of  

or
Sign in to continue reading...

Asuransi Jasaraharja Putera: Laporan Tahunan 2020

IM Insights
By IM Insights
3 months ago
Asuransi Jasaraharja Putera: Laporan Tahunan 2020

Amanah, Murabahah, Salah, Sukuk, Wakalah, Credit Risk, Daya, Masih, Participation, Provision, Receivables, Reserves, Sales, Term Insurance


Create FREE account or Login to add your comment
Comments (0)


Transcription

  1. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat Maintaining Performance Amidst Tough Challenges M erebaknya pandemic Covid-19 telah membawa dampak signi fikan bagi perekonomian dunia. Tantangan berat ini tentunya juga harus dialami Perseroan dan sangat berpengaruh pada kinerjanya. Namun demikian, berbekal pengalaman dan keahlian yang dimiliki oleh Sumber Daya Manusia Perseroan, PT Asuransi Jasaraharja Putera mampu melakukan yang terbaik dalam mempertahankan kinerjanya di tengah tantangan berat yang terjadi saat ini. Selain dengan terus memperkuat infrastruktur IT, Perseroan juga terus mengembangkan SDMnya untuk lebih siap menghadapi tantangan-tantangan lain di masa depan. The outbreak of the Covid-19 pandemic has had a significant impact on the world economy. Of course, this tough challenge must also be experienced by the Company and greatly affects its performance. However, armed with the experience and expertise of the Company’s Human Resources, PT Asuransi Jasaraharja Putera is able to do its best in maintaining its performance in the midst of today’s tough challenges. In addition to continuing to strengthen IT infrastructure, the Company also continues to develop its human resources to be better prepared to face other challenges in the future. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 1
  2. KESINAMBUNGAN TEMA Continuity of The Themes Menjadi yang Terdepan melalui Kerjasama dan Perbaikan Berkelanjutan 2016 2016 Leading with Teamwork & Continuous Improvement Menjadi yang Terdepan melalui Kerjasama dan Perbaikan Berkelanjutan Sejalan Dengan visinya untuk menjadi perusahaan Asuransi terkemuka di Indonesia, PT Asuransi Jasaraharja Putera terus memacu kinerjanya demi memberikan pelayanan maksimal bagi nasabah dan mewujudkan pertumbuhan nilai yang optimal demi kepentingan shareholder dan stakeholder. Perseroan berkembang atas dasar kepuasan nasabah dan kepercayaan dari mitra kerja, itu sebabnya, Perseroan akan terus meningkatkan kerjasama, baik secara internal maupun eksternal, serta melakukan perbaikan berkelanjutan, agar dapat tumbuh menjadi yang terdepan. In line with its vision to become a leading insurance company in Indonesia, PT Asuransi Jasaraharja Putera continues to spur its performance in order to provide maximum service for customers and realize optimal growth of value for the benefit of shareholders and stakeholders. The company is developed on the basis of customer satisfaction and trust from partners, that is why, the company will continue to enhance cooperation, both internally and externally, and make continuous improvement, in order to become the leading one. Pencapaian Prestasi Melebihi Ekspektasi 2017 2017 Great Achievement Beyond Expectation Menjelang seperempat abad keberadaannya di industri asuransi nasional, Perseroan semakin menunjukkan kekokohan posisinya melalui prestasi yang diperolehnya sebagai salah satu dari lima besar perusahaan asuransi nasional terkemuka di Indonesia. Pencapaian tersebut merupakan bukti nyata makin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk dan jasa layanan Perseroan. Annual REPORT 2017 For almost twenty five years of its existence in the national insurance industry, the company has demonstrated stronger position through its achievement as one of the leading Top Five national insurance companies in Indonesia. This is a statement of increasing public confidence towards the quality of the Company’s products and services. PENCAPAIAN PRESTASI MELEBIHI EKSPEKTASI GREAT ACHIEVEMENT BEYOND EXPECTATION PT Jasaraharja Putera | Laporan Tahunan 2017 Annual Report 2 1 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  3. 2018 2018 Meraih Peluang di Era Digital Seizing the Digital Opportunities Industri asuransi di Indonesia terus berkembang pesat didorong oleh meningkatnya standar hidup dan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi . Sementara itu, dukungan teknologi digital juga memainkan peran penting dalam memberikan layanan asuransi yang cepat, praktis dan semakin mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Untuk dapat memperkuat posisinya dalam percaturan industri asuransi di era digital, PT Asuransi Jasaraharja Putera telah melakukan berbagai pengembanganpengembangan fundamental yang akan memberi landasan kuat bagi pertumbuhan di masa depan. The insurance industry in Indonesia continues to grow rapidly driven by the increasing standards of living and public awareness of the importance of insurance. Meanwhile, digital technology also plays an important role in supporting the provision of insurance services that are fast, practical and able to meet the people’s needs. In this digital era, to be able to strengthen its position in the insurance industry, PT Asuransi Jasaraharja Putera has undertaken various fundamental developments that will provide a strong foundation for future growth. 2019 2019 Konsolidasi Melalui Transformasi Bisnis Menuju Kinerja Unggul Consolidating through Business Transformation towards Excellent Performance Memasuki era revolusi Industri 4.0, PT Asuransi Jasaraharja Putera bersikap adaptif terhadap perubahan berbasis digital tersebut dan siap untuk bertransformasi untuk mewujudkan proses bisnis yang lebih efisien, produktif dan kompetitif. Selain itu, PT Asuransi Jasaraharja Putera juga terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik untuk pertumbuhan nilai perusahaan. Untuk itu, PT Asuransi Jasaraharja Putera melakukan konsolidasi melalui transformasi bisnis dengan tujuan mencapai kinerja unggul. Moving towards the Industrial Revolution 4.0 era, PT Asuransi Jasaraharja Putera takes an adaptive standpoint towards the digital based changes and is ready to transform itself in order to realize a more efficient, productive and competitive business process. In addition, PT Asuransi Jasaraharja Putera also continues to strengthen the implementation of good corporate governance for the growth of corporate value. To that end, PT Asuransi Jasaraharja Putera consolidates through business transformation with the aim of achieving superior performance. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 3
  4. DAFTAR ISI 2 List of Contents Pro fil Direksi Director’s Profile 35 Pernyataan Pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi Accountability Statement of the Board of Commissioners and the Board of Directors Kesinambungan Tema Continuity of the Themes 4 Daftar Isi List of Contents 6 Keunggulan Kami Our Excellence 6 Peran PT Asuransi Jasaraharja Putera Role of PT Asuransi Jasaraharja Putera 7 Sekilas Kinerja 2020 Performance Highlights in 2020 7 Ikhtisar Keuangan Financial Highlights 38 Sekilas Perusahaan Company in Brief 9 Informasi Saham Shares Information 40 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan Vision, Mission and Corporate Culture 42 Informasi Tentang Perusahaan Corporate Information 10 Peristiwa Penting Event Highlights 11 Penghargaan di tahun 2020 Awards in 2020 12 Alamat Kantor Office Address 02 LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT 18 Sambutan Komisaris Utama Message from the President Commissioners 23 Dewan Komisaris The Board of Commissioners 24 Laporan Direksi Report from the Director 29 Direksi Board of Directors 31 Profil Dewan Komisaris Profile The Board of Commissioners Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Profil Perusahaan Company Profile PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE 43 44 47 01 4 33 2 1 Tonggak Sejarah Milestone Ragam Produk Berkualitas Our Quality Products Produk Asuransi Lainnya Other Insurance Product Laporan Produk Asuransi Syariah 49 Sharia Insurance Product Manajemen Management Report Struktur Organisasi 52 54 55 Organizational Structure Komposisi Pemegang Saham Shareholders’ Composition 3 Analisis dan Pembahasan Manajemen Lembaga Profesi Penunjang Perseroan Supporting Professional InstitutionsDiscussionManagement and Analysis 03 ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 58 Tinjauan Umum General Review 60 Tinjauan Industri Industrial Review 61 Tinjauan Keuangan Financial Review
  5. 2 3 69 Upholding Corporate Culture Good Corporate Governance Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan 30 80 %Teknologi Informasi 72 Information Technology 20 10 4 Tata kelola Penegakan Budaya Perusahaan Perusahaan 135 Sumber Daya Manusia 40 Human Resources 04 136 138 Konsumen Services and Settlement of Consumers Complaints Pelaksanaan Edukasi dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan Implementation of Education in Order to Improve Financial Literation Tanggung Jaw Sosial Perusaha Corporate Social Responcib 05 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE 78 Landasan Hukum Pelaksanaan GCG Legal Basis for GCG Implementation 78 Penerapan Prinsip GCG Implementation of GCG Principles TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN CORPORATE SOCIAL RESPONCIBILITY 79 Tujuan Penerapan GCG Objectives of GCG Implementation 143 Struktur Organisasi Pengelola CSR CSR Management Structure 80 Struktur dan Hubungan Tata Kelola Governance Structure and Relationship 143 84 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meeting of Shareholders (GMS) Metode Program CSR CSR Program Method 88 Dewan Komisaris Board of Commissioners 143 CSR Program 2020 CSR Program in 2020 95 Komite dibawah Dewan Komisaris Committees Under the Board of Commissioners 111 Direksi Board of Directors 126 Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary 128 Sistem Pengendalian Internal Internal Control System 133 Auditor External External Auditor 134 Perkara Penting yang sedang dihadapi Direksi dan Dewan Komisaris yang sedang Menjabat/ Legal Cases Faced by the Board of Directors and Board of Commissioners 134 Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik Provision of Funds for Social and Political Activities 134 Opsi Saham Shares Option 134 Etika Perseroan Code of Conduct 134 Sosialisasi Budaya Perusahaan Dissemination of Corporate Culture Laporan Keu Audito Audited Financial Re 06 LAPORAN KEUANGAN AUDITOR 2020 2020 AUDITED FINANCIAL REPORT Lampiran 1 Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2020/Statement of Financial Position 31 December 2020 Lampiran 2 Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2020/ Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income for the Year Ended 31 December 2020 Lampiran 3 Laporan Perubahan Ekuitas untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2020/ Statement of Changes in the Equity for the Year Ended 31 December 2020 Lampiran 4 Laporan Arus Kas untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2020/ Statement of Cash Flows for the Year Ended 31 December 2020 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 5
  6. KEUNGG •AN KAMI Our Excellence 6 Keunggulan Kami Our Excellence • Memiliki 111 unit outlet pelayanan, yang terdiri dari 27 kantor cabang dan 25 kantor pemasaran dan 59 Unit Layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Merauke. • Memperoleh penghargaan Golden Trophy 5 (lima) kali berturut-turut dari majalah infobank dengan kinerja keuangan “Sangat Bagus”. • Pelopor Asuransi Surety Bond di Indonesia dan saat ini merupakan Leader di Konsorsium Jaminan Surety Bond. • Memiliki produk unggulan yang terdiri dari: o Asuransi Kendaraan Bermotor (JP-Astor), o Asuransi Suretyship (JP-Bonding), o Asuransi Kecelakaan Pribadi (JP-Aspri), dan o Asuransi Kebakaran (JP-Graha). • Having 111 service outlets, consisting of 27 branch offices and 25 marketing offices and 59 service units spread throughout Indonesia, from Aceh to Merauke. Peran PT Asuransi Jasaraharja Putera The Role of PT Asuransi Jasaraharja Putera • PT Asuransi Jasaraharja Putera memberikan pelayanan kepada masyarakat secara umum serta memenuhi kewajiban pajak sebagai kontribusi untuk meningkatkan pendapatan negara dan membangun perekonomian nasional. • PT Asuransi Jasaraharja Putera provides services to the public in general and fulfills tax obligations as its contribution to increasing state revenues and building the national economy. • PT Asuransi Jasaraharja Putera berkontribusi terhadap terlaksananya beberapa proyek pembangunan infrastruktur dengan ikut serta aktif dalam jaminan proyek dan perbankan di Indonesia. • PT Asuransi Jasaraharja Putera contributed to the implementation of several infrastructure development projects by actively participating in project guarantees and banking in Indonesia. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera • Awarded with the Golden Trophy award 5 (five) times in a row from infobank magazine with “Very Good” in its financial performance. • The pioneer of Surety Bond Insurance in Indonesia and currently the Leader in the Surety Bond Guarantee Consortium. • Having flahship products consisting of: o Motor Vehicle Insurance (JP-Astor), o Suretyship Insurance (JP-Bonding), o Personal Accident Insurance (JP-Aspri), and o Fire Insurance (JP-Graha).
  7. SEKILAS KINERJA 2020 Performance Highlight 2020 A . IKHTISAR KEUANGAN Financial Highlights Pada tahun 2020, kinerja Perseroan mengalami tekanan karena pelemahan ekonomi global dan nasional yang disebabkan oleh merebaknya pandemi Covid-19. Hal tersebut terlihat dari penurunan signifikan Laba Bersih Tahun Berjalan sebesar 45,70% dari Rp130,60 miliar di tahun 2019 menjadi Rp70,92 miliar. Premi Bruto mengalami penurunan 16,10% dari Rp1.450,92 miliar menjadi Rp1.217,37 miliar, sedangkan Total Beban pada Tahun Berjalan turun tipis 2,27%, dari Rp723,88 miliar menjadi Rp 707,47 miliar. In 2020, the Company’s performance was under pressure due to the weakening global and national economy resulted from the outbreak of the Covid-19 pandemic. This can be seen from the significant decrease in Net Profit for the Year by 45.70% from Rp130.60 billion in 2019 to Rp70.92 billion. Gross Premium decreased by 16.10% from Rp1,450.92 billion to Rp1,217.37 billion, while Total Expenses for the Year decreased slightly by 2.27%, from Rp723.88 billion to Rp707.47 billion. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 7
  8. LAPORAN LABA /RUGI Income Statements dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated KETERANGAN 2020 2019 Premi Bruto 1.217.369 1.450.921 Gross Premium Premi Reasuransi (470.693) (585.479) Reinsurance Premium Kenaikan Cadangan Atas Premi yang Belum Merupakan Pendapatan (52.467) (84.332) Increase in Unearned Premium Reserves Pendapatan Premi - Bersih 694.210 781.110 Premium Income - Net 16.070 19.415 Ujrah Income from Sharia Unit 710.280 800.526 Underwriting Income Pendapatan Investasi 86.500 82.687 Investment Income Jumlah Pendapatan 796.780 883.212 Total Income PENDAPATAN UNDERWRITING Pendapatan Ujrah dari Unit Syariah Pendapatan Underwriting DESCRIPTION UNDERWRITING INCOME Expenses Beban 484.641 397.544 Claims and Benefits (239.035) (169.302) Reinsurance Claims 10.070 2.791 Increase in Estimated Claim Liabilities Klaim dan Manfaat – Bersih 255.677 231.032 Claims And Benefits - Net Beban Komisi - Bersih 106.642 117.837 Commission Expenses - Net Klaim dan Manfaat Klaim Reasuransi Kenaikan Estimasi Liabilitas Klaim Beban Underwriting Lain 84.154 108.869 Other Net Underwriting Expenses 240.231 235.350 General and Administrative Expenses 20.770 30.991 Other Expenses - Net 707.474 723.881 Total Expenses 89.305 159.331 PROFIT BEFORE INCOME TAX (18.387) (28.730) INCOME TAX EXPENSES LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 70.918 130.601 NET PROFIT FOR THE YEAR Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak 18.008 9.398 Other Comprehensive Income of The Year, Net of Tax Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 88.926 139.999 Total Comprehensive Income of The Year Beban Umum dan Administrasi Beban Lain-Lain - Bersih Jumlah Beban LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN ASET / ASSETS dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated KETERANGAN Kas dan Bank 207.870 2019 157.477 DESCRIPTION Cash and Banks 1.463.276 1.391.937 Investment Piutang Premi – bersih 150.613 188.744 Premiums Receivable - Net Piutang Hasil investasi 2.534 4.242 Investment income receivables Piutang Reasuransi – bersih 93.414 84.278 Reinsurance Receivables - Net Aset Pajak Tangguhan 87.697 74.971 Deferred Tax Assets 1.183.46 966.754 Reinsurance Assets 38.407 45.706 Deferred Acquisition Cost 143.853 124.744 Fixed Assets 63.034 77.805 Other Assets and Receivables - net 3.434.167 3.116.679 TOTAL ASSETS Investasi Aset Reasuransi Biaya Akuisisi Tangguhan Aset Tetap Aset Aset dan piutang lain-lain - bersih JUMLAH ASET 8 2020 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  9. LIABILITAS DAN EKUITAS / LIABILITY AND EQUITY KETERANGAN dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated 2020 2019 DESCRIPTION Utang Klaim 10.730 15.862 Claims Payables Utang Reasuransi 80.527 117,298 Reinsurance Payables Utang Pajak 23.792 29.724 Tax Payables Utang Komisi 39.985 48.919 Commission Payables 155.169 149.164 Accruals and Other Payables 66.855 64.786 Deferred Premium Income 564.824 446,016 Liabilities Claims Estimation Cadangan Atas Premi yang Belum Merupakan Pendapatan 1.306.963 1.150.280 Unearned Premium Reserves Cadangan Atas Ujrah Yang Belum Merupakan Pendapatan 8.012 9.057 Unearned Ujrah Reserves 37.705 34.055 Employee Benefit Liabilities 2.294.561 2.065.161 TOTAL LIABILITIES 14.173 8.048 Tabarru Fund Akrual dan Utang Lain-Lain Pendapatan Premi Tangguhan Estimasi Liabilitas Klaim Liabilitas Imbalan Kerja JUMLAH LIABILITAS Dana Tabarru’ EKUITAS / EQUITY dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated KETERANGAN 2020 2019 DESCRIPTION 100.000 100.000 Stock Capital 23.190 6.251 Unrealized Profit / (Losses) due to Changes in Fair Value of Securities Available for Sale (16.974) (18.043) Remeasurement of Employee Benefit JUMLAH EKUITAS 1.125.432 1.043.469 TOTAL EQUITY JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.434.167 3.104.746 TOTAL LIABILITY AND EQUITY 2020 2019 Modal Saham Keuntungan/(Kerugian) belum Direalisasi akibat Perubahan Nilai Wajar Investasi Tersedia untuk Dijual Penilaian Kembali Imbalan Kerja RASIO KEUANGAN / FINANCIAL RATIOS KETERANGAN DESCRIPTION Rasio Solvabilitas 233.06% 250.67% Solvability Ratio Rasio Lancar 241.85% 145.59% Liquidity Ratio ROE 6.54% 13.37% ROE ROA 2.74% 5.84% ROA B. INFORMASI SAHAM B. SHARES INFORMATION Hingga akhir tahun 2020, Perseroan belum pernah mencatatkan saham atau efek lainnya di Bursa Saham, sehingga tidak ada informasi terkait dengan kronologi pencatatan, pergerakan harga, jenis tindakan korporasi, perubahan jumlah saham atau efek lainnya, maupun nama bursa yang perlu diungkapkan di sini. As of the end of 2019, the Company has never listed its shares or other securities on the Stock Exchange, hence no information related to the chronology of listing, price movements, types of corporate actions, changes in the number of shares or other securities, or names of exchanges can be disclosed here. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 9
  10. C . PERISTIWA PENTING 2020 EVENT HIGHLIGHTS 2020 Edukasi tentang Literasi Keuangan secara online bagi Pelajar SMAN 1 Penajam Paser Utara/ Online education about financial literacy for students of SMAN 1 Penajam Paser Utara. Penyerahan Donasi Covid-19 dari JRP kepada mitra perusahaan/ Hand over of Covid-19 Donations from JRP to company partners. 10 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  11. D . PENGHARGAAN DI TAHUN 2020 AWARD IN 2020 Keberhasilan dan kualitas kinerja Perseroan tercermin dari berbagai penghargaan dan sertifikasi yang diterima Perseroan. Hal ini juga harus menjadi motivasi bagi Perseroan dan seluruh karyawan untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas kerja. Berikut adalah penghargaan dan sertifikasi yang diterima Perseroan pada tahun 2020. The achievement and the quality of the Company’s performance is reflected in various awards and certifications received by the Company. This should also be a motivation for the Company and all employees to continue to innovate and improve productivity. The following are awards and certifications received by the Company in 2020. 1 2 3 4 1 1st - The Best Corporate Secretary & Corporate Communication V-2020 untuk kategori Anak Perusahaan BUMN 1st - The Best Corporate Secretary & Corporate Communication V-2020 for the category of Subsidiary of SOE 2 2nd Rank DIgital Brand Awards dari Majalah Infobank dan Isentia untuk kategori Asuransi Umum Konvensional 2nd Rank Digital Brand Awards from Infobank Magazine and Isentia for the category of Conventional General Insurance 3 Peringkat idAA- dari Pefindo 4 Financial Performance Full-Year 2019 with Predicate Excellent dari Infobank Rating idAA- from Pefindo Financial Performance Full-Year 2019 with Predicate Excellent from Infobank 5 5 Best General Insurance 2020 untuk kategori Perusahaan dengan Ekuitas Rp500 Miliar - Rp1,5 Triliun Best General Insurance 2020 for the category of Company with Equity of Rp500 Billion - Rp1.5 Trillion Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 11
  12. ALAMAT KANTOR O ffice Address PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA KANTOR PUSAT / HEAD OFFICE Wisma Raharja, JI. TB Simatupang Kav 1 Cilandak Timur, Jakarta Selatan 12560 Telp. : (021) 7884 4444 Fax. : (021) 7884 1234 Website : www.jrp. co.id Email : pusat@jrp.co.id SMS Center: 0812 977 5000 UNIT SYARIAH /SHARIA UNIT Wisma Raharja Lantai IV, JI. TB Simatupang Kav 1, Cilandak Timur, Jakarta Selatan 12560 Telp. : (021) 7884 9855 Fax. : (021) 7884 9856 Website : www.jrp.co.id/jp-syariah/ Email : syariah@jrp.co.id DIGITAL OUTLET Wisma Raharja Lantai IV, JI. TB Simatupang Kav 1, Cilandak Timur, Jakarta Selatan 12560 Telp. : (021) 7884 4444 Fax. : (021) 7884 1234 Website : www.jrp.co.id/jp-digital/ Email : digitalmarketing@jrp.co.id KANTOR PELAYANAN / SERVICES OFFICE • BANDA ACEH JI. Teuku Umar No. 350, P.O. Box 23234 Telp. : (0651) 43235 Fax. : (0651) 43737 Email : bandaaceh@jrp.co.id • Batam JI. Raden Patah Blok A No. 4 Komp. Libra Centre, Batam Telp. : (0778) 431230 Fax. : (0778) 431232 Email : batam@jrp.co.id • Serang JI. Mayor Syafei No. 3, Serang Telp. : (0254) 21257, 226934 221482 Fax. : (0254) 221257, 219565 Email : serang@jrp. co.id • MEDAN JI. Jend. Gatot Subroto No. 142, Km 5,2 Medan Telp. : (061) 8458 331, 8454 023 Fax. : (061) 8458 228 Email : medan@jrp.co.id • Palembang JI. Kapten A. Rivai No. 18, Palembang Telp. : (0711) 366705, 367649 Fax. : (0711) 366706 Email : palembang@jrp.co.id • Tangerang JI. M. H. Thamrin Mahkota Mas, Blok C 10/11 Telp. : (021) 5543 937 Fax . : (021) 5577 4586 Email : tangerang@jrp. co.id • Pematang Siantar JI. Sangnawaluh, Komp. Mega Land Blok A. No. 56/57 Pematang Siantar Telp. : (0622) 7553 463 Fax. : (0622) 7553 463 Email : siantar@jrp.co.id • Pangkal Pinang JI. Jend. Sudirman No. 180 A Pangkal Pinang Telp. : (0717) 431846 Fax. : (0717) 431846 Email : pangkalpinang@jrp.co.id • Jakarta Barat JI. Lapangan Bola No. 9 RT 03/10 Kebun Jeruk - Jakarta Barat Telp. : (021) 2212 6693 Email : jakbar@jrp. co.id • Pekanbaru JI. Jend. Sudirman No. 285, Pekanbaru Telp. : (0761) 858800 Fax. : (0761) 855299 Email : pekanbaru@jrp.co.id 12 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera • Bandar Lampung JI. Diponegoro No. 59 B-C Bandar Lampung Telp. : (0721) 8014 081 Fax. : (0721) 8014 084 Email : lampung@jrp. co.id • Jakarta TB. Simatupang Wisma Raharja Lt. 1, JI. TB Simatupang Kav. 1 Cilandak Timur Jakarta Selatan 12560 Telp. : (021) 7883 1433 Fax. : (021) 7884 0606 Email : tbsimatupang@jrp.co.id
  13. • Cibubur Kompleks Ruko Rafles Hill Blok AA, No. 3 JI. Raya Transyogi Cibubur Telp. : (021) 8430 4040 Fax. : (021) 8448 411 Email : cibubur@jrp.co.id • Bogor Komplek Ruko Sentra Air Mancur JI. RE. Martadinata No. 2 H, Bogor Telp. : (0251) 8382 957, 8342 329 Fax. : (0251) 8351 299 Email : bogor@jrp.co.id • Bekasi JI. A. Yani Blok A 10 No. 10-11 Bekasi, Jawa Barat Telp. : (021) 8885 1848 Fax. : (021) 8885 1848 Email : bekasi@jrp.co.id • Cirebon JI. Wahidin Sudiro Husodo No. 62B Cirebon, Jawa Barat Telp. : (0231) 209835 Fax. : (0231) 210805 Email : cirebon@jrp.co.id • Jambi JI. Kol. Slamet Riyadi No. 99 Broni, Jambi Telp. : (0741) 62430 Fax. : (0741) 667028 Email : jambi @jrp.co.id • Bengkulu JI. S. Parman No. 5O RT. 13 RW. 004, Bengkulu Telp. : (0736) 24350, 20742 Fax. : (0736) 343393 Email : jpbengkulu@jrp.co.id • Yogyakarta Ruko Casa Grande No. 111, Sleman, Yogyakarta Telp. : (0274) 871122, 871133, 871010 Fax. : (0274) 871144 Email : yogyakarta@jrp. co.id • Surabaya JI. Diponegoro No. 96-98, Surabaya Telp. : (031) 5619 584,5619 586 Fax. : (031) 5619 025 Email : surabaya@jrp. co.id • Padang JI. Batang Antokan No.20 Komplek GOR. H. Agus Salim, Padang Telp. : (0751) 443173 Fax. : (0751) 443166 Email : padang@jrp.co.id • Pontianak Komplek Pontianak Mall Blok AA, No. 1-2 JI. Gusti Sulung Lelanang Pontianak Telp. : (0561) 748931 Fax. : (0561) 748932 Email : pontianak@jrp.co.id • Bukittinggi JI. Perintis Kemerdekaan No. 7, Bukittinggi Telp. : (0752) 31372 Fax. : (0752) 624995 Email : bukittinggi@jrp.co.id • Jakarta Utara JI. Raya Plumpang Semper No. 14 Jakarta Utara Telp. : (021) 4393 5151 Fax. : (021) 4393 5151 Email : jakartautara@jrp. co.id • Jakarta Kelapa Gading JI. Kelapa Hibrida Blok GOS A07 Orchad Square 1 Kelapa Gading, Jakarta Utara Telp. : (021) 4584 5519 Fax. : (021) 2906 9347 Email : gading@jrp.co.id • Jakarta Mampang Mampang Square Blok A-1 JI. Mampang Prapatan No. 88, Jakarta Selatan Telp. : (021) 7919 0101,7919 8999 Fax. : (021) 7970 285 Email : mampang@jrp. co.id • Malang JI. Dr. Cipto No. 8, Kec. Klojen Kota Malang Telp. : (0341) 320176 Fax. : (0341) 320176, 354577 Email : malang@jrp.co.id • Sidoarjo Ruko Graha Anggrek Mas, Blok A-44, Sidoarjo, JI. Pagerwojo Telp. : (031) 8948 655 Fax. : (031) 8948 540 Email : sidoarjo@jrp.co.id • Mataram JI. Sriwijaya No. 182 A, Mataram Telp. : (0370) 641169, 641112 Fax. : (0370) 641168 Email : mataram@jrp.co.id • Kupang JI. WJ. Jalamentik No. 72 A, Kupang Telp. : (0380) 821242 Fax. : (0380) 820740 Email : kupang@jrp.co.id Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 13
  14. • Bandung JI. Soekarno-Hatta No. 689 A, Bandung Telp. : (022) 7315 678, 7315 779 Fax. : (022) 7315 780 Email : bandung@jrp.co.id • TegaI JI. Kapten Sudibyo No. 102, Tegal Email : tegal@jrp.co.id • Semarang JI. Imam Bonjol No. 151, Semarang Telp. : (024) 3546 067 Fax. : (024) 3554 767 Email : semarang@jrp. co.id • Surakarta JI. Slamet Riyadi No. 307, Surakarta Telp. : (0271) 719320 Fax. : (0271) 719320 Email : solo@jrp.co.id • Banyuwangi KPJR, JI. Adi Sucipto 95, Banyuwangi Telp. : (0333) 3381 441 Fax. : (0333) 4215 24 Email : banyuwangi@jrp.co.id • Denpasar JI. Hayam Wuruk No. 202, Denpasar Telp. : (0361) 261031, 261032 Fax. : (0361) 223077 Email : denpasar@jrp.co.id • Banjarmasin JI. Jend. A. Yani No. 363 Km. 4,5 No. 359 , Banjarmasin Telp. : (0511) 3262 033, 3265 407 Fax. : (0511) 3265 408 Email : banjarmasin@jrp.co.id 14 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera • Palangka Raya JI. RTA Milono No. 18 Km. 1 Telp. : (0536) 3226 655 Fax. : (0536) 3226 655 Email : palangkaraya@jrp. co.id • Kendari JI. Dr. Sam Ratulangi No. 26, Kendari Telp. : (0401) 3127 218 Fax. : (0401) 3127 218 Email : kendari@jrp.co.id • Balikpapan JI. Jend. Sudirman Komplek Balikpapan Permai Blok L, No. 8. Telp. : (0542) 744991,744993 Fax. : (0542) 744994 Email : balikpapan@jrp.co.id • Ternate JI. K. H. Dewantara, No. 206 A, Ternate Telp. : (0921) 3126 971 Fax. : (0921) 3122 543 Email : ternate@jrp. co.id • Samarinda JI. Ir. Juanda No. 222. Samarinda Telp. : (0541) 738724 Fax. : (0541) 732655 Email : samarinda@jrp.co.id • Manado Manado Town Square, Blok A No. 10 JI. Pierre Tendean Boulevard Manado Telp. : (0431) 846282, 842451 Fax. : (0431) 869579 Email : manado@jrp.co.id • Gorontalo JI. Jend. Sudirman No. 10, Gorontalo Telp. : (0435) 827836 Fax. : (0435) 825893 Email : gorontalo@jrp.co.id • Palu JI. Kartini No. 108, Palu Telp. : (0451) 451559 Fax. : (0451) 732655 Email : palu@jrp.co.id • Makassar Rukan Lade Pase Graha JI. Lanto Daeng Pasewang No. 25 A Telp. : (0411) 856648, 87090 Fax. : (0411) 856647 Email : makassar@jrp. co.id • Ambon JI. Jend. Sudirman No. 8, Batu Merah Atas, Ambon Telp. : (0911) 3538 13 Fax. : (0911) 3435 59 Email : ambon@jrp .co.id • Sorong JI. Ahmad Yani No. 10, Klademark IIIC Sorong, Papua Barat Telp. : (0951) 3173087 Fax. : (0911) 3173087 Email : sorong@jrp.co.id • Manokwari JI. Trikora Wosi Komp. Ruko Bambu Kuning No. 12 Telp. : (0986) 2212 177 Fax. : (0986) 2212 177 Email : manokwari@jrp. co.id • Jayapura Komplek Ruko Pasifik Permai Blok H 7, Jayapura Telp. : (0967) 536051,532561 Fax. : (0967) 534635 Email : jayapura@jrp. co.id • Merauke JI. Irian Seringgu KNS II. 06, Merauke Telp. : (0971) 3330 372 Fax. : (0971) 3330 372 Email : merauke@jrp.co.id
  15. OUTLET UNIT LAYANAN / SERVICE UNIT OUTLETS • TASIKMALAYA • SUKABUMI • PURWAKARTA • KARAWANG • KEDIRI • MADIUN • BOJONEGORO • JEMBER • PAMEKASAN • MAGELANG • PATI • PURWOKERTO • PADANG SIDEMPUAN • KISARAN • SIBOLGA • SINGARAJA • LANGSA • LHOKSEUMAWE • MEULABOH • SOLOK • SIMPANG EMPAT • LAHAT • BATURAJA • LUBUK LINGGAU • PAREPARE • WATAMPONE • PALOPO • KOTAMOBAGU • BATULICIN • KANDANGAN • SINGKAWANG • SANGGAU • POS LINTAS BATAS NEGARA ENTIKONG • POS LINTAS BATAS NEGARA ARUK • POS LINTAS BATAS NEGARA BADAU • BAKAUHENI • METRO • KOTABUMI • RENGAT • DUMAI • BANTUL • SAUMLAKI • BONTANG • TARAKAN • TANJUNG SELOR / BULUNGAN • BIAK • TIMIKA • KAIMANA • BOVEN DIGOEL • MUARA BUNGO • ENDE • RUTENG • SUMBA • BIMA • SUMBAWA • TANJUNG PINANG • TANJUNG BALAI KARIMUN • MERAK • CURUP Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 15
  16. 16 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  17. 1 Laporan Manajemen Management Report SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA Message from the President Commissioner 18 DEWAN KOMISARIS The Board of Commissioners 23 LAPORAN DIREKSI Report from the Director 24 DIREKSI Board of Directors 29 PROFIL DEWAN KOMISARIS Pro file The Board of Commissioners 31 PROFIL DIREKSI Director’s Profile 33 PERNYATAAN PERTANGGUNGJAWABAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Accountability Statement of the Board of Commissioners and Board of Directors 35 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 17
  18. SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA Message from the President Commissioner MYLAND ZOELAINI Komisaris Utama | President Commissioner 18 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  19. Kami menilai bahwa Direksi telah mempertimbangkan faktor internal dan eksternal dalam menyusun inisiatif strategisnya , dengan tetap menjaga fundamental usaha walaupun terjadi pelemahan kinerja. We considers that the Board of Directors has considered internal and external factors in formulating its strategic initiatives, while maintaining business fundamentals despite decrease in performance. Pemegang Saham yang terhormat, Dear Shareholders, Selaku Dewan Komisaris, ijinkan kami untuk menyampaikan laporan pengawasan terhadap kinerja Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera untuk tahun fiskal 2020 beserta dengan penilaian terhadap berbagai pencapaian Perseroan di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan. As the Board of Commissioners, please allow us to submit a supervisory report on the performance of the Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera for the 2020 fiscal year along with an assessment of the Company’s various achievements in the midst of challenging economic conditions. Selama tahun 2020, dengan penuh komitmen, Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera telah melaksanakan tugas, kewajiban, dan tanggung jawabnya dalam rangka pengawasan dan pemberian nasihat yang difokuskan pada pengembangan Perseroan menjadi perusahaan asuransi terkemuka dalam hal pelayanan dan kinerja. Perseroan terus memperkuat kemampuannya dalam memberikan layanan prima sebagai respons terhadap lingkungan bisnis yang berkembang secara digital, dan mengubah tantangan menjadi peluang baru untuk mendukung kinerja bisnis di masa depan. Throughout 2020, with full commitment, the Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera has performed its duties, obligations as well responsibilities within the context of supervising and advising that is focused on developing the Company into a leading insurance company in terms of service and performance. The Company continues to strengthen its ability to provide excellent services in response to the digitally evolving business environment, and navigate challenges into new opportunities to support future business performance. Bersama ini kami sampaikan hasil pengawasan Dewan Komisaris atas perkembangan dan pengelolaan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hereby we would like to deliver the supervisory report of Board of Commissioners regarding the development and management of the Company for the financial year ended December 31, 2020. Pandangan Eksternal Kondisi Board of Commissioners View regarding the External Conditions Merebaknya pandemi Covid-19 di tahun 2020 telah membuat perekonomian dunia mengalami pelemahan ekonomi yang parah, antara lain akibat diberlakukannya kebijakan lockdown di hampir semua negara. Selain menurunkan aktivitas perekonomian dalam negeri, The outbreak of the Covid-19 pandemic in 2020 has caused the world economy to undergo a severe economic downturn, partly due to the implementation of the lockdown policy in almost all countries. In addition to reducing domestic economic activity, this policy also had an effect on limiting Dewan Komisaris terhadap Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 19
  20. 20 kebijakan tersebut juga berpengaruh pada pembatasan mobilitas global sehingga berdampak pada menurunnya konsumsi , berhentinya proses produksi dan penurunan volume perdagangan dunia. Sejumlah organisasi internasional bahkan memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi global 2020 terkontraksi berada pada level -5,2% s/d -3,7% (yoy). global mobility, resulting in reduced consumption, cessation of production processes and a reduction in the volume of world trade. A number of international organizations even predict that global economic growth in 2020 will contract at the level of -5.2% to -3.7% (yoy). Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi tantangan dan mempertahankan operasional Perseroan. Kami sepakat bahwa bahwa Direksi telah menyusun rencana bisnis yang menganut prinsip kehati-hatian demi keberlangsungan usaha PT Asuransi Jasaraharja Putera. The Board of Commissioners considers that the Board of Directors has taken the necessary measures to overcome the challenges and maintain the Company’s operations. We agree that the Board of Directors has prepared a business plan that adheres to the precautionary principle for the sustainability of PT Asuransi Jasaraharja Putera’s business. Pengawasan terhadap Implementasi Strategi Bisnis dari Direksi Supervision on the Implementation of the Board of Directors’ Business Strategy Dewan Komisaris menyadari besarnya tantangan yang dihadapi Direksi dan Manajemen di tahun 2020. Namun demikian, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah mempertimbangkan faktor internal dan eksternal dalam menyusun inisiatif strategisnya, dengan tetap menjaga fundamental usaha walaupun terjadi pelemahan kinerja. The Board of Commissioners is aware of the enormous challenges faced by the Board of Directors and Management in 2020. However, the Board of Commissioners considers that the Board of Directors has considered internal and external factors in formulating its strategic initiatives, while maintaining business fundamentals despite decrease in performance. Dewan Komisaris menghargai kinerja Direksi yang kuat dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang positif dan menjaga kualitas aset yang baik. Secara keseluruhan, walaupun terjadi penurunan, namun kami menyadari bahwa hal itu tidak dapat dihindari mengingat besarnya tantangan usaha yang dihadapi Perseroan. Kami percaya bahwa sebagai bagian dari upaya mempertahankan kinerja yang baik, Direksi telah mempertahankan kualitas penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan praktik manajemen risiko yang berhati-hati. Melalui pelaksanaan strategi dan inisiatif yang tepat, Direksi telah merespon perkembangan makroekonomi dan dinamika bisnis dengan cukup baik. The Board of Commissioners appreciates the strong performance of the Board of Directors in maintaining positive business growth and maintaining good asset quality. Overall, despite the decline in performance, we are aware that it is inevitable given the magnitude of the business challenges faced by the Company. We believe that as part of efforts to maintain good performance, the Board of Directors has maintained the quality of implementing good corporate governance and prudent risk management practices. Through the implementation of appropriate strategies and initiatives, the Board of Directors has responded fairly well to macroeconomic developments and business dynamics. Pandangan atas Prospek Usaha Perusahaan Tahun 2020 Company Performance in 2020 Seperti prospek perekonomian secara umum, prospek industri pembiayaan pada tahun 2021 diperkirakan sangat tergantung pada perkembangan pandemi. Namun demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan bahwa pembiayaan akan menunjukkan pertumbuhan positif di tahun 2021 seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat yang kembali pulih. Like the general economic outlook, the prospects for the financing industry in 2021 are estimated to be highly dependent on the development of the pandemic. However, the Financial Services Authority (OJK) predicts that financing will show positive growth in 2021 as public consumption recovers. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  21. Premi industri asuransi mengalami koreksi cukup besar seiring tekanan akibat pandemi Covid-19 . Peningkatan kapasitas industri pun menjadi fokus besar untuk membantu pemulihan ekonomi. Meskipun begitu, menurut OJK, profil risiko Industri Keuangan Non Bank yang terdiri atas perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan, lembaga jasa keuangan khusus, dan lembaga keuangan mikro IKNB masih terjaga dalam tingkat yang masih terkontrol. Di industri asuransi, riskbased capital (RBC) asuransi jiwa masih sebesar 540 persen dan asuransi umum 354 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan sebesar 120 persen. Insurance industry premiums experienced a sizeable correction in line with the pressure due to the Covid-19 pandemic. Increasing industrial capacity has also become a big focus to help economic recovery. Even so, according to the OJK, the risk profile of the Non-Bank Financial Industry, which consists of insurance, pension funds, financial institutions, special financial services institutions, and microfinance institutions (IKNB) is still maintained at a controlled level. In the insurance industry, risk-based capital (RBC) for life insurance is still at 540 percent and general insurance at 354 percent, far above the regulatory threshold of 120 percent. OJK juga telah memprediksikan bahwa bisnis asuransi nasional masih memiliki prospek yang lebih baik. Berkaca pada kinerja awal tahun 2021, secara nasional premi asuransi jiwa dan umum mencatatkan pertumbuhan positif mencapai Rp30,35 triliun atau naik dibandingkan dengan Januari 2020 sebesar Rp26,17 triliun. OJK has also predicted that the national insurance business still has better prospects. Reflecting on the performance of early 2021, nationally life and general insurance premiums recorded positive growth reaching Rp. 30.35 trillion, an increase compared to January 2020 of Rp. 26.17 trillion. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat kepada Anggota Direksi Frequency and Method of Providing Advice to Members of the Board of Directors Melalui rapat koordinasi yang dilakukan secara rutin dengan Direksi, Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi pengawasan dan konsultasinya dengan memberikan masukan terkait pelaksanaan strategi usaha di tahun 2020 agar dapat mencapai hasil terbaik di tengah situasi perekonomian yang kurang kondusif. Through regular coordination meetings with the Board of Directors, the Board of Commissioners has carried out its supervisory and consultative functions by providing input regarding the implementation of business strategies in 2020 in order to achieve the best results amid an unfavorable economic situation. Pemberian nasihat tidak hanya dilakukan saat rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi, namun juga dilakukan pada momen-momen lain di luar rapat, sesuai dengan kebutuhan. Advices are provided not only during the joint meeting of the Board of Commissioners and the Board of Directors, but also in other opportunities outside of meeting, as needed. Perubahan Komposisi Dewan Komisaris Changes in the Composition of the Board of Commissioners Pada tahun 2020 terjadi perubahan pada komposisi Dewan Komisaris menyusul penunjukkan Bapak Bambang Sugeng sebagai Komisaris Independen PT Asuransi Jasaraharja Putera. Mewakili seluruh anggota Dewan Komisaris, saya mengucapkan selamat bergabung kepada Bapak Bambang Sugeng. In 2020 there was a change in the composition of the Board of Commissioners following the appointment of Mr. Bambang Sugeng as Independent Commissioner of PT Asuransi Jasaraharja Putera. On behalf of all members of the Board of Commissioners, I would like to welcome Mr. Bambang Sugeng to the Board. Apresiasi Appreciation Atas nama Dewan Komisaris, ijinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemegang saham, We understand the Bank’s achievements are inseparable from the support given by all stakeholders. The Board Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 21
  22. serta seluruh pemangku kepentingan atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Perseroan . Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Direksi dan karyawan kami yang berdedikasi, yang mengelola pertumbuhan bisnis dan mengarahkan Perusahaan menuju posisi keuangan yang kokoh. Kami berharap ke depannya, Perseroan dapat terus mempertahankan kinerja terbaiknya dan meningkatkan nilai perusahaan bagi pemegang saham, konsumen, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan di masa mendatang. of Commissioners wishes to express our gratitude to all shareholders, business partners, staff and other stakeholders for their trust and supports. We would also like to applause the Board of Directors and our dedicated employees, who managed business growth and steered the Company toward a solid financial position. We hope that in the future, the Company can continue to maintain its best performance and increase corporate value for shareholders, consumers, business partners and all stakeholders in the future. Jakarta, Juli/July 2021 Atas nama Dewan Komisaris, On behalf of the Board of Commissioners, MYLAND ZOELAINI Komisaris Utama | President Commissioner 22 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  23. Dewan Komisaris The Board of Commissioners Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 23
  24. LAPORAN DIREKSI Report from The Director Zulmahdiar Direktur Utama | President Director 24 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  25. Kepada seluruh mitra Perseroan dan masyarakat umum , Direksi sangat berterima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan. To all the Company’s partners and the general public, the Board of Directors is very grateful for the cooperation and trust given to the Company. Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang kami hormati, Our Distinguished Shareholders and Stakeholders, Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, perkenankanlah kami mewakili Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera untuk menyampaikan Laporan Tahunan untuk tahun fiskal 2020 sebagai bentuk pertanggungjawaban Direksi kepada Para Pemegang Saham dan seluruh Pemangku Kepentingan lainnya. With praise and gratitude for the presence of Allah SWT, please allow us to represent the Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera to submit the Annual Report for the 2020 fiscal year as a form of accountability of the Board of Directors to Shareholders and all other Stakeholders. Laporan Tahunan ini dibuat sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Perseroan. Direksi menyusun Laporan Tahunan ini untuk diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan setelah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris. This Annual Report is prepared in compliance with the Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and the Company’s Articles of Association. The Board of Directors prepares this Annual Report to be submitted to the Annual General Meeting of Shareholders after obtaining the approval of the Board of Commissioners. Dalam Laporan Tahunan ini termasuk, kami menyampaikan laporan atas kinerja keuangan Perusahaan, kegiatan usaha secara umum, dan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan, termasuk rincian masalah yang timbul selama tahun buku yang dilaporkan, dan rencana strategis kami untuk tahun 2021. In this Annual Report includes, we submit the report on the Company’s financial performance, business activities in general, and the implementation of social and environmental responsibility, including details of problems arising during the reported financial year, as well as our strategic plans for 2021. Tinjauan Perekonomian Economic Overview Pandemi Covid-19 telah penyebabkan kontraksi pertumbuhan ekonomi dunia dimana pertumbuhan ekonomi dunia terkontraksi hingga sebesar 3,3%. Hal ini menjadi tantangan berat mengingat trend penurunan angka pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun terakhir hanya tumbuh sekitar 3,8% di tahun 2017 kemudian turun menjadi 3,6% di tahun 2018 dan menjadi 2,9% di tahun 2019. Terutama disebabkan oleh perang dagang yang masih terus berlanjut antara US dan China, serta permasalahan geo-politik yang terjadi di beberapa negara. The Covid-19 pandemic has caused a contraction in world economic growth where world economic growth has contracted by 3.3%. This is a formidable challenge considering the downward trend in the economic growth rate in the last three years, which only grew by around 3.8% in 2017 then dropped to 3.6% in 2018 and to 2.9% in 2019. Mainly due to the ongoing trade war between the US and China, as well as geo-political problems that occur in several countries. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 25
  26. 26 Pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri di tahun 2020 juga sangat dipengaruhi oleh Pandemi , dimana Indonesia mencatatkan kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar 2,07%. Ekonomi Indonesia hanya bertumbuh sekitar 5,02%, pada tahun 2019. Lebih rendah dari pencapaian di tahun 2018 sebesar 5,05% dan di tahun 2017 sebesar 5,07%. The Indonesia’s economic growth in 2020 is also heavily impacted by the Pandemic, where Indonesia recorded a contraction of economic growth of 2.07%. Indonesia’s economy only grew by around 5.02%, in 2019. It was lower than the achievement in 2018 of 5.05% and in 2017 of 5.07%. Tinjauan Industri Asuransi Insurance Industry Overview Direksi mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang stagnan dalam 3 tahun terakhir sebelum pandemi dan kontraksi pertumbuhan ekonomi karena Pandemi Covid-19 berdampak signifikan pada daya beli masyarakat dan badan usaha, termasuk dalam membeli produk asuransi. The Board of Directors noted that a stagnant national economic performance in the last 3 years, prior to the pandemic and the contraction in economic growth due to the Covid-19 pandemic, had a significant impact on the purchasing power of the public and business entities, including for buying insurance products. Total premi asuransi komersial pada tahun 2020 mencapai Rp242,46 triliun atau terkontraksi sebesar -7,34 persen year-on-year [yoy]. Padahal pada tahun sebelumnya, total premi asuransi komersial tercatat mencapai Rp261,66 triliun. Jumlah itu tumbuh 4,77 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan kinerja 2018. Total commercial insurance premiums in 2020 reached Rp242.46 trillion or contracted by -7.34 percent yearon-year [yoy]. Whereas in the previous year, the total commercial insurance premiums reached Rp.261.66 trillion. That number grew 4.77 percent on an annual basis when compared to the 2018 performance. Pada level nasional, Total Klaim dan Manfaat yang dibayarkan mencapai Rp151,10 triliun, terkontraksi 2,4% yoy. Meskipun demikian, total klaim meninggal dunia dan klaim nilai tebus (surrender) justru mengalami peningkatan. Total klaim meninggal dunia mencapai Rp12,24 triliun, tumbuh 16,7% yoy, dan total klaim nilai tebus (surrender) mencapai Rp90,76 triliun, tumbuh 7,8% yoy. Sementara itu, Total hasil investasi hanya mencapai Rp17,95 triliun, terkontraksi 23,7% yoy, dengan total jumlah investasi mencapai Rp504,80 triliun, terkontraksi 3,0% yoy. At national level, the Total Claims and Benefits paid reached Rp151.10 trillion, contracted 2.4% yoy. However, total values of death claims and surrender claims actually increased. Total death claims reached Rp12.24 trillion, grew 16.7% yoy, and total claims for redeem value (surrender) reached Rp90.76 trillion, grew 7.8% yoy. While Total investment return only reached Rp17.95 trillion, or a 23.7% contraction yoy, with total investment amounting to Rp504.80 trillion, contracted 3.0% yoy. Laporan Keuangan Perseroan The Company’s Financial Statements Di tengah tantangan berat seperti yang terjadi di tahun 2020, Perseroan terus berupaya untuk menjaga kinerja usahanya agar dapat mempertahankan pertumbuhannya. In the midst of tough challenges such as those that occurred in 2020, the Company continues to strive to maintain its business performance in order to maintain its growth. Secara umum kinerja Perseroan mengalami tekanan akibat dampak negatif COVID-19, dan sebenarnya hal ini telah diperkirakan sebelumnya, mengingat pada tahun 2020 perekonomian global mengalami tekanan berat akibat pandemic COVID-19. Premi bruto mengalami penurunan 16,10%, dari Rp1,45 triliun di tahun 2019 menjadi Rp1,22 triliun di tahun 2020. Sementara Laba Bersih Tahun Berjalan menurun signifikan 45,70% dari Rp130,60 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp70.92 miliar di tahun 2020. In general, the Company’s performance is under pressure due to the negative impact of COVID-19, and in fact this was predicted beforehand, considering that in 2020 the global economy was under severe pressure due to the COVID-19 pandemic. Gross premium decreased by 16.10%, from Rp 1.45 trillion in 2019 to Rp 1.22 trillion in 2020. Meanwhile, Net Profit for the Year decreased significantly by 45.70% from Rp 130.60 billion in the previous year to Rp70.92 billion in 2020. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  27. Pendapatan Premi Bruto dari lini usaha Asuransi Kredit adalah satu-satunya yang mengalami peningkatan di tahun 2020 , yakni sebesar 34,37%, dari Rp96,62 miliar menjadi Rp129,83. Sedangkan lini usaha lainnya mengalami penurunan, dengan penurunan paling besar dicatat oleh lini usaha Rekayasa yakni 22,50%, dari Rp100,80 miliar menjadi Rp78,12 miliar. Pendapatan Underwriting juga mengalami penurunan 11,27%, dari Rp800,53 miliar menjadi Rp710,28 miliar. Hal ini disebabkan oleh karena pendapatan Premi Bruto menurun 16,10% dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,22 triliun. Gross Premium Income from the Credit Insurance business line was the only one that experienced an increase in 2020, which was 34.37%, from Rp96.62 billion to Rp129.83. Meanwhile, other business lines experienced a decline, with the largest decline recorded by the Engineering business line, which was 22.50%, from Rp100.80 billion to Rp78.12 billion. Underwriting income also decreased by 11.27%, from Rp800.53 billion to Rp710.28 billion. This was due to the decrease in Gross Premium income by 16.10% from Rp1.45 trillion to Rp1.22 trillion. Laporan Keuangan Perseroan tahun 2020 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan mendapatkan opini Laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material untuk posisi keuangan serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. The Company’s 2020 Financial Statements have been audited by the Public Accounting Firm of Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan and obtained an opinion. The financial statements present fairly, in all material respects, for their financial position and financial performance and cash flows for the year ended December 31, 2020 . Tinjauan Tata Kelola Governance Overview Direksi memastikan bahwa Perseroan senantiasa menjaga komitmennya untuk melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan konsisten dan mengedepankan etika dan integritas dalam pengelolaan Perseroan. The Board of Directors ensures that the Company always maintains its commitment to implement the principles of Good Corporate Governance consistently and prioritizes ethics and integrity in the management of the Company. Direksi meyakini bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik secara konsisten akan mendorong peningkatan kinerja Perseroan. Dan dalam implementasinya, Perseroan senantiasa berupaya untuk memberikan jaminan pemenuhan hak-hak pemangku kepentingan, dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. The Board of Directors believes that the consistent implementation of Good Corporate Governance will encourage the improvement of the Company’s performance. And in its implementation, the Company always strives to provide guarantees for the fulfillment of the rights of stakeholders, and improve compliance with laws and regulations. Perseroan telah menyusun Roadmap pengembangan penerapan tata kelola perusahaan dan Direksi memastikan bahwa pengembangan kualitas penerapan tata kelola perusahaan di PT Asuransi Jasaraharja Putera selalu mengacu pada Roadmap tersebut. The Company has compiled a Roadmap for the development of the implementation of corporate governance and the Board of Directors ensures that the development of the quality of the implementation of corporate governance in PT Asuransi Jasaraharja Putera always refers to the Roadmap. Laporan Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Report on the Implementation Environmental Responsibility Pandemi Covid-19 telah memaksa Perseroan untuk menyusun ulang program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di tahun 2020, disesuaikan dengan pemberlakuan social distancing dan mencegah kerumunan. Namun demikian, Perseroan tetap memegang komitmennya untuk berkontribusi bagi pengambangan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. The Covid-19 pandemic has forced the Company to rearrange its Corporate Social Responsibility program in 2020, adjusted to the implementation of social distancing and preventing crowds. However, the Company still maintains its commitment to contribute to the development of the welfare of the community and the environment. of Social and Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 27
  28. Pada tahun 2020 , kegiatan CSR yang dilakukan diantaranya adalah: 1. Penyerahan bantuan untuk penanganan Covid kepada mitra perusahaan yang terdampak pandemi. 2. Pemberian bantuan kepada 27 panti asuhan dalam rangkaian acara hari ulang tahun perusahaan. 3. Pemberian bantuan sembako dan bantuan pendidikan kepada keluarga mantan pegawai JRP yang telah meninggal dunia. Walaupun dalam skala terbatas, namun Direksi meyakini bahwa program Tanggung Jawab Sosial Perusahan harus tetap diijalankan demi kepentingan bersama. In 2020, the CSR activities carried out include: Penutup Closing Remark Mengakhiri sambutan ini, Direksi ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemegang Saham atas kepercayaan kepada kami. Direksi ingin menyampaikan juga penghargaan setinggi-tingginya kepada Dewan Komisaris atas seluruh saran, arahan dan nasihat demi peningkatan kinerja Perseroan. Dan kepada seluruh karyawan, Direksi ingin menyampaikan terima kasih atas kerja keras, dedikasi dan ketangguhannya, sehingga kita bersama dapat melewati masa-masa berat ini. Ending this remark, the Board of Directors would like to thank the Shareholders for their trust in us. The Board of Directors would also like to express the highest appreciation to the Board of Commissioners for all suggestions, directions and advice for improving the Company’s performance. And to all employees, the Board of Directors would like to thank them for their hard work, dedication and resilience, so that together we can get through these tough times. Juga kepada seluruh mitra Perseroan dan masyarakat umum, Direksi sangat berterima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan. Also to all the Company’s partners and the general public, the Board of Directors is very grateful for the cooperation and trust given to the Company. Ke depannya, Direksi berharap situasi dapat segera pulih kembali dan kita bisa bahu membahu demi pemulihan ekonomi Indonesia. Going forward, the Board of Directors hopes that the situation will recover soon and we can work hand in hand for Indonesia’s economic recovery. 1. Handing over of donations for the handling of Covid to the Company’s partners affected by the pandemic. 2. Donations to 27 orphanages in celebration of the Company’s anniversary. 3. Donations of basic necessities and education to families of former JRP employees who have passed away. Although on a limited scale, the Board of Directors believes that the Corporate Social Responsibility program must continue to be carried out for the common interest. Jakarta, Juli/July 2021 Atas nama Direksi | On behalf of the Board of Directors, Zulmahdiar Direktur Utama | President Director 28 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  29. Direksi Board of Directors Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 29
  30. 30 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  31. PROFIL DEWAN KOMISARIS Pro file From The Board of Commissioners MYLAND ZOELAINI Komisaris Utama | President Commissioner Warga negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Kerinci, 12 April 1964 | Born in Kerinci, April 12, 1964 Meraih gelar S1 Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 1989. Gelar Master of Management dari Universitas Gajah Mada. Kemudian melanjutkan pendidikan ke luar negeri antara lain: Kellog School of Management, Chicago, USA; Columbia Business School, New York, USA; Rotterdam School of Management, Netherlands; Mt. Eliza, Melbourne Business School, Australia; IMD Switzerland. Menjabat sebagai Komisaris Utama PT Asuransi Jasaraharja Putera, sejak Desember tahun 2018 sekaligus sebagai Direktur Keuangan PT Jasa Raharja (2018). Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau pernah bekerja di AXA Mandiri, dengan jabatan terakhir sebagai Komisaris Utama (2018), Bank Mandiri dengan jabatan terakhir sebagai Group Head Distribution Strategy Bank Mandiri/Executive Vice President (2009-2018). Obtained his Bachelor’s Degree in Agricultural Socio- Economic from Bogor Agricultural University (IPB), 1989. He holds a Master of Management from Gajah Mada University. Then continuing education abroad include: Kellogg School of Management, Chicago, USA; Columbia Business School, New York, USA; Rotterdam School of Management, Netherlands; Mt. Eliza, Melbourne Business School, Australia; IMD Switzerland. He serves as President Commissioner of PT Asuransi Jasaraharja Putera since December 2018, and concurrently serving as the Finance Director of PT Jasa Raharja (2018). Prior to joining the Company, he worked at AXA Mandiri, with last position as President Commissioner (2018), Bank Mandiri with last position as Bank Mandiri Group Head Distribution Strategy/ Executive Vice President (2009-2018). MIRZA MOCHTAR Komisaris Independen | Independent Commissioner Warga negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Palembang, 2 Agustus 1955 | Born in Palembang, August 2, 1955 Meraih gelar MBA dari University of Wisconsin USA 1989. Pelatihan-pelatihan yang pernah diikuti antara lain International Financial Report Standards Conference, IADI Research Conference Financial Crisis; The Role Of Deposit Insurance, Seminar Financial Crisis Management and Bank Resolution dan lain-lain. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Akuntansi dan Keuangan LPS, Komisaris PT Tambang Batubara Bukit Asam (2003-2008). Ditunjuk sebagai Komisaris Independen berdasarkan Akta Nomor 03 tanggal 28 Maret 2014, Nelly Sylviana, S.H., Notaris di Jakarta. He earned an MBA from University of Wisconsin USA 1989. The courses he attended among others were International Financial Report Standards Conference, IADI Research Conference Financial Crisis; The Role of Deposit Insurance, Seminar on Financial Crisis Management and bank resolution and others. Previously he served as Director of Accounting and Finance LPS, Commissioner of PT Tambang Batubara Bukit Asam (2003-2008). Appointed as Independent Commissioner based on Deed No. 03 dated March 28, 2014, by Nelly Sylviana, S.H., Notary in Jakarta. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 31
  32. MUHAMAD UMAR FAUZI Komisaris | Commissioner Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Karanganyar, 11 Juli 1969 | Born in Karanganyar, July 11, 1969 Beliau meraih gelar S1 Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh November di tahun 1994, dan gelar S2 Manajemen Keuangan dari Universitas Indonesia di tahun 2005. Pelatihan dan seminar yang pernah diikuti dalam beberapa tahun terakhir antara lain Pelatihan Manajerial Problem Solving and Decision Making, serta Pelatihan Strategi Bisnis Business Modelling. Sebelum ditunjuk sebagai Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera, beliau pernah menempati posisi-posisi penting di lembaga pemerintah, dan saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bidang Usaha Energi Kementerian BUMN. He earned a Bachelor’s Degree in Mechanical Engineering from the Sepuluh November Institute of Technology in 1994, and a Master’s Degree in Financial Management from the University of Indonesia in 2005. The training and seminars he has attended in recent years include Managerial Problem Solving and Decision Making Training, as well as Strategy Training Business Modeling Business. Prior to being appointed as Commissioner of PT Asuransi Jasaraharja Putera, he had held important positions in government institutions, and currently still serves as Head of the Energy Business Division of the Ministry of SOEs. BAMBANG SUGENG Komisaris Independen | Independent Commissioner Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Klaten, 14 September 1961 | Born in Klaten, September 14, 1961 Beliau ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Asuransi Jasaraharja Putera berdasarkan SK Nomor P/R/904/2020. Meraih gelar S1 Ilmu Hukum dari Universitas Langlangbuana dan S2 Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran. Beliau juga seorang lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Saat ini, selain menjadi Komisaris di PT Asuransi Jasaraharja Putera, beliau juga masih berdinas di Kepolisian sebagai Widya Iswara Madya Sespim Polri Lemdikpol. He is appointed as Independent Commissioner of PT Asuransi Jasaraharja Putera based on SK Number P/R/904/2020. He holds a Bachelor’s Degree in Law from the University of Langlangbuana and a Master’s Degree in Law from the University of Padjadjaran. He is also a graduate of the Police Science College and the Indonesian Armed Forces Academy. Currently, apart from being a Commissioner at PT Asuransi Jasaraharja Putera, he is also still serving in the Police force as Widya Iswara Madya Sespim Polri Lemdikpol. 32 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  33. PROFIL DIREKSI Director ’s Profile ZULMAHDIAR Direktur Utama | President Director Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Lubuk Sikaping, 6 Desember 1964 | Born in Lubuk Sikaping, December 6, 1964 Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Ilmu Administrasi dan Kebijakan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, 2001. Gelar profesional Certified Risk Governance Professional (CRGP) diperoleh dari Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR), 2017; Register Negara Akuntan Nomor RNA 6861 (2015) dan Chartered Accountant (CA Indonesia - 2014), keduanya dari Ikatan Akuntansi Indonesia. Beliau pernah mengikuti berbagai seminar, di antaranya “Top Executive Capacity Building Program”, “National Anti-Fraud Conference”, dan lain sebagainya. Beliau pernah menjabat di PT Jasa Raharja Kantor Pusat sebagai Kepala Satuan Pengawasan Intern (2014-2017), dan Kepala Divisi Akuntansi (2010-2014). Sebelum diangkat sebagai Presiden Direktur di tahun 2017, PT Asuransi Jasaraharja Putera Beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Asuransi Jasaraharja Putera. His last education was Magister Program of Administration and Business Policy, Faculty of Social and Political Science, University of Indonesia, 2001. His professional titles of Certified Risk Governance Professional (CRGP) was earned from Institute of Risk Management Professional Certification (LSPMR), 2017; Registered State Accountant – RNA Number 6861 (2015) and Chartered Accountant (CA Indonesia – 2014), both from Institute of Indonesia Chartered Accountants. He also has participated some seminars, such as “Top Executive Capacity Building Program”, “National Anti-Fraud Conference”, and more. He once served as the Head of Internal Supervisory Unit (2014–2017), and Head of Accountancy Division (2010–2014), both in PT Jasa Raharja Head Office. Prior to being appointed as President Director of PT Asuransi Jasaraharja Putera in 2017, he served as Director of Finance, Human Resources and General Affairs of PT Asuransi Jasaraharja Putera. TAUFIQ ARIFIN Direktur Teknik | Technical Director Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Klaten pada 29 April 1964 | Born in Klaten on April 29, 1964 Beliau meraih gelar S1 Manajemen dari Universitas Gajah Mada di tahun 1990, S2 Manajemen Keuangan dari Universitas Hasanudin tahun 2009. Berbagai sertifikasi profesi yang dimiliki antara lain AMII, ACII, AAAIK. Pelatihan yang pernah diikuti dalam beberapa tahun terakhir adalah: Top Executive Capacity Building Program, International Confeence in Global Insurance, Reforming the Fight Against Fraud in Insurance Industry. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja Kantor Pusat (2008-2010), Kepala Divisi Asuransi PT Jasa Raharja Kantor Pusat (2010-2012), dan Direktur Pemasaran PT Asuransi Jasaraharja Putera (2012-2013). Diangkat sebagai Direktur Teknik berdasarkan Akta No. 05 tanggal 12 Agustus 2013, Nelly Sylviana, S.H., Notaris di Jakarta. He earned a Bachelor’s Degree in Management from the University of Gajah Mada in 1990, and Master’s Degree in Financial Management from the University of Hasanudin in 2009. Various professional certifications he has include AMII, ACII, AAAIK. The trainings that have been attended in the last few years are: Top Executive Capacity Building Program, International Conference in Global Insurance, Reforming the Fight Against Fraud in Insurance Industry. Previously, he served as Corporate Secretary of PT Jasa Raharja Head Office (2008-2010), Head of Insurance Division of PT Jasa Raharja Head Office (2010-2012), and Marketing Director of PT Asuransi Jasaraharja Putera (2012-2013 ). Appointed as Technical Director based on Deed No. 05 dated August 12, 2013, Nelly Sylviana, S.H., Notary in Jakarta. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 33
  34. RAHMAT SLAMET Direktur Pemasaran | Marketing Director Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Bandar Lampung, 26 Juni 1963 | born in Bandar Lampung on June 26, 1963 Pendidikan terakhir Program Pasca Sarjana Universitas Satyagama, Jakarta (1997-1999). Gelar Profesi Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAIK) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), 2010; Associate Islamic Insurance Society (Ajun Ahli Asuransi Syariah) dari Islamic Insurance Society (IIS), 2011; Ajun Ahli Asuransi Kesehatan (AAAK) dari Perhimpunan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia (PAMJAKI), 2008; Indonesian Certified Liability Underwriter (ICLi.U) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), 2011; Qualified Insurance Practitioner (QIP) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), 2006; Professional Internal Audit (PIA) dari Asosiasi Auditor Internal, 2013; Certified Risk Governance Professional (CRGP) dari Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR), 2014. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Pencegahan & Pelayanan PT Jasa Raharja (Juli-Agustus 2013), Kepala Satuan Pengawas Intern PT Jasa Raharja (2013-2014), dan Direktur Pemasaran PT Asuransi Jasaraharja Putera (2014 – sekarang). Ditunjuk sebagai Direktur berdasarkan Akta No. 01 tanggal 7 Agustus 2014, oleh Indra Meidi, S.H., Notaris di Jakarta. His last education is the Graduate Program of Satyagama University Jakarta (1997–1999). AAIKAI Profession Degree of Indonesian Insurance Expert (AAIK) from the Insurance Management Experts Association of Indonesia (AAMAI) in 2010, Associate Islamic Insurance Society of the Islamic Insurance Society (IIS) in 2011, Adjunct Health Insurance (AAAK) from Association of Indonesian Insurance Management and Health Insurance Experts in 2008, Indonesian Certified Liability Underwriter (ICLi.U) from Indonesian Association of Insurance Management Experts (AAMAI) in 2011, Qualified Insurance Practitioner (QIP) from Indonesian Association of Insurance Management Experts (AAMAI) in 2006, Professional Internal Audit (PIA) of the Association of Internal Auditors in 2013, Certified Risk Governance Professional (CRGP) from Institute of Risk Management Professional Certification (LSPMR) in 2014. Previously, he served as Head of Prevention & Services Division of PT Jasa Raharja (July–August 2013), Head of Internal Supervisory Unit of PT Jasa Raharja (July–June 2014), and Marketing Director of PT Asuransi Jasaraharja Putera (2014 – present). Appointed as Director based on Notarial Deed No. 01 dated on August 7, 2014, by Indra Meidi, S.H., Notary in Jakarta. ABDUL HARIS Direktur Keuangan, Umum dan SDM | Finance, General Affair and HR Director Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen Lahir di Padang Panjang 14 Oktober 1965 | Born in Padang Panjang on October 14, 1965 Pendidikan terakhir adalah Pasca Sarjana Manajemen di Universitas Kejuangan 45. Beliau pernah mengikuti beragam pelatihan dan seminar, antara lain: Developing Creative Thinking and Mindset Batch II, Assessment Bagi Kadiv dan Pejabat setingkat Kadiv, Directorship Program, Top Executive Capacity Building Program, Sertifikasi Risk Governance Professional, Training Certified Risk Governance Profession, 17th ASEAN Council of Bureau and 2nd ASEAN, Peluang & Tantangan Industri Asuransi MEA, Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja, Reindo Training Treaty Reasuransi, Diklat Purnabakti, Penyusunan Aturan Pengendalian Gratifikasi, CEO Talk Series On Strategic Management. Antara tahun 2013 – 2018, beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan PT Jasa Raharja. His most recent education was Postgraduate Management at the University of Kejuangan 45. He has participated in various training and seminars, including: Developing Creative Thinking and Mindset Batch II, Assessment for Head of Division and Officials of equal level, Directorship Program, Top Executive Capacity Building Program, Professional Risk Governance Certification, Certified Risk Governance Professional Training, 17th ASEAN Council of Bureau and 2nd ASEAN In, Opportunities & Challenges in the MEA Insurance Industry, Occupational Safety & Health Management System, Reindo Training Treaty Reinsurance, Training Purnabakti, Formulation of Gratification Control Rules, Ceo Talk Series On Strategic Management. Between 2013 - 2018, he served as the Head of PT Jasa Raharja Prevention and Services Division. 34 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  35. Pernyataan Pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi Accountability Statement of the Board of Commissioners and the Board of Directors Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We the undersigned hereby declare that all information bahwa Tahunan in the 2020 Annual Report of PT Asuransi Jasaraharja Putera PT Asuransi Jasaraharja Putera 2020 telah dimuat secara semua informasi dalam Laporan is complete and that we are fully responsible for the lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran accuracy of the contents of the Annual Report of isi Laporan Tahunan PT Asuransi Jasaraharja Putera . PT Asuransi Jasaraharja Putera. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement has been made truthfully. Myland Zoelaini Komisaris Utama/ President Commissioner Muhamad Umar Fauzi Komisaris/Commissioner Mirza Mochtar Komisaris Independen/ Independent Commissioner Bambang Sugeng Komisaris Independen/ Independent Commissioner Zulmahdiar Direktur Utama/President Director Taufiq Arifin Direktur Teknik/ Technic Director Rahmat Slamet Direktur Pemasaran/ Marketing Director Abdul Haris Direktur Keuangan, Umum dan SDM/ Finance, General Affair and HR Director Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 35
  36. 36 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  37. 2 Profil Perusahaan Company Profile SEKILAS PERUSAHAAN Company in Brief 38 VISI – MISI DAN BUDAYA PERUSAHAAN Vision – Mission and Corporate Culture 40 INFORMASI TENTANG PERUSAHAAN Corporate Information 42 TONGGAK SEJARAH Milestone 43 RAGAM PRODUK BERKUALITAS Our Quality Products 44 PRODUK ASURANSI LAINNYA Other Insurance Products 47 PRODUK ASURANSI SYARIAH Sharia Insurance Products 49 STRUKTUR ORGANISASI Organizational Structure 52 KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM Shareholders Composition 54 LEMBAGA PROFESI PENUNJANG PERSEROAN Supporting Professional Institutions 55 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 37
  38. SEKILAS PERUSAHAAN Company in Brief 38 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  39. PT Asuransi Jasaraharja Putera , atau JRPINSURANCE, merupakan anak perusahaan PT Jasa Raharja yang didirikan pada tahun 1993. Dalam waktu yang relatif singkat, Perseroan mampu tumbuh menjadi salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia berkat kepercayaan masyarakat kepada Perseroan. Untuk itu, Perseroan berkomitmen menjaga sebaik mungkin kepercayaan yang diterimanya dengan jalan terus meningkatkan kualitas layanannya sesuai kebutuhan nasabah. PT Asuransi Jasaraharja Putera, or JRP-INSURANCE, is a subsidiary of PT Jasa Raharja which was founded in 1993. In a relatively short period of time, the Company was able to grow into one of the leading insurance companies in Indonesia thanks to the public trust in the Company. For this reason, the Company is committed to maintaining public trust as best as possible by continuing to improve the quality of its services according to customer needs. Jaringan layanan JRP-INSURANCE tersebar di seluruh Indonesia melalui 111 titik layanan yang terdiri dari 27 Kantor Cabang, 25 Kantor Pemasaran dan 59 Kantor Unit Layanan. JRP-INSURANCE service network spreads throughout Indonesia through 111 service points consisting of 27 Branch Offices, 25 Marketing Offices and 59 Service Unit Offices. JRP-INSURANCE memiliki beragam solusi untuk beragam kebutuhan, seperti Asuransi Umum dan Suretyship. Ragam solusi tersebut dikemas sebagai JP-BONDING, JP-ASTOR (Asuransi Kendaraan Bermotor), JP-GRAHA (Asuransi Kebakaran), JPASPRI (Asuransi Kecelakaan Pribadi) JP ASKRED (Asuransi Kredit), Asuransi Rekayasa, dan Asuransi Syariah. Layanan yang beragam tersebut mencerminkan tekad Perseroan untuk menjadi one stop insurance service company. JRP-INSURANCE offers a variety of solutions to cater to various customer needs, such as General Insurance and Suretyship. The various solutions are packaged as JP-BONDING, JP-ASTOR (Motor Vehicle Insurance), JP-GRAHA (Fire Insurance), JPASPRI (Personal Accident Insurance) JP ASKRED (Credit Insurance), Engineering Insurance, and Sharia Insurance. These various services reflect the Company’s determination to become a one stop insurance service company. Selain itu, komitmen JRP-INSURANCE dalam menjaga reputasinya sebagai perusahaan asuransi yang terpercaya tercermin dari keberhasilannya meraih rating Pefindo idAA- (Double A- : Stable Outlook). In addition, JRP-INSURANCE’s commitment to maintaining its reputation as a trusted insurance company is reflected in the Pefindo idAA- (Double A-: Stable Outlook) rating given to perseron. Melalui beragam produk dan layanan asuransi yang berkualitas, JRP-INSURANCE berhasil membukukan kinerja keuangan yang baik dan terus meningkat. Perseroan percaya bahwa prestasi ini juga merupakan hasil dari penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dalam setiap aspek operasional, serta didorong dengan implementasi budaya AKHLAK, AMANAH, KOMPETEN, HARMONIS, LOYAL, ADAPTIF dan KOLABORATIF. Through a variety of quality insurance products and services, JRP-INSURANCE has managed to record good and increasing financial performance. The Company believes that this achievement is also the result of the application of the principles of Good Corporate Governance in every aspect of its operations, and driven by the implementation of the AKHLAK culture, TRUST, COMPETENT, HARMONIC, LOYAL, ADAPTIVE and COLLABORATIVE. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 39
  40. VISI , MISI DAN BUDAYA PERUSAHAAN Vision, Mission and Corporate Culture VISI | VISION Menjadi Perusahaan Asuransi Terkemuka di Indonesia. Becoming a Leading Insurance Company in Indonesia. MISI | MISSION Menyediakan Produk Tepat Guna dengan Pelayanan Prima. Providing appropriate products with excellent service. BUDAYA PERUSAHAAN | CORPORATE CULTURE Sebagai BUMN, untuk mencapai visi dan misinya, PT Asuransi Jasaraharja Putera memiliki Core Value atau nilai Perusahaan sebagai landasan yang harus diterapkan oleh seluruh karyawan dalam melakukan aktivitas bisnis Perusahaan. Core Value yang disingkat “AKHLAK” tersebut diterapkan berdasarkan SK Direksi No. Skep/1/1/XI/2020, dengan uraian sebagai berikut: 40 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera As an SOE, to achieve its vision and mission, PT Asuransi Jasaraharja Putera has a Core Value as a foundation to be applied by all employees in carrying out the Company’s business activities. The Core Value, abbreviated as “AKHLAK”, is implemented based on the BOD Decree No. Skep/1/1/XI/2020with the following description:
  41. 1 . Amanah • Memegang teguh kepercayaan yang diberikan. • Berperilaku dan bertindak selaras dengan perkataan. • Menjadi seseorang yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab. • Bertindak jujur dan berpegang teguh kepada nilai moral dan etika secara konsisten. 1. Amanah (Trust) • Uphold the trust given. • Behave and act according to words. 2. Kompeten • Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas. • Terus menerus meningkatkan kemampuan/ kompetensi agar selalu mutakhir. • Selalu dapat diandalkan dengan memberikan kinerja terbaik. • Menghasilkan kinerja dan prestasi yang memuaskan. 2. Competent • Keep on learning and developing capabilities. • Continuously improving abilities / competencies to be always up to date. • Always reliable by giving the best performance. 3. Harmonis • Saling peduli dan menghargai perbedaan. • Berperilaku saling membantu dan mendukung sesama insan organisasi maupun masyarakat. • Selalu menghargai pendapat, ide atau gagasan orang lain. • Menghargai kontribusi setiap orang dari berbagai latar belakang. 3. Harmonious • Caring for each other and respect differences. • Be helpful and mutually supportive to each other in the organization and society. • Always respect other people’s opinions, ideas or ideas. • Appreciate the contribution of everyone from various backgrounds. 4. Loyal • Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. • Menunjukkan komitmen yang kuat untuk mencapai tujuan. • Bersedia berkontribusi lebih dan rela berkorban dalam mencapai tujuan. • Menunjukkan kepatuhan kepada organisasi dan negara. 4. Loyal • Be dedicated and prioritizing the interests of the nation and state. • Demonstrate a strong commitment to achieving goals. • Willing to contribute more and willing to sacrifice in achieving goals. • Demonstrate compliance with the organization and the country. 5. Adaptif • Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan. • Melakukan inovasi secara konsisten untuk menghasilkan yang lebih baik. • Terbuka terhadap perubahan, bergerak lincah, cepat dan aktif dalam setiap perubahan untuk menjadi lebih baik. • Bertindak proaktif dalam menggerakan perubahan. 5. Adaptive • Continue to innovate and be enthusiastic about encouraging or dealing with the changes. • To consistently innovate to produce better. 6. Kolaboratif • Mendorong kerja sama yang sinergis. • Terbuka bekerja sama dengan berbagai pihak. • Mendorong terjadinya sinergi untuk mendapatkan manfaat dan nilai tambah. • Bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. 6. Collaborative • Encouraging synergistic cooperation. • Open to cooperate with various parties. • Encourage synergy to obtain added benefits and values. • Synergize to achieve common goals. • Become someone who can be trusted and responsible. • Be honest and consistently uphold moral and ethical values . • Produce satisfactory performance and achievements. • Open to changes, move agile, fast and active in every change for the better. • Acting proactively in driving change. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 41
  42. INFORMASI TENTANG PERUSAHAAN Corporate Information NAMA /NAME: PT Asuransi Jasaraharja Putera BIDANG USAHA/BUSINESS LINE: Asuransi Kerugian dan Surety Bond / General Insurance and Surety Bond KEPEMILIKAN/OWNERSHIP: 1. PT JASA RAHARJA 2. PT SERVICO DELTA INVESTAMA 3. PT PATAKARSA UTAMA 4. PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA 93,80% 2,50% 2,20% 1,50% TANGGAL PENDIRIAN/DATE OF ESTABLISHMENT: 27 November 1993 / November 27, 1993 DASAR HUKUM/LEGAL BASIS: Akta Notaris Nomor 81. 27 November 1993/ Notarial Deed No. 81, dated November 27, 1993 JUMLAH KARYAWAN/NUMBER OF EMPLOYEE: 553 karyawan/employee KANTOR PUSAT/HEAD OFFICE: Gedung Wisma Raharja Lt. III Jl. TB Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur Jakarta Selatan - 12560 Phone: (021) 788 44444 Fax: (021) 788 41234 Email: pusat@jrp.co.id OUTLET PELAYANAN/SERVICE OUTLETS: 111 Unit Outlet Pelayanan, terdiri dari 27 Kantor Cabang, 25 Kantor Pemasaran dan 59 Unit Layanan 111 Service outlets, consisting of 27 Branch Offices, 25 Marketing Offices and 59 Service Units WEBSITE www.jrp.co.id LAYANAN INFORMASI | SMS CENTER/INFORMATION SERVICE | SMS CENTER: 0812-9777-5000 42 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  43. TONGGAK SEJARAH Milestone PT Asuransi Jasaraharja Putera meluncurkan produk asuransi spesial lebaran , JP Aman. Produk tersebut ditujukan agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki kesempatan berasuransi selama periode lebaran. Untuk mendukung kapasitas perusahaan, para pemegang saham khususnya Yayasan Dana Pensiun Jasa Raharja dan PT Jasa Raharja melakukan penambahan modal yang disertai dengan perubahan nama perusahaan menjadi PT Asuransi Jasaraharja Putera. Cikal bakal lahirnya PT Asuransi Jasaraharja Putera diawali dari PT Asuransi Bintang Bali yang berdiri tahun 1986. Pada tahun yang sama berubah nama menjadi PT Asuransi Tis Asih. Forerunner to PT Asuransi Jasaraharja Putera was PT Asuransi Bintang Bali, an insurance company established in 1986. In the same year the name was changed to PT Tis Asih Insurance 1986 To support the Company’s capacity, the shareholders, in particular the Jasa Raharja Pension Fund Foundation and PT Asuransi Jasa Raharja, increased their capital or capital restructuring accompanied by a change in company name to PT Asuransi Jasaraharja Putera. Pembukaan Kantor Cabang Syari’ah dan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan penyelenggaraan Program Asuransi Syari’ah Perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan BUMN Opening of Sharia Branch Office and Amendment to the Company’s Articles of Association to conform with the implementation of the Sharia Insurance Program Amendments to the entire Articles of Association of the Company to be adjusted to SOEs 1999 1996 1993 1991 Yayasan Dana Pensiun & Kesejahteraan Pegawai PT Jasa Raharja masuk sebagai pemegang saham dan nama Perseroan berubah menjadi PT Asuransi Aken Raharja. Pension Fund & Employee Welfare Foundation of PT Jasa Raharja became a shareholder, and the name of the Company changed to PT Asuransi Aken Raharja. Perseroan untuk disesuaikan dengan UU Perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan No.1/1995 Amendments to the entire Articles of Association of the Company to be adjusted to Law No.1 / 1995 PT Asuransi Jasaraharja Putera launched a special Eid al Fitr product, JP Aman. This product is intended for low-income customers, by providing affordable insurance during the Eid al Fitr season. 2020 2015 2012 2007 2000 Peningkatan Modal Dasar dari Rp50 miliar menjadi Rp100 miliar. Increase the authorized capital from Rp50 billion to Rp100 billion. PT Jasa Raharja menambah kepemilikan saham di PT Asuransi Jasaraharja Putera menyusul dilepaskannya saham milik Dana Pensiun PT Jasa Raharja. Dengan adanya peningkatan kepemilikan saham PT Jasa Raharja di PT Asuransi Jasaraharja Putera menjadi 93,8 persen tersebut, maka secara otomatis status PT Asuransi Jasaraharja Putera menjadi anak perusahaan BUMN dan dapat dipersamakan sebagai BUMN. Tergabung dalam Holding Perasuransian dan Penjaminan Joined in Insurance and Guarantee Holding PT Jasa Raharja added its share ownership in PT Asuransi Jasaraharja Putera, following the divestment of Jasa Raharja Pension Fund. With the increasing percentage of PT Asuransi Jasaraharja Putera share in PT Jasa Raharja, namely to 93,8%, automatically the current status of PT Asuransi Jasaraharja Putera changed to become subsidiary of an SOE, which can be considered equal to SOE. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 43
  44. RAGAM PRODUK BERKUALITAS Our Quality Products Bidang Usaha dan Layanan Line of Business and Services Bidang Usaha dan Layanan Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang tercantum dalam Pasal 3 Akta No . 12 tanggal 13 Agustus 2008, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam bidang Asuransi Kerugian dan Surety Bond, baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah, dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Line of Business and Services Pursuant to the Articles of Association, as set forth in the Article 3 of Act No. 12 dated August 13, 2008, the purpose and objective of the Company is to engage in the business of General Insurance and Surety Bonds, either conventional or Sharia, by applying the principles of limited liability company. Agar maksud dan tujuan tersebut di atas dapat tercapai, Perseroan melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: • Menjalankan usaha dalam bidang Asuransi Kerugian dan Surety Bond, baik secara konvensional maupun secara syariah sesuai dengan peraturan yang berlaku. • Menjalankan segala kegiatan usaha dalam bidang tersebut di atas yang selaras dengan maksud dan tujuan tersebut. To achieve the said purpose and objective, the Company conducting the following business: • Engaging in the business of General Insurance and Surety Bonds, both conventional and sharia in accordance with applicable regulations. • Conducting all business activities as mentioned above aligned with the goals and objectives. Produk dan layanan kami adalah sebagai berikut : Our products and services are as follows: JP-BONDING Terpercaya dan Pilihan Tepat Sebagai Penjaminnya Tersedia berbagai jenis Surety Bond: • Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond) dan Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond) untuk seluruh jenis Pekerjaan Konstruksi, Pengadaan dan Konsultan. • Progress Payment Bond • Installment Sales Bond • Jaminan Sewa Alat • Down Payment Bond • Customs Bond PT Asuransi Jasaraharja Putera merupakan Pelopor Surety Bond di Indonesia yang memberikan jaminan dengan standar kualitas layanan yang didukung komitmen tinggi. PT Asuransi Jasaraharja Putera juga dipercaya sebagai Ketua Konsorsium Jaminan Surety Bond (KJSB) untuk menangani Penjaminan di proyek-proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). The most reliable guarantor and the right choice!. We provide various types of Surety Bond: • Bid Bond, Performance Bond, Advance Payment Bond and Maintenance Bond for all types of construction, procurement and consultation work. • Progress Payment Bond • Installment Sales Bond • Equipment Rental Guarantee • Down Payment Bond • Customs Bond 44 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  45. PT Asuransi Jasaraharja Putera is the pioneer of Surety Bond Provider in Indonesia that provides a guarantee of quality service standards supported a high commitment . PT Asuransi Jasaraharja Putera is also believed to be the Chairman of the Surety Bond Guarantee Consortium (KJSB) to handle the Guarantee in the projects of the Ministry of Public Works. JP-ASTOR Kendaraan Anda, adalah teman setia yang selalu mengantar kemanapun Anda pergi. Namun saat ini risiko kecelakaan akibat tabrakan, perbuatan jahat orang lain, kebakaran atau bahkan risiko akibat kendaraan Anda menabrak pihak ketiga dapat terjadi kapan saja. JP-ASTOR dapat menjamin risiko-risiko kerusakan dan atau kehilangan dan kendaraan itu sendiri, Assesories kendaraan, Tanggung Jawab Hukum kepada pihak ke III (apabila kendaraan Anda menabrak pihak lain). Risiko Kecelakaan pada penumpang, pengemudi atau Tanggung Jawab Hukum kepada penumpang. Mungkin Anda sudah berhati-hati, tetapi orang lain belum tentu. Untuk itu jangan pernah mengambil risiko, percayakan asuransi Anda pada JP-ASTOR, Asuransi Kendaraan Bermotor dan JRP-INSURANCE. Ingat Asuransi Kendaraan bermotor ingat JP-ASTOR. Always accompanying us wherever we go, our vehicle is such a loyal friend indeed Unfortunately, it also prone to accident, unlawful actions, getting caught in fire, or crashing into other people car JP-ASTOR protects you from risks of damage and/or loss, both car and accessories, or from third parties liability (in case of crashing into other people car), bodily injury to passengers, driver or any other related legal liabilities. You maybe careful but others may not. So, take no risk Protect your car with JP-ASTOR, Motor Vehicle Insurance from JRP-INSURANCE. Think of cars, Thinkmof JP-ASTOR. JP-GRAHA Kami yakin bahwa Anda tidak ingin kehilangan aset berharga karena musibah yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu lindungi harta dan bangunan Anda dengan JP-GRAHA. JP-GRAHA adalah asuransi yang tepat untuk melindungi aset bangunan Anda dan harta benda didalamnya dan kerugian dan kerusakan akibat kebakaran atau peristiwa lain yang dijamin oleh polis dan perluasannya. Apapun aset Anda baik itu rumah tinggal, tempat usaha, kantor maupun pabrik, besar maupun kecil. Jangan menunggu waktu, percayakan sepenuhnya pada JP-GRAHA, produk terpercaya dan JRP-INSURANCE. We understand that you never want to lose your valuable asset to any unexpected unfortunate events. So, protect your property and building with JP-GRAHA. JP-GRAHA is the right insurance product to protect your assets, property, and any belonging inside from the loss and damage due to fire or other event that is protected by your insurance policy and its extention. Whatever your assets might be, residential place, business premises, offices or factories, large and small. Do not wait. Get your protection from JP- Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 45
  46. GRAHA , a reliable products from JRP-INSURANCE. JP-ASPRI Kecelakaan, dapat terjadi dimana saja, dan bersifat tiba-tiba. Tidak hanya di jalan raya tapi juga di rumah, di tempat kerja, pusat keramaian atau banyak tempat lainnya. Anda tidak akan pernah menduga apa yang akan terjadi. JP-ASPRI adalah solusi yang tepat untuk memberikan perlindungan bagi Anda, orang-orang yang Anda sayangi, karyawan Anda ataupun rekan-rekan Anda dan risiko kecelakaan, karena JP-ASPRI tidak hanya melindungi di tempat kerja atau di sekolah, tetapi selama 24 jam dimana saja berada. Jangan menunggu waktu, percayakan sepenuhnya perlindungan asuransi kecelakaan pribadi pada JP-ASPRI, produk asuransi terpercaya dari JRP-INSURANCE. Serta dapatkan kemudahan berasuransi melalui JP-Mobile Application, kini menyediakan asuransi perjalanan (JP-TRIP) dan asuransi kecelakaan diri plus (JP-ASPRI PLUS). Accidents, can take place anytime and anywhere. Not only happen on the highway but also can occur at home, at work, even can happen at the center of the crowd or many other places. You cannot guess what will happen. JP-ASPRI is the right solution to provide a protection for you, people you care about, your employees or your colleagues from risk of accidents because JP-ASPRI does not only give protection at work or at school, but it gives 24 hours protection anywhere. Don’t wait any longer, fully entrust personal accident insurance to JP-ASPRI, trusted insurance product from JRP-INSURANCE. As well as get the ease through JP-Mobile Application, which provides travel insurance (JP-TRIPS) and personal accident insurance plus (JP-ASPRI PLUS). JP-ASKRED Produk Asuransi ini memberikan proteksi terhadap risiko yang timbul akibat kredit tersebut macet oleh sebab apapun sepanjang tidak termasuk dalam pengecualian polis. This insurance product provides protection against risks arising from such credit jams for any reason as long as not included in the policy exclusion. 46 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  47. PRODUK ASURANSI LAINNYA Other Insurance Product ASURANSI PENGANGKUTAN Merupakan proteksi atas barang yang diangkut via sarana angkutan darat , laut dan udara terhadap risiko kecelakaan alat angkut, pencurian/perampokan, kebakaran/ ledakan. CARGO INSURANCE Insures cargo transported by land, sea and air againts the risk of accident of means of transportation, burglary/robbery, fire/explosion. ASURANSI REKAYASA Merupakan perlindungan terhadap kerugian atas pelaksanaan pembangunan proyek seperti gedung-gedung, jembatan, dermaga, lapangan terbang dan sebagainya, serta pemasangan mesin industri/non industri, peralatan elektronik, jaringan pipa, serta menjamin pihak ketiga dan kerugian yang terkait dengan pengerjaan proyek. ENGINEERING INSURANCE A protection against losses arising from the constructions of buildings, bridges, docks, airports and so on, as well as the installation of industrial/non-industrial machinery, electronic equipment, pipelines,as well as protection for third-party against losses associated with the project. ASURANSI ALAT BERAT JRP-INSURANCE menyediakan perlindungan komprehensif atau kerugian total untuk alat berat seperti tractor, bulldozer, excavator, crane serta alat-alat berat lainnya terhadap kerusakan baik saat beroperasi ataupun tidak, yang diakibatkan peristiwa kebakaran, tabrakan, dan pencurian. Produk ini dapat diperluas sampai dengan perlindungan terhadap : • Kerusuhan • Bencana Alam • Jaminan Pihak Ketiga Inland Transit HEAVY EQUIPMENT INSURANCE JRP-INSURANCE provides comprehensive protection or total loss protection for heavy equipment such as tractors, bulldozers, excavators, cranes and other heavy equipments against damage during operation or iddle time, which caused by fire, collision,or theft. This product can be expanded up to protect against: • Riots • Act of God • Third Party Liability Inland Transit ASURANSI HARTA BENDA GEMPA BUMI Memberikan proteksi atas bangunan beserta isinya sesuai wording Polis Standar Gempa Bumi Indonesia (PSGBI), yaitu gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, ledakan & kebakaran akibat gempa bumi. PROPERTY INSURANCE EARTHQUAKE Provide protection for the building and its contents in accordance with the Indonesian Standard of Earthquake Policies, is earthquakes, volcanic eruptions, tsunamis, explosions and fires caused by earthquake. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 47
  48. PROPERTY ALL RISK Memberikan proteksi atas bangunan beserta isinya sesuai wording polis standar Munich Re , yaitu kerusakan / kerugian fisik yang disebabkan risiko-risiko yang tidak disebutkan dalam pengecualian polis baik pengecualian umum maupun pengecualian khusus. Adapun pengecualian tersebut meliputi perang, pemberontakan, makar, revolusi, pembangkitan rakyat, bahaya nuklir dan terkontaminasi unsur radioaktif, penyusutan, unsur kesengajaan tertanggung. PROPERTY ALL RISK In accordance with Munich Re Wordings, cover the building and its contents from any physical loss, destruction or damage other than those specificaily excluded in the general or special exclusions. The exclusions include war, insurrection, rebellion, revolution, mobilization, nuclear danger and contaminated radioactive elements, depreciation, and wilful. ASURANSI RANGKA KAPAL Memberikan proteksi atas rangka kapal & mesin terhadap risiko/bahaya laut maupun risiko/ bahaya di atas laut seperti kapal tenggelam, karam, tabrakan, badai, topan, kebakaran, kelalaian crew kapal, termasuk pengorbanan/penyelamatan umum dan tanggung jawab kapal terhadap tabrakan kapal. HULL INSURANCE Provides protection for the ship’s frame & engine against marine risks/hazards and the risks/ dangers above the sea such as ships sinking, wrecking, collisions, hurricanes, typhoons, fires, ship crew negligence, including sacrifices/general rescue and ship responsibility for ship collisions. ASURANSI VARIA JRP-INSURANCE melalui produk ini menjamin risiko yang tidak dijamin pada produk asuransi lainnya, seperti risiko kecelakaan diri, risiko kerugian keuangan, sampai dengan risiko kerugian pada perabotan. Jenis asuransi ini terdiri dari : 1. Money Insurance 3. Hole In One Insurance 5. Moveable All Risk 2. Burglary/Theft Insurance 4. Bilboard Insurance MISCELLANEOUS INSURANCE Through these products, JRP-INSURANCE provides protection against risks that were not protected by other insurance products, such as personal accident, financial loss, up to property loss. This type of insurance consists of: 1. Money Insurance 3. Hole In One Insurance 5. Moveable All Risk 2. Burglary/Theft Insurance 4. Bilboard Insurance 48 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  49. PRODUK ASURANSI SYARIAH Sharia Insurance Product JP-ASTOR SYARIAH Risiko kecelakaan dapat terjadi kapan dan dimanapun Anda berada , selalu mengintai siapapun Anda di saat terjaga maupun lengah. Oleh karena itu percayakan pada JP-ASTOR SYARIAH, Asuransi Kendaraan Bermotor yang memberikan perlindungan secara menyeluruh. JP-ASTOR SHARIA The risk of accidents can happen when and wherever you are, always lurking whoever you are while awake and unmindful. Therefore, trust on JP-ASTOR Sharia, Motor Vehicle Insurance that provides comprehensive protection. JP-GRAHA SYARIAH Bangunan merupakan aset berharga bagi setiap penghuninya, namun begitu rentan sebuah bangunan apabila tanpa ada perlindungan, karena risiko dapat terjadi setiap saat, JP-GRAHA SYARIAH melindungi aset bangunan Anda beserta isinya, dari rumah tinggal, toko, apartemen, pabrik dan lainnya. JP-GRAHA SHARIA The building is a valuable asset for every inhabitant, yet so vulnerable to a building if there is no protection, because the risks can occur at any time, JP-GRAHA SHARIA protects your building assets and their contents, from residential, shop, apartment, factory and others. JP-ASPRI SYARIAH Dengan JP-ASPRI SYARIAH Anda dapat memberikan perlindungan 24 jam non-stop bagi keluarga Anda, rekan-rekan Anda dan karyawan Anda dari risiko kecelakaan yang dapat terjadi kapan dan dimanapun berada. JP-ASPRI SHARIA With JP-ASPRI SHARIA you can provide 24-hour non-stop protection for your family, your colleagues and your employees against the risk of accidents that can happen when and wherever they may be. ASURANSI PENGANGKUTAN SYARIAH Memberi perlindungan terhadap kerugian, kerusakan atau kehilangan yang terjadi atas barang-barang yang dikirim. SHARIA CARGO INSURANCE Provide the protection against loss, damage or loss of goods sent. ASURANSI GEMPA BUMI SYARIAH Melindungi Anda dari risiko Gempa Bumi. SHARIA EARTHQUAKE INSURANCE Protecting you from Earthquake risk. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 49
  50. PRODUK ASURANSI SYARIAH Sharia Insurance Product ASURANSI REKAYASA (CAR) SYARIAH & EAR SYARIAH Polis Contractor All Risk dan Erection All Risk memberikan jaminan terhadap risiko proyek yang sesuai dengan kontrak kerja antara pemilik bangunan dengan kontraktor. SHARIA CARGO INSURANCE & EAR SHARIA The Policy Contractor All Risk and Erection All Risk guarantees project risks in accordance with the contract of work between the building owner and the contractor. ASURANSI INDUSTRIAL ALL RISK (IAR) SYARIAH Memberikan perlindungan terluas untuk semua harta benda perusahaan termasuk gudang, pabrik dan mesinnya, alat-alat dan isi lainnya. Di bawah polis ini kerugian karena bencana alam, kerusakan karena kecelakaan, pembongkaran dan ongkos pembersihan puing secara otomatis ditanggung. Di samping kerusakan material, juga melindungi dari kerugian karena gangguan usaha. SHARIA ALL RISK INDUSTRIAL INSURANCE Provides the widest protection for all corporate property including warehouses, factories and machinery, tools and other contents. Under this policy losses due to natural disasters, accidental damage, demolition and clearance costs are automatically borne. In addition to material damage, it also protects against loss due to business interruption. ASURANSI PROPERTY ALL RISK (PAR) SYARIAH Memberikan Perlindungan Terluas untuk semua property Anda. SHARIA ALL RISK PROPERTY INSURANCE Provides Extended Protection for all your properties. ASURANSI ALAT BERAT (HE) SYARIAH Memberikan perlidungan atas kerugian atau kerusakan alat-alat berat yang disebabkan. HEAVY EQUIPMENT INSURANCE (HE) SHARIA Provides the wides protection for risks or damages for heavy equipment which caused by external activity. ASURANSI RANGKA KAPAL (MH) SYARIAH Memberikan perlindungan atas kerugian oleh kerusakan atau kehilangan rangka kapal. MARINE HULL INSURANCE (MH) SHARIA Provides the wides protection for risks caused by damage or loss to hull. ASURANSI PERJALANAN (JP-TRIP) SYARIAH Pastikan Perjalanan anda tenang dan nyaman bersama JP- TRIP Syariah. TRAVEL INSURANCE (JP-TRIP) SHARIA Make sure that your trip are safe and comfort with JP-TRIP Sharia. 50 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  51. ASURANSI PHK SYARIAH Apabila Peserta secara total dan tetap berhenti bekerja yang disebabkan oleh keadaaan yang tidak terkontrol oleh Peserta , sehingga mengakibatkan Peserta tidak menerima upah atas pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh Peserta, maka Pengelola akan membayarkan tagihan minimum bulanan yang telah jatuh tempo. Memberikan perlindungan atas risiko penutupan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan kepada pegawai karena diberhentikan dengan tidak hormat atau diberhentikan dengan hormat bukan atas permintaan sendiri. SHARIA JOB LOSS INSURANCE If the Participant is totally and permanently stops working due to circumstances that are not controlled by the Participant, resulting in the Participant not receiving wages for the work previously performed by the Participant, then the Manager will pay the minimum outstanding maturity bills. Provides the protection for the employee towards work related risks because dishonorably discharged or discharged respectfully not at their own request. ASURANSI PEMBIAYAAN SYARIAH Memberikan perlindungan atas risiko yang timbul akibat kegagalan penerima fasilitas pinjaman dalam memenuhi kewajiban sesuai yang diperjanjikan dalam akad. FINANCE INSURANCE SHARIA Provides the wides protection for risks arising from failure of the recipient of a loan facility to fulfill obligations as agreed in the contract. ASURANSI PENYIMPANAN UANG (CIS) SYARIAH Memberi perlindungan terhadap kerugian uang dari dalam tempat penyimpanan sebagai akibat tindakan pencurian yang dilakukan oleh pihak lain. SHARIA CASH IN SAFE INSURANCE Provides protection against loss of money whilst locked in a safe due to due to burglary by other parties. ASURANSI PENGANGKUTAN UANG (CIT) SYARIAH Memberi perlindungan terhadap kehilangan atas uang yang terjadi dalam masa pengiriman yang dilakukan dari satu tempat ke tempat tujuan lain. CASH IN TRANSIT INSURANCE (CIT) SHARIA Provides the protection against loss of money that occurs in the period of delivery carried out from one place to another place. ASURANSI PUBLIC LIABILITY (PL) SYARIAH Memberikan perlindungan bagi peserta sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap pihak lain dalam hal terjadi kerugian atau risiko. PUBLIC LIABILITY INSURANCE (PL) SHARIA Provides the protection for participants as parties who have responsibility for other parties in the event of loss or risk. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 51
  52. 52 Kantor Cabang Konvensional Conventional Branch O ffices Kantor Pemasaran Konvensional Conventional Marketing Offices Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Bagian Klaim Asuransi Umum Claim Section General Insurance Bagian Klaim Suretyship Aneka & Askred Department of Miscellaneous & Credit Insurance Claim • Seksi Klaim Marine & KBM / Claim Marine Section & KBM • Seksi Klaim Migas & Non-Marine/Claim Oil and Gas & Non-Marine Section • Seksi Klaim PTL PTL Section / PTL Claim Section • Seksi Klaim Suretyship / Claim Suretyship Section • Seksi Klaim Aneka & ASKRED • Seksi Subrogasi / Subrogation Section DIREKTUR PEMASARAN MARKETING DIRECTOR Divisi Underwriting & Reasuransi Underwriting & Reinsurance Division UNIT AKTUARIA / ACTUARIAL UNIT Bagian Reasuransi & PTL Department of Reinsurance & PTL Bagian Underwriting Aneka & Askred Underwriting Suretyship Department • Seksi Reasuransi / Reinsurance Section • Seksi PTL / PTL Section • Seksi Underwriting Aneka / Miscellaneous Suretyship Section • Seksi Underwriting Askred / Credit Insurance Underwriting section Bagian Underwriting Suretyship Department of Miscellaneous & Credit-Insurance Underwriting Divisi Pemasaran Umum General Marketing Division • Seksi Underwriting Suretyship I / Underwriting Suretyship Section I • Seksi Underwriting Suretyship II / Underwriting Suretyship Section II Bagian Underwriting Asuransi Umum General Insurance Underwriting Department Bagian Administrasi Pemasaran Marketing Administration Department • Seksi Admin PMS/ PMS Administration Section • Seksi Keagenan / Agency Section • Seksi Property & ENGG/ Property & Engineering Section • Seksi Marine & KBM/ Marine & KBM Section Bagian Pemasaran Umum General Marketing Department Bagian Penelitian & Pengembangan Department of Research & Development Bagian Pemasaran Khusus Marketing Division Divisi Pemasaran Khusus & Litbang Division of Special Marketing & Research • Seksi Pemasaran Umum I/ General Marketing Section I • Seksi Pemasaran Umum II/ General Marketing Section II • Seksi LITBANG/LITBANG Section • Seksi Pengembangan Produk/ Product Development Section • Seksi Pemasaran Khusus/Special Marketing Section • Seksi Pemasaran Migas & Digital Marketing/ Oil, Gas & Digital Marketing Section STRUKTUR ORGANISASI Organization Structure DIREKTUR UTAMA PRESIDENT DIRECTOR DIREKTUR TEHNIK TECHNICAL DIRECTOR Divisi Pelayanan Klaim Claim Service Division
  53. Bagian Teknologi Informasi Informasi Information Technology Section • Seksi Infrastruktur & Jaringan/Infrastructure Section & Network • Seksi SIM & Operasional TI/SIM & IT Operations Section • Seksi Prenc & Pengb Sistem/System Planning & Development Section Struktur organisasi perseroan ditetapkan dalam surat keputusan Nomor: SKEP/01/I/2020 Struktur Organisasi PT Asuransi Jasaraharja Putera Tahun 2020 The Company’s organizational structure is formed based on the Decree No.: SKEP/01/I/2020 Organization Structure of PT Asuransi Jasaraharja Putera in 2020 Bagian Keuangan & Administrasi Finance & Administration Department Bagian Operasional Operating Department • Seksi Operasional/ Operating Section • Seksi Pelayanan Klaim/Claims Services Section Internal Audit Internal Audit • Seksi Keuangan & Administrasi/ Finance & Administration Section Bagian Audit Audit Department Seksi Audit & Monitoring / Audit & Monitoring Section • Seksi Administrasi & Pelaporan/ Administration Section & Report Bagian Manajemen Risiko Risk Management Department Bagian Hukum & Kepatuhan Legal & Compliance Department Sekretariat Pers. & Kepatuhan Corporate Secretariat & Compliance • Seksi Manajemen Resiko / Risk Management Section • Seksi Litigasi / Litigation Section • Seksi Non Litigasi / Non Litigation Section • Seksi Kepatuhan, Pengendalian Fraud & APU PPT Divisi TI Information Technology Division Bagian Sekretariat Humas Public Relations Secretariat Bagian Umum General Affair Department • Seksi Umum/ General Affair Section • Seksi Rumah Tangga/ Household Affair Section • Seksi Pemeliharaan Aset/ Asset Maintenance Section Divisi SDM & Umum HR & General Affairs Division • Seksi Sekretariat / Secretariat Section • Seksi Humas & Penanganan Keluhan Pelanggan / Public Relations & Customer Complaints Handling Section • Seksi Kearsipan/Archive Section Bagian SDM HR Department • Seksi Pengembangan SDM / HR Development Section • Seksi Kesejahteraan SDM / HR Welfare Section • Seksi Manajemen Talenta/ Talent Management Section Bagian Akutansi Accounting Department Bagian Investasi Investment Department • Seksi Investasi / Investment Section • Seksi Anggaran / Budget Section Divisi Keuangan Finance Division • Seksi Akutansi I / Accounting Section I • Seksi Akutansi II / Accounting Section II • Seksi Verifikasi I / VerificationSection I • Seksi Verifikasi II / VerificationSection II Bagian Keuangan Financial Department • Seksi Kas / Cash Section • Seksi Bank / Bank Section • Seksi Inkaso Piutang / Receivables Collection Section • Seksi Pajak / Tax Section DIREKTUR KEUANGAN, UMUM & SDM DIRECTOR OF FINANCE, GENERAL AFFAIRS & HR Unit Syariah Sharia Business Unit Kantor Cabang Syariah Sharia Branch Office Kantor Pemasaran Syariah Sharia Marketing Office Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 53
  54. KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM Shareholder ’s Composition 54 Berdasarkan Akta No. 6 dan No. 7 tanggal 14 Januari 2011 di hadapan Nelly Sylviana, S.H., Notaris di Jakarta, komposisi Pemegang Saham Perseroan adalah sebagai berikut: Based on Decree No. 6 and No. 7 dated on January 14, 2011, before Nelly Sylviana, S.H., Notary in Jakarta, composition of the Company’s Share Holders is as following: Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV) Di tahun 2020, Perseroan tidak memiliki Perusahaan Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV) sehingga tidak ada informasi terkait nama, persentase kepemilikan, bidang usaha, dan status operasi terkait dengan Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV) yang perlu diungkapkan di sini. Joint Venture and Special Purpose Vehicle (SPV) In 2020, the Company did not established Joint Venture and Special Purpose Vehicle (SPV) Company, hence no information related to the name, percentage of ownership, business and operational status related to joint Venture and Special Purpose Vehicle (SPV) is required to be disclosed. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  55. LEMBAGA PROFESI PENUNJANG PERSEROAN Supporting Professional Institutions KETERANGAN Description Kantor Akuntan Publik / Public Accounting Firm Konsultan Hukum/ Legal Consultant NAMA KANTOR Name of Company ALAMAT Address Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (firma anggota dari jaringan global PwC) Jl. Jend. Sudirman No. Kav 2931, RT.4/RW.2, Kuningan, Karet, Setia Budi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920 Ny. Mahmudah Rijanto S.H. Jalan Veteran No. 1 Telp 3458663, 3854129 Jakarta Pusat Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 55
  56. 56 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  57. 3 Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis TINJAUAN UMUM General Review 58 TINJAUAN INDUSTRI Industrial Review 60 TINJAUAN KEUANGAN Financial Review 61 SUMBER DAYA MANUSIA Human Resources 69 TEKNOLOGI INFORMASI Information Technology 72 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 57
  58. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Management Discussion And Analysis 58 TINJAUAN UMUM GENERAL REVIEW Tahun 2020 memberikan tantangan berat bagi perekonomian dunia . Perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang dimulai tahun 2018 masih terus berlanjut. Menjelang akhir 2019, perang dagang antara kedua raksasa ekonomi sudah diperkirakan akan menjadi sumber utama ketidak-pastian prospek pertumbuhan ekonomi tahun 2020. The year 2020 presents a tough challenge for the world economy. The trade war between the United States and China that began in 2018 is still ongoing. Towards the end of 2019, it is predicted that the trade war between the two economic giants will be the main source of uncertainty over the prospects for economic growth in 2020. Hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China pada dasarnya, memang tidak pernah berjalan dengan mudah. Akan tetapi, di bawah pemerintahan Presiden Trump, konflik antara Amerika Serikat dan China semakin meruncing. Keduanya menggunakan tarif masuk barang import sebagai instrumen pertikaian mereka. Dan sepanjang waktu, kedua belah pihak berulang kali menaikkan tarif dalam perdagangan bilateral di antara mereka. The trade relations between the United States and China were never been easy, to begin with. However, under Trump’s administration, the conflict between the United States and China increased in intensity. Both of them use import tariffs as an instrument of their dispute. And all the time, the two sides have repeatedly raised tariffs on bilateral trade between themselves. Amerika Serikat dan China adalah kekuatan utama dunia dalam hal ukuran ekonomi mereka. Pada tahun 2017, kedua negara tersebut merupakan mitra dagang terbesar bagi satu sama lain. Hubungan bilateral ini dianggap oleh banyak orang sebagai yang paling penting di dunia sehingga perang dagang kedua raksasa tersebut berpotensi besar menyebar ke seluruh sektor industri dan wilayah geografis. Limpahan dari perang dagang AS-China akan mengganggu prospek pertumbuhan ekonomi dan The United States and China are the world’s leading powers in terms of the size of their economies. In 2017, both countries were each other’s largest trading partners. This bilateral relationship is perceived by many to be the most consequential in the world so that the trade war between those two giant would have a huge potential to spread across industry sectors and geographic regions. The spill over effect of the US-China trade war would penalize those growth prospects and the collateral damage would likely Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  59. kemungkinan akan meningkatkan kerusakan ekonomi yang sangat buruk di negara-negara berkembang , dan efeknya akan melanda seluruh Asia, termasuk Indonesia. be the worst in emerging and developing economies, a ripple effect throughout the Asian economies, including Indonesia. Di tengah perang dagang AS – China, tanpa dapat diduga oleh siapa pun, terjadi penyebaran global pandemi COVID-19 yang menghantam perekonomian dunia dan memperlambat aktivitas bisnis di seluruh dunia. Sektor ritel, pariwisata, manufaktur, ekspor-impor, dan layanan kantor adalah sektor yang paling terpukul oleh pembatasan sosial dan bisnis selama pandemi. Kondisi yang sangat tidak menguntungkan tersebut akhirnya menimbulkan kontraksi ekonomi global yang sangat besar. In the midst of the US - China trade war, taking virtually everyone by surprise, there was a global spread of the COVID-19 pandemic which hit the world economy and slowed down business activities around the world. The retail, tourism, manufacturing, export-import, and office services sectors were the hardest hit by social and business restrictions during the pandemic. Such an unfavourable circumstance led to a huge contraction in the global economy. Keterpurukan ekonomi memaksa pemerintah di berbagai negara mempertimbangkan kembali kebijakan pembatasan kegiatan sosial dan bisnis. Pandemi tersebut juga mendorong banyak negara untuk meluncurkan paket stimulus dan kebijakan baru untuk mengurangi beban perekonomiannya. The economic downturn forced the governments all around the world to reconsider restrictions on social and business activities. The pandemic also pushed many countries to launch stimulus packages and new policies to reduce the burden on their economies. Seperti negara lainnya, Indonesia pun tidak luput dari pandemi, dan dampaknya terhadap perekonomian. Pada kuartal kedua tahun 2020, Pemerintah Indonesia memberlakukan pembatasan sosial skala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran COVID-19. Dan selama periode ini, PDB Indonesia mengalami pertumbuhan negatif untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir, yakni mencapai -5,3% pada kuartal kedua. Kebijakan pemerintah untuk membatasi mobilitas sosial dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 telah menyebabkan penurunan aktivitas ekonomi dan daya beli dalam negeri yang cukup signifikan. Pada triwulan II-2020, inflasi berada pada titik terendah, dan untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir Indonesia mencatat kontraksi PDB sebesar 5,3%. Like any other countries in the world, Indonesia did not escape the pandemic, nor its impact on the economy. In the second quarter of 2020, the government of Indonesia imposed large-scale social restrictions (PSBB) to prevent the spread of COVID-19. And during this period, Indonesia’s GDP saw negative growth for the first time in the past two decades at -5.3% in the second quarter. The government’s policy to restrict social mobility in an attempt to prevent the spread of COVID-19 caused a significant decline in economic activity and domestic purchasing power. In the second quarter of 2020, inflation was at a low point, and for the first time in the last two decades Indonesia recorded GDP contraction by 5.3%. Banyak perusahaan terpaksa menghentikan operasinya yang menyebabkan meningkatnya pengangguran dan penurunan daya beli masyarakat, yang tercermin dari tingkat inflasi yang relatif rendah sebesar 1,7% pada kuartal ketiga. Many businesses were forced to cease their operation leading to increased unemployment and a decline in public purchasing power, which reflected in a relatively low inflation rate of 1.7% in the third quarter. Karena PSBB berdampak negatif pada bisnis, maka Pemerintah Republik Indonesia mengalihkan kebijakannya ke protokol PSBB transisi. Dan dengan itu, menetapkan aturan baru untuk kenormalan baru di semua sektor. With PSBB negatively impacting so many businesses, then the Government of the Republic of Indonesia switched its policy to a transitional PSBB protocol. And with it, set new rules for the new normalcy in all sectors. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 59
  60. 60 Pemerintah juga memberikan stimulus fiskal melalui dana National Economic Recovery (PEN) dengan pagu anggaran sebesar Rp695,2 triliun. Program stimulus fiskal mencakup antara lain skema dukungan UKM mikro, transfer dana desa, pemberian bantuan sosial, pembiayaan perusahaan, subsidi bunga, subsidi listrik, dan insentif pajak. APBN 2020 juga dirancang ulang untuk menampung stimulus ekonomi, termasuk program PEN. The Government also provided a fiscal stimulus through the National Economic Recovery (PEN) fund with a budget ceiling of Rp695.2 trillion. The fiscal stimulus program covers micro SME support schemes, village fund transfers, provision of social assistance, corporate financing, interest subsidies, electricity subsidies, and tax incentives, amongst others. The 2020 State Budget was also redrafted to accommodate the economic stimulus, including the PEN programme. Di bidang perbankan, dalam rangka menjaga stabilitas keuangan nasional, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan serangkaian kebijakan moneter makroprudensial antara lain dengan menurunkan suku bunga acuan secara bertahap sepanjang tahun 2020 seiring dengan tren suku bunga rendah global. Nilai tukar rupiah membaik dan stabil di level Rp14.105/USD di akhir tahun meskipun suku bunga turun, karena surplus neraca perdagangan dan inflasi yang cukup rendah membantu menjaga stabilitasnya. On banking sector, in order to maintain national financial stability, Bank Indonesia (BI) released a series of macroprudential monetary policies, among others by lowering its benchmark rate gradually throughout 2020 alongside the global trend of low interest rates. The rupiah exchange rate improved and stabilized at Rp14,105/USD at the end of the year despite lower interest rates, as the trade balance surplus and fairly low inflation helped maintain its stability. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun merespon menghadapi masa-masa sulit tersebut dengan mengeluarkan kebijakan pelonggaran restrukturisasi kredit melalui POJK No.11/POJK.03/2020, diubah dengan POJK No.48/ POJK.03/2020 yang berlaku hingga Maret 2022. Hal ini mendorong perbankan merestrukturisasi pinjaman nasabah dan mengijinkan mereka mempertahankan peringkat kreditnya. The Financial Services Authority (OJK) also responded to cope with this difficult times by rolling out an easing credit restructuring policy through POJK No.11/POJK.03/2020, amended by POJK No.48/POJK.03/2020 valid until March 2022. This encouraged banks to restructure customer loans and allow them to maintain their credit rating. Langkah-langkah tepat yang diambil oleh Pemerintah mampu mengurangi kemerosotan ekonomi hingga -2,1% pada akhir tahun 2020, dan juga secara bertahap memulihkan perdagangan ekspor Indonesia. The appropriate measures taken by the Government were able to reduce the economic downturn to -2.1% by the end of 2020, and also gradually restore Indonesia’s export trades. Melalui penerapan kebijakan dan inisiatif yang tepat, Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia. Mulai Juli 2020, mobilitas masyarakat mulai pulih seiring dengan pelonggaran kebijakan pembatasan sosial di berbagai daerah yang mendorong perbaikan kegiatan ekonomi menjelang akhir tahun. Through the implementation of appropriate policies and initiatives, the Government of Indonesia showed a strong commitment to safeguard the resilience of the Indonesian economy. From July 2020, public mobility began to recover as the social restriction policies in various regions were eased, driving a subsequent improvement in economic activities towards the end of the year. TINJAUAN INDUSTRI INDUSTRIAL REVIEW Pada tahun 2020, Industri Asuransi secara umum mencatat penurunan kinerja akibat tekanan ekonomi. OJK melaporkan bahwa premi industri asuransi mengalami koreksi cukup besar seiring tekanan akibat pandemi Covid-19 dengan pencapaian yang berbanding In 2020, the Insurance Industry generally recorded a decline in performance due to economic pressures. OJK reports that the insurance industry’s premiums experienced quite a huge correction in line with the pressure from the Covid-19 pandemic, with achievements that were inversely Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  61. terbalik jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu yang masih mencatatkan kinerja positif . proportional to the achievements of the previous year which was still recorded a positive performance. Total premi asuransi komersial pada tahun 2020 mencapai Rp242,46 triliun atau terkontraksi sebesar -7,34 persen year-on-year [yoy]. Padahal pada tahun sebelumnya, total premi asuransi komersial tercatat mencapai Rp261,66 triliun. Jumlah itu tumbuh 4,77 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan kinerja 2019. Total commercial insurance premiums in 2020 reached Rp 242.46 trillion or contracted by -7.34 percent yearon-year [yoy]. Whereas in the previous year, the total commercial insurance premiums reached Rp261.66 trillion. That number grew 4.77 percent on an annual basis when compared to the 2019 performance. TINJAUAN KEUANGAN FINANCIAL REVIEW Laporan Keuangan Perseroan tahun 2020 ini telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini Laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material untuk posisi keuangan serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. The Company’s 2020 Financial Statements have been audited by the Public Accounting Firm Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan with an opinion of the Financial Statements has been presented fairly, in all material respects, for their financial position and financial performance and cash flows for the year ended December 31, 2020, in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Pada tahun 2020, secara umum kinerja Perusahaan tertekan akibat dampak negatif COVID-19, dan hal ini telah diperkirakan sebelumnya, mengingat pada tahun 2020 perekonomian global mengalami tekanan berat akibat pandemic COVID-19. Premi bruto mengalami penurunan 16,10%, dari Rp1,45 triliun di tahun 2019 menjadi Rp1,22 triliun di tahun 2020. Sementara Laba Bersih Tahun Berjalan menurun signifikan 45,70% dari Rp130,60 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp70,92 miliar di tahun 2020. In 2020, in general, the Company’s performance severely and negatively affected by COVID-19, a situation that had been predicted previously, considering that in 2020 the global economy was under severe pressure due to the COVID-19 pandemic. Gross premium decreased by 16.10%, from Rp1.45 trillion in 2019 to Rp1.22 trillion in 2020. Meanwhile, Net Profit for the Year decreased significantly by 45.70% from Rp 130.60 billion in the previous year to Rp 70.92 billion in 2020. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Keterangan / Description 2020 2019 Pertumbuhan / Growth % Pendapatan Underwriting / Underwriting Income Premi Bruto / Gross Premium 1.217.369 1.450.921 -16,10 Premi Reasuransi / Reinsurance Premium (470.693) (585.479) -19,61 Kenaikan Cadangan Atas Premi yang Belum Merupakan Pendapatan / Increase in Unearned Premium Reserves (52.467) (84.332) -37,79 Pendapatan Premi - Bersih / Premium Income - Net 694.210 781.110 -11,13 16.070 19.415 -17,23 710.280 800.526 -11,27 Pendapatan Ujrah dari Unit Syariah / Ujrah Income from Sharia Unit Pendapatan Underwriting / Underwriting Income Pendapatan Investasi / Investment Income Jumlah Pendapatan / Total Income 86.500 82.687 4,61 796.780 883.212 -9,79 Beban / Expenses Klaim dan Manfaat / Claims and Benefits Klaim Reasuransi / Reinsurance Claims Kenaikan Estimasi Liabilitas Klaim / Increase in Estimated Claim Liabilities 484.641 397.544 21,91 (239.035) (169.302) 41,19 10.070 2.791 260,80 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 61
  62. Klaim dan Manfaat – Bersih / Claims And Benefits - Net 255.677 231.032 Beban Komisi - Bersih / Commission Expenses - Net 106.642 117.837 -9,50 84.154 108.869 -22,70 240.231 235.350 2,07 20.770 30.991 -32,98 707.474 723.881 -2,27 89.305 159.331 -43,95 (18.387) (28.730) -36,00 LABA BERSIH TAHUN BERJALAN / NET PROFIT FOR THE YEAR 70.918 130.601 -45,70 Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak / Other Comprehensive Income of The Year, Net of Tax 18.008 9.398 91,62 Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan / Total Comprehensive Income of The Year 88.926 139.999 -36,48 Beban Underwriting Lain / Other Net Underwriting Expenses Beban Umum dan Administrasi / General and Administrative Expenses Beban Lain-Lain - Bersih / Other Expenses - Net Jumlah Beban /Total Expenses LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN / PROFIT BEFORE INCOME TAX BEBAN PAJAK PENGHASILAN / INCOME TAX EXPENSES 10,67 PENDAPATAN BERDASARKAN LINI USAHA REVENUES BY LINE OF BUSINESS Pendapatan lini usaha berdasarkan premi bruto terdiri dari Kendaraan, Kebakaran, Asuransi Kredit, Rekayasa, Pengangkutan, Surety Bond, dan Varia. Business line revenues by gross premium consists of Vehicle, Fire, Credit Insurance, Engineering, Transportation, Surety Bond, and Varia. Pada tahun 2020, pendapatan Premi Bruto dari lini usaha Asuransi Kredit adalah satu-satunya yang mengalami peningkatan, yakni sebesar 34,37%, dari Rp96,62 miliar menjadi Rp129,83. Sedangkan lini usaha lainnya mengalami penurunan, dengan penurunan paling besar dicatat oleh lini usaha Rekayasa yakni 22,50%, dari Rp100,80 miliar menjadi Rp78,12 miliar. In 2020, Gross Premium income from the Credit Insurance business line was the only one that experienced an increase, which was 34.37%, from Rp96.62 billion to Rp129.83. Meanwhile, other business lines experienced a decline, with the largest decline recorded by the Engineering business line, which was 22.50%, from Rp100.80 billion to Rp78.12 billion. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Premi Bruto / Gross Premium 62 Pertumbuhan / Growth (%) 2020 2019 Kendaraan / Vehicle 376.519 463.428 -18.75 Kebakaran / Fire 159.807 195.511 -18.26 Asuransi Kredit / Credit Insurance 129.828 96.622 34.37 Rekayasa / Engineering 78.118 100.802 -22.50 Pengangkutan / Transportation 52.338 59.434 -11.94 Surety Bond 13.858 15.320 -9.54 Varia 406.901 519,803 -21.72 Total 1.217.369 1.450.921 -16.10 PENDAPATAN UNDERWRITING UNDERWRITING REVENUES Per tanggal 30 Desember 2020, Pendapatan Underwriting mengalami penurunan 11,27%, dari Rp800,53 miliar menjadi Rp710,28 miliar. Hal ini disebabkan oleh karena pendapatan Premi Bruto menurun 16,10% dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,22 triliun. As of December 30, 2020, Underwriting Revenues decreased by 11.27%, from Rp800.53 billion to Rp710.28 billion. This was due to the decrease in Gross Premium income by 16.10% from Rp1.45 trillion to Rp1.22 trillion. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  63. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Pendapatan Underwriting / Underwriting Revenues 2020 2019 Pertumbuhan / Growth (%) Premi Bruto / Gross Premium 1.217.369 1.450.921 -16,10 Premi Reasuransi / Reinsurance Premium (470.693) (585.479) -19,61 Kenaikan Cadangan Atas Premi yang Belum Merupakan Pendapatan / Increase in Unearned Premium Reserves (52.467) (84.332) -37,79 Pendapatan Premi - Bersih / Premium Income - Net 694.210 781.110 -11,13 16.070 19.415 -17,23 710.280 800.526 -11,27 Pendapatan Ujrah dari Unit Syariah / Ujrah Income from Sharia Unit Pendapatan Underwriting / Underwriting Income BEBAN UNDERWRITING UNDERWRITING EXPENSES Pada tahun 2020, jumlah Beban Underwriting menurun tipis 2,27% menjadi Rp707,47 miliar, dari Rp723,88 miliar di tahun sebelumnya. In 2020, the total Underwriting Expenses decreased slightly by 2.27% to Rp707.47 billion, from Rp723.88 billion in the previous year. LABA BERSIH TAHUN BERJALAN NET PROFIT FOR THE YEAR Laba Bersih Tahun Berjalan untuk tahun 2020 tercatat sebesar Rp70,92 miliar, atau menurun signifikan 45,70% dari Rp130,60 miliar di tahun sebelumnya. Net Profit for the Year for 2020 was recorded at Rp70.92 billion, or a significant decrease of 45.70% from Rp130.60 billion in the previous year. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Beban Underwriting / Underwriting Expenses Pertumbuhan / Growth (%) 2020 2019 484.641 397.544 21,91 (239.035) (169.302) 41,19 10.070 2.791 260,80 Klaim dan Manfaat – Bersih / Claims And Benefits - Net 255.677 231.032 10,67 Beban Komisi - Bersih / Commission Expenses - Net 106.642 117.837 -9,50 84.154 108.869 -22,70 240.231 235.350 2,07 20.770 30.991 -32,98 707.474 723.881 -2,27 Klaim dan Manfaat / Claims and Benefits Klaim Reasuransi / Reinsurance Claims Kenaikan Estimasi Liabilitas Klaim / Increase in Estimated Claim Liabilities Beban Underwriting Lain / Other Net Underwriting Expenses Beban Umum dan Administrasi / General and Administrative Expenses Beban Lain-Lain - Bersih / Other Expenses - Net Jumlah Beban /Total Expenses LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION Dibandingkan tahun sebelumnya, Aset Perseroan di tahun 2020 meningkat 10,19%, dari Rp3,12 triliun menjadi Rp3,43 triliun. Sementara, jumlah Liabilitas juga meningkat, yakni sebesar 11,11% dari Rp2,06 triliun menjadi Rp2,29 triliun. Jumlah Ekuitas meningkat sebesar 7,85% dari Rp1,04 triliun menjadi Rp1,12 triliun. Compared to the previous year, the Company’s Assets in 2020 increased by 10.19%, from Rp3.12 trillion to Rp3.43 trillion. Meanwhile, total liabilities also increased by 11.11% from Rp2.06 trillion to Rp2.29 trillion. Total Equity increased by 7.85% from Rp1.04 trillion to Rp1.12 trillion. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 63
  64. ASET ASSET Aset Perseroan terdiri dari Kas dan Bank , Investasi, Piutang Premi setelah Dikurangi Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai, Piutang Reasuransi setelah Dikurangi Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai, Aset Reasuransi Premi, Aset Reasuransi Klaim, Piutang Lain-Lain, Aset Pajak Tangguhan, Aset Tetap setelah Dikurangi Akumulasi Penyusutan, Aset Tak Berwujud, Biaya Akuisisi Tangguhan dan Aset Lain-Lain. The Company’s assets consist of Cash and Bank, Investments, Premium Receivables net of Allowance for Impairment Losses, Reinsurance Receivables After net of Allowance for Impairment Losses, Premium Reinsurance Assets, Claim Reinsurance Assets, Other Receivables, Deferred Tax Assets, Property and Equipment After Deducting Accumulation Depreciation, Intangible Assets, Deferred Acquisition Costs and Other Assets. Pada tahun 2020 jumlah Aset tercatat sebesar Rp3,43 triliun, meningkat 10,19% dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp3,12 triliun. In 2020, Total Assets were recorded at Rp3.43 trillion, an increase of 10.19% compared to the previous year which was recorded at Rp3.12 trillion. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Aset / Assets Kas dan Bank / Cash and Banks Investasi / Investment Piutang Premi – bersih / Premiums Receivable - Net Piutang Hasil investasi / Investment income receivables Piutang Reasuransi – bersih / Reinsurance Receivables - Net Aset Pajak Tangguhan / Deferred Tax Assets Aset Reasuransi / Reinsurance Assets Biaya Akuisisi Tangguhan / Deferred Acquisition Cost Aset Tetap Aset / Fixed Assets Aset dan Piutang Lain-Lain - bersih / Other Assets and receivable - Net Jumlah Aset / Total Assets Pertumbuhan / Growth (%) 2020 2019 207.870 157.477 32,00 1.463.276 1.391.937 5,13 150.613 188.744 -20,20 2.534 4.242 -40,27 93.414 84.278 10,84 87.697 74.971 16,97 1.183.46 966.754 -100,00 38.407 45.706 -15,97 143.853 124.744 15,32 63.034 77.805 -18,98 3.434.167 3.116.679 10,19 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY Liabilitas Liabilities Liabilitas terdiri dari Utang Klaim, Estimasi Liabilitas Klaim, Utang Komisi Estimasi Liabilitas Klaim, Liabilitas Premi, Utang Reasuransi, Utang Pajak, Utang Lainnya, Premi Asuransi Diterima Di Muka, Utang Imbalan Pasca Kerja, Dana Tabarru’ dan Utang Zakat. Liabilities consist of claim payables, commision payable, estimated claim liabilities, premium liabilities, reinsurance payables, tax debt, other payables, prepaid premiums, post-employment benefit payables, tabarru’. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Liabilitas / Liability 2019 Pertumbuhan / Growth (%) Utang Klaim / Claims Payables 10.730 15.862 -32,35 Utang Reasuransi / Reinsurance Payables 80.527 117.298 -31,35 Utang Pajak / Tax Payables 23.792 29.724 -19,96 Utang Komisi / Commission Payables 39.985 48.919 -18,26 155.169 149.164 4,03 Akrual dan Utang Lain-Lain / Accruals and Other Payables Pendapatan Premi Tangguhan / Deferred Premium Income Estimasi Liabilitas Klaim / Liabilities Claims Estimation 64 2020 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera 66.855 64.786 3,19 564.824 446.016 26,64
  65. Cadangan Atas Premi yang Belum Merupakan Pendapatan / Unearned Premium Reserves 1.306.963 1.150.280 13,62 Cadangan Atas Ujrah Yang Belum Merupakan Pendapatan / Unearned Ujrah Reserves 8.012 9.057 -11,54 Liabilitas Imbalan Kerja / Employee Benefit Liabilities Jumlah Liabilitas / Total Liabilities 37.705 34.055 10,72 2.294.561 2.065.161 11,11 Jumlah liabilitas pada tahun 2020 meningkat 11,11% dari sebesar Rp2,06 triliun menjadi sebesar Rp2,29 miliar. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan Cadangan Atas Premi yang Belum Merupakan Pendapatan sebesar 13,62% dari Rp1,15 triliun menjadi Rp1,30 triliun. Total liabilities in 2020 increased by 11.11% from Rp2.06 trillion to Rp2.29 billion. This increase was mainly due to an increase in Reserves for Unearned Premiums by 13.62% from Rp1.15 trillion to Rp1.30 trillion. Ekuitas Equity Ekuitas (modal) terdiri dari modal saham, saldo laba sudah ditentukan penggunaannya, saldo laba belum ditentukan penggunaannya, keuntungan/(kerugian) belum direalisasi akibat perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual, dan keuntungan/(kerugian) aktuaria program manfaat pasti. Equity (capital) consists of share capital, retained earnings have been determined, retained earnings have not been determined, unrealized gains/(losses) due to changes in the fair value of available-for-sale investments, and actuarial gains/(losses) defined benefit plans. Jumlah ekuitas untuk tahun fiskal yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp1,12 triliun, turun 5,92% dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp1,04 triliun. Total equity for the fiscal year ended December 31, 2020 was Rp1.12 trillion, down 5.92% compared to the previous year, which was Rp1.04 trillion. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Ekuitas / Equities 2020 Keuntungan / (Kerugian) belum Direalisasi akibat Perubahan Nilai Wajar Investasi Tersedia untuk Dijual Unrealized Profit / (Losses) due to Changes in Fair Value of Securities Available for Sale 23.190 Penilaian Kembali Imbalan Kerja / Remeasurement of Employee Benefit 2019 Pertumbuhan / Growth (%) 6.251 270,98% (16.974) (18.043) 270,98 Jumlah Ekuitas / Total Equity 1.125.432 1.043.469 -5,92 Jumlah Liabilitas Dan Ekuitas / Total Liability And Equity 3.434.167 3.104.746 7,85 STATEMENT OF CASH FLOW LAPORAN ARUS KAS (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Ekuitas / Equities 2020 2019 Pertumbuhan / Growth (%) Arus kas dari (digunakan untuk) aktivitas operasi / Cash flows from (used for) operating activites 43.003 295.848 -85,46 Arus kas dari (digunakan untuk) aktivitas investasi / Cash flows from (used for) investing activites 26.450 (237.184) -101,12 (19.060) (6.000) 217,67 50.393 52.664 -4,31 Arus kas dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan / Cash flows from (used for) financing activites Kenaikan (Penurunan) bersih kas dan setara kas / Net increase (decrease) in cash and cash equivalents Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 65
  66. 66 Arus kas dari aktivitas operasi terjadi sebagai akibat dari biaya dan pendapatan operasional Perseroan . Cash flows from operating activities occur as a result of the Company’s operating costs and revenues. Pada tahun 2020, kas masuk dari aktivitas operasi adalah sebesar Rp43,00 miliar, turun 85,46% bila dibandingkan dengan tahun lalu, yakni Rp295,85 miliar. In 2020, cash inflows from operating activities amounted to Rp43.00 billion, a decrease of 85.46% compared to last year, which was Rp295.85 billion. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flow from Investing Activities Perseroan mencatat arus kas masuk dari aktivitas investasi sebesar Rp26,45 miliar. Sementara pada tahun sebelumnya adalah arus kas keluar sebesar Rp237,18 miliar. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar 101,12%. The Company recorded cash inflows from investing activities of Rp26.45 billion. Meanwhile, in the previous year, cash outflows amounted to Rp237.18 billion. Thus, there was an increase of 101.12%. Arus Kas Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan Cash Flow Used for Funding Activities Arus kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tahun 2020 tercatat Rp19,06 miliar, naik signifikan 217,67% dari tahun sebelumnya, yakni Rp6 miliar. Cash flow used for financing activities in 2020 was recorded at Rp19.06 billion, a significant increase of 217.67% from the previous year, which was Rp6 billion. Rasio Solvabilitas Solvency Ratio Rasio solvabilitas Perseroan pada tahun 2020 mencapai 233,06%, menurun dibandingkan tahun 2019 sebesar 250,67%. Rasio solvabilitas Perseroan tersebut masih jauh di atas ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 71/POJK.05/2016, yaitu sebesar 120%. The Company’s solvency ratio in 2020 reached 233.06%, a decrease compared to 2019 of 250.67%. The Company’s solvency ratio is still far above the provisions of the Financial Services Authority Regulation Number 71/POJK.05/2016, which is 120%. Rasio Solvabilitas Unit Asuransi Syariah pada tahun 2020 adalah sebesar 433,34%, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 227,46%. Pencapaian rasio solvabilitas tersebut juga telah memenuhi bahkan jauh lebih tinggi dari ketentuan minimum Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 72/POJK.05/2016, yaitu sebesar 120%. The Sharia Insurance Unit Solvency Ratio in 2020 was 433.34%, an increase compared to the previous year which reached 227.46%. The achievement of the solvency ratio has also met and is far higher than the minimum requirement of Financial Services Authority Regulation Number 72/ POJK.05/2016, which is 120%. STRUKTUR MODAL CAPITAL STRUCTURE Pada tahun 2020, komposisi struktur modal Perseroan terdiri dari 67,39% Liabilitas dan 32,61% Ekuitas yang digunakan untuk membiayai Aktiva. In 2020, the composition of the Company’s capital structure consists of 67.39% Liabilities and 32.61% Equity which is used to finance assets. Perseroan telah mengelola permodalan dengan mempertimbangkan perkembangan dan keberlanjutan bisnis Perseroan ke depan. The Company has managed capital by considering the development and sustainability of the Company’s business going forward. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  67. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) 2020 Keterangan /Description 2019 Nilai/Value (%) Nilai/Value (%) Liabilitas / Liabilities 2.249.497 67.39 2.061.277 66,39 Ekuitas / Equity 1.088.225 32.61 1.043.469 33,61 Jumlah Liabilitas dan Ekuitas / Total Liabilities and Equity 3.337.722 100,00 3.104.746 100,00 UNIT SYARIAH SHARIA UNITS Laporan Laba Rugi Income Statements Pada tahun 2020, Unit Syariah PT Asuransi Jasaraharja Putera mencatat peningkatan pada pencapaian laba bersih sebesar 50,86%, dari Rp11,04 di tahun sebelumnya miliar menjadi Rp16,61 miliar. In 2020, the Sharia Unit of PT Asuransi Jasaraharja Putera recorded an increase in net profit of 50.86%, from Rp11.04 billion in the previous year to Rp16.61 billion. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Keterangan / Description 2020 Pendapatan Underwriting/ Underwriting Revenues 2019 Pertumbuhan / Growth (%) 12.760 14.593 -12,56 Beban Underwriting / Underwriting Incomes 7.363 12.017 -38,72 SURPLUS UNDERWRITING 5.397 2.576 109,47 Pendapatan Investasi / Investment Income 595 481 23,61 Pendapatan (Beban) Lain-Lain - Bersih / Other Income (expenses) - Net 130 131 -1,07 16.070 19,415 -17,23 Perubahan Penyisihan Ujrah Yang Belum Menjadi Hak / Changes in unearned ujrah reserves 1.071 (2.175) -149,24 Pendapatan Investasi / Investment income 4.295 2.836 51,45 Pendapatan Pengelolaan Operasi Asuransi (Ujrah) / Income from insurance operational management (ujrah) JUMLAH PENDAPATAN / TOTAL INCOME 21.436 20.076 6,77 JUMLAH BEBAN / TOTAL EXPENSES 8.852 8.774 0,89 Pendapatan(beban) lain-lain – bersih / Other income (expenses) - net 4.077 (258) -1680,51 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN / PROFIT BEFORE INCOME TAX EXPENSE 16.661 11.044 50,86 LABA BERSIH TAHUN BERJALAN/ NET PROFIT FOR THE YEAR 16.661 11.044 50,86 JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN / TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE YEAR 18.218 10.684 70,51 Pendapatan Unit Syariah PT Asuransi Jasaraharja Putera pada tahun 2020 antara lain berasal dari Ujroh, Hasil Investasi Dana Pengelola dan Insentif pada tahun 2020, meningkat 6,77% dari Rp20,08 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp21,44 miliar. Sementara Beban Usaha mengalami peningkatan tipis 0,89% dari Rp8,77 miliar menjadi Rp8,85 miliar . The Sharia Unit revenue of PT Asuransi Jasaraharja Putera in 2020, among others, came from Ujroh, Management Fund Investment Returns and Incentives in 2020, an increase of 6.77% from Rp20.08 billion in the previous year to Rp21.44 billion. Meanwhile, Operating Expenses slightly increased by 0.89% from Rp8.77 billion to Rp8.85 billion. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 67
  68. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain / in million rupiah unless otherwise stated) Keterangan/Description Aset/Assets 2020 2019 Pertumbuhan / Growth (%) 124.886 131.063 -4,71 Liabilitas/Liabilities 45.508 75.923 -40,06 Dana peserta/Participant's Fund 14.879 8.305 79,16 Ekuitas/Equity 64.498 46.834 37,72 Laporan Posisi Keuangan Unit Syariah Sharia Unit Financial Statement Position Pada tahun 2020, Aset Unit Syariah PT Asuransi Jasaraharja Putera menurun 4,71% menjadi sebesar Rp124,89 miliar dari Rp131,05 miliar di tahun 2019. Aset terdiri dari Kas dan Bank, Deposito, Surat berharga, Piutang Kontribusi, Piutang Reasuransi, Aset Reasuransi, Piutang Lainnya dan Biaya Akuisisi Tangguhan. In 2020, the Sharia Unit Assets of PT Asuransi Jasaraharja Putera decreased by 4.71% to Rp124.89 billion from Rp131.05 billion in 2019. Assets consist of Cash and Banks, Time Deposits, Marketable Papers, Contribution Receivables, Reinsurance Receivables, Assets Reinsurance, Other Receivables and Deferred Acquisition Costs. Liabilitas pada tahun 2020 menurun 40,06% menjadi Rp45,51 miliar Rp75,92 miliar di tahun sebelumnya. Liabilities in 2020 decreased by 40.06% to Rp45.51 billion Rp75.92 billion in the previous year. Dana Peserta mengalami peningkatan 79,16% dari sebesar Rp14,88 miliar dari Rp8,30 miliar di tahun 2019. Ekuitas meningkat sebesar 37,72% dari sebesar Rp46,83 miliar menjadi sebesar Rp64,50 miliar. Participant funds increased by 79.16% from Rp14.88 billion from Rp8.30 billion in 2019. Equity increased by 37.72% from Rp46.83 billion to Rp64.50 billion. Laporan Dana Tabarru’ Tabarru Fund Report Pada tahun 2020, Unit Syariah PT Asuransi Jasaraharja Putera mengalami peningkatan surplus dana tabarru’ sebesar 91,97% dari sebelumnya Rp3,19 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp6,12 miliar. In 2020, the Sharia Unit of PT Asuransi Jasaraharja Putera experienced an increase in the surplus of tabarru funds by 91.97% from the previous Rp3.19 billion in 2019 to Rp6.12 billion. (dalam jutaan rupiah kecuali dinyatakan lain /in million rupiah unless otherwise stated) Keterangan / Description 2019 Pertumbuhan / Growth (%) Kontribusi Bruto /Gross contribution 36.167 43.329 -16,53 Ujrah Pengelola / Ujrah for operator (16,070) (19.415) -17,23 Bagian Reasuransi atas Kontribusi / Reinsurance contribution (7,336) (9.320) -21,29 Pendapatan Underwriting/ Underwriting Revenues 12.760 14.593 -12,56 Beban Underwriting / Underwriting Incomes 7.363 12.017 -38,72 SURPLUS UNDERWRITING 5.397 2.576 109,47 Pendapatan investasi /Investment income 595 481 23,70 Pendapatan lain-lain - bersih / Other income/(expense) - net 130 131 -0,76 6.122 3.189 91,97 SURPLUS DANA TABARRU’ / TABARRU’ FUND SURPLUS 68 2020 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  69. SUMBER DAYA MANUSIA Human Resources Bagi PT Asuransi Jasaraharja Putera , setiap karyawan adalah aset yang berharga yang senantiasa bekerja bahumembahu dalam menggerakkan dan memajukan bisnis Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan selalu memastikan kualitas karyawan tetap terjaga, sejak tahap rekrutmen hingga pengembangan. Perseroan percaya bahwa hal ini merupakan faktor penentu dalam menjaga produktivitas dan pertumbuhan usaha secara berkesinambungan. For PT Asuransi Jasaraharja Putera, each employee is a valuable asset who always works hand in hand in driving the Company’s business forward. Therefore, the Company makes sure that the quality of employees is maintained from the recruitment stage to development. The Company believes that this is a determining factor in maintaining its productivity and achieving sustainable business growth. Perseroan juga merespon berbagai perubahan yang terjadi dalam industry asuransi, terutama yang terkait perkembangan teknologi yang pesat dan tumbuhnya persaingan ketat. Oleh karena itu, Perseroan berusaha membangun Sumber Daya Manusia yang memiliki agilitas tinggi sebagai salah satu prinsip penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Dengan agilitas tinggi, Perseroan mampu memberikan produk dan layanan kepada nasabah yang sesuai dengan kebutuhan mereka yang terus berubah. The Company also responds to various changes that have occurred in the insurance industry, especially those related to rapid technological developments and growing fierce competition. Therefore, the Company strives to build Human Resources with high agility as one of the important principles in human resource development. With high agility, the Company is able to provide products and services to customers that suit their changing needs. Dalam hal ini, Perseroan menyadari bahwa Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi merupakan elemen yang tidak terpisahkan dalam menciptakan produk dan layanan inovatif kepada nasabah dari berbagai kalangan, terlebih di era Revolusi Industri 4.0. In this regard, the Company realizes that Human Resources and Information Technology are inseparable elements in creating innovative products and services to customers from various backgrounds, especially in the era of the Industrial Revolution 4.0. KEADILAN DAN KESETARAAN DALAM PENGELOLAAN SDM JUSTICE AND EQUALITY IN HR MANAGEMENT Prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi di lingkungan kerja merupakan prinsip dasar ketenagakerjaan yang sudah termuat dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pada dasarnya, prinsip ini ditujukan untuk menjunjung harkat dan martabat manusia dalam mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi. Prinsip ini telah diterima secara sebagai standar universal demi mencapai efisiensi pasar dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. The principle of equality and non-discrimination in the office environment is the basic principle in employment affairs as stated in Law No. 13 of 2003 concerning Manpower. Basically, this principle is aimed at upholding human dignity in realizing social and economic justice. This principle has been accepted as a universal standard for achieving market efficiency and sustainable economic development. Perseroan senantiasa memperhatikan kesetaraan dan memperlakukan SDM secara adil dan menghargai setiap kontribusi yang diberikan tanpa membedakan gender maupun ras. The Company always pays attention to equality and treats human resources fairly and appreciates every contribution they make regardless of gender or race. Sesuai Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Perseroan menjamin hak dan kewajiban setiap karyawan. Selain itu, Perseroan juga telah menerapkan secara konsisten Peraturan Perusahaan yang telah disahkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Nomor Kep.245/PHIJSK-PK/ PKB/XII/2018 In accordance with Law No.13 of 2003 concerning Manpower, the Company guarantees the rights and obligations of every employee. In addition, the Company has also consistently implemented Company Regulations which have been passed through the Decree of the Director General of Industrial Relations and Social Security for Workers Number Kep.245/PHIJSK-PK/PKB/ Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 69
  70. 70 tentang Perjanjian Kerja Bersama antara PT Asuransi Jasaraharja Putera dengan Serikat Pekerja PT Asuransi Jasaraharja Putera (SP JRP) dan diberlakukan melalui Perjanjian Kerja Bersama antara PT Asuransi Jasaraharja Putera dengan Serikat Pekerja Jasaraharja Putera Nomor P/48.2/KS/X/2018 -P/01/SPJRP/X/2018. XII/2018 concerning Collective Labor Agreement between PT Asuransi Jasaraharja Putera and the Union. Employees of PT Asuransi Jasaraharja Putera (SP JRP) and enforced through a Collective Labor Agreement between PT Asuransi Jasaraharja Putera and the Jasaraharja Putera Workers Union Number P/48.2/KS/X/2018-P/01/SPJRP/X/2018. Peraturan tersebut merupakan hasil perundingan dengan Serikat Pekerja, yang bertujuan untuk menampung kepentingan semua pihak secara adil, dan menciptakan suasana kerja yang harmonis antara manajemen dengan karyawan maupun antar sesama karyawan. This regulation is the result of negotiations with the Labor Union, which aims to accommodate the interests of all parties fairly, and to create a harmonious working atmosphere between management and employees and among employees. KOMPOSISI & REKRUTMEN KARYAWAN EMPLOYEE COMPOSITION & RECRUITMENT Jumlah karyawan tetap Perseroan sampai dengan 31 Desember 2020 tercatat sebanyak 553 orang, termasuk 5 karyawan PT Jasa Raharja yang ditempatkan dalam rangka bantuan sumber daya manusia, dan karyawan kontrak sebanyak 67 orang. The number of permanent employees of the Company as of December 31, 2020 was recorded at 553, including 5 employees of PT Jasa Raharja who were placed in the context of human resource assistance, and 67 on contract employees. Dalam hal rekruitmen, Perseroan melakukan seleksi secara ketat yang dilakukan oleh lembaga profesional maupun internal Perseroan, dengan tahapan seleksi melalui tes administrasi, psikotest / assessment, wawancara serta tes kesehatan, yang selanjutnya disetujui oleh pejabat berwenang sesuai ketentuan. In terms of recruitment, the Company carries out a strict selection, which is carried out by external professional institutions as well as by internal of the Company, with the selection stages including administrative tests, psychological tests / assessments, interviews and medical tests, which are subsequently approved by the authorized official according to the provisions. PENGEMBANGAN SDM HR DEVELOPMENT Pengembangan SDM di Perseroan senantiasa dilakukan secara menyeluruh, dimulai sejak proses seleksi. Dalam perjalanannya kemudian, karyawan yang direkrut oleh Perseroan akan dinilai kinerjanya dan disediakan pelatihan dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan fungsi atau jabatan. HR development in the Company is always carried out comprehensively, starting from the selection process. In the following stages, employees recruited by the Company will be assessed for their performance and provided with training and education in accordance with the needs of their function or position. Program pengembangan SDM tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM PT Asuransi Jasaraharja Putera yang dilakukan setiap tahun, agar dapat mendukung peningkatan pertumbuhan dan kemajuan usaha Perseroan. The HR development program is part of the efforts to improve the quality of the human resources of PT Asuransi Jasaraharja Putera which is carried out every year, in order to support the increased growth and progress of the Company’s business. Melalui berbagai program pengembangan SDM, diharapkan pengetahuan dan keterampilan karyawan dapat ditingkatkan, sehingga karyawan mampu meningkatkan produktivitas kerja, pengelolaan risiko, budaya perusahaan serta profesionalismenya. Hal ini telah menjadi komitmen PT Asuransi Jasaraharja Putera yang terus dijaga secara konsisten dan berkesinambungan. Through various HR development programs, it is hoped that employee knowledge and skills can be improved, so that employees can improve work productivity, risk management, corporate culture and professionalism. This has become the commitment of PT Asuransi Jasaraharja Putera which is maintained consistently and continuously. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  71. Pada tahun 2020 , PT Asuransi Jasaraharja Putera menyelenggarakan 98 pelatihan, baik secara internal maupun secara eksternal. Program pelatihan yang beragam ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi para karyawan sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan. In 2020, PT Asuransi Jasaraharja Putera held 98 trainings, both internally and externally. These various training programs are aimed at increasing the competence of employees so as to increase the overall productivity of the company. MANAJEMEN KINERJA DAN PENILAIAN KARYAWAN PERFORMANCE ASSESSMENT Budaya kinerja Perseroan terus disempurnakan guna meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan efisien serta tepat sasaran. Melalui sarana Manajemen dan Penilaian Kinerja, Perseroan dapat mengevaluasi pencapaian target seluruh karyawan maupun satuan kerja, yang disusun berdasarkan visi, misi dan tujuan jangka panjang Perseroan. The Company’s performance culture continues to be refined in order to improve human resource management that is more effective and efficient and right on target. Through the Management and Performance Appraisal tools, the Company can evaluate the achievement of targets for all employees and work units, which are prepared based on the vision, mission and long-term goals of the Company. PENGHARGAAN DAN SANKSI AWARDS AND SANCTIONS Guna menciptakan suasana lingkungan kerja yang nyaman dan aman, peningkatan kesejahteraan karyawan juga menjadi prioritas Perseroan yang diwujudkan berdasarkan pencapaian kinerja secara adil dan objektif. Untuk mendorong pencapaian prestasi kerja, karyawan dengan kinerja terbaik akan memperoleh penghargaan, dan sebaliknya, karyawan yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi. In order to create a comfortable and safe work environment, improving employee welfare is also a priority of the Company which is manifested based on fair and objective performance achievement. To encourage the achievement of work performance, employees with the best performance will be rewarded, and vice versa, employees who commit violations will be sanctioned. KESEJAHTERAAN DAN JAMINAN SOSIAL WELFARE AND SOCIAL SECURITY Dalam mewujudkan kesejahteraan dan menyediakan jaminan sosial bagi karyawan, Perseroan senantiasa berupaya memenuhi hak-hak karyawan sesuai dengan kinerja maupun jenjang karirnya, antara lain melalui: • Pemberian dan perbaikan remunerasi dan benefit, kepesertaan jaminan sosial BPJS Kesehatan, kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan, fasilitas kesehatan serta asuransi; • Program pengembangan karyawan, seperti program peningkatan jenjang pendidikan; • Dukungan untuk kebutuhan karyawan dalam beribadah sesuai agama dan kepercayaan dengan penyediaan sarana dan prasarana serta anggaran pelaksanaan kegiatan keagamaan; • Dukungan untuk kebutuhan karyawan dalam berolahraga dengan penyediaan sarana dan prasarana serta anggaran pelaksanaan kegiatan olahraga; • Bantuan bagi karyawan yang mengalami musibah, dan lain-lain. In realizing welfare and providing social security for employees, the Company always strives to fulfill employee rights in accordance with their performance and career path, including through: MANAGEMENT AND EMPLOYEE • Providing and improving remuneration and benefits, social security enrolment in BPJS Health, enrolment in BPJS Employment, medical facilities and insurance; • Employee development programs, such as programs to increase education levels; • Support for the needs of employees in worshiping, according to religion and belief, by providing facilities and infrastructure and a budget for the implementation of religious activities; • Support for the needs of employees in sports by providing facilities and infrastructure as well as a budget for the implementation of sports activities; • Assistance for employees who have experienced disasters, and others. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 71
  72. TEKNOLOGI INFORMASI Information Technology 72 Perseroan menyadari bahwa saat ini adalah era dimana semua bisnis berdiri di tepi revolusi industri 4 .0 yang secara fundamental akan mengubah banyak hal dalam sistem produksi atau tata cara bisnis. Kecepatan perubahan yang ditimbulkan oleh revolusi industri 4.0 ini tidak memiliki preseden historis, artinya belum pernah terjadi sebegitu cepatnya, dalam skala, cakupan, dan kerumitan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perusahaan yang tidak menyiapkan diri sejak dini menghadapi perubahan yang fundamental itu, niscaya akan tertinggal dalam persaingan. The Company realizes that this is an era where all businesses stand on the edge of the 4.0 industrial revolution which will fundamentally change many things in the production system or business procedures. The speed of change brought about by the 4.0 industrial revolution has no historical precedent, meaning that it has never happened so fast, in unprecedented scale, scope and complexity. Companies that do not prepare themselves early to face such fundamental changes will undoubtedly be left behind in the competition. Itu sebabnya, dalam beberapa tahun terakhir ini, PT Asuransi Jasaraharja Putera terus melakukan inovasi digital dengan menciptakan model bisnis baru berbasis digital. Dengan memanfaatkan teknologi di seluruh proses bisnis, PT Asuransi Jasaraharja Putera berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan secara berkesinambungan melakukan analisa dan evaluasi dari segi kinerja dan pelayanan. That is why, in recent years, PT Asuransi Jasaraharja Putera continues to conduct digital innovations by creating new digital-based business models. By utilizing technology in all business processes, PT Asuransi Jasaraharja Putera strives to provide the best service by continuously analyzing and evaluating its performance and services. Selain teknologi, Perseroan juga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik di bidangnya, agar siap dalam penerapan Teknologi Informasi secara berkelanjutan sehingga dapat menopang penguatan PT Asuransi Jasaraharja Putera dan terus memberikan proteksi In addition to technology, the Company also prepares the best Human Resources (HR) in their fields, so that they are ready to implement Information Technology in a sustainable manner and be able to support the strengthening of PT Asuransi Jasaraharja Putera and continue to provide Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  73. asuransi yang berorientasi pada pelayanan dan kesiapan dalam menjalankan Industri Revolusi 4 .0. insurance protection that is service-oriented and ready to face Industrial Revolution 4.0. Melalui pengembangan teknologi digital yang terencana matang, Perseroan memperluas kanal marketing dan terus mempermudah nasabah asuransi dalam mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Penerapan teknologi informasi di Perseroan dilakukan secara strategis, melalui perencanaan yang cermat dengan tujuan untuk membantu mempercepat kinerja operasional Perseroan dalam jangka panjang. Dengan demikian, diharapkan implementasi teknologi informasi sesuai dengan target bisnis perusahaan jangka panjang dan untuk menghindari risiko biaya yang tinggi. Through a well-planned development of digital technology, the Company has expanded its marketing channels and continues to facilitate its customers with access to get the information they need. The application of information technology in the Company is carried out strategically, through a careful planning with the aim of helping accelerate the Company’s operational performance in the long term. Thus, it is expected that the implementation of information technology is in accordance with the Company’s long-term business targets and to avoid high cost risks. Strategi Pengembangan IT IT Development Strategy Dalam beberapa tahun terakhir, PT Asuransi Jasaraharja Putera telah menyiapkan strategi untuk memperkuat bisnis era digital, di antaranya adalah berkolaborasi dengan Jasa Raharja dalam penjualan Asuransi Kecelakaan diri JP-Aspri Plus Melalui Aplikasi Jawara. In recent years, PT Asuransi Jasaraharja Putera has prepared a strategy to strengthen its digital era business, including collaborating with Jasa Raharja in selling JPAspri Plus Personal Accident Insurance through the Jawara Application. Strategi pengembangan teknologi informasi yang diterapkan Perseroan diarahkan untuk membantu Perseroan dalam mempercepat dan mempermudah operasional bisnisnya. Penerapan berbagai aplikasi dalam aktivitas usaha Perseroan dilakukan agar lebih memberikan kemudahan akses pihak nasabah terkait informasi asuransinya yang dapat dipantau melalui perangkat-perangkat mobile, seperti smartphone, tablet maupun laptop. The information technology development strategy implemented by the Company is directed to assist the Company in accelerating and simplifying its business operations. The implementation of various applications in the Company’s business activities is carried out to provide easier access for customers regarding insurance information that can be monitored via mobile devices, such as smartphones, tablets and laptops. Selain itu, Perseroan menjadikan teknologi informasi sebagai kunci utama yang memungkinkan Perseroan untuk menyediakan produk dan jasa terbaik kepada pelanggan, mengukur dan menelusuri kinerja bisnis, serta mengambil keputusan-keputusan manajemen yang tepat demi kelangsungan usaha. In addition, the Company considers information technology as the main key that enables the Company to provide the best products and services to customers, measure and track business performance, and make appropriate management decisions for business continuity. Sepanjang tahun 2020, Divisi TI PT Asuransi Jasaraharja Putera telah menjalankan berbagai kegiatan sebagai berikut : Throughout 2020, PT Asuransi Jasaraharja Putera’s IT Division has carried out various activities as follows Bidang Infrstruktur & Jaringan : 1. Penguatan infrastruktur Jaringan dan Keamanan melalui penambahan perangkat Firewall di Data Center; 2. Pengembangan Sistem Email berbasis cloud untuk meningkatkan kehandalan, kemananan dan tingkat ketersediaan system; Infrastructure & Network Sector : 1. Strengthening Network and Security infrastructure through the addition of Firewall devices in the Data Center; 2. Development of a cloud-based Email System to improve system reliability, security and availability Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 73
  74. 74 3 . Penyediaan infrastruktur jaringan VPN dan backup line, Internet HO serta Colocation DC & DRC; 4. Instalasi dan konfigurasi policy perangkat jaringan di HO, meliputi core switch, router, access point wifi dan network access control; 5. Instalasi, testing & commissioning penambahan perangkat storage baru di server HO dan Data Center; 6. Perpanjangan lisensi Anti Virus, Internet Access Management (IAM) dan perangkat lunak dan firewall NGAF; 7. Enhancement topologi jaringan pada proxy server untuk meningkatkan filtering arus data dari jaringan local ke jaringan public. 3. Provision of VPN network; infrastructure and backup line, Internet HO and Colocation DC & DRC; 4. Installation and configuration of network device policies in the HO, including core switches, routers, wifi access points and network access control; 5. Installation, testing & commissioning of additional new storage devices on the HO server and Data Center; 6. Renewal of Anti Virus, Internet Access Management (IAM) license and NGAF software and firewall; Bidang Perencanaan & Pengembangan Sistem: 1. Implementasi Sistem Persuratan Elektronik (e-Office); 2. Setup & deployment Learning Management System (Aplikasi LMS) pada bulan Maret. LMS merupakan sistem pembelajaran daring bagi seluruh pegawai dengan laporan prestasi yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem penilain individu yang merupakan bagian dari pengembangan HCMS; 3. Enhancement aplikasi HCMS dengan cakupan penyempurnaan pada modul Payroll dan pengembangan modul baru yaitu modul non-payroll yang berkaitan dengan compensation and benefit, proses perhitungan dan pelaporan pajak serta integrasi dengan sistem absensi online; 4. Pengembangan Sistem Portal dan H2H dengan Bank BTN; 5. Integrasi sistem aplikasi mobile Jawara ke aplikasi JRKu, sebagai bentuk kolaborasi pemasaran dengan personil JR; 6. Launcing Sistem JP-Platform dengan cakupan : EZurance Smart Agent dan EZurance Smart Customer yang akan digunakan sebagai perluasan saluran distribusi pemasaran; 7. Instalasi, konfigurasi dan deployment Sistem KPI; System Planning & Development Sector: 1. Implementation of Electronic Mailing System (e-Office); 2. Setup & deployment of Learning Management System (LMS Application) in March. LMS is an online learning system for all employees with performance reports that can be integrated into the individual assessment system which is part of the development of HCMS; 7. Enhancement of the network topology on the proxy server to improve filtering of data flows from the local network to the public network. 8. Kickoff pengembangan Sistem Pengelolaan Aset dan Inventory. 3. Enhancement of the HCMS application with the scope of improvements to the Payroll module and the development of new modules, namely the nonpayroll module related to compensation and benefits, tax calculation and reporting processes as well as integration with the online attendance system; 4. Development of Portal and H2H Systems with Bank BTN; 5. Integration of the Jawara mobile application system into the JRKu application, as a form of marketing collaboration with JR personnel; 6. Launching the JP-Platform System with the scope of: EZurance Smart Agent and EZurance Smart Customer which will be used as an expansion of marketing distribution channels; 7. Installation, configuration and deployment of KPI System; 8. Kick-off or development of Asset and Inventory Management System Bidang MIS & Operasional Sistem 1. Pengembangan Sistem BI-Dashboard dengan fitur baru yaitu : early warning claim payment, suspend account monitoring, AR/AP monitoring, claim ratio dashboard, LHU-kuadran dashboard, claim by profile & cost ratio by profile; MIS & System Operation Sector 1. Development of BI-Dashboard System with new features, namely: early warning claim payment, suspend account monitoring, AR/AP monitoring, claim ratio dashboard, LHU-quadrant dashboard, claim by profile & cost ratio by profile; Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  75. 2 . Pemeliharaan secara rutin terhadap sistem database meliputi : indexing, backup & restore dan truncate & shrinkin log; 3. Supporting penyediaan dan pengolahan data untuk kebutuhan internal dan eksternal; 4. Pemeliharaan core system dan middleware; 5. Penyempurnaan modul Collateral pada Care System. 2. Routine maintenance of the database system includes: indexing, backup & restore and truncate & shrinking logs; 3. Supporting the provision and processing of data for internal and external needs; 4. Maintenance of core system and middleware; 5. Improved Collateral module on Care System. RENCANA KE DEPAN FUTURE PLAN Bidang Infrastruktur & Jaringan : 1. Modernisasi perangkat jaringan di Data Center dan DRC; 2. Penambahan perangkat keamanan Firewall; 3. Penyediaan Jaringan VPN, Backup line dan Internet; 4. Penyediaan colocation DC & DRC; 5. Penyediaan Sistem Antivirus; 6. Renewal subscription sistem cloud mail; 7. Perpanjangan lisensi perangkat. Infrastructure & Network Sector: 1. Modernization of network devices in Data Center and DRC; 2. Added Firewall security device; 3. Provision of VPN, Backup line and Internet Networks; 4. Provision of DC & DRC colocation; 5. Provision of Antivirus System; 6. Renewal subscription of cloud mail system; 7. Device license renewal. Bidang Perencanaan & Pengembangan Sistem: 1. Akuisisi Sistem Manajemen Audit; 2. Akusisi Sistem e-Procurement; 3. Enhancement JP-Platform (Customer Service); 4. Pengembangan Sistem Enterprise Risk Management (ERM); 5. Pengembangan Sistem General Affair; 6. Pengembangan Sistem Manajemen Talenta; 7. Pelatihan dan Sertifikasi Profesional Bidang TI; 8. BI Dashboard Enhancement; 9. Crash Program Development. System Planning & Development Sector: 1. Acquisition of Audit Management System; 2. Acquisition of e-Procurement System; 3. Enhancement of JP-Platform (Customer Service); 4. Enterprise Risk Management (ERM) System Development; 5. General Affair System Development; 6. Talent Management System Development; 7. IT Professional Training and Certification; 8. BI Dashboard Enhancement; 9. Crash Program Development. Bidang MIS dan Operasional Sistem: 1. Pembinaan dan Sosialisasi Sistem TI; 2. Pemeliharaan Care System dan Middleware; 3. Supporting penyediaan dan pengolahan data untuk keperluan internal dan eksternal; 4. Pemeliharaan Database; MIS and System Operations: 1. Development and Socialization of IT Systems; 2. Maintenance of Care System and Middleware; 3. Supporting the provision and processing of data for internal and external purposes; 4. Database Maintenance; Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 75
  76. 40 80 % 30 20 10 76 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  77. 4 Tata kelola Perusahaan Good Corporate Governance Landasan Hukum Pelaksanaan GCG Legal Basis For GCG Implementation 78 DIREKSI Board Of Directors 111 ETIKA PERSEROAN Code of Conduct 134 PENERAPAN PRINSIP GCG Implementation of GCG Principles 78 SEKRETARIS PERUSAHAAN Corporate Secretary 126 SOSIALISASI BUDAYA PERUSAHAAN Dissemination of Corporate Culture 134 TUJUAN PENERAPAN GCG Objectives of GCG Implementation 79 AUDITOR EXTERENAL External Auditor 133 PENEGAKAN BUDAYA PERUSAHAAN Upholding Corporate Culture 135 STRUKTUR DAN HUBUNGAN TATA KELOLA Structure and Relationship of Governance 80 136 134 PELAYANAN DAN PENYELESAIAN PENGADUAN KONSUMEN Services and Settlement of Consumers Complaints RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) General Meeting of Shareholders (GSM) 84 PERKARA PENTING YANG SEDANG DIHADAPI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS YANG SEDANG MENJABAT Legal Cases Faced by the Board of Directors and Board of Commissioners 138 PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL DAN KEGIATAN POLITIK Provision of Funds for Social and Political Activities PELAKSANAAN EDUKASI DALAM RANGKA MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN Implementation of Education in Order to Increase Financial Literacy 134 OPSI SAHAM Shares Option 134 DEWAN KOMISARIS Board of Commissioners 88 KOMITE DIBAWAH DEWAN KOMISARIS Committees Under the Board of Commissioners 95 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 77
  78. TATA KELOLA PERUSAHAAN Good Corporate Governance 78 PT Asuransi Jasaraharja Putera menilai bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dapat menjadi salah satu pilar kuat yang menopang Perseroan dalam menghadapi berbagai tantangan . Hal tersebut juga menjadi landasan bagi Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Perseroan. PT Asuransi Jasaraharja Putera considers that the implementation of Good Corporate Governance can be one of the strong pillars that support the Company in facing various challenges. It is the foundation upon which the Company carrying out its business activities and maintain transparency and accountability in the management of the Company. Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan Commitment to the Implementation of Good Corporate Governance Perseroan berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan konsisten dan mengedepankan etika dan integritas dalam pengelolaan Perseroan untuk mendorong peningkatan kinerja, memberikan jaminan pemenuhan hak-hak pemangku kepentingan, dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Penerapan GCG yang konsisten dan berkelanjutan diyakini dapat meningkatkan kinerja perusahaan, serta memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan. The Company is committed to always implementing Good Corporate Governance principles consistently and prioritizing ethics and integrity in managing the Company to improve its performance, providing guarantees for the fulfilment of the rights of stakeholders, and increasing compliance with laws and regulations. The Company believed a consistent implementation of GCG is will improve company performance and provide added value for stakeholders. Landasan Hukum Pelaksanaan GCG Legal Basis For GCG Implementation Penerapan GCG di PT Asuransi Jasaraharja Putera merujuk pada peraturan-peraturan berikut: 1. Undang-Undang RI No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara; 2. Undang-Undang RI No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; 3. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia POJK/PMK.010/2012 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Perasuransian; 4. Peraturan Menteri BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Praktik Good Corporate Governance di Badan Usaha Milik Negara; 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.73/POJK.05/2016 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Perasuransian. The implementation of GCG in PT Asuransi Jasaraharja Putera refers to the following regulations: 1. Law of the RI No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises; Penerapan Prinsip GCG Implementation of GCG Principles Komitmen Perseroan dalam melaksanakan GCG tercermin dari setiap pelaksanaan kegiatan usaha yang dilandasi dengan prinsip- prinsip GCG sebagai berikut: 1. Transparansi Prinsip Transparansi telah diterapkan dalam pengambilan keputusan, penyampaian informasi yang relevan dan material tentang Perseroan bagi kepentingan seluruh pemangku kepentingan; The Company’s commitment in implementing GCG is reflected in the implementation of business activities that is based on the following GCG principles: 1. Transparency The principle of transparency is applied in the decisions making process, in the disclosure of relevant and material information for the benefits of all stakeholders; Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera 2. Law of the RI No. 40 of 2007 on Limited Liability Company; 3. Regulation of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia POJK/PMK.010/2012 on Good Corporate Governance for Insurance Companies; 4. Regulation of the Minister of SOEs No. PER-01/ MBU/2011 on the Implementation of Good Corporate Governance Practices in State-Owned Enterprises; 5. Regulation of Financial Services Authority No.73/ POJK.05/2016 on Good Corporate Governance for Insurance Companies.
  79. 2 . Independensi PT Asuransi Jasaraharja Putera dikelola secara profesional tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun dan/atau oleh konflik kepentingan apapun, yang tidak sesuai dengan aturan dan prinsip-prinsip GCG; 3. Akuntabilitas Perseroan memiliki kemampuan untuk mengelola operasi PT Asuransi Jasaraharja Putera secara efektif karena kejelasan fungsi, kedudukan dan tanggung jawab para eksekutif Perseroan, berdasarkan tujuan strategis Perseroan, pengawasan efektif Dewan Komisaris, dan akuntabilitasnya terhadap Perseroan dan para pemegang saham; 4. Tanggung Jawab Dalam menjalankan Perseroan, manajemen PT Asuransi Jasaraharja Putera sepenuhnya bertanggung jawab terhadap semua keputusan eksekutif maupun manajemen, dan bertanggung jawab untuk menjaga kepatuhan terhadap peraturan dan prinsip-prinsip operasional Perseroan yang baik; 5. Kewajaran Kebijakan Perseroan telah sesuai dengan prinsipprinsip keadilan dan kesetaraan, serta memenuhi hak-hak para pemangku kepentingan yang timbul dari kesepakatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2. Independence PT Asuransi Jasaraharja Putera is managed professionally without influences from any parties nor having any conflicts of interests, which are not in accordance with the GCG rules and principles; 3. Accountability The Company is capable of effectively managing its operation of PT Asuransi Jasaraharja Putera due to clarity in functions, positions and responsibilities of the executives, based on the strategic objectives, effective supervision of the Board of Commissioners and accountability towards the Company and its shareholders; 4. Responsibility In running the Company, the Management of PT Asuransi Jasaraharja Putera is fully responsible for all executive and management decisions, as well as for maintaining their compliance with regulatory and Company’s operation principles; Tujuan Penerapan GCG Objectives of GCG Implementation Tujuan penerapan GCG di Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Mewujudkan PT Asuransi Jasaraharja Putera sebagai perusahaan asuransi yang lebih sehat, dapat diandalkan dan kompetitif; 2. Menjaga kelangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang sehingga tujuan Perseroan dapat tercapai dengan baik; 3. Memaksimalkan nilai perusahaan bagi stakeholder; 4. Meningkatkan daya saing Perseroan baik di tingkat nasional maupun internasional; 5. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan pemegang saham dan stakeholders terhadap Perseroan; 6. Menjamin kesehatan dan pertumbuhan bisnis Perseroan secara berkesinambungan; 7. Mendukung pengelolaan sumber daya Perseroan secara lebih efisien dan efektif; 8. Mengoptimalkan pengelolaan risiko yang sesuai dengan strategi bisnis; 9. Mendorong seluruh Organ Perseroan untuk membuat keputusan dan menjalankan tindakan dengan dilandasi The implementation of GCG in the Company aims to: 5. Fairness The Company’s policies are in accordance with the principles of fairness and equality, as well as fulfilling the rights of stakeholders arising from agreements and applicable laws and regulations. 1. Develop PT Asuransi Jasaraharja Putera to become a sound, more reliable and more competitive insurance company; 2. Maintain continuity of the Company’s business in the long run so that the Company’s objectives can be well achieved; 3. Maximize corporate value for stakeholders; 4. Improve the Company’s competitiveness at both national and international level; 5. Increase the confidence and trust of shareholders and stakeholders towards the Company; 6. Ensure a sound and sustainable growth of the Company’s business; 7. Supporting a more efficient and effective management of the Company’s resources; 8. Optimizing risk management in accordance with business strategy; 9. Encouraging all Company’s Organs to make decisions and take action based on high moral values and Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 79
  80. nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan , serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial perusahaan. 80 compliance with the laws and regulations, as well as awareness of corporate social responsibility. Struktur dan Hubungan Tata Kelola Governance Structure and Relationship Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, maka Perusahaan yang menggunakan badan hukum Perseroan Terbatas harus memiliki Organ Perseroan yang terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. PT Asuransi Jasaraharja Putera senantiasa memastikan bahwa struktur tata kelola yang diterapkannya relevan dengan perkembangan dan kebutuhan Perseroan. Pursuant to the Law of the Republic of Indonesia No. 40/2007 concerning Limited Liability Companies, a limited liability company shall form Company Organs which consist of General Meeting of Shareholders (GMS), Board of Commissioners and Board of Directors. PT Asuransi Jasaraharja Putera ensures that its governance structure should always be relevant to the business development and the needs of the Company. Dalam struktur tata kelola perusahaan yang diterapkan Perseroan, bertindak sebagai pemegang kendali utama adalah Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Organ-organ perusahaan tersebut di atas bertanggung jawab dalam penerapan dan pemantauan GCG, sejalan dengan fungsi dan kapasitas masing-masing. Dewan Komisaris berperan penting melakukan tindak pengawasan guna memantau dan memastikan bahwa GCG telah diterapkan secara efektif dan berkelanjutan. Direksi harus memiliki komitmen kuat untuk menjalankan tugasnya dalam memantau dan mengimplementasikan GCG dengan baik. Secara bersama-sama maupun secara individu, anggota Dewan Komisaris dan Direksi mempertanggungjawabkan penerapan GCG di lingkungan perusahaan kepada Pemegang Saham melalui mekanisme RUPS. In the Company’s structure of corporate governance, Shareholders, Board of Commissioners and Board of Directors serve as the main controller responsible for the implementation and monitoring of GCG, in line with their respective functions and capacities. The Board of Commissioners plays the important supervisory role in monitoring and ensuring that GCG is implemented effectively and sustainably. The Board of Directors shall demonstrates a strong commitment in carrying out their duties in properly monitoring and implementing GCG. Collegially as well as individually, all members of the Board of Commissioners and Board of Directors are held accountable to the Shareholders for the implementation of GCG within the Company through the GMS mechanism. Sesuai dengan perundang-undangan, struktur tata kelola PT Asuransi Jasaraharja Putera adalah sebagai berikut: 1. Pemegang Saham, dalam hal ini adalah negara yang dikuasakan kepada Kuasa Pemegang Saham, yaitu Kementerian Badan Usaha Milik Negara; 2. Organ Perusahaan, yaitu RUPS, Dewan Komisaris, dan Direksi; 3. Komite-Komite; 4. Sekretaris Perusahaan; 5. Internal Audit & Kepatuhan. In compliance with legislation, the governance structure of PT Asuransi Jasaraharja Putera is as follows: 1. Shareholders, in this case is the state, with Ministry of State-Owned Enterprises acting as the proxy of shareholders; 2. Company Organs, namely GMS, Board of Commissioners, and Board of Directors; 3. Committees; 4. Corporate Secretary; 5. Internal Audit & Compliance Berdasarkan prinsip GCG, seluruh Organ Perusahaan dan karyawan Perseroan harus senantiasa bertindak sesuai tugas pokok, fungsi dan kedudukan masing-masing untuk menjunjung tinggi integritas dalam membuat keputusan dan menjalankan tugasnya. Tujuannya jelas untuk pencapaian visi, misi, nilai-nilai perusahaan, sasaran In accordance with the principles of corporate governance, the Company’s organs and employees must always act in accordance with their respective duties, functions and positions to uphold integrity in making decisions and performing duties, clearly aimed at achieving the Company’s vision, mission, values, business goals and Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  81. usaha dan strategi Perusahaan . Selain itu, seluruh Organ Perusahaan wajib menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mengacu kepada Anggaran Dasar Perusahaan. strategies. In addition, all Company’s organs are required to perform their functions and duties in accordance with applicable regulations and refer to the Company’s Articles of Association. KEBIJAKAN GCG GCG POLICY Guna menciptakan sebuah organisasi yang profesional, solid, baik dan kompetitif, serta dapat memenuhi kepentingan para stakeholder, maka Perseroan menerapkan kebijakan GCG secara konsisten di setiap level perusahaan. Adanya kebijakan ini akan memungkinkan Perseroan untuk melakukan pemisahan tugas dan tanggung jawab yang jelas antara Direksi dan Dewan Komisaris, serta menjamin terciptanya sistem pengendalian dan keseimbangan untuk mencegah penyalahgunaan sumber daya Perseroan. The Company’s GCG policy is adopted with the objective of creating a professional, solid, good and competitive organization, and meeting all stakeholders’ interest. The policy allows the Company to separate the duties and responsibilities between the Board of Directors and Board of Commissioners and ensures the implementation of check-and-balance system to prevent misuse of the Company’s resources. Penerapan kebijakan GCG juga ditujukan untuk memastikan Manajemen Perseroan menyusun strategi yang jelas dengan berpedoman pada etika bisnis yang tegas melalui pengawasan operasional yang ketat. The implementation of GCG policy is also aimed at ensuring the Company’s Management is able to develop a clear strategy, based on firm business ethics under close operational supervision. Prinsip-prinsip GCG juga terus disosialisasikan dan diinternalisasikan ke dalam sistem dan prosedur guna mendorong terciptanya budaya perusahaan yang menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas. Pedoman-pedoman dan kebijakan Perseroan dalam pelaksanaan penerapan GCG meliputi: a. Pedoman Perilaku; b. Pedoman Kebijakan Perseroan; c. Board Manual; d. Piagam Komite Audit; e. Piagam Internal Audit & Kepatuhan; f. Kebijakan Pengelolaan Risiko; g. Peraturan Perusahaan; h. Kebijakan lainnya yang berhubungan dengan stakeholders yang mengatur hak dan kewajiban karyawan, pelanggan, dan pemasok. The GCG principles are also continuously disseminated and internalized into the systems and procedures to promote corporate culture that upholds professionalism and integrity. The Company’s guidelines and policies in implementing GCG include: Roadmap GCG GCG Roadmap Roadmap Tata Kelola Perusahaan di PT Asuransi Jasaraharja Putera disusun untuk memberikan gambaran secara menyeluruh atas berbagai aspek tata kelola perusahaan yang perlu ditingkatkan secara berkesinambungan, dengan merujuk kepada praktikpraktik terbaik dalam tata kelola perusahaan. The Corporate Governance Roadmap at PT Asuransi Jasaraharja Putera is prepared to provide a comprehensive overview of various aspects of corporate governance that need to be improved on an ongoing basis, with reference to best practices in corporate governance. Secara hukum, GCG Roadmap di PT Asuransi Jasaraharja Putera mengacu pada ketentuan POJK No. 73/ The legal basis for the Company’s GCG roadmap refers to the regulation of POJK No.73/POJK.05/2016 on Good Corporate a. b. c. d. e. f. g. h. Code of Conduct; Code of Corporate Governance; Board Manual; Audit Committee Charter; Internal Audit & Compliance Charter; Risk Management Policy; Company Regulation; Other stakeholder-related policies that govern the rights and obligations of employees, customers, and suppliers. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 81
  82. 82 POJK .05/2016 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Perasuransian dan diturunkan melalui SK Direksi No. SKEP/72.1/VIII/2016 tentang Penerapan Good Corporate Governance. Governance for Insurance Companies, and is applied based on the Decision Letter of the Board of Directors No. SKEP/72.1/VIII/2016 on Implementation of Good Corporate Governance. Penerapan GCG Roadmap di Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut: The implementation of Company’s GCG Roadmap can be described as follows: A. Prinsip Dasar Pelaksanaan GCG dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan dengan mengacu pada pedoman praktis pelaksanaan penerapan GCG. A. Basic Principles GCG is implemented systematically and continuously by referring to practical guidance of GCG implementation. B. Pedoman Pokok Pelaksanaan 1. Pedoman GCG PT Asuransi Jasaraharja Putera telah mengacu pada Pedoman Umum GCG dan Pedoman GCG Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan POJK No.73/POJK.05/2016, yang mencakup: a. Visi, Misi dan nilai-nilai Perusahaan Perasuransian; b. Kedudukan dan fungsi RUPS, Dewan Komisaris, Direksi, Komite Penunjang Dewan Komisaris, dan pengawasan internal; c. Kebijakan untuk memastikan terlaksananya fungsi setiap organ Perusahaan Perasuransian secara efektif; d. Kebijakan untuk memastikan terlaksananya akuntabilitas, pengendalian internal yang efektif dan pelaporan keuangan yang benar; e. Pedoman perilaku yang didasarkan pada nilainilai Perusahaan Perasuransian dan etika bisnis; f. Sarana pengungkapan informasi untuk pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya; g. Kebijakan penyempurnaan berbagai peraturan Perusahaan Perasuransian dalam rangka memenuhi prinsip GCG. 2. Dalam implementasi GCG yang efektif, diperlukan proses keikutsertaan semua pihak dengan tahapan sebagai berikut: a. Membangun pemahaman, kepedulian dan komitmen untuk melaksanakan GCG oleh seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham pengendali, dan seluruh karyawan; b. Melakukan kajian terhadap kondisi Perusahaan Perasuransian yang berkaitan dengan pelaksanaan GCG dan tindakan korektif yang diperlukan; B. Implementation Guidelines 1. The guideline for GCG implementation in PT Asuransi Jasaraharja Putera is referred to General Guidelines of GCG and GCG Guidelines for Insurance Companies and Reinsurance Companies, as mandated in the provisions of POJK No.73/POJK.05/2016, which includes: a. Vision, Mission and values of Insurance Companies; b. Position and function of GMS, Board of Commissioners, Board of Directors, Board of Commissioners’ Supporting Committees, and internal supervision; c. Policies to ensure the effective functioning of every organ in Insurance Company; Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera d. Policies to ensure accountability, effective internal control and accurate financial reporting; e. Code of conduct based on the values of Insurance Companies and business ethics; f. Facilities for information disclosure for shareholders and other stakeholders; g. Policy of refining various rules of Insurance Company in order to fulfil GCG principles. 2. For an effective implementation of GCG, it is necessary for all parties to participate in the following stages: a. Build understanding, awareness and commitment to implement GCG by all members of the Board of Directors, Board of Commissioners, controlling shareholders, and all employees; b. Reviewing the condition of insurance company regarding its GCG implementation and required corrective actions;
  83. c . Menyusun program dan pedoman pelaksanaan GCG Perusahaan Perasuransian; d. Melakukan internalisasi pelaksanaan GCG sehingga terbentuk rasa memiliki dari semua pihak dalam Perusahaan Perasuransian, serta pemahaman atas pelaksanaan pedoman GCG dalam kegiatan sehari-hari; e. Melakukan penilaian sendiri dengan menggunakan pihak eksternal yang independen untuk memastikan penerapan GCG secara berkesinambungan. Hasil penilaian tersebut diungkapkan dalam laporan tahunan dan dilaporkan dalam RUPS tahunan; f. Pernyataan Komitmen Dewan Komisaris dan Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera dalam penerapan GCG; g. Pernyataan Komitmen Seluruh Karyawan PT Asuransi Jasaraharja Putera untuk mematuhi GCG. c. Formulating the program and guidelines for the implementation of GCG in the insurance company; d. Internalizing the implementation of GCG so as to create a sense of ownership of all parties in the insurance company, as well as an understanding of the implementation of GCG guidelines in daily activities; e. Conducting self-assessment by using independent external party to ensure continuous implementation of GCG. The results of the assessment shall be disclosed in the annual report and reported in the annual GMS; f. Statement of Commitment from the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera regading the implementation of GCG; g. Statement of Commitment from the employees of PT Asuransi Jasaraharja Putera to comply with GCG. Implementasi Prinsip GCG Implementation of GCG Principles Implementasi prinsip GCG di PT Asuransi Jasaraharja Putera diwujudkan melalui pokok-pokok penting sebagai berikut: 1. GCG Awareness GCG Awareness adalah upaya Perseroan untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman awal mengenai pentingnya implementasi GCG bagi insan PT Asuransi Jasaraharja Putera sehingga dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam penerapan tata kelola Perseroan yang berkelanjutan. 2. Monitoring Implementasi GCG Melalui Komite Audit, Dewan Komisaris telah melakukan pengawasan aktif atas efektivitas implementasi GCG yang dilaksanakan oleh Direksi. Demikian juga Direksi secara terus-menerus memastikan dan memonitor implementasi GCG berjalan sesuai dengan strategi yang ditetapkan, mulai dari tahapan awareness sampai dengan pelaporan. Proses monitoring atas implementasi tersebut dilakukan guna memastikan keberhasilan pelaksanaannya dengan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan. 3. Assessment GCG Assessment GCG di PT Asuransi Jasaraharja Putera didasarkan pada Keputusan Sekretaris Menteri BUMN Nomor SK-16/S.MBU/2012. At PT Asuransi Jasaraharja Putera, the implementation of GCG principles is realized through the following important points: 1. GCG Awareness GCG Awareness is the Company’s effort to introduce and provide an initial understanding on the importance of GCG implementation for employees of PT Asuransi Jasaraharja Putera so as to foster mutual awareness in the implementation of sustainable corporate governance. 2. Monitoring GCG Implementation Through the Audit Committee, the Board of Commissioners conducts active supervision on the effectiveness of GCG implementation by the Board of Directors. Similarly, the Board of Directors continuously ensures and monitors GCG implementation in accordance with the established strategy, from awareness stage to reporting. The process of monitoring the implementation is done to ensure the successful implementation by coordinating with the parties concerned. 3. GCG Assessment GCG Assessment at PT Asuransi Jasaraharja Putera is based on the Decree of Secretary of of SOE Number SK16/S.MBU/2012. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 83
  84. INDIKATOR PENGUJIAN Assessment Indicator No . CAPAIAN 2017 2017 Achievement NILAI Score % KATEGORI Category 1. Komitmen Terhadap Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik Secara Berkelanjutan Commitment towards Continuous Implementation of Good Corporate Governance 7.00 5.38 77 Baik Good 2. Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal Shareholders and GMS/Capital Owners 9.00 8.41 93 Sangat Baik Very Good 3. Dewan Komisaris/Board of Commissioners 35.00 34.59 99 Sangat Baik Very Good 4. Direksi/Board of Directors 35.00 33.02 94 Sangat Baik Very Good 5. Pengungkapan Informasi dan Transparansi Disclosure of Information and Transparency 9.00 6.71 75 Cukup Baik Fair 6. Aspek Lainnya/Other Aspects 5.00 0.63 13 Tidak Baik Not Good 100.00 88.73 89 Sangat Baik Very Good Total Klasifikasi Penerapan GCG/ Implementation of Good Corporate Governance Classification 84 BOBOT Weight Sangat Baik/Very Good Pelaporan dan Pengungkapan Reporting and Disclosure PT Asuransi Jasaraharja Putera senantiasa menjunjung tinggi prinsip keterbukaan. Dari tahun ke tahun, Perseroan selalu membuat laporan tahunan yang sesuai dengan standar Annual Report Award yang juga dipublikasikan di website Perseroan, yakni www.jrp.co.id. Selain itu, tentunya juga dilaporkan dan dibagikan kepada Pemegang Saham maupun berbagai instansi terkait. As a proof of PT Asuransi Jasaraharja Putera’s commitment in upholding the transparency principle, the Company has always made annual reports in accordance with the Annual Report Award standard and published them on the Company’s website, www.jasaraharja-putera. co.id. The Annual Report has also been reported and distributed to Shareholders and various related agencies as well. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meeting of Shareholders (GMS) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ Perseroan tertinggi dengan wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dan/ atau Anggaran Dasar Perseroan. RUPS, yang terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, merupakan sebuah sebuah forum bagi para pemegang saham memiliki kewenangan untuk memperoleh keterangan mengenai pengelolaan perusahaan yang dilakukan oleh Direksi di bawah pengawasan Dewan Komisaris. Berdasarkan keterangan tersebut, para Pemegang Saham dapat membuat keputusan-keputusan strategis terkait jalannya perusahaan. General Meeting of Shareholders (GMS) is the Company’s highest organ with an authority that is not granted to the Board of Directors nor Board of Commissioners within restrictions stated in the Law Number 40/2007 regarding Limited Liability Companies, and/or the Company’s Articles of Association. The GMS, consisting of Annual GMS and Extraordinary GMS, is a forum for Shareholders to exercise their authority in obtaining information regarding the management of the Company, as performed by the Board of Directors under the supervision of the Board of Commissioners. Based on such information, Shareholders can make strategic decisions related to the Company’s business operation. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  85. Pada tahun 2020 , Perseroan telah menyelenggarakan RUPS Tahunan, dengan uraian pelaksanaan sebagai berikut: TANGGAL PELAKSANAAN RUPS / RUPS LB Date of Implementation of AGMS / EO GMS AGENDA RUPS / RUPS LB Agenda of AGMS / EO GMS In 2020, the Company held the Annual General Meeting of Shareholders as described in the following table: KEPUTUSAN RUPS / RUPS LB AGMS / EO GMS Resolution 27 Januari 2020 1. Pengesahan Rencana Kerja dan • RUPS mengesahkan RKAP tahun 2020 PT Asuransi Jasaraharja Putera Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Asuransi Jasaraharja Putera Tahun • Menyetujui dan mengesahkan Key Performance Indicator 2020; (KPI) sebagaimana tertuang dalam Kontrak Manajemen Tahun 2020 antara Direksi dan Dewan Komisaris PT Asuransi 2. Persetujuan Key Performance Jasaraharja Putera dengan Pemegang Saham PT Asuransi Indicators (KPI) yang tertuang dalam Kontrak Manajemen Tahun Jasaraharja Putera Tahun 2020 yang mengacu pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) dan Surat Menteri BUMN 2020 antara Direksi dan Dewan Nomor: S-574/MBU/08/2019 tanggal 30 Agustus 2019 perihal Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Penyampaian Aspirasi Pemegang Saham/Pemilik Modal Putera dengan Pemegang Saham PT untuk Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Asuransi Jasaraharja Putera; Tahun 2020. 3. Persetujuan Key Performance Indicators (KPI) Tahun 2020 antara • Menyetujui dan mengesahkan Key Performance Indicator (KPI) sebagaimana tertuang dalam Kontrak Manajemen Dewan Komisaris PT Asuransi Tahun 2020 antara Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Jasaraharja Putera dengan Putera dengan Pemegang Saham PT Asuransi Jasaraharja Pemegang Saham PT Asuransi Putera yang telah mengacu pada Peraturan Menteri Jasaraharja Putera; BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 jo. PER-09/MBU/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN. January 27, 2020 1. Ratification of the Work Plan and • The GMS approved the 2020 RKAP of PT Asuransi Jasaraharja Corporate Budget (RKAP) of PT Putera Asuransi Jasaraharja Putera for • Approved and ratified the Key Performance Indicators (KPI) 2020; as stated in the 2020 Management Contract between the 2. Approval of Key Performance Board of Directors and the Board of Commissioners of PT Indicators (KPI) contained in Asuransi Jasaraharja Putera and the Shareholders of PT the 2020 Management Contract Asuransi Jasaraharja Putera in 2020 which refers to the between the Board of Directors Superior Performance Assessment Criteria (KPKU) and the and Board of Commissioners of PT SOE Minister’s Letter No. : S-574/MBU/08/2019 dated August Asuransi Jasaraharja Putera and 30, 2019 regarding Submission of Aspirations of Shareholders/ the Shareholders of PT Asuransi Capital Owners for Preparation of Work Plans and Company Jasaraharja Putera; Budgets for 2020. 3. Approval of Key Performance • Approved and ratified the Key Performance Indicators (KPI) Indicators (KPI) for 2020 between as stated in the 2020 Management Contract between the the Board of Commissioners of PT Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera Asuransi Jasaraharja Putera and and the Shareholders of PT Asuransi Jasaraharja Putera the Shareholders of PT Asuransi which has referred to the Regulation of the Minister of BUMN Jasaraharja Putera; Number: PER-01/MBU/2011 jo. PER-09/MBU/2012 concerning Amendments to the Regulation of the Minister of StateOwned Enterprises Number: PER-01/MBU/2011 concerning the Implementation of Good Corporate Governance in SOEs. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 85
  86. 30 Juni 2020 86 1 . Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan (Audited) Tahun Buku 2019, berserta pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris; 2. Persertujuan penggunaan laba bersih Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019; 3. Penetapan besaran gaji / honorarium Direksi dan Dewan Komisaris berikut fasilitas dan tunjangan lainnya untuk Tahun Buku 2020, serta Tantiem Tahun Buku 2019; 4. Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) guna mengaudit Laporan Keuangan Perusahaan untuk Tahun Buku 2020 yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2020; 5. Penyampaian usulan penambahan modal disetor. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera • RUPS menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan (Audited) PT Asuransi Jasaraharja Putera Tahun Buku 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis, dan Rekan dalam laporannya Nomor 00267/2.1025/AU.l/08/0222-1/1/III/2020 tanggal 06 Maret 2020 tentang Laporan Auditor Independen Kepada Para Pemegang Saham; • RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada Direksi atas tindakan pengurusan Perusahaan dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan selama tahun 2019, dengan ketentuan sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana atau tidak melanggar ketentuan/prosedur hukum yang berlaku dan tindakan tersebut tercatat dan dilaporkan dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan (Audited) Tahun Buku 2019. • RUPS menyetujui bahwa penetapan penggunaan Laba Bersih PT Asuransi Jasaraharja Putera Tahun Buku 2019 akan ditetapkan lebih lanjut oleh Pemegang Saham Mayoritas. • RUPS menyetujui bahwa penetapan besaran gaji/ honorarium berikut fasilitas dan tunjangan lainnya Tahun 2020 serta tantiem Tahun Buku 20 19 untuk Anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera akan ditetapkan kemudian secara tersendiri oleh Pemegang Saham Mayoritas. • RUPS memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal Akuntan Publik yang telah ditunjuk karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atas Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2020 berdasarkan usulan dari Direksi. Proses penunjukkan Kantor Akuntan Publik dimaksud agar dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. • Penambahan Modal Disetor PT Asuransi Jasaraharja Putera sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar rupiah), serta Konversi Cadangan ke Modal Disetor dan Buyback atas Saham Minoritas akan ditetapkan lebih lanjut dalam pembahasan tersendiri sesuai dengan ketentuan.
  87. June 30 , 2020 1. Approval of the Annual Report and Ratification of the Financial Statements (Audited) for Fiscal Year 2019, along with full releasee and discharge of responsibilities (volledig acquit et decharge) to the Board of Directors and the Board of Commissioners; 2. Approval for the use of the Company’s net income for the financial year ended December 31, 2019; 3. Determination of the salary / honorarium for the Board of Directors and the Board of Commissioners along with other facilities and allowances for the 2020 Fiscal Year, as well as the 2019 Fiscal Year Bonus; 4. Establishment of a Public Accounting Firm (KAP) to audit the Company’s Financial Statements for the 2020 Fiscal Year which will end on December 31, 2020; 5. Submission of proposals for additional paid-in capital. • The GMS approved and ratified the Annual Report and Financial Statements (Audited) of PT Asuransi Jasaraharja Putera for the 2019 Fiscal Year which had been audited by the Public Accounting Firm of Tanudiredja, Wibisana, Rintis, and Partners in its report Number 00267/2.1025/AU.l/08/0222- 1/1/ III/2020 dated March 06, 2020 regarding the Independent Auditor’s Report to the Shareholders; • The GMS granted discharge and release of responsibility to the Board of Directors for the actions of the Company’s management and members of the Board of Commissioners for the Company’s supervisory actions during 2019, provided that the action does not constitute a criminal act or does not violate the applicable legal provisions/procedures and the action is recorded and reported. in the 2019 Annual Report and Financial Statements (Audited). • The GMS agreed that the determination of the use of PT Asuransi Jasaraharja Putera’s Net Profit for the 2019 Fiscal Year would be further determined by the Majority Shareholders. • The GMS agreed that the determination of the amount of salary/honorarium along with other facilities and allowances for 2020 as well as tantiem for Fiscal Year 2019 for Members of the Board of Directors and Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera will be determined later separately by the Majority Shareholders. • The GMS authorizes the Board of Commissioners to appoint a Public Accountant or Substitute Public Accountant in the event that the appointed Public Accountant for any reason cannot complete the audit of the Company’s Financial Statements for the Financial Year ending December 31, 2020 based on a recommendation from the Board of Directors. The process of appointing a Public Accounting Firm is intended to be carried out in accordance with the applicable procedures and provisions. • Additional Paid-in Capital of PT Asuransi Jasaraharja Putera in the amount of Rp.300,000,000,000.- (three hundred billion rupiah), as well as Reserves Conversion to Paid-in Capital and Buyback of Minority Shares will be determined further in a separate discussion in accordance with the provisions. 28 Desember 2020 Penunjukkan Komisaris lndependen PT Asuransi Jasaraharja Putera. Mengangkat Sdr. Bambang Sugeng sebagai Komisaris lndependen PT Asuransi Jasaraharja Putera. December 28, 2020 Appointment of Independent Commissioner of PT Asuransi Jasaraharja Putera. Appointed Bambang Sugeng as Independent Commissioner of PT Asuransi Jasaraharja Putera. KEBIJAKAN DIVIDEN DIVIDEND POLICY Perseroan memiliki kebijakan pembayaran dividen secara tunai setidaknya sekali dalam satu tahun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meskipun demikian, jumlah dividen tunai yang dibayarkan dapat berbeda setiap tahunnya, bergantung pada laba bersih setelah pajak tahun keuangan sebelumnya, tanpa mengabaikan kondisi keuangan Perseroan dan tanpa merugikan hak-hak RUPS Tahunan Perseroan untuk menetapkan hal lain sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan. The Company has a cash dividend payment policy at least once a year in accordance with applicable regulations. However, the amount of cash dividend may differ every year, depending on net profit after tax of previous financial year, without neglecting the Company’s financial condition and without compromising the rights of the Company’s Annual GMS to determine other issues in accordance with the Company’s Articles of Association. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 87
  88. 88 Pada tahun 2020 , Perseroan membagikan secara tepat waktu dividen senilai Rp 6,550 miliar , atau setara dengan 9,23% Laba Bersih tahun 2019 yang mencapai Rp 70,918 miliar. In 2020, the Company timely distributed dividends worth Rp 6.550 billion, or equivalent with 9.23% of 2019 net income of Rp 70.918 billion. Dewan Komisaris Board of Commissioners Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Dewan Direksi dengan melakukan penelaahan dan persetujuan terhadap rencana kerja Perseroan yang disusun Dewan Direksi serta evaluasi terhadap kinerja Perseroan. Selain itu, mereka juga memberikan nasihat serta arahan kepada Direksi tentang pencapaian kinerja Perseroan. The Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera is responsible for supervising the implementation of the duties of the Board of Directors by reviewing and approving the work plan of the Company prepared by the Board of Directors and evaluating the Company’s performance. Moreover, they also provide advice and guidance to the Board of Directors in achieving performance. Saat ini, anggota Dewan Komisaris Perseroan berjumlah 3 (tiga) orang, di mana salah satunya adalah Komisaris Independen. Komposisi Dewan Komisaris ditetapkan sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat, cepat serta dapat bertindak independen. Komposisi tersebut juga telah memenuhi unsur keberagaman, antara latar belakang pendidikan dan pengalaman yang berbeda, sehingga dapat mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan secara efektif. Currently, the Board of Commissioners consists of 3 (three) members, one of which is an Independent Commissioner. Composition of the Board of Commissioners is defined in such a way to enable effective, effective, prompt and independent decision making. The composition has also fulfilled the aspect of diversity combining different educational backgrounds and experiences, thereby supporting the effective implementation of oversight functions. Independensi Dewan Komisaris Independence of The Board of Commissioners Dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, seluruh anggota Dewan Komisaris harus bersikap independen, tidak mempengaruhi atau dipengaruhi oleh pihak mana pun. Antar anggota Dewan Komisaris dan antara anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi tidak terdapat hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan semenda. In performing its duties and obligations, all members of the Board of Commissioners shall be independent, not influencing or influenced by any party. There is no family relationship up to the third degree of kindship whether vertically or horizontally or marriage relationship among members of the Board of Commissioners and between the Board of Commissioners and the Board of Directors. Kriteria Dewan Komisaris Criteria of The Board of Commissioners Setiap anggota Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera memiliki integritas, akhlak dan moral yang tinggi, telah lulus fit and proper test, serta berdomisili di Indonesia. Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris dengan Dewan Komisaris Perusahaan Lain dan/atau Pemegang Saham. All members of the Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera have high integrity and morals, have passed fit and proper test and are domiciled in Indonesia. Affiliation of the Board of Commissioners with Other Companies’ Board of Commissioners and/or Shareholders. Untuk menjunjung independensi, seluruh anggota Dewan Komisaris yang menjabat pada tahun buku 2020 tidak memiliki hubungan afiliasi, mencakup hubungan keluarga, hubungan keuangan, serta kepengurusan dan kepemilikan saham di perusahaan lain dengan sesama anggota Dewan Komisaris. To uphold their independence, all active members of the Board of Commissioners in 2020 have no any affiliations, including family relationship, financial relationship, as well as stewardship and share ownership in other Companies’ Board of Commissioners. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  89. Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris Duty and Authority of The Board of Commissioners Pembagian tugas dan wewenang Dewan Komisaris telah dituangkan dalam Anggaran Dasar PT Asuransi Jasaraharja Putera , dengan penjabaran sebagai berikut: 1. Dewan Komisaris harus mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar Perusahaan dalam menjalankan tugasnya. 2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dan berwenang untuk melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan dan memberikan masukan kepada Direksi. 3. Dewan Komisaris wajib menyampaikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan kepada RUPS. 4. Dewan Komisaris wajib memantau dan memastikan bahwa GCG telah diterapkan secara efektif dan berkelanjutan. 5. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa dalam Laporan Tahunan telah memuat informasi yang disyaratkan oleh peraturan dan perundang-undangan. 6. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan dan perusahaan lain, termasuk setiap perubahannya. 7. Dewan Komisaris wajib mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan pemegang polis, tertanggung, peserta, dan/atau pihak yang berhak memperoleh manfaat. 8. Dewan Komisaris wajib memastikan pengambilan keputusan secara efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak secara independen, tanpa konflik kepentingan yang dapat mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan tugasnya secara mandiri dan kritis. Distribution of duties and authorities of the Board of Commissioners is forth in the Company’s Articles of Association, with the following description: 1. The Board of Commissioners must comply with the provisions of the laws and/or the Company’s Articles of Association in performing their duties. 2. The Board of Commissioners shall be responsible and is authorized to supervise the management policy, the conduct of management and provide input to the Board of Directors. 3. The Board of Commissioners shall submit reports regarding performed supervisory duties to the GMS. Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting Pada tahun 2020, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat sebanyak 13 kali, dengan catatan kehadiran anggota Dewan Komisaris sebagai berikut : In 2020, the Board of Commissioners has convened 13 meetings, with the attendance of the members of Board of Commissioners as follows: 4. The Board of Commissioners shall monitor and ensure that GCG is implemented effectively and sustainably. 5. The Board of Commissioners shall ensure that the Annual Report contains information required by law and regulation. 6. The Board of Commissioners shall report their and/ or their family share ownership in the Company and other companies, including any changes there of. 7. The Board of Commissioners shall supervise the Board of Directors in maintaining the balance of the interests of all parties, in particular the interests of the policyholders, the insured, the participants and/or the parties entitled to the benefits; 8. The Board of Commissioners shall ensure an effective, prompt, and quick decision making, and able to act independently, without any conflicts of interest that may interfere their ability to perform duties independently and critically. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 89
  90. Nama / Name Jabatan / Position Kehadiran / Attendance Rapat Internal / Internal Meeting Rapat Gabungan /Joint Meeting Myland Komisaris Utama / President Commissioner 100% 100% Mirza Mochtar Komisaris Independen / Independent Commissioner 100% 100% M. Umar Fauzi Komisaris / Commissioner 100% 100% Bambang Sugeng* Komisaris Independen / Independent Commissioner 0% 0% * Baru menjabat Desember 2020 / Took office in 2020 Agenda Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting Agenda Kehadiran / Attendance No. Agenda Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner 1 24 Januari 1. Membahas Kinerja Keuangan Desember 2019 2. Lain-lain 2020/ January 24, 1. Discussing December 2019 Financial Performance 2020 2. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 2 27 Pebruari 1. Membahas Kinerja Keuangan Desember 2019 2. Lain-lain 2020/ February 1. Discussing December 2019 Financial Performance 27. 2020 2. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 3 90 Tanggal / Date 23 Maret 2020/ March 23. 2020 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  91. Kehadiran / Attendance No. Tanggal / Date Agenda Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner 4 20 April 2020/April 20, 2020 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 5 29 Mei 2020/May 29, 2020 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 91
  92. Kehadiran / Attendance No. 92 Tanggal / Date Agenda Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner 6 25 Juni 2020/June 25, 2020 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the previous month's meeting 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 7 09 Juli 2020/July 09 2020 1. Pembahasan Usulan Revisi RKAP Tahun 2020 2. Usulan Kajian Penambahan Modal Setor 1. Discussion on the 2020 RKAP Revision Proposal 2. Proposed Study on Additional Paid-In Capital Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 8 27 Juli 2020/ July 27, 2020 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikatorindikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  93. Kehadiran / Attendance No. Tanggal / Date Agenda Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner 9 27 Agustus 2020/ August 27, 2020 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikatorindikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 10 21 September 2020/ September 21. 2020 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikatorindikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 11 1. Pembahasan terhadap RJPP Perusahaan 30 yang telah disusun Manajemen September 2. Pembahasan terhadap RKAP Tahun 2021 2020/ yang telah disusun Manajemen September 1. Discussion on the Company's RJPP that has 30, 2020 been prepared by Management 2. Discussion of the 2021 RKAP that has been prepared by Management Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 93
  94. Kehadiran / Attendance No. 94 Tanggal / Date Agenda Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner 12 22 Oktober 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator2020/ indikatornya October 22. 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 2020 4. Investasi Perusahaan 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 13 20 November 2020/ November 20, 2020 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikatorindikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Seluruh keputusan yang diambil dalam rapat Dewan Komisaris Perseroan dibuat sesuai peraturan dan telah dicatat, dengan mencantumkan perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat disertai alasan mengenai perbedaan pendapat, serta didokumentasikan dengan baik dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris. Sesuai peraturan, Risalah Rapat tersebut ditandatangani oleh Ketua Rapat dan didistribusikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris, baik yang menghadiri rapat maupun yang tidak. All resolutions made during the Board of Commissioners’ meetings are made in accordance with the rules and have been recorded, including disenting opinions and the reasons behind it, that occur during the meetings, and are well documented in the Minutes of the Board of Commissioners’ meetings. According to the rules, Minutes of Meeting shall be signed by the Chairman of the meeting and distributed to all members of the Board of Commissioners, whether attending the meetings or not. Keputusan Dewan Komisaris Resolution of The Board of Commissioners Sebagai bentuk implementasi tugas dan wewenangnya, Dewan Komisaris dapat mengeluarkan berbagai arahan, rekomendasi, maupun nasehat, yang diberikan kepada Direksi dalam bentuk surat, yang antara lain mencakup: Kebijakan IT, Kebijakan investasi, Kebijakan Perkreditan, Pengelolaan Likuiditas, Pengelolaan Aset, Pengembangan SDM, Penyempurnaan Organisasi, Pengembangan Produk Baru, kebijakan kerja sama dengan pihak ketiga. In discharging their duties and authorities, the Board of Commissioners is allowed to issue various directives, recommendations, and advices to the Board of Directors in writing, including: IT Policy, Investment Policy, Credit Policy, Liquidity Management, Asset Management, Organizational Improvement, New Product Development, co-operation policy with third parties. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  95. Komite Di Bawah Dewan Komisaris Committees under The Board of Commissioners Dalam melaksanakan tugasnya , Dewan Komisaris Perseroan dibantu oleh komite-komite penunjang, yang terdiri dari Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. In performing its duties, the Company’s Board of Commissioners is assisted by supporting committees, namely Audit Committee and Risk Monitoring Committee. Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration of The Board of Commissioners and the Board of Directors Jumlah remunerasi dan fasilitas bagi Dewan Komisaris dan Direksi yang diterima selama tahun 2020 tersaji dalam tabel-tabel berikut: The amount of remuneration and facilities for the Board of Commissioners and Directors in 2020 are presented in the following tables: JUMLAH DITERIMA DALAM 1 TAHUN / Amount Received in 1 Year JENIS REMUNERASI DAN FASILITAS LAIN / Type of Remuneration and Other Facilities DIREKSI BOD Orang Person Jutaan/ Million (Rp) DEWAN KOMISARIS BOC DEWAN PENGAWAS SYARIAH/SSB Orang Person ORG Person Jutaan/ Million (Rp) Remunerasi (termasuk gaji dan penghasilan tetap lainnya, antara lain tunjangan, kompensasi berbasis saham, tantiem, dan bentuk remunerasi lainnya dalam bentuk non-natura) / Remuneration (including salary and other fixed income, among others benefits, stock-based compensation, tantiem, and other forms of non-natura remuneration) 4 7.418 3 2.084 Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi, asuransi kesehatan dan sebagainya.) / Other facilities in term of natura (housing, transportation, health insurance and soon) 4 2.373 3 424 TOTAL 4 9.791 3 2.508 Jutaan/ Million (Rp) 3 157,2 3 157,2 * Dewan pengawas syariah berjumlah 3 orang pada bulan januari hingga bulan april 2020, dan terdapat DPS yang mengundurkan diri pada bulan Mei sehingga dari bulan Mei hingga Desember DPS berjumlah 2 Orang. Between January and April 2020, members of the Sharia Supervisory Board were 3 persons. In May 2020, a member resigned so that between May and December, the number of DPS members was 2 persons. Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas bagi anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah: 1. Remunerasi dalam bentuk non-natura, termasuk gaji dan penghasilan tetap lainnya, antara lain tunjangan, kompensasi berbasis saham, tantiem dan bentuk remunerasi lainnya. a. Gaji Direksi b. Honor Komisaris c. Honor Dewan Pengawas Syariah Policies on Remuneration and Facilities for Members of the Board of Directors, Board of Commissioners and Sharia Supervisory Board: 1. Remuneration in the form of non–natura, including salary and other fixed income, such as benefits, share–based payment, tantiem and other forms of remunation. a. BOD Salary b. BOC Honorarium c. Sharia Supervisory Board Honorarium Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 95
  96. 2 . Fasilitas lain dalam bentuk natura/non-natura, yaitu penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk tunjangan untuk perumahan, transportasi, asuransi kesehatan dan fasilitas lainnya. a. Tunjangan Hari Raya; b. Tunjangan Komunikasi (Direksi); c. Asuransi Purna Jabatan; d. Tunjangan Pakaian (Direksi); e. Tunjangan Perumahan (Direksi); f. Tunjangan Transportasi (Direksi); g. 1 (satu) unit Kendaraan Dinas dan 1 (satu) sopir (Direksi); h. Kesehatan; i. Uang Pangkal sebagai anggota Perkumpulan Profesi; j. Bantuan Hukum; k. Biaya Club Membership/Corporate Member (Direksi); l. Biaya Representasi. JUMLAH REMUNERASI PERORANGAN (1 TAHUN) Total Individual Remuneration (1 Year) 2. Other facilities in term of natura or non-natura, namely other non–fixed income, including allowances for housing, transportation, health insurance and other facilities. a. Religious Holiday Allowance b. Communication Allowance (Board of Directors); c. Post-Employment Insurance; d. Clothing Allowance (Board of Directors); e. Housing Allowance (Board of Directors); f. Transportation Allowance (Board of Directors); g. 1 (one) unit of Vehicle and 1 (one) driver (Board of Directors); h. Medical Allowance; i. Enrollment Fee for Professional Association; j. Legal Aid; k. Club/Corporate Membership Fee (Board of Directors); l. Representation Expenses. JUMLAH ANGGOTA DIREKSI Number of BOD Members JUMLAH ANGGOTA DEWAN KOMISARIS Number of BOC Members JUMLAH ANGGOTA DEWAN PENGAWAS SYARIAH Number of SSB Members Lebih dari Rp2 miliar More than Rp2 billion Antara Rp1 miliar – Rp2 miliar Between Rp1 billion – Rp2 billion 4 Antara Rp500 juta – Rp1 miliar Between Rp500 million – Rp1 billion 3 Kurang dari Rp500 juta Less than Rp500 million 3 Salary Ratio Rasio Gaji 96 No. URAIAN/ Description RASIO GAJI / Salary Ratio 1 Rasio gaji Karyawan yang tertinggi dan terendah / Highest and lowest employee’s salary ratio 867% 2 Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah / Highest and lowest Board of Director’s salary ratio 119% 3 Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah / Highest and lowest Board of Commissioner’s salary ratio 106% 4 Rasio gaji Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi / The ratio between the highest salary of the Board of Directors and the employee 299% Komite Audit Audit Committee Untuk menunjang pelaksanaan GCG, Perseroan membentuk Komite Audit yang bertugas membantu Dewan Komisaris, antara lain dengan mendukung terbentuknya struktur pengendalian internal yang To support the implementation of GCG, the Company established the Audit Committee to assist the Board of Commissioners, among others, by supporting the establishment of an adequate internal control structure, Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  97. memadai , meningkatkan kualitas keterbukaan dan pelaporan keuangan, serta untuk mengkaji ruang lingkup, ketepatan, kemandirian dan objektivitas akuntan publik. improving the quality of financial transparency and reporting, as well as to assess the scope, accuracy, independence and objectivity of public accountants. Komposisi Anggota Komite Audit Composition Of The Audit Committee Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera No. Kep-1/DK/JP/X/2019, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Asuransi Jasaraharja Putera, Bapak Isman Danial ditunjuk sebagai anggota Komite Audit dengan masa jabatan terhitung mulai tanggal 28 Oktober 2019, maksimum hingga tanggal 28 Oktober 2022, tanpa mengurangi hak Dewan Komisaris untuk sewaktu-waktu melakukan evaluasi atau pergantian. Based on the Decree of the Board of Commissioners PT Asuransi Jasaraharja Putera No. Kep-1/DK/JP/X/2019, concerning the Dismissal and Appointment of Members of the Audit Committee and Risk Monitoring Committee of PT Asuransi Jasaraharja Putera, Mr. Isman Danial is appointed as member of the Audit Committee, with terms of office starting on October 28, 2019, maximum up to October 28, 2022, without prejudice to the rights of the Board of Commissioners to evaluate or make a change at any time. Landasan Hukum Pembentukan Komite Audit Legal Basis for the Establishment of Audit Commitee Komite Audit PT Asuransi Jasaraharja Putera dibentuk berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor: Kep/14/DK/JP/III/2012 tentang Pengangkatan Anggota Komite Audit dan Akta Perusahaan tertanggal 28 Maret 2014 Nomor 03 oleh Nelly Sylviana, S.H., Notaris di Jakarta tentang penggantian Komisaris Independen dan Komite Audit. The Audit Committee of PT Asuransi Jasaraharja Putera was established based on the Decision of the Board of Commissioners Number: Kep/14/DK/JP/III/2012 regarding Appointment of Audit Committee’s Members and Company Deed Number 03 dated March 28, 2014 by Nelly Sylviana, S.H., Notary in Jakarta, on replacement of Independent Commissioner and Audit Committee. Kriteria Criteria Secara umum, kriteria anggota Komite Audit adalah memiliki independensi, integritas, akhlak dan moral yang baik. Selain itu anggota Komite memiliki keahlian di bidang keuangan atau akuntansi. In general, members of Audit Committee should have independency, good integrity, character, and morals. In addition, they should also possess the expertise in finance or accounting. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Duty, Authority and Responsibility Sesuai peraturan yang berlaku, Komite Audit bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. In accordance with applicable regulations, the Audit Committee is responsible for monitoring and evaluating the planning and implementation of audits and monitoring of follow-up on audit results in order to assess the adequacy of internal control including the adequacy of the financial reporting process. Komposisi Komite Audit Membership of the Audit Committee Sesuai dengan Piagam Komite Audit, yang disahkan di Jakarta tanggal 12 Oktober 2012, komposisi Komite Audit adalah sebagai berikut: 1. Anggota Komite Audit diangkat oleh Dewan Komisaris dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris. In accordance with the Charter of the Audit Committee, ratified in Jakarta on October 12, 2012, the membership of Audit Committee is as follows: 1. The members of Audit Committee shall be appointed by the Board of Commissioners with Board of Commissioners’ Decree. 2. The membership of Audit Committee consists of at least one member of the Board of Commissioners and 2. Keanggotaan Komite Audit terdiri dari sekurangkurangnya satu orang anggota Komisaris dan dua Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 97
  98. 98 orang ahli yang bukan merupakan pegawai PT Asuransi Jasaraharja Putera . 3. Komite Audit dipimpin oleh seorang ketua yang merangkap sebagai anggota Komite Audit dan berasal dari anggota Dewan Komisaris. 4. Pada tahun 2019 terjadi pergantian anggota Komite Audit berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. KEP-1/DK/JP/X/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Asuransi Jasaraharja Putera yang berlaku efektif tanggal 28 Oktober 2019. Berdasarkan SK tersebut, Bapak Isman Danial diangkat sebagai Komite Audit menggantikan Bapak Ketut Mahayana, dengan masa jabatan terhitung sejak tanggal 28 Oktober 2019 maksimum hingga 28 Oktober 2022, dan sewaktu-waktu dapat dilakukan evaluasi oleh Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera. Anggota yang ditunjuk dalam Komite Audit adalah individu yang memiliki keahlian dalam bidang audit dan bidang keuangan atau akuntansi. two experts who are not employees of PT Asuransi Jasaraharja Putera. 3. The Audit Committee is led by a chairman who is also a member of the Audit Committee and is a member of the Board of Commissioners. 4. In 2019, the Company replaced members of the Audit Committee based on Board of Commissioners Decree No. KEP-1/DK/JP/X/2019 concerning Dismissal and Appointment of Members of the Audit Committee and Risk Monitoring Committee of PT Asuransi Jasaraharja Putera, which became effective on October 28, 2019. Based on this decree, Mr. Isman Danial was appointed as the Audit Committee replacing Mr. Ketut Mahayana, with a term of office commencing from October 28, 2019 to a maximum of October 28, 2022, and at any time an evaluation can be carried out by the Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera. The appointed members of Audit Committee are individuals who have expertise in the field of audits and Finance or accounting. Independensi Komite Audit Independence Of Audit Committee Anggota Komite Audit tidak mempunyai hubungan keluarga dan kepengurusan perusahaan lain, dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, serta Pemegang Saham. Independensi anggota Komite Audit tercermin dengan aspek-aspek berikut: The Audit Committee has no family relationship and stewardship in other companies, with members of the Board of Commissioners, members of the Board of Directors, and Shareholders. The independence of members of Audit Committee is reflected in the following aspect: ASPEK INDEPENDENSI/ Aspects of Independence Mirza Mochtar R.Djati Utomo I Ketut Mahayana Tidak memiliki hubungan keuangan dengan anggota Dewan Komisaris dan Direksi / Has no financial relationship with members of the Board of Commissioners and the Board of Directors Tidak/No Tidak/No Tidak/No Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Perseroan, maupun perusahaan afiliasi / Has no management relationship in the Company or afiliated companies Tidak/No Tidak/No Tidak/No Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Perseroan / Has no share ownership relationship in the Company Tidak/No Tidak/No Tidak/No Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ atau sesama anggota Komite Audit / Has no family anggota relationship with members of the Board of Commissioners, Board of Directors, and/or other members of the Audit Committee Tidak/No Tidak/No Tidak/No Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau pemerintah / Not serving in a political party or governmental office Tidak/No Tidak/No Tidak/No Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  99. Susunan Anggota Komite Audit Composition of Audit Committee Members Dewan Komisaris membentuk Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Komisaris No . Kep/1/DK/ JP/IX/2016, kemudian terdapat perubahan susunan Anggota komite Audit berdasarkan Kep/1/DK/JP/X/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Asuransi Jasaraharja Putera dengan Struktur keanggotaan sebagai berikut: The Board of Commissioners established the Audit Committee based on the Decree of the Commissioners No. Kep/1/DK/JP/IX/2016. Later, there was a change in the composition of the Audit Committee based on the Decree No. Kep/1/DK/JP/X/2019 concerning the Dismissal and Appointment of Members of the Audit Committee and Risk Monitoring Committee of PT Asuransi Jasaraharja Putera with the membership structure as the following: 1. Chairman and Member: Mirza Mochtar; 2. Members : - Ketut Mahayana - Isman Danial 1. Ketua merangkap Anggota: Mirza Mochtar 2. Anggota: - Ketut Mahayana - Isman Danial Anggota yang ditunjuk dalam Komite Audit adalah individu yang memiliki keahlian dalam bidang audit, memiliki integritas dan independensi serta memiliki pengalaman yang memadai. Members appointed in the Audit Committee are individuals who are experts in the audit field, have integrity and independence and have adequate experience. Berdasarkan Per BUM Nomor: PER BUMN No.: PER-12/ MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris / Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara Pasal 11 ayat 3 menyatakan bahwa Ketua Komite Audit adalah anggota Dewan Komisaris Independen. Based on Per BUM Number: PER BUMN No.: PER-12/ MBU/2012 concerning Supporting Organs of the Board of Commissioners / Supervisory Board of State-Owned Enterprises Article 11 paragraph 3 states that those who serve as Chairman of the Audit Committee are Independent Commissioners. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Duties and Responsibilities of Audit Committee Komite Audit bertugas membantu Dewan Komisaris dalam memantau dan memastikan efektifitas sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor internal dan auditor eksternal dengan melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk proses pelaporan keuangan. The Audit Committee helps the Board of Commissioners monitor and ensure the effectiveness of the internal control system and the implementation of the duties of the internal auditor and external auditor by monitoring and evaluating the planning and conducting of the audit in order to assess the adequacy of internal controls including the financial reporting process. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera No: KEP-1/DK/JP/IX/2016 tentang Pengangkatan Anggota Komite Audit, tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut: Pursuant to the Decree of the Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera No: KEP-1/DK/JP/IX/2016 concerning Appointment of Audit Committee Members, the duties and responsibilities of the Audit Committee are as follows: 1. Ensuring the effectiveness of the internal control system and the effectiveness of the performance of external auditors and internal auditors; 2. Assessing the activities and results of audits carried out by internal auditors and external auditors; 1. Memastikan efektivitas sistem pengendalian internal dan efektivitas pelaksanaan tugas auditor eksternal dan auditor internal; 2. Menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan oleh auditor internal maupun auditor eksternal; 3. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian manajemen dan pelaksanaannya; 3. Providing recommendations for the improvement of the management control system and its implementation; Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 99
  100. 4 . Ensuring that there are satisfactory review procedures for all information about the company; Laporan Kerja Komite Audit 2020 Report of Audit Committee In 2020 Rapat Komite Audit Sesuai dengan Keputusan Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera Nomor: KEP1/ DK/JP/IX/2016 tentang Anggota-Anggota Komite Audit dan Keputusan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera Nomor: KEP-2/DK/JP/IX/2016 tentang Anggota-anggota Komite Pemantau Risiko, bahwa dalam tahun 2020 Komite Audit & Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan kewajiban dengan melakukan tugas dan tanggung jawabnya pada berbagai kegiatan selama periode Januari - Desember 2020, yaitu: Committee Audit Meeting In accordance with Decree of the Company’s Board of Commissioners Number KEP–1/ DK/ JP/IX/2016 regarding Members of Audit Committee and Decree of the Company’s Board of Commissioners Number KEP–2/DK/JP/IX/2016 regarding Members of Risk Monitoring Committee, in 2020 the Audit Committee and Risk Monitoring Committee have carried out their obligations, tasks and responsibilities, for the period of January - December 2020, as described below: 2 100 24 Januari 2020/January 24, 2020 1 Agenda 1. Membahas Kinerja Keuangan Desember 2019 2. Lain-lain 27 Februari 2020/February 27, 2020 No. Tanggal /Date 4. Memastikan telah terdapat prosedur review yang memuaskan terhadap segala informasi tentang perusahaan; 5. Melakukan identifikasi terhadap hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris; 6. Secara rinci tugas Komite Audit tersebut adalah sebagaimana yang tercantum dalam Piagam Komite Audit. 1. Membahas Kinerja Keuangan Desember 2019 2. Lain-lain 5. Identifying issues that need to be addressed by the Board of Commissioners; 6. The Audit Committee’s detailed duties are as stated in the Audit Committee Charter. Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Tidak Hadir / Not Present 1. Discussing December 2019 Financial Performance 2. Others 1. Discussing December 2019 Financial Performance 2. Others Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  101. 3 Tanggal /Date 23 Maret 2020/March 23, 2020 No. Agenda 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month’s discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 101
  102. 4 Tanggal /Date 20 April 2020/April 20, 2020 No. Agenda 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month’s discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC 102 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present
  103. 5 Tanggal /Date 29 Mei 2020/May 29. 2020 No. Agenda 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month’s discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 103
  104. 6 Tanggal /Date 25 Juni 2020/June 25, 2020 No. Agenda 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 7 104 09 Juli 2020/July 09, 2020 1. Ratification of the Minutes of the previous month’s meeting 2. Presentation of the follow-up results from the previous month’s discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC 1. Pembahasan Usulan Revisi RKAP Tahun 2020 2. Usulan Kajian Penambahan Modal Setor 1. Discussion on the 2020 RKAP Revision Proposal 2. Proposed Study on Additional Paid-In Capital Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  105. 8 Tanggal /Date 27 Juli 2020/July 27, 2020 No. Agenda 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 9 27 Agustus 2020/August 27. 2020 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 105
  106. 11 106 Tanggal /Date 21 September 2020/September 21. 2020 10 Agenda 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 30 September 2020/September 30, 2020 No. 1. Pembahasan terhadap RJPP Perusahaan yang telah disusun Manajemen 2. Pembahasan terhadap RKAP Tahun 2021 yang telah disusun Manajemen Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others 1. Discussion on the Company’s RJPP that has been prepared by Management 2. Discussion of the 2021 RKAP that has been prepared by Management Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  107. 13 Tanggal /Date 22 Oktober 2020/October 22, 2020 12 Agenda 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Lain-lain 20 November 2020/November 20, 2020 No. 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Kehadiran / Attendance Kehadiran Komite Dewan Komisaris / Attendance of BOC Committee Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris / Commissioner Komite Pemantau Risiko Komite Audit / / Risk Monitoring Audit Committe Committee Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Others Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Dewan Komisaris membentuk Komite Pemantau Risiko berdasarkan Surat Keputusan Komisaris No. Kep/1/DK/ JP/X/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Asuransi Jasaraharja Putera dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut: The Board of Commissioners established a Risk Monitoring Committee based on the Decree of the Board of Commissioners No.Kep/1/DK/JP/X/2019 concerning the Dismissal and Appointment of Members of the Audit Committee and Risk Monitoring Committee of PT Asuransi Jasaraharja Putera, with structure and membership as follow: Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 107
  108. 1 . Ketua merangkap Anggota : Mirza Mochtar; 2. Anggota : Ketut Mahayana. 1. Chairman and Member : Mirza Mochtar; 2. Members : Ketut Mahayana. Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko, yaitu: 1. Membantu Dewan Komisaris dalam melakukan Pengawasan dan Pemantauan pelaksanaan penerapan manajemen risiko; 2. Menilai efektifitas manajemen risiko termasuk menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh perusahaan; 3. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen, data dan informasi PT Asuransi Jasaraharja Putera; 4. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi PT Asuransi Jasaraharja Putera; 5. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris selain tugas yang disebutkan di atas, sesuai fungsi komite. Duties and responsibilities of the Risk Monitoring Committee, namely: 1. Assist the Board of Commissioners in Supervising and Monitoring the implementation of risk management; 6. Bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugasnya. Penilaian Kinerja Komite Pemantau Risiko Tahun 2020 Assessment on The Performance of Risk Monitoring Committee in 2020 Sesuai dengan Keputusan Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera Nomor: KEP- 1/DK/JP/X/2019, maka Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan kewajiban dengan melakukan tugas dan tanggung jawabnya selama periode Januari hingga Desember 2020 yaitu: 1. Melakukan pengawasan dan pemantauan pelaksanaan penerapan manajemen risiko di Perseroan; 2. Melakukan penilaian atas efektivitas pelaksanaan manajemen risiko, termasuk menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh Perseroan. In compliance with the Decision of the Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera Number: KEP-1/DK/JP/X/2019, the Risk Monitoring Committee has carried out its obligatory duties and responsibilities during the January to December 2020 period, namely: 1. Supervising and monitoring the implementation of risk management in the Company; 2. Assessing the effectiveness of the implementation of risk management, including assessing the risk tolerance that can be taken by the Company. Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination And Remuneration Committee PT Asuransi Jasaraharja Putera membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No.: KEP.1/DK/JP/IX/2020 tentang Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Asuransi Jasaraharja Putera. Komite ini bertugas membantu pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris yang terkait dengan Nominasi dan Remunerasi. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi adalah: PT Asuransi Jasaraharja Putera formed the Nomination and Remuneration Committee based on the Decision of the Board of Commissioners No.: KEP.1/DK/JP/IX/2020 concerning the Establishment and Appointment of Members of the Remuneration and Nomination Committee of PT Asuransi Jasaraharja Putera. This committee is tasked with assisting the implementation of the Board of Commissioners’ supervisory duties related to Nomination and Remuneration. The members of the Remuneration and Nomination Committee are: 1. M. Umar Fauzi (Chairman) 2. Myland (Member) 3. Widya Marisa Siahaan (Member). 1. M. Umar Fauzi (Ketua) 2. Myland (Anggota) 3. Widya Marisa Siahaan (Anggota). 108 2. Assess the effectiveness of risk management including by assessing the Company’s risk tolerance; 3. Maintaining the confidentiality of all documents, data and information of PT Asuransi Jasaraharja Putera; 4. Reporting to the Board of Commissioners on various risks faced by PT Asuransi Jasaraharja Putera; 5. Carry out other tasks assigned by the Board of Commissioners in addition to the tasks mentioned above, in accordance with the functions of the committee. 6. Responsible to the Board of Commissioners for carrying out their duties. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  109. Komite Investasi Investment Committee Komite Investasi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi No . Skep/33/III/2019 tentang Pembentukan Tim Komite Investasi Perusahaan. Seluruh anggota tim Komite Investasi yang ditunjuk oleh Direksi memiliki keahlian dan pengalaman yang memadai dalam bidang investasi dan mampu merumuskan kebijakan investasi perusahaan dan mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut secara efektif, serta memberikan rekomendasi penilaian investasi kepada Direksi. The Company’s Investment Committee was established based on Decree of the Board of Director No. Skep/33/ III/2019 on Establishment of the Company’s Investment Committee Team. All members of Investment Committee are appointed by the Board of Directors and should have adequate expertise and experience in the field of investment, and are able to formulate the Company’s investment policy, oversee its implementation effectively, and provide recommendation of investment assessment to the Board of Directors. Struktur dan Keanggotaan Komite investasi adalah sebagai berikut: • Penasehat : Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera • Ketua : Kepala Divisi Teknologi Informasi • Sekretaris : Kepala Bagian Investasi dan Anggaran • Anggota : - Kepala Divisi Keuangan - Kepala Divisi Underwriting, Reasuransi - Kepala Divisi Suretyship - Kepala Divisi Pemasaran - Kepala Divisi SDM & Umum - Kepala Divisi Pelayanan Klaim - Kepala Bagian Investasi - Kepala Bagian Keuangan - Kepala Bagian Manajemen Risiko - Kepala Bagian Litbang - Kepala Bagian Hukum & Kepatuhan - Kepala Seksi Investasi - Kepala Seksi Anggaran - Kepala Seksi Manajemen Risiko - Kepala Seksi Litbang The structure and membership of the Investment Committee are as follows: • Advisor : BOD of PT Asuransi Jasaraharja Putera • Chairman : Head of Information Technology Division • Secretary : Head of Investment and Budget Section • Members : - Head of Finance Division - Head of the Underwriting & Reinsurance Division - Head of Suretyship Division - Head of Marketing Division - Head of General Affairs & HR Division - Head of Claim Services Division - Head of Investment Section - Head of Finance - Head of Risk Management Section - Head of Research Section - Head of Legal & Compliance - Head of Investment Section - Head of Budget Section - Head of Risk Management Section - Head of Research and Development Section Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties And Responsibilities Of The Committee Tugas dan tanggung jawab Komite Investasi adalah membantu Direksi dalam merumuskan kebijakan investasi dan mengawasi pelaksanaan kebijakan investasi yang telah ditetapkan. The duties and responsibilities of Investment Committee are to assist the Board of Directors in formulating investment policies and overseeing the implementation of the established investment policies. Secara rinci, tugas dan tanggung jawab Komite Investasi, di antaranya adalah: 1. Membuat usulan arahan investasi kepada Direksi yang akan dilaksanakan oleh Komite Investasi terhadap Instrumen investasi yang ditempatkan; In detail, the duty and the responsibility of the Investment Committee are: 1. Prepare the proposal to the Board of Directors regarding investment direction to be performed by the Investment Committee on the instrument placed by the Company; Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 109
  110. 2 . Melakukan kajian dan analisis kelayakan serta memberikan rekomendasi kepada Direksi terhadap instrumen investasi yang akan ditempatkan; 3. Melakukan pemantauan dan mengevaluasi setiap triwulan atas penempatan investasi yang telah dilakukan perusahaan serta memberikan rekomendasi atas penilaian investasi tersebut kepada Direksi. 2. Conducting feasibility study and analysis, and providing recommendation to the Board of Directors on the investment instruments to be placed; 3. Monitoring and evaluating the investment placement the Company has made on quarterly basis and providing recommendation on valuation of such investment to the Board of Directors. Sekretaris Dewan Komisaris Secretary of The Board of Commissioners Sekretaris Dewan Komisaris saat ini dijabat oleh Harwan Muldidarmawan berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No.: KEP2/DK/JP/IX/2020 tanggal 28 September. The Secretary of the Board of Commissioners is currently held by Harwan Muldidarmawan based on the Decree of the Board of Commissioners No.: KEP2/DK/JP/IX/2020 dated 28 September. Tugas Dan Tanggung Jawab Duties And Responsibilities Fungsi pokok Sekretaris Dewan Komisaris adalah membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan tugastugasnya, serta menjadi penghubung antara Dewan Komisaris dengan Manajemen, serta bertanggung jawab untuk menyediakan dan menyampaikan informasi yang penting tentang Rapat Dewan Komisaris kepada Manajemen Perseroan. The main functions of the Secretary of the Board of Commissioners are to assist the Board of Commissioners in performing their duties, as well as to serve as a liaison between the Board of Commissioners and the Management, and is responsible for providing and delivering important information on the Board of Commissioners’ Meeting to the Management of the Company. Secara rinci, pelaksanaan tugas Sekretaris Dewan Komisaris antara lain: 1. Menyiapkan bahan rapat dan menyusun risalah rapat Dewan Komisaris dan risalah rapat gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi; In detailed, the implementation of duties of Secretary of the Board of Commissioners are as follows: 1. Prepare meeting materials and compile minutes of meetings of the Board of Commissioners and minutes of joint meetings of the Board of Commissioners and the Board of Directors; 2. Perform other secretarial duties; 3. Collecting materials and information relevant to the implementation of the duties of the Board of Commissioners; 4. Coordinating with the Corporate Secretary on matters relating to the Board of Commissioners and the Board of Directors; 5. Administering the Invitation to the Meeting of the Board of Commissioners; 6. Serving as the liaison between the Board of Commissioners and the Board of Directors; 7. Filing the letters of the Board of Commissioners. 2. Melakukan tugas Kesekretariatan lainnya; 3. Mengumpulkan bahan dan informasi yang relevan dengan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris; 4. Melaksanakan koordinasi dengan Sekretaris Perusahaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan Dewan Komisaris dan Direksi; 5. Mengadministrasikan Undangan Rapat Dewan Komisaris; 6. Sebagai Penghubung Dewan Komisaris dan Direksi; 7. Membuat mendokumentasikan surat-surat Dewan Komisaris. Profil Ringkas Sekretaris Dewan Komisaris Harwan Muldidarmawan, warga negara Indonesia, lahir di Jakarta, tahun 1976. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1999, dan Magister Manajemen dari Universitas Indonesia pada 110 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Brief Profile of The Board of Commissioners Harwan Muldidarmawan, Indonesian citizen, born in Jakarta, in 1976. He earned his Bachelor’s degree in Economics from Trisakti University, Jakarta in 1999, and a Master’s Degree in Management from the University of
  111. tahun 2008 . Selain itu, beliau juga memiliki beragam sertifikat yang relevan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Mengawali karirnya di PT Jasa Raharja pada tahun 2005 sebagai Pelaksana Administrasi Satuan Pengawasan Intern, dan menduduki berbagai posisi lainnya sebelum ditunjuk sebagai Sekretaris Perusahaan pada tahun 2018. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera. Indonesia in 2008. In addition, he also has various certificates that are relevant to his duties and responsibilities. Started his career at PT Jasa Raharja in 2005 as the Administrative Executive of the Internal Control Unit, and held various other positions before being appointed as Corporate Secretary in 2018. Currently he also serves as Secretary to the Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera. DIREKSI BOARD OF DIRECTORS Direksi merupakan organ tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas kepengurusan Perseroan untuk dan hanya untuk kepentingan dan tujuan Perseroan, sesuai dengan ketentuan perundangundangan dan Anggaran Dasar Perusahaan yang berlaku. Direksi juga bertanggung jawab atas pencapaian visi dan misi Perusahaan yang dituangkan dalam RJPP dan RKAP. The Board of Directors is a corporate governance organ fully responsible for the management of the Company for and only for the interests and objectives of the Company, in accordance with the provisions of the laws and the Company’s Articles of Association. The Board of Directors is also responsible for the achievement of the Company’s vision and mission as outlined in the RJPP and RKAP. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Pertanggungjawaban Direksi kepada RUPS merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan perusahaan dalam rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG. Members of the Board of Directors are appointed and dismissed by the GMS. The responsibility of the Board of Directors to the GMS is a manifestation of the accountability of the management of the company in the context of implementing GCG principles. KOMPOSISI DIREKSI THE COMPOSITION OF THE BOARD OF DIRECTORS Komposisi Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera telah memenuhi unsur keberagaman, di mana para anggotanya memiliki latar belakang pendidikan, pengalaman dan keahlian yang beragam dan mendukung fungsi dan tugas mereka, secara individu maupun kolegial. Keberagaman komposisi Direksi diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas sehingga mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang lebih baik. PT Asuransi Jasaraharja Putera has a diversed composition of the Board of Directors, where the members have diverse educational backgrounds, experiences and expertise and support their functions and duties, individually and collegially. It is hoped that the diversity of the composition of the Board of Directors will provide a broader understanding so as to be able to produce better decisions. - - Zulmahdiar Taufiq Arifin Rahmat Slamet Abdul Haris : Direktur Utama : Direktur Teknik : Direktur Pemasaran : Direktur Keuangan, Umum dan SDM Zulmahdiar Taufiq Arifin Rahmat Slamet Abdul Haris : President Director : Technical Director : Marketing Director : Finance, General Affairs and HR Director Detail mengenai pendidikan, pengalaman dan keahlian Direksi dapat dilihat pada Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini. Details regarding the education, experience and expertise of the Board of Directors can be seen in the Profile of the Board of Directors in this Annual Report. INDEPENDENSI DIREKSI INDEPENDENCE OF THE BOARD OF DIRECTORS Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi bertindak secara indepeden dan terbebas dari kepentingan pihak manapun. Bagi Perseroan, In carrying out their duties and responsibilities, members of the Board of Directors acts independently and are free from the interests of any party. For the Company, Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 111
  112. 112 independensi Direksi merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga sebaik-baiknya demi kepentingan Perseroan . Untuk itu, Perseroan menetapkan ketentuan bahwa selain organ Perseroan, pihak lain manapun dilarang campur tangan dalam pengurusan Perseroan dan anggota Direksi dilarang melakukan aktivitas yang dapat mengganggu independensinya dalam mengurus Perseroan. the independence of the Board of Directors is one of the important factors that must be properly maintained in the interest of the Company. For this reason, the Company stipulates that beside the Company’s organs, any other party is prohibited from interfering in the management of the Company and members of the Board of Directors are prohibited from carrying out activities that may interfere with their independence in managing the Company. Independensi Direksi Perseroan juga terlihat dari kepemilikan saham anggota Direksi dan rangkap jabatan anggota Direksi. Perseroan mewajibkan anggota Direksi untuk mengungkapkan kepemilikan sahamnya dalam suatu laporan yang diperbaharui setiap tahunnya. The independence of the Board of Directors of the Company can also be seen from the share ownership of members of the Board of Directors and concurrent positions of members of the Board of Directors. The Company requires members of the Board of Directors to disclose their share ownership in a report that is updated annually. Anggota Direksi juga tidak diperkenankan mempunyai hubungan keuangan, hubungan kepemilikan saham dan hubungan keluarga dengan para anggota Dewan Komisaris dan Pemegang Saham. Members of the Board of Directors are also not allowed to have financial relationships, share ownership relationships and family relationships with members of the Board of Commissioners and Shareholders. Anggota Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera selama ini telah bertindak independen dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya baik secara individual maupun kolegial. Tidak seorang pun di antara anggota Direksi yang merangkap jabatan yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Anggota Direksi Perseroan dapat mengambil keputusan secara objektif, tanpa benturan kepentingan dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun. The members of the Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera have acted independently in carrying out their functions and duties both individually and collegially. None of the members of the Board of Directors hold concurrent positions prohibited by the prevailing laws and regulations. Members of the Board of Directors of the Company can make decisions objectively, without conflict of interest and free from any pressure from any party. HUBUNGAN AFILIASI ANTARA SESAMA ANGGOTA DIREKSI DAN/ATAU DENGAN PEMEGANG SAHAM AFFILIATED RELATIONSHIPS BETWEEN MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS AND / OR WITH SHAREHOLDERS Seluruh Direksi yang menjabat pada tahun buku 2020 tidak memiliki hubungan afiliasi, mencakup hubungan keluarga, hubungan keuangan, serta kepengurusan dan kepemilikan saham di Perseroan lain dengan sesama Direksi. All members of the Board of Directors who served in the 2020 financial year have no affiliation, including family relationships, financial relationships, as well as management and share ownership in other companies with fellow Directors. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF THE BOARD OF DIRECTORS Tugas pokok Direksi adalah melaksanakan pengurusan Perseroan semata-mata untuk kepentingan dan tujuan Perseroan dan bertindak selaku pimpinan dalam pengurusan tersebut, serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan. Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera melaksanakan kebijaksanaan umum yang telah ditetapkan Dewan Komisaris. The main task of the Board of Directors is to carry out the management of the Company solely for the interests and objectives of the Company and to act as the leader in the management, as well as to represent the Company both inside and outside the Court. The Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera implements the general policy stipulated by the Board of Commissioners. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  113. Adapun fungsi , wewenang, tanggung jawab dan pelimpahan tugas tanggung jawab Direksi adalah sebagai berikut: 1. Mengelola perusahaan dengan baik sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya; 2. Mematuhi peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan Standar Operasional Prosedur Perseroan dalam melaksanakan tugasnya; 3. Sebagai Organ Perusahaan bertugas dan bertanggung jawab secara kolegial, namun sebagai individu masing-masing anggota Direksi dapat melaksanakan tugas dan mengambil keputusan sesuai dengan pembagian tugas dan wewenangnya; 4. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada Pemegang Saham melalui RUPS; 5. Memastikan Perseroan senantiasa memperhatikan kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan pemegang polis, tertanggung, peserta, dan/ atau pihak yang berhak memperoleh manfaat, dan memastikan agar Perusahaan melaksanakan tanggung jawab sosialnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; 6. Mengambil keputusan secara efektif, tepat, dan cepat, serta dapat bertindak secara independen, tidak mempunyai konflik kepentingan yang dapat mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan tugas secara mandiri dan kritis; 7. Memastikan agar informasi penting mengenai Perseroan dapat disampaikan kepada Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah secara tepat waktu dan lengkap; 8. Membantu memenuhi kebutuhan Dewan Pengawas Syariah dalam menggunakan anggota komite, karyawan Perusahaan, dan tenaga ahli profesional yang struktur organisasinya berada di bawah Direksi; 9. Menetapkan sistem pengendalian internal yang efektif untuk mengamankan investasi dan aset perusahaan; 10. Menyusun ketentuan yang mengatur mekanisme pelaporan atas dugaan penyimpangan pada Perseroan; 11. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya (istri/suami dan anak-anaknya) pada Perseroan dan perusahaan lain, termasuk setiap perubahannya; 12. Menerapkan dan melakukan evaluasi secara konsisten dan berkelanjutan terhadap kebijakan Perseroan mengenai Tata Kelola Perusahaan (GCG). The functions, powers, responsibilities and delegation of duties of the Board of Directors are as follows: HAK DAN WEWENANG DIREKSI RIGHTS AND AUTHORITIES OF THE BOARD OF DIRECTORS Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera mempunyai hak dan wewenang sebagai berikut: The Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera has the following rights and authorities: 1. To manage the company properly according to their authority and responsibility; 2. Comply with laws and regulations, the Company’s Articles of Association, and Standard Operating Procedures in carrying out their duties; 3. As a corporate organ, the duties and responsibilities are collegial, however as individuals each member of the Board of Directors can carry out their duties and make decisions in accordance with the division of duties and authorities; 4. Accountable for the implementation of their duties to the Shareholders through the GMS; 5. Ensuring that the Company always pays attention to the interests of all parties, especially the interests of policyholders, insured, participants, and / or parties entitled to benefit, and ensures that the Company carries out its social responsibility in accordance with the provisions of laws and regulations; 6. Make decisions effectively, appropriately and quickly, and can act independently, do not have a conflict of interest that may interfere with his ability to carry out tasks independently and critically; 7. Ensure that important information regarding the Company can be submitted to the Board of Commissioners and the Sharia Supervisory Board in a timely and complete manner; 8. To help meet the needs of the Sharia Supervisory Board in using committee members, Company employees, and professional experts whose organizational structure is under the Board of Directors; 9. Establish an effective internal control system to safeguard company investments and assets; 10. Prepare provisions governing the reporting mechanism for suspected irregularities in the Company; 11. Report to the Company regarding the ownership of shares and / or their families (wife / husband and children) in the Company and other companies, including any amendments thereof; 12. Implement and carry out consistent and continuous evaluation of the Company’s policies regarding Good Corporate Governance (GCG). Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 113
  114. 114 1 . Mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan; 2. Menetapkan kebijakan terkait kepemimpinan dan kepengurusan Perseroan; 3. Melakukan segala tindakan dan perbuatan terkait kepengurusan maupun kepemilikan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; 4. Mengatur ketentuan-ketentuan kepegawaian termasuk penetapan gaji, pensiun, jaminan hari tua dan penghasilan berdasarkan ketentuan yang berlaku; 5. Mengangkat dan memberhentikan karyawan berdasarkan peraturan kepegawaian Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; 6. Menghapus buku piutang macet yang selanjutnya dilaporkan dan dipertanggungjawabkan dalam Laporan Tahunan; 7. Mempergunakan bantuan profesional dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu; 8. Mendapatkan sarana dan fasilitas Perseroan serta santunan purna jabatan sesuai dengan hasil penetapan RUPS yang penyediaannya disesuaikan dengan kondisi keuangan Perseroan, azas kepatutan dan kewajaran serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 1. Representing the Company inside and outside the court; 2. Establish policies related to the leadership and management of the Company; 3. Perform all actions related to management and ownership, in accordance with the provisions of the applicable laws and regulations; RAPAT DIREKSI MEETING OF THE BOARD OF DIRECTORS Sesuai peraturan dan Anggaran Dasar Perseroan, Rapat Direksi wajib diadakan minimal satu kali sebulan dan dipimpin oleh Direktur Utama. Dalam hal Direktur Utama berhalangan hadir, rapat Direksi dipimpin oleh salah seorang Direktur. In accordance with the regulations and the Company’s Articles of Association, the Board of Directors Meeting must be held at least once a month and chaired by the President Director. In the event that the President Director is unable to attend, the Board of Directors meeting is chaired by one of the Directors. Keputusan Rapat dituangkan dalam Berita Acara Rapat dan dalam hal-hal tertentu Direktur Utama dapat mengambil keputusan tanpa dilaksanakan rapat Direksi. Meeting decisions are set forth in Minutes of Meeting and in certain cases the President Director may make decisions without holding a meeting of the Board of Directors. Direksi dapat menyelenggarakan rapat lainnya di luar Rapat Direksi dan Rapat Umum Pemegang Saham guna mengkoordinasikan seluruh kegiatan usaha Perseroan dan hal-hal lainnya yang dianggap perlu. The Board of Directors may hold other meetings outside the Board of Directors Meeting and General Meeting of Shareholders to coordinate all of the Company’s business activities and other matters deemed necessary. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera 4. Regulate the terms of employment including the determination of salary, pension, old age security and income based on the applicable provisions; 5. To appoint and dismiss employees based on the Company’s employment regulations and applicable laws and regulations; 6. To write off loss receivables and to report and be accounted for in the Annual Report; 7. Use professional assistance in carrying out certain tasks; 8. Receive the Company’s facilities and benefits as well as post-service compensation in accordance with the resolution of the GMS, the provision of which is in accordance with the Company’s financial condition, the principles of decency and fairness and does not conflict with the prevailing laws and regulations.
  115. BOARD OF DIRECTORS MEETING AGENDA AGENDA RAPAT DIREKSI Kehadiran Direksi / Attendance of BOD No. 1 Tanggal / Date 07 Januari 2020 / January 07, 2020 Direktur Utama / Agenda President Director 1. Struktur Organisasi 2. Tindaklanjut Hasil Pemeriksaan BPK 3. Operasional Perusahaan 4. Dan hal-hal strategis lainnya Direktur Teknik / Direktur Direktur Pemasaran/ Keuangan/ Technical Marketing Financial Director Director Director Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Structure of Organization 2. Follow-up on BPK Examination Results 3. Company Operations 4. And other strategic matters 2 14 Januari 1. Operasional Perusahaan 2. Dan hal-hal strategis lainnya 2020 / January 1. Company Operations 14, 2020 2. And other strategic matters Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 3 28 Januari 1. Operasional Perusahaan 2. Dan hal-hal strategis lainnya 2020/ January 1. Company Operations 28, 2020 2. And other strategic matters Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 4 04 Februari 1. Operasional Perusahaan 2. Dan hal-hal strategis lainnya 2020 / February 1. Company Operations 04, 2020 2. And other strategic matters Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 03 Maret 2020 / March 03, 2020 1. Operasional Perusahaan 2. Dan hal-hal strategis lainnya Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 19 Maret 2020 / March 19, 2020 1. Persiapan Rapat BOD – BOC 2. Pembahasan Tindak Lanjut Pelaporan BPK 3. Operasional Perusahaan 4. Dan hal-hal Strategis Lainnya Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 5 6 1. Company Operations 2. And other strategic matters 1. Preparation for BOD – BOC Meeting 2. Discussion on the Follow-up to the BPK Report 3. Company Operations 4. And other strategic matters 7 23 Maret 2020/ March 23, 2020 1. Operasional Perusahaan 2. Dan hal-hal strategis lainnya 1. Company Operations 2. And other strategic matters Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 115
  116. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD No. 8 Tanggal / Date Agenda Direktur Utama / President Director 1. Pembahasan LHU s.d Bulan Maret 2020 15 April 2020 / April 2. Persiapan Rapat BOD – BOC 15, 2020 3. Operasional Perusahaan 4. Dan hal-hal Strategis Lainnya Direktur Teknik / Direktur Direktur Pemasaran/ Keuangan/ Technical Marketing Financial Director Director Director Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Discussion of LHU until March 2020 2. Preparation for the BOD – BOC Meeting 3. Company Operations 4. And other strategic matters 9 1. Operasional Perusahaan 24 April 2020 / April 2. Dan hal-hal strategis lainnya 24, 2020 1. Company Operations 2. And other strategic matters Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 10 1. Tindak Lanjut Rapat Teknis Laporan Keuangan 11 Mei Audited 2019 2020 / May 11. 2020 2. Operasional Perusahaan 3. Dan hal-hal Strategis Lainnya Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Follow-up to the 2019 Audited Financial Report Technical Meeting 2. Company Operations 3. And other strategic matters 11 1. Operasional Perusahaan 12 Mei 2020 / May 2. Dan hal-hal strategis lainnya 12, 2020 1. Company Operations 2. And other strategic matters Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 12 Pembahasan LHU sampai dengan bulan April 2020 22 Mei 2020 / May dan Penajaman Business Model 22, 2020 LHU discussion until April 2020 and Business Model Sharpening Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 13 1. Pembahasan & Persiapan Rapat Usulan Bisnis 16 Juni Model PT Asuransi Jasaraharja Putera dengan 2020 / June Pemegang Saham 16, 2020 2. Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksanaan BPK (TLRHP) Per Semester 1 2020 3. Operasional Perusahaan dan Hal Strategis Lainnya Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Discussion & Preparation of PT Asuransi Jasaraharja Putera's Business Model Proposal Meeting with Shareholders 2. Follow-up Monitoring of BPK Examination Results Recommendations (TLRHP) Per Semester 1 2020 3. Company Operations and Other Strategic Matters 116 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  117. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD No. 14 Tanggal / Date 23 Juni 2020 / June 23, 2020 Direktur Utama / Agenda President Director 1. Pembahasan LHU s.d Bulan Mei 2020 2. Pembahasan Rapat BOD - BOC 3. Operasional Perusahaan 4. dan Hal-hal Strategis Lainnya Direktur Teknik / Direktur Direktur Pemasaran/ Keuangan/ Technical Marketing Financial Director Director Director Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. LHU discussion until May 2020 2. Discussion of the BOD - BOC Meeting 3. Company Operations 4. and Other Strategic Matters 15 Tindak Lanjut Arahan BPUI Terkait Strategi Bisnis 06 Juli 2020 / July Follow-up to BPUI's Directives Regarding Business 06, 2020 Strategy Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 16 9 Juli 2020 1. Pembahasan Persiapan Rapat Gabungan 2. Penambahan Modal Disetor dan Bisnis Model Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Discussion on the Preparation of the Joint Meeting 2. Additional Paid-in Capital and Business Model 17 a. Laporan LHU sampai dengan Bulan Juni Tahun 23 Juli 2020 2020 / July 23, 2020 b. Persiapan Rapat BOC BOD tanggal 27 Juli 2020 c. Pembahasan Rencana Rakortas PT Asuransi Jasaraharja Putera d. Operasional Perusahaan e. Hal – hal strategis lainnya a. LHU Report up to June 2020 b. Preparation for the BOC BOD Meeting on July 27, 2020 c. Discussion of the PT Asuransi Jasaraharja Putera Coordination Meeting Plan d. Company Operations e. Other strategic matters 18 1. Tindak Lanjut Arahan Rapat BOC-BOD 28 Juli 2020 / July 2. Pembahasan Persiapan RAKORTAS 28, 2020 1. Follow-up to BOC-BOD Meeting Directions 2. Discussion on the Preparation of RAKORTAS Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 19 11 Agustus a. Penyampaian LHU sampai dengan Bulan Juli 2020 2020 / August 11, b. Pembahasan Highlight Revisi RKAP 2020 c. Hal – hal Strategis Lainnya 2020 Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present a. Submission of LHU until July 2020 b. Discussion Highlights of Revised RKAP 2020 c. Other Strategic Matters Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 117
  118. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD No. 20 Tanggal / Date Agenda Direktur Utama / President Director 25 Agustus a. Persiapan Rapat BOD – BOC hari kamis Tanggal 27 Agustus 2020 2020 / August 25, b. Persiapan PKS PT Asuransi Jasaraharja Putera dengan PT Jasa Raharja 2020 c. Konsorsium IFG d. Hal – hal Strategis Lainnya Direktur Teknik / Direktur Direktur Pemasaran/ Keuangan/ Technical Marketing Financial Director Director Director Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present a. Preparation for the BOD – BOC Meeting on Thursday August 27, 2020 b. Preparation of PKS PT Asuransi Jasaraharja Putera with PT Jasa Raharja c. IFG Consortium d. Other Strategic Matters 21 22 01 September 2020/ September 01, 2020 1. Pembahasan Pipeline Strategi 2. Pembahasan Pelayanan Klaim 08 September 2020 / September 08, 2020 1. Update Pipeline Strategi 2. Update Optimalisasi Pelayanan Klaim 3. Renewal Marketing Strategy 4. Pembahasan Recovery Klaim 5. Pembahasan Materi Revisi RKAP 2020 1. Discussion of the Strategy Pipeline 2. Discussion of Claim Service 1. Update the Strategy Pipeline 2. Claim Service Optimization Update 3. Renewal Marketing Strategy 4. Discussion on Claim Recovery 5. Discussion of 2020 RKAP Revised Materials 23 24 118 17 September 2020 / September 17, 2020 1. Pembahasan LHU s.d Agustus 2020 2. Tindak Lanjut Kickoff Meeting RKAP 2021 3. Persiapan Rapat BOC-BOD 21 September 2020 1. Discussion of LHU until August 2020 2. Follow-up on Kick-off Meeting on RKAP 2021 3. Preparation for BOC-BOD Meeting September 21,2020 1. Pembahasan Finalisasi RJPP 2020-2024 28 PT Asuransi Jasaraharja Putera September 2. Pembahasan Spin Off Syariah 2020 / September 1. Discussion on the Finalization of the 2020-2024 28, 2020 RJPP of PT Asuransi Jasaraharja Putera 2. Discussion of Sharia Spin Off Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  119. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD No. Tanggal / Date Direktur Utama / Agenda President Director Direktur Teknik / Direktur Direktur Pemasaran/ Keuangan/ Technical Marketing Financial Director Director Director 25 01 Oktober Pembahasan Persiapan Rapat BOC BOD 02 Oktober 2020 tentang RJPP 2020-2024 PT Asuransi 2020 / October 01, Jasaraharja Putera 2020 Discussion on Preparation for the BOC BOD Meeting 02 October 2020 regarding the 2020-2024 RJPP PT Asuransi Jasaraharja Putera Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 26 13 Oktober 1. Pembahasan Tindak Lanjut temuan Eksternal 2. Pembahasan LHU sampai dengan Bulan 2020 / September 2020 October 13, 2020 1. Discussion on Follow-up on External Findings 2. Discussion of LHU until September 2020 Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 27 20 Oktober 1. Pembahasan Persiapan Rapat BOC-BOD 22 Oktober 2020 2020 / October 20, 2. Pembahasan Persiapan Performance Review s.d September PT Asuransi Jasaraharja Putera 2020 Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Discussion on Preparation for the BOC-BOD Meeting 22 October 2020 2. Discussion on Preparation for Performance Review up to September PT Asuransi Jasaraharja Putera 28 29 03 November 2020 / November 03, 2020 1. Persiapan HUT JP Ke-27 2. Pembahasan Operasional Perusahaan Lainnya 1. Preparation for JP's 27th Anniversary 2. Discussion of Other Company Operations 1. Tindak Lanjut Arahan Dewan Komisaris dalam 17 Rapat BOC BOD pada tanggal 22 Oktober 2020 November 2. Pembahasan Aspirasi Pemegang Saham/ Pemilik 2020 / Modal untuk Penyusunan Rencana Kerja dan November Anggaran Perusahaan Tahun 2021 17, 2020 1. Follow-up to the Board of Commissioners' directions at the BOC BOD Meeting on October 22, 2020 2. Discussion on the Aspirations of Shareholders/ Capital Owners for the Preparation of the Company's Work Plan and Budget for 2021 30 18 November 2020 / November 18, 2020 Pembahasan Aspirasi Pemegang Saham/ Pemilik Modal untuk Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2021 Discussion of Aspirations of Shareholders/ Capital Owners for the Preparation of the Company's Work Plan and Budget for 2021 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 119
  120. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD No. 31 32 Tanggal / Date Direktur Utama / Agenda President Director 08 Desember 2020 / December 08, 2020 Pembahasan Penanganan Permasalahan APPKP dan hal-hal strategis lainnya 16 Desember 2020 / December 16, 2020 1. Pembahasan LHU Bulan November 2020 2. Persiapan Rapat BOC-BOD 3. Hal-hal strategis lainnya 120 Tanggal /Date 24 Januari 2020 / January 24, 2020 1 Direktur Direktur Pemasaran/ Keuangan/ Technical Marketing Financial Director Director Director Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Discussion on Handling of APPKP Problems and other strategic matters 1. Discussion on LHU November 2020 2. Preparation for the BOC-BOD Meeting 3. Other strategic matters BOD – BOC JOINT MEETING AGENDA AGENDA RAPAT GABUNGAN BOD-BOC No. Direktur Teknik / Kehadiran Direksi / Attendance of BOD Agenda Direktur Utama / President Director Direktur Teknik / Technical Director 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas, dan Investasi 3. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 4. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position/Balance Sheet, Cash Flow, and Investment 3. Preparing to update issues according to BOD that need to be communicated to BOC 4. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Kehadiran Dewan Komisaris / Attendance of BOC Direktur Direktur Komisaris Komisaris Pemasaran Keuangan/ Utama / Independen/ Komisaris/ / Marketing Financial President Independent Commissioner Director Director Commissioner Commissioner Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present
  121. 3 Tanggal /Date Agenda Direktur Utama / President Director Direktur Teknik / Technical Director 27 Februari 2020 / February 27, 2020 2 Kehadiran Dewan Komisaris / Attendance of BOC 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present - 23 Maret 2020 / March 23, 2020 No. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Direktur Direktur Komisaris Komisaris Pemasaran Keuangan/ Utama / Independen/ Komisaris/ / Marketing Financial President Independent Commissioner Director Director Commissioner Commissioner Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 121
  122. 5 122 Tanggal /Date Agenda Direktur Utama / President Director Direktur Teknik / Technical Director 20 April 2020 / April 20, 2020 4 Kehadiran Dewan Komisaris / Attendance of BOC 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 29 Mei 2020 / May 29, 2020 No. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Direktur Direktur Komisaris Komisaris Pemasaran Keuangan/ Utama / Independen/ Komisaris/ / Marketing Financial President Independent Commissioner Director Director Commissioner Commissioner
  123. 8 Tanggal /Date Direktur Utama / President Director Direktur Teknik / Technical Director 25 Juni 2020 / June 25, 2020 7 Agenda 1. Pengesahan Risalah Rapat bulan Sebelumnya 2. Pemaparan hasil tindak lanjut dari diskusi bulan sebelumnya 3. Pemaparan kinerja keuangan, dalam bentuk resume seperti LHU, Posisi Keuangan/ Neraca, Arus Kas dan Investasi 4. Persiapan update isu-isu menurut BOD yang perlu di komunikasikan ke BOC 5. Arahan dan Penutup dari BOC 1. Ratification of the Minutes of the Meeting of the previous month 2. Presentation of the follow-up results from the previous month's discussion 3. Presentation of financial performance, in the form of a resume such as LHU, Financial Position / Balance Sheet, Cash Flow and Investment 4. Preparation for updating issues according to BOD that need to be communicated to BOC 5. Directions and Closing from BOC Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 10 Juli 2020 / July 10, 2020 6 Kehadiran Dewan Komisaris / Attendance of BOC 1. Pembahasan Usulan Revisi RKAP Tahun 2020 2. Usulan Kajian Penambahan Modal Setor 1. Discussion on the 2020 RKAP Revision Proposal 2. Proposed Study on Additional Paid-In Capital Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present - - - 27 Agustus 2020 / August 27, 2020 No. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Direktur Direktur Komisaris Komisaris Pemasaran Keuangan/ Utama / Independen/ Komisaris/ / Marketing Financial President Independent Commissioner Director Director Commissioner Commissioner Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 123
  124. 10 124 Tanggal /Date Agenda Direktur Utama / President Director Direktur Teknik / Technical Director 21 September 2020 / September 21, 2020 9 Kehadiran Dewan Komisaris / Attendance of BOC 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 22 Oktober 2020 / October 22, 2020 No. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera Direktur Direktur Komisaris Komisaris Pemasaran Keuangan/ Utama / Independen/ Komisaris/ / Marketing Financial President Independent Commissioner Director Director Commissioner Commissioner
  125. 12 Tanggal /Date Direktur Utama / President Director Direktur Teknik / Technical Director 20 November 2020 / November 20, 2020 11 Agenda 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ Human Capital (HC) 6. Lain-lain Hadir / Present Hadir / Present 23 Desember 2020 / December 23, 2020 No. Kehadiran Direksi / Attendance of BOD 1. Bisnis Perusahaan : meliputi LHU & LapKeu 2. Layanan/ Service termasuk Indikator-indikatornya 3. Manajemen Risiko & Kepatuhan 4. Investasi Perusahaan 5. Sumber Daya Manusia/ HumanCapital (HC) 6. Lain-lain Kehadiran Dewan Komisaris / Attendance of BOC Direktur Direktur Komisaris Komisaris Pemasaran Keuangan/ Utama / Independen/ Komisaris/ / Marketing Financial President Independent Commissioner Director Director Commissioner Commissioner Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present Hadir / Present 1. Company Business : includes LHU & LapKeu 2. Service / Service including its indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Resources (HC) 6. Others 1. Company Business: includes Income Statements & Financial Statements 2. Services including the indicators 3. Risk Management & Compliance 4. Company Investment 5. Human Capital (HC) 6. Others Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 125
  126. SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY Direksi PT Asuransi Jasaraharja Putera mengangkat Sekretaris Perusahaan untuk melancarkan pelaksanaan tugasnya . Sekretaris Perusahaan yang ditunjuk oleh Direksi harus memiliki kualifikasi akademis yang memadai agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. The Board of Directors of PT Asuransi Jasaraharja Putera appoints a Corporate Secretary to help with a smooth implementation of their duties. The Corporate Secretary appointed by the Board of Directors must have adequate academic qualifications in order to carry out his duties and responsibilities properly. Sesuai peraturan dan Anggaran Dasar Perseroan, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan sebagai berikut: 1. Menjadi penghubung atau contact person antara Direksi, Dewan Komisaris, Pemegang Saham, Pemerintah/Instansi terkait, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya; 2. Mengkoordinasikan pengelolaan dokumen, kehumasan, protokoler dan seremonial Perseroan untuk menunjang aktivitas Perseroan; 3. Menyelenggarakan kegiatan kesekretariatan dan mendokumentasikannya, termasuk mengelola dan menyimpan dokumen terkait dengan kegiatan Perseroan, seperti RUPS, risalah Rapat Direksi, risalah Rapat Dewan Komisaris, risalah Rapat Gabungan, Daftar Khusus Pemegang Saham, dokumentasi perbedaan pendapat, undangan, agenda rapat, materi rapat dan dokumen lainnya; 4. Menyelenggarakan RUPS, Rapat Direksi, Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan serta pengelolaan jadwal rapat. 5. Melaksanakan semua kegiatan penyediaan informasi Perseroan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta pemangku kepentingan lainnya; 6. Memberikan informasi secara berkala kepada Direksi dan Dewan Komisaris jika diminta; 7. Memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan sesuai peraturan Perseroan dan peraturan yang berlaku; In accordance with the regulations and Articles of Association of the Company, the duties and responsibilities of the Corporate Secretary are as follows: 1. Become a liaison or contact person between the Board of Directors, Board of Commissioners, Shareholders, Government / related agencies, the community and other stakeholders; 2. Coordinating the management of documents, public relations, protocol and ceremonies of the Company to support the activities of the Company; 3. Organizing secretarial activities and documenting them, including managing and storing documents related to the Company’s activities, such as GMS, minutes of Board of Directors meetings, minutes of meetings of the Board of Commissioners, minutes of Joint Meetings, Special List of Shareholders, documentation of dissent, invitations, meeting agendas, meeting materials and other documents; 4. Organizing GMS, Board of Directors Meetings, Board of Commissioners Meetings and Joint Meetings as well as meeting schedule management. 5. Carry out all activities of providing Company information to the Board of Directors and the Board of Commissioners as well as other stakeholders; 6. Provide information periodically to the Board of Directors and the Board of Commissioners if requested; 7. Ensuring that the Company complies with the regulations regarding disclosure requirements in accordance with the Company regulations and applicable regulations; 8. Coordinating the activities of the Board of Directors, especially those related to corporate activities; 9. Representing the Board of Directors in dealing with parties outside and / or inside the Company in accordance with the assignment given; 10. Carrying out activities related to the interests of the Company; 11. Bridging the Company’s relationship with stakeholders and other external parties; 12. Coordinating and controlling the implementation of various activities related to the implementation of GCG. 8. Mengkoordinasikan kegiatan Direksi, terutama yang berkaitan dengan kegiatan korporasi; 9. Mewakili Direksi dalam berhubungan dengan pihakpihak di luar dan/atau di dalam Perseroan sesuai dengan penugasan yang diberikan; 10. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan Perseroan; 11. Menjembatani hubungan Perseroan dengan pemangku kepentingan dan pihak eksternal lainnya; 12. Mengkoordinasikan dan mengontrol pelaksanaan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penerapan GCG. 126 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  127. Posisi Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Jasaraharja Putera saat ini dijabat oleh Hasjuddin , SE. MM. AAAIK. AMII. CFP. CWM. CSA. CRP., berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: SK/PG/05/III/2017 tanggal 14 Maret 2017. The position of Corporate Secretary of PT Asuransi Jasaraharja Putera is currently held by Mr. Hasjuddin, SE. MM. AAAIK. AMII. CFP. CWM. CSA. CRP., Based on the Decree of the Board of Directors Number: SK/PG/05/III/2017 dated March 14, 2017. PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY PROFILE Hasjuddin Lahir di Ujung Pandang, 1976, memperoleh gelar MM dari Universitas Indonesia, 2015. Sebelumnya, beliau menjabat Underwriter Tingkat II di UBS PT Asuransi Jasaraharja Putera. Beliau telah mengikuti berbagai pelatihan dan mendapatkan beragam sertifikat profesi sepanjang karirnya di Perseroan selama 15 tahun. Hasjuddin Born in Ujung Pandang, 1976, obtained his MM degree from the University of Indonesia, 2015. Previously, he was Underwriter Level II at UBS PT Asuransi Jasaraharja Putera. He has attended various trainings and received various professional certificates throughout his career at the Company for 15 years. PEDOMAN KERJA PERUSAHAAN WORK GUIDELINES CORPORATE SECRETARY SEKRETARIS FOR Dalam melaksanakan tugasnya, Sekretaris Perusahaan dilengkapi dengan Pedoman Kerja melalui Surat Keputusan Direksi Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-01/ MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. In carrying out its duties, the Corporate Secretary is equipped with Work Guidelines based on the Decree of the Board of Directors based on the Regulation of the State Minister for State-Owned Enterprises Number: PER-01/MBU/2011 dated 1 August 2011 concerning the Implementation of Good Corporate Governance. Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan mengatur tugas utama Sekretaris Perusahaan dalam membangun citra positif PT Asuransi Jasaraharja Putera di mata masyarakat melalui fungsi hubungan masyarakat, fungsi hubungan investor, dan fungsi kesekretariatan perusahaan, serta pengelolaan hubungan/pelayanan informasi kepada unit kerja terkait dan para stakeholders untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan sesuai visi, misi dan strategi. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran komunikasi antara perusahaan dengan stakeholders, serta menjamin tersedianya informasi yang dapat diakses oleh stakeholders. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab untuk memastikan ketersediaan informasi untuk kebutuhan rapat Direksi atau Dewan Komisaris, dan memastikan pencapaian kuorum dalam pengambilan keputusan oleh Direksi dan/ atau Dewan Komisaris. The Corporate Secretary’s Work Guidelines regulate the main duties of the Corporate Secretary in building a positive image of PT Asuransi Jasaraharja Putera in the eyes of the community through the public relations function, investor relations function, and corporate secretarial functions, as well as relationship management / information services to related work units and stakeholders to support the achievement. company goals according to the vision, mission and strategy. The Corporate Secretary is responsible for ensuring smooth communication between the company and stakeholders, as well as ensuring the availability of information that can be accessed by stakeholders. The Corporate Secretary is also responsible for ensuring the availability of information for the needs of the Board of Directors or Board of Commissioners meetings, and ensuring the achievement of the quorum in decision making by the Board of Directors and / or the Board of Commissioners. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 127
  128. 128 Selain itu , Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab untuk pengkinian informasi tentang peraturan atau regulasi yang harus dipatuhi oleh perusahaan, serta menyampaikan informasi corporate action kepada regulator yang berkepentingan. Hal ini berarti dalam rangka menjalankan fungsi kepatuhan, Sekretaris Perusahaan juga menjalankan fungsi government relations. In addition, the Corporate Secretary is responsible for updating information on rules or regulations that must be obeyed by the company, as well as submitting information on corporate action to interested regulators. This means that in order to carry out the compliance function, the Corporate Secretary also carries out the function of government relations. KEGIATAN SEKRETARIS PERUSAHAAN TAHUN 2020 2020 CORPORATE SECRETARY ACTIVITIES Program kerja Sekretaris Perusahaan selama tahun 2020 di antaranya adalah menyelenggarakan rapat, melakukan sosialisasi terkait GCG, publikasi, konferensi pers, dan lain sebagainya. The work programs of the Corporate Secretary during 2020 include holding meetings, conducting socialization related to GCG, publications, press conferences, and so on. SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL INTERNAL CONTROL SYSTEM Sistem Pengendalian Internal merupakan suatu mekanisme pengawasan yang berkesinambungan, yang ditujukan untuk : 1. Menjaga dan mengamankan aset Perseroan; 2. Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat dan dapat dipercaya; 3. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; 4. Mengurangi dampak keuangan/kerugian, penyimpangan termasuk kecurangan/fraud dan pelanggaran aspek kehati-hatian; serta 5. Meningkatkan efektivitas organisasi dan meningkatkan efIsiensi biaya. Internal Control System is a continuous monitoring mechanism, aiming at: Sistem Pengendalian Internal merupakan tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam organisasi Perseroan, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI), pejabat dan karyawan Perseroan serta pihak-pihak eksternal. PT Asuransi Jasaraharja Putera melaksanakan Sistem Pengendalian Internal secara efektif terhadap pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional pada seluruh jenjang organisasi. Internal Control System is also the responsibility of all parties within the Company’s organization, including the Board of Commissioners, the Board of Directors, Internal Audit Unit (IAU), officers and employees of the Company and external parties. PT Asuransi Jasaraharja Putera has implemented an effective Internal Control System over its business conducts and operational activities at all levels of the organization. AUDIT INTERNAL & KEPATUHAN INTERNAL AUDIT & COMPLIANCE Saat ini, Kepala Audit Internal & Kepatuhan Perseroan dijabat oleh A.M. TAWIL S.E., M.M., QIA, CRGP. Pengangkatan Kepala Kerja Audit Internal PT Asuransi Jasaraharja Putera berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: SK/PG/ III/2019 tanggal 01-02-2019. Currently, the Company’s Head of Internal Control System is A.M. TAWIL S.E., M.M., QIA, CRGP. Appointed through Directors’ Decision Letter Number: SK/PG/III/2019 tanggal 01-02-2019. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera 1. Maintaining and securing the Company’s assets; 2. Ensuring the availability of more accurate and reliable reports; 3. Increasing compliance with applicable laws and regulations; 4. Reducing the financial impact/loss, irregularities including fraud and violation on prudential aspects; and 5. Improving efficiency. organizational effectiveness and cost
  129. PROFIL KEPALA AUDIT INTERNAL & KEPATUHAN PROFILE OF HEAD OF INTERNAL AUDIT & COMPLIANCE A. M. Tawil Lahir di Bengkulu tanggal 15 September 1966, memperoleh gelar S.E., M.M., QIA, CRGP., menjabat sebagai Kepala Internal Audit sejak 1 Februari 2019. Sebelumnya , beliau menjabat sebagai Kepala Cabang PT Jasa Raharja Papua. A. M. Tawil Born in Bengkulu on September 15, 1966, earned his Bachelor’s Degree in Economic, MM, QIA, CRGP, he serves as the Head of Internal Audit since February 1, 2019. Previously, he served as the Branch Manager of PT Jasa Raharja - Papua. Berbagai pelatihan yang pernah diikutinya antara lain adalah: • Pelatihan Interprestasi dan Implementasi POJK No.51/ POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan. • Seminar Nasional Internal Audit 2019 • Inhouse Training Leader as Coach • Pembuatan Laporan Manajemen Risiko Konglomerasi Keuangan • Diklat Purnabakti Among training programs he has attended are: • Training on the Interpretation and Implementation of POJK No.5 1/POJK.03/2017 regarding the Implementation of Sustainable Finance; • The 2019 National Internal Audit Seminar; • Inhouse Training Leader as Coach • Preparation of Report on the Risk Management of Financial Conglomerate • Education and Training on Retirement. RUANG LINGKUP PEKERJAAN AUDIT SCOPE OF AUDITING Ruang lingkup pekerjaan audit termasuk: 1. Audit Operasional Sasaran dari audit operasional adalah penilaian masalah efisiensi, efektivitas dan ekonomis manajemen dalam kegiatan operasional. 2. Fraud Audit Sasaran dari fraud audit (audit kecurangan) untuk mengungkap adanya kasus yang berindikasi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang merugikan perusahaan dan menguntungkan pribadi maupun pihak ketiga. Istilah lain dari fraud audit adalah audit khusus atau audit investigasi. The scope of auditing includes: 1. Operational Audit The objective of operational audit is to assess the efficiency, effectiveness and sufficiency in managing operational activities. 2. Fraud Audit The objective of fraud audit is to disclose a case indicated with Corruption, Collusion and Nepotism (KKN) that potentially harms the company for the benefits of both personal and third parties. Another term of fraud audit is special audit or investigative audit. STRUKTUR DAN KEDUDUKAN SATUAN KERJA INTERNAL AUDIT STRUCTURE AND POSITION OF INTERNAL AUDIT Internal Audit (IA) bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan dikepalai oleh seorang Kepala Internal Audit yang membawahi beberapa bidang yang dipimpin oleh Kepala Bagian dan Auditor Fungsional, antara lain: a. Bagian Administrasi Audit b. Bagian Teknik Audit c. Fungsional Auditor The Internal Audit (IA) is directly responsible to the President Director and headed by a Internal Audit Head who oversees several areas led by Section and Functional Auditor, among others: a. Audit Administration Section b. Engineering Audit Section c. Functional Auditor Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 129
  130. 130 INDEPENDENSI INTERNAL AUDIT INDEPENDENCE OF INTERNAL AUDIT IA bekerja secara independen tanpa campur tangan pihak manapun , dan bebas dari benturan-benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab IA. IAU works independently without any interference from any parties, and is free from any conflicts of interest that may affect the implementation of their duties and responsibilities. TUGAS INTERNAL AUDIT DUTIES OF IAU Tugas utama IA ini adalah melakukan monitoring secara menyeluruh terhadap operasional perusahaan dan memberikan laporan hasil audit kepada manajemen mengenai penyimpangan dan/atau segala hal yang berpotensi atau terindikasi mengalami penyimpangan dalam kegiatan operasional dan pelaporan perusahaan. Laporan hasil audit disusun secara independen sesuai dengan hasil Audit tanpa ada tekanan dari pihak manapun baik internal maupun eksternal perusahaan, dengan menyertakan tindak lanjut dan rekomendasi tindakan perbaikan. The main duty of IAU is to conduct a thorough monitoring of the Company’s operations and provide audit reports to the management of any irregularities and/or any potential or indications of any irregularities in the Company’s operational and reporting activities. The audit report is prepared independently in accordance with the Audit results without any pressure from either internal or external parties, by including follow-up and recommendations for corrective action. a. Audit Pendahuluan Audit Pendahuluan dilakukan dalam upaya untuk memperoleh kerja sama dengan auditee (unit kerja yang akan diaudit), memperoleh gambaran yang lebih detail tentang auditee, serta mengumpulkan bukti awal dan melakukan berbagai penelaahan dengan memperhatikan sasaran audit tentatif dan mengikuti langkah-langkah pemeriksaan dalam program audit pendahuluan. Hasil pengumpulan bukti awal dan penelaahan tersebut digunakan untuk menentukan permasalahan yang perlu didalami (sasaran audit definitif) dalam rangka merencanakan prosedur audit selanjutnya. a. Preliminary Audit Preliminary Audit is performed in order to develop collaboration with the auditee (work unit being audited), to gain further description on the auditee, as well as collecting preliminary evidence and conducting various reviews with respect to the tentative audit objectives and following the inspection steps in the preliminary audit program. The results of preliminary evidence collection and the review thereof are used to determine firm audit objectives in order to plan for subsequent audit procedures. b. Pelaksanaan Audit Pendalaman pemeriksaan, dengan mengumpulkan bukti-bukti yang lebih banyak dan analisis yang lebih mendalam, dalam rangka memperkuat/melengkapi atribut terkait dengan permasalahan yang perlu mendapat perhatian sebagaimana diidentifikasi pada audit pendahuluan. Kegiatan pelaksanaan pengujian ini disebut juga dengan pemeriksaan lanjutan/ perluasan pengujian/pengembangan temuan. b. Implementation of Audit Indepth audit, by gathering more evidence and deeper analysis, in order to complement attributes related to issues that need attention as identified in the preliminary audit. The implementation of this test is also called advanced audit/extended testing/ findings development. c. Penyelesaian Penugasan Auditor merangkum semua permasalahan yang ditemukan dalam suatu daftar permasalahan temuan, kemudian mengkonfirmasikannya kepada c. Completing Audit The auditor summarizes all findings in a check-list of findings, and then confirms them to the auditee for feedback and development recommendations for Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  131. pihak auditee untuk mendapatkan tanggapan dan pengembangan rekomendasi untuk persetujuan dan komitmen dari manajemen mengenai permasalahan yang dikemukakan dan pelaksanaan rekomendasi tersebut . Kegiatan konfirmasi dengan pihak auditee tersebut dilakukan dalam forum pertemuan akhir. approval and commitment from the management on the issues raised and the implementation of those recommendations. Confirmation with the auditee is done in the final meeting or clossing conference d. Pelaporan dan Tindak Lanjut Pelaporan dan tindak lanjut terdiri dari tahapan: 1. Pelaporan Penyusunan Laporan Hasil Audit (LHA), yaitu aktivitas menuangkan rangkuman hasil audit ke dalam laporan, dilakukan oleh Ketua Tim Audit, ditinjau oleh Supervisor dan disetujui oleh Penanggung Jawab Audit. Laporan yang telah disetujui kemudian digandakan sesuai kebutuhan dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. d. Reporting and Follow Up Reporting and follow-up consist of: 1. Reporting Preparation of Report on Audit Results (LHA) is the activity of summarizing the results of audit into the report, and is conducted by Head of Audit Team, reviewed by Supervisor and approved by Auditor in Charge. Approved reports are then duplicated as needed and distributed to eligible parties. 2. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Dalam laporan hasil audit diungkapkan pula berbagai permasalahan yang ditemukan dan rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti oleh manajemen atau unit kerja terkait. Terhadap rekomendasi yang diberikan itu, auditor melakukan pemantauan dan evaluasi untuk mencapai tujuan akhir kegiatan audit internal, yaitu adanya perbaikan, penertiban, penyempurnaan dan peningkatan kinerja audit sekaligus bermanfaat dalam upaya peningkatan pelayanan. 2. Monitoring Follow-Up of Audit Result The report also discloses the audit findings and recommendations that need to be followed up by the management or related work units. The auditor shall monitor and evaluate the recommendation in order to achieve the ultimate goal of internal audit activities, namely improving, revamping, refining and enhancing the performance of auditee, as well as to help improving the services. JUMLAH PERSONEL SATUAN KERJA INTERNAL AUDIT & KEPATUHAN NUMBER OF PERSONNEL IN INTERNAL AUDIT AND COMPLIANCE UNIT Jumlah personel pada Satuan Kerja Internal Audit senantiasa berkembang sesuai beban kerja pada satuan kerja tersebut dan kebutuhan perusahaan. The number of personnel in the Internal Audit Unit depends on the workload of Audit Unit and the Company’s need. Pada tahun 2020, jumlah pegawai pada Unit Internal Audit adalah sebagai berikut: Kepala Internal Audit : 1 Orang Kepala Bagian/Setingkat : 3 Orang Kepala Seksi/Setingkat : 8 Orang Staf/Pelaksana : 1 Orang In 2020, the number of personnel in Internal Audit Unit is as follows: Head of Internal Audit : 1 person Head of Department/Equal : 3 persons Head of Section /Equal : 8 persons Staff/Executive : 1 persons Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 131
  132. No . NAMA / Name 1. A.M. Tawil Kepala Internal Audit 2. Purwadi Kabag. Audit 3. Agung Pambudi Auditor Tk. I 4. Ikramayose Kamil Auditor Tk. II 5. Parlaungan Matondang Auditor Tk. III 6. Elvin Ivan Chaerudin Peneliti Tk. III 7. Syamsiah Hanum Kasi Audit & Monitoring 8. Ari Rahman Kasi Administrasi & Pelaporan 9. Syamfril Djamsjmier Fungsional Tk. III 10. Dina Fitria Ariani Fungsional Tk. III 11. Dayanti Manapa Auditor Tk. III 12. Citra Ariani Auditor Tk. III 13. Rizky Muhammad Fadly PKWT Laporan Hasil Pelaksanaan Tugas Internal Audit Tahun 2020 Report on the Implementation of Internal Audit Duties in 2020 Pada tahun 2020, Internal Audit telah menyelesaikan kegiatannya pada 15 Cabang dan 2 Stock Opname, yaitu: In 2020, Internal Audit has completed its activities in 15 Branches and 2 Stock Taking, namely: No 132 Jabatan Obyek Audit Reguler / Cabang LHA Regular / Branch Audit Object No 1 Pekanbaru LHA/R/01.a/2020 2 Padang LHA/R/02/2020 3 Aceh LHA/R/03/2020 4 Jakarta Mampang LHA/R/04/2020 5 Serang LHA/R/05/2020 6 Pontianak LHA/R/06/2020 7 Semarang LHA/R/07/2020 8 Palembang LHA/R/8/2020 9 Denpasar LHA/R/9/2020 10 Manado LHA/R/10/2020 11 Jakarta TB Simatupang LHA/R/11/2020 12 Surabaya LHA/R/12/2020 13 Bandung LHA/R/13/2020 14 Jayapura (Khusus) LHA/K/1/2020 15 Jakarta Mampang (Khusus) LHA/K/2/2020 16 Stock & Cash Opname Smt I/2020 IA/SO/01/VI/2020 17 Stock & Cash Opname Smt II/2020 IA/SO/02/I/2021 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  133. PENYERAHAN LAPORAN INTERNAL AUDIT TAHUN 2020 SUBMISSION OF INTERNAL AUDIT AND COMPLIANCE REPORT IN 2020 Laporan Hasil Audit tahun 2020 telah disampaikan oleh Kepala Internal Audit kepada Direktur Utama , Dewan Komisaris, untuk diketahui dan ditindaklanjuti. Report of Audit Results have been submitted by the Head of Internal Audit to President Director, Board of Commissioners, for their perusal and follow up. MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT Kebijakan Manajemen Risiko di PT Asuransi Jasaraharja Putera diterapkan untuk mengelola dan mengidentifikasi setiap potensi risiko, yang mungkin timbul di masa mendatang agar dapat dikendalikan. Untuk itu, Perseroan telah mengambil berbagai langkah yang diperlukan untuk mempersiapkan penerapan manajemen risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut berupa kajian terhadap pentingnya risiko serta menciptakan budaya risiko pada setiap unit kerja. At PT Asuransi Jasaraharja Putera, Risk Management policy is applied to manage and identify any potential risks that may arise in the future, so it can be controlled. Therefore, the Company has taken needed measures to prepare the implementation of risk management in accordance with prevailing regulations, among others by reviewing the importance of applying risk management policy and developing risk culture in each work unit. Sebagai lembaga asuransi yang merupakan lembaga kepercayaan masyarakat dan sebagai lembaga intermediasi dalam pengelolaan risiko usaha, PT Asuransi Jasaraharja Putera senantiasa mengacu kepada kepentingan strategis dan prinsip kehati-hatian, tidak memihak kepada satu kepentingan tertentu, meminimalkan risiko, melakukan upaya deteksi dini atas risiko yang akan terjadi. As an institution of public trust, and serves as an intermediary institution in the management of business risk, PT Asuransi Jasaraharja Putera constantly uphold the strategic interests and prudent principles, does not favor a particular interest, minimizes risks, undertakes early warning system on potential risks. AUDITOR EKSTERNAL EXTERNAL AUDITOR Auditor Eksternal yang ditunjuk untuk memeriksa laporan keuangan Perseroan tahun buku 2020 ditetapkan melalui RUPS Tahunan berdasarkan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite Audit. The External Auditor to review the Company’s financial statements for the fiscal year 2019 was appointed through Annual GMS, based on recommendation from the Board of Commissioners and Audit Committee. Untuk menjamin independensi dan kualitas hasil pemeriksaan, Auditor Eksternal tersebut tidak boleh memiliki benturan kepentingan dengan Perseroan. To ensure the independence and quality of audit results, External Auditor shall not have conflicts of interest with the Company. TRANSPARANSI INFORMASI PRODUK TRANSPARENCY OF PRODUCT INFORMATION Agar nasabah dapat mengambil keputusan secara objektif, Perseroan telah menerapkan transparansi informasi produk sesuai ketentuan yang berlaku, melalui berbagai media, antara lain website: www.jrp.co.id, maupun media promosi cetak, media luar ruang, dan media online. Informasi produk dalam website akan terus diperbaharui dan disempurnakan baik konten maupun sistem yang digunakan. To help customers in making objective decision, the Company adopts an information transparency policy, in accordance with applicable provisions, and through various media, such as website: www.jasaraharja– putera.co.id, print media, outdoor media and online media. Product information presented on the website will continuously be updated and refined both the content and system. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 133
  134. 134 PERKARA PENTING YANG SEDANG DIHADAPI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS YANG SEDANG MENJABAT LEGAL CASES FACED BY THE BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS Pada tahun 2020 tidak terdapat perkara penting atau keterlibatan anggota Direksi maupun Dewan Komisaris PT Asuransi Jasaraharja Putera dalam kasus hukum pidana ataupun perdata . In 2020 there were no important legal cases nor any involvement of member of the Board of Directors or Board of Commissioners of PT Asuransi Jasaraharja Putera in any criminal or civil lawsuit. PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL DAN KEGIATAN POLITIK PROVISION OF FUNDS FOR SOCIAL AND POLITICAL ACTIVITIES Perseroan tidak terlibat di dalam kegiatan politik dan tidak memberikan donasi untuk kepentingan politik. Sebaliknya, kepedulian yang tinggi terhadap masalah sosial dan lingkungan hidup merupakan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab Perseroan terhadap masyarakat. Penjelasan secara lebih rinci yang telah dilakukan oleh Perseroan dan nilai nominalnya selama tahun 2020 terdapat di bagian Laporan Tanggung Jawab Sosial Perseroan dalam Laporan Tahunan ini. The Company does not involved in political activities and does not make donations for polit ical purposes. Conversely, it has high awareness towards social and environmental issues, and is an important part of the Company’s duties and responsibilities to the community. More detailed description on the Company CSR activities in 2019 and the expenses thereof can be found in the section of Corporate Social Responsibility Report in this Annual Report. OPSI SAHAM SHARES OPTION Hingga tahun 2020, PT Asuransi Jasaraharja Putera tidak melakukan penjualan saham ke publik, begitu pula Perseroan juga tidak melakukan kegiatan buyback atas obligasi. Until 2020, PT Asuransi Jasaraharja Putera did not sell its shares to the public, nor buyback its bonds. ETIKA PERSEROAN CODE OF CONDUCT Dalam menjalankan bisnisnya, PT Asuransi Jasaraharja Putera berkomitmen untuk senantiasa berpegangan pada standar tertinggi etika bisnis. Itu sebabnya dalam segala aspek operasionalnya, Perseroan akan senantiasa mengedepankan kejujuran dan keadilan. Perseroan percaya bahwa dengan menjunjung tinggi perilaku etis, Perseroan akan mampu menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat umum selaku pemangku kepentingan. Hal ini tentunya akan mendukung keberhasilan usaha Perseroan dalam jangka panjang. In conducting its business, PT Asuransi Jasaraharja Putera is committed to always uphold the highest standards of business ethics. That is why in all aspects of its operations, the Company will always put forward honesty and justice. The Company believes that by upholding ethical conduct, the Company will be able to maintain the trust of its customers and the general public as stakeholders. This will certainly support the Company’s long-term success. SOSIALISASI BUDAYA PERUSAHAAN DISSEMINATION OF CORPORATE CULTURE Budaya perusahaan yang sebelumnya terdiri dari Jujur, Disiplin, Tanggap, Cermat dan Santun bertransformasi menjadi AKHLAK yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif sesuai dengan keputusan Direksi No. SKEP/111/XI/2020 Tanggal 30 November 2020 Tentang Penetapan AKHLAK Sebagai Budaya di PT Asuransi Jasaraharja Putera. The corporate culture, which previously consisted of Honest, Discipline, Responsive, Careful and Polite, now is transformed to become AKHLAK, abbreviation of Trust, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive and Collaborative, in accordance with the decision of the Board of Directors no. SKEP/111/XI/2020 dated November 30, 2020 regarding the Determination of AKHLAK as the Culture of PT Asuransi Jasaraharja Putera. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  135. PENEGAKAN BUDAYA PERUSAHAAN UPHOLDING CORPORATE CULTURE Untuk memastikan bahwa Budaya Perusahaan telah dijalankan oleh seluruh karyawan , PT Asuransi Jasaraharja Putera melakukan pemantauan secara berkala melalui penyediaan media pengaduan pelanggaran, penerapan reward and punishment serta pernyataan komitmen. To ensure that all employees of the Company practice the corporate culture, PT Asuransi Jasaraharja Putera monitors its implementation on regular basis by providing media for filing complaint, adopting reward and punishment policies, and commitment statement. JENIS PENGADUAN TYPES OF COMPLAINT Jenis pengaduan yang dapat disampaikan melalui mekanisme Whistleblowing System adalah sebagai berikut: 1. Pelanggaran atas aturan atau persyaratan internal; 2. Pelanggaran atas hukum atau peraturan yang berlaku tidak termasuk fraud atau pencurian (termasuk insider trading); 3. Fraud atau pencurian; 4. Membahayakan kesehatan atau keselamatan; 5. Masalah sumber daya manusia yang gagal diselesaikan melalui prosedur pengaduan SDM; 6. Memalsukan atau menyembunyikan catatan keuangan; 7. Memalsukan atau menyembunyikan informasi manajemen non-finansial; 8. Perilaku tidak etis; 9. Perlakuan terhadap pelanggan yang tidak pada tempatnya; 10. Kerusakan lingkungan. Types of complaint that can be filed through Whistleblowing System among others are: MEKANISME PENGADUAN COMPLAINTS MECHANISM Untuk dapat ditindaklanjuti, pengaduan yang disampaikan harus memenuhi syarat-syarat tertentu, antara lain: 1. Pengaduan disampaikan secara lisan maupun tertulis; 2. Memuat identitas pelapor (kerahasiaan identitas pelapor akan tetap terjaga); 3. Memuat informasi yang memberikan petunjuk mengenai permasalahan seperti diuraikan di atas; 4. Informasi tersebut harus didukung dengan bukti-bukti yang cukup dan dapat diandalkan sebagai data awal untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. To be eligible for follow up, the complaints submitted must meet certain conditions, such as: Penerapan kebijakan Pengaduan Pelanggaran dimaksudkan untuk mengelola dan meminimalkan potensi risiko terjadinya kerugian, baik kerugian tangible, misalnya kerugian finansial, maupun intangible, misalnya turunnya reputasi Perseroan. The implementation of Whistleblowing policy is intended to manage and minimize potential risks of loss, including tangible losses such as financial loss, and intangible loss such as damage of reputation. Pengaduan pelanggaran dapat disampaikan secara lisan maupun tulisan, melalui email, sms center, telepon, Complaint on violations can be submitted both in verbal and writing, by email or by official letter. Complaints from 1. Violation against rules or internal requirements; 2. Violation against applicable laws or regulations other than fraud or theft (including insider trading); 3. Fraud or theft; 4. Harming other’s health or safety; 5. Unsolved human resources issues through HR complaint procedure; 6. Falsify or conceal financial records; 7. Falsify or conceal non–financial management information; 8. Unethical behaviour; 9. Inappropriate treatment for customers; 10. Environmental damages. 1. Complaint is submitted oral or writing; 2. Fulfilling the identity of whistleblower (the identity will be kept confidential); 3. Providing informative clues of issues described above; 4. Such information shall be supported with sufficient and reliable evidence as preliminary data for further examination. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 135
  136. 136 maupun surat resmi . Pengaduan dari pihak ketiga dan/ atau dari karyawan Perseroan harus ditempatkan dalam kerangka peningkatan GCG. third parties and/or employees of the Company should be placed within the framework of improving GCG. Pengaduan harus disampaikan oleh pelapor dengan rasa tanggung jawab dan bukan bersifat fitnah yang dapat mencemarkan nama baik atau reputasi seseorang. The complaint must be submitted by the complainant with a sense of responsibility and not a defamation that can be defamatory to someone’s reputation. Pengaduan Pelanggaran dapat disampaikan melalui atasan masing-masing. Violation Complaint may be delivered through their respective superiors. PENGADUAN PELANGGARAN VIOLATION COMPLAINT Sampai dengan akhir 2020, tidak terdapat pengaduan pelanggaran. There was no report on violations until the end of 2020. PELAYANAN KONSUMEN SERVICES AND COMPLAINTS DAN PENYELESAIAN PENGADUAN SETTLEMENT OF CONSUMERS Untuk menjaga kepercayaan nasabah dan sejalan dengan visinya, PT Asuransi Jasaraharja Putera berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dalam pelayanannya, antara lain melalui Program Penanganan Keluhan Nasabah. To maintain the confidence of customers and in line with its vision, PT Asuransi Jasaraharja Putera is committed to always give the best in its services, among others, through the Customer Complaints Settlement Program. Dalam menyelesaikan keluhan nasabah secara efektif dan cepat, Perseroan melakukan koordinasi dengan tahapan: • Penerimaan keluhan dari nasabah; • Analisa permasalahan yang dikeluhkan oleh nasabah dan ditindaklanjuti oleh bagian terkait dengan kemungkinan harus bekerja sama dengan Mitra; • Identifikasi alternatif solusi; • Penentuan dan implementasi solusi; • Penyampaian penyelesaian keluhan kepada nasabah; • Dokumentasi dan evaluasi seluruh keluhan yang masuk untuk ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan dan inovasi proses kerja sehingga mampu menghasilkan produk dan layanan yang memenuhi tuntutan bisnis dan harapan nasabah. The effective and prompt settlement of complaints are coordinated through the following stages: • Receiving complaints from customers; • Analyzing problems submitted by the customer and followed up by related sections, if necessary in cooperation with Partners; • Identifying alternative solutions; • Determining and applying solutions; • Submitting settlement of customer complaints; • Documenting and evaluating all incoming complaints to be followed up in the form of improvements and innovation of work processes so as to produce products and services that meet business demands and customer expectations. Perseroan senantiasa berupaya untuk menyelesaikan setiap keluhan nasabah secara efektif dan cepat melalui tahapan tersebut di atas. Seandainya ada keluhan yang belum dapat ditangani dengan segera, Perseroan akan menyampaikan informasi kepada Nasabah melalui email, atau pertemuan langsung, untuk menjelaskan status dan waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian keluhan. The Company continuously strives to resolve every customer’s complaint effectively and quickly through the above stages. In case of unresolved complaint, the Company will provide information to Customer via email, or direct meeting, to explain the status and time required for the settlement of such complaint. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  137. Media Sarana Komunikasi / Means of Communication Telepon / Telephone 021 7884 4444 Faks / Fax 021 7884 1234 SMS Center 0812-9777-5000 E-mail pusat @jrp.co.id Surat / Letter Wisma Raharja, Jl.TB Simatupang Kav 1,Cilandak Timur Jakarta Selatan 12560 Twitter jrp_insurance Facebook JRP Insurance Instagram jrp_insurance Youtube JRP Insurance Dalam Rangka pelaksanaan Layanan Pengaduan, Adapun penerimaan atas pengaduan yang disampaikan secara Lisan dan/atau tertulis sampai dengan akhir 2020 yaitu sebagai berikut: No. Jenis Produk/ Jenis Transaksi Keuangan Types of Products / Financial Transactions Regarding the implementation of grievance services, the number of complaints submitted verbally and / or in writing until the end of 2020 is as follows: Selesai/ Solved Jumlah/ Amount 1 Asuransi Umum (Lainnya) / General Insurance (Others) 2 Aviation 3 Energy Offshore 4 Energy Onshore 5 Engineering 6 Harta Benda / Property 7 Heavy Equipment 8 Kebakaran / Fire 9 Kecelakaan Diri / Personal Accident 10 Kendaraan Bermotor / Vehicle 11 Kredit dan Asuransi Kredit PHK / Layoff Loans and Credit Insurance 12 Marine Hull 13 Pengangkutan (Cargo) 14 Penjaminan (Surety Bond) 3 15 Property/Industry All Risk 1 16 Rangka Pesawat / Aviation Hull 17 Satelit / Satellite 18 Tanggung Gugat/Liability 19 Uang / Money Persentase/ Percentage Tidak Selesai/ Unsolved Jumlah/ Amount Persentase/ Percentage Dalam Proses/ Ongoing Process Jumlah/ Amount Persentase/ Percentage 2 2 1 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 137
  138. 138 PELAKSANAAN EDUKASI DALAM RANGKA MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN IMPLEMENTATION OF EDUCATION IN ORDER TO IMPROVE FINANCIAL LITERATION OJK terus mengembangkan program literasi keuangan di berbagai kalangan yang bertujuan untuk membentuk masyarakat yang faham atas produk jasa keuangan yang akan dibeli dan dapat meningkatkan kesejahteraan . Oleh karena itu, PT Asuransi Jasaraharja Putera telah melaksanakan edukasi dalam rangka meningkatkan literasi keuangan kepada konsumen dan/ atau masyarakat di SMA Negeri 1 Pejam Paser Utara, Kalimantan Timur. pada tanggal 17 Oktober 2020 dan dihadiri sebanyak 300 peserta pelajar. Dan dikarenakan situasi pandemi covid-19 pada tahun 2020 dan untuk mendukung pemerintah dalam meminimalisir penyebaran covid-19 pelakasanaan literasi keuangan PT Asuransi Jasaraharja Putera Tahun 2020 dilaksanakan secara daring. OJK continues to develop financial literacy programs in various communities with the aim of forming a society that understands the financial products/services they buy and thus can improve their welfare. Therefore, PT Asuransi Jasaraharja Putera has implemented an educational program in order to improve financial literacy for consumers and/or the public at SMA Negeri 1 Pejam Paser Utara, East Kalimantan. on October 17, 2020 and attended by 300 student participants. And due to the COVID-19 pandemic situation in 2020 and to support the government in minimizing the spread of COVID-19, PT Asuransi Jasaraharja Putera’s 2020 financial literacy implementation was carried out online. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  139. Menjadi perusahaan Asuransi Terkemuka di Indonesia . Dengan menyediakan Produk Tepat Guna dan Pelayanan Prima Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 139
  140. 140 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  141. 5 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responcibility STRUKTUR PENGELOLAAN CSR Structure of CSR Management 143 METODE PROGRAM CSR Method of CSR Program 143 PROGRAM CSR 2020 CSR Program 2020 143 Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 141
  142. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN Corporate Social Responcibility 142 Perseroan memandang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sebagai komitmen untuk senantiasa bertindak secara etis , beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk peningkatan ekonomi. Dalam praktiknya, tanggung jawab sosial perusahaan melibatkan proses analisa terhadap kebutuhan stakeholders dan tuntutan lingkungan. The Company views Corporate Social Responsibility as a commitment to always act ethically, operate legally and contribute to economic improvement. In practice, corporate social responsibility involves a process of analyzing stakeholder needs and environmental demands. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PT Asuransi Jasaraharja Putera berupaya menciptakan keseimbangan antara kepentingan ekonomi Perseroan dan kesadaran social. Untuk itu, Perseroan berupaya untuk senantiasa melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap lingkungan dan masyarakat. Through its corporate social responsibility program, PT Asuransi Jasaraharja Putera seeks to create a balance between the Company’s economic interests and social awareness. To that end, the Company strives to continuously implement Corporate Social Responsibility (CSR) programs for the environment and society. Perseroan berkomitmen untuk secara aktif menyelenggarakan kegiatan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan perwujudan tanggung jawab sosial perusahaan. Dalam menyusun program CSR, Perseroan berupaya untuk memberi kontribusi optimal terhadap aspek perlindungan lingkungan, perlindungan karyawan, perlindungan pelanggan, dan masyarakat sekitar. Dengan demikian pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang sesuai dengan rencana kerja tahunan juga merupakan bentuk tanggung jawab Perseroan terhadap seluruh pemangku kepentingan, antara lain konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan. The Company is committed to actively conducting CSR activities as a form of real contribution to society and the realization of corporate social responsibility. In preparing the CSR program, the Company strives to make an optimal contribution to aspects of environmental protection, employee protection, customer protection, and the surrounding community. Thus, the implementation of corporate social responsibility activities in accordance with the annual work plan is also a form of the Company’s responsibility to all stakeholders, including consumers, employees, shareholders, community, and the environment. Perseroan menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengacu pada Pasal 1 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tent ang Perseroan Terbatas, yang menyebutkan bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya, serta Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Untuk itulah PT Asuransi Jasaraharja Putera secara konsisten melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) sebagai bentuk komitmen untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya. The Company runs its Corporate Social Responsibility (CSR) program with reference to Article 1 Paragraph 3 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, which states that Social and Environmental Responsibility is the Company’s commitment to participate in sustainable economic development in order to improve the quality of life. and a beneficial environment, both for the Company itself, the local community, and society in generaly, as well as Government Regulation Number 47 of 2012 concerning Social and Environmental Responsibility of Limited Liability Companies. For this reason, PT Asuransi Jasaraharja Putera consistently implements Corporate Social Responsibility (CSR) programs as a form of commitment to participate in sustainable economic development in order to improve the quality of life and the environment that is beneficial, both for the Company itself, the local community, and society in general. Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera
  143. STRUKTUR PENGELOLAAN CSR CSR MANAGEMENT STRUCTURE Tanggung jawab pengelolaan program CSR Perseroan berada di bawah koordinasi Sekretaris Perusahaan . Pengelolaan program CSR tersebut diarahkan pada penciptaan manfaat yang optimal bagi masyarakat dengan alokasi anggaran yang sesuai. The responsibility for managing the Company’s CSR programs is under the coordination of the Corporate Secretary. The management of the CSR program is directed at creating optimal benefits for the community with an appropriate budget allocation. Metode Program CSR CSR Program Method Program CSR Perseroan dirancang dan diterapkan secara sistematis dan terpadu dengan mempelajari situasi di lapangan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima bantuan. Setelah pelaksanaan, Perseroan melanjutkan dengan evaluasi dan monitoring terhadap hasil pelaksanaan program. Dengan demikian, program CSR yang dijalankan Perseroan dapat terus ditingkatkan serta mencapai sasaran dan memberikan manfaat yang lebih maksimal. The Company’s CSR programs are designed and implemented in a systematic and integrated manner by studying the situation on the ground in order to provide tangible benefits for the beneficiaries. After implementation, the Company continues with evaluation and monitoring of the results of program implementation. Thus, the CSR programs run by the Company can continue to be improved and achieve targets and provide maximum benefits. PT Asuransi Jasaraharja Putera melaksanakan program CSR dengan menerapkan metode partisipatif. Metode partisipatif adalah suatu cara untuk mendorong tumbuhnya potensi masyarakat secara swadaya, sehingga masyarakat penerima bantuan dapat meningkatkan kemampuan, penghasilan dan kemakmuran mereka secara berkelanjutan, dan akhirnya dapat menjadi masyarakat yang mandiri. PT Asuransi Jasaraharja Putera implements a CSR program by applying a participatory method. The participatory method is a way to encourage the growth of the potential of the community independently, so that the beneficiary community can increase their ability, income and prosperity in a sustainable manner, and ultimately become an independent community. Dampak Tanggung Jawab Sosial pada Masyarakat Impact of Social Responsibility on Society Seluruh kegiatan CSR yang dijalankan Perseroan diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan usaha Perseroan di masa depan. Walapun dalam jangka pendek kegiatan CSR tersebut tentunya belum dapat terlihat dampak yang signiè̩kan, namun Perseroan akan tetap mempertahankan komitmen CSR dan terus berkontribusi bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat. All CSR activities carried out by the Company are believed to have a positive impact on the Company’s business growth in the future. Although in the short term, the CSR activities certainly have not seen a significant impact, but the Company will continue to maintain its CSR commitment and continue to contribute to the development of community welfare. Program CSR 2020 CSR Program in 2020 Pandemi Covid-19 telah memaksa Perseroan untuk menyusun ulang program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di tahun 2020, disesuaikan dengan pemberlakuan social distancing dan mencegah kerumunan. Namun demikian, Perseroan tetap memegang komitmennya untuk berkontribusi bagi pengambangan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. The Covid-19 pandemic has forced the Company to rearrange its Corporate Social Responsibility program in 2020, adjusted to the implementation of social distancing and preventing crowds. However, the Company still maintains its commitment to contribute to the development of the welfare of the community and the environment. Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 143
  144. Pada tahun 2020 , kegiatan CSR yang dilakukan diantaranya adalah: 1. Penyerahan bantuan untuk penanganan Covid kepada mitra perusahaan yang terdampak pandemi. 2. Pemberian bantuan kepada 27 panti asuhan dalam rangkaian acara hari ulang tahun perusahaan. 3. Pemberian bantuan sembako dan bantuan pendidikan kepada keluarga mantan pegawai JRP yang telah meninggal dunia. In 2020, the CSR activities carried out include: Walaupun dalam skala terbatas, namun program Tanggung Jawab Sosial Perusahan harus tetap diijalankan demi kepentingan bersama. Ke depannya, Perseroan akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi. Although on a limited scale, the Corporate Social Responsibility program must still be carried out for the common good. In the future, the Company will adjust to the development of the situation. CSR YAYASAN BANGUN KECERDASAN BANGSA CSR PADANG 144 Laporan Tahunan 2020 Annual Report | PT Asuransi Jasaraharja Putera 1. Handing over of donations for the handling of Covid to the Company’s partners affected by the pandemic. 2. Donation to 27 orphanages in celebration of the Company’s anniversary. 3. Donations of basic necessities and education to families of former JRP employees who have passed away. CSR PALEMBANG
  145. CSR PANTI ASUHAN AL-KAUTSAR , TB SIMATUPANG CSR DENPASAR CSR AMBON Mempertahankan Kinerja di Tengah Tantangan Berat | Maintaining Performance Amidst Tough Challenges 145
  146. 6 Laporan Keuangan Auditor 2020 Audited Financial Report 2020 LAPORAN POSISI KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 Lampiran 1 Statement of Financial Position 31 December 2020 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 Lampiran 2 Statement of Pro fit or Loss and Other Comprehensive Income for the Year Ended 31 December 2020 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020/ Lampiran 3 Statement of Changes in the Equity for the Year Ended 31 December 2020 LAPORAN ARUS KAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020/ Lampiran 4 Statement of Cash Flows for the Year Ended 31 December 2020
  147. Halaman ini sengaja dikosongkan I This page is intentionally left blank
  148. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA LAPORAN KEUANGAN /FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER/DECEMBER 2020
  149. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA LAPORAN POSISI KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 31 DECEMBER 2020 (Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2020 ASET Kas dan setara kas Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek - bersih Penyertaan langsung Piutang premi - bersih (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ Notes 2019 207,869,903 504,982,652 951,446,443 6,847,000 150,613,050 4 5 6 7 8 157,476,683 669,601,552 715,488,480 6,847,000 188,765,427 Piutang hasil investasi Piutang reasuransi - bersih Aset pajak tangguhan - bersih Aset reasuransi Biaya akuisisi tangguhan Aset tetap - bersih Aset dan piutang lain-lain - bersih 2,533,631 93,414,434 87,697,244 1,183,468,058 38,407,443 143,852,757 63,034,121 9 18 10 11 12 13 4,242,124 84,277,588 74,970,591 966,754,033 45,705,813 124,744,326 77,805,450 ASSETS Cash and cash equivalents Statutory and time deposits Marketable securities - net Direct participations Premium receivables - net Investment income receivables Due from reinsurers - net Deferred tax assets - net Reinsurance assets Deferred acquisition costs Fixed assets - net Other assets and receivables - net JUMLAH ASET 3,434,166,736 3,116,679,067 TOTAL ASSETS LIABILITAS Utang klaim Utang reasuransi Utang pajak Utang komisi Akrual dan utang lain-lain Pendapatan premi tangguhan Estimasi liabilitas klaim Cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan Cadangan atas ujrah yang belum merupakan pendapatan Liabilitas imbalan kerja JUMLAH LIABILITAS Dana Tabarru EKUITAS Modal saham - nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per lembar saham Modal dasar sebesar 400.000.000 lembar saham, Modal ditempatkan dan disetor penuh100.000.000 lembar saham Saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya Keuntungan belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia untuk dijual Penilaian kembali imbalan kerja 10,729,626 80,527,346 23,792,193 39,985,159 155,168,664 66,854,906 564,823,757 14 15 18a 16 19 17 20 15,861,882 117,297,844 29,724,040 48,919,302 149,164,023 64,786,422 446,016,178 LIABILITIES Claim payables Due to reinsurers Taxes payables Commission payables Accruals and other payables Deferred premium income Estimated claim liabilities 1,306,962,938 21 1,150,280,169 Unearned premium reserves 8,011,694 37,704,578 22 9,057,377 34,054,657 Unearned ujrah reserves Employee benefit liabilities 2,065,161,894 TOTAL LIABILITIES 8,048,118 Tabarru fund 2,294,560,861 14,173,472 100,000,000 42 23 100,000,000 948,711,285 838,709,336 70,504,875 116,551,949 23,189,811 6,251,309 (16,973,568) (18,043,539) EQUITY Share capital - Rp 1,000 (full amount) par value per share Authorised 400,000,000 shares Issued and fully paid in capital 100,000,000 shares Appropriated retained earnings Unappropriated retained earnings Unrealised gains on available-for-sale marketable securities Remeasurement of employee benefit JUMLAH EKUITAS 1,125,432,403 1,043,469,055 TOTAL EQUITY JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3,434,166,736 3,116,679,067 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements. Lampiran - 1 - Schedule
  150. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2020 (Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2020 PENDAPATAN Pendapatan premi Premi bruto Premi reasuransi Kenaikan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan Pendapatan premi - bersih Pendapatan ujrah dari unit syariah Pendapatan underwriting Pendapatan investasi JUMLAH PENDAPATAN BEBAN Klaim dan manfaat Klaim dan manfaat Klaim reasuransi Kenaikan estimasi liabilitas klaim (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ Notes 2019 1,217,369,534 (470,692,781) 26 27 1,450,921,169 (585,478,864) (52,467,166) 28 (84,332,118) REVENUES Premium Income Gross premium Reinsurance premium Increase in unearned premium reserves 694,209,587 781,110,187 Premium income - net 16,070,320 19,415,413 Ujrah income from sharia unit 710,279,907 800,525,600 Underwriting income 82,686,793 Investment income 883,212,393 TOTAL REVENUES 86,499,795 35 796,779,702 484,640,975 (239,034,684) 29 30 10,070,501 31 2,790,864 EXPENSES Claims and benefits Claims and benefits Reinsurance claim Increase in estimated claim liabilities 231,032,417 Claims and benefits - net 397,543,819 (169,302,266) Klaim dan manfaat - bersih 255,676,792 Beban komisi - bersih 106,642,379 32 117,837,414 Commission expenses - net 84,154,258 34 108,669,591 Other underwriting expenses 240,230,836 33 235,349,945 General and administrative expenses 20,770,031 36 30,991,644 Other expenses - net 707,474,296 37 723,881,011 TOTAL EXPENSES 159,331,382 PROFIT BEFORE INCOME TAX Beban underwriting lain-lain Beban umum dan administrasi Beban lain-lain - bersih JUMLAH BEBAN LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN LABA BERSIH TAHUN BERJALAN Penghasilan komprehensif lain Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: Keuntungan yang belum direalisasi atas Efek-efek tersedia untuk dijual Efek pajak terkait Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: Pengukuran kembali imbalan pasca kerja Efek pajak terkait 89,305,406 (18,387,329) 18b (28,729,937) 70,918,077 INCOME TAX EXPENSES 130,601,445 NET PROFIT FOR THE YEAR 23,764,602 (6,826,100) 12,852,620 1,423,739 Other comprehensive income Items that will be reclasified to profit or loss: Unrealised gains on available-for-sale marketable securities Related tax effect 16,938,502 14,276,359 Items that will not be reclasified to profit or loss: Remeasurement of post employment benefits Related tax effect (2,765,898) 3,835,869 (6,504,901) 1,626,225 1,069,971 (4,878,676) Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan, setelah pajak 18,008,473 9,397,683 Other comprehensive income of the year, net of tax JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 88,926,550 139,999,128 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE YEAR Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements. Lampiran - 2 - Schedule
  151. - Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 100 ,000,000 - 6,251,309 - 6,251,309 14,276,359 1,423,739 12,852,620 (8,025,050) Keuntungan/ (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia untuk dijual/ Unrealised gains/(losses) on available-for-sale marketable securities 838,709,336 - 838,709,336 - - 91,408,652 - 747,300,684 Dicadangkan/ Appropriated Net profit for the year Appropriation for general reserve Distribution of cash dividends 1,043,055,853 (413,202) 1,043,469,055 9,397,683 Balance as at 1 January 2020 after impact on implementation on SFAS 73 Impact on implementation of SFAS 73 - net Balance as at 31 December 2019 Total comprehensive income for the year Other comprehensive income: Unrealised gain of changes in fair 12,852,620 value on investments (6,504,901) Remeasurement of employee benefit 3,049,964 Related tax effect 130,601,445 (6,000,000) Balance as at 1 January 2019 The accompanying notes form an integral part of these financial statements. 116,138,747 (413,202) 116,551,949 - - 130,601,445 (91,408,652) (6,000,000) 909,469,927 Jumlah/ Total STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2020 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 83,359,156 Belum dicadangkan/ unappropriated Saldo laba/ Retained earnings Lampiran - 3/1 - Schedule (18,043,539) - (18,043,539) (4,878,676) (6,504,901) 1,626,225 (13,164,863) Keuntungan/ (kerugian) akturial/ Actuarial gains/(losses) Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. Saldo pada tanggal 1 Januari 2020 setelah dampak penerapan PSAK 73 Dampak penerapan PSAK 73 - bersih 100,000,000 - Penghasilan komprehensif lain: Keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Penilaian kembali imbalan kerja Efek pajak terkait Saldo pada tanggal 31 Desember 2019 - 100,000,000 Modal saham/ Share capital Laba bersih tahun berjalan Pembentukan cadangan umum Pembagian dividen kas Saldo pada tanggal 1 Januari 2019 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA
  152. - Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 23 ,189,811 16,938,502 23,764,602 (6,826,100) - 6,251,309 Keuntungan/ (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia untuk dijual/ Unrealised gains/(losses) on available-for-sale marketable securities 948,711,285 - - 110,001,949 - 838,709,336 Dicadangkan/ Appropriated Net profit for the year Appropriation for general reserve Distribution of cash dividends 1,125,432,403 18,008,473 Balance as at 31 December 2020 Total comprehensive income for the year Other comprehensive income: Unrealised gain of changes in fair 23,764,602 value on investments (2,765,898) Remeasurement of employee benefits (2,990,231) Related tax effect 70,918,077 (6,550,000) Balance as at 1 January 2020 after impact on implementation on SFAS 73 (continued) The accompanying notes form an integral part of these financial statements. 70,504,875 - - 70,918,077 (110,001,949) (6,550,000) 1,043,055,853 Jumlah/ Total STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2020 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 116,138,747 Belum dicadangkan/ unappropriated Saldo laba/ Retained earnings Lampiran - 3/2 - Schedule (16,973,568) 1,069,971 (2,765,898) 3,835,869 - (18,043,539) Keuntungan/ (kerugian) akturial/ Actuarial gains/(losses) Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. 100,000,000 - Penghasilan komprehensif lain: Keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Penilaian kembali imbalan kerja Efek pajak terkait Saldo pada tanggal 31 Desember 2020 - 100,000,000 Modal saham/ Share capital Laba bersih tahun berjalan Pembentukan cadangan umum Pembagian dividen kas Saldo pada tanggal 1 Januari 2020 setelah dampak penerapan PSAK 73 (lanjutan) (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA
  153. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA LAPORAN ARUS KAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 STATEMENT OF CASH FLOWS FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2020 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari: Premi bruto Klaim reasuransi Komisi reasuransi Lain-lain Pengeluaran kas untuk: Klaim Premi reasuransi Beban komisi Beban umum dan administrasi Pajak penghasilan Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penerimaan hasil investasi Penempatan investasi Hasil penjualan aset tetap Pembelian aset tetap Pembelian aset tak berwujud Arus kas bersih diperoleh dari/ (digunakan untuk) aktivitas investasi Catatan/ Notes 2019 (489,773,230) (507,463,278) (272,577,900) (394,025,832) (584,218,816) (318,776,103) (328,194,872) (37,045,828) (306,282,750) (34,782,065) CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash received from: Gross premium Reinsurance claim Reinsurance commission Others Cash disbursements for: Claims Reinsurance premium Commission expense General and administrative expenses Income tax 43,003,221 295,848,520 Net cash flows provided from operating activites 1,273,660,715 229,897,838 161,343,037 13,156,739 88,208,288 (54,400,561) 52,669 (7,410,731) - 1,506,876,551 173,235,407 197,330,629 56,491,499 37 12 26,449,665 79,965,062 (299,913,972) 3,024,470 (18,019,228) (2,241,100) CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Investment income received Placement of investment Proceed from sale of fixed assets Acquisition of fixed assets Acquisition of intangible assets (237,184,768) Net cash flows provided from/ (used in) investing activies (6,000,000) CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Payment of lease liabilities Distribution of cash dividend Net cash flows used in financing activies ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran liabilitas sewa Pembagian dividen kas (12,509,666) (6,550,000) Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (19,059,666) (6,000,000) 50,393,220 52,663,752 KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 25 NET INCREASE CASH AND CASH EQUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 157,476,683 CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE BEGINNING 104,812,931 OF THE YEAR KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 207,869,903 157,476,683 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE END OF THE YEAR The accompanying notes form an integral part of these financial statements. Lampiran - 4 - Schedule
  154. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION PT Asuransi Jasaraharja Putera (“Perusahaan”) dahulu bernama PT Asuransi Aken Raharja, didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris Machmudah Rijanto, S.H., No. 81 tanggal 27 November 1993. Akta Pendirian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-13619.HT.01.04.TH.93 tanggal 13 Desember 1993 dan telah diumukan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 5 tambahan No. 303 tanggal 18 Januari 1994. PT Asuransi Jasaraharja Putera (the “Company”), formely PT Asuransi Aken Raharja, was established in Jakarta based on Notarial Deed No. 81 of Machmudah Rijanto, S.H., dated 27 November 1993. The Deed of Establishment was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. C2-13619.HT.01.04.TH.93 dated 13 December 1993 and was published in the state Gazette of the Republic of Indonesia No. 5 suplement No. 303 dated 18 January 1994. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir dengan Akta Notaris Sari Bhirawati, S.H., No. 6 tanggal 29 Desember 2020 mengenai Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHUAH.01.03-0425458 tanggal 30 Desember 2020. The Article of Association have been amended several times, most recently by Notarial Deed No. 6 dated 29 Desember 2020 of Sari Bhirawati, S.H., regarding the change in the Company’s Articles of Association. This change has been approved by Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Letter No. AHU-AH.01.030425458 dated 30 December 2020. Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. 12 tanggal 13 Agustus tahun 2008 dari Notaris Nelly Sylviana, S.H., maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan adalah berusaha dalam bidang asuransi kerugian dan surety bond baik secara konvensional maupun dengan prinsip Syariah, dengan menerapkan prinsip-prinsip Perusahaan Terbatas sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. In accordance with Article 3 of the Company’s Article of Association based on Notarial Deed No. 12 dated 13 August 2008 of Notary Nelly Sylviana, S.H., the purpose and objectives as well as business activities of the Company are to conduct business in the fields of loss insurance and surety bond both on conventional basis and in accordance with Sharia principles, in compliance with the prevailing laws and regulations. Perusahaan telah mendapatkan izin pembentukan Unit Syariah berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP185/KM.10/2012 tanggal 23 April 2012. The Company has obtained the permit for Sharia Unit establishment by virtue of Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. KEP-185/KM.10/2012 dated 23 April 2012. Perusahaan berdomisili di Jakarta. Kantor Pusat Perusahaan terletak di Gedung Wisma Raharja, Lantai 3, Jl. T.B. Simatupang Kav.1 Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dan memiliki 27 kantor cabang dan 87 kantor pemasaran (tidak diaudit). Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan memiliki 480 karyawan tetap dan 68 karyawan kontrak (31 Desember 2019: 461 karyawan tetap dan 113 karyawan kontrak) (tidak diaudit). The Company is domiciled in Jakarta. The Company’s Head Office is located at Wisma Raharja Building, 3rd floor, Jl. T.B. Simatupang Kav.1 Cilandak Timur, Jakarta Selatan, and has 27 office branches and 87 marketing offices (unaudited). As at 31 December 2020, The Company has 480 permanent employees and 68 contract employees (31 December 2019: 461 permanent employees and 113 contract employees) (unaudited). Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut: As at 31 December 2020 and 2019 the composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company are as follows: Dewan Komisaris: Komisaris Utama Komisaris Komisaris lndependen Direksi: Direktur Utama Direktur Pemasaran Direktur Teknik Direktur Keuangan, Umum 2020 2019 Myland Muhamad Umar Fauzi Mirza Mochtar Myland Muhamad Umar Fauzi Mirza Mochtar Zulmahdiar Rahmat Slamet Taufiq Arifin Zulmahdiar Rahmat Slamet Taufiq Arifin Lampiran - 5/1 - Schedule Board of Commissioners: President Commissioner Commissioner Independent Commissioner Board of Directors: President Director Marketing Director Technical Director Finance, General
  155. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) dan SDM 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) Abdul Haris KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN Abdul Haris 2. and HR Director SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES Laporan keuangan Perusahaan disusun dan diotorisasi oleh Direksi untuk terbit pada tanggal 12 April 2021. The financial statements of the Company were prepared and authorised by the Directors to be issued on 12 April 2021. Kebijakan akuntansi yang utama, yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah seperti yang dijabarkan di bawah ini: The principal accounting policies, applied in the preparation of the financial statements are set out below: a. a. Dasar penyusunan laporan keuangan Basis of preparation of financial statements Laporan keuangan Perusahaan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. The financial statemenst of the Company has been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual dimana diukur pada nilai wajar. Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas. The financial statements have been prepared under the historical cost convention, except for financial assets classified as available-for-sale which have been measured at fair values. The financial statements are prepared under the accrual basis of accounting, except for the statement of cash flows. Laporan arus kas disusun menggunakan metode langsung dan arus kas dikelompokkan atas dasar kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas dan kas di bank, yang tidak dibatasi penggunaannya dan tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman. The statement of cash flows are prepared based on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating, investing, and financing activities. For the purpose of the statements of cash flows, cash and cash equivalents include cash on hand and cash in banks which are not restricted and placed as collateral for any borrowings. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, disajikan dalam ribuan Rupiah (“Rp”). Figures in the financial statements are expressed in thousand Rupiah (“Rp”), unless otherwise stated. Pos-pos yang disertakan dalam laporan keuangan Perusahaan diukur menggunakan mata uang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata uang fungsional Perusahaan adalah Rupiah. Items included in the financial statements of the Company are measured using the currency at the primary economy environment in which the Company operates (“functional currency”). The functional currency of the Company is Rupiah. Dalam penyusunan laporan keuangan dibutuhkan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan pengungkapan atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, dan jumlah pendapatan dan beban selama periode laporan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula (lihat Catatan 3). The preparation of financial statements requires the use of estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the financial statements, and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting period. Although these estimates are based on management’s best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those estimates (refer to Note 3). b. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasi standar akuntansi keuangan b. Changes to the statements of financial accounting standards and interpretations of statement of financial accounting standards Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan, perubahan, dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2020. The followings are financial accounting standards, amendments and interpretations of financial accounting standards become effective starting 1 January 2020. Lampiran - 5/2 - Schedule
  156. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES b. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasi standar akuntansi keuangan (lanjutan) b. Changes to the statements of financial accounting standards and interpretations of statement of financial accounting standards (continued) Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan, perubahan, dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2020. (lanjutan) The followings are financial accounting standards, amendments and interpretations of financial accounting standards become effective starting 1 January 2020. (continued) - PSAK 71 “Instrumen keuangan”; PSAK 72 “Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan”; PSAK 73 “Sewa”; Amandemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan”; Amandemen PSAK 15 “Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama”; - SFAS 71 “Financial instrument”; SFAS 72 “Revenue from contract with customer”; - Amandemen PSAK 25 “Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan” Amandemen PSAK 62 “Kontrak asuransi”; Amendemen PSAK 71, Amendemen PSAK 55, dan Amendemen PSAK 60 tentang “Reformasi Acuan Suku Bunga”; Amandemen PSAK 102 “Akuntansi Murabahah”; - SFAS 73 “Leases”; Amendment of SFAS 1 “Presentation of financial statements”; Amendment of SFAS 15 “Investment in associates and joint ventures”; Amendment of SFAS 25 “Accounting policies, changes in accounting estimates and error”; Amendment of SFAS 62 “Insurance contracts”; Amendement of SFAS 71, Amendment to SFAS 55, and Amendement to SFAS 60 “Interest Rate Benchmark Reform”; Amendment of SFAS 102 “Accounting for Murabahah”; ISFAS 35 “Presentation of non-profit oriented entities financial statements”. ISFAS 101 “Recognition of deferred Murabahah income without significant inventory ownership risks”; ISFAS 102 “Impairment of Murabahah receivables”; Covid-19-related Rent Concessions Amendments to SFAS 73 - ISAK 35 “Penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba”; ISAK 101 “Pengakuan pendapatan Murabahah tanggung tanpa risiko signifikan terkait kepemilikan persediaan”; ISAK 102 “Penurunan nilai piutang Murabahah”; Konsesi sewa terkait Amandemen PSAK 73 Covid 19 - - - Perusahaan belum menerapkan PSAK 71. PSAK 71 akan diterapkan oleh Perusahaan bersamaan dengan penerapan PSAK 74 ”Kontrak Asuransi” di masa yang akan datang. The Company has not implemented SFAS 71. SFAS 71 will be adopted by the Company simultaneously with the implementation of SFAS 74 "Insurance Contracts" in the future. Kecuali untuk perubahan yang dijelaskan di bawah ini, implementasi dari standar-standar tersebut di atas tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya. Except for the changes as explained below, the implementation of the above standards did not result in substantial changes to the Company’s accounting policies and had no material impact to the financial statements for current year or prior financial years. Lampiran - 5/3 - Schedule
  157. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) b. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasi standar akuntansi keuangan (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES b. Changes to the statements of financial accounting standards and interpretations of statement of financial accounting standards (continued) PSAK 73 ”Sewa” SFAS 73 “Leases” Sehubungan dengan penerapan PSAK 73, Perusahaan sebagai pihak penyewa mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ”sewa operasi” berdasarkan prinsip PSAK 30: ”Sewa”, kecuali atas sewa jangka pendek. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini dari sisa pembayaran sewa, yang didiskontokan berdasarkan kurva suku bunga aktual risk free rate pada tanggal 1 Januari 2020. Dalam menentukan suku bunga, Perusahaan juga mempertimbangkan faktor seperti jangka waktu sewa. In relation to the implementation of SFAS 73, the Company as lessee recognised right-of-use assets and lease liabilities related to leases which were previously classified as “operating leases” based on SFAS 30: “Leases”, except for short-term leases. These lease liabilities were measured at the present value of the remaining lease payments, discounted based on yield curve of actual risk free rate as of 1 January 2020. In determining incremental borrowing, the Company also considers factor such as the rental period. Sesuai dengan persyaratan transisi pada PSAK 73 ”Sewa”, Perusahaan memilih penerapan secara prospektif dengan dampak kumulatif pada awal penerapan diakui pada tanggal 1 Januari 2020 dan tidak menyajikan kembali informasi komparatif. Perusahaan telah membukukan akumulasi beban depresiasi atas aset hak-guna dan beban bunga atas liabilitas sewa pada ”beban umum dan administrasi”. In accordance with the transition requirements in SFAS 73 “leases” the company apply prospectively with the cumulative effect of initial implementation recognised at 1 January 2020 and not restate comparative information. The Company has recorded the accumulated depreciation expense of right-of use-assets and interest expense of leases liabilities in “general and administrative expenses”. Rekonsiliasi antara komitmen sewa operasi yang diungkapkan berdasarkan PSAK 30 pada tanggal 31 Desember 2019 dan liabilitas sewa yang diakui berdasarkan PSAK 73 pada tanggal 1 Januari 2020 adalah sebagai berikut: The reconciliation between the operating lease commitments disclosed under SFAS 30 as at 31 December 2019 and the lease liabilities recognised under SFAS 73 as at 1 January 2020 is as follow: Jumlah/ Amount Komitmen sewa operasi yang diungkapkan pada 31 Desember 2019 Didiskontokan dengan menggunakan suku bunga efektif Perusahaan Ditambah: Komitmen sewa yang tidak diungkapkan pada 31 Desember 2019 Dikurangi: Sewa jangka pendek Jumlah liabilitas sewa yang diakui pada 1 Januari 2020 - Operating lease commitment disclosed as at 31 December 2019 Discounted using the Company’s effective interest rate Add: Operating lease commitment that were not disclosed as at 31 December 2019 Less: Short-term leases 34,250,791 Lease liabilities recognised as at 1 January 2020 35,284,650 (1,033,859) - Lampiran - 5/4 - Schedule
  158. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments i. Aset keuangan i. Financial assets Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi; pinjaman yang diberikan dan piutang; aset keuangan yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Klasifikasi ini tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan tersebut. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada saat awal pengakuannya. The Company classifies its financial assets in the following categories of financial assets at fair value through profit or loss; loans and receivables; held-to-maturity financial assets, and available-for-sale financial assets. The classification depends on the purpose for which the financial assets were acquired. Management determines the classification of its financial assets at initial recognition. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. The Company has no financial assets at fair value through profit or loss. Aset keuangan yang tersedia untuk dijual Available-for-sale financial assets Investasi dalam kelompok tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non-derivatif yang ditetapkan untuk dimiliki untuk periode tertentu dimana akan dijual dalam rangka pemenuhan likuiditas atau perubahan suku bunga, valuta asing atau yang tidak diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan atau piutang, investasi yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo atau aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Available-for-sale investments are financial assets that are intended to be held for an indefinite period of time, which may be sold in response to needs for liquidity or changes in interest rates, exchange rates or that are not classified as loans and receivables, heldto-maturity investments or financial assets at fair value through profit or loss. Pada saat pengakuan awalnya, aset keuangan tersedia untuk dijual diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya dimana keuntungan atau kerugian diakui sebagai penghasilan komprehensif lain kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan laba rugi selisih kurs, hingga aset keuangan dihentikan pengakuannya. Jika aset keuangan tersedia untuk dijual mengalami penurunan nilai, akumulasi laba atau rugi yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain, diakui sebagai laba rugi. Available-for-sale financial asset are initially recognised at fair value plus transaction costs (if any) and measured subsequently at fair value with gains and losses being recognised as other comprehensive income, except for impairment losses and foreign exchange gains and losses, until the financial assets is derecognised. If an available-forsale financial asset is determined to be impaired, the cumulative gain or loss previously recognised in other comprehensive income is recognised in the profit or loss. Pendapatan bunga dihitung menggunakan metode suku bunga efektif dan keuntungan atau kerugian yang timbul akibat perubahan nilai tukar dari aset moneter yang diklasifikasikan sebagai kelompok tersedia untuk dijual diakui pada laporan laba rugi. Interest income is calculated using the effective interest method and foreign currency gains or losses on monetary assets which classified as available-for-sale are recognised in profit or loss. Lampiran - 5/5 - Schedule
  159. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments (continued) i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued) Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, kecuali: Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market, other than: - yang dimaksudkan oleh Perusahaan untuk dijual dalam waktu dekat, yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan, serta yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi; yang pada saat pengakuan awal ditetapkan dalam kelompok tersedia untuk dijual; dan - those that the Company intends to sell immediately or in the short term, which are classified as held for trading, and those that the entity upon initial recognition designates as at fair value through profit or loss; - those that the Company upon initial recognition designates as available for sale; and dalam hal Perusahaan mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara substansial kecuali yang disebabkan oleh penurunan kualitas pinjaman yang diberikan dan piutang. - those for which the Company may not recover substantially all of its initial investment, other than because of loans and receivables deterioration. - - Pada saat pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Dalam hal terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang, dan diakui di dalam laporan laba rugi sebagai “cadangan kerugian penurunan nilai”. Loans and receivables are initially recognised at fair value plus transaction costs (if any) and subsequently measured at amortised cost using the effective interest rate method. In case of impairment, the impairment loss is reported as a deduction from the carrying value of the financial assets classified as loans and receivables and recognised in the statement of income as “allowance for impairment losses”. Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diklasifikasi sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang dicatat di dalam pendapatan investasi. Pendapatan bunga diakui dengan basis akrual. Keuntungan/(kerugian) selisih kurs dicatat dalam pendapatan investasi. Interest income on financial assets classified as loans and receivables is included in the investment income. Interest income is recognise on accrual basis. Foreign exchange gains/(losses) in investments are recorded in investment income. Perusahaan menggunakan akuntansi tanggal perdagangan untuk kontrak regular ketika mencatat transaksi aset keuangan. The Company uses trade date accounting for regular way contracts when recording financial asset transactions. Lampiran - 5/6 - Schedule
  160. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan (lanjutan) SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments (continued) i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued) Aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo Held-to-maturity financial assets Aset keuangan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan, serta Perusahaan mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo, kecuali: Held-to-maturity financial assets are nonderivative financial assets with fixed or determinable payments and fixed maturities that the Company has the positive intention and ability to hold to maturity, other than: - - those that the Company upon initial recognition designates as at fair value through profit or loss; - those that the Company designates as available-for-sale; and those that meet the definition of loans and receivables. - ii. 2. yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi; yang ditetapkan oleh entitas dalam kelompok tersedia untuk dijual; dan yang memiliki definisi pinjaman yang diberikan dan piutang. - Pada saat pengakuan awal, aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). Held-to-maturity financial assets are initially recognised at fair value including transaction costs (if any) and subsequently measured at amortised cost, using the effective interest method less allowance for impairment losses (if any). Pendapatan bunga dari aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo dicatat dan dilaporkan pada laporan laba rugi sebagai “Pendapatan investasi”. Interest income on held-to-maturity financial assets are included in the profit or loss and reported as “Investment income”. Pengakuan Recognition Perusahaan menggunakan akuntansi tanggal perdagangan untuk kontrak regular ketika mencatat transaksi aset keuangan. The Company uses trade date accounting for regular way contracts when recording financial asset transactions. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam kategori liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan yang diamortisasi. The Company classified its financial liabilities in the category of financial liabilities measured at amortised costs. Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Financial liabilities at amortised costs Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan yang diamortisasi, diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Perusahaan mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Financial liabilities at amortised cost are initially recognised at fair value plus transaction costs (if any). After initial recognition, the Company measures all financial liabilities at amortised cost using effective interest rate method. Lampiran - 5/7 - Schedule
  161. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan (lanjutan) SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments (continued) iii. Penghentian pengakuan iii. Derecognition Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset tersebut telah ditransfer (jika secara substansial seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Perusahaan melakukan evaluasi untuk memastikan keterlibatan berkelanjutan atas kendali yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. iv. Klasifikasi instrumen keuangan Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut: Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 55/ Category as defined by SFAS 55 Aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo/ Financial assets heldto-maturity Aset keuangan/ Financial assets 2. Aset keuangan yang tersedia untuk dijual/ Available-for-sale financial assets Financial assets are derecognised when the contractual rights to receive the cash flows from these assets have ceased to exist or the assets have been transferred and substantially all the risks and rewards of ownership of the assets are also transferred (that is, if substantially all the risks and rewards have not been transferred, the Company evaluates to ensure that continuing involvement on the basis of any retained powers of control does not prevent derecognition). Financial liabilities are derecognised when they have been redeemed or otherwise extinguished. iv. Classification of financial instruments The Company classifies the financial instruments into classes that reflects the nature of information and takes into account the characteristic of those financial instruments. The classification can be seen in the table below: Golongan (ditentukan oleh Perusahaan)/Classes (as determined by the Company) Efek-efek/ Marketable securities Sub-golongan/ Sub-classes Obligasi/Bonds Penyertaan langsung/Direct participations Efek-efek/ Marketable securities Obligasi/Bonds Saham/Shares Reksadana/Mutual funds Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents Pinjaman yang diberikan dan piutang/Loans and receivables Dana jaminan dan deposito berjangka/ Statutory and time deposits Piutang premi/Premium receivables Piutang hasil investasi/Investment income receivables Piutang reasuransi/Due from reinsurers Aset dan piutang lain-lain/Other assets and receivables Liabilitas keuangan/ Financial liabilities Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi/ Financial liabilities at amortised cost Utang klaim/Claim payables Utang reasuransi/Due to reinsurers Akrual dan utang lain-lain/Accruals and other payables Utang komisi/Commission payables Lampiran - 5/8 - Schedule
  162. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments (continued) v. Saling hapus instrumen keuangan v. Off-setting financial instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus buku dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus buku atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Financial assets and liabilities are offset and the net amount reported in the statement of financial position when there is a legally enforceable right to offset the recognised amounts and there is an intention to settle on a net basis or realise the asset and settle the liability simultaneously. Hak yang berkekuatan hukum harus tidak bersifat kontinjen atas peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan atau kebangkrutan perusahaan atau counterparty. The legally enforceable rights must not be contingent on future events and must be enforceable in the normal course of business and in the event of default, insolvency or bankruptcy of the company or the counterparty. vi. Penurunan nilai dari aset keuangan vi. Impairment of financial assets Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Aset keuangan atau kelompok aset keuangan diturunkan nilainya dan kerugian penurunan nilai telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang objektif mengenai penurunan nilai tersebut sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset tersebut (peristiwa yang merugikan), dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. The Company assesses at each reporting date whether there is objective evidence that a financial asset or a group of financial assets is impaired. A financial asset or a group of financial assets is impaired and impairment losses are incurred only if there is objective evidence of impairment as a result of one or more events that occurred after the initial recognition of the asset (a “loss event”) and that loss event (or events) has an impact on the estimated future cash flows of the financial asset or the group of financial assets that can be reliably estimated. Perusahaan mengevaluasi penurunan nilai aset keuangan secara individual. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai seperti dijelaskan di atas. Jumlah penurunan nilai dihitung berdasarkan nilai dari estimasi arus kas masa datang (tidak memperhitungkan penurunan nilai di masa datang yang belum terjadi) yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif. The Company assesses impairment of financial assets individually. The Company assesses at each reporting date whether objective evidence of impairment for financial assets exists as described above. The amount of impairment is calculated based on the value of estimated future cash flows (without considering the future impairment that has not yet existed) that are discounted using effective interest rate. Lampiran - 5/9 - Schedule
  163. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan (lanjutan) vi. Penurunan (lanjutan) nilai dari 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments (continued) aset keuangan Jika Perusahaan menentukan tidak terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka Perusahaan memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang serupa dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. vii. Penentuan nilai wajar vi. Impairment of financial assets (continued) If the Company assesses that there is no objective evidence of impairment for financial assets as individual, both for significant and insignificant amount, hence the account of financial asset will be included in a group of financial asset with similar credit risk characteristics and collectively assesses them for impairment. vii. Determination of fair value Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan dimana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. The fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date in the principal market or, in its absence, the most advantageous market to which the Company has access at the date. The fair value of a liability reflects its nonperformance risk. Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. When available, the Company measures the fair value of a financial instrument using the quoted price in an active market for that instrument. Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar yang aktif ditentukan berdasarkan kuotasi pasar aktif dari sumber yang dapat dipercaya pada tanggal laporan posisi keuangan. Kuotasi pasar aktif ini termasuk yang berasal dari Interdealer Market Association (“IDMA”), Indonesia Bond Pricing Agency (“IBPA”), atau harga kuotasi broker untuk obligasi, harga saham dari indeks harga saham yang ada di Bursa Efek Indonesia untuk saham dan nilai aset bersih untuk reksadana. Fair value of financial instruments traded in active markets is determined based on quoted market prices at the statement of financial position date from credible sources. This includes IDMA’s (Interdealer Market Association) quoted market prices, IBPA’s (Indonesia Bond Pricing Agency) quoted price or broker’s quoted price for bonds, shares price from shares price indexes at Indonesia Stock Exchange for shares and net assets value for mutual funds. Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service or regulatory agency), dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan permintaan atau kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran dan permintaan dan hanya terdapat beberapa transaksi terkini. A financial instrument is regarded as quoted in an active market if quoted prices are readily and regularly available from an exchange, dealer, broker, industry group, pricing service or regulatory agency, and those prices represent actual and regularly occurring market transactions on an arm’s length basis. If the above criteria are not met, the market is regarded as being inactive. Indications that a market is inactive are when there is a wide bid-offer spread or significant increase in the bid-offer spread and there are few recent transactions. Lampiran - 5/10 - Schedule
  164. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen keuangan (lanjutan) SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES c. Financial instruments (continued) vii. Penentuan nilai wajar (lanjutan) vii. Determination of fair value (continued) Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai kuotasi harga pasar, estimasi yang wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai pasar terkini instrumen keuangan lain yang secara substansi memiliki karakteristik yang sama atau dihitung berdasarkan arus kas estimasian terhadap aset bersih dari instrumen keuangan tersebut. For financial instruments with no quoted market price, a reasonable estimate of the fair value is determined by reference to the current market value of another instrument which substantially have the same characteristic or calculated based on the expected cash flows of the underlying net asset based of the financial instruments. Nilai wajar untuk semua instrumen keuangan lainnya ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Dengan teknik ini, nilai wajar merupakan suatu estimasi yang dihasilkan dari data yang dapat diobservasi dari instrumen keuangan yang sama, menggunakan model-model untuk mendapatkan estimasi nilai kini dari arus kas masa depan yang diharapkan atau teknik penilaian lainnya menggunakan input yang tersedia pada tanggal laporan posisi keuangan. For all other financial instruments, fair value is determined using valuation techniques. In these techniques, fair value are estimated from observable data in respect of similar financial instruments, using models to estimate the present value of expected future cash flows or other valuation techniques, using available inputs at the dates of the statement of financial position. d. Akuntansi transaksi syariah i. 2. d. Accounting for sharia transactions Dana Tabarru i. Tabarru fund Perusahaan menggunakan akad kontrak asuransi syariah wakalah bil ujrah. Kontribusi premi dari peserta asuransi syariah diakui sebagai dana Tabarru dan tidak diakui sebagai pendapatan premi oleh Perusahaan. Fee atau ujrah dalam mengelola produk-produk asuransi dari peserta diakui sebagai pendapatan oleh Perusahaan selama periode kontrak asuransi. The Company use wakalah bil ujrah sharia insurance contract. Premiums contributed by policyholders on sharia insurance are recognised as Tabarru fund and is not recognised as premium income by the Company. Fees or ujrah from policyholders in managing the insurance product is recognised as income by the Company over the insurance contract period. Surplus underwriting yang dapat didistribusikan akan ditetapkan berdasarkan kecukupan kontribusi Tabarru yang diterima untuk menutup beban atas pembayaran klaim dan pembentukan cadangan. Setiap kelebihan, setelah dikurangkan dengan porsi untuk membayar pinjaman kepada Perusahaan atau qardh, jika ada, akan dibagikan kepada peserta, Perusahaan, dan dana Tabarru sesuai dengan akad kontrak asuransi. The distributable surplus underwriting will be determined based on whether the Tabarru contribution received are sufficient to cover the expenses on claims paid and reserve set up. Any excess, after deduction the portion to repay the loan or qardh from the Company, if any, will be distributed to the policyholders, to the Company, and to the tabarru fund in accordance with insurance contract. Ketika dana Tabarru tidak mencukupi untuk menutup klaim yang telah terjadi, Perusahaan akan memberikan qardh (pinjaman tidak berbunga) untuk menyelesaikannya. Pada saat dana Tabarru memiliki surplus underwriting, maka qardh akan dibayarkan terlebih dahulu sebelum Perusahaan menyatakan pembagian surplus yang dapat didistribusikan. When the Tabarru fund is insufficient to cover all claims incurred, the Company will settle under qardh (non-bearing interest loans). The qardh is to be repaid first when Tabarru fund have an underwriting surplus before the Company declares the distributable surplus. Lampiran - 5/11 - Schedule
  165. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) d. Akuntansi transaksi syariah (lanjutan) ii. Cadangan teknis dana Tabarru Cadangan teknis dana Tabarru dinyatakan berdasarkan perhitungan aktuaris pada tanggal laporan posisi keuangan. Kenaikan atau penurunan cadangan teknis dana Tabarru diakui sebagai beban atau pendapatan dalam laporan surplus atau defisit dana Tabarru. iii. Beban klaim dan manfaat 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES d. Accounting for sharia transactions (continued) ii. Technical reserve for Tabarru fund Technical reserve for Tabarru fund is stated in the statement of financial position in accordance with actuarial calculation. Increases or decreases in technical reserve for Tabarru fund are recognised as an expense or income in the statement of surplus or deficit of Tabarru fund. iii. Claim and benefit expenses Klaim dan manfaat terdiri dari klaim yang telah diselesaikan, klaim dalam proses penyelesaian, dan estimasi atas klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan (“IBNR”). Klaim dan manfaat diakui sebagai pengurang dana Tabarru apabila liabilitas klaim telah terjadi. Penerimaan klaim dari perusahaan reasuransi diakui dan dicatat sebagai tambahan dana Tabarru di periode yang sama dengan pengakuan klaim. Claims and benefits consist of settled claims, claims that are still in process of completion and estimated of claims incurred but not yet reported (“IBNR”). Claims and benefits are recognised as a deduction from Tabarru fund when the liabilities to cover claims are incurred. Claim recoveries from reinsurance companies are recognised and recorded as an addition to Tabarru fund in the same period with the claim recognition. Jumlah klaim masih dalam proses, termasuk klaim yang terjadi namun belum dilaporkan, dicatat sebesar nilai estimasi yang ditetapkan berdasarkan perhitungan teknis oleh aktuaris. Perubahan estimasi liabilitas klaim sebagai akibat evaluasi lanjutan dan perbedaan antara estimasi klaim dan jumlah klaim dibayar diakui sebagai tambahan atau pengurang dana Tabarru di periode yang sama dengan perubahan tersebut terjadi. Total claims in process, including claims incurred but not yet reported, are stated at estimated amounts determined based on the actuarial technical insurance calculations. Changes in estimated claims liabilities as a result of further evaluation and the difference between estimated claims and paid claims are recognised as addition to or deduction from Tabarru fund in the period the changes occurred. iv. Pendapatan ujrah dari kontrak asuransi syariah iv. Ujrah income from sharia insurance contract Pendapatan ujrah dari kontrak asuransi syariah diakui sebagai pendapatan secara garis lurus selama masa akad dan menjadi beban dari dana Tabarru. Biaya akuisisi entitas pengelola diakui sebagai beban dari entitas pengelola selaras dengan pengakuan pendapatan ujrah tersebut. Contribution ujrah for operator is recognised as revenue on the straight line during the contract period and becomes the expenses of Tabarru fund. The acquisition cost of the operator is recognised as an expense of the operator in line with the recognition of respective ujrah income. e. Penjabaran mata uang asing e. Foreign currency translation Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Transactions denominated in foreign currencies are translated into Rupiah at the exchange rate prevailing at the date of the transactions. At the statement of financial position date, monetary assets and liabilities in foreign currencies are translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at statement of financial position date. Lampiran - 5/12 - Schedule
  166. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) e. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES e. Foreign currency translation (continued) Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada laporan laba rugi. Exchange gains and losses arising from transactions in foreign currency and from the translation of foreign currency monetary assets and liabilities are recognised in the profit or loss. Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, kurs nilai tukar yang digunakan adalah kurs tengah Bank Indonesia dan masing-masing adalah Rp 14.105 dan Rp 13.901 untuk 1 Dolar Amerika Serikat (“Dolar AS”). As at 31 December 2020 and 2019, the exchange rate used are the Bank Indonesia middle rate of Rp 14,105 and Rp 13,901, respectively, for 1 United States Dollar (“USD”). f. Kontrak asuransi f. Insurance contract Kontrak asuransi adalah kontrak yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi dimana pada saat penerbitan polis perusahaan asuransi menerima risiko asuransi yang signifikan dari pemegang polis. Insurance contract is contract issued by insurance company which accepts significant insurance risk from the policyholder upon the issuance of the policy. Risiko asuransi yang signifikan adalah kemungkinan untuk membayar manfaat yang signifikan kepada pemegang polis apabila suatu kejadian yang diasuransikan terjadi dibandingkan dengan manfaat minimum yang akan dibayarkan apabila risiko yang diasuransikan tidak terjadi. Skenario-skenario yang diperhatikan adalah skenario yang mengandung unsur komersial. Significant insurance risk is the possibility of paying significantly more benefit to the policyholder upon the occurrence of insured event compared to the minimum benefit payable in a scenario where the insured event does not occur. Scenarios considered are those with commercial substance. Perusahaan mendefinisikan risiko asuransi yang signifikan sebagai kemungkinan Perusahaan menyetujui untuk mengkompensasi pemegang polis jika kejadian masa depan tertentu yang tidak pasti (kejadian yang diasuransikan) berdampak merugikan pemegang polis. The Company defines significant insurance risk as the possibility of the Company agrees to compensate policyholders of the contract for the specified uncertain future events that adversely affect the policyholder. Ketika sebuah kontrak telah diklasifikasi sebagai kontrak asuransi, reklasifikasi terhadap kontrak tersebut tidak dapat dilakukan kecuali ketentuan perjanjian kemudian diamandemen. Once a contract has been classified as an insurance contract, no reclassification is subsequently performed unless the terms of the agreement are later amended. Kontrak berikut: Insurance contract is classified as of following: - asuransi diklasifikasikan sebagai Kontrak asuransi jangka pendek - Kontrak asuransi jangka pendek adalah kontrak asuransi yang hanya memberikan proteksi asuransi tanpa ada komponen deposit untuk jangka waktu sama dengan atau kurang dari dua belas bulan. - Kontrak asuransi jangka panjang Kontrak asuransi jangka panjang adalah kontrak asuransi yang hanya memberikan proteksi asuransi tanpa ada komponen deposit untuk jangka waktu lebih dari dua belas bulan. Short term insurance contract Short term insurance contract is insurance contract that only provides insurance protection without deposit component for period of or less than twelve months. - Long term insurance contract Long term insurance contract is insurance contract that only provides insurance protection without deposit component for period of more than twelve months. Lampiran - 5/13 - Schedule
  167. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Kontrak asuransi (lanjutan) Pengakuan reasuransi pendapatan premi 2. SIGNIFICANT (continued) f. dan premi ACCOUNTING POLICIES Insurance contract (continued) Recognition of premium reinsurance premium income and Pendapatan premi diakui sejak berlakunya polis asuransi. Pendapatan premi yang berjangka waktu lebih dari satu tahun diakui sebagai pendapatan premi tangguhan pada saat diterima dan diakui sebagai pendapatan secara tahunan pada setiap tanggal ulang tahun polis selama periode berlakunya polis asuransi. Premium income is recognised upon inception of the insurance policy. Premium income with a term of more than one year is recognised as deferred premium when received and is recognised as income on an annual basis at each policy anniversary date over the period of the insurance policy. Premi reasuransi adalah bagian dari premi bruto yang menjadi hak reasuradur berdasarkan perjanjian (kontrak) reasuransi. Premi reasuransi diakui selama periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi diperoleh. Reinsurance premium is part of gross premium which becomes rights of reinsurers based on reinsurance agreement (contract). Reinsurance premium is recognised during the period of reinsurance contracts in proportion to the insurance coverage received. Pendapatan premi dan premi reasuransi untuk kontrak jangka pendek diakui sebagai pendapatan dan biaya selama periode risiko dan sesuai dengan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. Pendapatan premi untuk kontrak jangka panjang diakui sebagai pendapatan sejak berlakunya polis. Cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan merupakan porsi dari pendapatan premi yang dicatat terkait dengan periode penjaminan risiko yang belum jatuh tempo. Premium income and reinsurance premium for short term insurance contracts are recognised as revenue and expense over the period of risk coverage and in proportion to the amounts of protection provided. Premium income for long term insurance contract is recognised as revenue upon inception of the policy. The unearned premium reserve represents the portion of the premiums written related to the unexpired period of risk coverage. Cadangan atas premi dan premi reasuransi yang belum merupakan pendapatan Unearned premium and reinsurance premium reserves Cadangan atas premi dan premi reasuransi yang belum merupakan pendapatan dihitung menggunakan metode harian. Unearned premium and reinsurance premium reserves are calculated based on daily method. Kenaikan/penurunan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan diakui dalam laporan laba rugi periode berjalan. Increase/decrease in unearned premium reserves is recognised in the current year’s profit or loss Porsi aset reasuransi dari cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan diakui bersamaan pada saat timbulnya cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan. The portion of reinsurance asset of unearned premium reserves are recognised silmutaneously when the unearned premium reserves arisen. Porsi aset reasuransi dari cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan diukur berdasarkan kontrak reasuransi terkait yang konsisten dengan metode perhitungan untuk cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan. The portion of reinsurance asset of unearned premium reserves is measured in accordance with the reinsurance contracts consistent with the unearned premium reserves method. Lampiran - 5/14 - Schedule
  168. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Kontrak asuransi (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) f. ACCOUNTING POLICIES Insurance contract (continued) Biaya akuisisi tangguhan dan komisi reasuransi tangguhan Deferred acquisition costs reinsurance commission Biaya akuisisi untuk produk jangka pendek yang berhubungan langsung dengan pendapatan premi asuransi, seperti komisi yang dibayarkan dan komisi reasuransi yang berhubungan langsung dengan premi reasuransi, ditangguhkan dan diamortisasi sesuai dengan metode perhitungan cadangan atas premi dan premi reasuransi yang belum merupakan pendapatan. Biaya akuisisi untuk produk jangka panjang diakui pada saat terjadinya dan dibebankan dalam laporan laba rugi. Acquisition costs for short term products which are directly related to premium income, such as commission paid and reinsurance commission which are directly related to reinsurance premium, are deferred and amortised in accordance with calculation method of unearned premium and reinsurance premium reserves. Acquisition costs for long term products, are recognised as incurred and charged directly to the profit or loss. Klaim dan manfaat Claims and benefits Estimasi klaim adalah jumlah yang menjadi tanggungan Perusahaan sehubungan dengan klaim yang masih dalam proses penyelesaian, termasuk klaim yang terjadi namun belum dilaporkan. Disajikan dalam laporan posisi keuangan berdasarkan penelaahan secara teknis asuransi. Estimated claim represent outstanding claims and the Company’s estimate of claims already incurred but not yet reported. This account is stated in the statement of financial position based on the insurance technical review. Klaim meliputi klaim disetujui (settled claims), klaim dalam proses penyelesaian, termasuk estimasi atas klaim yang telah terjadi namun belum dilaporkan (“IBNR”), dan beban penyelesaian klaim. Klaim tersebut diakui sebagai beban pada saat timbulnya liabilitas untuk memenuhi klaim. Bagian klaim yang diperoleh dari reasuradur diakui dan dicatat sebagai pengurang beban klaim pada periode yang sama dengan periode pengakuan beban klaim. Hak subrogasi diakui sebagai pengurang beban klaim pada saat realisasi. Claims consist of settled claims, outstanding claims including claims incurred but not yet reported (“IBNR”), and claim settlement expenses. Claims are recognised as expenses when incurred. Reinsurance claim received from reinsurance companies are recognised as deduction from claim expenses in the same period as the recognition of claim expenses. Subrogated rights are recognised as deduction from claim expenses upon realisation. Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi menunjukkan jumlah klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan/penurunan estimasi klaim retensi sendiri. Klaim reasuransi disajikan sebagai pengurang klaim bruto. Claim expenses in the statement of income represent gross claim, reinsurance claim, and increase/decrease in estimated own retention claim. Reinsurance claim are presented as deduction from gross claim. Cadangan atas estimasi klaim bruto dibuat berdasarkan estimasi beban klaim yang akan dibayar sesuai dengan klaim yang diterima Perusahaan sampai dengan tanggal 31 Desember. Pemulihan klaim dari reasuradur untuk cadangan atas estimasi klaim bruto dicatat sebagai estimasi klaim reasuransi pada aset reasuransi. Provision for estimated gross claim is made for the full estimated costs of claim to be paid in respect of claims notified to the Company until 31 December. Reinsurance recoveries of the provision for estimated gross claim are recorded as estimated reinsurance claim in reinsurance assets. Perusahaan menetapkan cadangan berdasarkan lini usaha. Ada dua kategori cadangan: cadangan untuk klaim yang sudah dilaporkan dan cadangan untuk klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan ("IBNR"). The Company establishes its reserves by line of business. There are two categories of reserves: reserves for reported losses and reserves for incurred but not reported (“IBNR”) losses. Lampiran - 5/15 - Schedule and deferred
  169. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Kontrak asuransi (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) f. ACCOUNTING POLICIES Insurance contract (continued) Klaim dan manfaat Claims and benefits Cadangan Perusahaan untuk klaim yang sudah dilaporkan adalah berdasarkan pada estimasi pembayaran di masa mendatang untuk menyelesaikan klaim yang sudah dilaporkan. Perusahaan membuat estimasi tersebut berdasarkan pada fakta-fakta yang tersedia pada saat cadangan ditetapkan. The Company’s reserves for reported losses are based on estimates of future payments to settle reported claims. The Company bases such estimates on the facts available at the time the reserves are established. Perusahaan membentuk cadangan IBNR dengan menggunakan metode triangulasi dan metode gabungan (seperti metode Chain Ladder, Bornhuetter- Ferguson, dan expected loss ratio), termasuk asumsi tingkat diskonto, rasio klaim, dan rasio biaya. The Company establishes IBNR reserves using a triangulation method and hybrid methods (such as Chain Ladder methods, BornhuetterFerguson, and expected loss ratio), include discount rate assumptions, claim ratio, and expense ratio. Perubahan jumlah estimasi liabilitas klaim, sebagai akibat proses penelaahan lebih lanjut dan perbedaan antara jumlah estimasi klaim dengan klaim yang dibayarkan, diakui dalam laporan laba rugi pada periode terjadinya perubahan. Changes in the amount of estimated total claim liabilities as a result of further review and differences between estimated claims and claims paid are recognised in the statement of income in the period when the changes occur. Reasuransi Reinsurance Perusahaan mempunyai kontrak reasuransi proporsional dan non proporsional dengan perusahaan asuransi dan reasuransi. Tujuan reasuransi ini adalah untuk membagi risiko yang melebihi kapasitas retensi Perusahaan, yang ditentukan berdasarkan ekuitas. Premi reasuransi dan klaim reasuransi disajikan terpisah dari premi bruto dan klaim bruto. The Company has proportional and non proportional reinsurance contracts with insurance and reinsurance companies. The objective of this reinsurance is to cede the risk exceeding the Company’s retention capacity, determined based on the basis of its equity. Reinsurance premium and reinsurance claim are presented separately from the gross written premium, and gross claim paid. Perusahaan mereasuransikan sebagian porsi risikonya kepada reasuradur. Jumlah premi yang dibayar diakui sesuai dengan proporsi jumlah proteksi reasuransi yang diterima. The Company reinsures a portion of its risk with reinsurer. The amount of premium paid is recognised over the reinsurance contract in proportion with the protection received. Aset reasuransi termasuk saldo yang diharapkan diperoleh dari perusahaan reasuransi untuk liabilitas asuransi, yaitu estimasi klaim dan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan. Jumlah yang dapat dipulihkan dari reasuradur diestimasi secara konsisten dengan liabilitas yang terkait dengan polis reasuransi. Reinsurance assets include balances expected to be recovered from reinsurance companies for insurance liabilities, includes estimated claim and unearned premium reserve. Amounts recoverable from reinsurers are estimated in a manner consistent with the liability associated with the reinsured policy. Jika aset reasuransi mengalami penurunan nilai, Perusahaan mengurangi nilai tercatat dan mengakui kerugian penurunan nilai tersebut dalam laporan laba rugi Perusahaan. Aset reasuransi mengalami penurunan nilai jika ada bukti objektif, sebagai akibat dari suatu peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset reasuransi, yang menyebabkan Perusahaan tidak dapat menerima seluruh jumlah yang sesuai dengan syarat kontrak, dan dampak pada jumlah yang akan diterima dari reasuradur dapat diukur secara handal. If a reinsurance asset is impaired, the Company reduces the carrying amount accordingly and recognises the impairment loss in the Company’s statements of income. A reinsurance asset is impaired if there is objective evidence, as a result of an event that occurred after initial recognition of the reinsurance asset, that the Company may not receive all amounts in accordance with the terms of the contract, and the impact on the amounts that the Company will receive from the reinsurer can be reliably measured. Lampiran - 5/16 - Schedule
  170. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Kontrak asuransi (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) f. ACCOUNTING POLICIES Insurance contract (continued) Reasuransi (lanjutan) Reinsurance (continued) Perusahaan menyajikan aset reasuransi atas premi yang belum merupakan pendapatan dan estimasi klaim secara terpisah. The Company presents separately reinsurance assets over unearned premiums and estimated claim liabilities. Pengujian kecukupan liabilitas asuransi Liability adequacy tests Pengujian kecukupan liabilitas dilakukan pada tanggal pelaporan untuk kontrak secara individual ataupun per kelompok produk, ditentukan sesuai dengan cara Perusahaan memperoleh, memelihara, dan mengukur profitabilitas dari kontrak asuransi tersebut. Liability adequacy testing is performed at reporting date for contract individually or class of products, determined in accordance with the Company’s manner of acquiring, servicing, and measuring the profitability of its insurance contracts. Perusahaan menilai liabilitas asuransi pada setiap akhir periode pelaporan untuk meyakinkan apakah liabilitas asuransi yang dicatat cukup untuk menutup kerugian yang diperkirakan pada akhir periode pelaporan, dengan menggunakan estimasi kini atas arus kas masa depan berdasarkan kontrak asuransi. Jika penilaian tersebut menunjukan kekurangan antara nilai tercatat liabilitas asuransi (dikurangi dengan biaya akuisisi tangguhan terkait) dibandingkan dengan estimasi arus kas masa depan, maka seluruh kekurangan tersebut dicatat dalam laporan laba rugi. Pada tanggal pelaporan, keseluruhan jumlah aset dan kewajiban asuransi yang dicatat telah diestimasi dan manajemen meyakini bahwa jumlah tersebut telah memadai. The Company measures the insurance liabilities at the end of reporting period to ensure whether the insurance liabilities recorded is sufficient to cover expected losses at the end of the reporting period, by using present value of future cash flow based on insurance contracts. If the valuation shows deficiency between insurance liabilities recorded (deducted with respective deferred acquisition costs) with estimation of future cash flow, the deficiency will be recorded to statement of income. As at reporting date, all insurance assets and liabilities have been estimated and management believes that the amount recorded is adequate. Piutang premi Premium receivables Piutang premi disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai dan piutang premi koasuransi. Premium receivables are presented in net amount less allowance for impairment losses and coinsurance premium receivables. Piutang premi meliputi tagihan premi kepada tertanggung/agen/broker sebagai akibat transaksi asuransi. Dalam hal Perusahaan memberikan potongan premi kepada tertanggung, maka potongan tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya. Premium receivables include premium bills to the insured/agent/broker as a result of insurance transactions. In the event that the Company a premium discount to the insured, the discount is directly deducted from premium receivables. Perusahaan menelaah penurunan piutang secara berkala. Jika terdapat bukti obyektif bahwa piutang tersebut menurun, Perusahaan mengurangi nilai tercatat piutang sebesar yang dapat dipulihkan dan mengakui rugi penurunan nilai dalam laporan laba rugi. Perusahaan mengumpulkan bukti objektif bahwa terdapat penurunan nilai piutang dengan menggunakan proses yang diterapkan untuk aset keuangan atas biaya yang diamortisasi. The Company reviews the decline in receivables periodically. If there is objective evidence that the receivables are falling, the Company reduces the carrying amount of receivables to the amount that can be recovered and recognise the loss in value in the statement of profit or loss. The Company collects objective evidence that there is a decline in the value of receivables using the process applicable to the financial assets at the amortised cost. Lampiran - 5/17 - Schedule
  171. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Kontrak asuransi (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) f. ACCOUNTING POLICIES Insurance contract (continued) Piutang reasuransi Due from reinsurers Piutang reasuransi merupakan tagihan kepada reasuradur yang timbul dari transaksi reasuransi berupa penerimaan premi tidak langsung dan penerimaan klaim reasuransi. Piutang reasuransi disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai. Due from reinsurers represent receivables from reinsurers arising from indirect premium transaction and reinsurance claim recoveries. Due from reinsurers are presented in net amount less allowance for impairment losses. Piutang reasuransi tidak boleh dikompensasikan dengan utang reasuransi, kecuali apabila kontrak reasuransi menyatakan adanya kompensasi. Apabila dalam kompensasi tersebut timbul saldo kredit, maka saldo tersebut disajikan pada kelompok liabilitas sebagai utang reasuransi. Due from reinsurers may not be compensated with reinsurance payable, except if the reinsurance contract states the existence of compensation. If in the compensation credit balance arises, then the balance is presented in the liability section as reinsurance payable. Risiko yang belum jatuh tempo Unexpired Risk Reserve (URR) Kewajiban untuk manfaat kontraktual yang diharapkan akan timbul di masa depan dicatat pada saat premi diakui. Kewajiban ditetapkan sebagai penjumlahan atas nilai diskonto yang diharapkan dari pembayaran manfaat dan biaya administrasi masa depan yang berkaitan langsung dengan kontrak asuransi, dikurangi dengan nilai diskonto yang diharapkan atas premi teoritis yang dibutuhkan untuk memenuhi manfaat dan biaya administrasi berdasarkan asumsi penilaian yang digunakan (penilaian premi). Kewajiban tersebut didasarkan pada asumsi-asumsi seperti kematian, persistensi, biaya pemeliharaan, dan pendapatan investasi yang ditetapkan pada saat kontrak asuransi dikeluarkan. A liability for contractual benefits that is expected to be incurred in the future is recorded when the premiums are recognised. The liability is determined as the sum of the expected discounted value of the benefit payments and the future administration expenses that are directly related to the insurance contract, less the expected discounted value of the theoretical premiums that would be required to meet the benefits and administration expenses based on the valuation assumptions used (the valuation premiums). The liability is based on assumptions as to mortality, persistency, maintenance expense, and investment income that are established at the time the contract is issued. g. Investasi g. Investments Dana jaminan dan deposito berjangka Statutory and time deposits Dana jaminan dan deposito berjangka dicatat sebesar nilai nominal. Statutory and time deposits are stated at nominal value. Efek-efek Marketable securities Efek-efek terdiri dari saham, obligasi, dan reksadana. Efek-efek diklasifikasikan atas dasar tujuan investasi atau intensi dari manajemen. Marketable securities consist of shares, bonds, and mutual fund. Marketable securities are classified based on management's purpose or intention of maintaining such investments. Obligasi diklasifikasikan atas dasar tujuan investasi atau intensi dari manajemen Perusahaan. Bonds are classified based on the management’s purpose or intention of maintaining such investments. Lampiran - 5/18 - Schedule
  172. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) g. Investasi (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES g. Investments (continued) Penyertaan langsung Direct participations Efek-efek diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual dan aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi aset keuangan tersedia dijual dan aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo. All marketable securities are classified as available-for-sale financial assets and held to maturity financial assets. Refer to Note 2c for the accounting policies of available-for-sale financial assets and held to maturity financial assets. Penyertaan langsung merupakan penanaman dana wajib dalam bentuk saham pada PT Asuransi Tugu Kresna Pratama dan PT Reasuransi Maipark Indonesia yang dicatat berdasarkan nilai perolehannya, karena Manajemen berpendapat bahwa penyertaan langsung ini adalah efek ekuitas tanpa harga kuotasi yang nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. Direct participation represents mandatory investment in shares of PT Asuransi Tugu Kresna Pratama and PT Reasuransi Maipark Indonesia, which is recorded at cost, because the Management is in the view that this direct participation is an unquoted equity shares which fair value can not be reliably measured. Investasi pada sukuk Investment in sukuk Investasi sukuk diklasifikasikan berdasarkan model usaha yang ditentukan oleh Perusahaan berdasarkan klasifikasi sesuai PSAK 110 (revisi 2014) tentang "Akuntansi Sukuk" sebagai berikut: Investment in sukuk are classified based on business model defined by the Company in accordance with SFAS 110 (revised 2014) on "Accounting for Sukuk" as follows: 1. Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar biaya perolehan (termasuk biaya transaksi) yang disesuaikan dengan premi dan/atau diskonto yang belum diamortisasi. Premi dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh tempo. 1. At cost securities are stated at cost (including transaction costs), adjusted by unamortised premium and/or discount. Premium and discount are amortised over the period until maturity. 2. Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui laba rugi yang dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam laporan laba rugi tahun berjalan. 2. At fair value through profit or loss securities are stated at fair values. Unrealised gains or losses from the increase or decrease in fair values are presented in current year profit or loss. 3. Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. 3. At fair value through other comprehensive income securities are stated at fair value. Unrealised gains or losses from the increase or decrease in fair values are presented in current year other comprehensive income. Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 110 (revisi 2014)/ Category as defined by SFAS 110 (revised 2014) Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain/At fair value through other comprehensive income Golongan (ditentukan oleh Perusahaan)/ Class (as determined by the Company) Efek-efek/Marketable securities Lampiran - 5/19 - Schedule Sub-golongan/ Sub-classes Sukuk/Sukuk
  173. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) 2. h. Beban dibayar dimuka SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES h. Prepaid expenses Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses are amortised over the periods of benefit using straight line method. i. Aset tetap i. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Biaya akuisisi meliputi semua biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan aset tersebut. Aset tetap didepresiasi menggunakan metode garis lurus selama taksiran masa manfaat ekonomis dari aset tetap tersebut sebagai berikut: Fixed assets Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation. Acquisition costs cover expenditures that are directly attributable to the acquisitions of the assets. Fixed assets are depreciated using straight line method over the estimated useful lives of the assets as follows: Tahun/ Years Bangunan Kendaraan Peralatan kantor Inventaris rumah dinas Mesin kantor Komputer kantor Piranti lunak komputer 20 5 5 5 5 5 5 Buildings Vehicles Office equipments Official residence equipments Machines Computers Computer software Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke laporan laba rugi di periode yang sama pada saat terjadinya. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat aset dikapitalisasi dan disusutkan. Repair and maintenance expenses are charged to the statement of income during the financial period in which they are incurred. Expenditure which extends the useful lives of the assets or provides further economic benefits are capitalised and depreciated. Apabila aset tetap dihentikan penggunaannya atau dijual, harga perolehan dan akumulasi depresiasi yang terkait dengan aset tetap tersebut dihentikan pengakuannya dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi. When fixed assets are retired or otherwise disposed of, their costs and the related accumulated depreciation are eliminated from the financial statements and any resulting gains or losses are recognised in the profit or loss. Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali, dengan menggunakan nilai tertinggi antara harga jual neto dengan nilai pakai. When the carrying amount of an asset is greater than its estimated recoverable amount, it is written down immediately to its recoverable amount, which is determined based on the higher of net selling price or value in use. Akumulasi biaya konstruksi aset tetap dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal yang sama. The accumulated costs of the construction of fixed assets are capitalised as construction in progress. These costs are reclassified to the fixed assets accounts when the construction is complete. Depreciation is charged from such date. Berdasarkan PSAK 16 (revisi 2016), Perusahaan memilih menggunakan metode biaya. Under SFAS 16 (revised 2016), the Company has chosen the cost model. Lampiran - 5/20 - Schedule
  174. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) i. Aset tetap (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) i. ACCOUNTING POLICIES Fixed assets (continued) Aset tak berwujud terdiri dari program piranti lunak komputer. Aset tak berwujud diakui saat aset tersebut siap digunakan sebesar nilai perolehan dikurangi dengan akumulasi amortisasi. Intangible assets consists of computer software programs. Intangible assets are recognised when they are ready to be used at cost less accumulated amortisation. Amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama taksiran masa manfaat ekonomis dari aset tak berwujud sebesar 25% per tahun dari biaya perolehan. Amortisation is computed using straight line method over the estimated useful lives of the intangible assets at annual rate of 25% of the cost. Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program piranti lunak diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang dapat secara langsung diatribusikan kepada desain dan pengujian piranti lunak yang dapat diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh Perusahaan, diakui sebagai aset tak berwujud. Costs associated with maintaining computer software program are recognised as an expense as incurred. Development costs that are directly attributable to the design and testing of identifiable and unique software products controlled by the Company, are recognised as intangible assets. j. Sewa j. Leases Kebijakan berlaku sebelum 1 Januari 2020 Policy applicable before 1 January 2020 Sesuai dengan PSAK 30, Perusahaan menentukan suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa berdasarkan substansi perjanjian dan dilakukan evaluasi apakah pemenuhan perjanjian bergantung pada penggunaan suatu aset atau aset-aset tertentu dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. In accordance with SFAS 30, the Company determines an arrangement is, or contains, a leases based on the substance of the arrangement and requires an assessment of whether fulfilment of the arrangement is dependent on the use of a specific asset or assets and the arrangement conveys a right to use the asset. Transaksi sewa yang dilakukan Perusahaan diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika tidak terdapat pengalihan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Pembayaran sewa diakui sebagai beban dengan garis lurus selama masa sewa. Seluruh insentif untuk perjanjian sewa operasi baru atau yang diperbarui diakui sebagai bagian tidak terpisahkan dari imbalan neto yang disepakati untuk menggunakan aset sewaan, terlepas dari sifat atau bentuk insentif atau waktu pembayaran. Perusahaan mengakui manfaat agregat dari insentif sebagai pengurang beban rental selama masa sewa dengan dasar garis lurus. The leases transaction entered into by the Company was classified as an operating leases if it does not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership. Leases payment is recognised as an expense on a straight-line basis over the leases term. All incentives for the agreement of a new or renewal operating leases are recognised as an integral part of the net consideration agreed for the use of the leased assets, irrespective of the incentive’s nature or form or the timing of payments. The Company recognises the aggregate benefit of incentives as a reduction of rental expense over the leases term, on a straight-line basis. Kebijakan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2020 Policy applicable from 1 January 2020 Sejak tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan melakukan penerapan PSAK 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai 'sewa operasi'. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang disepakati atau berubah, pada, atau, setelah 1 Januari 2020. Since 1 January 2020, the Company has applied SFAS 73, which set the requirement for the recognition of lease liabilities in relation to leases which had been previously classified as 'operating lease'. This policy is applied to contracts entered or changed, on after 1 January 2020. Lampiran - 5/21 - Schedule
  175. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) j. Sewa (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) j. ACCOUNTING POLICIES Leases (continued) Kebijakan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2020 (lanjutan) Policy applicable (continued) Aset hak-guna kemudian didepresiasikan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. The right-of-use asset is subsequently depreciated using straight-line method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the lease term. Perusahaan sebagai penyewa The Company as a lessee Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek. At the inception date of a contract, the Company assesses whether the contract is, or contains, a lease. A contract is or contains a lease if the contract conveys the right to control the use of an identified assets for a period of time in exchange for consideration. The Company can choose not to recognise the right-of-use asset and lease liabilities for short-term lease. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah: To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, the Company shall assess whether: - - - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan: 1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; dan 2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan. Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. - from 1 January 2020 The Company has the right to obtain substantially all the economic benefits from use of the asset throughout the period of use; and The Company has the right to direct the use of the asset. The Company has this right when it has the decision-making rights that are the most relevant to changing how and for what purpose the asset is used are predetermined: 1. 2. The Company has the right to operate the asset; and The Company has designed the asset in a way that predetermined how and for what purpose it will be used. At the lease commencement date, the Company recognises a right-of-use asset and a lease liabilities. The right-of-use asset is initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liabilities adjusted for any lease payment made at or before the commencement date, plus any initial direct cost incurred and an estimate of costs to dismantle and remove the underlying asset or to restore the underlying asset to the condition required by the terms and conditions of the lease, less any lease incentives received. Lampiran - 5/22 - Schedule
  176. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) j. Sewa (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) j. ACCOUNTING POLICIES Leases (continued) Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan) The Company as a lessee (continued) Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Lease liabilities are initially measured at the present value of the lease payments that are not paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily determined, using incremental borrowing rate. Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini: Lease payments included in the measurement of the lease liabilities comprise the following: - - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa; pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual; harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal. - fixed payments, including in-substance fixed payments less any lease incentive receivable; variable lease payments that depend on an index or a rate, initially measured using the index or rate as at the commencement date; - amounts expected to be payable under a residual value guarantee; - the exercise price under a purchase option that the Company is reasonably certain to exercise; and penalties for early termination of a lease unless the Company is reasonably certain not to terminate early. - Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Each lease payment is allocated between the liability and finance cost. The finance cost is charged to the profit or loss over the lease period in order to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. Perusahaan menyajikan aset hak-guna sebagai bagian dari ”aset tetap - bersih” dan liabilitas sewa sebagai bagian dari “akrual dan utang lain-lain” di dalam laporan posisi keuangan. The Company presents right-of-use assets as part of ”fixed assets - net” and lease liabilities as part of ”accrued expense and other payables” in the statement of financial position. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. If the lease transfers ownership of the underlying asset to the Company by the end of the lease term or if the cost of the right-of-use asset reflects that the Company will exercise a purchase option, the Company depreciates the right-of-use asset from the commencement date to the end of the useful life of the underlying asset. Otherwise, the Company depreciates the right-of-use asset from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the lease term. Lampiran - 5/23 - Schedule
  177. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) j. Sewa (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) j. ACCOUNTING POLICIES Leases (continued) Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan) The Company as a lessee (continued) Sewa jangka-pendek Short-term leases Perusahaan tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa. The Company has not recognised right-of-use assets and lease liabilities for short-term leases that have a lease term of 12 months or less. The Company recognises the leases payments associated with these leases as an expense on a straight-line basis over the lease term. Modifikasi sewa Lease modification Perusahaan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika: - modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau lebih; dan - imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup, dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak tertentu. The Company account for a lease modification as a separate lease if both: the modification increases the scope of the lease by adding the right to use one or more underlying assets; and the consideration for the lease increases by an amount commensurate with the standalone price for the increase in scope, and any appropriate adjustments to that standalone price to reflect the circumstances of the particular contract. Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Perusahaan: - mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian; - menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; - mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga efektif Perusahaan pada tanggal efektif modifikasi; - menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Perusahaan mengakui dalam laba rugi setiap laba atau rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut; dan - membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya. For a lease modification that is not accounted for as a separate lease, at the effective date of the lease modification, the Company: - remeasure and allocate the consideration in the modified contract; - determine the lease term of the modified lease; - remeasure the lease liability by discounting the revised lease payments using a revised discount rate on the basis of the remaining lease term and the remaining lease payment with a corresponding adjustment to the rightof-use assets. The revised discount rate is determined as the Company’s effective interest rate at the effective date of the modification; - decrease the carrying amount of the right-ofuse asset to reflect the partial or full termination of the lease for lease modifications that decrease the scope of the lease. The Company recognize in profit or loss any gain or loss relating to the partial or full termination of the lease; and - make a corresponding adjustment to the rightof-use asset for all other lease modifications. Lampiran - 5/24 - Schedule
  178. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) k. Perpajakan 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES k. Taxation Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas. The tax expenses comprise of current and deferred tax. Tax is recognised in the profit or loss, except to the extent that it relates to items recognised in other comprehensive income or directly in equity. In this case, the tax is also recognised in other comprehensive income or directly in equity, respectively. Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan. Manajemen Perusahaan mengevaluasi secara periodik implementasi terhadap peraturan perpajakan yang berlaku terutama yang memerlukan interpretasi lebih lanjut mengenai pelaksanaannya termasuk juga evaluasi terhadap surat ketetapan pajak yang diterima dari kantor pajak. Lebih lanjut, manajemen membentuk cadangan, jika dianggap perlu berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan dibayarkan ke otoritas pajak. The current income tax charge is calculated on the basis of the tax laws enacted or substantively enacted at the reporting date. The Company’s management periodically evaluates the implementation of prevailing tax regulations especially those that are subject to further interpretation on its implementation, including evaluation on tax assessment letters received from tax authorities. Where appropriate, management establishes provisions based on the amounts expected to be paid to the tax authorities. Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan metode balance sheet liability untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keuangan. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan dan diharapkan diterapkan ketika aset pajak penghasilan tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak penghasilan tangguhan diselesaikan. Deferred income tax is recognised using the balance sheet liability method, on temporary differences arising between the tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts in the financial statements. Deferred income tax is determined using tax rates that have been enacted or substantially enacted as at reporting period and is expected to apply when the related deferred income tax asset is realised or the deferred income tax liability is settled. Aset pajak penghasilan tangguhan diakui hanya jika besar kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih dapat dimanfaatkan. Deferred income tax assets are recognised only to the extent that it is probable that future taxable profit will be available against which the temporary differences can be utilised. Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak yang sama maupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto. Deferred income tax assets and liabilities are offset when there is a legally enforceable right to offset current tax assets against current tax liabilities and when the deferred income taxes assets and liabilities related to income taxes levied by the same taxation authority on either the same taxable entity or different taxable entities where there is an intention to settle the balances on a net basis. Lampiran - 5/25 - Schedule
  179. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) k. Perpajakan (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) ACCOUNTING POLICIES k. Taxation (continued) Koreksi atas liabilitas pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, apabila diajukan keberatan dan/atau banding, maka koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan dan/atau banding tersebut diterima. Manajemen juga dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian. l. Liabilitas imbalan kerja Correction to taxation obligations are recorded when an assessment is received or, if appealed against, when the result of the appeal is determined. Management provides provision for future tax liability at the amount that will be payable to the tax office on probable tax exposure, based on assessment as at the date of statement of financial position. Assumption and estimation used in the provisioning calculation may involve element of uncertainty. l. Employee benefit liabilities Liabilitas imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan. Short term employee benefits are recognised when they become due to the employees. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca kerja, seperti pensiun, uang pisah, uang penghargaan, dan imbalan lainnya dihitung berdasarkan Peraturan Perusahaan dan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”). Long term and post employment benefits, such as pension, severance payments, service payments, and other benefits are calculated in accordance with the Company’s Regulation and Labor Law No. 13/2003 (“Law 13/2003”). Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti. Program pensiun iuran pasti adalah program pensiun dimana Perusahaan akan membayar iuran tetap kepada entitas terpisah (Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI). Iuran dana pensiun ditanggung oleh Perusahaan dengan detail sebagai berikut: The Company conducts defined contribution pension plans. A defined contribution pension plan is a pension plan whereby the Company will pay a fixed contribution amount to a separate entity (Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI). The Company are liable of the pension contribution amounts with detail as follows: Masa Kerja < 3 tahun >= 3 tahun tetapi kurang dari 9 tahun >= 9 tahun tetapi kurang dari 15 tahun >= 15 tahun tetapi kurang dari 21 tahun >= 21 tahun Iuran Perusahaan 0.0% 5.0% 6.0% 7.5% 10.0% Dimana sisanya ditanggung oleh karyawan. While the employees are liable for the remaining portion. Perusahaan diharuskan menyediakan imbalan pensiun minimum yang diatur dalam UndangUndang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang merupakan liabilitas imbalan pasti. Jika imbalan pensiun sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tersebut lebih besar dari program pensiun yang ada, selisih tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun. The Company are required to provide a minimum pension benefits in accordance with the Law No.13 Year 2003 concerning Labour, which constitutes a defined benefit liability. If the pension benefits, which are in accordance with the Law No. 13 Year 2003, are greater than the existing pension plans, then the difference is recognised as part of the pension benefits liability. Lampiran - 5/26 - Schedule
  180. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) l. Liabilitas imbalan kerja (lanjutan) 2. SIGNIFICANT (continued) l. ACCOUNTING POLICIES Employee benefit liabilities (continued) Liabilitas imbalan pensiun merupakan nilai kini liabilitas imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program dan penyesuaian atas biaya jasa lalu yang belum diakui. Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit. The pension benefit liability represents the present value of the defined benefit liability at the end of the reporting period less the fair value of the plan assets and adjustments to past services costs not yet recognised. The defined benefit liability is calculated annually by the independent actuary using the projected unit credit method. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode pelaporan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiun yang bersangkutan. The present value of the defined benefit liability is determined by discounting the estimated future cash flows using the interest rate on longterm government bonds at the end of the reporting period, expressed in Rupiah, in accordance with the currency in which the benefits will be paid that have terms to maturity approximating the terms of the related pension liability. Biaya jasa lalu seluruhnya diakui secara langsung dalam laba rugi, kecuali perubahan terhadap program pensiun tersebut mensyaratkan karyawan untuk bekerja selama periode waktu tertentu. Dalam hal ini, biaya jasa lalu akan diamortisasi secara garis lurus sepanjang periode tersebut. All past service costs are recognised directly in the profit or loss, except for changes towards pension programs that impose conditions on the employees to work during a specified period of time. In this case, past service costs will be amortised using the straight line method over that period. Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti berimbalan jangka panjang dan penghargaan masa kerja dihitung dengan menggunakan metode projected unit credit dan didiskontokan ke nilai kini. Other long-term employee benefits such as long service leave and working period awards are calculated using the projected unit credit method and discounted to present value. m. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi m. Transaction with related parties Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 7 (revisi 2010) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi". The Company enters into transactions with related parties as defined in SFAS 7 (revised 2010) “Related Party Disclosures”. Jenis transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. The nature of significant transactions and balances of accounts with related parties are disclosed in the notes to the financial statements. n. Dividen n. Dividend Distribusi dividen kepada pemilik Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan Perusahaan pada periode dimana dividen telah disetujui oleh pemegang saham Perusahaan. Dividend distribution to the Company’s shareholders is recognised as a liability in the Company’s financial statements in the period in which the dividends are approved by the Company’s shareholders. Lampiran - 5/27 - Schedule
  181. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS ESTIMATES AND Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka penyusunan laporan keuangan dimana dibutuhkan pertimbangan manajemen dalam menentukan metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan liabilitas. Certain estimates and assumptions are made in the preparation of the financial statements. These often require management judgement in determining the appropriate methodology for valuation of assets and liabilities. Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas atas tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK adalah estimasi terbaik yang didasarkan standar yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan dievaluasi secara terus menerus dan berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan atas kejadian yang akan datang. Management makes estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities within the next financial year. All estimates and assumptions required in conformity with SFAS are best estimates undertaken in accordance with the applicable standard. Estimates and judgements are evaluated on a continuous basis, and are based on past experience and other factors, including expectations with regard to future events. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. Although these estimates are based on management’s best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those estimates. Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty: a. Cadangan teknis a. Technical reserves Cadangan teknis dicatat di laporan posisi keuangan berdasarkan perhitungan aktuaris dengan menggunakan asumsi aktuarial. Termasuk dalam cadangan teknis adalah estimasi liabilitas kIaim dan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan (lihat Catatan 2f). Technical reserves are stated in the statement of financial position in accordance with the actuarial calculation based on certain actuarial assumptions. Included in the technical reserves are estimated claim liabilities and unearned premium reserves (refer to Note 2f). Perusahaan wajib membentuk cadangan untuk pembayaran klaim yang timbul. Cadangan ini merupakan biaya yang diharapkan untuk menyelesaikan klaim yang telah terjadi, tetapi masih dalam proses pada tanggal laporan posisi keuangan. Perusahaan menetapkan cadangan berdasarkan jenis produk, jenis dan periode penjaminan, dan tahun kejadian. Ada dua kategori cadangan: cadangan untuk klaim yang sudah dilaporkan dan cadangan untuk klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan (“IBNR”). The Company is required to establish reserves for payment of claim that arise. These reserves represent the expected ultimate cost to settle claims occurred prior to, but are still outstanding as of the statement of financial position date. The Company establishes its reserves by product line, type and extent of coverage, and year of occurrence. There are two categories of reserves: reserves for reported losses and reserves for incurred but not reported (“IBNR”) losses. Cadangan Perusahaan untuk klaim yang sudah dilaporkan adalah berdasarkan pada estimasi pembayaran di masa mendatang untuk menyelesaikan klaim yang sudah dilaporkan. Perusahaan membuat estimasi tersebut berdasarkan pada fakta-fakta yang tersedia pada saat cadangan ditetapkan. The Company’s reserves for reported losses are based on estimates of future payments to settle reported claims. The Company bases such estimates on the facts available at the time the reserves are established. Cadangan untuk klaim yang terjadi tetapi belum dilaporkan (“IBNR”) dihitung menggunakan metode teknis asuransi dengan menggunakan asumsi aktuaria. The provision for incurred but not reported (“IBNR”) is calculated using insurance technical method based on actuarial assumptions. Lampiran - 5/28 - Schedule
  182. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS (continued) ESTIMATES AND Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued) b. Liabilitas imbalan kerja b. Employee benefit liabilities Liabilitas imbalan kerja ditentukan berdasarkan perhitungan dari aktuaris. Perhitungan aktuaria mengunakan asumsi-asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji, tingkat kematian, tingkat pengunduran diri, dan lain-lain. Adanya perubahan pada asumsi ini akan memengaruhi jumlah tercatat kewajiban pensiun c. Cadangan kerugian penurunan nilai Employee benefits are determined based on actuarial valuation. The actuary valuation involves making assumptions about discount rate, expected rate of return on investments, future salary increases, mortality rate, resignation rate, and others. Any changes in these assumptions will have an impact on the carrying amount of pension obligations. c. Allowance for impairment losses Perusahaan meninjau kembali piutang premi dan piutang reasuransi yang dimiliki pada setiap tanggal pelaporan untuk menilai apakah penurunan nilai harus diakui dalam laporan laba rugi. Secara khusus, justifikasi manajemen diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus kas di masa mendatang ketika menentukan penurunan nilai. The Company reviews premium receivables and due from reinsurers at each reporting date to assess whether impairment should be recognised in the statements of income. In particular, justification made by management is required to estimate the amount and timing of future cash flows when determining impairment. Dalam estimasi arus kas ini, Perusahaan membuat justifikasi tentang situasi keuangan tertanggung atau perusahaan reasuransi. Estimasi-estimasi ini didasarkan pada asumsiasumsi tentang sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin berbeda, seperti yang tercermin dalam perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai tersebut di masa datang. In the estimation of cash flows, the Company makes the justification of the cedant’s or reinsurance company financial situation. These estimates are based on assumptions about a number of factors and actual results may differ, as reflected in changes in the provision for impairment in the future. d. Pengujian kecukupan liabilitas d. Liability adequacy testing Pengujian kecukupan liabilitas asuransi yang meliputi reviu atas cadangan premi dan cadangan klaim telah dilakukan dengan menggunakan perhitungan teknik aktuaria dimana digunakan asumsi dan estimasi aktuaria masa depan. The liability adequacy testing consist of review on premium reserves and claim reserves has been performed using actuary technical method which using the future actuarial assumptions and estimations. Berdasarkan hasil tes kecukupan liabilitas pada tanggal pelaporan, liabilitas yang dicatat oleh Perusahaan telah memadai. Oleh karena itu, tidak terdapat kekurangan liabilitas asuransi yang dibebankan ke laporan laba rugi tahun berjalan. Based on liability adequacy testing at the reporting date, the Company’s liabilities are adequate. Therefore, no insurance liability deficiency to be charged into the current year profit and loss. e. Aset reasuransi e. Reinsurance assets Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga dihitung dengan menggunakan metode pada poin sebelumnya. Selain itu, pemulihan aset ini dinilai secara periodik untuk memastikan bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang pada akhirnya akan diterima, mempertimbangkan faktor-faktor seperti counterparty dan risiko kredit. Penurunan nilai diakui di mana terdapat bukti objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menerima jumlah yang terhutang untuk itu dan jumlah ini dapat diukur secara andal (lihat Catatan 10). Assets arising from reinsurance contracts are also computed using the methods in previous point. In addition, the recoverability of these assets is assessed on a periodic basis to ensure that the balance is reflective of the amounts that will ultimately be received, taking into consideration factors such as counterparty and credit risk. Impairment is recognised where there is objective evidence that the Company may not receive amounts due to it and these amounts can be reliably measured (refer to Note 10). Lampiran - 5/29 - Schedule
  183. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 4. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) KAS DAN SETARA KAS 4. 2020 Kas Kas pada bank Rupiah Pihak berelasi: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BNI Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Unit Syariah Pihak ketiga: PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Central Asia Tbk Berbagai Bank Perkreditan Rakyat PT Bank UOB Indonesia PT Bank Mega Syariah PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank Yudha Bakti Tbk PT Bank Muamalat Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Dolar AS Pihak berelasi: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2019 247,775 26,871,923 44,668,794 41,699,705 41,148,543 1,324,968 19,538,465 10,331,847 5,817,848 2,453,294 706,442 10,385,472 8,904,981 23,210,686 3,566,240 1,223,614 395,968 504,101 179,794,368 117,691,690 3,524,596 2,659,961 1,131,927 828,422 250,739 84,118 23,102 - 1,368,727 5,116,370 1,263,143 656,606 237,276 85,139 14,113 12,376 - 8,323 8,502,865 8,762,073 10,862,416 8,440,734 4,948,838 25,816,389 19,303,150 30,765,227 21,745 13,934 207,622,128 157,232,924 207,869,903 157,476,683 DANA JAMINAN DAN DEPOSITO BERJANGKA 2020 Dana jaminan Rupiah Pihak berelasi: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Unit Syariah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 243,759 54,733,167 Dolar Singapura Pihak berelasi: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS 5. Cash on hand Cash in banks Rupiah Related parties: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Various Local Development Banks PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BNI Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Sharia unit Third parties: PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Central Asia Tbk Various Rural Banks PT Bank UOB Indonesia PT Bank Mega Syariah PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank Yudha Bakti Tbk PT Bank Muamalat Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk US Dollar Related parties: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Singapore Dollar Related parties: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk STATUTORY AND TIME DEPOSITS 2019 20,500,000 20,500,000 5,000,000 500,000 5,000,000 500,000 26,000,000 26,000,000 Lampiran - 5/30 - Schedule Statutory deposits Rupiah Related parties: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Sharia Unit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  184. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 5. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DANA JAMINAN DAN DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 5. 2020 Deposito berjangka Rupiah Pihak berelasi: Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Unit Syariah PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BNI Syariah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri Taspen Pihak ketiga: PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah Tbk PT Bank Mega Syariah PT Bank Syariah Bukopin PT Bank UOB Indonesia Berbagai Bank Perkreditan Rakyat PT Bank Yudha Bhakti Tbk PT Bank Central Asia Tbk Dolar AS Pihak berelasi: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6. STATUTORY AND TIME DEPOSITS (continued) 2019 197,221,900 269,906,400 71,470,000 71,470,000 31,500,000 31,850,000 19,250,000 38,500,000 14,000,000 10,000,000 7,000,000 6,250,000 5,250,000 - 10,000,000 12,250,000 7,000,000 6,250,000 5,725,000 900,000 361,941,900 453,851,400 87,050,000 161,950,000 10,000,000 9,000,000 7,000,000 1,000,000 875,000 - 6,000,000 10,000,000 7,000,000 1,000,000 1,465,000 200,000 50,000 114,925,000 187,665,000 2,115,752 2,085,152 504,982,652 669,601,552 Time deposits Rupiah Related parties: Various Local Development Banks PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Sharia unit PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BNI Syariah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri Taspen Third parties: PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah Tbk PT Bank Mega Syariah PT Bank Syariah Bukopin PT Bank UOB Indonesia Various Rural Banks PT Bank Yudha Bhakti Tbk PT Bank Central Asia Tbk US Dollar Related parties: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Penempatan dana jaminan tersebut sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.71/POJK.05/2016 dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.53/PMK.010/2012. The placement of statutory funds is in compliance with Indonesia Financial Services Authority’s Regulation No.71/POJK.05/2016 and the Minister of Finance of the Republic of Indonesia Decree No.53/PMK.010/2012. Deposito berjangka memperoleh suku bunga tahunan berkisar 1,40% - 8,00% untuk tahun 2020 (2019: 1,50% - 8,00%). Time deposit earned annual interest at ranging of 1.40% - 8.00% in 2020 (2019: 1.50% - 8.00%). EFEK-EFEK - BERSIH 6. 2020 Aset tersedia untuk dijual: - Reksadana - Obligasi - Saham Dimiliki hingga jatuh tempo: - Obligasi MARKETABLE SECURITIES - NET 2019 559,873,523 340,903,416 36,669,504 445,899,549 189,615,337 25,973,594 14,000,000 54,000,000 951,446,443 715,488,480 Lampiran - 5/31 - Schedule Available-for-sale: Mutual funds Bonds Shares Held-to-maturity: Bonds -
  185. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 6. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) EFEK-EFEK - BERSIH (lanjutan) 6. Efek-efek yang tersedia untuk dijual terdiri dari: Marketable securities available-for-sale consist of the followings: 2020 Reksadana: Pendapatan tetap Saham Penyertaan terbatas Terproteksi Pasar uang Obligasi: Obligasi pemerintah Sukuk Obligasi korporasi Saham: Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Perusahaan milik swasta 2019 186,853,528 186,337,819 96,428,945 47,740,929 42,512,303 125,314,391 114,920,247 95,942,180 89,507,154 20,215,577 559,873,523 445,899,549 216,080,748 94,792,688 30,030,000 107,226,787 77,195,050 5,193,500 340,903,416 189,615,337 23,249,393 13,420,111 19,187,140 6,786,454 36,669,504 25,973,594 Efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo dengan biaya perolehan terdiri dari: 7. 7. Akun ini merupakan penyertaan langsung di PT Asuransi Tugu Kresna Pratama dan PT Reasuransi Maipark Indonesia. Saldo di PT Asuransi Tugu Kresna Pratama per 31 Desember 2020 dan 2019 sebesar Rp 6.237.000 dengan jumlah saham sebanyak 6.237 lembar saham dengan nominal per lembar saham sebesar Rp 1.000.000 (nilai penuh). Sedangkan saldo di PT Reasuransi Maipark Indonesia per 31 Desember 2020 dan 2019 sebesar Rp 610.000 dengan jumlah saham dimiliki sebanyak 6.100 lembar saham dengan nominal per lembar saham sebesar Rp 100.000 (nilai penuh). 8. PIUTANG PREMI - BERSIH Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai 8. DIRECT PARTICIPATIONS PREMIUM RECEIVABLES - NET 2019 74,028,424 124,428,173 165,918,385 198,456,597 (15,305,335) Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: 2020 Saldo akhir Bonds: Government bonds 54,000,000 60,572,001 105,346,384 150,613,050 Saldo awal Penambahan selama tahun berjalan Shares: State owned enterprises and subsidiaries Privately owned companies This account represents direct participation in PT Asuransi Tugu Kresna Pratama and PT Reasuransi Maipark Indonesia. Balance as at 31 December 2020 and 2019 in PT Asuransi Tugu Kresna Pratama amounted to Rp 6,237,000 consist of 6,237 shares with par value of Rp 1,000,000 (full amount) per share. While, balance in PT Reasuransi Maipark Indonesia as at 31 December 2020 and 2019 amounting to Rp 610,000 respectively, consist of 6,100 shares owned with par value of Rp 100,000 per share (full amount). 2020 Pihak berelasi Pihak ketiga Bonds: Government bonds Sukuk Corporate bonds 2019 14,000,000 PENYERTAAN LANGSUNG Mutual funds: Fixed income Shares Limited participation Protected Money market Marketable securities that held-to-maturity at cost consist of the followings: 2020 Obligasi: Obligasi pemerintah MARKETABLE SECURITIES - NET (continued) (9,691,170) Related parties Third parties Less: allowance for impairment losses 188,765,427 Changes in the allowance for impairment losses are as follows: 2019 9,691,170 5,614,165 6,161,860 3,529,310 Beginning balance Addition during the year 15,305,335 9,691,170 Ending balance Lampiran - 5/32 - Schedule
  186. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 8. 9. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) PIUTANG PREMI – BERSIH (lanjutan) 8. PREMIUM RECEIVABLES – NET (continued) Direksi berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai tersebut telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang premi. The Directors believe that the allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses on uncollectible premium receivables. Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. PIUTANG REASURANSI - BERSIH 9. 2020 Pihak berelasi Pihak ketiga Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai 2019 89,102,354 13,872,770 82,165,947 15,050,571 102,975,124 97,216,518 (9,560,690) (12,938,930) 93,414,434 84,277,588 Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: Saldo akhir Related parties Third parties Less: allowance for impairment losses Changes in the allowance for impairment losses are as follows: 2020 Saldo awal Pembalikan selama tahun berjalan DUE FROM REINSURERS - NET 2019 12,938,930 (3,378,240) 16,823,363 (3,884,433) 9,560,690 12,938,930 Beginning balance Reversal during the year Ending balance Direksi berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai tersebut telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang reasuransi. The Directors believe that the allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses on uncollectible reinsurance receivables. Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 10. ASET REASURANSI 10. REINSURANCE ASSETS 2020 Cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan Estimasi liabilitas klaim 2019 727,863,516 455,604,542 620,437,899 346,316,134 1,183,468,058 966,754,033 11. BIAYA AKUISISI TANGGUHAN 11. DEFERRED ACQUISITION COSTS 2020 Kendaraan Kebakaran Asuransi kredit Surety bond Rekayasa Pengangkutan Varia Unearned premium reserves Estimated claim liabilities 2019 8,600,506 4,768,444 3,195,087 2,404,123 1,245,519 102,823 18,090,941 2,174,196 6,450,000 955,810 3,223,498 1,194,577 10,438,271 21,269,461 38,407,443 45,705,813 Lampiran - 5/33 - Schedule Motor vehicle Fire Credit insurance Surety bond Engineering Cargo Miscellaneous
  187. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 12. ASET TETAP - BERSIH 12. FIXED ASSETS - NET 2020 Saldo awal/ Beginning balance Penambahan/ Additions Pengurangan/ Disposal Saldo akhir/ Ending balance Biaya perolehan Tanah Bangunan Kendaraan Mesin kantor Komputer kantor Peralatan kantor 71,729,168 21,164,754 16,149,350 18,950,904 24,674,550 31,737,983 157,200 662,559 982,216 2,113,756 2,567,001 (498,135) (602,354) (915,194) (1,211,023) 71,729,168 21,321,954 16,313,774 19,330,766 25,873,112 33,093,961 Inventaris rumah dinas Perangkat lunak Aset dalam proses 944,630 11,708,238 5,450,507 928,000 - (106,274) - 838,356 12,636,238 5,450,507 Cost Land Buildings Vehicles Machines Computers Office equipments Official residence equipments Software Assets in progress - 24,367,077 20,328,164 24,367,077 20,328,164 Leased assets: Buildings Vehicles 202,510,084 52,105,973 Aset hak guna: Bangunan Kendaraan Akumulasi penyusutan Bangunan Kendaraan Mesin kantor Komputer kantor Peralatan kantor Inventaris rumah dinas Perangkat lunak Aset hak guna: Bangunan Kendaraan (1,066,098) (1,546,513) (3,316,821) (3,033,316) (3,401,210) 498,135 602,354 862,526 1,211,023 (12,332,399) (12,595,801) (9,727,136) (19,502,502) (24,045,618) (895,788) (7,856,434) (48,841) (1,387,113) 106,274 - (838,355) (9,243,547) (6,588,903) (12,556,059) - (6,588,903) (12,556,059) - Inventaris rumah dinas Piranti lunak komputer Aset dalam proses Akumulasi penyusutan Bangunan Kendaraan Mesin kantor Komputer kantor Peralatan kantor Inventaris rumah dinas Piranti lunak komputer Nilai buku bersih (32,944,874) 143,852,757 2019 Penambahan/ Additions 71,729,168 20,857,631 26,212,307 12,619,623 24,180,379 26,328,171 307,123 819,474 7,376,659 3,443,973 6,071,999 944,630 9,467,138 5,450,507 2,241,100 - 197,789,554 20,260,328 Accumulated depreciation Buildings Vehicles Machines Computers Office equipments Official residence equipments Software Leased assets: Buildings Vehicles 3,280,312 (107,430,320) 124,744,326 Saldo awal/ Beginning balance Biaya perolehan Tanah Bangunan Kendaraan Mesin kantor Komputer kantor Peralatan kantor (3,332,980) 251,283,077 (11,266,301) (11,547,423) (7,012,669) (17,331,712) (21,855,431) (77,765,758) Nilai buku bersih - Pengurangan/ Disposal (10,882,431) (1,045,378) (2,949,802) (662,187) - Net book value Saldo akhir/ Ending balance 71,729,168 21,164,754 16,149,350 18,950,904 24,674,550 31,737,983 944,630 11,708,238 5,450,507 Cost Land Buildings Vehicles Machines Computers Office equipments Official residence equipments Computer software Asset in progress (15,539,798) 202,510,084 (10,208,063) (20,714,272) (5,768,732) (16,891,258) (19,242,561) (1,058,238) (1,715,582) (2,289,315) (3,390,256) (3,275,057) 10,882,431 1,045,378 2,949,802 662,187 (11,266,301) (11,547,423) (7,012,669) (17,331,712) (21,855,431) (846,947) (6,699,350) (48,841) (1,157,084) - (895,788) (7,856,434) (80,371,183) (12,934,373) 15,539,798 117,418,371 Lampiran - 5/34 - Schedule Accumulated depreciation Buildings Vehicles Machines Computers Office equipments Official residence equipments Computer software (77,765,758) 124,744,326 Net book value
  188. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 12. ASET TETAP - BERSIH (lanjutan) 12. FIXED ASSETS - NET (continued) Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, aset tetap diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya. Direksi berpendapat bahwa nilai pertanggungan aset yang diasuransikan telah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. As at 31 December 2020 and 2019, fixed assets are covered by insurance against losses of fire and other risks. The Directors believe that the insurance coverage assets is adequate to cover possible losses on the assets insured. Berdasarkan evaluasi Direksi, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019. Based on the Directors’ assessment, there had been no events or changes in circumstances which may indicate impairment in value of fixed assets as at 31 December 2020 and 2019. 13. ASET DAN PIUTANG LAIN-LAIN - BERSIH 13. OTHER ASSETS AND RECEIVABLES - NET 2020 Aset lainnya Komisi dibayar dimuka Piutang koasuransi Tagihan kelebihan/(kekurangan) pembayaran kontibusi reasuransi Uang jaminan Piutang pegawai Piutang klaim natural death Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai 20,952,498 10,122,243 6,431,458 8,754,943 10,041,870 6,407,605 3,985,607 2,303,790 2,404,440 (11,450,953) 1,177,517 2,450,099 46,200,036 17,381,081 126,575,229 141,036,077 (109,741,144) (80,611,708) 63,034,121 Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: 2020 Saldo awal Penambahan selama tahun berjalan Saldo akhir 2019 Other assets Advance for commissions Coinsurance receivables Overpayment/(underpayment) of reinsurance contribution Refundable deposits Employee receivables Natural death claim receivables Less: Allowance for impairment losses 77,805,450 The changes in allowance for impairment losses are as follows: 2019 80,611,708 29,129,436 42,921,116 27,690,592 Beginning balance Addition during the year 109,741,144 80,611,708 Ending balance Piutang klaim natural death pada 31 Desember 2020 dan 2019 merupakan piutang kepada PT Asuransi Syariah Al Amin dan PT Reasuransi Nasional Indonesia. Piutang ini timbul sebagai akibat perjanjian entitas dengan PT Asuransi Syariah Al Amin di tahun 2010 tentang Perjanjian Kerjasama Pemasaran Asuransi Jiwa Kredit dan Perorangan/Umum. Pada tahun 2016, Perusahaan mengakhiri perjanjian tersebut dan mengalihkan perjanjiannya kepada PT Reasuransi Nasional Indonesia. Perusahaan berpendapat bahwa saldo piutang klaim natural death yang disajikan pada tanggal laporan posisi keuangan mencerminkan nilai yang dapat direalisasikan. The natural death claim receivables represents receivables of company as at 31 December 2020 and 2019 are receivables to PT Asuransi Syariah Al Amin and PT Reasuransi Nasional Indonesia. These receivables arise as a result of the Company agreement with PT Asuransi Syariah Al Amin in 2010 regarding the Agreement of Credit and Individual/General Life Insurance Marketing. In 2016, the Company terminated the agreement and transferred it to PT Reasuransi Nasional Indonesia. The Company believe that the receivables balance of claim receivables natural death receivables presented as per the date on the statement of financial position reflects the realised value. Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. Lampiran - 5/35 - Schedule
  189. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 14. UTANG KLAIM 14. CLAIM PAYABLES 2020 Asuransi kredit Kendaraan Kebakaran Rekayasa Pengangkutan Surety bond Varia 2019 3,877,106 2,634,659 253,408 58,230 427 3,905,796 3,224,746 1,907,173 361,600 (38,362) 13,356 10,024,674 368,695 10,729,626 15,861,882 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. 15. UTANG REASURANSI Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 15. DUE TO REINSURERS 2020 Pihak berelasi Pihak ketiga 2019 67,746,119 12,781,227 105,365,546 11,932,298 80,527,346 117,297,844 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. 16. UTANG KOMISI 16. COMMISSION PAYABLES 2019 2,736,873 37,248,286 11,442,600 37,476,702 39,985,159 48,919,302 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. 17. PENDAPATAN PREMI TANGGUHAN 17. DEFERRED PREMIUM INCOME 2019 26,796,063 13,311,398 11,954,671 2,864,422 22,589 (96,720) 12,002,483 41,732,646 19,141,855 1,110,487 137,245 23,872 181,594 2,458,723 66,854,906 64,786,422 18. PERPAJAKAN a. Motor vehicle Fire Credit insurance Engineering Cargo Surety bond Miscellaneous 18. TAXATION Utang pajak a. 2020 Pajak penghasilan badan: - Pasal 25 - Pasal 29 Related parties Third parties Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 2020 Kendaraan Kebakaran Asuransi kredit Rekayasa Pengangkutan Surety bond Varia Related parties Third parties Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 2020 Pihak berelasi Pihak ketiga Credit insurance Motor vehicle Fire Engineering Cargo Surety bond Miscellaneous Taxes payable 2019 21,802,356 1,664,934 25,199,622 21,802,356 26,864,556 Lampiran - 5/36 - Schedule Corporate income tax: Article 25 Article 29 -
  190. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 18. PERPAJAKAN (lanjutan) a. 18. TAXATION (continued) Utang pajak (lanjutan) a. 2020 Pajak lain-lain: - Pasal 4 (2) - Pasal 21 - Pasal 23 - Lain-lain b. 2019 48,690 1,659,460 281,624 63 183,913 2,241,550 434,021 - 1,989,837 2,859,484 23,792,193 29,724,040 Beban pajak penghasilan b. 2020 Kini Tangguhan Taxes payable (continued) Income tax expenses 2019 34,104,213 (15,716,884) 50,472,935 (21,742,998) 18,387,329 28,729,937 Rekonsiliasi antara beban/manfaat pajak Perusahaan dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak Perusahaan dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: 2020 Other taxes: Article 4(2) Article 21 Article 23 Others - Current Deferred The reconciliation between the Company’s total tax expenses/benefit and the amounts computed by applying the statutory tax rates to the Company’s income tax are as follows: 2019 Laba sebelum pajak penghasilan 89,305,406 159,331,382 Profit before income tax expenses Pajak dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku Dampak perubahan tarif pajak 19,647,189 10,227,961 39,832,845 - Tax calculated at applicable tax rates Impact on changes in tax rate Perbedaan tetap: Pendapatan dikenakan pajak final Beban yang tidak diperkenankan Beban pajak penghasilan Permanent differences: (20,230,909) 8,743,088 (19,348,023) 8,245,115 18,387,329 28,729,937 Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut: 2020 Laba sebelum pajak penghasilan Perbedaan waktu: - Penyusutan - Cadangan kerugian penurunan nilai - Liabilitas imbalan kerja - Estimasi liabilitas klaim - Beban penerapan PSAK 73 - Kerugian belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia untuk dijual - Cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan 89,305,406 Income subject to final tax Non-deductible expenses Income tax expenses The reconciliation between profit before income tax and the taxable income is as follow: 2019 159,331,382 (1,809,486) (5,943,386) 33,157,470 5,934,263 6,772,531 952,145 40,589,125 (2,108,666) 140,207 - (6,826,100) - 79,750,291 54,294,710 117,931,114 86,971,990 Lampiran - 5/37 - Schedule Profit before income tax expenses Temporary differences: Depreciation Allowance for impairment losses Employee benefit liabilities Estimated claim liabilities Implementation of PSAK 73 Unrealised gains on available-for-sale marketable securities Unearned premium reserves
  191. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 18. PERPAJAKAN (lanjutan) b. 18. TAXATION (continued) Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut: (lanjutan) The reconciliation between profit before income tax and the taxable income is as follow: (continued) 2020 Perbedaan tetap: - Pendapatan yang dikenakan pajak final - Beban yang tidak dapat dikurangkan Laba kena pajak 2019 (77,392,092) 39,741,308 32,980,460 (52,217,372) (44,411,632) 155,019,148 201,891,740 Taxable income 34,104,213 50,472,935 Income tax expenses - current Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka - Pasal 25 (12,301,857) (25,273,315) 21,802,356 25,199,620 Income tax payable Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah suatu perhitungan sementara yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada saat Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajaknya. The corporate income tax calculation for the year ended 31 December 2020 is a preliminary estimate made for accounting purposes and is subjected to revision when the Company lodges its Annual Corporate Tax Return. Aset pajak tangguhan - bersih Penyusutan Cadangan kerugian penurunan nilai 497,209 Non-deductible expenses - Less prepaid income taxes Article 25 - Pajak terutang Saldo awal/ Beginning balance Permanent differences: Income subject to final tax (91,958,680) Beban pajak penghasilan - kini c. Income tax expenses (continued) c. Dikreditkan/ (dibebankan) ke laporan laba rugi/ Credited/ (charged) to profit or loss (835,631) Deferred tax assets - net 2020 (Dibebankan)/ dikreditkan ke laporan Dampak penghasilan penurunan tarif komprehensif pajak ke laporan lain/ laba rugi/ (Charged)/ Impact on credited to other decrease in tax comprehensive rate to profit or loss income Penghapus bukuan aset pajak tangguhan/ Write-off Saldo akhir/ deferred Ending tax assets balance - (59,665) - (398,087) 27,437,320 5,468,735 - (3,292,478) - 29,613,577 Estimasi liabilitas klaim 15,698,644 Cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan 26,858,133 1,489,957 - (1,883,837) - 15,304,764 17,545,063 - (3,222,976) - 41,180,220 3,835,869 (1,769,004) - 7,540,917 - (5,753,619) 209,472 Liabilitas imbalan kerja (Kerugian)/keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek tersedia untuk dijual Biaya bunga PSAK 73 Penurunan nilai aset pajak tangguhan 8,513,665 (3,039,613) 1,139,000 - (66,519) 209,472 (5,173,380) 74,970,591 20,771,464 (6,826,100) - - (2,990,231) (10,227,960) Lampiran - 5/38 - Schedule 5,173,380 - 5,173,380 87,697,244 Depreciation Allowance for impairment losses Estimated claim liabilities Unearned premium reserves Employee benefit liabilities Unrealised (losses)/ gains on availablefor-sale marketable securities PSAK 73 interest expense Impairment of deferred tax assets
  192. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 18. PERPAJAKAN (lanjutan) c. 18. TAXATION (continued) Aset pajak tangguhan – bersih (lanjutan) c. Deferred tax assets - net (continued) 2019 Saldo awal/ Beginning balance Penyusutan Cadangan kerugian penurunan nilai Estimasi liabilitas klaim Dikreditkan/ (dibebankan) ke laporan laba rugi/ Credited/ (charged) to profit or loss 1,983,055 (1,485,846) - - - 497,209 17,290,039 10,147,281 - - - 27,437,320 15,663,592 35,052 - - - 15,698,644 13,573,677 - - - 26,858,133 1,626,225 - - 8,513,665 Cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan 13,284,456 Liabilitas imbalan kerja Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek tersedia untuk dijual Penurunan nilai aset pajak tangguhan 7,414,606 (527,166) (284,739) - 1,423,739 - - 1,139,000 (5,173,380) - - - - (5,173,380) 21,742,998 3,049,964 - - 74,970,591 50,177,629 d. Dampak Dikreditkan penurunan tarif pajak ke Penghapus ke laporan laporan laba bukuan penghasilan rugi/ aset pajak komprehensif Impact on tangguhan/ lain/Credited to Write-off other decrease in tax Saldo akhir/ deferred comprehensive rate to profit or Ending income loss tax assets balance Depreciation Allowance for impairment losses Estimated claim liabilities Unearned premium reserves Employee benefit liabilities Unrealised gains/ (losses) on availablefor-sale marketable securities Impairment of deferred tax assets Aset dan liabilitas pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 telah memperhitungkan tarif pajak yang berlaku untuk setiap tahun yang terkait. Deferred tax assets and liablities as at 31 December 2020 and 2019 have been calculated taking into account tax rates applicable for each respective year. Direksi berkeyakinan bahwa saldo aset pajak tangguhan dapat dipulihkan di masa yang akan datang. The Directors believe that the deferred tax assets balance can be recovered in the future. Administrasi d. Berdasarkan Undang-Undang perpajakan yang berlaku di Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan, dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu lima tahun sejak saat terutangnya pajak. 19. AKRUAL DAN UTANG LAIN-LAIN Under the taxation laws of Indonesia, the Company submits tax returns on the basis of self assessment. The Directorate General of Tax (“DGT”) may assess or amend taxes within five years of the time the tax becomes due. 19. ACCRUALS AND OTHER PAYABLES 2020 Collateral surety bond Utang bonus Liabilitas sewa Kontribusi koasuransi Utang pengadaan barang dan jasa Utang lainnya Administration 2019 44,135,207 33,094,287 24,680,680 2,557,076 2,547,841 48,153,573 32,890,297 37,586,953 7,846,483 8,088,052 62,752,238 155,168,664 149,164,023 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Collateral surety bond Accrued bonus Lease liabilities Coinsurance contribution Goods and services payable Other payables Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. Lampiran - 5/39 - Schedule
  193. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 20. ESTIMASI LIABILITAS KLAIM 20. ESTIMATED CLAIM LIABILITIES 31 Desember/December 2020 Klaim yang terjadi Klaim dalam namun belum proses/ dilaporkan/ Outstanding Incurred But Not claims Reported (IBNR) Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia 8,968,201 799,443 6,302,485 42,206,688 301,982,539 5,547,062 63,978,559 11,138,815 1,176,903 12,581,019 19,110,184 3,225,292 60,274,320 27,532,247 20,107,016 1,976,346 18,883,504 61,316,872 305,207,831 65,821,382 91,510,806 429,784,977 135,038,780 564,823,757 31 Desember/December 2019 Klaim yang terjadi Klaim dalam namun belum proses/ dilaporkan/ Outstanding Incurred But Not claims Reported (IBNR) Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia 21. CADANGAN ATAS PREMI MERUPAKAN PENDAPATAN 7,243,849 642,275 10,948,320 11,171,143 5,987,095 46,616,211 27,343,551 32,446,663 1,439,547 19,943,640 37,924,743 245,868,670 51,568,487 56,824,428 336,063,734 109,952,444 446,016,178 YANG BELUM 2019 37,150,363 715,687 54,747,312 23,689,706 38,136,535 894,399,727 101,440,839 1,306,962,938 1,150,280,169 22. LIABILITAS IMBALAN KERJA Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous 21. UNEARNED PREMIUM RESERVES 34,158,884 512,213 40,719,593 28,531,045 31,821,239 1,083,426,012 87,793,952 Termasuk di dalam cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan pada 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah dana tabarru sebesar Rp 8.012 dan Rp 9.057 (lihat Catatan 42). Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous Jumlah/ Total 25,202,814 797,272 8,995,320 26,753,600 239,881,575 4,952,276 29,480,877 2020 Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia Jumlah/ Total Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous Included in the above unearned premium reserves as of 31 December 2020 and 2019 are balances for tabarru fund amounting to Rp 8,012 and Rp 9,057, respectively (refer to Note 42). 22. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES Liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 dihitung oleh aktuaris independen, PT Padma Radya Aktuaria, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”. The liability for employee benefits as at 31 December 2020 and 2019 are calculated by an independent actuary, PT Padma Radya Aktuaria, using the “Projected Unit Credit” method. Lampiran - 5/40 - Schedule
  194. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 22. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 22. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued) Berdasarkan laporan aktuaris independen tanggal 22 Januari 2021 dan 17 Februari 2020, asumsi aktuarial pokok yang digunakan adalah sebagai berikut: Usia pensiun normal Tingkat kenaikan gaji per tahun Tingkat diskonto Tingkat kematian Tingkat cacat Tingkat pengunduran diri 2020 2019 55 tahun/year 6% 6% TMI IV 2019 10% dari tingkat mortalita/ 10% of mortality rate 5% sampai usia 29 tahun kemudian menurun secara linier menjadi 1% di usia 54/ 5% up to age 29 and decreases linearly to 1% up to age 54 55 tahun/year 7% 6% TMI III 2011 10% dari tingkat mortalita/ 10% of mortality rate 5% sampai usia 29 tahun kemudian menurun secara linier menjadi 1% di usia 54/ 5% up to age 29 and decreases linearly to 1% up to age 54 Berikut ini adalah hal-hal penting yang diungkapkan dalam laporan aktuaris untuk mengestimasi liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019: 2020 Nilai liabilitas yang didanai 37,704,578 Liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: 2020 Liabilitas program pesangon dan penghargaan masa kerja Liabilitas program penghargaan masa kerja Liabilitas program cuti besar Iuran Perusahaan Realisasi pembayaran manfaat Pengukuran kembali imbalan pasca kerja Saldo akhir Present value of funded obligation The liabilities are recognised in the statement of financial position is as follow: 2019 1,040,001 1,996,167 37,704,578 34,054,657 Severance and working period awards program liabilities Working period award program liabilities Long leave program liabilities Post-employment benefit expense recognised in the profit or loss comprise of: 2019 3,818,368 2,283,022 3,843,881 2,099,163 6,101,390 5,943,044 2020 Saldo awal Pengakuan beban Biaya jasa kini Biaya bunga 34,054,657 1,010,532 2,657,278 Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan pasca kerja di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Resignation rates 2019 31,018,489 2020 Normal retirement age Salary incremental rates Discount rates Mortality rates Disability rates The following are the key matters disclosed in the actuarial report to estimate employee benefit liabilities as at 31 December 2020 and 2019: 34,036,768 Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi terdiri dari: Biaya jasa kini Biaya bunga Based on independent actuary report dated 22 January 2021 and 17 February 2020, the actuarial valuation was carried out using the following key assumptions: Current services cost Interest expense Reconciliation of post-employment benefits liabilities of the financial position are as follows: 2019 34,054,657 29,658,421 3,818,368 2,283,022 3,843,881 2,099,163 6,101,390 5,943,044 (5,217,367) (8,051,709) 2,765,898 6,504,901 (2,451,469) (1,546,808) 37,704,578 34,054,657 Lampiran - 5/41 - Schedule Beginning balance Recognised expenses Current services cost Interest expense The Company contributions Realised benefit payment Remeasurement of post employment benefit Ending balance
  195. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 22. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 22. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued) Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai berikut: The sensitivity of the defined benefit obligation to changes in the weighted principal assumption is as follows: Dampak atas kewajiban imbalan pasti/ Impact on defined benefits obligation Perubahan asumsi/ Kenaikan asumsi/ Penurunan asumsi/ Increase in Changes in Decrease in assumptions assumptions assumptions Tingkat diskonto Tingkat kenaikan gaji di masa depan 1% 36,317,628 (42,220,301) 1% (39,270,570) 34,382,683 Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan atas asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam praktiknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan metode Projected Unit Credit di akhir periode) telah ditetapkan seperti dalam perhitungan kewajiban pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan. 23. MODAL SAHAM The sensitivity analysis is based on a change in assumption while holding all other assumptions constant. In practice, this is unlikely to be occured, and changes in some assumptions may be corrected. While calculating the sensitivity of the defined benefit obligation to significant actuarial assumptions the same method (present value of the defined benefits obligation calculated with the Projected Unit Credit method at the end of the reporting period) has been applied as when calculating the pension liabilities recognised within the statement of financial position. 23. SHARE CAPITAL Komposisi pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut: Jumlah saham/ Number of shares PT Jasa Raharja PT Servico Delta Investama PT Patakarsa Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia Discount rate Future salary increment The Company’s shareholders as at 31 December 2020 and 2019 are as follows: Persentase kepemilikan/ Percentage of ownership Jumlah/ Amount 93,800 2,500 2,200 1,500 93.8% 2.5% 2.2% 1.5% 93,800,000 2,500,000 2,200,000 1,500,000 100,000 100% 100,000,000 24. CADANGAN WAJIB PT Jasa Raharja PT Servico Delta Investama PT Patakarsa Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia 24. STATUTORY RESERVES Pembentukan cadangan wajib ini sesuai dengan Undang-Undang No. 40/2007 mengenai Perusahaan Terbatas yang dikeluarkan pada bulan Agustus 2007, yang mengharuskan perusahaan di Indonesia untuk membuat penyisihan cadangan wajib sebesar 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Ketentuan ini berlaku jika Perusahaan mempunyai saldo laba yang positif. Undang-undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk pembentukan cadangan tersebut. The appropriation of statutory reserve is in accordance with Indonesian Limited Company Law No. 40/2007 issued in August 2007. This law requires Indonesian companies to set up statutory reserves amounting to 20% of their issued and paidup share capital. This provision applies if the Company has the positive balance of retained earnings. There is no set period of time over which the amount should be provided. Lampiran - 5/42 - Schedule
  196. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 24. CADANGAN WAJIB (lanjutan) 24. STATUTORY RESERVES (continued) Keputusan Mengikat di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan tanggal 30 Juni 2020 dan Surat Pemegang Saham Mayoritas Nomor: P/R/716/2020 tanggal 9 September 2020 memutuskan pencadangan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 110.001.949 sebagai cadangan wajib. Jumlah cadangan wajib pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 948.711.285 (2019: Rp 838.709.336). 25. DIVIDEN The Binding Decision in Annual General Meeting of Shareholders of the Company on 30 June 2020 and Letter from Majority Shareholder Number: P/R/716/2020 dated 9 September 2020, resolved the appropriation of 2019 net income amounting Rp 110,001,949 as statutory reserves. Total statutory reserves as of 31 December 2020 amounting to Rp 948,711,285 (2019: Rp 838,709,336). 25. DIVIDEND Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham PT Asuransi Jasaraharja Putera tanggal 30 Juni 2020 dan surat Pemegang Saham Mayoritas Nomor : P/R/716/2020 tanggal 9 September 2020, disetujui pembagian dividen sebesar Rp 6.550.000 yang berasal dari hasil operasi tahun 2019. Dividen tersebut telah dibayar pada tanggal 14 September 2020. Based on Annual General Shareholders Meeting PT Asuransi Jasaraharja Putera dated 30 June 2020 and letter from the majoritiy Shareholder Number: P/R/716/2020 dated 9 September 2020, it was decided to approve the distribution of dividends amounting to Rp 6,550,000 from the 2019 operating result. The dividend was paid on 14 September 2020. Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham PT Asuransi Jasaraharja Putera tanggal 24 Juni 2019, disetujui pembagian dividen sebesar Rp 6.000.000 yang berasal dari hasil operasi tahun 2018. Dividen tersebut telah dibayar pada tanggal 18 Juli 2019. Based on Annual General Shareholders Meeting PT Asuransi Jasaraharja Putera dated 24 June 2019, it was decided to approve the distribution of dividends amounting to Rp 6,000,000 from the 2018 operating result. The dividend was paid on 18 July 2019. 26. PREMI BRUTO 26. GROSS PREMIUM 2020 Asuransi kredit Surety bond Kebakaran Kendaraan Rekayasa Pengangkutan Varia 376,518,768 159,806,852 129,828,177 78,118,204 52,338,199 13,858,022 406,901,312 463,428,499 195,510,795 96,622,414 100,802,260 59,434,024 15,320,058 519,803,119 1,217,369,534 1,450,921,169 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. 27. PREMI REASURANSI Credit insurance Surety bond Fire Motor vehicle Engineering Cargo Miscellaneous Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 27. REINSURANCE PREMIUM 2020 Asuransi kredit Kebakaran Surety bond Rekayasa Kendaraan Pengangkutan Varia 2019 2019 196,543,362 55,833,093 51,499,275 40,270,835 21,902,113 5,554,116 99,089,987 253,933,829 56,088,229 79,081,234 46,489,868 26,197,102 5,118,266 118,570,336 470,692,781 585,478,864 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Credit insurance Fire Surety bond Engineering Motor vehicle Cargo Miscellaneous Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. Lampiran - 5/43 - Schedule
  197. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 28. (KENAIKAN)/PENURUNAN CADANGAN ATAS PREMI YANG BELUM MERUPAKAN PENDAPATAN 28. (INCREASE)/DECREASE PREMIUM RESERVES IN UNEARNED 2020 (Kenaikan)/ penurunan (Kenaikan)/ cadangan atas penurunan premi yang belum cadangan atas merupakan premi yang belum pendapatan merupakan (Penurunan bersih/ pendapatan - bruto/ )/kenaikan (Increase)/decrease aset reasuransi/ Increase/(decrease) (Decrease in unearned in unearned )/increase in premium premium reinsurance assets reserves - gross reserves - net Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia 2,998,067 203,474 13,997,107 (4,841,339) 6,315,297 (189,231,641) 13,651,481 4,251,372 106,629 2,504,535 (4,881,323) 2,628,494 (115,452,890) 6,402,795 (1,253,305) 96,845 11,492,572 39,984 3,686,803 (73,778,751) 7,248,686 (156,907,554) (104,440,388) (52,467,166) Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous 2019 (Kenaikan)/ penurunan (Kenaikan)/ cadangan atas penurunan premi yang belum cadangan atas merupakan premi yang belum pendapatan merupakan (Penurunan bersih/ pendapatan - bruto/ )/kenaikan aset reasuransi/ Increase/(decrease) (Increase)/decrease (Decrease in unearned in unearned )/increase in premium premium reserves - gross reinsurance assets reserves - net Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia (400,606) (252,280) (1,733,506) (1,998,947) (849,771) (222,210,073) (8,839,478) (605,283) (133,860) 1,122,512 2,879,345 2,842,586 (151,019,614) (7,038,229) 204,677 (118,420) (2,856,018) (4,878,292) (3,692,357) (71,190,459) (1,801,249) (236,284,661) (151,952,543) (84,332,118) 29. KLAIM DAN MANFAAT 29. CLAIMS AND BENEFITS 2020 Asuransi kredit Kebakaran Kendaraan Rekayasa Surety bond Pengangkutan Varia Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous 2019 251,392,096 40,558,909 39,681,132 29,305,588 23,304,943 1,621,707 98,776,600 193,517,232 20,621,236 42,198,414 15,620,318 32,724,996 1,028,763 91,832,860 484,640,975 397,543,819 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Credit insurance Fire Motor vehicle Engineering Surety bond Cargo Miscellaneous Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. Lampiran - 5/44 - Schedule
  198. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 30. KLAIM REASURANSI 30. REINSURANCE CLAIMS 2020 Asuransi kredit Rekayasa Kebakaran Kendaraan Surety bond Pengangkutan Varia 2019 139,606,882 23,516,206 14,492,851 13,675,367 10,319,510 443,982 36,979,886 101,961,458 11,982,736 88,748 11,981,184 14,738,336 186,338 28,363,466 239,034,684 169,302,266 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. 31. KENAIKAN/(PENURUNAN) LIABILITAS KLAIM ESTIMASI 31. INCREASE/(DECREASE) IN ESTIMATED CLAIM LIABILITIES (Kenaikan)/ penurunan aset reasuransi/ (Increase)/decrease in reinsurance assets (3,880,536) 538,608 (2,214,379) 23,389,450 59,339,160 17,113,241 34,713,975 128,999,519 (564,753) (209,708) 2,265,300 (21,827,194) (53,094,435) (13,536,822) (31,961,406) (4,445,289) 328,900 50,921 1,562,256 6,244,725 3,576,419 2,752,569 (118,929,018) 10,070,501 Kenaikan aset reasuransi/ Increase in reinsurance assets Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous Kenaikan/ (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri bersih/ increase/ (decrease) in estimated own retention - net (3,857,558) 832,211 (242,045) 15,276,771 218,763,412 13,357,535 13,066,451 (5,046,723) (270,528) (857,174) (12,608,242) (220,835,736) (7,003,914) (7,783,596) (8,904,281) 561,683 (1,099,219) 2,668,529 (2,072,324) 6,353,621 5,282,855 257,196,777 (254,405,913) 2,790,864 32. BEBAN KOMISI - BERSIH Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous 32. COMMISSION EXPENSES - NET 2020 Kendaraan Kebakaran Surety bond Asuransi kredit Pengangkutan Rekayasa Varia Kenaikan/ (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri bersih/ increase/ (decrease) in estimated own retention - net 2019 Kenaikan/ (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri bruto/ increase/ (decrease) in estimated own retention - gross Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 2020 Kenaikan/ (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri bruto/ increase/ (decrease) in estimated own retention - gross Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia Credit insurance Engineering Fire Motor vehicle Surety bond Cargo Miscellaneous 2019 16,246,340 9,034,209 8,065,014 3,223,787 1,066,479 (1,518,921) 70,525,471 16,663,195 (573,577) 4,820,855 7,190,754 1,101,044 (2,620,479) 91,255,622 106,642,379 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. Motor vehicle Fire Surety bond Credit insurance Cargo Engineering Miscellaneous 117,837,414 Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. Lampiran - 5/45 - Schedule
  199. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 33. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 33. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES 2020 Biaya pegawai Biaya umum Biaya penyusutan aset hak-guna Biaya penyusutan aset tetap Beban bunga sewa Biaya penyusutan aset tak berwujud 2019 179,334,918 27,910,541 177,118,258 45,297,314 16,245,909 12,412,799 2,939,556 1,387,113 11,777,288 1,157,085 240,230,836 235,349,945 34. BEBAN UNDERWRITING LAIN-LAIN 34. OTHER UNDERWRITING EXPENSE 2020 Operasional pemasaran Penelitian dan pengembangan dan teknologi informasi Representasi Promosi Rapat kerja Cetak material Lain-lain 2019 55,243,168 64,414,041 14,957,869 4,445,468 3,175,491 2,109,409 1,516,495 2,706,358 20,548,041 5,497,696 8,892,451 4,535,872 2,553,972 2,227,518 84,154,258 108,669,591 35. PENDAPATAN INVESTASI Bunga deposito Bunga obligasi Keuntungan dari perubahan nilai wajar efek-efek Pendapatan reksadana Lain-lain 2019 28,962,260 21,895,374 36,638,073 13,612,384 17,368,084 17,249,703 1,024,374 17,914,550 14,100,264 421,522 86,499,795 82,686,793 Lihat Catatan 37 untuk rincian saldo dan transaksi pihak berelasi. 36. BEBAN LAIN-LAIN - BERSIH Time deposits interest Interest from bonds Gain from changes in fair value of marketable securities Mutual funds income Others Refer to Note 37 for details of related parties balances and transactions. 36. OTHER EXPENSES - NET 2020 Cadangan kerugian penurunan nilai Selisih kurs Jasa giro Keuntungan penjualan aset tetap Lainnya a. Marketing operational Research and development and information technology Representation Promotion Meetings Printing expenses Others 35. INVESTMENT INCOME 2020 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI Payroll expenses General expenses Depreciation expenses - right of use assets Depreciation expenses Lease interest expense Amortisation expenses 2019 33,185,934 985,941 (1,469,019) (11,932,825) 40,738,702 2,420,150 (1,325,375) (3,024,470) (7,817,363) 20,770,031 30,991,644 DENGAN PIHAK Pemerintah Republik Indonesia 37. RELATED PARTIES TRANSACTIONS a. Pemerintah Republik Indonesia merupakan pemegang saham PT Jasa Raharja, selaku pemegang saham pengendali Perusahaan. Perusahaan memiliki obligasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Allowance for impairment losses Foreign exchange Current account Gain on sale of fixed assets Others The Government Indonesia BALANCES of the Republic AND of The Government of the Republic of Indonesia is PT Jasa Raharja’s shareholder, which is the controlling shareholder of the Company. The Company owns bonds which issued by the Government of the Republic of Indonesia. Lampiran - 5/46 - Schedule
  200. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) b. (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) b. PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) adalah Perusahaan Induk Asuransi dan Penjaminan Milik Negara, dengan anak perusahaan PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah, PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Reasuransi Nasional Indonesia, PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah, PT Askrindo Mitra Utama, PT Jasa Asuransi Indonesia, PT Mitracipta Polasarana, PT Asuransi Jasindo Syariah, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Artha Ventura, PT Bahana Kapital Investa, PT Bahana Mitra Investa, dan PT Graha Niaga Tata Utama. c. Perusahaan Perusahaan Milik Negara dan Anak Manajemen kunci c. State Owned Enterprises and Subsidiaries The Government of the Republic of Indonesia is a shareholder of State Owned Enterprises. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk and its sharia unit, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank BNI Syariah, PT Reasuransi Nasional Indonesia, PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero), PT Tugu Reasuransi Indonesia, PT Asuransi Asei Indonesia, PT Tugu Kresna Pratama, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Asuransi Bangun Askrida, PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Taspen (Persero), PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Merpati Nusantara Airlines, PT Citilink Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Dana Pensiun Jasa Raharja, PT Aru Raharja, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Perum DAMRI, and PT Asuransi Bhakti Bhayangkara, are entities owned and controlled by the Government of the Republic of Indonesia, which have significant transactions with The Company. The Company has placement in current account, investments, premium receivables, due from reinsurers, other receivables, investment income receivables, claim payables, due to reinsurers, commission payables, accrued expenses and other payables, gross premiums, investment income, reinsurance premiums, gross claim, reinsurance claims, acquisition costs and reinsurance commission. d. Manajemen kunci adalah dewan komisaris, direksi dan karyawan kunci. PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) is a state-owned Insurance and Underwriting Holding, with it’s members, PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah, PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Reasuransi Nasional Indonesia, PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah, PT Askrindo Mitra Utama, PT Jasa Asuransi Indonesia, PT Mitracipta Polasarana, PT Asuransi Jasindo Syariah, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Artha Ventura, PT Bahana Kapital Investa, PT Bahana Mitra Investa, dan PT Graha Niaga Tata Utama. Pemerintah Republik Indonesia merupakan pemegang saham Perusahaan Milik Negara. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan unit syariahnya, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank BNI Syariah, PT Reasuransi Nasional Indonesia, PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero), PT Tugu Reasuransi Indonesia, PT Asuransi Asei Indonesia, PT Tugu Kresna Pratama, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Asuransi Bangun Askrida, PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Taspen (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Merpati Nusantara Airlines, PT Citilink Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Dana Pensiun Jasa Raharja, PT Aru Raharja, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Perum DAMRI, dan PT Asuransi Bhakti Bhayangkara, adalah entitas-entitas yang dimiliki dan dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia, serta memiliki transaksi signifikan dengan Perusahaan. Perusahaan memiliki penempatan rekening giro, investasi, piutang premi, piutang reasuransi, piutang lainlain, piutang hasil investasi, utang klaim, utang reasuransi, utang komisi, akrual dan utang lain-lain, premi bruto, pendapatan investasi, premi reasuransi, klaim bruto, klaim reasuransi, beban akuisisi, dan komisi reasuransi. d. AND Key management Key management are board of commissioners, directors and key employees. Lampiran - 5/47 - Schedule
  201. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: 2020 Aset: Kas pada bank PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BNI Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - unit Syariah Dana jaminan dan deposito berjangka Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - unit Syariah PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BNI Syariah PT Bank Mandiri Taspen Obligasi Obligasi pemerintah Sukuk Saham Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Reksadana Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Significant balances and transactions with related parties are as follows: 2019 65,617,328 31,834,695 44,668,794 41,699,705 41,148,543 1,324,968 19,538,465 10,385,472 18,772,581 5,817,848 2,453,294 706,442 34,721,370 23,210,686 3,566,240 1,223,614 395,968 504,101 199,119,263 148,470,851 197,221,900 269,906,400 91,970,000 91,970,000 31,500,000 31,850,000 19,250,000 38,500,000 19,000,000 10,000,000 7,865,752 7,000,000 6,250,000 - 15,000,000 12,250,000 8,310,152 7,000,000 6,250,000 900,000 390,057,652 481,936,552 216,080,748 94,792,668 161,226,787 77,195,050 310,873,416 238,421,837 Assets: Cash in banks PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Various Local Development Banks PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BNI Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Sharia unit Statutory and time deposits Various Local Development Banks PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Sharia unit PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri PT Bank BNI Syariah PT Bank Mandiri Taspen Bonds Government bonds Sukuk 19,187,140 Shares State owned enterprises and subsidiaries 380,087,418 Mutual funds State owned enterprises and subsidiaries 23,249,393 453,984,795 AND Lampiran - 5/48 - Schedule
  202. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: Significant balances and transactions with related parties are as follows: 2020 Piutang premi Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Piutang reasuransi PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Indonesia Utama PT Asuransi Asei Indonesia PT Jasa Raharja PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Asuransi Perisai Listrik Nasional PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur Aset dan piutang lain-lain PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Tri Pakarta PT Reasuransi Nasional Indonesia Lain-lain PT Reasuransi Nasional Indonesia - Unit Syariah AND 2019 60,572,001 58,113,212 12,623,285 4,996,538 4,352,090 4,287,614 1,911,730 1,068,847 796,312 616,033 322,992 13,701 74,028,424 Due from reinsurers 43,869,871 PT Reasuransi Nasional Indonesia 12,780,130 PT Reasuransi Indonesia Utama 5,284,569 PT Asuransi Asei Indonesia 7,792,080 PT Jasa Raharja 8,522,849 PT Tugu Reasuransi Indonesia 2,035,618 PT Asuransi Perisai Listrik Nasional 415,477 PT Asuransi Kredit Indonesia 893,168 PT Asuransi Bangun Askrida 377,817 PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama 194,368 Indonesia Tbk PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur 89,102,354 82,165,947 3,551,842 1,456,954 960,225 232,183 86,131 13,392 6,318 1,936,200 691,574 268,983 1,562,871 12,006 6,318 1,936,200 - 2,250 6,786,291 5,937,156 Lampiran - 5/49 - Schedule Premium receivables State owned enterprises and subsidiaries Other assets and receivables PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Tri Pakarta PT Reasuransi Nasional Indonesia Others PT Reasuransi Nasional Indonesia - Unit Sharia
  203. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) Significant balances and transactions with related parties are as follows: (continued) 2020 Piutang hasil investasiDana jaminan dan deposito berjangka Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - unit Syariah PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BNI Syariah PT Bank Syariah Mandiri Piutang hasil investasiObligasi Sukuk Obligasi pemerintah Obligasi korporasi Piutang hasil investasiReksadana Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Jumlah aset dengan pihak berelasi Persentase terhadap jumlah aset Liabilitas: Utang klaim Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Pegadaian (Persero) PT ASDP Indonesia Ferry PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Utang reasuransi PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Asuransi Jasa Indonesia PT Reasuransi Indonesia Utama (d/h PT Reindo) PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Jasa Raharja PT Asuransi Perisai Listrik Nasional PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Asei Indonesia AND 2019 274,636 - 178,305 136,778 30,877 70,432 26,547 4,947 5,461 2,701 - 47,835 22,068 10,025 4,222 515,312 299,522 1,467,473 1,397,231 356,079 47,348 2,784,262 510,921 3,220,783 3,342,531 Investment income receivablesStatutory and time deposits Various Local Development Banks PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Sharia unit PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BNI Syariah PT Bank Syariah Mandiri Investment income receivablesBonds Sukuk Government bonds Corporate bonds 904,895 1,700,545 Investment income receivablesMutual funds State owned enterprises and subsidiaries 1,538,386,155 1,435,577,923 Total assets with related parties 44.80% 46.06% Percentage of total assets 1,769,725 802,704 353,230 146,672 7,688 Liabilities: Claims payable Various Local Development Banks 721,305 PT Pegadaian (Persero) 12,592 PT ASDP Indonesia Ferry PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - PT Kereta Api Indonesia (Persero) 3,080,019 733,897 33,260,017 14,461,806 11,524,518 3,652,994 1,619,613 969,983 773,856 544,163 Lampiran - 5/50 - Schedule Due to reinsurers 57,665,605 PT Reasuransi Nasional Indonesia 23,861,016 PT Asuransi Jasa Indonesia PT Reasuransi Indonesia Utama 14,067,111 (d/h PT Reindo) 4,016,378 PT Tugu Reasuransi Indonesia 2,016,527 PT Jasa Raharja PT Asuransi Perisai Listrik Nasional 650,843 PT Asuransi Bangun Askrida 643,869 PT Asuransi Asei Indonesia
  204. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2020 PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Tugu Kresna Utama Utang Komisi PT ASDP Indonesia Ferry PT Pegadaian (Persero) PT Jasa Raharja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Asuransi Kredit Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Lain-lain Akrual dan utang lain-lain PT Pegadaian (Persero) PT Asuransi Jasa Indonesia PT ASDP Indonesia Ferry PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Asuransi Kredit Indonesia PT Kereta Api Indonesia (Persero) Jumlah liabilitas dengan pihak berelasi Persentase terhadap jumlah liabilitas Pendapatan: Premi bruto Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Pendapatan Investasi Dana jaminan dan deposito berjangka Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri (Persero) Tbk - unit Syariah PT Bank BNI Syariah PT Bank Mandiri Taspen AND Significant balances and transactions with related parties are as follows: (continued) 2019 486,769 870,401 452,400 - 711,991 861,805 67,746,119 105,365,546 1,114,803 1,012,726 570,345 17,602 15,369 2,343,240 6,411,000 13,367 17,553 20,016 6,028 - 2,637,424 2,736,873 11,442,600 PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Tugu Kresna Utama Commission Payables PT ASDP Indonesia Ferry PT Pegadaian (Persero) PT Jasa Raharja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Asuransi Kredti Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Others Accruals and other payables 721,304 PT Pegadaian (Persero) 4,179,001 PT Asuransi Jasa Indonesia 12,592 PT ASDP Indonesia Ferry PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Asuransi Kredit Indoesia - PT Kereta Api Indonesia (Persero) 848,488 434,627 353,230 146,672 75,585 7,688 1,866,290 4,912,897 75,429,301 122,454,940 Total liabilities with related parties 3.29% 5.93% Percentage of total liabilities 321,171,480 Revenues: Gross premium State owned enterprises and subsidiaries 529,122,276 13,726,063 14,908,238 6,614,976 4,833,210 1,776,775 1,939,196 1,637,564 2,140,208 473,021 384,409 226,908 166,736 137,921 2,909 345,563 199,073 234,246 531,170 152,291 42,779 25,147,282 25,325,974 Lampiran - 5/51 - Schedule Investment income Statutory and time deposits Various Local Development Banks PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Mandiri (Persero) Tbk – Sharia unit PT Bank BNI Syariah PT Bank Mandiri Taspen
  205. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2020 Pendapatan Investasi - Saham Perusahaan milik negara dan anak perusahaan Pendapatan Investasi - Obligasi Obligasi pemerintah Obligasi korporasi Sukuk Premi reasuransi PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Indonesia Utama PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Bhakti Bhayangkara PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Tri Pakarta Lain-lain Jumlah pendapatan dengan pihak berelasi Persentase terhadap jumlah pendapatan Beban: Klaim bruto Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT ASDP Indonesia Ferry PT Pegadaian (Persero) PT Jasa Raharja PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Jasa Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT PELNI (Persero) Lain-lain AND Significant balances and transactions with related parties are as follows: (continued) 2019 2,385,924 2,618,389 Investment income - Shares State owned enterprises and subsidiaries 10,682,186 5,271,346 4,080,274 5,053,345 6,502,535 2,110,998 Investment income - Bonds Government bonds Corporate bonds Sukuk 20,033,806 13,666,878 (297,002,704) (80,451,958) (27,737,138) (6,047,184) (5,509,872) (2,788,543) (1,571,632) (1,471,397) (1,332,307) (1,289,995) (732,936) Reinsurance premium (361,658,263) PT Reasuransi Nasional Indonesia (102,531,577) PT Reasuransi Indonesia Utama (29,007,067) PT Tugu Reasuransi Indonesia (7,756,931) PT Asuransi Kredit Indonesia (21,040,002) PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama (3,121,674) Indonesia Tbk (1,768,369) PT Asuransi Bangun Askrida (1,516,424) PT Asuransi Bhakti Bhayangkara (1,484,907) PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Tri Pakarta Others (425,935,666) (529,885,214) 150,753,622 (167,102,493) Total revenues with related parties 18.92% (18.92%) Percentage of total revenues 142,549,760 20,553,247 20,445,002 13,035,616 9,104,575 8,831,074 22,437,551 7,720,057 - 7,164,351 5,923,650 2,328,281 6,963,065 4,054,217 1,877,799 1,488,217 6,687,663 14,172,529 1,330,000 - 231,158,161 65,508,493 Lampiran - 5/52 - Schedule Expenses: Gross claim Various Regional Development Banks PT ASDP Indonesia Ferry PT Pegadaian (Persero) PT Jasa Raharja PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Jasa Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT PELNI (Persero) Others
  206. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) Significant balances and transactions with related parties are as follows: (continued) 2020 Klaim reasuransi PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Perisai Listrik Nasional PT Asuransi Bhakti Bhayangkara Lain-lain Beban komisi PT ASDP Indonesia Ferry PT Jasa Raharja PT Pegadaian (Persero) PT PELNI (Persero) PT Asuransi Jasa Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berbagai Bank Pembangunan Daerah PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Bangun Askrida PT Dirgantara Indonesia (Persero) Lain-lain Jumlah beban akuisisi dan komisi dengan pihak berelasi Komisi reasuransi PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Bhakti Bhayangkara PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Tri Pakarta PT Asuransi Perisai Listrik Nasional Lain-lain Jumlah beban dengan pihak berelasi Persentase terhadap jumlah beban AND 2019 (166,564,831) (35,627,686) (18,512,208) (1,717,711) (1,143,078) (1,093,036) (701,071) (571,016) (497,034) (487,182) (156,470) Reinsurance claim (120,214,524) PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Indonesia (26,751,804) Utama (Persero) (11,956,881) PT Tugu Reasuransi Indonesia (938,141) PT Asuransi Kredit Indonesia (1,220,316) PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Tugu Pratama (421,430) Indonesia Tbk (377,800) PT Asuransi Jasa Indonesia (382,399) PT Asuransi Asei Indonesia - PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (194,437) PT Asuransi Bhakti Bhayangkara 10,018 Others (227,071,323) (162,447,714) 18,275,051 13,509,922 6,782,695 437,878 387,448 24,778,871 22,222,939 1,112,948 148,013 - 145,009 - 1,793,196 - 1,774,206 13,495 1,578,768 175,953 83,720 45,515 - Commissions expenses PT ASDP Indonesia Ferry PT Jasa Raharja PT Pegadaian (Persero) PT PELNI (Persero) PT Asuransi Jasa Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Various Regional Development Banks PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Bangun Askrida PT Dirgantara Indonesia (Persero) Others 39,699,511 54,573,302 Total acquisition and commission with related parties (99,961,573) (27,048,781) (8,200,393) (1,791,879) (873,078) (487,770) (452,359) (414,627) (361,464) (229,642) (72,065) 1,007,186 Reinsurance commissions (35,186,024) PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Indonesia (118,167,724) Utama (Persero) (7,665,387) PT Tugu Reasuransi Indonesia (2,242,472) PT Asuransi Kredit Indonesia PT Asuransi Tugu Pratama (1,000,897) Indonesia Tbk (565,343) PT Asuransi Bangun Askrida PT Asuransi Bhakti Bhayangkara (475,002) PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Tri Pakarta (738,168) PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (547,465) Others (139,893,631) (166,588,482) (96,107,282) (208,954,401) Total expenses with related parties (13.58%) (28.87%) Percentage of total expenses Lampiran - 5/53 - Schedule
  207. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. SALDO DAN TRANSAKSI BERELASI (lanjutan) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) DENGAN PIHAK 37. RELATED PARTIES BALANCES TRANSACTIONS (continued) AND Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) Significant balances and transactions with related parties are as follows: (continued) Jumlah kompensasi yang dibayar atau dicadangkan untuk Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah Rp 14.318.788 dan Rp 14.201.334 untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019. Sementara jumlah iuran asuransi purna jabatan untuk Direksi dan Komisaris Perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing berjumlah Rp 1.275.285 dan Rp 1.004.111. Compensation amounts paid or accrued for the Company‘s Commissioners and Directors are Rp 14,318,788 and Rp 14,201,334 for year-ended at 31 December 2020 and 2019, respectively. On the other hand, the contribution amount from full-time insurance for Company Directors and Commissioners for the year-end 31 December 2020 and 2019 are respectively Rp 1,275,285 and Rp 1,004,111. 38. TRANSAKSI SEBAGAI PENYEWA 38. TRANSACTIONS AS A LESSEE Perusahaan telah menandatangani beberapa perjanjian sewa yang sebagian besar berkaitan dengan bangunan kantor dan rumah dinas karyawan. Masa sewa mulai dari 1 sampai dengan 5 tahun untuk bangunan kantor dan 2 tahun untuk rumah dinas karyawan. The Company has entered into several lease agreement which are mainly related to office buildings and the employee’s official residence. The lease period starts from 1 to 5 years for office buildings and 2 years for the employee’s official residence. Laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2020 telah menyajikan saldo-saldo berikut yang berkaitan dengan sewa: The statement of financial position as at 31 December 2020 has presented the following amounts related to leases: 2020 Aset tetap Aset hak-guna - nilai bersih - Gedung - Kendaraan 11,811,018 13,739,261 Fixed assets Right-of-use assets - net Building Motor vehicles - 25,550,279 Akrual Liabilitas sewa 24,680,680 Lampiran - 5/54 - Schedule Accrual Lease liabilities
  208. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 38. TRANSAKSI SEBAGAI PENYEWA (lanjutan) 38. TRANSACTIONS AS A LESSEE (continued) Penambahan aset hak-guna untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 15.691.832. Additions to the right-of-use assets for the period ended 31 December 2020 are amounting to Rp 15,691,832. Saldo akumulasi depresiasi aset hak-guna pada tanggal 1 Januari 2020 adalah sebesar Rp 2.899.053. Accumulated depreciation of right-of-use assets as at 1 January 2020 is amounting to Rp 2,899,053. Laporan laba rugi menyajikan berkaitan dengan sewa: The statement of profit or loss shows the following amounts related to leases: saldo berikut 2020 Beban umum dan administratif Depresiasi aset hak-guna - Gedung - Kendaraan 12,006,335 4,239,575 General and administrative expenses Depreciation of right-of-use assets Buliding Motor vehicles - 16,245,909 Beban bunga sewa 2,939,555 Lease interest expense 19,185,464 Jumlah pengeluaran kas untuk sewa untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 12.509.666. 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN As at 31 December 2020, total cash outflows for leases amounting Rp 12,509,666. 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT Aktivitas Perusahaan mengandung berbagai macam risiko keuangan: risiko nilai tukar mata uang asing, risiko kredit, dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko tersebut, mengelola posisi risiko dan menentukan alokasi modal. Perusahaan secara rutin menelaah kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk dan praktik pasar terbaik. The Company’s activities expose it to a variety of financial risks: foreign exchange risk, credit risk and liquidity risk. The core functions of the Company’s risk management are to identify all key risks for the Company, measure these risks, manage the risk positions and determine capital allocations. The Company regularly reviews its risk management policies and systems to reflect changes in market, products and best market practice. Lampiran - 5/55 - Schedule
  209. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) Tujuan Perusahaan adalah untuk mencapai keseimbangan yang sesuai antara risiko dan tingkat pengembalian dan meminimalisasi potensi efek memburuknya kinerja keuangan Perusahaan. Perusahaan mendefinisikan risiko sebagai kemungkinan kerugian atau laba yang hilang, yang disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Pada tahun 2020, Perusahaan telah melakukan analisa risiko tambahan serta menetapkan strategi bisnis atas dampak dari pandemi penyakit virus korona yang sedang berlangsung. The Company’s aim is to achieve an appropriate balance between risk and return and minimise potential adverse effects on the Company’s financial performance. The Company defines risk as the possibility of losses or profits foregone, which may be caused by internal or external factors. In 2020, the Company has conducted additional risk analysis and established a business strategy for the impact of the ongoing coronavirus disease pandemic. Pandemi virus corona Coronavirus pandemic Pada periode laporan keuangan ini, pandemi penyakit virus corona ("COVID-19") muncul dan menyebabkan volatilitas dan ketidakpastian pasar keuangan yang signifikan. During the period of this financial statements, the coronavirus disease ("Covid-19") pandemic is emerging and inflicts to the significant financial market volatility an uncertainty. Pandemi virus corona juga memicu perlambatan ekonomi global dan dapat mengakibatkan peningkatan risiko atas pembayaran yang tertunda atau kredit macet dari pelanggan dan peningkatan kerugian kredit. The pandemic also triggers the global economic slowdown and may result in an increase in risk on delayed or delinquent payments from customers and an increase in credit losses. Seiring dengan merebaknya pandemi virus corona, Perusahaan semakin menyadari urgensi untuk fokus implementasi dari langkah-langkah strategis dalam menanggulangi dampak pandemi yang terjadi. Along with the outbreak of the coronavirus disease pandemic, the Company is increasingly aware of the urgency to focus on implementing strategic steps in dealing with the impact of the pandemic that has occurred. Secara umum, tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap beban klaim Perusahaan walaupun Perusahaan menerima klaim yang disebabkan oleh virus corona. Sehingga, Perusahaan berpendapat, pandemi virus corona sampai saat ini belum berdampak terhadap beban klaim Perusahaan. In general, there is no significant impact on the claim expenses of the Company even though the Company does accept claims caused by the coronavirus. Thus, the Company believe that coronavirus pandemic has not yet had an impact on the Company's claim expenses. Berbeda halnya dengan investasi, pandemi virus corona berdampak signifikan terhadap turunnya nilai wajar investasi pasar modal secara global. Hal ini menyebabkan turunnya nilai wajar investasi yang dimiliki oleh Perusahaan. On the other hand, for investment, the coronavirus disease pandemic has a significant impact on the decline in the fair value of capital market investment globally. This has resulted in a decrease in the fair value of investment owned by the Company. Hal-hal tersebut berjalan beriringan dengan perencanaan dan implementasi prinsip-prinsip manajemen risiko, tata kelola dan kepatuhan yang baik sehingga Perusahaan tetap menjadi perusahaan asuransi yang dapat diandalkan bagi para pemegang polis, bahkan dalam tekanan dampak pandemi virus corona yang terjadi. These initiatives go hand in hand with planning and implementing the principles of risk management, good governance and compliance so that the Company remains as reliable insurance company for policyholders, even under the pressure from the impact of the coronavirus pandemic that has occurred. Dengan adanya harapan atas proses vaksin yang akan diberikan secara serentak di tahun 2021, pasar investasi mengalami pembalikan. Kinerja Indeks JCI pada akhir tahun 2020 sebesar 2,44%. Nilai pasar investasi dari kepemilikan langsung Perusahaan juga ikut membaik. Walaupun begitu, sejalan dengan berkembangnya situasi ini, Perusahaan akan tetap terus memantau dampak potensial dari pandemi virus corona dan akan mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan. With the expectation that vaccine will massively distributed in 2021, investment market has rebounded. JCI Index return in end of 2020 rebound to 2.44%. Company’s value of investment with direct ownership also increased inline with the market. As this situation evolves, the Company will keep continue to monitor the potential impact of the coronavirus pandemic and will take appropriate action as needed. Lampiran - 5/56 - Schedule
  210. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) Pandemi virus corona (lanjutan) Coronavirus pandemic (continued) Manajemen risiko dilaksanakan dengan kebijakankebijakan yang disetujui oleh Direksi. Direksi memberikan kebijakan tertulis atas manajemen risiko secara keseluruhan, termasuk kebijakan tertulis yang mencakup area khusus, seperti risiko nilai tukar, risiko suku bunga, risiko kredit, dan pemanfaatan instrumen keuangan. Risiko yang berasal dari instrumen keuangan yang dihadapi oleh Perusahaan mengandung risiko keuangan, termasuk juga risiko pasar, risiko kredit, dan risiko likuiditas. Risk management is carried out under policies approved by Directors. The Directors provides written principles for overall risk management, as well as written policies covering specific areas, such as foreign exchange risk, interest rate risk, credit risk, and use of financial instrument. The risk arising from financial instruments to which the Company is exposed are financial risks, which includes market risk, credit risk and liquidity risk. (i) (i) Risiko pasar Market risk Perusahaan menghadapi eksposur risiko pasar, yaitu risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan pada harga pasar. Risiko pasar berasal dari posisi terbuka yang terkait dengan produk suku bunga, mata uang dan ekuitas, yang seluruhnya dipengaruhi oleh pergerakan pasar baik secara spesifik maupun umum, dan perubahan volatilitas tingkat suku bunga pasar atau harga seperti suku bunga, nilai tukar, dan produk ekuitas. The Company takes on exposure to market risks which is the risk that the fair value of future cash flows of financial instrument will fluctuate because of changes in market prices. Market risk arise from open positions in interest rate, currency and equity products, all of which are exposed to the general and specific market movements and changes in the level of volatility or market rates or prices such as interest rates, foreign exchange rates, and equity products. Perusahaan menghadapi eksposur risiko nilai tukar mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi nilai tukar mata uang pada posisi keuangan dan arus kas. Direksi menetapkan limit tingkat eksposur berdasarkan mata uang yang dimonitor secara berkala. The Company takes on exposure to the effects of fluctuation in the prevailing foreign exchange rates on its financial position and cash flows. The Directors set limits on the level of exposure by currency, which are monitored periodically. Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan yang menghadapi risiko nilai tukar mata uang asing (disajikan dalam jumlah yang setara dengan ribuan Rupiah). The table below summarises the Company’s financial assets and liabilities that are exposed to foreign exchange rate risk (presented as thousand Rupiah equivalents). Risiko nilai tukar mata uang asing Foreign exchange risk Dolar AS/ USD 31 Desember/December 2020 Dollar Malaysian Singapura/ Ringgit/ SGD MYR Japanese Yen Euro China Yuan/ CNY Swiss Franc/ CHF - ASET Kas dan setara kas Dana jaminan dan deposito berjangka 19,303,151 - - 2,115,752 - Piutang hasil investasi Piutang premi - bersih Piutang reasuransi - bersih 8,555 - 45,649,409 13,333,205 Jumlah aset 80,410,072 LIABILITAS Utang klaim Utang reasuransi 21,745 - - - - - - - - - - - - 106,634 67 366,505 - 3,336 - 33,834 13,279 429,626 - - - 140,468 13,346 817,876 - 3,336 - ASSET Cash and cash equivalents Statutory and time deposits Investment income receivables Premium receivables - net Due from reinsurers - net Total assets 52 - - 712,894 - - - Utang komisi 20,075,061 5,261,933 118,958 15,375 11,753 - 78,043 71,536 - 1,064 288 195 - LIABILITIES Claim payables Due to reinsurers Commission payables Jumlah liabilitas 25,337,046 134,333 11,753 862,473 - 1,352 195 Total liabilities Aset/(liabilitas) bersih 55,073,026 6,135 1,593 (44,597) - 1,984 (195) Lampiran - 5/57 - Schedule Net assets/(liabilities)
  211. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) (i) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) Risiko pasar (lanjutan) (i) Market risk (continued) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) Dolar AS/ USD Foreign exchange risk (continued) 31 Desember/December 2019 Dollar Malaysian Ringgit/ Singapura/ SGD MYR Japanese Yen Euro China Yuan/ CNY Swiss Franc/ CHF - ASET - - 13,934 - - 2,085,152 - - - - - - 1,998 - - - - - - 47,173,869 54,554 104,336 8,215 156 - - 70 - - - ASSET Cash and cash equivalents Statutory and time deposits Investment income receivables Premium receivables - net Due from reinsurers - net 22,219 156 - - Total assets 72,289 20 - - 19,513 1,045 21 - - LIABILITIES Claim payables Due to reinsurers Commission payables 124,091 46,537 73,334 41 - - Total liabilities 58,167 57,799 (51,115) 115 - - Net assets/(liabilities) Kas dan setara kas Dana jaminan dan deposito berjangka 30,765,227 Piutang hasil investasi Piutang premi - bersih Piutang reasuransi - bersih 5,888,465 127,704 - Jumlah aset 85,914,711 182,258 104,336 LIABILITAS Utang klaim Utang reasuransi 44,528 27,579,565 114,556 27,024 6,555,559 9,535 Jumlah liabilitas 34,179,652 Aset/(liabilitas) Bersih 51,735,059 Utang komisi Sensitivitas Perusahaan terhadap mata uang asing diperhitungkan dengan menggunakan informasi yang mengikhtisarkan aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan dalam mata uang asing yang ditranslasikan ke dalam mata uang asing utama Perusahaan, yaitu Dolar AS. Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas laba sebelum pajak Perusahaan atas perubahan nilai tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019: The Company's sensitivity on foreign currencies is determined using the information that summarises the Company’s financial assets and liabilities in foreign exchange rate which translated into the Company's main foreign currency, which is US Dollar. The table below shows the sensitivity of the Company income before tax to movement of foreign exchange rates on 31 December 2020 and 2019: Pengaruh pada laba rugi/ Impact on profit loss Peningkatan/ Penurunan/ Increase by Decrease by 5% 5% 31 Desember 2020 2,751,897 (2,751,897) 31 December 2020 Pengaruh pada laba rugi/ Impact on profit loss Peningkatan/ Penurunan/ Increase by Decrease by 5% 5% 31 Desember 2019 2,590,001 Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa seluruh variabel lainnya adalah konstan dan berdasarkan tanggal pelaporan yang konstan. (2,590,001) 31 December 2019 The projection assumes that all other variables are held constant. It also assumes a constant reporting date position. Lampiran - 5/58 - Schedule
  212. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) (i) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) Risiko pasar (lanjutan) (i) Market risk (continued) Risiko tingkat bunga Interest rate risk Risiko suku bunga arus kas adalah risiko dimana arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Risiko nilai suku bunga wajar adalah risiko dimana nilai dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Perusahaan menghadapi dampak dari fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku baik atas risiko nilai wajar maupun arus kas. Marjin suku bunga bisa meningkat sebagai hasil dari perubahan tersebut namun juga dapat mengurangi kerugian ketika terdapat pergerakan yang tidak diharapkan. Direksi menetapkan batas atas tingkat ketidaksesuaian dari repricing suku bunga dan value at risk yang bisa dilakukan, yang dimonitor secara harian oleh Divisi Investasi. Cash flow interest rate risk is the risk that the future cash flows of a financial instrument will fluctuate because of changes in market interest rates. Fair value interest rate risk is the risk that the value of a financial instrument will fluctuate because of changes in market interest rates. The Company takes on exposure to the effects of fluctuations in the prevailing levels of market interest rates on both its fair value and cash flow risks. Interest margins may increase as a result of such changes but may reduce losses in the event that unexpected movements arise. The Directors set limits on the level of mismatch of interest rate repricing and value at risk that may be undertaken, which is monitored daily by Investment Division. Tabel berikut menunjukan sensitivitas terhadap kemungkinan perubahan suku bunga dalam kisaran yang wajar, dengan semua variabel lainnya tetap konstan, terhadap laba sebelum pajak: The following table demonstrates the sensitivity to a reasonably possible change in interest rates, with all other variables held constant, to the Company’s income before tax: Pengaruh pada laba rugi/ Impact on profit loss Peningkatan/ Penurunan/ Increase by Decrease by 1% 1% 31 Desember 2020 11,450,686 (11,450,686) 31 December 2020 Pengaruh pada laba rugi/ Impact on profit loss Peningkatan/ Penurunan/ Increase by Decrease by 1% 1% 31 Desember 2019 8,024,774 (ii) Risiko kredit (8,024,774) (ii) 31 December 2019 Credit risk Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika pihak lawan Perusahaan gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya kepada Perusahaan. Perusahaan juga menghadapi risiko kredit lainnya yang berasal dari investasi pada efek utang dan reksa dana. Credit risk is the risk of suffering financial loss, should any of the Company’s counterparties fail to fulfill their contractual obligations to the Company. The Company is also exposed to other credit risks arising from investments in debt securities and mutual funds. Risiko kredit merupakan salah satu risiko terbesar bagi Perusahaan sehingga manajemen melakukan pengelolaan eksposur risiko kredit dengan hati-hati. Manajemen dan pengendalian atas risiko kredit dipusatkan pada divisi manajemen risiko dan kepatuhan yang bertanggung jawab kepada Direksi. Penilaian risiko kredit atas suatu portofolio aset memerlukan estimasi-estimasi seperti kemungkinan terjadinya wanprestasi, rasio kerugian dan korelasi wanprestasi antara lawan transaksi. Credit risk is the one of the largest risk for the Company’s business, therefore management carefully manages its exposure to credit risk. The credit risk management and control are centralised risk management and compliance division which reports to the Directors. The assessment of credit risk of a portfolio of assets entails estimations as to the likelihood of defaults occurring of the associated loss ratios and of default correlations between counterparties. Lampiran - 5/59 - Schedule
  213. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued) Cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada pelaporan keuangan (jika ada) hanyalah kerugian yang telah terjadi pada tanggal laporan keuangan atas posisi keuangan (berdasarkan bukti obyektif atas penurunan nilai). Impairment allowances (if any) are recognised for financial reporting purposes only for losses that have been incurred at the date of the statement of financial position (based on objective evidence of impairment). Konsentrasi risiko instrumen keuangan dengan eksposur risiko kredit Concentration of risks of financial instruments with credit risk exposure Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit untuk aset keuangan: The following table presents the Company’s maximum exposure to credit risk of financial assets: 2020 2019 207,622,128 157,232,924 Cash in banks 504,982,652 728,439,120 6,847,000 150,613,050 2,533,631 93,414,434 63,034,121 669,601,552 574,594,639 6,847,000 188,765,427 4,242,124 84,277,588 77,805,450 Statutory and time deposits Marketable securities - net Direct participation Premium receivables - net Investment income receivables Due from reinsurers - net Other assets and receivables - net 1,757,486,136 1,763,366,704 Kas pada bank Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek - bersih Penyertaan langsung Piutang premi - bersih Piutang hasil investasi Piutang reasuransi - bersih Aset dan piutang lain-lain - bersih a) Sektor industri a) Industry sectors Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur kredit maksimum Perusahaan pada nilai tercatat, yang dikategorikan berdasarkan sektor industri. 2020 Lembaga keuangan/ Lain-lain/ Financial institution Others Pemerintah/ Government Kas pada bank Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek - bersih Penyertaan langsung Piutang premi - bersih Piutang hasil investasi Piutang reasuransi - bersih Aset dan piutang lain-lain bersih Jumlah/ Total - 207,622,128 - 297,485,816 504,982,652 430,953,304 6,847,000 35,169,325 1,097,420 93,414,434 115,443,725 - 1,436,211 - 16,834,085 46,200,036 298,922,027 1,296,920,348 161,643,761 2019 Lembaga keuangan/ Lain-lain/ Financial institution Others Pemerintah/ Government Kas pada bank Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek - bersih Penyertaan langsung Piutang premi - bersih Piutang hasil investasi Piutang reasuransi - bersih Aset dan piutang lain-lain bersih The following table breaks down the Company’s maximum credit exposure at carrying amounts, as categorised by the industry sectors. 207,622,128 Cash in banks Statutory and 504,982,652 time deposits 728,439,120 Marketable securities - net 6,847,000 Direct participations 150,613,050 Premium receivables - net 2,533,631 Investment income receivables 93,414,434 Due from reinsurers - net Other assets and receivables 63,034,121 - net 1,757,486,136 Jumlah/ Total - 157,232,924 - 157,232,924 161,226,787 2,784,262 - 669,601,552 413,367,852 6,847,000 49,275,759 1,457,862 84,277,588 139,489,668 - 669,601,552 574,594,639 6,847,000 188,765,427 4,242,124 84,277,588 - 60,424,369 17,381,081 77,805,450 164,011,049 1,442,484,906 156,870,749 1,763,366,704 Lampiran - 5/60 - Schedule Cash in banks Statutory and time deposits Marketable securities - net Direct participations Premium receivables - net Investment income receivables Due from reinsurers - net Other assets and receivables - net
  214. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) a) Sektor industri (lanjutan) a) Industry sectors (continued) Tabel di atas menggambarkan eksposur maksimum atas risiko kredit bagi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019. Direksi yakin akan kemampuan untuk mengendalikan dan memelihara eksposur risiko kredit pada tingkat yang minimum. The above table represents a worst-case scenario of credit risk exposure to the Company as at 31 December 2020 and 2019. The Directors is confident in its ability to continue to control and sustain minimal exposure of credit risk. b) Kualitas kredit dari aset keuangan b) Credit quality of financial assets Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, eksposur risiko kredit atas aset keuangan terbagi atas: Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/ Neither past due nor impaired Kas pada bank Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek - bersih Penyertaan langsung Piutang premi Piutang hasil investasi Piutang reasuransi Aset dan piutang lain-lain Piutang hasil investasi Piutang reasuransi Aset dan piutang lain-lain As at 31 December 2020 and 2019, credit risk exposure relating to financial assets are divided as follows: 2020 Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai/ Past due but not impaired Mengalami penurunan nilai/ Impaired Jumlah/ Total 207,622,128 504,982,652 728,439,120 6,847,000 22,734,460 112,573,255 15,305,335 207,622,128 504,982,652 728,439,120 6,847,000 150,613,050 2,533,631 55,717,786 28,135,958 9,560,690 2,533,631 93,414,434 46,200,036 - 16,834,085 63,034,121 1,575,076,813 140,709,213 41,700,110 1,757,486,136 Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/ Neither past due nor impaired Kas pada bank Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek – bersih Penyertaan langsung Piutang premi Credit risk (continued) Cash in banks Statutory and time deposits Marketable securities - net Direct participation Premium receivables Investment income receivables Due from reinsurers Other assets and receivables 2019 Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai/ Past due but not impaired Mengalami penurunan nilai/ Impaired Jumlah/ Total 157,232,924 - - 157,232,924 669,601,552 574,594,639 6,847,000 44,271,405 134,802,852 9,691,170 669,601,552 574,594,639 6,847,000 188,765,427 4,242,124 61,489,597 9,849,061 12,938,930 4,242,124 84,277,588 17,381,082 - 60,424,369 77,805,451 1,535,660,323 144,651,913 83,054,469 1,763,366,705 Lampiran - 5/61 - Schedule Cash in banks Statutory and time deposits Marketable securities - net Direct participations Premium receivables Investment income receivables Due from reinsurers Other assets and receivables
  215. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (iii) Risiko likuiditas (iii) Liquidity risk Risiko likuiditas adalah risiko dimana Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo sebagai akibat dari pembayaran klaim/ manfaat pemegang polis, kebutuhan kas dari komitmen kontraktual, atau arus keluar kas lainnya, seperti utang yang telah jatuh tempo. Arus kas keluar ini akan menghabiskan sumber daya kas yang tersedia untuk aktivitas operasional, perdagangan, dan investasi. Liquidity risk is the risk that the Company is unable to meet its obligations when they fall due as a result of policyholder benefit/ claim payment, cash requirements from contractual commitments, or other cash outflows, such as debt maturities. Such outflows would deplete available cash resources for operational, trading, and investment activities. Dalam suatu keadaan yang ekstrim, kekurangan likuiditas dapat mengarah pada penjualan aset, atau berpotensi ketidakmampuan untuk memenuhi komitmen kepada pemegang polis. Risiko bahwa Perusahaan tidak akan mampu untuk melakukannya adalah melekat dalam semua operasi asuransi dan dapat dipengaruhi oleh berbagai peristiwa spesifik secara institusional dan pasar secara luas termasuk, namun tidak terbatas pada peristiwa kredit, aktivitas merger dan akuisisi, guncangan sistemik dan bencana alam. In extreme circumstances, lack of liquidity could result sales of assets, or potentially an inability to fulfill policyholder commitment. The risk that the Company will be unable to do so is inherent in all insurance operations and can be affected by a range of institution-specific and market-wide events including, but not limited to, credit events, merger and acquisition activity, systemic shocks and natural disasters. Profil jatuh tempo ini didasarkan pada jangka waktu yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Selain itu, jika terdapat kebutuhan akan likuiditas, aset lancar dapat dijual. Kebijakan Perusahaan sehubungan dengan maturity gap antara aset dan liabilitas moneter adalah menetapkan gap limit yang disesuaikan dengan kemampuan Perusahaan untuk memperoleh likuiditas segera. This maturity profile is based on the remaining period to the contractual maturity date. In addition, if the Company encounters liquidity needs, marketable securities and liquid assets could be liquidated. The Company’s policy with regards to the maturity gap between the monetary assets and liabilities is to determine a gap limit which is adjusted to the Company ability to obtain immediate liquidity. Tabel di bawah ini menunjukan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan pada undiscounted cash flows. The tables below show the remaining contractual maturities of the Company’s financial liabilities based on undiscounted cash flows. Tidak mempunyai tanggal jatuh tempo kontraktual/ Nilai tercatat/ Carrying No contractual value maturity Liabilitas keuangan Utang klaim Utang reasuransi Utang komisi Akrual dan utang lain-lain 2020 Kurang dari 1 bulan/ Less than 1 month Lebih dari 3 bulan/ More than 3 months 1 - 3 bulan/ months 10,729,626 80,527,346 7,002,660 73,472,408 3,564,657 2,641,534 5,070 4,413,404 39,985,159 2,548,826 7,862,775 7,315,989 155,168,664 130,487,984 - - 286,410,795 213,511,878 14,068,966 11,734,463 Lampiran - 5/62 - Schedule Financial liabilities Claim payables Due to reinsurers Commission 22,257,569 payables Accruals and 24,680,680 other payables 157,239 - 47,095,488
  216. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (iii) Risiko likuiditas (lanjutan) (iii) Liquidity risk (continued) Tidak mempunyai tanggal jatuh tempo kontraktual/ Nilai tercatat/ No contractual Carrying value maturity Liabilitas keuangan Utang klaim Utang reasuransi Utang komisi Akrual dan utang lain-lain 2019 Kurang dari 1 bulan/ Less than 1 month Lebih dari 3 bulan/ More than 3 months 1 - 3 bulan/ month 15,861,882 117,297,844 6,140,196 23,218,896 2,234,043 73,300,678 3,528,343 48,919,302 10,116,872 7,658,401 7,102,825 149,164,023 149,164,023 - - 331,243,051 188,639,987 83,193,122 10,631,168 Pada 31 Desember 2020 dan 2019, semua liabilitas Perusahaan tidak mengandung tingkat suku bunga sehingga tidak ada perhitungan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan. (iv) Manajemen risiko permodalan Financial liabilities Claim payables Due to reinsurers Commission 24,041,204 payables Accruals and other payables 7,487,643 17,249,927 48,778,774 As at 31 December 2020 and 2019, all the Company’s liabilities did not consist of interest rate therefore no disclosure on contractual undiscounted cash flows. (iv) Capital risk management Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalannya adalah untuk menjaga kelangsungan usaha Perusahaan untuk dapat memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada stakeholders lainnya, dan memelihara optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi biaya operasional. The Company’s objectives when managing capital are to safeguard the Company’s ability to continue as going concern in order to provide returns for shareholders and benefits for other stakeholders and to maintain an optimal capital structure to reduce the cost of operation. Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perusahaan memonitor rasio solvabilitas yang dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.71/POJK.05/2016 tertanggal 23 Desember 2016 tentang kesehatan keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi. Jumlah minimum pencapaian rasio solvabilitas adalah 120%. Consistent with others in the industry, the Company monitors solvency ratio which is calculated in accordance with Indonesia Financial Services Authority’s Regulation No.71/POJK.05/2016 dated 23 Desember 2016 regarding The Financial Soundness of The Insurance Company and Reinsurance Company. Minimum solvency ratio is 120%. Perusahaan telah memenuhi ketentuan dalam peraturan tersebut. The Company has fulfilled the requirements outline in the regulation. (v) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan Semua aset keuangan yang diklasifikasikan ke dalam pinjaman yang diberikan dan piutang dan liabilitas keuangan yang diukur melalui biaya yang diamortisasi mempunyai jatuh tempo dalam jangka pendek, maka nilai tercatatnya merupakan perkiraan yang layak atas nilai wajarnya. Nilai wajar untuk aset dan liabilitas yang diukur melalui laporan laba rugi adalah sama dengan dengan nilai tercatatnya. (v) Fair value of financial assets and liabilities All financial assets classified as loan and receivables and financial liabilities at amortised cost have a short term maturity, therefore, the carrying amount is a reasonable approximation of fair value. The fair value of financial assets and liabilities classified at fair value through profit or loss are same with the carrying amount. Lampiran - 5/63 - Schedule
  217. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (v) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial assets and liabilities (continued) Untuk aset dan liabilitas keuangan yang diukur menggunakan nilai wajar, berikut ini adalah hierarki nilai wajar: For financial assets and liabilities measured at fair value, the following are the hierarchy of the fair values: a. Tingkat 1 Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; a. Level 1 Quoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or liabilities; b. Tingkat 2 Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) maupun tidak langsung (misalnya derivasi harga); dan b. Level 2 Inputs other than quoted prices included within level 1 that are observable for the assets or liabilities, either directly (that is, as prices) or indirectly (that is, derived from prices); and c. Tingkat 3 Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi). c. Level 3 Inputs for the assets or liabilities that are not based on observable market data (unobservable inputs). Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Perusahaan yang diukur sebesar nilai wajar pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019: The following tables show the Company’s financial assets and liabilities that are measured at fair value as at 31 December 2020 and 2019: Nilai tercatat/ Carrying value Aset Reksadana Obligasi Saham Tingkat 1/ Level 1 Tingkat 2/ Level 2 Tingkat 3/ Level 3 Nilai wajar/ Fair value 559,873,523 327,515,816 36,669,504 - 559,873,523 327,515,816 36,669,504 - 559,873,523 327,515,816 36,669,504 924,058,843 - 924,058,843 - 924,058,843 Nilai tercatat/ Carrying value Aset Reksadana Obligasi Saham 2020 Assets Mutual funds Bonds Shares 2019 Tingkat 1/ Level 1 Tingkat 2/ Level 2 Tingkat 3/ Level 3 Nilai wajar/ Fair value 445,899,549 166,420,287 25,973,594 - 445,899,549 166,420,287 25,973,594 - 445,899,549 166,420,287 25,973,594 638,293,430 - 638,293,430 - 638,293,430 Lampiran - 5/64 - Schedule Assets Mutual funds Bonds Shares
  218. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (v) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial assets and liabilities (continued) Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar Financial instruments not measured at fair value Tabel berikut menyajikan instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar yang dimiliki oleh Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019: The table below summarises the Company’s financial assets and liabilities that are not measured at fair value as at 31 December 2020 and 2019: Nilai tercatat/ Carrying value 2020 Tingkat 1/ Level 1 Tingkat 2/ Level 2 Tingkat 3/ Level 3 Nilai wajar/ Fair value Aset keuangan Kas dan setara kas Dana jaminan dan deposito berjangka Penyertaan langsung Piutang premi bersih Piutang hasil investasi Piutang reasuransi bersih Aset dan piutang lain-lain bersih 207,869,903 207,869,903 - - 207,869,903 504,982,652 6,847,000 504,982,652 - - 6,847,000 504,982,652 6,847,000 150,613,050 - - 150,613,050 150,613,050 2,533,631 - - 2,533,631 2,533,631 93,414,434 - - 93,414,434 93,414,434 63,034,121 - - 63,034,121 63,034,121 1,029,294,791 712,852,555 - 316,442,236 1,029,294,791 10,729,626 80,527,346 - - 10,729,626 80,527,346 39,985,159 - - 39,985,159 155,168,664 - - 155,168,664 Financial liabilities Claim payables Due to reinsurers Commission 39,985,159 payables Accruals and other 155,168,664 payables 286,410,795 - - 286,410,795 286,410,795 Liabilitas keuangan Utang klaim Utang reasuransi Utang komisi Akrual dan utang lain-lain Nilai tercatat/ Carrying value 10,729,626 80,527,346 2019 Tingkat 1/ Level 1 Tingkat 2/ Level 2 Tingkat 3/ Level 3 Nilai wajar/ Fair value Aset keuangan Kas dan setara kas Dana jaminan dan deposito berjangka Penyertaan langsung Piutang premi bersih Piutang hasil investasi Piutang reasuransi bersih Aset dan piutang lain-lain bersih Liabilitas keuangan Utang klaim Utang reasuransi Utang komisi Akrual dan utang lain-lain Financial assets Cash and cash equivalents Statutory and time deposits Direct participations Premium receivables - net Investment income receivables Due from reinsurers net Other assets and receivables net - 157,476,683 157,476,683 - - 157,476,683 669,601,552 6,847,000 669,601,552 - - 6,847,000 669,601,552 6,847,000 188,765,427 - - 188,765,427 188,765,427 Financial assets Cash and cash equivalents Statutory and time deposits Direct participations Premium receivables - net Investment income receivables Due from reinsurers net Other assets and receivables -net 4,242,124 - - 4,242,124 4,242,124 84,277,588 - - 84,277,588 84,277,588 77,805,450 - - 77,805,450 77,805,450 1,189,015,824 827,078,235 - 361,937,589 1,189,015,824 15,861,882 117,297,844 - - 15,861,882 117,297,844 15,861,882 117,297,844 48,919,302 - - 48,919,302 149,164,023 - - 149,164,023 Financial liabilities Claim payables Due to reinsurers Commission payables 48,919,302 Accruals and other 149,164,023 payables 331,243,051 - - 331,243,051 331,243,051 Lampiran - 5/65 - Schedule
  219. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 39. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) (v) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial assets and liabilities (continued) Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar (lanjutan) Financial instruments not measured at fair value (continued) Sensitivitas keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok nilai wajar melalui laporan laba rugi dan tersedia untuk dijual Sensitivity to unrealised gains/(losses) on fair value through profit or loss and available-forsale marketable securities Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok nilai wajar melalui laporan laba rugi dan tersedia untuk dijual pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 atas perubahan harga pasar: The table below shows the sensitivity of the Company’s unrealised gains/(losses) on fair value through profit or loss and available-forsale marketable securities to movement of market value on 31 December 2020 and 2019: Pengaruh harga pasar terhadap keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok nilai wajar melalui laporan laba rugi dan tersedia untuk dijual/ Market value impact to unrealised gains/(losses) on fair value through profit or loss and available-for-sale Peningkatan/ Penurunan/ Increase Decrease by 1 % by 1 % 31 Desember 2020 31 Desember 2019 9,514 7,155 Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa seluruh variabel lainnya adalah konstan dan berdasarkan tanggal pelaporan yang konstan serta seluruh posisi hingga jatuh tempo. 40. RISIKO ASURANSI (9,514) (7,155) 31 December 2020 31 December 2019 The projection assumes that all other variables are held constant and it also assumes a constant reporting date position and all positions until the maturity date. 40. INSURANCE RISK Perusahaan bertanggung jawab untuk mengelola secara tepat dalam menghadapi perusahaan dalam siklus asuransi terhadap lingkungan politik dan ekonomi dimana perusahaan beroperasi. The Company is responsible for managing appropriately in response to changes in insurance cycle to the political and economic environments in which the Company operates. Risiko utama yang dihadapi Perusahaan terkait dengan kontrak asuransi adalah perbedaan antara jumlah klaim yang terjadi, manfaat yang dibayarkan dan waktu terjadinya klaim dengan yang diprediksi sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi, tingkat keparahan (severity) dari klaim, manfaat aktual yang dibayarkan, dan perkembangan lanjutan dari klaim jangka panjang. Oleh karena itu, tujuan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk memenuhi semua liabilitas tersebut. The key risk that the Company faces in relation to insurance contracts is the difference between the amount of actual claims, benefit payments and claim dates from the estimation. This is influenced by the frequency, severity of claims, actual benefits paid and subsequent development of long-term claims. Therefore, the objective of the Company is to ensure reserves are adequate to cover the liabilities. Lampiran - 5/66 - Schedule
  220. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 40. RISIKO ASURANSI (lanjutan) 40. INSURANCE RISK (continued) ANALISIS EKSPOSUR EXPOSURE ANALYSIS Risiko asuransi yang dihadapi oleh Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan kelas bisnis sebagai berikut: The Company’s insurance risks is classified based on class of businesses are as follow: 2020 Klaim bruto/ Gross claim Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia Kenaikan/ (penurunan) estimasi claim retensi sendiri/ Increase/ (decrease) in Klaim Beban klaim reasuransi/ estimated own bersih/ Reinsurance Claim retention claim claims expenses-net 40,558,909 1,621,707 39,681,132 29,305,588 23,304,943 251,392,096 98,776,600 (14,492,851) (443,982) (13,675,367) (23,516,206) (10,319,510) (139,606,882) (36,979,886) (4,445,289) 328,900 50,921 1,562,256 6,244,725 3,576,419 2,752,569 21,620,769 1,506,625 26,056,686 7,351,638 19,230,158 115,361,633 64,549,283 484,640,975 (239,034,684) 10,070,501 255,676,792 Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous 2019 Klaim bruto/ Gross claim Kebakaran Pengangkutan Kendaraan Rekayasa Surety bond Asuransi kredit Varia Kenaikan/ (penurunan) estimasi claim retensi sendiri/ Increase/ (decrease) in Klaim Beban klaim reasuransi/ estimated own bersih/ Reinsurance Claim retention claim claims expenses-net 20,621,236 1,028,763 42,198,414 15,620,318 32,724,996 193,517,232 91,832,860 (88,748) (186,338) (11,981,184) (11,982,736) (14,738,336) (101,961,458) (28,363,466) (8,904,281) 561,683 (1,099,219) 2,668,529 (2,072,324) 6,353,621 5,282,855 11,628,207 1,404,108 29,118,011 6,306,111 15,914,336 97,909,395 68,752,249 397,543,819 (169,302,266) 2,790,864 231,032,417 Fire Cargo Motor vehicle Engineering Surety bond Credit insurance Miscellaneous REASURANSI REINSURANCE Profil bisnis dan risiko dari pertanggungan Perusahaan cukup beragam dan cenderung memiliki tingkat risiko dan nilai pertanggungan yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan dukungan reasuransi yang cukup dan aman untuk memproteksi portofolio bisnis Perusahaan. Dukungan reasuransi diperoleh melalui kontrak reasuransi treaty dengan reasuransi, baik untuk treaty proporsional maupun non proporsional disesuaikan dengan karakter bisnis masing-masing lini usaha. The business and risk profile of the Company is quite diverse and tend to have higher risk and sum insured. Therefore, sufficient and secure reinsurance backup is needed to protect the Company’s business portfolio. The reinsurance back up is obtained through treaty reinsurance with reinsurers, proportional and non-proportional treaty specific to the characteristic of each line of business. Lampiran - 5/67 - Schedule
  221. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 40. RISIKO ASURANSI (lanjutan) 40. INSURANCE RISK (continued) REASURANSI (lanjutan) REINSURANCE (continued) Program reasuransi treaty berpedoman pada kepentingan terbaik Perusahaan, peraturan perundangan-undangan serta regulasi dari pemerintah antara lain ketentuan terbaru dari OJK No.14/POJK.05/2015 dan Surat Edaran No. S.31/SEOJK.05/2015 yang mengatur mengenai "Optimalisasi Kapasitas Dalam Negeri" (batas retensi sendiri, besar dukungan reasuransi). Treaty reinsurance programs are based on the best benefits of the Company, laws and others government regulations, such as the latest regulation from OJK No.14/POJK.05/2015 and Circular Letter No. S.31/SEOJK.05/2015 regarding "Optimising of the local Capacity" (limit of own retention amount of reinsurance back up). CADANGAN TEKNIS TECHNICAL RESERVES Terkait proses pengawasan atas eksposur risiko secara berkala dan reviu atas perlindungan dari reasuransi, Perusahaan secara spesifik melakukan monitor terhadap risiko ketidakcukupan atas cadangan Perusahaan. Cadangan klaim dibukukan sesuai dengan yang terjadi atau yang dilaporkan. Cadangan ini diukur secara individual untuk setiap berkas oleh departemen klaim. Klaim dalam proses diukur per polis oleh departemen klaim. Cadangan tambahan untuk klaim yang terjadi tetapi belum dilaporkan (IBNR) juga dibukukan. Berbagai statistik dan metode aktuaria digunakan dalam perhitungan tersebut. Perhitungan dilakukan aktuaris independen yang meliputi reviu atas kecukupan cadangan premi dan cadangan klaim. In regard to the monitoring process of regular risk exposure and reviewing reinsurance covers, the Company specifically monitor the inadequacy risk of the technical reserves. Reserves have to be booked for claims as they are incurred and reported. The outstanding claim reserves are calculated and documented per policy level by the claims department. Aside from outstanding claim reserves, incurred but not reported (IBNR) reserves are also booked. Various statistical and actuarial methods are used in these calculations. Calculations are carried out by independent actuary which consist of adequacy review on premium reserves and claim reserves. Perusahaan bertanggung jawab dalam menilai cadangan klaim, dan tidak menggunakan metode tunggal tetapi menggunakan berbagai pilihan pendekatan. The Company is responsible for assessing claims reserves, which do not use a single method but a selection of approaches. Metode berdasarkan perkembangan klaim (sudah dibayarkan maupun sudah terjadi) dengan menggunakan metode triangulasi dimana pengalaman tahun lalu di aplikasikan juga pada setiap waktu kejadian atau tahun underwriting, yang tujuannya untuk membuat proyeksi pencadangan sampai dengan estimasi pengembangan yang final; The method based on the development of claims (paid or incurred) using triangulation methods for which past experience is applied to each loss occurrence or underwriting year, in order to make reserves projections until their estimated final development; Metode yang dipakai dalam menetapkan seleksi estimasi klaim ultimate mengacu dari beberapa metode Chain Ladder - Paid dan Incurred, Bornhuetter-Ferguson (BF - Paid dan Incurred), dan Expected Loss Ratio (ELR). The method that we use as benchmark to determine the ultimate claim refers to one of several methods Chain Ladder - Paid dan Incurred, BornhuetterFerguson (BF - Paid dan Incurred), and Expected Loss Ratio (ELR). 41. ASUMSI UTAMA 41. MAIN ASSUMPTIONS Liabilitas asuransi terdiri dari estimasi klaim dan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan. The insurance liabilities consist of estimated claims and unearned premium reserves. Asumsi utama yang menjadi dasar dalam perhitungan estimasi kewajiban klaim adalah pembentukan klaim masa depan Perusahaan akan memiliki pola yang sama dengan pembentukan klaim yang terjadi di masa lampau, termasuk asumsi dari rata-rata beban klaim, beban-beban penanganan klaim, faktor inflasi klaim, dan jumlah klaim mencapai kecelakaan untuk setiap tahun. The main assumption in calculating the estimated claim reserve is the Company's future claims development’s similar pattern with its historical claims development, as well as the assumptions on average claim costs, claim handling costs, claim inflation factors and claim frequency for each accident year. Lampiran - 5/68 - Schedule
  222. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 41. ASUMSI UTAMA (lanjutan) 41. MAIN ASSUMPTIONS (continued) Justifikasi kualitatif tambahan juga dipertimbangkan untuk memperkirakan tren jika kejadian di masa lampau tidak lagi berlaku di masa mendatang, misalnya: kejadian khusus yang hanya terjadi sekali, perubahan yang terjadi di pasar seperti sikap masyarakat terhadap klaim, kondisi ekonomi maupun faktor internal seperti campuran portofolio, syarat dan ketentuan polis, dan prosedur penanganan klaim. Additional qualitative judgments are used to assess the extent to which the historical trends may not apply for the future, for example: a specific one-off event, changes in market factors, policyholder’s behaviour towards insurance claims, economic conditions, as well as internal factors such as portfolio mix, policy terms and conditions, and claims handling procedures. Justifikasi lebih lanjut digunakan untuk menghitung tingkat dimana faktor ekstemal seperti keputusan peradilan dan peraturan pemerintah yang mempengaruhi estimasi besaran klaim. Kondisi utama lain yang mempengaruhi keandalan dari asumsi yang digunakan adalah rasio kerugian, perbedaan tingkat bunga, keterlambatan dalam penyelesaian, dan perubahan nilai tukar mata uang asing. Further justification is required to assess the extent to which external factors such as judicial decisions and government regulations affect the claim estimates. Other key conditions affecting the reliability of assumption used are loss ratio, changed in interest rates, delayed in settlement and movement in foreign currency exchange rates. Liabilitas klaim sangat sensitif terhadap asumsi utama yang digunakan. Hingga saat ini, menentukan tingkat sensitivitas terhadap beberapa asumsi, seperti perubahan perundangan atau ketidakpastian dalam proses estimasi, tidaklah memungkinkan. Analisis berikut dibuat untuk menunjukkan pengaruh terhadap laporan posisi keuangan apabila asumsi utama diubah dan semua asumsi lain dianggap tetap. Korelasi antara asumsi-asumsi yang ada dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menentukan liabilitas klaim. Dampak atas perubahan kenaikan/(penurunan) rasio kerugian sebesar 5% terhadap liabilitas adalah sebagai berikut: Claim liabilities are very sensitive to the key assumptions used. It is not possible to quantify the sensitivity of certain assumptions such as regulation change or uncertainty in the estimation process. The following analysis is made to show the impact on the statement of financial positions if the main assumptions were changed while all the other assumptions remain unchanged. The correlation between those assumptions have significant impact in calculating the claim liability. The impact of the increase/(decrease) of loss ratio of 5% to the liability are as follows: Sensitivitas Sensitivity Rasio Kerugian/ Loss ratio +5% Dampak kenaikan/ (penurunan) pada: Liabilitas bruto 2020 +5% -5% +5% -5% Liabilitas neto 2019 52,508,450 (52,508,324) 18,009,660 (18,009,646) 46,362,756 (46,362,720) 16,896,492 (16,896,509) Impact increase/(decrease) on: Gross liability Net liability Tabel perkembangan klaim Claim development table Asumsi utama yang menjadi dasar dalam perhitungan estimasi kewajiban klaim adalah pembentukan klaim masa depan Perusahaan yang memiliki pola yang sama dengan pembentukan klaim yang terjadi di masa lampau termasuk asumsi dari rata-rata beban klaim, beban-beban penanganan klaim, faktor inflasi klaim, dan jumlah klaim mencapai kecelakaan untuk setiap tahun. The main assumption in calculating the estimated claim reserve is the Company’s future claims development’s with its similar pattern with its historical claims incurred. This includes assumptions on average claim costs, claim handling costs, claim inflation factors and claim frequency for each accident year. 2015 2016 2017 2018 2019 2020 Estimasi kini atas akumulasi klaim yang dibayarkan Pada akhir tahun kejadian Satu tahun kemudian Dua tahun kemudian Tiga tahun kemudian Empat tahun kemudian Lima tahun kemudian 153,405,980 263,242,055 281,609,250 283,940,851 284,414,237 284,539,608 147,546,706 222,324,630 229,143,306 233,325,595 235,934,227 - 203,830,682 291,794,792 295,164,296 298,327,591 - 241,693,867 345,003,023 359,990,214 - Lampiran - 5/69 - Schedule 281,308,776 423,235,466 - 303,737,709 - Current estimate of cumulative claims paid At end of accident year One year later Two years later Three years later Four years later Five years later
  223. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 42. DANA TABARRU 42. TABARRU FUND Detail informasi berkaitan dengan dana Tabarru pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut: The detailed information relating to the Tabarru fund as at 31 December 2020 and 2019 are as follows: a. a. Laporan posisi keuangan 2020 2019 ASET Kas dan setara kas Dana jaminan dan deposito berjangka Efek-efek - bersih Piutang kontribusi Piutang reasuransi Aset reasuransi Aset pajak tangguhan Aset dan piutang lain-lain - bersih 2,776,994 14,210,442 28,000,000 5,969,500 1,024,114 135,024 4,185,573 (122,925) 597,564 24,000,000 5,402,500 3,313,083 200,928 11,222,006 350,672 ASSET Cash and cash equivalents Statutory and time deposits Marketable securities Contribution receivables Reinsurance receivables Reinsurance assets Deferred tax assets Other assets and receivables - net Jumlah aset 42,565,844 58,699,631 Total assets 752,750 405,060 488 (2,996,438) 16,598,022 3,433,346 662,469 592,999 488 (1,087,586) 28,415,950 11,230,582 9,489,612 10,579,125 LIABILITIES Claim payables Reinsurance payables Comission payables Other payables Deferred premium income Estimated gross claim Unearned contribution provisions 27,682,840 50,394,027 Total liabilities 14,173,472 8,048,118 709,532 257,486 EQUITY Accumulation of Tabarru fund Unrealised gains on available-for-sale marketable securities net after tax Jumlah ekuitas 14,883,004 8,305,604 Total equity Jumlah liabilitas, dana Tabarru, dan ekuitas 42,565,844 58,699,631 Total liabilities, Tabarru fund and equity LIABILITAS Utang klaim Utang reasuransi Utang komisi Utang lain-lain Kontribusi yang ditangguhkan Estimasi klaim bruto Penyisihan kontribusi yang belum menjadi hak Jumlah liabilitas EKUITAS Akumulasi dana Tabarru Keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia untuk dijual b. Statement of financial position Surplus dana Tabarru b. 2020 Pendapatan Pendapatan kontribusi Pendapatan pengelolaan operasi asuransi ujrah Ujrah pengelola Kontribusi reasuransi Kenaikan penyisihan ujrah yang belum menjadi hak Pendapatan lainnya Pendapatan investasi Jumlah pendapatan Beban Klaim dan manfaat Klaim reasuransi Kenaikan estimasi liabilitas klaim Jumlah beban Laba usaha Surplus Tabarru fund 2019 36,166,630 (16,070,320) (7,336,075) 43,329,020 (19,415,413) (9,320,359) 1,298,986 64,530 663,924 (3,177,126) 167,830 444,775 Revenue Contribution income Income from insurance operational management ujrah Operator ujrah Reinsurance contribution Changes in unearned ujrah provisions Premium contribution Investment income 14,787,675 12,028,727 (14,429,911) 5,216,261 (11,359,127) 4,454,936 551,329 (1,935,510) Expenses Claims and benefits Reinsurance claim Increase in estimated own claim liabilities (8,662,321) (8,839,701) Total expenses 6,125,354 3,189,026 Lampiran - 5/70 - Schedule Total revenue Operating income
  224. PT ASURANSI JASARAHARJA PUTERA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2020 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2020 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 42. DANA TABARRU (lanjutan) 42. TABARRU FUND (continued) Detail informasi berkaitan dengan dana Tabarru pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut: (lanjutan) c. The detailed information relating to the Tabarru fund as at 31 December 2020 and 2019 are as follows: (continued) Laporan perubahan surplus dana Tabarru c. Statement of change in surplus Tabarru fund 2020 Saldo awal Surplus dana Tabarru untuk tahun berjalan Saldo akhir 2019 8,048,118 4,859,092 6,125,354 3,189,026 Opening balance Surplus Tabarru fund for the year 14,173,472 8,048,118 Ending balance 43. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 43. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan memiliki komitmen dan kontinjensi yang signifikan berdasarkan surat putusan arbitrase dengan nomor perkara 005/XII/ARB-BMAI/2019 dengan PT Bintang Manunggal Prataman sebesar Rp 9.500.000. Porsi Perusahaan terhadap surat putusan tersebut adalah sebesar Rp 1.400.000, yang telah dicatat pada akhir tahun. 44. STANDAR AKUNTANSI BARU As at 31 December 2020 and 31 December 2019, the Company has a significant commitments and contingencies based on the arbitration decision letter with case number 005/XI/ARB-BMAI/2019 with PT Bintang Manunggal Prataman amounted to Rp. 9,500,000. The Company’s portion from the arbitration decision amounted to Rp 1,400,000, which has been recorded at the end of the year. 44. PROSPECTIVE ACCOUNTING PRONOUNCEMENT Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan beberapa standar baru, revisi dan intepretasi, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 31 Desember 2020 adalah sebagai berikut: Financial Accounting Standard Board of Indonesia Institute of Accountants (DSAK-IAI) issued several new standards, amendments and interpretations but not yet effective for the financial year beginning 31 December 2020 are as follows: a. a. PSAK berlaku untuk tahun buku yang mulai sejak 1 Januari 2021 dan penerapan dini diperbolehkan: - PSAK 112 “Akuntansi wakaf”; Amandemen PSAK 22 “Kombinasi bisnis”. Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perusahaan masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, revisi dan intepretasi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan. 45. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN SFAS that will become effective for annual period beginning 1 January 2021 and early adoption is permitted: - SFAS 112 “Accounting for endowments”; Amendment of SFAS 22 “Business combination”. As at the authorisation date of this financial statement, the Company is still evaluating the potential impact of these new, amendments and interpretations SFAS to its financial statements. 45. SUBSEQUENT EVENTS Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law Pada bulan Februari 2021, Pemerintah resmi mengundangkan 49 peraturan pelaksana UndangUndang Cipta Kerja. Perusahaan menilai pada umumnya, peraturan pelaksana tersebut tidak akan memiliki dampak buruk terhadap bisnis dan operasional Perusahaan. In February 2021, the Government officially enacted 49 implementing regulations of the Omnibus Law. The Company assessed that generally there is no potential adverse impact of the Law to the Company’s business and operation. Pada saat laporan keuangan diotorisasi, Perusahaan masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari peraturan pelaksana UndangUndang Cipta Kerja, serta pengaruhnya pada laporan keuangan Perusahaan. As at the authorisation date of this financial statement, the Company is still evaluating the potential impact of the implementing regulations of the Omnibus Law, as well as the impact on the Company’s financial statements. Lampiran - 5/71 - Schedule