means to capture the potential that exists in society. 162 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  163. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Strategi Pengembangan Usaha 2019 2019 Business Development Strategy Rencana Bisnis Bank untuk tahun 2019 , akan diprioritaskan pada 3 (tiga) fokus utama, yaitu: The Bank's Business Plan for 2019 will be prioritized in 3 (three) main focuses, namely: 1. Bad Bank and Capital Setelah melakukan serangkaian aksi korporasi dan langkah penguatan permodalan yang dilakukan pada tahun 2018, Bank Muamalat Indonesia akan fokus pada pemulihan (recovery) secara agresif dari portfolio bad bank yang dimilikinya. Untuk penanganan pembiayaan bermasalah, Bank Muamalat Indonesia akan melanjutkan perbaikan proses collection dan memperbaharui sistem penagihan khususnya untuk segmen ritel. Sedangkan untuk segmen Corporate dan Commercial, manajemen akan meningkatkan produktivitas tim dan melakukan sinergi antara pihak bisnis Good Bank dan Bad Bank dalam upaya menekan angka pembiayaan bermasalah. 1. Bad Bank and Capital After conducting a series of corporate actions and measures to strengthen capital carried out in 2018, Bank Muamalat will focus on aggressive recovery from its bad bank portfolio. For handling troubled financing, Bank Muamalat will continue to improve the collection process and renew the billing system, especially for the retail segment. While for the Corporate and Commercial segment, management will increase team productivity and create synergies between Good Bank and Bad Bank business parties in an effort to reduce the number of problematic financing. Sementara itu, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan optimalisasi terhadap aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR), untuk memberikan ruang dalam penguatan modal yang dimiliki perusahaan. Selain itu, sesuai dengan keputusan RUPS LB tanggal 11 Oktober 2018, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan penambahan modal melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas VI, serta dengan menerbitkan Sukuk Subordinasi hingga senilai Rp2 triliun di masa yang akan datang. Meanwhile, Bank Muamalat will optimize risk-weighted assets (RWA), to provide space for strengthening the company's capital. Furthermore, in accordance to the decision of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated October 11, 2018, Bank Muamalat will make additional capital in addition to the mechanism of the Limited Public Offering VI, which includes issuing Subordinated Sukuk up to Rp2 trillion in the future. 2. Good Bank Sejalan dengan tema Rencana Bisnis Bank, Bank Muamalat Indonesia akan menjadi one-stop-solution untuk kebutuhan produk dan jasa keuangan dalam ekosistem bisnis syariah di Indonesia. Untuk mencapainya, beberapa inisiatif yang akan dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia diantaranya adalah meningkatkan produktivitas di semua unit bisnis baik ritel maupun corporate dan commercial, akselerasi pendanaan dengan sumber dana murah, dan upaya penurunan cost of fund. Beberapa upaya untuk meningkatkan pendapatan lainnya adalah, Bank akan fokus pada pendapatan berbasis jasa (fee-based income) dari segala segmentasi, khususnya pada segmen bisnis transactional banking dan pemanfaatan dana haji secara optimal. 2. Good Bank In line with the theme of the Bank's Business Plan, Bank Muamalat will be a one-stop-solution for the needs of financial products and services in the ecosystem of Islamic business in Indonesia. To achieve this, several initiatives will be carried out by Bank Muamalat such as increasing productivity in all business units both retail and corporate and commercial, accelerating funding with cheap funding sources, and efforts to reduce the cost of funds. Some efforts to increase other revenues are, Bank will focus on fee-based income from all segments, especially in the transactional banking business segment and the optimal utilization of the Hajj fund. Selain itu, upaya peningkatan kapabilitas digital banking akan dilakukan untuk mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat melayani kebutuhan dan memudahkan umat dalam bertransaksi dan menggunakan produk Bank Muamalat Indonesia. Selain meningkatkan pendapatan, upaya yang dilakukan adalah melakukan pengurangan biaya yang sudah ditargetkan kepada unit masing-masing yang menjadi prioritas kebijakan manajemen di tahun 2019. Moreover, efforts to improve digital banking capabilities will be carried out in order to keep up with technological developments so that it can serve the needs and facilitate the people in making transactions and using Bank Muamalat products. In addition to increasing revenue, efforts are made to reduce costs that have been targeted at each unit which is a management policy priority in 2019. 3. New Bank Unit kerja Islamic Enterprise and Alliances, yang dibentuk khusus untuk menjalin sinergi Bank dengan organisasiorganisasi Islam dan seluruh elemen umat Islam, akan turut mendorong peningkatan literasi keuangan syariah pada komunitas-komunitas Islam sekaligus turut serta dalam upaya pembentukan ekosistem bisnis syariah. 3. New Bank The Islamic Enterprise and Alliances work unit, which was formed specifically to establish a synergy of the Bank with Islamic organizations and all elements of Moslems, will also contribute to the improvement of Islamic financial literacy in Islamic communities while participating in efforts to establish a sharia business ecosystem. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 163
  164. Dalam upaya menangkap peluang bisnis yang sesuai dengan perkembangan trend yang terjadi dalam industri keuangan dan perbankan serta menunjang bisnis perusahaan , Bank Muamalat Indonesia akan menguatkan diversifikasi produk yang ditargetkan dapat merangkul nasabah baru. Selain itu, Bank Muamalat Indonesia akan fokus pada ekosistem usaha nasabah eksisting dan memanfaatkannya untuk mendapatkan sumber pendapatan baru melalui cross selling dan bundling produk. Beberapa strategi yang ditetapkan adalah sebagai berikut: a. Memfokuskan Pembiayaan Konsumer kepada pegawai, guru, dokter yang bekerja diamal-amal usaha milik Organisasi Islam yang telah bekerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia; b. Pembiayaan SME kepada beberapa sektor perdagangan ritel berbasis komunitas Islam,Jasa keuangan syariah, jasa perjalanan haji dan umroh; c. Melakukan Strategic Partnership dengan asosiasi bisnis berbasis syariah, seperti Asosiasi Penyelenggara Haji & Umroh, komunitas-komunitas bisnis Islam, dll; d. Melakukan Strategic Partnership dengan Pengelola Fintech berbasis Peer to Peer Financing untuk dapat mengembangkan ekspansi pembiayaan In an effort to capture business opportunities along with the development of trends in the financial and banking industry and support the company's business, Bank Muamalat will strengthen the diversification of targeted products that can embrace new customers. Besides, Bank Muamalat will focus on the existing customer business ecosystem and use it to obtain new sources of income through cross selling and product bundling. Some of the strategies set are as follows: Sejalan dengan strategi dalam menangkap potensi nasabah baru, Bank Muamalat Indonesia meluncurkan gerakan kampanye bertemakan #AyoHijrah dengan semangat untuk mengajak nasabah konvensional untuk pindah menggunakan produk syariah dan meningkatkan transaksi nasabah syariah dalam penggunaan produk syariah dalam kehidupan seharihari. Tujuan dari gerakan #AyoHijrah diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Akusisi nasabah yang berbasis bisnis syariah 2. Menambah jumlah rekening (NoA) dari segmentasi menangah ke atas 3. Meningkatkan aktivitas transaksi nasabah 4. Menaikkan FBI 5. Meningkatkan kepedulian dan image brand Bank Muamalat Indonesia 6. Penetrasi pasar yang lebih baik 7. Perbaikan proses bisnis dan fasilitas E-Channel Along with the strategy to capture the potential of new customers, Bank Muamalat launched a campaign movement themed #AyoHijrah with the enthusiasm to invite conventional customers to move to use sharia products and increase sharia customer transactions in the use of Islamic products in their daily lives. The objectives of the #AyoHijrah movement include the following: Melalui sinergi dan strategi terhadap ekosistem bisnis syariah tersebut, diharapkan peran Bank Muamalat Indonesia dalam membangun dan melayani umat semakin baik yang pada gilirannya juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Bank Muamalat Indonesia. Dalam menghadapi perkembangan teknologi khususnya di dunia perbankan, pengembangan Digital Banking menjadi hal utama. Bank Muamalat Indonesia mempersiapkan diri untuk mengembangkan Digital Banking dengan melalui perkuatan IT Enterprise Architecture untuk platform Digital Banking. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak perbedaan posisi Bank Muamalat Indonesia dengan kondisi di industri perbankan, Bank Muamalat Indonesia akan melakukan kerjasama dengan Fintech sebagai sarana untuk menangkap potensi yang ada di masyarakat. Through synergy and strategy towards the sharia business ecosystem, it is expected that the role of Bank Muamalat in developing and serving the people will be better which in turn will also have a positive impact on the growth of Bank Muamalat's business. In order to face of technological developments, especially in the banking world, the development of Digital Banking is the main thing. Bank Muamalat prepares itself to develop Digital Banking by strengthening IT Enterprise Architecture for the Digital Banking platform. Therefore, to reduce the impact of the different positions of Bank Muamalat on the conditions in the banking industry, Bank Muamalat will be colaborating with Fintech to grab the potential that exists in the community. 164 a. Focusing on Consumer Financing for employees, teachers, doctors who work in business charities belonging to Islamic Organizations that have collaborated with Bank Muamalat; b. SME financing to several retail trade sectors based on the Islamic community, Islamic financial services, hajj and umrah travel services; c. Conduct Strategic Partnership with sharia-based business associations, such as the Association of Hajj & Umrah Organizers, Islamic business communities, etc .; d. Conducting Strategic Partnership with Peer to Peer Financing-based Fintech Managers to be able to develop financing expansion 1. Customer acquisition based on sharia business 2. Adding the number of accounts (NoA) from high class segment 3. Increase customer transaction activities 4. Raise the FBI 5. Increase awareness and brand image of Bank Muamalat 6. Better market penetration 7. Business process improvement and E-Channel facilities PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  165. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tinjauan Keuangan Financial Review Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 . Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang dengan opini Wajar dalam semua hal yang material untuk tahun 2018. Seluruh materi laporan telah disesuaikan dengan kaidah yang tertuang dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah serta Pedoman Akuntansi dan Pelaporan untuk Industri Perbankan Syariah (PAPSI) di Indonesia. The financial reviews described below refer to the Financial Statements for the years ended 31 December 2018 and 2017. The financial statements have been audited by Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang and Ali (Accountants & a) Public Accounting Firms and received reasonable opinion in all material matters for in 2018. All report material has been adjusted to the rules set out in the Sharia Financial Accounting Standards (PSAK) Statement and the Accounting and Reporting Guidelines for the Sharia Banking Industry (PAPSI) in Indonesia. Pembahasan Utama Main Discussion Total asset Bank mengalami koreksi sebesar 7.24% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp61,7 triliun menjadi Rp57,2 triliun pada tahun 2018. The total asset of Bank has been corrected 7.24% as opposed to the previous year of Rp61.7 trillion into Rp57.2 trillion in 2018. Bank mencatatkan posisi Dana Pihak Ketiga di tahun 2018 sebesar Rp45,6 triliun, mengalami penurunan sebesar 6,27% dari tahun 2017 yang berada pada posisi 48,7 triliun. Bank recorded the position of Third Party Fund in 2018 as much as Rp45.6 trillion, declining 6.27% as opposed to that in 2017 of 48.7 trillion. Pembiayaan yang disalurkan juga turut mengalami koreksi sebesar 18.72% menjadi Rp33,6 triliun pada tahun 2018 dibandingkan dengan posisi tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp41,3 triliun. The allocated financing has also been corrected 18.72% into Rp33.6 trillion in 2018 as opposed to that in 2017 of Rp41.3 trillion. Posisi Keuangan Financial Position Pada tahun 2018, 2017 dan 2016, secara garis besar posisi keuangan Bank terdiri dari: Generaly, in 2018, 2017 and 2016, Bank’s financial position outline is: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Laporan Neraca Balance Sheet Kas dan Setara Kas - Bersih / Cash and Cash Equaivalents 2018 2017 2016 Perubahan (%) Changes (%) 2017-2018 6.772 8.348 2016-2017 7.109 -18,88% 17,4% Investasi pada Surat Berharga - Bersih / Investment in Securities - Net 12.185 3.821 4.234 218,93% -9,8% Pembiayaan- Kotor / Financing - Gross 33.559 41.288 40.010 -18,72% 3,2% Cadangan kerugian Penurunan Nilai / Allowance for Impairment Losses -1.013 -1.161 -2.081 -12,80% -25,5% Pembiayaan - Bersih / Financing - Net 32.547 40.127 37.930 -18.89% 4,8% Aset Tetap - Bersih / Fix Asset - Net 3.357 2.653 2.638 26,53% 0,6% Aset Lain-Lain - Bersih / Other Asset - Net 2.366 6.748 2.486 -64,93% 136,8% 57.227 61.697 55.786 -7,24% 10,6% 3.601 5.573 3.900 -35,38% 42,9% Tabungan / Saving Account 14.201 12.929 11.939 9,84% 8,3% Deposito / Time Deposits 27.834 30.185 26.081 -7,79% 15,7% Dana Pihak Ketiga / Third Party Funds 45.636 48.686 41.920 -6,27% 16,1% Dana Bank / Bank Funds 1.296 1.918 4.409 -32,40% -56,5% Surat Berharga yang Diterbitkan / Securities Issued 2.949 1.911 1.875 54,29% 1,9% Total Aset / Total Asset - Net Giro / Current Account Laporan Tahunan 2018 Annual Report 165
  166. Laporan Neraca Balance Sheet 2018 2017 Perubahan (%) Changes (%) 2016 2017-2018 2016-2017 Pinjaman yang Diterima / Funds Borrowings 1.150 2.431 2.669 -52,69% -8,9% Total Ekuitas / Total Equity 3.922 5.545 3.619 -29,28% 53,2% 57.227 61.697 55.786 -7,24% 10,6% Total Liabilitas dan Ekuitas / Total Liabilities and Equity Total Aset Total Assets Total asset Bank mengalami koreksi sebesar 7.24% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp61,7 triliun menjadi Rp57,2 triliun pada tahun 2018. Hal ini antara lain dipicu oleh menurunanya posisi Dana Pihak Ketiga sebesar 6,27% menjadi Rp45,6 triliun dari posisi 2017 yang berada pada posisi 48,7 triliun. Total assets of the Bank was corrected by 7:24% from the previous year which stood at Rp61,7 trillion to Rp57,2 trillion in 2018. This is partly triggered by menurunanya position of third party funds amounting to 6.27% to Rp45,6 trillion of position 2017 which stood at 48.7 trillion. Aset Lancar Current Assets Pada tahun 2018, 2017, dan 2016 aset lancar Bank terdiri dari: Pada tahun 2018, 2017, dan 2016 aset lancar Bank terdiri dari: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Aset Lancar Current Assets 2018 2017 Perubahan (%) Changes (%) 2016 2017-2018 Kas, Giro dan Penempatan Pada Bank Indonesia Cash, Current Account, and Placement with Bank Indonesia Giro dan Penempatan Pada Bank Lain Current Account and Placement with Other Bank Kas dan Setara Kas - Bersih Cash and Equivalent Cash – Net Investasi pada Surat Berharga - Bersih Investment in Securities – Net Total Aset Lancar - Bersih Current Total Asset – Net 2016-2017 6.116 7.794 6.264 -21,53% 24,4% 656 555 845 18,28% -34,3% 6.772 8.348 7.109 -18,88% 17,4% 12.185 3.821 4.234 218,93% -9,8% 18.957 12.169 11.343 55,78% 7,3% Jumlah aset lancar sebesar Rp18,9 triliun tercatat mengalami peningkatan sebesar 55,78% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada pada posisi Rp12,2 triliun. Hal ini utamanya digerakan oleh meningkatnya investasi pada surat berharga yang tercatat pada posisi Rp12,2 triliun dari posisi tahun 2017 yang ditutup pada posisi Rp3,8 triliun. Kendati posisi Kas dan Setara Kas mengalami sedikit penurunan, Bank senantiasa menjaga rasio likuiditas sesuai dengan regulasi yang berlaku. The total current assets of Rp18.9 trillion recorded an increase of 55.78% compared to the same period last year which was in the position of Rp12.2 trillion. This was mainly driven by the increase in investment in securities which was recorded at the position of Rp12.2 trillion from the position in year 2017, which was closed at the position of Rp3.8 trillion. Even though the Cash and Cash Equivalent position declined slightly, the Bank always maintained its liquidity ratio in accordance with applicable regulations. Pembiayaan Financing Hingga tahun 2018, 2017, dan 2016 rincian pembiayaan yang disalurkan oleh Bank adalah sebagai berikut: Details of the financing channeled by the Bank in 2018, 2017, and 2016 are as follows: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Pembiayaan Funding Piutang Murabahah Murabahah Receivables Piutang Istishna Istishna Receivables 166 2018 2017 Perubahan (%) Changes (%) 2016 2017-2018 2016-2017 15.632 19.746 17.477 -20,83% 13,0% 4,3 3,9 5 13,00% -26,5% PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  167. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Pembiayaan Funding 2018 2017 2016 Perubahan (%) Changes (%) 2017-2018 Pinjaman Qardh Qardh Loan Pembiayaan Mudharabah Mudharabah Financing Pembiayaan Musyarakah Musyarakah Financing Aset yang Diperoleh untuk Ijarah Acquired Assets for Ijarah Total Pembiayaan Total Financing 755 743 581 1,61% 28,0% 438 737 829 -40,64% -11,1% 16.544 19.858 20.901 -16,69% -5,0% 186 199 218 -6,74% -8,6% 33.559 41.288 40.010 -18,72% 3,2% Pembiayaan yang disalurkan mengalami koreksi sebesar 18.72% menjadi Rp33,6 triliun pada tahun 2018 dibandingkan dengan posisi tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp41,3 triliun. Hal ini banyak didasari oleh fokus Bank yang saat ini masih dilanjutkan pada upaya perbaikan kualitas aset produktifnya, dimana pada paruh pertama 2018 Bank berhasil menurunkan sebagian besar aset bermasalah melalui beberapa upaya yang ditempuh. Hal tercermin adanya perbaikan rasio NPF Bank di tahun 2018 menjadi 3,87% dari posisi 4,43% di posisi Desember 2017. Hal ini juga diikuti dengan penurunan posisi pembiayaan. Allocated financing has been corrected 18.72% into Rp33.6 trillion in 2018 as opposed to that in 2017 scoring Rp41.3 trillion. This is mostly based on the Bank focus that is currently directed to the quality improvement of productive asset, in which Bank has successfully decreased most of problem asset using several measures in the first semester of 2018. This is reflected in the improved ratio of NPF Bank in 2018 at 3.87% from 4.43% in December 2017. This is also followed by the decrease of financing position. Bank menyalurkan fasilitas pembiayaan kepada nasabah untuk keperluan produktif maupun konsumtif, yang dibukukan berdasarkan akad atau skema yang dipakai yaitu sebagai piutang, pinjaman dan pembiayaan. 1. Piutang Murabahah Piutang Murabahah sebesar Rp15,6 triliun tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2017 yang berada pada posisi Rp19,7 triliun. Hal ini sejalan dengan fokus Bank dalam melakukan perbaikan kualitas pembiayaan, sehingga pertumbuhan pada beberapa sektor mengalami perlambatan. Bank distributes financing facilities to customers for productive and consumptive purposes, which are recorded based on the contract or scheme used, namely as credit accounts, loans and financing. 1. Murabahah Receivables Murabahah credit of Rp15.6 trillion has decreased as compared to that in 2017 amounting to Rp19.7 trillion. This is in line with the Bank focus in improving the quality of financing, so that growth in some sectors is slowing down. 2. Piutang Istishna Peningkatan terlihat pada piutang Istisna dimana Bank berhasil mencatatkan pertumbuhan pada pembiayaan ini sebesar 13% secara Year on Year menjadi Rp4,3 miliar pada akhir 2018 dari posisi 2017 yang berada pada Rp3,9 miliar. 2. Istishna Receivables An increase is evident in Istishna credit in which Bank has successfully achieved growth in financing of 13% Year on Year into Rp4.3 billion at the end of 2018 as compared to that in 2017 amounting to Rp3.9 billion. 3. Pinjaman Qardh Pada pinjaman Qardh yang disalurkan Bank mencatatkan peningkatan pada posisi 2018 yang ditutup pada posisi Rp755 miliar atau naik sebesar 1,6% dibandingkan realisasi tahun 2017 yang berada pada posisi Rp743 miliar. 3. Qardh Loan Qardh loan Bank has allocated indicates an increase in 2018 closed at Rp755 billion or 1.6% higher than that in 2017 amounting to Rp743 billion. 4. Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan Mudharabah pada tahun 2018 mengalami koreksi sebesar 40,64% menjadi Rp438 miliar dari sebelumnya Rp737 miliar pada periode yang sama tahun 2017. 4. Mudharabah Financing Mudharabah financing in 2018 has been corrected 40.64% into Rp438 billion as opposed to Rp737 billion of the same period in 2017. 5. Pembiayaan Musyarakah Penurunan juga terjadi pada pembiayaan Musyarakah, dimana pembiayaan berbasis bagi hasil ini menunjukan koreksi sebesar 16,69% menjadi Rp16,5 triliun dari posisi Rp19,9 triliun di tahun 2017. 5. Musyarakah Financing A decrease occurs in Musyarakah Financing in which this profit-sharing financing has been corrected 16.69% into Rp16.5 trillion from Rp19.9 trillion in 2017. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2016-2017 167
  168. 6 . Aset yang Diperoleh untuk Ijarah Sedangkan aset yang diperoleh untuk Ijarah yang ditutup pada posisi Rp186 miliar tercatat lebih kecil dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang berada pada posisi Rp199 miliar. 6. Acquired Assets for Ijarah As for asset acquired for Ijarah closed at Rp186 billion, it indicates smaller realization than that in the previous year of Rp199 billion. Aset Tetap Fixed Assets Aset tetap berada pada posisi Rp3,4 triliun mengalami peningkatan sebesar 26,53% dibandingkan penutupan tahun 2017 yang berada pada posisi Rp2,7 triliun. The fixed asset is Rp3.4 trillion indicating an increase of 26.53% as compared to that in 2017 amounting to Rp2.7 trillion. Liabilitas Liabilities Pada tahun 2018, 2017, dan 2016 rincian Liabilitas Bank adalah sebagai berikut: Details of Bank Liabilities in 2018, 2017, and 2016 are as follows: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Liabilitas Liabilities 2018 2017 2016 Perubahan (%) Changes (%) 2017-2018 Simpanan Savings Giro wadiah Wadiah Account Tabungan wadiah - pihak ketiga Wadiah Account – Third Party Pinjaman yang Diterima Loan Received Liabilitas Segera, Akseptasi, dan Lain-Lain Immidiate Liabilities, Acceptance, and Others Total Liabilitas Total Liabilities 2016-2017 6.030 6.349 5.513,5 -5,03% 15,2% 2.452 3.621 3.275 -32,29% 10,6% 3.578 2.728 2.239 31,16% 21,9% 1.150 2.431 2.669 -52,69% -8,9% 2.275 1.205 1.294 88,73% -6,9% 9.455 9.986 9.477 -5,31% 5,4% Pada sisi liabilitas Bank mencatatkan sedikit penurunan pada tahun 2018 yang ditutup pada posisi Rp9,5 triliun atau menurun sebesar 5,31% dibandingkan realisasi tahun 2017 yang berada pada posisi Rp9,9 triliun. Penurunan ini utamanya dipicu oleh menurunnya posisi Simpanan Giro wadiah sebanyak 32,29% ke posisi Rp2,5 triliun dibandingkan tahun 2017 yang ditutup pada posisi Rp3,6 triliun. Sebaliknya Tabungan wadiah mengalami tren pertumbuhan positif dimana posisi 2018 yang berada pada Rp3,6 triliun tercatat naik sebesar 31,16% dibanding tahun 2017 yang ditutup pada posisi Rp2,7 triliun. The Bank liability indicates a decrease in 2018 closed at Rp9.5 trillion or 5.31% lower than the realization in 2017 amounting to 9.9 trillion. The decrease is especially due to the decreased position of wadiah Deposit Giro at 32.29% to Rp2.5 trillion as compared to that in 2017 closed at Rp3.6 trillion. On the contrary, wadiah savings has maintained a positive growth trend in which the position in 2018 of Rp3.6 trillion increases 31.16% as opposed to that in 2017 closed at Rp2.7 trillion. Disamping itu penurunan Pinjaman yang diterima turut berkontribusi terhadap terkoreksinya total asset Bank, dimana pada akhir 2018 pinjaman yang diterima berada pada posisi Rp1,2 triliun terkoreksi sebesar 52,69% dari posisi 2017 yang berada pada posisi Rp2,4 triiun. Apart from that, the decrease in received loan has contributed to the correction of Bank total asset in which at the end of 2018 the received loan is Rp1.2 trillion corrected 52.69% from that in 2017 amounting to Rp2.4 trillion. Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds Dana Syirkah Temporer Bukan Bank Non Bank Temporary Syirkah Funds Giro Mudharabah Mudharabah Current Account 168 2018 2017 Perubahan (%) Changes (%) 2016 2017-2018 2016-2017 39.605 42.337 36.406 -6,45% 16,3% 1.149 1.951 625 -41,12% 212,3% PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  169. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds 2018 2017 Perubahan (%) Changes (%) 2016 2017-2018 Tabungan Mudharabah Mudharabah Saving Deposito Mudharabah Mudharabah Deposits Dana Syirkah Temporer Bank Bank Temporary Syirkah Funds Surat Berharga yang Diterbitkan Seccurities Issued Sukuk mudharabah subordinasi Seccurities Issued Medium Term Notes Medium Term Notes Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank Mudharabah Investment Ceritificate Between Banks Total Dana Syirkah Temporer Total Temporary Syirkah Funds 2016-2017 10.623 10.201 9.701 4,14% 5,2% 27.834 30.185 26.081 -7,79% 15,7% 1.296 1.918 4.409 -32,40% -56,5% 2.949 1.911 1.875 54,29% 1,9% 1.600 700 1.500 128,57% -53,3% 200 200 - - - 1.149 1.011 375 13,61% 169,7% 43.851 46.166 42.691 -5,02% 8,1% Total Dana Syirkah temporer pada tahun 2018 tercatat menurun sebesar 5,02% ke posisi Rp43,9 triliun dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang berada pada posisi Rp46,2 triliun. The total temporary Syirkah fund in 2018 indicates a decrease of 5.02% to Rp43.9 trillion as compared to the realization of that in the previous year amounting to Rp46.2 trillion. Hal ini utamanya dikontribusi oleh turunnya Deposito Mudharabah Non Bank menjadi Rp27,8 triliun atau sebesar 7,79% dari Rp30,2 triliun pada tahun 2017. Penurunan ini juga diikuti dengan menurunnya Giro Mudharabah Non Bank yang pada 2017 berada pada posisi Rp1,9 triliun terkoreksi sebesar 41,12% menjadi Rp1,1 triliun. This is primarily caused by the decreased Non-Bank Mudharabah Deposit into Rp27.8 trillion or 7.79% of Rp30.2 trillion in 2017. The decrease is also followed by the decreased Non-Bank Mudharabah Giro that was Rp1.9 in 2017 trillion, corrected 41.12% into Rp1.1 trillion. Sedangkan Tabungan Mudharabah Non Bank berhasil mencatatkan peningkatan sebesar 4,14% menjadi Rp10,6 triliun dari posisi tahun lalu pada posisi Rp10,2 triliun. As for Non-Bank Mudharabah Savings, it successfully increases 4.14% into Rp10.6 trillion from the position of that in the previous year at Rp10.2 trillion. Sukuk Subordinasi Mudharabah mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 yang berada pada posisi Rp700 miliar menjadi Rp1,6. The Subordinated Sukuk Mudharabah has increased as compared to that in 2017 amounting to Rp700 billion into Rp1.6 trillion. Hal ini disebabkan oleh Sukuk yang jatuh tempo pada kuartal pertama 2018 senilai Rp700 miliar dan penerbitan Sukuk Mudharabah sebesar Rp1,6 triliun pada semester kedua 2018. This is owing to the Sukuk maturity date in the first quarter of 2018 amounting to Rp700 billion and issuance of Sukuk Mudharabah as much as Rp1.6 trillion in the second semester of 2018. Dana Pihak Ketiga Third Party Funds Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Dana Pihak Ketiga Third Party Funds Giro Current Account Giro wadiah Wadiah Current Account Giro Mudharabah Mudharabah Current Account Tabungan Savings Tabungan wadiah - pihak ketiga Wadiah Savings – Third Party Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2018 2017 Perubahan (%) Changes (%) 2016 2017-2018 2016-2017 3.601 5.573 3.900 -35,38% 42,9% 2.452 3.621 3.275 -32,29% 10,6% 1.149 1.952 625 -41,12% 212,3% 14.201 12.929 11.939 9,84% 8,3% 3.578 2.728 2.239 31,16% 21,9% 169
  170. Dana Pihak Ketiga Third Party Funds 2018 2017 2016 Perubahan (%) Changes (%) 2017-2018 Tabungan Mudharabah Mudharabah Savings Total Tabungan dan Giro Total Savings and Current Accounts Deposito Deposits Total Dana Pihak Ketiga Total Third Party Funds 10.623 10.201 9.701 4,14% 5,2% 17.802 18.501 15.839 -3,78% 16,8% 27.834 30.185 26.081 -7,79% 15,7% 45.636 48.686 41.920 -6,27% 16,1% Guna menjaga tingkat penyaluran Dana pihak ketiga yang optimal, Bank senantiasa memperhatikan keselarasan dengan pergerakan pembiayaan. Di tahun 2018 Bank lebih memfokuskan kegiatan bisnisnya untuk memperbaiki kualitas aset produktifnya. Penurunan Dana Pihak ketiga merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Bank seiring dengan adanya penurunan pada sisi pembiayaan. Disamping merupakan momentum yang tepat dalam melakukan reprofiling struktur Dana Pihak Ketiga baik dari sisi produk, maupun pada konsentrasi nasabah. To keep the allocation of Third Party Fund optimal, Bank consistently observes harmony with the financing movement. In 2018 Bank focused on business activities to improve the quality of productive asset. The decrease of Third Party Fund is one of the measures Bank has taken as the decrease in financing occurred. This is the right momentum in reprofiling the structure of Third Party Fund both in products and customer concentration. Total Dana Pihak ketiga terkoreksi sebesar 6,27% menjadi Rp45,6 triliun di tahun 2018 dari Rp48,7 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Pergerakan terbesar berasal dari turunnya Deposito sebesar 7,79% ke posisi Rp27,8 triliun dari Rp30,2 triliun di tahun 2017, yang merupakan langkah yang diambil oleh Bank dalam rangka memperbaiki struktur produk Dana Pihak Ketiga. Dengan demikian komposisi rasio CASA berhasil ditingkatkan menjadi 39% dari capaian 2017 yang tercatat sebesar 38%. The total Third Party Fund was corrected 6.27% into Rp45.6 trillion in 2018 from Rp48.7 trillion in the same period of the previous year. The biggest movement results from the decreased Time Deposit of 7.79% to Rp27.8 trillion from Rp30.2 trillion in 2017, which is a measure taken by Bank in improving the structure of Third Party Fund. In this way, the composition of CASA ratio is increased to 39% from that in 2017 of 38%. Disamping itu pada produk Giro baik Wadiah maupun Mudharabah mengalami koreksi sebesar 35,38% secara total ke posisi Rp3,6 triliun dari tahun lalu yang berada di posisi Rp5,6 triliun. Penurunan ini didominasi oleh berkurangnya penempatan Giro yang berasal dari nasabah korporasi, sehingga memberi dampak perbaikan pada sisi konsentrasi nasabah. On the other hand, Giro of Wadiah and of Mudharabah was totally corrected 35.38% to Rp3.6 trillion as opposed to that in the previous year at Rp5.6 trillion. The decline is dominated by the decrease of Giro placement from corporate customers, so that it generates improvement on customer concentration. Seiring dengan gencarnya campaing #AyoHijrah di sepanjang tahun 2018, Bank berhasil mencatatkan peningkatan signifikan pada produk tabungan yang berhasil ditutup pada posisi Rp14,2 triliun pada tahun 2018 dibandingkan tahun 2017 yang berada pada posisi Rp12,9 triliun. As the #AyoHijrah campaign intensifies, during 2018 Bank successfully indicates a significant increase in saving product closed at Rp14.2 trillion in 2018 as compared to that in 2017 amounting to Rp12.9 trillion. Program #AyoHijrah akan terus dilakukan di tahun yang akan datang, dan diupayakan akan memberi kontribusi pertumbuhan CASA yang lebih signifikan guna mencapai penghimpunan dana yang lebih optimal. Disamping program program lainnya yang dapat mendukung meningkatnya perekonomian umat secara lebih luas. The #AyoHijrah program will continue to be carried out in the coming years and anticipated to contribute to the CASA growth which is more significant in order to collect more optimum fund. There are other programs aimed at increasing people’s economy in a wider context. Ekuitas Equity Total Ekuitas yang berada pada posisi Rp3,9 triliun mengalami penurunan sebesar 29,28% dari posisi Rp5,5 triliun pada posisi 2017. Hal ini utamanya dipicu oleh adanya pencatatan penyertaan modal sebesar Rp1,6 pada tahun 2017. The total equity of Rp3.9 trillion has decreased 29.28% from Rp5.5 trillion in 2017. This is primarily caused by capital participation of Rp1.6 in 2017. 170 2016-2017 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  171. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Statement of Income and Earnings Other Comprehensive Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Laba/Rugi Profit/Loss 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 Pendapatan Pengelolaan Dana Oleh Bank Sebagai Mudharib Fund Management Income by Bank as Mudharib Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Third Parties to Share Proceeds of Temporary Syirkah Funds Hak Bagi Hasil Milik Bank Bank-Owned Revenue Sharing Rights Pendapatan Operasional Lainnya Other operational income Beban Operasional Lainnya Other Operational Expenses Beban Cadangan Kerugian Reserve Loss Cost (Kerugian) Keuntungan Selisih Kurs (Lost) Benefit Exchange Rate Gap Laba Operasional Operational Profit Pendapatan (Beban) Non Operasional- Neto Non – Operational Income – Net Laba Sebelum Beban Pajak Profits Before Tax Expenses Manfaat Beban Pajak Benefit of Tax Expenses Laba Neto Net Profit 3.220 3.710 -13,20% -2.163 -2.541 -14,89% 1.057 1.169 -9,52% 349 476 -26,67% -1.722 -1.614 6,65% 352 -8 -4785,85% 32 21 53,93% 69 43 58,35% -23 17 -237,48% 46 60 -24,00% 0,2 -34 -100,57% 46 26 76,15% Bank berhasil mencatatkan pertumbuhan Laba setelah pajak sebesear 76,15% secara year on year. Laba Neto tahun 2018 tercatat sebesar Rp46 miilar naik dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada pada Rp26 miliar. Bank successfully gains the after-tax profit growth of 76.15% year on year. The net profit in 2018 is Rp46 billion or higher than the previous year of Rp26 billion. Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank Sebagai Mudhar ib Revenue from Fund Management as Mudhar ib Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Pendapatan Pengelolaan Dana Oleh Bank Sebagai Mudharib Fund Management Revenues by Banks as Mudharib Pendapatan dari penjualan Sales Revenue Pendapatan dari bagi hasil Revenue from Profit Sharing Pendapatan dari ijarah - bersih Income form Ijarah – Net Pendapatan usaha utama lainnya Other Main Business Income Total Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank Sebagai Mudharib Total Fund Management Revenues by Banks as Mudharib Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 1.471 1.501 -2,01% 1.450 1.784 -18,71% 31 41 -25,86% 268 383 -29,98% 3.220 3.710 -13,20% 171
  172. Struktur pendapatan pengelolaan dana oleh Bank didominasi oleh pendapatan dari Penjualan dan Pendapatan bagi hasil dengan komposisi masing masing sebesar 45 ,68% dan 45,03%. The structure of fund management income by Bank is dominated by income made from sale and profit sharing with composition of 45.68% and 45.03% respectively. Seiring terjadinya penurunan pada pembiayaan di tahun 2018, hal tersebut telah memberikan implikasi penurunan pendapatan pengelolaan Dana oleh Bank sebagai Mudharib, dimana realisasi 2018 yang tercatat sebesar Rp3,2 triliun atau 13,20% lebih rendah dari capaian 2017 yang tercatat sebesar Rp3,7 triliun. As the financing decreased in 2018, it impacted on the decreased income of fund management by Bank as the Mudharib, in which the realization in 2018 was Rp3.2 trillion or 13.20% lower than that in 2017 amounting to Rp3.7 trillion. Hal ini banyak dipengaruhi oleh menurunnya Pendapatan dari Bagi Hasil, dimana realisasi 2018 yang tercatat sebesar Rp1,5 triliun turun sebesar 18,71% dibandingkan realisasi tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1,8 triliun. This is primarily due to the decreased income of Profit Sharing, in which the realization in 2018 was Rp1.5 trillion or 18.71% lower than in 2017 amounting to Rp1.8 trillion. Kendati demikian Pendapatan dari Penjualan yang merupakan salah satu sumber utama pendapatan Bank masih relatif stabil pada dengan capaian Rp1,5 triliun pada 2018. However, income made from sale that serves as the main source of Bank income was relatively steady at Rp1.5 trillion in 2018. Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Third Parties’ Share on Returns of Temporary Syirkah Funds Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Hak Pihak Ketiga atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer Third Party Rights to Profit of Temporary Syirkah Funds Deposito berjangka Mudharabah Mudharabah Time Deposits Tabungan Mudharabah Mudharabah Savings Beban bagi hasil pinjaman yang diterima Expenses for Profit Sharing of Loans Received Sukuk Mudharabah Subordinasi Subordinated Mudharabah Sukuk Giro Mudharabah Mudharabah Current Account Total Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank Sebagai Mudharib Total Third Party Rights to Profot of Temporary Syirkah Funds 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 1.781 2.031 -12,32% 107 159 -33,08% 147 202 -27,30% 84 111 -24,46% 44 37 18,74% 2.163 2.541 -14,89% Pada sisi Hak Pihak Ketiga atas Bagi Hasil Dana Syirkah Temporer, di tahun 2018 Bank mecatat adanya penurunan sebesar 14,89% menjadi Rp2,1 triliun dibandingkan tahun 2017 yang berjumlah Rp2,5 triliun. Hal ini merupakan hasil positif dari upaya Bank memperbaiki struktur pendanaan yang dihimpun untuk sentiasa lebih optimal. In terms of Third Party Rights over Temporary Syirkah Fund, in 2018 Bank indicated a decrease of 14.89% into Rp2.1 trillion as opposed to that in 2017 amounting Rp2.5 trillion. This is a positive result of what Bank has done to improve the structure of funding collected to be consistently optimal. Campaign #AyoHijrah yang menjadi program andalan Bank saat ini, telah berhasil meningkatkan dana masyarakat melalui produk berbasis CASA, dan secara berkala telah menekan Produk Deposito Mudharabah yang memiliki karakteristik tingkat bagi hasil yang cinderung lebih tinggi. The #AyoHijrah campaign is currently a prominent program of Bank Muamalat Indonesia and has helped with the increase of public funds through CASA-based products, and periodically depresses the Mudharabah Time Deposit characterized by relatively higher profit sharing. Hal ini terbukti berdampak positif bagi kinerja Bank secara keseluruhan, yang tercermin dengan menurunnya Bagi Hasil Deposito Berjangka Mudharabah sebanyak 12,32% menjadi Rp1,7 triliun dari realisasi tahun lalu yang ditutup sebesar Rp2,0 triliun. This is proven to have impacted positively for Bank’s overall performance, as reflected by the decreased Profit Sharing of Mudharabah Time Deposit 12.32% into Rp1.7 trillion as opposed to the realization in the previous year amounting to Rp2.0 trillion. 172 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  173. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income Selain pendapatan dari bagi Hasil , Bank juga memiliki sumber pendapatan dari layanan berbasis jasa. Pendapatan operasional lainnya mengalami penurunan sebanyak 26,67% menjadi Rp349 miliar dari tahun sebelumnya yang secara kumulatif berjumlah Rp476 miliar. Hal ini salah satunya merupakan dampak dari berkurangnya tingkat penyaluran pembiayaan di tahun 2018 dimana pendapatan administrasi pembiayaan merupakan salah satu komponen yang dominan. Kendati demikian Bank masih mencatat tren positif dari pendapatan Trade Finance, yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017. In addition to income from profit sharing, Bank also relies on source of income on the basis of service. Other operating income decreases 26.67% into Rp349 billion as opposed to the previous year that cumulatively amounts to Rp476 billion. This is one of the impacts of the decreased level of financing allocation in 2018 in which financing administration income has been one of dominant components. However, Bank indicates a positive trend from the Trade Finance income that increases as compared to that in 2017. Beban Operasional Operational Expenses Bank senantiasa menjaga tingkat beban operasional pada level yang optimal, upaya perbaikan operasional bisnis telah dilakukan secara maksimal pada 2016 dan 2017, dengan hasil yang signifikan terhadap kinerja Bank. Pada tahun 2018 Bank telah berhasil menjaga beban operasional secara keseluruhan dengan hanya mengalami peningkatan sebesar 6.69%. Bank always maintains that the operational expenses are in optimal level, so improvement of business operations has been carried out to the maximum in 2016 and 2017, resulting significantly in Bank performance. In 2018 Bank has kept the overall operational expenses so well that it only increased 6.69%. Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Produktif dan Aset Non Produktif Reserves Expenses for Loss on Impairment of Earning Assets and Non-Earning Assets Dengan adanya penurunan yang signifikan pada aset berkualitas rendah, Bank memiliki ruang untuk melakukan pemulihan cadangan kerugian yang sebelumnya telah dibentuk. Selama 2018 Bank melakukan pemulihan cadangan sebesar Rp352 miliar. Hal ini tentunya dengan tatap memperhatikan kecukupan pembentukan cadangan untuk selalu diatas ketentuan yang ditetapkan. While significant decline in low-quality assets occurs, Bank has a room for loss reserve recovery previously established. During 2018 Bank has done a loss reserve recovery as much as Rp352 billion. It is certainly imperative that the adequacy reserve establishment be kept above the stipulated condition. Laba Bersih Net Profit Atas segala upaya dengan seluruh tantangan bisnis yang dihadapai di tahun 2018, Bank berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang cukup signifikan. Total laba bersih naik menjadi Rp46 miliar atau sebesar 76,25% dibandingkan tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp26 miliar. Referring to all efforts Bank has made to deal with business challenges in 2018, Bank has successfully gained a relatively high growth in net profit. The total net profit increases to Rp46 billion or 76.25% as compared to that in 2017 amounting to Rp26 billion. Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income Penghasilan Komprehesif lainnya mencatatkan kerugian sebesar Rp41,3 miliar. Hal ini disebabkan oleh adanya pengukuran kembali atas program imbal hasil yang berdampak pada adanya kerugian aktuaria sebesar Rp39,3 miliar, penurunan nilai aset keuangan atas efek efek yang tersedia dijual yang belum terealisasi sebesar Rp28,4 miliar. Adapun di tahun 2018 Bank melalukan penilaian kembali atas aset tetap berupa tanah dan bangunan yang secara total memberi dampak kenaikan sebesar Rp46,1 miliar. Other comprehensive income indicates loss of Rp41.3 billion. This is due to the remeasurement of yield that impacts on actuarial loss of Rp39.3 billion; the impairment of financial asset over the available securities sold but unrealized is Rp28.4 billion. In 2018 Bank revaluated fixed asset in the form of land and building that contributes to the total increase of Rp46.1 billion. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 173
  174. Laporan Arus Kas Cash Flow Statement Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Arus Kas Cash Flow 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 Arus Kas Bersih (untuk)/dari Kegiatan Operasi Net Cash Flow (for)/from Operational Activity Arus Kas Bersih (untuk)/dari Kegiatan Investasi Net Cash Flow (for)/from Investation Activity Arus Kas Bersih (untuk)/dari Kegiatan Pendanaan Net Cash Flow (for)/from Funding Activity (Penurunan)/Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas (Decrease)/Increase Net Cash and Cash Equivalent Posisi Kas dan Setara Kas di Awal Tahun Cash Position and Cash Equivalent at the Beginning of the Year Posisi Kas dan Setara Kas di Akhir Tahun Cash Position and Cash Equivalent at the End of the Year 797 372 114,13% -773 -113 584,51% -1.601 578 -376,69% -1.576 838 -288,13% 8.351 7.513 11,15% 6.774 8.351 -18,88% Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flow from Operating Activities Bank membukukan surplus arus kas dari aktivitas operasional untuk tahun 2018 sebesar Rp797 miliar atau naik sebesar 114,13% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp372 miliar. Arus kas masuk dari kegiatan operasi 2018 sebagian besar dari pendapatan Bank sebagai Mudharib serta pendapatan operasional lainnya Rp3,3 triliun dan Rp349,2 miliar secara berurutan. Bank gains a surplus of cash flow from operational activities in 2018 as much as Rp797 billion or 114.13% higher than that in the previous year amounting to Rp372 billion. Cash inflow from operational activities in 2018 is mostly made from Bank income as Mudharib as well as from other operating income amounting to Rp3.3 trillion and Rp349.2 billion respectively. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash flow from Investing Activities Dari akitivitas Investasi, arus kas bank tercatat mengalami defisit sebesar Rp773 miliar menurun jika dibandingkan pencapaian tahun lalu yang tercatat sebesar Rp113 miliar. Hal ini utamanya disebabkan oleh perolehan investasi pada surat berharga yang tercatat negatif Rp2,3 triliun. As for investing activities, Bank’s cash flow indicates a deficit of Rp773 billion or lower than that in previous year amounting to Rp113 billion. This is primarily caused by investment gain in securities that is negatively recorded at Rp2.3 trillion. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Activities from Funding Activities Bank mencatatkan defisit sebesar Rp1,6 triliun pada aktivitas pendanaan, yang utamanya sebabkan oleh adanya pembayaran pinjaman yang diterima sebesar Rp1,0 triliun serta pencairan Sukuk subordinasi yang jatuh tempo pada kuartal pertama sebesar Rp700 miliar. Bank indicates a deficit of Rp1.6 trillion in the funding activities, primarily caused by loan payment received as much as Rp1.0 trillion as well as disbursement of Subordinated Sukuk which the maturity date is in the first quarter amounting to Rp700 billion. Rasio Keuangan Financial Ratio Dalam menjalankan aktivitas usaha, Bank Muamalat Indonesia selalu berkomitmen untuk mengedepankan prinsip kehatihatian dan patuh terhadap semua peraturan Bank Indonesia, OJK, serta perundang-undangan yang berlaku. Secara umum hingga saat ini tidak ada rasio-rasio keuangan yang telah diatur oleh perundang-undangan, yang dilanggar oleh Bank. In carrying out business activities, Bank Muamalat Indonesia is always committed to promote the principle of prudence and adhering to all regulations of Bank Indonesia, OJK, and all applicable laws. Up to this very moment, In general, there are no financial ratios that have been regulated by law, which are violated by the Bank. 174 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  175. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Berikut Rasio Keuangan dalam tiga tahun terakhir , atau periode (2016-2018): Following is the Financial Ratio in the last three years, or the period (2016-2018): Keterangan Information 2018 2017 2016 Rasio Kinerja | Performance Ratio Kewajiban Penyediaan Modal Minimun (KPMM) Minimum Capital Provision Obligation (KPMM) Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif Bermasalah Terhadap Total Aset Produktif dan Aset Non Produktif Problematic Productive Assets and Problematic Non-Productive Assets Against Total Productive Assets and Non-Productive Assets Aset Produktif Bermasalah Terhadap Total Aset Produktif Problematic Productive Assets Against Total Productive Assets Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset Keuangan Terhadap Aset Produktif Allowance for Impairment Losses (CKPN) of Financial Assets Against Earning Assets NPF Gross NPF Gross NPF Net NPF Net Return On Assets (ROA) Return On Assets (ROA) Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) Net Imbalan (NI) Net Imbalan (NI) Net Operating Margin (NOM) Net Operating Margin (NOM) Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Operational Costs to Operating Income (BOPO) Pembiayaan Bagi Hasil terhadap Total Pembiayaan Financing Profit Sharing Against Total Financing Financing to Deposit Ratio (FDR) Financing to Deposit Ratio (FDR) 12,34% 13,62% 12,74% 2,60% 4,36% 3,65% 2,74% 3,79% 3,34% 2,22% 2,65% 3,31% 3,87% 4,43% 3,83% 2,58% 2,75% 1,40% 0,08% 0,11% 0,22% 1,16% 0,87% 3,00% 2,22% 2,48% 3,21% 0,15% 0,21% 0,20% 98,24% 97,68% 97,76% 50,59% 49,87% 54,31% 73,18% 84,41% 95,13%       0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%     0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%       5,41% 5,10% 5,58% 1,10% 1,10% 1,11% 0,40% 0,21% 0,18% Kepatuhan | Compliance a. Persentase Pelanggaran BMPD a. Persentage of BMPD Violations a.1. Pihak Terkait a.1. Related Parties a.2. Pihak Tidak Terkait a.2. Non Related Parties b. Persentase Pelampauan BMPD b. Persentage of Excess BMPD b.1. Pihak Terkait b.1. Related Parties b.2. Pihak Tidak Terkait b.2. No Related Parties GWM: GWM: a. GWM Rupiah a. GWM Rupiah b. GWM Valuta Asing b. GWM Foreign Exchange Posisi Devisa Neto (PDN) Secara Keseluruhan Overall Net Open Position (NOP) Laporan Tahunan 2018 Annual Report 175
  176. Dari rasio-rasio tersebut , terlihat bahwa dari seluruh rasio baik rasio kinerja maupun rasio kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. From these ratios, it can be seen that from all ratios both performance ratios and compliance ratios are in accordance with applicable regulations. Rasio Kinerja Performance Ratio Sepanjang 2018 Bank berhasil menjaga rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum diatas ketentuan yang berlaku. Bank menutup tahun 2018 dengan posisi KPMM pada 12,34% sedikit menurun dibandingkan tahun 2017 yang berada pada posisi 13,62%. Throughout 2018 Bank has successfully kept the ratio of Minimum Capital Requirement above the stipulated condition. Bank closed 2018 with KPMM position at 12.34% slightly decreasing as opposed to that in 2017 which indicates 13.62%. Sebagai salah satu fokus strategis Bank di tahun 2018, hasil positif juga tercermin dalam hal pengelolaan aset berkualitas rendah. Bank berhasil menurunkan tingkat NPF gross dari 4,43% di tahun 2017 menjadi 3,87% di tahun 2018 dengan capaian NPF net yang juga membaik ke 2,58% di tahun 2018 dari sebelumnya pada posisi 2,75% di 2017. Upaya upaya perbaikan yang selama ini telah dilakukan akan terus ditingkatkan dengan berbagai inisiatif dan sinergi guna mencapai hasil yang optimal. Serving as one of the Bank’s strategic focuses in 2018, positive result is also reflected in low-quality asset management. Bank successfully decreased the gross NPF level from 4.43% in 2017 to 3.87% in 2018 with net NPF improving to 2.58% in 2018 from 2.75% in 2017. The improvement efforts Bank has so far undertaken will continue to be developed using various initiatives and synergy to achieve the best possible result. Disamping itu kendati terjadi penurunan pada rasio ROA yang menjadi 0,08% dari sebelumnya 0,11% namun ROE tetap terjaga pada posisi yang ditutup meningkat menjadi 1,16% dari sebelumnya 0,87%. While there is a decline in the ROA ratio of 0.08% from previously 0.11%, the ROE is maintained in the position that increases to 1.16% from 0.87%. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) pada akhir 2018 masih berada pada posisi 98,24% sedikit mengalami peningkatan dibandingkan 2017 yang masih berada pada posisi 97,68%. Bank senantiasa melakukan perbaikan pada kedua aspek ini. Peningkatan pendapatan akan banyak dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan berbasis jasa, disamping pembiayaan yang difokuskan pada sektor sektor yang memiliki tingkat prudensial yang lebih terjaga. The operational expenses ratio to Operational Income (BOPO) at the end of 2018 is 98.24%, slightly increasing as compared to that in 2017 which is still 97.68%. Bank consistently improves the two aspects. The increase of income will be mostly determined by the increase of service-based income, coupled with financing focused on sectors with a more prudently maintained level. Rasio Kepatuhan Compliance Ratio Dari sisi rasio kepatuhan, Bank senantiasa menjaga rasio rasio yang ditetapkan untuk berada diatas ketentuan. Di tahun 2018 GWM Rupiah mengalami peningkatan menjadi 5,41% dari sebelumnya 5,10% di tahun 2017. Sedangkan GWM Valuta Asing berhasil dijaga pada posisi 1,10%. In terms of compliance ratio, Bank consistently maintains ratios set above the stipulated condition. In 2018 the Rupiah GWM increased 5.41% from 5.10% in 2017. As for the Foreign Exchange GWM, it is kept at 1.10%. Komitmen dan Kontinjensi Commitment and Contigency Per tanggal 31 Desember 2018 dan 2017, Bank memiliki kewajiban komitmen dan kontijensi dengan ikhtisar sebagai berikut: In December 31, 2018 and 2017, the Bank has a commitment and contingency obligation with the following summaries: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Tagihan Komitemen dan Kontinjensi Commitment and Contingencies Bill KEWAJIBAN KOMITMEN COMMITMENT OBLIGATIONS 1. Fasilitas Pembiayaan Kepada Nasabah yang Belum Ditarik 1. Undisbursed Financing Facilities for Customers 2. Fasilitas Pembiayaan Kepada Bank Lain yang Belum Ditarik 2. Financing Facilities for Other Banks That Have Not Been Withdrawned 3. Irrevocable L/C yang Masih Berjalan 3. Irrevocable L/C That is Still Running 4. Posisi Penjualan Spot dan Forward yang Masih Berjalan 4. Outstanding Spot and Forward Sales Position 176 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 494 594 -16,85% 194 404 -51,82% - - - 299 191 57,14% - - - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  177. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tagihan Komitemen dan Kontinjensi Commitment and Contingencies Bill 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 TAGIHAN KONTINJENSI CONTINGENCY BILLS       - - - 74 108 -31,33%           285 413 -30,94% 1. Garansi yang diterima 1. Warranty Received 2. Pendapatan dalam Penyelesaian 2. Revenue in Progress     KEWAJIBAN KONTINJENSI CONTINGENCY OBLIGATIONS 1. Garansi yang Diberikan 1. Warranty Given Pada tahun 2018 Kewajiban komitmen mengalami penurunan sebesar 16,85% menjadi Rp494 miiar dari posisi Rp594 miliar di tahun 2017. Hal ini banyak dipicu oleh menurunnya fasilitas pembiayaan kepada nasabah yang belum ditarik, dimana pada tahun 2017 masih berjumlah Rp404 miliar menjadi Rp194 miliar di tahun 2018. In 2018 the commitment obligation decreased 16.85% into Rp494 billion from Rp594 billion in 2017. This is mostly due to the decreased facility of financing to customers that have not been withdrawn, in which it was Rp404 billion in 2017 and turned to Rp194 billion in 2018. Disamping itu Kewajiban Kontigensi mengalami penurunan yang disebabkan oleh menurunnya garansi yang diberikan, dimana pada tahun 2018 ditutup pada posisi Rp285 miliar atau menurun sebesar 30,94% dari posisi Rp413 miliar di tahun 2017. In addition, Contingent Liability has decreased owing to the decline of warranty provided, in which it was Rp285 billion in 2018 or 30.94%, lower than Rp413 billion in 2017. Pencapaian Target 2018 2018 Target Achievement Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Indikator Indicator Aset Asset DPK DPK Pembiayaan Funding Laba Sebelum Pajak Profit Before Tax Dalam hal pencapaian target, Bank telah memberikan upaya terbaik untuk mencapai target bisnis yang telah ditetapkan. Dari sisi total asset pencapaian di tahun 2018 melampaui dari yang ditargetkan. Dimana total aset berhasil ditutup pada posisi Rp57,3 triliun lebih besar dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp55,0 triliun. Hal ini banyak dikontribusi oleh capaian Dana Pihak Ketiga yang juga melampaui target, dimana pada tahun 2018 Bank berhasil mencatatkan Dana Pihak Ketiga pada posisi Rp45,6 triliun lebih baik dibandingkan target yang ditetapkan yaitu pada posisi Rp43,0 triliun. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Realisasi Realization Pencapaian Achievement (%) Target Target 57.227 55.000 104,0% 45.636 43.036 106,0% 33.559 33.568 100,0% 46 150 30,5% In terms of target achievement, Bank has used the best endeavors to obtain the business target defined. The total asset in 2018 has exceeded the target. In this case, the total asset is Rp57.3 trillion, obviously higher than the planned target of Rp55.0 trillion. This is primarily due to the fulfillment of Third Party Fund that has also exceeded the target. In 2018 Bank successfully collected Third Party Fund as much as Rp45.6 trillion, clearly higher than the set target of Rp43.0 trillion. 177
  178. Dari sisi pembiayaan yang disalurkan , Bank membukukan pencapaian yang sesuai dengan target yang ditetapkan, dimana posisi pembiayaan ditutup pada Rp33,6 triliun. Pada Laba Sebelum Pajak, Bank membukukan pencapaian 30,5% dari target yang ditetapkan sebesar Rp150 miliar. Hal ini utamanya disebabkan oleh adanya pembentukan cadangan kerugian untuk pembiayaan di akhir tahun 2018. As for the financing allocation, Bank has achieved the target in which the position of financing is Rp33.6 trillion. As for Profit Before Tax, on the other hand, Bank successfully gained 30.5% of the planned target that is Rp150 billion. This is mostly credited to the establishment of loss reserve for financing at the end of 2018. Target Kinerja Keuangan di 2019 Financial Performance Target 2019 Total aktiva diproyeksikan menjadi Rp64,00 triliun atau tumbuh 11,84 persen dari aktual Desember 2018 yaitu sebesar Rp57,23 triliun. Proyeksi pertumbuhan tersebut sejalan dengan rencana bisnis yang lebih prudent dan fokus pada peningkatan kualitas pembiayaan. The total asset is projected to become Rp64.00 trillion or growing 11.84% from actual December 2018 of Rp57.23 trillion. The projection of growth is in line with the more prudent business plan and focused on improving the financing quality. Pembiayaan diproyeksikan akan mencapai Rp37,56 triliun atau naik 11,92 persen dari aktual Desember 2018 yaitu sebesar Rp33,56 triliun. Pertumbuhan pembiayaan juga akan lebih difokuskan pada pembiayaan ritel khususnya pembiayaan perumahan. Financing is projected to reach Rp37.56 trillion or 11.92% higher from actual December 2018 of Rp33.56 trillion. The growth of financing will also be more focused on retail financing particularly for house financing. Dana Pihak Ketiga (DPK) ditargetkan sebesar Rp49,14 triliun atau naik sebesar 7,68 persen dari actual Desember 2018 yaitu sebesar Rp45,64 triliun. Penghimpunan dana murah dari CASA kontribusinya diharapkan dapat meningkat secara bertahap dari 41,68 persen pada Desember 2018 menjadi sekitar 43,35 % di 2019. Third Party Fund (DPK) is targeted to reach Rp49.14 trillion or 7.68 % higher than the actual December 2018 of Rp45.64 trillion. The contribution of low fund collection from CASA is expected to increase gradually from 41.68 % in December 2018 to 43.35 % in 2019. Laba Sebelum Pajak (PBT) ditargetkan mencapai Rp50 miliar. Target tersebut telah memperhitungkan perkembangan terkini dari proses audit laporan keuangan, proses penambahan modal, Net Income Margin dan rencana memperkuat pembentukan cadangan pembiayaan. Di sisi lain, upaya peningkatan pendapatan diharapkan diperoleh dari fee based income terutama melalui inisiatif pengembangan dan penguatan Muamalat Electronic Channel (e-Muamalat) dan pertumbuhan bisnis internasional melalui trade finance. Profit Before Tax (PBT) is targeted to reach Rp50 billion. The target has considered the current development of the audit process of financial report, the process of capital increase, Net Income Margin and plans to reinforce the establishment of financing reserve. On the other side, every effort to increase income is expected to gain from fee based income especially through development initiatives and enhancement of Muamalat Electronic Channel (e-Muamalat) and international business growth through trade finance. Dampak Perubahan Tingkat Suku Bunga Terhadap Kinerja Bank Impact of Changes in Interest Rates on Bank Performance Di tahun 2018 tingkat suku bunga cenderung mengalami kenaikan, hal ini salah satunya ditandai dengan perubahan BI 7 days repo rate sebanyak 6 kali sepanjang tahun, dari posisi 4,25% hingga ditutup pada level 6,00% di akhr tahun. Kebijakan yang diambil oleh Bank Indonesia selaku Bank Sentral ini merupaka sebuah upaya meredam gejolak perekonomian global yang terjadi pada tahun 2018. In 2018 the interest rate tended to increase, one of which is indicated by the change of BI 7 days repo rate 6 times in a year, from 4.25% to 6.00% by the end of the year. The policy taken by Bank Indonesia as the central bank is a measure to lessen the global economic turmoil occurring in 2018. Kondisi tersebut telah memberikan adanya dampak yang substansial pada kompetisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga oleh berbagai Bank di seluruh Indonesia. Bank dalam hal ini telah melakukan upaya upaya strategis yang dapat memberikan hasil optimal dalam penghimpunan Dana Pihak Ketiga tanpa terlalu jauh masuk kedalam kompetisi yang cinderung meningkatkan bagi hasil. Salah satunya adalah dengan adanya penguatan pada produk produk berbasis Tabungan dan Giro, melalui program Tabungan Haji dan Umrah, serta kampanye #AyoHijrah yang secara berkesinambungan digaungkan. The condition has impacted substantially on the competition of Third Party Fund collection by various banks all over Indonesia. Bank Muamalat Indonesia, in this case, has done every strategic effort that contributed to the optimum result in terms of collecting Third Party Fund without getting too far into the competition that tends to increase profit sharing. One of the ways is the enhancement of products based in Saving and Giro, through Hajj and Umrah Saving, and on top of that, the #AyoHijrah campaign that continues to be promoted. 178 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  179. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Informasi Keuangan Material Lainnya Other Material Financial Information Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Calculation of Minimum Capital Requirement Aspek permodalan merupakan hal yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan menopang keberhasilan bisnis di industri perbankan . Bank juga diwajibkan untuk patuh pada persyaratan kecukupan modal yang ditetapkan oleh regulator. Berikut rincian perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum: Capital aspect is very important to encourage business growth and sustain business success in the banking industry. Banks are also required to comply with the capital adequacy requirements set by the regulator. The following are the details of the calculation of the Minimum Capital Requirement: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Kewajiban Penyediaan Modal Minimun (KPMM) Minimum Capital Requirement (KPMM) 2018 Perubahan (%) Changes (%) 2017 2017-2018 Modal Inti Core Capital Modal Pelengkap Complimentary Capital Jumlah Modal Amount of Capital Total ATMR Total ATMR Rasio Kecukupan Modal Capital Adequacy Ratio Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Tier-1 Tier-1 Capital Provison Ratio Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Tier-2 Tier-2 Capital Provision Ratio 3.769 4.987 -24,42% 486 1.140 -57,41% 4.255 6.127 -30,56% 34.473 44.985 -23,37% 12,34% 13,62% -1,28% 10,93% 11,09% -0,15% 1,41% 2,5% -1,13% Bank senatiasa menjaga rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) diatas ketentuan yang berlaku. Pada 2018 rasio KPMM berada pada posisi 12,34% sedikit terkoreksi dibandingkan posisi 2017 yang masih berada pada 13,62%. Dengan rincian KPM Tier 1 pada 10,93% dan KPM Tier 2 pada 1,41%. Bank keeping the ratio of Capital Adequacy Minimum Requirement (CAR) above regulatory requirements. In 2018 Capital Adequacy Ratio 12.34% are in a position slightly corrected compared to the position in 2017 which is still at 13.62%. With details KPM 10.93% Tier 1 and Tier 2 at KPM 1.41%. Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal Material Bonds for Investment in Capital Goods Penggunaan Investasi Barang Modal terutama untuk mendanai upaya peningkatan dan penyempurnaan sarana dan prasarana pendukung operasional, peningkatan teknologi informasi dan perluasan ataupun perbaikan jaringan kantor dan saluran distribusi lainnya. Penggunaan Investasi Barang Modal tahun 2018 dan 2017 adalah sebagai berikut: The use of capital goods investment is mainly to fund efforts to improve operational supporting facilities and infrastructure, improve information technology and expand or repair office networks and other distribution channels. The use of Capital Goods Investment in 2018 and 2017 is as follows: Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah Keterangan Information Tanah Land Bangunan Buildings Kendaraan Bermotor Vehicles Inventaris Kantor Office Inventory Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2018 2017 38,15 - 13,06 - 30,10 5.87 87,19 9.83 179
  180. Keterangan Information 2018 Komputer Computer Perbaikan Sarana dan Prasarana Facilities and Infrastructure Repair 2017 40 ,56 104.37 0,19 25.22 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Realization of Use of Funds from Public Offering Bank tidak melakukan penawaran umum pada tahun 2018. Bank did not make a public offering in 2018. Informasi dan Fakta Material yang Terjadi setelah Tanggal Laporan Akuntan Material Information and Facts that Occur After the Date of the Accountant Report Tidak terdapat fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan Akuntan. No material facts ocurred after accounting report was made. Kebijakan Dividen Dividend Policies Kebijakan dividen merupakan persentase yang diambil dari laba bersih per tahun, yang jumlahnya akan ditentukan pada saat RUPST. Bank merencanakan untuk melaksanakan pembagian dividen apabila terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana tersebut disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan, rencana pengeluaran modal serta modal kerja Bank. Apabila diperlukan, dari waktu ke waktu Bank dapat tidak membagikan dividen kepada Pemegang Saham Bank seperti dalam hal Bank membutuhkan dana untuk melakukan pengembangan usaha atau pemenuhan kecukupan modal atau akuisisi bisnis baru. Dividend policy is a percentage taken from net income per year, the amount of which will be determined at the time of the RUPS. The Bank plans to carry out dividend distribution if there is a cash surplus from operational activities after the funds have been set aside for reserve funds, funding activities, plans for capital expenditure and working capital of the Bank. If needed, from time to time the Bank may not distribute dividends to the Bank’s Shareholders as in the case of the Bank requiring funds for business development or capital adequacy or acquisition of new businesses. Berdasarkan hasil keputusa RUPST Bank tanggal 28 Juni 2018 diputuskan bahwa laba bersih Bank tahun 2017 digunakan untuk cadangan Bank, sehingga tidak diadakan pembagian dividen atas laba bersih Bank tahun buku 2017. Based on the resolution made in the Annual General Meeting of Shareholders on June 28, 2018, the 2017 net profit of the company is to be used for Bank reserve, so that no dividend of 2017 net profit would be distributed. Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau Manajemen (ESOP/MSOP) Employee and/or Management Share Ownership Program (ESOP/MSOP) Hingga 31 Desember 2018, Bank tidak mengeluarkan program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau Manajemen (ESOP/MSOP). Bank did not issue Share Ownership program by employee and/ or Management (ESOP/MSOP) in 2017 and 2018. Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Utang/Modal Material Information Regarding Investment, Expansion, Divestment, Business Merger/ Consolidation, Acquisition, Debt/Capital Restructuring Divestasi: Pada tanggal 29 Juni 2018, Bank telah melakukan perjanjian pengalihan portofolio atas piutang murabahah, pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah, pinjaman qardh, Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) dan aktiva lainnya atas margin piutang murabahah serta pendapatan yang akan diterima bagi hasil mudharabah dan musyarakah (“kumpulan tagihan portofolio”) yang dimilikinya. Selanjutnya atas kumpulan tagihan portofolio yang telah diverifikasi dan memenuhi kriteria pemilihan untuk dijual dan dialihkan oleh bank sebagai Kreditur Awal, telah dijual dan dialihkan ke Tameer Sukuk SPC Limited selaku pembeli yang tertuang dalam Perjanjian Pengalihan Portofolio tertanggal 29 Juni 2018. Nilai pokok kumpulan tagihan portofolio yang dijual dan dialihkan tersebut yang merupakan kumpulan tagihan portofolio yang telah diverifikasi dan memenuhi kriteria Divestment: On June 29, 2018, Bank agreed to transfer the portfolio of Murabahah credit, Mudharabah financing, Musyarakah financing, Qardh loan, After-Acquired Collateral (AYDA) and other assets over the credit margin of Murabahah as well as income to be received from Mudharabah profit sharing and Musyarakah (“collection of bills portfolio”) of its own. Subsequently, after being verified and declared to have met the selection criteria to be sold and transferred by the bank as the Initial Creditor, the portfolio was sold and transferred to Tameer Sukuk SPC Limited as the buyer as stated in the Portfolio Transfer Agreement dated June 29, 2018. The principal value of the portfolio sold and transferred is a collection of bill portfolio verified and declared to have met the selection criteria to be sold and transferred in US Dollars as much as USD 423,639,060 (whole number) or equal to Rp6,000,000,000 (1 USD = Rp14,163) 180 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  181. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis pemilihan untuk dijual dan dialihkan dalam mata uang US Dolar sebesar USD .423.639.060 (dalam nilai penuh) atau senilai Rp6.000.000.000 (1 Dolar AS=Rp14.163) dengan harga sebesar nilai pokok kumpulan tagihan portofolio pada tanggal cut of time (29 Juni 2018). Setelah terjadinya penjualan dan pengalihan kepada pembeli, risiko atas kumpulan tagihan portofolio telah beralih dari bank kepada kepda pembeli termasuk segala keuntungan dan kerugian yang akan timbul dari kumpulan tagihan potofolio tersebut. with price equal to the principal value of the portfolio in the cutoff time (June 29, 2018). After the sale and transfer of the portfolio to the buyer, any risk of the collection of bill portfolio has been transferred from the bank to the buyer including profit and loss generated from the collection of bill portfolio. Investasi: Pada tanggal 29 Juni 2018, Bank melakukan pembelian Sukuk Trust Certificate yang diterbitkan oleh Najjah Sukuk SPC Limited berdomisili di Uni Emirate Arab dalam mata uang US Dolar sebesar USD. 564.852.079 (dalam angka penuh) senilai Rp8.000.000.000 (1 Dolar AS Rp14.163). Surat Berharga tersebut dengan nama Najjah Sukuk 2018-001. Trust Certificate terdiri dari Surat Berharga Negara Indonesia dengan jangka waktu rata-rata 20 (duapuluh) tahun. Investment: On Jun 29, 2018, Bank purchased Sukuk Trust Certificate issued by Najjah Sukuk SPC Limited based in Uni Emirate Arab in US Dollar as much as USD 564,852,079 (whole number) amounting to Rp8,000,000,000 (1 Dollar AS equals Rp14,163). The security is named Najjah Sukuk 2018-001. Trust Certificate is composed of Indonesian Government Securities with 20 (twenty) years tenor. Penerbitan Sukuk : Pada tanggal 29 Juni 2018 Bank menerbitkan sertifikat Sukuk Mudharabah sebesar Rp1.600.000.000 (angka penuh) kepada Mawthuq SPC Limited. Sukuk Subordinasi Mudharabah yang dietrbitkan oleh Bank tidak melalui penawaran umum (Public Offering) tetapi dilakukan dengan mekanisme penawaran terbatas (private placement). Sukuk Issuance: On June 29, 2018 Bank issued the certificate of Sukuk Mudharabah as much as Rp1,600,000,000 (whole number) to Mawthuq SPC Limited. The Subordinated Sukuk Mudharabah issued by Bank was not made through a Public Offering but a mechanism of private placement instead. Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi Information on Material Transactions Containing Conflicts of Interest and/or Transactions with Affiliates Pada tahun 2018, tidak terdapat transaksi material yang mengandung benturan kepentingan. In 2018, there was not material transaction containing conflict of interest. Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Diterapkan Perusahaan Pada Tahun Buku Terakhir Changes in Accounting Policies That the Company Applied in the Last Financial Year Pembiayaan dengan akad jual beli, pinjam meminjam dan ijarah yang telah jatuh tempo akad dan masih mempunyai tunggakan pokok dan/atau margin pengakuan kolektibilitas berdasarkan Days Pass Due (DPD) dengan jangka waktu 90 hari. Setelah melebihi 90 hari maka masuk kolektibilitas 5. Mengacu kepada bobot risiko tagihan telah jatuh tempo lebih dari 90 hari yang ditetapkan paling rendah 100% (SE OJK No.34/SEOJK.03/2015), ketentuan diatas juga berlaku untuk penentuan kolektibilitas tagihan kafalah yang jatuh tempo. Financing with sales and purchase contract, lending and borrowing, and ijarah that have matured and still hold principal arrears and/or collectability recognition margin based on the Days Past Due (DPD) of 90 days. When exceeding 90 days, they will belong to collectability 5. Referring to risk weighted bill that is overdue exceeding 90 days stipulated the lowest 100% (SE OJK No.34/SEOJK.03/2015), the provision above also applies to the determination of kafalah bill collectability which is overdue. Transaksi REPO dan Reverse REPO menggunakan akad al Ba’I Al Haqiqi dengan Wa’d (PSAK 111 : Wa’d),dimana mekanismenya dengan menjual surat berharga syariah secara haqiqi ke pihak lain atau antar bank disertai dengan Wa’d untuk membeli kembali pada waktu yang telah ditentukan dengan harga yang telah disepakati atau sesuai harga pasar dan sebaliknya pada transaksi Reverse REPO, sedangkan transaksi REPO dengan BI menggunakan ketentuan REPO Classic. Transcation of REPO and Reverse REPO use contract of al Ba’I Al Haqiqi with Wa’d (PSAK 111: Wa’d), in which the mechanism is by selling Sharia securities in haqiqi way to another party or among banks accompanied by Wa’d to buy back at a predetermined time at the agreed price or according to the market prices and conversely in Reverse REPO transaction, whereas REPO transaction with BI uses REPO Classic provision. Berdasarkan peraturan Bank Negara Malaysia (BNM) No. BNM/RH/PD 028-7 tanggal 26 Februari 2018 mengenai Qardh diterbitkan produk baru Tabungan iB Muamalat dengan akad Qardh. Based on Bank Negara Malaysia (BNM) Regulation No. BNM/ RH/PD 028-7 dated February 26, 2018 concerning Qardh, a new product of Tabungan iB Muamalat is issued with Qardh contract. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 181
  182. Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Bank Changes in Legislation Significant to the Bank Sepanjang tahun 2018 , terdapat beberapa peraturan perundang-undangan dan dampaknya bagi Bank Mumalat Indonesia sebagaimana diuraikan di dalam tabel berikut ini: Throughout 2018, there were several regulations and their impacts on Bank Muamalat Indonesia as described in the following table: No. Peraturan Regulation Keterangan Peraturan Description of Regulations Pengaruh Terhadap Bank The influence of the Bank Perubahan pengaturan yang mencakupi hal-hal sebagai berikut: Peraturan Bank Indonesia No. 20/3/ PBI/2018, Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia No. 20/30/ PADG/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 20/10/PADG/2018 tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah • GWM dalam rupiah bagi BUK: • GWM dalam rupiah bagi BUS dan UUS: • Kelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah yang secara harian ditetapkan sebesar 1% (satu persen) untuk 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal penggabungan atau peleburan berlaku efektif 1 Bank Indonesia Regulation No. 20/3/ PBI/2018, Regulation of Bank Indonesia Board of Governors No. 20/30/PADG/2018 regarding Amendments to Regulation of the Board of Governors Number 20/10/ PADG/2018 regarding Legal Reserve Requirement in Rupiah and Foreign Currencies for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial Banks and Sharia Business Units ----- Porsi GWM rata-rata yang semula 2% menjadi 3% Porsi GWM harian yang semula 4,5% menjadi 3,5% Porsi GWM rata-rata yang semula 2% menjadi 3% Porsi GWM harian yang semula 3% menjadi 2% Changes in regulation that include: • GWM in rupiahs for BUK: • GWM in rupiahs for BUS and UUS: ----- Average GWM portion from 2% to 3% Daily GWM portion from 4.5% to 3.5% Bank Muamalat Indonesia memenuhi GWM dalam rupiah baik GWM harian maupun GWM rata-rata dan memenuhi GWM dalam valuta asing sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan BI. Bank Muamalat Indonesia fulfills GWM in rupiah, both daily GWM and average GWM and meets GWM in foreign currencies in accordance with the regulation provided by BI. Average GWM portion from 2% to 3% Daily GWM portion from 3% to 2% Loans for the obligation to fulfill GWM in rupiah, which is set daily at 1% (one percent) for 1 (one) year start from the date of merger effectively Kewajiban pemenuhan Giro RIM Syariah diatur sebagai berikut: a) Giro RIM Syariah ditetapkan sebesar hasil perkalian antara Parameter Disinsentif Bawah atau Parameter Disinsentif Atas, selisih antara RIM Syariah dan Target RIM Syariah, serta DPK BUS dalam rupiah. Peraturan Bank Indonesia No. 20/4/ PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah 2 Bank Indonesia Regulation No. 20/4/ PBI/2018 regarding the Ratio of Macroprudential Intermediation and Buffer of Macroprudential Liquidity for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial Banks, and Sharia Business Units b) Dalam hal RIM Syariah lebih besar dari batas atas Target RIM Syariah, pemenuhan Giro RIM Syariah memperhatikan KPMM BUS, dan KPMM Insentif. Kewajiban pemenuhan PLM syariah ditetapkan sebesar 4% (empat persen) dari DPK BUS dalam Rupiah yang dapat dipenuhi dalam bentuk surat berharga syariah dalam Rupiah dan dapat digunakan dalam operasi moneter syariah. The obligation to fulfill Sharia RIM Current Accounts is regulated as follows: a) Sharia RIM Current Account is set as the multiplication of Lower Disincentive Parameter or Upper Disincentive Parameter, the difference between Sharia RIM and Sharia RIM Target, as well as BUS DPK in rupiah b) in the case the Sharia RIM is greater than the upper limit of the RIM Sharia Target, the fulfillment of the Sharia RIM Current Account must considers the KPMM BUS, and the Incentive KPMM. Sharia PLM fulfillment obligation is set at 4% (four percent) of DPK BUS in Rupiah which can be fulfilled in the form of Islamic securities in Rupiah and can be used in sharia monetary operations. 3 Peraturan Bank Indonesia No. 20/8/ PBI/2018 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur 20/22/PADG/2018 tentang Rasio Loan To Value Untuk Kredit Properti, Rasio Financing To Value Untuk Pembiayaan Properti, Dan Uang Muka Untuk Kredit Atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor Bank Indonesia Regulation No. 20/8/ PBI/2018 and Regulation of the Board of Governors 20/22/PADG/2018 concerning Loan To Value Ratios for Property Loans, Financing To Value Ratios for Property Financing, and Advances for Motor Vehicle Loans or Financing 182 Bank Muamalat Indonesia telah memenuhi ketentuan ini antara lain sebagai berikut: a) Memelihara dan menjaga pemenuhan saldo giro dalam Rekening Giro Rupiah di BI untuk pemenuhan RIM Syariah b) Memelihara dan menjaga pemenuhan Penyangga Likuiditas Makroprudensial Syariah (PLM Syariah) Bank Muamalat Indonesia has complied with the following regulations: a) Maintain the attainment of balance in the Rupiah Current Account at BI for the attainment of RIM Syariah b) Maintain the attainment of the Sharia Macroprudential Liquidity Buffer (PLM Syariah) Perubahan rasio dan tiering LTV/FTV untuk KP (Kredit properti) atau PP (Pembiayaan Properti). Jumlah fasilitas KP atau PP untuk pemilikan properti inden ditetapkan paling banyak 5 (lima) fasilitas KP atau PP. Pengaturan kewajiban pencairan KP atau PP secara bertahap untuk pemilikan properti inden Bank Muamalat Indonesia telah memenuhi ketentuan FTV. Change of ratio and tiering of LTV/FTV for KP (property credit) or PP (Property Financing). Bank Muamalat Indonesia has complied with FTV regulation. The number of KP or PP facilities for ownership of indent property is determined to be a maximum of 5 (five) KP or PP facilities. Regulations for the obligation to disburse KP or PP in stages for ownership of indent property PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  183. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis No . Peraturan Regulation Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 19/ POJK.03/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 16/POJK.03/2014 Tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah Dan Unit Usaha Syariah 4 Financial Services Authority Regulation 19/ POJK.03/2018 concerning Amendments to Financial Services Authority Regulation No. 16/POJK.03/2014 concerning Asset Quality Assessment of Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units Keterangan Peraturan Description of Regulations Pengaruh Terhadap Bank The influence of the Bank Aset Produktif berupa penanaman dana berorientasi ekspor kepada lembaga keuangan yang memenuhi persyaratan tertentu ditetapkan memiliki kualitas lancar. Pengecualian penilaian agunan rumah tinggal yang digunakan sebagai faktor pengurang PPA atas pembiayaan berorientasi ekspor. Mengatur pengecualian penetapan kualitas pembiayaan yang direstruktur untuk aset produktif berorientasi ekspor. Earning Assets in the form of export-oriented investment funds to financial institutions that fulfill certain requirements are set to have smooth quality. Exceptions to the assessment of residential collateral used as a deduction factor for PPA for export-oriented financing. Bank Muamalat Indonesia telah menyesuaikan kebijakan/prosedur internal dan melakukan sosialiasai penerapan atas ketentuan ini. Bank Muamalat Indonesia has adjusted internal policies/procedures and socialized the implementation of these provisions. Set the exception for determining the quality of financing restructured for export-oriented productive assets. Penyediaan Dana berorientasi ekspor kepada lembaga keuangan yang memenuhi persyaratan tertentu dikecualikan dari perhitungan BMPK atau BMPD. 5 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit atau Batas Maksimum Penyaluran Dana Bank Untuk Mendorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Peningkatan Devisa Financial Services Authority Regulation No. 15/POJK.03/2018 concerning the Legal Lending Limit or the Maximum Limit for Bank Funds to Encourage the Growth of the Tourism Sector and Increasing Foreign Exchange Bagian Penyediaan Dana yang memperoleh jaminan dari lembaga keuangan yang memenuhi persyaratan tertentu dikecualikan dari perhitungan BMPK atau BMPD. Penyediaan Dana Bank kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk tujuan pembangunan salah satu tujuan untuk pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) ditetapkan paling tinggi 30% (tiga puluh persen) dari Modal Bank. Provision of export-oriented funds to financial institutions that meet certain requirements is excluded from the LLL or BMPD calculation. The Provision of Funds that receive collateral from financial institutions that meet certain requirements is excluded from the LLL or BMPD calculation. Bank Muamalat Indonesia memenuhi ketentuan penilaian kualitas aset terhadap penyediaan dana kepada lembaga yang berorientasi ekspor. Bank Muamalat Indonesia fulfills the provisions for assessing asset quality towards the provision of funds to exportoriented institutions. Provision of Bank Funds to State-Owned Enterprises (BUMN) for the purpose of development, one of the objectives for the development of the National Tourism Strategic Area (KSPN) is set at a maximum of 30% (thirty percent) of Bank Capital. Bank yang menyelenggarakan Layanan Perbankan Elektronik wajib termasuk dalam kelompok Bank Umum berdasarkan kegiatan usaha Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12/POJK.03/2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Bank Umum 6 Financial Services Authority Regulation No. 12/POJK.03/2018 concerning the Implementation of Digital Banking Services by Commercial Banks Bank wajib memuat rencana penerbitan produk Layanan Perbankan Elektronik dalam rencana bisnis Bank. Bank yang menerbitkan produk Layanan Perbankan Elektronik yang bersifat transaksional wajib memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan Banks that conduct Electronic Banking Services must be included in the group of Commercial Banks based on business activities Banks must include plans for issuing Electronic Banking Services in the Bank’s business plan. Dalam hal Bank Muamalat Indonesia akan mengembangkan layanan perbankan digital, akan memenuhi ketentuan tersebut. Bank Muamalat Indonesia will develop digital banking services in order to fulfill these requirements. Banks that issue transactional Electronic Banking Services products must obtain approval from the Financial Services Authority. Setiap pihak yang bertindak sebagai Penyelenggara wajib terlebih dahulu memperoleh izin dari Bank Indonesia. Kewajiban dikecualikan bagi pihak yang bertindak sebagai Penyelenggara berupa Penerbit Uang Elektronik closed loop dengan jumlah Dana Float kurang dari Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Peraturan Bank Indonesia No. 20/6/ PBI/2018 tentang Uang Elektronik Mengatur persyaratan aspek kelayakan yang harus dipenuhi pihak penyelenggara uang elektronik. Bank Indonesia Regulation No. 20/6/ PBI/2018 concerning Electronic Money Every party acting as an Operator must first obtain a permit from Bank Indonesia. 7 Obligations excluded for parties acting as Organizers in the form of closed loop Electronic Money Publishers with a Float Fund amount of less than Rp1,000,000,000.00 (one billion rupiah). Dalam hal Bank Muamalat Indonesia akan mengembangkan Uang Elektronik, akan memenuhi ketentuan tersebut. Bank Muamalat Indonesia will develop Electronic Money in order to fulfill these conditions. Regulate requirements for feasibility aspects that must be met by the organizer of electronic money. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 183
  184. No . 8 Peraturan Regulation Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.07/2018 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17 /SEOJK.07 /2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan Financial Services Authority Regulation No. 18/POJK.07/2018 and Financial Services Authority Circular No. 17/SEOJK.07/2018 concerning Consumer Complaint Services in the Financial Services Sector Keterangan Peraturan Description of Regulations Pelaksanaan Layanan Pengaduan, PUJK melalui publikasi penanganan Pengaduan yang paling sedikit memuat; jumlah pengaduan yang diterima, jumlah pengaduan berdasar klasifikasi, persentase dan status penyelesaian pengaduan berdasar klasifikasi. Publikasi penanganan Pengaduan dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun melalui laporan tahunan, laman (website) PUJK dan/ atau media lain yang dikelola secara resmi oleh PUJK Implementation of Complaint Services, PUJK through publication of complaints handling which contains; the number of complaints received, the number of complaints based on classification, percentage and status of settlement of complaints based on classification. Publication of complaints handling is carried out at least 1 once in a year through annual reports, PUJK website (website) and/or other media managed officially by PUJK Pengaruh Terhadap Bank The influence of the Bank Bank Muamalat Indonesia telah menerapkan langkah-langkah untuk menjalankan ketentuan ini termasuk di dalamnya yaitu dengan menyesuaikan kebijakan dan prosedur internal Bank. Bank Muamalat Indonesia has implemented measures to implement this provision by adjusting the Bank’s internal policies and procedures. Prinsip-Prinsip Perbankan yang Sehat Healthy Banking Principles Kesehatan bank menjadi kepentingan semua pihak (stakeholders) baik pemegang saham, manajemen bank, Masyarakat sebagai pengguna jasa bank dan pemerintah sebagai regulator. Bank yang sehat adalah bank yang dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik seperti dapat menjaga kepercayaan Masyarakat, dapat menjalankan fungsi intermediasi, dapat membantu kelancaran lalu lintas pembayaran, serta dapat melaksanakan kebijakan moneter. Perseroan senantiasa mengukur tingkat kesehatan bank. Tingkat kesehatan bank adalah penilaian kualitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu bank melalui penilaian kuantitatif dan atau penilaian kualitatif terhadap faktor-faktor permodalan, kualitas aset, manajemen, rentabilitas, likuiditas dan sensitivitas terhadap risiko pasar. Setelah mempertimbangkan unsur judgement yang didasarkan atas materialitas dan signifikansi dari faktor-faktor penilaian serta pengaruh dari faktor lainnya seperti kondisi industri perbankan dan perekonomian nasional. The health of the bank has become all parties (stakeholders) concern of Shareholders, bank management, and the community as users of bank services and the government as a regulator. A healthy bank is a bank that can carry out its functions properly such as being able to maintain public trust, be able to carry out the intermediary function, can help smooth traffic in payments, and be able to carry out monetary policy. It is important that the Company always measures the soundness of the bank. Bank soundness is a qualitative assessment of various aspects that may affect the condition or performance of a bank through quantitative assessment and/or qualitative assessment of capital, asset quality, management, profitability, liquidity and sensitivity to market risk factors. After considering the element of judgment based on the materiality and significance of the assessment factors and the influence of other factors such as the condition of the banking industry and the national economy. Bank menilai kesehatan bank dengan menggunakan metode yang baru dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan dalam POJK nomor 8/POJK.03/2014 yang menyebutkan dalam rangka meningkatkan efektivitas penilaian tingkat kesehatan bank, diperlukan penyempurnaan penilaian tingkat kesehatan bank dengan pendekatan berdasarkan risiko (Risk-Based Bank Rating) baik secara individual ataupun konsolidasi. Peraturan tersebut menggantikan metode penilaian yang sebelumnya yaitu metode yang berdasarkan Capital, Asset, Management, Earning, Liquidity dan Sensitivity to market risk atau yang disebut CAMELS. Bank assesses the health of banks by using the new method issued by the Financial Services Authority in POJK number 8/POJK.03/2014 which states that in order to improve the effectiveness of bank soundness assessment, an improvement in bank soundness assessment with a risk based approach is needed, both individually and consolidated. The regulation replaces the previous valuation method, which is a method based on Capital, Assets, Management, Earning, Liquidity and Sensitivity to market risk or called CAMELS. 184 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  185. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Kebijakan Manajemen Management Policy Dalam upaya lebih menjamin peningkatan perlindungan terhadap para nasabah pengguna jasa perbankan syariah , menciptakan iklim usaha perbankan syariah yang tangguh, dan mendukung perkembangan usaha perbankan syariah nasional, maka implementasi GCG merupakan wujud tanggung jawab bank syariah atas kepatuhan perundang-undangan yang berlaku. Sebagaimana PBI No.11/33/PBI/2009 menjadi acuan bagi segenap praktisi perbankan untuk menerapkan prinsip prudential banking practice dalam setiap operasional bisnis yang dilakukan. In an effort to guarantee the protection of sharia banking users, creating a strong sharia banking business climate, and supporting the development of the national Islamic banking business, the implementation of GCG is a manifestation of the responsibility of Islamic banks for compliance with applicable laws. As PBI No.11/33/PBI/2009 becomes a reference for all banking practitioners to apply the principle of prudential banking practice in every business operation carried out. Wujud komitmen terhadap GCG dilingkungan Bank Muamalat Indonesia tercermin melalui pemenuhan kepatuhan terhadap regulasi. Rapat-rapat Dewan Komisaris, Direksi dan Komite seluruhnya berlangsung secara rutin dan bahkan melebihi frekuensi yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan. Dari frekuensi tersebut, interaksi antara seluruh elemen top manajemen berjalan dengan efektif dan terbuka sehingga proses bisnis Perseroan dapat berjalan dengan sangat baik dan terawasi. The manifestation of Bank Muamalat Indonesia commitment to GCG is reflected through compliance with regulations. All Board of Commissioners, Directors and Committee meetings take place routinely and even exceed the frequency regulated by the Financial Services Authority. From this frequency, the interaction between all the top management elements is effective and open so that the Company’s business processes can run very well and supervised. Pemenuhan terhadap aturan Otoritas Jasa Keuangan lainnya juga dijalankan dengan baik. Keterbukaan informasi seperti penyampaian hasil audit termasuk pelaporan-pelaporan lainnya disampaikan secara rutin dan tuntas. Saat ini Bank Muamalat Indonesia tengah merumuskan langkah-langkah untuk semakin meningkatkan implementasi GCG di Bank. Upaya ini diwujudkan dengan membentuk Tata Kelola Terintegrasi/Integrated Good Corporate Governance dengan Anak Perusahaan. Pada akhir tahun 2016, Bank sudah memulai prosesnya dan hingga saat ini, Bank terus memastikan bahwa poin-poin dari peraturan tersebut telah terpenuhi secara menyeluruh. Implementation of the other Financial Services Authority rules is also well implemented. Information disclosure, such as the submission of audit results, including other reports, is routinely and thoroughly submitted. At present Bank Muamalat Indonesia is formulating steps to further improve GCG implementation at the Bank. This effort is realized by establishing Integrated Corporate Governance/Good Corporate Governance with Subsidiaries. At the end of 2016 and up to this moment, the Bank has been starting the process. Thus the Bank continues to ensure that the points of the regulation have been fully fulfilled. Lebih jauh lagi, Bank juga terus berupaya untuk memenuhi syarat-syarat ASEAN Corporate Governance Scorecard. ASEAN Corporate Governance Scorecard sendiri adalah tolok ukur keberhasilan GCG yang telah disepakati otoritas pasar modal ASEAN. Furthermore, the Bank also continues to strive in order to fulfill the requirements of the ASEAN Corporate Governance Scorecard. The ASEAN Corporate Governance Scorecard itself is a benchmark for the success of GCG that has been agreed upon by the ASEAN capital market authority. Kepatuhan Bank Terhadap Ketentuan yang Berlaku serta Komitmen Kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau Pihak Lainnya Bank Compliance Toward the Applicable Provisions and Commitments to the Financial Services Authority and/or Other Parties Terkait komitmen untuk menjadi warga korporasi yang baik, BMI terus menjaga penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (GCG) dan menyempurnakan implementasinya secara terus menerus. Transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, profesional, fairness dan kepedulian senantiasa menjadi pedoman best practice Bank untuk mengaktualisasikan bisnis syariah yang sehat dan berkesinambungan serta kompetitif dalam persaingan. Regarding the commitment to be a good corporate citizen, BMI continues to maintain the implementation of Corporate Governance principles (GCG) and improve its implementation continuously. Transparency, accountability, responsibility, professionalism, fairness and caring are always Bank’s best practice guidelines for actualizing a healthy and sustainable sharia business and competitive in competition. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 185
  186. Wujud komitmen terhadap GCG di Perseroan tercermin melalui pemenuhan kepatuhan terhadap regulasi . Pemenuhan terhadap aturan Otoritas Jasa Keuangan lainnya juga dijalankan dengan baik. Keterbukaan informasi seperti penyampaian hasil audit termasuk pelaporan-pelaporan lainnya disampaikan secara rutin dan tuntas. The form of commitment to GCG in the Company is reflected through compliance with regulations. Compliance with the rules of the other Financial Services Authority is also well implemented by the Bank. Information disclosure, such as the submission of audit results, including other reports, is routinely and thoroughly submitted. Pelaksanaan kegiatan dan kinerja Fungsi Kepatuhan senantiasa dievaluasi dan dinilai oleh Compliance Director untuk peningkatan efektivitas pelaksanaan kegiatan dan kinerja Fungsi Kepatuhan di tahun yang akan datang. Kriteria penilaian Fungsi Kepatuhan berdasarkan Rencana Kerja Tahunan yang telah disetujui dan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan. Adapun penilaian berdasarkan KPI mencakup aspek Economic Profit, Excellent Services, Efficient Process, dan Enabling People. The implementation of the Compliance Function’s activities and performance are constantly evaluated and assessed by the Compliance Director to improve the effectiveness of the activities and performance of the Compliance Function in the coming year. Criteria for Compliance Function assessment based on an approved Annual Work Plan and a defined Key Performance Indicator (KPI). The evaluation based on KPI includes the Economic Profit aspect, Excellent Services, Efficient Process, and Enabling People. Informasi Kelangsungan Usaha Business Continuity Information Manajemen Bank Muamalat Indonesia telah melakukan penilaian atas kemampuannya untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa Bank memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya ketidak-pastian material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya. The management of Bank Muamalat Indonesia has assessed its ability to continue its business continuity and believes that the Bank has the resources to continue its business in the future. In addition, the management was not aware of uncertainties which could raise significant doubts about the Bank’s ability to continue its business continuity. 186 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  187. Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Laporan Tahunan 2018 Annual Report 187
  188. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions 05 188 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  189. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Hassan II Mosque in Casablanca , Morocco Laporan Tahunan 2018 Annual Report 189
  190. Sumber Daya Manusia dan Pengelolaan Talenta Human Capital and Talent Management Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset berharga yang menentukan keberlangsungan pertumbuhan usaha. Semakin tinggi tingkat kompetensi yang dimiliki oleh SDM suatu perusahaan, maka akan semakin tinggi pula nilai dan daya saing perusahaan tersebut. Menyadari hal tersebut, Bank Muamalat Indonesia berkeyakinan bahwa untuk dapat mencapai misinya, mutlak diperlukan usaha-usaha yang dapat menunjang pengembangan dan peningkatan kualitas SDM sehingga dapat dicapai pendayagunaan SDM secara optimal. Employee is a valuable asset that determines the sustainability of business growth. The higher the competency level possessed by the employee, the higher the company’s value and competitiveness are. Understanding this, Bank Muamalat Indonesia believes that in order to achieve it’s mission, it is absolutely needed efforts to support the development and improvement of employee’s quality so that employee’s performance could be achieved optimally. Bank Muamalat Indonesia selalu berusaha untuk menggali potensi setiap karyawan secara optimal baik untuk kemajuan karyawan itu sendiri maupun untuk kontribusi optimal bagi pencapaian strategi Bank. Pengelolaan SDM di lingkup Bank dilaksanakan oleh Unit SDM yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam perencanaan strategis, pengelolaan, pengawasan, evaluasi dan pengembangan seluruh aspek yang terkait dengan pengelolaan SDM. Bank Muamalat Indonesia always strives to explore the potential of each employee optimally both for the progress of the employees themselves and for optimal contributions to the achievement of the Bank’s strategy. Human resources management for the Bank is performed by Human Capital units which duties and responsibilities are strategic planning, management, supervision, evaluation and development of all aspects related to human resources management. Bank Muamalat Indonesia selalu menempatkan SDM sebagai mitra strategis. Paradigma ini terbentuk dari adanya pemahaman bahwa SDM merupakan unsur penggerak terpenting dari seluruh operasional bisnis yang dilaksanakan oleh Bank. Berbagai pencapaian dan pertumbuhan kinerja yang diperoleh hingga saat ini merupakan wujud nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan Bank. Bank Muamalat Indonesia always positions human resources as a strategic partner. This paradigm is based on the understanding that human resources is the most important driving element of all business operations carried out by the Bank. The various achievements and performance growth obtained to date are a tangible manifestation of the hard work and dedication of all Bank employees. Paradigma tentang pengelolaan sumber daya manusia (Human Resources/HR) sendiri, dalam dunia usaha telah berkembang menjadi Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Capital Management/HRM) yang mengintegrasikan sistem pengelolaan HC dengan strategi perusahaan guna meningkatkan daya saing dan akselarasi kinerja perusahaan. The paradigm of Human Resource Management (HR) has developed into Human Capital Management (HC) that integrates the HR management system aligned with company’s strategy to improve competitiveness and acceleration of company’s performance. 190 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  191. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Bank Muamalat Indonesia meyakini bahwa pengelolaan SDM yang terkoordinasi dengan baik dapat mendukung pencapaian tujuan Bank . Memiliki SDM yang andal, loyal dan berkompeten merupakan modal utama Bank guna meraih visi, misi dan kesuksesan usaha yang berkelanjutan. Integrasi antara pengelolaan SDM dengan strategi Bank Muamalat Indonesia dapat dicapai dengan memiliki sistem pengelolaan SDM yang memastikan bahwa perusahaan memiliki SDM berkualitas yang lebih baik dibandingkan kompetitor, dengan mengembangkan pelatihan yang berfokus pada pembelajaran organisasi dan manajemen. Bank Muamalat Indonesia believes that a well-coordinated human resources management will be able to support the achievement of the Bank’s goals. Having a reliable, loyal, and competent human resources is the Company’s main capital in achieving vision, mission and sustainable business success. Integration between human resources management and Bank Muamalat Indonesia’s strategy can be achieved by having an HR management system that will ensure the company to have a better human resources quality compare to it’s competitor, by developing training that focuses on organizational and management learning. Pada dasarnya, kunci utama dalam menciptakan SDM yang turut meningkatkan daya saing dan akselerasi kinerja suatu perusahaan adalah proses rekrutmen, seleksi, pelatihan dan pengembangan talenta serta kompetensi. Bank Muamalat Indonesia telah melakukan serangkaian proses mulai dari memberikan informasi yang lengkap dan jelas mengenai lowongan pekerjaan yang tersedia, mengadakan seleksi calon karyawan sesuai kualifikasi yang dibutuhkan Bank, serta memfasilitasi pelatihan kepada karyawan sesuai dengan karakter dan kompetensi masing-masing. Basically, the main key to create human resources that increases the competitiveness and acceleration of a company’s performance is the process of recruitment, selection, training and talent and competency development. Bank Muamalat Indonesia has conducted a series of processes ranging from providing complete and clear information about available job vacancies, conducting employee recruitment according to the qualifications needed by the Bank, and facilitating training for employees which is compatible with their respective character and competencies. Bank Muamalat Indonesia berkomitmen bahwa setiap karyawan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelatihan dan pengembangan karier sesuai bidangnya, dengan tidak membedakan penerapannya berdasarkan gender. Melalui pelatihan dan pengembangan karyawan yang dilakukan, Bank Muamalat Indonesia secara berkelanjutan menerapkan dan memantau strategi pengelolaan SDM untuk mendapatkan talenta yang berkualitas dan mendorong seluruh karyawan untuk merespon tantangan dan dinamika bisnis dalam industri perbankan syariah dan usaha jasa lainnya. Bank Muamalat Indonesia is committed that every employee has the same right to have training and career development according to their fields, without any gender discrimination. Through employee’s training and development, Bank Muamalat Indonesia continuously implements and monitors HR management strategies to obtain quality talents and encourages all employees to respond to the challenges and business dynamics in the Islamic banking industry and other business services. Strategi Manajemen SDM Tahun 2018 HC Management Strategy in 2018 Strategi SDM BMI tahun 2018 mengacu pada beberapa hal yang menjadi tantangan yang dihadapi bagian Human Capital di tahun 2018. Disamping kondisi ekonomi secara global dan era teknologi yang semakin merambah ke segala bidang, terdapat tantangan-tantangan yang secara spesifik harus dihadapi bagian Human Capital Bank Muamalat Indonesia. Hal-hal yang masih menjadi perhatian adalah rasio produktivitas karayawan Bank Muamalat Indonesia yang masih perlu lebih ditingkatkan agar sesuai dengan praktik di market. The BMI HC 2018’s strategy refers to a number of challenges faced by the HC Management in 2018. Besides the global economic conditions and the technological era which are increasingly reaching all fields, there are challenges that specifically must be faced by Bank Muamalat’s HC Management. The things that need to be concerned are the employees productivity ratio which still need to be improved so that it could meet the market practice. Penguatan kompetensi talent juga perlu terus dilakukan agar program-program suksesi dapat berjalan lancar, dan beberapa hal lain yang perlu ditingkatkan berdasarkan hasil Employee Engagement Survey seperti peningkatan kapabilitas kepemimpinan dan tingkat engagement karyawan yang masih berada di level moderat. Strengthening talent competencies are carried out so that succession programs will be able to run smoothly, and several other things that need to be improved based on the results of employee engagement surveys such as improving leadership capabilities and employees engagement level who are still at moderate level. Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, strategi SDM tahun 2018 lebih difokuskan pada: 1. Peningkatan produktivitas karyawan dan pengelolaan kinerja yang lebih komprehensif. Strategi ini ditandai dengan terus diupayakannya pencapaian kinerja organisasi dalam bidang finansial, meningkatnya rasio produktivitas yang selalu disetarakan dengan kondisi internal dan tolak ukur eksternal, adanya biaya tenaga kerja yang lebih efektif, diadakannya program-program untuk meningkatkan motivasi kerja dan budaya pencapaian kinerja yang lebih baik. To answer these challenges, the 2018 HC strategy focused on: 2. Penataan organisasi yang lebih ramping dan optimal. Strategi ini diupayakan melalui review struktur organisasi yang lebih mempertimbangkan proses pekerjaan, 2. A more effective and optimal organization arrangement. This strategy is pursued through a review of organizational structures concerning to the process of work, calculation of Laporan Tahunan 2018 Annual Report 1. Improving employee productivity and more comprehensive performance management. The characteristics of the strategies are efforts to achieve organizational performance in the financial sector, increasing productivity ratios that are always syncronized with internal conditions and external benchmarks, more effective manpower costs, conducting programs which will improve work motivation in order to achieve better performance culture. 191
  192. perhitungan rasio jumlah karyawan di 3 lini (bisnis, operasi dan support), pemantauan kembali jumlah karyawan agar lebih efisien dan tepat guna, review rentang kendali antar unit kerja yang lebih efektif dan efisien, dan perbaikan alur koordinasi antar unit kerja. the ratio of the number of employees in 3 lines (business, operations and support), review of the number of employees to be more effective and efficient, review span of control between working units to be more effective and efficient, and improvement of the flow of coordination between work units. 3. Peningkatan pengetahuan dan keahlian dari para talent dan pemimpin. Strategi ini disasar untuk meningkatkan jumlah karyawan berkinerja dan berpotensi tinggi (High Performing Employee) yang ada di organisasi. Beberapa program-program pengembangan diluncurkan bagi para talent untuk lebih mempersiapkan mereka dalam proses suksesi. Dengan program pengembangan tersebut diharapkan rasio keberadaan suksesor di organisasi meningkat dimana 1 posisi kritikal memiliki 3 orang kandidat yang siap menggantikan petahana untuk mengemban posisi tersebut. 3. Increasing knowledge and expertise of talents and leaders. This strategy is targeted at increasing the number of High Potential Employees in the organization. Several development programs are launched for talents to be better prepared for the succession process. With these development programs, it is expected that the successor ratio in organizations will increase 1 critical position has 3 candidates who are ready to replace the incumbent to carry out the job position. Selain itu, dengan dilaksanakannya program-program pengembangan, diharapkan tingkat keterikatan para talent terhadap perusahaan juga akan meningkat, dimana perusahaan memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan diri karyawan yang bersangkutan. Program-program pengembangan kepemimpinan juga digalakkan dengan maksud agar para pemimpin memiliki kemampuan kepemimpinan yang mampu meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan dibawahnya. Selain program pengembangan, dibuat juga program-program yang ditujukan untuk mengapresiasi kinerja karyawan. Untuk pelaksanaan program-program tersebut, telah dilakukan evaluasi yang lebih mendalam agar biaya tenaga kerja yang dikeluarkan selalu lebih efektif dan efisien, dalam arti mampu mencapai tujuannya untuk mencetak para talent dan pemimpin yang mumpuni. Moreover, by implementing the development programs, it is expected that the talent’s engagement level to the company would be increase, where the company provides full attention to the personal development of the employees. Leadership development programs are also encouraged so that leaders have leadership abilities in increasing employees’ motivation and performance as well. In addition other programs are also made to appreciate employee’s performance. For the implementation of these programs, in-depth evaluation has been carried out so that the manpower costs would be more effective and efficient, in the sense that they are able to achieve their goals to produce qualified talents and leaders. 4. Peningkatan engagement karyawan dan proposisi nilai karyawan (Employee Value Proposition) yang kuat yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketertarikan calon karyawan dan peningkatan brand perusahaan dimata masyarakat luas terhadap organisasi ini. Strategi ini diupayakan dengan terus menciptakan lingkungan kerja yang positif dan kondusif, meningkatkan citra positif Bank Muamalat Indonesia dimata masyarakat melalui beberapa program seperti CSR, pemberian beasiswa, kuliah umum, edukasi mengenai ekonomi syariah di kampus dan sekolah-sekolah. 4. Improving employee engagement level and a strong Employee Value Proposition that ultimately will increase the interest of prospective employees and increase the company’s brand in the eyes of the wider community towards this organization. This strategy is pursued by creating a positive and conducive work environment, improving the positive image of Bank Muamalat Indonesia in the eyes of the community through several programs such as CSR, scholarships, public lectures, education about Islamic economics on campus and schools. Perencanaan Sumber Daya Manusia Workforce Planning Sesuai dengan strategi 2018 dimana salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah organisasi yang lebih ramping dan optimal, maka perencanaan Sumber Daya Manusia di tahun 2018 dilaksanakan dengan cermat dan terukur. Penambahan sumber daya manusia dilakukan dengan pertimbangan yang sangat matang. Pertimbangan penambahan sumber daya manusia selalu dilandasi oleh evaluasi produktivitas karyawan di semua lini. Persetujuan penambahan sumber daya manusia dibuat dengan lebih terkontrol. Consistence to the 2018’s strategy where one of the objectives is to achieve a leaner and optimal organization, then human resource planning in 2018 is carried out carefully and measurably. The addition of workforce is done with very deep consideration. Consideration of additional workforce is always based on employee productivity evaluations on all fronts. Approval of additional workforce is made more controlled. Pengetatan perencanaan sumber daya manusia di tahun 2018 juga merupakan salah satu jawaban dari tantangan organisasi dalam menghadapi era teknologi, dimana terdapat beberapa jenis pekerjaan yang akan tergantikan oleh teknologi dan tidak membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah besar. The tightening of workforce planning in 2018 is also one of the answers to the challenges of the organization in facing the technological era, where there are several types of work that will be replaced by technology and do not require large amounts of workforce. 192 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  193. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Pengelolaan Kinerja Performance Management Pengelolaan kinerja yang lebih komprehensif merupakan sebuah keharusan dalam organisasi . Sistem pengelolaan kinerja Bank Muamalat Indonesia telah dilaksanakan melalui aplikasi Human Capital Information System (HCIS) yang dikelola secara mandiri yaitu Muamalat Human Power (MHP). Sistem pengelolaan kinerja dimulai dari penetapan Goal Setting diawal tahun, yang kemudian diikuti dengan Mid-Year review di pertengahan tahun dan Year-end review di akhir tahun. Goal setting dibuat dengan menganut sistem top down, dimana setiap karyawan membuat Most Important Goal (MIG) yang merupakan pengejawantahan dari target kerja yang selaras dengan target kerja atasannya. Sehingga dapat dipastikan bahwa target kerja yang dibuat oleh seluruh karyawan Bank Muamalat Indonesia adalah merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dan selaras yang dibuat untuk mencapai target perusahaan secara keseluruhan. It is a must to have a more comprehensive performance management in the organization. The Bank Muamalat Indonesia performance management system has been implemented through an independently managed HCIS application, Muamalat Human Power (MHP). It starts from the establishment of Goal Settings at the beginning of the year, which is then followed by the MidYear review in the middle of the year and the Year-end review at the end of the year. Goal settings are made by adhering to a top down system, where each employee sets the Most Important Goal (MIG) as the embodiment of work targets that are in line with the work target of his supervisor. So it can be confirmed that the work target made by all employees of Bank Muamalat Indonesia is an integrated and harmonious unit that is aimed to achieve the overall target of the company. Untuk memastikan tercapainya target kerja masing-masing karyawan, telah dibuat sebuah sistem monitoring pada aplikasi Muamalat Human Power (MHP), yang disebut M-Coach. Dimana secara tersistem, karyawan dan atasan diminta untuk melakukan sesi-sesi coaching untuk membahas pencapaian target kerja pada satu periode tertentu. Hasil dari pencapaian target kerja pada periode tersebut, kemudian akan menentukan kembali seberapa sering seorang atasan harus melakukan sesi coaching kepada staff dibawahnya. Sesi coaching yang telah tersistem dan terjadwal secara otomatis ini, diharapkan mampu menumbuhkan budaya pencapaian kinerja yang lebih baik di organisasi. To ensure the achievement of employee’s work targets, a monitoring system has been created in the Muamalat Human Power (MHP) application, which is called M-Coach. It is a system where employees and supervisors are asked to conduct coaching sessions to discuss achievement of work targets for a certain period. The results of achieving work targets in that period will determine how often a supervisor must conduct a coaching session to the staff below. It’s automated and scheduled coaching session is expected to foster a better performance in the organization. Struktur Pengelola Sumber Daya Manusia Structure of Human Capital Management Chief Human Capital Officer Head of HC Strategy Head of HC Services Head of Learning & Talent Management Head of HCBP Operation & Support Function Head of HCBP Business Function Head of OD & Career Management Head of HC Operation Head of Learning Solution 1 HCBP Operation HCBP CEO Office Head of Performance Management & Rewards Head of HC Technology Head of Learning Solution 2 HCBP Risk & Finance HCBP Retail Collection & SAM Head of HC Analytics & Planning Head of Resourcing Head of Learning Solution 3 HCBP Compliance & Operation Support HCBP Corporate Banking and Retail Banking Head Office Head of Employer Branding & Culture Head of Communication & Engagement Head of Learning Delivery & Administration Head of HC Policy & Governance Head of Industrial Relation Laporan Tahunan 2018 Annual Report Muamalat Institute HCBP Retail DNM HCBP Regions 193
  194. Pelatihan dan Pengembangan SDM Human Resources Training and Development Bank Muamalat Indonesia selalu berupaya untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan seluruh karyawan , baik dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kerja maupun untuk pengembangan potensi dan karier dari masing-masing karyawan. Bagi Bank Muamalat Indonesia, pengembangan SDM merupakan salah satu investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja Bank di masa mendatang. Bank Muamalat Indonesia always strives to improve insights and skills of all employees in order to support the improvement of work quality and to develop the potential career of each employee. For Bank Muamalat Indonesia, HC development is one of the long-term investments that will have a real impact on improving the Bank’s performance in the future. Setiap karyawan diberikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan karier dalam bidang masing-masing berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Proses adaptasi dan kemampuan berkomunikasi mutlak diperlukan setiap calon karyawan untuk menunjang kinerjanya di lingkungan kerja. Bank Muamalat Indonesia juga mendorong karyawan baru untuk berpikir terbuka dan positif dan membekali mereka dengan pemahaman tugas yang baik sebagai langkah awal dalam bekerja. Every employee is given the same opportunity to develop a career in their respective fields based on their own competencies. The process of adaptation and communication skills is absolutely necessary for every prospective employee to support their performances in the work environment. Bank Muamalat Indonesia also encourages new employees to think openly and positively and equips them with understanding of good assignments as a first step in work. Dalam rangka meningkatkan kualitas karyawan, Bank Muamalat Indonesia memiliki program pengembangan kualitas karyawan, yakni melalui program pelatihan eksternal. Yaitu di mana Bank memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti sejumlah pelatihan dan/atau seminar yang diberikan secara berkala. In order to improve the quality of employees, Bank Muamalat Indonesia implemented an employee quality development program Through an external training program. It is where the Bank provides opportunities for employees to attend a number of trainings or seminars that are given regularly. Program pelatihan dan pengembangan SDM Bank Muamalat Indonesia sepanjang tahun 2018 adalah sebagai berikut: The human resources training program and development of Bank Muamalat Indonesia’s throughout 2018 are as follows: Technical Skill Jenis Pelatihan Training Category Peserta Participants Pelaporan Bank 1 Banking Report Perkreditan/Treasuri 658 Financing/Treasury Manajemen Risiko 1.091 Risk Management Sosialisasi Ketentuan Perbankan 152 Banking Socialization Provisions Audit 52 Audit Teknologi Informasi 28 Information Technology Manajemen Umum 285 General Management Manajemen Perbankan 3.326 Banking Management Lainnya 7.253 Others Total 12.846 Total Soft Skill Jenis Pelatihan Training Category Analisa Masalah dan Pengambilan Keputusan Problem Analysis and Decision Making 135 Customer Relationship Skill 442 Leadership 1.751 Teknik Presentasi dan Komunikasi Presentation Technique and Communication Lainnya Others Total Total 194 Peserta Participants 559 11.109 13.996 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  195. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Biaya Program Pelatihan dan Pengembangan SDM Human Resources Training and Development Program Costs Secara keseluruhan , Bank Muamalat Indonesia telah merealisasikan anggaran dana sebesar Rp15,3 miliar atau sebesar 1,81% dari biaya tenaga kerja (BTK) untuk pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia di sepanjang tahun 2018. Angka realisasi tersebut masih di bawah dari proyeksi bujet pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp16,39 miliar. Overall, Bank Muamalat Indonesia has actualized a budget of Rp15.3 billion or 1.81% of manpower costs (BTK) for the development of workforce’s competencies Throughout 2018. This actualization figure is still below the budget projection for the year 2018 which is equal to Rp16.39 billion. Perbandingan Antara Proyeksi dan Realisasi Comparison Between Projection and Realization 1.366 2.732 509 1.180 Jan Feb 4.098 1.899 Mar 5.463 2.930 Apr 6.829 9.561 8.195 10.927 12.293 4.515 6.323 3.853 5.195 6.735 May Jun Jul Aug Sep 13.659 15.024 16.390 15.308 7.731 Oct 9.093 Nov Dec Dalam rangka peningkatan dan pengembangan kualitas SDM Bank, Unit Kerja Learning & Talent Management Bank Muamalat Indonesia telah menerapkan program MK-One (Muamalat Knowledge One), yaitu program penyediaan fasilitas pembelajaran untuk karyawan dalam bentuk media digital yang dapat diakses oleh karyawan melalui Muamalat Human Power (MHP). Dalam menu MK-One ini dapat mempelajari berbagai pengetahuan mengenai strategi, arahan dan nilai – nilai perusahaan maupun berbagai materi pelatihan lainnya seperti halnya tentang pengembangan diri, kepemimpinan, soft skill dan technical skill. In order to improve and develop the quality of SDM Bank, the Unit of Work Learning & Talent Management Bank Muamalat Indonesia has implemented a program MK-One (Muamalat Knowledge One), a program providing learning facilities for employees in the form of digital media that can be accessed by employees through Muamalat Human Power (MHP). In the menu of MK-One can learn a variety of knowledge about the strategy, direction and value - the value of the company as well as a variety of other training materials as well as on personal development, leadership, soft skills and technical skills. Berikut adalah statistik hasil pengembangan dan pelatihan SDM antara realisasi MK-One dan non MK-One: The following are statistics on the results of Workforce development and training between the realization of MK-One and non MK-One: Catatan | Remark (Exclude MK-One) Total YTD Dec 2018 Total YTD Dec 2017 umlah Karyawan | Total Employee 4.426 4.672 # yang Terlatih | # of Trained 4.356 2.326 Trained % | Trained (%) 98% 50% Jumlah Hari | Total Days 23.123 6.009 5.22 1.29 Persentase | Percentage (+/-) 96% 306% Rata-Rata Hari Kerja | Average Man Days Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa seluruh data pelatihan menunjukan hasil yang positif dan telah terjadi peningkatan baik dari segi persentase pelatihan maupun jumlah rata-rata kehadiran peserta di pelatihan dalam setahun. Catatan | Remark (Include MK-One) From the above data, it can be concluded, that all training data show positive results and there has been an increase both in terms of percentage of training and the average number of attendees in training in a year. Total YTD Dec 2018 Total YTD Dec 2017 umlah Karyawan | Total Employee 4.426 4.672 # yang Terlatih | # of Trained 4.401 2.621 Trained % | Trained (%) 99% 56% Persentase | Percentage (+/-) 77% Laporan Tahunan 2018 Annual Report 195
  196. Catatan | Remark (Include MK-One) Total YTD Dec 2018 Jumlah Hari | Total Days Total YTD Dec 2017 3.2311 6.434 7.30 1.38 Persentase | Percentage (+/-) 430% Rata-Rata Hari Kerja | Average Man Days Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa, seluruh data pelatihan menunjukan hasil yang positif dan memiliki hasil yang lebih tinggi baik dari segi persentase pelatihan maupun jumlah rata-rata kehadiran peserta di pelatihan dalam setahun. Kategori Pelatihan | Training Category (exclude MK-One) From the above data, it can be concluded, that all training data show positive results and have higher results both in terms of percentage of training and the average number of attendees in training in a year. #Peserta | #of Participants #Peserta | #of Participants Persentase | Percentage (YTD Dec 18) (YTD Dec 17) (+/-) Corporate Business 306 2.242 Retail Banking Business 2.580 Core 1.637 231 Leadership 513 266 Operation 788 959 Support 7.816 737 Soft skills 6.226 NA M@16 6.976 NA Grand Total 26.842 4.435 505% Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah partisipasi peserta meningkat lima kali lipat lebih jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terjadi hampir di semua kategori dan direktorat. From the above data it can be concluded that the number of participation increased five times more than the previous year. This increase occurred in almost all categories and directorates. Penilaian Kinerja Performance Appraisal Penilaian kinerja cukup penting untuk melihat sejauh mana keberhasilan dari program pengembangan SDM yang telah dilakukan Bank Muamalat Indonesia. Penilaian kinerja dilaksanakan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditentukan di awal tahun yang dilaksanakan di pertengahan tahun dan akhir tahun melalui Human Capital Information System (MHP – Muamalat Human Power). Dimana dalam sistem tersebut, penilaian kinerja dilaksanakan secara berjenjang mulai dari penilaian mandiri (self-assessment) oleh karyawan dan evaluasi atasan langsung, yang kemudian dikaji dan evaluasi oleh pimpinan unit kerja yang lebih tinggi. Performance appraisal is quite important for the extent of the success of the people development program that has been carried out by Bank Muamalat Indonesia. The performance appraisal is carried out based on Key Performance Indicator (KPI) at the beginning of the year which was held in mid-year and end of the year through the Human Capital Information System (MHP - Muamalat Human Power). It is where in the system, performance appraisals are carried out in stages starting from self-assessment by employees and direct supervisor reviews, which are then reviewed and evaluated by higher-level work unit leaders. Sistem dan Mekanisme Rewards and Punishment Kepada Karyawan Employee Rewards and Punishment System and Mechanism Bank terus mengembangkan Performance Culture dengan melanjutkan penerapan Performance Management System (PMS) yang telah berlangsung pada tahun-tahun sebelumnya. Sistem ini dilakukan secara lebih disiplin dengan penetapan Key Performance Indicator yang selaras dengan tujuan organisasi serta terintegrasi antar fungsi-fungsi yang ada di dalam organisasi sehingga semua menuju pada pencapaian target dan tujuan Bank. The Bank continued to develop Performance Culture by continuing the implementation of the Performance Management System (PMS) that has taken place in previous years. This system is carried out in a more disciplined manner with the determination of the Key Performance Indicators (KPI) that are aligned with organizational goals and integrated between functions in the organization so that it all leads to achieving targets and the goals of the Bank. Bank Muamalat Indonesia selalu melakukan penataan kembali penerapan Reward and Punishment melalui proses review menyeluruh terhadap konsep dan kebijakan. Di mana penerapan Reward and Punishment harus lebih mendorong pertumbuhan kinerja disamping konsistensi penerapan sanksi atas kasus-kasus pelanggaran. Bank Muamalat Indonesia always arranges re-application of Reward and Punishment through the thorough review process of concepts and policies. Where the application of Reward and Punishment must be more encouraging performance growth in addition to the consistency of applying sanctions for violation cases. 196 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  197. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Assessment Karyawan Employee Assessment Bank Muamalat Indonesia terus berkomitmen untuk melakukan assessment secara berkala kepada karyawan dalam rangka melakukan penggalian potensi dan talenta karyawan yang hasilnya digunakan sebagai dasar dalam penentuan pengembangan dan pemenuhan kebutuhan organisasi . Bank Muamalat Indonesia continues to be committed to conduct periodic assessments to internal employees in order to explore the potential and talents of employees, the results are used as the basis for the determination development and fulfillment of organizational needs. Fasilitas dan Kesejahteraan Facilities and Welfare Dalam hal fasilitas dan kesejahteraan karyawan, Bank Muamalat Indonesia telah memenuhi ketentuan Upah Minimum Provinsi/ Kabupaten/Kota (UMP/K) wilayah masing-masing unit kerja Bank yang ditetapkan oleh Pemerintah. Kompensasi program kesejahteraan dan fasilitas Karyawan Bank Muamalat Indonesia mengacu kepada Ketentuan dan Peraturan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, termasuk pemenuhan upah yang berlaku. In terms of facilities and employee welfare, Bank Muamalat Indonesia has fulfilled the Provincial/Regency/City Minimum Wage (UMP/K) provisions for each Bank’s work unit determined by the Government. Compensation for welfare programs and facilities for employees of Bank Muamalat Indonesia refers to the Ministry of Manpower and Transmigration Provisions and Regulations, including compliance with applicable wages. Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah Highest and Lowest Salary Ratio Rasio gaji karyawan tertinggi : terendah The highest employee salary ratio: the lowest 41,7 1,0 Rasio gaji Direksi tertinggi : terendah The highest ratio of Directors’ salary: the lowest 2,4 1,0 Rasio gaji Komisaris tertinggi : terendah The highest Commisioner salary ratio: the lowest 1,1 1,0 Rasio gaji Direksi tertinggi : karyawan tertinggi The highest ratio of Directors’ salaries: highest employee 2,3 1,0 Bank Muamalat Indonesia menerapkan sistem remunerasi yang kompetitif guna menarik dan mempertahankan tenaga kerja yang terampil dan potensial. Berikut adalah remunerasi dan fasilitas yang diberikan oleh Bank Muamalat Indonesia: 1. Upah untuk seluruh karyawan telah memenuhi standar UMP 2018. 2. Program Jamsostek. 3. Penggantian biaya pengobatan dan perawatan bagi karyawan dan keluarganya. 4. Kegiatan outing bagi karyawan. 5. Asuransi kesehatan bagi karyawan. Bank Muamalat Indonesia implements a competitive remuneration system to attract and maintain a skilled and potential workforce. Following are the remuneration and facilities provided by Bank Muamalat Indonesia: 1. Wages for all employees meet the 2018 UMP standard. 2. Social Security Program. 3. Reimbursement of medical treatment cost for employees and their families. 4. Outing activities for employees. 5. Health insurance for employees. Program Pensiun Pension Program Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap karyawan yang akan memasuki masa pensiun, mulai tahun 2017 Bank Muamalat Indonesia menyelenggarakan Program Masa Persiapan Purna Karya dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapan mental karyawan dalam menghadapi perubahan yang terjadi pada saat pensiun serta memberikan motivasi untuk tetap optimis, memiliki paradigma yang positif sebagai pensiunan serta dapat mengelola waktu yang tersedia untuk tetap hidup dengan semangat. As an appreciation and concern for employees who are about to retire, starting in 2017 Bank Muamalat Indonesia organizes a Full-Time Preparation Program. This program is aiming to increase employee mental readiness in facing changes that occur at retirement and providing motivation to remain optimistic, having a positive paradigm as a retiree and capable of managing the time available to stay alive with enthusiasm. Di tahun 2018, Bank Muamalat Indonesia kembali menerapkan Program Masa Persiapan Purna Karya yang merupakan program yang dapat dimanfaatkan karyawan untuk mengambil masa persiapan sebelum masa pensiun sebenarnya yaitu tidak diwajibkan untuk berada di lingkungan kerja namun tetap mendapatkan upah dan benefit sebagai karyawan. Program ini diberikan untuk jangka waktu minimal 3 (tiga) bulan dan maksimal 6 (enam) bulan sebelum usia pensiun. In 2018, Bank Muamalat Indonesia re-implemented the FullTime Preparation Program where employees can use to take a period of preparation before the actual retirement period. They are not required to be in the work environment but still get wages and benefits as employees. This program is given for a minimum period of 3 (three) months and a maximum of 6 (six) months before retirement age. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 197
  198. Pembentukan Lingkungan Kerja yang Kondusif Establishment of Conducive Work Environment Di era teknologi yang serba digital , upaya-upaya komunikasi kepada karyawan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Jalur komunikasi telah dibuka seluas-luasnya, yang memungkinkan karyawan untuk mendapatkan informasi, instruksi, berita secara cepat dan lengkap. Jalur-jalur komunikasi seperti WhatsApp group yang telah berjalan sejak tahun-tahun sebelumnya tetap dipertahankan, namun kemudian ditambah pula dengan jalur-jalur komunikasi lain yang diharapkan mampu meningkatkan kecepatan informasi dan keterikatan karyawan terhadap Bank. In the era of digital technology, communication efforts to employees can be done more easily and quickly. Communication lines have been opened as widely as possible, which allows employees to get information, instructions, news quickly and completely. Communication channels such as the WhatsApp group group has been running since the previous years have been maintained, but still another communication channels have been added which are expected to be able to increase the speed of information and employee engagement with the Bank. Fasilitas e-mail blast yang mengirimkan informasi terkini kepada seluruh karyawan dapat diakses melalui fasilitas e-mail perusahaan. Muamalat Human Power (MHP), juga merupakan salah satu jalur komunikasi, dimana pengumuman penting, dan peraturan terbaru dapat dengan mudah diakses disalah satu menunya yang saat ini juga sudah tersedia versi mobilenya yang dapat diakses dari handphone karyawan. Bagi karyawan di Muamalat Tower disediakan pula M Channel pada TV di ruang breakout setiap lantai, yang memungkinkan karyawan mendapatkan informasi terkait program, produk dan pengetahuan-pengetahuan lainnya. The e-mail blast facility which sends the latest information to all employees can be accessed through the office e-mail facility. Muamalat Human Power (MHP), is also one of the communication channels, where important announcements, and the latest regulations can be easily accessed in one of the menus which are currently also available on the mobile version that can be accessed from the employee’s smartphone. For employees at Muamalat Tower, M Channel is also provided on TV in breakout rooms, which allows employees to get information related to programs, products and other knowledge. Buletin digital yang menampilkan berita dari unit-unit tertentu juga terus diterbitkan, seperti misalnya “HC news” yang menampilkan berita terkait acara-acara karyawan dan pengumuman-pengumuman lain, “Operation Splash” yang menampilkan berita dan pengumuman terkait operasional perbankan, “Fraud Awareness” yang menampilkan reminder untuk karyawan agar menghindari hal-hal yang dapat menjadi kasus pelanggaran, dan sebagainya. Digital bulletin displaying news from certain units also continue to be published, such as “HC news” which displays news related to employee events and other announcements. There is also “Operation Splash” which displays news and announcements related to bank operational activities, and “Fraud Awareness” which becomes a reminder for employees to avoid things that can be cases of violations, and so on. Salah satu jalur komunikasi yang sedang digalakkan adalah media sosial Bank, yaitu Workplace by Facebook. Dalam media sosial tersebut setiap karyawan dapat mengunggah kegiatan-kegiatan karyawan, pengumuman-pengumuman, menyiarkan secara live kegiatan karyawan yang sedang berlangsung, memberikan komen dan like atas unggahan karyawan lain, dan sebagainya. Media ini dirasakan cukup baik untuk menjembatani komunikasi antara karyawan dengan manajemen senior Bank , dimana karyawan dan manajemen dapat secara cepat mengetahui kegiatan-kegiatan yang dilakukan masing-masing dan memberikan tanggapan atas kegiatan tersebut secara online. One of the communication channels that are being promoted at the moment is the Bank’s social media, namely Workplace by Facebook. In this social media, each employee could upload employees’ activities, announcements, and broadcast employees’ live activities; gives comments and likes for others’ uploaded content, and so on. This media is believed to be a good bridge of communication between employees and senior management of the Bank, where employees and management could quickly find out about their activities and give responses to these activities online. Berbagai pencapaian kinerja juga didorong untuk diunggah di media ini sebagai sarana untuk saling memotivasi antar karyawan dan unit kerja dalam memberikan kinerja terbaik bagi Bank. Dengan kemudahannya untuk diakses dan kecepatannya untuk menampilkan berita-berita terkini, Workplace diharapkan mampu menjadi salah satu alat untuk meningkatkan keterikatan karyawan dengan Bank. Employees’ achievements can be uploaded in this media as a means of mutual motivation among employees and work units so that they will be encouraged to contribute the best performance for the Bank. Due to its accesibility and speed to display the latest news, Workplace is expected to be one of the tools to increase employee’s engagement to the Bank. Konten berita merupakan hal yang menjadi perhatian manajemen. Hal-hal yang dirasa akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang suatu program, konten-konten yang memuat reminder dan ajakan untuk menjadi pribadi yang lebih baik sesuai nilai-nilai Perseroan adalah konten yang menjadi prioritas utama untuk diinformasikan kepada karyawan. Konten berita selalu dikemas dalam bentuk yang menarik dan mudah dimengerti. CEO Message merupakan satu hal yang selalu disampaikan dalam kesempatan-kesempatan khusus yang memerlukan penjelasan langsung dari CEO. Managament is also concern to News content. There are so called top priority contents such as content that provides a better understanding of a program, content that contains a reminder and encouragement to become a better person according to the corporate values become a priority to be informed to the employees. It is important to create an interesting and understandable news content. CEO Message are one of things that is delivered continuously on special occasions that require direct explanation from the CEO. 198 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  199. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Untuk informasi terkait strategi Bank yang lebih formal , terus dilakukan acara-acara sharing session antara manajemen dan karyawan di seluruh unit kerja. Acara yang dikemas dalam bentuk town hall meeting dan BOD road show yang diikuti oleh karyawan di unit kerja yang dikunjungi diharapkan lebih mendekatkan lagi jarak antara manajemen dan karyawan. For information related to the more formal strategy of the Bank, sharing sessions between management and employees are continuously carried out in all work units. Events in the form of a town hall meeting and BOD road show attended by employees in the work units visited are expected to tighten the relationship between management and employees. Serikat Pekerja dan Hubungan Industrial Workers Unions and Industrial Relations Bank Muamalat Indonesia membangun hubungan industrial melalui jaminan keberadaan serikat pekerja di lingkungan kerja Bank sebagai bagian dari hak berserikat Karyawan. Serikat pekerja di lingkungan Bank Muamalat Indonesia bernama Serikat Pejuang Muamalat (SPM) yang telah tercatat pada Kantor Departemen Tenaga Kerja Kotamadya Jakarta Pusat dengan nomor bukti pencatatan 482/I/P/II/2009 tanggal 23 Februari 2009. Bank Muamalat Indonesia builds industrial relations through guaranteeing the existence of worker unions in the Bank’s work environment as part of the employees’ right to join assosiations. The union carries the name Serikat Pejuang Muamalat (SPM) and is registered with Manpower Department of Central Jakarta with the register number 482/I/P/II/2009 dated 23 February 2009. Penyelesaian masalah-masalah hubungan industrial di Bank Muamalat Indonesia selama ini telah dilaksanakan berdasarkan pada prinsip kesetaraan, kewajaran, rasa keadilan serta nilainilai kemanusiaan. Prinsip-prinsip tersebut diwujudkan dalam suatu Perjanjian Kerja Bersama (PKB) atau yang disebut sebagai Ittifaq Muamalat. Dokumen Ittifaq Muamalat disepakati bersama antara manajemen dan pihak karyawan yang diwakili oleh Serikat Pejuang Muamalat (Serikat Pekerja). Solution concerning industrial relations problems at Bank Muamalat Indonesia has been carried out based on the principles of equality, fairness, sense of justice and human values. These principles are manifested in a Collective Labor Agreement (PKB) or what is referred to Ittifaq Muamalat. The Ittifaq Muamalat document was agreed upon the management and the employees represented by Serikat Pejuang Muamalat (SPM). Bank Muamalat Indonesia dan Serikat Pejuang Muamalat (SPM) telah melakukan penandatanganan bersama Ittifaq Muamalat untuk periode 2017-2019, pada tanggal 7 Juni 2017 dan berlaku efektif sejak 17 Juli 2017. Ittifaq Muamalat periode 2017-2019 berisi kesepakatan yang harus dipertanggungjawabkan oleh setiap pemangku kepentingan dan karyawan Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia and erikat Pejuang Muamalat (SPM) have both signed Ittifaq Muamalat for the period 2017-2019, on June 7, 2017 and has been effective from July 17, 2017. It contains an agreement that must be accounted by each stakeholder and Bank Muamalat Indonesia employees. Survei Keterlibatan Karyawan Employee Engagement Survey Bank Muamalat Indonesia secara kontinu telah menerapkan Survei Keterlibatan Karyawan (Employee Engagement Survey) yang dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan dan keterikatan karyawan terhadap Bank. Tingkat kepuasan dan keterikatan karyawan merujuk pada sikap umum seorang karyawan terhadap pekerjaan dan Bank. Tingkat kepuasan dan keterikatan yang tinggi akan menunjukkan sikap yang positif terhadap pekerjaan tersebut. Sebaliknya, ketidakpuasan dan keterikatan karyawan menunjukkan sikap yang kontraproduktif terhadap pekerjaannya. Bank Muamalat Indonesia has continuously implemented Employee Engagement Surveys in order to measure the employee’s satisfaction and engagement level to the Bank. The employee’s satisfaction and engagement level refers to the general attitude of an employee to work and the Bank. A high level of satisfaction and engagement will show a positive attitude towards the job. On the contrary, dissatisfaction and employees’ engagement show a counterproductive attitude towards their work. Sebagai aset penting dalam menjalankan bisnis, Bank Muamalat Indonesia menempatkan karyawan sebagai bagian penting dalam kegiatan usaha. Secara berkala Bank melakukan pengukuran atas kepuasan dan keterikatan karyawan dengan sasaran untuk mengetahui tingkat kepuasan dan keterikatan serta mengetahui kesesuaian antara perilaku tiap karyawan dengan budaya Bank Muamalat Indonesia. Kepuasan dan keterikatan karyawan merupakan faktor kunci dalam mendorong kinerja yang lebih baik sehingga turut mendorong perkembangan usaha Bank Muamalat Indonesia. As an important asset in conducting business, Bank Muamalat Indonesia considers employees as an important part of business activities. Periodically the Bank measures the satisfaction and employees’ engagement with the aim of knowing the level of satisfaction, engagement, and knowing the suitability between the behavior of each employee and the culture of Bank Muamalat Indonesia. Employees’ satisfaction and engagement are the key factors in encouraging better performance, which have contributed to the business development of Bank Muamalat Indonesia. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 199
  200. Rencana Pengembangan Pengelolaan SDM ke Depan Future Human Resources Management Development Plan Sebagai perusahaan yang memiliki visi jangka panjang untuk tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan (sustainable growth), perusahaan meyakini bahwa struktur organisasi yang efektif dan efisien adalah sebuah alat kritikal untuk mendukung tujuan organisasi baik secara finansial maupun non-finansial. Perusahaan senantiasa melakukan review atas efektivitas organisasi sesuai dengan dinamika di lingkungan internal serta terus berupaya untuk mampu beradapatasi dan responsif terhadap perkembangan bisnis dan pasar, agar dapat tetap selaras dengan tujuan perusahaan. As a company that has a long-term vision to grow and develop sustainably, the company believes that effective and efficient organizational structure is a critical tool to support organizational goals both financially and non-financially. The company has conducted reviews of the effectiveness of the organization in accordance with the dynamics in the internal environment and continues to strive to be able to adapt and be responsive to the development of business and markets, so that it can stay in line with the company’s goals. Pada tahun 2019 perusahaan masih secara berkesinambungan melanjutkan prioritas utama (key action) korporasi yaitu: 1. Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan (sustained) dengan fokus penekanan pada pertumbuhan bisnis di mortgage, inisiatif pembiayaan wholesale, dan pembiayaan SME. 2. Peningkatan revenue dengan cara tercepat yang berfokus kepada peningkatan CASA, low cost funding dan peningkatan produktivitas di cabang-cabang. 3. Optimalisasi biaya dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan sentralisasi proses operasional. 4. Pengelolaan serta penyelesaian “bad-bank” secara lebih agresif. In 2019 the company will continue to do the corporate key action, namely: 1. Sustained business growth with a focus on business growth in mortgages, wholesale financing initiatives, and SME financing. 2. Increased revenue in the fastest way that focuses on increasing CASA, low cost funding and increasing productivity in branches. 3. Cost optimization with a focus on increasing efficiency & centralizing operational processes. 4. Management and settlement of “bad-bank” more aggressively. Sebagai bagian dari upaya dalam mendukung keberlanjutan pencapaian strategi korporasi diatas maka di tahun 2019 Bank akan terus melakukan langkah-langkah operatif dan peningkatan dalam hal pengembangan organisasi sebagai berikut : 1. Evaluasi dan penyempurnaan organisasi bisnis sehingga lebih cekatan dan produktif, dengan meyakinkan pengambilan keputusan yang cepat, sinergi antara unit dan kolaborasi organisasi. 2. Penyempurnaan dan streamlining proses operasional agar lebih efisien, mendukung percepatan proses bisnis dan standar proses dan layanan (SLA) yang lebih baik; melalui inisiatif sentralisasi, otomasi proses, rentang kendali (span of control) dan layering yang lebih efisien. 3. Optimalisasi fungsi kantor Regional dan Cabang sebagai fungsi yang melakukan integrasi semua kegiatan bank dari berbagai segmen dan pemberian layanan yang prima kepada nasabah. 4. Penguatan kapabilitas organisasi yang mendukung percepatan penyelesaian “bad-bank” melalui sinergi proses dengan “good bank”, pelaporan organisasi dan kapabilitas karyawan. 5. Pengoptimalan utilisasi terhadap Sumber Daya Manusia (resources) yang ada pada setiap lini bisnis, operasional dan fungsi pendukung lainnya di Bank guna mendukung pencapaian optimalisasi biaya dan organisasi yang efisien dan produktif. As part of efforts to support the sustainability of the achievement of strategy above, in 2019 the company will continue to carry out operational and improvement measures in terms of organizational development as follows: Penguatan implementasi sistem penilaian kinerja guna mengoptimalkan kinerja karyawan agar dapat mendukung pencapaian kinerja Bank secara umum, di lain pihak Bank juga mengembangkan pengelolaan karier karyawan sebagai bagian dari upaya pemenuhan aspirasi karyawan dan memastikan kesiapan suksesi disetiap fungsi lini organisasi. Strengthening the implementation of a working performance in order to optimize employee’s performance to support the achievement of the Bank’s performance in general, on the other hand the Bank also develops employee career management as part of efforts to fulfill employee aspirations and to ensure succession readiness in each line function. 200 1. Evaluation and improvement of business organizations so that they are more agile and productive, by ensuring rapid decision making, synergy between units and organizational collaboration. 2. Improving and streamlining operational processes to be more efficient, supporting the acceleration of business processes and better process and service standards (SLA); through centralized initiatives, process automation, span of control and more efficient layering. 3. Optimizing the functions of Regional offices and Branches as a function that integrates all bank activities from various segments and provides good services to customers. 4. Strengthening organizational capabilities that support the acceleration of “bad-bank” settlement Through process synergies with “good banks”, organizational reporting and employee capabilities 5. Optimizing human capital in every business line, operational, and other supporting functions in the Bank in order to support the achievement of cost, efficient and productive organization optimization. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  201. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Teknologi Informasi Information Technology Sistem Teknologi Informasi Information Technology System Dewasa ini , teknologi komunikasi dan informasi telah menjadi solusi yang mempermudah sebuah alur proses. Teknologi Informasi (TI) menawarkan kemudahan, kemurahan, efisiensi, efektivitas, dan bahkan pemantauan yang memiliki dokumentasi yang terstruktur. TI memberikan jawaban praktis atas kebutuhan berbagai proses dalam kehidupan manusia. Nowadays communication and information technology has become a solution that simplifies a process flow. Information Technology (IT) offers convenience, generosity, efficiency, effectiveness, and even structured documentation. IT provides practical answers to the needs of various processes in human life. Saat ini seluruh aktivitas bisnis termasuk perbankan sangat bergantung pada Teknologi Informasi (TI) sebagai penggerak. Oleh karena itu, pengembangan TI menjadi salah satu agenda besar yang terus diaktualisasikan oleh Bank Muamalat Indonesia pada seluruh aspek operasional, jasa, layanan dan sistem pendukung Bank. Currently all business activities, including banking, are highly dependent on Information Technology (IT) as a driving force. Therefore, IT development is one of the major agendas that Bank Muamalat Indonesia continues to actualize in all aspects of the Bank’s operational, service, service and support systems. Dalam bidang Sistem Teknologi Informasi, Bank Muamalat Indonesia telah memberikan dukungan Sistem Informasi kepada seluruh unit usaha dalam mendukung bisnis Bank yang berkelanjutan. Sesuai dengan rencana bisnis yang telah disampaikan kepada Bank Indonesia dan pihak regulator, Bank Muamalat Indonesia terus menggiatkan pengembangan TI di tahun 2018, yaitu adalah sebagai berikut: In the area of Information Technology Systems, Bank Muamalat Indonesia has provided Information System support to all business units in supporting the Bank’s sustainable business. According to the business plan that has been submitted to Bank Indonesia and other regulators, Bank Muamalat Indonesia continues to intensify IT development in 2018, as follows: 1. Peningkatan kehandalan IT resource dan infrastructure a. Meningkatkan kehandalan sistem infrastruktur, hardware, software dan kapabilitas humanware di dalam operasional data center (dc), disaster recovery center (drc), serta kantor cabang, guna mendukung kebutuhan bisnis bank dan kemampuan layanan kepada nasabah melalui peningkatan “service level” yang terukur sesuai dengan Key Risk Indikator (KRI) yang telah dijabarkan dalam Operational Risk Manajemen bank. b. Memastikan ketersedian IT resource di dalam mensupport bisnis bank untuk melanjutkan program cost effectiveness & efficiency, dengan cara pengaturan inisiatif melalui Standard Project Management yang ketat dan terukur. Termasuk di dalamnya, inisiatif terkait system enhancement seperti; desain ulang aplikasi untuk mendukung otomatisasi (digital process), peningkatan dan/atau penambahan fitur e-channel (ATM, Internet Banking, Mobile Banking) dan relokasi kantor cabang. 1. Increased reliability of IT resources and infrastructure a. To Improove the reliability of infrastructure systems, hardware, software and humanware capabilities in data center operations (dc), disaster recovery center (drc), and branch offices, to support the bank’s business needs and service capabilities to customers Through increased measurable “service level” in accordance with the Key Risk Indicator (KRI) that has been described in the Operational Risk Management bank. 2. Peningkatan IT Control & IT Governance a. Pengkinian IT Governance dan Security Document seiring dengan pertumbuhan bisnis dan kompleksitas teknologi Bank sesuai dengan pemenuhan persyaratan compliance bank, serta kebutuhan pertumbuhan bisnis bank. b. Melakukan kontrol secara periodik terhadap kebutuhan aktivitas technology refreshment/ evergreening berdasarkan system capacity planning, yang dilakukan secara efektif dan efisien namun tetap memperhatikan kepatuhan terhadap aturan regulator. Termasuk di dalamnya kemampuan menjalankan Business Continuity Planning (BCP). 2. Improved IT Control & IT Governance a. Updating the IT Governance and Security Document along with the business growth and complexity of the Bank’s technology in accordance with compliance with bank compliance requirements, as well as the banks’ business growth needs. b. Periodically control the need for technology refreshment/evergreening activities based on the capacity planning system, which is carried out effectively and efficiently, while still observing compliance with regulator regulations. This includes the ability to run Business Continuity Planning (BCP). Laporan Tahunan 2018 Annual Report b. To ensure the availability of IT resources in supporting the bank’s business to continue the cost effectiveness & efficiency program, by organizing initiatives Through rigorous and measurable Standard Project Management. These include initiatives related to system enhancements such as; redesign applications to support automation (digital process), increase and/or add e-channel features (ATM, Internet Banking, Mobile Banking) and branch relocation. 201
  202. 3 . Peningkatan IT Human Capital Resource & Quality a. Penempatan human capital resource (skill) IT yang tepat (value creation) dan penggunaan Business Process Outsource (BPO) untuk non-critical area (desktop support, infrastructure helpdesk dan ATM Monitoring) di dalam organisasi IT guna mendukung aktivitas operation, sesuai dengan pertumbuhan kompleksitas teknologi bank (digital) serta alignment dengan pertumbuhan bisnis bank. b. Melakukan kerjasama strategis dengan vendor core banking system (Oracle) dalam hal pengembangan kapabilitas (skill personel IT) melalui mekanisme managed service Run-The-Bank (RTB) dengan target waktu kerjasama strategis dari tahun 2015 sampai dengan 2018. Asessment atau review terhadap kelanjutan penggunaan Core Banking telah dilakukan pada Maret 2017 s/d Desember 2017, mengingat depresiasi Core Banking System (MCB) akan berakhir pada 2018. 3. Increased IT Human Capital Resource & Quality a. To put appropriate human capital (skill) IT (value creation) and to use Business Process Outsource (BPO) for non-critical areas (desktop support, infrastructure helpdesk and ATM Monitoring) in IT organizations to support operation activities, in accordance with growth the complexity of bank (digital) technology and alignment with the growth of the bank’s business. 4. Peningkatan Reporting Capability a. Sentralisasi proses/data untuk regulatory reporting melalui New Front-End Delivery System (SKN, RTGS, SWIFT) dan pelaporan melalui Muamalat Data Warehouse System guna meningkatkan akurasi dan ketepatan waktu pelaporan Bank sesuai dengan standar Bank Indonesia. 4. Improved Reporting Capability a. Centralized processes / data for regulatory reporting Through the New Front-End Delivery System (SKN, RTGS, SWIFT) and reporting Through the Muamalat Data Warehouse System to improve the accuracy and timeliness of Bank reporting in accordance with Bank Indonesia standards. Tata Kelola Informasi Information Management Dalam dunia usaha, penerapan TI memberikan solusi bisnis dengan jejak rekam yang terdokumentasi dengan baik. Penerapan TI dari hulu hingga ke hilir proses bisnis memberikan berbagai kemudahan bagi manajemen untuk melakukan perhitungan serta membuat keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan. In the business world, implementing IT provides business solutions with a well-documented track record. The application of IT from upstream to downstream business processes provides various facilities for management to perform calculations and make accountable decisions. Di lingkup Bank, penerapan TI menjadi sebuah skala prioritas, yang tentunya akan memberikan kemudahan bagi manajemen, pemegang saham, maupun pemangku kepentingan, untuk dapat bersinergi dan terus melakukan upaya nilai tambah bagi perjalanan Bank Muamalat Indonesia hingga di masa-masa mendatang. In the scope of the Bank, the application of IT becomes a priority, which will certainly provide convenience for management, shareholders, and stakeholders, to be able to work together and continue to make added value efforts for the journey of Bank Muamalat Indonesia in the future. Pada tahun 2018, unit kerja PMO (IT PMO) digabungkan ke dalam organisasi IT. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keselarasan Rencana Pengembangan TI & Rencana Pengembangan Bisnis melalui peran IT-PMO (Project Management Office). Selain itu, penggabungan tersebut juga untuk memastikan pengawasan dan pelaporan IT Projects delivery sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan oleh Bank. In 2018, PMO work units (IT PMO) are incorporated into IT organizations. It aims to improve the alignment of IT Development Plans & Business Development Plans Through the role of IT-PMO (Project Management Office). In addition, the merger is there to ensure the supervision and reporting of IT Projects delivery in accordance with what is planned and expected by the Bank. Saat ini tim TI Bank Muamalat Indonesia berjumlah 93 orang yang terdiri dari 4 unit kerja, dengan struktur organisasi sebagai berikut: Currently the Bank Muamalat Indonesia IT team consists of 93 people consisting of 4 work units, with the following organizational structures: 202 b. To undertake strategic cooperation with core banking system (Oracle) vendors in terms of capability development (IT personnel skills) Through the RunThe-Bank (RTB) managed service mechanism with a target time for strategic cooperation from 2015 to 2018. Assessment or review of continuation the use of Core Banking has been carried out in March 2017 until December 2017, considering that the depreciation of the Core Banking System (MCB) will expire in 2018. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  203. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Operation Director Head of Information Technology Head of IT Operation Head of IT Data Center Operation Head of IT Infrastructure • IT Support Core • IT Support Business Solution • IT Support Middleware • IT Support MISDWH • IT Helpdesk & ATM Service Management • IT Support Server & Storage • IT Support Network • IT Support Client • IT DBA Head of IT Governance & Security Head of IT Security & Architecture • IT Security Development & Admin • IT Security Operation • IT Configuration Management • IT Architect Head of IT Solution Delivery Head of IT Application Development Head of IT Governance • IT Audit Management • IT Finance & Vendor Management • IT Change Mgmt & Quality Assurance • IT Policy & Procedure Head of IT Channels & Integration Head of IT PMO Corporate Banking Project Manager Head of IT MIS Retail Banking Project Manager • Liability Management • Asset Management • Transactional Bank • Business Process Management • Payment System • E-Channel System • Application Solution • Integration System • Data Integration & Transformation • Report & Information Management • Big Data Analytics Non Business Project Manager Rencana Pengembangan IT di 2019 IT Development Plan in 2019 Sesuai dengan rencana bisnis yang telah disampaikan kepada Bank Indonesia dan pihak regulator, Bank Muamalat Indonesia akan terus menggiatkan pengembangan TI. Rencana pengembangan Teknologi Informasi di tahun 2019 adalah sebagai berikut: In accordance with the business plan that was submitted to Bank Indonesia and the regulator, Bank Muamalat Indonesia will continue to intensify IT development. The plan for developing Information Technology in 2019 is as follows: SEGMEN PROGRAM PENGEMBANGAN PROGRAM SEGMENT DEVELOPMENT RENCANA TINDAK LANJUT FOLLOWING PLAN • • Mempertahankan kehandalan IT Infrastructure & Ketersediaan IT Resource Maintaining the reliability of IT, infrastructure and availabilty of IT Resources Laporan Tahunan 2018 Annual Report • Mempertahankan kehandalan system infrastructure, hardware, software dan IT human capital di dalam menjaga IT services availability sesuai dengan SLA yang ditetapkan. Merencanakan perkuatan IT Enterprise Architecture (Digital Banking Platform) guna mendukung pengembangan Strategi Digital Banking Services dan Kerjasama Fintech Bank. Memastikan pelaksanaan evaluasi Disaster Recovery Plan (DRP) dan Business Impact Analysis (BIA) atas sistim kritikal bank sesuai dengan risk appetite bank yang disepakati oleh unit kerja Bisnis dan Risk bank (Operational Risk Management). • To maintain the reliability of the system infrastructure, hardware, software and IT human capital in maintaining IT services availability in accordance with the established SLA. • To strengthen IT Enterprise Architecture (Digital Banking Platform) to support the development of the Digital Banking Services Strategy and Fintech Bank Cooperation. • To ensure the implementation of a Disaster Recovery Plan (DRP) and Business Impact Analysis (BIA) evaluation of the bank’s critical system in accordance with the bank’s risk appetite agreed upon by the Business and Risk bank (Operational Risk Management) work units. 203
  204. SEGMEN PROGRAM PENGEMBANGAN PROGRAM SEGMENT DEVELOPMENT RENCANA TINDAK LANJUT FOLLOWING PLAN • • • Mempertahankan kehandalan IT Infrastructure & Ketersediaan IT Resource Maintaining the reliability of IT Infrastructure & Availability of IT Resources • Maintaining the reliability of the system infrastructure, hardware, software and IT human capital in maintaining IT services availability in accordance with the established SLA. • Planning to strengthen IT Enterprise Architecture (Digital Banking Platform) to support the development of the Digital Banking Services Strategy and Fintech Bank Cooperation. • Ensure the implementation of a Disaster Recovery Plan (DRP) and Business Impact Analysis (BIA) evaluation of the bank’s critical system in accordance with the bank’s risk appetite agreed upon by the Business and Risk bank (Operational Risk Management) work units. • Melakukan assessment dan implementasi IT Managed Service secara bertahap atas system E-Channel, Switching, Core Banking, dan IT Operation Bank, dengan tujuan peningkatan IT Value Delivery yang lebih Optimal dengan Cost yang lebih Efficient, sesuai dengan kebutuhan pengembangan Bisnis, serta pengembangan Digital Banking services, dan kerjasama Fintech bank. • Performing assessment and implementation of IT Managed Services in stages on the E-Channel, Switching, Core Banking, and IT Operations systems of the Bank, aiming to increase more Optimal Value-Based IT Delivery which is more efficient, in accordance with business development needs, as well as the development of Digital Banking services, and Fintech bank cooperation. • Memastikan keselarasan Rencana Pengembangan TI & Rencana Pengembangan Bisnis melalui peran IT-PMO (Project Management Office). Memastikan pengawasan dan pelaporan IT Projects delivery sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan oleh bank. Peningkatan IT Value Delivery & Cost Efficiency melalui IT Managed Service Increasing IT Value Delivery & Cost Efficiency Through IT Managed Service Peningkatan IT Projects Delivery Planning & Monitoring Increasing IT Project Delivery Planning & Monitoring • • To ensure the alignment of IT Development Plans & Business Development Plans Through the role of IT-PMO (Project Management Office). • To ensure supervision and to report IT Projects delivery in accordance with planned and expected by the bank • Memastikan pengembangan system yang terintegrasi dengan work flow dan validasi yang ketat untuk menghindari human error sehingga meningkatkan kualitas data dan kebenaran pelaporan ke regulator. • To ensure the development of an integrated system with work flow and strict validation to avoid human error to improve data quality and correct reporting to regulators. Peningkatan Data Quality & Reporting Increased Quality & Reporting Data 204 Mempertahankan kehandalan system infrastructure, hardware, software dan IT human capital di dalam menjaga IT services availability sesuai dengan SLA yang ditetapkan. Merencanakan perkuatan IT Enterprise Architecture (Digital Banking Platform) guna mendukung pengembangan Strategi Digital Banking Services dan Kerjasama Fintech Bank. Memastikan pelaksanaan evaluasi Disaster Recovery Plan (DRP) dan Business Impact Analysis (BIA) atas sistim kritikal bank sesuai dengan risk appetite bank yang disepakati oleh unit kerja Bisnis dan Risk bank (Operational Risk Management). PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  205. Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Functions Laporan Tahunan 2018 Annual Report 205
  206. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 06 206 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  207. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Blue Mosque , Istanbul. Turkey Laporan Tahunan 2018 Annual Report 207
  208. Pendahuluan Introduction Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) telah menjadi landasan yang kuat bagi Bank Muamalat Indonesia dalam menghadapi perkembangan bisnis perbankan. Segala keputusan strategis Dewan Komisaris dan Direksi selalu mempertimbangkan prinsip-prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, profesional dan kewajaran yang merupakan komitmen kuat Bank untuk memberikan jaminan dipenuhinya hak-hak para pemangku kepentingan, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di industri perbankan dan mendorong peningkatan kinerja Bank. The implementation of Good Corporate Governance (GCG) has become a strong foundation for Bank Muamalat Indonesia to face future changes in the business environment. All strategic decisions made by the Board of Commissioners and Board of Directors always consider the principles of GCG, namely Transparency, Accountability, Responsibility, Professional, and Fairness which are the Bank's strong commitment in the interest of shareholders and other stakeholders. Regulator bersama-sama dengan berbagai pihak yang menaruh perhatian terhadap perkembangan GCG di Indonesia memberikan penegasan yang kuat atas pentingnya hubungan yang harmonis antara entitas usaha dan pemangku kepentingan. Melalui hubungan yang harmonis ini, diharapkan akan terbentuk dunia usaha yang mampu berkontribusi bagi dimensi sosial dan lingkungan di sekitarnya dan mampu menghindari cara-cara menciptakan keuntungan sesaat. Regulators together with various parties who put attention to the development of GCG in Indonesia give a strong affirmation of the importance of harmonious relationships between business entities and stakeholders. It is expected that such harmonious relationship will form a business world that is able to contribute to the surrounding social and environmental dimensions and to avoid means of creating short-term profit. Landasan Penerapan dan Kebijakan GCG GCG Foundation and Principles Sebagai pelopor perbankan syariah di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia senantiasa berupaya untuk menghadirkan pengalaman perbankan terbaik bagi nasabah. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Bank Muamalat Indonesia berpegang teguh pada penerapan best practice tata kelola perusahaan sebagai hal yang sangat diutamakan. Standar etika dan akuntabilitas tinggi diimplementasikan dengan berpijak pada asas Good Governance Bisnis Syariah (GGBS) yang mengacu pada dasar spiritual dan dasar operasional sebagai landasan utama dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan. As a pioneer of sharia banking in Indonesia, Bank Muamalat Indonesia always strives to deliver the best banking experience for its customers. To realize these ideals, Bank Muamalat Indonesia adheres to the best practice of corporate governance as its business priority. High ethical and accountability standards are manifested by referring to the principle of Good Governance of Sharia Business which refers to the spiritual and operational foundation as the main foundation in realizing a sustainable business. Pelaksanaan dan penerapan GCG Bank Muamalat Indonesia mengacu pada regulasi yang relevan dan ketentuan internal yang telah ditetapkan sebagai berikut: 1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; 2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah; The implementation of Bank Muamalat’s GCG refers to the relevant regulations and internal provisions that have been determined as follows: 1. Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies; 2. Law of the Republic of Indonesia No. 21 of 2008 concerning Sharia Banking; 208 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  209. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 3 . Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; 4. Peraturan Bank Indonesia No. 11/3/PBI/2009 tentang Bank Umum Syariah sebagaimana diubah dengan Peraturan Bank Indonesia No. 15/13/PBI/2013; 5. Surat Edaran Bank Indonesia No. 12/13/DPbS perihal Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; 6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka; 7. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka; 8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum; 9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 65/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/POJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Syariah; 11. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; 12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31 /POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik; 13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03/2014 Tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan; 14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.03/2014 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan; 15. Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia; 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. Pedoman Umum Good Governance Bisnis Syariah; Anggaran Dasar PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; Board Manual PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; Kebijakan Good Corporate Governance PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; Pedoman dan Prosedur Pelaksanaan Penanganan Pelaporan Pengaduan Nasabah PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; Kode Etik Bankir; Kode Etik Bank Muamalat Indonesia; dan Ittifaq Muamalat. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 3. Bank Indonesia Regulation No. 11/33/PBI/2009 concerning Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units; 4. Bank Indonesia Regulation No. 11/3/PBI/2009 concerning Sharia Commercial Banks as amended by Bank Indonesia Regulation No. 15/13/PBI/2013; 5. Bank Indonesia Circular No. 12/13/DPbS concerning the Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units; 6. Financial Services Authority Regulation No. 21/POJK.04/2015 concerning Application of Public Company Governance Guidelines; 7. Financial Services Authority Circular No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Governance of Public Companies; 8. Regulation of the Financial Services Authority No. 46/POJK. 03/2017 concerning Implementation of Commercial Bank Compliance Function; 9. Regulation of the Financial Services Authority No. 65/ POJK.03/2016 concerning Application of Risk Management for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units; 10. Regulation of the Financial Services Authority No. 8/ POJK.03/2014 concerning Soundness Rating of Sharia Commercial Banks and Sharia Units; 11. Financial Services Authority Circular No. 10/SEOJK.03/2014 concerning Soundness Rating of Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units; 12. Regulation of the Financial Services Authority No. 31 / POJK.04/2015 concerning Openness of Material Information or Facts by Issuers or Public Companies; 13. Regulation of the Financial Services Authority Number 18/ POJK.03/2014 concerning Implementation of Integrated Governance for Financial Conglomerates; 14. Financial Services Authority Regulation Number 17/ POJK.03/2014 concerning Application of Integrated Risk Management for Financial Conglomerates; 15. Fatwa of National Sharia Board - The Indonesian Council of Ulama 16. General Guidelines for Sharia Business Good Governance; 17. Articles of Association of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; 18. Manual Board of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; 19. Good Corporate Governance Policy of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; 20. Guidelines and Procedures for Implementing Customer Complaints Reporting PT Bank Muamalat Indonesia Tbk; 21. Code of Ethics for Bankers; 22. Bank Muamalat Code of Ethics; and 23. Ittifaq Muamalat. 209
  210. Prinsip GCG GCG Principles Aspek operasional berkaitan dengan performa positif dalam memberikan layanan terbaik dan memenuhi harapan pemangku kepentingan . Dalam hal ini, Bank Muamalat Indonesia mengacu pada dua asas. Asas pertama adalah sifat dan perilaku Nabi dan Rasul yang patut untuk diteladani dalam kegiatan sehari-hari dan termasuk juga dalam berbisnis. Sifat-sifat tersebut antara lain yaitu shidiq, fathonah, amanah dan tabligh. Sementara asas kedua adalah asas yang dipakai secara umum oleh pelaku bisnis lainnya yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, profesional, kewajaran, kesetaraan dan sikap kepedulian. The operational aspect is relevant to positive performance of providing the best service and fulfilling the expectation of stakeholders. In this regard, Bank Muamalat Indonesia refers to two principles. The first principle is character and behavior of the Prophets and Apostle who deserve to be emulated in everyday activities and in running business. These characters include shidiq, fathonah, amanah, and tabligh. While the second principle is one applied in the business world in general, namely transparency, accountability, responsibility, professional, fairness, equality, and caring attitude. Asas-asas tersebut terangkum dalam nilai-nilai Muamalat IDEAL yang diimplementasikan pada seluruh tingkatan jenjang dan organisasi. Adapun nilai-nilai dimaksud tercermin dari aspek aspek sebagai berikut: These principles are summarized in IDEAL Values of Muamalat which implemented to all levels of organization. The values are reflected in the following aspects: Keterbukaan Transparency “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat (hak/informasi) kepada yang berhak menerimanya”. (QS. An-Nisa: 58). Keterbukaan (Transparency) mengandung unsur pengungkapan (disclosure) dan penyediaan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas dan akurat dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses oleh pemangku kepentingan dan masyarakat. Bank Muamalat Indonesia dan segenap jajaran Manajemen selalu berupaya untuk menjamin adanya keterbukaan dalam menyampaikan informasi materiil dan relevan serta keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan mengenai Bank Muamalat Indonesia serta mudah diakses oleh stakeholders sesuai dengan haknya. Kebijakan Bank Muamalat Indonesia dibuat secara tertulis dan dikomunikasikan kepada segenap Stakeholders yang berhak memperoleh informasi mengenai hal tersebut. Keterbukaan tidak hanya mengungkapkan informasi yang dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, tetapi juga hal penting dalam proses pengambilan keputusan sesuai dengan ketentuan syariah, tanpa mengurangi kewajiban Bank untuk memenuhi ketentuan kerahasiaan organisasi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Indeed, Allah commands you to render trusts to whom they are due” (QS. An-Nisa: 58). Transparency contains the elements of disclosure and the provision of information in a timely, adequate, clear and accurate manner as well as comparable and easily accessed by the stakeholders and the public. Bank Muamalat Indonesia and all levels of its management always seeks to ensure transparency in conveying the material and relevant information and transparency in the decision making process and on Bank Muamalat Indonesia as well as easily accessed by the stakeholders in accordance with their rights. Bank Muamalat Indonesia policy is made in writing and communicated to all stakeholders who are entitled to obtain the information. Transparency does not only mean the disclosure of information required by the legislation, but it is also important in the decision making process in accordance with the provisions of sharia, without reducing the Bank's obligation to comply with the provision on the confidentiality of the organization in accordance to the legislation in force. Akuntabilitas Accountability “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hambahamba-Nya, hanyalah ulama (orang-orang yang berilmu pengetahuan)” (QS Fathir: 28). “Adakah sama orang yang berilmu pengetahuan dengan yang tidak berilmu pengetahuan” (QS Az-Zumar: 9). “Allah mengangkat derajat orang yang beriman di antara kamu dan orang yang memiliki ilmu pengetahuan beberapa derajat. Allah Maha Mengetahui apaapa yang kamu lakukan” (QS Al-Mujaadilah: 11) Akuntabilitas (Accountability) mengandung unsur kejelasan fungsi dalam organisasi dan cara mempertanggungjawabkannya sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif. Manajemen Bank Muamalat Indonesia harus dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu bisnis Bank Muamalat Indonesia harus dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan pelaku bisnis dengan tetap memperhitungkan kepentingan para pemangku kepentingan. "Only those fear Allah, from among His servants, who have knowledge" (QS Al-Fathir: 28). "Are those who know equal to those who do not know?" (QS Az-Zumar:9). "Allah will raise those who have believed among you and those who were given knowledge, by degrees. And Allah is Acquainted with what you do." (QS Al-Mujaadilah: 11). Accountability contains the elements of clarity of functions within the organization and the way to hold responsible thus management can run effectively. Bank Muamalat Indonesia's Management must be accountable for the performance transparently and fairly. To that end, the business of Bank Muamalat Indonesia should be properly managed, measured and should be in accordance with the interests of the business player while taking into account the interests of stakeholders. 210 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  211. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Pertanggungjawaban Responsibility “Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya”(QS Al-Muddatsir: 38). Pertanggungjawaban mengandung unsur kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan dan ketentuan internal serta tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan. Responsibilitas diperlukan agar dapat menjamin terpeliharanya kesinambungan usaha dalam jangka panjang dan mendapat pengakuan sebagai warga korporasi yang baik/good corporate citizen. Bank Muamalat Indonesia dan segenap Jajaran Bank Muamalat Indonesia dalam bertindak selalu berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan adanya kesesuaian pengelolaan bank dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip pengelolaan bank yang sehat, dengan tetap menyadari segala risiko dan implikasi negatif yang mungkin ditimbulkan oleh tindakannya. Bank Muamalat Indonesia dan Jajaran Bank Muamalat Indonesia harus selalu mengingat kepentingan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan fungsinya dan menetapkan kebijaksanaan atau mengambil keputusan. "Every soul, for what it has earned, will be retained." (QS Al-Muddatsir: 38). Responsibility contains the elements of compliance with the legislations and internal regulations as well as the responsibility towards the society and the environment. Responsibility is required to ensure long-term sustainability of the business and recognition as a good corporate citizen. Bank Muamalat Indonesia and the entire levels of Bank Muamalat Indonesia always uphold the principles of prudence in all of its actions as well as the conformity of the Bank's management with the applicable legislations and the principles of sound bank management, while remained aware of all the possible risks and negative implications caused by its actions. Bank Muamalat Indonesia and the entire levels of Bank Muamalat Indonesia must always consider the interests of all stakeholders in carrying out its functions and determine policies or make decisions. Profesional Professional “Barangsiapa meniru-niru suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka” (HR Abu Daud) “Sesungguhnya Allah mencintai seseorang apabila mengerjakan sesuatu pekerjaan, dilakukan secara profesional (itqon)” (HR Abu Ya’la dan dishahihkan oleh Albany). Profesional yaitu memiliki kompetensi, mampu bertindak obyektif, dan bebas dari pengaruh/tekanan dari pihak manapun (independen), bebas dari benturan kepentingan serta memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembangkan Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia dan seluruh Jajaran Manajemen menjamin bahwa Bank Muamalat Indonesia dikelola secara profesional tanpa adanya benturan kepentingan dan dapat menghindari pengaruh/tekanan dari pihak manapun (independen) yang tidak sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat. Implementasi prinsip profesional dan kemandirian dilaksanakan oleh Bank Muamalat Indonesia. "Whoever imitate a people, then it belonged to them" (HR Abu Dawud). "Trully, God loves someone who carries out work in a professional manner (itqon)" (HR Abu Ya’la dan dishahihkan oleh Albany). Professional namely possessing competence, able to act objectively, and free of the influence/pressure from other parties (independent), free of conflicts of interest and posseses a strong commitment to develop Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia and all levels of the Management ensure that Bank Muamalat Indonesia is managed in a professional manner without any conflicts of interest and can avoid the influence/pressure from other parties (independent) which are not in accordance with the legislations in force and the principles of sound corporation. Implementation of the principles of professional and independence are carried out by Bank Muamalat Indonesia. Kewajaran dan Kesetaraan Fairness “Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk berlaku adil dan berbuat kebaikan” (QS An-Nahl: 90). “Wahai orangorang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu...” (QS AnNisa:135). Kewajaran dan kesetaraan (fairness) mengandung unsur perlakuan yang adil dan kesempatan yang sama sesuai dengan proporsinya dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan berdasarkan perjanjian dan peraturan perundangundangan yang berlaku. Kesetaraan mengandung unsur kesamaan perlakuan dan kesempatan, sehingga senantiasa memperhatikan kepentingan pemegang saham, nasabah dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan dari masing-masing pihak yang bersangkutan antara lain: "Indeed, Allah orders justice and good conduct" (QS An-Nahl: 90). "O you who have believed, be persistently standing firm in justice, witnesses for Allah, even if it be against yourselves or parents and relatives..."(QS An-Nisa:135). Fairness and equality contain the elements of fair treatment and equal opportunity in accordance with its proportion in fulfilling the rights of stakeholders under the agreement and the legislation in force. Equality contains the elements of similarity of treatment and opportunity, thus always consider the interests of shareholders, customers and other stakeholders based on the principles of fairness of each of the parties concerned. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 211
  212. 1 . Bank Muamalat Indonesia menerapkan prinsip kewajaran yang diimplementasikan sebagai keadilan dan kesetaraan (equal treatment) di dalam memenuhi hak-hak Stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 1. Bank Muamalat Indonesia applies the principle of fairness which is implemented as justice and equality (equal treatment) in fulfilling the rights of the Stakeholders arising under the agreement and the laws and regulations in force. 2. Bank Muamalat Indonesia menjamin bahwa setiap pemangku kepentingan akan mendapatkan perlakuan yang setara tanpa diskriminasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2. Bank Muamalat Indonesia ensures that all stakeholders will receive equal treatment without discrimination in accordance with the laws and regulations in force. Sikap Kepedulian Social Awareness “Dan saling tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah amat berat”. (QS Al-Maidah: 2) Sikap Kepedulian yaitu rasa peduli kepada masyarakat yang kurang beruntung dan lingkungan yang dilakukan dengan berbagai bentuk kegiatan kemanusiaan dan sosial sebagai wujud dari pertanggungjawaban sosial Bank Muamalat Indonesia kepada masyarakat dan lingkungan. Sebagaimana diamanahkan oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal Pasal 15 (b) antara lain disebutkan bahwa: “Setiap penanaman modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan”. Di samping itu sesuai dengan peraturan dan ketentuan GCG yang berlaku antara lain disebutkan bahwa setiap bank wajib menginformasikan dalam laporan GCG bank yang bersangkutan tentang Penyaluran dana untuk kegiatan sosial. Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan tanggung jawab sosial Bank Muamalat Indonesia kepada masyarakat dilakukan dengan bekerja sama dengan Baitulmaal Muamalat (BMM) agar penyaluran CSR dapat tepat sasaran dan tepat tujuan. "And cooperate in righteousness and piety,but do not cooperate in sin and aggression" (QS Al-Maidah: 2). The caring attitude (social awareness) is the concern to the disadvantaged communities and the environment which is reflected by performing various forms of humanitarian and social activities as a form of Bank Muamalat Indonesia's social responsibility to the society and the environment. In accordance with the Law of the Republic of Indonesia No. 25 Year 2007 regarding Capital Investment Article 15 (b), among others, is stated that: "All capital investment is obliged to carry out corporate social responsibility". Besides, in accordance with the applicable GCG rules and regulations which among others mention that each bank is obliged to inform the distribution of funds for social activities in the GCG report. In the implementation of Bank Muamalat Indonesia's Corporate Social Responsibility (CSR) to the community, the Bank cooperates with Baitulmaal Muamalat (BMM) so that the distribution of CSR can be precisely targeted and have appropriate objectives. Bank Muamalat Indonesia menerapkan prinsip-prinsip GCG kepada semua organ dan jenjang secara terencana, terarah dan terukur. Hal ini bertujuan agar penerapan GCG berlangsung konsisten sesuai praktik-praktik terbaik penerapan GCG. Bank Muamalat Indonesia applies the principles of GCG to all levels in planned and measurable manner. It aims to ensure that the implementation of GCG is consistent according to the best practices of GCG implementation. 212 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  213. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Pernyataan Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Statement Penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang Baik sangat diperlukan dalam setiap aspek kegiatan usaha Bank . Dengan Tata Kelola yang Baik maka kepercayaan serta keyakinan seluruh nasabah dan para pemangku kepentingan dapat semakin terpelihara dan meningkat. Implementation of good corporate governance is essential in every aspect of the Bank's business activities. With good corporate governance, trust and confidence of all customers and stakeholders can be further maintained and improved. Bank Muamalat Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) sebagai salah satu prasyarat utama bagi keberhasilan dan keberlanjutan usaha. Penerapan GCG pada Bank Muamalat Indonesia dilakukan secara berkelanjutan dimulai dengan proses internalisasi untuk memperoleh kesepahaman pada semua unit kerja Bank tentang arti penting dari penerapan GCG, masing-masing fungsi yang dijalankan diikuti dengan penerapan secara benar dan konsisten. Bank Muamalat Indonesia is committed to improve the implementation of Good Corporate Governance as one of the main prerequisites for business success and sustainability. The implementation of GCG at Bank Muamalat Indonesia is carried out in a sustainable manner starting with an internalization process to gain understanding on all lines of the bank's work units on the importance of GCG implementation, each function which is run is being followed by correct and consistent implementation. Komitmen tersebut diwujudkan dengan melakukan langkah-langkah peningkatan praktik GCG, diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Mengevaluasi dan mengkinikan kebijakan dan prosedur secara berkala dalam rangka menjaga efektivitas, kecukupan dan kesesuaian kebijakan dan prosedur yang dimiliki dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. 2. Direksi secara berkesinambungan telah melakukan upaya-upaya dalam memperbaiki kinerja Bank dengan memperhatikan aspek kehati-hatian dan Tata Kelola yang Baik. 3. Melakukan penyempurnaan struktur organisasi Bank sejalan dengan fokus bisnis Bank. 4. Secara berkesinambungan melakukan pelatihan dan sertifikasi kepada pejabat dan pegawai. 5. Melakukan sosialisasi dalam rangka membangun budaya kepatuhan (compliance culture), budaya risiko dan budaya anti fraud di lingkungan Bank. 6. Melakukan sosialisasi kode etik Bank dan corporate culture. Such commitment is embodied by taking measures to improve GCG practices, among others are as follows: 1. Periodically evaluate and update policies and procedures in order to maintain the effectiveness, adequacy, and suitability of policies and procedures that are owned according to the provisions and the applicable laws and regulations. 2. The Board of Directors has continuously made efforts to improve the Bank's performance with due regard to prudential and good governance aspects. 7. Setiap karyawan diwajibkan untuk membuat persetujuan secara elektronik surat pernyataan kepatuhan, pelaksanaan GCG dan deklarasi anti fraud secara berkala. 8. DPS dan Compliance Syariah melakukan pengawalan terhadap penerbitan produk dan aktivitas Bank agar sesuai dengan aspek syariah termasuk melakukan uji petik dalam memastikan penerapan kepatuhan syariah di unit bisnis. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan prinsip-prinsip GCG diterapkan dalam 11 (sebelas) aspek pelaksanaan GCG sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 10/SEOJK.03/2014 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, meliputi tugas serta tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi, kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite, pelaksanaan prinsip syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa, penanganan benturan kepentingan, penerapan fungsi kepatuhan bank, fungsi audit intern dan audit ekstern, Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD) dan transparansi kondisi keuangan dan non keuangan bank, laporan pelaksanaan GCG dan pelaporan internal. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 3. Improve the Bank's organizational structure in line with the Bank's business focus. 4. Continuously conduct training and certification to officials and employees. 5. Conduct socialization in order to build a compliance culture, risk culture and anti-fraud culture within the Bank. 6. Conduct socialization of Islamic corporate ethics and corporate culture. 7. Periodically, every employee is required to make an electronic approval of compliance statement letter, GCG implementation and anti-declaration. 8. The Sharia Supervisory Board and Sharia Compliance oversee the issuance of Bank products and activities to conform with sharia aspects including sampling to ensure compliance with Shariah Compliance in business units. The active supervision of the Board of Commissioners and Board of Directors in implementing GCG principles is applied in 11 (eleven) aspects of GCG implementation as stipulated in Bank Indonesia Regulation No. 11/33/PBI/2009 dated December 7th, 2009 concerning the Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Bank and Sharia Business Units and Financial Services Authority Circular Letter No. 10/SEOJK.03/2014 concerning Risk-Based Bank Rating for Islamic Commercial Banks and Islamic Business Units, including the duties and responsibilities of the Board of Commissioners and Board of Directors, the completeness and implementation of duties by the committee, implementation of sharia principles in funding, financing activities and services, handling of conflicts of interest, application of Bank's compliance function, internal and external audit functions, Legal Lending Limit and transparency of the Bank's financial and non-financial conditions, report of GCG implementation and internal report. 213
  214. Tujuan Penerapan GCG GCG Objectives Bank Muamalat Indonesia berkomitmen menerapkan prinsipprinsip GCG secara konsisten dengan tujuan sebagai berikut : 1. Mengendalikan dan mengarahkan hubungan antara Organ Perusahaan (Pemegang Saham Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah), karyawan, nasabah, mitra kerja, serta masyarakat dan lingkungan agar Bank dijalankan dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. 2. Mendorong dan mendukung pengembangan Bank Muamalat Indonesia. 3. Mengelola sumber daya secara lebih amanah. 4. Mengelola risiko secara lebih baik. 5. Meningkatkan pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan. 6. Mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Bank Muamalat Indonesia. 7. Memperbaiki budaya kerja Bank Muamalat Indonesia. 8. Meningkatkan citra (image) Bank Muamalat Indonesia menjadi semakin baik. Bank Muamalat Indonesia is committed to implement GCG principles consistently with the following objectives: 1. Control and direct relationships between the Company's Organs (Shareholders, Board of Commissioners, Board of Directors and Sharia Supervisory Board), employees, customers, partners, as well as the public and environment in order for the Bank to run well in accordance with GCG principles. 2. Encourage and support the development of Bank Muamalat Indonesia. 3. Manage resources more trustfully. 4. Manage risks better. 5. Increase accountability to stakeholders. 6. Prevent the occurrence of irregularities in the management of Bank Muamalat Indonesia. 7. Improve the working culture of Bank Muamalat Indonesia. 8. Improve the image of Bank Muamalat Indonesia to be better. Roadmap GCG GCG Roadmap Road Map GCG Bank Muamalat Indonesia merupakan grand strategy dan milestone implementasi GCG yang berdasarkan dengan standar ketentuan yang ada yakni menuju tata kelola perusahaan berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek kepatuhan, pengendalian internal, manajemen risiko dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. GCG Roadmap of Bank Muamalat Indonesia is the grand strategy and milestone of GCG implementation which is based on the existing standard of provisions towards sustainable corporate governance by integrating the aspects of compliance, internal control, risk management and corporate social responsibility. Tahapan Road Map GCG Muamalat adalah sebagai berikut: Stages of Muamalat's GCG Roadmap are as follows: Good Compliance Corporation TAHAP 1 PHASE 1 214 Good Governed Corporation TAHAP 2 PHASE 2 Good Sustainability Corporation TAHAP 3 PHASE 3 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  215. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Pada tahap awal penerapan GCG , Bank memfokuskan pada pemenuhan aspek governance structure dan governance process sesuai ketentuan yang berlaku dan/atau memenuhi rekomendasi dari regulasi/otoritas pengawas. Pemenuhan governance structure antara lain melalui penyempurnaan kebijakan dan prosedur Bank, sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi. Dengan govenance structure yang baik diharapkan dapat mendukung efektivitas proses pelaksanaan prinsip GCG. Tolok ukur keberhasilan dari penerapan GCG adalah menjadikan GCG sebagai bagian dari budaya perusahaan yang mampu mendukung terwujudnya kelangsungan usaha Perseroan yang sehat. In the early stages of GCG implementation, the Bank focuses on fulfilling the aspects of governance structure and governance process in accordance with prevailing regulations and/or fulfilling the recommendations of supervisory regulations/ authorities. The fulfillment of governance structure among others are through the improvement of the Bank’s policies and procedures, management information system as well as the main duties and functions of each organizational structure. With a good governance structure is expected to support the effectiveness of the implementation process of GCG principles. The success benchmark of GCG implementation is to make GCG as a part of corporate culture that is able to support the growth and sustainability of the Company’s business. Penguatan Penerapan GCG GCG Strengthening Bank Muamalat Indonesia terus berupaya memperkuat penerapan GCG untuk mendukung terwujudnya pertumbuhan dan kelangsungan usaha Perusahaan. Selama tahun 2018, Bank Muamalat Indonesia melakukan berbagai upaya dalam memperkuat implementasi GCG, antara lain: 1. Direksi secara berkesinambungan telah melakukan upaya-upaya dalam memperbaiki kinerja Bank dengan memperhatikan aspek kehati-hatian dan Tata Kelola yang Baik. 2. Dewan Komisaris Bank Muamalat Indonesia melakukan pengawasan atas terselenggaranya kegiatan operasional dan pengelolaan Bank secara efektif. 3. Dewan Komisaris dan Direksi Bank Muamalat Indonesia bertindak dan mengambil keputusan secara profesional dan independen. 4. Dewan Pengawas Syariah melakukan pengawasan dengan memastikan transaksi, produk dan aktivitas Bank sesuai dengan aspek syariah. 5. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi dilaksanakan dengan memenuhi prinsip-prinsip GCG. 6. Mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab komite level Dewan Komisaris agar efektif dan tepat dalam memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris. 7. Menyusun Rencana Bisnis Bank, melaksanakannya secara efektif dan efisien serta melakukan pengawasan atas rencana bisnis yang telah ditetapkan. 8. Menerapkan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam pengelolaan perusahaan. 9. Meningkatkan fungsi kepatuhan, fungsi audit intern dan fungsi manajemen risiko Bank. 10. Melakukan self-assessment dan menyampaikan hasilnya kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. 11. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui training atau pelatihan sesuai dengan kebutuhan setiap karyawan. 12. Menyampaikan laporan keuangan dan non keuangan kepada publik secara tepat waktu, akurat, terkini dan utuh sesuai ketentuan yang berlaku. Bank Muamalat Indonesia continues to strengthen the implementation of GCG to support the growth and sustainability of the Bank’s business. Throughout 2017, Bank Muamalat Indonesia made various efforts to strengthen the implementation of GCG, among others: 1. Complete the governance structure at the Board of Commissioners level by fulfilling members of the Audit Committee and Risk Monitoring Committee from independent parties skilled in sharia. 2. The Board of Directors has continuously made efforts to improve the Bank’s performance with due regard to prudential and good governance aspects. 3. The Board of Commissioners of Bank Muamalat Indonesia oversees the implementation of the Bank’s operational and management activities effectively. 4. The Board of Commissioners and Board of Directors of Bank Muamalat Indonesia act and make decisions in a professional and independent manner. 5. Duties and responsibilities of the Board of Commissioners and Board of Directors are carried out in compliance with GCG principles. 6. Optimize the committee’s duties and responsibilities to be effective and appropriate in providing recommendations to the Board of Commissioners. 7. Prepare the Bank’s Business Plan, implement it effectively and efficiently as well as oversee the business plan. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 8. Implement risk management and prudential banking principles in the management of the Company 9. Improve compliance function, internal audit function and risk management function of the Bank. 10. Conduct self-assessment and deliver the results to the Financial Services Authority in accordance with applicable provisions. 11. Improve the quality of Human Resources through training according to the needs of each employee. 12. Deliver financial and non-financial statements to the public in a timely, accurate, current and complete manner in accordance with applicable regulations. 215
  216. Self-Assessment Penerapan Good Corporate Governance Good Corporate Governance Self Assessment Sesuai Peraturan Bank Indonesia No . 11/33/PBI/2009 tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 10/SEOJK.03/2014 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah Dan Unit Usaha Syariah, Bank diwajibkan untuk melakukan selfassessment atas penerapan Good Corporate Governance. In accordance with Bank Indonesia Regulation No. 11/33/ PBI/2009 dated December 7th, 2009 on the Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Bank and Sharia Business Units and Financial Services Authority Circular Letter No. 10/SEOJK.03/2014 concerning Risk-Based Bank Rating for Islamic Commercial Banks and Islamic Business Units, the Bank is required to conduct a self-assessment on the implementation of Good Corporate Governance. Self-assessment dilakukan terhadap 11 (sebelas) faktor penilaian pelaksanaan GCG yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu: 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; Self-assessment is carried out on 11 (eleven) assessment factors of GCG implementation stipulated by Bank Indonesia, namely: 1. Implementation of duties and responsibilities of the Board of Commissioners; 2. Implementation of duties and responsibilities of the Board of Directors; 3. Completeness and implementation of the Committee's duties; 4. Implementation of duties and responsibilities of the Sharia Supervisory Board; 5. Implementation of sharia principles in the activities of funding and financing as well as services; 6. Handling of conflicts of interest; 7. Implementation of the bank's compliance functions; 8. Implementation of internal audit functions; 9. Implementation of external audit functions; 10. Legal Lending Limit; and 11. Transparency of financial and non-financial conditions, report of Good Corporate Governance implementation and internal reporting. 2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi; 3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite; 4. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; 5. Pelaksanaan prinsip syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa; 6. Penanganan benturan kepentingan; 7. Penerapan fungsi kepatuhan bank; 8. Penerapan fungsi audit internal; 9. Penerapan fungsi audit eksternal; 10. Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD) ; dan 11. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan, laporan pelaksanaan Good Corporate Governance dan pelaporan internal. Self-Assessment implementasi GCG Bank Muamalat Indonesia semester I dan semester II di tahun 2018 telah dijalankan secara komprehensif dengan hasil peringkat self-Assessment GCG Bank Muamalat Indonesia secara Individual adalah 3 (tiga) dengan definisi peringkat yang mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan penerapan Good Corporate Governance yang secara umum cukup baik. Hal ini tercermin dari penerapan atas prinsipprinsip Good Corporate Governance yang cukup memadai. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip Good Corporate Governance maka secara umum kelemahan tersebut cukup signifikan dan memerlukan perhatian yang cukup dari manajemen Bank. Self-assessment of GCG implementation of Bank Muamalat Indonesia in the first semester and second semester of 2017 has been carried out comprehensively with the result of Self-assessment rating of GCG Bank Individual's Muamalat is 3 (three) with a rating definition that reflects the Bank's Management has performed a generally good implementation of Good Corporate Governance. This is reflected in the application of the principles of Good Corporate Governance is sufficient. If there are weaknesses in the application of Good Corporate Governance principles, the weaknesses are generally quite significant and require sufficient attention from the Bank's management. Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator penilaian pelaksanaan GCG, dapat disimpulkan bahwa kekuatan pelaksanaan GCG PT Bank Muamalat Indonesia Tbk adalah: Based on the analysis of all criteria/indicators of GCG implementation, it can be concluded that the strength of GCG implementation of Bank Muamalat Indonesia is: Governance Structure Governance Structure Struktur organisasi Bank Muamalat Indonesia telah diselaraskan dengan fokus bisnis Bank Muamalat Indonesia dan secara reguler telah direview dan dievaluasi menyesuaikan kebutuhan Bank Muamalat Indonesia. Bank Muamalat Indonesia juga telah melengkapi struktur Dewan Komisaris, Direksi, DPS, satuan kerja Audit, satuan kerja Manajemen Risiko dan satuan kerja Kepatuhan secara memadai sehingga masing-masing fungsi dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Demikian juga, komposisi anggota Dewan Komisaris, Direksi, DPS juga telah sesuai dengan regulasi dan skala bisnis serta kebutuhan Bank Muamalat Indonesia. Terkait persetujuan Bank Muamalat’s organizational structure has been aligned with the business focus of Bank Muamalat and has been regularly reviewed and evaluated to adjust the needs of Bank Muamalat. Bank Muamalat has also completed the structure of the Board of Commissioners, Directors, DPS, Audit work units, Risk Management work units and Compliance work units adequately so that each function can carry out its duties and responsibilities properly. Likewise, the composition of members of the Board of Commissioners, Board of Directors, and DPS is suitable with the regulations and scale of the business and needs of Bank Muamalat. Regarding the approval from the 216 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  217. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance dari OJK , seluruh anggota Direksi telah lulus PKK dan seluruh anggota DPS telah mendapatkan persetujuan dari OJK. Sementara untuk Dewan Komisaris, masih terdapat 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris yang masih dalam proses PKK. OJK, all members of the Board of Directors have passed the PKK and all members of the DPS have received approval from the FSA. Meanwhile there are still 2 (two) members of the Board of Commissioners who are still in the PKK process. Dalam pengangkatan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan DPS, telah memperhatikan faktor integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan sehingga anggota Dewan Komisaris, Direksi dan DPS memiliki kompetensi yang memadai dan relevan dengan jabatannya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya serta mampu mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. In the appointment of members of the Board of Commissioners, Board of Directors and DPS, the integrity, competency, and financial reputation factors have been taken seriously so that members of the Board of Commissioners, Directors and DPS have adequate and relevant competencies to carry out their duties and responsibilities and are able to implement the competencies they have in implementing their duties and responsibilities. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris, Direksi dan DPS telah memiliki pedoman kerja yang mengatur pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing fungsi. Dalam rangka membantu pelaksanaan tugas pengawasan, Dewan Komisaris telah membentuk dan melengkapi keanggotaan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi serta Komite Tata Kelola Perusahaan sehingga sesuai dengan regulasi dan sesuai dengan kebutuhan Bank. Direksi juga telah membentuk 4 (empat) komite yaitu Risk Management Committee, IT Steering Committee, ALCO dan Human Capital Committee guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya serta diharapkan dapat melakukan pengambilan keputusan secara efektif, cepat dan tepat dalam menghadapi kondisi terkini BMI dan tantangan bisnis ke depan. To carry out its duties and responsibilities, the Board of Commissioners, Directors and DPS have worked based on guidelines that govern the implementation of the duties and responsibilities of each function. In order to assist the implementation of supervisory duties, the Board of Commissioners has established and completed the membership of the Audit Committee, Risk Monitoring Committee, Nomination and Remuneration Committee and Corporate Governance Committee so that they are match the regulations and the Bank’s needs. The Board of Directors has also formed 4 (four) committees; the Risk Management Committee, IT Steering Committee, ALCO and Human Capital Committee to support the effectiveness of the implementation of their duties and responsibilities and are expected to be able to make effective, fast and appropriate decisions in dealing with current BMI conditions and challenges business going forward. Selain ke-4 Komite tersebut, Direksi juga telah melengkapi organisasi dengan satuan kerja Audit Intern, Manajemen Risiko dan Kepatuhan yang independen dari satuan kerja Operasional. Satuan kerja yang merupakan 2nd & 3rd line of defense tersebut diharapkan mampu mendukung kegiatan operasional BMI dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan GCG. Infrastruktur tata kelola Bank berupa Kebijakan dan Prosedur Bank, Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing struktur organisasi telah memadai dan mendukung kegiatan usaha Bank. Besides the 4th Committee, the Board of Directors has also provided the organization with an Audit, Risk Management and Compliance work unit that is independent of the Operational work unit. The work unit which is the 2nd & 3rd line of defense is expected to be able to support BMI operational activities by paying attention to the principles of prudence and GCG. The Bank’s governance infrastructure in the form of Bank Policies and Procedures, Main Tasks and Functions of each organizational structure are good enough to support the Bank’s business activities. Governance Process Governance Process BMI selalu berupaya agar dalam melakukan kegiatan usaha dan proses operasional Bank sesuai dengan CCG dan prinsip kehatihatian. Proses pengangkatan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris, Direksi dan DPS telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memperhatikan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi dengan mempertimbangkan penilaian terhadap faktor integritas, kompetensi dan reputasi keuangan. Semua organ BMI menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan fungsi masing-masing secara proper. Dewan Komisaris, DPS dan Direksi telah melakukan rapat koordinasi untuk saling memberikan informasi, berdiskusi dan mengambil keputusan yang diperlukan untuk menjaga bisnis BMI berjalan dengan baik. BMI always strives to carry out the Bank’s business activities and operational processes in accordance with the CCG and the precautionary principle. The process of appointing and/or replacing members of the Board of Commissioners, Board of Directors and DPS has been carried out in accordance with applicable regulations and with the recommendations of the Nomination and Remuneration Committee by considering the assessment of factors of integrity, competence and financial reputation. All BMI organs must carry out their duties and responsibilities according to their respective functions properly. The Board of Commissioners, DPS and Directors have held coordination meetings to provide information to each other discuss and take the decisions needed to keep the BMI business running well. Pada level Dewan Komisaris, untuk mendukung tugas dan tanggung jawabnya dalam melakukan pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris telah menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah disusun To support the duties and responsibilities of Board of Commissioners level in supervising and providing advice to the Board of Directors, the Board of Commissioners has approved the Bank Business Plan (RBB) which has been prepared to Laporan Tahunan 2018 Annual Report 217
  218. dengan memperhatikan kondisi faktor eksternal dan internal Bank . Dewan Komisaris juga telah melakukan pengawasan terhadap realisasi dari RBB yang telah ditetapkan. Sebagai upaya untuk meningkatkan fungsi pengawasan Dewan Komisaris, maka Dewan Komisaris membentuk komite yang dapat membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas pengawasan. Komite-Komite yang dibentuk telah menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait proses perbaikan yang perlu dilakukan oleh BMI. match the conditions of the external and internal factors of the Bank. The Board of Commissioners has also supervised the realization of the stipulated RBB. In an effort to improve the supervisory function of the Board of Commissioners, the Board of Commissioners forms a committee that can assist the Board of Commissioners in carrying out supervisory duties. The committees formed have submitted recommendations to the Board of Commissioners regarding the process of improvement that needs to be carried out by BMI. DPS secara rutin telah menyelenggarakan rapat bulanan guna memastikan antara lain usulan produk, jasa dan program sesuai dengan prinsip syariah yang diatur dalam Fatwa DSNMUI. Dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, DPS juga telah melakukan uji petik atas transaksi dan dokumen transaksi terhadap kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana. Pelaksanaan uji petik dibantu oleh 3 (tiga) orang Liasion Officer yang berada di bawah supervisi unit kerja Compliance. Hasil pengawasan dari DPS telah dilaporkan secara semesteran ke OJK, DSN dan Direksi. DPS routinely holds monthly meetings to ensure, proposals for products, services and programs has matched with sharia principles stipulated in the DSN-MUI Fatwa. In order to carry out its duties and responsibilities, DPS has also conducted quotation tests on transactions and documents on fund raising activities and fund distribution. The test was assisted by 3 (three) Liaison Officers who were under the supervision of the Compliance work unit. The results of supervision from DPS have been reported semi-annually to OJK, DSN and Directors. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi tanpa intervensi dari pemegang saham, bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan Bank berdasarkan prinsip kehati-hatian, GCG dan prinsip syariah. RBB yang telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris, menjadi panduan dan fokus bagi Direksi untuk dapat direalisasikan dengan baik. Proses pengambilan keputusan Direksi antara lain dilakukan melalui rapat Direksi yang diselenggarakan seminggu sekali. Direksi berupaya merealisasikan target bisnis dalam RBB dan memperbaiki kinerja Bank dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan GCG Without any intervention from shareholders the board of Directors perform its duties and responsibilities for the implementation of the Bank’s management based on prudential principles, GCG and sharia principles. The RBB that has been approved by the Board of Commissioners become a guideance and focus for the Board of Directors to be realized properly. The decision making process of the Board of Directors is carried out through a Board of Directors meeting held once a week. The Board of Directors seeks to realize business targets in the RBB and improve the performance of the Bank by taking into account the principles of prudence and GCG Dalam rangka mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan budaya yang baik, seluruh karyawan BMI diwajibkan menandatangani/menyetujui surat pernyataan kepatuhan, pelaksanaan GCG dan deklarasi anti fraud secara berkala yang berisi antara lain mentaati segala peraturan perundangundangan, memegang teguh rahasia bank, tidak menerima pemberian apapun yang mempunyai hal yang bersangkutan dengan jabatan/pekerjaan, tidak memiliki konflik kepentingan, tidak melakukan tindakan fraud dan pernyataan lainnya yang terkait dengan kepatuhan, GCG dan anti fraud dalam aplikasi Muamalat Human Power. Karyawan juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan training-training secara fleksibel berdasarkan minat dan kebutuhan dari masing-masing karyawan. Secara reguler juga dilakukan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan karyawan sehingga mendukung karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. In order to maintain integrity and culture, all BMI employees are required to sign/approve a statement of compliance, implementation of GCG and anti-fraud declaration periodically which contains, several things such as obeying all laws and regulations, holding bank secrets, not accepting any gifts related to position/job, does not have a conflict of interest, does not commit fraud and other statements related to compliance, GCG and anti-fraud in the Muamalat Human Power application. Employees also get the opportunity to get training flexibly based on the interests and needs of each employee. Training is also regularly conducted to improve the ability and knowledge of employees so as to support employees in carrying out their duties and responsibilities properly. Secara berkala, BMI juga telah melakukan evaluasi dan pengkinian terhadap ketentuan internal dalam rangka menjaga efektivitas, kecukupan dan kesesuaian ketentuan internal dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta prinsip syariah. Dalam pengajuan produk dan aktivitas baru, telah dikaji/dievaluasi oleh fungsi-fungsi terkait (fungsi Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal) dan telah mendapatkan opini/persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah (DPS) atas kesesuaian produk dan aktivitas baru dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Periodically, BMI has evaluated and updated internal provisions in order to maintain the effectiveness, adequacy and suitability of internal provisions with applicable laws and regulations and sharia principles. In submitting new products and activities, Bank Muamalat should review and evaluate them by related functions (Risk Management, Compliance and Legal functions) and has received an opinion/approval from the Sharia Supervisory Board (DPS) for the suitability of new products and activities with the Fatwa of National Sharia Council - Indonesian Ulema Council (DSN-MUI). 218 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  219. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Governance Outcome Governance Outcome 1 . Dengan struktur dan proses yang telah dilakukan dan terus diupayakan untuk ditingkatkan, diharapkan outcome yang dicapai oleh BMI dapat membantu BMI untuk terus berkembang. 2. Rasio-rasio prudential aspect Bank telah memenuhi ketentuan. 3. Sejalan dengan evaluasi/review, pengkinian dan alur proses dalam melakukan penerbitan produk/aktivitas baru dan ketentuan internal BMI maka produk dan/aktivitas BMI telah memenuhi ketentuan yang berlaku termasuk aspek syariah. Ketentuan internal BMI juga telah dikinikan secara berkala sesuai dengan regulasi yang berlaku. 1. With the structure and processes that have been carried out and continue to be pursued, it is expected that the outcomes achieved can help BMI to continue to develop. Beberapa faktor dalam pelaksanaan GCG yang masih perlu diperbaiki, oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk antara lain: 1. 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris yang telah diangkat melalui RUPS masih dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) oleh OJK. Several factors in the implementation of GCG that still need to be improved by PT Bank Muamalat Indonesia Tbk include: 1. 2 (two) members of the Board of Commissioners who have been appointed through the GMS are still in the process of fit and proper test and Compliance Assessment by the OJK. 2. Terdapat rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris (masih proses PKK) yang belum memenuhi regulasi yang berlaku. 3. Fungsi dalam lini pertahanan mulai dari first line, second line and third line of defense perlu ditingkatkan sebagai bagian dari internal control bank. 4. Transaksi dalam rangka penguatan permodalan Bank masih perlu diupayakan untuk dapat segera direalisasikan. 5. Kualitas data pelaporan masih perlu diperbaiki sehingga dapat meminimalisasi denda yang dikenakan oleh otoritas. 2. There are multiple positions of members of the Board of Commissioners (still PKK processes) that have not met the applicable regulations. 3. The functions in the defense line starting from the first line, second line and third line of defense need to be increased as part of the internal control bank. 4. Transactions in order to strengthen the Bank’s capital still need to be sought to be realized immediately. 5. The quality of reporting data still needs to be improved so that it can minimize fines imposed by the authorities. Pemeringkatan aspek-aspek tersebut di atas didasarkan pada kinerja penerapan GCG terhadap kriteria yang ditetapkan oleh OJK. Dari hasil Self-assessment pelaksanaan GCG Bank dengan mempertimbangkan faktor-faktor penilaian GCG secara komprehensif dan terstruktur, mencakup Governance Structure, Governance Process dan Governance Outcome maka diperoleh peringkat per faktor. The ranking of the aspects mentioned above is based on the performance of GCG implementation on the criteria set by the OJK. From the results of the Self-Assessment of Bank GCG implementation considering GCG assessment factors in a comprehensive and structured manner, including Governance Structure, Governance Process and Governance Outcome, a ranking per factor is obtained. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 2. The Bank’s prudential aspect ratios have met the conditions. 3. To match the evaluation, updating and issuing process of new products/activities and internal provisions of BMI, the products and/activities have fulfilled the applicable provisions including sharia aspects. BMI’s internal provisions have also been regularly updated in accordance with applicable regulations. 219
  220. Rekomendasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Recommendations for Implementing the Corporate Governance Guidelines Bank Muamalat Indonesia Indonesia telah menindaklanjuti hasil penilaian Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No . 32/ SEOJK.04/2015 Tentang Tata Kelola Perusahaan Terbuka, sebagai berikut: Bank Muamalat Indonesia has followed up on the results of the evaluation of the Financial Services Authority Circular Number 32/SEOJK.04/2015 concerning Public Company Governance, as follows: Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Bank Muamalat Indonesia dengan Surat Edaran OJK No. 32/ SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Conformity of the Development of GCG Implementation in the Scope of Bank Muamalat Indonesia with OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning the Guidelines for Corporate Governance of the Public Company. Tujuan 1. 2. 3. 4. No. A. Penilaian Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bertujuan untuk mendorong Perusahaan Terbuka untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan praktik internasional yang patut diteladani. Pedoman Tata Kelola mencakup 5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta 25 (dua puluh lima) rekomendasi penerapan aspek dan prinsip Tata Kelola yang Baik. Pengungkapan penerapan Pedoman Tata Kelola, paling sedikit memuat : a. Pernyataan mengenai telah dilaksanakannya rekomendasi dalam Pedoman Tata Kelola; dan/atau b. Penjelasan atas belum dilaksanakannya rekomendasi dalam Pedoman Tata Kelola, yang paling sedikit memuat : • Alasan belum diterapkannya; dan • Alternatif pelaksanaannya (jika ada). Dalam memberikan penjelasan tidak dilaksanakannya rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata kelola dalam Pedoman Tata Kelola dan/ atau penjelasan alasan penggunaan cara lain dalam menerapkan aspek dan prinsip tata kelola dalam Pedoman Tata Kelola sebagaimana dimaksud pada angka 3, Perusahaan Terbuka harus memastikan bahwa penjelasan yang diberikan cukup jelas, informatif, dan memadai sehingga investor dan pemangku kepentingan lainnya mengerti alasan Perusahaan Terbuka : a. Tidak dilaksanakannya rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata kelola dalam Pedoman Tata Kelola; dan/atau b. Menggunakan cara lain dalam menerapkan aspek dan prinsip tata kelola dalam Pedoman Tata Kelola. Purpose 1. Evaluation of Public Company Governance Guidelines implementation to encourage Open Companies to implement good corporate governance as it is performed by the international practices. 2. The Governance Guidelines cover 5 (five) aspects, 8 (eight) principles of good corporate governance, and 25 (twenty five) recommendations for the application of aspects and principles of good corporate governance. 3. Disclosure of the application of the Governance Guidelines, which at least containing: a. Statement regarding the implementation of Governance Guidelines; and/or b. Explanation if the implementation of Governance Guidelines has not been done, which at least contain: • Reasons for not being applied; and • Alternative implementation (if any). 4. When giving explanation about the failure to implement recommendations on the implementation of governance aspects and principles in the Governance Guidelines and/or an explanation of the reasons for using other methods in applying governance aspects and principles in the Governance Guidelines as referred to in number 3, the Public Company must ensure that the explanation should be given clearly enough, informative, and sufficient so that investors and other stakeholders understand the reasons for the Public Company: a. The failure to implement recommendations on aspects and principles of governance in the Governance Guidelines; and/or b. Applying other means of governance aspects and principles in the Governance Guidelines. Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Analisis | Analysis HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM Relationship Between the Public Company and Shareholders in Guaranteeing the Rights of the Shareholders Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pemegang Saham memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pengelolaan perusahaan melalui pengambilan keputusan dalam RUPS sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar perseroan. Ketentuan terkait RUPS bagi Perusahaan Terbuka telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor IX.J.1, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik, Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan anggaran dasar perseroan. Sedangkan ketentuan terkait RUPS bagi perusahaan tertutup diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan anggaran dasar perseroan. RUPS dapat diselenggarakan antara lain dengan adanya permintaan penyelenggaraan RUPS dari pemegang saham yang memenuhi persyaratan, dilanjutkan dengan penyampaian mata acara kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai dengan penyusunan risalah RUPS dan pengumuman ringkasan risalah RUPS. Dalam proses tersebut juga terdapat pelaksanaan pengumuman dan pemanggilan RUPS kepada pemegang saham yang didalamnya mencantumkan mekanisme untuk mengusulkan mata acara oleh pemegang saham. Nilai dari penyelenggaraan RUPS tersebut dapat ditingkatkan melalui upaya-upaya untuk mendorong kewajaran dan transparansi dalam rangka menjamin hak-hak dan kepentingan pemegang saham. Increase the Value of Implementing the General Meeting of Shareholders (GMS) Shareholders have the right to participate in the management of the company through decision making in the RUPS as mentioned in the laws and regulations and the company’s article of association. Provisions related to the GMS for Public Companies have been regulated in the Financial Services Authority Regulation Number 32/ POJK.04/2014 concerning the Plan and Implementation of the General Meeting of Shareholders of Public Companies, Regulation of the Capital Market Supervisory Agency and Financial Institutions Number IX.J.1, Attachment to the Decision of the Chairperson The Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency Number: KEP-179/ BL/2008 dated May 14, 2008 concerning the Principles of the Company’s Articles of Association Conducting Public Offering of Equity and Public Companies, Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and budgets the company’s foundation. While the provisions relating to the GMS for closed companies are regulated in Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and the company’s article of association. The RUPS can be held with the request for the implementation of the RUPS of the shareholders who fulfill the requirements, followed by the submission of the agenda to the Financial Services Authority (FSA) Up to the preparation of the minutes of the RUPS and the announcement of the summary minutes of the RUPS. During the process there was also the implementation of the announcement and summons of the RUPS to the shareholders which included a mechanism to propose the agenda by the shareholders. The value of holding the RUPS to encourage fairness and transparency in order to guarantee the rights and interests of shareholders. 220 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  221. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Analisis | Analysis Telah diterapkan Rekomendasi : Perusahaan Terbuka memiliki cara atau prosedur teknis pengumpulan suara (voting) baik secara terbuka maupun tertutup yang mengedepankan independensi, dan kepentingan pemegang saham. Penjelasan Setiap saham dengan hak suara yang dikeluarkan mempunyai satu hak suara (one share one vote). Pemegang saham dapat menggunakan hak suaranya pada saat pengambilan keputusan, terutama dalam pengambilan keputusan dengan cara pengumpulan suara (voting). Namun demikian, mekanisme pengambilan keputusan dengan cara pengumpulan suara (voting) baik secara terbuka maupun tertutup belum diatur secara rinci. Perusahaan Terbuka direkomendasikan mempunyai prosedur pengambilan suara dalam pengambilan keputusan atas suatu mata acara RUPS. Adapun prosedur pengambilan suara (voting) tersebut harus menjaga independensi ataupun kebebasan pemegang saham. Sebagai contoh, dalam pengumpulan suara (voting) secara terbuka dilakukan dengan cara mengangkat tangan sesuai dengan instruksi pilihan yang ditawarkan oleh pimpinan RUPS. Sedangkan, dalam pengumpulan suara (voting) secara tertutup dilakukan pada keputusan yang membutuhkan kerahasiaan ataupun atas permintaan pemegang saham, dengan cara menggunakan kartu suara ataupun dengan penggunaan electronic voting. Recommendations: The Public Company has a way or technical procedure of voting in public or in private, which will put forward the independence and interest of the shareholders. Explanation Each share has one vote. Shareholders may use their vote in decision making, especially by voting during the process of decision-making. However, the mechanism of decision-making by voting has not been arranged in a detailed manner whether it is in public or in private. The public company should have a voting procedure in decision-making according to the agenda of the GMS. The procedure should also maintain the independence and the freedom of the shareholders. For example, the public voting is done by raising hands according to the instruction of choice that has been offered by the Chairman of the meeting. On the other hand, private voting is done by either voter cards or electronic voting. Bank telah memiliki ketentuan tata cara pengambilan keputusan melalui pengumpulan suara (voting) dalam RUPS baik secara terbuka maupun tertutup yang mengedepankan independensi dan kepentingan pemegang saham. Ketentuan tersebut diatur dalam Anggaran Dasar Bank dan Prosedur Pelaksanaan RUPS sebagai berikut: 1. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. 2. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, keputusan RUPS adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS, kecuali peraturan perundangundangan dan/atau Anggaran Dasar menentukan bahwa keputusan adalah sah jika disetujui oleh jumlah suara setuju yang lebih besar. 3. Pemungutan suara mengenai diri orang dan pemungutan suara mengenai hal-hal lain diatur sebagai berikut: • Diri orang dilakukan secara tertulis dengan suara tertutup yang tidak ditandatangani; dan • Mengenai hal-hal lain dilakukan secara lisan, kecuali apabila ketua RUPS menentukan lain tanpa ada keberatan dari 1 (satu) atau lebih pemegang saham yang hadir dalam RUPS Has Been Implemented The Bank has established decision-making procedures through open or closed voting in the GMS either that promote independence and the interests of shareholders. These provisions are stipulated in the Bank’s Articles of Association and the GMS’s Implementation Procedures as follows: 1. GMS Decisions making deliberation is conducted deliberation. 2. In the event of a an unreached deliberation, the GMS decision is valid if approved by more than 1/2 (one half) of the total shares with voting rights were present at the GMS, unless the legislation and/or the Articles of Association determine that decision is valid if approved by a greater affirmative vote. 3. A vote on self-person and voting on other matters is set as follows: •The self-made in writing with a closed sound that is not signed; and •Regarding the other things done orally, unless the Chairman of the GMS decides otherwise without objection from 1 (one) or more shareholders present at the GMS. Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan. Penjelasan Kehadiran seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka bertujuan agar setiap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dapat memperhatikan, menjelaskan, dan menjawab secara langsung permasalahan yang terjadi atau pertanyaan yang diajukan oleh pemegang saham terkait mata acara dalam RUPS. The Board of Directors and Board of Commissioners of the public company are present in the AGMS. Explanation The presence of the Board of Directors and Board of Commissioners of the public company is required so that the Board of Directors and Board of Commissioners are able to observe, explain, and answer directly the agendarelated problems or questions that are given by the shareholders in the GMS. Laporan Tahunan 2018 Annual Report RUPS Tahunan diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2018 dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan seluruh Dewan Pengawas Syariah. Dari 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris yang telah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan, 2 (dua) orang hadir dalam RUPS. Sementara 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris yang belum lulus PKK, tidak hadir dalam RUPS. Annual General Meeting held on June 28, 2018 was attended by all members of the BOC and the rest of the Sharia Supervisory Board. Of three (3) members of the Board of Commissioners who have passed the Fit and Proper Test, two (2) persons present at the AGM. While the two (2) members of the Board of Commissioners who have not passed the PKK, was not present at the AGM. 221
  222. No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Situs Web Perusahaan Terbuka paling sedikit selama 1 (satu) tahun. Penjelasan Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 34 ayat (2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Perusahaan Terbuka wajib membuat ringkasan risalah RUPS dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing (minimal dalam bahasa Inggris), serta diumumkan 2 (dua) hari kerja setelah RUPS diselenggarakan kepada masyarakat, yang salah satunya melalui Situs Web Perusahaan Terbuka. Ketersediaan ringkasan risalah RUPS pada Situs Web Perusahaan Terbuka memberikan kesempatan bagi pemegang saham yang tidak hadir untuk mendapatkan informasi penting dalam penyelenggaraan RUPS secara mudah dan cepat. Oleh karena itu, ketentuan tentang jangka waktu minimal ketersediaan ringkasan risalah RUPS di Situs Web dimaksudkan untuk menyediakan kecukupan waktu bagi pemegang saham untuk memperoleh informasi tersebut. Analisis | Analysis Telah diterapkan Bank telah menyusun ringkasan risalah RUPS baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dan melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat 2 (dua) hari kerja setelah pelaksanaan RUPS, salah satunya adalah melalui Situs Web Bank (www. bankmuamalat.co.id) pada menu hubungan investor-RUPS yang tersedia selama lebih dari 1 (satu) tahun. Has Been Implemented The summary of meeting minutes of the GMS is available on the public company website for at least 1 (one) year. Explanation Based on Article 34 paragraph (2) of the Financial Services Authority Regulation No. 32/POJK.04/2014 regarding the Plan and Implementation of the General Meeting of Shareholders of Public Company, the Public Company is obliged to make summary of meeting minutes of the GMS in Bahasa Indonesia and in a foreign language (at least in English). It must be announced in 2 (two) working days after the meeting is executed for the public through the public company website. The availability of the summary of meeting minutes provides an opportunity to absent shareholders to get important information during the meeting quickly and easily. The provisions of how long the summary of meeting minutes may be available is to determine the adequate time for shareholders to retrieve the information. The Bank has recorded the GMS resolution summary in Indonesian and English language and perform information disclosure to the public 2 (two) days after the GMS, one of the disclosure was performed through the Bank’s website (www.bankmuamalat.co.id) in Investor Relation-GMS menu). The information is available for more than 1 (one) year. Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor Perusahaan Terbuka harus terus meningkatkan peran dan partisipasi pemegang saham atau investor melalui komunikasi yang efektif dan berkesinambungan dalam rangka mencapai tujuan Perusahaan Terbuka. Komunikasi tersebut bermanfaat untuk mengetahui harapan dan pandangan dari pemegang saham atau investor, serta memperoleh saran dan masukan demi kepentingan dan kesinambungan usaha Perusahaan Terbuka. Increase the Quality of Communication Between the Public Company and Shareholders or Investors Public companies must continue to enhance the role and participation of shareholders or investors through effective and continuous communication in order to achieve Public Company’s goal. The communication is buid so that the company aware of shareholders and investors’s hope and view, and to obtain advice and input for the benefits and sustainability of the business of the Public Company. Telah diterapkan Rekomendasi : Perusahaan Terbuka memiliki suatu kebijakan komunikasi dengan pemegang saham atau investor. Penjelasan Adanya komunikasi antara Perusahaan Terbuka dengan pemegang saham atau investor dimaksudkan agar para pemegang saham atau investor mendapatkan pemahaman lebih jelas atas informasi yang telah dipublikasikan kepada masyarakat, seperti laporan berkala, keterbukaan informasi, kondisi atau prospek bisnis dan kinerja, serta pelaksanaan tata kelola Perusahaan Terbuka. Disamping itu, pemegang saham atau investor juga dapat menyampaikan masukan dan opini kepada manajemen Perusahaan Terbuka. Kebijakan komunikasi dengan para pemegang saham atau investor menunjukan komitmen Perusahaan Terbuka dalam melaksanakan komunikasi dengan para pemegang saham atau investor. Dalam kebijakan tersebut dapat mencakup strategi, program, dan waktu pelaksanaan komunikasi, serta panduan yang mendukung pemegang saham atau investor untuk berpartisipasi dalam komunikasi tersebut. Recommendations: The Company has a policy of open communication with shareholders or investors. Explanation: Communication between the Public Company with shareholders or investors meant that shareholders and investors gain a clearer understanding of the information that has been published to the public, such as newsletters, information disclosure, condition or business prospects and performance, as well as the Public Company’s implementation of corporate governance. In addition, shareholders or investors can also submit feedback and opinions to the management of the Public Company. Communication policy with shareholders or investors shows the commitment of the Public Company in carrying out communications with shareholders or investors. This policy may include strategy, program, and the timing of the communication, and guidance that supports shareholders or investors to participate in the communication. Di Kebijakan GCG diatur bahwa dalam melaksanakan hubungan dengan Pemegang Saham, Bank Muamalat Indonesia senantiasa mendorong penerapannya berdasarkan ketentuan sebagai berikut: • melindungi hak-hak Pemegang Saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan; • menyelenggarakan Daftar Pemegang Saham secara tertib dan teratur sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan; • menyediakan informasi mengenai Perseroan secara tepat waktu, benar dan teratur bagi seluruh Pemegang Saham, kecuali hal-hal yang bersifat rahasia; dan • memberikan penjelasan yang lengkap dan informasi yang akurat mengenai penyelenggaraan RUPS. Bank Muamalat Indonesia melakukan komunikasi dengan para pemegang saham melalui media komunikasi antara lain melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), website Bank (www.bankmuamalat. co.id), e-mail helpdesk: investor.relations@bankmuamalat.co.id dan melalui surat menyurat dan/atau Fax. Has Been Implemented In the GCG policy regulates that in carrying out the relationship with the Shareholder, Bank Muamalat Indonesia continues to encourage its application based on the following conditions: • Protect the rights of shareholders in accordance with the legislation and the Articles of Association; • Maintain the List of Shareholders in an orderly and organized matter in accordance with the legislation and the company’s article of association; • Provide information regarding the Company in a timely manner, and regularly to all shareholders, except the things that are secret; • Provide a complete explanation and accurate information regarding the General Meeting of Shareholders; Bank Muamalat Indonesia communicates with its shareholders with a medium of communication through the General Meeting of Shareholders (GMS), the Bank’s website (www.bankmuamalat.co.id), helpdesk email investor.relations@bankmuamalat.co.id and correspondence/Fax 222 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  223. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Perusahaan Terbuka mengungkapkan kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka dengan pemegang saham atau investor dalam Situs Web. Penjelasan Pengungkapan kebijakan komunikasi merupakan bentuk transparansi atas komitmen Perusahaan Terbuka dalam memberikan kesetaraan kepada semua pemegang saham atau investor atas pelaksanaan komunikasi. Pengungkapan informasi tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan peran pemegang saham atau investor dalam pelaksanaan program komunikasi Perusahaan Terbuka. Public Company disclose communication policy between the Public Company and its shareholders or investors at website. Explanation: Disclosure of communication policy is a form of transparency for the commitment of the Public Company in providing equality for all shareholders and investors on the implementation of the communication. Disclosure of such information also aims to increase the participation and role of shareholders or investors in the implementation of communication programs of the Public Company. B. Analisis | Analysis Mekanisme komunikasi Pemegang Saham dengan Bank telah disiapkan salurannya sebagaimana dijelaskan pada website Bank. The communication mechanism of the Shareholders with the Bank has been prepared by its channel as described on the Bank’s website. FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS Functions and Roles of the Board of Commissioners Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris Hal-hal terkait keanggotaan Dewan Komisaris telah diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, sementara prosedur nominasi anggota Dewan Komisaris diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Namun demikian, dalam ketentuan-ketentuan tersebut tidak diuraikan bagaimana cara Perusahaan Terbuka menyusun keanggotaan dan komposisi Dewan Komisaris yang ideal demi mendukung kesinambungan perusahaan. Keanggotaan dan komposisi Dewan Komisaris yang ideal tersebut harus mencerminkan pelaksanaan fungsi pengawasan umum atas Perusahaan Terbuka dan pemberian nasihat kepada Direksi secara profesional, efektif, dan independen. Upaya penguatan keanggotaan dan komposisi Dewan Komisaris tersebut dilakukan melalui penentuan jumlah dan komposisi yang sesuai dalam rangka mencapai tujuan Perusahaan Terbuka, sehingga dapat membangun kepercayaan dari para stakeholder. Strengthen the Membership and Composition of the Board of Commissioners The membership of the Board of Commissioners has been regulated in the provisions of the Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies, while the procedure for nominating members of the Board of Commissioners is regulated in Financial Services Authority Regulation Number 34/POJK. 04/2014 concerning the Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies. However, these provisions do not describe about how the Public Company ideal membership and composition of the Board of Commissioners to support the sustainability of the company. The ideal membership and composition of the Board of Commissioners must reflect the implementation of the general oversight function of the Public Company and the provision of advice to the Board of Directors in a professional, effective and independent manner. Efforts to strengthen the membership and composition of the Board of Commissioners are carried out through determining the appropriate number and composition in order to achieve the objectives of the Public Company, so as to build trust from stakeholders. Rekomendasi : Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka Penjelasan Jumlah anggota Dewan Komisaris dapat mempengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas dari Dewan Komisaris. Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka wajib mengacu kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang paling kurang terdiri dari 2 (dua) orang berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Selain itu, perlu juga mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka yang antara lain yang meliputi karakteristik, kapasitas, dan ukuran, serta pencapaian tujuan dan pemenuhan kebutuhan bisnis yang berbeda diantara Perusahaan Terbuka. Namun demikian, jumlah anggota Dewan Komisaris yang terlalu besar berpotensi dapat mengganggu efektivitas pelaksanaan fungsi Dewan Komisaris. Recommendations: Determination of number of the Board of Commissioners members considering the conditions of the Public Company. Explanation Number of the Board of Commissioners members may affect the effectiveness of the implementation of duties of the Board of Commissioners. The determination of number of the Board of Commissioners members of the Public Company shall be based on the provisions of the prevailing laws and regulations. At least 2 (two) members based on the provisions of the Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies. In addition, it is also necessary to consider the conditions of the Public Company which include characteristics, capacities and sizes, as well as the achievement of objectives and the fulfillment of different business needs among the Public Companies. However, the excessive number of the Board of Commissioners members may potentially disrupt the effectiveness of the implementation of the Board of Commissioners functions. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Telah diterapkan Per Desember 2018, jumlah anggota Dewan Komisaris adalah 5 (lima) orang di mana 3 (tiga) orang anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen dan berdomisili di Indonesia. Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris tersebut telah memenuhi regulasi dan mempertimbangkan karakteristik, kapasitas, ukuran, dan komposisi terhadap Direksi serta pencapaian tujuan dan pemenuhan kebutuhan bisnis Bank. Has Been Implemented As of December 2018, the total number of the Board of Commissioners members are 5 (five) members in which 3 (three) members of the Board of Commissioners are Independent Commissioners and domiciled in Indonesia. The determination of number of the Board of Commissioners members has complied with the regulations and considered characteristics, capacities, sizes, and composition towards the Board of Directors as well as the achievement of objectives and fulfillment of the Bank’s business needs. 223
  224. No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Analisis | Analysis Telah diterapkan Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan Penjelasan Komposisi Dewan Komisaris merupakan kombinasi karakteristik baik dari segi organ Dewan Komisaris maupun anggota Dewan Komisaris secara individu, sesuai dengan kebutuhan Perusahaan Terbuka. Karakteristik tersebut dapat tercermin dalam penentuan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka. Komposisi yang telah memperhatikan kebutuhan Perusahaan Terbuka merupakan suatu hal yang positif, khususnya terkait pengambilan keputusan dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang lebih luas. Determination of the Board of Commissioners members composition pays attention to diversity of skills, knowledge, and experience required. Explanation Composition of the Board of Commissioners is a combination of characteristics both in terms of the Board of Commissioners organs and members of the Board of Commissioners individually, in accordance with the needs of the Public Company. Such characteristics may be reflected in the determination of skills, knowledge, and experience required for the implementation of supervisory and advisory duties by the Board of Commissioners. Composition which has taken into account the needs of the Public Company is a positive thing, especially regarding decision-making in the context of the implementation of supervisory functions which are performed by taking into account various broader aspects. Komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan di mana keberagaman tersebut tercermin dalam keahlian dan pengalaman yang dimiliki masing-masing anggota Dewan Komisaris. Anggota Dewan Komisaris memiliki keahlian pada bidang: • Ekonomi makro • Perbankan syariah • Pasar modal dan investasi • Industri keuangan • Manajemen strategis • Keuangan Has Been Implemented The composition of the Board of Commissioners members takes into account the diversity of skills, knowledge, and experience required where such diversity is reflected in the skills and experience of each member of the Board of Commissioners. Each of the 5 (five) members of the Board of Commissioners has different skills such as: • Macroeconomics • Sharia Banking • Capital and Investment Markets • Financial Industry • Strategic Management • Finance Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris. Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, dan jalannya pengurusan pada umumnya, serta memberi nasihat kepada Direksi, sebagaimana diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Pengawasan dan pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris mencakup antara lain strategi dan rencana penting perusahaan, integritas laporan keuangan, sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, pelaporan dan keterbukaan informasi, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan. Dewan Komisaris harus melaksanakan tugasnya dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian untuk kepentingan Perusahaan Terbuka dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan Terbuka. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris dapat membentuk komite. Komite dimaksud diantaranya adalah Komite Audit, sebagaimana yang telah diwajibkan pada peraturan perundangundangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, dan Komite Nominasi dan Remunerasi, sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Improve the Quality of the Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners. The Board of Commissioners is responsible for supervising the management policy, and the management in general, as well as advising the Directors, as stipulated in the provisions of the Financial Services Authority Regulation Number 33/POJK.04/2014 concerning Directors and Commissioners of Issuers or Public Companies. Supervision and provision of advice by the Board of Commissioners includes, among others, important company strategies and plans, integrity of financial statements, internal control systems and risk management, reporting and information disclosure, compliance, and corporate governance. The Board of Commissioners must carry out its duties in good faith, full of responsibility and prudence for the benefit of the Public Company and in accordance with the intent and purpose of the Public Company. In order to support the effectiveness of its duties, the Board of Commissioners should form committees. These committees include the Audit Committee, as required by the laws and regulations in the Capital Market sector which regulates the Establishment and Work Guidelines of the Audit Committee, and the Nomination and Remuneration Committee, as stipulated in the Financial Services Authority Regulation Number 34/POJK. 04/2014 concerning the Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies. 224 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  225. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Rekomendasi: Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris. Penjelasan Kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) Dewan Komisaris merupakan suatu pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial. Self-Assessment atau penilaian sendiri dimaksud dilakukan oleh masing-masing anggota untuk menilai pelaksanaan kinerja Dewan Komisaris secara kolegial, dan bukan menilai kinerja individual masing-masing anggota Dewan Komisaris. Dengan adanya Self-Assessment ini diharapkan masing-masing anggota Dewan Komisaris dapat berkontribusi untuk memperbaiki kinerja Dewan Komisaris secara berkesinambungan. Dalam kebijakan tesebut dapat mencakup kegiatan penilaian yang dilakukan beserta maksud dan tujuannya, waktu pelaksanaannya secara berkala, dan tolok ukur atau kriteria penilaian yang digunakan sesuai dengan dengan rekomendasi yang diberikan oleh fungsi nominasi dan remunerasi Perusahaan Terbuka, dimana adanya fungsi tersebut telah diwajibkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/ POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Analisis | Analysis Telah diterapkan Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan penilaian sendiri (SelfAssessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris. Has Been Implemented The Board of Commissioners has a policy of self-assessment. Recommendations: The Board of Commissioners has a self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners. Explanation The Board of Commissioners’ self-assessment policy is a guideline used as a form of accountability for the collective performance of the Board of Commissioners. Self-assessment is conducted by each member to assess the performance of the Board of Commissioners collectively, rather than assessing the individual performance of each member of the Board of Commissioners. With this self-assessment is expected that each member of the Board of Commissioners can contribute to improve the performance of the Board of Commissioners on an ongoing basis. The policy may include assessment activities undertaken along with their aims and objectives, periodic implementation time, and benchmark or criteria of assessment used in accordance with the recommendations provided by the nomination and remuneration functions of the Public Company, in which the functionality has been required by the Financial Services Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies. Kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan melalui Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka. Penjelasan Pengungkapan kebijakan Self-Assessment atas kinerja Dewan Komisaris dilakukan tidak hanya untuk memenuhi aspek transparansi sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugasnya, namun juga untuk memberikan keyakinan khususnya kepada para pemegang saham atau investor atas upaya-upaya yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kinerja Dewan Komisaris. Dengan adanya pengungkapan tersebut pemegang saham atau investor mengetahui mekanisme check and balance terhadap kinerja Dewan Komisaris. The self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners is disclosed in the Public Company’s Annual Report. Explanation Disclosure of the self-assessment policy on the performance of the Board of Commissioners is conducted not only to fulfill the transparency aspect as a form of accountability for the implementation of its duties, but also to give confidence to shareholders or investors for the efforts to improve the Board of Commissioners’ performance. With the disclosure, shareholders or investors know the mechanism of check and balance on the performance of the Board of Commissioners. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Telah diterapkan Kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan Bank. Has been Implemented Self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners has been disclosed in the Bank’s Annual Report. 225
  226. No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. Penjelasan Kebijakan pengunduran diri anggota Dewan Komisaris yang terlibat dalam kejahatan keuangan merupakan kebijakan yang dapat meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, sehingga integritas perusahaan akan tetap terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk membantu kelancaran proses hukum dan agar proses hukum tersebut tidak mengganggu jalannya kegiatan usaha. Selain itu, dari sisi moralitas, kebijakan ini membangun budaya beretika di lingkungan Perusahaan Terbuka. Kebijakan tersebut dapat tercakup dalam Pedoman ataupun Kode Etik yang berlaku bagi Dewan Komisaris. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat dalam kejahatan keuangan merupakan adanya status terpidana terhadap anggota Dewan Komisaris dari pihak yang berwenang. Kejahatan keuangan dimaksud seperti manipulasi dan berbagai bentuk penggelapan dalam kegiatan jasa keuangan serta Tindakan Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. The Board of Commissioners has a policy related to the resignation of members of the Board of Commissioners if involved in a financial crime. Explanation Analisis | Analysis Telah diterapkan Dalam Board Manual Bank Muamalat Indonesia di bab Etika Berkaitan dengan Penyuapan dan Kejahatan Keuangan diatur bahwa anggota Dewan Komisaris yang terlibat dalam tindak kejahatan keuangan sebagai status terpidana maka harus mengundurkan diri dari jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris. Has Been Implemented In the Board Manual of Bank Muamalat Indonesiain the chapter of Ethics Related to Bribery and Financial Crimes are stipulated that the member of the Board of Commissioners who involved in financial crimes as convicted person shall resign from his position as a member of the Board of Commissioners. The resignation policy of the Board of Commissioners members who involved in a financial crime is a policy that can increase stakeholders’ trust towards the Public Companies, so that the integrity of the company will be maintained. This policy is required to assist in the smooth running of legal process and to ensure that the legal process does not interfere with business activities. In addition, in terms of morality, this policy builds an ethical culture within the Public Companies. Such policy may be covered in the Guideline or Code of Conduct applicable to the Board of Commissioners. Furthermore, what is meant by involved in a financial crime is the status of convicted person against the members of the Board of Commissioners from the authorized party. Such financial crimes include manipulation and various forms of embezzlement in the financial services as well as Money Laundering Crime Act as referred to in Law No. 8 Year 2010 on the Prevention and Eradication of Money Laundering. Telah diterapkan Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan fungsi Nominasi dan Remunerasi menyusun kebijakan suksesi dalam proses Nominasi anggota Direksi. Penjelasan Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, komite yang menjalankan fungsi nominasi mempunyai tugas untuk menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi calon anggota Direksi. Salah satu kebijakan yang dapat mendukung proses Nominasi sebagaimana dimaksud adalah kebijakan suksesi anggota Direksi. Kebijakan mengenai suksesi bertujuan untuk menjaga kesinambungan proses regenerasi atau kaderisasi kepemimpinan di perusahaan dalam rangka mempertahankan keberlanjutan bisnis dan tujuan jangka panjang perusahaan. Board of Commissioners or Committee who run the Nomination and Remuneration functions shall establish a succession policy in the Nomination process of the Board of Directors members. Explanation Based on the provisions of the Financial Services Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies, the committee who run the nomination function has the duty to develop policy and criteria required in the Nomination process of candidates for the Board of Directors members. One of the policies that can support the Nomination process is the succession policy of the Board of Directors members. The succession policy aims to maintain the continuity of the regeneration process or leadership cadre in the company in order to maintain business sustainability and long-term objectives of the company. Bank telah memiliki dan menerapkan program Talent Management dan Succession Plan. Talent Management mempersiapkan Pool of Talent dari Bank sebaga upaya menyediaan dan penguatan Sumber Daya Insani di Bank. Suksesi diterapkan untuk penyiapan kader-kader terbaik dari Pool of Talent Bank yang siap menduduki posisi-posisi kritikal termauk posisi Direksi. Bank telah memiliki database Pool of Talent dan Successor berdasarkan proses identifikasi talent dan suksesor dengan menggunakan metodologi yang disiapkan Bank. Proses validasi dan kalibrasi dilakukan atas Talent dan Suksesor baik di tingkat Direktorat maupun di tingkat Direksi untuk posisi-posisi strategis yaitu posisi satu level dibawah Direksi dan Region Head. Database ini diperbaharui setiap tahun dan menjadi referensi Manajemen dalam melakukan rotasi maupun promosi Karyawan serta untuk kebutuhan nominasi jabatan strategis termasuk Direksi. Has Been Implemented The Bank has owned and implemented Talent Management and Succession Plan program. Talent Management prepares Pool of Talent from the Bank as an effort to provide and strengthen Human Resources at the Bank. Succession is implemented to prepare the best cadres from the Bank’s Pool of Talent who are ready to occupy critical positions including the Board of Directors position. The Bank already has database of the Pool of Talent and Successor based on the talent and successor identification process using a methodology prepared by the Bank. The validation and calibration process is carried out on both Talent and Successor at the Directorate level as well as the Board of Directors level for strategic positions, one level position below the Board of Directors and Region Head. This database is updated annually and becomes the reference of Management in rotation and promotion of Employees and for the needs of nomination of strategic positions including the Board of Directors. 226 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  227. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . C. Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Analisis | Analysis FUNGSI DAN PERAN DIREKSI Functions and Role of the Board of Directors Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi. Hal-hal terkait keanggotaan Direksi telah diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Namun, dalam ketentuan tersebut tidak diuraikan bagaimana cara Perusahaan Terbuka menyusun keanggotaan dan komposisi Direksi yang ideal demi mendukung kesinambungan perusahaan. Keanggotaan dan komposisi Direksi yang ideal tersebut harus mencerminkan pelaksanaan fungsi pengurusan Perusahaan Terbuka secara profesional, efektif, dan efisien. Upaya penguatan keanggotaan dan komposisi Direksi tersebut dapat dilakukan melalui penentuan jumlah dan komposisi yang sesuai dalam rangka mencapai tujuan Perusahaan Terbuka, sehingga dapat membangun kepercayaan dari para pemangku kepentingan. Strengthen the Membership and Composition of the Board of Directors. Hal-hal terkait keanggotaan Direksi telah diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Namun, dalam ketentuan tersebut tidak diuraikan bagaimana cara Perusahaan Terbuka menyusun keanggotaan dan komposisi Direksi yang ideal demi mendukung kesinambungan perusahaan. Keanggotaan dan komposisi Direksi yang ideal tersebut harus mencerminkan pelaksanaan fungsi pengurusan Perusahaan Terbuka secara profesional, efektif, dan efisien. Upaya penguatan keanggotaan dan komposisi Direksi tersebut dapat dilakukan melalui penentuan jumlah dan komposisi yang sesuai dalam rangka mencapai tujuan Perusahaan Terbuka, sehingga dapat membangun kepercayaan dari para pemangku kepentingan. Rekomendasi: Penentuan jumlah anggota Direksi mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka serta efektifitas dalam pengambilan keputusan. Penjelasan Sebagai organ perusahaan yang berwenang dalam pengurusan perusahaan, penentuan jumlah Direksi sangat mempengaruhi jalannya kinerja Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, penentuan jumlah anggota Direksi harus dilakukan melalui pertimbangan yang matang dan wajib mengacu pada ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, dimana berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit terdiri dari 2 (dua) orang. Disamping itu, dalam penentuan jumlah Direksi harus didasarkan pada kebutuhan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan Terbuka dan disesuaikan dengan kondisi Perusahaan Terbuka yang meliputi karakteristik, kapasitas, dan ukuran Perusahaan Terbuka serta bagaimana tercapainya efektivitas pengambilan keputusan Direksi. Recommendations: Determination of number of the Board of Directors members considering the Public Companies conditions and the effectiveness of decision making. Explanation As the organ of the Company authorized in the management of the Company, determination of number of the Board of Directors members greatly affects the performance of the Public Companies. Thus, the determination of number of the Board of Directors members shall be conducted through careful consideration and shall be subject to the provisions of the applicable Laws and Regulations, under the Financial Services Authority Regulation No. 33/ POJK.34/2014 on the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers and Public Companies shall consist of at least 2 (two) members. In addition, the determination of number of the Board of Directors members shall be based on the requirement to achieve the aims and objectives of the Public Companies and adjusted to the conditions of the Public Companies which include characteristics, capacities, and sizes of the Public Companies and how to achieve the effectiveness of the Board of Directors’ decision-making. Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan, keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. Penjelasan Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi karakteristik yang diinginkan baik dari segi organ Direksi maupun anggota Direksi secara individu, sesuai dengan kebutuhan Perusahaan Terbuka. Kombinasi tersebut ditentukan dengan cara memperhatikan keahlian, pengetahuan dan pengalaman yang sesuai pada pembagian tugas dan fungsi jabatan Direksi dalam mencapai tujuan Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, pertimbangan kombinasi karakteristik dimaksud akan berdampak dalam ketepatan proses pencalonan dan penunjukan individual anggota Direksi ataupun Direksi secara kolegial. Determination of composition of the Board of Directors members considers the diversity of skills, knowledge, and experience required. Explanation Similarly like the Board of Commissioners, the diversity of composition of the Board of Directors members is a combination of desirable characteristics both in terms of organ of the Board of Directors and members of the Board of Directors individually, in accordance with the needs of the Public Companies. The combination is determined by taking into acount the appropriate skills, knowledge and experience on the division of duties and functions of the Board of Directors in achieving the objectives of the Public Companies. Therefore, the consideration of characteristics combination will have an impact in the accuracy of the nomination process and the individual appointment of the Board of Directors members or the Board of Directors collectively. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Telah diterapkan Komposisi Direksi telah sesuai dengan regulasi dan telah mempertimbangkan karakteristik, kapasitas, dan skala usaha Bank. Per Desember 2018, jumlah Direksi sebanyak 5 (lima) orang dengan pembagian tugas sebagai Direktur Utama, Direktur Bisnis Ritel, Direktur Keuangan, Direktur Operasi dan Direktur Kepatuhan. Direksi memiliki keahlian dan pengalaman yang sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Has been implemented Composition of the Board of Directors has been in accordance with the regulations and has considered the characteristics, capacities, and business scale of the Bank. As of December 2018, total number of the Board of Directors are 6 (six) members which duties are President Director, Corporate Banking Director, Retail Banking Director, Finance Director, Human Resources Director concurrent as Operation Director and the Compliance and Risk Management Director. The Board of Directors has the skills and experience in accordance with their respective duties. Telah diterapkan Komposisi anggota Direksi juga memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan sesuai pembagian fungsi, tugas dan wewenang Direksi dalam mencapai tujuan Bank. Has been implemented Composition of the Board of Directors members also takes into account the diversity of skills, knowledge, and experience required by which devide in function,, duties and authorities of the Board of Directors in achieving the Bank’s objectives. 227
  228. No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. Penjelasan Laporan Keuangan merupakan laporan pertanggungjawaban manajemen atas pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh Perusahaan Terbuka, yang wajib disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia dan juga peraturan OJK terkait, antara lain peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai penyajian dan pengungkapan Laporan Keuangan Perusahaan Terbuka. Berdasarkan peraturan perundangundangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab Direksi atas Laporan Keuangan, Direksi secara tanggung renteng bertanggung jawab atas Laporan Keuangan, yang ditandatangani Direktur Utama dan anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan. Dengan demikian, pengungkapan dan penyusunan informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan akan sangat tergantung pada keahlian, dan/atau pengetahuan Direksi, khususnya anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan. Adanya kualifikasi keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi yang setidaknya dimiliki anggota Direksi dimaksud dapat memberikan keyakinan atas penyusunan Laporan Keuangan, sehingga Laporan Keuangan tersebut dapat diandalkan oleh para pemangku kepentingan (stakeholders) sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi terkait Perusahaan Terbuka dimaksud. Keahlian dan/atau pengetahuan tersebut dapat dibuktikan dengan latar belakang pendidikan, sertifikasi pelatihan, dan/atau pengalaman kerja terkait. Member of the Board of Directors who is in charge of accounting or finance has the skills and/or knowledge in accounting. Explanation Financial Statements is management’s accountability report on the management of resources owned by the Public Companies, which must be prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards and the related Financial Services Authority regulations, including the laws and regulations on Capital Market sector governing the presentation and disclosure of Financial Statements of Public Companies. Based on the laws and regulations in the Capital Market sector governing the responsibilities of the Board of Directors on the Financial Statements, the Board of Directors is jointly responsible for the Financial Statements signed by the President Director and member of the Board of Directors who is in charge of accounting and finance. Analisis | Analysis Telah diterapkan Direktur yang membawahkan bidang akuntansi atau keuangan memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja di bidang akuntansi dan keuangan meraih gelar sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia dan memiliki pengalaman berkarir di akuntan publik Ernst & Young (1993-2003). Chief Financial Officer & Legal Entity Controller - JP Morgan Indonesia (JP Morgan Chase Bank Jakarta Branch & PT JP Morgan Securities Indonesia) dan Controller - PT Bank Rabobank International Indonesia; terakhir menjabat sebagai CFO & Finance Director PT Bank QNB Indonesia Tbk (20122015) sebelum menjabat sebagai Direktur Keuangan Bank Muamalat Indonesia yang diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 7 September 2015. Has been implemented Board of Directors member who is in charge of accounting or finance has an educational background and work experience in accounting and finance, obtained Accounting degree from the University of Indonesia and has career experience in public accountant Ernst & Young (1993-2003). Chief Financial Officer & Legal Entity Controller - JP Morgan Indonesia (JP Morgan Chase Bank Jakarta Branch & PT JP Morgan Securities Indonesia) and Controller - PT Bank Rabobank International Indonesia; last served as CFO & Finance Director of PT Bank QNB Indonesia Tbk (2012-2015). Before serving as Finance Director of Bank Muamalat Indonesia, he was appointed through Extraordinary GMS on September 7th, 2015. Thus, the disclosure and preparation of financial information presented in the financial statements will largely depend on the experise, and/or knowledge of the Board of Directrors, especially member of the Board of Directors who is in charge of accounting or finance. The existence of skills and/or knowledge qualification in the field of accounting which at least possess by member of the Board of Directors can provide confidence in the preparation of Financial Statements, so that the Financial Statements can be relied by the stakeholders as the basis for economic decision making related to the Public Companies. Such skills and/or knowledge can be proven by educational background, certificates of training, and/or related work experience. Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi. Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan Terbuka untuk kepentingan Perusahaan Terbuka sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan Terbuka, sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Tugas pengurusan oleh Direksi dimaksud mencakup, antara lain efektivitas dan efisiensi sumber daya, pelaksanaan pengendalian internal, manajemen risiko, pengelolaan berkelanjutan (sustainability), komunikasi dengan para pemangku kepentingan termasuk melalui sekretaris perusahaan, penyusunan laporan pertanggungjawaban, dan pelaksanaan tata kelola perusahaan. Direksi harus melaksanakan tugasnya dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian untuk kepentingan Perusahaan Terbuka berdasarkan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku dan anggaran dasar perusahaan. Pembagian tugas dan wewenang pengurusan diantara anggota Direksi dilakukan demi pengurusan Perusahaan Terbuka yang efisien. Improve the Quality of Duties and Responsibilities of the Board of Directors. The Board of Directors is authorized and fully responsible for the management of the Public Company for the benefit of the Public Company as stipulated in the Financial Services Authority Regulation Number 33/POJK.04/2014 concerning Directors and Commissioners of Issuers or Public Companies. The managerial duties by the Directors among other things are, the effectiveness and efficiency of resources, the implementation of internal controls, risk management, sustainability, communication with stakeholders including through the company secretary, preparation of accountability reports, and implementation of corporate governance. The Board of Directors must carry out its duties in good faith, full of responsibility and prudence for the benefit of the Public Company based on the applicable provisions of the legislation and the articles of association of the company. The division of tasks and management authority among members of the Board of Directors is carried out for the efficient management of the Public Company. 228 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  229. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Rekomendasi: Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) untuk menilai kinerja Direksi. Penjelasan Seperti halnya pada Dewan Komisaris, kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) Direksi merupakan suatu pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian kinerja Direksi secara kolegial. Self-Assessment atau penilaian sendiri dimaksud dilakukan oleh masing-masing anggota Direksi untuk menilai pelaksanaan kinerja Direksi secara kolegial, dan bukan menilai kinerja individual masingmasing anggota Direksi. Dengan adanya Self-Assessment ini diharapkan masingmasing anggota Direksi dapat berkontribusi untuk memperbaiki kinerja Direksi secara berkesinambungan. Dalam kebijakan tesebut dapat mencakup kegiatan penilaian yang dilakukan beserta maksud dan tujuannya, waktu pelaksanaannya secara berkala, dan tolak ukur atau kriteria penilaian yang digunakan sesuai dengan dengan rekomendasi yang diberikan oleh fungsi nominasi dan remunerasi Perusahaan Terbuka, dimana pembentukan fungsi tersebut telah diwajibkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Recommendations: The Board of Directors has a self-assessment policy to assess the performance of the Board of Directors. Analisis | Analysis Telah diterapkan Direksi telah memiliki kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja Direksi. Direksi dinilai berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) Direksi. Selain itu Self-Assessment kinerja Direksi juga dilakukan secara berkala terhadap governance structure, process dan outcome di level Direksi. Berdasarkan hasil Self-Assessment tersebut telah dilakukan upaya-upaya yang perlu ditingkatkan untuk peningkatan kinerja ke depan. Explanation Has been implemented Similarly like the Board of Commissioners, self-assessment of the Board of Directors is a guideline used as a form of accountability for the assessment of the Board of Directors’ performance collectively. Self-assessment is carried out by each member of the Board of Directors to assess the implementation of the Board of Directors’ performance collectively, and not assessing the individual performance of each member of the Board of Directors. With this self-assessment is expected that each member of the Board of Directors can contribute to improve the performance of the Board of Directors on an ongoing basis. Such policy may include assessment activities undertaken along with the purposes and objectives, periodic implementation time, and benchmark or criteria of assessment used in accordance with the recommendations given the Public Companies’ nomination and remuneration functions, in which the formation of such functions shall be required in the Financial Services Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies. Self-assessment of the Board of Directors performance has been conducted periodically against governance structure, process and outcome at the Board of Directors level. Based on the self-assessment results, efforts that need to be improved for future performance improvement have been performed. Kebijakan penilaian sendiri (Self-Assessment) untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui laporan tahunan Perusahaan Terbuka. Penjelasan Pengungkapan kebijakan Self-Assessment atas kinerja Direksi dilakukan tidak hanya untuk memenuhi aspek transparansi sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugasnya, namun juga untuk memberikan informasi penting atas upayaupaya perbaikan dalam pengelolaan Perusahaan Terbuka. Informasi tersebut sangat bermanfaat untuk memberikan keyakinan kepada pemegang saham atau investor bahwa terdapat kepastian pengelolaan perusahaan terus dilakukan ke arah yang lebih baik. Dengan adanya pengungkapan tersebut pemegang saham atau investor mengetahui mekanisme check and balance terhadap kinerja Direksi. Self-assessment policy to assess the Board of Directors’ performance is disclosed in the Public Companies’ Annual Report. Explanation Disclosure of self-assessment policy on the performance of the Board of Directors is conducted not only to fulfill the transparency aspect as a form of accountability for the implementation of its duties, but also to provide important information on the improvement efforts in the management of the Public Companies. Such information is very useful to provide confidence to the shareholders or investors on certainty of corporate management continues to be carried out in a better direction. With the disclosure, shareholders or investors know the mechanism of check and balance on the performance of the Board of Directors. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Telah diterapkan Kebijakan Self-Assessment atas kinerja Direksi diungkapkan dalam bagian Penilaian Kinerja Direksi di Laporan Tahunan. Has been implemented Self-assessment policy on the performance of the Board of Directors is disclosed in the Board of Directors’ Performance Evaluation section in the Annual Report 229
  230. No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. Penjelasan Kebijakan pengunduran diri anggota Direksi yang terlibat dalam kejahatan keuangan merupakan kebijakan yang dapat meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, sehingga integritas perusahaan akan tetap terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk membantu kelancaran proses hukum dan agar proses hukum tersebut tidak mengganggu jalannya kegiatan usaha. Selain itu, dari sisi moralitas, kebijakan ini akan membangun budaya beretika di lingkungan Perusahaan Terbuka. Kebijakan tersebut dapat tercakup dalam Pedoman ataupun Kode Etik yang berlaku bagi Direksi. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat dalam kejahatan keuangan merupakan adanya status terpidana terhadap anggota Direksi dari pihak yang berwenang. Kejahatan keuangan dimaksud seperti manipulasi dan berbagai bentuk penggelapan dalam kegiatan jasa keuangan serta Tindakan Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. The Board of Directors has a policy related to the resignation of members of the Board of Directors if involved in a financial crime. Explanation The resignation policy of the Board of Directors members who involved in a financial crime is a policy that can increase stakeholders’ trust towards the Public Companies, so that the integrity of the company will be maintained. This policy is required to assist in the smooth running of legal process and to ensure that the legal process does not interfere with business activities. In addition, in terms of morality, this policy builds an ethical culture within the Public Companies. Such policy may be covered in the Guideline or Code of Conduct applicable to the Board of Directors. Furthermore, what is meant by involved in a financial crime is the status of convicted person against the members of the Board of Commissioners from the authorized party. Such financial crimes include manipulation and various forms of embezzlement in the financial services as well as Money Laundering Crime Act as referred to in Law No. 8 Year 2010 on the Prevention and Eradication of Money Laundering. D. Analisis | Analysis Telah diterapkan Dalam Board Manual Bank Muamalat Indonesia Dalam bab Etika Berkaitan dengan Penyuapan dan Kejahatan Keuangan bagi Direksi antara lain diatur bahwa: 1. Direksi dilarang melakukan tindakan manipulasi dan berbagai bentuk penggelapan dalam kegiatan jasa keuangan serta tindakan pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pencucian Uang. 2. Anggota Direksi yang terlibat dalam tindak kejahatan keuangan sebagai status terpidana, maka harus mengundurkan diri dari jabatan sebagai anggota Direksi. Has been implemented In the Board Manual of Bank Muamalat Indonesia in the chapter of Ethics Related to Bribery and Financial Crimes for the Board of Directors, among others stipulated that: 1. The Board of Directors is prohibited from performing any manipulation actions and any forms of embezzlement in the financial services activities and the criminal act of money laundering as referred to in Law No. 8 Year 2010 on Prevention and Eradication of Money Laundering. 2. Member of the Board of Directors who involved in financial crimes as a convicted person shall resign from his position as a member of the Board of Directors. PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN Stakeholders Participation Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan. Tata kelola perusahaan yang baik harus mencakup keseluruhan aspek penting dalam Perusahaan Terbuka. Disamping itu, tata kelola perusahaan yang baik juga harus mampu mengenali peran, dan membutuhkan kerjasama dari para pemangku kepentingan dalam menciptakan kesinambungan usaha dalam jangka panjang. Improve the Corporate Governance Aspect through Stakeholders Participation. Good corporate governance must cover all important aspects of a public company. Furthermore, good corporate governance must also be able to recognize roles, and require cooperation from stakeholders in creating long-term business continuity. Telah diterapkan Rekomendasi: Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading. Penjelasan Seseorang yang mempunyai informasi orang dalam dilarang melakukan suatu transaksi Efek dengan menggunakan informasi orang dalam sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang mengenai Pasar Modal. Perusahaan Terbuka dapat meminimalisir terjadinya insider trading tersebut melalui kebijakan pencegahan, misalnya dengan memisahkan secara tegas data dan/atau informasi yang bersifat rahasia dengan yang bersifat publik, serta membagi tugas dan tanggung jawab atas pengelolaan informasi dimaksud secara proporsional dan efisien. Recommendations: Public Companies have a policy to prevent the occurrence of insider trading. Explanation A person who has inside information is prohibited from engaging in a Securities transaction by using inside information as referred to in the Capital Market Law. Public Companies can minimize the occurrence of insider trading through prevention policy, for example by strictly separating confidential data and/or information with public information, as well as dividing the duties and responsibilities for the management of such information in a proportionate and efficient manner. Dalam kebijakan GCG Bank, diatur bahwa Bank senantiasa menyediakan informasi yang cukup, akurat, dipercaya dan tepat waktu kepada segenap pemangku kepentingan dengan mengedepankan prinsip equal treatment. Jajaran Perseroan dilarang untuk membeli atau menjual saham (common stock) atau surat berharga Perseroan lainnya pada saat yang bersangkutan bertanggung jawab atas informasi penting yang tidak dimaksudkan untuk konsumsi publik yang dapat mempengaruhi nilai harga saham dan surat berharga Perseroan. Sebagai informasi bahwa meskipun Bank Muamalat Indonesia merupakan perusahaan terbuka, namun tidak melakukan penawaran umum saham di pasar modal, sehingga potensi terjadinya insider trading sangat rendah. Has been implemented In the Bank’s GCG policy, it is stipulated that the Bank always provides sufficient, accurate, reliable and timely information to all stakeholders by prioritizing the principle of equal treatment. The Company’s ranks are prohibited from buying or selling shares (common stock) or other securities of the Company when it is responsible for important information that is not intended for public consumption that may affect the value of the Company’s share price and securities. For information that although Bank Muamalat Indonesia is a Public Company, but every public offering of shares is carried out in the capital market which makes the potential for insider trading to be very low. 230 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  231. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti korupsi dan anti fraud. Penjelasan Kebijakan anti korupsi bermanfaat untuk memastikan agar kegiatan usaha Perusahaan Terbuka dilakukan secara legal, prudent, dan sesuai dengan prinsipprinsip tata kelola yang baik. Kebijakan tersebut dapat merupakan bagian dalam kode etik, ataupun dalam bentuk tersendiri. Dalam kebijakan tersebut dapat meliputi antara lain mengenai program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Perusahaan Terbuka. Lingkup dari kebijakan tersebut harus menggambarkan pencegahan Perusahaan Terbuka terhadap segala praktik korupsi baik memberi atau menerima dari pihak lain. Analisis | Analysis Telah diterapkan Ketentuan terkait anti korupsi dan anti fraud telah diatur dalam Board Manual dan Prosedur Bank telah menyusun Prosedur Anti Fraud yang secara umum mengatur tugas dan tanggung jawab unit kerja Anti Fraud, wewenang anti fraud, pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, sanksi, pemantauan, evaluasi tindak lanjut dan whistle blowing system. Public Companies have anti-corruption and anti-fraud policies Explanation Has been implemented Anti-corruption policy is useful to ensure that the Company’s business activities are conducted legally, prudently, and in accordance with the principles of good governance. The policy may be part of the code of conduct or in its own form. In the policy may include among others the programs and procedures undertaken in overcoming practices of corruption, kickbacks, fraud, bribery and/or gratification in the Public Companies. The scope of the policy should illustrate the prevention of the Public Companies against any corrupt practices of either giving or receiving from others. Anti-corruption and anti fraud related provisions are set out in the Board Manual and Procedure. The Bank has drawn up Anti-Fraud Procedures which generally governs the tasks and responsibilities of the Anti Fraud work unit, anti fraud authority, prevention, detection, investigation, reporting, sanction, monitoring, followup evaluation and whistle blowing system. Telah diterapkan Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor. Penjelasan Kebijakan tentang seleksi pemasok atau vendor bermanfaat untuk memastikan agar Perusahaan Terbuka memperoleh barang atau jasa yang diperlukan dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang baik. Sedangkan kebijakan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor bermanfaat untuk memastikan bahwa rantai pasokan (supply chain) berjalan dengan efisien dan efektif. Kemampuan pemasok atau vendor dalam memasok/memenuhi barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan akan mempengaruhi kualitas output perusahaan. Dengan demikian, pelaksanaan kebijakan-kebijakan tersebut dapat menjamin kontinuitas pasokan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas yang dibutuhkan Perusahaan Terbuka. Adapun cakupan kebijakan ini meliputi kriteria dalam pemilihan pemasok atau vendor, mekanisme pengadaan yang transparan, upaya peningkatan kemampuan pemasok atau vendor, dan pemenuhan hak-hak yang berkaitan dengan pemasok atau vendor. Public Companies have a policy on the selection and improvement of ability of suppliers or vendors. Kebijakan GCG mengatur bahwa Bank dalam berinteraksi dengan Penyedia Barang/Jasa antara lain dengan pemasok dan pihak lain yang melakukan transaksi usaha dengan Bank senantiasa menjalin hubungan baik didasarkan atas dasar profesionalisme, kepercayaan, kejujuran, saling menghormati dan memberi kesempatan yang sama dalam memperoleh informasi yang relevan sesuai hubungan bisnis dengan Perseroan sehingga masing-masing pihak dapat membuat keputusan atas dasar pertimbangan yang adil dan wajar. Dalam menjalin hubungan antara Bank dengan Penyedia Barang/ Jasa, seluruh pihak berkewajiban untuk merahasiakan informasi dan melindungi kepentingan masing-masing pihak. Dalam melaksanakan hubungan dengan Penyedia Barang/Jasa, Bank senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip sebagai berikut: • Pengadaan barang/jasa harus dilakukan melalui seleksi dan persaingan yang sehat dengan memberikan perlakukan yang setara terhadap semua calon mitra bisnis yang telah memenuhi syarat/kriteria tertentu dari Perseroan. • Semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/ jasa termasuk syarat teknis administrasi, tata cara evaluasi serta hasil evaluasi disampaikan kepada calon mitra bisnis yang akan melakukan bisnis dengan Perseroan. • Memberikan perlakukan yang sama bagi semua calon mitra bisnis secara proporsional dan tidak mengarah untuk memberikan keuntungan kepada pihak tertentu dengan cara apapun. Mekanisme seleksi pemasok atau vendor telah diatur secara detil dalam Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa. Explanation Policy on the selection of suppliers or vendors is useful to ensure that the Public Companies acquire the necessary goods or services at competitive prices and good quality. While the policy of improving the skills of supplers or vendors is useful that the supply chain is running efficiently and effectively. The ability of suppliers and vendors in supplying/fulfilling goods or services required by the Company will affect the quality of the Company’s output. Thus, the implementation of such policies can ensure the continuity of supply, both in terms of quantity and quality required by the Public Companies. Scope of such policies include criteria in the selection of suppliers or vendors, transparent procurement mechanism, efforts to improve the ability of suppliers or vendors, and the fulfillment of rights related to suppliers or vendors. Has been implemented GCG policies regulate that the Bank in interacting with Providers of Goods/ Services among others with suppliers and other parties who conduct business transactions witth the Bank establish good relationship based on the basis of professionalism, trust, honesty, mutual respect and equal opportunity in obtaining relevant information in accordance with the business relationship with the Bank so that each party may make a decision on the basis of fair and reasonable consideration. In establishing relationship between the Bank and Providers of Goods/Services, all parties are obliged to keep the confidentiality of information and protect the interests of each party. In establishing relationship with Providers of Goods/Services, the Bank always prioritizes the following principles: • Procurement of goods/services shall be made through fair selection and competition by providing equal treatment to all prospective business partners who have met certain terms/criteria from the Bank. • All provisions and information on procurement of goods/services including technical administrative requirements, evaluation procedures and evaluation results shall be submitted to prospective business partners who will conduct business with the Bank. • Provide equal treatment to all prospective business partners proportionately without any intention to benefit a particular party in any way. Suppliers or vendors selection mechanism has been set up in detail in the Procurement of Goods and Services Procedures. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 231
  232. No . Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur. Penjelasan Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga terpenuhinya hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur terhadap Perusahaan Terbuka. Dalam kebijakan tersebut mencakup pertimbangan dalam melakukan perjanjian, serta tindak lanjut dalam pemenuhan kewajiban Perusahaan Terbuka kepada kreditur. Analisis | Analysis Telah diterapkan Pemenuhan hak-hak kreditur telah diatur pada prosedur produk Bank serta tercantum dalam perjanjian. Public Companies have a policy on the fulfillment of creditor rights Has been implemented Explanation Fulfillment of creditors’ rights that have been regulated in the Bank’s product procedures and contained in the agreement. Policy on the fulfillment of creditor rights is used as a guide in lending to creditors. Purpose of the policy is to maintain the fulfillment of rights and maintain the creditors’ trust to the Public Companies. The policy includes consideration in making agreements, as well as follow-up in fulfilling the obligations of the Public Companies to the creditors. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan sistem whistleblowing. Penjelasan Kebijakan sistem whistleblowing yang telah disusun dengan baik akan memberikan kepastian perlindungan kepada saksi atau pelapor atas suatu indikasi pelanggaran yang dilakukan karyawan atau manajemen Perusahaan Terbuka. Penerapan kebijakan sistem tersebut akan berdampak pada pembentukan budaya tata kelola perusahaan yang baik. Kebijakan sistem whistleblowing mencakup antara lain jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui sistem whistleblowing, cara pengaduan, perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor, penanganan pengaduan, pihak yang mengelola aduan, dan hasil penanganan dan tindak lanjut pengaduan. Telah diterapkan Perseroan telah memiliki kebijakan pelaksanaan Whistleblowing System sebagaimana diatur dalam Kebijakan GCG dan Prosedur Anti Fraud yang mencakup: • Perlindungan kepada Whistleblower. • Sistem Pelaporan dan Mekanisme Tindak Lanjut Laporan Whistleblower. • Pengaduan indikasi fraud. • Contact Center whistleblowing system. Public Companies have a whistleblowing system policy. Explanation Has been implemented A well-structured whistleblowing system policy will provide assurance of protection to witnesses or whistleblowers for an indication of infringement by the employee or the management of the Public Companies. Implementation of the system policy will have an impact on the establishment of a good corporate governance culture. Whistleblowing system policy includes types of violations that can be reported through the whistleblowing system, complaints, protection and secrecy of whistleblowers, complaints handling, complaints management, and the results of the handling and follow-up of complaints. The Bank already has a Whistleblowing System policy as stipulated in the GCG Policy and Anti-Fraud Procedures which includes: • Protection to Whistleblower. • Reporting System and Follow-up Mechanism of Whistleblower’s Report. • Fraud indication complaints. • Contact Center of whistleblowing system Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi dan karyawan. Penjelasan Insentif jangka panjang merupakan insentif yang didasarkan atas pencapaian kinerja jangka panjang. Rencana insentif jangka panjang mempunyai dasar pemikiran bahwa kinerja jangka panjang perusahaan tercermin oleh pertumbuhan nilai dari saham atau target-target jangka panjang perusahaan lainnya. Insentif jangka panjang bermanfaat dalam rangka menjaga loyalitas dan memberikan motivasi kepada Direksi dan karyawan untuk menigkatkan kinerja atau produktivitasnya yang akan berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Adanya suatu kebijakan insentif jangka panjang merupakan komitmen nyata Perusahaan Terbuka untuk mendorong pelaksanaan pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi dan Karyawan dengan syarat, prosedur dan bentuk yang disesuaikan dengan tujuan jangka panjang Perusahaan Terbuka. Kebijakan dimaksud dapat mencakup antara lain maksud dan tujuan pemberian insentif jangka panjang, syarat dan prosedur dalam pemberian insentif, dan kondisi dan risiko yang harus diperhatikan oleh Perusahaan Terbuka dalam pemberian insentif. Kebijakan tersebut juga dapat tercakup dalam kebijakan remunerasi Perusahaan Terbuka yang ada. Public Companies have a policy of providing long-term incentives to Board of Directors and employees Explanation Long-term incentives are incentives based on the achievement of long-term performance. Long-term incentive plans have a rationale that the long-term performance of the Company is reflected by the growth in the value of shares or other long-term targets of the Company. Long-term incentives are useful in order to maintain loyalty and motivate the Board of Directors and employees to improve their performance or productivity that will impact on improving the Company’s performance over the long-term. The existence of a long-term incentive policy is a real commitment of the Public Companies to encourage the implementation of providing long-term incentives to the Board of Directors and Employees on terms, procedures and forms that are tailored to the long-term objectives of the Public Companies. Such policy may include mean and objectives of providing long-term incentives, terms and procedures for incentives, as well as conditions and risks that the Public Companies should pay attention to in providing incentives. The policy may also be included in the existing remuneration policy of the Public Companies. 232 LTIP ini dikembangkan sebagai bagian dari penerapan konsep Talent Management dan Succession Plan di Bank. Talent dan Successor Pool yang tersedia merupakan karyawan terpilih yang diharapkan menjadi penggerak utama proses bisnis perusahaan. Salah satu upaya untuk mempertahankan mereka adalah melalui program retensi baik yang bersifat finansial maupun non finansial. Program LTIP merupakan salah satu program retensi dari sisi finansial dimana skema yang dibuat mengacu pada pencapaian kinerja atas KPI jangka panjang dengan syarat dan kondisi khusus. Beberapa skema ditetapkan dalam beberapa opsi yaitu upfront payment system dengan bonding period dan mekanisme clawback serta opsi deferred incentive. Masingmasing terikat dengan syarat dan ketentuan yang relevan. LTIP is developed as part of the implementation of Talent Management and Succession Plan concept in the Bank. Available Talent and Successor Pool are selected employees who are expected to be the main drivers of the Company’s business processes. One effort to maintain them is through retention program both financial and non-financial. The LTIP program is one of the financial retention programs in which the scheme was made by referring to the performance achievement of long-term KPIs under special terms and conditions. Some schemes are set up in several options: upfront payment system with bonding period and clawback mechanism as well as deferred incentive option. Each is bound by the relevant terms and conditions. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  233. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance No . E. Prinsip & Rekomendasi | Principles & Recommendations Analisis | Analysis KETERBUKAAN INFORMASI Disclosure of Information Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi. Keterbukaan informasi harus dilakukan secara akurat dan tepat waktu mengenai semua informasi penting perusahaan termasuk kondisi keuangan, kinerja, kepemilikan dan pengendalian, dan tata kelola Perusahaan Terbuka. Improve the Disclosure of Information. Keterbukaan informasi harus dilakukan secara akurat dan tepat waktu mengenai semua informasi penting perusahaan termasuk kondisi keuangan, kinerja, kepemilikan dan pengendalian, dan tata kelola Perusahaan Terbuka. Rekomendasi: Perusahaan Terbuka memanfaatkan penggunaan teknologi informasi secara lebih luas selain Situs Web sebagai media keterbukaan informasi. Penjelasan Penggunaan teknologi informasi dapat bermanfaat sebagai media keterbukaan informasi. Adapun keterbukaan informasi yang dilakukan tidak hanya keterbukaan informasi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, namun juga informasi lain terkait Perusahaan Terbuka yang dirasakan bermanfaat untuk diketahui pemegang saham atau investor. Dengan pemanfaatan teknologi informasi secara lebih luas selain Situs Web diharapkan perusahaan dapat meningkatkan efektivitas penyebaran informasi perusahaan. Meskipun demikian, pemanfaatan teknologi informasi yang dilakukan tetap memperhatikan manfaat dan biaya perusahaan. Recommendations: Public Companies utilize the use of information technology more broadly than the Website as a medium of information disclosure. Explanation The use of information technology can be useful as a medium of information disclosure. The disclosure of information is not only limited to information that has been regulated in the laws and regulations but also other information related to the Company that is felt useful to be known by the shareholders or investors. With the utilization of information technology that is more broadly than the Website is expected that the Company can improve the effectiveness of the dissemination of corporate information. Nevertheless, the utilization of information technology still pays attention to the benefits and costs of the company. Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang saham utama dan pengendali. Penjelasan Peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai penyampaian laporan tahunan Perusahaan Terbuka telah mengatur kewajiban pengungkapan informasi mengenai pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Perusahaan Terbuka, serta kewajiban pengungkapan informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Perusahaan Terbuka baik langsung maupun tidak langsung sampai dengan pemilik manfaat terakhir dalam kepemilikan saham tersebut. Dalam Pedoman Tata Kelola ini direkomendasikan untuk mengungkapkan pemilik manfaat akhir atas kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), selain mengungkapkan pemilik manfaat akhir dari kepemilikan saham oleh pemegang saham utama dan pengendali. Annual Report of the Public Companies discloses the ultimate beneficial owner of the Public Companies’ shares ownership of at least 5% (five percent), other than the disclosure of the ultimate beneficial owners in the shares ownership of the Public Companies through main and controlling shareholders. Explanation: Telah diterapkan Perseroan senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi kepada Stakeholders melalui media teknologi informasi selain website Bank. Media teknologi informasi yang digunakan oleh Bank untuk melakukan pelayanan dan update kebutuhan informasi kepada nasabah atau calon nasabah melalui media sosial yaitu Youtube, Facebook, Twitter dan Instagram. Has been implemented The Bank continuously strives to improve the quality of information disclosure to Stakeholders through information technology media other than the Bank’s website. In order to carry out its services and to update information to customers or potential customers, the Bank also uses social media such as Youtube, Facebook, Twitter and Instagram. Telah diterapkan Bank telah mengungkapkan informasi mengenai pemegang saham yang memiliki lebih dari 5% (lima) persen atau lebih saham Perseroan kepada Regulator dan Masyarakat (melalui website Bank). Pengungkapan informasi tersebut telah diungkapkan pada bagian ikhtisar saham dalam Laporan Tahunan ini. Has been implemented The Bank has disclosed information regarding shareholders with ownership of more than 5% (five percent) or more shares of the Bank to the Regulator and Public (through the Bank’s website). The disclosure of information has been disclosed in the shares highlights in this Annual Report. Laws and regulations in the Capital Market sector that regulate the submission of the Public Companies’ Annual Report has set out obligation to disclose information concerning shareholders with 5% (five percent) or more ownership of the Public Companies’ shares, as well as the obligation to disclose information on main and controlling shareholders of the Public Companies either directly or indirectly up to the ultimate beneficial owner in the shares ownership. In this Governance Guideline is recommended to disclose the ultimate beneficial owner on the Public Companies’ shares ownership of at least 5% (five percent), beside to disclose ultimate beneficial owner from the shares ownership by the main and controlling shareholders. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 233
  234. Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Socialization of Corporate Governance Policy Pada Tahun 2018 , Bank melakukan sosialisasi Tata Kelola Perusahaan dengan tujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai Implementasi GCG di lingkungan Perusahaan. Sosialisasi dilakukan melalui aplikasi Muamalat Human Power (MHP) yang dapat diakses oleh seluruh karyawan. Selain itu melalui sistem MHP karyawan juga diwajibkan untuk menyetujui pernyataan anti fraud sebagai salah satu komitmen karyawan dalam bertindak dan berperilaku yang sesuai dengan kode etik karyawan Bank. Selain itu dalam rangka meningkatkan awareness GCG, Bank juga melakukan sosialisasi GCG melalui email blast yang disampaikan kepada seluruh karyawan. In 2018, the Bank socializing Corporate Governance with the aim of providing a thorough understanding of GCG Implementation within the Company. Socialization is done through the application Muamalat Human Power (MHP), which can be accessed by all employees. Also through the CRM system employees are also required to agree with the statement as one of the anti-fraud committed employees act and behave in accordance with the code of conduct of employees of the Bank. In addition, in order to improveawareness GCG, the Bank also conducts GCG socialization through email blast communicated to all employees. Struktur dan Mekanisme GCG GCG Structure and Mechanism Struktur GCG GCG Structure Struktur organisasi tata kelola Bank Muamalat Indonesia terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi dan komite-komite di bawah Dewan Komisaris dan Direksi. Seluruh elemen ini melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan fungsinya masingmasing. The governance organizational structure of Bank Muamalat Indonesia consists of General Meeting of Shareholders (GMS), Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, Board of Directors and Committees under the Board of Commissioners and Board of Directors. All of these elements perform their duties and responsibilities in accordance with their respective functions. Struktur Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Structure Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholder Dewan Pengawas Shariah Sharia Supervisory Board Direksi Board of Directors Dewan Komisaris Board of Commissioners Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Unit Kerja Work Units Komite Pengarah Teknologi Informasi Information Technology Steering Committee Komite Aset dan Liabilitas Asset and Liabilities Committee Komite Sumber Daya Manusia Human Capital Committee Dalam rangka mendukung pelaksanaan GCG, Bank Muamalat Indonesia memiliki infrastuktur berupa Kebijakan/Prosedur sebagai panduan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya antara lain: 234 Komite Audit Audit Committee Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Komite Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Committee Komite Tata Kelola Terintegrasi Integrated Corporate Governance Committee In order to support GCG implementation, Bank Muamalat Indonesia has infrastructure in the form of Policy/Procedure as a guide in carrying out its functions and duties such as: PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  235. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 1 . 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Anggaran Dasar Bank Muamalat Indonesia Board Manual Bank Muamalat Indonesia Kebijakan GCG Bank Muamalat Indonesia Prosedur Pelaksanaan rapat Direksi Prosedur Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Piagam Komite Audit Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Piagam Komite Pemantau Risiko Piagam Komite Tata Kelola Perusahaan Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi Piagam Komite Aset dan Liabilitas Piagam Komite Pengarah Teknologi Informasi Piagam Komite Manajemen Risiko Pedoman dan Prosedur Anti Fraud Piagam Internal Audit Pedoman dan Prosedur Kepatuhan Kebijakan dan Prosedur penerapan APU-PPT 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Articles of Association of Bank Muamalat Indonesia Board Manual of Bank Muamalat Indonesia GCG Policy of Bank Muamalat Indonesia Board of Directors Meeting Procedure General Meeting of Shareholders Procedure Audit Committee Charter Nomination and Remuneration Committee Charter Risk Oversight Committee Charter Corporate Governance Committee Charter Integrated Governance Committee Charter Assets and Liabilities Committee Charter Information Technology Steering Committee Charter Risk Management Committee Charter Anti-Fraud Guideline and Procedure Internal Audit Charter Compliance Guideline and Procedure APU-PPT Policy and Procedure Mekanisme GCG GCG Mechanism Governance Mechanism merupakan mekanisme implementasi GCG yang tercermin dalam sistem yang kuat. Hal ini menjadi penting, karena implementasi GCG tidak cukup hanya dengan mengandalkan pilar governance structure, melainkan dibutuhkan adanya aturan main yang jelas dalam bentuk mekanisme. Governance mechanism dapat diartikan sebagai aturan main, kebijakan, prosedur dan hubungan yang jelas antara pihak yang mengambil keputusan dengan pihak yang melakukan control (pengawasan) terhadap keputusan tersebut. Governance Mechanism is a GCG implementation mechanism that is reflected in a strong system. This is important, because GCG implementation is not enough just to rely on the pillars of governance structure, but there is a need for clear rules in the form of mechanism. Governance mechanism can be defined as the rules of the game, policies, procedures and clear relationship between the parties who make decisions with the parties who control (oversee) such decision. Penerapan GCG dilakukan secara berkesinambungan sehingga prinsip-prinsip GCG menjadi acuan dalam kegiatan usaha di Bank Muamalat Indonesia. Penerapan GCG terwujud dari interaksi seluruh organ Bank, dimana dalam struktur GCG Bank Muamalat Indonesia, organ utama terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang memiliki kedudukan tertinggi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi. Untuk memaksimalkan fungsi organ utama dalam struktur GCG Bank Muamalat Indonesia, maka dalam pelaksanaannya akan dibantu oleh organ pendukung yang terdiri dari Komite di tingkat Dewan Komisaris, Sekretaris Perusahaaan, Komite di tingkat Direksi dan Internal Audit. GCG implementation is carried out continuously so that the GCG principles become a reference in business activities at Bank Muamalat. GCG implementation is manifested from the interaction of all organs of the Bank, in which within the GCG structure of Bank Muamalat, the main organs consist of General Meeting of Shareholders (GMS) who possess the highest position, Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and the Board of Directors. To maximize the function of main organs in the GCG structure of Bank Muamalat, the implementation will be assisted by supporting organs consisting of Committees at the level of the Board of Commissioners, Corporate Secretary, Committees at the level of the Board of Directors and Internal Audit. Komite di tingkat Dewan Komisaris dibentuk untuk membantu dan meningkatkan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris. Komite-komite di tingkat Dewan Komisaris Bank Muamalat Indonesia adalah sebagai berikut: 1. Komite Audit; 2. Komite Pemantau Risiko; 3. Komite Nominasi dan Remunerasi; 4. Komite Tata Kelola Perusahaan; dan 5. Komite Tata Kelola Terintegrasi. Committees at the level of the Board of Commissioners are established to assist and improve the oversight function undertaken by the Board of Commissioners. Committees at the level of Bank Muamalat’s Board of Commissioners are as follows: 1. Audit Committee; 2. Risk Oversight Committee; 3. Nomination and Remuneration Committee; 4. Corporate Governance Committee; and 5. Integrated Governance Committee. Direksi bersama jajaran manajemen Bank bertugas untuk mengelola, mengendalikan, serta bertanggung jawab terhadap implementasi GCG di Bank Muamalat Indonesia, dibantu oleh Komite di tingkat Direksi yang terdiri dari: 1. Komite Aset dan Liabilitas; 2. Komite Pengarah Teknologi Informasi ; 3. Komite Manajemen Risiko; dan 4. Komite Sumber Daya Manusia. The Board of Directors and management of the Bank are tasked to manage, control and responsible for the implementation of GCG at Bank Muamalat Indonesia, assisted by the Committees at the Board of Directors level consisting of: 1. Assets and Liabilities Committee; 2. Information Technology Steering Committee; 3. Risk Management Committee; and 4. Human Resources Committee. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 235
  236. Hubungan kerja yang baik antar organ perseroan sangat penting agar masing-masing organ dapat bekerja dengan efektif dan efisien sesuai fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing . Masing-masing organ menghormati fungsi dan peranannya masing-masing sesuai peraturan perundangundangan dan Anggaran Dasar Perseroan. A good working relationship between the Bank Muamalat Indonesia’s organs is very important so that each organ can work effectively and efficiently according to their respective functions and responsibilities. Each organ respects its functions and roles respectively in accordance with the laws and regulations as well as the Articles of company’s article of association. Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai organ tertinggi di Bank Muamalat Indonesia merupakan wadah bagi pemegang saham dalam mengambil keputusan dan memiliki wewenang yang tidak diberikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi dalam batas yang ditentukan dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Wewenang tersebut antara lain mencakup meminta pertanggungjawaban kepada Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi terkait dengan pengawasan dan pengurusan Bank Muamalat Indonesia, mengubah Anggaran Dasar, mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi. General Meeting of Shareholders (GMS) as the highest organ at Bank Muamalat Indonesia is a forum for shareholders in making decisions and has the authority that is not granted to the Board of Commissioners or the Board of Directors within the limits specified in the Articles of Association and the applicable laws and regulations. Such authority include requiring accountability to the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and the Board of Directors in relation to the supervision and management of Bank Muamalat Indonesia, amending the Articles of Association, appointing and dismissing members of the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and the Board of Directors. Dalam RUPS, Pemegang Saham dapat menggunakan hak yang dimilikinya untuk mengemukakan pendapat dan memperoleh keterangan yang berkaitan dengan Perseroan dari Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Direksi sepanjang berhubungan dengan acara rapat dan tidak bertentangan dengan kepentingan Perseroan. In the GMS, Shareholders may exercise their rights to express opinions and obtain information relating to the Bank from the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and/or the Board of Directors as long as in line with the meeting agenda and not against the interests of the Company. Dalam penyelenggaraan RUPS, Perseroan mengacu pada beberapa ketentuan sebagai berikut: 1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 2. POJK No. 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. 3. Anggaran Dasar Perseroan. In conducting GMS, the Bank refers to following provisions: Penyelenggaraan RUPS Annual GMS Penyelenggaraan RUPS Tahunan dan RUPSLB Tahun 2018 Annual GMS and Extraordinary GMS in 2018 Selama tahun 2018, Bank Muamalat Indonesia telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yaitu tanggal 28 Juni 2018 dan RUPS Luar Biasa tanggal 11 Oktober 2018 bertempat di Jakarta. Throughout 2018, Bank Muamalat Indonesia has held its Annual General Meeting of Shareholders (GMS) on June 28th, 2018 and Extraordinary GMS on October 11th, 2018 held in Jakarta. 1. Penyelenggaraan RUPS Tahunan Tanggal 28 Juni 2018 a. Penyampaian Pemberitahuan Rencana RUPS Tahunan i. Pengumuman kepada pemegang saham mengenai akan dilakukannya Pemanggilan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) 1. Annual GMS on June 28th, 2018 a. Submission of Annual GMS Plan Announcement i. Announcement to shareholders regarding the Notice of the Meeting has been conducted by placing an advertisement on 1 (one) Indonesian 236 1. Law No. 40 Year 2007 on Limited Liability Companies. 2. POJK No. 32/POJK.04/2014 dated December 8th, 2014 concerning the Plan and Implementation of General Meeting of Shareholders. 3. Company’s article of association. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  237. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance surat kabar harian berbahasa Indonesia , yaitu harian “Investor Daily” yang terbit pada tanggal 22 Mei 2018. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pengumuman Rapat, baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 22 Mei 2018. ii. Pemanggilan kepada pemegang saham mengenai penyelenggaraan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia, yaitu harian “Investor Daily” yang terbit pada tanggal 6 Juni 2018. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pemanggilan Rapat serta penjelasan mata acara Rapat, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 6 Juni 2018. b. Hari/Tanggal, Tempat, Waktu dan Mata Acara RUPS Tahunan Mengacu pada Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang telah dimuat dalam Harian Umum Investor Daily pada tanggal 6 Juni 2018, RUPS Tahunan telah diselenggarakan pada: daily newspaper, namely “Investor Daily” published on May 22st, 2018. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded the Meeting announcement ads, both in Bahasa Indonesia and in English, through the website of Bank Muamalat Indonesia on May 22st, 2018. ii. Notice to shareholders regarding the holding of the Meeting has been implemented by placing an adverstisement on the same (1) daily newspaper, namely “Investor Daily” published on June 6th, 2018. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded the Notice of the Meeting and explanation of the Meetings explanation both in Bahasa Indonesia or in English through the website of Bank Muamalat Indonesia on June 6th, 2018. b. Day/Date, Place, Time and the Annual GMS Referring to the Notice of the Annual General Meeting of Shareholders of Bank Muamalat Indonesia which has been published in the Investor Daily newspaper on June 6th, 2018, the Annual GMS has been hold on: Hari/Tanggal Kamis, 28 Juni 2018 Day/Date Thursday, June 28th, 2018 Waktu Pukul 10:05 WIB sampai dengan pukul 15:03 WIB Time From 10:05 Western Indonesia Time until 15:03 Western Indonesia Time Tempat Hotel JS Luwansa, Jalan Haji Rasuna Said No. Kav. C-22, RT 2/RW 5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940, Indonesia. Place Susunan mata acara rapat adalah sebagai berikut: i. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2017 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku 2017 serta pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2017; ii. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Baku 2017; iii. Penunjukkan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018 dan audit lain yang dibutuhkan Perseroan, iv. Pergesahan dan persetujuan tindakan penjaminan aset Perseroan sebagai jaminan hutang atas fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh PT Sarana Multigriya Finansial dan/atau pihak lain; v. Persetujuan tindakan pembelian, penjualan, pengalihan dan/atau tukar menukar aset Perseroan dalam rangka penguatan modal Perseroan; vi. Laporan Pelaksanaan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 20 September 2017 tentang penerbitan 80 Miliar lembar saham untuk segera dijual untuk menambah modal dasar menjadi 11 Triliun; vii. Laporan Pelaksanaan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 20 September 2017 tentang pelaksanaan pembayaran dividen tahun buku 2016; viii. Rencana listing Saham Perseroan, ix. Perubahan susunan Pengurus Perseroan. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Composition of the meeting agenda is as follows: i. Approval of the Company’s Annual Report for the Fiscal Year, including the Supervisory Report of the Board of Commissioners and Sharia Supervisory Board for 2017 Fiscal Year and the ratification of the Company’s Financial Statements for the Fiscal Year 2017; ii. Approval of the Company’s Net utilization Profit for 2017 Year; iii. Appointment of the Public Accountant Office in order to audit the Company’s Financial Statements for 2018 and other audits required by the Company, iv. Dissolution and approval of the guarantee assets of the Company’s assets as debt collateral for financing facilities provided by PT Sarana Multigriya Financial and/or other parties, v. Approval of actions to buy, sell, transfer and/or exchange Company assets in order to strengthen the Company’s capital; vi. Report on the implementation of the General Meeting of Shareholders on September 20, 2017 concerning the issuance of 80 billion shares to be immediately sold to increase the authorized capital to 11 trillion; vii. Report on the implementation of the General Meeting of Shareholders on September 20, 2017 concerning the payment of dividends for the 2016 financial year; viii. Plan the listing of the Company’s Shares, ix. Changes in the composition of the Company’s Management. 237
  238. c . Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Pengawas Syariah yang Hadir pada Rapat Dewan c. Board of Directors, Board of Commissioners and Sharia Supervisory Board Present at the Meeting Dewan Komisaris Board of Commissioners Komisaris Independen Iggi Haruman Achsien Independent Commissione Komisaris Independen Edy Setiadi Independent Commissione Sharia Supervisory Board Sharia Supervisory Board Ketua K.H. DR. (HC) Ma’ruf Amin Chairman Anggota DR. H. Oni Sahroni, MA Member Anggota Drs. H. Sholahudin AI Aiyub, M.Si Member Board of Directors Board of Directors Direktur Utama President Director Direktur Director Direktur Kepatuhan Director of Compliance Direktur Director Direktur Director Direktur Director d. Jumlah Saham dengan Hak Suara yang Hadir pada Rapat Jumlah pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang hadir dalam Rapat adalah sejumlah 9.491.883.255 (Sembilan miliar empat ratus sembilan puluh satu juta delapan ratus delapan puluh tiga ribu dua ratus lima puluh lima) saham atau 92,988% (sembilan puluh dua koma sembilan delapan delapan persen) dari jumlah seluruh saham Seri A dan Seri B dengan hak suara yang telah dikeluarkan Perseroan, namun setelah Rapat dibuka sampai dengan sebelum memasuki pemungutan suara untuk Mata Acara Pertama masih terdapat tambahan pemegang dan/ atau kuasa pemegang saham yang hadir dalam Rapat sehingga menjadi berjumlah 9.491.893.785 (sembilan miliar empat ratus sembilan puluh satu juta delapan ratus sembilan puluh tiga ribu tujuh ratus delapan puluh lima) saham atau 92,988% (sembilan puluh dua koma sembilan delapan delapan persen) dari jumlah seluruh saham Seri A dan Seri B dengan hak suara yang telah dikeluarkan Perseroan yang seluruhnya berjumlah 10.207.702.335 (sepuluh miliar dua ratus tujuh juta tujuh ratus dua ribu tiga ratus tiga puluh lima) saham yang tendiri dari: i. saham Seri A sejumlah 826.649.175 (delapan ratus dua puluh enam juta enam ratus empat puluh sembilan ribu seratus tujuh puluh lima) saham; dan 238 Achmad Kusna Permana Hery Syafril Andri Donny Indra Yurana Sugiarto Purnomo Budiwibowo Soetadi Awaldi d. Number of Shares with Voting Rights Present at the Meeting The number of shareholders and/or proxy of the shareholders present at the Meeting amounted to 9,491,883,255 (Nine billion four hundred ninety one million eight hundred eighty three thousand two hundred fifty five) shares or 92.988% (ninety two point nine eight percent) of the total Series A and Series B shares with voting rights that have been issued by the Company. Nevertheless, after the Meeting is opened and up to the voting session for the First Agenda there are still additional holders and/ or power of shareholders present at the Meeting to become amounting to 9,491,893,785 (nine billion four hundred ninety-one million eight hundred ninety three thousand seven hundred eighty five) shares or 92.988% (ninety two point nine eight eight percent) of the total Series A and Series B shares with rights votes issued by the Company totaling 10,207,702,335 (ten billion two hundred and seven million) uh hundred two thousand three hundred thirty five) shares which are from: i. The amount of Series A shares is 826,649,175 (eight hundred twenty six million six hundred forty nine thousand one hundred seventy five) shares; and PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  239. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance ii . saham Seri B sejumlah 9.381.053.160 (sembilan miliar tiga ratus delapan puluh satu juta lima puluh tiga ribu seratus enam puluh) saham: ii. The amount of Series B shares totaling 9,381,053,160 (nine billion three hundred eighty one million fifty three thousand one hundred sixty) shares: dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 5 Juni 2018 sampai dengan pukul 16.00 WIB, sehingga karenanya kuorum yang disyaratkan dalam Pasal 11 ayat 1, Pasal 11 ayat 2 dan Pasal 13 ayat 4 Anggaran Dasar Perseroan juncto Pasal 26, Pasal 27 dan Pasal 28 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 (“POJK 32/2014”) Tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.04/2017 telah dipenuhi dan Rapat adalah sah dan berhak untuk mengambil keputusan yang sah dan mengikat mengenai hal-hal yang dibicarakan sesuai dengan mata acara Rapat. by observing the Register of Shareholders of the Company as of June 5, 2018 up to 16.00 West Indonesia Time, therefore the quorum required in Article 11 paragraph 1, Article 11 paragraph 2 and Article 13 paragraph 4 of the Company’s Article of Association juncts Article 26, Article 27 and Article 28 of the Regulation Financial Services Authority Number 32/POJK.04/2014 (“POJK 32/2014”) concerning the Plan and Implementation of the General Meeting of Shareholders of the Public Company as amended by the Financial Services Authority Regulation Number 10/POJK.04/2017 has been fulfilled and the Meeting is legitimate and has the right to make legal and binding decisions regarding matters discussed in accordance with the agenda of the Meeting. e. Kesempatan Mengajukan Pertanyaan dan/atau Pendapat pada Rapat Dalam mata acara Rapat tersebut telah diberikan kesempatan kepada pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat. e. Opportunity to Submit Questions and/or Opinions at the Meeting In the Meeting agenda, the shareholders and/or power of shareholders have been given the opportunity to raise questions and express opinions. f. f. Jumlah Pemegang Saham dan/atau Kuasa Pemegang Saham yang Mengajukan Pertanyaan dan/atau Pendapat pada Rapat i. Sebanyak 4 (empat) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis pada Mata Acara Pertama; ii. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis pada Mata Acara Kedua; iii. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan tertulis pada Mata Acara Ketiga; iv. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis dan 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan tertulis pada Mata Acara Keempat; v. Sebanyak 3 (tiga) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis dan 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan lisan pada Mata Acara Kelima; vi. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis dan 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan tertulis pada Mata Acara Keenam; vii. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis, 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan tertulis dan 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan lisan pada Mata Acara Ketujuh; dan viii. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan pertanyaan tertulis dan 1 (satu) pemegang saham menyampaikan tanggapan tertulis pada Mata Acara Kesembilan. g. Mekanisme Pengambilan Keputusan Mekanisme pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan secara musyawarah untuk mufakat. Namun apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan dengan cara pemungutan suara (voting) secara terbuka. Kecuali pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat tertutup yang tidak Laporan Tahunan 2018 Annual Report Number of Shareholders and/or Proxy of Shareholders Submitting Questions and/or Opinions at the Meeting i. A total of 4 (four) shareholders submit questions written at the First Agenda; ii. As many as 1 (one) shareholder submits a written question at the Second Agenda; iii. A total of 1 (one) shareholder submits a written response to the Third Agenda; iv. A total of 1 (one) shareholder submits a written question and 1 (one) shareholder submits a written response to the Fourth Agenda; v. A total of 3 (three) shareholders submit written questions and 1 (one) shareholder submits an oral response to the Fifth Agenda; vi. A total of 1 (one) shareholder submits a written question and 1 (one) shareholder submits a written response to the Sixth Agenda; vii. A total of 1 (one) shareholder submits a written question, 1 (one) shareholder submits a written response and 1 (one) shareholder submits an oral response to the Seventh Agenda; and viii. As many as 1 (one) shareholder submits a written question and 1 (one) shareholder submits a written response to the Ninth Agenda. g. Decision Making Mechanism The decision making mechanism in the meeting is conducted by deliberation to reach consensus. However, if the consensus meeting is not reached, then the decision making will be carried out by means of open voting. Unless voting on the person is carried out by a closed letter that is not signed, unless the Chairperson of the Meeting determines otherwise without any 239
  240. 240 ditandatangani , kecuali apabila Pimpinan Rapat menentukan lain tanpa ada keberatan dari 1 (satu) atau lebih pemegang saham yang hadir dalam Rapat. objection from 1 (one) or more shareholders present at the Meeting. h. Hasil Pengambilan Keputusan pada Rapat yang Dilakukan dengan Pemungutan Suara (Voting) Pengambilan Keputusan untuk Mata Acara Rapat diputuskan dengan suara bulat secara musyawarah untuk mufakat termasuk Mata Acara Rapat Kesembilan, kecuali untuk Mata Acara Pertama dari Rapat yang juga diputuskan dengan suara bulat namun tanpa mufakat. h. Decision Making Results at Meetings Conducted by Voting Decision making for the Meeting agenda is unanimously decided by a forum to reach consensus including the Agenda of the Ninth Meeting, except for the First Agenda of the Meeting which is also decided unanimously but without consensus. i. i. Keputusan Rapat Dalam Rapat tersebut telah diambil keputusan sebagai berikut: Meeting Decision In the meeting the following decisions were taken: Mata Acara Pertama Rapat: Rapat dengan suara bulat namun tanpa mufakat memutuskan: Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2017 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku 2017 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2017. Selanjutnya dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2017 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku 2017 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2017, maka berarti Rapat telah memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung-jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2017, termasuk mereka yang berakhir masa jabatannya di Tahun 2017, sepanjang tindakan tersebut tercermin dari Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2017 serta bukan merupakan tindak pidana atau pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. First Agenda of the Meeting: The meeting was unanimous but without consensus decided: Approve the Company’s Annual Report for 2017 including the Board of Commissioners and Sharia Supervisory Board Supervisory Task Report 2017 and ratify the Company’s Financial Report for Fiscal Year 2017. Furthermore with the approval of the Company’s Annual Report 2017 including the Board of Commissioners and Supervisory Supervisory Task Report Sharia for the Fiscal Year 2017 and the ratification of the Company’s Financial Report for Fiscal Year 2017, it means that the Meeting has provided full repayment and release of responsibility (volledig acquit et de charge) to members of the Board of Directors, Board of Commissioners and Sharia Supervisory Board for management and supervision The Company has been running during the 2017 Financial Year, including those who end their term of office in 2017, this action is reflected in the Annual Report and Financial Statements of the Company for the Fiscal Year of 2017 and not a criminal act or violation of the applicable legislation. Mata Acara Kedua Rapat: Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: Menyetujui laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2017 setelah Pajak sebesar Rp26,115,563,000,- (dua puluh enam miliar seratus lima belas juta lima ratus enam puluh tiga ribu rupiah) seluruhnya dipergunakan untuk cadangan Perseroan, sehingga tidak diadakan pembagian dividen atas laba bersih Perseroan Tahun Buku 2017. Second Agenda of the Meeting: A unanimous meeting on the basis of forum for consensus decided: Has approved the Company’s net profit for the 2017 Financial Year after the Tax of Rp26,115,563,000, (twenty six billion one hundred fifteen million five hundred sixty three thousand rupiah), all of which are used for the Company’s reserves, so that dividends are not paid for the Company’s net profit for the Book Year 2017. Mata Acara Ketiga Rapat: Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk, mengakhiri dan/atau mengganti Kantor Akuntan Publik yang termasuk peringkat 10 (sepuluh) besar untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018 dan/atau audit lain yang dibutuhkan Perseroan serta menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan penunjukan lainnya yang wajar bagi Kantor Akuntan Publik tersebut. Pemberian kewenangan kepada Third Agenda of the Meeting A unanimous on the basis of deliberation decided: Agreed to grant authority to the Board of Commissioners to appoint, terminate and/or replace public accounting firm included a rating of 10 (ten) are great to audit the Company’s Financial Statements for Fiscal Year 2018 and/or other audit needs of the Company as well as determine the honorarium and conditions of appointment more reasonable for the public accounting firm. Granting authority to the Board of Commissioners is proposed for the effectiveness PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  241. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Dewan Komisaris Perseroan tersebut diusulkan untuk efektifitas proses penunjukan pengakhiran dan /atau penggantian Kantor Akuntan Publik yang sesuai dengan kondisi Perseroan yang akan dilaksanakan dengan kriteria/batasan yang dianggap sesuaiD e w a n Komisaris Perseroan dengan kondisi Perseroan. of the appointment process termination and/or replacement of public accounting firm in accordance with the condition of the Company to be carried out with the criteria/restrictions as deemed appropriate BOC with the condition of the Company. Mata Acara Keempat Rapat: Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: Menyetujui penjaminan Aset Perseroan Yang Akan Dijaminkan. Aset Perseroan Yang Akan Dijaminkan adalah tagihan pembiayaan milik Perseroan dan/ atau aset Perseroan lainnya yang akan dijaminkan Perseroan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan/atau pihak lainnya pada Tahun 2018 ini hingga penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2019 yang akan datang baik dalam satu transaksi penjaminan atau lebih yang jumlahnya maksimum sebesar Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah). Fourth Agenda of the Meeting: A unanimous meeting on the basis of forum for consensus decided: Has approved Company Assets to be Guaranteed. The Company’s Assets To Be Guaranteed are the Company’s financing bills and/or other Company assets that the Company will pledge to PT Sarana Multigriya Financial (Persero) and/or other parties in 2018 until the 2019 Annual General Meeting of Shareholders will arrive in one or more guarantee transactions, the maximum amount of which is Rp3,000,000,000,000 (three trillion rupiahs). Mata Acara Kelima Rapat: Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: Menyetujui rencana Perseroan untuk melaksanakan: i. Transaksi penjualan aset Perseroan berupa piutang pembiayaan, aset yang diambil alih dan aset lainnya senilai Rp6.000.000.000.000, (enam triliun rupiah) kepada Tameer Sukuk SPC Limited atau investor keuangan lain yang disetujui oleh Perseroan; ii. Transaksi pembelian surat berharga berupa Sukuk Trust Certificate senilai Dolar Amerika Serikat setara dengan Rp8.000.000.000.000; (delapan triliun rupiah) oleh Perseroan dari Najah Sukuk SPC Limited atau investor keuangan lain yang disetujui oleh Perseroan dimana Sukuk Trust Certificate antara lain memiliki karakteristik ber-underlying Sukuk/ Obligasi pemerintah Republik Indonesia dan tidak berbagi hasil); iii. Transaksi penerbitan Sukuk Subordinasi Mudharabah oleh Perseroan kepada Mawthuq SPC Limited atau investor keuangan lain yang disetujui oleh Perseroan senilai Rp1.600.000.000.000,(satu triliun enam ratus miliar rupiah) yang akan diterbitkan melalui penawaran terbatas (private placement) dan bersifat bilateral; dan iv. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan transaksi tersebut dan segala tindakan yang dianggap perlu dalam melaksanakan transaksi dimaksud. Fifth Agenda of the Meeting: A unanimous meeting on the basis of forum for consensus decided: Approve the Company’s plan to implement: i. The sale of the Company’s assets in the form of financing receivables, foreclosed assets and other assets valued at Rp6,000,000,000,000 (six trillion rupiahs) to SPC Limited’s Tameer Sukuk or other financial investors approved by the Company; Mata Acara Keenam Rapat: Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: i. Menyelujui Penurunan Modal Dasar Perseroan sehingga menjadi Rp4.400.000.000.000,- (empat triliun empat ratus miliar Rupiah), sehingga Modal Dasar serta Modal ditempatkan dan Disetor Perseroan guna memenuhi ketentuan Pasal 33 ayat (1) dan ayat (2) UUPT; dan Sixth Agenda of the Meeting: A unanimous meeting on the basis of forum for consensus decided: i. Approve the Decrease of the Company’s authorized capital as muc as Rp4,400,000,000,000 (four trillion four hundred billion Rupiah), so that the Company’s authorized capital and issued and paidup capital are in compliance with the provisions of Article 33 paragraph (1) and paragraph (2) of the Company Law; and Laporan Tahunan 2018 Annual Report ii. Securities purchase transactions in the form of Sukuk Trust Certificates worth US Dollars are equivalent to Rp8,000,000,000,000; (eight trillion rupiah) by the Company from Najah Sukuk SPC Limited or other financial investors approved by the Company where the Sukuk Trust Certificate includes, among others, the underlying characteristics of the Government of the Republic of Indonesia Sukuk/Bonds and does not share results); iii. The Mudharabah Subordinated Sukuk issuance transaction by the Company to Mawthuq SPC Limited or other financial investors approved by the Company worth Rp1,600,000,000,000 (one trillion six hundred billion rupiahs) will be issued through a private placement and is bilateral ; and iv. Giving authority to the Board of Directors of the Company to carry out the transaction and all actions deemed necessary in carrying out the transaction. 241
  242. 242 ii . Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan penurunan Modal Dasar Perseroan tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas untuk menyatakan/ menuangkan keputusan tersebut dalam akta-akta yang dibuat di hadapan Notaris, untuk mengubah dan/menyusun kembali ketentuan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan secara keseluruhan sesuai keputusan tersebut (termasuk menegaskan susunan pemegang saham dalam akta tersebut bilamana diperlukan), sebagaimana yang disyaratkan oleh serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, membuat atau suruh membuat serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun dokumendokumen yang diperlukan, hadir dihadapan pihak/pejabat yang berwenang termasuk notaris, dan selanjutnya untuk memperoleh persetujuan dan/atau menyampaikan pemberitahuan atas keputusan Rapat dan/atau perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam keputusan Rapat, serta melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan, sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. ii. Giving authority to the Board of Directors of the Company to carry out all and every action required in connection with the reduction in the Company’s authorized capital, including but not limited to declaring/deciding the decrees made before the Notary, to amend and/rearrange the provisions Article 4 The Company’s Articles of Association as a whole are in accordance with the decree (including affirming the composition of the shareholders in the deed when needed), as required by and in accordance with applicable laws and regulations, making or ordering the making and signing of deeds and letters and the required documents are present before the competent authorities/ parties including the notary, and subsequently to obtain approval and/or deliver notification of the Meeting’s decision and/or amendments to the Company’s Articles of Association in the Meeting’s decision, and do all and every action taken not, in accordance with applicable laws and regulations. Mata Acara Ketujuh Rapat: Tidak diambil keputusan karena sifatnya merupakan laporan, yaitu mengenai Laporan Pelaksanaan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 20 September 2017 tentang pelaksanaan pembayaran dividen Tahun Buku 2016. The Seventh Meeting Agenda: No decision was made because of its nature as a report. It is a meeting about the Implementation of the General Meeting of Shareholders report on September 20, 2017 concerning the payment of dividends for the Fiscal Year 2016. Mata Acara Kedelapan Rapat: Tidak diambil keputusan karena sifatnya penyampaian, yaitu mengenai rencana listing Perseroan pada Bursa Efek Indonesia. Eighth Agenda of the Meeting: No decision was made because of the nature of the submission. It is a meeting about the plan of the Company’s listing on the Indonesia Stock Exchange. Mata Acara Kesembilan Rapat: Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: i. Mengesahkan pengunduran diri Masa Paskalis Lingga disertai dengan ucapan terima kasih atas jasa-jasa beliau selama ini untuk kemajuan Perseroan; ii. Menyetujui pemberhentian dengan hormat Prof. DR. Anwar Nasution selaku Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan. Pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Prof. DR. Anwar Nasution untuk segenap tindakan pengawasan Perseroan sejak 1 Januari 2018 sampai dengan ditutupnya Rapat, akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan di Tahun 2019; iii. Menyetujui pengangkatan Ilham Akbar Habibie sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan sisa masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang masih menjabat, yaitu sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun 2019, dengan ketentuan pengangkatan tersebut akan berlaku efektif setelah Ilham Akbar Habibie memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Ninth Agenda of the Meeting: A unanimous meeting on the basis of forum for consensus decided: i. Validating the resignation of the Paspalal Lingga Period accompanied by gratitude for his services so far for the progress of the Company; ii. Approve a respectful dismissal of Prof. DR. Anwar Nasution as the President Commissioner and Independent Commissioner of the Company. Repayment and release of responsibility (volledig acquit et de charge) to Prof. DR. Anwar Nasution for all of the Company’s supervisory actions from 1 January 2018 until the closing of the Meeting, will be decided at the Annual General Meeting of Shareholders of the Company which will be held in 2019; iii. Approved the appointment of Ilham Akbar Habibie as the President Commissioner and Independent Commissioner of the Company as of the closing of the Meeting until the remaining term of office of members of the Board of Commissioners, namely until the closing of the Company’s Annual General Meeting of Shareholders in 2019. The appointment provisions will be effective after Ilham Akbar Habibie obtained a determination to pass the Capability and Compliance Assessment PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  243. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Kepatutan sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen dari OJK ; iv. Penetapan Iggi Haruman Achsien sebagai Pelaksana Tugas (Acting) Komisaris Utama Perseroan terhitung sajak ditutupnya Rapat sampai dengan efektifnya jabatan Komisaris Utama Perseroan yang baru. as the President Commissioner and Independent Commissioner of the OJK; iv. Determination of Iggi Haruman Achsien as task executor of The President Commissioner of the Company since the Meeting closed until the effective position of the new President Commissioner of the Company. Maka susunan selengkapnya anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut: Then the complete composition of the members of the Board of Commissioners, the Sharia Supervisory Board and the Company’s Directors are as follows: Dewan Komisaris Board of Commissioner Komisaris Utama sekaligus sebagai Komisaris Independen Ilham Akbar Habibie* President Commissioner & Independent Commissioner Komisaris Independen sekaligus sebagai Pelaksana Tugas (Acting) Komisaris Utama Iggi Haruman Achsien Komisaris Independen Edy Setiadi Independent Commissioner Komisaris Mohamed Hedi Mejai* Commissioner Komisaris Abdulsalam Mohammad Joher AI-Saleh* Commissioner Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Ketua Prof. DR. (HC) KH Ma’ruf Amin Chairman Anggota DR. H. Oni Sahroni, MA Member Anggota Drs. H. Sholahudin AI Aiyub, M.Si Member Direksi Directors Direktur Utama Achmad Kusna Permana President Director Direktur Hery Syafril Director Direktur Kepatuhan Andri Donny Director of Compliance Direktur Indra Yurana Sugiarto Director Direktur Purnomo Budiwibowo Soetadi Director Direktur Awaldi Director *Efektif setelah memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Effective after passing the Fit and Proper Test of the Financial Services Authority (FSA) Menyetujui pernberian kuasa kepada Direksi Perseroan guna mewakili Perseroan untuk menandatangani perjanjian dengan Ilham Akbar Habibie sehubungan dengan pengangkatannya selaku Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan. Laporan Tahunan 2018 Annual Report Approved the authority power to the Board of Directors of the Company to represent the Company signing an agreement with Ilham Akbar Habibie regarding his appointment as President Commissioner and Independent Commissioner of the Company. 243
  244. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi , untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi Perseroan tersebut ke dalam akta Notaris dan memberitahukannya kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Approved the authority to the Board of Directors of the Company with substitution rights, to restate the decision regarding changes in the composition of the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and Board of Directors of the Company to the Notary deed and notify the relevant authorities and to do everything necessary in accordance with the provisions of applicable laws and regulations. 2. Tindak Lanjut Hasil RUPS Tahunan Tanggal 28 Juni 2018 2. Follow-Up to the Annual GMS Results June 28, 2018 RUPS Tahunan Tanggal 28 Juni 2018 GMS dated June 28, 2018 Hasil Keputusan Resolutions Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Has (v)/Has Not Been Implemented (x) Agenda 1 Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2017 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku 2017 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2017. Agenda 1 V Approve the Company's Annual Report for the Fiscal Year, including the Supervisory Report of the Board of Commissioners and the Sharia Supervisory Board for the Fiscal Year 2017 and ratify the Company's Financial Report for the Fiscal Year 2017. Agenda 2 Menyetujui laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2017 setelah Pajak sebesar Rp26,115,563,000,- (dua puluh enam miliar seratus lima belas juta lima ratus enam puluh tiga ribu rupiah) seluruhnya dipergunakan untuk cadangan Perseroan, sehingga tidak diadakan pembagian dividen atas laba bersih Perseroan Tahun Buku 2017. Agenda 2 V Agenda 3 V Agenda 4 Agreed upon Company Assets to be Guaranteed. The Company's Assets To Be Guaranteed are the Company's financing bills and/or other Company assets that the Company will pledge to PT Sarana Multigriya Financial (Persero) and/or other parties in 2018 until the next Annual General Meeting of Shareholdersnext year or more guarantee transactions, the maximum amount of which is Rp3,000,000,000,000 (three trillion rupiahs). 244 The Annual Report of the Company has been submitted to OJK on April 26, 2018 Laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2017 tidak dibagikan dan masuk sebagai komponen modal. Dewan Komisaris telah menunjuk Kantor Akuntan Publik yang termasuk peringkat 10 (sepuluh) besar untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018 berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit. Penunjukan berdasarkan surat Dewan Komisaris taggal 10 Desember 2018 dan telah dilaporkan kepada OJK tanggal 18 Desember 2018. The Board of Commissioners has appointed a Public Accountant Office which is included in the top 10 (ten) to audit the Company's Financial Statements for 2018 based on recommendations from the Audit Committee. The appointment was based on a letter of the Board of Commissioners dated December 10, 2018 and has been reported to OJK on December 18, 2018. Gave authority to the Board of Commissioners of the Company to appoint, terminate and/or replace the Public Accountant Office which includes the top 10 (ten) to audit the Company's Financial Statements for 2018 Book Year and/or other audits required by the Company and determine the honorarium and decided other reasonable requirements for the Public Accountant Office. Agenda 4 Menyetujui penjaminan Aset Perseroan Yang Akan Dijaminkan. Aset Perseroan Yang Akan Dijaminkan adalah tagihan pembiayaan milik Perseroan dan/atau aset Perseroan lainnya yang akan dijaminkan Perseroan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan/ atau pihak lainnya pada Tahun 2018 ini hingga penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2019 yang akan datang baik dalam satu transaksi penjaminan atau lebih yang jumlahnya maksimum sebesar Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah). Laporan Tahunan Perseroan telah disampaikan kepada OJK tanggal tanggal 26 April 2018 The Company's net profit for the 2017 Financial Year was not shared and entered as a component of capital. Approved the Company's net profit for the 2017 Financial Year after the Tax of Rp26,115,563,000, - (twenty six billion one hundred fifteen million five hundred sixty three thousand rupiah), all of which are used for the Company's reserves, so that dividends are not paid for the Company's net profit for the Book Year 2017. Agenda 3 Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk, mengakhiri dan/atau mengganti Kantor Akuntan Publik yang termasuk peringkat 10 (sepuluh) besar untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018 dan/atau audit lain yang dibutuhkan Perseroan serta menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan penunjukan lainnya yang wajar bagi Kantor Akuntan Publik tersebut. Tindak Lanjut Follow-up V Telah dicatat dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 58 tanggal 28 Juni 2018. It has been noted in the Deed of Minutes of the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 58 dated 28 June 2018. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  245. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance RUPS Tahunan Tanggal 28 Juni 2018 GMS dated June 28 , 2018 Hasil Keputusan Resolutions Agenda 5 • Menyetujui rencana Perseroan untuk melaksanakan: • Transaksi penjualan aset Perseroan berupa piutang pembiayaan, aset yang diambil alih dan aset lainnya senilai Rp6.000.000.000.000, (enam triliun rupiah) kepada Tameer Sukuk SPC Limited atau investor keuangan lain yang disetujui oleh Perseroan; • Transaksi pembelian surat berharga berupa Sukuk Trust Certificate senilai Dolar Amerika Serikat setara dengan Rp8.000.000.000.000; (delapan triliun rupiah) oleh Perseroan dari Najah Sukuk SPC Limited atau investor keuangan lain yang disetujui oleh Perseroan dimana Sukuk Trust Certificate antara lain memiliki karakteristik berunderlying Sukuk/ Obligasi pemerintah Republik Indonesia dan tidak berbagi hasil); • Transaksi penerbitan Sukuk Subordinasi Mudharabah oleh Perseroan kepada Mawthuq SPC Limited atau investor keuangan lain yang disetujui oleh Perseroan senilai Rp1.600.000.000.000,- (satu triliun enam ratus miliar rupiah) yang akan diterbitkan melalui penawaran terbatas (private placement) dan bersifat bilateral; dan • Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan transaksi tersebut dan segala tindakan yang dianggap perlu dalam melaksanakan transaksi dimaksud. Agenda 5 • Agreed to the Company's plan to implement: • Sold the Company assests in the form of financing credits, foreclosed assets and other assets worth Rp6,000,000,000,000 (six trillion rupiahs) to SPC Limited's Tameer Sukuk or other financial investors approved by the Company; • Securities purchase transactions in the form of Sukuk Trust Certificates worth US Dollars are equivalent to Rp8,000,000,000,000; (eight trillion rupiah) by the Company from Najah Sukuk SPC Limited or other financial investors approved by the Company where the Sukuk Trust Certificate has the underlying characteristics of the Government of the Republic of Indonesia Sukuk/Bonds and does not share results); • The Mudharabah Subordinate Sukuk issuance transaction by the Company to Mawthuq SPC Limited or other financial investors approved by the Company worth Rp1,600,000,000,000 (one trillion six hundred billion rupiahs) will be issued through a private placement and is bilateral ; and • Giving authority to the Board of Directors of the Company to carry out the transaction and any actions necessary in order to carry out the transaction. Agenda 6 1. Menyelujui Penurunan Modal Dasar Perseroan sehingga menjadi Rp4.400.000.000.000,- (empat triliun empat ratus miliar Rupiah), sehingga Modal Dasar serta Modal ditempatkan dan Disetor Perseroan guna memenuhi ketentuan Pasal 33 ayat (1) dan ayat (2) UUPT; dan 2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan penurunan Modal Dasar Perseroan tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas untuk menyatakan/menuangkan keputusan tersebut dalam akta-akta yang dibuat di hadapan Notaris, untuk mengubah dan/menyusun kembali ketentuan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan secara keseluruhan sesuai keputusan tersebut (termasuk menegaskan susunan pemegang saham dalam akta tersebut bilamana diperlukan). Agenda 6 1. Approved the Decrease of the Company's authorized capital to become Rp4,400,000,000,000 (four trillion four hundred billion Rupiah), so that the Company's authorized capital and issued and paid-up capital are in accordance with the provisions of Article 33 paragraph (1) and paragraph (2) of the Company Law; and 2. Gave authority to the Board of Directors of the Company to carry out all and every action related to the reduction of the Company's authorized capital, such as to declare/decide the decrees made before the Notary, to amend and/rearrange the provisions Article 4 The Company's Articles of Association as a whole are in accordance with the decision (including confirming the composition of the shareholders in the deed when needed). Laporan Tahunan 2018 Annual Report Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Has (v)/Has Not Been Implemented (x) Tindak Lanjut Follow-up 1. 2. 3. 4. V 1. The sale of the assets of the Company has financing receivables, assets taken over and other fixed assets have been realized. 2. Securities purchase transactions in the form of Trust Certificate Sukuk worth Rp8 T has been realized. 3. Subordinated Sukuk Mudharabah issuance of Rp1,6T issued through limited offering (private placement) and are bilateral. 4. The Board of Directors of the Company has attempted to realize the transaction as numbered 1 to 3 above. 1. Penurunan Modal Dasar Perseroan menjadi Rp4,4T telah dituangkan dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris dan pemberitahuannya telah diterima Kemenkumham tanggal 1 September 2018. Direksi telah menyatakan/ menuangkan keputusan penurunan Modal Dasar Perseroan dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris dan menyusun kembali ketentuan pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan sesuai keputusan RUPS. 2. V Transaksi penjualan aset Perseroan berupan piutang pembiayaan, aset yang diambil alih dan aset tetap lainnya telah direalisasikan. Transaksi pembelian surat berharga berupa Sukuk Trust Certificate senilai Rp8 T telah direalisasikan. Transaksi penerbitan Sukuk Subordinasi Mudharabah senilai Rp1,6T diterbitkan melalui penawaran terbatas (private placement) dan bersifat bilateral. Direksi Perseroan telah mengupayakan direalisasikannya transaksi sebagaimana angka 1 sampai dengan 3 di atas. 1. Decreased in the Company's authorized capital to Rp4.4T has been stated in the deed made before a Notary and the notification has been received by the Kemenkumham on September 1, 2018. 2. The Board of Directors has stated/issued a decision to reduce the Company's Authorized Capital in the deed made before the Notary and rearranges the provisions of Article 4 of the Company's Articles of Association in accordance with the resolution of the GMS. 245
  246. RUPS Tahunan Tanggal 28 Juni 2018 GMS dated June 28 , 2018 Hasil Keputusan Resolutions Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Has (v)/Has Not Been Implemented (x) Agenda 9 1. Mengesahkan pengunduran diri Masa Paskalis Lingga disertai dengan ucapan terima kasih atas jasa-jasa beliau selama ini untuk kemajuan Perseroan; 2. Menyelujui pemberhentian dengan hormat Prof. DR. Anwar Nasution selaku Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan. Pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Prof. DR. Anwar Nasution untuk segenap tindakan pengawasan Perseroan sejak 1 Januari 2018 sampai dengan ditutupnya Rapat, akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan di Tahun 2019; 3. Menyetujui pengangkatan Ilham Akbar Habibie sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan sisa masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang masih menjabat, yaitu sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun 2019, dengan ketentuan pengangkatan tersebut akan berlaku efektif setelah Ilham Akbar Habibie memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen dari OJK; 4. Penetapan Iggi Haruman Achsien sebagai Pelaksana Tugas (Acting) Komisaris Utama Perseroan terhitung sajak ditutupnya Rapat sampai dengan efektifnya jabatan Komisaris Utama Perseroan yang baru. 5. Menyetujui pernberian kuasa kepada Direksi Perseroan guna mewakili Perseroan untuk menandatangani perjanjian dengan Ilham Akbar Habibie sehubungan dengan pengangkatannya selaku Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan. 6. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi Perseroan tersebut ke dalam akta Notaris dan memberitahukannya kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku Agenda 9 1. Validated the resignation of the Paspalal Lingga accompanied by gratitude for his services so far for the progress of the Company; 2. Approved respectful dismissal of Prof. DR. Anwar Nasution as the President Commissioner and Independent Commissioner of the Company. Repayment and release of responsibility (volledig acquit et de charge) to Prof. DR. Anwar Nasution for all of the Company's supervisory actions from 1 January 2018 until the closing of the Meeting, will be decided at the Annual General Meeting of Shareholders of the Company which will be held in 2019; 3. Approved the appointment of Ilham Akbar Habibie as the President Commissioner and Independent Commissioner of the Company as of the closing of the Meeting until the remaining term of office of members of the Board of Commissioners, namely until the closing of the Company's Annual General Meeting of Shareholders in 2019, with the provisions of the appointment effective after Ilham Akbar Habibie obtained a determination to pass the Capability and Compliance Assessment as the President Commissioner and Independent Commissioner of the OJK; 4. Appointed Hargi Achsien Iggi as a tasks executor ofThe President Commissioner of the Company as of the closing of the meeting until the position of the new President Commissioner of the Company was effective. 5. Approved the authorization to the Board of Directors of the Company to represent the Company to sign an agreement with Ilham Akbar Habibie in connection with his appointment as President Commissioner and Independent Commissioner of the Company. 6. Approved the authorization to the Board of Directors of the Company with substitution rights, to restate the decision regarding changes in the composition of the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and Board of Directors of the Company to the Notary deed and notify the relevant authorities and to do everything necessary in accordance with the provisions of applicable laws and regulations V Tindak Lanjut Follow-up Perubahan pengurus telah dicatat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 58 tanggal 28 Juni 2018 dan telah dilaporkan kepada OJK. Management changes have been recorded in the Deed of Statement of the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 58 dated June 28, 2018 and has been reported to OJK. v = sudah terlaksana | x = belum terlaksana v = have been done | x = have not been done 246 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  247. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 3 . Penyelenggaraan RUPS Luar Biasa Tanggal 11 Oktober 2018 a. Penyampaian Pemberitahuan Rencana RUPS Luar Biasa i. Pengumuman kepada pemegang saham mengenai akan dilakukannya Pemanggilan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia, yaitu harian “Suara Pembaruan” yang terbit pada tanggal 4 September 2018. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pengumuman Rapat, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 4 September 2018. ii. Pemanggilan kepada pemegang saham mengenai penyelenggaraan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian “Suara Pembaruan” yang terbit pada tanggal 19 September 2018. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pemanggilan Rapat serta penjelasan mata acara Rapat, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 19 September 2018. 3. Organized an Extraordinary RUPS on October 11, 2018 a. Submission of Notification of Extraordinary RUPS Plan i. Has announced shareholders regarding the Meeting has been conducted by placing advertisements on 1 (one) Indonesian language daily newspaper, namely “Suara Pembaruan” which was published on September 4, 2018. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded advertisement for the Meeting announcement, both in Indonesian and in English, through the Bank Muamalat Indonesia website on September 4, 2018. b. Hari/Tanggal, Tempat, Waktu dan Mata Acara RUPS Luar Biasa Mengacu pada Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang telah dimuat dalam Harian Umum Suara Pembaruan pada tanggal 19 September 2018, RUPS Luar Biasa telah diselenggarakan pada: b. Day/Date, Place, Time and Program Agenda of the Extraordinary RUPS Referred to the announcement of the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, which was published on Harian Suara Pembaharuan on September 19, 2018. The Extraordinary RUPS was held on: ii. Called shareholders regarding the Meeting has been conducted by placing advertisements on 1 (one) “Suara Pembaruan” daily newspaper which was published on September 19, 2018. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded advertisements for summoned meetings as well as explanations of the agenda items, both in Indonesian and in English, through the Bank Muamalat Indonesia website on September 19, 2018. Hari/Tanggal Kamis, 11 Oktober 2018 Day/Date Thursday, October 11th, 2018 Waktu Pukul 10:10 WIB sampai dengan pukul 11:51 WIB Time From 10:10 Western Indonesia Time until 11:51 Western Indonesia Time Tempat Place Muamalat Tower Ballroom Lantai 2, Jalan Professor Doktor Satrio Kaveling 18 Jakarta 12940, Indonesia Susunan mata acara rapat adalah sebagai berikut: i. Persetujuan Rencana Penawaran Umum Terbatas VI dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD); ii. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan; dan iii. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. c. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Pengawas Syariah yang Hadir pada Rapat The composition of the meeting agenda was as follows: i. Approval of the VI Limited Public Offering Plan by provided Pre-emptive Right (HMETD); ii. Approval of changes to the Company’s Articles of Association; and iii. Changes in the Management Structure of the Company. Dewan c. Board of Directors, Board of Commisioners, and Sharia Supervisory Board who Attended the Meeting Dewan Komisaris Board of Directors Komisaris Utama sekaligus sebagai Komisaris Independen Ilham Akbar Habibie* President Commissioner & Independent Commissioner Komisaris Independen sekaligus sebagai Pelaksana Tugas (Acting) Komisaris Utama Independent Commisioner as well as tasks executor of President Commisioner Komisaris Independen Independent Commissioner Iggi Haruman Achsien Edy Setiadi Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Anggota Member Anggota Member Laporan Tahunan 2018 Annual Report DR. H. Oni Sahroni, MA Drs. H. Sholahudin AI Aiyub, M.Si 247
  248. Direksi Directors Direktur Utama Achmad Kusna Permana President Director Direktur Hery Syafril Director Direktur Kepatuhan Andri Donny Director of Compliance Direktur Purnomo Budiwibowo Soetadi Director Direktur Awaldi Director *Efektif setelah memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Effective after passing the Fit and Proper Test of the Financial Services Authority (FSA) d. Jumlah Saham dengan Hak Suara yang Hadir pada Rapat i. Pemegang saham dan/atau kuasa dari pemegang saham yang hadir dalam Rapat seluruhnya mewakili sejumlah 9.486.106.410 (sembilan miliar empat ratus delapan puluh enam juta seratus enam ribu empat ratus sepuluh) saham atau 92,931% (sembilan puluh dua koma sembilan tiga satu persen) dari jumlah seluruh saham Seri A dan saham Seri B dengan hak suara yang telah dikeluarkan Perseroan, namun setelah Rapat dibuka sampai dengan sebelum memasuki pemungutan suara untuk Mata Acara Pertama masih terdapat tambahan pemegang saham dan/ atau kuasa pemegang saham yang hadir dalam Rapat sehingga seluruh saham yang terwakili dalam Rapat menjadi berjumlah 9.591.848.545 (sembilan miliar lima ratus sembilan puluh satu juta delapan ratus empat puluh delapan ribu lima ratus empat puluh lima) saham atau 93,966% (sembilan puluh tiga koma sembilan enam enam persen) dari jumlah seluruh saham Seri A dan Seri B dengan hak suara yang telah dikeluarkan Perseroan, yang seluruhnya berjumlah 10.207.702.335 (sepuluh miliar dua ratus tujuh juta tujuh ratus dua ribu tiga ratus tiga puluh lima) saham yang terdiri dari: • 826.649.175 (delapan ratus dua puluh enam juta enam ratus empat puluh sembilan ribu seratus tujuh puluh lima) saham Seri A ; dan • 9.381.053.160 (sembilan miliar tiga ratus delapan puluh satu juta lima puluh tiga ribu seratus enam puluh) saham Seri B ; • dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 18 September 2018 sampai dengan pukul 16.00 WIB, sehingga karenanya kuorum yang disyaratkan dalam Pasal 11 ayat 1 dan Pasal 11 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan juncto Pasal 26 dan Pasal 27 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 32/POJK.04/2014 Tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 10/POJK.04/2017 (“POJK No. 32”) telah dipenuhi dan Rapat adalah sah dan berhak untuk mengambil keputusan yang sah dan mengikat mengenai hal-hal yang dibicarakan sesuai dengan mata acara Rapat. 248 d. Number of Shares with Voting Rights Present at the Meeting i. The shareholders and/or power of attorney of the shareholders present at the Meeting represented a total of 9,486,106,410 (nine billion four hundred eighty six million one hundred six thousand four hundred ten) shares or 92.931% (ninety two point nine three one percent) from the total number of Series A shares and Series B shares with voting rights that have been issued by the Company, but after the Meeting was opened up to the first voting agenda, there were still additional shareholders and/or power of shareholders present at the Meeting so that all shares represented in the Meeting amounting to 9,591,848,545 (nine billion five hundred ninety one million eight hundred forty eight thousand five hundred and forty five) shares or 93.966% (ninety three point nine six six percent) of the total Series A shares and Series B with voting rights issued by the Company, totaling 10,207,702,335 (ten billion) two hundred seven million seven hundred two thousand three hundred thirty five shares consisting of: • 826,649,175 (eight hundred twenty six million six hundred forty nine thousand one hundred seventy five) Series A shares; and • 9,381,053,160 (nine billion three hundred eighty one million fifty three thousand one hundred sixty) Series B shares; • by observing the Register of Shareholders of the Company as of September 18, 2018 until 16.00 WIB, as required in Article 11 paragraph 1 and Article 11 paragraph 2 of the Company’s Articles of Association junctions Article 26 and Article 27 of the Financial Services Authority Number 32/POJK.04/2014 concerning the Plan and Implementation of the General Meeting of Shareholders of the Public Company as amended by the Financial Services Authority Regulation Number: 10/POJK.04/2017 (“POJK No. 32”) which has been fulfilled and the Meeting is legal and entitled to take valid and binding decisions concerning matters discussed in accordance with the agenda of the Meeting. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  249. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance e . Kesempatan Mengajukan Pertanyaan dan/atau Pendapat pada Rapat Dalam mata acara Rapat tersebut telah diberikan kesempatan kepada pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat. e. Opportunity to Submit Questions and/or Opinions at the Meeting In the agenda of the Meeting, the shareholders and/or power of shareholders have been given the opportunity to raise questions and express opinions. f. f. Jumlah Pemegang Saham dan/atau Kuasa Pemegang Saham yang Mengajukan Pertanyaan dan/atau Pendapat pada Rapat Jumlah pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat pada: i. Sebanyak 7 (tujuh) pemegang saham menyampaikan pertanyaan secara tertulis pada mata acara pertama; ii. Sebanyak 1 (satu) pemegang saham menyampaikan pertanyaan secara tertulis pada mata acara kedua; dan iii. Sebanyak 2 (dua) pemegang saham menyampaikan pertanyaan secara tertulis pada mata acara ketiga. Number of Shareholders and/or Proxy of Shareholders Submitting Questions and/or Opinions at the Meeting The number of shareholders and/or power of shareholders who raise questions and/or opinions on: i. A total of 7 (seven) shareholders submit questions in writing to the first agenda item; ii. A total of 1 (one) shareholder submits a question in writing to the second agenda item; and iii. A total of 2 (two) shareholders submit questions in writing to the third agenda item. g. Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat Mekanisme pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan secara musyawarah untuk mufakat. Namun apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan dengan cara pemungutan suara (voting) secara terbuka. Kecuali pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan secara tertulis dengan surat tertutup yang tidak ditandatangani, dengan ketentuan kecuali apabila Pimpinan Rapat menentukan lain tanpa ada keberatan dari 1 (satu) atau lebih pemegang saham yang hadir dalam Rapat. g. Meeting Decision Making Mechanism The decision making mechanism in the meeting is conducted by forum to reach consensus. However, if the consensus was not reached, then the decision making in the Meeting is carried out by means of open voting. Unless voting on the person is carried out in writing with a closed letter that is not signed, with provisions except if the Chairperson of the Meeting determines otherwise without any objection from 1 (one) or more shareholders present at the Meeting. h. Hasil Pengambilan Keputusan pada Rapat yang Dilakukan dengan Pemungutan Suara (Voting) i. Untuk mata acara pertama Rapat, pengambilan keputusan dilaksanakan dengan cara pemungutan suara (voting) secara terbuka, dengan hasil sebagai berikut: h. Decision Making Results at Meetings Conducted by Voting i. For the first agenda of the Meeting, decisionmaking was carried out by open voting, with the following results: Jumlah saham yang setuju Number of shares that agree Jumlah saham yang tidak setuju Number of shares that do not agree Jumlah saham yang abstain Number of shares that abstained : : : 9.591.765.255 saham atau 99,9% dari jumlah saham yang hadir 9,591,765,255 shares or 99.9% of the number of shares present 83.290 saham atau 0,0008% dari jumlah saham yang hadir. 83,290 shares or 0,0008% of the total shares present. 0 saham 0% dari jumlah saham yang hadir. 0 shares 0% of the total shares present. ii. Untuk mata acara kedua Rapat, pengambilan keputusan dilaksanakan dengan suara bulat secara musyawarah untuk mufakat. ii. For the second agenda of the Meeting, decisionmaking was carried out unanimously by forum to reach consensus. iii. Untuk mata acara ketiga Rapat, pengambilan keputusan dilaksanakan dengan cara pemungutan suara (voting) secara tertulis dengan surat tertutup yang tidak ditandatangani, dengan hasil sebagai berikut: iii. For the third agenda of the Meeting, decision making was carried out by means of voting in writing with a closed letter that is not signed, with the following results: Jumlah saham yang setuju Number of shares that agree Jumlah saham yang tidak setuju Number of shares that do not agree Jumlah saham yang abstain Number of shares that abstained Laporan Tahunan 2018 Annual Report : : : 9.591.765.255 saham atau 99,9% dari jumlah saham yang hadir 9,591,765,255 shares or 99.9% of the number of shares present 83.290 saham atau 0,0008% dari jumlah saham yang hadir. 83,290 shares or 0,0008% of the total shares present. 0 saham 0% dari jumlah saham yang hadir. 0 shares 0% of the total shares present. 249
  250. i . Keputusan Rapat Dalam Rapat tersebut telah di ambil keputusan sebagai berikut: Mata Acara Pertama Rapat “Rapat dengan suara terbanyak, yaitu 9.591.765.255 saham atau 99,9% dari seluruh jumlah suara yang dikeluarkan dalam Rapat memutuskan: i. Menyetujui pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut: • Penerbitan Saham baru Perseroan sampai dengan jumlah paling banyak 20.000.000.000 (dua puluh miliar) Saham Seri B dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham, dengan harga pelaksanaan yang akan diinformasikan dalam prospektus PUT VI mendatang dan jumlah keseluruhan harga pelaksanaan diatas nilai nominal saham akan dibukukan sebagai agio saham. • Penerbitan saham baru tersebut, akan dilakukan dengan cara penerbitan HMETD kepada para Pemegang Saham Perseroan. Rasio jumlah HMETD dengan jumlah saham yang akan diterbitkan akan diinformasikan dalam prospektus PUT VI mendatang. • Jumlah saham yang ditawarkan dalam PUT VI dengan cara penerbitan HMETD ini, adalah jumlah maksimum saham baru yang akan dikeluarkan oleh Perseroan dari portepel dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. Saham hasil pelaksanaan PUT VI ini, memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham yang telah disetor penuh lainnya, termasuk hak untuk memperoleh dividen. • Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan kebawah (round down). • Apabila saham yang ditawarkan dalam PUT VI ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional, berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masingmasing pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan harga pesanan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang belum diambil bagian, maka terhadap seluruh saham yang tersisa tersebut dapat diambil seluruhnya atau sebagian oleh Pembeli Siaga. Jika seluruh saham yang tersisa hanya diambil sebagian oleh Pembeli Siaga, maka sisa saham yang tidak diambil bagian oleh pemegang HMETD dan/atau Pembeli Siaga, tidak jadi dikeluarkan dari portepel. Sebagai informasi tambahan, Perseroan belum akan mencatatkan saham yang ditawarkan dalam PUT VI ini di Bursa Efek Indonesia. • Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam PUT VI ini sesuai dengan HMETD¬nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau terdilusi. 250 i. Meeting Decision The decision was taken in the Meeting as follows: First Agenda of the Meeting “The meeting with the most votes, namely 9,591,765,255 shares or 99.9% of the total votes issued at the Meeting decided: i. Aproved the implementation of the Limited Public Offering (VI) by providing Preemptive Rights (HMETD), with the following terms and conditions: • Issuance of the Company’s new Shares up to a maximum of 20,000,000,000 (twenty billion) Series B Shares with a nominal value of Rp100 (one hundred Rupiah) per share, with an implementation price that will be informed in the upcoming PUT VI prospectus and the total price the implementation above the nominal value of the shares will be recorded as premium stock. • Issuance of new shares will be carried out by issuing HMETD to the Company’s Shareholders. The ratio of the number of Rights with the number of shares to be issued will be informed in the upcoming PUT VI prospectus. • The number of shares offered in PUT VI by issuance of HMETD was the maximum number of new shares to be issued by the Company from the portfolio with due observance of the applicable laws and regulations. The shares resulting from the implementation of this LPO VI have equal and equal rights in all matters with shares that have been fully paid in other, including the right to obtain dividends. • Each HMETD in the form of a fraction will be rounded down. • If all shares offered in PUT VI are not taken by HMETD holders, then the remaining shares will be allocated to other shareholders who make orders greater than their rights proportionally, based on the amount of HMETD exercised by each shareholder requesting additional shares based on order prices. If after the allocation there were still remaining shares that have not been taken, then all the remaining shares can be taken in whole or in part by the Standby Buyer. If all remaining shares were partially taken by the Standby Buyer, then the remaining shares not taken part by the HMETD holder and/or the Standby Buyer will not be issued from the port. As additional information, the Company will not yet register the shares offered in this VI PUT on the Indonesia Stock Exchange. • Old shareholders who did not exercise their rights to purchase new shares offered in this VI PUT in accordance with their HMETD will experience a decrease in the percentage of share ownership or diluted. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  251. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance • Dana yang diperoleh dari hasil PUT VI setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan, guna mengembangkan kegiatan pembiayaan syariah yang merupakan bagian dari kegiatan usaha utama Perseroan serta bagi peruntukan lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan. • Funds obtained from the results of PUT VI after deducting emissions costs, will be used to strengthen the Company’s capital structure, in order to develop Islamic financing activities that were part of the Company’s main business activities and for other purposes that can support the Company’s business growth. ii. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris yang saat ini anggotanya yang telah efektif terdiri dari: • Bp. IGGI HARUMAN ACHSIEN; • Bp. EDY SETIADI; untuk bersama-sama dengan: • Bp. ILHAM AKBAR HABIBIE; • Bp. MOHAMED HEDI MEJAI; • Bp. ABDULSALAM MOHAMMAD JOHER ALSALEH. ii. Approved the delegation of authority to the Board of Commissioners whose current effective members consist of: • Mr. IGGI HARUMAN ACHSIEN; • Mr. EDY SETIADI; Together with: • Mr. ILHAM AKBAR HABIBIE; • Mr. MOHAMED HEDI MEJAI; • Mr. ABDULSALAM MOHAMMAD JOHER ALSALEH. untuk menyetujui secara bulat penetapan harga pelaksanaan HMETD atas saham baru Perseroan yang akan diterbitkan dalam rangka PUT VI Perseroan, sebagaimana yang akan dimuat dalam Prospektus PUT VI. Uunanimously approved the price of HMETD of the Company’s new shares which will be issued in the framework of the Company’s LPO VI, as will be included in the PUT VI Prospectus. iii. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi, untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan PUT VI tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas untuk: • melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pengeluaran saham baru dalam rangka PUT VI; • melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan PUT VI, tanpa ada suatu tindakan pun yang dikecualikan, kesemuanya dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan perundangan di bidang Pasar Modal; dan • menyatakan/menuangkan keputusan tersebut dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris, untuk mengubah dan/atau menyusun kembali ketentuan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan secara keseluruhan sesuai keputusan tersebut (termasuk menegaskan susunan pemegang saham dalam akta tersebut bilamana diperlukan), sebagaimana yang disyaratkan oleh serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, membuat atau suruh membuat serta menandatangani akta dan surat maupun dokumen yang diperlukan, hadir dihadapan pihak/pejabat yang berwenang termasuk notaris, dan selanjutnya untuk mengajukan permohonan kepada pihak/pejabat yang berwenang, untuk memperoleh persetujuan dan/atau menyampaikan pemberitahuan atas keputusan Rapat ini dan/atau perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam keputusan Rapat ini, serta melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. iii. Aproved the authorization to the Directors of the Company, with the right of substitution, to carry out every action required in connection with the LPO VI, including but not limited to: Laporan Tahunan 2018 Annual Report • • • did every action needed in connection with the issuance of new shares in the framework of PUT VI; did every action needed in connection with PUT VI, without any action being excluded, all by taking into account the provisions of applicable legislation, including regulations in the Capital Market sector; and declare/put forth the decision in the deed made before the Notary, to amend and/or rearrange the provisions of Article 4 of the Company’s Articles of Association as a whole according to the decision (including affirming the composition of shareholders in the deed when needed), as required in accordance with the provisions of the applicable laws and regulations, make or order to make and sign deeds and letters or required documents, present before the competent authorities/parties including the notary, and subsequently to submit an application to the authorized party/official, to obtain approval and/or submit notification of the resolutions of this Meeting and/or amendments to the Articles of Association of the Company in this Meeting’s decision, and carry out all and every action required, in accordance with the applicable laws and regulations. 251
  252. 252 Dengan ketentuan bahwa khusus untuk penetapan jumlah modal ditempatkan dan disetor serta perubahan modal dasar (jika diperlukan) dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris. iv. a. menyetujui penambahan dan/atau penguatan modal lainnya pada Perseroan selain PUT VI dengan nilai sampai dengan Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) melalui penempatan dana setoran modal, penerbitan surat berharga subordinasi dan/atau transaksi lainnya di luar mekanisme Penawaran Umum Terbatas, di Tahun 2018 maupun yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku; dan b. memberikan mandat kepada mereka yang disebut dalam keputusan butir 2 dari mata acara pertama Rapat ini untuk memberikan persetujuan pada bentuk pelaksanaan penambahan dan/atau penguatan modal lainnya tersebut. With the provision that specifically for the determination of the amount of issued and paidup capital and changes in authorized capital (if needed) was carried out by the Board of Directors with the approval of the Board of Commissioners. iv. a. approve the addition and/or strengthening of other capital to the Company other than PUT VI with a value of up to IDR 2,000,000,000,000 (two trillion Rupiah) through placement of capital deposit funds, issuance of subordinated securities and/or other transactions outside the mechanism of the Limited Public Offering, in Year 2018 or which will be implemented in the future in accordance with applicable laws and regulations; and v. Dengan memperhatikan pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan yang telah diputuskan pada mata acara kelima dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 28 Juni 2018, Rapat menyetujui dan menerima penjelasan serta menyetujui langkah yang diperlukan manajemen untuk melakukan perbaikan serta mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan terkait pelaksanaan transaksi (termasuk transaksi asset swap) yang sebelumnya telah disetujui oleh pemegang saham pada mata acara kelima pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tanggal 28 Juni 2018.” v. Took into account the authorization of the Board of Directors of the Company which was decided in the fifth agenda at the Annual General Meeting of Shareholders on June 28 2018, the Meeting approved and accepted the explanation and the steps needed by management to make improvements and obtain the Financial Services Authority’s approval regarding the transaction (including asset swap transactions) that were previously approved by the shareholders in the fifth agenda at the Company’s Annual General Meeting of Shareholders on June 28, 2018. “ Mata Acara Kedua Rapat: “Rapat dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan: i. Menyetujui perubahan Pasal 3 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan tentang Kegiatan Usaha (Perseroan). ii. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan dan penyusunan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan ke dalam akta Notaris dan menyampaikan pemberitahuan atas perubahan Anggaran Dasar tersebut kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.” Second Agenda of the Meeting: “The meeting was unanimous on the basis of forum for consensus to decide: i. Approved changes to Article 3 paragraph 2 of the Company’s Articles of Association concerning Business Activities (the Company). ii. Approved the authorization of the Company’s Board of Directors with substitution rights, restated a decision regarding the amendment and rearrangement of all provisions of the Articles of Association to the Notary deed and delivered notification of the amendment to the authorized parties and in connection with this matter to do everything needed is in accordance with the provisions of applicable laws and regulations. “ Mata Acara Ketiga Rapat: “Rapat dengan suara terbanyak 9.591.765.255 saham atau merupakan 99,9% dari seluruh jumlah suara yang dikeluarkan dalam Rapat memutuskan, menyetujui: i. Menerima pengunduran diri Bp. INDRA YURANA SUGIARTO, selaku anggota Direksi Perseroan sebagaimana dinyatakan dalam surat pengunduran dirinya tertanggal 9 Oktober 2018. ii. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Bp. INDRA YURANA SUGIARTO tersebut untuk segenap tindakan pengurusan Perseroan Third Agenda of the Meeting: “A meeting with the most votes of 9,591,765,255 shares or constituting 99.9% of the total votes issued at the Meeting has decided and agreed: i. Accepting the resignation of Mr. INDRA YURANA SUGIARTO, as a member of the Company’s Board of Directors as stated in his resignation letter dated October 9, 2018. ii. Provided repayment and release of responsibility (volledig acquit et de charge) to Mr. INDRA YURANA SUGIARTO for all Company management actions that have been carried out during 2018, as b. gave mandate to those referred to in decision item 2 of the first agenda of this Meeting to give approval on the form of the implementation of the addition and/or strengthening of other capital. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  253. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance yang telah dilakukannya selama tahun 2018 , sepanjang laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan Tahun 2018 disetujui dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan di tahun 2019, serta sejauh tindakan pengurusan tersebut tercermin dari Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018 dan bukan merupakan tindak pidana atau pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Selanjutnya, dengan pengunduran diri Bp. INDRA YURANA SUGIARTO tersebut, susunan selengkapnya anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut: long as the annual report and financial statements of the Company in 2018 are approved and ratified at the Company’s Annual General Meeting of Shareholders which will be held in 2019, and to the extent that the management actions are reflected in the Report Annual and Financial Statements of the Company for Book Year 2018 and not a criminal offense or violation of the provisions of applicable laws and regulations. Furthermore, the resignation of Mr. INDRA YURANA SUGIARTO, the full composition of the members of the Board of Commissioners, the Sharia Supervisory Board and the Company’s Directors are as follows: Dewan Komisaris Board of Commissioner Komisaris Utama sekaligus sebagai Komisaris Independen Ilham Akbar Habibie* President Commissioner & Independent Commissioner Komisaris Independen sekaligus sebagai Pelaksana Tugas (Acting) Komisaris Utama Independent Commisioner as well as tasks executor of President Commisioner Komisaris Independen Iggi Haruman Achsien Edy Setiadi Independent Commissioner Komisaris Mohamed Hedi Mejai* Commissioner Komisaris Abdulsalam Mohammad Joher AI-Saleh* Commissioner Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Ketua Prof. DR. (HC) KH Ma’ruf Amin Chairman Anggota DR. H. Oni Sahroni, MA Member Anggota Drs. H. Sholahudin AI Aiyub, M.Si Member Direksi Director Direktur Utama President Director Direktur Director Direktur Kepatuhan Director of Compliance Direktur Director Direktur Director Dengan ketentuan, pengangkatan Bp. ILHAM AKBAR HABIBIE, Bp. MOHAMED HEDI MEJAI dan Bp. ABDULSALAM MOHAMMAD JOHER AL-SALEH tersebut selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan akan berlaku efektif setelah yang bersangkutan memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Laporan Tahunan 2018 Annual Report Achmad Kusna Permana Hery Syafril Andri Donny Purnomo Budiwibowo Soetadi Awaldi With the appointment of Mr. ILHAM AKBAR HABIBIE, Mr. MOHAMED HEDI MEJAI and Mr. ABDULSALAM MOHAMMAD JOHER AL-SALEH as a member of the Board of Commissioners of the Company will be effective after the concerned has obtained a appointment to pass the Fit and Proper Assessment from the OJK. If the concerned person 253
  254. (Fit and Proper Assessment) dari OJK. Dalam hal yang bersangkutan dinyatakan tidak lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Assessment), maka pengangkatan yang bersangkutan menjadi batal, tanpa diperlukan lagi suatu keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham iii. Menyetujui pemberian persetujuan kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi Perseroan tersebut ke dalam akta Notaris dan memberitahukannya kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.” 4. Tindak Lanjut Hasil RUPS Luar Biasa Tanggal 11 Oktober 2018 was failed to pass the Fit and Proper Assessment, then the appointment concerned will be canceled, without the need for a decision from the General Meeting of Shareholders. iii. To approve the Company’s Board of Directors with substitution rights, to restate the decision regarding changes in the composition of the Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board and Directors of the Company to the Notary deed and notify the relevant authorities and to do everything required in accordance with the provisions of applicable laws and regulations. “ 4. Extraordinary RUPS result follow up on October 11, 2018 RUPS Luar Biasa Tanggal 11 Oktober 2018 EGMS dated October 11, 2018 Hasil Keputusan Resolutions Agenda 1 1. Menyetujui pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. 2. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris yang saat ini anggotanya yang telah efektif terdiri dari: - Bp. IGGI HARUMAN ACHSIEN; - Bp. EDY SETIADI; untuk bersama-sama dengan: - Bp. ILHAM AKBAR HABIBIE; - Bp. MOHAMED HEDI MEJAI; - Bp. ABDULSALAM MOHAMMAD JOHER AL-SALEH. untuk menyetujui secara bulat penetapan harga pelaksanaan HMETD atas saham baru Perseroan yang akan diterbitkan dalam rangka PUT VI Perseroan, sebagaimana yang akan dimuat dalam Prospektus PUT VI. 3. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi, untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan PUT VI tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas untuk: • melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pengeluaran saham baru dalam rangka PUT VI; • melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan PUT VI, tanpa ada suatu tindakan pun yang dikecualikan, kesemuanya dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan perundangan di bidang Pasar Modal; dan • menyatakan/menuangkan keputusan tersebut dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris, untuk mengubah dan/atau menyusun kembali ketentuan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan secara keseluruhan sesuai keputusan tersebut (termasuk menegaskan susunan pemegang saham dalam akta tersebut bilamana diperlukan) • Dengan ketentuan bahwa khusus untuk penetapan jumlah modal ditempatkan dan disetor serta perubahan modal dasar (jika diperlukan) dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris. 4. a. menyetujui penambahan dan/atau penguatan modal lainnya pada Perseroan selain PUT VI dengan nilai sampai dengan Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) melalui penempatan dana setoran modal, penerbitan surat berharga subordinasi dan/atau transaksi lainnya di luar mekanisme Penawaran Umum Terbatas, di Tahun 2018 maupun yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku; dan b. memberikan mandat kepada mereka yang disebut dalam keputusan butir 2 dari mata acara pertama Rapat ini untuk memberikan persetujuan pada bentuk pelaksanaan penambahan dan/atau penguatan modal lainnya tersebut. 5. Dengan memperhatikan pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan yang telah diputuskan pada mata acara kelima dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 28 Juni 2018, Rapat menyetujui dan menerima penjelasan serta menyetujui langkah yang diperlukan manajemen untuk melakukan perbaikan serta mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan terkait pelaksanaan transaksi (termasuk transaksi asset swap) yang sebelumnya telah disetujui oleh pemegang saham pada mata acara kelima pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tanggal 28 Juni 2018. 254 Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Has (v)/Has Not Been Implemented (x) Tindak Lanjut Follow-up V Proses Penawaran Umum Terbatas VI dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) (“PUT VI”) masih berlanjut. Bank sedang melakukan komunikasi dengan beberapa investor yang berminat untuk berinvestasi di Bank Muamalat Indonesia. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  255. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance RUPS Luar Biasa Tanggal 11 Oktober 2018 EGMS dated October 11 , 2018 Hasil Keputusan Resolutions Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Has (v)/Has Not Been Implemented (x) Tindak Lanjut Follow-up Agenda 1 1. Approved the implementation of the Limited Public Offering (VI) by providing Preemptive Rights (HMETD), with applicable terms and conditions. 2. Approved the authorization to the Board of Commissioners whose current effective members consist of: - Mr. IGGI HARUMAN ACHSIEN; - Mr. EDY SETIADI; together with: - Mr. AKBAR HABIBIE ILHAM; - Mr. MOHAMED HEDI MEJAI; - Mr. ABDULSALAM MOHAMMAD JOHER AL-SALEH. unanimously approve the price of HMETD of the Company's new shares which will be issued in the framework of the Company's LPO VI, as will be included in the PUT VI Prospectus. 3. Approved the authorization to the Directors of the Company, with the right of substitution, to carry out all and every action required in connection with the LPO VI, including but not limited to: • do all and every action needed related to the issuance of new shares in the framework of PUT VI; • do all and every action that is needed related to PUT VI, without any action being excluded, all of them taking into account the provisions of applicable laws and regulations, including regulations in the Capital Market sector; and • declared the decision into a deed made before a Notary, to amend and/or rearrange the provisions of Article 4 of the Company's Articles of Association as a whole according to the decision (including affirming the composition of the shareholders in the deed when needed) • With the provision that specifically for the determination of the amount of issued and paid-up capital and changes in authorized capital (if needed) is carried out by the Board of Directors with the approval of the Board of Commissioners. V The process of the Rights Issue VI with Preemptive Rights (“Rights Issue”) (“PUT VI”) is still ongoing, the Bank is in communication with several investors who are interested in investing in Bank Muamalat Indonesia. 4. a. Approved the addition and/or strengthening of other capital to the Company other than PUT VI with a value of up to IDR 2,000,000,000,000 (two trillion Rupiah) through placement of capital deposit funds, issuance of subordinated securities and/or other transactions outside the mechanism of the Limited Public Offering, in Year 2018 or which will be implemented in the future in accordance with applicable laws and regulations; and b. Gave mandate to those referred to in decision item 2 of the first agenda of this Meeting to give approval on the form of the implementation of the addition and/or strengthening of other capital. 5. Took into account the authorization of the Board of Directors of the Company which was decided in the fifth agenda at the Annual General Meeting of Shareholders on June 28 2018, the Meeting approved and accepted the explanation and approved the steps needed by management to make improvements and obtain the Financial Services Authority's approval regarding the transaction (including asset swap transactions) which were previously approved by the shareholders in the fifth agenda at the Company's Annual General Meeting of Shareholders on June 28, 2018. Agenda 2 • Menyetujui perubahan Pasal 3 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan tentang Kegiatan Usaha (Perseroan). • Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan dan penyusunan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan ke dalam akta Notaris dan menyampaikan pemberitahuan atas perubahan Anggaran Dasar tersebut kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Agenda 2 • Approved changes to Article 3 paragraph 2 of the Company's Articles of Association concerning Business Activities (the Company). • Approved the authorization of the Company's Board of Directors with substitution rights, to restate a decision regarding the amendment and rearrangement of all provisions of the Articles of Association to the Notary deed and deliver notification of the amendment to the relevant authorities and in connection with this everything needed is in accordance with the provisions of applicable laws and regulations. Laporan Tahunan 2018 Annual Report V Perubahan Anggaran Dasar tentang Kegiatan Usaha (Perseroan) telah dinyatakan dalam akta notaris dan pemberitahuannya telah diterima Kemenkumham tanggal 9 November 2018. The amendment to the Articles of Association concerning Business Activities (the Company) has been stated in the notary deed and the notification has been received by the Kemenkumham on November 9, 2018 255
  256. RUPS Luar Biasa Tanggal 11 Oktober 2018 EGMS dated October 11 , 2018 Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Has (v)/Has Not Been Implemented (x) Hasil Keputusan Resolutions Agenda 3 • Menerima pengunduran diri Bp. INDRA YURANA SUGIARTO, selaku anggota Direksi Perseroan sebagaimana dinyatakan dalam surat pengunduran dirinya tertanggal 9 Oktober 2018. • Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Bp. INDRA YURANA SUGIARTO tersebut untuk segenap tindakan pengurusan Perseroan yang telah dilakukannya selama tahun 2018, sepanjang laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan Tahun 2018 disetujui dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan di tahun 2019, serta sejauh tindakan pengurusan tersebut tercermin dari Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018 dan bukan merupakan tindak pidana atau pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Agenda 3 • Accepted the resignation of Mr. INDRA YURANA SUGIARTO, as a member of the Company's Board of Directors as stated in his resignation letter dated October 9, 2018. • Provided repayment and release of responsibility (volledig acquit et de charge) to Mr. INDRA YURANA SUGIARTO for all Company management actions that have been carried out during 2018, as well as the annual report and financial statements of the Company in 2018 are approved and ratified at the Company's Annual General Meeting of Shareholders which will be held in 2019, and extented that the management actions are reflected in the Report Annual and Financial Statements of the Company for Book Year 2018 and not a criminal offense or violation of the provisions of applicable laws and regulations. V Tindak Lanjut Follow-up Pengunduran diri Bapak Indra Yurana Sugiarto telah dinyatakan dalam akta notaris dan telah dilaporkan kepada OJK. Resignation of Mr. Indra Yurana Sugiarto has been stated in the notary deed and has been reported to OJK. v = sudah terlaksana | x = belum terlaksana v = have been done | x = have not been done 5. Keputusan dan Tindak Lanjut Hasil RUPS Tahun Sebelumnya Sebagai forum tertinggi yang berfungsi mengambil keputusan terkait kepentingan pemegang saham/pemilik modal, hasil keputusan RUPS menjadi mandat yang harus dilaksanakan oleh Manajemen Perusahaan. Belum terlaksananya sebuah hasil keputusan RUPS akan menjadi bagian dari pertanggungjawaban Manajemen terhadap pemegang saham terkait pengelolaan Perusahaan. Selama tahun 2017, Bank Muamalat Indonesia telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yaitu tanggal 30 Maret 2017 dan RUPS Luar Biasa tanggal 20 September 2017 bertempat di Jakarta. 5. Decisions and Follow-Up Actions of the Previous Annual General Meeting of Shareholders As the highest forum that functions to make decisions related to the interests of shareholders/capital owners, the results of RUPS must be carried out by Company Management. If the decisions has not been implemented yet, it would be part of Management’s accountability to shareholders regarding the management of the Company. During 2017, Bank Muamalat Indonesia held an Annual General Meeting of Shareholders (GMS), which was dated March 30, 2017 and the Extraordinary GMS on September 20, 2017 took place in Jakarta. 6. Tindak Lanjut Hasil RUPS Tahunan Tanggal 30 Maret 2017 Bank Muamalat Indonesia telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yaitu tanggal 30 Maret 2017 dan telah dilakukan pengumuman kepada pemegang saham mengenai akan dilakukannya Pemanggilan Rapat dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia, yaitu harian “Media Indonesia” yang terbit pada tanggal 21 Februari 2017. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pengumuman Rapat, baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 21 Februari 2017. 6. Annual RUPS Follow up Results March 30, 2017 Bank Muamalat Indonesia has held an Annual General Meeting of Shareholders (RUPS), which was dated March 30, 2017. An announcement has been made to shareholders regarding the the Meeting by placing advertisements in 1 (one) Indonesian language daily newspaper, namely “Media Indonesia” which was published on February 21, 2017. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded advertisement for the announcement of the Meeting, both in Indonesian and in English, through the website page of Bank Muamalat Indonesia on February 21, 2017. Pemanggilan kepada pemegang saham mengenai penyelenggaraan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian yang sama tersebut di atas, yang terbit pada tanggal 8 Maret 2017. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pemanggilan Rapat serta penjelasan mata acara Rapat, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 8 Maret 2017. Summons to shareholders regarding the holding of the Meeting have been conducted by placing advertisements on 1 (one) of the same daily newspaper mentioned above, which was published on March 8, 2017. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded an advertisement for summoning the Meeting and an explanation of the agenda of the Meeting in Indonesian and in English, through the Bank Muamalat Indonesia website on March 8, 2017. 256 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  257. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2017 dan tindak lanjutnya oleh Manajemen Perusahaan adalah sebagai berikut : The results of the 2017 Annual RUPS and its follow-up by the Company Management are as follows: RUPS Tahunan Tanggal 30 Maret 2017 Annual RUPS March 30. 2017 Hasil Keputusan Decisions Agenda 1 Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2016 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku 2016 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2016 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang dan Ali sebagaimana tercantum dalam laporan nomor R1.11003-6A/BMI102/17 tertanggal 17 Februari 2017. Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Have/have not been done V Agenda 1 Approvd the 2016 Company's Annual Report including the Supervisory Report of the Board of Commissioners and Sharia Supervisory Board for Fiscal Year 2016 and ratified the Company's Financial Report for the Fiscal Year audited by Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang and Ali Public Accountants as stated in the report number R1.11003-6A/BMI102/17 dated February 17, 2017. Agenda 2 Menyetujui usulan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2016 akan diputuskan pada RUPS Luar Biasa yang terdekat, dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Agenda 2 V Approved the proposed of the Company's net profit used for the Fiscal Year 2016 and will be decided at the closest Extraordinary RUPS, with regard to the applicable laws and regulations. Agenda 3 Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk, mengakhiri dan/atau mengganti Kantor Akuntan Publik yang termasuk peringkat 10 (sepuluh) besar untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2017 dan/atau audit lain yang dibutuhkan Perseroan. Agenda 3 V Approved authorization the Board of Commissioners of the Company to appoint, terminate and/or replace the Public Accounting Firm which is included in the top 10 (ten) to audit the Company's Financial Statements for the Fiscal Year 2017 and/or other audits required by the Company. Agenda 4 1. Menyetujui penerbitan Sukuk Subordinasi Berkelanjutan dengan nilai maksimum sebesar Rp1.700.000.000.000,- (satu triliun tujuh ratus miliar Rupiah); 2. Memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris atas nama Rapat untuk melaksanakan penerbitan Sukuk Subordinasi Berkelanjutan dimaksud, termasuk untuk menentukan struktur, skema dan akad Sukuk Subordinasi Berkelanjutan tersebut; dan 3. Selanjutnya, Dewan Komisaris atas nama Rapat dapat mendelegasikan kepada Direksi untuk melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan rencana penerbitan Sukuk Subordinasi Berkelanjutan tersebut. Agenda 4 1. 1. Approved the issuance of Sustainable Subordinated Sukuk with a maximum value of Rp1,700,000,000,000 (one trillion seven hundred billion Rupiah); 2. 2. Gave authorization to the Board of Commissioners on behalf of the Meeting to carry out the issuance of the said Sustainable Subordinated Sukuk, including determining the structure, scheming and contract of the Sustainable Subordinate Sukuk; and 3. Furthermore, the Board of Commissioners on behalf of the Meeting delegated the Board of Directors to carry out activities related to the planned issuance of the Sustainable Subordinate Sukuk. Agenda 5 1. Menyetujui rencana Perseroan untuk melaksanakan penambahan modal Perseroan termasuk diantaranya mencari Investor Strategis Baru (New Strategic Investor) yang akan menempatkan dananya sebagai modal pada Perseroan dan diprioritaskan kepada pemegang saham Indonesia minimal sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah). 2. Menyerahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris atas nama Rapat guna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka penambahan modal Perseroan dimaksud. 3. Selanjutnya, Dewan Komisaris atas nama Rapat dapat mendelegasikan kewenangan dimaksud kepada Direksi guna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka penambahan modal Perseroan dimaksud. Agenda 5 1. Approved the Company's plan to carry out additional capital of the Company including to look for New Strategic Investors who will place their funds as capital in the Company and prioritized to Indonesian shareholders of at least Rp1,000,000,000,000 (one trillion Rupiah). 2. Submited authorization to the Board of Commissioners on behalf of the Meeting to carry out activities in order to increase the capital of the said Company. 3. Furthermore, the Board of Commissioners on behalf of the Meeting may delegate authority to the Board of Directors to carry out activities in the framework of adding the Company's capital. Laporan Tahunan 2018 Annual Report V V Tindak Lanjut Follow up Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 8 Maret 2017. Financial Statements and Annual Reports have been submitted to the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange (IDX) on March 8, 2017. Menjadi salah satu agenda dan telah dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 September 2017. Became one of the agendas and has been discussed at the Extraordinary General Meeting of Shareholders on September 20, 2017. Dewan Komisaris telah menunjuk KAP Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali (dbsd&a) untuk mengaudit Laporan Keuangan tahun buku 2017 berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit. The Board of Commissioners has appointed KAP Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali (dbd & a) to audit the Financial Statements for the 2017 financial year based on recommendations from the Audit Committee. Bank telah menerbitkan Medium Term Notes Syariah Subordinasi (MTNS Subordinasi) sebagai upaya untuk meningkatkan modal sedangkan penerbitan sukuk subordinasi masih dalam proses. The Bank has issued a Medium Term Notes Sharia Subordination (MTNS Subordination) as an effort to increase capital while the issuance of subordinated sukuk is still in process. Bank masih dalam proses mencari Investor Strategis Baru (New Strategic Investor) yang akan menempatkan dananya sebagai modal pada Perseroan. Bank is still in the process of seeking a New Strategic Investor who will place its funds as capital for the Company. 257
  258. RUPS Tahunan Tanggal 30 Maret 2017 Annual RUPS March 30 . 2017 Sudah (V)/Belum Terlaksana (X) Have/have not been done Hasil Keputusan Decisions Agenda 6 1. Mengesahkan penjaminan Aset Perseroan Yang Telah Dijaminkan berupa tagihan pembiayaan KPR iB milik Perseroan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (“PT SMF”) sebelumnya; dan 2. Menyetujui penjaminan Aset Perseroan Yang Akan Dijaminkan kepada PT SMF. Aset Perseroan Yang Akan Dijaminkan adalah tagihan pembiayaan KPR iB milik Perseroan yang akan dijaminkan Perseroan pada tahun 2017 ini hingga penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2018 yang akan datang kepada PT SMF baik dalam satu transaksi penjaminan atau lebih yang jumlahnya maksimum 75% (tujuh puluh lima persen) dari kekayaan bersih Perseroan berdasarkan hasil Audit Laporan Keuangan terakhir yang disahkan Rapat Umum Pemegang Saham. V Agenda 6 1. Ratified the guaranteed Assets of the Company in the form of the Company's iB KPR financing bill to the previous PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) ("PT SMF"); and 2. Approved the Company's Assets to be guaranteed to PT SMF. The Company's Assets to be Guaranteed are the Company's iB KPR financing bills which will be pledged by the Company in 2017 until the 2018 Annual General Meeting of Shareholders will come to PT SMF either in one guarantee transaction or more, the maximum amount of which is 75% (seventy-five percent) of the Company's net worth based on the results of the latest Financial Statement Audit that was ratified by the General Meeting of Shareholders. Agenda 7 • Menyetujui pengunduran diri Bapak Djaja Masurhun Tambunan dari jabatannya selaku Komisaris Independen Perseroan. • Menyetujui pemberhentian dengan hormat Bapak Saleh Ahmed Al-Ateeqi tersebut dari jabatannya selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan. • Menyetujui pengangkatan Bapak Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan sisa masa jabatan anggota Komisaris yang masih menjabat, yaitu sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun 2019. • Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mewakili pemegang saham untuk menandatangani perjanjian dengan anggota Dewan Komisaris sehubungan dengan pengangkatan mereka selaku anggota Dewan Komisaris. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan tersebut ke dalam akta Notaris dan memberitahukannya kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Telah dicatat dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 47 tanggal 30 Maret 2017. It has been noted in the Deed of Minutes of the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 47 dated 30 March 2017. • • • V Agenda 7 • Approved the resignation of Mr. Djaja Masurhun Tambunan from his position as the Independent Commissioner of the Company. • Approved the dismissal of Mr. Saleh Ahmed Al-Ateeqi with respect from his position as a member of the Board of Commissioners of the Company. • Approved the appointment of Mr. Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh as a member of the Board of Commissioners of the Company, from the closing of the Meeting up to the remaining term of office of Commissioners who are still in office, namely until the closing of the Company's Annual General Meeting of Shareholders in 2019. • Approved the authorization to the Board of Directors of the Company to represent shareholders to sign agreements with members of the Board of Commissioners in connection with their appointment as members of the Board of Commissioners. Tindak Lanjut Follow up • • • Perubahan Pengurus telah dicatat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 05 tanggal 6 April 2017 dan pemberitahuannya telah diterima Kementerian Hukum dan HAM tanggal 29 April 2017. Bapak Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh masih dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK. Pemberian kuasa kepada Direksi telah direalisasikan. Changes of the Management have been recorded in the Deed of Decision of the Decision of the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 05 April 6, 2017 and the notification was received by the Ministry of Justice and Human Rights on April 29, 2017. Mr. Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh is still in the process of the Capability and Compliance Assessment by OJK. Giving power to the Board of Directors has been realized. Approved the authorizationto the Board of Directors of the Company with the right of substitution, to restate the decision regarding changes in the composition of the Company's Board of Commissioners to the Notary deed and notify the competent authorities and in relation to the matter in accordance with the provisions of the laws and regulations apply. v = sudah terlaksana | x = belum terlaksana v = have been done | x = have not been done 7. Tindak Lanjut Hasil RUPS Luar Biasa Tanggal 20 September 2017 7. Follow-Up to Extraordinary GMS Results on September 20, 2017 Di tahun 2017, Perusahaan menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPS Tahunan pada tanggal 20 September 2017. Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Pengumuman kepada pemegang saham mengenai akan dilakukannya Pemanggilan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia, yaitu harian “Investor Daily” yang terbit pada tanggal 14 Agustus In 2017, the Company held 1 (one) Annual RUPS on September 20, 2017. In order to fulfill the provisions of the Financial Services Authority Regulation No. 32/ POJK.04/2014 concerning the Plan and Implementation of the General Meeting of Shareholders of the Public Company, Announcement to the shareholders regarding of the Meeting has been conducted by placing advertisements on 1 (one) Indonesian language daily newspaper, namely “Investor Daily” which was published on August 14, 2017. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded advertisement 258 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  259. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 2017 . Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pengumuman Rapat, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 2017. for the announcement of the Meeting, both in Indonesian and in English, through the website page of Bank Muamalat Indonesia on August 14, 2017. Sedangkan pemanggilan kepada pemegang saham mengenai penyelenggaraan Rapat telah dilakukan dengan memasang iklan pada 1 (satu) surat kabar harian yang sama tersebut di atas yang terbit pada tanggal 29 Agustus 2017. Bank Muamalat Indonesia juga telah mengunggah iklan pemanggilan Rapat serta penjelasan mata acara Rapat, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, melalui laman website Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2017. Whereas the summons to the shareholders regarding of the Meeting was conducted by placing advertisements on 1 (one) of the same daily newspaper mentioned above which was published on 29 August 2017. Bank Muamalat Indonesia has also uploaded an advertisement for summoning the Meeting and an explanation of the meeting agenda in Indonesian and in English, through the Bank Muamalat Indonesia website on August 29, 2017. Hasil Keputusan RUPSLB 2017 dan tindak lanjutnya oleh Manajemen Perusahaan adalah sebagai berikut: On the decision made 2017 general shareholders ‘ meeting and the follow-up by the management of the company is as follows: RUPS Luar Biasa Tanggal 20 September 2017 Extraordinary RUPS September 20, 2017 Sudah/Belum Terlaksana Have/have not been done Hasil Keputusan Decisions Agenda 1 Menyetujui pembagian dividen kepada Pemegang Saham Indonesia sebesar 5% (lima persen) dari Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2018, dengan memperhatikan persetujuan yang diperlukan, dan sisa dari Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2016 tersebut secara keseluruhan akan dipergunakan untuk cadangan umum Perseroan. Dengan demikian pemegang saham asing melepaskan haknya atas dividen tersebut. Agenda 1 Approved the distribution of dividends to Indonesian Shareholders in the amount of 5% (five percent) of the Company's Net Profit for 2018 Year, regarding of the necessary approvals, and the remainder of the Company's Net Profit for the Fiscal Year as a whole will be used for the Company's general reserves. Thus foreign shareholders give up their rights to the dividend. Laporan Tahunan 2018 Annual Report V Tindak Lanjut Follow up Pada tahun 2017 terdapat pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2016 sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 20 September 2017. In 2017 there was a cash dividend for the 2016 financial year in accordance with the results of the decision of the Extraordinary General Meeting of Shareholders on September 20, 2017. 259
  260. RUPS Luar Biasa Tanggal 20 September 2017 Extraordinary RUPS September 20 , 2017 Sudah/Belum Terlaksana Have/have not been done Hasil Keputusan Decisions Agenda 2 • Pemberhentian Bapak Ayuoob Akbar Qadri selaku Komisaris Perseroan. • Pengangkatan Bapak Mohamed Hedi Mejai sebagai anggota Dewan Komisaris yang baru menggantikan Bapak Ayuoob Akbar Qadri dengan ketentuan pengangkatan tersebut, akan berlaku efektif setelah Bapak Mohamed Hedi Mejai memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan dari OJK. • Mengusulkan nama Bapak Jimly Asshiddiqie untuk dipertimbangkan dalam penominasian berikutnya pada Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan sebagai Anggota Dewan Komisaris dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan termasuk POJK tentang Komite yang Menjalankan Fungsi Nominasi. • Pengangkatan Bapak Edy Setiadi sebagai Komisaris Independen Perseroan dengan ketentuan pengangkatan tersebut, akan berlaku efektif setelah Bapak Edy Setiadi memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan sebagai Komisaris Independen Perseroan dari OJK. • Pemberhentian Bapak Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman selaku Direktur Utama Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan atas jasa beliau selama ini unluk kemajuan Perseroan. • Pengangkatan Bapak Achmad Kusna Permana sebagai Direktur Utama Perseroan, dengan ketentuan pengangkatan tersebut akan berlaku efektif setelah Bapak Achmad Kusna Permana memperoleh penetapan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan sebagai Direktur Utama Perseroan dari OJK serta setelah pengunduran diri Bapak Achmad Kusna Permana dari perusahaan sebelumnya di mana Bapak Achmad Kusna Permana bekerja disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham perusahaan tersebut. • Penetapan Bapak Purnomo Budiwibowo Soetadi sebagai Pelaksana Tugas (Acting) Direktur Utama Perseroan. • Pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mewakili pemegang saham untuk menandatangani perjanjian dengan Bapak Mohamed Hedi Mejai dan Bapak Edy Setiadi sehubungan dengan pengangkatannya selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan dan untuk mewakili pemegang saham untuk menandatangani perjanjian dengan Bapak Achmad Kusna Permana sehubungan dengan pengangkatannya selaku Direktur Utama Perseroan. • Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menyatakan kembali keputusan berkenaan dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut ke dalam akta Notaris dan memberitahukannya kepada pihak yang berwenang dan sehubungan dengan hal tersebut untuk melakukan sagala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Agenda 2 • Dismissal of Mr Ayuoob Akbar Qadri as Commissioner of the Company. • The appointment of Mr. Mohamed Hedi Mejai as a member of the Board of Commissioners who recently replaced Mr Ayuoob Akbar Qadri. The appointment will be effective after Mr. Mohamed Hedi Mejai obtained a determination to pass the Capability and Compliance Assessment as a member of the Board of Commissioners of the OJK • Propose Mr. Jimly Asshiddiqie to be nominated in the Nomination and Remuneration Committee of the Company as a Member of the Board of Commissioners while observing the laws and regulations including POJK regarding the Committee that Performs Nominating Functions. • The appointment of Mr. Edy Setiadi as an Independent Commissioner of the Company will be effective after Mr. Edy Setiadi obtained a determination to pass the Capability and Compliance Assessment as an Independent Commissioner of the Company from the OJK. • Dismissal of Mr. Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman as President Director of the Company as of the closing of the Meeting accompanied by gratitude and appreciation for his services so far for the progress of the Company. • Appointed Mr. Achmad Kusna Permana as President Director of the Company. It will be effective after Mr. Achmad Kusna Permana obtained a determination to pass the Compliance and Compliance Assessment as President Director of the Company from OJK and after Mr. Achmad Kusna Permana's resignation from the previous company where Mr. Achmad Kusna Permana worked approved by the company's General Meeting of Shareholders. • Determination of Mr. Purnomo Budiwibowo Soetadi as Acting (Acting) Director of the Company. • Gave authorization to Directors of the Company to represent shareholders to sign agreements with Mr. Mohamed Hedi Mejai and Mr. Edy Setiadi in connection with his appointment as a member of the Company's Board of Commissioners and to represent shareholders to sign an agreement with Mr. Achmad Kusna Permana in connection with his appointment as President Director Company. • Approved authorization to the Company's Board of Directors with substitution rights, to restate the decision regarding changes in the composition of the Board of Commissioners and Board of Directors of the Company to the Notary deed and notify the competent party and in connection with the matter in accordance with provisions of applicable laws and regulations. 260 Tindak Lanjut Follow up • • • • V • • • • • • Perubahan pengurus telah dicatat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 08 tanggal 9 Oktober 2017. Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bapak Mohamed Hedi Mejai masih dalam proses. Bapak Edy Setiadi telah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK tanggal 2 Maret 2018. Bapak Bapak Achmad Kusna Permana telah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK tanggal 27 Februari 2018. Pemberian kuasa kepada Direksi telah direalisasikan. Changes to management have been recorded in the Deed of Decision of the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 08 dated 9 October 2017. Capability and Compliance Assessment Mr. Mohamed Hedi Mejai is still in the process. Mr. Edy Setiadi has passed the OJK's Capability and Compliance Assessment on March 2, 2018. Mr. Bapak Achmad Kusna Permana has passed the OJK's Capability and Compliance Assessment on February 27, 2018. Giving authorization to the Board of Directors has been realized. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  261. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance RUPS Luar Biasa Tanggal 20 September 2017 Extraordinary RUPS September 20 , 2017 Sudah/Belum Terlaksana Have/have not been done Hasil Keputusan Decisions Agenda 3 • Menyetujui Peningkatan Modal Dasar Perseroan sehingga menjadi Rp11.000.000.000.000 (sebelas trilyun rupiah) dengan cara menerbitkan saham baru Seri B yang akan ditambahkan dan ditempatkan dalam portepel sebanyak 80.000.000.000 (delapan puluh miliar) saham. • Dengan catatan dari pemegang saham Indonesia, untuk rencana peningkatan Modal Dasar tersebut, jika diperlukan, Perseroan akan mangeluarkan dahulu sebanyak 18.965.648.490 (delapan belas milyar sembilan ratus enam puluh lima juta enam ratus empat puluh delapan ribu empat ratus sembilan puluh) saham Seri B yang ada dalam portopel saat ini dan/atau menerbitkan subordinate debt. • Menyetujui pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas VI dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) (“PUT VI”). • Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris yang saat ini anggotanya yang telah efektif terdiri dari: • Prof. DR. Anwar Nasution; dan • Iggi Haruman Achsien. • untuk bersama-sama dengan: • Edy Setiadi; • Mohamed Heidi Mejai; • Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh; dan • Abdulwahab Abed; • menyetujui dengan suara bulat penetapan harga pelaksanaan yang akan dimuat dalam Prospektus PUT VI. • Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi, untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan PUT VI. • Dengan ketentuan bahwa, khusus untuk penetapan jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor serta perubahan Modal Dasar Perseroan (jika diperlukan) dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris. Agenda 3 • Approved the increase in the Company's capital to become Rp11,000,000,000,000 (eleven trillion rupiah) by issuing new Series B shares which will be added and placed in a port as much as 80,000,000,000 (eighty billion) shares. With a note from the Indonesian shareholders, for the planned increase in the Basic Capital, the Company will first issue 18,965,648,490 (eighteen billion nine hundred sixty five million six hundred forty eight thousand four hundred and ninety) Series B shares which is in the current porter and/or issues a subordinate debt. • Approved the implementation of the Rights Issue VI with Preemptive Rights (HMETD) ("PUT VI"). • Approved the delegation of authority to the Board of Commissioners whose current effective members consist of: • Prof. DR. Anwar Nasution; and • Iggi Haruman Achsien • together with: • Edy Setiadi; • Mohamed Heidi Mejai; • Abdulsalam Mohammad Joher Al-Saleh; and • Abdulwahab Abed; • Unanimously approved the implementation of pricing that will be included in the Prospective Prospectus VI. • Gave authorizationto the Board of Directors of the Company, with the right of substitution, to do every action needed in connection with PUT VI. • Spesificallyfor the determination of the amount of Issued and Paid-up Capital as well as changes in the Company's authorized capital (if needed) is carried out by the Board of Directors with the approval of the Board of Commissioners. V Tindak Lanjut Follow up • • V • • Peningkatan modal Perseroan telah dicatat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 35 tanggal 16 Oktober 2017, dan telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM tanggal 26 Oktober 2017. Proses Penawaran Umum Terbatas VI dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) (“PUT VI”) masih berlanjut. Bank sedang melakukan komunikasi dengan beberapa investor yang berminat untuk berinvestasi di Bank Muamalat Indonesia. The increase of the Company's capital has been recorded in the Deed of Decision of the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk No. 35 dated 16 October 2017, and was approved by the Ministry of Law and Human Rights on 26 October 2017. The process of the Rights Issue VI with Pre-emptive Rights ("Rights") continues. "The Bank is in communication with several investors who are interested in investing in Bank Muamalat Indonesia. v = sudah terlaksana | x = belum terlaksana v = have been done | x = have not been done Laporan Tahunan 2018 Annual Report 261
  262. Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Undang-Undang No . 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah telah mengatur bahwa kegiatan usaha bank syariah harus berdasarkan kepada prinsip syariah yaitu fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang dalam hal ini adalah Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN – MUI). Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai organ Bank yang bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan prinsip syariah. Hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah dilaporkan kepada Direktur Utama untuk selanjutnya disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setiap semester. The 2008 Law No. 21 on Sharia Banking stipulates that all sharia banking transactions must comply with sharia principles, which are the fatwas issued by the National Sharia Council Majelis Ulama Indonesia (“DSN-MUI”). DSN-MUI assigns Sharia Supervisory Board in every Sharia Bank as an organ in charge of providing recommendations and suggestion to the Board of Directors and supervising the Banks’ activities so that the Banks’ activities are in compliance with Sharia principles. The supervision results of Sharia Supervisory Board are reported to President Director to be further submitted to OJK every semester. Dasar Hukum Legal Basis Dasar pembentukan dan pelaksanaan tugas Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia didasarkan pada beberapa ketentuan sebagai berikut: 1. Undang Undang RI No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 2. Undang Undang RI No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. 3. Peraturan Bank Indonesia No. 11/3/PBI/2009 tentang Bank Umum Syariah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank Indonesia No. 15/13/PBI/2013. 4. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 5. Anggaran Dasar Bank Muamalat Indonesia. Establishment and execution of duties of Bank Muamalat’s Sharia Supervisory Board are based on several provisions as follows: 1. The 2007 Law No. 40 on Limited Liability Company. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Pengawas Syariah Guidelines and Work Rules of the Sharia Supervisory Board Pedoman dan tata tertib kerja Dewan Pengawas Syariah tertuang dalam Board Manual Bank Muamalat Indonesia yang mencakup Fungsi, Persyaratan, Komposisi, Pengangkatan, Rangkap Jabatan, Masa Jabatan dan Pemberhentian, Program Orientasi Dan Peningkatan Kapabilitas, Standar Etika Dewan Pengawas Syariah, Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas Syariah, Tata Kerja Dewan Pengawas Syariah, Pembagian Tugas Dewan Pengawas Syariah, Rapat Dewan Pengawas Syariah, Hubungan Kerja dengan Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaporan Dewan Pengawas Syariah, Hak Kompensasi Dewan Pengawas Syariah dan Evaluasi Kinerja Dewan Pengawas Syariah. Guidelines and work rules of the Sharia Supervisory Board are contained in the Board Manual of Bank Muamalat Indonesia covering Functions, Requirements, Composition, Appointment, Concurrent Position, Term and Dismissal, Orientation and Capability Development Program, Sharia Supervisory Board’s Code of Ethics, Duties and Responsibilities of Sharia Supervisory Board, Work Rules of Sharia Supervisory Board, Segregation of Duties of Sharia Supervisory Board, Sharia Supervisory Board Meeting, Work Relationship with Board of Commissioners and Board of Directors, Report of Sharia Supervisory Board, Sharia Supervisory Board’s rights for compensation, Rights, and Performance Evaluation of Sharia Supervisory Board. Kriteria Anggota Dewan Pengawas Syariah Criteria for the Sharia Supervisory Board Members 1. memiliki akhlak dan moral yang baik; 2. memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perbankan syariah dan peraturan perundang-undangan lain yang berlaku; 3. memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan Bank yang sehat dan tangguh (sustainable); 4. tidak termasuk dalam Daftar Tidak Lulus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan. 5. memiliki keahlian di bidang fiqih mu’amalah; 6. memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang syariah mu’amalah dan pengetahuan di bidang perbankan dan/ atau keuangan secara umum; 7. jika diperlukan anggota DPS dapat pula memiliki keahlian selain fiqih mu’amalah, tetapi harus memiliki pengalaman di bidang perbankan dan atau lembaga keuangan syariah. 8. tidak termasuk dalam daftar kredit/pembiayaan macet; dan 1. Have a good character and moral; 2. Have a commitment to complying with sharia banking regulations and other applicable laws and regulations; 262 2. The 2008 Law No. 21 on Sharia Banking. 3. Bank Indonesia Regulation No. 11/3/PBI/2009 concerning Sharia Commercial Banks as amended by Bank Indonesia Regulation no. 15/13/PBI/2013. 4. Bank Indonesia Regulation No. 11/33/PBI/2009 concerning Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units. 5. The Articles of Association of Bank Muamalat Indonesia. 3. Have a high commitment to the development of a healthy and sustainable Bank; 4. Not included in the Disqualified List as regulated in the stipulations concerning the fit and proper test determined by by Bank Indonesia and/or the Financial Services Authority; 5. Have expertise in fiqih mu’amalah; 6. Have knowledge and experience in the field of sharia mu’amalah and knowledge in banking and/or finance in general; 7. If required members of Sharia Supervisory Board (SSB) may also have expertise other than fiqih mu’amalah, but must have experience in banking and or sharia financial institution; 8. Not included in the list of non-performing loan/financing; and PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  263. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 9 . tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi pemegang saham, anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir sebelum dicalonkan. 9. Never been declared bankrupt or become a shareholder, a member of the Board of Commissioners or a member of the Board of Directors who is found guilty of causing a company to be declared bankrupt within the last 5 (five) years before being nominated. Komposisi Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Composition Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 11/3/ PBI/2009 tanggal 29 Januari 2009 tentang Bank Umum Syariah Pasal 36 (1) bahwa jumlah anggota Dewan Pengawas Syariah paling kurang 2 (dua) orang atau paling banyak 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota Direksi. Mempertimbangkan skala bisnis Bank Muamalat Indonesia dan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah terhadap jumlah anggota Direksi, Bank Muamalat Indonesia menetapkan jumlah anggota Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang dengan susunan 1 (satu) orang ketua dan 2 (dua) orang anggota dan seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia telah efektif menjabat karena seluruhnya telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Based on Bank Indonesia Regulation No. 11/3/PBI/2009 dated 29 January 2009 concerning Sharia Commercial Banks Article 36 (1) that the number of members of the Sharia Supervisory Board is at least 2 (two) people or a maximum of 50% (fifty percent) of the total members of the Board of Directors. Considering the business scale of Bank Muamalat and the composition of members of the Sharia Supervisory Board on the number of members of the Board of Directors, Bank Muamalat determines the number of the Sharia Supervisory Board are 3 (one) chairman and 2 (two) members and all members of the Supervisory Board Syariah Bank Muamalat has been effectively officiate because all of them have obtained approval from the Financial Services Authority. Susunan anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia periode tahun 2018 adalah sebagai berikut: Composition of Bank Muamalat Indonesia Sharia Supervisory Board members for the 2018 period is as follows: Nama Name Prof.DR. (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Jabatan Position Ketua Chairman Anggota Member Anggota Member Independensi dan Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Syariah Independence and Concurrent Position of Sharia Supervisory Board Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia menjunjung tinggi prinsip independensi dalam melaksanakan tugasnya melakukan pengawasan terhadap kegiatan Bank agar sesuai dengan prinsip syariah. Dewan Pengawas Syariah senantiasa mengutamakan kepentingan Bank di atas kepentingan pribadi dan menjaga agar dalam melaksanakan tugasnya tidak dipengaruhi oleh pihak manapun. Sharia Supervisory Board (“SSB”) of Bank Muamalat Indonesia upholds the principle of independence in performing its duties to supervise the Bank’s activities in accordance with sharia principles. The Sharia Supervisory Board always prioritizes the interests of the Bank above personal interests and keeps the performance of its duties not being influenced by any party. Sesuai Peraturan Bank Indonesia No. 11/3/PBI/2009 Pasal 36 (2), anggota Dewan Pengawas Syariah hanya dapat merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah paling banyak pada 4 (empat) lembaga keuangan syariah lain. Dalam rangka memenuhi ketentuan rangkap jabatan tersebut, Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah di lembaga keuangan syariah lain tidak lebih dari 4 (empat) lembaga dengan rincian sebagai berikut: In accordance with Bank Indonesia Regulation No. 11/3/PBI/2009 Article 36 (2), members of the Sharia Supervisory Board can only hold concurrent positions as members of the Sharia Supervisory Board at most 4 (four) other Islamic financial institutions. In order to fulfill the Concurrent Positions provisions, the Bank Muamalat Sharia Supervisory Board concurrently serves as a member of the Sharia Supervisory Board in other sharia financial institutions not more than 4 (four) institutions with the following details: Laporan Tahunan 2018 Annual Report 263
  264. Nama Name Nama Lembaga / Perusahaan Name of Institution / Company Bidang Usaha Business Field Perbankan PT Bank BNI Syariah Banking PT Bank Mega Syariah Indonesia Perbankan Banking Prof. DR. (HC) KH. Ma’ruf Amin Perbankan PT Bank Mandiri Syariah Banking Asuransi PT BNI Life Insurance Insurance PT Adira Dinamika Multifinance Tbk Dr. Oni Sahroni, MA. PT BNP Paribas Investment Partners PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Unit Usaha Syariah) Indo Mobil Finance Indonesia Syariah Drs. Sholahudin Al-Aiyub, M.Si Suzuki Finance Indonesia Syariah PT Reasuransi Syariah Indonesia (dikenal dengan ReINDO Syariah) PT Bank Maybank Syariah Indonesia Multifinance Multifinance Manajer Investasi Investment Manager Perbankan Banking Multifinace Multifinance Multifinace Multifinance Reasuransi Reinsurance Perbankan Banking Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas Syariah Duties and Responsibilities of the Sharia Supervisory Board Anggota Dewan Pengawas Syariah wajib menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Dewan Pengawas Syariah memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: 1. Memberikan nasihat dan saran kepada Direksi mengenai hal-hal yang terkait dengan aspek syariah. 2. Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk yang telah dikeluarkan Bank Muamalat Indonesia. 3. Sebagai mediator antara Bank Muamalat Indonesia dengan DSN-MUI dalam mengkomunikasikan usul dan saran pengembangan produk dan jasa dari Bank Muamalat Indonesia yang memerlukan kajian dan fatwa dari DSNMUI. 4. Mengawasi proses pengembangan produk baru dan kegiatan Bank Muamalat Indonesia agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI. 5. Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru Bank Muamalat Indonesia yang belum ada fatwanya. 6. Sebagai perwakilan DSN-MUI yang ditempatkan di Bank Muamalat Indonesia, Dewan Pengawas Syariah wajib melaporkan atas hasil pengawasannya kepada DSN-MUI dan Otoritas Jasa Keuangan dalam waktu 6 (enam) bulan sekali. 7. Memberikan opini dari aspek syariah terhadap pelaksanaan operasional Bank Muamalat Indonesia secara keseluruhan dalam laporan publikasi Bank Muamalat Indonesia. 8. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan prinsip syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank Muamalat Indonesia. SSB members shall provide sufficient time to carry out their duties and responsibilities optimally. SSB has the following duties and responsibilities: 264 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Give counsel and advice to the Board of Directors regarding matters related to sharia aspects; Assess and ensure the sharia principles compliance of operational guidelines and products issued by Bank Muamalat Indonesia; Act as a mediator between Bank Muamalat Indonesia with DSN-MUI in communicating the proposals and suggestions on development of products and services of Bank Muamalat Indonesia that require further recomendation and fatwa from DSN-MUI; Supervise the development process of new products and activities of Bank Muamalat Indonesia to comply with the fatwas of DSN-MUI; Propose for fatwas from DSN-MUI for new products of Bank Muamalat Indonesia for which no fatwa has been issued; As representatives of DSN-MUI assigned at Bank Muamalat Indonesia, the SSB is obliged to report the results of their supervision to the DSN-MUI and the Financial Services Authority once in every 6 (six) months; Provide comprehensive opinions from sharia perspectives on the entire Bank Muamalat Indonesia operations in the Bank’s publication reports; Conduct periodic review of compliance with sharia principles in the context of fund raising and fund distribution as well as services offered by Bank Muamalat Indonesia; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  265. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 9 . Memberikan opini aspek syariah atas temuan/ penyimpangan yang dijumpai oleh Unit Kerja Internal Audit. 10. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah dari satuan kerja di Bank Muamalat Indonesia dalam rangka pelaksanaan tugasnya. 9. Provide opinions from sharia perspectives on findings/ deviation found by the Internal Audit; and Dalam melakukan pengawasan terhadap proses pengembangan produk baru Bank Muamalat Indonesia, Dewan Pengawas Syariah melakukan hal hal sebagai berikut: 1. Meminta penjelasan dari pejabat Bank Muamalat Indonesia yang berwenang mengenai tujuan, karakteristik, dan akad yang digunakan dalam produk baru yang akan dikeluarkan. 2. Memeriksa apakah terhadap akad yang digunakan dalam produk baru telah terdapat fatwa DSN-MUI, a. Dalam hal telah terdapat fatwa, maka Dewan Pengawas Syariah melakukan analisis atas kesesuaian akad produk baru dengan fatwa DSN- MUI. b. Dalam hal belum terdapat fatwa, maka Dewan Pengawas Syariah mengusulkan kepada Direksi Bank untuk melengkapi akad produk baru dengan fatwa dari DSN-MUI. 3. Mereview sistem dan prosedur produk baru yang akan dikeluarkan terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah. 4. Memberikan pendapat syariah atas produk baru yang akan dikeluarkan. In supervising the development process of new products to be provided by Bank Muamalat Indonesia, the SSB do the following: Dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan Bank Muamalat Indonesia, Dewan Pengawas Syariah melakukan halhal sebagai berikut: 1. Menganalisis laporan yang disampaikan oleh dan/atau yang diminta dari Direksi, pelaksana fungsi audit intern dan/atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank. 2. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi yang akan diperiksa dengan memperhatikan kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah dari masing- masing kegiatan. 3. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik (sampel) untuk mengetahui pemenuhan Prinsip Syariah sebagaimana dipersyaratkan dalam SOP, antara lain: a. Ada tidaknya bukti pembelian barang, untuk akad murabahah sebagai bukti terpenuhinya syarat jual-beli murabahah. b. Ada tidaknya laporan usaha nasabah, untuk akad mudharabah/musyarakah, sebagai dasar melakukan perhitungan distribusi bagi hasil. 4. Melakukan inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan dan/atau konfirmasi kepada karyawan Bank Muamalat Indonesia dan/atau nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan dokumen, apabila diperlukan. 5. Melakukan review terhadap prosedur terkait aspek syariah apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan dimaksud. 6. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank. 7. Melaporkan hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah kepada Direksi dan Dewan Komisaris. In supervising the activities of Bank Muamalat Indonesia, the SSB performs the following activities accordingly: Pembagian Tugas Dewan Pengawas Syariah Segregation of Sharia Supervisory Board Duties Dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Pengawas Syariah melakukan pembagian tugas sebagai berikut: In order to carry out its duties and responsibilities, SSB segregates its tasks with details as follows: Laporan Tahunan 2018 Annual Report 10. Request data and information related to sharia aspects of work units at Bank Muamalat Indonesia for the purpose of implementing their duties. 1. Ask for explanation from Bank Muamalat Indonesia’s competent authorities on purpose, characteristics, and covenants that are used in new products to be provided; 2. Examine whether the akad (covenant) used for a new product has obtained the fatwa from DSN-MUI; a. SSB shall make analysis of the conformity of a new product akad with DSN-MUI’s fatwas. b. In the event no fatwa is available, then the SSB shall propose to the Board of Directors to complete the new product akad with fatwa from DSN-MUI. 3. Review systems and procedures for new products to be offered in terms of comply with Sharia Principles; and 4. Give sharia opinions new products to be offered; 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Analyze the reports submitted by and/or requested by the Board of Directors, the internal audit function and/or compliance function to know the quality of the fulfillment of Sharia Principles on funding, financing and services of the Bank; Determine the number of sample transactions to be examined with due regard to the quality of implementation of Sharia Principle fulfillment from each activity; Examine the transaction documents that have been tested (sample) to ensure comply with Sharia Principles as required in the SOP, including: a. The presence or absence of proof of purchase of goods, to murabahah contract as proof of fulfillment of terms of buying and selling murabahah. b. The presence or absence of a customer’s business report, for mudharabah/ musyarakah contract, as the basis for calculating the distribution of profit sharing. Conduct inspections, observations, inquiries and/or confirmation to Bank Muamalat Indonesia’s employees and/ or clients to strengthen the results of the examination of documents, when deemed necessary; Review the procedures related to sharia aspects when there is indications of discrepancy in the implementation of Sharia Principle on the referred activities; Give sharia opinion on funding and financing activities as well as the Bank’s services; and Report the result of supervision conducted by SSB to the Board of Directors and Board of Commissioners. 265
  266. 1 . Ketua Dewan Pengawas Syariah mempunyai tugas: a. Memimpin semua kegiatan anggota Dewan Pengawas Syariah. b. Menyusun program kerja pelaksanaan tugasnya. c. Memimpin rapat Dewan Pengawas Syariah. d. Menetapkan pembagian tugas para anggota Dewan Pengawas Syariah. 2. Anggota Dewan Pengawas Syariah mempunyai tugas: a. Membantu Ketua Dewan Pengawas Syariah dalam melaksanakan tugasnya menurut pembidangan yang telah ditetapkan oleh ketua Dewan Pengawas Syariah. b. Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua Dewan Pengawas Syariah. 1. Dewan Pengawas Syariah senantiasa memastikan seluruh transaksi di Bank Muamalat Indonesia dijalankan sesuai dengan fatwa yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional serta senantiasa mengawasi kegiatan usaha Bank dan memberikan opini mengenai kemurnian prinsip syariah yang dianut. SSB must always ensure that all transactions made by Bank Muamalat Indonesia are executed in accordance with the fatwa’s issued by the National Sharia Council, and shall maintain the Bank’s business activities and give opinions on the clarity of the adopted sharia principles. Hubungan Kerja Antara Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Direksi Work Relationships Between Sharia Supervisory Board, Board of Commissioners and Board of Directors Hubungan kerja Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Direksi adalah hubungan check and balance dengan tujuan akhir untuk kemajuan Bank Muamalat Indonesia serta pelaksanaan operasional Bank Muamalat Indonesia yang sesuai dengan prinsip syariah dan senantiasa mematuhi (comply) peraturan dan perundang-undangan yang berlaku termasuk penerapan GCG. Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan Direksi sesuai dengan fungsinya masing-masing mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kelangsungan usaha Bank Muamalat dalam jangka panjang tercermin pada: 1. Terpeliharanya kesehatan Bank Muamalat Indonesia sesuai prinsip kehati-hatian dan mematuhi (comply) terhadap prinsip syariah Islam serta peraturan dan perundangundangan yang berlaku; 2. Terlaksananya dengan baik pengendalian internal (internal control) dan manajemen risiko (risk management); 3. Terlindunginya kepentingan stakeholders secara wajar; 4. Terpenuhinya pelaksanaan Good Corporate Governance; dan 5. Terlaksananya suksesi kepemimpinan dan kontinuitas Manajemen di semua lini organisasi. Work relationship between Sharia Supervisory Board, the Board of Commissioners and Board of Directors is a check and balance relationship with the ultimate goal of achieving Bank Muamalat Indonesia’s advancement and operational implementation comply with with sharia principles and prevailing laws and regulations, including the implementation of GCG. Sharia Supervisory Board, Board of Commissioners and Board of Directors in accordance with their respective functions have responsibility to maintain the business sustainability of Bank Muamalat Indonesia in the long-term as reflected in: 1. Bank Muamalat Indonesia’s soundness in accordance with the principle of prudence and comply to the principles of Islamic sharia and regulations and legislation in force; Kebijakan Pengawasan Dewan Pengawas Syariah Supervision Policy of Sharia Supervisory Board Dalam melakukan pengawasan, Dewan Pengawas Syariah dibantu oleh Sharia Compliance Officer sebagai liaison officer yang antara lain bertugas untuk mendokumentasikan rincian kegiatan dengan baik melalui kertas kerja pengawasan. Kertas kerja tersebut kemudian dituangkan dalam Laporan Pengawasan Dewan Pengawas Syariah periode semesteran yang disampaikan kepada Direksi Bank Muamalat Indonesia, DSN - MUI dan Otoritas Jasa Keuangan. In conducting supervision, the Sharia Supervisory Board is assisted by the Sharia Compliance Officer as liaison officer who, among other, is tasked with documenting the details of the activity well on the supervision working paper. The working papers are then set forth in the Supervisory Report of Sharia Supervisory Board submitted to the Board of Directors of Bank Muamalat Indonesia, DSN-MUI and the Financial Services Authority. 266 SSB Chairman is obliged to: a. Lead all activities of SSB members. b. Arrange SSB work programs implementation. c. Chairman SSB meetings. d. Determine segregation of duties among SSB members. 2. 2. 3. 4. 5. The members of the SSB are obliged to: a. Assist the SSB Chairman in carrying out his duties according to the job descriptions set by the SSB Chairman. b. Perform other tasks assigned by the SSB Chairman. the implementation of both internal control and risk management;; The fairly protection of the interests of stakeholders; the fulfillment of the implementation of Good Corporate Governance; and Succession of leadership and continuity of Management in all lines of organization. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  267. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Rapat Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Meeting Sesuai Peraturan Bank Indonesia No . 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dan Board Manual Bank Muamalat Indonesia, Dewan Pengawas Syariah wajib menyelenggarkan rapat Dewan Pengawas Syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. In accordance with Bank Indonesia Regulation No. 11/33/ PBI/2009 concerning Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units and Bank Muamalat Manual Board, Sharia Supervisory Board must hold Sharia Supervisory Board meetings at least 1 (one) time in 1 (one) month. Materi-materi yang dibahas dalam rapat Dewan Pengawas Syariah sesuai Board Manual Bank Muamalat Indonesia Syariah antara lain: 1. Hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan produk baru dan hasil review produk yang telah ada antara lain mengenai tujuan, karakteristik dan akad yang digunakan sesuai dengan prinsip syariah. 2. Pengajuan aktivitas baru dan review aktivitas Bank yang telah berjalan dari aspek syariah. 3. Permasalahan yang timbul akibat aktivitas Bank yang membutuhkan opini dari DPS. 4. Hasil temuan syariah dari auditor, baik auditor eksternal maupun auditor internal. The materials discussed in the Sharia Supervisory Board meeting according to the Muamalat Syariah Bank’s Manual Board include: 1. Matters relating to the development of new products and the results of existing product reviews include the objectives, characteristics and contracts used in accordance with sharia principles. 2. Submission of new activities and review of Bank activities that have been running from sharia aspects. 3. Problems arising from the activities of the Bank that require opinions from the DPS. 4. Sharia findings from auditors, both external auditors and internal auditors. Pengambilan keputusan rapat musyawarah mufakat. Apabila keputusan terdapat perbedaan pendapat tersebut dicantumkan alasannya. DPS dilakukan berdasarkan dalam proses pengambilan pendapat, maka perbedaan dalam risalah rapat beserta Decision making on DPS meetings is based on consensus agreement. If there are differences of opinion in the decisionmaking process, the differences of opinion are included in the minutes of the meeting along with the reasons. Frekuensi dan rekapitulasi kehadiran anggota Dewan Pengawas Syariah pada Rapat Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut: The frequency and recapitulation of the attendance of Sharia Supervisory Board members at the Sharia Supervisory Board Meeting are as follows: Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Pengawas Syariah Frequency and Attendance of Sharia Supervisory Board Meetings Nama Name Jabatan Position Ketua Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin Chairman Anggota DR. H. Oni Sahroni MA Mamber Anggota Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Mamber Jumlah Rapat Number of Meeting Jumlah Kehadiran Number of Attendance Tingkat Kehadiran Percentage of Attedance (%) 12 11 92% 12 12 100% 12 12 100% Selama tahun 2018, Dewan Pengawas Syariah telah menyelenggarakan rapat Dewan Pengawas Syariah sebanyak 12 (dua belas) kali. Throughout 2018, the Sharia Supervisory Board has held a Shariah Supervisory Board meeting of 12 (twelve) times. Agenda dan peserta rapat Dewan Pengawas Syariah Agenda and Participants of the Sharia Supervisory Board Meeting Agenda Rapat Meeting Agenda Tanggal Date • 10 Januari 2018 • Pembahasan tentang Tsaman berupa Perjumpaan Utang (Bai’ Al Muqashshah) Discussion of the Tsaman in the form of a Debt Encounter (Bai ’Al Muqashshah) Laporan Tahunan 2018 Annual Report Peserta Rapat Participant Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si 267
  268. Agenda Rapat Meeting Agenda Tanggal Date 2 Februari 2018 • • • • • • • • • • • 15 Maret 2018 • • • • • • • • • • • • • Laporan Konsultasi Syariah Periode Maret - April 2018 Sharia Consultation Report for the period March - April 2018 • • Penetapan Lokasi Uji Petik DPS di Semester II 2018 Perpanjangan program Income Smoothing Deposito Super Berkah Determination of DPS sample test Locations in Semester II 2018 Extension of the Income program Smoothing Super Blessing Deposit • • • • • • 31 Mei 2018 29 Juni 2018 • • • • Praktek Perjumpaan Utang Pada Fasilitas LF Murabahah Revolving Laporan Konsultasi Syariah Periode Januari - Februari 2018 Inisiatif ILHAM (Investasi Logam mulia Halal Muamalat) Debt Encounter Practices at the Revolving LF Murabahah Facility Sharia Consultation Report for the period January - February 2018 ILHAM Initiative (Muamalat Halal Metal Investment) • • • • Deposito on Call Percepatan Transaksi 2nd Leg Repo Syariah Deposit on Call Acceleration of Transactions in Sharia 2nd Leg Repo • • • • • Tabungan Prima Berhadiah Wakaf Pemberian Bonus Deposito Program Sponsorship 2018 Pemberitaan Kasus Fraud kepada Karyawan Kumpulan Permasalahan dalam Implementasi Fatwa DSN Prime Savings with Waqf Prizes Provision of Deposit Bonuses 2018 Sponsorship Program Reporting on Fraud Cases to Employees series of Problems in the Implementation of DSN Fatwa • 23 Juli 2018 • • • 6 Agustus 2018 24 September 2018 • • • • • 268 Sukuk Mudharabah Subordinasi Bank Muamalat Indonesia Tahun 2018 Special Pricing Deposito e-Masjid Implementasi Akad Qardh pada Produk Tabungan & Giro di Cabang Kuala Lumpur Benefit Free Transfer, Biaya Layanan VA/CMS & Buku Cek/BG Laporan Konsultasi Syariah periode Januari - Februari 2018 Sukuk Bank Muamalat Indonesia in 2018 Special Pricing of Deposits e-Masjid Implementation of the Qardh Agreement on Savings & Current Products at the Kuala Lumpur Branch Free Transfer Benefits, VA/CMS Service Fees & Check/BG Books Sharia Consultation Report period January - February 2018 Skema Transaksi Mudharabah Muqayyadah dengan Underlying Sukuk Pemerintah Obyek MMQ Refinancing Penyerahan Laporan Realisasi Bagi Hasil Akad Musyarakah/Mudharabah Usulan Pengembangan Produk MMQ Non Aset Usulan Akad Qardh pada Produk Tabungan & Giro Ketentuan Penggunaan Asuransi Konvensional The Muqayyadah Mudharabah Transaction Scheme with Government Sukuk Underlying MMQ Refinancing Object Submission of Realization of Musyarakah/Mudharabah Contract Realization Report Proposed MMQ Non Asset Product Development Proposed Qardh Agreement on Savings & Current Products Provisions for the Use of Conventional Insurance • • 30 April 2018 Laporan Financial Highlight BMI Posisi Desember 2017 Layanan Satu Atap Kemenag Laporan Konsultasi Syariah Periode September – Desember 2017 MI Highlight Financial Report Position December 2017 Ministry of Religion One stop service Sharia Consultation Report September - December 2017 Peserta Rapat Participant Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  269. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Agenda Rapat Meeting Agenda Tanggal Date 29 Oktober 2018 • • • • Pembahasan Skema Buyback Repo BPKH Laporan Konsultasi Syariah Periode Juli – Oktober 2018 Discussion of the BPKH Repo Buyback Scheme Report on Sharia Consultation for the period July - October 2018 • Pertukaran aset underlying mudharabah muqayadah SMF Skema MMQ pencairan bertahap Pencantuman formulasi nisabah dan angsuran MMQ Program tabungan ultimate prima dan giro super berkah Program hadiah atas pembelian sukuk pemerintah Exchange of SMF underlying mudharabah muqayadah assets Gradual liquefaction MMQ scheme Inclusion of nisabah formulations and MMQ installments The ultimate prime savings program and super blessed current account Prize program for purchasing government sukuk • • • 28 November 2018 • • • • • • • • • 28 Desember 2018 Peserta Rapat Participant • • • Perpanjangan implementasi deposito income smoothing Mekanisme tukar tambah obyek KPR/KPA inden Laporan Konsultasi Syariah Periode November – Desemer 2018 Extension of the implementation of income smoothing deposits Mechanism of exchange of KPR/KPA indent objects Report on Sharia Consultation for the November Period Desemer 2018 DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin DR. H. Oni Sahroni MA Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si Selain rapat rutin DPS, rapat DPS bersama dengan Direksi dan rapat DPS bersama dengan Dewan Komisaris diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan. Pelaksanaan rapat DPS bersama dengan Direksi dan rapat DPS bersama dengan Dewan Komisaris dilakukan secara gabungan. Dalam rapat gabungan dengan Dewan Komisaris dan Direksi dibahas mengenai kondisi Bank Muamalat Indonesia dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. In addition to SSB regular meetings, SSB joint meetings with the Board of Directors and Board of Commissioners are organized as needed. Implementation of SSB joint meetings with the Board of Directors and Board of Commissioners shall be conducted simultaneously. The condition of Bank Muamalat Indonesia and adherence to the principles of sharia were discussed in the SSB joint meeting with the Board of Commissioners and Board of Directors. Pelaksanaan Kegiatan Dewan Pengawas Syariah di Tahun 2018 Implementation of Sharia Supervisory Board Activity in 2018 Dewan Pengawas Syariah menyampaikan Laporan Pengawasan Dewan Pengawas Syariah kepada Manajemen Bank Muamalat Indonesia setiap 6 (enam) bulan sekali. Laporan Pengawasan tersebut kemudian disampaikan oleh Manajemen Bank Muamalat Indonesia kepada DSN-MUI dan Otoritas Jasa Keuangan. The Sharia Supervisory Board submits the Sharia Supervisory Report to the Management of Bank Muamalat Indonesia every 6 (six) months. The Supervision Report was submitted by the Management of Bank Muamalat Indonesia to DSN - MUI and the Financial Services Authority. Laporan Pengawasan Dewan Pengawas Syariah semester I Tahun 2018 telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat Bank Muamalat Indonesia No. 067/BMI-DIR/VIII/2018 tanggal 27 Agustus 2018 dan Laporan Pengawasan Dewan Pengawas Syariah semester II Tahun 2018 telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat Bank Muamalat Indonesia No. 015/B/CPD-SRT/II/2019 tanggal 27 Februari 2018. The first semester of 2018 Sharia Supervisory Board Supervision Report has been submitted to the Financial Services Authority through a letter from Bank Muamalat Indonesia No. 067/BMIDIR/VIII/2018 dated August 27, 2018 and the Supervisory Board of Sharia Supervisory Board II semester 2018 was submitted to the Financial Services Authority through a letter from Bank Muamalat Indonesia No. 015/B/CPD-SRT/II/2019 dated February 27, 2018. Kegiatan pengawasan Dewan Pengawas Syariah meliputi pengawasan terhadap pelaksanaan Prinsip Syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Pengawas Syariah dibantu oleh 3 (tiga) liasion officer dari unit Kepatuhah Syariah. Berikut adalah rincian pengawasan Dewan Pengawas Syariah terhadap pelaksanaan Prinsip Syariah dalam kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana serta pelayanan jasa yang dilakukan selama tahun 2018. The supervisory activities of the Sharia Supervisory Board were included supervision of the implementation of the Sharia Principles in fund raising activities and the distribution of funds and services. In conducting supervision, the Sharia Supervisory Board was assisted by 3 (three) liasion officers from the Shariah Compliance unit. The following is the details of the supervision of the Sharia Supervisory Board on the implementation of the Sharia Principles in the collection and distribution of funds as well as services provided during 2018. Laporan Tahunan 2018 Annual Report 269
  270. Pengawasan Terhadap Penghimpunan Dana Supervision on Funding Activities Berdasarkan hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah atas produk penghimpunan dana Bank Muamalat Indonesia , Dewan Pengawas Syariah menilai produk penghimpunan dana di bawah ini telah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN – MUI). Based on the results of supervision by the Sharia Supervisory Board of Bank Muamalat Indonesia’s funding product, the Sharia Supervisory Board assessed that the funding products below have complied with the fatwa of the National Sharia Council - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk Penghimpunan Dana Funding Products Jenis Produk Type of Products Nama Produk Name of Products Tabungan iB Hijrah Tabungan iB Hijrah Haji Tabungan iB Hijrah Rencana Tabungan iB Hijrah Valas Tabungan iB Hijrah Prima Tabungan iB Hijrah Bisnis Tabungan iB Muamalat Sahabat TabunganKu Tabungan Simple iB Corporate Debit Card Tabungan Muamalat Mudharabah Corporate iB Tabungan Saving Account Giro Giro iB Hijrah Attijary Giro iB Hijrah Ultima Current Account Deposito Deposito iB Hijrah Deposit Pengawasan Terhadap Penyaluran Dana Supervision on Financing Activities Selama tahun 2018, Dewan Pengawas Syariah juga melakukan pengawasan terhadap produk penyaluran dana Bank Muamalat Indonesia sebagai berikut: 1. KPR iB Hijrah 2. Pembiayaan Pensiun iB Hijrah 3. Pembiayaan iB Multiguna Hijrah 4. Pembiayaan iB Asset Refinance Hijrah 5. Pembiayaan iB Modal Kerja Hijrah 6. Pembiayaan iB Modal Kerja Konstruksi Developer Hijrah 7. Pembiayaan iB Modal Kerja LKS Hijrah 8. Pembiayaan iB Investasi Hijrah 9. Pembiayaan iB Properti Bisnis Hijrah 10. Pembiayaan iB Pembiayaan Rekening Koran Syariah Hijrah 11. Pembiayaan iB Koperasi Segmen Konsumer Hijrah 12. Pembiayaan iB Multifinance Hijrah Throughout 2018, the Sharia Supervisory Board also supervised financing product of Bank Muamalat Indonesia as follows: Dewan Pengawas Syariah menilai produk penyaluran dana tersebut telah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). The Sharia Supervisory Board assessed that the distribution of funds was in accordance with the fatwa of the National Sharia Council - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Pengawasan Terhadap Layanan Supervision on Services Activities Dewan Pengawas Syariah melakukan pengawasan terhadap layanan jasa Bank Muamalat Indonesia sebagai berikut: The Sharia Supervisory Board oversees the services of Bank Muamalat Indonesia as follows: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. KPR iB Hijrah Financing Pension iB Hijrah Financing iB Multiguna Hijrah Financing IB Asset Refinance HIjrah Financing IB Modal Kerja Hijrah Financing IB Modal Kerja Konstruksi Developer Hijrah Financing iB Modal Kerja LKS Hijrah Financing iB Investasi Hijrah Financing IB Properti Bisnis Hijrah Financing IB Pembiayaan Rekening Koran Syariah Hijrah Financing IB Koperasi Segmen Konsumer Hijrah Financing iB Multifinance Hijrah Jenis Layanan Type of Service Remittance Remittance Trade Finance Trade Finance 270 Nama Layanan Name of the Services Remittance iB Muamalat Remittance BMI-MayBank Remittance BMI-BMMB Remittance BMI-NCB Bank Garansi Trade Finance – Ekspor Trade Finance – Impor SBLC (Standby L/C) Letter of Credit SKBDN PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  271. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Jenis Layanan Type of Service Nama Layanan Name of the Services Muamalat Cash Management Jasa Layanan Escrow Cash Pick Up & Delivery Muamalat Mobile Internet Banking ATM Muamalat Gerai Muamalat SalaMuamalat Virtual Account/MPOM Muamalat Foreign Exchange Muamalat Multicurrency Muamalat Investment Service Money Market & Fixed Income Layanan Lainnya Other Services Berdasarkan hasil pengawasan atas layanan jasa Bank Muamalat Indonesia, Dewan Pengawas Syariah menilai layanan jasa tersebut telah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI). Based on the results of supervision on the services of Bank Muamalat Indonesia, Sharia Supervisory Board assessed that the service has been in accordance with the fatwa of the National Sharia Board - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Uji Petik dan Kunjungan Dewan Pengawas Syariah Sampling and Visits of the Sharia Supervisory Board Melalui program uji petik, Dewan Pengawas Syariah melakukan kunjungan, pengamatan dan/atau sharing session kepada karyawan Bank pada beberapa Kantor Cabang. Selain itu Dewan Pengawas Syariah juga melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen transaksi untuk memastikan pemenuhan prinsip syariah. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan metode uji petik dibantu oleh Unit Kepatuhan Syariah sebagai Liaison Officer Dewan Pengawas Syariah. Rangkaian uji uji petik Dewan Pengawas Syariah diakhiri dengan dengan sharing session yang dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah kepada karyawan. Di tahun 2018, Dewan Pengawas Syariah telah melakukan uji petik ke beberapa cabang yaitu: Through the sampling program, the Sharia Supervisory Board conducts visits, observations and/or sharing sessions to Bank employees at several Branch Offices. In addition, the Sharia Supervisory Board also conducts checks on transaction documents to ensure comply with Sharia principles. The examination was conducted by the sampling method assisted by the Sharia Compliance Unit as the Liaison Officer of the Sharia Supervisory Board. The Sharia Supervisory Board test series is concluded by sharing session conducted by the Sharia Supervisory Board to the employees. In 2018, the Sharia Supervisory Board has conducted sampling tests to several branches, namely: Periode Period Cabang Branch Cabang | Branch Kalimalang Cabang | Branch Roxy Semester I 2018 First Semester 2017 Cabang | Branch Bintaro Cabang | Branch Arthaloka Cabang | Branch Semarang Cabang | Branch Serang Cabang | Branch Medan Semester II 2018 Second Semester 2017 Cabang | Branch Lampung Cabang | Branch Surabaya Darmo Cabang | Branch Cilegon Review, Endorsement Atas Kebijakan dan Standard Operational Procedure (SOP) Review and endorsement the policies and Standard Operational Procedures (SOP) Di tahun 2018 Dewan Pengawas Syariah dibantu dengan Unit Kepatuhan Syariah melakukan review dan/atau endorsement terhadap kebijakan dan prosedur Bank Muamalat Indonesia agar sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI). In 2018 DPS is assisted by the Sharia Compliance Unit to review and/or endorsement the policies and procedures of Bank Muamalat Indonesia to comply with the fatwa of the National Sharia Council-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Laporan Tahunan 2018 Annual Report 271
  272. Dewan Komisaris Board of Commissioners Dewan Komisaris adalah Organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan /atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasihat kepada Direksi. The Board of Commissioners is the part of the Company whose duty is to carry out supervision in general and/or specifically in accordance with the articles of association and provide advice to the Directors. Dasar Hukum Legal Basis Dasar pembentukan dan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris Bank Muamalat Indonesia didasarkan pada beberapa ketentuan sebagai berikut: 1. Undang Undang RI No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 2. Undang Undang RI No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. 3. Peraturan Bank Indonesia No. 11/3/PBI/2009 tentang Bank Umum Syariah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank Indonesia No. 15/13/PBI/2013. 4. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. 6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/POJK.03/2017 tentang Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing dan Program Alih Pengetahuan di Sektor Perbankan. 7. Anggaran Dasar Bank Muamalat Indonesia. The establishment and duties implementation of Bank Muamalat Indonesia Board of Commissioners are based on several provisions as follows: 1. The 2007 Law No. 40 on Limited Liability Company. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (Pengungkapan Board Manual) Board of Commissioners Code of Conduct Guideline (Board Manual Disclosure) Pedoman dan tata tertib kerja Dewan Komisaris tertuang dalam Board Manual Bank Muamalat Indonesia yang mencakup Fungsi, Komposisi dan Persyaratan, Pengangkatan dan Masa Jabatan, Rangkap Jabatan, Pengunduran Diri dan Pemberhentian, Komisaris Independen, Program Orientasi dan Peningkatan Kapabilitas, Etika Jabatan, Tugas dan Kewajiban Dewan Komisaris, Hak dan Wewenang Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris, Hubungan Kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi, Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris, Komite-Komite Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris. The guidelines and code of conduct of the Board of Commissioners are contained in the Board Manual of Bank Muamalat Indonesia covering Functions, Composition and Requirements, Appointment and Term of Office, Concurrent Positions, Resignation and Termination, Independent Commissioner, Orientation and Capability Improvement Program, Ethics, Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners, Rights and Authorities of the Board of Commissioners, Board of Commissioners Meeting, Work Relationships between Board of Commissioners and Board of Directors, Performance Evaluation of Board of Commissioners, Committees and Secretary to the Board of Commissioners. Tugas dan Kewajiban Dewan Komisaris Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners Tugas dan kewajiban Dewan Komisaris Bank Muamalat Indonesia antara lain sebagai berikut: 1. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. 2. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Dewan Komisaris yang paling kurang mencantumkan waktu kerja dan pengaturan rapat. 3. Melakukan pengawasan atas terselenggaranya pelaksanaan GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. 4. Tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar Bank dan keputusan RUPS. 5. Beritikad baik, dengan prinsip kehati-hatian dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha bank, dengan berupaya untuk Duties and responsibilities of the Board of Commissioners are as follows: 1. Carry out duties and responsibilities in accordance with GCG principles. 2. Work under guidelines and rules that are binding upon each of its members that include at least work time and meeting arrangements. 3. Exercise supervision over the implementation of GCG within all business activities of the Bank at all levels of the organization. 4. Adhere to the provisions of all applicable regulations, the Bank’s Articles of Association and decisions of AGM’s. 5. Have a good intention by always holding prudential principles and responsibilities in performing their duties in BMI’s interests and business and do their best to prevent 272 2. The 2008 Law No. 21 on Sharia Banking. 3. Bank Indonesia Regulation No. 11/3/PBI/2009 concerning Sharia Commercial Banks as amended by Bank Indonesia Regulation No. 15/13/PBI/2013. 4. Bank Indonesia Regulation No. 11/33/PBI/2009 concerning GCG Implementation for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units. 5. Financial Services Authority Regulation No. 33/ POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies. 6. Financial Services Authority Regulation No. 37/POJK.03/2017 concerning the Utilization of Foreign Workers and Knowledge Transfer Program in the Banking Sector. 7. Bank Muamalat Indonesia’s Articles of Association. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
  273. Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 6 . 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. mengambil tindakan dalam mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian dan/atau terjadinya kepailitan. Melakukan tugas pengawasan terhadap kebijakan Direksi dalam melaksanakan pengurusan Bank termasuk pelaksanaan ketentuan ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melakukan pengawasan terhadap Direksi untuk memastikan Direksi mematuhi ketentuan internal Bank dan memberi nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan pengurusan Bank. Memberikan pendapat dan saran kepada Direksi dan segenap jajarannya berkaitan dengan pengurusan Bank. Memberikan pendapat dan saran kepada Direksi dan segenap jajarannya berkaitan dengan penyusunan Visi, Misi serta rencana-rencana strategis BMI lainnya seperti yang diatur dalam Anggaran Dasar. Memberikan pendapat dan saran serta pengesahan mengenai rencana bisnis Bank yang diusulkan Direksi. Melakukan penelitian dan penelaahan atas laporanlaporan dari Direksi dan segenap jajarannya, terutama yang berkaitan dengan tugas-tugas spesifik yang telah diputuskan bersama. Meneliti dan menelaah laporan-laporan dari Komitekomite yang ada di bawah Dewan Komisaris. Mengikuti perkembangan kegiatan Bank baik dari informasiinformasi internal yang disediakan oleh Manajemen maupun dari informasi-informasi eksternal yang berasal dari media maupun dari sumber-sumber lainnya. Menghadiri rapat-rapat kerja/koordinasi dengan Direksi dan segenap jajarannya. Melakukan usaha-usaha untuk memastikan bahwa Direksi dan jajarannya telah mematuhi ketentuan perundangundangan serta peraturan-peraturan lainnya dalam mengelola Bank Muamalat Indonesia. Menyusun rencana kerja Dewan Komisaris untuk periode tahun berjalan. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank. Memantau efektivitas praktik Good Corporate Governance antara lain dengan mengadakan pertemuan berkala antara Dewan Komisaris dengan Direksi untuk membahas implementasi Good Corporate Governance. Membentuk paling kurang Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Audit, Komite Tata Kelola Terintegrasi dan memastikan komite yang telah dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif. Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara independen, dalam arti melaksanakan tugas secara obyektif dan bebas dari tekanan serta kepentingan pihak manapun, termasuk dalam hubungan satu sama lain maupun hubungan dengan Direksi. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan aktif terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. Menyetujui kebijakan APU & PPT serta mengawasi pelaksanaan program APU & PPT. Mengkaji efektivitas sistem pengendalian internal, dengan menilai kompetensi dan jumlah sumber daya, ruang lingkup tugas dan kewenangan serta independensi dari Auditor Intern sesuai dengan Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank Umum (SPFAIB) yang diterbitkan/dikeluarkan oleh Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan. 24. Mengkaji efektivitas pelaksanaan tugas Auditor Ekstern, dengan menilai Kompetensi, Independensi serta ruang lingkup tugas Auditor Ekstern. Laporan Tahunan 2018 Annual Report losses or stop losses from continuing and to prevent the Bank from experiencing bankruptcy. 6. Carry out supervisory roles over the Board of Directors in managing the Bank, including the execution of Corporate Plans, Business Plans as well as the Bank’s Articles of Association and General Meeting of Shareholders and all applicable regulations. 7. Supervise the Board of Directors to ensure its comply with the Bank’s internal regulations and give advise to the Board of Directors with regards to the Bank’s management. 8. Advise the Board of Directors and all of its staff with regards to management of the Bank. 9. Advice the Board of Directors and all of its staff with regard to the preparation of BMI’s vision, mission and other strategic plans BMI as stipulated in the Bank’s Articles of Association. 10. Give advice and suggestion and also approval on Business Plan submitted by Board of Directors. 11. Conduct research and review of the reports submitte